Ruang lingkup ajaran islam akidah 1
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Ruang lingkup ajaran islam akidah 1

on

  • 5,734 views

 

Statistics

Views

Total Views
5,734
Views on SlideShare
5,734
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
65
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Ruang lingkup ajaran islam akidah 1 Presentation Transcript

  • 1. Pengertian Tauhid Disusun OlehMacam-macam Tauhid Kelompok 2 Dengan Anggota Damrizal (1206279) Fadlurahman (1206393/ Teknik Pertambangan)Penerapannya dalam Rico Sarfriadi (1203256/ Pend.Teknik Informatika)kehidupan sehari-hari Rudi Fernando (1206979/ Ilmu Keolahragaan) Teguh Saputra (1201878/ Pend.Teknik Elektro) Upaya Pemurnian Tri Suci Putra (1200412/ Teknologi Pedidikan) Tauhid Pendidikan Agama Islam Dosen pembimbing : Anna Lestari,SS,MA
  • 2. Tauhid berasal dari bahasa Arab, masdar darikata wahadda , yuwahhidu yang artinya MengEsakan Tuhan atau konsep dalam akidah islamyang menyatakan keesaan Allah. SecaraEtimologis, tauhid berarti keesaan yang berartikeyakinan bahwa Allah SWT adalah Esa,Tunggal, Satu. Secara bahasa Indonesia tauhidadalah mengetahui dengan sebenarnya Allahitu Esa, mentauhidkan berarti mengakuikeesaan Allah.
  • 3.  Menurut Syekh Muhammad Abduh : Tauhid ialah suatu ilmu yang membahas tentang wujud Allah, sifat-sifat yang wajib tetap pada-Nya, sifat-sifat yang boleh disifatkan kepada-Nya, dan tentang sifat-sifat yang sama sekali yang wajib dilenypkan pada-Nya. Menurut Prof.M.Thahir A.Muin : Tauhid ialah ilmu yang menyelidiki dan membahas soal yang wajib, mustahil, dan yang jaiz bagi Allah dan sekalian utusan-utusan-Nya. Menurut Ibnu Khaldun : Tauhid ialah ilmu yang berisi alasan-alasan dari akidah keimanan dengan dalil-dalil akliah dan berisi pula alasan- alasan, bantahan terhadap orang-orang yang menyelewengkan akidah salaf dan ahli sunnah.
  • 4. Tauhid berarti ilmu yang mempelajari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan Allah, rasul ataunabi, yang mengakui keesaanAllah dan keberadaan utusan- utusan Allah dan hal yangberkenaan dengan kehidupan manusia.
  • 5.  Tauhid RububiyahTauhid rububiyah adalah meyakini Allah sebagaisatu-satunya Tuhan yang mencipta dan memeliharaalam semesta ini Tauhid UluhiyahTauhid uluhiyah artinya meyakini Allah sebagaisatu-satunya Tuhan yang wajib disembah. Tauhid Asma’ Wa shifatTauhid asma’ wa shifat yaitu beriman terhadapsegala apa yang terkandung dalam Al-Qur’anulKarim dan hadits shahih tentang sifat-sifat Allahsubhanahu wata’ala yang berasal dari penyifatanAllah subhanahu wata’ala atas DzatNya ataupenyifatan Rasulullah
  • 6.  Tauhid MulkiyahTauhid Mulkiyah ataupun Tauhid Hakimiyahistilah yang baru. Apabila yang dimaksuddengan Hakimiyah itu adalah kekuasaan AllahAzza wa Jalla, maka hal ini sudah masuk kedalam kandungan Tauhid Rububiyah. Apabilayang dikehendaki dengan hal ini adalahpelaksanaan hukum Allah di muka bumi, makahal ini sudah masuk ke dalam TauhidUluhiyah, karena hukum itu milik AllahSubhanahu wa Taala dan tidak boleh kitaberibadah melainkan hanya kepada Allahsemata.
