• Like

Loading…

Flash Player 9 (or above) is needed to view presentations.
We have detected that you do not have it on your computer. To install it, go here.

Cargo insurance..

  • 3,332 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
3,332
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
101
Comments
0
Likes
3

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. CARGO INSURANCE Pengertian / Definisi Asuransi yang menjamin kepentingan tertanggung atas barang yang diangkut, biaya / ongkos kirim /keuntungan yang diharapkan terhadap kerusakan / kerugian yang terjadi sebagai akibat dari musibah / kecelakaan. TErtanggung • Pemilik barang (Baik penjual / pembeli) • Perusahaan pengirim / pengangkutan • Pihak lain yang memiliki insurable interest (Leasing, kreditur, dll) Objek Pertanggungan / interest • Barang Itu Sendiri (Cargo) • Biaya Angkut / Uang Tambahan (Freight) • Keuntungan yang diharapkan (Imaginary Profit) • Premi Asuransi Barang/cargo tersebut Pengelompokan Asuransi Pengangkutan • Asuransi Pengangkutan Melalui Laut (Marine Cargo) • Asuransi Pengangkutan melalui Darat (Inland Cargo) • Asuransi Pengangkutan melalui Udara (Air Cargo transportation Insurance) Resiko-resiko dalam pengangkutan barang: • Peril of the nature (Bahaya-bahaya yang erat hubungannya dengan sifat dari alam di laut, darat, dan udara), contoh: Cuaca buruk, topan, ombak, dll. • Peril on the way (Bahaya-bahaya yang mungkin timbul atau terjadi saat di perjalanan laut, darat, ataupun udara) • Extraneous Risk (Bahaya-bahaya yang tidak termasuk dalam kedua kategori diatas), contoh: Pencurian, pembongkaran, barang tidak dikirim, dll. Faktor Yang Harus Dianalisa & dipertimbangkan: • Jenis Barang yang diangkut • Loss ratio dalam pengangkutan jenis barang tersebut • Luasnya pertanggungan • Area / tujuan pengangkutan • Cara pengepakan (Packing) • Cara pengangkutan (Underdeck, ondeck, transhipment,dll) • Alat pengangkutan • Jenis Pengangkutan (Darat, laut, udara?) • Jangka waktu pertanggungan CARGO 1 of 4
  • 2. Luas jaminan A. Marine cargo a. TLO Following The Vessell Jaminan untuk kerugian total atas barang yang dipertanggungkan apabila terjadi bersama tenggelamnya / TLO nya alat angkut b. TLO Following The Good Jaminan berlaku baik untuk kerugian total bersama kapal/alat angkutnya maupun kerugian total barangnya saja. c. Institute Cargo Clause C (ICC C) 1.1.82 Jaminan berlaku bagi: • Jaminan atas kerugian umum (General Average clause) • Jaminan dalam hal tubrukan (Both to blame collision clause) • Jaminan atas hal-hal: • Kebakaran / ledakan • Terdampar, Kandas, karam atau terbalik • Terbalik atau keluar dari relnya (Utk angkutan darat) • Tabrakan/bersentuhan dengan barang lain kecuali air • Terpaksa dibongkar di pelabuhan darurat • Terpaksa dilempar ke laut (Average) • Biaya yang timbul akibat tindakan AVERAGE d. Institute Cargo Clause B (ICC B) 1.1.82 Jaminan berlaku bagi: • Jaminan atas kerugian umum (General Average clause) • Jaminan dalam hal tubrukan (Both to blame collision clause) • Jaminan atas hal-hal: • Resiko yang dijamin ICC “C” • Gempa Bumi, gunung berapi/petir • Barang jatuh ke laut karena tersapu ombak • Kemasukan air • Total loss dari setiap package sebab tercebur ke laut atau terjatuh saat bongkar muat e. Institute Cargo Clause A (ICC A) 1.1.82 Jaminan berlaku bagi: • Jaminan atas kerugian umum (General Average clause) • Jaminan dalam hal tubrukan (Both to blame collision clause) • Jaminan atas kerugian-kerugian atas resiko yang dijamin pada ICC C & B dan yang diluar pengecualian umum. B. Inland / Aircargo a. Land / Air Transit Cover “A” DAI Jaminan TLO akibat: • Kebakaran • Kecelakaan alat angkut • Terbalik, tergelincir, atau tergulingnya alat angkut • Tabrakan b. Land / Air Transit Cover “B” DAI Jaminan atas setiap kerugian (Parsial / Total loss) sebagai akibat dari ACCIDENT dan tidak dikecualikan dalam polis. CARGO 2 of 4
