Tenis Lapangan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
1,544
On Slideshare
1,544
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
33
Comments
0
Likes
2

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. KATA PENGANTARDengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa saya bisa menyelesaikan tugas makalaholahraga yang bertema „Tenis‟ dimana saya memilih Induk Organisasi Olahraga PELTI(Persatuan Lawn Tenis Indonesia). Sebagai makalah pada tugas yang akan saya bahas.Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bpk.Freddy yang telah memberikantugas ini. Saya berharap tugas saya dapat dibaca dan dilihat dengan sebaik-baiknya.Salam HormatIndah Aretha Maharani Fatah
  • 2. DAFTAR ISI:Kata Pengantar.....................................................................................................vDaftar Isi..............................................................................................................viBAB I. PendahuluanA. Latar Belakang.................................................................................................1B. Sejarah dan Perkembangan Tenis..............................................................1 – 2BAB 2.Asas Permainan Tenis.....................................................................................3 – 7Cara Memegang Raket Yang Benar.............................................................7 – 10BAB 3.Dasar-dasar Bermain Tenis.........................................................................11 – 19Hal-hal Yang Mempengaruhi Gerakan Servis............................................20 – 21BAB 4.Teknik Bermain Tenis........................................................................................22Cara Bermain Tenis....................................................................................22 – 24Peraturan Tenis Lapangan...........................................................................24– 25BAB 5.Istilah-istilah Penting Dalam Permainan Tenis..........................................26 – 35BAB 6. PenutupKesimpulan.........................................................................................................36
  • 3. BAB 1. PENDAHULUANA. Latar BelakangOlahraga adalah salah satu dari bentuk peningkatan kualitas manusia Indonesiayang diarahkan pada pembentukan watak dan kepribadian, disiplin dan sportivitas yangtinggi, serta peningkatan prestasi yang dapat membangkitkan rasa kebangsaan nasional.Dalam kehidupan modern ini manusia tidak dapat dipisahkan dengan olahraga. Baikuntuk arena adu prestasi ataupun sebagai kebutuhan untuk menjaga hidup tetap sehat.Olahraga tenis di Indonesia sekarang juga mulai di gemari oleh para masyarakatkhususnya orang - orang yang umurnya memasuki 30 tahunan ke atas. Tenis adalaholahraga yang biasanya dimainkan antara dua pemain atau antara dua pasangan masing-masing dua pemain. Setiap pemain menggunakan raket untuk memukul bola karet. Tenisadalah salah satu cabang olahraga Olimpiade dan dimainkan pada semua tingkatmasyarakat di segala usia. Olahraga ini dapat dimainkan oleh siapa saja, termasuk orang-orang yang duduk di kursi roda.Permainan tenis modern berasal dari Birmingham, Inggris pada akhir abad ke-19 sebagai"tenis rumput" yang memiliki hubungan dekat ke berbagai lapangan / rumput game sertauntuk permainan tenis kuno nyata.B. Sejarah dan Perkembangan TenisTenis merupakan olahraga yang sudah sangat tua. Terekam pada pahatan yangdibuat sekitar 1500 tahun sebelum masehi di dinding sebuah kuil di mesir yangmenunjukan representasi dari permainan bola tenis. Permainan ini kemudian meluas keseluruh daratan eropa pada abad ke-8.Pada awal perkembangannya tenis dimainkan dengan memakai tangan atau sebuahtongkat yang dipukulkan bergantian menggunakan sebuah bola dari kayu yang padat.Permainan ini kemudian berkembang lagi menjadi permainan bola dengan dipukulkanmelintasi sebuah dinding penghalang. Karena pada saat itu dirasakan bahwa kontrol bolalebih terasa menggunakan tangan, maka media yang berkembang pada waktu itu adalahdengan menggunakan sarung tangan kulit yang kemudian berevolusi kembali denganmenambahkan gagang. Inilah cikal bakal lahirnya sebuah raket tenis. Bola pun berevolusidari sebuah bola kayu padat menjadi bola dari kulit yang diisi oleh dedak kulit padi.Major W.C Wingfield, seorang pegawai tentara British merupakan pengasaspermainan tenis. Beliau menamakannya real tenis. Beliau turut mengubah sedikitpermainan dengan meniru undang-undang permainan badminton. Beliaumemperkenalkan permainan sphairistike yang menggunakan gelanggang rumput yanglebih dikenali sebagai lawn tenis.
  • 4. Pada abad ke-11 sejenis permainan yang disebut jeu de paume, yang artinyaolahraga dengan kepalan tangan telah dimainkan untuk pertama kali di sebuah kawasan diPerancis. Bola yang digunakan dibalut dengan benang berbulu sedangkan pemukulnyahanyalah tangan raket bersenar diperkenalkan pertama kali pada abad ke-15 oleh Antonioda Scalo, seorang pastur berbangsa Italia. Ia menulis aturan umum bagi semua permainanyang menggunakan bola, termasuk tenis. Majalah Inggris "Sporting Magazine"menamakan permainan ini sebagai tenis lapangan (lawn tennis). Dalam buku "Book ofGames And Sports", yang diterbitkan dalam tahun 1801, disebut sebagai "tenis panjang".Tenis pada mulanya merupakan permainan masyarakat kelas atas. Tenis lapangan rumputyang terkenal di zaman Ratu Victoria lalu ditiru oleh golongan menengah, yangmenjadikannya sebagai permainan biasa.Klub tenis pertama yang didirikan ialah Leamington di Perancis oleh J.B. Perera,Harry Gem, Dr.Frederick Haynes, dan Dr.Arthur Tompkins pada tahun 1872. Padamasa itu, tenis disebut sebagai Pelota atau lawn rackets. Dalam tahun 1874, permainantenis pertama kali dimainkan di Amerika Serikat oleh Dr.James Dwight dan F.R. Sears.Sementara itu, All England Croquet Club pun telah didirikan pada tahun 1868. dua tahunsetelah itu kantornya dibuka di Jalan Worple, Wimbledon. Pada tahun 1875, klub ini jugabersedia memperuntukkan sebagian dari lahannya untuk permainan tenis dan badminton.Sehubungan dengan itu, peraturan permainan tenis rumput ditulis. Amerika Serikatmendirikan klub tenis yang pertama di Staten Island. Bermula dari situlah, permainanTenis di Amerika berkembang sangat pesat. Dari sanalah banyak pemain tenis tangguhyang menguasai percaturan tenis tingkat dunia. Kejuaraan tenis pertama bermula tahun1877.Antara perkembangan dan peristiwa penting tenis:1877 – Kejuaraan Tenis Wimbledon diadakan diatas gelanggang rumput.1878 – Servis overhead diperkenalkan1900 – Pertandingan Piala Davis (antara negara) diperkenalkan1913 – Penubuhan International Lawn Tennis Federation1926 – Kejuaraan Pertama Tenis Profesional di Madison Square New York1969 – Record perlawanan paling lama iaitu 5 jam 12 minit di antaraP.Gonzales dari Amerika dan C.Pasarell di dalam 112 game1970 – Sistem kiraan „tie-break‟ diperkenalkan untuk menghadkanperlawanan berlarutan
  • 5. BAB 2.A. ASAS PERMAINAN TENISTenis ialah satu permainan yang boleh dimainkan didalam ruangan maupun diluarruangan. Tenis boleh dimainkan oleh semua peringkat umur, lelaki dan wanita secaraperseorangan, beregu dan beregu campuran. Antara peralatan utama yang diperlukanuntuk permainan tenis adalah seperti gelanggang, raket dan bola. Selain itu, peralatanpemain juga harus disediakan.GelanggangPermukaan gelanggang tenis hendaklah rata dan bebas daripada sebaranggangguan. Ia boleh dalam bentuk gelanggang berumput atau diperuat daripada kayu,simen atau parguay. Ukukran gelanggang tenis adalah 23.80 meter (78 kaki) panjang dan8.23 meter (27 kaki) lebar untuk perseorangan dan 10.97 meter untuk keseluruhangelanggang. Semua garisan atau tanda didalamnya hendaklah jelas dan sebaik-baiknyadengan garisan putih.JaringJaring untuk permainan tenis dibuat daripada dawai keluli, kapas atau rami yangdipintal dan digantungkan kepada kabel yang tahan karat dan dlitupi dengan pita putih.Bahagian bawah jaring hendaklah menyentuh tanah dan bahagian atasnya mesti 0.91meter tinggi pada titik tengahnya dan 1.07 meter pada kedua-dua bahagian tiangnya.
