Your SlideShare is downloading. ×
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Atom,Periodik&Ikatan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Atom,Periodik&Ikatan

51,585

Published on

15 Comments
31 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
51,585
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
587
Comments
15
Likes
31
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. STRUKTUR ATOM, SISTEM PERIODIK & IKATAN KIMIA (Teori) Teori-teori Atom: 1. Model Atom Dalton Atom adalah bagian yang terkecil dari suatu unsur. 2. Model Atom Rutherford Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan di sekitarnya beredar elektron-elektron yang bermuatan negatif. 3. Model Atom Rutherford & Niels Bohr a. Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan disekitarnya beredar elektron-elektron yang bermuatan negatif. b. Elektron-elektron bergerak dalam lintasan-lintasan dengan tingkat-tingkat energi tertentu. c. Selama elektron beredar dalam lintasan tersebut ia tidak memancarkan atau menerima energi. d. Elektron dapat berpindah tempat dari tingkat energi lebih rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi jika menyerap energi; sebaliknya jika elektron berpindah tempat dari tingkat energi lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah terjadi pemancaran energi. 4. Model Atom Mekanika Gelombang Menurut de Broglie (1924): gerakan suatu materi, termasuk elektron, dapat dianggap sebagai gerakan gelombang. Orbital: lintasan elektron yang menunjukkan tingkat energi utama elektron tersebut. Bilangan Kuantum: kedudukan/posisi elektron Bilangan Kuantum Utama (n) Menunjukkan posisi elektron pada tingkat energi utama/kulit. n 1 2 3 4 5 6 7 Kulit K L M N O P Q Bilangan Kuantum Azimuth (l) Menunjukkan posisi elektron dalam subkulit. l diwakili oleh huruf s, p, d, dan f. l 0 1 2 3 Subkulit s p d f Bilangan Kuantum Magnetik (m) Menunjukkan orientasi elektron pada orbital. l Sub Kulit m Jumlah Orbital 0 s 0 1 1 p -1, 0, +1 3 2 d -2, -1, 0, +1, +2 5 3 f -3, -2, -1, 0, +1, +2, +3 7 © Aidia propitious 1
  • 2. Bilangan Kuantum Spin (s) Menunjukkan arah rotasi elektron dalam orbital. Sub Kulit Jml. Orbital Jml. Elektron Max. s 1 2 p 3 6 d 5 10 f 7 14 Konfigurasi Elektron Penyingkatan Penulisan Konfigurasi Elektron 2He : 1s2 10Ne : 1s2 2s2 2p6 18Ar : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 36Kr : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 54Xe : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 86Rn : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 6s2 4f14 5d10 6p6 Untuk atom-atom yang memiliki elektron pada subkulit d, konfigurasi elektron ditulis dengan cara: 1) Berdasarkan urutan subkulit Contoh: 25Mn : [Ar] 4s2 3d5 2) Berdasarkan urutan nomor kulit Contoh: 25Mn : [Ar] 3d5 4s2 Penulisan Konfigurasi Elektron Atom Bermuatan Atom bermuatan Positif  melepas elektron Atom bermuatan Negatif  menerima elektron Contoh: Tentukan konfigurasi untuk Fe3+! Contoh: Tentukan konfigurasu untuk S2-! 