• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Kalimantan Timur
 

Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Kalimantan Timur

on

  • 17,284 views

Provinsi Kalimantan Timur  ini merupakan salah satu dari empat provinsi di Kalimantan. Kalimantan Timur merupakan provinsi terluas kedua di Indonesia, dengan luas wilayah ± 229.854,52 km2 dengan ...

Provinsi Kalimantan Timur  ini merupakan salah satu dari empat provinsi di Kalimantan. Kalimantan Timur merupakan provinsi terluas kedua di Indonesia, dengan luas wilayah ± 229.854,52 km2 dengan luas wilayah daratan ± 198.441,17 km2 dan luas pengelolaan laut sejauh 0 - 4 mill dari garis pantai ± 31.413,35 km2.
Atau sekitar satu setengah kali Pulau Jawa dan Madura atau 11% dari total luas wilayah Indonesia.

Propinsi ini berbatasan langsung dengan negara tetangga, yaitu Negara Bagian Sabah dan Serawak, Malaysia Timur. Daerah-daerah Kabupaten di dalam wilayah Kalimantan Timur, dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 27 Tahun 1959, Tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran Negara Tahun 1955 No.9).

Sejarah Penetapan Rencana Pola ruang Kalimantan Timur
Lembaran Negara
No.72 Tahun 1959 terdiri atas:
Kotamadya Samarinda, dengan Kota Samarinda
sebagai ibukotanya dan sekaligus
sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Timur.

Kotamadya Balikpapan, dengan kota Balikpapan sebagai ibukotanya dan merupakan pintu gerbang Kalimantan Timur.

Kabupaten Kutai, dengan ibukotanya Tenggarong
Kabupaten Pasir, dengan ibukotanya Tanah Grogot.
Kabupaten Berau, denganibukotanya Tanjung Redeb.
Kabupaten Bulungan, dengan ibukotanya Tanjung Selor.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974
dibentuk 2 (dua) kota administratif dan
Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 1981 dan
Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1989, yaitu:
Kota Administratif Tarakan dan Bontang dan
berdasarkan 29 Tahun 1997 tentang Pembentukan Kota Tarakan; Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau dan Kota Bontang.
Dalam Perkembangan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan di dalam UU No. 32 Tahun 2004 Tentang Otonomi Daerah, maka dibentuk 2 Kota dan 4 kabupaten, yaitu :
Kabupaten Kutai Barat, beribukota di Sendawar.
Kabupaten Kutai Timur, beribukota di Sangatta.
Kabupaten Malinau, beribukota di Malinau.
Kabupaten Nunukan, beribukota di Nunukan.
Kota Bontang (peningkatan kota administratif Bontang menjadi kota madya).
Berdasarkan pada Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 2002, maka Kabupaten Paser mengalami pemekaran bernama Kabupaten Penajam Paser Utara

Statistics

Views

Total Views
17,284
Views on SlideShare
1,309
Embed Views
15,975

Actions

Likes
0
Downloads
52
Comments
0

12 Embeds 15,975

http://wiek.kaltimprov.go.id 13009
http://www.wiek.kaltimprov.go.id 2908
http://www.google.com 14
https://www.google.com 12
http://translate.googleusercontent.com 11
http://webcache.googleusercontent.com 10
http://www.appsgeyser.com 3
http://cc.bingj.com 2
http://www.ginwiz.com 2
http://www.google.co.id 2
https://www.google.co.id 1
http://www.google.com.tr 1
More...

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Kalimantan Timur Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Kalimantan Timur Presentation Transcript

