JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Kepustakawanan
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
Kenaikan Pangkat
Pilihan
...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
yudh©reated
Latar belakang
Jabatan dlm organisasi pemerintah dikelompokkan dlm ...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
yudh©reated
Latar belakang
Deskripsi Singkat
Materi ini meliputi :
tugas pokok, ...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
yudh©reated
Latar belakang
Deskripsi Singkat
TPU
TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM
Setela...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
yudh©reated
Latar belakang
Deskripsi Singkat
TPU
TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS
Stlh...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
Landasan Hukum
Kep. Menpan Nomor 18/1988
Kep. Menpan Nomor 33/1998
Kep. Menpan N...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
Landasan Hukum
KEPPRES NO. 87 THN 1999
Jabatan Fungsional Pustakawan termasuk
ru...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
Landasan Hukum
Rumpun Jabatan
Kedudukan
Pustakawan
yudh©reated
Kepustakawanan
KE...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
Landasan Hukum
Rumpun Jabatan
Kedudukan
Pustakawan
Pustakawan
yudh©reated
Kepust...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
Landasan Hukum
PNS yg diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, & hak secara
penuh...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
Landasan Hukum
Rumpun Jabatan
Kedudukan
Pustakawan
Pustakawan
Pustakawan
Tk. Ter...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Pendahuluan
Landasan Hukum
Rumpun Jabatan
Kedudukan
Pustakawan
Pustakawan
Pustakawan
Tk. Ter...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Kepustakawanan
Pendahuluan
Landasan Hukum
Rumpun Jabatan
Kedudukan
Pustakawan
Pustakawan
Jen...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Kepustakawanan
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Unsur Utama
Unsur Penunjang
Pendidik...
Pendidikan sekolah & memperoleh
gelar/ijazah adl
lulus pendidikan formal di PT yg diakui
Depdiknas. Bukti gelar/ijazah yg ...
Pendidikan sekolah dan memperoleh
gelar/ijazah adalah lulus pendidikan
formal di perguruan tinggi yang diakui
Departemen P...
Pendidikan sekolah dan memperoleh
gelar/ijazah adalah lulus pendidikan
formal di perguruan tinggi yang diakui
Departemen P...
Pendidikan
Pendidikan sekolah dan memperoleh
gelar/ijazah adalah lulus pendidikan
formal di perguruan tinggi yang diakui
D...
Pendidikan
Pendidikan sekolah dan memperoleh
gelar/ijazah adalah lulus pendidikan
formal di perguruan tinggi yang diakui
D...
DIKLAT DIBIDANG KEPUSTAKAWANAN
Diklat fungsional pustakawan, adl
diklat di bid. perpusdokinfo yg dilaksanakan utk
mencapai...
Pendidikan
Pendidikan sekolah dan memperoleh
gelar/ijazah adalah lulus pendidikan
formal di perguruan tinggi yang diakui
D...
Pendidikan
Pendidikan sekolah dan memperoleh
gelar/ijazah adalah lulus pendidikan
formal di perguruan tinggi yang diakui
D...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Unsur Utama
Unsur Penun...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
UNSUR pengorganisasian &
pendayagunaan koleksi bahan
pu...
Kegiatan pengorganisasian &
pendayagunaan koleksi bahan
pustaka/ sumber informasi
meliputi :
 pengembangan koleksi
 peng...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
KETENTUAN UMUM
1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian &
...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
KETENTUAN UMUM
1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian &
...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
KETENTUAN UMUM
1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian &
...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
KETENTUAN UMUM
1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian &
...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
KETENTUAN UMUM
1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian &
...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
Rencana
Operasional
ROP adl
rancangan program setiap ke...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
Rencana
Operasional
ROP
adalah rancangan program setiap...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
Rencana
Operasional
ROP
adalah rancangan program setiap...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
Rencana
Operasional
ROP
adalah rancangan program setiap...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
Rencana
Operasional
ROP
adalah rancangan program setiap...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
Pengemb. Koleksi
Rencana
Operasional
Melakukan survei m...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
Pengemb. Koleksi
Rencana
Operasional
Melakukan survei m...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
Pengemb. Koleksi
Rencana
Operasional
Melakukan survei m...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
Pengemb. Koleksi
Rencana
Operasional
Pengolahan Bhn
Pus...
Pendidikan
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
yudh©reated
Pengemb. Koleksi
Rencana
Operasional
Pengolahan Bhn
Pus...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Unsur Utama
Unsur Penun...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Melakukan pemasyrakatan perpusdok...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Penyuluhan
Kegiatan penyuluhan te...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Penyuluhan
Kegiatan penyuluhan te...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Penyuluhan
Kegiatan penyuluhan te...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Penyuluhan
Kegiatan penyuluhan te...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Publisitas
Penyuluhan
Kegiatan in...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Publisitas
Penyuluhan
Pameran
Pam...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Publisitas
Penyuluhan
Pameran
Keg...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Unsur Utama
Unsur Penun...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Pengkajian Pengemb
Perpusdokinfo
...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Pengkajian Pengemb
Perpusdokinfo
...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Pengkajian Pengemb
Perpusdokinfo
...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Pengkajian Pengemb
Perpusdokinfo
...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Unsur Utama
Unsur Penun...
Pendidikan
yudh©reated
Pengorgnisasian dan
Pendygunaan Kol.
BP./SI
Pemasy.
Perpusdokinfo
Pengkajian Pengemb
Perpusdokinfo
...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Unsur Utama
Unsur Penun...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Unsur Utama
Unsur Penun...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
yudh©reated
...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
yudh©reated
...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
yudh©reated
...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
yudh©reated
...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
Kenaikan Pan...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
Kenaikan Pan...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
Kenaikan Pan...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
Kenaikan Pan...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
Kenaikan Pan...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
Kenaikan Pan...
JABATAN FUNGSIONAL
PUSTAKAWAN
Jenjang Jabatan
dan Pangkat
Pendahuluan
Unsur dan Sub
Unsur Kegiatan
Alih Jalur
Kenaikan Pan...