2 2 6 2 6 6 2 2 2 6 2 4 26Fe = 1s 2s 2p 3s 3p 3d 4s 16S = 1s 2s 2p 3s 3p +3  melepas 3 elektron -2  menerima 2 elektron 3+ 26Fe = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 16S 2- = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 Orbital Penuh dan Setengah Penuh Setiap unsur memiliki kecenderungan untuk stabil. Orbital yang terisi penuh atau setengah penuh lebih stabil daripada orbital yang tidak penuh atau tidak setengah penuh. Contoh: Tentukan konfigurasi 29X! Menurut aturan Aufbau, konfigurasinya adalah: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d9 4s2 Konfigurasi yang benar: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s1 © Aidia propitious 2
  • 3. Unsur-unsur yang Konfigurasi Elektron sesuai Aturan Orbital Penuh dan Setengah Penuh Unsur No. Atom Unsur No. Atom Cr 24 Gd 64 Cu 29 Pt 78 Nb 41 Au 79 Mo 42 Ac 89 Ru 44 Th 90 Rh 45 Pa 91 Pd 46 U 92 Ag 47 Np 93 La 57 Cm 96 Ce 58 Cf 98 Diagram Orbital Pembuatan Diagram Orbital: 1) Tulis konfigurasi elektron berdasarkan aturan Aufbau. 2) Buat kotak orbital sesuai jenis orbital terakhir. Orbital s = 1 kotak Orbital d = 5 kotak Orbital p = 3 kotak Orbital f = 7 kotak 3) Isi kotak orbital dengan elektron-elektron pada orbital terakhir yang dinyatakan dengan tanda panah ke atas atau ke bawah. Satu kotak maksimum dua elektron. Kaidah Hund “Elektron-elektron pada orbital yang memiliki tingkat energi yang sama akan mengisi terlebih dahulu kotak-kotak yang kosong dengan arah spin tertentu. Kemudian, orbital diisi dengan elektron berikutnya dengan arah spin yang berlawanan.” Contoh: Tentukan diagram orbital untuk Co2+! Co2+ = [Ar] 3d7 Asas Larangan Pauli “Elektron-elektron dalam satu atom tidak boleh mempunyai bilangan kuantum yang keempat- empatnya sama.” Penentuan Bilangan Kuantum 1) Tulis konfigurasi elektron. 2) Buat diagram orbital. 3) Tentukan bilangan kuantum! Contoh: Tentukan bilangan kuantum 19K! 19K = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 n = 4 dilihat dari 4s1 l = 0 dilihat dari 4s1  s, n = 1, l = 1 – 1 = 0 m = 0 dilihat dari l  l = 0, m= 0 s = + ½ atau – ½ © Aidia propitious 3
  • 4. Konfigurasi Elektron vs. Sistem Periodik Golongan A Konfigurasi Konfigurasi Jumlah Blok Golongan Elektron Elektron Valensi Elektron Valensi [Ne] 3s1 3s1 S 1 IA 2 2 [Ne] 3s 3s S 2 IIA [Ne] 3s2 3p1 3s2 3p1 p 3 IIIA [Ne] 3s2 3p2 3s2 3p2 P 4 IVA 2 3 2 3 [Ne] 3s 3p 3s 3p P 5 VA [Ne] 3s2 3p4 3s2 3p4 P 6 VIA [Ne] 3s2 3p5 3s2 3p5 P 7 VIIA 2 6 2 6 [Ne] 3s 3p 3s 3p p 8 VIIIA Golongan B Konfigurasi Konfigurasi Jumlah Blok Golongan Elektron Elektron Valensi Elektron Valensi [Ar] 3d1 4s2 3d1 4s2 d 3 IIIB 2 2 2 2 [Ar] 3d 4s 3d 4s d 4 IVB 3 2 3 2 [Ar] 3d 4s 3d 4s d 5 VB [Ar] 3d5 4s1 3d5 4s1 d 6 VIB [Ar] 3d5 4s2 3d5 4s2 d 7 VIIB 6 2 6 2 [Ar] 3d 4s 3d 4s d 8 VIIIB 7 2 7 2 [Ar] 3d 4s 3d 4s d 9 VIIIB [Ar] 3d8 4s2 3d8 4s2 d 10 VIIIB 10 1 10 1 [Ar] 3d 4s 3d 4s d 11 IB 10 2 10 2 [Ar] 3d 4s 3d 4s d 12 IIB Blok f / Golongan