Algoritma

633
-1

Published on

Langkah-langkah melatih algortima komputer

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
633
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Algoritma

  1. 1. ALGORITMA Ir. H. Sumijan, M.Sc
  2. 2. Pengembangan Software   Jika kita ingin mengembangkan software sendiri menurut kebutuhan kita, maka harus didisain secara sistematik dan ilmiah atau sesuai dengan siklus pengembangan software Siklus tersebut memiliki tahapan sbb: – Kembangkan spesifikasi program – Disain logika yang digunakan dalam program algoritma – Berilah kode program itu dan terjemahkan ke bahasa mesin – Ujilah program itu hingga mencapai debugging penuh – Install atau terapkan program itu – Jagalah program itu – Dokumentasikan program tersebut
  3. 3. Software Komputer Software Aplikasi Program Aplikasi untuk Tujuan Umum -Software Suites -Web Browser -Electronic Mail -Pengolah Kata -Lembar Kerja -Database Managers -Presentasi Grafis -Personal Information Manager -GroupWare Software Sistem Melakukan tugas Mengolah Informasi untuk End-user Program untuk Aplikasi Khusus - Bisnis – Akuntansi, pengolah transaksi, Perencanaan sumber daya perusahaan, perdagangan elektronik, dll - Ilmu pengetahuan dan teknik -Pendidikan, Entertainment, dll Struktur Software Komputer Program untuk Manajemen Sistem -Sistem Operasi -Program pengelola jaringan -DBMS (database management system) -Sistem Utilitas -Monitoring Unjuk kerja Sistem -Monitoring Keamanan Mengelola dan mendukung operasi sistem komputer dan jaringan Program untuk Pengembangan Sistem -Bahasa Program Translator (compiler) -Pemrograman Editor dan Tools -Paket CASE (Computer Aided Software Engineering)
  4. 4. Disain Logika Program      Sekali problem didefinisikan dengan jelas oleh user dan analis sistem, dan digambarkan sebagai sekumpulan spesifikasi program, maka programer atau pengembang software dapat memulai mendisain sebuah program. Pertama sekali, programer harus membuat sebuah algoritma. ALGORITMA berasal dari seorang ilmuwan Muslim bernama Al-Khowarizmi Algoritma secara bahasa berarti resep, metode, teknik atau prosedur Algoritma: prosedur yang digunakan untuk memecahkan masalah tahap demi tahap
  5. 5. Sifat dan Jenis Algoritma  Sifat algoritma: – Harus sederhana – Tahapan harus tidak bermakna ganda (ambigu) sehingga komputer bisa memahaminya secara baik – Efektif dalam memecahkan masalah – Universal dan mengarah ke solusi yang unik – Memiliki kapabilitas untuk menangani situasi yang tidak diinginkan, misalnya devide by zero  Jenis algoritma: – Flowchart – Pseudocode – Hierarchy chart
  6. 6. Flowchart     Flowchart: gambaran aliran logika yang digunakan dalam sebuah program Flowchart menggambarkan unsur-unsur utama dari program dan bagaimana unsur-unsur itu akan mengintegrasikan secara logis Flowchart untuk sebuah program bagi programer setara dengan blueprint untuk sebuah bangunan bagi arsitek Garis aliran dalam flowchart menyatakan aliran logika dari instruksi-instruksi dalam sebuah program
  7. 7. Contoh: Penyiapan Faktur 1. Baca account number, harga satuan dari barang yang dibeli dan jumlah yang dibeli 2. Hitung tagihannya dengan mengalikan harga satuan dengan jumlah yang dibeli 3. Cetak account number dan tagihan total 4. Ulangi prosesnya untuk semua faktur langganan
