Asam Basa (Kimia Kelas XI)

  • 686 views
Uploaded on

Kimia :D

Kimia :D

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
686
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
27
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Identifikasi Asam Basa
  • 2. Disusun oleh: Daning Wiranty Nurul Wulan Suci R.Rr Amirah J Rizwan Fajar L
  • 3. Identifikasi Asam dan Basa Asam Kata asam berasal dari bahasa latin “acidum” atau “acid” dalam bahasa inggris. Asam merupakan larutan elektrolit yang dalam air terurai menghasilkan ion positif dan ion negatif. Asam merupakan zat yang biasa ditemukan di lingkungan sekitar kita dalam kehidupan sehari-hari, baik pada buahbuahan, dalam zat kimia di rumah, di industri bahkan dalam tubuh kita sendiri terdapat asam.
  • 4. asam Sifat-sifat asam antara lain : • Semua asam berasa masam • Asam bersifat korosif • Asam mengubah kertas lakmus biru menjadi merah • Asam bersifat elektrolit • Di dalam air menghasilkan ion Hidrogen ( H+)
  • 5. asam Contoh asam antara lain : • Asam sitrat di dalam buah jeruk • Asam asetat dalam larutan cuka • Asam askorbat (vitamin C) dalam tomat, nanas, jeruk.
  • 6. Basa Basa adalah zat-zat yang dapat menetralkan asam. Basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu.
  • 7. Secara umum basa memiliki ciri-ciri sebagai berikut: • • • • Rasa pahit jika dicicipi Dalam keadaan murni umumnya berupa kristal padat Tingkat keasaman lebih besar dari 7 (pH > 7) Terasa licin di kulit (jangan menguji basa kuat dengan menyentuhnya) • Memiliki sifat kaustik yaitu merusak kulit jika kadar basanya tinggi • Dapat mengemulsi minyak • Merupakan elektrolit, larutannya dapat menghantarkan arus listrik
  • 8. Identifikasi Asam dan Basa • Asam dan basa dapat diidentifikasi dengan menggunakan zat yang disebut indikator. • Indikator adalah zat yang dapat memberi warna berbeda dalam lingkungan asam dan lingkungan basa. Indikator dapat dibedakan menjadi indikator alami dan indikator buatan.
  • 9. Jenis indikator
  • 10. Cara menentukan senyawa bersifat asam, basa, atau netral dapat menggunakan kertas lakmus dan larutan indikator atau indikator alami. Berikut adalah beberapa cara menguji sifat larutan.
  • 11. Identifikasi dengan Kertas Lakmus • Warna kertas lakmus dalam larutan asam, larutan basa dan larutan bersifat netral berbeda. Ada dua macam kertas lakmus,yaitu lakmus merah dan lakmus biru. Sifat dari masing-masing kertas lakmus tersebut adalah sebagai berikut:
  • 12. a. Lakmus merah Lakmus merah dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru. b. Lakmus biru Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru. c. Lakmus merah maupun biru dalam larutan netral tidak berubah warna.
  • 13. Kertas lakmus
  • 14. Identifikasi Larutan Asam, Basa, dan Netral Menggunakan Indikator Alami
  • 15. • Sebagai contoh, ambillah kulit manggis, tumbuklah sampai halus dan campur dengan sedikit air. Warna kulit manggis adalah ungu (dalam keadaan netral). Jika ekstrak kulit manggis dibagi dua dan masingmasing diteteskan larutan asam dan basa, maka dalam larutan asam terjadi perubahan warna dari ungu menjadi cokelat kemerahan. Larutan basa yang diteteskan akan mengubah warna dari ungu menjadi biru kehitaman.
  • 16. pH Suatu Larutan  • pH merupakan suatu parameter yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman larutan. Larutan asam memiliki pH kurang dari 7, larutan basa memiliki pH lebih dari 7, sedangkan larutan netral memiliki pH=7.   Derajat keasaman (pH) suatu larutan dapat ditentukan menggunakan indikator universal, indikator stick, larutan indikator, dan pH meter
  • 17. Indikator universal
  • 18. Ph universal
  • 19. Trayek Perubahan warna Indikator Asam-Basa Batas-batas pH ketika indikator mengalami perubahan warna disebut sebagai trayek perubahan warna indikator itu. Trayek perubahan warna dari beberapa indikator diberikan pada tabel berikut ini:
  • 20. trayek pH indikator asam basa
  • 21. trayek pH indikator asam basa
  • 22. pertanyaan
  • 23. pertanyaan Suatu larutan dicelupi kertas lakmus berwarna merah dan biru. Setelah dicelupkan, pada kertas lakmus warna merah warnanya tetap, sedangkan lakmus biru menjadi warna biru, berarti larutan tersebut bersifat... .
  • 24. Pertanyaan Suatu indikator memberi warna kuning pada air aki. Indikator ini akan bewarna kuning juga jika diberikan ke dalam... . a. Air sabun d. Darah b. Air soda e. Semua salah c. Air kopi
  • 25. pertanyaan
  • 26. pertanyaan
  • 27. pertanyaan Kertas lakmus merah akan berubah warnanya menjadi biru jika diteteskan larutan .... A. asam sulfat B. natrium klorida C. barium hidroksida D. asam cuka E. asam iodida
  • 28. pertanyaan Jelaskan bagaimana membedakan asam dan basa. Berikan contoh zat dari kehidupan sehari-hari yang cocok dengan kategori itu!
  • 29. Dari pernyataan berikut, yang bukan bersifat larutan asam adalah …. a.Mengandung ion hydrogen b. Mengubah lakmus merah menjadi biru c. Menghantarkan listrik d. Rasanya masam e. Dapat bereaksi dengan basa
  • 30. selesai TERIMA KASIH