Transisi Dalam a. Golongan Lantanida Memiliki elektron valensi dari orbital 4f 1 6s2 sampai 4f14 6s2 b. Golongan Aktinida Memiliki elektron valensi dari orbital 5f 1 7s2 sampai 5f14 7s2 Cara penentuan Golongan Transisi Dalam: 1) Tulis konfigurasi elektron 2) Jika elektron terakhir terletak pada orbital 4f, temasuk golongan Lantanida. Jika elektron terakhir terletak pada orbital 5f, termasuk golongan aktinida. Cara Penentuan Periode Unsur-Unsur 1) Tentukan konfigurasi elektron 2) Susun ulang konfigurasi sesuai urutan kulit atom 3) Nomor periode = nomor kulit terbesar © Aidia propitious 4
  • 5. Konfigurasi Elektron Kulit Terluar n Periode 1s1 1 1 1 2 1s 1 1 1 2 2 1s 2s 2 2 2 [Ne] 3s2 3p2 3 3 3 5 2 [Ar] 3d 4s 4 4 4 10 1 [Kr] 4d 5s 5 5 5 [Xe] 6s2 6 6 6 2 [Rn] 7s 7 7 7 Penggolongan Unsur-Unsur Menurut IUPAC Tradisional IUPAC Tradisional IUPAC IA 1 VIIIB 10 IIA 2 IB 11 IIB 3 IIB 12 IVB 4 IIIA 13 VB 5 IVA 14 VIB 6 VA 15 VIIB 7 VIA 16 VIIIB 8 VIIA 17 VIIIB 9 VIIIA 18 (Soal) 1. Tentukan nilai n dan l untuk elektron yang terletak pada orbital: 4s, 2s, 3p, 4p, 4d, 3d, 4f, 5f 2. Tuliskan nama orbital yang ditempati elektron yang mempunyai nilai: a. n = 5 dan l = 2 b. n = 4 dan l = 3 3. Tuliskan konfigurasi elektron atom-atom berikut: 7N, 8O, 25Mn, 48Cd, dan 82Cd ! 4. Tuliskan konfigurasi dengan disingkat dari: 7N, 8O, 25Mn, 48Cd, dan 82Pb ! + 3+ 2- - 5. Tuliskan konfigurasi elektron unsur berikut per subkulit: 11Na, 19K , 13Al , 16S , dan 35Br ! 6. Tentukan nomor atom unsur-unsur berikut: a. X : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p3 b. Z2+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 c. Y3- : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 d. A : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d8 e. B+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4 f. C- : 1s2 2s2 2p6 7. Tembaga, Perak, dan Emas merupakan logam-logam yang sering digunakan oleh manusia. Tentukan konfigurasi elektronnya! 8. Gambarkan diagram orbital dari: 8O, dan 22Ti ! 9. Tentukan nilai bilangan kuantum yang mungkin untuk elektron pada keadaan dasar menempati orbital tingkat energi tertinggi pada atom-atom: 19K, 15P, dan 26Fe ! 2+ - 10. Tentukan konfigurasi elektron atom-atom: 12Mg, 28Ni, 30Zn , 53I , dan 74W ! © Aidia propitious 5
  • 6. 11. Gambarkan diagram orbital dan tentukan bilangan kuantum yang mungkin untuk elektron yang menempati orbital dengan tingkat energi tertinggi pada atom-atom berikut: 11Na, 36Kr, 56Ba, 14Si, dan 50Sn ! 12. Tanpa melihat tabel periodik, etntukan nomor golongan unsur-unsur berikut: 7N, 19K, dan 14Si ! 13. Berdasarkan penelitian para ahli angkasa luar, lapisan atmosfer planet Venus mengandung unsur Sulfur (S). Tentukan nomor golongan unsur S (nomor atom = 16)! 14. Tentukan golongan unsur-unsur yang mempunyai nomor atom sebagai berikut: 21X, 27Z, dan 29A ! 15. Raksa merupakan satu diantara logam-logam yang berwujud cair. Raksa yang mempunyai lambang Hg (berasal dari kata Hydragyrum) dimanfaatkan sebagai cairan dalam termometer. Tentukan nomor golongan Hg (nomor atom = 80)! 