Your SlideShare is downloading. ×
0
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Prinsip dasar dan jenis jenis bioteknologi

675

Published on

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
675
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
34
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PRINSIP DASAR DAN JENIS-JENIS BIOTEKNOLOGI Oleh : Rezla Amhwil
  • 2. Prinsip Dasar Bioteknologi Bioteknologi berasal dari kata Bio dan teknologi, Bio berarti hidup dan teknologi berarti Suatu proses.  Definisi bioteknologi adalah penerapan prinsip-prinsip ilmiah dengan memanfaatkan organisme (seperti bakteri, jamur, virus, dan lain-lain) maupun produk dari organisme (misalnya, alkohol, bir, anggur, roti keju, antibiotika, vaksin, enzim) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa untuk kebutuhan manusia.
  • 3. PETA KONSEP Teknologi Ditunjang Oleh Kelangsungan Hidup Manusia Melalui Bioteknologi Bioteknologi Konvensional Bioteknologi Modern Tempe Kecap Keju Mikroprotein Kultur Jaringan Rekayasa Genetik Pengolahan bahan makanan Misalnya
  • 4.  Bioteknologi Modern Pada bioteknologi modern, manipulasi tak hanya dilakukan pada lingkungan maupun media tumbuhan, tetapi manipulasi pada susunan gen kromosom ( rekayasa genetik). Kelebihan  Perbaikan sifat genetik dilakukan secara terarah  Dapat mengatasi kendala ketidaksesuaian genetik  Hasil dapat diperhitungkan  Dapat menghasilkan jasad baru dan sifat baru yang tidak ada pada jasad alami  Dapat memperpendek jangka waktu pengembangan galur tanaman baru  Dapat meningkatkan kualitas
  • 5. Kekurangan  Relatif mahal  Pengaruh jangka [anjang belum diketahui  Memerlukan kecanggihan teknologi
  • 6.  Kultur Jaringan Kultur jaringan dapat di definisikan sebagai teknik membudidayakan jaringan agar menjadi organisme yang utuh dan mempunyai sifat yang sama dengan induknya. Kultur jaringan merupakan salah satu cara memperbanyak tanaman secara vegetatif. Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman seperti daun, mata tunas, serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh dalam wadah tertutup dan tembus cahaya, sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap. • Tahap-Tahap Kultur Jaringan  Tahapan yang dilakukan dalam perbanyakan tanaman dengan teknik kultur jaringan adalah : 3. Sterilisasi adalah bahwa segala kegiatan dalam kultur jaringan harus dilakukan di tempat yang steril yaitu di laminar flow dan menggunakan alat-alat yang juga steril. Sterilisasi dilakukan terhadap peralatan, yaitu menggunakan etanol yang disemprotkan secara merata pada peralatan yang dilakukan. Teknisi yang melakukan kultur jaringan juga harus steril. 1. Pembuatan media 2. Inisiasi adalah pengambilan eksplan dari bagian tanaman yang akan di kulturkan. Bagian tanaman yang sering digunakan untuk kegiatan kultur jaringan adalah tunas
  • 7. 4. Multiplikasi adalah kegiatan memperbanyak calon tanaman dengan menanam eksplan pada media. Kegiatan ini dilakukan dilaminar flow untuk menghindari adanya kontaminasi yang menyebabkan gagalnya pertumbuahan eksplan. Tabung reaksi yang telah ditanami eksplan diletakkan pada rak-rak dan ditempatkan pada tempat yang steril dengan suhu kamar 5. Pengakaran adalah fase dimana eksplan akan menunjukan adanya pertumbuhan akar yang menandai bahwa proses kultur jaringan yang dilakukan mulai berjalan dengan baik. Pengamatan dilakukan setiap hari untuk melihat pertumbukan dan perkembangan akar serta untuk melihat adanya kontaminasi oleh bakteri maupun jamur 6. Aklimatisasi adalah kegiatan memindahkan eksplan keluar dari ruangan aseptic ke bedeng. Pemindahan dilakukan secara hati-hati dan bertahap, yaitu memberikan sungkup
  • 8.  Teknik Bayi Tabung Teknik bayi tabung bertujuan untuk membantu suami istri tesebut yang sebenarnya mampu menghasilkan sel kelamin tetapi karena faktor tertentu mengakibatkan proses pembuahan tak dapat terjadi. Pembuahan yang dilakukan pada teknik bayi tabung (fertilisasi in vitro) berada diluar tubuh induk betina. Sel telur yang telah dibuahi akan membentuk embrio dan kemudian ditanam (diimplantasi) pada rahim seorang wanita pendonor, embrio tersebut tumbuh menjadi anak yang siap dilahirkan.  DNA REKOMBINAN (Rekayasa Genetika) Rekayasa genetik atau teknologi DNA rekombinan (Recombinant DNA Technology) adalah suatu metode untuk merekayasa genetik denga cara menyisipkan (insert) gen yang dikehendaki kedalam suatu organisme Tahapan  Isolasi DNA  Transplantasi Gen dan DNA  Memasukan DNA rekombinan kedalam sel induk (Hospes)
  • 9.  Isolasi DNA a. Isolasi DNA dilakukan untuk menyeleksi DNA yang dikehendaki. DNA dipilih kemudian dipotong oleh enzim endonuklease restriksi b. Sigmen DNA kemudian dimasukan ke vektor (Plasmid/DNA Virus) a. Tranplansi gen merupakan penyambungan gen yang telah diisolasi kedalam DNA Plasmid Vektor dengan menggunakan enzim ligase  Transplansi Gen/ DNA b. Hasil penyambungan disebut DNA rekombinan yang mengandung DNA vektor dan DNA asing yang diinginkan a. DNA rekombinan kemudian dimasukan kedalam vektor sel bakteri atau virus melalui pemanasan dalam larutan NaCl atau melalui elektroporasi (metode yang menggunakan kejutan listrik untuk memperbesar pori-pori membran sel sehingga dapat meningkatkan permeabilitas membran)  Memasukan DNA Rekombinan ke Dalam Sel Induk (Hospes) b. Sel bakteri atau virus akan bereklikasi sehingga diperoleh banyak DNA rekombinan.
  • 10. Proses Pembuatan bayi tabung

×