    • RENCANAKAWASANSTRATEGISPENYUSUNAN RTRW PROVINSI KALIMANTAN TIMURFORMULASIISU16STRATEGIPENATAAN RUANG PeraturanPerundang-undanganKebijakanRTRWN, RTRWPulau,RENCANASTRUKTUR &POLA RUANGARAHAN PEMANFAATAN RUANGARAHAN PENGENDALIANPEMANFAATAN RUANGurutan prosesdasar pertimbangankorelasiKEBIJAKAN SEKTORALKEBIJAKAN SEKTORAL3ISU-ISUSTRATEGIS POTENSI9ISU-ISUSTRATEGIS MASALAHFAKTAANALISAKEBIJAKANGAGASAN MASA DEPANTERKAIT SPASIAL4KEBIJAKANPENATAAN RUANGTUJUAN PENATAAN RUANGPROVINSI KALIMANTAN TIMUR
    • OutlineRENCANA STRUKTUR RUANGRENCANA POLA RUANGRENCANA PEMANFAATAN RUANGRENCANA PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANGTUJUAN, KEBIJAKAN dan STRATEGI
    • Provinsi Kalimantan Timur inimerupakan salah satu dari empat provinsidi Kalimantan. Kalimantan Timur merupakanprovinsi terluas kedua di Indonesia, denganluas wilayah 229.854,52 km2 denganluas wilayah daratan 198.441,17 km2dan luas pengelolaan laut sejauh 0 - 4 milldari garis pantai 31.413,35 km2.Atau sekitar satu setengah kali PulauJawa dan Madura atau 11% dari total luaswilayah Indonesia.Propinsi ini berbatasan langsung dengannegara tetangga, yaitu NegaraBagian Sabah dan Serawak, Malaysia Timur.Daerah-daerah Kabupaten di dalam wilayahKalimantan Timur, dibentukberdasarkan Undang-Undang No. 27 Tahun1959, Tentang Pembentukan Daerah TingkatII di Kalimantan (Lembaran Negara Tahun1955 No.9).MALAYSIAKALIMANTANTENGAHKALIMANTANSELATAN
    • Lembaran NegaraNo.72 Tahun 1959 terdiri atas:Kotamadya Samarinda, dengan Kota Samarindasebagai ibukotanya dan sekaligussebagai ibukota Provinsi Kalimantan Timur.Kotamadya Balikpapan, dengan kota Balikpapan sebagai ibukotanya danmerupakan pintu gerbang Kalimantan Timur.Kabupaten Kutai, dengan ibukotanya TenggarongKabupaten Pasir, dengan ibukotanya Tanah Grogot.Kabupaten Berau, denganibukotanya Tanjung Redeb.Kabupaten Bulungan, dengan ibukotanya Tanjung Selor.Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974dibentuk 2 (dua) kota administratif danPeraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 1981 danPeraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1989, yaitu:Kota Administratif Tarakan dan Bontang danberdasarkan 29 Tahun 1997 tentang Pembentukan Kota Tarakan; Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten KutaiBarat, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau danKota Bontang.Dalam Perkembangan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan di dalam UU No.32 Tahun 2004 Tentang Otonomi Daerah, maka dibentuk 2 Kota dan 4kabupaten, yaitu :Kabupaten Kutai Barat, beribukota di Sendawar.Kabupaten Kutai Timur, beribukota di Sangatta.Kabupaten Malinau, beribukota di Malinau.Kabupaten Nunukan, beribukota di Nunukan.Kota Bontang (peningkatan kota administratif Bontang menjadi kota madya).Berdasarkan pada Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 2002,maka Kabupaten Paser mengalami pemekaran bernamaKabupaten Penajam Paser Utara
    • Untuk lebih meningkatkan &memantapkan peran strategis PropinsiKalimantan Timur dimasa datang sebagaipusat produksi & cadangan energiNasionalPerlunya upaya mengoptimalkannilai tambah hasil produksi &investasi migas dengan dukunganpenataan ruangAntisipasi & penyiapan tenaga kerja, agar sektor tersebut memberikanmanfaat lebih luas bagi kejehtaraanekonomi masyarakat Kalimantan TimurPerlunya upaya mengoptimalkannilai tambah hasil produksi &investasi sektor migas & tambangdengan dukungan penataan ruangUpaya mengoptimalkan seluruh sumberdaya baik lahan, manusia, sumber dayaalam , teknologi untuk kepentinganpercepatan hasil pembangunanPerlunya mengoptimalkan seluruhsumberdaya pembangunan tidakhanya dengan pendekatan sektoralnamun juga dengen pendekatanwilayah dan ke tataruanganMASA LALU MASA KINI MASA DEPANIsue Peran Strategis Provinsi Kalimantan Timurdalam Konstelasi Nasional dengan Kekayaan Sumber Daya Alamdan Potensi PengembanganAspirasi, Kekuatan sosialMasalah, Peluang, Tantangan, PotensiPROBLEM SOLVINGAPPRECIATIVE INQUIRYisu strategis potensiPeran strategis propinsi Kalimantn Timurdengan kekayaan SDA Energi & Migassebagai pusat produksi migas dan turunanproduk olahanya yang menjadi kepentinganstrategis Nasional1Sektor tambang & migas yang berkontribusitinggi terhadap pertumbuhan ekonomiwilayah Propinsi Kalimantan Timur2Di Indonesia Provinsi Kalimantan Timurmerupakan Provinsi Terluas ke-dua setelahProvinsi Papua, dan penyumbang PDBRTerbesar Kelima. dengan potensi untukdikembangkan setelah P Jawa,3
    • Apabila SDA non renewable habissementara sektor pengganti tidakdipersiapkan sehingga mengencamkontinyuitas kinerja ekonomi wilayahdimasa datangPerlunya dalam jangka panjangmenyiapkan sektor produktifpendukung ekonomi wilayahberbasis sumber daya renewable(dapat diperbaharui) melaluiskenario pembangunan &pengelolaan dengan pendekatankewilayahan & ke tata ruanganTerjadinya gap antara sektor korporasi &masyarakat dalam industri pengolahanpertambangan & migas sehingga hasilpembangunan tidak mendukungpemerataan & hasil pada pada seluruhmasyarakatPerlunya upaya meningkatkandampak multipler kegiatan sektormigas & pertambangan padasektor yang diusahakanmasyarakat melalui pendekatankewilayahan & ke tata ruanganMASA LALU MASA KINI MASA DEPANIsue Sektor ProduktifSebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Wilayah VSKapasitas & Ketersediaan Sumber Daya Alam dan Pemanfaatan HasilAspirasi, Kekuatan sosialMasalah, Peluang, Tantangan, PotensiPROBLEM SOLVINGAPPRECIATIVE INQUIRYisu strategis masalahKetergantungan pertumbuhan ekonomimasih berbasis pada ekstrasi sumberdayaalam yang bersifat tidak dapatdiperbaharui (unrenewable) danpengolahannya yang pada masa lalumelalui sektor kehutanan (produksi kayu)dan dewasa ini sektor pertambangan(utamanya batubara)1Industri pengolahan Migas danpertambangan tidak selalu membentuktata kaitan ekonomi dengan sektor yangdiusahakan masyarakat luas, karenasektor tersebut terkait dengan sektor huluskala besar yang diusahakan olehkorporasi.2
    • Kesenjangan yang semakin mencolokpada batas batas mengurangikesempatan kesejahteraan masyarakatwilayah barat pedalaman dan adanyaketerbatasan daya dukung wilayah pesisirtimur apabila dikembangkan berlebihanPerlunya pengurangankesenjangan wilayah timur - baratagar terjadi pemerataan pelayanansosial ekonomi bagi seluruhpenduduk baik dikawasanperkotaan & perdesaanSemakin kurangnya kesempatanPengembangan ekonomi & pelayanansosial masyarakat wilayah pedalamanyang pada batas tertentu menyentuhprinsip keadilan & pemeratan hasilpembangunan dan memperuncing tingkatkesenjangan wilayah tertinggal & wilayahmajuPerlunya peningkatan pelayananinfrastruktur bukan hanya padakawasan yang sudah berkembangnamun kawasan yang belumberkembang dalam kontekspertumbuhan ekonomi &pemerataan pelayanan sosialmasyarakatMASA LALU MASA KINI MASA DEPANIsue Kesenjangan Wilayah,terkait Pertumbuhan Ekonomi VSPemerataan Pelayanan (1)Aspirasi, Kekuatan sosialMasalah, Peluang, Tantangan, PotensiPROBLEM SOLVINGAPPRECIATIVE INQUIRYisu strategis masalahKesenjangan wilayah antar bagian timur& barat akibat keterbukaan dan aksesyang lebih baik pada kawasan pesisirbagian timur dibandingkan kawasanpedalaman bagian barat yang dicirikanoleh distribusi pertumbuhan kota kotabesar pada wilayah trimur ,nilai PDRByang lebih berkembang pada wilayahtimur dari padawilayah yang barat1Keterbatasan akses dan pelayananinfrastruktur yang berdampak terhadapkelancaran pergerakan barang & oranguntuk kepentingan kegiatan ekonomi danpelayanan sosial masyarakat teruatamapada kawasan perdesaan , kawasantertinggal termasuk kawasan perbatasan2
    • MASA LALU MASA KINI MASA DEPANIsue Kesenjangan Wilayah,terkait Pertumbuhan Ekonomi VSPemerataan Pelayanan (2)Aspirasi, Kekuatan sosialMasalah, Peluang, Tantangan, PotensiPROBLEM SOLVINGAPPRECIATIVE INQUIRYisu strategis masalahInteraksi yang semakin kuat kawasanperbatasan dengan negara yangmanjadikan semakin tingginya eksploitasi& kebocoran ekonomiPerlunya pengembangan &pembangunan kawasan perbatasanagar secara ekonomi & sosial tetapmenjadi bagian wilayah Indonesiadan untuk mencegah kemungkinaneksploitasi SDA keluar wilayah, dan menjadi bentuk langkahkongkret menjaga kedaulatanNegaraKawasan perbatasan darat & perairanIndonesia- Malaysia yangperkembangannya dari sisi ekonomi lebihdipengaruhi oleh wilayah Malaysiadaripada wilayah Indonesia, yangberpotensi terjadinya kebocoran ekonomi, yang tidak mendukungprinsip kedaulatan negara3
    • Turunnya Produktivitas kawasan pesisirakibat kerusakan lingkungan denganindikasi berkurangnyamangrove, menurunkan tingkat manfaatdalam kesejehteraan masyarakatkeseluruhanPerlunya tetap menjaga dayadukung lingkungan pesisir untukmengantisipasi tekanan kebutuhanruang dan dampak kegiatanekonomi akibat nilai kastartegisanlokasinya yang semakin tinggi dimasa yang akan datangPerubahan sistem tata air akibat faktormakro & mikro mengakibatkan bencanabanjir yang mengancam produktivitaskehidupan baik ekonomi & sosial padawilayah yang terkena dampakPerlunya menghindari dampaklingkungan akibat terjadinyabencana atas kerusakanlingkungan bagian hulu sungai atauberubahnya karakter hidrologisakibat iklim global terhadap seluruhdaerah aliran sungai khususnyakeberadaan permukiman di sekitarsungai dan kota kota yangdilaluinya.MASA LALU MASA KINI MASA DEPANIsue Kelestarian Lingkunganterkait Menjaga Daya Dukung Lingkungan VSKepentingan Pengembangan Ekonomi dan Investasi (1)Aspirasi, Kekuatan sosialMasalah, Peluang, Tantangan, PotensiPROBLEM SOLVINGAPPRECIATIVE INQUIRYisu strategis masalahKawasan pesisir timur yang merupakankawasan berkembang dari sisi ekonomikarena nilai kestrategisan lokasi sertakeberadaaan sumber daya alamnyaberpotensi mengancam ekosistem1Karakter daerah aliran sungai dankawasan perairan sekitar sungai danterjadinya kerusakan lingkungan dibagian hulunya yang berpotensi terjadinyabanjir2
    • Pengembangan kegaiatan budidayatanpa memperhatikan keberadaankawasan gambutPerlunya penetapan pola ruang danpengendalian pemanfaatan ruangyang lebih memperhatikankeberadaan kawasan gambutsehingga tidak berimplikasiterhadap gangguan lingkungan baiksetempat atau kawasandibawahnyaMASA LALU MASA KINI MASA DEPANIsue Kelestarian Lingkunganterkait Menjaga Daya Dukung Lingkungan VSKepentingan Pengembangan Ekonomi dan Investasi (2)Aspirasi, Kekuatan sosialMasalah, Peluang, Tantangan, PotensiPROBLEM SOLVINGAPPRECIATIVE INQUIRYisu strategis masalahKeberadaan kawasan gambut yangmenjadi karakteristik wilayah propinsiKalimantan Timur yang tetap perludipertimbangkan apabila dikembangkankegiatan budidaya diatasnya karenakemungkinan dampak lingkungannya yangakan ditimbulkanya4Rusaknya lingkungan hutan akibatberkurangnya vegatasi tanaman kerasdan meningkatkan keberadaan lahankritis yang menjadi faktor terjadinyabencana banjir, erosi tanah longsorPerlunya menjaga kelestarianlingkungan dengan menjagakeberadaan vegetasi tumbuhanpohon keras untuk medncegahtimbulnya lahan kritisBerkurangnya tutupan hutan yang sudahsemakin terbatas akibat praktek illegallogging, kepentingan kegiatan budidayayang mengharuskan konversi hutansehingga hilangnya fungsi hutan sebagaifungsi produksi dan ekologis3
    • Formulasi Tujuan berdasarkan isuemasalah denganmempertimbangkankeberlanjutanFormulasi Isu StrategisTerwujudnya penataan ruang yangmendukung propinsi Kalimantan Timursebagaipusat agroindustri & energiterkemukamenuju masyarakat adil, makmurdengan tetapmempertimbangkan keberlanjutan dandaya dukung lingkunganTujuan Penataan RuangProvinsi KalimantanTimurVisi PembangunanProvinsi KalimantanTimurMewujudkan Kaltim sebagai PusatAgroindustri dan Energi TerkemukaMenuju Masyarakat Adil danSejahteraFormulasi Tujuan berdasarkan isuepotensi mengembangkanpusat agroindustri & energiterkemuka ,Formulasi Tujuan berdasarkan isuemasalah dalam mempertimbangkandaya dukung lingkunganFormulasi Tujuan berdasarkan isuemasalah memberi manfaat untukmenuju masyarakat adilmakmur(adil berkonotasi pemerataankesempatan & peningkatankesejahteraan) di segenap wilayah
    • Terwujudnya penataan ruang yangmendukung propinsi Kalimantan Timur sebagaipusat agroindustri & energi terkemukamenuju masyarakat adil, makmur dengantetap mempertimbangkan keberlanjutanDan daya dukung lingkunganTujuan Penataan RuangProvinsi Kalimantan Timur4 Kebijakan 16 StrategiMengembangkan sektor ekonomiproduktif migas & tambang yangmenjadi sektor unggulanPropinsi Kalimantan Timur4StrategiMempersiapkan sektor unggulanuntuk mengantisipasi habisnyasumber daya migas & tambangyang bersifat unrenewablemelalui pengembangan sektorpertanian yang lebih bersifatrenewable4StrategiMewujudkan pemerataan hasilpembangunan & pelayanan bagiseluruh masyarakat PropinsiKalimantan Timur4StrategiMewujudkan pembangunanPropinsi Kalimantan Timur yangberkelanjutan dengan menjagaharmonisasi kegiatanekonomi, investasi , sosialdengan mempertimbangkanbatasan & daya dukunglingkungan4Strategi
    • KEBIJAKANPengembangan sektor ekonomi produktif migas &tambang yang menjadi sektor unggulanPropinsi Kalimantan Timur untuk lebih mendukung tujuanpembangunan Nasional & tujuan memacu pertumbuhan ekonomiserta pemanfaatannya bagi segenap masyarakat wilayahPropinsi Kalimantan Timur dengan dukungan penataan ruangSTRATEGI1. Mengembangkan potensi baru kawasan ekplorasi danmengoptimalkan kawasan eksplorasi eksisting untukkepentingan ekonomi dan lebih mendorongpertumbuhan ekonomi wilayah dan hasilnya bagikesejahteraan masyarakat Provinsi Kalimantan Timur.2. Mengembangkan kawasan industri dengan basis sektorproduktif unggulan migas dan pertambangan denganpengembangan manfaat dalam skala Nasional danregional provinsi dengan mengembangkan keterkaitanantara kawasan dan cluster industri.3. Mengembangkan infrastruktur pendukung kawasaneksplorasi, kawasan industri sektor migas danpertambangan baik pada infrastrukturtransportasi, energi, dan kelistrikan.4. Meningkatkan pelayanan perkotaan, permukiman sektormigas dan pertambangan dan secara timbal balikmenjadi pendorong pengembangan pertumbuhan kotasebagai pusat pelayanan dan pusat pertumbuhan.4 Kebijakan16 Strategi1
    • KEBIJAKANPengembangan sektor unggulan untukmengantisipasi habisnya sumber daya migas &tambang yang bersifat unrenewable melaluipengembangan sektor pertanian yang lebih bersifatrenewable dan sebagai bagian upaya meningkatkanketahanan pangan Nasional & wilayah serta untuk tujuanmengembangkan wilayah Propinsi Kalimantan Timur24 Kebijakan16 StrategiSTRATEGI1. Mengembangkan potensi pada setiap wilayah untukmengembangkan dan mendorong pengembangan sektordan komoditas unggulan kegiatan sektorpertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan untukdapat lebih berkontribusi pada pertumbuhan ekonomiwilayah.2. Menjadikan bagian dalam upaya mengurangikesenjangan wilayah dengan mengembangkan wilayahberpotensi agraris pertanian, pekebunan dan perikananyang pada umumnya adalah wilayah pedalaman, wilayahperdesaan dan wilayah tertinggal.3. Mengembangkan wilayah tertinggal dan/atau pedalamandalam upaya mengurangi kesenjangan wilayah timur –barat dengan mendorong pusat pertumbuhan barudengan dukungan basis sektor pertanian.4. Mengembangkan dan meningkatkan keterkaitan sektorprimer berbasis pertanian dengan sektor industripendukungnya dengan membangun kawasan industridan infrastruktur terkait.
