Sistem Jaminan Sosial  Dalam Islam
SJSN <ul><li>UU No. 40 / 2004 tentang SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) : negara bertanggung jawab untuk melaksanakan ...
SJSN di Negara Lain <ul><li>Social Security (SS) : untuk menjaga penghidupan masyarakat </li></ul><ul><li>Di AS : sangat m...
Alasan SS <ul><li>Melindungi dari komunisme    yang tidak bekerja jangan sampai miskin </li></ul><ul><ul><li>Itulah menga...
Perdebatan di kalangan kapitalis <ul><li>Karena Komunisme sudah hilang, maka SS harus dicabut    mekanisme pasar lebih be...
Apa akibatnya? <ul><li>Sejak jatuhnya komunisme, semakin banyak negara Eropa meninggalkan SS </li></ul><ul><li>Sistem jami...
BAGAIMANA ISLAM MENGATUR? <ul><li>Selanjutnya... </li></ul>
Alternatif sistem ekonomi Ideolog i Kapitalisme Islam Asal Sekulerisme  ( pemisahan agama dan kehidupan ) Syahadah Kebutuh...
Kebutuhan akan sistem ekonomi <ul><li>Pengembangan ekonomi </li></ul><ul><ul><ul><li>Apakah sistem ekonomi memungkinkan te...
Pengembangan Ekonomi <ul><li>Memotivasi energi dan kreativitas manusia </li></ul><ul><ul><li>“ Tidak ada seorang yang mema...
Hukum tentang tanah <ul><li>Hukum tentang tanah : “Barangsiapa memagari tanah (mati), tanah itu menjadi miliknya” (Abu Daw...
Motivasi untuk Investasi <ul><li>Larangan menimbun :  “ Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahka...
Realitas Kesejahteraan <ul><li>Kesejahteraan adalah hasil dari pemerataan ekonomi </li></ul><ul><ul><li>Distribusi kekayaa...
Islam memastikan bahwa ... <ul><li>Hukum tentang tanah mencegah penumpukan harta </li></ul><ul><ul><li>Prinsip  : one can ...
Keberlanjutan ekonomi Islam <ul><li>Ekonomi Islam tidak menyebabkan krisis </li></ul><ul><ul><li>Pertumbuhan ekonomi real ...
KESIMPULAN
Sistem Jaminan Sosial dalam Islam <ul><li>Sistem Islam tidak membuat masyarakat menjadi miskin. Sistem ekonomi Islam memas...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Sistem jaminan sosial dalam islam

3,219 views
3,090 views

Published on

Islam menjamin kesejahteraan sosial secara berkembang merata. Inilah antara-lain bukti dan dalilnya. Semoga bermanfaat.

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,219
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
171
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Dana bantuan sosial di tiap kementrian : 61,2 Trilyun (2010)
  • “ Barangsiapa meminta-minta sedang ia dalam keadaan berkecukupan, sungguh orang itu telah memperbanyak (untuk dirinya) bara api jahannam” mereka bertanya, “apakah (batasan) cukup sehingga (seseorang) tidak boleh meminta-minta?” Beliau Shallallahu’alaihi wasallam menjawab, “yaitu sebatas (cukup untuk) makan pada siang dan malam hari” (HR Abu Dawud:2/281, shahihul Jami’ :6280)
  • [1]&amp;quot;Rasulullah SAW melarang menyewakan tanah. Kami bertanya: &apos;Wahai Rasulullah, kalau begitu kami akan menyewakannya dengan bibit.&apos; Beliau menjawab: &apos;Jangan.&apos; Bertanya (sahabat): &apos;Kami akan menyewakannya dengan jerami.&apos; Beliau menjawab: &apos;Jangan.&apos; Bertanya (sahabat): &apos;Kami akan menyewakannya dengan sesuatu yang ada di atas rabi&apos; (danau) yang mengalir.&apos; Beliau menjawab: &apos;Jangan. Kamu tanami atau kamu berikan tanah itu kepada saudaramu.&apos;&amp;quot;[1]
  • Menjawab pertanyaan tentang keberlangsungan kesejahteraan
  • Sistem jaminan sosial dalam islam