  • 3. Resiko yang tidak dijamin • Kerugian yang timbul akibat kesalahan atau kesengajaan tertanggung • Kebocoran biasa, kehilangan jamak atas volume/berat barang, aus. • Packing yang kurang baik • Kerugian/biaya yang timbul akibat alamiah barang itu sendiri • Kerugian / biaya akibat keterlambatan / delay • Kerugian /biaya akibat keadaan keuangan (Insolvency) • Akibat reaksi atom, nuklir atau radio aktif • Akibat alat angkut tidak laik jalan/laut • Perang, revolusi, dll. • Akibat penahanan / penyitaan (Khusus ICC B & C) • Pemogokan, kerusuhan, Huru-hara, pergolakan sipil, dll • Terorisme / tindakan anarkis yang bermotif politik • Barang Pecah Belah, dan barang-barang seni Cara Perhitungan TSI • Total harga yang tercantum dalam Invoice • Dapat ditambah dengan premi asuransi, biaya pengiriman barang, pajak, dan atau biaya lainnya yang dikeluarkan untuk mengirimkan barang tersebut (Dilampirkan kwitansinya) Rating / premi Sangat tergantung kepada : • Jenis Barang yang diangkut • Jenis, Usia, dan kelayakan alat angkut Deductible (Standard): Minimal 1% of TSI Periode Pertanggungan A. Voyage Policy : Periode berlaku selama pengiriman / perjalanan saja 1. Jaminan warehouse to Warehouse Jaminan dimulai sejak barang-barang meninggalkan gudang atau tempat penyimpanan yang dicantumkan pada polis sebagai tempat dimulainya perjalanan dan berakhir saat: i. Barang sampai di gudang penerima sesuai dengan yang tercantum di polis ii. Lewat dari 60 hari sejak barang selesai dibongkar di pelabuhan tujuan. 2. Jaminan Port to Port Jaminan dimulai sejak berangkatnya alat angkut sampai dengan tibanya alat angkut. B. Time Policy : Periode ditetapkan jangka waktunya seperti polis pada umumnya. Biasanya berlaku bagi polis open cover CARGO 3 of 4
  • 4. Prosedur Akseptasi 1. Tertanggung Mengisi SPPA lengkap dan ditanda tangani 2. Memberikan data-data lengkap dan dokumen-dokumen pendukungnya, antara lain: • Data spesifikasi alat angkut. (Ship’s particular, STNK, dll) • Bill of Lading (Utk pengangkutan laut), Airway Bill (Utk angkutan udara), Surat Jalan (Utk angkutan darat)  Dokumen yg menunjukkan bahwa obyek yang dipertanggungkan telah dimuat dalam alat angkut, dan benar telah dikirimkan, sekaligus menunjukkan kepemilikan barang. • Packing List  Dokumen yg menunjukkan jumlah / colume barang dalam setiap kemasan yang dipertanggungkan • Invoice  Dokumen yang menunjukkan nilai harga barang yang dipertanggungkan. • Rincian Barang (Jenis, merk, jumlah, harga) • Foto obyek yang diangkut • Rute perjalanan. Prosedur Klaim a. Mengajukan klaim ke pihak asuransi • Melaporkan dengan segera atas peristiwa klaim (Max 3 x 24 jam) • Melakukan tindakan penyelamatan dan pengamanan atas barang yang masih dapat diselamatkan untuk meminimalisir klaim b. Menyiapkan Dokumen klaim • Form Klaim • Asli Polis • Asli Invoice • Asli Bill of lading • Asli Packing List • Asli Photo Dokumentasi Bertanggal • Berita acara serah terima barang CARGO 4 of 4