1 jabatan pustakawan ahli
1 jabatan pustakawan ahli
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

1 jabatan pustakawan ahli

1,175

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,175
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
23
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

1 jabatan pustakawan ahli

  1. 1. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Kepustakawanan Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur Kenaikan Pangkat Pilihan yudh©reated
  2. 2. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan yudh©reated Latar belakang Jabatan dlm organisasi pemerintah dikelompokkan dlm dua jenis, yaitu jabatan struktural & jabatan fungsional. Tugas pekerjaan pejabat struktural bersifat manajerial, sdngkan jabfung lebih menuntut persyaratan keahlian /keterampilan teknis profesi tertentu yg diperlukan dlm melaksanakan tugas &fungsi organisasi Pengembangan jabfung dilingkungan aparatur pemerintah dilakukan adanya restrukturisasi organisasi instansi pemerintah.
  3. 3. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan yudh©reated Latar belakang Deskripsi Singkat Materi ini meliputi : tugas pokok, tanggung jawab & wewenang Pustakawan Tingkat Ahli, jenjang jabatan & pangkat, rincian kegiatan dan unsur yang dinilai serta prosedur peralihan jabatan (alih jalur) dan praktek penghitungan angka kredit alih jalur
  4. 4. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan yudh©reated Latar belakang Deskripsi Singkat TPU TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM Setelah mengikuti mata pelajaran ini, diharapkan peserta diklat mampu menjelaskan tugas pokok, tanggung jawab & wewenang pustakawan tingkat ahli, jenjang jabatan & pangkat, rincian kegiatan &praktek penghitungan angka kredit alih jalur
  5. 5. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan yudh©reated Latar belakang Deskripsi Singkat TPU TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS Stlh mengikuti mata pelajaran ini, diharapkan peserta diklat mampu : 1. Menjelaskan tugas pokok Pustakawan tingkat ahli ; 2. Menjelaskan perbedaan tanggung jawab & wewenang pustakawan tingkat terampil & pustakawan tingkat ahli ; 3. Menjelaskan jenjang jabatan & pangkat pustakawan tingkat ahli; 4. Menjelaskan rincian unsur & kegiatan pustakawan tingkat ahli yg dinilai 5. Prosedur pengusulan; 6. praktek penghitungan angka kredit alih jalur TPK
  6. 6. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan Landasan Hukum Kep. Menpan Nomor 18/1988 Kep. Menpan Nomor 33/1998 Kep. Menpan Nomor 132/KEP/M.PAN/12/2002 Keputusan Bersama Ka. Perpusnas dan Ka. BKN No. 23 Thn 2003 & No. 21 Thn 2003 ttg Juklak JFP &AK nya. Peraturan MENPAN No. 60 Thn. 2005 Surat Edaran Ka PERPUSNAS No.31a/i/bb/I/2006. Kep. Kaperpusnas No. 2 Thn 2008 ttg Juknis JFP & AKnya yudh©reated Kepustakawanan
  7. 7. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan Landasan Hukum KEPPRES NO. 87 THN 1999 Jabatan Fungsional Pustakawan termasuk rumpun Arsiparis, pustakawan dll. PERPUSNAS sebagai instansi pembina jabatan fungsional pustakawan. Rumpun Jabatan yudh©reated Kepustakawanan
  8. 8. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan Landasan Hukum Rumpun Jabatan Kedudukan Pustakawan yudh©reated Kepustakawanan KEDUDUKAN PUSTAKAWAN Pelaksana penyelenggara tugas utama kepustakawanan pada unit-unit perpusdokinfo pada instansi pemerintah
  9. 9. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan Landasan Hukum Rumpun Jabatan Kedudukan Pustakawan Pustakawan yudh©reated Kepustakawanan PNS yg diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, & hak secara penuh oleh pejabat yg berwenang utk melakukan kegiatan kepustakawanan pada unit perpusdokinfo di instansi pemerintah & / unit tertentu lainnya. Definisi Pustakawan menurut UU no.43 Th. 2007 : Seseorang yg memiliki kompetensi Yg diperoleh melalui pendi- dikan &/atau pelatihan kepustakawanan mempunyai tugas, tanggung jawab utk melaksanakan pengelolaan & pelayanan perpustakaan.
  10. 10. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan Landasan Hukum PNS yg diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, & hak secara penuh oleh pejabat yg berwenang utk melakukan kegiatan kepustakawanan pada unit-unit perpusdokinfo di instansi pemerintah & / unit tertentu lainnya. Definisi Pustakawan menurut UU no.43 Th. 2007 : Seseorang yang memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan/atau pelatihan kepustakawanan mempunyai tugas, tanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan Rumpun Jabatan Kedudukan Pustakawan Pustakawan yudh©reated Kepustakawanan KEUNTUNGAN MENJADI PUSTAKAWAN Kenaikkan pangkat pilihan dimungkinkan tiap 2 th dlm pangkat terakhir. Mendapat tunjangan jabatan. BUP : 60 th bagi Pust. Penyelia, Pust. Muda, Pust. Madya. 65 Th bagi Pustakawan Utama; Dibebaskan dari ujian dinas (Alih Jalur). Kenaikan pangkat dpt melampaui atasan ybs. Perolehan AK tdk terbatas pd instansi dari unit kerja ybs. Bagi yg berprestasi dpt mencapai pangkat /jab. tertinggi PNS, dng pangkat Pembina Utama Gol. IV e – jab Pust Utama.
  11. 11. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan Landasan Hukum Rumpun Jabatan Kedudukan Pustakawan Pustakawan Pustakawan Tk. Terampil Pustakawan Tk. Ahli Pustakawan yg memiliki dasar pendidikan utk pengangkatan pertama kali serendah2nya S1 perpusdokinfo / S1 bid. lain yg disetarakan yudh©reated Kepustakawanan Pustakawan yg memiliki dasar pendidikan utk pengangkatan pertama kali serendah2nya Diploma perpusdokinfo / Diploma bid. lain yg disetarakan.
