Pelat beton bertulang

6,648 views
6,258 views

Published on

Published in: Engineering
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
6,648
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
690
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pelat beton bertulang

  1. 1. ELAT ETON ERTULANG RESKI APRILIA 2TS2
  2. 2. Apa itu PELAT?! Struktur tipis yang dibuat dari beton bertulang dengan bidang yang arahnya horizontal dan beban yang bekerja tegak lurus pada bidangbeban yang bekerja tegak lurus pada bidang struktur tersebut.
  3. 3. Apa itu PELAT?! ... (2) • Ketebalan bidang < bentang panjang/lebar bidangnya. • Sangat kaku.• Sangat kaku. • Banyak digunakan sebagai lantai bangunan, lantai atap, lantai jembatan maupun lantai pada dermaga.
  4. 4. Fungsi: • Sebagai pemisah ruang bawah dan ruang atas. • Sebagai tempat berpijak penghuni di lantai atas. • Untuk menempatkan kabel listrik dan lampu pada ruang bawah.ruang bawah. • Meredam suara dari ruang atas maupun dari ruang bawah. • Menambah kekakuan bangunan pada arah horizontal yang mendukung ketegaran balok.
  5. 5. Tumpuan Pelat
  6. 6. Perletakan Pelat pada Balok
  7. 7. Sistem Penulangan Pelat • Pelat satu arah Jika pelat beton lebih dominan menahan beban yang berupa momen lentur pada bentang satu arah saja. • Pelat dua arah• Pelat dua arah Jika pelat beton menahan beban yang berupa momen lentur pada bentang dua arah.
  8. 8. Penulangan Pelat Satu Arah
  9. 9. Penulangan Pelat Dua Arah
  10. 10. Pelat dengan Satu Tumpuan • Ditumpu satu sisi (tumpuan jepit). • Disebut pelat luifel atau pelat kantilever. • Termasuk jenis pelat satu arah. • Karena pelat satu arah → harus dihitung tulangan pokok serta tulangan bagi (tulangan susut danpokok serta tulangan bagi (tulangan susut dan suhu).
  11. 11. Pelat dengan Dua Tumpuan Sejajar • Ditumpu dua tumpuan berpasangan. • Termasuk jenis pelat satu arah. • Karena pelat satu arah → harus dihitung tulangan pokok serta tulangan bagi (tulangan susut danpokok serta tulangan bagi (tulangan susut dan suhu).
  12. 12. Pelat dengan Empat Tumpuan Saling Sejajar • Ditumpu empat tumpuan saling sejajar. • Termasuk jenis pelat dua arah. • Semakin besar beban yang bekerja = semakin besar lendutan & momen lentur yang ditimbulkan.lendutan & momen lentur yang ditimbulkan.
  13. 13. Pelat Tangga Beton Bertulang Fungsi • Sarana pendukung dari dua tempat yang berbeda ketinggiannya. • Pada bangunan gedung bertingkat, digunakan• Pada bangunan gedung bertingkat, digunakan sebagai sarana penghubung antara lantai tingkat yang satu dengan lantai tingkat lain.
  14. 14. Komponen Tangga
  15. 15. Metode Struktur Pelat Lantai pada Gedung • Konvensional • Half Slab • Full Precast• Full Precast • Bondek
  16. 16. Konvensional • Seluruh struktur pelat lantai dikerjakan ditempat • Bekisting menggunakan plywood dengan perancah scaffoldingscaffolding • Merupakan cara lama yang paling banyak digunakan namun membutuhkan waktu lama serta biaya tinggi
  17. 17. Half Slab Disebut half slab karena separuh struktur plat lantai dikerjakan dengan sistem precast, bagian tersebut bisa dibuat di pabrik lalu dikirim ke lokasitersebut bisa dibuat di pabrik lalu dikirim ke lokasi proyek untuk dipasang, selanjutnya dilakukan pemasangan besi tulangan bagian atas lalu dilakukan pengecoran seluruh pelat ditempat.
  18. 18. Full Precast Merupakan sistem paling cepat, namun perlu diperhatikan jika menggunakan metode ini yaitu segi kekuatan alat angkat, misalnya kuat angkatsegi kekuatan alat angkat, misalnya kuat angkat ujung TC harus lebih besar dari total berat beton precast.
  19. 19. Bondek • Tulangan bawah dihilangkan dan fungsinya digantikan oleh pelat bondek, dengan begini diharapkan ada penghematan besi tulangan dandiharapkan ada penghematan besi tulangan dan bekisting dibawahnya. • Tulangan atas bisa dibuat dalam bentuk batangan atau diganti dengan besi wiremesh agar lebih cepat dalam pemasangan.
  20. 20. Persyaratan Perencanaan Pelat SNI Beton 1991 • Plat lantai harus mempunyai tebal sekurang- kurangnya 12cm, sedang untuk plat atap sekurang-kurangnya 10cmsekurang-kurangnya 10cm • Harus diberi tulangan silang dengan diameter minimum 8mm dari baja lunak atau baja sedang • Pada plat lantai yang tebalnya lebih dari 25cm harus dipasang tulangan rangkap atas bawah
  21. 21. Persyaratan Perencanaan Pelat SNI Beton 1991 ... (2) • Jarak tulangan pokok yang sejajar tidak kurang dari 2,5cm dan tidak lebih dari 20cm atau dua kali tebal plat, dipilih yang terkeciltebal plat, dipilih yang terkecil • Semua tulangan plat harus terbungkus lapisan beton setebal minimum 1cm, untuk melindungi baja dari karat, korosi, atau kebakaran • Bahan beton untuk plat harus dibuat dari campuran 1semen:2pasir:3kerikil + air, bila untuk lapis kedap air dibuat dari campuran 1semen:1,5pasir:2,5kerikil + air secukupnya.
  22. 22. Ada pertanyaan?
  23. 23. TERIMA KASIHTERIMA KASIH

×