Sosiologi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Sosiologi

on

  • 581 views

 

Statistics

Views

Total Views
581
Views on SlideShare
581
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
7
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Sosiologi Sosiologi Presentation Transcript

  • Disusun Oleh : Dina Suryani Sinaga Fikri Khoerani M. Dian Firdaus Rika Saleha Siti Nurlela
  • Pengertian Perilaku Menyimpang dan Antisosial Kartini Kartono ( Menyimpang dari Tendensi Sentral ) Jamez Vander Zanden ( Diluar batas toleransi) Robert M.Z Lawang ( abnormal )
  • Teori Teori Penyimpangan Sosial Fungsi ( Keturunan ) Merton ( Adaptasi ) Labelling ( Cap ) Differential Association ( Alih budaya )
  • Bentuk Bentuk Perilaku Menyimpang Primer ( Sementara ) Sekunder ( Lanjutan ) Sistematik ( Didukng Oleh organisasi ) Situasional ( Situasi yang memaksa ) Kelompok ( kelompok ) Individu ( sendiri )
  • Sifat Sifat Perilaku Menyimpang Positif Negatif
  • Faktor Faktor Penyebab Perilaku Menyimpang Sikap Mental yang Tidak Sehat Pengaruh Dorongan dan Media Massa Dorongan Kebutuhan Ekonomi Pelampiasan Rasa Kecewa Ketidak Harmonisan dalam Keluarga Kegagalan dalam Proses Sosialisasi Proses Sosialisasi Nilai-Nilai Subkebudayaan Menyimpang Adanya Ikatan Sosial yang Berlainan Ketidaksanggupan Meyerap Norma Proses Belajar yang Menyimpang Keinginan untuk Dipuji
  • Media Pembentukan Perilaku Menyimpang Keluarga Lingkungan Tempat Tinggal Kelompok Bermain Media Massa Ingat Media Pembentukan Perilaku menyimpang = Ingat Kepada Media Pengendalian Sosial
  • Contoh Perilaku Menyimpang Sadisme terhadap Anak ( Rejecting, Ignoring, Terorizing, Isolating, Corrupting ) Tindakan Kriminal dan Kejahatan Penyimpangan Seksual (homoseksual, Transeksual, Sadomasokisme, Ekshibisme, voyeurisme, Fetishme) Kenakalan Anak ( Juvenile Delinquency ) Penyalahgunaan Narkotika Alkoholisme Hubungan Seksual Sebelum Nikah
  • PENGENDALIAN SOSIAL Tujuan : Mematuhi Mewujudkan  Mengembalikan Berger ( Menertibkan) Roucek ( Proses )
  • Jenis – Jenis Pengendalian Sosial Pengendalian Sosial Formal Pengendalian Sosial Nonformal Kepolisian Kejaksaan Pengadilan Adat Menurut Bruce J. Cohen, penyebabnya adalah : 1. Perubahan norma pada setiap periode 2. Tidak ada norma yang bersifat mutlak 3. Meniru orang lain yang melanggar/tidak diajarkan untuk mematuhi norma 4. Tidak mengerti pentingnya mematuhi norma 5. Kurang yakin terhadap kebaikan norma/norma yang berlaku tidak sesuai 6. Terjadi konflik
  • Sifat-Sifat Pengendalian Sosial Preventif ( Sebelum ) Refresif ( Sesudah ) Gabungan ( P & R ) Persuasif ( Pendekatan ) Koersif ( Paksaan )
  • Cara-Cara Pengendalian Sosial Hukum Intimidasi Fraundulens Ostrasisme Gosip atau Desas-Desus Agama Pendidikan Cemoohan Teguran
  • Akibat tidak berfungsinya Lembaga Pengendalian Sosial
  • Internal Eksternal Dua Cara Pengendalian Sosial yang dapat dilakukan
  • Adanya Norma – Norma yang memadai Adanya Aparat Penegak hukum Adanya kesadaran dari setiap warga masyarakat Ketertiban di dalam masyarakat terwujud dari 3 komponen , antara lain :
  • Bentuk – bentuk nyata dalam masyarakat yang merupakan akibat langsung tidak berfungsinya lembaga – lembaga pengendalian sosial Tidak adanya kepastian hukum Kepentingan masyarakat sulit untukdi penuhi Sering terjadi konflik Munculnya komersialisasi hukum, jabatan dan kekuasaan Munculnya sindikat – sindikat kejahatan yang memiliki kepentingan khusus
  • Klasifikasi Kejahatan Menurut Ahli Sosiologi Light, Keller, dan Calhoun Kerah Putih ( White Colar Crime ) Terorganisasi Transnasional ( Transnational Organized Crime ) Atas Nama Organisasi Formal ( Corporate Crime ) Tanpa Narkoba (Crimes Withouth Victims ) Terorganisasi ( Organized Crime )
  • Pembudayaan Revitalisasi Memperbaiki