DEVELOPING THE RESEARCH STUDY A. Tri Susiati Rika Evilyn
Merencanakan Penelitian Mulai dari mana?? Mulai dengan pertanyaan tentang sesuatu yang menarik
Masalah dapat muncul karena <ul><ul><li>Ada tantangan, kesangsian atau kebingungan terhadap suatu fenomena </li></ul></ul>...
Subjek Penelitian Kepustakawanan <ul><li>Bahan langka </li></ul><ul><li>Bahan non-cetak </li></ul><ul><li>Bahan pustaka da...
Kesulitan membuat masalah penelitian: <ul><li>Tidak semua masalah di lapangan dapat diuji secara empiris </li></ul><ul><li...
Identifikasi Masalah <ul><li>Karakter masalah untuk penelitian dasar </li></ul><ul><li>Pernyataan Masalah </li></ul><ul><l...
Peran Teori dalam Design Penelitian <ul><li>Menjelaskan fenomena-fenomena </li></ul><ul><li>Pedoman untuk menemukan fakta ...
Perbedaan  Pengertian Teori  dalam Penelitian  Kuantitatif  dan  kualitatif Kuantitatif <ul><li>Deduktif </li></ul><ul><li...
Menyusun Hipotesis <ul><li>Definisi hipotesis </li></ul><ul><li>Sumber hipotesis </li></ul><ul><li>Mengembangkan hipotesis...
Variabel <ul><li>Variabel independen </li></ul><ul><li>Variabel dependen </li></ul><ul><li>Variabel intervening </li></ul>...
Konsep <ul><li>Definisi: sebuah abstrak dari kejadian yang telah diobservasi atau sebuah tulisan yang disajikan kembali da...
Pengujian Hipotesa <ul><li>Pengertian kebenaran dari suatu hipotesis akan tercapai apabilai semua kemungkinan konsekuensi ...
Langkah Pengujian Hipotesa <ul><li>Peneliti mengembangkan  konsekuensi logis dan kriteria  yang secara operasional dapat m...
Validitas dan Reliabilitas <ul><li>Dalam melakukan, sebuah penelitian, diperlukan kepedulian dengan validitas dan reliabil...
Validitas dalam Pengukuran <ul><li>Pengukuran validitas  mengukur instrumen dan menunjukkan bagaimana ukuran yang valid. I...
Validitas yang logis <ul><li>Validitas logis adalah  type yang umumnya berlaku didasarkan pada penilaian ahli.  </li></ul>...
Ringkasan <ul><li>proyek penelitian : dasar  dari metode penelitian ilmiah yang terdiri dari tahap-tahap tertentu </li></u...
Ringkasan <ul><li>Keberhasilan suatu proyek penelitian juga harus memperhatikan biaya penelitian </li></ul><ul><li>Ishak &...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

developing research study

1,773
-1

Published on

Slide ini membantu peneliti awal untuk memilih antara kualitatif dan kuantitatif.

Published in: Education, Technology, Business
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,773
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
96
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