  12. 12. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Pendahuluan Landasan Hukum Rumpun Jabatan Kedudukan Pustakawan Pustakawan Pustakawan Tk. Terampil Pustakawan Tk. Ahli Pustakawan yg memiliki dasar pendidikan utk pengangkatan pertama kali serendah2nya S1 perpusdokinfo / S1 bid. lain yg disetarakan Tugas Pokok : Pengorganisasian & Pendayagunaan koleksi bhn pustaka/sumber informasi; Pemasyarakatan Perpusdokinfo; Pengkajian pengembangan Perpusdokinfo yudh©reated Kepustakawanan Pustakawan yg memiliki dasar pendidikan utk pengangkatan pertama kali serendah2nya Diploma perpusdokinfo / Diploma bid. lain yg disetarakan. Tugas Pokok : Pengorganisasian & Pendayagunaan koleksi bhn pustaka/sumber informasi Pemasyarakatan Perpusdokinfo
  13. 13. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Kepustakawanan Pendahuluan Landasan Hukum Rumpun Jabatan Kedudukan Pustakawan Pustakawan Jenjang Jabatan yudh©reated Jabatan Pangkat/Gol/Ruang Persyaratan AK. Kenaikan Pangkat/Jabatan Kumulatif Minimal Per Jenjang 1 Pustakawan Tingkat Terampil Pelaksana Pengatur Muda Tk I (II/b) 40 20 20 20 50 50 100 Pengatur (II/c) 60 Pengatur Tk I (II/d) 80 Pelaksana Lanjutan Penata Muda (III/a) 100 Penata Muda Tk I (III/b) 150 Penyelia Penata (III/c) 200 Penata Tk I (III/d) 300 2 Pustakawan Tingkat Ahli Pertama Penata Muda (III/a) 100 50 50 100 100 150 150 150 200 Penata Muda Tk I (III/b) 150 Muda Penata (III/c) 200 Penata Tk I (III/d) 300 Madya Pembina (IV/a) 400 Pembina Tk I (IV/b) 550 Pembina Utama Muda (IV/c) 700 Utama Pembina Utama Madya (IV/d) 850 Pembina Utama (IV/e) 1050
  14. 14. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Kepustakawanan Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Unsur Utama Unsur Penunjang Pendidikan yudh©reated • Pendidikan; • Pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi; • Pemasyarakatan perpusdokinfo; • Pengkajian pengembangan perpusdokinfo; • Pengembangan profesi.
  15. 15. Pendidikan sekolah & memperoleh gelar/ijazah adl lulus pendidikan formal di PT yg diakui Depdiknas. Bukti gelar/ijazah yg dpt diperhitungkan angka kreditnya apabila ijazah tsb dikeluarkan oleh sekolah/ PTN /PTS yg diperoleh dari dlm negeri / luar negeri yg telah diakui sederajat oleh Depdiknas. Pendidikan yudh©reated Pendidikan Sekolah & memp. Gelar/ijazah Diklat
  16. 16. Pendidikan sekolah dan memperoleh gelar/ijazah adalah lulus pendidikan formal di perguruan tinggi yang diakui Departemen Pendidikan Nasional. Bukti gelar/ijazah yang dapat diperhitungkan angka kreditnya apabila ijazah tersebut dikeluarkan oleh sekolah/perguruan tinggi negeri/swasta yang diperoleh dari dalam negeri atau luar negeri yang telah diakui sederajat oleh Departemen Pendidikan Nasional. Pendidikan Sekolah & memperoleh Gelar/Ijazah yg dapat dinilai : 1. Pendidikan formal perpustakaan 2. Pendidikan formal non perpustakaan Pendidikan formal non perpustakaan yg diakui Angka kreditnya sama dg pendidikan formal perpustakaan : Sarjana (S1)  S1 ditambah mengikuti & lulus Diklat CPTA.  S1 ditambah mengikuti & lulus Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Diklat Alih Jalur) Diploma (D2/D3)  D2/D3 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil. 3. Pendidikan formal bid. perpusdokinfo yg diperoleh pustakawan dng mendapatkan gelar yg sederajat. 4. Pendidikan formal (S1) bid. non perpusdokinfo yg sudah diperhitungkan AKnya sebagai unsur penunjang. 5. Pendidikan formal yg belum pernah digunakan Pendidikan yudh©reated Pendidikan Sekolah & memp. Gelar/ijazah Diklat
  17. 17. Pendidikan sekolah dan memperoleh gelar/ijazah adalah lulus pendidikan formal di perguruan tinggi yang diakui Departemen Pendidikan Nasional. Bukti gelar/ijazah yang dapat diperhitungkan angka kreditnya apabila ijazah tersebut dikeluarkan oleh sekolah/perguruan tinggi negeri/swasta yang diperoleh dari dalam negeri atau luar negeri yang telah diakui sederajat oleh Departemen Pendidikan Nasional. Pendidikan Sekolah dan memperoleh Gelar/Ijazah yg dapat dinilai : 1. Pendidikan formal perpustakaan 2. Pendidikan formal non perpustakaan Pendidikan formal non perpustakaan yg diakui Angka kreditnya sama dg pendidikan formal perpustakaan adlh dengan : Sarjana (S1)  S1 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli.  S1 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Diklat Alih Jalur) Diploma (D2/D3)  D2/D3 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil. 3. Pendidikan formal bid. perpusdokinfo yg diperoleh pustakawan dng mendapatkan gelar yg sederajat. 4. Pendidikan formal (S1) bid. non perpusdokinfo yg sudah diperhitungkan AKnya sebagai unsur penunjang. 5. Pendidikan formal yg belum pernah digunakan Berdasarkan Peraturan MENPAN No.PER /60/M. PAN/6/2005 ttg perubahan atas ketentuan Lampiran I & atau Lampiran II Peraturan MENPAN ttg JFP & AK nya, nilai angka kredit yang diberikan :  Pendidikan Formal Ijazah S1 dinilai 100 angka kredit Ijazah S2 dinilai 150 angka kredit Ijazah S3 dinilai 200 angka kredit  Pendidikan formal non perpustakaan ditambah sertifikat Diklat CPTA/ Diklat CPTT diberi angka kredit sama besarnya dng ijazah di bidang perpusdokinfo. Pendidikan yudh©reated Pendidikan Sekolah & memp. Gelar/ijazah Diklat