    • KEBIJAKANPerwujudan pemerataan hasil pembangunan &pelayanan bagi seluruh masyarakat PropinsiKalimantan Timur dengan memberikan kesempatan padaseluruh bagian wilayah untuk berkembang sesuai potensinyadengan tidak hanya mengembangkan wilayah yang telah maju& berkembang namun juga mengembangkan wilayah yangbelum maju ,kawasan tertinggal termasuk kawasan perbatasannegara34 Kebijakan16 Strategi1. Meningkatkan pelayanan prasarana wilayah secara lebihmerata untuk mendorong dan membangkitkan kegiatanekonomi pada wilayah belum berkembang.2. Meningkatkan akses dan keterbukaan wilayah denganpembangunan prasarana pada wilayahpedalaman, kawasan perdesaan untuk kepentinganpelayanan sosial masyarakat dan membangkitkankegiatan ekonomi produktif sesuai potensi masing-masing wilayah.3. Mendorong sektor ekonomi produktif dan menata pusatpermukiman di kawasan perbatasan untuk memperkuatketerkaitan sosial ekonomi pada pusat kegiatan yangada di Indonesia agar mencegah kebocoran ekonomikepada wiayah negara lain dan menjadi bagian tujuanmenjaga kedaulatan NKRI.4. Meningkatkan keterkaitan antar wilayah melaluidukungan infrastruktur transportasi, energi, listrik dankomunikasi agar terjadi hubungan saling sinergi dansaling mendukung antar wilayah.
    • KEBIJAKANPerwujudan pembangunan Propinsi KalimantanTimur yang berkelanjutan dengan menjagaharmonisasi kegiatan ekonomi, investasi , sosialdengan mempertimbangkan batasan & daya dukunglingkungan agar tingkat produktifitasnya terjaga melalui upayakelestarian lingkungan.44 Kebijakan16 StrategiSTRATEGI1. Mengupayakan tindakan antisipatif dan kuratifmengelola kegiatan budidaya yang berpotensi dantelah terindikasi mengganggu kelestarian lingkungansecara konsisten untuk kepentingan keberlanjutanproduktifitas kegiatan budidaya itu sendiri.2. Mengupayakan pemeliharaan dan rehabilitasikawasan yang karakteristik fisik telah mengalamidegradasi lingkungan dan berpotensi menimbulkandampak bencana.3. Mengupayakan penetapan pola ruang untuk deliniasikawasan lindung dan budidaya berdasarkankarakterstik kesesuian dan daya dukung kegiatanyang mempertimbangkan kepentingan kelestraianlingkungan, produktifitas ekonomi, dan kepentingansosial budaya masa depan.4. Mengupayakan ketahanan keanekaragaman hayatiKalimantan Timur dan kekayaan tradisi budayadengan melakukan upaya pelestarian dankonservasi pada kawasan kawasan yangmemilikinya.
    • rencanaSTRUKTUR RUANGrencana tata ruang wilayahPROVINSI KALIMANTAN TIMUR
    • DATABASE WILAYAHRENCANA STRUKTUR RUANGRTRWNasionalKELENGKAPANSARANASISTEMJARINGANPRASARANAKEPENDUDUKANPROYEKSIKEBUTUHANSARANA &PRASARANATUJUANKEBIJAKANSTRATEGIRENCANAPENGEMBANGANJARINGANJALANRENCANA SISTEM PERKOTAAN PROVINSI(PKW, PKL)RENCANA SIS. JAR. TRANSPORTASIRENCANA SIS. JAR. INFOKOMRENCANA SIS. JAR. SD AIRRENCANA SIS. JAR. LAINNYASISTEM JARINGAN TRANSPORTASISISTEM JARINGAN INFOKOMSISTEM JARINGAN SUMBERDAYA AIRSISTEM JARINGAN LAINNYAPERUMAHANPENDIDIKAN, KESEHATAN,PERDAGANGAN & INDUSTRISTRUKTUR PENDUDUKPERTUMBUHAN PENDUDUKPERGERAKAN PENDUDUKSISTEMHIRARKIPERMUKIMAN
    • 2.1rencanaStruktur RuangSISTEM PERKOTAANHirarki Pelayanan Kota Orde Kota Fungsi Fungsi KegiatanPrimer Kota Samarinda I PKN Pusat pemerintahan provinsi,Pusat pemerintahan kota,Pusat perdagangan dan jasa regional,Pusat koleksi dan distribusi barang dan jasa regional,Pusat pelayanan jasa pariwisata,Pusat transportasi darat dan laut regional,Pendidikan tinggi,Pusat pelayanan kesehatan,Pusat siaran dan telekomunikasi,Pusat olah raga skala provinsi,Pengendalian lingkungan kelautan,Pusat pengolahan batubara,Pusat transportasi laut regional dan internasional.Kota Balikpapan I PKN Pusat pemerintahan kota,Pusat perdagangan regional,Pusat industri,Pusat transportasi udara internasional,Pusat pengolahan migas.Kota Tarakan I PKN Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan,Pusat pemerintahan kota,Pusat transportasi laut regional dan internasional,Pusat penelitian kelautan,Pusat koleksi dan distribusi barang regional,Pusat perdagangan regional dan internasional,Pusat pengembangan pariwisata,Pusat pengolahan perikanan.
    • 2.1rencanaStruktur RuangSISTEM PERKOTAANHirarki Pelayanan Kota Orde Kota Fungsi Fungsi KegiatanSekunder I Kota Tenggarong(Kab. KutaiKartanegara)II PKN Pusat pengolahan migas,Pusat pengolahan batubara,Pusat pemerintahan kabupaten,Pusat perdagangan regional,Pusat koleksi dan distribusi barang regional,Pusat pengembangan perkebunan sawit dan pengolahan hasil sawit.Kota Bontang II PKN Pusat industri strategis nasional,Pusat pengolahan migas,Pusat pemerintahan kota,Pusat perdagangan regional,Pusat koleksi dan distribusi barang regional.Nunukan(Kab. Nunukan)II PKN Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan.Simanggaris(Kab. Nunukan)III PKSN Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan.Long Midang(Kab. Nunukan)III PKSN Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan.Long Pahangai(Kab. Kutai Barat)III PKSN Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan.Long Nawan(Kab. Malinau)III PKSN Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan.
    • 2.1rencanaStruktur RuangSISTEM PERKOTAANHirarki Pelayanan Kota Orde Kota Fungsi Fungsi KegiatanSekunder II Sangatta(Kab. Kutai Timur)II PKW Pengembangan perikanan tangkapPusat pelayanan pariwisataPusat pengolahan hasil tambang batubaraTanjung Redeb(Kab. Berau)II PKW Pusat IndustriPengolahan hasil hutanPusat pengolahan hasil tambang batubaraPengembangan perikanan tangkapPusat pelayanan pariwisataPusat pemerintahan kabupatenTanah Grogot(Kab. Paser)II PKW Pusat pengembangan perhubungan udara pengumpanPusat pengembangan perkebunan sawit dan pengolahan hasil sawitPusat pemerintahan kabupatenSendawar(Kab. Kutai Barat)II PKW Pusat pemerintahan kabupatenPusat pengolahan hasil tambang batubaraPengolahan hasil hutanNunukan(Kab. Nunukan)II PKW Pusat pemerintahan kabupatenPengembangan transportasi lautPengembangan sentra industri hasil pertanian, perikanan dan lainnyaPengembangan pertanian dan perkebunan serta perikanan
    • 2.1rencanaStruktur RuangSISTEM PERKOTAANHirarki Pelayanan Kota Orde Kota Fungsi Fungsi KegiatanSekunder II Tanjung Selor(Kab. Bulungan)II PKW Pengolahan hasil hutanPusat pengembangan perkebunan sawit dan pengolahan hasil sawitPusat pemerintahan kabupatenPusat pengembangan perhubungan udara pengumpanPusat pengembangan pelabuhan laut regionalMalinau(Kab. Malinau)II PKW Pusat pemerintahan kabupatenPengolahan hasil hutanPusat pengembangan perhubungan udara pengumpanTaulumbis(Kab. Nunukan)III PKW Pengolahan hasil hutanPusat pertahanan dan keamanan perbatasanTidung Pale(Kab. Tana Tidung)III PKWp Pengembangan perikanan tangkapPusat pemerintahan kabupaten
    • 2.1rencanaStruktur RuangSISTEM PERKOTAANHirarki Pelayanan Kota Orde Kota Fungsi Fungsi KegiatanTersier I Kota Bangun(Kab. Kukar)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKN TenggarongMuara Badak(Kab. Kukar)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKN SamarindaMuara Jawa(Kab. Kukar)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKN Samarinda dan PKN BalikpapanKembang Janggut(Kab. Kukar)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKSN Long PahangaiSangkulirang(Kab. Kutai Timur)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKW SangattaBarong Tongkok(Kab. Kutai Barat)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKW SendawarLong Iram(Kab. Kutai Barat)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKW SendawarTiongohang(Kab. Kutai Barat)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKSN Long Pahangai
    • 2.1rencanaStruktur RuangSISTEM PERKOTAANHirarki Pelayanan Kota Orde Kota Fungsi Fungsi KegiatanTersier I Gunung Tabur(Kab. Berau)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKW Tanjung RedebKelay(Kab. Berau)III PKL Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnyaDerawan(Kab. Berau)III PKL Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnyaTalisayan(Kab. Berau)III PKL Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnyaSekatak Biji(Kab. Bulungan)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKW MalinauSesayap(Kab. Tana Tidung)III PKL Pusat yang mendukung kegiatan di PKW MalinauTersier II Long Ikis(Kab. Paser)IV PKL Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnyaMuara Bengkal(Kab. Kutai Timur)IV PKL Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnyaMuara Wahau(Kab. Kutai Timur)IV PKL Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya
    • 2.1rencanaStruktur RuangSISTEM PERKOTAAN
    • 2.2rencanaStruktur RuangSISTEM TRANSPORTASI
    • 2rencanaStruktur Ruang
    • rencanaPOLA RUANGrencana tata ruang wilayahPROVINSI KALIMANTAN TIMUR
    • RENCANAPOLA RUANG RENCANAKAWASANLINDUNGRENCANAKAWASANBUDIDAYAKEBIJAKANNasional30% DAS:LINDUNGANALISAKESESUAIANLAHANDATABASE WILAYAHKARAKTERSITIK KAWASANSUMBER DAYA EKONOMI (ALAM)KONDISI FISIKPERTANIAN, PERKEBUNAN, KEHUTANANPERIKANAN & KELAUTANPERTAMBANGAN, INDUSTRI, PARIWISATAPERKOTAAN, PERDESAANDESA MISKIN/TERPENCILTOPO/GEOMORFOLOGIHIDROLOGI/SISTEM DASGEOLOGI/POTENSI BENCANATUJUANKEBIJAKANSTRATEGIIKLIM, DLLSTATUSHUTANTAMANNASIONALPENGGUNAAN LAHANPERTANIAN, PERKEBUNANPERMUKIMANKEHUTANAN, SEMAK BELUKARPERGESERANPENGGUNAANLAHANALIH FUNGSILAHAN (+/-)LAHAN POTENSIAL(EKONOMI WILAYAH)LINDUNG BAWAHANLINDUNG SETEMPATSUAKA ALAM/CAGAR BUDAYARAWAN BENCANA, DLLHUTAN PRODUKSI/RAKYATPERTANIAN, PERKEBUNANPERTAMBANGAN/INDUSTRIPERMUKIMAN, DLL.KLASIFIKASIPEMANFAATANRUANG(PP 26/2008)
    • 3.1rencanaPola RuangKawasan LindungNo. Jenis kawasan LokasiA Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Kawasan Dibawahnya1. Kawasan hutanlindungTerdapat di bagian Barat, tengah, dankawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, PulauHutan LindungKabupaten Berau 3536.04Kabupaten Bulungan 2042.74Kabupaten Kubar 7779.16Kabupaten Kutai Kartanegara 2190.02Kabupaten Kutai Timur 3087.09Kabupaten Malinau 6753.30Kabupaten Nunukan 1717.12Kabupaten Paser 1297.59Kota Balikpapan 143.85Kota Bontang 45.20Kota Tarakan 69.9828662.09
    • 3.1rencanaPola RuangKawasan LindungNo. Jenis kawasan LokasiA Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Kawasan Dibawahnya1. Kawasan hutanlindungTerdapat di bagian Barat, tengah, dankawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, PulauSamama, Pulau Kakaban, PulauMaratua, Pulau Malulungan, PulauSangalaki, Pulau Karang Besar, PulauBirah-birahan, Pulau Miang Besar,Pulau Miang Kecil, pulau karang diNo. Jenis kawasan LokasiA Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Kawasan Dibawahnya1. Kawasan hutanlindungTerdapat di bagian Barat, tengah, dankawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, PulauNo. Jenis kawasan LokasiA Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Kawasan Dibawahnya1. Kawasan hutanlindungTerdapat di bagian Barat, tengah, dankawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, PulauSamama, Pulau Kakaban, PulauMaratua, Pulau Malulungan, PulauSangalaki, Pulau Karang Besar, PulauBirah-birahan, Pulau Miang Besar,Pulau Miang Kecil, pulau karang di
    • 3.1rencanaPola RuangKawasan LindungNo. Jenis kawasan LokasiA Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Kawasan Dibawahnya1. Kawasan hutanlindungTerdapat di bagian Barat, tengah, dankawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, PulauSamama, Pulau Kakaban, PulauMaratua, Pulau Malulungan, PulauSangalaki, Pulau Karang Besar, PulauBirah-birahan, Pulau Miang Besar,Pulau Miang Kecil, pulau karang diNo. Jenis kawasan LokasiA Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Kawasan Dibawahnya1. Kawasan hutanlindungTerdapat di bagian Barat, tengah, dankawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, Pulaulindung kawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, PulauSamama, Pulau Kakaban, PulauMaratua, Pulau Malulungan, PulauSangalaki, Pulau Karang Besar, PulauBirah-birahan, Pulau Miang Besar,Pulau Miang Kecil, pulau karang diperairan laut Bontang, Tanjung Santan,Balikpapan, Tanjung Jumelai, TelukApar dan Tanjung Aru3. Kawasan pantaiberhutan mangroveSepanjang pantai Timur dan muarasungai Kalimantan Timur, yaitu muaraSungai Mahakam, Sungai Sesayap,Sungai Sebatik, Sungai Sambaliung,Sungai Kelay, dan Sungai Sebuku;Teluk Balikpapan; Tanjung Jumelai;
    • 3.1rencanaPola RuangKawasan LindungNo. Jenis kawasan LokasiA Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Kawasan Dibawahnya1. Kawasan hutanlindungTerdapat di bagian Barat, tengah, dankawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, PulauSamama, Pulau Kakaban, PulauMaratua, Pulau Malulungan, PulauSangalaki, Pulau Karang Besar, PulauBirah-birahan, Pulau Miang Besar,Pulau Miang Kecil, pulau karang diNo. Jenis kawasan LokasiA Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Kawasan Dibawahnya1. Kawasan hutanlindungTerdapat di bagian Barat, tengah, dankawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, Pulauekosistem muarasungai, pesisir, danlautMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, PulauSamama, Pulau Kakaban, PulauMaratua, Pulau Malulungan, PulauSangalaki, Pulau Karang Besar, PulauBirah-birahan, Pulau Miang Besar,Pulau Miang Kecil, pulau karang diperairan laut Bontang, Tanjung Santan,Balikpapan, Tanjung Jumelai, TelukApar dan Tanjung Aru3. Kawasan pantaiberhutan mangroveSepanjang pantai Timur dan muarasungai Kalimantan Timur, yaitu muaraSungai Mahakam, Sungai Sesayap,Sungai Sebatik, Sungai Sambaliung,Sungai Kelay, dan Sungai Sebuku;Teluk Balikpapan; Tanjung Jumelai;Teluk Adang; Teluk Apar4. Taman nasional,taman hutan raya dantaman wisata alamTaman Nasional Kutai, Taman NasionalKayan Mentarang, Tahura Bukit Suharto5. Hutan pendidikan danilmu pengetahuanTenggarong, Pasir Belengkong, HPBatakan, HP BLP Kidang, dan HP WanaRiset
    • 3.1rencanaPola RuangKawasan LindungNo. Jenis kawasan LokasiA Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Kawasan Dibawahnya1. Kawasan hutanlindungTerdapat di bagian Barat, tengah, dankawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, PulauSamama, Pulau Kakaban, PulauMaratua, Pulau Malulungan, PulauSangalaki, Pulau Karang Besar, PulauBirah-birahan, Pulau Miang Besar,Pulau Miang Kecil, pulau karang diNo. Jenis kawasan LokasiA Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Kawasan Dibawahnya1. Kawasan hutanlindungTerdapat di bagian Barat, tengah, dankawasan pantai Provinsi KalimantanTimur dengan arah penyebaran Utara –SelatanB Kawasan Suaka Alam Dan Cagar Budaya1. Suaka alama. Cagar alam Teluk Adang, Teluk Apar, LongPujungan, Kerayan, Muara Kamanb. Suaka margasatwa Pulau Sangalaki dan Pulau Derawanc. Hutan wisata alam Tanah Merah dan Tahura BukitSoehartod. Perlindungan plasmanutfahKersik Luwaie. Daerah pengungsiansatwaGugus pulau Derawan2. Suaka alam lauta. Ekosistem dasarperairan danekosistem muarasungai, pesisir, danlautPulau Sebatik, Pulau Nunukan, muarasungai-sungai di Utara, muara SungaiMahakam, Teluk Balikpapan, TanjungJumelai, Teluk Adang, Teluk Aparb. Gugusan karang Pulau Panjang, Pulau Derawan, PulauCagar Alam Taman HutanRayaTamanNasionalTaman WisataAlamMangrove Tubuh AirKabupaten Berau 316.36 281.56Kabupaten Bulungan 179.77 349.48Kabupaten Kubar 49.23 152.97Kabupaten Kutai Kartanegara 254.54 383.43 534.55 61.23 648.99Kabupaten Kutai Timur 400.47 1860.04 92.97 226.30Kabupaten Malinau 10190.36 0.09 102.60Kabupaten Nunukan 2394.16 126.24 285.62Kabupaten Penajam Paser Utara 4.21 67.61 12.91 92.01Kabupaten Paser 865.29 39.87 1.14 131.92Kabupaten Tana Tidung 59.88 218.19Kota Balikpapan 0.24 59.68Kota Bontang 7.07 11.18Kota Samarinda 24.86Kota Tarakan1573.74 39.87 14835.06 602.16 862.02 2574.20