  • 6. Jaring hendaklah dipasang tegang semasa permainan.RaketTerdapat pelbagai jenis raket yang boleh dipilih oleh seseorang pemain. Ada raketyang bingkainya diperbuat daripada kayu, keluli, aluminium, plastik dan besi. Berat raketjuga adalah berbeza. Namun, bagi pemain lelaki berat raket hendaklah diantara 282.7gram - 396.9 gram. Manakala bagi wanita pula beratnya hendaklah diantara 368 gram –382 gram. Pemain harus memilih raket yang sesuai dengannya, terutama dari segikeselesaan pengangannya.Contoh gambar Raket Tenis dan Bola TenisBolaBola tenis biasanya hijau kekuningan. Berat satu-satu bola tenis ialah diantara 56.7- 58.5 gram. Diameternya ialah diantara 6.35 - 6.65 cm. Bola tenis harus dijaga denganbaik dan hendaklah sentiasa dalam keadaan kering.Pakaian PemainSetiap ahli diharuskan mengenakan pakaian yang sesuai untuk permainan. Pakaiantersebut hendaklah tidak menjadi penghalang yang boleh mengganggu perjalanan sesuatupermainan. Bagi pemain perseorangan, pemakaian pakaian seragam juga perlu walaupunmereka bermain secara perseorangan atau beregu. Pakaian pemain tenis terdiri daripadaseluar pendek atau seluar trek panjang, baju-T berkolar atau tanpa kolar, stoking dan
  • 7. kasut getah. Untuk pemain wanita pula, skirt atau seluar panjang sukan digunakan.Biasanya semua peralatan ini berwarna putih.Pegawai PermainanPegawai utama dalam sesuatu perlawanan tenis adalah pengadil. Pengadil akanberada di tepi bagian tengah gelanggang, yaitu diluar tempat jaring dipasang. Biasanyatempat duduk disediakan untuk pengadil. Pengadil akan menentukan peraturan danundang-undang permainan dipatuhi oleh pemain, mengira pungutan mata dan memulakandan menamatkan permainan. Pengadil akan dibantu oleh beberapa orang pegawaipermainan lainnya yang terdiri daripada seorang pengadil jaring dan beberapa orangpenjaga garisan dan pengadil servis. Selain itu, terdapat juga dua orang pencatat mata danpemungut bola dalam permainan yang bertaraf kebangsaan atau antarabangsa.B. CARA MEMEGANG RAKET YANG BENARPengertianTenis Lapangan merupakan salah satu cabang olahraga yang dilakukan olehseorang atau sepasang pemain yang berhadapan dengan dibatasi oleh jaring. Untukmemainkannya diperlukan raket dan bola yang terbuat dari karet yang berisi angin danterbungkus dari bulu kempa. Selain membutuhkan kekuatan memukul bola, jugaketerampilan menempatkan bola pada sisi yang kosong, agar pihak lawan sulitmengembalikan.Tujuan orang bemain tenis antara lain adalah untuk mendapatkan kesenangan,memenuhi hasrat bergerak, memelihara kesehatan tubuh dan untuk mencapai prestasi.Teknik-teknik dasar dalam tenis lapangan, diantaranya cara memegang raket, posisi sikapsiap, servis, pukulan forehand, dan pukulan backhand.Cara Memegang RaketAnggota “Lawn Tennis Regristered Profesional Coaches Association”(Perkumpulan Pelatih Tennis Profesional) yang telah berpengalaman menyebutkan bahwapermulaan dari permainan tennis dengan mempelajari cara memegang raket sehinggamerasakan “perasaan” maksimal pada jari-jari dan tangan menyentuh senarraket.Pegangan raket harus mencapai jangkauan semaksimal mungkin dan harus bisadilenturkan. Mengerahkan segala kemampuan untuk mengembalikan pukulan-pukulanlawan yang terbaik.Teknik Dasar Bermain Tenis (Grip)Berikut saya akan mencoba memaparkan teknik dasar bermain tenis bagi anda-anda yangsekiranya masih pemula dan ingin sekali mencoba bermain tenis dengan benar. Tulisan
  • 8. ini saya gabungkan dari beberapa referensi yang saya dapat, semoga mudah bagi andamengikutinya.Grip (Pegangan Raket)Pegangan raket bulutangkis cenderung berada di tengah gagang, sedangkan teniscenderung berada di ujung dari gagang raket. Contohnya bisa dilihat pada gambarberikut:Perbedaan ini dapat dimengerti dari kinetik ayunan dalam memukul bola atau kokdalam bulutangkis. Tenis cenderung menggunakan ayunan tangan dan pergerakan badanserta putaran bahu untuk memukul bola, sehingga raket dapat dianggap sebagaiperpanjangan tangan dan merupakan satu kesatuan dengan badan. Ketika pegangan raketberada di titik tengah, maka akan merusak kestabilan raket dan keutuhan ayunan lenganitu sendiri. Lain halnya dengan bulutangkis yang memiliki raket dengan berat yang lebihringan dari tenis. Bulutangkis lebih banyak menggunakan gerakan pergelangan tangandaripada keseluruhan lengan hinga bahu itu sendiri, sehingga pegangan di tengah gagangjustru lebih memperkuat cengkeraman.Umumnya gagang raket tenisberbentuk oktagonal. Kedelapan sisitersebut dibagi menjadi sisi atas, bawah,kiri, kanan dan sudut 1, 2, 3, dan 4(searah jarum jam) seperti yangdiilustrasikan pada gambar di samping.Yang dipakai menjadi patokan darisetiap tipe grip adalah posisi daripangkal ujung jari telunjuk kita.Beberapa grip atau pegangan raket dalam permainan tenis.
  • 9. 1. Forehand Continental gripGrip ini merupakan grip klasik yang selalu digunakanoleh pemain-pemain tenis jaman dahulu ketika raket kayumasih digunakan. Posisi tangan berada tepat di atas gagangraket dan posisi pangkal telunjuk berada di sudut 1 (untukpemain tangan kanan) atau sudut 4 (untuk pemain kidal).Pemain pro modern yang tercatat masih menggunakantipe ini adalah Stefan Edberg dan sebelumnya adalah JohnMcEnroe. Grip ini sangat baik digunakan di permukaanlapangan yang cepat, seperti rumput, dan digunakan olehpemain dengan tipe permainan „Service Volley‟. Saat ini tidakbanyak yang menggunakan tipe continental sebagai pegangan forehand utamanya karenatempo permainan yang semakin cepat dengan bola yang semakin berputar (spin). Minusgrip ini adalah hanya bisa dipakai untuk pukulan mendatar (flat) dan mengiris (slice),sedangkan untuk pukulan spin agak sulit. Pemain yang memakai grip ini juga seringkalikesulitan menghadapi bola-bola top spin yang bersifat agak melambung parabolik. Akantetapi, grip continental merupakan grip standar untuk melakukan service dan juga untukpukulan volley serta overhead karena tangan mantap mencengkeram gagang raket.2. Forehand Eastern gripEastern merupakan grip yang paling mudah diaplikasikanpetenis pemula. Grip ini seringkali disebut sebagai „peganganberjabat tangan‟. Anda dapat mencobanya dengan memulaipegangan dari leher raket, seperti menjabat tangan, lalu turun keujung gagang raket. Posisi dari pangkal telunjuk cenderung beradapada sisi kanan (untuk pemain tangan kanan) atau sisi kiri (untukpemain kidal).Pegangan jenis ini dapat memberikan variasi pukulan yang lengkap, baik itu flat, slice, maupun spin. Pilihan grip ini cocoksekali bagi pemain yang sering mengandalkan permainan volleyke depan net karena anda dapat dengan mudah dan cepat menyesuaikan grip untukpukulan volley ke depan net. Namun minus pegangan ini sekali agak susah untukmenghadapi bola-bola topspin yang bersifat parabolik. Salah satu pemain pro yangmerajai tenis di tahun 90′an, yaitu Pete Sampras, memakai grip ini sebagai pilihannyakarena dia merupakan tipikal pemain Service Volley yang sangat nyaman memakai gripini.