16. Unsur Cerium (Ce) ditemukan tahun 1803. Namanya terinspirasi dari asteroid Ceres. Unsur ini digunakan sebagai bahan pematik sigaret. Terletak pada golongan berapakah Ce (=58)? 17. Tentukan periode unsur-unsur yang mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut: 8A dan 14D ! 18. Polonium (Po) merupakan satu di antara beberapa unsur yang digunakan sebagai sumber tenaga nuklir. Unsur yang ditemukan oleh Marie Curie ini mempunyai nomor atom 84. Tentukan letak periode dan golongan unsur Po pada sistem periodik! 19. Tentukan golongan dan periode unsur-unsur berikut: 9F, 37Rb, 40Zr, 50Sn, dan 60Nd ! 20. Tentukan golongan dan periode atom X dan Z dari data konfigurasi elektron ion-ion berikut: a. X2+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 b. Z2- : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4 21. Tentukan golongan dan periode atom dari konfigurasi atom netral berikut ini: a. X : 1s2 2s2 2p3 3s1 b. Y : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 4s2 22. Tentukan golongan dan periode unsur-unsur berikut: 2He, 27Co, 30X, 20Z, 19A, dan 60D ! 23. Tentukan nomor atom X dan Z dari data konfigurasi elektron ion-ion berikut: a. X2+ : 1s2 2s2 2p6 3s1 b. Z3- : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d5 24. Tentukan golongan dan periode atom D dan E dari data konfigurasi elektron ion-ion berikut: a. D3+: 1s2 2s2 2p6 3s2 b. E- : [Kr] 4d10 5s2 5p6 25. Orbital elektron dari suatu atom berbentuk bola. Tentukan subkulit dan elektron maksimumnya. Jika orbital tersebut memuat elektron valensi, tentukan golonga atom! 26. Elektron valensi suatu atom menempati orbital: Tentukan golongan atom dalam sistem periodik! 27. Perhatikan konfigurasi elektron berikut: X : 2s2 2p2 K : 3s2 3p4 N : 4s2 4p4 2 4 Y : 2s 2p L : 4s2 4p2 Z : 3s2 3p2 M : 4s2 4p3 Tentukan unsur yang satu golongan dan satu periode! © Aidia propitious 6
  • 7. 28. Tentukan orbital mana yang lebih stabil! a. atau b. atau c. atau d. atau e. atau PERSIAPAN ULANGAN 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan orbital! 2. Apa yang dimaksud dengan bilangan kuantum? Ada berapa jenis? Jelaskan! 2- 2+ 3. Tentukan konfigurasi elektron atom-atom berikut: 6C, 22Ti, 33As, 8O , dan 50Sn ! 4. Tentukan nomor atom-atom unsur yang mempunyai konfigurasi elektron berikut: a. A : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d5 b. B : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p4 c. C : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 5. Tentukan keempat bilangan kuantum yang mungkin untuk elektron pada orbital dengan tingkat energi tertinggi pada atom-atom berikut: 27Co, 34Se, 19K+, dan 16S2- ! 6. Massa 4,48 L gas X2 (STP) adalah 6,4 g. Jika atom X memiliki 8 neutron, tentukan golongan dan periode atom X! 7. Tentukan golongan dan periode atom-atom berikut: 8O, 38Sr, 44Ru, dan 52Te ! 