  8. 8. Simbol-simbol Flowchart SIMBOL ARTI Input/Output (I/O) Pemrosesan Sederatan pemindahan data atau operasi aritmatika CONTOH Read(Data); Write(Report) Total := X + Y; Keputusan (Penyeleksian Kondisi) Perbandingan logika; digunakan ketika kita ingin komputer minta sebuah pertanyaan If NilaiUjian > 60 Then Ket := ‘Lukus’; Terminal Titik mulai atau akhir program Begin End. Proses yang didefinisikan sebelumnya Subprogram atau modul yang dieksekusidi titik ini. Instruksi nyatanya diisikan di modul ini yang ditunjukkan di tempat lain di dalam flowchart Pembacaan data/input dengan punch card Konektor satu halaman Titik rujukan lain yang biasanya diberi nomor Konektor beda halaman Garis aliran Arah aliran logika Procedure Faktorial(); Faktorial(N,F);
  9. 9. Flowchart Penyiapan Faktur Main Program Mulai Baca nama pekerja, jam kerja, laju per jam Lakukan subpogram untuk menghitung upah kotor Cetak “Akhir Kerja” Selesai Subprogram (untuk menghitung upah kotor) Mulai Upah kotor = laju per jam x jam kerja Cetak nama, upah kotor Baca nama pekerja, jam kerja, laju per jam Kembali ke Main program
  10. 10. Macam-macam Instruksi b. Instruksi bersyarat (conditional flow) a. Instruksi tanpa syarat (sequential flow) Proses A Salah Kondisi Benar Proses B Proses A Proses B Proses C c. Instruksi Pengulangan (repetitive flow) Kondisi Proses A Proses B
  11. 11. Contoh Lain 1. Bagan arus untuk membeli kue dengan kupon Mulai Siapkan uang Antri di tempat jual karcis Beli kupon Pilih kue Tukar kue dengan kupon Selesai
  12. 12. 2. Bagan arus untuk belajar Mulai Siapkan alat-alat Baca diktat Cernakan isi diktat Coba kerjakan soal Cocokkan dgn kunci Ya Cocok? Istirahat Selesai Tidak
  13. 13. Pseudocode  Penggunaan flowchart sebagai alat perencanaan mengalami kemunduran belakangan ini karena – flowchart untuk program yang besar dan kompleks sering tidak praktis untuk digambar dan sulit untuk dipahami – sulit membuat modifikasi flowchart tanpa menggambar kembali secara penuh – sering sangat panjang, struktur logikanya bisa sulit diikuti   Alternatifnya: PSEUDOCODE (secara harfiah berarti “kode salah”) yang terdiri dari pernyataan seperti dengan bahasa Inggris (sebagai lawan dari simbol) untuk merencanakan logika program Pseudocode tidak perlu menyatakan semua rincian-rincian proses, tetapi menggambarkan secara hati-hati keseluruhan aliran logika program
  14. 14. Pseudocode (2)  Pseudocode populer karena – dapat merepresentasikan secara mudah semua struktur pemrograman yang dibutuhkan oleh programer – istilah-istilah menggunakan bahasa seperti bahasa Inggris adalah mudah untuk dipelajari dan dipahami  Contoh pseudocode untuk penyiapan faktur MULAI BACA Nama, Jam, Rate LAKUKAN subprogram untuk kalkulasi upah CETAK Nama, Upah SELESAI
  15. 15. Hierarchy Chart    Flowchart dan pseudocode adalah alat untuk mendisain logika program Hierarchy chart (structure chart) menggambarkan bagaimana program disegmentasi ke sub-subprogram atau modul-modul dan bagaimana modul-modul itu secara nyata berhubungan satu dengan lainnya Contoh: A c c o u n t in g s y s te m A c c o u n ts r e c e iv a b le P ro c e s s in v o ic e s P r in t re p o rts A c c o u n ts p a y a b le U p d a te c o s tu m e r d a ta b a s e P ay b ills P r in t re p o rts U p d a te ven d or d a ta b a s e
  16. 16. Umpan balik 1. Berikut ini adalah sifat algoritma, kecuali a. sederhana b. tidak bermakna ganda c. simbolis d. efektif 2. Algoritma adalah…. a. bagian tak terpisahkan dari program b. prosedur untuk memecahkan masalah tahap demi tahap c. rumus-rumus sederhana d. simbol-simbol program
  17. 17. 3. Yang bukan termasuk jenis algoritma a. problem hierarchy b. pseudocode c. flowchart d. hierarchy chart 4. Untuk mendisain logika program yang besar dan kompleks lebih efektif menggunakan…. a. pseudocode b. hierarchy chart c. flowchart d. problem hierarchy 5. Simbol untuk pembacaan data/input yang menggunakan punch card dalam pembuatan flow chart adalah a. b. c. d.

×