  • 10. 3. Forehand Semi-Western gripGrip jenis ini adalah grip yang paling banyak dipakai olehpemain tenis modern, terutama yang memiliki tipe permainanbaseliner.Anda dapat mencoba grip ini dengan menempatkanpangkal jari telunjuk anda di sudut 2 (untuk pemain tangan kanan)atau 3 (untuk pemain kidal). Atau bisa juga berawal dari gripeastern kemudian tangan anda diputar searah jarum jam satu sudutke sudut 2 atau 3.Keunggulan dari grip ini adalah anda dapat memukul spindengan baik sehingga kemungkinan bola untuk melewati net lebih besar karena sifatnyayang parabolik. Grip ini juga dapat dipakai untuk memukul flat tetapi tidakdirekomendasikan untuk memukul slice. Minus dari grip ini adalah sulit untukmengantisipasi bola-bola rendah yang dihasilkan dari pukulan flat atau slice terutama dilapangan cepat (grass atau hard court).Beberapa contoh pemain pro yang menggunakangrip ini adalah : Andre Agassi, Roger Federer, Marat Safin.4. Forehand Western gripGrip jenis ini merupakan grip yang ekstrim digunakanterutama untuk memproduksi pukulan topspin. Pemain spesialislapangan tanah liat (clay) umumnya menggunakan grip jenis ini,juga banyak pemain modern saat ini.Grip ini disebut dengan „pegangan wajan‟ karena caramemegang raket ini seperti saat kita memegang gagangwajan. Caranya adalah anda menempatkan posisi pangkal telunjukpada sisi bawah dari gagang raket. Atau anda dapat memulai dariposisi semi-western kemudian bergeser satu sudut ke sisi bawahgagang raket.Grip ini sangat baik digunakan bagi pemain yang ingin memukul bola dengan top spinyang ekstrim. Arah bola dari hasil pukulan ini dapat melambung di atas net dan turunmenurut garis parabolik yang ekstrim. Grip ini juga sangat nyaman digunakan untukmengantisipasi bola-bola tinggi yang biasanya terjadi di lapangan tanah liat. Akan tetapi,minus dari grip jenis ini adalah tidak bisa dipakai untuk melakukan pukulan flat sertaslice dan juga sangat sulit untuk mengantisipasi bola-bola slice yang jatuh rendah dilapangan cepat seperti rumput (grass) atau semen (hard court). Pemain pro yangmenggunakan jenis grip ini umumnya merupakan pemain spesialis tanah liat sepertiRafael Nadal, Carlos Moya atau sebelumnya adalah Sergi Bruguera.
  • 11. BAB 3.A. DASAR-DASAR BERMAIN TENIS LAPANGANTeknik Pukulan Tenis ForehandForehand, pukulan yang paling dasar dan paling mudah diajarkan dalam tennis.Forehand sendiri adalah pukulan yang ayunannya dari belakang badan menuju depan danbagian depan raket atau telapak tangan kita berhadapan dengan bola.Bagi anda yang masih pemula, anda dapat menggunakan grip continental ataueastern dalam memegang raket tenis dan stance yang digunakan adalah closed stancedimana posisi badan tegak lurus terhadap garis baseline atau net. Berikut ini adalahgambar yang menunjukkan pergerakan dalam pukulan forehand klasik.Gerakan dimulai dari pergerakan badan menuju arah bola dan kita telahmenentukan tepatnya zona bola akan dipukul. Zona yang baik untuk memukultenis dengan grip continental. (Gambar 1). atau eastern adalah pada daerah didepan badan anda, di daerah sekitar bawah perut.
  • 12. Kemudian raket anda ayunkan ke belakang bersamaan dengan rotasi bahu tangananda yang tidak memegang raket ke depan. Kaki kiri maju ke depan dan badantegak lurus terhadap garis baseline atau net untuk melakukan closed stance(Gambar 2 dan 3).Ketika bola telah masuk pada zona pukulan yang anda kehendaki, raket andaayunkan ke depan menuju titik kontak antara bola dengan raket (Gambar 4).Raket kontak dengan bola tenis dan usahakan bola harus berada pada sweetspotdari raket untuk kesempurnaan dari pukulan tersebut (Gambar 5).Setelah terjadi kontak maka kita melakukan followthrough dengan cara raket tetapdiayunkan hingga melintasi badan kita ke arah kira-kira jam 11 (Gambar 6).Gerakan forehand berikutnya merupakan pukulan forehand yang digunakan olehpemain-pemain modern jaman sekarang dimana perbedaan dengan cara klasik seperti diatas terletak pada pemilihan grip, stance, dan followthrough. Grip yang umumnya dipakaioleh petenis modern adalah semi-western atau full-western sehingga pukulan utama daripemain saat ini kebanyakan adalah topspin. Kemudian stance yang digunakan adalahopen stance dimana pemain bersiap memukul bola dengan posisi badan paralel terhadapgaris baseline atau menghadap net.
  • 13. Gambar ini diambil dari gerakan forehand Andy Roddick yang dimulai dariayunan raket ke belakang (Gambar 1). Anda dapat melihat stance yang dipakaiAndy Roddick adalah open stance dimana kaki kanan yang lebih dulu maju kedepan dan posisi badan paralel atau menghadap net.Gambar 2 dan 3 raket mulai diayunkan ke depan menuju titik kontak bola denganraket.Raket sampai pada titik kontak dengan bola pada daerah sweetspot kepala raket(Gambar 4).Setelah titik kontak bola dengan raket maka dilanjutkan dengan followthroughdimana raket diteruskan ke samping badan dengan gerakan seperti whiper mobilatau dinamakan “whiper whip” (Gambar 5 dan 6).Jadi untuk pemain pemula disarankan mempelajari pukulan forehand dengan gerakanyang sederhana terlebih dahulu dengan ayunan yang klasik dan memakai grip continentalatau eastern. Apabila telah dapat menguasai pukulan ini dengan baik dan dapat memukulbola melewati net dengan konsisten, maka anda bereksperimen dengan mencoba grip lainseperti semi-western atau western. Umumnya seiring dengan perkembangan pukulan,maka footwork anda juga semakin baik dan bisa menyesuaikan footwork yang digunakanapabila ingin mencoba memukul dengan grip lain. Satu contoh ini adalah pukulanforehand Federer yang memakai grip semi-western.Hasil pukulan dari petunjuk tersebut di atas adalah flat spin. Bila ayunan lebih turunke bawah sehingga perkenaan snar dengan bola dari bawah dengan daun raket yang agakterbuka dan gerak lanjut ke depan dan lebih tinggi maka akan menghasilkan top spin.Teknik Pukulan Tenis BackhandGrip ini sering kali disebut „pegangan wajan‟ karena cara memegang raket iniseperti saat kita memegang gagang wajan atau panci masakan. Caranya adalah andamenempatkan posisi pangkal telunjuk pada sisi bawah dari gagang raket. Atau dapatmemulai dari posisi semi-western kemudian bergeser satu sudut ke sisi bawah gagangraket.Grip ini sangat baik digunakan bagi pemain yang ingin memukul bola dengan topspin yang ekstrim. Arah bola dari hasil pukulan ini dapat melambung di atas net dan turunmenurut garis parabolik yang ekstrim. Grip ini juga sangat nyaman digunakan untukmengantisipasi bola-bola tinggi yang biasanya terjadi di lapangan tanah liat. Akan tetapi,minus dari grip jenis ini adalah tidak bisa dipakai untuk melakukan pukulan flat sertaslice dan juga sangat sulit untuk mengantisipasi bola-bola slice yang jatuh rendah dilapangan cepat seperti rumput (grass) atau semen (hard court). Pemain pro yangmengadopsi jenis grip ini umumnya merupakan pemain spesialis tanah liat seperti RafaelNadal, Carlos Moya atau sebelumnya adalah Sergi Bruguera.