    1. 1. Sistem Jaminan Sosial Dalam Islam
    2. 2. SJSN <ul><li>UU No. 40 / 2004 tentang SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) : negara bertanggung jawab untuk melaksanakan jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. </li></ul><ul><li>Disahkan tanggal 19 Oktober 2004 dan berlaku paling lambat 19 Oktober 2009 </li></ul><ul><li>Siti Fadilah : Biaya SJSN +/- 40 Trilyun, mencakup biaya kesehatan seluruh rakyat </li></ul>
    3. 3. SJSN di Negara Lain <ul><li>Social Security (SS) : untuk menjaga penghidupan masyarakat </li></ul><ul><li>Di AS : sangat minimal, tidak cukup untuk hidup. Di negara Eropa lebih baik, di Skandinavia lebih dari cukup. </li></ul><ul><li>Cakupan : </li></ul><ul><ul><li>Tunjangan pengangguran </li></ul></ul><ul><ul><li>Tunjangan sakit </li></ul></ul><ul><ul><li>Tunjangan gaji (bagi yang masih di bawah UMR) </li></ul></ul>
    4. 4. Alasan SS <ul><li>Melindungi dari komunisme  yang tidak bekerja jangan sampai miskin </li></ul><ul><ul><li>Itulah mengapa Eropa lebih baik dari AS, karena Eropa lebih dekat dengan komunisme </li></ul></ul>
    5. 5. Perdebatan di kalangan kapitalis <ul><li>Karena Komunisme sudah hilang, maka SS harus dicabut  mekanisme pasar lebih berjalan dengan baik dan sehat </li></ul><ul><ul><li>Lebih giat bekerja </li></ul></ul><ul><ul><li>Tidak membebani negara </li></ul></ul><ul><ul><li>Mekanisme pasar berjalan dengan alami </li></ul></ul><ul><li>Social Security membuat malas : </li></ul><ul><ul><li>Tingkat pengangguran di AS lebih kecil daripada di Eropa (karena SS di Eropa > AS) </li></ul></ul><ul><li>Dibiayai oleh hutang, yang pada akhirnya tetap harus dibayar (seperti tagihan Kartu kredit) </li></ul>
    6. 6. Apa akibatnya? <ul><li>Sejak jatuhnya komunisme, semakin banyak negara Eropa meninggalkan SS </li></ul><ul><li>Sistem jaminan kesehatan di AS </li></ul><ul><ul><li>AS mewajibkan asuransi kesehatan kepada semua warganya, termasuk yang miskin  keluhan dari perusahaan asuransi </li></ul></ul><ul><ul><li>UU berkata “Setiap warga negara wajib memiliki asuransi”  jika tidak, melanggar hukum </li></ul></ul><ul><ul><li>Asuransi tidak gratis. Masih harus membayar polisnya  jika tidak, debt collector! </li></ul></ul>
    7. 7. BAGAIMANA ISLAM MENGATUR? <ul><li>Selanjutnya... </li></ul>
    8. 8. Alternatif sistem ekonomi Ideolog i Kapitalisme Islam Asal Sekulerisme ( pemisahan agama dan kehidupan ) Syahadah Kebutuhan Manusia Hanya materi , unlimited Material ( terbatas ) & Non-material ( tak terbatas ) Keinginan Manusia Sudah dari sana-nya ( tak dapat diubah ) Tergantung dari pemikiran ( dapat diubah ) Masalah Ekonomi Kebutuhan tak terbatas vs. Pemenuhan yang terbatas ( kelangkaan ) Distribusi harta untuk memenuhi kebutuhan manusia Met ode Kebebasan / “ Laissez faire ” Syariah
    9. 9. Kebutuhan akan sistem ekonomi <ul><li>Pengembangan ekonomi </li></ul><ul><ul><ul><li>Apakah sistem ekonomi memungkinkan terjadinya pengembangan? </li></ul></ul></ul><ul><li>Kesejahteraan ekonomi </li></ul><ul><ul><ul><li>Apakah sistem memungkinkan masyarakat memperoleh manfaat dari harta? </li></ul></ul></ul><ul><li>Keberlanjutan </li></ul><ul><ul><ul><li>Apakah pengembangan dan kesejahteraan tersebut berlangsung seterusnya atau hanya sementara? </li></ul></ul></ul>
    10. 10. Pengembangan Ekonomi <ul><li>Memotivasi energi dan kreativitas manusia </li></ul><ul><ul><li>“ Tidak ada seorang yang memakan makanan yang lebih baik daripada seseorang yang makan dari hasil kerja tangannya sendiri. Dan nabi Daud as. makan dari hasil kerja tangannya” (Bukhari). </li></ul></ul><ul><ul><li>“ Barangsiapa meminta-minta kepada manusia sementara ia memiliki kecukupan, maka ia akan datang pada hari Kiamat dengan bekas cakaran atau bekas garukan di wajahnya.”(At Tirmidzi) </li></ul></ul><ul><li>Menyalurkan energi dan kreativitas manusia </li></ul><ul><ul><ul><li>Tidak boleh terbuang karena menganggur  hukum tentang tanah </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Tidak boleh terbuang karena kurangnya modal </li></ul></ul></ul>
