Your SlideShare is downloading. ×

Catatan nusantara

639

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
639
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
14
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Testimoni Lengkap Susno Duadji, Kejutan dan Analisis Keanehannya Januari 27, 2010 tags: Susno Duadji, testimoni“Ada di antara anggota KSSK saat itu yang sedang mengikuti Pemilu Wakil Presiden,kemudian memang sehingga menunggu persiapan pelantikan Wakil Presiden, yangtentunya kalau langung disidik akan terjadi kehebohan, walaupun sebesarnya untukmembuktikan adanya korupsi dalam kasus penyertaan modal dari LPS senilai Rp6,762 Trilyun ke Bank Century tidak terlalu sulit” – Susno Duadji-Berikut dokumen “testimoni” Komjen Pol Susno Duadji (SD) yang sampai ke tangananggota Pansus Century. SD sendiri menganggap itu bukan testimoni. Menurut dia,tulisan itu merupakan draf buku yang ditulis pihak lain, yang belum ia setujui. Dandalam penelusuran saya, ada beberapa poin kejanggalan yang tertulis dalamtestimoni tersebut yang saya kupas, dan disamping itu ada informasi menarikmengenai beberapa perihal yang menjadi kasus yang menjadi perhatian publik.Untuk catatan kejutan dan keanehan,
  • 2. “BHAYANGKARA SEJATI SETIA DAN LOYAL“ Komjen Pol Drs. Susno Duadji, SH. MH. MSC Bab I : PENDAHULUANRabu, tanggal 25 Nopember 2009 jam 20.43 WIB adalah waktu yang tidak mungkinkulupakan karena pada detik itu terukir kesan yang sangat mendalam dalam diripribadiku, istri, anak, menantu, cucu dan sanak saudaraku. Sepanjang sejarahberkarir di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang telah kulalui selama 32tahun dengan penuh suka dan duka.Malam itu aku baru pulang dari kantor sekitar jam 20.15 WIB kemudian mandi,sholat Isya’, lalu makan malam, tanpa kuduga TvOne menyiarkan press releaseKadiv Humas Polri IRJEN POL Drs. NANAN SUKARNA yang mengumumkan mutasi dilingkungan Polri yang terdiri dari 35 orang Perwira Tinggi dan Perwira Menengah.Kaget bercampur dengan berbagai pertanyaan karena namaku ada pada urutanpertama : KOMISARIS JENDERAL POLISI Drs. SUSNO DUADJI, SH, MH, Msc. (SD)Jabatan Semula Kabareskim Polri, Jabatan baru Perwira Tinggi Pada Mabes Polri,tanpa ada keterangan lain. Ini artinya sama dengan Non Job. Kaget karena sayatidak pernah sama sekali diberi tahu sebelumnya, penuh tanda tanya karena tanpaharus diumumkan dengan press release sebab sudah berkali-kali mutasi diadakantidak pernah diumumkan seperti ini.Mutasi seperti ini adalah mutasi bersifat demosi yang dijatuhkan berupa hukumanterhadap Perwira yang sebelumnya dilakukan pemeriksaan, pembelaan, danpenjatuhan hukuman. Terhadap diriku sama sekali proses ini tidak pernah dilakukan,dan saya siap untuk melaksanakan dengan ikhlas dan tidak akan pernahmempertanyakan mengapa dan akan dikemanakan diriku.Bhayangkara sejati akan tetap : patuh, taat, loyal, setia, jujur dan bertanggungjawab serta tidak kenal mengeluh.Mimpi buruk ini sebenarnya sudah ada pertanda yaitu sejak dibentuknya Tim PencariFakta tentang dugaan rekayasa kasus CHANDRA HAMZAH (CH) dan BIBIT SAMATRIYANTO (BSR), Pimpinan KPK Non Aktif. Hari Pertama Tim 8 bekerja, belummengadakan pemeriksaan pada siapapun juga, telah mengeluarkan rekomendasiyang lebih tepat disebut dengan ‘pemaksaan’ kepada Kapolri untuk : membebaskanCH dan BSR, menangkap ANGGODO dan menonaktifkan SD. Di antara tigarekomendasi ini ternyata Kapolri sangat sulit untuk melaksanakan rekomendasimenonaktifkan SD karena tidak ada alasan yang tepat untuk melakukan hal itu.Sebab Komjen SD tidak dilibatkan dalam penyidikan pimpinan KPK non aktif CH danBSR, sehingga bagaimana mungkin orang yang tidak dilibatkan harus memikul
  • 3. tanggung jawab Penyidikan, karena Penyidikan langsung di-handle oleh Kapolri danmelaporkan hasilnya kepada Presiden RI.Bahwa terkait dengan issue/rumor yang dituduhkan kepada SD adalah : Melontarkanistilah cicak – buaya, Membantu untuk mencairkan dana BUDI SAMPOERNA di BankCentury dengan imbalan Rp. 10 Milyar, Merekayasa Kasus CH dan BSR, Berbicara diTV tanpa Ijin Kapolri, dan Pemanggilan Wartawan. Issue ini akan dijelaskan padaBab II.Catatan ini bukanlah dimaksudkan sebagai keluhan, namun dibuat sebagai sharepengalaman untuk bhayangkara-bhayangkara yang lain sehingga mereka kelak akanmenjadi bhayangkara sejati, pemimpin yang bijak dan bertanggung jawab sertaberani, tidak mengorbankan bawahan untuk kelestarian jabatan dan apabila menjadiseorang bawahan akan menjadi bawahan yang setia, loyal, jujur, dan ikhlas.[1] Bab II: ISSUE/RUMOR YANG DITUDUHKAN KEPADA SUSNO1. Isu Cicak BuayaBerawal dari wawancara saya dengan Wartawan terkait dengan pertanyaanbagaimana bisa tahu bahwa HP-nya disadap dan seberapa jauh perbedaankemampuan alat sadap Polri dengan KPK. Menjawab pertanyaan ini saya mengambilperumpamaan hewan yang kebetulan di akurium ada seekor Cicak maka hewansejenis yang lebih besar dari Cicak adalah Tokek atau Buaya dengan Cicak tetapiperbandingan alat sadap Polri dengan KPK seperti Tokek/Buaya dengan Cicak tetapiperbandingan kewenangan dan kekuasaan justru berbanding terbalik, Cicak adalahPolri dan Tokek/Buaya adalah KPK, karena KPK diberi kewenangan dan kekuasaanlebih besar daripada Polri. [Kisah Cicak vs Buaya]2. Isu Menerima Rp 10 MIsu ini berasal dari adanya penyadapan illegal oleh suatu institusi terhadap HP sayadan pejabat Mabes Polri lainnya. Penyadapan ini telah saya informasikan kepadaPimpinan Polri dalam suatu rapat staf pada bulan Desember 2008 yang lalu danuntuk mengetahui siapa dan apa tujuan penyadapan maka saya bersama beberapaorang mengadakan upaya untuk mengetahui dengan cara suatu skenariopembicaraan pertelepon yang dilakukan dengan beberapa orang termasukPengacara BUDI SAMPOERNA yaitu Saudara LUCAS.Untuk memberikan klarifikasi hal ini saya telah dua kali datang ke KPK bertemuPimpinan KPK untuk minta disidik dan klarifikasi, namun Pimpinan KPK tidak bisamelakukan karena tidak cukup bukti untuk disidik. Irwasum dan Propam Polri telahmelakukan pemeriksaan terkait dengan laporan LSM MAKI dan Pengacara BSR danCMH hasilnya dituangkan dalam Surat Kapolri No. Pol.: R/2647/X/2009/Itwasumtanggal 8 Oktober 2009 yang menyatakan tidak terbukti. Perlu diketahui Lembaga
  • 4. Irwasum dan Propam di lingkungan Polri sangat kredibel, kita dapat lihat kasusbeberapa Jenderal Polri yang pernah diperiksa dan dijatuhkan sanksi pidana mohontidak mengecilkan kredibilitas dari lembaga Irwasum Polri.3. Isu Membantu Pencairan Dana Budi SampoernaTerkait dengan Surat saya No. Pol.: R/217/IV/2009/Bareskim tanggal 7 April 2009dan Surat No. Pol.: R/240/IV/2009/Bareskim tanggal 17 April 2009 yang ditujukankepada Direksi Bank Century, dan untuk diketahui bahwa Surat tersebut bukanlahinisiatif saya melainkan atas permintaan dari Direksi Bank Century.Surat tersebut bukanlah surat perintah pencairan dana atau permintaan bantuanuntuk pencairan dana melainkan hanya surat keterangan klarifikasi yangmenyatakan bahwa dana sebesar USD 18 juta milik BUDI SAMPOERNA yang semuladiduga bodong ternyata dana tersebut setelah dilakukan penelitian bersama olehTim yang melibatkan beberapa instansi, ternyata benar-benar ada hanya danatersebut dicairkan/diambil oleh Saudari DEWI TANTULAR tanpa seizin pemiliknya.Hal ini sudah diklarifikasi dengan Surat Kapolri No. Pol.: R/2647/X/2009/Itwasumtanggal 8 Oktober 2009 bahwa apa yang saya lakukan benar masih dalam lingkupkewenangannya.4. Isu Bepergian Ke SingapuraTerkait dengan hal ini perlu diketahui bahwa Saudara ANGGORO WIDJOJO statusnyadi kepolisian bukanlah Tersangka melainkan Saksi Korban yang keterangannyasangat dibutuhkan. Status Tersangka oleh pihak KPK dilakukan secara mendadakhampir satu tahun setelah yang bersangkutan berpergian ke luar negeri dan pihakKepolisian melakukan Penyelidikan terhadap pimpinan KPK, dan pemberitahuan dariKPK kepada pihak Polri tidak pernah ada.Kepergian saya ke Singapore menemui Saudara ANGGORO atas sepengetahuan danperintah dari Kapolri, bukanlah perjalanan liar melainkan dinas atas biaya negarayang tujuannya untuk mempertemukan Penyidik dengan Saudara ANGGORO. Apahasil penyidikannya saya tidak tahu dan tidak harus perlu tahu karena bukantanggung jawab saya, setelah bertemu dengan Tim Penydik, saya langsung pulangke Jakarta.Jika sebagian pihak ada yang menyayangkan mengapa Saudara ANGGORO tidakditangkap di Singapore, sebenarnya untuk pertanyaan ini kita sudah tahu semuajawabannya sebab tidak mungkin Polisi Indonesia melakukan penangkapan dinegara lain tanpa sepengetahuan dari aparat yang berwenang setempat, apalagisementara Indonesia dan Singapore sampai dengan saat ini tidak ada perjanjianekstradisi, sehingga banyak sekali buronan Indonesia bersembunyi di Singapore danIndonesia tidak bisa berbuat apa-apa.