8. Tentukan golongan dan periode atom X dan Y berdasarkan konfigurasi elektron ion-ion berikut: a. X+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 b. Y- : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 9. Tentukan nomor atom, golongan dan periode unsur-unsur yang memiliki konfigurasi berikut: a. X : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d7 b. Y : 1s2 2s2 2p6 3s1 10. Tuliskan konfigurasi elektron unsur-unsur berikut dan tentukan bilangan kuantum yang mungkin untuk elektron yang terletak pada orbital dengan tingkat energi tertinggi: a. Unsur-unsur pada golongan IVA – periode 5 b. Unsur-unsur pada golongan VIIIB – periode 4 © Aidia propitious 7
  • 8. IKATAN KIMIA (Teori) 1. Ikatan Ion Ikatan antara ion positif (logam golongan IA dan IIA) dan ion negatif (non logam golongan VIA dan VIIA). Ikatan antara atom-atom yang mempunyai potensial ionisasi rendah dengan atom-atom yang mempunyai afinitas elektron tinggi. Ikatan antara atom-atom dengan perbedaan keelektronegatifan tinggi. Contoh: NaCl, KBr, MgCl2, CaF2, dll. 2. Ikatan Kovalen Ikatan antara non logam dan non logam. Ikatan antara atom-atom dalam molekul berdasarkan pemakaian pasangan elektron bersama. Ikatan antara atom-atom dengan perbedaan keelektronegatifan rendah. Molekul senyawa yang terbentuk mempunyai energi potensial lebih rendah daripada atom-atom semula. Contoh: Cl2  Cl – Cl O2  O=O N2  N N Ikatan Kovalen Koordinat Pasangan elektron yang dipakai bersama berasal dari salah satu atom. Contoh: H2O + H+  H3O+ NH3 + H+  NH4+ Momen Dipol  Hasil kali muatan dan jarak antara kedua pusat muatan positif dan negatif. Senyawa Kovalen Polar Perbedaan keelektronegatifan kedua unsur besar. Makin besar momen dipol suatu senyawa, makin polar senyawa itu. Contoh: H2O, HBr, H2S, HF, HCl, dll. Senyawa Kovalen Non Polar Senyawa Non Polar : perbedaan keelektronegatifan kedua unsur kecil. Momen Dipol = 0  senyawa non polar Contoh: Br2, Cl2, H2, CO2, CCl4, C6H6, dll. © Aidia propitious 8
  • 9. 3. Ikatan Hidrogen Ikatan hidrogen terjadi dari interaksi antarmolekul senyawa kovalen polar yang memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar antara hidrogen dan unsur yang berikatan dengannya. Terdapat pada senyawa yang memiliki gugus fungsi: –NH2, –COH, –COOH, –OH, R–NH2, R–COH, R–COOH, dan R–OH. Contoh: H2O, HF, NH3, dll. 4. Ikatan van der Waals Gaya tarik menarik antara molekul-molekul yang berdekatan serta menghasilkan gaya yang lemah. Perbedaan keelektronegatifannya dekat. Contoh: BrCl, FCl, dll. PENGARUH IKATAN KIMIA TERHADAP TITIK DIDIH 1. Pengaruh Ikatan Hirogen terhadap Titik Didih Titik Didih senyawa dipengaruhi oleh: 1) Massa Molekul Relatif (Mr) : Mr titik didik dan Mr titik didih 2) Ikatan Antarmolekul : Gaya antarmolekul kuat titik didih dan gaya lemah, titik didih 2. Pengaruh Gaya van der Waals terhadap Titik Didih 1) Pengaruh Jumlah Awan Elektron : Jumlah awan elektron banyak, gaya tarik menarik molekul dipol sesaat besar, titik didih tinggi. 