  • 7.  1. Tidak menguasainya pemahaman aqidah yang benar karena kurangnya pengertian dan perhatian. 2. Fanatik kepada peninggalan adat dan keturunan. 3. Taklid buta kepada perkataan tokoh-tokoh yang dihormati tanpa melalui seleksi yang tepat sesuai dengan argumen A!-Quran dan Sunnah. Sehingga apabila tokoh panutannya sesat, maka ia ikut tersesat. 4. Berlebihan (ekstrim) dalam mencintai dan mengangkat para wali dan orang shofeh yang sudah meningga! dunia, sehingga menempatkan mereka setara dengan Tuhan, atau dapat berbuat seperti perbuatan Tuhan.
  • 8.  5. Lengah dan acuh tak acuh dalam mengkaji ajara Islam disebabkan silau terhadap peradaban Barat yang materialistik itu. 6. Pendidikan di dalam rumah tangga, banyak yang tidak berdasar ajaran Islam, sehingga anak tumbuh tidak mengenal aqidah Islam. 7. Peranan pendidikan resmi tidak memberikan porsi yang cukup dalam pembinaan keagamaan seseorang.
  • 9. Pengertian SyirikMenyekutukan Allah atau memepercayai bahwa adakekuatan lain selain kekuatan Allah yang dapat menentukansesuatu. Pembagian Syirik Syirik besar adalah : mempercayai Tuhan selain Allah yang diikuti dengan pemujaanatau penyembahan kepadanya secara terang-terangan. Seperti : menyembah berhala Syirik kecil adalah : keyakinan seorang muslim kepada selain Allah disamping meyakini Allah sebagai Tuhan yang wajib disembah. Seperti : mempercayai/meyakini benda-benda atau kekuatan- kekuatan gaib selain Allah seperti kepercayaan kepada tempat-tempat atau benda-benda keramat, ramalan-ramalan nasib.
  • 10. Bentuk-bentuk syirik menurut Al-Qur’an1. Penyembahan yang semata-mata dihadapkan kepada selain Allah2. Menyekutukan Allah dengan sesuatu selain Allah3. Menjadikan pemimpin-pemimpin agama sebagai Tuhan4. Menjadikan hawanafsu sebagai Tuhan5. Keyakinan hidup didunia hanya tergantung pada masa6. Sifat Riya dalam melaksanakan ibadah
  • 11. Bahaya SyirikSyirik selain merusak iman dan amal jugamembahayakan kepada diri dan masyarakat.Dengan sendirinya syirik akan membelenggu jiwadan membungkam fikiran sipelakunya, sebabketerikatannya kepada benda akanmengakibatkan ketergantungan kepada benda-benda yang diyakininya itu sehingga dapatmenghilangkan pikiran jernih manusia, misalnyaorang-orang suka mencaripertolongan/perlindungan dalam perkara yanggaib
  • 12.  Menambah atau memperdalam ilmu Membiasakan amal shahih Membiasakan jihad Berserah diri kepada Allah SWT Selalu mencari keridhaan Allah Memakmurkan Masjid Membiasakan zikir dan membaca serta mendengarkan Al-Qur’an.
  • 13. Aplikasi secara sederhana dari kalimat tauhidlaa ilaaha illallah adalah keyakinan yg mutlakyang patut kita tanamkan dalam jiwa bahwaAllah Maha Esa dalam hal mencipta dalampenyembahan tanpa ada sesuatu pun yangmencampuri dan tanpa ada sesuatu pun yangsepadan dengan-Nya kemudian menerimadengan Ikhlas akan apa-apa yg berasal dari-Nya baik berupa perintah yg mestidilaksanakan ataupun larangan yg mesti ditinggalkan semua itu akan mudah ketika hatiikhlas mengakui bahwa Allah SWT itu MahaEsa.
  • 14. TERIMA KASIH Wassalam ^_^