  • 5. 5. Isu Melahirkan Rekayasa Kasus Pimpinan KPK Terkait Dengan Rekamanyang Diperdengarkan kepada Publik Oleh Mahkamah KonstitusiIsu ini adalah fitnah yang keji yang bertujuan untuk membunuh karakter sayakarena dari transkip pembicaraan tersebut kalau kita perhatikan dengan seksamatidak satu kalimat pun yang menyatakan saya merekayasa kasus Pimpinan KPK.Saya tidak pernah berbicara langsung pertelepon dengan Saudara ANGGODO, yangada adalah nama saya disebut oleh Saudara ANGGODO sama halnya denganPresiden SBY namanya juga disebut.Apa bedanya dengan saya, tidak benar saya namanya disebut sampai 28 kali sepertiyang ditayangkan oleh media elektronik dikarenakan yang dimaksud denganTRUNO-3 itu bukanlah Klien kami melainkan Direktur III, Ketua Tim Penyidik BrigjenPol YOVIANES MAHAR. Untuk nama panggilan Kabareskrim adalah TRI BRATA-5bukan TRUNO-3 dan dari hasil pemeriksaan terhadap Saudara ANGGODO bahwayang dia maksud dengan TRUNO-3 adalah Direktur III bukan Kabareskrim, sehinggabagaimana mungkin saya merekayasa kasus Pimpinan KPK bersama SaudaraANGGODO hanya dengan menggunakan bukti transkip sadapan yang sangat sumir?Lagi pula saya tidak diikutkan dalam penyidikan kasus-kasus yang terkait denganKPK karena sudah ada Tim sendiri yang menangani yang langsung bertanggungjawab kepada Kapolri.6. Isu Pemanggilan Pimred/Wartawan Media MassaBerawal dari rasa simpati Kapolri kepada aparat Kejaksaan karena pembicaraantelepon pejabat Kejaksaan Agung disadap dan ditayangkan di Media, lalu Kapolrimenemui Jaksa Agung di Kantornya dan sekembalinya Kapolri memerintahkan agarpelaku Penyadapan diproses oleh Direktorat II, untuk itu serah terima Direktur IIdari Brigjen Pol EDMON ILYAS ke Kombes Pol RAJA ERIZMAN dipercepat dan diberiperintah khusus untuk memproses kasus tersebut.Dalam menangani kasus ini saya juga tidak diikutsertakan karena merupakan bagiandari kasus ini saya juga tidak diikutsertakan karena merupakan bagian dari kasuspejabat KPK dan juga untuk diketahui, masalah pemanggilan adalah sebagai bagiandari Penyelidikan dan Penyidikan yang decision-nya tidak sampai level saya sebagaiKabareskrim atau Kapolri cukup sampai level kanit. Jadi tidak adil dan kurang tepatkalaupun ada masalah terkait pemanggilan wartawan atau redaksi mediadibebankan kepada saya. Dan mestinya saat ditanya oleh Wartawan di gedung DPRwaktu itu harusnya beliau tahu karena hal tersebut adalah kebijakan dan perintahKapolri yang belum dicabut, sedangkan saya tidak berwenang untuk mengambilkebijakan terkait masalah ini karena kasus ini adalah bagian dari kasus pimpinanKPK dimana saya tidak dilibatkan.7. Isu Berbicara di TV Tanpa Sepengetahuan Kapolri
  • 6. Isu ini terlalu dibesarkan karena saya adalah Pati Polri bintang tiga yang tentunyatahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan terkait dengan bidang tugas dantanggung jawabnya. Masalah berbicara di TV atau media lainnya level Kapolres puntidak dilarang, asal tahu etikanya dan tidak merugikan institusi Polri. Apa yang sayalakukan, semua terkait dengan bidang tugas dan tanggung jawabnya serta sangatbermanfaat untuk institusi Polri maupun pribadi yang memanfaatkannya sebagaimedia klarifikasi atas isu-isu yang dialamatkan pada diri saya yang selama in tidakpernah diklarifikasi oleh fungsi yang berwenang dalam hal ini Div Humas Polri yangkami tidak tahu apa alasannya.Demikian isu-isu yang sudah merupakan perbuatan pidana fitnah yang dialamatkankepada saya selama ini dan inilah juga yang dijadikan dasar oleh Tim-8 untukmerekomendasikan saya dinonaktifkan dan ternyata semua ini tidak terbukti. Apakahadil kalau saya sampai dengan melepas jabatannya karena fitnah yang demikiankejam ini?Mari kita bandingkan dengan pimpinan KPK BSR dan CMH yang disidik oleh TimKhusus Polri yang sudah dinyatakan P-21 oleh Kejaksaan Agung kemudianditerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) yang tidak lazimdilakukan, dan beliau berdua saat ini sudah direhabiltasi kembali ke posisi jabatansemula, dimana penggantinya yang dikuatkan dengan Perpu dan Keppres juga bisadibatalkan dan ditarik kembali. Mengapa saya yang posisinya lebih kuat dari keduaPimpinan KPK tersebut yang tidak terbukti pada tingkat awal dan pemberhentiannyahanya dengan Surat Keputusan Kapolri, tidak/belum dikembalikan pada posisisemula? Adilkah ini? Kami mohon tanggapan dari Kapolri. [2]Bab III : YANG DIRENCANAKAN DAN DICAPAISebagai Kabareskrim Polri yang mulai menjabat sejak 16 Oktober 2008,sebagaimana setiap menajer yang baru memulai tugasnya sebagai Nahkoda suatuorganisasi, tentunya saya mempunyai impian, perlu suatu perencanaan matang dankerja keras yang serius agar impian tersebut dapat diwujudkan.1. Impian yang Ingin Diwujudkan  Menangkap Gambong Teroris, membongkar dan menghancurkan jaringannya.  Membasmi Premanisme.  Pelanggaran Hukum Pemilu Legislatif 2009 tuntas 100 % dan aman.  Pelanggaran Hukum Pemilu Presiden 2009 tuntas 100% dan aman.  Kasus Bank Century selesai dan Asset Recovery minimal 25 %.  Penindakan illegal logging, illegal fishing, illegal mining meningkat 20 %.  Penindakan kasus Korupsi meningkat 10 %.  Membongkar dan menangkap jaringan dan pelaku Kejahatan Narkoba Internasional dan Pabrik Narkoba.  Penyelesaian kasus kejahatan konvensional meningkat 10 %.  Public Complain turun 20 %.
  • 7.  Untuk Transparansi Penyidikan Penggunaan IT dalam rangka menghubungkan (meng-online-kan) Bareskirm dengan seluruh Polda, Polwil/tabes, Polres/ta, dan 90 % Polsek/ta.2. IMPIAN YANG SUDAH TERWUJUDa. Menangkap Gembong Teroris, membongkar dan menghancurkan jaringannya.Berkat kerja yang tekun dan tak kenal lelah Densus 88/AT Bareksrim Polri makakasus Bom Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton dapat diungkapkan dan ditangkappelakunya dalam waktu kurang dari 1 bulan, penangkapan NOORDIN M. TOP danjaringannya, pengungkapan dan penangkapan Pok teroris yang berencanameledakkan iring-iringan kendaraan RI 1.b. Membasmi PremanismeMelakukan Operasi Premanisme berhasil menggulung ribuan preman dan menyitaberbagai jenis senjata api dan senjata tajam.c. Pelanggaran Hukum Pemilu Legislatif 2009 tuntas 100% dan aman.Tercapaid. Pelanggaran Hukum Pemilu Presiden/ Wapres 2009 tuntas 100% dan aman.Tercapaie. Kasus Bank Century selesai dan Asset Recovery mininal 25%.Tercapai, bahkan Asset Recovey over prestasi s.d 200 % yang belum pernah terjadisepanjang sejarah pengungkapan kasus perbankan dapat berhasil menemukan assetsebesar ini.f. Penindakan illegal logging, illegal fishing, illegal mining meningkat 20%.Tercapaig. Penindakan kasus korupsi meningkat 10 %Tercapaih. Membongkar dan menangkap jaringan dan pelaku kejahatan narkobainternasional, dan pabrik narkoba.Sangat Suksesi. Penyelesaian kasus kejhatan konvensional meningkat 10%Tercapaij. Public Complaint turun 20%Tercapaik. Untuk transparansi Penyidikan Penggunaaan IT untuk menghubungkan Bareskrimdengan seluruh Polda, Polwik/tabes, Polres/ta, dan 90% Polsek/ta.