    11. 11. Hukum tentang tanah <ul><li>Hukum tentang tanah : “Barangsiapa memagari tanah (mati), tanah itu menjadi miliknya” (Abu Dawud) </li></ul><ul><li>“ Siapa saja yang telah menghidupkan sebidang tanah mati, maka tanah itu adalah hak miliknya.” (Imam Bukhori) </li></ul><ul><li>Perintah untuk memanfaatkan lahan : “Orang yang memagari tanah, tidak berhak (atas tanah yang dipagarinya) setelah (membiarkannya) selama tiga tahun” (ijm’a) </li></ul><ul><li>Larangan menyewakan tanah : “Rasulullah SAW melarang pengambilan sewa atau bagian atas tanah.” (An Nasai) </li></ul>
    12. 12. Motivasi untuk Investasi <ul><li>Larangan menimbun : “ Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih ” (TMQ At Tauba, 34) </li></ul><ul><li>Larangan riba: “ Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba ” (TMQ Al Baqara, 275) </li></ul><ul><li>Perintah zakat: “ Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, ” (TMQ At Tauba, 103) </li></ul><ul><li>Motivasi kpd pemberi hutang : “Seorang muslim tidak pernah memberikan pinjaman dua kali kecuali Allah menghitungnya sebagai satu kali sedekah” (Ibn Majah) </li></ul>
    13. 13. Realitas Kesejahteraan <ul><li>Kesejahteraan adalah hasil dari pemerataan ekonomi </li></ul><ul><ul><li>Distribusi kekayaan adalah kuncinya </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>&quot;Tiada hak bagi seorang anak Adam dalam semua hal ini kecuali rumah tempat tinggal, baju yang menutup auratnya, roti kering dan air.&quot; (Tarmidzi) </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>“ Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih” (TMQ At Tauba, 34) </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>“ .. supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu” (Al Hashr, 7) </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>“Kekayaan absolut” adalah kurang penting </li></ul></ul>
    14. 14. Islam memastikan bahwa ... <ul><li>Hukum tentang tanah mencegah penumpukan harta </li></ul><ul><ul><li>Prinsip : one can own what one can work </li></ul></ul><ul><ul><li>Landowner and laborer depend on each other </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Prevents effective enslavement of laborer by landowner </li></ul></ul></ul><ul><li>Hukum tentang uang mencegah penumpukan harga </li></ul><ul><ul><li>Prohibition of riba prevents concentration of wealth amongst the rich </li></ul></ul><ul><ul><li>Creativity and capital depend on each other </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Prevents effective enslavement of creativity (laborer) by capital </li></ul></ul></ul>
    15. 15. Keberlanjutan ekonomi Islam <ul><li>Ekonomi Islam tidak menyebabkan krisis </li></ul><ul><ul><li>Pertumbuhan ekonomi real , bukan berbasis hutang </li></ul></ul><ul><ul><li>“ Credit crisis” tidak pernah terjadi dalam sistem Islam </li></ul></ul><ul><ul><li>Teruji selama 1300 tahun </li></ul></ul>
    16. 16. KESIMPULAN
    17. 17. Sistem Jaminan Sosial dalam Islam <ul><li>Sistem Islam tidak membuat masyarakat menjadi miskin. Sistem ekonomi Islam memastikan bahwa harta berputar secara merata di seluruh warga negaranya. </li></ul><ul><li>Islam mewajibkan muslim untuk membantu satu sama lain. Jika seseorang tidak dapat bekerja, keluarganya berkewajiban untuk menolongnya. </li></ul><ul><li>Jika dia tidak dapat bekerja, dan keluarganya tak mampu menolong, maka Negara akan memberikan jaminan dasar : pangan, sandang, papan. Khalifah Umar R.A, yang dikenal pertama kali menerapkan sistem ini. </li></ul>

    ×