developing research study

  1. 1. DEVELOPING THE RESEARCH STUDY A. Tri Susiati Rika Evilyn
  2. 2. Merencanakan Penelitian Mulai dari mana?? Mulai dengan pertanyaan tentang sesuatu yang menarik
  3. 3. Masalah dapat muncul karena <ul><ul><li>Ada tantangan, kesangsian atau kebingungan terhadap suatu fenomena </li></ul></ul><ul><ul><li>Kemenduaan arti, adanya gap antara das sein dan das sollen </li></ul></ul><ul><ul><li>Harus menarik peneliti untuk mencari solusinya </li></ul></ul><ul><ul><li>Adanya akses pada hal tertentu: sumber dana, sumber data </li></ul></ul>
  4. 4. Subjek Penelitian Kepustakawanan <ul><li>Bahan langka </li></ul><ul><li>Bahan non-cetak </li></ul><ul><li>Bahan pustaka dan perpustakaan </li></ul><ul><li>Bangunan perpustakaan </li></ul><ul><li>Bentuk-bentuk mikro </li></ul><ul><li>Eksibisi pustaka </li></ul><ul><li>Furniture </li></ul><ul><li>Jasa peminjaman </li></ul><ul><li>Kearsipan </li></ul><ul><li>Kepustakawanan dunia </li></ul><ul><li>Manajemen, pendanaan, keuangan </li></ul><ul><li>Mobil perpustakaan </li></ul><ul><li>Museum </li></ul><ul><li>Organisasi perpustakaan </li></ul><ul><li>Pemindahan buku </li></ul><ul><li>Pengguna </li></ul><ul><li>Penggunaan perpustakaan dan penggunanya </li></ul><ul><li>Promosi </li></ul><ul><li>Staff perpustakaan </li></ul>
  5. 5. Kesulitan membuat masalah penelitian: <ul><li>Tidak semua masalah di lapangan dapat diuji secara empiris </li></ul><ul><li>Seringkali peneliti dihadapkan pada banyak masalah, tetapi tidak dapat memilih mana yang menjadi fokus penelitiannya </li></ul><ul><li>Adakalanya masalah cukup menarik. Tetapi data yang dibutuhkan sulit diperoleh </li></ul><ul><li>Kurangnya sumber dalam memunculkan masalah: kurang teori, kurangnya pengamatan data empiris. </li></ul><ul><li>Seringkali merumuskan masalah tidak ada nilai penelitian, tidak mempunyai nilai keaslian, tidak menunjukkan hubungan antar fenomena. </li></ul>
  6. 6. Identifikasi Masalah <ul><li>Karakter masalah untuk penelitian dasar </li></ul><ul><li>Pernyataan Masalah </li></ul><ul><li>Mengidentifikas Sub-masalah </li></ul>
  7. 7. Peran Teori dalam Design Penelitian <ul><li>Menjelaskan fenomena-fenomena </li></ul><ul><li>Pedoman untuk menemukan fakta </li></ul><ul><li>Membuat penelitian lebih ekonomis </li></ul>
  8. 8. Perbedaan Pengertian Teori dalam Penelitian Kuantitatif dan kualitatif Kuantitatif <ul><li>Deduktif </li></ul><ul><li>Dimulai dari konsep </li></ul><ul><li>Verifikasi dilakukan setelah teori dibangun </li></ul><ul><li>Konsep sudah ada sebelum penelitian dilakukan </li></ul><ul><li>Pada umumnya menghasilkan generalisasi </li></ul>Kualitatif <ul><li>Induktif </li></ul><ul><li>Dimulai dari realitas </li></ul><ul><li>Pengumpulan data dan verifikasi dilakukan </li></ul><ul><li>Konsep dibangun selama penelitian </li></ul><ul><li>Tidak selalu menghasilkan generalisasi ttp generalisasi analitis/generalisasi berdasarkan contoh kasus </li></ul>
  9. 9. Menyusun Hipotesis <ul><li>Definisi hipotesis </li></ul><ul><li>Sumber hipotesis </li></ul><ul><li>Mengembangkan hipotesis </li></ul><ul><li>Variabel-variabel </li></ul>
  10. 10. Variabel <ul><li>Variabel independen </li></ul><ul><li>Variabel dependen </li></ul><ul><li>Variabel intervening </li></ul><ul><li>Variabel antecedent </li></ul><ul><li>Variabel extraneous </li></ul><ul><li>Variabel komponen </li></ul><ul><li>Variabel Moderating/Conditioning </li></ul>
  11. 11. Konsep <ul><li>Definisi: sebuah abstrak dari kejadian yang telah diobservasi atau sebuah tulisan yang disajikan kembali dari sebuah fakta. Maksudnya adalah mempermudah berfikir dengan menggolongkan suatu angka dari sejumlah peristiwa yang umum (Selltiz et al, 1959, p.41). </li></ul><ul><li>Konsep dapat dijabarkan dan ditingkatkan menjadi lebih nyata yang disebut sebagai fenomena </li></ul><ul><li>Secara konsepsual fenomena di perpustakaan : peneliti mengandalkan definisi yang sudah mapan sebagai refleksi untuk menjaga konsistensi yang menunjukkan pemikiran dan usaha untuk menghubungkan kepada pengetahuan dengan mempergunakan konsep dan konstruksi yang sama </li></ul><ul><li>Sebagian besar konsep tidak bisa langsung diteliti tetapi harus di pecah kedalam fenomena yang lebih konkrit yang dapat diukur </li></ul><ul><li>Peneliti menentukan dengan tepat kegiatan yang akan diukur </li></ul>