  • 8. Tercapail. Pada bulan Juli 2009 berangkat ke Belanda dan berhasil menggagalkan adanyatuntunan senilai Rp 7 triliun dari negara-negara Eropa terhadap Pemerintah RIterkait dengan bangkrutnya/jatuhnya Bank INDOVER. [3] Bab IV : TIGA KASUS BESAR BERSKALA NASIONAL DAN RAWAN POLITISASI1. Kasus Terorisa. Kasus Bom Hotel JW. Marriotb. Kasus Bom Hotel Ritz Carltonc. Kasus Rencana Pengeboman Cikeas/RI-1d. Penangkapan Buron Gembong Teroris NOORDIN M. TOP dan Jaringannya.2. Kasus Dua Pimpinan KPK Non-AktifAwal mulai Penyidikan kasus pimpinan KPK dimulai dari keinginan Kapolri untukmengungkap apa motif sebenarnya pembunuhan NASRUDIN, kemudian Kapolrimenunjuk Wakabereskrim IRJEN POL Drs. HADIATMOKO mengkoordinirpenyelidikan dan Penyidikan motif pembunuhan NASRUDIN, kemudian IRJEN POLDrs. HADIATMOKO membentuk 5 (lima) Tim.Setelah beberapa bulan kemudian kelima Tim tersebut bekerja tidak menemukanbukti untuk mengungkap motif pembunuhan, namun Kapolri sudah terlanjurmelaporkan kepada Presiden tentang adanya kejahatan suap yang melibatkanPimpinan KPK sebagai motif terjadinya pembunuhan NASRUDIN.Kapolri merasa malu kalau laporannya tersebut tidak bisa dibuktikan, untuk itulahKapolri memerintahkan Tim Penyidik yang sudah dibentuk untuk mencari kasus yangdapat dibuktikan guna menjerat pimpinan KPK.  Selanjutnya Tim Penyidik mendapat kasus sebagaimana yang bergulir saat ini yang menyebabkan kontroversi.  Penyidikan sepenuhnya di bawah kendali Kapolri.  Kabareskrim tidak diberi peran signifikan kecuali atas perintah Kapolri.  Anehnya TPF atau Tim 8 menuntuk Kabareskrim KOMJEN POL SD dinonaktifkan sebagai pertanggung-jawaban Penyidikan Pimpinan KPK, CH dan BSR.Adilkah ini ??? Seorang Bhayangkara sejati tidak akan mempersoalkan adil atautidak, dan hanya berharap tidak terjadi pada Bhayangkara yang lain.
  • 9. 3. Kasus Bank Centurya. Bahwa yang dikenal dengan kasus Bank Century sebenarnya terdiri dari tiga kasusbesar, dimana masing-masing kasus tersebut mempunyai modus operandi tersendiriyang berbeda satu sama lain, kasus tersebut dapat digolongkan sebagai berikut :1. Kasus Murni Perbankan dengan tersangka ROBERT TANTULAR dan kroninya, yangmelakukan tindak pidana perbankan dengan modus oeprandi: kredit fiktif, kontrakkelola dan fiktif, pencairan deposito valas tanpa seizin pemiliknya, menggelapkansurat berhaga, LC fiktif, dengan jumlah kerugian seluruh sekitar Rp 3,4 Trilyun.2. Kasus Non Perbankan, yaitu kejahatan di bidang pasar modal yang dilakukan olehROBERT TANTULAR dan kroninya dengan menggunakan Securitas PT Antaboga danPT SCI dengan jumlah kerugian Rp 1,5565 Trilyun.3. Kasus dugaan korupsi bailout/penyertaan dana LPS ke Bank Century sebesar Rp6,762 Trilyun.Keterangana. Kasus Pertama dan Kedua sudah disidik oleh Bareskrim Polri dengan delapantersangka meliput kasus perbankan, money laundering, penggelapan, penipuan dankejahatan di bidang pasar modal. Sebagaian kasus telah divonis oleh Pengadilan dansebagaian lagi masih dalam proses persidangan, dan para tersangka yang masihdalam pengejaran karena melarikan diri ke laur negeri terdiri dari RAFAT ALI RIZVI,HESHAM ALWARRAQ, THERESIA DEWI TANTULAR, ANTON TANTULAR, HARTAWANALWI, dan HENDRO WIYANTO.b. Kasus Ketiga, yaitu dugaan korupsi Bailout/Penyertaan Modal Sementara (PMS)LPS ke Bank Century sebesar Rp 6,762 Trilyun, yang saat ini sedang hangat dibahasdalam pansus hak angket Pansus DPR RI. Kasus PMS yang diduga merugikan negarasebsar Rp 6,762 Trilyun masih dalam tahap penyelidikan oleh Bareskrim Polri,dikarenakan penyidik Bareskrim Polri mengutamakan kasus yang merugikan rakyatbanyak. Berdasarkan hasil analisa sementara kasus PMS sebesar Rp 6,762 Trilyuterdiri dari dua anak kasus yaitu:Kasus Pertama, yaitu pengucuran dana/uang negara tanpa didasari oleh dasarhukum yang kuat, maka para pelakunya dapat diduga melakukan tindak pidanakorupsi sesuai dengan rumusan “Setiap orang yang melakukan pelanggarana hukumyang dapat menguntungkan diri sendiri dan / atau orang lain yang dapat merugikankeuangan negara dan / atau perekonomian negara”. Yang dapat dijadikan tersangkaadalah para pembuat kebijakan yang berwenang memutus pengucuran dana.Kasus Kedua, yaitu apabila dana yang dikucurkan sebesar Rp 6,762 Trilyun adadiantaranya yang diterima oleh pihak-pihak yang tidak berhak menerima, makaterhadap mereka dapat dilakukan dugaan turut serta melakukan tindakan pidanakorupsi, pemalsuan, perbankan, penggelapan dan / atau penipuan. Untuk tindak
  • 10. lanjut pembuktian kasus terkait dengan PMS sebsar Rp. 6,762 Trilyun masih perludilakukan pendalaman dan pengumpulan bukti-bukti lainnya. Untuk tindak lanjutkasus bailout perlu pendalama dan pengumpulan alat bukti.b. Asset RecoveryBareskrim Polri telah berhasil melakukan upaya pelacakan asset dari kasus BankCentury ini yang disimpan oleh ROBERT TANTULAR dan kroninya, HESHAMALWARRAQ dan RAFAT ALI RIZVI sebagai berikut:1. Di dalam negeriBerupa uang senilai Rp. 258,5 Milyar ditambah dengan Saham KSEI sebanyak3.295.837.885 lembar, dana Saham di PT. Bahana Securitas 269.250.000 lembar.2. Di luar negeriTemuan asset tersangka di luar negeri senilai Rp. 11,832 Trilyun, terdiri dari sebagaiberikut :a) Asset milik ROBERT TANTULAR total senilai USD 19,25 Juta atau setara denganRp 192,5 M 1. USB AG Bank Hongkong sejumlah USD1,822,082.67. 2. Trust Structure di PJK Jersey sejumlah USD16,5 Juta. 3. Private Wealth Management Division (Divisi Pengelolaan Kekayaan Pribadi) di British Virgin Island (Inggris) sejumlah USD927,776.54.b) Asset milik HESHAM AL WARRAQ dan RAFAT ALI RIZVI (DPO) total senilai USD1,164Milyar atau setara dengan Rp 11,64 Trilyun: 1. UBS AG Bank sejumlah USD 3,503,435.96. 2. Standard Chartered Bank sejumlah USD 650,005,942 dan sejumlah SGD 4,006. 3. ING Bank sejumlah USD 388,843,415c) Asset milik ROBERT TANTULAR yang lain 1. Asset di Greensey bernama JASMICO TRUST sejumlah USD 14,8 juta 2. Asset di Bermuda berupa polis asuransi senilai USD 7,227,573.00. 3. Asset di Swiss berupa deposit di Dresdner Bank sebesar USD 220 jutaSemua asset yang di luar negeri telah dilakukan pembekuan secara permanen untukditindak-lanjuti pengembaliannya ke Pemerintah RI melalui Mutual Legal Assistance(MLA), hal in baru dapat dilakukan setelah adanya putusan Pengadilan Indonesiayang mempunyai kekuatan hukum tetap, tentunya masih membutuhkan waktu yangcukup lama.