  18. 18. Pendidikan Pendidikan sekolah dan memperoleh gelar/ijazah adalah lulus pendidikan formal di perguruan tinggi yang diakui Departemen Pendidikan Nasional. Bukti gelar/ijazah yang dapat diperhitungkan angka kreditnya apabila ijazah tersebut dikeluarkan oleh sekolah/perguruan tinggi negeri/swasta yang diperoleh dari dalam negeri atau luar negeri yang telah diakui sederajat oleh Departemen Pendidikan Nasional. Pendidikan Sekolah dan perolehan Gelar/Ijazah yg dapat dinilai : 1. Pendidikan formal perpustakaan 2. Pendidikan formal non perpustakaan Pendidikan formal non perpustakaan yg diakui Angka kreditnya sama dg pendidikan formal perpustakaan adlh dengan : Sarjana (S1)  S1 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli.  S1 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Diklat Alih Jalur) Diploma (D2/D3)  D2/D3 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil. 3. Pendidikan formal bid. perpusdokinfo yg diperoleh pustakawan dng mendapatkan gelar yg sederajat. 4. Pendidikan formal (S1) bid. non perpusdokinfo yg sudah diperhitungkan AKnya sebagai unsur penunjang. 5. Pendidikan formal yg belum pernah digunakan yudh©reated Berdasarkan Peraturan MENPAN No.PER/60/M. PAN/6/2005 ttg perubahan atas ketentuan Lampiran I & atau Lampiran II Peraturan MENPAN ttg Jab.Fungsional dan Angka Kreditnya, nilai angka kredit yang diberikan :  Pendidikan Formal Ijazah S1 dinilai 100 angka kredit Ijazah S2 dinilai 150 angka kredit Ijazah S3 dinilai 200 angka kredit  Pendidikan formal non perpustakaan ditambah sertifikat Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli atau Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil diberi angka kredit sama besarnya dengan ijazah di bidang perpusdokinfo.  Pendidikan formal bid. perpusdokinfo yg diperoleh Pustakawan Tingkat Terampil / Pustakawan Tingkat Ahli dng status ijazah yg sederajat dng pendidikan yg telah dimiliki, angka kreditnya disetarakan dng diklat pola 960 jam / lebih sebesar 15 angka kredit diperhitungkan sebagai unsur utama. Contoh : Helena Pustakawan Pertama dng pendidikan S1 Hukum. Sambil bekerja ybs mengikuti pendidikan program S1 bid. perpustakaan & lulus. Ijazah S1 Perpusdokinfo yg diperoleh tsb diperhitungkan sebagai diklat yg setara dg diklat pola 960 jam / lebih yaitu sebesar 15 angka kredit. sebagai unsur utama. Pendidikan Sekolah & memp. Gelar/ijazah Diklat
  19. 19. Pendidikan Pendidikan sekolah dan memperoleh gelar/ijazah adalah lulus pendidikan formal di perguruan tinggi yang diakui Departemen Pendidikan Nasional. Bukti gelar/ijazah yang dapat diperhitungkan angka kreditnya apabila ijazah tersebut dikeluarkan oleh sekolah/perguruan tinggi negeri/swasta yang diperoleh dari dalam negeri atau luar negeri yang telah diakui sederajat oleh Departemen Pendidikan Nasional. Pendidikan Sekolah dan perolehan Gelar/Ijazah yg dapat dinilai : 1. Pendidikan formal perpustakaan 2. Pendidikan formal non perpustakaan Pendidikan formal non perpustakaan yg diakui Angka kreditnya sama dg pendidikan formal perpustakaan adlh dengan : Sarjana (S1)  S1 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli.  S1 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Diklat Alih Jalur) Diploma (D2/D3)  D2/D3 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil. 3. Pendidikan formal bid. perpusdokinfo yg diperoleh pustakawan dng mendapatkan gelar yg sederajat. 4. Pendidikan formal (S1) bid. non perpusdokinfo yg sudah diperhitungkan AKnya sebagai unsur penunjang. 5. Pendidikan formal yg belum pernah digunakan yudh©reated Berdasarkan Peraturan MENPAN No.PER/60/M. PAN/6/2005 ttg perubahan atas ketentuan Lampiran I & atau Lampiran II Peraturan MENPAN ttg Jab.Fungsional dan Angka Kreditnya, nilai angka kredit yang diberikan :  Pendidikan Formal Ijazah S1 dinilai 100 angka kredit Ijazah S2 dinilai 150 angka kredit Ijazah S3 dinilai 200 angka kredit  Pendidikan formal non perpustakaan ditambah sertifikat Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli atau Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil diberi angka kredit sama besarnya dengan ijazah di bidang perpusdokinfo.  Pendidikan formal bidang perpusdokinfo yang diperoleh Pustakawan Tingkat Terampil atau Pustakawan Tingkat Ahli dengan status ijazah yang sederajat dengan pendidikan yang telah dimiliki, angka kreditnya disetarakan dengan diklat pola 960 jam atau lebih sebesar 15 angka kredit diperhitungkan sebagai unsur utama. Contoh : Helena seorang Pustakawan Pertama dengan pendidikan S1 Hukum. Sambil bekerja yang bersangkutan mengikuti pendidikan program S1 bidang perpustakaan dan lulus. Ijazah S1 Perpusdokinfo yang diperoleh tersebut diperhitungkan sebagai diklat yang setara dengan diklat pola 960 jam atau lebih yaitu sebesar 15 angka kredit. sebagai unsur utama.  Pendidikan formal yg belum pernah diguna kan, dpt diberi angka kredit untuk kenaikan jabatan/pangkat ybs meskipun diperoleh sebelum periode penilaian prestasi pust. Contoh : Suhendar Pustakawan Tingkat Ahli kuliah lagi & lulus pada tgl 1 Juli 2005. Namun krn suatu hal ijazah baru dpt diambil pada Desem- ber 2005, padahal Nopember 2005 adalah waktu penilaian dimana pustakawan tsb termasuk salah satu yg telah memperoleh penetapan angka kredit kenaikan jabatan/ pangkat. Oleh karena ijazah yg diperoleh belum diaju kan dlm penilaian, maka ijazah tsb dpt diaju- kan & diberi angka kredit sesuai ketentuan pada periode penilaian berikutnya untuk kenaikan jabatan/pangkat pustakawan ybs Pendidikan Sekolah & memp. Gelar/ijazah Diklat
  20. 20. DIKLAT DIBIDANG KEPUSTAKAWANAN Diklat fungsional pustakawan, adl diklat di bid. perpusdokinfo yg dilaksanakan utk mencapai persyaratan kompetensi sesuai dng jenis & jenjang jabatan yg kurikulum & Garis-garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) nya ditetapkan oleh PERPUSNAS selaku instansi pembina JFP Contoh : Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Diklat Alih Jalur) yg diselenggarakan oleh PERPUSNAS/ lembaga diklat lain yg memenuhi persyaratan. Pendidikan yudh©reated Pendidikan Sekolah & memp. Gelar/ijazah Diklat