2) Pengaruh Bentuk Molekul : Bentuk molekul tidak bercabang, atom lebih mudah menginduksi awan elektron, gaya tarik menarik dipol sesaat besar, sehingga titik didih tinggi. HIBRIDISASI Penyetaraan tingkat energi melalui penggabungan antarorbital senyawa kovalen atau kovalen koordinasi. 1. Struktur Ruang Molekul & Hibridisasi Senyawa tanpa Pasangan Elektron Bebas Contoh Senyawa tanpa PEB: CH4, CCl4, BH3, BCl3, BF3, BeCl2, PCl5, dll. Rumus Struktur Molekul: A  Atom Pusat ; X  Atom Terikat Contoh Hibridisasi CCl4: Pusat C  6C = 1s2 2s2 2p2 Elektron Ikatan  4 x Cl  17Cl = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 C :   4Cl : © Aidia propitious 9
  • 10. Jumlah Pasangan Senyawa Rumus Umum Hibridisasi Bentuk Molekul Elektron BH3, BCl3, BF3 3 AX3 sp2 Segitiga sama sisi 3 CH4, CCl4 4 AX4 sp Tetrahedral PCl5 5 AX5 sp3d Trigonal bipiramida SF6 6 AX6 sp3d2 Oktahedral 2. Struktur Ruang Molekul & Hibridisasi Senyawa yang Memiliki Pasangan Elektron Bebas Contoh Senyawa tanpa PEB: CH 4, CCl4, BH3, BCl3, BF3, BeCl2, PCl5, dll. Rumus Struktur Molekul: A  Atom Pusat ; X  Atom Terikat ; E  Pasangan Elektron Bebas Contoh Hibridisasi H2O: Pusat O  8O = 1s2 2s2 2p4 Elektron Ikatan  2 x H  1H = 1s1 O :   2H : Jumlah Jumlah Rumus Senyawa Pasangan Hibridisasi Bentuk Molekul Umum Elektron PEI PEB NH3, PCl3 4 3 1 AX2E sp3 Piramida trigonal 3 H2O, Cl2O 4 2 2 AX2E2 sp Huruf “V” 3 SF4 5 4 1 AX4E sp d Tetrahedral terdistorsi IF3, ClF3 5 3 2 AX3E2 sp3d Bentuk “T” 3 XeF2, RnF2 5 2 3 AX2E3 sp d Linear 3 IF5, ClF5 6 5 1 AX5E sp d Piramida segiempat XeF4, RnF4 6 4 2 AX4E2 sp3d2 Segiempat planar (Soal) 1. Berikut yang termasuk senyawa polar adalah … a. O2 b. H2O c. Br2 d. N2 e. I2 2. Senyawa berikut yang memiliki ikatan kovalen nonpolar adalah … a. HCl b. H2O c. HBr d. N2 e. NH3 © Aidia propitious 10
  • 11. 3. Diketahui keelektronegatifan H = 2,1; C = 2,5; N = 3,0; O = 3,5; Cl = 3,0. Pasangan senyawa kovalen nonpolar dan senyawa kovalen polar adalah … a. H2 dan O2 b. H2 dan N2 c. NH3 dan HCl d. CCl4 dan H2O e. Cl2 dan CCl4 4. Gaya yang terjadi antarmolekul polar disebut … a. gaya gravitasi b. gaya London c. gaya potensial d. gaya elektrostatik e. gaya induksi 5. Urutan titik didih halogen adalah … a. HCl < HBr < HI < HF b. HF > HCl > HBr > HI c. HI > HF > HBr > HCl d. HI < HF < HBr < HCl e. HBr > HI > HF > HCl 6. Titik didih H2O lebih besar daripada titik didih H 2S. Hal ini disebabkan antarmolekul air membentuk ikatan … a. Oksigen b. Hidrogen c. Polar d. Ion e. Kovalen 7. Berdasarkan grafik titik didih beberapa senyawa tersebut, kelompok senyawa yang mempunyai ikatan hidrogen di antara molekul-molekulnya adalah … a. H2O – H2S – H2Te b. HF – HCl – HI c. NH3 – HF – H2O d. PH3 – HCl – H2S e. CH4 – SiH4 – SnH4 © Aidia propitious 11