  • 11. Ada kemungkinan penyelesaian dengan cara cepat yaitu dengan menindak-lanjutisurat Saudara HESHAM ALWARRAQ dan RAFAT ALI RIZVI tertanggal 3 Juni 2009yang pada intinya bersedia mengembalikan kerugian Bank Century dan bersediamembeli kembali Bank tersebut. Apabila skema ini dapat ditindak-lanjuti dandisepakati besama, makakeuntungan yang dapat Indonesia adalah:  a) Dana LPS senilai Rp. 6,762 Trilyun dapat kembali.  b) Uang hasil penjualan Bank dapat menjadi kas Pemerintah Indonesia, tentunya harga penjualan Bank adalah menurut kesepakatan bersama.Bahwa surat tersebut ditujukan kepada Kabareskrim Polri waktu itu KOMJEN POLSUSNO DUADJI. Terkait surat tersebut sudah dilaporkan dan diserahkan kepadaMenteri Keuangan RI, Ibu SRI MULYANI. Dan tawaran tersebut sudah ditanyakanbeberapa kali oleh Pengacara HESHAM ALWARRAQ dan RAFAT ALI RIZVI kepadaKabareskrim waktu KOMJEN POL SUSNO DUADJI, namun belum dapat ditindak-lanjuti dikarenakan belum mendapat petunjuk atau signal dari Pemerintahan RIdalam hal ini Menteri Keuangan RI.c. Sebagai Catatan, Bareskrim memang tidak memprioritaskan penyidikan kasuspenyertaan dana LPS sebesar Rp 6,762 Trilyun dikarenakan pertimbangan sebagaiberikut:“Ada di antara anggota KSSK saat itu yang sedang mengikuti Pemilu Wakil Presiden,kemudian memang sehingga menunggu persiapan pelantikan Wakil Presiden, yangtentunya kalau langung disidik akan terjadi kehebohan, walaupun sebesarnya untukmembuktikan adanya korupsi dalam kasus penyertaan modal dari LPS senilai Rp6,762 Trilyun ke Bank Century tidak terlalu sulit.” [4] V. PENUTUPDemikian catatan detik-detik terakhir KOMJEN POL Drs. SUSNO DUADJI, SH. MH.Msc menjabat Kabreskrim Polri dibuat sesuai dengan fakta-fakta yang ada, namuntentunya masih banyak ketidak-sempurnaan dan kekurangan dalam catatan inikarena keterbatasan waktu dan ada hal-hal yang belum saatnya untuk diungkapkankepada publik. Semoga catatan ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yangmemerlukan.Jakarta, 27 November ’09Penyusun,KOMJEN POL Drs. SUSNO DUADJI, SH. MH. MSc. [5]Catatan Nusantaraku (Kejutan dan Keanehannya)
  • 12. Terlepas dari keabsahan fakta yang disampaikan Komjen Susno Duadji (SD) dalamtestimoninya berjudul “BHAYANGKARA SEJATI SETIA DAN LOYAL“, adabeberapa catatan saya mengenai testimoni Komjen SD.1 . Kasus Kriminalisasi Bibit SR dan Chandra MH Dibawah Instruksi Kapolri(Kejutan)Selama ini, informasi yang beredar terutama dari pihak pengacara Bibit dan Chandra(B&C) menunjukkan keterlibatan SD dalam kasus kriminalisasi dua pimpinan KPK ini.Sebagai Kabareskrim tentu publik akan menyimpulkan bahwa beliaubertanggungjawab langsung dalam kasus kriminalisasi B&C.Namun, dari dokumen testimoni SD (Bagian : Kasus Dua Pimpinan KPK Non-Aktif), ternyata kriminalisasi kedua pimpinan KPK berawal dari kesalahan Kapolri“mencari muka” kepada Presiden SBY. Melalui Wakabereskrim IRJEN POL Drs.HADIATMOKO (bukan Kabareskrim SD), Kapolri berusaha mencari motifpembunuhan Nasruddin.Setelah beberapa bulan kemudian kelima Tim tersebut bekerja tidak menemukanbukti untuk mengungkap motif pembunuhan Nasruddin, namun Kapolri sudahterlanjur melaporkan kepada Presiden tentang adanya kejahatan suap yangmelibatkan Pimpinan KPK sebagai motif terjadinya pembunuhan NASRUDIN. Kapolrimerasa malu kalau laporannya tersebut tidak bisa dibuktikan, untuk itulah Kapolrimemerintahkan Tim Penyidik yang sudah dibentuk untuk mencari kasus yang dapatdibuktikan guna menjerat pimpinan KPK.Memang sampai saat ini, kasus kriminalisasi Bibit dan Chandra belum tuntas. MeskiBibit dan Chandra telah dibebaskan dan dipulihkan namanya, namun aktorintelektual dibalik kriminalisasi ini belum terungkap. Usaha mencari keadilan dankebenaran atas kasus Bibit dan Chandra berhenti, dan tidak ada niat atau usaha daripihak-pihak berwajib untuk membongkar Grand Design untuk mengamputasi KPK.(Baca Juga : Fakta-Fakta Kemunafikan Polri dalam Mengasuskan Bibit dan Chandra )2. Waktu Testimoni Kasus Bank Century (Keanehan)Dalam testimoni ini, tertulis bahwa SD membuatnya pada tanggal 27 November2009. Dan anehnya, dokumen tersebut telah membahas bahwa kasus Bank Centurysaat itu (tanggal 27 Nov 2009) sedang hangat dibahas dalam pansus hak angketPansus DPR RI. Padahal, pansus hak Angket Century baru terbentuk pada tanggal4 Desember 2008 [6]Bagaimana mungkin SD bisa membuat testimoni tentang pembahasan di pansus HakAngket Century di DPR, sementara pansus itu sendiri belum terbentuk? Ini adalahsalah satu kesalahan fatal dari draft buku ‘testimoni SD’, bila kita menganalisistiming-nya.
  • 13. 3. Penuntasan Pelanggaran Hukum Pemilu Presiden/ Wapres 2009(Keanehan)Dalam draft buku ‘testimoni’, dikutip bahwa SD mengatakan bahwa sebagaiKabareskrim, ia berhasil menuntaskan pelanggaran hukum Pilpres 2009 silam.Namun, faktanya tidak demikian. Meskipun Bawaslu dan berbagai LSM telahmengumpulkan dan menyerahkan bukti yang kuat terjadinya pelanggaran pidanadana kampanye pasangan capres-cawapres pada Pemilu Presiden 2009 silam,namun Bareskrim Mabes Polri menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan(SP3) terkait dugaan pelanggaran dana kampanye atas laporan Badan PengawasPemilu (Bawaslu). Penghentikan perkara penyidikan menimbulkan kecurigaan,lantaran tanpa ada keterangan jelas dari Bareskrim. Hal itu menyebabkan, Bawaslukecewa dengan kinerja Kepolisian.Dalam surat yang ditandatangani Direktur I Keamanan Transnasional Badan ReserseKriminal Brigadir Jenderal Bachtiar Tambunan itu, kata Tio, tak disebutkan alasanpenghentian penyidikan. Surat itu hanya menyebutkan, “Penyidikan dihentikan sejak2 Oktober 2009 demi hukum,” katanya.[7]Padahal, pasangan SBY-Boediono dapat dijadikan tersangka karena menerima danakampanye dari perusahaan afiliasi menyumbang sebesar Rp 8.5 miliar (lebih dariRp 5 miliar seperti diatur UU) dengan rincian PT Northstar Pasific Investasi (Rp 1miliar) + PT Northstar Pasific Capital (Rp 1 miliar), PT Sumber Alfaria Trijaya (Rp3,5 miliar), dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (Rp 3 miliar). Selain itu,pasangan Megawati-Prabowo dan JK-Wiranto juga diduga melanggar aturan danakampanye, karena masing-masing didapat bukti menerima sumbangan dariperusahaan asing dan penerimaan yang tidak dicatat. Lengkapnya di Fakta-FaktaKemunafikan Polri dalam Mengasuskan Bibit dan Chandra.Silahkan dinilai…Salam Nusantaraku,
  • 14. Kasus Antasari Azhar, Fakta Rekayasa SMS Ancaman & 18 Tahun Penjara Februari 12, 201011 Februari 2009, mantan Ketua KPK Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara olehmajelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Vonis ini jauh lebih ringan darihukuman mati yang sebelumnya dituntutkan kepada AA oleh Jaksa Penuntut Umum(JPU). AA didakwa melakukan pembunuhan berencana dan dijerat dengan Pasal 55ayat (1) ke-1 jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP pasal 340 dengan ancaman hukumanmaksimal hukuman mati.Majelis hakim menyebutkan Sigit Haryo Wibisono dan Kombes Pol Chaerul Anwar(Kapolres Jakarta Selatan) bertemu dengan Antasari Azhar di Jalan Pati Unus,Jakarta Selatan pada awal Januari 2009. Dalam pertemuan itu, Antasari memintauntuk mendeteksi siapa yang telah meneror dirinya itu. Di tempat yang sama pula,Sigit Hermawan Lo memperkenalkan dengan Kombes Pol Wiliardi Wizard (terdakwalainnya) serta Antasari menyatakan dirinya sering mendapat teror. [1]Kemudian Williardi Wizard menyatakan siap untuk membantu mencari pelaku teroritu. Williardi meminta Jerry Hermawan Lo (terdakwa lainnya) untuk dipertemukandengan Edo (eksekutor). Williardi meminta uang kepada Sigit untuk mendapatkanuang operasional dalam mencari pelaku teror. Sampai disini, tidak ada perintahsama sekali dari Antasari untuk membunuh orang yang menerornya(Nasruddin).Dan selama ini, JPU, Rani Juliani atau keluarga korban meyakini Antasari Azharsebagai pembunuh Nasruddin atas dasar bahwa pernah ada sms ancaman dariAntasari. Namun, sampai saat ini, JPU tidak bisa membuktikan secara faktual bukti