  • 14. Backhand, Pukulan dasar kedua dalam bermain tennis. Backhand adalah pukulanyang diayun dari seberang badan menuju depan atau menggunakan bagian belakang dariraket untuk memukul bola dan telapak tangan anda membelakangi bola.Saat ini terdapat dua jenis pukulan backhand yang populer digunakan, yaitu: backhandmenggunakan satu tangan dan backhand menggunakan dua tangan. Masing-masingpukulan memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, saat ini pukulan backhand duatangan lebih banyak dipakai oleh pemain pro karena efektivitasnya.1. Backhand satu tanganTerdapat beberapa keuntungan dalam memakai backhand satu tangan:1. Memperoleh keuntungan dari jangkauannya yang panjang sehingga bola-bola yang melebar dapat ditangani dengan lebih mudah.2. Lebih mudah untuk melakukan voli dari grip satu tangan dan umumnyapemain yang memiliki backhand satu tangan lebih jago dalam memukulvoli daripada pemain yang memiliki backhand dua tangan.Terdapat 2 jenis grip yang dapat dipakai dalam melakukan backhand satu tangan,yaitu eastern dan full-eastern (western) grip.Tahap-tahap gerakan backhand satu tangan adalah sbb:1.Dari posisi bersiap, anda bergerak ke arah bola datang dan telah menentukan zonapukulan serta grip yang akan anda pakai. Zona pukulan untuk pukulan backhand satutangan yang baik adalah agak di depan badan anda.2.
  • 15. Raket diayunkan ke belakang beserta bahu dan punggung anda. Stance yangdipakai dalam backhand satu tangan umumnya adalah closed stance dimana posisi badantegak lurus terhadap net atau garis baseline.3.Raket diayunkan ke depan menuju titik kontak dengan bola dan usahakan kontakberada pada sweetspot dari raket. Ingat, titik kontak sebaiknya berada agak di depanbadan dan bukan di samping. Kemudian ayunan diteruskan untuk melakukan tahapfollowthrough kira-kira ke arah jam 2 badan anda.2. Backhand dua tanganBackhand ini merupakan yang paling populer digunakan oleh pemain tenis saatini. Keuntungan dari grip ini adalah ayunannya yang efisien dan tenaga ekstra yangdihasilkannya karena menggunakan dua tangan. Namun, kekurangannya terutama dalammenghadapi bola-bola yang melebar dikarenakan tumpuan ayunan yang menggunakan 2bahu. Grip yang dipakai dalam melakukan pukulan ini adalah tangan kanan berada padaujung gagang raket dengan grip continental dan tangan kiri berada di atasnya dengan gripsemi-western.Tahap - tahap gerakan backhand dua tangan adalah sbb:1.
  • 16. Dari posisi bersiap, anda bergerak ke arah bola datang dan telah menentukan zonapukulan serta grip yang akan anda pakai. Zona pukulan untuk pukulan backhand duatangan yang baik adalah di samping badan anda di sekitar daerah pinggang.2.Raket diayunkan ke belakang pada posisi kira-kira sejajar pinggang anda. Stanceyang dipakai dalam backhand dua tangan umumnya closed stance, namun dapat puladilakukan dengan open stance.3.
  • 17. Raket diayunkan ke depan menuju titik kontak dengan bola dan usahakan kontak beradapada sweetspot dari raket. Dalam ayunan ke depan ini, tangan kiri memegang peran yangdominan sedangkan tangan kanan sebagai penyeimbang dan pengarah bola. Kemudianayunan diteruskan ke samping badan anda hingga raket ke arah punggung untukmelakukan tahap followthrough.Bagi pemula yang mungkin pernah bermain bulutangkis atau tenis meja,cenderung agak janggal ketika berlatih tenis terutama untuk pukulan backhand dua tangankarena pukulan ini menggunakan tangan yang non dominan sebagai utamanya, sedangkantangan dominan sebagai penyeimbang dan pengarah bola.Hasil pukulan dari petunjuk tersebut adalah flat spin. Bila ayunan raket lebih turunke bawah sehingga perkenaan senar dengan bola dari bawah dengan daun raket ataukepala raket yang agak terbuka dan gerak lanjut ke depan dan lebih tinggi maka akanmenghasilkan Top Spin. Sebaliknya bila jalan raket dari atas ke bawah kemudianberlanjut ke depan atas maka akan menghasilkan Under Spin atau Sliced.Teknik Pukulan Tenis ServisPermainan tenis merupakan olahraga individu dan ganda dimana kerjasama antarpemain sangat dibutuhkan. Dalam permainan ini secara utuh permainan tenis terdiri daribanyak teknik dasar yaitu: servis, smash, forhand,backhand dan volley. Diantara teknikdasar yang ada servis merupakan pukulan yang sangat penting sehingga permainan dapatmenghasikan angka.Servis adalah teknik atau keahlian paling dasar yang harus di miliki oleh setiappemain. Kemenangan seorang pemain banyak disebabkan karena pemain tersebut mahirdalam teknik servis. Servis adalah modal utama setiap pemain dan merupakan untukmemulainya suatu permainan. Peranan servis sangat penting dalam permainan tenisdikarenakan karena kesempatan mengolah bola sehingga daerah pertahanan lawanterbukadan kesempatan memperoleh angka lebih besar. Jika kondisi tersebut terjadi makakendali permainan dapat dikuasai.Ada empat kegunaan teknik servis dalam permainan tenis, yaitu:• Memulai suatu permainan
  • 18. • Kesempatan memperoleh angka lebih besar• Pertahanan lawan lebih terbuka• Kesempatan memblok serangan lawan lebih mudahSelain itu ada delapan prinsip dasar dalam melakukan servis ketika seorang pemain akanmelakukan servis yaitu:1. Posisi berdiri (Stance)2. Pegangan raket (Grip)3. Ayunan ke belakang (Backswing)4. Ayunan ke belakang,menekuk (Bend), dan mengulur (Extend)5. Ayunan ke belakang,menekuk,mengulur,dan bergeser (Shift)6. Ayunan ke belakang,lempar bola (Toss), dan pukul (Tap)7. Ayunan ke belakang, lempar bola, pukul, dan bergerak8. Ayunan penuh (Full swing)Ada beberapa cara petunjuk melakukan teknik dasar pukulan serve.1. Pegangan yang digunakan adalah eastern atau continental, sesuai dengan kekuatanyang dimiliki. Jarak antara jari telunjuk dengan jari tengah lebih lebardibandingkan dengan pegangan pada groundstroke.2. Sikap siap dalam melakukan serve adalah :a. Kaki kanan sejajar dengan garis belakang.b. Kaki kiri membentuk sudut 45 derajat.3. Cara melambungkan bola :a. Bola jangan digenggam, melainkan dipegang dengan jari-jari.b. Lambungkan bola dengan lengan selurus mungkin.c. Tinggi lambungan lebih tinggi sedikit dari acungan raket lurus keatas.Jika sudah menguasai teknik dalam melakukan pukulan sevis, kemudianpembelajaran selanjutnya adalah teknik pukulah forehand drive. Ada empat hal yangperlu diperhatikan dalam melakukan pukulan forehand drive, yaitu sebagai berikut:1. Pada saat bola sudah mulai meninggalkan raket lawan, putar badan ke depan padapinggul, sehingga bahu kiri menghadap ke arah net dan raket mengarah kesamping lapangan.2. Saat bola lawan telah melewati net dan akan jatuh ke lapangan, siapkan kaki kiriuntuk melangkah ke depan, sedangkan kepala raket mulai diturunkan sampaisetinggi pinggang dan berakhir menuju ke arah belakang.3. Pada saat bola memantul, berat badan mulai dipindahkan dari kaki kanan ke kakikiri. Bersamaan dengan itu, pukul bola di depan pinggul kiri.4. Setelah bola dipukul, lanjutkan gerakan dengan lurus ke depan ke arah net. Jangansekali-kali menghentikan gerakan lanjutan ini walupun dengan maksud memukulbola dengan pelan.