  21. 21. Pendidikan Pendidikan sekolah dan memperoleh gelar/ijazah adalah lulus pendidikan formal di perguruan tinggi yang diakui Departemen Pendidikan Nasional. Bukti gelar/ijazah yang dapat diperhitungkan angka kreditnya apabila ijazah tersebut dikeluarkan oleh sekolah/perguruan tinggi negeri/swasta yang diperoleh dari dalam negeri atau luar negeri yang telah diakui sederajat oleh Departemen Pendidikan Nasional. Pendidikan Sekolah dan perolehan Gelar/Ijazah yg dapat dinilai : 1. Pendidikan formal perpustakaan 2. Pendidikan formal non perpustakaan Pendidikan formal non perpustakaan yg diakui Angka kreditnya sama dg pendidikan formal perpustakaan adlh dengan : Sarjana (S1)  S1 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli.  S1 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Diklat Alih Jalur) Diploma (D2/D3)  D2/D3 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil. 3. Pendidikan formal bid. perpusdokinfo yg diperoleh pustakawan dng mendapatkan gelar yg sederajat. 4. Pendidikan formal (S1) bid. non perpusdokinfo yg sudah diperhitungkan AKnya sebagai unsur penunjang. 5. Pendidikan formal yg belum pernah digunakan yudh©reated Berdasarkan Peraturan MENPAN No.PER/60/M. PAN/6/2005 ttg perubahan atas ketentuan Lampiran I & atau Lampiran II Peraturan MENPAN ttg Jab.Fungsional dan Angka Kreditnya, nilai angka kredit yang diberikan :  Pendidikan Formal Ijazah S1 dinilai 100 angka kredit Ijazah S2 dinilai 150 angka kredit Ijazah S3 dinilai 200 angka kredit  Pendidikan formal non perpustakaan ditambah sertifikat Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli atau Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil diberi angka kredit sama besarnya dengan ijazah di bidang perpusdokinfo.  Pendidikan formal bidang perpusdokinfo yang diperoleh Pustakawan Tingkat Terampil atau Pustakawan Tingkat Ahli dengan status ijazah yang sederajat dengan pendidikan yang telah dimiliki, angka kreditnya disetarakan dengan diklat pola 960 jam atau lebih sebesar 15 angka kredit diperhitungkan sebagai unsur utama. Contoh : Helena seorang Pustakawan Pertama dengan pendidikan S1 Hukum. Sambil bekerja yang bersangkutan mengikuti pendidikan program S1 bidang perpustakaan dan lulus. Ijazah S1 Perpusdokinfo yang diperoleh tersebut diperhitungkan sebagai diklat yang setara dengan diklat pola 960 jam atau lebih yaitu sebesar 15 angka kredit. sebagai unsur utama.  Pendidikan formal yang belum pernah digunakan, dapat diberi angka kredit untuk kenaikan jabatan/pangkat yang bersangkutan meskipun diperoleh sebelum periode penilaian prestasi pustakawan. Contoh : Suhendar seorang Pustakawan Tingkat Ahli kuliah lagi dan lulus pada tanggal 1 Juli 2005. Namun karena suatu hal ijazah baru dapat diambil pada Desember 2005, padahal pada bulan Nopember 2005 adalah waktu penilaian dimana pustakawan tersebut termasuk salah satu yang telah memperoleh penetapan angka kredit kenaikan jabatan/pangkat. Oleh karena ijazah yang diperoleh belum diajukan dalam penilaian, maka ijazah tersebut dapat diajukan dan diberi angka kredit sesuai ketentuan pada periode penilaian berikutnya untuk kenaikan jabatan/pangkat pustakawan yang bersangkutan. DIKLAT DIBIDANG KEPUSTAKAWANAN Diklat fungsional pustakawan, adl diklat di bidang perpusdokinfo yg dilaksanakan utk mencapai persyaratan kompetensi sesuai dng jenis & jenjang jabatan yg kurikulum & Garis-garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) nya ditetapkan oleh PERPUSNAS selaku instansi pembina JFP Contoh : Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Diklat Alih Jalur) yg diselenggarakan oleh PERPUSNAS/ lembaga diklat lain yg memenuhi persyaratan. Diklat teknis, adl diklat yg dilaksanakan utk mencapai persyaratan kompetensi teknis yg diperlukan utk pelaksanaan tugas PNS pada unit perpusdokinfo. Contoh :  Diklat etika layanan  Diklat tenaga penyusun bibliografi  Diklat pengelola perpustakaan  Diklat penelusuran informasi Pendidikan Sekolah & memp. Gelar/ijazah Diklat
  22. 22. Pendidikan Pendidikan sekolah dan memperoleh gelar/ijazah adalah lulus pendidikan formal di perguruan tinggi yang diakui Departemen Pendidikan Nasional. Bukti gelar/ijazah yang dapat diperhitungkan angka kreditnya apabila ijazah tersebut dikeluarkan oleh sekolah/perguruan tinggi negeri/swasta yang diperoleh dari dalam negeri atau luar negeri yang telah diakui sederajat oleh Departemen Pendidikan Nasional. Pendidikan Sekolah dan perolehan Gelar/Ijazah yg dapat dinilai : 1. Pendidikan formal perpustakaan 2. Pendidikan formal non perpustakaan Pendidikan formal non perpustakaan yg diakui Angka kreditnya sama dg pendidikan formal perpustakaan adlh dengan : Sarjana (S1)  S1 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli.  S1 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Diklat Alih Jalur) Diploma (D2/D3)  D2/D3 ditambah mengikuti dan lulus Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil. 3. Pendidikan formal bid. perpusdokinfo yg diperoleh pustakawan dng mendapatkan gelar yg sederajat. 4. Pendidikan formal (S1) bid. non perpusdokinfo yg sudah diperhitungkan AKnya sebagai unsur penunjang. 5. Pendidikan formal yg belum pernah digunakan yudh©reated Berdasarkan Peraturan MENPAN No.PER/60/M. PAN/6/2005 ttg perubahan atas ketentuan Lampiran I & atau Lampiran II Peraturan MENPAN ttg Jab.Fungsional dan Angka Kreditnya, nilai angka kredit yang diberikan :  Pendidikan Formal Ijazah S1 dinilai 100 angka kredit Ijazah S2 dinilai 150 angka kredit Ijazah S3 dinilai 200 angka kredit  Pendidikan formal non perpustakaan ditambah sertifikat Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli atau Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil diberi angka kredit sama besarnya dengan ijazah di bidang perpusdokinfo.  