  • 15. sms ancaman tersebut. Dan lebih terkejut lagi, Kombes Pol Wiliardi Wizar dalampersidangan mengakui adanya rekayasa kasus Antasari Azhar dari petinggi Polri.“Waktu itu dikondisikan sasaran kita cuman Antasari. (Lalu BAP saya) disamakandengan BAP Sigid (Haryo Wibisono), dibacakan kepada saya,”Wiliardi Wizar [2]Lebih jauh lagi, Komjen Susno Duadji dalam persidanganpun mengungkapkanbahwa sebagai Kabareskrim dirinya tak dilibatkan dalam tim yang menangani kasusAntasari. Kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen ditangani oleh WakabareskrimIrjen Hadiatmoko, yang langsung langsung bertanggungjawab di bawah KapolriBambang Hendarso Danuri (BHD). Dalam testimoninya mengenai kriminalisasi Bibitdan Chandra, SD blak-blakan mengatakan bahwa Kapolri melalui WakabereskrimIRJEN POL Drs. Hadiatmoko secara tidak langsung melakukan kriminalisasi terhadappimpinan KPK atas kasus Antasari Azhar. Kesalahan ini berawal ketika Kapolri“mencari muka” kepada Presiden SBY untuk mencari motif pembunuhan Nasruddin.Setelah beberapa bulan kemudian kelima Tim tersebut bekerja tidak menemukanbukti untuk mengungkap motif pembunuhan Nasruddin, namun Kapolri sudahterlanjur melaporkan kepada Presiden tentang adanya kejahatan suap yangmelibatkan Pimpinan KPK sebagai motif terjadinya pembunuhan NASRUDIN. [3]Selama mengikuti berbulan-bulan kasus AA, saya mencoba mengumpulkan fakta-fakta kejangganlan kasus Antasari Azhar. Fakta-fakta yang mengindikasikanterjadinya konspirasi besar yang ingin menjatuhkan Antasari Azhar, seorang KetuaKPK yang selama ini ‘buas’ terhadap koruptor di negeri ini.Fakta-Fakta Kejanggalan Kasus Antasari Azhar1. Rani Juliani Diantar Oleh Nasruddin Zulkarnaen dan RekamanPertemuan 803Rani Juliani menemui Antasari Azhar di kamar 803 Hotel Grand Mahakam Jakartapada Mei 2008. Pertemuan Rani dengan Antasari seizin Nasrudin dan bahkan diantarsampai lobby hotel. Anehnya, sekitar 10 menit, Nasrudin menyeruak masuk kamar803, memarahi Antasari, dan menampar Rani sampai menangis. Mengapa Nasrudinmengantar Rani ke hotel lalu merekam pembicaraan antara istrinya denganAntasari? Mengapa Nasrudin saat itu terkejut ketika melihat Rani bersama Antasaridi dalam kamar?Lebih lanjut, dalam rekaman tampak sekali Rani Juliani begitu aktif berbicara aliasposessif ketimbang AA. Begitu juga tidak ada intonasi kekerasan yang terjadi dalamrekaman tersebut. Benarkah terjadi tindakan asusila jika pintu kamar hotel tidakdikunci (dan bahkan terbuka)?2. Pertemuan dan Rekaman Sigid HW – AA
  • 16. Dalam pertemuan Antasari dengan terdakwa lain Sigid Haryo Wibisono di rumahSigid di Jl Pati Unus, Jakarta Selatan, Sigid HW merekam pembicaraan. Samadengan kejanggalan sebelumnya, untuk apa Sigid sengaja merekampembicaraannya dengan Antasari? Untuk apa pula merekam pembicaran dangambar di rumah Sigid? Bukankah ini sebuah jebakan?3. Rekayasa SMS Ancaman Seolah-Olah dari AntasariJika dua fakta diatas lebih didasari oleh analisis logik, maka fakta ketiga merupakanfakta yang sangat kuat menunjukkan adanya rekayasa menjatuhkan Antasari Azhar.Adalah Agung Harsoyo, Pakar Teknologi Informasi ITB yang membeberkan rekayasasms ancaman Nasruddin yang seolah-olah berasal dari ponsel Antasari Azhar. Biografi Singkat Dr. Ir. Agung Harsoyo M.Sc, M.EngKepala Laboratorium Sistem Kendali dan Komputer, Sekolah Teknik Elektro danInformatika (STEI) ITB. Pendidikan Doktor ditempuh di Université de Bretagne Sud,France (2003), M.Sc. dan M.Eng. di Ecole Nationale Supérieure desTélécommunications de Bretagne, France (1996), serta Sarjana di Teknik Elektro ITB(1993). Saat ini menjadi Partner di Transforma Institute.Mempunyai spesialisasi di bidang IT Master Plan/Blue Print, Disaster RecoveryPlanning, Integration System, Data warehousing, IT Security, IT Governance,Telekomunikasi Seluler.Pak Agung Harsoyo merupakan seorang dosen dan akademisi yang kredibel dankepiawaiannya tidak perlu diragu lagi di Teknik Elektro ITB. Pada 17 Desember2009, Pak Agung Harsoyo menjadi saksi ahli dalam persidangan kasus AntasariAzhar di PN Jakarta Selatan. Kala itu, dia memastikan ponsel mantan ketua KPKtersebut tidak pernah mengirimkan SMS ancaman kepada Nasrudin Zulkarnaensebelum terbunuh. Padahal, jaksa mendakwa Antasari mengancam melalui pesansingkat tersebut.Berikut, kutipan penjelasan Dr Ir Agung Agung Harsoyo M.Sc, M.Eng yang ditulis diJawa Pos [4]
  • 17. MERAYU Dr Ir Agung Harsoyo MSc M.eng untuk berbicara di luar pengadilan perluproses lama. Doktor bidang optical and electromagnetic dari Université de BretagneSud, Prancis, itu tak ingin dikesankan membela salah satu pihak. ”Saya ini orangkampus. Jadi bicara keilmuan murni. Saya tak mau ikut campur dalam proseshukumnya,” kata Agung saat ditemui Jawa Pos di ruang kerjanya di DepartemenElektro ITB, Bandung, (22/01).Pria asal Jogjakarta itu baru saja selesai menguji skripsi mahasiswanya. Ruang kerjaAgung sederhana, ukurannya hanya 3 x 4 meter ,lengkap dengan komputer dan rakbuku. ”Banyak (media) yang meminta saya bicara. Tapi, kalau saya yakin dan tidakpercaya benar, saya tidak mau,” kata Agung.Doktor muda (41 tahun) itu memang dihadirkan oleh kubu Antasari Azhar sebagaisaksi ahli dalam persidangan. Hal itu terkait dakwaan jaksa yang menyebutkanbahwa Antasari mengirimkan pesan singkat kepada Nasrudin pada Februari 2009.Menurut jaksa, bunyinya, ”Maaf, Mas. Masalah ini hanya kita yang tahu. Kalausampai ter-blow up, tahu sendiri konsekuensinya. Hal itu yang menjadi latardakwaan bahwa Antasari punya motif menghabisi nyawa Nasrudin.Sebelum membahas dugaan SMS Antasari itu, Agung meminta Jawa Pos memahamialur kerja telepon seluler. Dia lantas menghidupkan komputer dan mengambilsebuah kertas kosong. ”Ada beberapa layanan dalam handphone (HP), bisa voicemail, SMS, e-mail juga bisa,” katanya sembari menggambar grafik di kertas.Untuk SMS, alurnya dari HP si A ke operator A, lalu masuk ke MSC operator B, barudikirim ke HP B. ”Jadi, misalnya, si A pakai Indosat akan kirim SMS ke B yang pakaiTelkomsel, SMS A itu akan masuk ke MSC Telkomsel, baru dikirim ke HP B,” katanya.MSC adalah singkatan dari mobile switching gateway.Semua aktivitas itu, kata Agung, tercatat pada call detail record (CDR) di setiapoperator. ”Aktivitas apa pun akan direkam, baik itu SMS, miss call, atau telepon,”katanya.Selain itu, isi atau konten SMS akan disimpan oleh operator dalam file terpisahdengan CDR. ”Jadi, bedakan antara aktivitas dan isi. Khusus untuk isinya, itu bisa di-recover atau bisa dilihat ulang sepanjang datanya belum tertimpa data baru,”katanya.Tapi, lanjut dia, mengirim SMS tidak hanya menggunakan prosedur biasa. MenurutAgung, terdapat enam kemungkinan pengiriman SMS dengan nomor tertentu.Pertama, memang SMS tersebut dikirim oleh nomor yang jelas diketahui. Kedua,mengirimkan kepada diri sendiri. Ketiga, SMS dikirim oleh server yang terhubungdengan SMS center. Keempat, dengan menggunakan BTS palsu yang telahmenyadap nomor pengirim ketika tidak aktif.Kelima, mengkloning SIM pengirim, kemudian mengirimkan SMS ketika nomor yangdikloning itu tidak aktif. Keenam, SMS dikirim oleh oknum operator telepon selular.