    • 3.2rencanaPola RuangKawasan BudidayaKawasanPariwisataKawasanIndustriHutan ProduksiKonversiHutan ProduksiHutan ProduksiTerbatasKabupaten Berau 38.84 14.90 606.48 4934.61 6732.56Kabupaten Bulungan 27.62 2576.64 4249.28Kabupaten Kubar 239.78 5159.08 8471.34Kabupaten Kutai Kartanegara 355.94 7313.09 5538.33Kabupaten Kutai Timur 806.18 8300.70 7147.28Kabupaten Malinau 308.69 3576.82 15631.04Kabupaten Nunukan 227.18 2477.42 1843.74Kabupaten Penajam Paser Utara 2.70 1233.20 247.06Kabupaten Paser 12.70 96.23 2460.75 1326.96Kabupaten Tana Tidung 96.79 1468.79 90.80Kota Balikpapan 11.17 0.21 17.74Kota Bontang 12.41 0.89Kota Samarinda 20.42 2.96Kota Tarakan38.84 71.61 2768.69 39521.80 51278.39
    • 3.2rencanaPola RuangKawasan BudidayaPermukiman PertanianTanamanPanganCadanganPertanianTanamanPanganPerkebunan CadanganPerkebunanKabupaten Berau 122.32 711.23 5211.84Kabupaten Bulungan 34.14 114.98 54.61 4063.70Kabupaten Kubar 21.51 1109.22 7961.50Kabupaten Kutai Kartanegara 52.31 612.72 246.28 8097.91Kabupaten Kutai Timur 95.70 424.87 543.91 8861.12Kabupaten Malinau 32.58 3204.39Kabupaten Nunukan 305.82 3623.01 875.09Kabupaten Penajam Paser Utara 5.12 157.96 7.03 1379.85Kabupaten Paser 89.74 95.73 4447.79 70.10Kabupaten Tana Tidung 17.37 48.91 1190.35Kota Balikpapan 84.76 243.04Kota Bontang 66.80 1.30 17.64Kota Samarinda 153.08 7.03 504.11Kota Tarakan 86.35 95.481167.59 2523.81 1611.95 48901.74 945.20
    • 3.2rencanaPola RuangKawasan BudidayaPertambangan Tambak Buffer Jalan ImplacementKabupaten Berau 14.96Kabupaten Bulungan 302.06Kabupaten KubarKabupaten Kutai Kartanegara 34.93 1.74Kabupaten Kutai Timur 36.40 1.58Kabupaten MalinauKabupaten NunukanKabupaten Penajam Paser UtaraKabupaten Paser 0.57Kabupaten Tana Tidung 63.52Kota BalikpapanKota Bontang 0.90Kota Samarinda 5.78Kota Tarakan92.06 365.58 3.89 0.90
    • 3.3rencanaPola Ruang
    • 3.3rencanaPola RuangKabupatenBerauKawasan budidayaPermukiman 122.32Pertanian Tanaman Pangan 0Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 711.23Perkebunan 5211.84Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 14.96Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 38.84Kawasan Industri 14.90Buffer Jalan 0Hutan Produksi 4934.61Hutan Produksi Konversi 606.48Hutan Produksi Terbatas 6732.5618387.75Kawasan BudidayaHutan Lindung 3536.04Cagar Alam 0Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 0Taman Wisata Alam 0Mangrove 316.36Tubuh Air 281.564133.9622521.71Pola Ruang Kawasan Industri saat ini :Industri Kecil & Mikro1. Kec.Pulau Derawan2. Kec.Tabalar3. Kec.Biatan4. Kec.Batu Putih5. Kec.Tanjung Redeb6. Kec. Sambaliun7. Kec.Gunung TaburRencana PengembanganKawasan Industri :Industri BesarKawasan IndustriMangkajang (industri pulp),di Kec.SambaliungIndustri Menengah1.Kawasan IndustriPengolahan Es, diKec.Sambaliung dan Biduk-Biduk2.Kawasan IndustriPengolahan Logam, diKec.Tanjung Redeb
    • 3.3rencanaPola RuangKabupatenBulunganKawasan budidayaPermukiman 34.14Pertanian Tanaman Pangan 114.98Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 54.61Perkebunan 4063.70Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 0Tambak 302.06Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 0Buffer Jalan 0Hutan Produksi 2576.64Hutan Produksi Konversi 27.62Hutan Produksi Terbatas 4249.2811423.02Kawasan BudidayaHutan Lindung 2042.74Cagar Alam 0Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 0Taman Wisata Alam 0Mangrove 179.77Tubuh Air 349.482571.9913995.01Pola Ruang
    • 3.3rencanaPola RuangKabupatenKutai BaratKawasan budidayaPermukiman 21.51Pertanian Tanaman Pangan 1109.22Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 0Perkebunan 7961.50Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 0Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 0Buffer Jalan 0Hutan Produksi 5159.08Hutan Produksi Konversi 239.78Hutan Produksi Terbatas 8471.3422962.43Kawasan BudidayaHutan Lindung 7779.16Cagar Alam 49.23Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 0Taman Wisata Alam 0Mangrove 0Tubuh Air 152.977981.3630943.79Pola Ruang
    • 3.3rencanaPola RuangKabupatenKutai KartanegaraKawasan budidayaPermukiman 52.31Pertanian Tanaman Pangan 612.72Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 246.28Perkebunan 8097.91Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 34.93Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 0Buffer Jalan 1.74Hutan Produksi 7313.09Hutan Produksi Konversi 355.94Hutan Produksi Terbatas 5538.3322253.25Kawasan BudidayaHutan Lindung 2190.02Cagar Alam 254.54Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 383.43Taman Wisata Alam 534.55Mangrove 61.23Tubuh Air 648.994072.7526326.00Pola Ruang
    • 3.3rencanaPola RuangKabupatenKutai TimurKawasan budidayaPermukiman 95.70Pertanian Tanaman Pangan 424.87Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 543.91Perkebunan 8861.12Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 36.40Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 0Buffer Jalan 1.58Hutan Produksi 8300.70Hutan Produksi Konversi 806.18Hutan Produksi Terbatas 7147.2826217.72Kawasan BudidayaHutan Lindung 3087.09Cagar Alam 400.47Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 1860.04Taman Wisata Alam 0Mangrove 92.97Tubuh Air 226.305666.8731884.60Pola Ruang
    • 3.3rencanaPola RuangKabupatenMalinauKawasan budidayaPermukiman 32.58Pertanian Tanaman Pangan 0Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 0Perkebunan 3204.39Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 0Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 0Buffer Jalan 0Hutan Produksi 3576.82Hutan Produksi Konversi 308.69Hutan Produksi Terbatas 15631.0422753.52Kawasan BudidayaHutan Lindung 6753.30Cagar Alam 0Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 10190.36Taman Wisata Alam 0Mangrove 0.09Tubuh Air 102.6017046.3639799.88Pola Ruang
    • 3.3rencanaPola RuangKabupatenNunukanKawasan budidayaPermukiman 305.82Pertanian Tanaman Pangan 0Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 0Perkebunan 3623.01Cadangan Perkebunan 875.09Pertambangan 0Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 0Buffer Jalan 0Hutan Produksi 2477.42Hutan Produksi Konversi 227.18Hutan Produksi Terbatas 1843.749352.27Kawasan BudidayaHutan Lindung 1717.12Cagar Alam 0Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 2394.16Taman Wisata Alam 0Mangrove 126.24Tubuh Air 285.624523.1513875.42Pola Ruang
    • 3.3rencanaPola RuangKabupatenPenajam Pasir UtaraKawasan budidayaPermukiman 5.12Pertanian Tanaman Pangan 157.96Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 7.03Perkebunan 1379.85Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 0Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 0Buffer Jalan 0Hutan Produksi 1233.20Hutan Produksi Konversi 2.70Hutan Produksi Terbatas 247.063032.92Kawasan BudidayaHutan Lindung 0.00Cagar Alam 4.21Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 0Taman Wisata Alam 67.61Mangrove 12.91Tubuh Air 92.01176.743209.66Pola Ruang
    • 3.3rencanaPola RuangKabupatenPaserKawasan budidayaPermukiman 89.74Pertanian Tanaman Pangan 95.73Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 0Perkebunan 4447.79Cadangan Perkebunan 70.10Pertambangan 0Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 12.70Buffer Jalan 0.57Hutan Produksi 2460.75Hutan Produksi Konversi 96.23Hutan Produksi Terbatas 1326.968600.57Kawasan BudidayaHutan Lindung 1297.59Cagar Alam 865.29Suaka Margasatwa 0.00Taman Hutan Raya 39.87Taman Nasional 0Taman Wisata Alam 0Mangrove 1.14Tubuh Air 131.922335.8210936.38Pola RuangKawasan Industridiatas, meliputi :Industri KecilIndustri Mesin danLogam DasarIndustri Kimia DasarAneka Industri
    • 3.3rencanaPola RuangKabupatenTanah TidungKawasan budidayaPermukiman 17.37Pertanian Tanaman Pangan 0Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 48.91Perkebunan 1190.35Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 0Tambak 63.52Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 0Buffer Jalan 0Hutan Produksi 1468.79Hutan Produksi Konversi 96.79Hutan Produksi Terbatas 90.802976.53Kawasan BudidayaHutan Lindung 0Cagar Alam 0Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 0Taman Wisata Alam 0Mangrove 59.88Tubuh Air 218.19278.083254.60Pola Ruang
    • 3.3rencanaPola RuangKotaBalikpapanKawasan budidayaPermukiman 84.76Pertanian Tanaman Pangan 0Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 0Perkebunan 243.04Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 0Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 11.17Buffer Jalan 0Hutan Produksi 17.74Hutan Produksi Konversi 0.21Hutan Produksi Terbatas 0356.92Kawasan BudidayaHutan Lindung 143.85Cagar Alam 0Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 0Taman Wisata Alam 0Mangrove 0.24Tubuh Air 59.68203.78560.70Pola Ruang50.91
    • No. Klasifikasi Industri Lokasi Luas (Km2)I. Industri Besar1. Kawasan Industri Kariangau (bagian teluk) Kel. Kariangau,Kec.Balikpapan Barat35.652. Kawasan Industri Pengolahan Minyak Pertamina Kel.Prapatan,Kec.Balikpapan Selatan,Kiec.Balikpapan Barat6.05II. Industri Sedang/Menengah1. Kawasan Industri Batakan Kel.Manggar Baru,Kec.Balikpapan Timur5.112. Kawasan Industri Batu Ampar 2.133. Kawasan Industri Kariangau (arah Pelabuhan) 1.94III. Industri KecilKawasan Industri Kecil Somber Kel. SomberKec.Balikpapan Barat0.03LUAS KAWASAN INDUSTRI 50.91
    • 3.3rencanaPola RuangKotaBontangKawasan budidayaPermukiman 66.80Pertanian Tanaman Pangan 1.30Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 0Perkebunan 17.64Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 0Tambak 0Kawasan Militer 0.90Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 12.41Buffer Jalan 0Hutan Produksi 0Hutan Produksi Konversi 0.89Hutan Produksi Terbatas 099.94Kawasan BudidayaHutan Lindung 45.20Cagar Alam 0Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 7.07Taman Wisata Alam 0Mangrove 11.18Tubuh Air 063.45163.39Pola RuangPengembanganKawasan Industri :Industri Besar1.Kawasan Industri PKT(Kel.Guntung, danKel.Lok Tuan)2.Kawasan IndustriBadak LNG(Kel.Satimpo)3.RencanaPengembanganKawasan Industri diBWK III BontangLestariIndustri Menengah danKecilDi Kec.Bontang Lestari,dengan alokasi lahan0.17 Km2 danpergudangan seluas0.27 Km2 dengan arahpengembanganKawasan Pergudangan
    • 3.3rencanaPola RuangKotaSamarindaKawasan budidayaPermukiman 153.08Pertanian Tanaman Pangan 7.03Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 0Perkebunan 504.11Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 5.78Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 20.42Buffer Jalan 0Hutan Produksi 2.96Hutan Produksi Konversi 0Hutan Produksi Terbatas 0693.37Kawasan BudidayaHutan Lindung 0Cagar Alam 0Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 0Taman Wisata Alam 0Mangrove 0Tubuh Air 24.8624.86718.23Pola Ruang15.71
    • No. Kawasan Industri Lokasi Luas (Km2)1. Industri Galangan Kapal Kec.Palaran 1.542. Industri Plywood Kec.PalaranKec.Sungai Kunjang14.16LUAS KAWASAN INDUSTRI 15.70RENCANA PENGEMBANGANKEGIATAN INDUSTRI1. Kawasan Industri Palaran2. Kawasan Industri di Samarinda Ilir
    • 3.3rencanaPola RuangKotaTarakanKawasan budidayaPermukiman 86.35Pertanian Tanaman Pangan 0Cadangan Pertanian Tanaman Pangan 0Perkebunan 95.48Cadangan Perkebunan 0Pertambangan 0Tambak 0Kawasan Militer 0Kawasan Pariwisata 0Kawasan Industri 0Buffer Jalan 0Hutan Produksi 0Hutan Produksi Konversi 0Hutan Produksi Terbatas 0181.83Kawasan BudidayaHutan Lindung 69.98Cagar Alam 0Suaka Margasatwa 0Taman Hutan Raya 0Taman Nasional 0Taman Wisata Alam 0Mangrove 0Tubuh Air 069.98251.81Pola Ruang
    • KAWASAN STRATEGISrencanaKAWASAN STRATEGISrencana tata ruang wilayahPROVINSI KALIMANTAN TIMUR
    • RENCANAKAWASANSTRATEGISRENCANASTRUKTUR &POLA RUANGKAWASANSTRATEGISNASIONAL/PROVINSIKAWASAN YANG MEMPUNYAIPENGARUH BESAR TERHADAP :1. TATA RUANG SEKITARNYA2. KEGIATAN DI BIDANG LAIN3. KESEJAHTERAAN MASYARAKATKEBIJAKAN PEMERINTAHKABUPATEN (MISALNYA):1. KAWASAN POTENSIAL (EKONOMI)2. KAWASAN KOTA BARU3. KAWASAN TERTINGGAL4. KAWASAN RAWAN BENCANA5. KAWASAN BERNILAI BUDSOS TINGGI6. DLL.MEMPERTIMBANGKAN KEMAMPUANPEMERINTAH DAERAHDALAM PENGELOLAANNYA(KONGKRIT & REALISTIS)KAWASANSTRATEGISKABUPATENDAPATBERHIMPITDENGANKAWASANSTRATEGISNASIONAL/PROVINSIRPJP/RPJMDAERAHUUPR 26/2007(PenjelasanPasal 5 Ayat 5)MERUPAKAN KAWASAN YANG MEMILIKINILAI STRATEGIS EKONOMI, SOSIALBUDAYA, PENDAYAGUNAANSUMBERDAYAALAM DAN TEKNOLOGITINGGI, LINGKUNGAN HIDUP, DAN NILAISTRATEGIS LAINNYAPENDEKATAN PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS
    • 4.1rencanaKawasan Strategis ProvinsiKAWASAN STRATEGIS EKONOMI
    • 4.2rencanaKawasan Strategis ProvinsiKAWASAN STRATEGISMEMPERCAPAT PERTUMBUHAN KAWASAN TERTINGGAL
    • 4.3rencanaKawasan Strategis ProvinsiKAWASAN STRATEGIS SOSIAL BUDAYA
    • 4.4rencanaKawasan Strategis ProvinsiKAWASAN STRATEGIS LINGKUNGAN
    • 4rencanaKawasan Strategis Provinsi
    • arahanPEMANFAATAN RUANGrencana tata ruang wilayahPROVINSI KALIMANTAN TIMUR
    • PERUMUSAN ARAHAN PEMANFAATAN RUANGRENCANA PENATAANRUANGRENCANA STRUKTURRUANGRENCANA POLARUANGRENCANA KAWASANSTRATEGISPENDEKATANPERWUJUDAN RUANGPENANGANAN MASALAHPERBAIKAN/ REHABILITASIPENGEMBANGAN/REVITALISASIPEMBANGUNANPEMELIHARAAN/PELESTARIANRENCANA & KEBIJAKANPEMBANGUNANRPJP/RPJMProvinsi(Program/ KegiatanSektoral)Renstra Departemen/Lembaga PemerintahRENCANA & PROGRAMKERJA LEMBAGA LAINRPJP/RPJM Provinsi(Program/ KegiatanSektoral)USULANPROGRAMUTAMALOKASI BESARANSUMBERPENDANAANINSTANSIPELAKSANAWAKTU &TAHAPANPROGRAM PEMBANGUNANBERBASIS RUANGSINKRONISASIPROGRAMMATRIKS INDIKASI PROGRAM UTAMA