Pendidikan formal bidang perpusdokinfo yang diperoleh Pustakawan Tingkat Terampil atau Pustakawan Tingkat Ahli dengan status ijazah yang sederajat dengan pendidikan yang telah dimiliki, angka kreditnya disetarakan dengan diklat pola 960 jam atau lebih sebesar 15 angka kredit diperhitungkan sebagai unsur utama. Contoh : Helena seorang Pustakawan Pertama dengan pendidikan S1 Hukum. Sambil bekerja yang bersangkutan mengikuti pendidikan program S1 bidang perpustakaan dan lulus. Ijazah S1 Perpusdokinfo yang diperoleh tersebut diperhitungkan sebagai diklat yang setara dengan diklat pola 960 jam atau lebih yaitu sebesar 15 angka kredit. sebagai unsur utama.  Pendidikan formal yang belum pernah digunakan, dapat diberi angka kredit untuk kenaikan jabatan/pangkat yang bersangkutan meskipun diperoleh sebelum periode penilaian prestasi pustakawan. Contoh : Suhendar seorang Pustakawan Tingkat Ahli kuliah lagi dan lulus pada tanggal 1 Juli 2005. Namun karena suatu hal ijazah baru dapat diambil pada Desember 2005, padahal pada bulan Nopember 2005 adalah waktu penilaian dimana pustakawan tersebut termasuk salah satu yang telah memperoleh penetapan angka kredit kenaikan jabatan/pangkat. Oleh karena ijazah yang diperoleh belum diajukan dalam penilaian, maka ijazah tersebut dapat diajukan dan diberi angka kredit sesuai ketentuan pada periode penilaian berikutnya untuk kenaikan jabatan/pangkat pustakawan yang bersangkutan. DIKLAT DIBIDANG KEPUSTAKAWANAN Diklat fungsional pustakawan, adl diklat di bidang perpusdokinfo yg dilaksanakan utk mencapai persyaratan kompetensi sesuai dng jenis & jenjang jabatan yg kurikulum & Garis-garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) nya ditetapkan oleh PERPUSNAS selaku instansi pembina JFP Contoh : Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Diklat Alih Jalur) yg diselenggarakan oleh PERPUSNAS/ lembaga diklat lain yg memenuhi persyaratan. Diklat teknis, adl diklat yg dilaksanakan utk mencapai persyaratan kompetensi teknis yg diperlukan utk pelaksanaan tugas PNS pada unit perpusdokinfo. Contoh :  Diklat etika layanan  Diklat tenaga penyusun bibliografi  Diklat pengelola perpustakaan  Diklat penelusuran informasi PEMBERIAN ANGKA KREDIT Angka kredit diberikan sesuai dng ketentuan sub unsur pendidikan & pelatihan kepustakawanan pada rincian kegiatan pustakawan lamp. I &II Kep. MENPAN No. 132/KEP/ M.PAN/12/2002. Pendidikan Sekolah & memp. Gelar/ijazah Diklat
  23. 23. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Unsur Utama Unsur Penunjang Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI
  24. 24. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated UNSUR pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/ sumber informasi meliputi SUB UNSUR :  pengembangan koleksi  pengolahan bahan pustaka  Penyimpanan & pelestarian bahan pustaka  pelayanan informasi.
  25. 25. Kegiatan pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/ sumber informasi meliputi :  pengembangan koleksi  pengolahan bahan pustaka  penyimpanan  pelestarian bahan pustaka  pelayanan informasi. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated KETENTUAN UMUM 1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bp/ si, hrs ber- dasarkan surat tugas /uraian tugas yg diberikan oleh ketua kelompok JFP / pejabat yg ditunjuk. a. kegiatan rutin surat tugas utk suatu paket kegiatan dlm kurun waktu ter tentu. misalnya 1 Januari 2009 s.d 31 Des 2009, surat tugas cukup 1 X dg menyebutkan kegiatan yg di lakukan. b. kegiatan tdk rutin c. kegiatan perp dikerjakan diluar instansi
  26. 26. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated KETENTUAN UMUM 1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi, harus berdasarkan surat tugas /uraian tugas yg diberikan oleh ketua kelompok JFP / pejabat yg ditunjuk utk suatu paket kegiatan dlm kurun waktu tertentu. Misalnya 1 Januari 2006 s.d. 31 Desember 2006 atau penyelesaian 200 judul bahan pustaka. 2. Stl selesai melaksanakan tugas, pustakawan harus membuat laporan hasil kegiatan yg didukung bukti fisik kegiatan yg disahkan oleh pimp. unit kerja/pejabat yg ditunjuk ditempat pustakawan tsb. bekerja. 3. Hasil pelaksanaan tugas butir kegiatan dlm pengorganisasian & pendaya- gunaan koleksi bp/si harus dirangkum dlm laporan prestasi kerja harian & bulanan / paket kegiatan sbg lampiran DUPAK.
  27. 27. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated KETENTUAN UMUM 1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi, harus berdasarkan surat tugas /uraian tugas yg diberikan oleh ketua kelompok JFP / pejabat yg ditunjuk utk suatu paket kegiatan dlm kurun waktu tertentu. Misalnya 1 Januari 2006 s.d. 31 Desember 2006 atau penyelesaian 200 judul bahan pustaka. 2. Setelah selesai melaksanakan tugas, pustakawan harus membuat laporan hasil kegiatan yg didukung bukti fisik kegiatan yg disahkan oleh pimpinan unit kerja/pejabat yg ditunjuk ditempat pustakawan tsb. bekerja. 3. Hasil pelaksanaan tugas butir kegiatan dlm pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi harus dirangkum dlm laporan prestasi kerja harian & bulanan / paket kegiatan sbg lampiran DUPAK. 4. Pustakawan menyusun ROP kegiatan tahunan & /atau per paket kegiatan yg akan menjadi tanggung jawabnya. Kegiatan penyusunan ROP mrpk satu kesatuan proses kegiatan yg utuh utk menyusun rencana kerja, meliputi: sub kegiatan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data serta perumusan ROP. Angka kredit kegiatan ini mrpk jmlh dari angka kredit semua subkegiatan. Kegiatan penyusunan ROP yg dikerjakan oleh tim maksimal dilakukan 3 (tiga) org. Apabila kegiatan tsb. dilakukan beberapa pustakawan secara terpisah, maka angka kredit dpt diperhitungkan utk masing2 kegiatan yg dilaksanakan.