  • 18. ”Kalau pakai website, nomor pengirim bisa diisi siapa saja, tinggal dimasukkanterserah,” katanya. Alur dari website langsung masuk ke operator B dan dilanjutkanke HP B.Setelah menjelaskan alur, Agung memaparkan soal base transmitter stations atauBTS. ”Ponsel kita ini dipegang oleh BTS. Ada tiga sektor yang setiap sektornya 120derajat. Jadi, totalnya melingkar 360 derajat,” ujarnya. Nah, apa pun aktivitas ponselakan diketahui BTS-nya. “Ini bisa juga dilacak, namanya cell id,” katanya.Agung menjelaskan, khusus untuk CDR, ada dua jenis. Yakni, roll CDR yangmencatat aktivitas nomor yang tidak akan terhapus selamanya. Yang kedua, billingCDR yang dihapus tiga bulan sekali. ”Fungsi billing CDR itu menagih dana. Jadi, dataitu nanti dicocokkan antaroperator. Karena hubungannya dengan uang, CDR akansangat dijaga dengan baik oleh operator,” katanya.Nah, bagaimana dengan ponsel Antasari? Agung menegaskan tidak ada. ”Sayadisumpah di pengadilan untuk berbicara jujur. Maka, sesuai dengan keilmuan saya,itu tidak ada. Di CDR saja tidak ada, apalagi isinya,” katanya.Bagaimana jika Antasari menghapus? Menurut Agung, kalau itu dilakukan, jejaknyapasti akan terlacak di operator. ”Hebat sekali bisa meminta CDR orang lain tanpaperintah pengadilan, kok sakti sekali,” ucapnya.Sebab, jika ada, Antasari tidak cukup menghapus CDR atau aktivitas ponselnya.Namun, dia juga harus menghapus CDR milik Nasrudin Zulkarnaen. ”Berarti punyakekuasaan yang besar sekali,” tuturnya.Agung mendapatkan hard copy catatan CDR dan aktivitas ponsel Antasari danNasrudin beratus-ratus halaman. ”Saya tiga hari memeriksa itu, sampai tidak tidur,”katanya.CDR adalah data yang sangat lengkap. Yakni, meliputi waktu, posisi BTS, dansebagainya. ”Tidak ada catatan aktivitas dari enam nomor ponsel Pak Antasari padaFebruari 2009 kepada Nasrudin,” katanya. Pada telepon Nasrudin memang adapesan singkat yang tercatat dari nomor ponsel Antasari. Pesan singkat itu diterimapada 30 Desember 2008 pukul 10.38 WIB. ”Isinya, langsung ke lantai 3,” kataAgung. Pesan singkat yang lain diterima pada Maret 2009.Hasil bergadang tiga hari itu, Agung menemukan banyak fakta penting. Diantaranya, selama periode Februari-Maret 2009, tidak terdapat SMS yang dikirimdari keenam nomor HP milik Antasari kepada Nasrudin. Pada Februari 2009, nomorHP Antasari 0812050455 mencatat empat SMS dari nomor HP Nasruddin0811978245, tapi tidak ada catatan adanya SMS balasan dari Antasari.Pada Februari 2009, nomor HP Antasari 08889908899 tercatat menerima panggilanpercakapan dari Saudara Nasrudin dengan durasi percakapan sembilan menit.Nasruddin mendapat 205 SMS incoming yang tidak tercatat nomor pengirim. Upaya
  • 19. yang dilakukan Agung untuk mendapatkan konfirmasi dari petugas operatormendapatkan jawaban yang tidak cukup untuk menjelaskan hal tersebut.Menurut operator data, yang diberikan ke penyidik adalah roll CDR, yaitu sembilanCDR yang paling bawah. Tercatat 35 SMS incoming ke nomor Antasari 08121050455dengan nomor pengirim yang tidak teridentifikasi pula. Seluruh SMS tersebutdiperkirakan dikirim melalui web server. Selama Februari-Maret 2009, nomor teleponAntasari 08121050455 tidak sekali pun memiliki catatan yang digunakan untukmengirim SMS atau untuk percakapan baik kepada Nasrudin maupun Sigid HaryoWibisono (terdakwa kasus serupa).Selama Februari-Maret, nomor HP Antasari 08881700466 tidak sekali pun memilikicatatan yang digunakan untuk mengirimkan SMS atau percakapan kepadaNasruddin. Tetapi, pernah tercatat menerima dua SMS incoming dari Saudara Sigidmelalui nomor 088801005250 dan 08889969688.Selama Februari-Maret 2009, nomor HP antasari 08889969688 tidak sekali punmemiliki catatan yang digunakan untuk mengirimkan SMS atau percakapan, baikkepada Nasruddin maupun Sigid. Selama Februari-Maret 2009, nomor HP Antasari08889908899 tidak sekali pun memiliki catatan digunakan untuk mengirimkan SMSataupercakapan, baik kepada Nasruddin maupun Sigid.Selama rentang waktu itu, nomor HP Antasari 08889501677 tidak sekali punmengirimkan SMS atau percakapan kepada Nasrudin dan Sigid. Selama Februari-
  • 20. Maret 2009, nomor HP Antasari 088801005252 memiliki catatan digunakan untukmengirimkan SMS kepada Sigid, sebanyak 33 kali SMS out going.Tidak ditemukan juga catatan yang menunjukkan Nasrudin melakukan komunikasi,baik SMS maupun percakapan dengan Sigid. Dan, selama Februari-Maret 2009tercatat beberapa kali pengiriman SMS kepada pemilik yang sama, yakni HP milikAntasari sebanyak sekali dan HP milik Sigid lima kali.”Tugas saya melaporkan fakta siapa pun yang menganalisis hasilnya akan sama. Nekana, ya ana. Nek ora, ya ora (Kalau memang ada, ya pasti ada. Kalau tak ada, yamemang tidak ada). Kalau ada, pasti jejaknya terendus di CDR,” ungkapnya.Karena yakin benar, Agung mempersilakan orang lain juga menguji CDR itu. “Ayo,tunjukkan kalau benar-benar ada,” katanya. Bahkan, kata Agung, untuk melacakdata itu tak harus doktor. ”Mahasiswa saya saja sudah bisa,” katanya.Apakah mungkin ada rekayasa? ”Wah, saya tidak mau bilang itu. Memang bisa sajalewat website yang paling mungkin,” ujarnya. Saat menjadi saksi di sidang, Agungmemang pernah memeragakan kemampuan mengirimkan SMS tanpasepengetahuan orang lain dengan website www.2sms.com. Agung mengatakan tidakpunya beban menjadi saksi ahli Antasari. ”Kalau masalah vonis atau hukuman, itujauh di luar kapasitas saya. Biarlah hakim yang memutuskan, tentunya denganseadil-adilnya,” katanya.****************Adilkah apabila didalam kasus pembunuhan Nasruddin terjadi rekayasa smsancaman seolah-olah dari Antasari, lalu ia kemudian divonis 18 tahun penjara?Apabila ingin mencari kebenaran, alangkah baiknya, jika jaksa mencari dalang yangmengirim sms palsu/rekayasa ancaman kepada Nasruddin. Dari sini, kita akan tahu,siapa sesungguhnya dalang konspirasi pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen. Dansudah sewajarnya dalang pembunuh itu dihukum seberat-beratnya demi keadilanbagi korban dan keluarganya. Bukan mencari tumbal. Itupun, kalau jaksa atau hakimingin benar-benar mencari kebenaran.Salam Nusantaraku,
  • 21. Biografi Gus Dur…Bapak Demokrasi-Pluralisme Desember 30, 2009Biografi Singkat, Bapak Demokrasi-PluralisPresiden Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau dikenal sebagai Gus Dur lahir diJombang, Jawa Timur, pada 7 September 1940. Gus Dur adalah putra pertama darienam bersaudara dari keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas MuslimJawa Timur. Kakek dari ayahnya adalah K.H. Hasyim Asyari, pendiri NahdlatulUlama (NU), sementara kakek dari pihak ibu, K.H. Bisri Syansuri, adalah pengajarpesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan. Ayah Gus Dur, K.H.
  • 22. Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun1949. Ibunya, Ny. Hj. Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren DenanyarJombang. Selain Gus Dur, adiknya Gus Dur juga merupakan sosok tokoh nasional.Berdasarkan silsilah keluarga, Gus Dur mengaku memiliki darah Tionghoa yakni dariketurunan Tan Kim Han yang menikah dengan Tan A Lok, saudara kandung RadenPatah (Tan Eng Hwa), pendiri Kesultanan Demak. Tan A Lok dan Tan Eng Hwamerupakan anak dari Putri Campa, puteri Tiongkok yang merupakan selir RadenBrawijaya V (Suara Merdeka, 22 Maret 2004).Gus Dur sempat kuliah di Universitas Al Azhar di Kairo-Mesir (tidak selesai) selama 2tahun dan melanjutkan studinya di Universitas Baghdad-Irak. Selesai masa studinya,Gus Dur pun pulang ke Indonesia dan bergabung dengan Lembaga Penelitian,Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) pada 1971. Gus Dur terjundalam dunia jurnalistik sebagai kaum ‘cendekiawan’ muslim yang progresif yangberjiwa sosial demokrat. Pada masa yang sama, Gus Dur terpanggil untuk berkelilingpesantren dan madrasah di seluruh Jawa. Hal ini dilakukan demi menjaga agar nilai-nilai tradisional pesantren tidak tergerus, pada saat yang sama mengembangkanpesantren. Hal ini disebabkan pada saat itu, pesantren berusaha mendapatkanpendanaan dari pemerintah dengan cara mengadopsi kurikulum pemerintah.Karir KH Abdurrahman Wahid terus merangkak dan menjadi penulis nuntuk majalahTempo dan koran Kompas. Artikelnya diterima dengan baik dan ia mulaimengembangkan reputasi sebagai komentator sosial. Dengan popularitas itu, iamendapatkan banyak undangan untuk memberikan kuliah dan seminar, membuatdia harus pulang-pergi antara Jakarta dan Jombang, tempat Wahid tinggal bersamakeluarganya.Meskipun memiliki karir yang sukses pada saat itu, Gus Dur masih merasa sulit hiduphanya dari satu sumber pencaharian dan ia bekerja untuk mendapatkan pendapatantambahan dengan menjual kacang dan mengantarkan es untuk digunakan padabisnis Es Lilin istrinya (Barton.2002. Biografi Gus Dur, LKiS, halaman 108)Sakit Bukan Menjadi Penghalang MengabdiPada Januari 1998, Gus Dur diserang stroke dan berhasil diselamatkan oleh timdokter. Namun, sebagai akibatnya kondisi kesehatan dan penglihatan Presiden RIke-4 ini memburuk. Selain karena stroke, diduga masalah kesehatannya jugadisebabkan faktor keturunan yang disebabkan hubungan darah yang erat diantaraorangtuanya.Dalam keterbatasan fisik dan kesehatnnya, Gus Dur terus mengabdikan diri untukmasyarakat dan bangsa meski harus duduk di kursi roda. Meninggalnya Gus Durpada 30 Desember 2009 ini membuat kita kehilangan sosok guru bangsa. Seorangtokoh bangsa yang berani berbicara apa adanya atas nama keadilan dan kebenarandalam kemajemukan hidup di nusantara.