  • 19. Selain pukulan forehand drive, dalam tenis lapangan juga dikenal pululan backhanddrive. Pukulan backhand drive dilakukan ketika posisi bola berada di samping kiri badan.Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut:1. Putar tangan seperempat lingkaran ke arah kiri dari pegangan forehand estern.2. Pegang raket lebih kuat untuk mengendalikan pukulan dengan baik.3. Pegangan diubah pada saat mulai membawa raket ke samping kiri badan.PembahasanDalam permainan tenis, persendian yang paling penting adalah kaki, pinggang,bahu, siku dan pergelangan tangan. Bila beberapa persendian dilakukan dalam melakukangerak maka urutan penggunaan dan ketepatan waktunya sangat penting. Asas inimenunjukan kepada kita kapan sendi itu digunakan. Gerakan itu dimulai denganbekerjanya grup-grup otot besar dan terus bergerak secara progresif melalui otot-ototkecil.Gerakan mengalir terus menerus ini menghasilkan suatu pengumpulan kekuatanyang disatukan. Kekuatan ini digerakkan oleh satu bagian tubuh yang terbentuk darikekuatan sendi-sendi berikutnya. Dalam permainan tenis, gerakan servis mulai dengansikap seimbang, pegangan raket, bola dipegang di ujung jari secara rileks, jaga agar sikutetap pada posisi, lihat target tanpa memperhatikannya, pandangan jauh ke depan sebelummelakukan servis.Gerakan PersendianDimulai analisa persendian kaki atau kedua tungkai sebagai kaki tumpu padagerakan awalan, kemudian posisi lengan,badan dan pergelangan tangan ketika memegangbola dan raket. Manakala gerakan melempar bola,mengayun raket posisi badanmenghadap kearah jarring/net persendian bahu dan sikut sangat dominan berperan. Ketikalepasnya bola dari tangan dan ayunan raket ke belakang persendian pangkal tangan(pergelangan tangan) sangat dominan berperan.
  • 20. B. HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI GERAKAN SERVIS1. Force1.) Forces/gaya yang di gunakan dalam gerakan servis adalah gaya internal (tekan)terutama saat melempar bola kearah atas;2.) Vector/arah gaya terjadi pada saat gerakan tangan yang memegang raketmemukul bola hinga posisi kembali seperti semula.3.) External Forces/tenaga dari luar, Dari awalan sampai gerakan lanjutan, Di luartubuh, Hambatan udara dan gravitasi yang berpengaruh pada saat melakukangerakan.4.) Colinear Forces/gaya yang bekerja pada gerak lurus, saat raket memukul bolakearah depan sasaran5.) Net Force/ gaya murni yang bekerja pada benda, Hasil gerakan lemparan bolake atas lengan dan tangan terhadap bola hingga lepasnya bola dari jari-jari,6.) Resultante Force/hasil dari gaya-gaya yang bekerja, gerakan awalan memegangbola, melempar bola, mengayun raket,melecutkan pergelangan tangan, gerakanlanjutan dengan melangkahkan salah satu kaki kedepan searah pukulan bola.2. Linear kinematicsSaat lengan melempar bola lurus ke atas dan arah bola setelah di pukul. Geraklurus terjadi terutama pada saat melempar dan memukul bola .1.) Rectilinear Translation/gerak lurus beraturan Linear Motion/gerak lurus, Saattangan mengayun raket, menekuk siku kemudian saat lengan lurus akan memukulbola kearah sasaran,2.) Position/posisi, sikap memegang bola dan memegang raket, tubuh dan kaki,pinggang, bahu, lengan dan tangan, posisi awal tubuh/sikap awalan dan posisi saatmemukul.3.) Resultante Displacement/perubahan posisi, dari posisi memegangraket,melempar bola,mengayun raket gerakan lanjutan dengan melecutkanpergelangan tangan kebawah yang dilanjutkan dengan melangkahkan salah satu
  • 21. kaki tumpuan.4.) Acceleration/perubahan kecepatan, dari memegang raket dan bola pasif sampaigerakan melempar bola dan memukul bola kearah tertentu. Perubahan kecepatangerakan anggota tubuh terutama kedua kaki tumpu yang sikap awalnya ditekuksecara cepat diluruskan atas, adanya perubahan kecepatan pada saat memukulbola.3. Linear kinetics1.) Hukum Newton satu yang berbunyi bahwa benda akan tetap dalam keadaandiam sampai ada gaya yang bekerja terhadap benda tersebut, hal terjadi manakalaposisi siap diam yang dipegang sampai dengan terjadi lemparan bola;2.) Newtons Law II/hukum Newton 2, yang berbunyi “Benda akan mengalamipercepatan jika ada gaya yang bekerja pada benda tersebut dimana gaya inisebanding dengan suatu konstanta (massa) dan percepatan benda”..hal ini dapatdilihat pada saat bola bergerak dilempar ke atas dan pada saat lecutan sendi sikuuntuk memukul bola sehingga terjadi pergerakan bola dari pelan menjadi lebihcepat saat bola lepas dari tangan dan saat ayunan lengan memukul bola.4. The muscular systemMuscle Fiber/serabut otot, terjadi pada saat gerakan menekuk lutut adalah ototquadricep,mengayun raket adalah ototbagian belakang, memegang bola dan raketadalah , origo biseps, biseps, triseps, insersi triseps dan insersi biseps. saatmelakukan lemparan, Tendon biseps dan tendon triseps berperan, tendon berfungsiuntuk mengunci gerakan pada saat lengan melakukan pukulan, concentriccontraction/memendek, saat menekuk pergelangan tangan, menekuk lutut, menariksiku,memukul bola setelah bola di pukul dan bergerak kearah depan.
  • 22. BAB 4.A. TEKNIK BERMAINForehand: sebuah pukulan di mana telapak tangan yang memegang raketdihadapkan ke depan.Backhand: sebuah pukulan di mana punggung tangan yang memegang raketdihadapkan ke depan.Groundstroke: sebuah pukulan forehand atau backhand yang dilakukan setelahbola memantul sekali di lapanganmu.Slice: pukulan forehand atau backhand dimana kepala raket dimiringkan sedikitdan dipukul dengan cara mengayunkan raket dari atas ke bawah.Spin: pukulan forehand atau backhand dimana raket dimiringkan sedikit ataubanyak dimana jika mengenai bola akan mengalami perubahan arah (berputar).Dropshot: sebuah pukulan yang mengenai net lalu jatuh di daerah lawan.Smash: sebuah pukulan keras yang menghantam sebuah bola tanpa menyentuhtanah di atas kepala dan diarahkan ke lapangan sang lawan.Lob: sebuah pukulan dimana bola dipukul tinggi ke jurusan sebelah belakanglawan.Passing shot: sebuah pukulan dimana bola melalui (bukan melintas di atas) musuhyang berada di dekat net (lihat lob).B. CARA BERMAINMemilih raketApabila memilih raket dua perkara utama harus diberi tumpuan yaitu :* Size gengaman tangan* Size dan berat raketRaket-raket yang lebih ringan dan kecil sizenya adalah lebih sesuai bagi merekayang baru atau mula bermain tenis.Cara memegang raket tenisCara memegang raket bergantung kepada jenis pukulan. Terdapat dua jenis ataucara memegang raket tenis yaitu cekak hadapan dan cekak kilas. Dalam permainan,seseorang pemain boleh menukarkan cara memegang raket dari masa ke semasa bagimenyesuaikan pukulan yang dibuatnya.Waktu permainan
  • 23. Sesuatu permainan tenis mempunyai maksimum lima set dan kemenangan untuktiga set para pemenang. Ia juga boleh dimainkan dalam tiga set dengan kemenangan duaset dikira sebagai pemenang. Untuk bagian wanita pula, satu permainan mengandungitiga set dan kemenangan dua set para pemenang. Tiada masa diadkan bagi suatu set, yangpastinya pemain yang menamatkan permainan lebih dahulu daripada lawannya itulahpemenang. Masa 10 menit diperuntukan kepada pemain untuk berehat selepas set ketigabagi lelaki dan putaran kedua bagi wanita.Cara mendapatkan mataKiraan mata dalam permainan tenis agak berbeda dengan permainan badminton.Dalam satu set ada sekurang-kurangnya enam permainan dan dalam satu permainansekurang-kurangnya ada empat kali servis.Permainan dimulakan pada kedudukan 0-0.Mana-mana pemain yang berjayamemungut mata pertama, matanya dikira 15-0; mata kedua yang dipungut dikira 30-0;dan jika mata ketiga berjaya dipungutnya, maka dikira 40-0. Mata seterusnya yangdiperolehi oleh pamain berkenaan menamatkan permainan dan kemenangankepadanya.Sepanjang permainan, mata untuk pembuat servis dikira dahulu.Apabila kedua-dua pemain mencapai tiga mata sam, matanya dikira 40-40 dan inimemaksa dius. Untuk mencapai kemengan salah seorang pemaian harus mendapatkandua