  28. 28. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated KETENTUAN UMUM 1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi, harus berdasarkan surat tugas /uraian tugas yg diberikan oleh ketua kelompok JFP / pejabat yg ditunjuk utk suatu paket kegiatan dlm kurun waktu tertentu. Misalnya 1 Januari 2006 s.d. 31 Desember 2006 atau penyelesaian 200 judul bahan pustaka. 2. Setelah selesai melaksanakan tugas, pustakawan harus membuat laporan hasil kegiatan yg didukung bukti fisik kegiatan yg disahkan oleh pimpinan unit kerja/pejabat yg ditunjuk ditempat pustakawan tsb. bekerja. 3. Hasil pelaksanaan tugas butir kegiatan dlm pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi harus dirangkum dlm laporan prestasi kerja harian & bulanan / paket kegiatan sbg lampiran DUPAK. 4. Pustakawan menyusun rencana operasional kegiatan tahunan & atau per paket kegiatan yg akan menjadi tanggung jawabnya. Kegiatan penyusunan ROP merupakan satu kesatuan proses kegiatan yg utuh utk menyusun suatu rencana kerja, meliputi sub kegiatan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data serta perumusan rencana kerja operasional (ROP). Angka kredit kegiatan ini merupakan jumlah dari angka kredit semua subkegiatan. Kegiatan penyusunan ROP yg dikerjakan oleh tim maksimal dilakukan 3 (tiga) org. Apabila kegiatan tsb. dilakukan beberapa pustakawan secara terpisah, maka angka kredit dpt diperhitungkan utk masing2 kegiatan yg dilaksanakan. Contoh : Angka kredit penyusunan ROP untuk sub unsur pengembangan koleksi : Apabila dilaksanakan satu orang pustakawan = 0,191 angka kredit. Apabila dilaksanakan tim maksimal 3 orang, pemberian angka kredit adalah: Pengumpul data = 0,031 Pengolah data = 0,085 Penganalisis/perumus = 0,075
  29. 29. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated KETENTUAN UMUM 1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi, harus berdasarkan surat tugas /uraian tugas yg diberikan oleh ketua kelompok JFP / pejabat yg ditunjuk utk suatu paket kegiatan dlm kurun waktu tertentu. Misalnya 1 Januari 2006 s.d. 31 Desember 2006 atau penyelesaian 200 judul bahan pustaka. 2. Setelah selesai melaksanakan tugas, pustakawan harus membuat laporan hasil kegiatan yg didukung bukti fisik kegiatan yg disahkan oleh pimpinan unit kerja/pejabat yg ditunjuk ditempat pustakawan tsb. bekerja. 3. Hasil pelaksanaan tugas butir kegiatan dlm pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi harus dirangkum dlm laporan prestasi kerja harian & bulanan / paket kegiatan sbg lampiran DUPAK. 4. Pustakawan menyusun rencana operasional kegiatan tahunan & atau per paket kegiatan yg akan menjadi tanggung jawabnya. Kegiatan penyusunan ROP merupakan satu kesatuan proses kegiatan yg utuh utk menyusun suatu rencana kerja, meliputi sub kegiatan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data serta perumusan rencana kerja operasional (ROP). Angka kredit kegiatan ini merupakan jumlah dari angka kredit semua subkegiatan. Kegiatan penyusunan ROP yg dikerjakan oleh tim maksimal dilakukan 3 (tiga) org. Apabila kegiatan tsb. dilakukan beberapa pustakawan secara terpisah, maka angka kredit dpt diperhitungkan utk masing2 kegiatan yg dilaksanakan. Contoh : Angka kredit penyusunan ROP untuk sub unsur pengembangan koleksi : Apabila dilaksanakan satu orang pustakawan = 0,191 angka kredit. Apabila dilaksanakan tim maksimal 3 orang, pemberian angka kredit adalah: Pengumpul data = 0,031 Pengolah data = 0,085 Penganalisis/perumus = 0,075 5. Kegiatan yg mrpk satu kesatuan rangkaian/ tahapan beberapa kegiatan / sub kegiatan, yg pelaksanaannya dilakukan oleh satu org, maka pengajuan bukti fisik hasil kegiatan tsb. cukup berupa satu surat tugas & satu laporan paket kegiatan. Laporan perlu didukung /dilampiri bukti fisik dari masing2 hasil butir kegiatan yg disahkan oleh yg memberi tugas. Perhitungan angka kreditnya merupakan jml kumulatif dari hasil kinerja seluruh rangkaian kegiatan tsb.
