Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
tahap perkembangan embrio pada makhluk hidup
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

tahap perkembangan embrio pada makhluk hidup

  • 11,801 views
Published

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
11,801
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
9

Actions

Shares
Downloads
126
Comments
0
Likes
3

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Tahapan Perkembangan embrio pada makhluk hidup H
  • 2. Perkembangan merupakan proses biologis makhluk hidup menuju tingkat kedewasaan, dapat berupa perubahan bentuk, susunan dan fungsi organ-organ tubuh menuju kedewasaan/kesempurnaan. Sebagai contoh : perubahan biji menjadi kecambah, perubahan telur menjadi anak ayam, pohon mangga berbunga, dari sprma menjadi manusia. Dalam perubahan tersebut perbedaan ukurannya tidak terlalu besar/mencolok namun terjadi perubahan besar yang tidak dapat diukur berupa perubahan bentuk. CONTOH PROSES PERKEMBANGAN
  • 3. Makhkluk hidup merupakan sesuatu yg dijadikan atau yg diciptakan oleh Tuhan yang dapat bernapas, bergerak, makan, tumbuh, peka terhadap rangsangan, dan dapat berkembang biak. Semua makhluk hidup melakukan proses pernapasan. Manusia dan hewan di darat umumnya bernapas dengan paruparu. Oksigen diambil dari udara melalui hidung. Untuk makhluk hidup yang hidup di air,seperti ikan bernapas dengan insang. Makhluk hidup yang di air menggunakan oksigen yang terlarut dalam air untuk bernapas. Bagaimana dengan tumbuhan, apakah mereka juga bernapas? Tumbuhan pun bernapas. Oksigen diambil oleh tumbuhan melalui stomata atau mulut daun, dan lentisel (lubang-lubang yang ada pada batang tumbuhan). GAMBAR MAKHLUK HIDUP
  • 4. Embrio adalah sebuah multi sel dalam tahap paling awal dari perkembangan. Dalam organisme yang berkembang biak secara seksual, ketika satu sel sperma membuahi ovum, hasilnya adalah satu sel yang disebut zigot yang memiliki seluruh DNA dari kedua orang tuanya. Dalam tumbuhan, hewan, dan beberapa protista, zigot akan mulai membelah oleh mitosis untuk menghasilkan organisme multiselular. Hasil dari proses ini disebut embrio. Pada manusia, terbentuk embrio antara umur 3-5 minggu masa kehamilan dan sudah tampak rancangan bentuk alat-alat tubuh.Pada hewan, perkembangan zigot menjadi embrio terjadi melalui tahapan yang dikenal sebagai blastula, gastrula, dan organogenesis. Pada tumbuhan, istilah embrio hanya dipakai untuk tumbuhan kecil yang terbentuk dalam biji yang berada dalam keadaan dormasi, menunggu kondisi lingkungan yang tepat untuk berkecambah. GAMBAR EMBRIO
  • 5. Tahapan Perkembangan Embrio pada makhluk hidup secara umum yang terdiri dari : 1. PROGENESIS 2. EMBRIOGENESIS 3. ORGANOGENESIS
  • 6. 1. progenesis Progenesis adalah proses awal sebelum terjadinya deferensiasi/pembentukan dari suatu periode perkembangan embrio atau sel kelamin dahulu sampai yang kedua sel kelamin tersebut menyatu padu dan menjadi zigot. Proses ini terdiri dari : A). Gametogenesis Terbagi menjadi : 1.Spermatogenesis yaitu Proses pembentukan dan perkembangan gamet jantan (spermatozoa) 2.Oogenesis Proses pembentukan dan perkembangan gamet betina (Sel telur + oosit + ovum) dari diploid dan haploid.
  • 7. 2. Embryogenesis merupakan proses pembentukan dan perkembangan embrio. Proses ini merupakan tahapan perkembangan sel setelah mengalami pembuahan atau fertilisasi. Embriogenesis meliputi pembelahan sel dan pengaturan di tingkat sel, proses ini membentuk struktur tubuh setelah terjadinya fertilisasi, untuk melihat bahwa embrio tumbuh dan berkembang berikut parameternya: a) Pertumbuhan : pertambahan jumlah atau ukuran sel menjadi lebih banyak atau lebih besar. Dimana identifikasinya dapat dilihat dari Satu sel menjadi banyak sel, zigot menjadi morula dimana jumlah sel blastomer bertambah, oosit primer pada folikel primordial dan oosit primer pada folikel tersier membesar. b) Perkembangan : perubahan bentuk atau fungsi sel ke arah bentuk atau fungsi yang baru. Perkembangan embrio melalui proses induksi, diferensiasi dan determinasi. Lalu factor yang berpengaruh terhadap proses perkembangan: Genetic (yang terdapat dalam inti), Sitoplasma (yang dikontribusikan oleh maternal), dan Lingkungan.
  • 8. Berikut akan dibahas mengenai masing-masing beberapa fasefase dari perkembangan sel Embryogenesis : A) Pembelahan (cleavage) pembelahan sel terjadi secara mitosis, penambahan bahan inti ( DNA ), ukuran embrio tetap, dan dihasilkan morula yang terdiri dari sel-sel blastomer. Dan semua proses pada tahapan ini berjalan sangat cepat. Adapun tahapan akhir dari proses ini yaitu morula. GAMBAR MORULA
  • 9. GAMBAR BLASTULA
  • 10. C) Gastrulasi Gastrulasi adalah proses perkembangan embrio, di mana sel yang telah terbentuk pada stadia blastula mengalami perkembangan lebih lanjut. Proses perkembangan sel organ ada dua, yaitu epiboli dan emboli. Epiboli adalah proses pertumbuhan sel yang bergerak ke arah depan, belakang, dan ke samping dari sumbu embrio dan akan membentuk epidermal, sedangkan emboli adalah proses pertumbuhan sel yang bergerak ke arah dalam terutama di ujung sumbu embrio. Pergerakan dan Perpindahan Posisi Blastomer Yang Membentuk 3 Lapisan yaitu: Ektoderm, Mesoderm, Dan Endoderm, Dengan Proses Akhir Disebut Gastrula. GAMBAR GASTRULA
  • 11. D) Neurulasi Merupakan Proses Pembentukan Tabung Saraf, Dimana Pada Proses Ini Akan Terjadi Induksi Notokorta Terhadap Lapisan Ektoderm Yang Akan Menyebabkan Pembentukan Lipatan Saraf Yang Akhirnya Terbentuklah pembuluh Saraf. pada tahapan ini ternyata dari berbagai hewan memiliki jumlah kuning telur, distribusi kuning telur, tipe sel telur dan tipe pembelahan yang berbeda-beda. GAMBAR NEURULA