Flora & Fauna Langka

1,772 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,772
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
23
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Flora & Fauna Langka

  1. 1. Flora & Fauna LangkaNo Flora / Fauna Keterangan Upaya Pelestarian flora /fauna1.Kantong Semar (Nepenthes sp.)Genus ini merupakan tumbuhankarnivora dikawasan tropisdunia. Tanaman ini tumbuhsubur di lokasi dengankelembaban dan curah hujanrata-rata tinggi dan banyakcahaya. Bunga berongga inimenghasilkan cairan yangkadang-kadang diminum olehmamalia, tetapi tujuansebenarnya adalah untukmembunuh mangsanya. Bungaini ada yang tumbuh tinggi,menggantung dari tanamanmerambat, dan tumbuh rendahlebih dekat ke tanah.Upayanya adalah: Konservasi di hutan buatan,seperti di daerah Bogor danKalimantan. Karena tanaman initumbuh di tempat yang lembab,curah hujan yang tinggi dan memilikicahaya yang cukup.2.Cendana (Santalum album)Cendana atau cendana wangi,merupakan pohon penghasilkayu cendana dan minyakcendana. Kayunya digunakansebagai rempah-rempah, bahandupa, aromaterapi, campuranparfum, serta sangkurkeris (warangka). Kayu yangbaik bisa menyimpan aromanyaselama berabad-abad. DiIndonesia, kayu ini banyakditemukan di Nusa TenggaraTimur, khususnya di PulauTimor, meskipun sekarangditemukan pula di PulauJawa dan pulau-pulau NusaTenggara lainnya. Cendanaadalah tumbuhan parasit padaawal kehidupannya.Kecambahnya memerlukanpohon inang untuk mendukungpertumbuhannya, karenaperakarannya sendiri tidaksanggup mendukungkehidupannya. Karena prasyaratinilah cendana sukardikembangbiakkan ataudibudidayakan.Upayanya adalah: Melakukan penangkaran bibit, Ditanam di iklim yang cocok, Dan dilakukan perawatan yangsangat intensif.3.Trenggiling (Manis Trenggiling banyak diburu untuk
  2. 2. Trenggiling (Manis javanica)javanica syn. Paramanisjavanica) adalah wakil dari ordoPholidota yang masihditemukan di Asia Tenggara.Hewan ini memakan seranggadan terutama semut dan rayap.Trenggiling hidup di hutan hujantropis dataran rendah.Trenggiling kadang juga dikenalsebagai anteater. Bentuktubuhnya memanjang, denganlidah yang dapat dijulurkanhingga sepertiga panjangtubuhnya untuk mencari semutdi sarangnya.perdagangan gelap, selain kulit yangbagus, trenggiling bermanfaatsebagai obat dan dagingnya bisadimakan. Karena itulah trenggilingpunah karena di ekspor ke luar negriuntuk mencari keuntungan.Upayanya adalah trenggilingsebaiknya di kembangbiakkan diSwaka Margasatwa agar populasitrenggiling tersebut tidak punah.4.Utan (Pongo Pygmaeus)OrangUtan (Pongo Pygmaeus), buah-buahan adalah makanan utamadan juga kesukaannya. Diindonesia, wilayahpenyebarannya adalah dataranrendah juga hutan hujan tropisdi pulau Kalimantan. Hewan inisering diburu dan dibunuhkarena kebanyakan orangberkata bahwa hewan ini sukamerusak tanaman/perkebunanmereka.Menurut saya penyebabnya adalahmanusia membuat habitat merekarusak karena pembakaran hutanyang secara liar, oleh karena ituorang utan sangat membutuhkanmakanan yang hingga akhirnyaorang utan memasukiperkebunan/pedesaan orang –orang. Upayanya adalah janganlahmerusak habitat makhluk hidupsekitar, karena dapat menyebabkankepunahan.5.Penyu sisik (Eretmochelysimbricata)Penyu sisik (Eretmochelysimbricata) adalahjenis penyu yang terancampunah, yang termasuk kedalam famili Cheloniidae. Iaadalah satu – satunya spesiesdalam genusnya. Spesies inimemiliki distribusi di seluruhdunia, dengan dua subspesiesdi Atlantik dan Pasifik. E.imbricata adalah subspesies di Atlantik,sedangkan E. bissaimbricata adalah subspesies diwilayah Indo-Pasifik.Pada malam hari penyu yang inginbertelur akan naik ke atas pasirpantai dan menguburkan telur –telur tersebut di dalam pasir.Upayanya adalah: Pada pagi hari manusia mencaritelur penyu tersebut danmembudidayakan sampai telur –telur itu menetas danmengembalikan anak – anak penyuke pantai lagi dan seterusnya sepertiitu. Janganlah memburu penyu untukdijadikan hiasan di rumah, karenapenyu sudah sangat langka.Nama : Indah Aretha Maharani FKelas : X – 3

×