Tna new

  • 1,040 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,040
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
47
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN LEVEL INDIVIDU OLEH : NUR ISTIQOMAH (05410028) ENDRASWARI KUSUMA ARDHANI (05410034)
  • 2. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN
    • Suatu proses pengumpulan dan analisis data dalam rangka mengidentifikasi bidang-bidang atau faktor-faktor apa saja yang ada di dalam perusahaan yang perlu ditingkatkan atau diperbaiki agar kinerja pegawai dan produktivitas perusahaan menjadi meningkat.
  • 3. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN
    • LEVEL ORGANISASI
    • LEVEL TASK
    • LEVEL INDIVIDU
    • Pada level ini mengidentifikasikan kesenjangan antara kebutuhan kerja dan kebutuhan organisasi yang teridentifikasi dengan karakteristik masing-masing karyawan
  • 4. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN LEVEL INDIVIDU
    • Kebutuhan Pelatihan Level Individu
    • Adanya perbedaan antara kinerja yang di harapkan dengan kinerja yang sesungguhnya.
  • 5. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN LEVEL INDIVIDU
    • TNA LEVEL INDIVIDU
    • Dilakukan untuk menemukan gap yang terjadi antara tuntutan pekerjaan dengan kondisi pegawai saat ini. Gap inilah yang akan dijembatani dengan melakukan pelatihan.
  • 6. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN LEVEL INDIVIDU
    • Fokus TNA Level Individu
    • Tugas dan tanggung jawab kerja Pengetahuan
    • Keahlian
    • Kemampuan melakukannya
  • 7. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN LEVEL INDIVIDU
    • Tujuan TNA Level Individu
    • Memeriksa seberapa baik karyawan melaksanakan pekerjaannya sehingga dapat diketahui siapa saja yang membutuhkan pelatihan, karena pelatihan harus diperuntukan bagi orang-orang yang membutuhkannya agar bisa lebih bermanfaat
  • 8. Metode penghimpunan data TNA level individu
    • Komite penasihat
    • Pusat penilaian
    • Survai sikap
    • Diskusi kelompok
    • Kuesioner
    • Tes keahlian
    • Observasi perilaku
    • Penilaian kinerja
    • Dokumen kinerja
    • Wawancara keluar
  • 9. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN LEVEL INDIVIDU
    • Mengetahui Kebutuhan Individu
    • Melalui Penilaian Kinerja.
  • 10. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN LEVEL INDIVIDU
    • Penilaian Kinerja (Performance Appraisal)
    • Secara umum ada beberapa hal yang harus dipahami melalui penilaian kinerja ini antara lain mencakup berikut ini :
    • • Sampai seberapa jauh tujuan atau target kerja yang ditetapkan berhasil dicapai oleh karyawan.
    • • Sampai seberapa jauh tujuan atau target tersebut sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan.
  • 11. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN LEVEL INDIVIDU
    • • Apakah karyawan menemui kesulitan dalam melaksanakan pekerjaannya, dan bagaimana kesulitan tersebut diatasi.
    • • Bagaimana profil prestasi karyawan yang dinilai (buruk, cukup, baik, atau baik sekali).
    • • Rekomendasi atau usulan apa yang dapat diajukan untuk memperbaiki kinerja karyawan tersebut.
  • 12. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN LEVEL INDIVIDU
  • 13. READINESS FOR TRAINING
    • Mencakup :
    • Individual Karakteristik (K,S,Sft)
    • Kondisi Lingk. Kerja
    • Aspek : input, output, konsekuensi, feed back
  • 14. STUDY KASUS PADA PT. BPR Syari’ah Bumi Rinjani Batu
    • ACCOUNT OFFICER (AO)
    • Jabatan : AO
    • Bertanggung jawab kepada : Manajer Marketing
    • Ringkasan Pekerjaan : Membantu dalam memasarkan produk-produk Bank yang sesuai denga n Syariah Islam kepada masyarakat dengan service yang tinggi.
    • Tugas dan Tanggung jawab:
    • Melayani nasabah di wilayah masing-masing, baik nasabah tabungan, deposito maupun nasabah pembiayaan.
    • Mencari sumber dana dengan melihat kemungkinan-kemungkinan dan peluang dana murah yang dapat dihimpun dari masyarakat.
    • Mencari calon kreditur/ debitur yang potensial.
  • 15. Lanjutan…
    • Melakukan koordinasi dengan Manajer Marketing tentang nasabah yang mendapat fasilitas pembiayaan untuk segera melakukan angsuran.
    • Memaintenance dan menjaga hubungan baik dengan kreditur dan debitur.
    • Mengetahui dengan pasti bahwa produk atau jasa yang telah diberikan oleh Bank kepada para nasabahnya benar-benar memenuhi kebutuhan.
    • Melakukan tugas-tugas marketing lainnya yang diberikan oleh Direksi maupun oleh Manajer Marketing.
  • 16. Lanjutan…
    • Pemegang Jabatan faham terhadap tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Tetapi kenyataan di lapangan pemegang jabatan tsb mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas-tugasnya dikarenakan karakteristik individu pemegang jabatan tidak sesuai dengan karakteristik seorang AO (harus sabar, telaten, tidak mudah putus asa, relationship bagus, bisa menarik perhatian orang, dll)
  • 17. Lanjutan…
    • -Readiness for training
    • (Salah satu Job Dis AO)
    • Input : Mencari calon kreditur/ debitur yang potensial
    • Output : Mampu memperoleh kreditur / debitur yang potensial
    • Konsekuensi : Penilaian Kinerja
    • Feed Back : masukan dari nasabah, rekan kerja, atasan, dll
  • 18. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN LEVEL INDIVIDU
  • 19.
    • SEKIAN
    • TERIMA KASIH