mata melebihi lawannya. Dengan demikian, permula servis perlu mendahuluilawannya dengan satu mata.Untuk mendapatkan mata kedua pemain akan membuat servis disebelah kirigelanggangnya puladan pungutan mata akan dikira seperti yang diterangkan tadi.Seseorang pemain harus memperolehi enam mata dahulu untuk menemani suatu set.Bagaimanapun, jika kedudukan terikat pada 5-5 , permainan diteruskan sehingga salahseorang pemain mencapai dua mata melebihi lawannya. Dalam sesuatu permainanterdapat lima set maksimum untuk menentukan kemenangan. Bergantung pada jumlah setyang dimainkan, seseorang pemain dikira pemenang apabila dia mendahului tiga setdaripada lawannya.Memulakan permainanPermulaan permainan ditentukan secara undian, yaitu bagi menentukan permainmana yang akan memulakan permainan. Setelah penentuan dibuat, dan para pegawaipermainan sudah bersedia, maka permainan boleh dimulakan. Permulaan servis akanberdiri di belakang garisan belakang, iaitu di tempat membuat servis yang disediakandisebelah kanan gelanggangnya. Pemain lawan akan berada dibahagian kanangelanggangnya.Pembuat servis (A) hendaklah membuat servis dengan memukul bola ke kawasanservis lawan. Jika bola pertama terkeluar daripada kawasan servis lawan ini, pembuatservis masih berpeluang membuat servis itu dengan servis kedua. Jika bola daripadaservis kedua ini juga terkeluar, maka mata diberikan kepada pemain lawan (B). Setelah
  • 24. servis bersih dibuat, maka kedua-dua pemain akan berusaha mematikan ke kawasanlawannya.Selepas membuat servis pertama di sebelah kanan gelanggang pemain berkenaanakan membuat servis di sebelah kiri gelanggang pula untuk mata kedua. Selepas itukedua-dua pemain akan melakukan servis secara bergilir-gilir sehingga salah seorangdaripada mereka mencapai kemenangan.Dalam permainan dan Tamat permainanBola dalam permainan selagi pengadil belum membuat keputusan bola itu mati.Dalam hal begini, pemain tidak dibenarkan meninggalkan gelanggang kecuali ataspersetujuan pengadil. Bagi permainan beregu, dimana pemain boleh memukul bolakecuali semasa membuat servis karena pembuat servis yang berhak saja dibenarkan.Pengadil utama yang mengawasi permainan akan memberikan isyarat jika permainanditamatkan.Permainan ditamatkan setelah pemenang ditentukan. Bagian laki-laki pertandinganyang diiktirafkan ialah dalam tiga set terbaik dan bagi wanita ia dimainkan dalam dua setterbaik. Apabila permainan tamat, kedua-dua pemain bersalaman sesama sendiri dandengan pengadil.C. PERATURAN TENIS LAPANGANUntuk tenis lapangan, pertandingan akan dilangsungkan dengan memperhatikanaturan-aturan sebagai berikut:1. Pertandingan tunggal tenis akan dilaksanakan dengan menggunakan systemsetengah kompetisi yang terdiri dari 4 group dengan jumlah peserta sebesar 3orang per group.2. Pertandingan Ganda tenis akan dilaksanakan dengan menggunakan systemsetengah kompetisi yang terdiri dari 2 group dengan jumlah peserta sebesar 4orang per group3. Peraturan pertandingan Tenis Tunggal dan Ganda:• Penyisihan menggunakan 6 game atau 30 menit permainan• Semi final menggunakan 10 game atau 45 menit permainan• Dan Final menggunakan 12 game atau selama 1 jam4. Jika waktu habis akan tetapi pertandingan belum selesai, maka pemenang akanditentukan dari pemain yang unggul sementara.5. Pemain diwajibkan menggunakan sepatu outdoor (lapangan menggunakanrumput sintesis)6. Pemain diwajibkan sudah berada 5 menit sebelum pertandingan dimulai, dantoleransi waktu yang diberikan jika terlambat adalah sebesar 5 menit. Apabilalebih dari waktu tersebut maka pemain tersebut akan dianggap kalah WO dengannilai maksimal untuk kemenangan lawan.7. Skema pembagian group Tunggal adalah sebagai berikut:
  • 25. GROUP AGROUP BGROUP CGROUP DA1 B1 C1 D1A2 B2 C2 D2A3 B3 C3 D3Catatan: juara masing-masing group akan langsung berhadapan di semi-final dan final8. Skema pembagian group ganda adalah sebagai berikut:GROUP AGROUP BA1 B1A2 B2A3 B3A4 B4Catatan: juara masing-masing group akan langsung berhadapan di Final.
  • 26. BAB 5.ISTILAH – ISTILAH PENTING DALAM PERMAINAN TENISAce – Servis yang dilakukan pemain dimana bola masuk dan tidak dapat dijangkau olehpemain lawan.Ad court – Bagian sisi kiri dari lapangan tenis terhadap masing-masing pemain.Advantage – Poin ketika seseorang telah mendapatkannya setelah deuce dan butuh satupoin lagi untuk memenangkan sebuah game.All-court – Tipe permainan yang menggabungkan seluruh tipe yang ada di tenis termasukserve and volley, dan baseline.Alley – Daerah pada lapangan tenis diantara garis single dan double.Approach shot – Pukulan yang digunakan sebagai set up sebelum pemain maju ke depannet, umumnya menggunakan pukulan slice atau topspin yang lebih cepat dari pukulandalam suatu reli.ATP – Association of Tennis Professionals, Asosiasi tenis putra profesional.ATP Champions Race – Sistem perhitungan peringkat pemain ATP berdasarkan poinyang dikumpulkan mulai pada awal tahun hingga akhir tahun. 8 pemain teratas pada akhirtahun akan bertarung pada ATP Tennis Masters Cup.Australian formation – Formasi yang digunakan di permainan ganda dimana pemain yangberada di depan net berdiri di tengah net untuk menghadang bola return yang datangmenyilang (cross court).Backhand – Jenis pukulan tenis dimana punggung tangan yang memegang raketdihadapkan ke depan dan pemain memukul bola menggunakan bagian belakang dariraket.Backspin – (dikenal juga sebagai slice atau underspin), pukulan yang memberikan efekputaran ke belakang setelah bola dipukul.Backswing – Bagian dalam fase pukulan tenis dimana raket diayunkan ke belakang dalamrangka persiapan untuk memukul bola dengan ayunan ke depan.Bagel – kemenangan atau kekalahan set dengan skor 6-0.Ball Person – Seseorang (laki-laki atau perempuan) yang bertugas untuk memungut bolapada pertandingan tenis.Baseline – daerah di luar garis akhir dari zona permainan di dalam lapangan tenis.
  • 27. Baseliner – Tipe permainan yang sering bermain di daerah baseline dan sangatmengandalkan kualitas pukulan groundstroke-nya.Big serve – Servis yang kencang dan bertenaga, umumnya memberikan keuntungan bagipemain yang melakukannya.Block – Sebuah pukulan bertahan yang menggunakan sedikit ayunan, umumnya ketikamelakukan pengembalian servis (return).Breadstick – Kemenangan atau kekalahan pada set dengan skor 6-1Break – Memenangkan game dalam posisi menerima servis, maka disebut serve break.Break back – Memenangkan game dalam posisi menerima servis setelah sebelumnyakehilangan game dalam posisi memegang servis.Break point – Satu poin tertinggal untuk dapat melakukan break (atau pada posisi skor30-40); double break point/ two break points pada skor of 15-40; triple break point padaskor 0-40Buggy Whip – Pukulan forehand yang memiliki ayunan dari bawah ke atas dan tidakmelakukan followthrough seperti yang normal (ayunan melintasi badan) melainkanberakhir di sisi badan yang sama.Bye – Fase dalam turnamen dimana pemain otomatis melaju ke babak berikutnya tanpamelawan pemain lain.Call – Penilaian dari hakim garis yang mengatakan bahwa bola keluar daerah permainan.Cannonball – Ungkapan lama yang menjelaskan sebuah pukulan servis yang flat dankeras.Can Opener – Pukulan servis dari pemain yang mendarat di pertemuan antara garis bataspermainan single dengan garis servis.Carve – Jenis pukulan yang menggabungkan pukulan sidespin dan underspin.Challenge – Peraturan baru dimana pemain dapat mengajukan peninjauan ulang terhadapbola yang dianggap keluar kepada wasit dengan menggunakan teknologi Hawk-Eye.Challenger – Turnamen yang memiliki level di bawah turnamen ATP. Pemain yangberkompetisi disini akan mendapatkan poin untuk dapat bermain di turnamen kelas ATP.Chip – memblok pukulan dengan underspin.Chip and charge – Sebuah strategi yang menggunakan pukulan underspin dalammengembalikan servis lawan kemudian diikuti oleh pergerakan ke depan net.