  • 23. Selama hidupnya, Gus Dur mengabdikan dirinya demi bangsa. Itu terwujud dalampikiran dan tindakannya hampir dalam sisi dimensi eksistensinya. Gus Dur lahir danbesar di tengah suasana keislaman tradisional yang mewataki NU, tetapi dikepalanya berkobar pemikiran modern. Bahkan dia dituduh terlalu liberal dalampikiran tentang keagamaan. Pada masa Orde Baru, ketika militer sangat ditakuti,Gus Dur pasang badan melawan dwi fungsi ABRI. Sikap itu diperlihatkan ketikamenjadi Presiden dia tanpa ragu mengembalikan tentara ke barak dan memisahkanpolisi dari tentara.Setelah tidak lagi menjabat presiden, Gus Dur kembali ke kehidupannya semula.Kendati sudah menjadi partisan, dalam kapasitasnya sebagai deklarator dan KetuaDewan Syuro PKB, ia berupaya kembali muncul sebagai Bapak Bangsa. Sepertisosoknya sebelum menjabat presiden. Meski ia pernah menjadi Ketua UmumNahdlatul Ulama (NU), sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia dengananggota sekitar 38 juta orang. Namun ia bukanlah orang yang sektarian. Ia seorangnegarawan. Tak jarang ia menentang siapa saja bahkan massa pendukungnyasendiri dalam menyatakan suatu kebenaran. Ia seorang tokoh muslim yang berjiwakebangsaan.“Tidak penting apa pun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatuyang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu”-Gus Dur- (diungkap kembali oleh Hermawi Taslim)Dalam komitmennya yang penuh terhadap Indonesia yang plural, Gus Dur munculsebagai tokoh yang sarat kontroversi. Ia dikenal sebagai sosok pembela yang benar.Ia berani berbicara dan berkata yang sesuai dengan pemikirannya yang ia anggapbenar, meskipun akan berseberangan dengan banyak orang. Apakah itu kelompokminoritas atau mayoritas. Pembelaannya kepada kelompok minoritas dirasakansebagai suatu hal yang berani. Reputasi ini sangat menonjol di tahun-tahun akhirera Orde Baru. Begitu menonjolnya peran ini sehingga ia malah dituduh lebih dekatdengan kelompok minoritas daripada komunitas mayoritas Muslim sendiri. Padahal iaadalah seorang ulama yang oleh sebagian jamaahnya malah sudah dianggapsebagai seorang wali.Karir Organisasi NUPada awal 1980-an, Gus Dur terjun mengurus Nahdlatul Ulama (NU) setelah tigakali ditawarin oleh kakeknya. Dalam beberapa tahun, Gus Dur berhasil mereformasitubuh NU sehingga membuat namanya semakin populer di kalangan NU. PadaMusyawarah Nasional 1984, Gus Dur didaulat sebagai Ketua Umum NU. Selamamasa jabatan pertamanya, Gus Dur fokus dalam mereformasi sistem pendidikanpesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehinggadapat menandingi sekolah sekular.Selama memimpin organisasi massa NU, Gus Dur dikenal kritis terhadappemerintahan Soeharto. Pada Maret 1992, Gus Dur berencana mengadakanMusyawarah Besar untuk merayakan ulang tahun NU ke-66 dan mengulang
  • 24. pernyataan dukungan NU terhadap Pancasila. Wahid merencanakan acara itudihadiri oleh paling sedikit satu juta anggota NU. Namun, Soeharto menghalangiacara tersebut, memerintahkan polisi untuk mengembalikan bus berisi anggota NUketika mereka tiba di Jakarta. Akan tetapi, acara itu dihadiri oleh 200.000 orang.Setelah acara, Gus Dur mengirim surat protes kepada Soeharto menyatakan bahwaNU tidak diberi kesempatan menampilkan Islam yang terbuka, adil dan toleran.Menjelang Munas 1994, Gus Dur menominasikan dirinya untuk masa jabatan ketiga.Mendengar hal itu, Soeharto ingin agar Wahid tidak terpilih. Pada minggu-minggusebelum Munas, pendukung Soeharto, seperti Habibie dan Harmoko berkampanyemelawan terpilihnya kembali Gus Dur. Ketika musyawarah nasional diadakan, tempatpemilihan dijaga ketat oleh ABRI dalam tindakan intimidasi. Terdapat juga usahamenyuap anggota NU untuk tidak memilihnya. Namun, Gus Dur tetap terpilihsebagai ketua NU untuk masa jabatan ketiga. Selama masa ini, Gus Dur memulaialiansi politik dengan Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI).Megawati yang menggunakan nama ayahnya memiliki popularitas yang besar danberencana tetap menekan rezim Soeharto.Menjadi Presiden RI ke-4Pada Juni 1999, partai PKB ikut serta dalam arena pemilu legislatif. PKBmemenangkan 12% suara dengan PDI-P memenangkan 33% suara. Dengankemenangan partainya, Megawati memperkirakan akan memenangkan pemilihanpresiden pada Sidang Umum MPR. Namun, PDI-P tidak memiliki mayoritas penuh,sehingga membentuk aliansi dengan PKB. Pada Juli, Amien Rais membentuk PorosTengah, koalisi partai-partai Muslim. Poros Tengah mulai menominasikan Gus Dursebagai kandidat ketiga pada pemilihan presiden dan komitmen PKB terhadap PDI-Pmulai berubah.Pada 19 Oktober 1999, MPR menolak pidato pertanggungjawaban Habibie dan iamundur dari pemilihan presiden. Beberapa saat kemudian, Akbar Tanjung, ketuaGolkar dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan Golkar akanmendukung Gus Dur. Pada 20 Oktober 1999, MPR kembali berkumpul dan mulaimemilih presiden baru. Abdurrahman Wahid kemudian terpilih sebagai PresidenIndonesia ke-4 dengan 373 suara, sedangkan Megawati hanya 313 suara.Tidak senang karena calon mereka gagal memenangkan pemilihan, pendukungMegawati mengamuk dan Gus Dur menyadari bahwa Megawati harus terpilihsebagai wakil presiden. Setelah meyakinkan jendral Wiranto untuk tidak ikut sertadalam pemilihan wakil presiden dan membuat PKB mendukung Megawati, Gus Durpun berhasil meyakinkan Megawati untuk ikut serta. Pada 21 Oktober 1999,Megawati ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan mengalahkan Hamzah Hazdari PPP.
  • 25. Pengabdian Sebagai Presiden RI ke-4Pasca kejatuhan rezim Orde Baru pada 1998, Indonesia mengalami ancamandisintegrasi kedaulatan negara. Konflik meletus dibeberapa daerah dan ancamanseparatis semakin nyata. Menghadapi hal itu, Gus Dur melakukan pendekatan yanglunak terhadap daerah-daerah yang berkecamuk. Terhadap Aceh, Gus Durmemberikan opsi referendum otonomi dan bukan kemerdekaan seperti referendumTimor Timur. Pendekatan yang lebih lembut terhadap Aceh dilakukan Gus Durdengan mengurangi jumlah personel militer di Negeri Serambi Mekkah tersebut.Netralisasi Irian Jaya, dilakukan Gus Dur pada 30 Desember 1999 denganmengunjungi ibukota Irian Jaya. Selama kunjungannya, Presiden AbdurrahmanWahid berhasil meyakinkan pemimpin-pemimpin Papua bahwa ia mendorongpenggunaan nama Papua.Sebagai seorang Demokrat saya tidak bisa menghalangi keinginan rakyat Aceh untukmenentukan nasib sendiri. Tetapi sebagai seorang republik, saya diwajibkan untukmenjaga keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia.Presiden Abdurrahman Wahid dalam wawancara dengan Radio NetherlandBenar… Gus Dur lah menjadi pemimpin yang meletak fondasi perdamaian Aceh.Pada pemerintahan Gus Durlah, pembicaraan damai antara Gerakan Aceh Merdeka(GAM) dan Indonesia menjadi terbuka. Padahal, sebelumnya, pembicaraan denganGAM sesuatu yang tabu, sehingga peluang perdamaian seperti ditutup rapat, apalagijika sampai mengakomodasi tuntutan kemerdekaan. Saat sejumlah tokoh nasionalmengecam pendekatannya untuk Aceh, Gus Dur tetap memilih menempuh cara-carapenyelesaian yang lebih simpatik: mengajak tokoh GAM duduk satu meja untukmembahas penyelesaian Aceh secara damai. Bahkan, secara rahasia, Gus Durmengirim Bondan Gunawan, Pjs Menteri Sekretaris Negara, menemui Panglima GAMAbdullah Syafii di pedalaman Pidie. Di masa Gus Dur pula, untuk pertama kalinyatercipta Jeda Kemanusiaan.Selain usaha perdamaaian dalam wadah NKRI, Gus Dur disebut sebagai pionir dalammereformasi militer agar keluar dari ruang politik. Dibidang pluralisme, Gus Durmenjadi Bapak “Tionghoa” Indonesia. Dialah tokoh nasional yang berani membelaorang Tionghoa untuk mendapat hak yang sama sebagai warga negara. Pada
  • 26. tanggal 10 Maret 2004, beberapa tokoh Tionghoa Semarang memberikanpenghargaan KH Abdurrahman Wahid sebagai “Bapak Tionghoa”. Hal ini tidak lepasdari jasa Gus Dur mengumumkan bahwa Tahun Baru Cina (Imlek) menjadi hari liburopsional yang kemudian diperjuangkan menjadi Hari Libur Nasional. Tindakan inidiikuti dengan pencabutan larangan penggunaan huruf Tionghoa. Dan atas jasa GusDur pula akhirnya pemerintah mengesahkan Kongfucu sebagai agama resmi ke-6 diIndonesia.Selain berani membela hak minoritas etnis Tionghoa, Gus Dur juga merupakanpemimpin tertinggi Indonesia pertama yang menyatakan permintaan maaf kepadapara keluarga PKI yang mati dan disiksa (antara 500.000 hingga 800.000 jiwa)dalam gerakan pembersihan PKI oleh pemerintahan Orde Baru. Dalam hal ini, GusDur memang seorang tokoh pahlawan anti diskriminasi. Dia menjadi inspiratorpemuka agama-agama untuk melihat kemajemukan suku, agama dan ras diIndonesia sebagian bagian dari kekayaan bangsa yang harus dipelihara dandisatukan sebagai kekuatan pembangunan bangsa yang besar.Dalam kapasitas dan ‘ambisi’-nya, Presiden Abdurrahman Wahid sering melontarkanpendapat kontroversial. Ketika menjadi Presiden RI ke-4, ia tak gentarmengungkapkan sesuatu yang diyakininya benar kendati banyak orang sulitmemahami dan bahkan menentangnya. Kendati suaranya sering mengundangkontroversi, tapi suara itu tak jarang malah menjadi kemudi arus perjalanan sosial,politik dan budaya ke depan. Dia memang seorang yang tak gentar menyatakansesuatu yang diyakininya benar. Bahkan dia juga tak gentar menyatakan sesuatuyang berbeda dengan pendapat banyak orang. Jika diselisik, kebenaran itu memangseringkali tampak radikal dan mengundang kontroversi.Kendati pendapatnya tidak selalu benar — untuk menyebut seringkali tidak benarmenurut pandangan pihak lain — adalah suatu hal yang sulit dibantah bahwabanyak pendapatnya yang mengarahkan arus perjalanan bangsa pada relyang benar sesuai dengan tujuan bangsa dalam Pembukaan UUD 1945.Bagi sebagian orang, pemikiran-pemikiran Gus Dur sudah terlalu jauh melampuizaman. Ketika ia berbicara pluralisme diawal diawal reformasi, orang-orang barumulai menyadari pentingnya semangat pluralisme dalam membangun bangsa yangberagam di saat ini.Dan apabila kita meniliki pada pemikirannya, maka akan kita dapatkan bahwasebagian besar pendapatnya jauh dari interes politik pribadi atau kelompoknya. Iaberani berdiri di depan untuk kepentingan orang lain atau golongan lain yangdiyakninya benar. Malah sering seperti berlawanan dengan suara kelompoknyasendiri. Juga bahkan ketika ia menjabat presiden, sepetinya jabatan itu tak mampumengeremnya untuk menyatakan sesuatu. Sepertinya, ia melupakan jabatan politisyang empuk itu demi sesuatu yang diyakininya benar. Sehingga saat ia menjabatpresiden, banyak orang menganggapnya aneh karena sering kali melontarkanpernyataan yang mengundang kontroversi.