  12. 12. Pengujian Hipotesa <ul><li>Pengertian kebenaran dari suatu hipotesis akan tercapai apabilai semua kemungkinan konsekuensi logis telah diuji dan peneliti melakukan dukungan terhadap hipotesanya </li></ul><ul><li>Dalam pengujian validitas hipotesis, peneliti biasanya menggunakan metode yang deduktif ,suatu kerangka teoretis merumuskan hipotesis secara logis menyimpulkan hasil dari uji hipotesis </li></ul>
  13. 13. Langkah Pengujian Hipotesa <ul><li>Peneliti mengembangkan konsekuensi logis dan kriteria yang secara operasional dapat membantu untuk menolak atau mendukung hipotesis. </li></ul><ul><li>Contoh : Mengenai penggunaan perpustakaan, dapat digunakan bukti penggunaan,seperti jumlah kunjungan ke perpustakaan ,jumlah buku yang dipinjam dll </li></ul><ul><li>Mengumpulkan dan menganalisis data yang relevan yang menggunakan satu atau lebih kriteria dalam mengevaluasi bukti-bukti yang telah dikumpulkan </li></ul><ul><li>Contoh: : menentukan jenis kunjungan perpustakaan , tujuan mereka, durasi kunjungan, dll </li></ul>
  14. 14. Validitas dan Reliabilitas <ul><li>Dalam melakukan, sebuah penelitian, diperlukan kepedulian dengan validitas dan reliabilitas. </li></ul><ul><li>Jenis vadilitas yang berhubungan dengan desain penelitian. </li></ul><ul><li>validitas internal : desain penelitian secara internal sah apabila secara akurat mengidentifikasi hubungan kausal. Validitas internal penting digunakan untuk rancangan penelitian eksperimental </li></ul><ul><li>Validitas eksternal : temuan secara umum harus benar untuk berbagai macam keadaan atau kondisi ( serupa dengan konsep kehandalan) </li></ul>
  15. 15. Validitas dalam Pengukuran <ul><li>Pengukuran validitas mengukur instrumen dan menunjukkan bagaimana ukuran yang valid. Instrumen pengumpulan data mungkin tinggi dalam reliabilitas dan rendah dalam validitas rendah atau sebaliknya </li></ul><ul><li>Idealnya pengukuran harus menghasilkan validitas dan reliabilitas yang tinggi </li></ul><ul><li>Untuk beberapa tes standar, seperti tes IQ dan kepribadian, skor validitas dan reliabilitas telah dihitung berdasarkan aplikasi dan validasi selama studi dan tersedia dalam literatur, tetapi untuk banyak tes atau instrumen dan jelas untuk yang baru dikembangkan, skor tidak tersedia . Reliabilitas skor dapat dihitung dengan menghubungkan skor untuk tes ulang. </li></ul>
  16. 16. Validitas yang logis <ul><li>Validitas logis adalah type yang umumnya berlaku didasarkan pada penilaian ahli. </li></ul><ul><li>Contoh: mengukur pemahaman mahasiswa tentang bagaimana catatan yang diatur dalam katalog perpustakaan. Sebuah tes pada kemampuan perpustakaan tidak boleh dibatasi untuk mengukur kemampuan pengguna perpustakaan untuk memeriksa buku-buku. Ini harus mencakup penggunaan katalog, indeks berkala , strategi pencarian, dll </li></ul>
  17. 17. Ringkasan <ul><li>proyek penelitian : dasar dari metode penelitian ilmiah yang terdiri dari tahap-tahap tertentu </li></ul><ul><li>Bab ini mempertimbangkan empat perumusan tesis dari sebuah hipotesis; dan pengukuran yang terkait dengan validitas, reliabilitas/keandalan dan level/tingkat. dan sampai batas tertentu tahap kelima – yaitu metodologi </li></ul>
  18. 18. Ringkasan <ul><li>Keberhasilan suatu proyek penelitian juga harus memperhatikan biaya penelitian </li></ul><ul><li>Ishak & michael menyatakan bahwa dalam penelitian, jawaban sebuah pertanyaan dinyatakan baik apabila mencapai setengahnya. (validitas dan reliabilitas diatas 0,5) </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×