  • 28. Chop – Pukulan dengan underspin yang ekstrim.Clean the Line/Clip the Line – Pukulan dimana sebagian bagian dari bola jatuh di garispermainan.Closed stance – Cara memukul bola dengan posisi badan yang paralel dengan garisbaseline.Code Violation – Peraturan di ATP dimana pemain melakukan pelanggaran dengan caramengeluarkan suara-suara negatif/makian atau memukul bola dengan keras tidak dalampermainan. Pelanggaran pertama akan diberikan peringatan, kedua akan diberikan penaltipengurangan poin, ketiga diberikan pengurangan game dan keempat pertandingan dihentikan untuk kemenangan lawan.Counterpuncher – Tipe permainan baseliner yang cenderung defensif.Court – Lapangan yang memiliki ukuran tertentu untuk memainkan permainan tenis.Crosscourt – Memukul bola menyilang ke arah area permainan lawan.Cross-over – Pemain yang menyebrangi net ke daerah lawan. Dapat dilakukan denganmaksud baik atau bermusuhan. Seringkali dalam permainan tenis di lapangan tanah liatpemain melintasi net untuk melihat jejak jatuhnya bola bila ia merasa dirugikan olehkeputusan wasit.Cyclops – Sebuah alat yang dipasang untuk mendeteksi apakah bola servis yangdipukulkan masuk atau keluar. Alat ini segera berbunyi apabila bola jatuh di luar garisservis.Dead net (dead net cord) – Situasi dimana seorang pemain mendapatkan keuntungan daripukulannya yang menyentuh ujung net kemudian bergulir ke daerah lawan.Deep – Pukulan dimana bola jatuh di dekat garis baseline.Deuce – Situasi pada poin 40-40 dan pemain harus merebut dua poin berturut-turut untukmemenangkan sebuah game.Deuce court – Sisi kanan lapangan tenis menurut masing-masing pemain.Dink – Pukulan yang lamban dan tidak bertenaga.Dirtballer – Pemain spesialis tanah liat.Double Bagel – 2 set menang dengan skor 6-0, 6-0Double Fault – Dua kali melakukan kesalahan pada saat melakukan sevis.
  • 29. Doubles – Permainan tenis yang dimainkan oleh 4 orang, masing-masing 2 orang tiap sisilapangan.Down the line – Memukul bola lurus ke arah daerah permainan lawan.Drop shot – Pukulan yang dipukul dengan pelan dan jatuh di dekat net untuk memancingpemain berlari ke depan.Drop volley – Pukulan drop shot yang dihasilkan dari voli.Fault – Kesalahan pada pukulan servis dimana bola jatuh di luar daerah servis yangdituju.First Service – Pukulan servis pertama dari dua kesempatan pukulan yang diberikankepada pemain untuk memulai permainan.Flat – Pukulan yang tidak atau sedikit sekali memiliki efek spin pada bola.Follow through – Ayunan lanjutan dari fase pukulan tenis setelah bola dipukul.Foot fault – Situasi dimana pemain pada saat melakukan servis melakukan pelanggarandengan cara kakinya menginjak atau masuk ke daerah permainan sebelum bola servisdipukul.Forced error – Situasi dimana lawan melancarkan pukulan yang susah dijangkau sehinggabola bergulir keluar.Forehand – Pukulan tenis sebuah pukulan di mana telapak tangan yang memegang raketdihadapkan ke depan dan pemain memukul bola dengan ayunan yang datang daribelakang badan pemain serta bagian depan raket menghadap bola.Game point – Situasi dimana pemain yang sedang memimpin perolehan angka hanyamembutuhkan satu poin lagi untuk memenangkan gane.Golden Set – Memenangkan set tanpa kehilangan poinGolden Slam – Memenangi seluruh Grand Slam dan menjadi merebut emas padaOlimpiade.Grand Slam – Turnamen tenis yang paling bergengsi di seluruh dunia: Australian Open,French Open, Wimbledon dan French Open.Groundstroke – Pukulan backhand atau forehand yang dilakukan setelah bola memantul.Hacker – Istilah untuk pemain pemula atau menengah.Hail Mary – Pukulan lob yang sangat tinggi terutama untuk bertahan.
  • 30. Half volley – Pukulan volley yang dilakukan tepat setelah bola memantul.Head – (racket) Bagian dari raket yang terdapat senar.Hold – Memenangi game pada posisi servis.I-formation – (in doubles) Formasi pada permainan ganda diman kedua pemain berdiripada sisi yang sama sebelum memulai permainan/melakukan servis.Inside-out – Berlari ke arah sisi yang berlawanan dan memukul bola menyilang.Inside-in – Berlari ke arah sisi yang berlawanan dan memukul bola lurus.Insurance Break – mendapatkan keuntungan/poin dari dua kali servis break.ITF – The International Tennis Federation, Asosiasi yang mengatur pertenisan dunia.Jamming – Pukulan servis atau pengembalian yang mengarah ke badan lawan.Kick serve – Tipe pukulan servis yang menghasilkan spin dan membuat efek pantul bolayang lebih tinggi dari biasanya.Lawn tennis – lawn sendiri artinya lapangan rumput, Asal mula permainan tenis yangdimainkan di lapangan rumput.Let (let service) – Situasi dimana pukulan servis masuk namun menyentuh net sehinggapemain harus mengulang servisnya kembali.Let – Istilah yang digunakan apabila terdapat situasi dimana bola dari lapangan lainmasuk ke dalam lapangan kita pada saat permainan berlangsung sehingga poin saat ituharus diulangi. Dapat pula terjadi apabila bola dari jatuh dari kantung pemain dan masukke lapangan.Line judge – Seseorang yang ditugaskan untuk mengamati jatuhnya bola pada permaiantenis. Orang ini dapat memberikan penilaian apakah bola jatuh di dalam atau di luarpermainan namun keputusannya tetap berada di bawah seorang wasit.Lob – Pukulan dimana bola melambung jauh di atas net.Love – skor 0 (nol). Dipercaya berasal dari bahasa Perancis “l‟ouef” yang artinyaharfiahnya telur atau nihil.Love game – Game yang dimenangkan dengan telak tanpa membuat lawan mencetakskor.Lucky Loser – Pemain kualifikasi yang beruntung masuk ke dalam babak utama karenapemain yang seharusnya masuk mengundurkan diri.