  • 27. Belum satu bulan menjabat presiden, Gus Dur sudah mencetuskan pendapat yangmemerahkan kuping sebagian besar anggota DPR. Di hadapan sidang lembagalegislatif, yang anggotanya segaligus sebagai anggota MPR, yang baru sajamemilihnya itu, Gus Dur menyebut para anggota legislatif itu seperti anak TamanKanak-Kanak.Selama menjadi Presiden RI itu, Gus Dur mendapat kritik karena seringnyamelakukan kunjungan ke luar negeri sehingga dijuliki “Presiden Pewisata“. Padatahun 2000, muncul dua skandal yang menimpa Presiden Gus Dur yaitu skandalBuloggate dan Bruneigate. Pada bulan Mei 2000, BULOG melaporkan bahwa $4juta menghilang dari persediaan kas Bulog. Tukang pijit pribadi Gus Dur mengklaimbahwa ia dikirim oleh Gus Dur ke Bulog untuk mengambil uang. Meskipun uangberhasil dikembalikan, musuh Gus Dur menuduhnya terlibat dalam skandal ini. Padawaktu yang sama, Gus Dur juga dituduh menyimpan uang $2 juta untuk dirinyasendiri. Uang itu merupakan sumbangan dari Sultan Brunei untuk membantu diAceh. Namun, Gus Dur gagal mempertanggungjawabkan dana tersebut. Skandal inidisebut skandal Bruneigate.Dua skandal “Buloggate” dan “Brunaigate” menjadi senjata bagi para musuh politikGus Dur untuk menjatuhkan jabatan kepresidenannya. Pada 20 Juli, Amien Raismenyatakan bahwa Sidang Istimewa MPR akan dimajukan pada 23 Juli. TNImenurunkan 40.000 tentara di Jakarta dan juga menurunkan tank yang menunjukke arah Istana Negara sebagai bentuk penunjukan kekuatan. Gus Dur kemudianmengumumkan pemberlakuan dekrit yang berisi (1) pembubaran MPR/DPR, (2)mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dengan mempercepat pemilu dalamwaktu satu tahun, dan (3) membekukan Partai Golkar sebagai bentuk perlawananterhadap Sidang Istimewa MPR. Namun dekrit tersebut tidak memperoleh dukungandan pada 23 Juli, MPR secara resmi memberhentikan Gus Dur dan menggantikannyadengan Megawati Sukarnoputri.Itulah akhir perjalanan Gus Dur menjadi Presiden selama 20 bulan. Selama 20 bulanmemimpin, setidaknya Gus Dur telah membantu memimpin bangsa untuk berjalanmenuju proses reformasi yang lebih baik. Pemikiran dan kebijakannya yang tetapmempertahankan NKRI dalam wadah kemajukan berdemokrasi sesuai dengan UUD1945 dan Pancasila merupakan jasa yang tidak terlupakan.Hal-Hal Positif dari Gus DurMantan Ketua DPP PKB, Hermawi Taslim yang selama 10 tahun terakhir turutbersama Gus Dur dalam segala aktivitasnya mengungkapkan tiga prinsip dalamhidup Gus Dur yang selalu ia sampaikan kepada orang-orang terdekatnya.  Pertama : Akan selalu berpihak pada yang lemah.  Kedua : Anti-diskriminasi dalam bentuk apa pun.  Ketiga : Tidak pernah membenci orang, sekalipun disakiti.
  • 28. Gus Dur merupakan salah tokoh bangsa yang berjuang paling depan melawanradikalisme agama. Ketika radikalisme agama sedang kencang-kencangnya bertiup,Gus Dur menantangnya dengan berani. Dia bahkan mempersiapkan pasukan sendiribila harus berhadapan melawan kekerasan yang dipicu agama. Gus Dur menentangsemua kekerasan yang mengatasnamakan agama. Dia juga pejuang yang tidakmengenal hambatan.Gus Dur dalam pemerintahannya telah menghapus praktik diskriminasi di Indonesia.Tak berlebihan kiranya bila negara dan rakyat Indonesia memberikan penghargaansetinggi-tingginya atas darma dan baktinya. Layaknya kiranya Gus Dur mendapatpenghargaan sebagai Bapak Pluralisme dan Demokratisasi di Indonesia.Doktor kehormatan dan Penghargaan LainDikancah internasional, Gus Dur banyak memperoleh gelar Doktor Kehormatan(Doktor Honoris Causa) dibidang humanitarian, pluralisme, perdamaian dandemokrasi dari berbagai lembaga pendidikan diantaranya :  Doktor Kehormatan dari Jawaharlal Nehru University, India (2000)  Doktor Kehormatan dari Twente University, Belanda (2000)  Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dan Politik, Ilmu Ekonomi dan Manajemen, dan Ilmu Humaniora dari Pantheon Sorborne University, Paris, Perancis (2000)  Doktor Kehormatan bidang Filsafat Hukum dari Thammasat University, Bangkok, Thailand (2000)  Doktor Kehormatan dari Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand (2000)  Doktor Kehormatan dari Asian Institute of Technology, Bangkok, Thailand (2000)  Doktor Kehormatan dari Soka Gakkai University, Tokyo, Jepang (2002)  Doktor Kehormatan bidang Kemanusiaan dari Netanya University, Israel (2003)  Doktor Kehormatan bidang Hukum dari Konkuk University, Seoul, Korea Selatan (2003)  Doktor Kehormatan dari Sun Moon University, Seoul, Korea Selatan (2003)Penghargaan-penghargaan lain :  Penghargaan Dakwah Islam dari pemerintah Mesir (1991)  Penghargaan Magsaysay dari Pemerintah Filipina atas usahanya mengembangkan hubungan antar-agama di Indonesia (1993)  Bapak Tionghoa Indonesia (2004)  Pejuang Kebebasan Pers
  • 29. Selamat Jalan Gus DurGus Dur wafat pada hari Rabu, 30 Desember 2009, di Rumah Sakit CiptoMangunkusumo, Jakarta, pada pukul 18.45 akibat berbagai komplikasi penyakit,terutama gangguan ginjal, yang dideritanya sejak lama. Sebelum wafat ia harusmenjalani hemodialisis (cuci darah) rutin. Seminggu sebelum dipindahkan ke Jakartaia sempat dirawat di Jombang seusai mengadakan perjalanan di Jawa Timur. GusDur di makamkan di Jombang Jawa TimurSelamat jalan Gus Dur. Terima kasih atas pengabdian dan sumbangsihnya bagirakyat dan bangsa ini. Jasa-jasamu dalam perjuangan Demokrasi dan Solidaritasantar umat beragama di Indonesia tidak akan kami lupakan. Semoga amal-jasa-ibadahnya mendapat tempat yang ‘agung’.Salam hormat dan turut berbela sungkawa,ech-wan, 30 Desember 2009

×