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (1)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8I STRUKTUR RUANG1. Balikpapan2. Samarinda3. Tenggarong4. Bontang5. Tarakan1. Nunukan (Kab. Nunukan)2. Simanggaris (Kab. Nunukan)3. Long Midang (Kab. Nunukan)1. Long Pahangai (Kab. Kutai Barat)2. Long Nawan (Kab. Malinau)1. Sangatta (Kab. Kutai Timur)2. Tanjungredeb (Kab. Berau)1. Tanahgrogot (Kab. Pasir)2. Sendawar (Kutai Barat)3. Tanjungselor (Kab. Bulungan)4. Malinau5. Tau Lumbis (Kab. Nunukan)PKW Promosi1. Tidung Pale (Kab. Tana Tidung)APBN, APBD Provinsi Kementerian PU, BappedaProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Provinsi,1. Longikis (Kab. Pasir)2. Muara Badak (Kab. Kutai Kartanegara)3. Muara Jawa (Kab. Kutai Kartanegara)4. Kota Bangun (Kab. Kutai Kartanegara)5. Kembang Janggut (Kab. Kutai Kartanegara)6. Muara Bengkal (Kab. Kutai Timur)7. Muara Wahau (Kab. Kutai Timur)8. Sangkulirang (Kab. Kutai Timur)9. Barong Tongkok (Kab. Kutai Barat)10. Long Iram (Kab. Kutai Barat)11. Tiongohang (Kab. Kutai Barat)12. Gunung Tabur (Kab. Berau)13. Kelay (Kab. Berau)14. Talisayan (Kab. Berau)15. Derawan (Kab. Berau)16. Sekatak Biji (Kab. Bulungan)17. Sesayap (Kab. Tana Tidung)1. Tanjung Redeb dan sekitarnya2. Sasemawa (Sangkulirang, Sangatta, Muara Wahau) dan sekitarnya;3. Tatapanbuma (Tarakan, Tanjung Salas, Nunukan Pulau Bunyu dan Malinau) dansekitarnya;4. Bontang-Samarinda - Tenggarong, Balikpapan - Penajam (Bonsamtebajam) dansekitarnya;5. Kawasan Andalan Laut Bontang - Tarakan dan sekitarnya1. Kawasan Perbatasan Darat RI dan Jantung Kalimantan (Heart of Borneo ) Termasuk2. Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu Samarinda, Sanga-Sanga, Muara Jawa,Balikpapan3. Kawasan Perbatasan Laut RI termasuk 18 pulau terluar dengan negara Malaysia danPhilipina termasuk Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.NOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMAPBD Provinsi, APBDKab/Kotaa. Sistem PerkotaanBappeda Provinsi, DinasPekerjaan Umum Provinsi,Dinas Pekerjaan UmumKab/KotaPKLPKW Tahap IIAPBN, APBD ProvinsiPKW Tahap IPKSN Tahap IIPKNAPBN, APBD ProvinsiAPBN, APBD ProvinsiAPBN, APBD Provinsi Kementerian PU, BappedaProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Provinsi, DinasPekerjaan Umum Kab/KotaKementerian PU, BappedaProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Provinsi, DinasPekerjaan Umum Kab/KotaKementerian PU, BappedaProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Provinsi, DinasPekerjaan Umum Kab/KotaAPBN, APBD Provinsi,APBD Kab/KotaKawasan AndalanKawasan Strategis NasionalAPBN, APBD Provinsi,APBD Kab/Kota5WAKTU PELAKSANAANPKSN Tahap I APBN, APBD Provinsi
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (2)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8I STRUKTUR RUANGRencana Jalan Tol Rencana Jalan Tol yang menghubungkan Kota Balikpapan - Kota Samarinda - KotaBontang – Sangatta.APBN Kementerian PURencana Jaringan Jalan Strategis Nasional Rencana Jaringan Jalan Strategis Nasional dengan menghubungkan jalan yang belumterhubung, seperti: Bulungan Malinau – Punan, Punan – Longbawan, Longbawan –Longmidan; Mesalong – Sasipu, Sasipu – Tou Lumbis.APBN Kementerian PURencana pengoptimalan Jaringan Jalan Strategis Nasional yang sudah terhubung, Rencana pengoptimalan Jaringan Jalan Strategis Nasional yang sudah terhubung,seperti: Sp. Samboja – Semoisepaku, Semoisepaku – Kenangan, Kenangan – Petung. APBN Kementerian PURencana pengoptimalan dan peningkatan kualitas jaringan jalan arteri: KUARO - KADEMAN 54.873 APBN Kementerian PUKADEMAN - PENAJAM 59.06 APBN Kementerian PUBTS. KOTA BALIKPAPAN - SP. SAMBOJA K M 38 BPN (GEREJA) 12.694 APBN Kementerian PUJLN. SUDIRMAN (BALIKPAPAN) 8.073 APBN Kementerian PUJLN. ISWAHYUDI (BALIKPAPAN) 4.063 APBN Kementerian PUJLN. SYARIFUDDIN YOES (JL. KE AIRPORT) (BALIKPAPAN) 5.685 APBN Kementerian PUJLN. MT. HARYONO / RING ROAD (BALIKPAPAN) 2.75 APBN Kementerian PUJLN. SOEKARNO-HATTA (BALIKPAPAN) 25.088 APBN Kementerian PUSP. SAMBOJA KM 38 BPN (GEREJA) - LOA JANAN 63.33 APBN Kementerian PULOA JANAN - BTS. KOTA SAMARINDA 9.42 APBN Kementerian PUJLN. JEMBATAN MAHAKAM (SAMARINDA) 0.601 APBN Kementerian PUJLN. UNTUNG SUROPATI (SAMARINDA) 1.441 APBN Kementerian PUJLN. SLAMET RIYADI (SAMARINDA) 2.606 APBN Kementerian PUJLN. RE. MARTADINATA (SAMARINDA) 0.98 APBN Kementerian PUJLN. GAJAH MADA (SAMARINDA) 1.406 APBN Kementerian PUJLN. YOS SUDARSO (JL. KE PELABUHAN SAMARINDA) (SAMARINDA) 1.103 APBN Kementerian PUBATUAJI - KUARO 73.043 APBN Kementerian PUJLN. YOS SUDARSO (TARAKAN) 3.204 APBN Kementerian PUJLN. MULAWARMAN (TARAKAN) 2.237 APBN Kementerian PUNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMb. Jaringan Jalan5WAKTU PELAKSANAAN
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (3)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8I STRUKTUR RUANGRencana pengoptimalan dan peningkatan kualitas jaringan jalan Kolektor I: KERANG (BTS. PROV. KALSEL) - BTS. KOTA TANAH GROGOT 65.585 APBN Kementerian PUJLN. NOTO SUNARDI (TANAH GROGOT) 2.031 APBN Kementerian PUBTS. KOTA TANAH GROGOT - LOLO 16.941 APBN Kementerian PUJLN. SUDIRMAN (TANAH GROGOT) 1.5 APBN Kementerian PUJLN. KUSUMA BANGSA (TANAH GROGOT) 2.638 APBN Kementerian PULOLO - KUARO 6.347 APBN Kementerian PUSP. 3 LEMPAKE (SAMARINDA) - SP.3 SAMBERA 21.895 APBN Kementerian PUJLN. ANTASARI (SAMARINDA) 1.729 APBN Kementerian PUJLN. JUANDA (SAMARINDA) 2.307 APBN Kementerian PUJLN. SYAHRANI - M. NUR (SAMARINDA) 6.478 APBN Kementerian PUJLN. D.I. PANJAITAN (SAMARINDA) 2.409 APBN Kementerian PUSP.3 SAMBERA - SANTAN 30.807 APBN Kementerian PUSANTAN - BONTANG 47.917 APBN Kementerian PUJLN. S. PARMAN (BONTANG) 2.33 APBN Kementerian PUJLN. BRIGJEN KATAMSO (JL. BAYANGKARA) (BONTANG) 2.291 APBN Kementerian PUJLN. MT. H ARYONO (BONTANG) 1.183 APBN Kementerian PUJLN. LETJEN. SUPRAPTO (JLN. DIPONEGORO) (BONTANG) 0.433 APBN Kementerian PUJLN. D.I. PANJAITAN (JLN. AHMAD DAHLAN) (BONTANG) 0.927 APBN Kementerian PUJLN. KAPTEN TENDEAN (JLN. YOS SUDARSO) (BONTANG) 1.872 APBN Kementerian PUBONTANG - SANGATA 54.839 APBN Kementerian PUSANGATA - SP. PERDAU 32.023 APBN Kementerian PUJLN. YOS SUDARSO (SANGATA) 11.879 APBN Kementerian PUSP. PERDAU - MUARA LEMBAK 13.045 APBN Kementerian PUMUARA LEMBAK - PELABUHAN RONGGANG (SANGKULIRANG) 61.432 APBN Kementerian PUSP. 3 SANGKULIRANG - PELABUHAN MALOI (MALOI) 8.696 APBN Kementerian PUSP.PERDAU - BATU AMPAR 94.41 APBN Kementerian PUBATU AMPAR - SP. 3 MUARA WAHAU 35.969 APBN Kementerian PUSP. 3 MUARA WAHAU - KELAY (KM. 100 - MUARA WAHAU / PDC) 103.374 APBN Kementerian PUKELAY - LABANAN (LABANAN - KM 50) 67.383 APBN Kementerian PULABANAN - TANJUNG REDEB 15.685 APBN Kementerian PUJLN. BATANG MIAN (TJ. REDEP) 1.794 APBN Kementerian PUJLN. BUJANGGA (TJ. REDEP) 0.766 APBN Kementerian PUJLN. SAMBIT (TJ. REDEP) 1.44 APBN Kementerian PUJLN. PEMUDA (TJ. REDEP) 1.18 APBN Kementerian PUTANJUNG REDEB - BTS. BULUNGAN 54.706 APBN Kementerian PUJLN. MAULANA (TJ. REDEP) 0.575 APBN Kementerian PUBTS. BULUNGAN - TJ. SELOR 48.565 APBN Kementerian PUJLN. JELARAI (TJ. SELOR) 4.732 APBN Kementerian PUJLN. SENGKAWIT (TJ. SELOR) 3.568 APBN Kementerian PUJLN. JEND. SUDIRMAN & JLN. KATAMSO (TJ. SELOR) 2.319 APBN Kementerian PUJLN. SUTOYO (TJ. SELOR) 0.195 APBN Kementerian PUJLN. PANJAITAN (TJ. SELOR) 0.331 APBN Kementerian PUJLN. MT. HARYONO (TJ. SELOR) 0.289 APBN Kementerian PUJLN. SKIP I (TJ. SELOR) 0.447 APBN Kementerian PUJLN. KOL. SUTADJI (JL. SKIP II) (TJ. SELOR) 1.388 APBN Kementerian PUJLN. AGATIS (TJ. SELOR) 1.698 APBN Kementerian PUTJ. SELOR - SP. 3 TJ. PALAS 12.829 APBN Kementerian PUSP. 3 TJ. PALAS - SEKATAK BUJI 87.034 APBN Kementerian PUSEKATAK BUJI - MALINAU 103.482 APBN Kementerian PUMALINAU - MENSALONG 28.598 APBN Kementerian PUMENSALONG - SP. TIGA APAS 55.796 APBN Kementerian PUSP. TIGA APAS - SIMANGGARIS 75.721 APBN Kementerian PUSIMANGGARIS - SEI ULAR (NUNUKAN) 74.37 APBN Kementerian PUSIMANGGARIS - BTS. NEGARA (SERUDONG) 20.685 APBN Kementerian PULOA JANAN - BTS. KOTA TENGGARONG 26.472 APBN Kementerian PUJLN. SUDIRMAN (TENGGARONG) 0.412 APBN Kementerian PUJLN. WOLTER MONGINSIDI (TENGGARONG) 2.221 APBN Kementerian PUJLN. AKHMAD MUKSIN (TENGGARONG) 2.157 APBN Kementerian PUBTS. KOTA TENGGARONG - SP.3 SENONI 33.321 APBN Kementerian PUJLN. DIPONEGORO (TENGGARONG) 0.741 APBN Kementerian PUJLN. SANGAJI (TENGGARONG) 9.151 APBN Kementerian PUSP.3 SENONI - KOTABANGUN 45.085 APBN Kementerian PUKOTABANGUN - GUSIG 86.336 APBN Kementerian PUGUSIG - SP. BLUSUH 95.672 APBN Kementerian PUSP. BLUSUH - BATAS PROV. KALTENG 89.079 APBN Kementerian PULINGKAR PULAU SEBATIK 97 APBN Kementerian PU5WAKTU PELAKSANAANb. Jaringan JalanNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAM
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (4)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8I STRUKTUR RUANGRencana pengoptimalan dan peningkatan kualitas jalan kolektor II dan III: Kerang – Tj. Aru.APBD ProvinsiDinas Pekerjaan UmumProvinsiPeriuk – Lolo, Lolo – Ma. Biu.APBD ProvinsiDinas Pekerjaan UmumProvinsiBalikpapan – Sp. Samboja, Sp. Samboja – Sp. Ma Jawa, Sp. Ma Jawa – Samarinda,Samarinda – Sebulu, Sebulu – Ms. Bengkal, Ms. Bengkal – Batuampar. APBD ProvinsiDinas Pekerjaan UmumProvinsiSp. Sambera – Ma. Badak.APBD ProvinsiDinas Pekerjaan UmumProvinsiSangkulirang – Pegadan, Pegadan – Talisayan, Talisayan – Guntur, Guntur –Tanjungredeb.APBD ProvinsiDinas Pekerjaan UmumProvinsiSp. Blusuh – Sp. Damai, Sp. Damai - Damai, Sp. Damai – Sp. B. Tongkok, Sp. B.Tongkok – Sk. Darat, Sk. Darat - Mentiwan, Mentiwan – Melak, Sp. B. Tongkok – Br.Tongkok, Br. Tongkok – Mentiwan, Br. Tongkok – Longiran, Longiran – L. Bigung,Longiran – TeringAPBD ProvinsiDinas Pekerjaan UmumProvinsiMeningkatkan status jalan kolektor III menjadi kolektor II: Longiran – Longbangun, Longbangun – Longpakangai, Longpakangai – Longapari,Longapari – Tionggohang, Longapari – Perbatasan dengan MalaysiaAPBD ProvinsiDinas Pekerjaan UmumProvinsiLongpakangai – Longboh, Longboh – Metulang, Metulang – Longuro, Longuro –Longnawang, Longnawang – Datadian, Datadian – Longagung, Longagung –Longbujungan, Longbujungan – Patara, Patara – Longbawan, Lonbawan – Baruwen,Baruwen – Lembubut, Lembubut – Tou Lumbis, Tou Lumbis – perbatasan denganMalaysia, Longbujungan – Longkemuat, Longkemuat – Langap, Langap – BulunganMalinauAPBD ProvinsiDinas Pekerjaan UmumProvinsiMembangun jalan kolektor II yang baru: Gusig – Melak, Melak – Sendawar, Sendawar – Tering, dan Sendawar – Longiran(Kabupaten Kutai Barat)APBD ProvinsiDinas Pekerjaan UmumProvinsiRencana pengoptimalan dan peningkatan kualitas jalan kolektor III: Longiran – Longbangun, Longbangun – Longpakangai, Longpakangai – Longapari,Longapari – Tionggohang, Longapari – Perbatasan dengan Malaysia.APBD Provinsi, APBDKabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum KabupatenLongpakangai – Longboh, Longboh – Metulang, Metulang – Longuro, Longuro –Longnawang, Longnawang – Datadian, Datadian – Longagung, Longagung –Longbujungan, Longbujungan – Patara, Patara – Longbawan, Lonbawan – Baruwen,Baruwen – Lembubut, Lembubut – Tou Lumbis, Tou Lumbis – perbatasan denganMalaysia, Longbujungan – Longkemuat, Longkemuat – Langap, Langap – BulunganMalinau.APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumKabupatenRencana jaringan jalan baru atau pengembangan jaringan jalan yang menghubungkan wilayah-wilayahterpencil dan terisolasi:Longboh – Lasan, Longboh – Kebumesai, Kebumesai – Lembusan, Lembusan –Longtop.APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumKabupatenLonbujungan – Nepaku, Nepaku – Besar, Besar – Longpeso, Longpeso – Tanjungpalas.APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumKabupatenBulungan Malinau – Sesayap, Sesayap – Mauk, Manuk – Atap dan Atap – Mensalong.APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumKabupaten5WAKTU PELAKSANAANNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAM
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (5)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8I STRUKTUR RUANGTerminalBalikpapanSamarinda SebrangTenggarongTanah Grogot KuaroNunukanKampung Baru di BalikpapanKelandasan di BalikpapanPasar Pagi di SamarindaPasar Segiri di SamarindaSungai Kunjang di SamarindaBontang,Tanjung Redeb dan Talisayan (Kabupaten Berau)Sangatta dan Sangkulirang (Kabupaten Kutai Timur)Tanjung Selor (Kabupaten Bulungan),Long Nawang dan Apau Ping (Kabupaten Malinau)Long Midang dan Tau Lumbis (Kabupaten Nunukan),Sendawar dan Long Pahangai (Kabupaten Kutai Barat)Penajam (Kabupaten Penajam Paser Utara)Long Ikis (Kabupaten Paser)Tideng Pale (Kabupaten Tana Tidung)Jaringan Kerata ApiJaringan perkeretaapian nasional Provinsi Kalimantan Selatan – Kuaro – Long Kali – Penajam – Balikpapan- Samarinda– Bontang – Sangatta – Muara Wahau – Muara Lesan - Tanjung Redeb - Tanjung Batu– Tanah Kuning – Tanjung Selor – Kerang Agung- Sesayap – Tidung Pala – Malinau –Mensalong – Pembeliangan – Salang - Simanggaris – Batas Negara, dan jaringankereta api yang menghubungkan Samarinda – Tenggarong – Kota Bangun – MuaraKedang – Damai – Batas Kalimantan Tengah (Muara Teweh)APBN & Swasta Kementerian PU, PERUMKA& InvestorJaringan perkeretaapian provinsi Rel kereta api ruas Tabang – Tutung (Kutai Kartanegara) APBN & Swasta Kementerian PU, PERUMKA& InvestorJaringan perkeretaapian kabupaten Samarinda - Balikpapan; Bontang - Samarinda; Samarinda – Tenggarong –Kotabangun; Malinau – Sesayap – Tanjung Redeb; Tanjung Redeb – Sangkulirang –Bontang; Balikpapan – Tanah Grogot - Tanjung; Malinau – TawauAPBN & Swasta Kementerian PU, PERUMKA& InvestorStasiun Kereta Api:kelas besar Tanah Grogot, Balikpapan, Samarinda, Bontang, Tenggarong, dan Malinau APBN Kementerian PUkelas sedang Sangatta, Tanjungredeb, dan Tanjungselor. APBN Kementerian PUkelas kecil Muara Wahau (Kabupaten Kutai Timur), Sesayap (Kabupaten Tana Tidung),Mensalong dan Simanggaris (Kabupaten Nunukan), Kota Bangun (Kabupaten KutaiKertanegara), dan Damai (Kabupaten Kutai Barat)APBN & APBD Provinsi Kementerian PU & DinasPekerjaan Umum Provinsi5WAKTU PELAKSANAANPeningkatan Kelas Terminal menjadi Kelas A:Rehabilitasi dan optimalisasi Terminal Kelas B:c. Transportasi DaratPeningkatan Kelas Terminal menjadi Kelas B:Kementerian PU & DinasPekerjaan Umum ProvinsiAPBN Kementerian PUAPBN, APBD ProvinsiKementerian PU & DinasPekerjaan Umum ProvinsiAPBN, APBD ProvinsiNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMRehabilitasi dan optimalisasi Terminal Kelas A:
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (5)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8I STRUKTUR RUANGd. Transportasi LautPerluasan Jaringan Danau, Sungai dan Penyeberangan: Lintas Samarinda – Long Iram.Lintas Long Iram ke arah hulu, yaitu Ujoh Bilang – Long Pahangai – Tiong Ohong –Long Apari.Lintas Muara Wahau – Muara Kaman.Lintas Tanjung Selor ke arah hulu Sungai Kayan dan ke Tarakan.Lintas Tanjung Redeb ke arah hulu Sungai Berau, Sungai Segah, dan Sungai Kelayserta ke Gugus Pulau Derawan.Lintas Malinau ke arah hulu Sungai Sesayap dan Sungai Sembakung serta ke Tarakan.Lintas Tanah Grogot ke arah hulu Sungai KandiloRehabilitasi Pelabuhan Danau dan Sungai: Sungai Kelay meliputi Pelabuhan : Tanjung Redeb, Teluk Bayur (Kab. Berau).Sungai Kayan meliputi Pelabuhan : Tanjung Selor (Kab. Bulungan).Sungai Karangan/Kalinyau meliputi Pelabuhan : Sangkulirang, Muara Ancalong, MuaraWahau (Kab. Kutai Timur).Sungai Mahakam meliputi Pelabuhan : Tiongohang, Long Pahangai, Melak, Long Iram,Muara Pahu (Kab. Kutai Barat), Muara Kaman, Muara Muntai (Kab. Kukar.), Pasir Pagi(Kota Samarinda).Sungai Sesayap meliputi Pelabuhan : Malinau (Kab. Malinau).Sungai Sebuku/Sebakis/Sembakung di Kab. Nunukan.Sungai Kendilo meliputi Pelabuhan : Tanah Grogot (Kab. Paser)Pelabuhan Danau Semayang di Kab. Kutai Kartanegara.Pelabuhan Danau Melintang di Kab. Kutai Kartanegara.Pelabuhan Danau Siran di Kab. Kutai Kartanegara.Pelabuhan Danau Maninjau di Kab. Kutai Kartanegara.Pelabuhan Danau Jempang di Kab. Kutai KartanegaraAlur PelayaranNunukan – Tawau (Sabah)Juata Laut - Tarakan – Tawau (Sabah)Kariangau - Balikpapan – Pare-pare (Provinsi Sulawesi Selatan)Kariangau - Balikpapan – Mamuju (Provinsi Sulawesi Barat)Kariangau - Balikpapan – Taipa (Provinsi Sulawesi Tengah)Juata Laut - Tarakan - Toli-toli (Provinsi Sulawesi Tengah)Juata Laut-Tarakan – Ancam (Kabupaten Bulungan) – Nunukan (Kabupaten Nunukan)Kariangau-Balikpapan – Penajam (Kabupaten Penajam Paser Utara) - Sumber (Kab.Paser)Perluasan Pelayaran penyeberangan lintas dalam Kabupaten / Kota: Talisayan – Tanjung Batu5WAKTU PELAKSANAANPerluasan Pelayaran penyeberangan lintas Provinsi dan antar Negara:Perluasan Pelayaran penyeberangan lintas dalam Provinsi:Kementerian Perhubungan,Dinas Perhubungan Provinsi &PelniAPBN & APBD ProvinsiKementerian Perhubungan,Dinas Perhubungan Provinsi &PelniAPBN, APBD Provinsi &SwastaAPBN, APBD Provinsi &SwastaKementerian Perhubungan,Dinas Perhubungan Provinsi &PelniNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMKementerian PerhubunganProvinsi & PelniAPBD Provinsi & Swasta