  • 12. 8. Ikatan antara atom H dan O dalam molekul air disebut ikatan … a. ion b. kovalen c. hidrogen d. van der Waals e. oksigen 9. Ikatan antarmolekul air disebut ikatan … a. ion b. kovalen c. hidrogen d. van der Waals e. oksigen 10. Ikan dapat hidup dalam air karena di dalam air terdapat oksigen yang terlarut. Oksigen nonpolar dapat larut dalam air yang polar karena oksigen membentuk … a. ion positif b. ion negatif c. dipol d. dipol sesaat e. gas 11. Hidrogen yang digunakan sebagi bahan bakar adalah hidrogen cair. Hidrogen cair terbentuk karena adanya gaya … a. gravitasi b. London c. potensial d. elektrostatik e. induksi 12. Iodin dapat berwujud padatan, yang mudah menyublim. Ini disebabkan gaya antarmolekulnya sangat lemah. Gaya yang terjadi antarmolekul iodin disebut gaya … a. ion b. kovalen c. hidrogen d. van der Waals e. oksigen 13. molekul-molekul berikut ini dapat membentuk gaya antarmolekul. Gaya antarmolekul yang paling kuat adalah … a. HF dan HCl b. HF dan HI c. HCl dan Cl2 d. HCl dan H2 e. H2 dan Cl2 14. Diketahui senyawa: 1) H2O (l) 2) HCN (g) 3) CH4 (g) 4) HF (l) 5) NH3 (l) © Aidia propitious 12
  • 13. Kelompok senyawa yang memiliki ikatan hidrogen adalah … a. 1, 2, 3 b. 1, 3, 4 c. 1, 4, 5 d. 2, 3, 5 e. 3, 4, 5 15. Antarmolekul diatomik dapat membentuk gaya antarmolekul karena adanya gaya London. Sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya London, antarmolekul diatomik berikut yang memiliki gaya van der Waals paling kuat adalah … a. H2 dan N2 b. N2 dan Cl2 c. H2 dan Cl2 d. N2 dan O2 e. Cl2 dan O2 16. Berikut ini data titik didih beberapa senyawa hidrida. HI HF HBr HCl HCN - - - - 19,4°C 35°C 67°C 84°C 26°C Diantara senyawa-senyawa pada data, yang memiliki ikatan hidrogen paling kuat adalah … a. HCN b. HI c. HF d. HBr e. HCl 17. Ikatan antarmolekul paling lemah terjadi pada interaksi molekul-molekul … a. CH4 b. HCl c. H2O d. NH3 e. C2H5OH 18. Keelektronegatifan atom-atom: F, Cl, Br, dan I adalah 4; 3; 2,8; dan 2,5. Senyawa antarhalogen berikut yang paling polar adalah … a. F2 b. IBr c. ICl d. FBr e. ClF 19. Senyawa alkana yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah … a. Etana b. Metana c. Propana d. n-butana e. 2-metil butana © Aidia propitious 13
  • 14. 20. Pasangan molekul nonpolar yang berwujud padat dan cair pada suhu kamar adalah … a. I2 dan Br2 b. N2 dan Br2 c. I2 dan H2 d. N2 dan H2 e. O2 dan Cl2 21. Suatu senyawa terbentuk dari unsur A (NA = 8) dan B (NA = 9) mengikuti kaidah oktet. Senyawa tersebut memiliki rumus struktur ruang … a. AX4 b. AX3E c. AX2E2 d. AX3 e. AX5 22. Senyawa NCl3 (NA N = 7 dan Cl = 17) mempunyai bentuk molekul … a. segitiga sama sisi b. tetrahedral c. huruf V d. segitiga piramidal e. oktahedral 23. Senyawa PH5 (NA H = 1 dan P = 15) mempunyai bentuk molekul … a. oktahedral b. tetrahedral c. segitiga bipiramidal d. huruf V e. bujursangkar 24. Jika struktur ruang molekul terdiri atas 2 PEI dan 2 PEB, bentuk molekulnya adalah … a. segitiga sama sisi b. tetrahedral c. huruf V d. segitiga bipiramidal e. oktahedral 25. Tentukan struktur yang cocok untuk molekul SnCl 2 (g) jika diketahui Φ = lambang pasangan elektron bebas! a. Cl – Sn – Cl b. d. c. e. © Aidia propitious 14

×