  • 31. Mac-Cam – Kamera berkecepatan tinggi yang dipakai untuk merekam jatuhnya bola dandapat diputar ulang untuk melihat masuk atau keluarnya bola terutama di ujung garisbaseline dalam permainan tenis.Match point – Situasi dimana pemain membutuhkan satu poin untuk memenangkansebuah permainan tenis. Apabila pemain tersebut dalam posisi servis untukmemenangkan pertandingan, maka istilahnya “Serving for the match” dan bila dalamposisi pertandingan final untuk memenangkan turnamen maka istilahnya “Serving forChampionship“Mini-break – memenangkan poin pada posisi menerima servis saat tie break.Mis-hit – Situasi saat raket tidak mengenai daerah sweet spot pada raket tenis.Mixed Doubles – Permainan tenis ganda campuran (laki-laki, perempuan vs laki-laki,perempuan).Moonball – pukulan setengah melambung yang dilakukan dengan topspin.Net– Jaring-jaring yang dipasang melintang di tengah lapangan tenis dan dikaitkan padatiang di sisi lapangan.Net point – Poin yang dimenangkan dengan cara maju ke depan net.New balls – Satu set bola baru untuk menggantikan bola lama yang telah aus dalamsebuah permaian tenis; pemain yang memegang servis dengan bola baru diharapkanmenunjukan bola tersebut atau memberi tanda kepada pemain lain.No-Man‟s Land – Daerah pada lapangan tenis yang terletak di antara garis servis danbaseline.Open stance – Memukul bola dengan posisi badan paralel terhadap garis baseline danmenghadap lawan.Out – Semua bola yang jatuh di luar daerah permainan.Overhead – (atau: ‟smash‟) Situasi dimana pemain memukul bola di atas kepalanya; bilapukulannya keras maka disebut “smash“.Overrule – Keputusan wasit untuk menganulir penilaian dari hakim garis.PPassing shot – Pukulan yang dapat menembus pemain lawan pada saat dia berada didepan net, tetapi bukan melewati dengan cara lob.Poaching – Gerakan memotong bola lawan yang menuju ke arah partner kita dalampermainan ganda.Point – Periode saat permainan dimulai dengan servis yang masuk hingga akhir bola
  • 32. keluar.Pusher – Pemain yang tidak berinisiatif untuk melakukan winner dan hanyamengembalikan bola saja.Putaway – Pukulan untuk mengakhiri suatu poin dari situasi yang menguntungkan.QQualies – Babak kualifikasi dimana pemain bertanding untuk memperebutkan tempat kebabak utama.Racquet – (lihat Racket) Tongkat pemukul bola dengan gagang yang panjang danmemiliki rangka kepala yang bundar/melengkung serta dilengkapi oleh senarditengahnya.Rally – (Following the service of a tennis ball) – Situasi pada saat permainan berlangsungdan masing-masing pemain bertukar pukulan yang diakhiri oleh keluarnya bola daridaerah permainan karena kesalahan seorang pemain atau masuknya bola pada daerahpermainan lawan tanpa bisa dijangkau oleh pemain tersebut.Receiver – Pemain yang menerima pukulan servis.Referee – Seseorang yang bertanggung jawab untuk menjadi wasit dalam pertandingan.Retriever – Pemain baseliner dengan gaya permainan bertahan.Round of 16 – Babak perdelapan final sebelum memasuki perempat final dimana tersisa16 pemain yang berkompetisi.Round Robin – Sistem turnamen dimana pemain tereliminasi setelah dua kali menelankekalahan.Second Service – Kesempatan kedua dan terakhir bagi pemain untuk melakukan servis.Serve – Pukulan untuk memulai permainan.Service game – Sebuah game dimana pemain memegang servis.Serve and volley – Tipe permainan yang mengandalkan servis keras yang diikuti olehpergerakan ke depan net untuk melakukan voli.Set point – Situasi dimana pemain hanya membutuhkan satu poin untuk memenangkansuatu set.Shank – Kesalahan dalam memukul bola dimana bola mengenai rangka dan bukan senardari raket sehingga bola keluar daerah permainan.Singles – Permainan tenis yang dimainkan oleh dua orang pemain yang salingberhadapan.
  • 33. Sitter – Pukulan lemah yang jatuh agak tinggi dan baik untuk pemain melakukan “putaway” atau mengakhiri poin.Slice – (reli) memukul bola dengan underspin; (servis) servis dengan pukulan sidespin.Smash – Variasi dari pukulan overhead dimana pemain memukul bola di atas kepalanyadengan keras dan sulit untuk diterima lawan.Spank – Pukulan flat yang keras dan bertenaga.Spin – Rotasi bola akibat efek dari pukulan pada saat bola melambung di udara.Split step – Teknik footwork yang melakukan langkah-langkah kecil tepat sebelum akanmemukul bola.Spot Serving/Server – Pukulan servis dengan teknik memukul bola ke sudut, baik itu ditengah garis servis maupun di persimpangan antara garis servis dengan sisi garispermainan single.Squash Shot – Pukulan slice dengan menggunakan forehand; umumnya digunakan padaposisi bertahan.Stick the Volley – Hasil pukulan voli yang tajam dan mematikan.Straight sets – Memenangkan pertandingan tanpa kehilangan satu set pun.Strings – Material yang dikaitkan pada kepala raket untuk memukul bola.Stroke – memukul bola.Sweetspot – Bagian tengah dari kepala raket yang disenar yang merupakan tempat idealuntuk memukul bola.Tanking – Kesengajaan untuk mengalah dalam suatu permainan tenis karena mental yangburuk atau alasan lain.Tennis Ball – Alat untuk bermain tenis yang terbuat dari bahan karet berisi udara dandilapisi oleh serat bulu sintetis.T – Garis perpotongan antara garis tengah dengan garis servis dan membentuk huruf T.Tennis Bubble – Fasilitas lapangan tenis dalam ruangan yang berbentuk kubah.Tennis Elbow – Cedera yang umumnya dialami oleh pemain pemula karena teknik yangkurang sempurna atau memakai raket yang menyalurkan getaran pukulan ke tangan.Tiebreak (also: tiebreaker) – Game dengan perhitungan khusus pada posisi skor 6-6 untuk
  • 34. menentukan pemenang dari set tersebut. Pemain yang lebih dulu mendapatkan poin 7dengan marjin 2 angka yang akan menjadi pemenangnya.Topspin – Pukulan yang menghasilkan putaran bola ke depan dengan laju bola bersifatparabolikTouch – Terjadi apabila bagian badan dari pemain menyentuh net pada saat bola masihdimainkan.Tramline – Garis di sisi lapangan yang membatasi daerah permainan single atau ganda.Tweener – Pukulan trik yang dilakukan dengan cara memukul bola diantara kaki atauselangkangan. Biasanya dilakukan oleh pemain yang menerima lob pada saat maju kedepan. Pukulan ini pertama kali dipopulerkan oleh Yannick Noah.Twist Serve – Pukulan servis yang menggabungkan antara pukulan slice dengan topspinsehingga menghasilkan bola yang bersifat parabolik dan memantul tinggi di daerahlawan.Underspin – Putaran bola ke arah belakang dan mengakibatkan bola mengambang sertamemantul rendah di permukaan lapangan.Umpire – (during play) – Seseorang yang ditugaskan memimpin pertandingan sebagaiwasit utama dan umumnya duduk di kursi yang tinggi di sebelah net.Underarm service – Pukulan servis yang dilakukan dari posisi bawah bahu. Pada levelprofesional servis jenis ini dianggap sebagai penghinaan sebagaimana yang dilakukanoleh Martina Hingis dalam beberapa kesempatan.Unforced error – Kesalahan yang dilakukan atas dasar kesalahan pemain sendiri danbukan karena tekanan dari pemain lawan.Vibrazorb – Alat kecil yang ditempatkan diantara senar dan berguna untuk mengurangigetaran pada saat raket memukul bola.Volley – Forehand atau backhand yang dilakukan tanpa menunggu bola memantulterlebih dahulu.Walkover (WO) - Walkover atau biasa disebut WO adalah kemenangan tanpaperlawanan. WO dapat dinyatakan sebagai bye dan umumnya terjadi ketika pemain lawantidak datang ke pertandingan ataumengalami cedera.Whiper Wip - Followthrough atau ayunan lanjutan yang umumnya digunakan olehpemain modern saat ini. Pola ayunannya mirip dengan gerakan whiper mobil berbentukkipas.Wild card – Sebuah situasi khusus dimana pemain mendapatkan jatah untuk bermain padasuatu turnamen walaupun peringkatnya tidak mencukupi untuk dapat bermain dalam
  • 35. turnamen tersebut.Winner – Pukulan yang tidak dapat dijangkau oleh lawan dan mendapatkan poin; pukulanservis yang dapat dijangkau namun tidak dapat dikembalikan oleh lawan danmenghasilkan poin.WTA – Women‟s Tennis Association, Asosiasi tenis wanita profesional.
  • 36. PENUTUPKesimpulanBerdasarkan uraian yang telah dijabarkan pada pembahasan di atas dapat dituliskesimpulan bahwa pembelajaran teknik-teknik dasar dalam olahraga tenis lapangan perludiberikan kepada siswa. Selain memberikan pengetahuan juga menambah pengalamanbagi mereka tentunya. Aspek-aspek yang terkandung didalamnya juga dapat bermanfaatdalam kehidupannya, seperti sportivitas, tanggung jawab, jujur, pantang menyerah, danaspek lainnya.Peralatan yang digunakan dalam olahraga ini memang tergolong tidak murah.Tetapi untuk proses pembelajaran, peralatan yang digunakan dapat dimodifikasi dengantidak mengesampingkan fungsi utamanya. Misalnya saja raket, bisa digunakan raket yangterbuat dari kayu. Selain murah juga mudah digunakan untuk pemula.