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (6)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8I STRUKTUR RUANGPelabuhanPelabuhan Kariangau dan Semayang di Balikpapan, Nunukan, dan Juata Laut diTarakanPalaran di Samarinda, Juata di Tarakan, Tanjung Redeb di Kabupaten Berau, TanjungLaut dan Lhok Tuan di Bontang, Maloy di Kabupaten Kutai Timur, Tunon Taka di PulauNunukan, Sungai Nyamuk di Pulau Sebatik, Pulau Bunyu di Kabupaten Bulungan,Kuala Samboja dan Tanjung Santan di Kabupaten Kutai Kertanegara, Teluk Adang danTanah Grogot dan Pondong di Kabupaten Pasir, dan Kariangau-BalikpapanPelabuhan penyeberangan Tarakan, Karingau, NunukanRehabilitasi & penambahan fasilitas Pelabuhan penyeberangan lintas dalam provinsi: Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur dan Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan.Tanah Grogot (Kab. Paser), Tanjung Sangatta (Kab. Kutai Timur), Tanjung Santan(Kab. Kutai Kartanegara), Tanjung Redeb (Kab. Berau), Nunukan (Kab. Nunukan) danSamarindaAPBD Provinsi & Swasta Dinas Perhubungan Provinsi &PelniRehabilitasi & penambahan fasilitas Pelabuhan penyeberangan lintas dalam kabupaten/kota: Talisayan dan Tanjung Batu di Kabupaten Berau APBD Kabupaten &SwastaDinas PerhubunganKabupaten & PelniPenambahan fasilitas bandara sesuai fungsi bandara:Bandar udara pengumpul skala primer Bandar udara pengumpul skala primer Sepinggan di BalikpapanBandar udara pengumpul skala sekunder Bandar udara pengumpul skala sekunder Temindung dan Samarida Baru di KotaSamarindaBandar udara pengumpul skala tersier Bandar udara pengumpul skala tersier Tarakan di Kota Tarakan, Bandara Kalimarau diTanjung Redeb, Bandara Nunukan di Kota Nunukan, Bandara Bontang di KotaBontang,Pengembangan Bandara Loa Kulu di Kutai Kertanegara, Bandara Sungai Siring diSamarinda, Bandara Melalan di Kabupaten Kutai Barat, Bandara Padang Parapat –Muara Pasir di Kabupaten Pasir menjadi bandar udara pengumpul skala tersierBandar udara pengumpan Kotabangun di Kota Kotabangun (Kab. Kutai Kartanegara),Bandara Yuval Semaring di Longbawan (Kab. Nunukan), Bandara Tanjung Harapan diTanjung Selor, Bandara Long Apung di Long Apung Malinau, Bandara Datah Dawai diDatah Dawai Kabupaten Kutai Barat, Bandara Melak di Melak (Kab. Kutai Barat),Bandara Malinau (Seluwing) di Malinau dan Bandara Paser di Tanah GrogotRencana pengembangan sarana dan prasarana bandara: Pengembangan Bandara Udara Long Apung MalinauPengembangan Bandara Udara Long NawangPengembangan Bandara Udara NunukanPengembangan Bandara Udara Kali Marau, BerauPengembangan Bandara Baru Sungai Siring, SamarindaPengembangan Bandara Udara Sepingan melalui pengembangan gudang terminal danperpanjangan runwayPengembangan Bandara Udara Datah DawaiBandar Udara Bukan Pusat Penyebaran berupa Bandar Udara Perintis Long Nawang di Long Nawang Bandar Udara Bukan Pusat Penyebaran berupa Bandar Udara Perintis Long Nawang diLong NawangAPBN Kementerian Perhubungan5WAKTU PELAKSANAANRehabilitasi & penambahan fasilitas pelabuhan penyeberangan lintas Propinsi dan antar Negara:NOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMAPBN & Swasta Kementerian Perhubungan &PelniAPBN Kementerian PerhubunganAPBN Kementerian Perhubungan
    • VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8I STRUKTUR RUANGRencana Pengembangan Pembangkit listrik Percepatan pembangunan power house PLTU di Samarinda yang berkapasitas 2 x 65MWPerluasan daya PLTD Bontang (4 x 2,4 MW) berikut tambahan hasil adanyapemindahan dari PLTD Balikpapan (2 x 25 MW).Pemenuhan kebutuhan daya untuk Rencana jangka menengah sebesar 1.110 MVPemenuhan kebutuhan daya untuk Rencana jangka panjang sebesar 1.952 MVMemanfaatkan pontesi sumber energi primer yang dapat digunakan sebagai sumberenergi pembangkit tenaga listrik yaitu minyak bumi yang diperkirakan sebesar 768,86MMSTB, gas bumi 21,49 TSCF, batubara 40.195,57 juta ton dan tenaga air 5.916 MWRencana Pengembangan Sistem Prasarana Listrik Melanjutkan pembangunan jaringan transmisi yang menghubungkan sistem Samarindake sistem BalikpapanPembangunan jaringan transmisi tegangan tinggi yang berkapasitas 150 KV dari powerhouse PLTU ke sistem SamarindaPembangunan transmisi yang menghubungkan Kuaro – Karang Joang, Karang Asam(Samarinda) – Samarinda Baru - Bontang – Gardu Induk (GI) Sangatta – GI TanjungRedeb – PLTA KelaiPembangunan transmisi yang menghubungkan PLTA Boh I – PLTA Boh II.Pembangunan transmisi yang menghubungkan GI Tanjung Selor – PLTA Kayan –PLTA Sesayap – PLTA Sebakung, GI Tanjung Selor – PLTA SesayapPengembangan dan optimalisasi Sistem Jaringan Pipa Minyak dan Gas BumiRehabilitasi dan pemeliharaan Jaringan pipa Gas Bumi Nasional: Tanjung Santan SKG – BontangKM 53 – SKG BontangKm 29 – SKGBekapar – SenipahSeipah - HandilHandil – BadakBadak – BontangTanjung Santan – KM 29West Seno – TLP A - AttakaRencana pembangunan jaringan pipa bawah laut (Laut Jawa) – daratan PulauKalimantan yang menghubungkan Pulau Kalimantan di Kalimantan Timur denganPulau Jawa bagian tengah (Semarang) yang melalui Provinsi Kalimantan Selatan.Rencana jaringan pipa ini akan dihubungkan pada jaringan pipa transmisi yang sudahada di Lapangan Gas Kota Samarinda – Terminal Gas di Santan – Pipa TransmisiBontangRencana Wilayah Jaringan Distribusi BalikpapanRencana Wilayah Jaringan Distribusi Samarinda.Rencana Wilayah Jaringan Distribusi TarakanPengembangan dan optimalisasi Sistem Jaringan TelekomunikasiRehabilitasi Jaringan Teresterial Mempercepat peningkatan prasarana telekomunikasi pada kota-kota kecamatan disepanjang Penajam-Tanah Grogot yang diperkirakan akan berkembang sektor-sektorunggulan, khususnya perdagangan dan industri;Memperluas jaringan telekomunikasi kabel listrik [internet] di tiap daerahMelanjutkan upaya peningkatan pelayanan pos dan telekomunikasi pedesaan danangkutan sungaiRencana Pengembangan Jaringan Satelit BTS terpadu di perkotaan PKN & PKWPenambahan BTS wilayah perdesaan dan wilayah pedalamanMeningkatkan peralatan telekomunikasi untuk kota-kota sedang pada tingkat pelayananSLJJ melalui pengadaan Stasiun Bumi Kecil (SBK)5WAKTU PELAKSANAANd. Pengembangan dan optimalisasi Sistem Jaringan Energi/ KelistrikanNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMKementerian ESDM & PLNAPBN & SwastaAPBN & Swasta Kementerian ESDM & PLNKementerian ESDM & PLNAPBN & SwastaSwasta PT. TelkomSwasta Provider SwastaIndikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (7)
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (8)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8I STRUKTUR RUANGJaringan sumber daya air lintas negara dan lintas provinsi dan lintas kabupaten Lintas Negara: Wilayah Sungai (WS) Lintas Negara yaitu Wilayah Sungai (WS)Sesayap yang meliputi Daerah Aliran Sungai (DAS) Sesayap, DAS Sebakung, DASSebakis, DAS Sebuku, DAS Sembaleun, DAS Simenggaris, DAS Noteh, DASSinualan, DAS Itai, DAS Sekatak, DAS Linuang Kayan, DAS Ansam, DAS BelayauLintas Provinsi: Wilayah Sungai (WS.) Strategis Nasional adalah Wilayah Sungai(WS.) Mahakam yang meliputi Daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam, DAS Semboja,DAS Senipah, DAS SemoiProvinsi (lintas kabupaten):Rencana Pengembangan WS Kayan meliputi Rencana Pengembangan Daerah AliranSungai (DAS) Kayan, DAS Bulungan, DAS Bengara, DAS Berasan, DAS Malimpung,DAS Selor, dan DAS Ansam.Rencana Pengembangan WS Berau-Kelai meliputi Rencana Pengembangan DaerahAliran Sungai (DAS) Berau, DAS Kuning, DAS Bakau, DAS Pangkung, DAS Kasal, danDAS Pantai.Rencana Pengembangan WS Karangan meliputi Rencana Pengembangan DaerahAliran Sungai (DAS) Karangan, DAS Sangatta, DAS Bengalon, DAS Marangkayu, danDAS Santan.Rencana Pengembangan WS Kendilo meliputi Rencana Pengembangan Daerah AliranSungai (DAS) Kendilo, DAS Segendang, DAS Janggeru, DAS Kerang dan DAS TunanJaringan air baku untuk kebutuhan air minum Kota besar dan sedang (Balikpapan, Tenggarong, Tarakan) APBD Provinsi Dinas PU ProvinsiKota kecil ukuran IKK (Ibukota Kecamatan) (Sangata, Nunukan, Sangkulirang, MuaraWihau, Penajam, Barong Tongkok, Tanjung – Redeb)APBD KabupatenDinas PU KabupatenPusat-pusat Desa (Long Iram, Long Nawang, Kota Bangun Melak, Malinau, TanjungPalas : sistem perpipaan sederhana); dan (desa-desa lain untuk sistem non perpipaan) APBD Kabupaten Dinas PU KabupatenSistem pengendalian banjir Pengembangan Prasarana Pengendali Banjir di lokasi Kota Samarinda, KotaBalikpapan, Kab. Kutai Kertanegara, Kab. Kutai Barat.APBD Provinsi Dinas PU ProvinsiPengembangan Prasarana pengamanan pantai di lokasi Kota Nunukan, Kota Tarakan,Kab. Kutai Kertanegara, Kab. Penajam Paser Utara.APBD Provinsi Dinas PU ProvinsiPengembangan prasarana pengendali banjir yang diprioritaskan di wilayah Kutai Barat,Kutai Kartanegara, Samarinda, Bontang, Balikpapan, Kutai Timur, Pasir dan Tarakan APBD Provinsi Dinas PU Provinsi5WAKTU PELAKSANAANe. Pengembangan dan optimalisasi Sistem Jaringan Sumber Daya AirNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMDinas PU ProvinsiAPBD ProvinsiKementerian PUAPBN
    • VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8II POLA RUANGKawasan Lindung NasionalKawasan Lindung1. Heart of Borneo (Jantung Kalimantan) Perbatasan Malaysia APBNKementerian Pertahanan danKeamanan, KementerianKehutanan, Kementerian PU,Kementerian PerhubunganSuaka Alam Laut 1. Pulau Sebatik APBN Kementerian KehutananCagar Alam 1. CA. Muara Kaman Sedulang, Kab. Kutai Kertanegara dan Kab. Kutai Timur APBN Kementerian Kehutanan2. CA. Teluk Adang dan CA Teluk Ampar di Kab.Pasir APBN Kementerian Kehutanan3. CA. Padang Luwai di Kab. Kutai Barat APBN Kementerian KehutananTaman Nasional 1. TN. Kayam Mentarang, Kab. Malinau dan Nunukan APBN Kementerian Kehutanan2. TN. Kutai di Kab. Kutai Timur, Kutai Kertanegara dan Kota Bontang APBN Kementerian KehutananTaman Hutan rayaTaman Wisata Alam 1. THR Bukit soeharto di Kab. Kutai Kertanegara dan Kab. Penajam Paser Utara APBN Kementerian Kehutanan1. Laut Berau (P.Sagalaki dan P. Semama) di Kab. Berau APBN Kementerian KehutananKawasan Lindung ProvinsiHutan Lindung1. Kecamatan Nunukan;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten2. Kecamatan Lumbis;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten3. Kecamatan Mentarang;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten4. Kecamatan Kerayan;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten5. Kecamatan Malinau;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten6. Kecamatan Long Pujungan;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten7. Kecamatan Kayan Ilir;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten8. Kecamatan Kayan Ulu;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten9. Kecamatan Long Apari;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten10. Kecamatan Long Pahangai;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten11. Kecamatan Long Bagun;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten12. Kecamatan Kelay;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten13. Kecamatan Tabang;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten14. Kecamatan Muara Ancalong;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten15. Kecamatan Muara Wahau;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten16. Kecamatan Long Iram;APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten17. Kecamatan Kembang JanggutAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten18. Kecamatan Balikpapan BaratAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten19. Kecamatan Balikpapan UtaraAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten5WAKTU PELAKSANAANa. Kawasan LindungNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMIndikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (9)
    • VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8II POLA RUANGKawasan Lindung NasionalHutan Lindung20. Kecamatan Balikpapan Timur APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten21. Kecamatan Balikpapan Tengah APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten22. Kecamatan Long Kali; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten23. Kecamatan Long Ikis; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten24. Kecamatan Batusopang APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten25. Kecamatan Sebatik; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten26. Kecamatan Nunukan; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten27. Kecamatan Segah; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten28. Kecamatan Sembaliung; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten29. Kecamatan Sangkulirang; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten30. Kecamatan Bontang Selatan dan Bontang Utara; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten31. Kecamatan Kuaro; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten32. Kecamatan Pasir Belengkong APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten33. Kecamatan Tana Lia; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten34. Kecamatan Pulau Bunyu; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten35. Kecamatan Talisayan; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten36. Kecamatan Bongan; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten37. Kecamatan Bentian Besar; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten38. Kecamatan Samboja; APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten39. Kecamatan Marangkayu APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan KabupatenCagar Alam1. Long Punjungan di Kabupaten Malinau APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten2. Kerayan di Kabupaten Nunukan APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan KabupatenKonservasi Laut1. Pesisir Laut dan Gugus Kepulauan Derawan di Kabupaten Berau APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten2. Pesisir Laut dan Kepulauan Balabalangan di Kabupaten Pasir APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan KabupatenTaman Hutan Rakyat1. THR. Tanah Merah terdapat di Petangis Kabupaten Pasir APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan KabupatenHutan Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan1. Sebulu, Anggana, Muara Badak, Loa Janan, dan Wana Riset Semboja di KabupatenKutai KartanegaraAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten2. Hutan Pendidikan Simanggaris di Kabupaten Nunukan APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten3. Kebun Raya Samarinda di Kota Samarinda APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten4. Hutan Pendidikan Sungai Wain dan Km 23 di Kota Balikpapan APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas Kehutanan Kabupaten5WAKTU PELAKSANAANa. Kawasan LindungNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMIndikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (10)
    • VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8II POLA RUANGHutan Produksi- Pemanfaatan potensi sumber daya hutan- Rehabilitasi hutan dan lahan- Perencanaan dan pengembangan hutanKawasan budidaya pertanian tanaman pangan- Meningkatkan produksi pertanian padi sebagai komoditi utama untuk memenuhi kebutuhan ProvinsiKalimantan Timur.- Mengembangkan lahan pertanian pada areal yang sesuai bagi pertanian tanaman pangan.- Meningkatkan nilai tambah produk pertanian tanaman pangan melalui pengembangan agroindustri danagribisnis.- Meningkatkan luas lahan pertanian sawah teknis melalui pembangunan prasarana irigasi.- Peningkatan ketahanan pangan- Pembangunan infrastruktur pedesaanKawasan budidaya perkebunan- Meningkatkan produksi perkebunan terutama kelapa sawit, karet, kakao, lada dan kelapa sebagaikomoditi utama.- Mengembangkan lahan perkebunan pada areal yang sesuai bagi perkebunan.- Meningkatkan nilai tambah produk perkebunan melalui pengembangan agroindustri dan agribisnis.- Peningkatan ketahanan pangan- Peningkatan penerapan teknologi perkebunanKawasan budidaya perikanan- Meningkatkan produksi perikanan budidaya dan perikanan tangkap untuk memenuhi kebutuhan ProvinsiKalimantan Timur.- Meningkatkan nilai tambah produk perikanan melalui pengembangan agroindustri dan agribisnis- Pengembangan kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar- Pengembangan perikanan tangkap- Pengendalian pemanfaatan ruangKawasan budidaya peternakan- Meningkatkan produksi peternakan untuk memenuhi kebutuhan Provinsi Kalimantan Timur.- Meningkatkan nilai tambah produk peternakan melalui pengembangan agroindustri dan agribisnis- Pengembangan infrastruktur pedesaan- Peningkatan pemasaran hasil produksi peternakanKawasan industri- Mendorong pengembangan industri pengolahan dan agroindustri untuk meningkatkan nilai tambah sektor-sektor produksi wilayah seperti pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan, dan hasil hutan- Pengembangan industri Migas dan mineral- Pengembangan industri Non migas dan Non MineralKawasan Pertambangan- Pengendalian kegiatan pertambangan ilegal di Provinsi Kalimantan Timur.- Pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan kegiatan pertambangan oleh Pemerintah Pusat, Provinsi,dan Kabupaten/Kota terhadap pihak yang diberi hak untuk melakukan usaha pertambangan.- Reklamasi dan revegetasi hutan dan lahan di kawasan bekas pertambangan.- Pembinaan dan pengawasan bidang pertambangan- Pengendalian pemanfaatn ruang- Pembinaan dan pengawasan bidang pertambanganKawasan Pariwisata- Mendorong pengembangan obyek dan daya tarik wisata unggulan di Provinsi Kalimantan Timur melaluipenetapan zona-zona wisata.1. Koridor Sungai Mahakam hingga ke Hulu,Tanjung Isuy dan Desa Mancong, KersikLuway, Lamin Eheng di Barong Tongkok, Habitat Ikan Pesut dan Berkantan.- Meningkatkan investasi di bidang pariwisata.2. Gugus pulau pulau Derawan di lepas pantai Tanjung redeb, Pulau Derawan, PulauSangalaki, Pulau semama, Pulaua Kakaban dan Pulau Maratua- Menetapkan kawasan cagar budaya dalam RTRW Kabupaten/kota bersangkutan. 3. Taman Nasional Kayan Mentarang di Kabupaten Malinau- Pengembangan pemasaran pariwisata4. Museum Mulawarman, Museum Kayu Tenggarong, Bukit bangkirai di Kab. KutaiKertanegara- Pengembangan Destinasi Pariwisata 5. Desa Budaya Pampang di Samarinda- Pengembangan Kemitraan 6. Wana wisata Karang Joang dan penangkaran buaya di Kota Balikpapan7. Pulau Kumala di Kab.Kutai Kertanegara8. Pusat Taman Batik dan tenun, Kebun Raya dan pusat kerajinan Citra Niaga diSamarinda5WAKTU PELAKSANAANKota Balikpapan, Kota Samarinda, Kota Bontang, Kab. Kutai Kartanegara, Kab. KutaiTimur, Kab. Penajam Paser Utara, Kab. Pasir, Kab. Berau, Kab. Nunukan, dan KotaTarakan.b. Kawasan BudidayaKab. Nunukan, Kab. Bulungan, Kab. Berau, Kab. Kutai Timur, Kab. Kutai Kartanegaradan Kab. Kutai Barat.Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Bulungan, Kab. Berau, Kab. Kutai Kertanegara,Kab. Kutai Barat, Kab. Penajam Paser Utara dan Kab. PasirKota Samarinda, Kota Balikpapan, Kab. Kutai Timur, Kab. Kutai Kertanegara, Kab.Bulungan, Kab. Berau, Kab. Nunukan, Kab. Pasir dan Kab. Penajam Paser UtaraKab. Pasir, Kab. Penajam Paser Utara, Kab. Kutai Kertanegara, Kab. Kutai Timur, Kab.Kutai Barat, Kab. Berau, Kab. Bulungan dan Kab. NunukanKab. Pasir, Kab. Penajam Paser Utara, Kab. Kutai Kartanegara, Kota Balikpapan, KotaBontang, Kab. Berau, Kab. Kutai Timur, Kab. Bulungan, Kab. Nunukan dan KotaTarakan.Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Bulungan, Kab. Berau, Kab. Kutai Timur, Kab. KutaiBarat, Kab. Kutai Kartanegara, Kab. Pasir, Kab. Penajam Paser Utara, KotaBalikpapan, dan Kota Samarinda.NOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Peternakan Provinsi,Dinas PeternakanKabupaten/KotaAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas PerindustrianPerdaganan dan KoperasiProvinsi Kalimantan Timur,Dinas PerindustrianPerdaganan dan KoperasiKabupaten/KotaAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kelautan dan PerikananProvinsi Kalimantan Timur,Dinas Kelautan dan PerikananKabupaten/KotaAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kebudayaan danPeriwisata ProvinsiKalimantan Timur, DinasKebudayaan dan PeriwisataKabupaten/Kota, BadanPerijinan dan PenanamanModal Daerah ProvinsiKalimantan Timur,APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Kehutanan Provinsi,Dinas KehutananKabupaten/KotaAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pertanian Provinsi,Dinas PertanianKabupaten/Kota, DinasPekerjaan UmumKabupaten/Kota,APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Perkebunan Provinsi,Dinas PerkebunanKabupaten/KotaAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Perikanan Provinsi,Dinas PerikananKabupaten/KotaIndikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (11)
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (12)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8II POLA RUANGArahan Pengembangan Infrastruktur PerkotaanPS Air minum kota (sistem perpipaan dan non perpipaan terlindung)TPA (sistem controlled Landfill) + TPS KawasanDrainase Kawasan (Sistem ecodrain)IPAL Kawasan (Sistem terpusat)Kasiba KawasanArahan Pengembangan Infrastruktur PerkotaanPS Air minum regional + PS Air Baku IndustriIPAL Regional + Kawasan industri (sistem Terpusat)TPA Regional + TPS KawasanDrainase Regional + Drainase KawasanIP B3 regional (sistem landfill)Kasiba dan Lisiba kota/kawasanRencana Terpadu Infrastruktur PerkotaanPembangunan PSD RSHPembangunan Rusunawa/PSD RusunawaPengembalian Fungsi Kws Permukiman Metropolitan dan kota besar melalui peremajaanPeningkatan Kinerja TPA SampahPemb. Sistem Drainase Primer Kota Balikpapan dan SamarindaPembangunan PS Air Limbah Terpusat Skala Kawasan & Rehab IPLTPenyusunan Ranperda Bangunan GedungPendampingan Pemeriksaan Keandalan Fisik Bangunan GedungDukungan PSD Kawasan Kumuh dan NelayanDukungan PSD Kawasan Tradisional dan Revitalisasi KawasanPenyusunan RTBLPercontohan dan pendampingan Pembangunan RTHPengembangan SPAM bagi MBR (Kota Samarinda)Pengembangan SPAM bagi MBR (Kota Balikpapan)Pengembangan SPAM bagi MBR (Kota Bontang)Rencana Terpadu Infrastruktur PerkotaanPembangunan PSD RSHPembangunan Rusunawa/PSD RusunawaPengembalian Fungsi Kws Permukiman Metropolitan dan Kota Besar melalui PeremajaanPeningkatan Kinerja TPA SampahPenyusunan Ranperda Bangunan GedungPendampingan Pemeriksaan Keandalan Fisik Bangunan GedungDukungan PSD Kawasan Kumuh dan NelayanDukungan PSD Kawasan Tradisional dan Revitalisasi KawasanPenyusunan RTBLPercontohan dan pendampingan Pembangunan RTHRencana Terpadu Infrastruktur PerkotaanPembangunan PSD RSHPembangunan Rusunawa/PSD RusunawaPengembalian Fungsi Kws Permukiman Metropolitan dan Kota Besar melalui PeremajaanPeningkatan Kinerja TPA SampahDukungan PSD Kawasan Kumuh dan NelayanDukungan PSD Kawasan Tradisional dan Revitalisasi KawasanPercontohan dan pendampingan Pembangunan RTHAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,5WAKTU PELAKSANAANTarakan(PKN)Tanjung Redeb (PKW)APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,Kab. Nunukan, Tanjung Selor, Tanjung Redeb, Tanlumbis, Simanggaris, Long Midang,Malinau, Long NawanKota TarakanKawasan Perkotaan Balikpapan - Tenggarong - Samarinda - Bontang (PKN)c. Kawasan PerkotaanNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAM
    • VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8II POLA RUANGRencana Terpadu Infrastruktur PerkotaanPembangunan PSD RSHPembangunan Rusunawa/PSD RusunawaPengembalian Fungsi Kws Permukiman Metropolitan dan Kota Besar melalui PeremajaanPeningkatan Kinerja TPA SampahDukungan PSD Kawasan Kumuh dan NelayanDukungan PSD Kawasan Tradisional dan Revitalisasi KawasanPercontohan dan pendampingan Pembangunan RTHRencana Terpadu Infrastruktur PerkotaanPembangunan PSD RSHPembangunan Rusunawa/PSD RusunawaPengembalian Fungsi Kws Permukiman Metropolitan dan Kota Besar melalui PeremajaanPeningkatan Kinerja TPA SampahPenyusunan Ranperda Bangunan GedungPendampingan Pemeriksaan Keandalan Fisik Bangunan GedungDukungan PSD Kawasan Kumuh dan NelayanDukungan PSD Kawasan Tradisional dan Revitalisasi KawasanPenyusunan RTBLPercontohan dan pendampingan Pembangunan RTHRencana Terpadu Infrastruktur PerkotaanPembangunan PSD RSHPembangunan Rusunawa/PSD RusunawaPengembalian Fungsi Kws Permukiman Metropolitan dan Kota Besar melalui PeremajaanPeningkatan Kinerja TPA SampahRencana Terpadu Infrastruktur PerkotaanPembangunan PSD RSHPembangunan Rusunawa/PSD RusunawaPengembalian Fungsi Kws Permukiman Metropolitan dan Kota Besar melalui PeremajaanPeningkatan Kinerja TPA SampahRencana Terpadu Infrastruktur PerkotaanPembangunan PSD RSHPembangunan Rusunawa/PSD RusunawaPengembalian Fungsi Kws Permukiman Metropolitan dan Kota Besar melalui PeremajaanRencana Terpadu Infrastruktur PerkotaanPembangunan PSD RSHPembangunan Rusunawa/PSD RusunawaPengembalian Fungsi Kws Permukiman Metropolitan dan Kota Besar melalui PeremajaanPeningkatan Kinerja TPA SampahRencana Terpadu Infrastruktur PerkotaanPembangunan PSD RSHPembangunan Rusunawa/PSD RusunawaPengembalian Fungsi Kws Permukiman Metropolitan dan Kota Besar melalui PeremajaanPeningkatan Kinerja TPA SampahArahan Pengembangan Infrastruktur PerdesaanPengembangan PS Desa AgropolitanPenyediaan PS Permukiman perdesaan di P.Kecil/TerpencilPembangunan SPAM di Ds Rawan air/pesisir/terpencilPeningkatan infrastruktur di desa tertinggalMengembangkan kawasan agropolitan/minapolitan dan Kota Terpadu Mandiri (KTM) 1. Kab. Kutai Timur APBD Kabupaten Dinas Pekerjaan UmumKabupaten/Kota, DinasTenaga Kerja danTransmigrasi Kabupaten KutaiTimur2. Kab. Bulungan APBD Kabupaten Dinas Pekerjaan UmumKabupaten Bulungan3. Kab. Berau APBD Kabupaten Dinas Pekerjaan UmumKabupaten Berau4. Kab. Pasir APBD Kabupaten Dinas Pekerjaan UmumKabupaten Pasir5. Kab. Kutai Kertanegara APBD Kabupaten Dinas Pekerjaan UmumKabupaten Kutai Kartanegara6. Kab. Penajam Paser Utara APBD Kabupaten Dinas Pekerjaan UmumKabupaten Paser PenajamUtara5WAKTU PELAKSANAANSangatta (PKW)APBD Kabupaten Dinas Pekerjaan UmumKabupatenAPBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,Sendawar (PKW) APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,Tanjung Selor (PKW) APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,Nunukan (PKW)Tanah Grogot (PKW)APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,d. Kawasan PerdesaanMalinau (PKW) APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,Tanlumbis (PKW) APBD Provinsi,APBD KabupatenDinas Pekerjaan UmumProvinsi, Dinas PekerjaanUmum Kabupaten/Kota,Kawasan TATAPANBUMA dan sekitar, Kawasan Tanjung redeb dan sekitarnyaPengembangan Infrastrktur Perdesaanc. Kawasan PerkotaanNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMIndikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (13)
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (14)VOLUME(Ha /KM2) Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8III KAWASAN STRATEGIS dan KAWASAN ANDALANA Kawasan Andalan1. Tanjung Redeb dan sekitarnya2. Sasemawa (Sangkulirang, Sangatta, Muara Wahau)dan sekitarnya;3. Tatapanbuma (Tarakan, Tanjung Salas, NunukanPulau Bunyu dan Malinau) dan sekitarnya;4. Bontang-Samarinda - Tenggarong, Balikpapan -Penajam (Bonsamtebajam) dan sekitarnya;5. Kawasan Andalan Laut Bontang - Tarakan dansekitarnyaB Kawasan Strategis Nasional1. Perbatasan Kalimantan Timur - Sarawak – Sabah;2. Jantung Kalimantan Heart Of Borneo3. Kawasan Suaka Alam Laut Pulau Sebatik4. Kawasan Strategis Nasional Perbatasan Laut RI disekitar pulau-pulau kecil terluar Kalimantan Timurmeliputi Pulau Sebatik, Gosong Makasar, PulauMaratua, dan Pulau Sambit;5. Kawasan Pengembangan Ekonomi TerpaduSamarinda – Sanga sanga – Muara Jawa – Balikpapan(KAPET SASAMBA);5WAKTU PELAKSANAANNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMAPBN, APBD Provinsi,APBD Kab/KotaKementerian PU,Bappeda Provinsi,Dinas PekerjaanUmum Provinsi,Dinas PekerjaanUmum Kab/KotaAPBN, APBD Provinsi,APBD Kab/KotaKementerian PU,Bappeda Provinsi,Dinas PekerjaanUmum Provinsi,Dinas PekerjaanUmum Kab/KotaINSTANSIPELAKSANA
    • VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8III KAWASAN STRATEGISa. Kawasan yang memiliki nilai strategis dari sudut kepentingan ekonomi yang berpengaruh terhadappertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan TimurPerencanaan dan Pengembangan zonasi di kawasan perdagangan/pelabuhan bebas berupa zonapengembangan pelabuhan utama, zona pengembangan logistik dan perdagangan, zona industri pengolahanPerencanaan dan pengembangan zonasi di kawasan koridor metropolitan, berupa zona pusat pertumbuhan,zona penyangga, dan zona wilayah pelayanan.Perencanaan dan pengembangan zonasi di kawasan agropolitan berupa zona pusat produksi, zona pusatindustri pengolahan, zona pusat koleksi dan distribusi.Perencanaan dan pengembangan zonasi kawasan ekonomi khusus berupa zona inti produksi, zona koleksi,zona outlet, zona pelayanan, zona penyangga, zona terpengaruh.Perencanaan dan pengembangan zonasi kawasan kerjasama regional.Peningkatan komoditas unggulan, sarana dan prasarana pendukung proses produksi;Pengembangan penelitian (research and development) untuk menghasilkan komoditas unggulan terutama dibidang pertanian.Pembangunan fasiltas dan infrastruktur berupa bangunan ataupun jaringan utama dan pendukung di setiapkawasan kepentingan ekonomi yang mendukung proses produksiPeningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) baik sebagai tenaga ahli maupun tenagapendukung;Pengembangan program pelatihan dan pendidikan berbasis kompetensiPeningkatan relevansi dan kualitas lembaga pelatihan kerja, serta peningkatan profesionalisme tenagakepelatihan dan instruktur pelatihan kerjaFasilitasi peningkatan sarana dan prasarana lembaga latihan kerjaPengembangan kemitraan lembaga pendidikan dan lembaga perindustrianPengembangan lomba karya ilmiah dan penerapan iptek.Pengembangan beasiswa pendidikanPengembangan kerja sama dengan lembaga perguruan tinggiDukungan kebijakan melalui pemberian instrumen insentive berupa keringanan pajak, tax holiday, dll;Pengembangan paket-paket kebijakan deregulasiPenyempurnaan peraturan di bidang investasi yang non-diskriminatif, dan mampu menekan ekonomi biayatinggiPenyederhanaan mekanisme dukungan kepada petani dan nelayan, dan aktor-aktor ekonomi lainnya sertapengurangan hambatan usaha pertanian, dan sektor lainnya.Penyederhanaan prosedur pelayanan penanaman modal dengan mengembangkan pelayanan perijinan satupintu atau satu atap, melalui pengembangan “kantor pelayanan terpadu” yang memberikan one stopservices , termasuk menempatkan perwakilan seluruh badan/instansi Pusat terkait pada “kantor pelayananterpadu”, dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya manusia lokalPemantapan mekanisme insentifMenjalin kerjasama dengan pihak investor, terkait pemberian kredit/modal usaha; danMelakukan berbagai kunjungan kerja/visiting untuk membangun jaringanMemantapkan mekanisme investasi yang saling menguntungkanFasilitasi terwujudnya kerja sama strategis antara usaha besar dengan usaha mikro, kecil dan menengah(UMKM), terutama investasi di bidang pertanianPromosi investasi yang terkoordinasi, baik di dalam dan di luar negeri, dan revitalisasi kinerja kelembagaaanpromosi eksporFasilitasi peningkatan koordinasi dan kerja sama di bidang investasi dengan instansi pemerintah dan duniausaha, baik di dalam maupun luar negeriPengembangan bisnis di bidang pelabuhan melalui kerja sama pihak swasta, out-sourcing maupun publicprivate partnership, pada lokasi pelabuhan potensialPemantauan dan evaluasi, serta pengawasan pelaksanaan investasi, baik asing maupun domestikPeningkatan volume, kualitas, dan jangkauan eksportMelanjutkan deregulasi dan debirokratisasi melalui penyederhanaan prosedur ekspor dan impor ke arahpenyelenggaraan konsep single document, dan secara bertahap mengarah pada paperless yangmendayagunakan dokumen elektronik.Penyederhanaan prosedur pelayanan ekspor-impor dengan mengembangkan pelayanan perijinan satu pintuatau satu atap, melalui pengembangan “kantor pelayanan terpadu” yang memberikan one stop services,termasuk menempatkan seluruh perwakilan badan/instansi Pusat terkait pada “kantor pelayanan terpadu”dengan mengutamakan sumber daya manusia lokal.Meningkatkan volume dan kualitas eksport.Peningkatan kualitas pelayanan kepada para eksportir dan calon eksportir, terutama usaha kecil danmenengah melalui pendekatan support at company level.Fasilitasi peningkatan mutu produk komoditas pertanian, perikanan dan industri yang berpotensi eksporPerkuatan kapasitas laboratorium penguji produk ekspor-imporMeningkatkan volume dan jangkauan eksportPengembangan strategi pemantapan ekspor untuk meningkatkan kinerja ekspor Kalimantan Timur, termasukpemanfaatan preferensi dengan mitra dagang.Harmonisasi kebijakan ekspor antar-instansi terkait dan dunia usaha.Peningkatan dan perkuatan kapasitas kelembagaan promosi daerah sesuai kebutuhan eksportir secaraberkelanjutan.1. Kawasan Industri dan Pelabuhan Maloy2. Kawasan Agropolitan Regional (Klaster Industri Pertanian dan Migas)5WAKTU PELAKSANAANAPBD Provinsi,APBD Kabupaten, SWASTADinas. PU, Bappeda Provinsidan Kab/Kota, Dinas PU CiptaKarya Provinsi dan Kab/Kota,Dinas Bina Marga Provinsi danKab/Kota, Dinas Perindag Provdan Kab/Kota, Bapepam.NOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAMIndikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (15)
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (16)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8III KAWASAN STRATEGISb.Penelusuran potensi kawasan atau sub sektor strategis yang dapat dikembangkan di kawasan tertinggal;Pengembangan potensi-potensi ekonomi lokal seperti kerajinan rakyat, kebudayaan rakyat, pertanian rakyatdll.Penyediaan infrastruktur strategis sebagai pemacu pertumbuhan wilayah;Pengembangan aksesibilitas atau pembukaan isolasi daerah tertinggal dengan pembukaan pelabuhan,fasilitas penyeberangan, jaringan darat, dll.Pengembangan pelayanan utilitas dasar dengan subsidi dan insentif dari pemerintahPeningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) baik sebagai tenaga ahli maupun tenaga pendukung; danPengembangan program pelatihan dan pendidianPengembangan beasiswa pendidikan bagi masyarakat miskin di daerah tertinggal dengan sistem jemput bolaDukungan kebijakan melalui pemberian instrumen insentif berupa keringanan pajak, dan peningkatanprogram-program pembangunan strategisPengembangan paket-paket deregulasi dan subsidi untuk memicu investasi di daerah tertinggalc.Mengoptimalkan pengembangan kawasan melalui peningkatan nilai ekonomis kawasan, antara lainpemanfaatan sebagai aset wisata, penelitian dan pendidikan;Penataan kawasan dengan optimasi nilai pengalaman budaya dan penonjolan nilai sejarahPelestarian dan aktualisasi adat budaya daerahPelestarian fisik dan kandungan bahan pustaka termasuk naskah kunoPengelolaan dan pengembangan pelestarian peninggalan sejarah purbakala, museum dan peninggalanbawah air;Pendukungan pengelolaan museum dan taman budaya di daerah;Promosi parisiwataFasilitasi penyelenggaraan festifal budaya daerah;Fasilitasi pengembangan kemitraan dengan LSM dan perusahaan swasta;Pengembangan lembaga penelitian Pengembangan sistem informasi penelitian, pengembangan, dankepariwisataanPengelolaan karya cetak dan karya rekam.Membangun kemitraan pengelolaan kebudayaan antar daerah.Mengendalikan perkembangan lahan terbangun di sekitar kawasan;Penyusunan zoning regulation kawasanMembina masyarakat sekitar untuk ikut berperan dalam menjaga peninggalan sejarah;Sosialisasi dan pelembagaan masyarakat lokal sebagai bagian dari penjaga kawasanMeningkatkan kegiatan festival wisata atau gelar seni budaya;Festival wisata dan Pergelaran seni budayaMelestarikan dan mempromosikan tradisi/kearifan masyarakat lokal (local indigenous) ; danPengembangan tradisi dan kearifan lokal yang dikemas secara unik dan berniai wisataKawasan strategis dari sudut kepentingan sosial dan budaya di dalam wilayah Provinsi Kalimantan TimurKawasan yang dapat mempercepat pertumbuhan kawasan tertinggal di dalam wilayah Provinsi Kalimantan TimurDinas. PU, Bappeda Provinsidan Kab/Kota, Dinas PU CiptaKarya Provinsi dan Kab/Kota,Dinas Bina Marga Provinsi danKab/Kota, Dinas PerindagProv dan Kab/Kota, DinasKebudayaan dan PariwisataProvinsi dan Kab/KotaDinas. PU, BappedaProvinsidan Kab/Kota, Dinas PU CiptaKarya Provinsi dan Kab/Kota,Dinas Bina Marga Provinsi danKab/Kota, Dinas Perindag Provdan Kab/Kota, DinasKebudayaan dan PariwisataProvinsi dan Kab/KotaAPBD Provinsi,APBD Kabupaten,SWASTAAPBD Provinsi,APBD Kabupaten,SWASTA1. Koridor Sungai Mahakam hingga ke hulu : Tanjung Isuy dan Desa Mancong; KersikLuway; lamin Eheng di Barong Tongkok.2. Museum Mulawarman; museum kayu Tenggarong; dan Bukit Bangkirai di Kabupatenkutai Kertanegara.3. Desa budaya Pampang di Samarinda1. Kawasan tertinggal Pedalaman2. Kawasan tertinggal Perbatasan3. Kawasan tertinggal Pesisir5WAKTU PELAKSANAANNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAM
    • Indikasi Program Pengembangan Struktur Ruang Provinsi Kalimantan Timur (17)VOLUME INSTANSI(Ha /KM2) PELAKSANA Tahun - 1 Tahun - 2 Tahun - 3 Tahun - 4 Tahun - 5 5 Tahun - 2 5 Tahun - 3 5 Tahun - 41 2 3 4 6 7 8III KAWASAN STRATEGISd.Membatasi dan mencegah pemanfaatan ruang yang berpotensi mengurangi fungsi perlindungan kawasan;Pengembangan perencananaan peraturan zonasi kawasanPengembangan daya dukung dan daya tampung lingkunganMelarang alih fungsi pada kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan lindung;Pengembangan mekanisme pengawasan dan pemberian sanksi bagi pelanggaran pemanfaatan ruangmenurut fungsinyaMembatasi pengembangan prasarana dan sarana di dalam dan di sekitar kawasan yang ditetapkan untukfungsi lindung yang dapat memicu perkembangan kegiatan budi daya;Pengembangan mekanisme disinsentif untuk membatasi aktivitas budidaya; yaitu melalui regulasipengendalian pencemaran lingkungan yang berasal dari industri dan pertambangan; serta mengintegrasikanbiaya lingkungan ke dalam biaya produksi dan penerapan pajak progresif.Membatasi pembangunan infrastruktur transportasi di kawasan fungsi lindung utamaMelarang kegiatan yang dapat mengganggu bentang alam dan menghilangkan atau merusak fungsi lindungkawasanPengembangan sarana dan prasarana maksimum 10% dari zona pemanfaatanMeningkatkan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat setempat dalam memelihara ekosistem pesisir;Pengembangan forum kerja sama dan/atau kemitraan serta koordinasi kelembagaan pengelolaan SDAPengembangan sarana sosialisasi publikPengembangan sistem monitoring dan pelaporanMengembalikan kegiatan yang mendorong pengembangan fungsi lindung;Mengembangkan aktivitas penghijauan dan reboisasiMengembangkan sosialisasi penanaman mangrove, kegiatan satu pohon satu jiwa, dllPengembangan teknologi yang berwawasan lingkungan, termasuk teknologi tradisional dalam pengelolaansumber daya alam, pengelolaan limbah, dan teknologi industri yang ramah lingkunganPerlindungan sumber daya alam dari pemanfaatan yang eksploitatif dan tidak terkendali, terutama di kawasankonservasi, termasuk kawasan konservasi laut dan lahan basah, serta kawasan lain yang rentan terhadapkerusakanMeningkatkan keanekaragaman hayati kawasan lindung;Pengembangan pelestarian flora, fauna, dan ekosistem unik kawasanPengelolaan dan perlindungan keanekaragaman hayati dari ancaman kepunahan, baik yang ada di daratan,maupun di pesisir dan lautPembatasan kegiatan yang dapat mengganggu fungsi plasma/genetikPengembangan kegiatan penelitian untuk keanekaragaman hayatiKawasan yang memiliki nilai strategis dari sudut kepentingan fungsi dan daya dukung lingkungan hidup di dalam wilayah Provinsi Kalimantan TimurDinas. PU, Bappeprop Provinsidan Kab/Kota, Dinas PU CiptaKarya Provinsi dan Kab/Kota,Dinas Bina Marga Provinsi danKab/Kota, Dinas Perindag Provdan Kab/Kota, DinasKebudayaan dan PariwisataProvinsi dan Kab/Kota, DinasKehutanan Prov dan Kab/Kota,Dinas Kelautan danPerikananProv dan Kab/Kota,APBD Provinsi,APBD Kabupaten,SWASTA1. Kawasan Delta Mahakam2. Kawasan Danau Semayang, Danau Jempang, Danau Maninjau, Danau Melintang,Danau Siran dan sekitarnya.3. Kawasan Teluk Balikpapan(Sepaku-Penajam-Balikpapan)4. Kawasan Pesisir dan Laut Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau5WAKTU PELAKSANAANNOSUMBER PENDANAAN(APBN/APBD)LOKASIUSULAN PROGRAM
    • arahanPENGENDALIANPEMANFAATAN RUANGrencana tata ruang wilayahPROVINSI KALIMANTAN TIMUR
    • PENYELENGGARAANPENATAAN RUANGPENGATURAN PEMBINAAN PELAKSANAAN PENGAWASANPERENCANAAN PEMANFAATAN PENGENDALIANPERATURAN ZONASIPERIZINANINSENTIF & DISINSENTIFPENGENAAN SANKSIARAHAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG
    • 5.1arahan umumZonasi Pemanfaatan RuangLB-1 : Kawasan Hutan LindungLB-3 : Kawasan Resapan AirLA : Kawasan Suaka Alam/ TamanNasionalLS : Sempadan Sungai-KawasanSempadan WadukBT-1 : Pertanian Lahan BasahBT-2 : Pertanian Lahan Kering - LadangBT-3 : Pertanian Lahan Kering-TanamanTahunanKHP : Kawasan Hutan ProduksiBP : Kawasan Permukimanpedesaan/permukiman perkotaan
    • 5.1arahan umumZonasi Pemanfaatan RuangNoKategori Penggunaan(Fungsi Kegiatan)Rencana Pola RuangKawasan Lindung Kawasan BudidayaLB-1 LB-3 LA LS BT-1 BT-2 BT-3 BH BP1 Permukiman PerkotaanPerumahan X X X X X X X X IIndustri X X X X X X X X T*/B*Perdagangan dan Jasa X X X X X X X X IBangunan Umum – Fasos Fasum X X X X X X X X I2 Permukiman Perdesaan T** T** T** T*/B* T* T* T* T* I3 PertanianSawah X X X X I I I B** B**Ladang/Tegalan X T* X T* T* I I T* B**Perkebunan X T* X T* T* I I T* XPeternakan X T* X X B* T* T* B** X4 HutanHutan Produksi X X T* T* T* T* T* T* XHutan Lindung I I I I X X X T* T*5 Pariwisata B* B* B* B* B** B** B** B** B**6 Pertambangan X X X X B* B* B* B* X7 Prasarana Utama WilayahIPAL X X X B* B** B** B** B** B**TPA X X X X B* B* B** B** T*/ B**I Penggunaan lahan atau kategori penggunaan lahan diizinkansesuai dengan rencana pemanfaatan ruang kawasanutamanyaT* Penggunaan lahan dizinkan secara Terbatas atau dibatasi.Pembatasan dapat berupa standar pembangunan minimum,pembatasan kegiatan, atau peraturan tambahan lainnya.dengan keterbatasan baik dari sisi jumlah, luasan, maupunkualitasT** Penggunaan lahan dizinkan secara Terbatas atau dibatasi.Pembatasan dapat berupa standar pembangunan minimum,pembatasan kegiatan, atau peraturan tambahan lainnya.dengan keterbatasan baik dari sisi jumlah, luasan, maupunkualitas. Penggunaan lahan hanya dapat diizinkan karenasifat dan ketentuan yang ditetapkan atas kearifan lokal,seperti kawasan diatas tanah adat.B* kegiatan yang memerlukan AMDAL dengan atau tanpa IPALB** kegiatan yang memerlukan UKL-UPL dengan atau tanpaIPAL; kegiatan ini juga akan menjadi memerlukan AMDALjika luasan penggunaan areal:a. Urban:- Metropolitan, luas > 5 ha- Kota besar, luas > 10 ha- Kota sedang, luas > 15 ha- Kota kecil, luas > 20 hab.Rural/pedesaan, luas > 30 haX Penggunaan lahan atau kategori penggunaan lahan tidakdiizinkan.Ketentuan :
    • INSENTIF & DISINSENTIFBENTUK UMUM INSENSTIF/DISINSENTIFFISKALNONFISKALPAJAK/RETRIBUSIANGGARAN/SUBSIDIURUN SAHAM/PINJAMANKOMPENSASI/IMBALANPENYEDIAANINFRASTRUKTURTERKAIT PERIZINANPROMOSI/FASILITASIPERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN SEKTOR TERKAITKETENTUAN UMUMPERATURAN ZONASIJENIS INSENTIF/DISINSENTIF• pengurangan, keringanan &pembebasaran pajak• pengurangan, keringanan &pembebasaran retribusidaerah• Pemberian dana stimulan• Pemberian bantuan modal• Pemberian beasiswa• Pemberian ganti rugitanah/bangunan• Penyedian informasi danfasilitasi komunikasi• Penyediaan kelengkapanprasarana dan sarana usaha• Percepatan pemberian izindan pemberian keringananpersyaratan• Penyediaan lahan• Pemberian bantuan teknis• Pemberian Award• Pengenaan pajak yang lebihtinggi/ progresif• Penghentian/tidak memberikanbantuan stimulan/bantuanmodal• Persyaratan yang lebih tinggi• Pembatasan/tidak membangunprasarana/ sarana permukiman• Tidak memberikan subsidi danatau pemotongan anggarandaerah• Membatalkan penghargaan• Publikasi tingkat pencapaianyang rendah (pemerintah/perusahaan) pada bidangtertentu• Tidak mengeluarkan IMB padabangunan yang berada padakawasan lindung/ rawanbencana (tingkat 1)JENIS INSENTIF JENIS DISINSENTIF
    • 5.2arahan umumInsentif dan DisinsentifPemanfaatan RuangNo Kegiatan Intensif Disisentif1 Pemanfaatan SesuaiRTRW Kemudahan perizinan Pemberian pajak yang ringan Subsidi pembangunaninfrastruktur-2 Pemanfaatan Ruang diKawasan non produktif Kemudahan perizinan Pemberian pajak yang ringan Subsidi pembangunaninfrastruktur-3 Kegiatan yang menyeraptenaga kerja Kemudahan perizinan Pemberian pajak yang ringan4 Pemanfaatan TidakSesuai RTRW-  Penolakan ataumempersulit perizinan Pengenaan pajak yangtinggi Kewajiban menyusunAMDAL dan Normalisasikawasan yang rusak akibatkegiatan yang dilakukan5 Kegiatan di Pusat Kotaatau KawasanKepadatan Tinggi-  Pengenaan pajak yangtinggi Kewajiban memberi subsidipembangunan infrastruktur
    • terima kasih