  30. 30. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated KETENTUAN UMUM 1. Pelaksanaan tugas pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi, harus berdasarkan surat tugas /uraian tugas yg diberikan oleh ketua kelompok JFP / pejabat yg ditunjuk utk suatu paket kegiatan dlm kurun waktu tertentu. Misalnya 1 Januari 2006 s.d. 31 Desember 2006 atau penyelesaian 200 judul bahan pustaka. 2. Setelah selesai melaksanakan tugas, pustakawan harus membuat laporan hasil kegiatan yg didukung bukti fisik kegiatan yg disahkan oleh pimpinan unit kerja/pejabat yg ditunjuk ditempat pustakawan tsb. bekerja. 3. Hasil pelaksanaan tugas butir kegiatan dlm pengorganisasian & pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi harus dirangkum dlm laporan prestasi kerja harian & bulanan / paket kegiatan sbg lampiran DUPAK. 4. Pustakawan menyusun rencana operasional kegiatan tahunan & atau per paket kegiatan yg akan menjadi tanggung jawabnya. Kegiatan penyusunan ROP merupakan satu kesatuan proses kegiatan yg utuh utk menyusun suatu rencana kerja, meliputi sub kegiatan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data serta perumusan rencana kerja operasional (ROP). Angka kredit kegiatan ini merupakan jumlah dari angka kredit semua subkegiatan. Kegiatan penyusunan ROP yg dikerjakan oleh tim maksimal dilakukan 3 (tiga) org. Apabila kegiatan tsb. dilakukan beberapa pustakawan secara terpisah, maka angka kredit dpt diperhitungkan utk masing2 kegiatan yg dilaksanakan. Contoh : Angka kredit penyusunan ROP untuk sub unsur pengembangan koleksi : Apabila dilaksanakan satu orang pustakawan = 0,191 angka kredit. Apabila dilaksanakan tim maksimal 3 orang, pemberian angka kredit adalah: Pengumpul data = 0,031 Pengolah data = 0,085 Penganalisis/perumus = 0,075 5. Kegiatan yg mrpk satu kesatuan rangkaian/ tahapan beberapa kegiatan / sub kegiatan, yg pelaksanaannya dilakukan oleh satu org, maka pengajuan bukti fisik hasil kegiatan tsb. cukup berupa satu surat tugas & satu laporan paket kegiatan. Laporan perlu didukung /dilampiri bukti fisik dari masing-masing hasil butir kegiatan yg disahkan oleh yg memberi tugas. Perhitungan angka kreditnya merupakan jml kumulatif dari hasil kinerja seluruh rangkaian kegiatan tsb. Contoh : Pustakawan di unit pengolahan melakukan kegiatan terpadu menentukan tajuk subjek, sekaligus mengklasifikasi. Angka kredit yg diperoleh & diajukan = jumlah angka kredit hasil kegiatan tajuk subjek ditambah angka kredit klasifikasi
  31. 31. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated Rencana Operasional ROP adl rancangan program setiap kegiatan yg akan dilaksanakan utk kurun waktu tertentu &disetujui oleh pimpinan unit kerja/pejabat yg ditunjuk di tempat seseorang tersebut bekerja
  32. 32. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated Rencana Operasional ROP adalah rancangan program setiap kegiatan yang akan dilaksanakan untuk kurun waktu tertentu dan disetujui oleh pimpinan unit kerja/pejabat yang ditunjuk di mana seseorang tersebut bekerja Rencana operasional minimal memuat latar belakang, landasan kerja, tujuan, sasaran, metodologi/ prosedur kerja, jadwal pelaksanaan, personalia, pembiayaan & penutup. Kegiatan penyusunan ROP merupakan satu kesatuan kegiatan yg utuh meliputi kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis data & penyusunan naskah.
  33. 33. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated Rencana Operasional ROP adalah rancangan program setiap kegiatan yang akan dilaksanakan untuk kurun waktu tertentu dan disetujui oleh pimpinan unit kerja/pejabat yang ditunjuk di mana seseorang tersebut bekerja Rencana operasional minimal memuat latar belakang, landasan kerja, tujuan, sasaran, metodologi/ prosedur kerja, jadwal pelaksanaan, personalia, pembiayaan dan penutup. Kegiatan penyusunan rencana operasional merupakan satu kesatuan kegiatan yang utuh meliputi kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis data dan penyusunan naskah. PEMBERIAN ANGKA KREDIT Kegiatan yg merupakan kesatuan rangkaian tahapan yg pelaksanaannya dilakukan oleh satu orang, maka perhitungan angka kreditnya mrpk jma kumulatif dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut yaitu 0,191 AK. Apabila kegiatan tsb dilakukan oleh beberapa pustakawan secara terpisah, maka angka kreditnya diperhitungkan utk masing2 kegiatan yg dilaksanakan. Pengumpul data = 0,031 Pengolah data = 0,085 Menganalisis/perumus = 0,075
  34. 34. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated Rencana Operasional ROP adalah rancangan program setiap kegiatan yang akan dilaksanakan untuk kurun waktu tertentu dan disetujui oleh pimpinan unit kerja/pejabat yang ditunjuk di mana seseorang tersebut bekerja Rencana operasional minimal memuat latar belakang, landasan kerja, tujuan, sasaran, metodologi/ prosedur kerja, jadwal pelaksanaan, personalia, pembiayaan dan penutup. Kegiatan penyusunan rencana operasional merupakan satu kesatuan kegiatan yang utuh meliputi kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis data dan penyusunan naskah. PEMBERIAN ANGKA KREDIT Kegiatan yang merupakan kesatuan rangkaian tahapan yang pelaksanaannya dilakukan oleh satu orang, maka perhitungan angka kreditnya merupakan jumlah kumulatif dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut yaitu 0,191 angka kredit. Apabila kegiatan tersebut dilakukan oleh beberapa pustakawan secara terpisah, maka angka kreditnya diperhitungkan untuk masing- masing kegiatan yang dilaksanakan. Pengumpul data = 0,031 Pengolah data = 0,085 Menganalisis/perumus = 0,075 CONTOH PENYUSUNAN ROP A. LATAR BELAKANG Isi : * Pengantar * Permasalahan yang akan diangkat B. LANDASAN KERJA Isi : Peraturan/keputusan yang dipakai dan mendukung kegiatan C. TUJUAN Isi : Untuk apa kegiatan tersebut diselenggarakan D. SASARAN Isi : Siapa, jumlah dan out come E. METODOLOGI PELAKSANAAN KEGIATAN Isi : Tahapan kegiatan mulai dari persiapan, pelaksanaan s.d. penyusunan laporan
  35. 35. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated Rencana Operasional ROP adalah rancangan program setiap kegiatan yang akan dilaksanakan untuk kurun waktu tertentu dan disetujui oleh pimpinan unit kerja/pejabat yang ditunjuk di mana seseorang tersebut bekerja Rencana operasional minimal memuat latar belakang, landasan kerja, tujuan, sasaran, metodologi/ prosedur kerja, jadwal pelaksanaan, personalia, pembiayaan dan penutup. Kegiatan penyusunan rencana operasional merupakan satu kesatuan kegiatan yang utuh meliputi kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis data dan penyusunan naskah. PEMBERIAN ANGKA KREDIT Kegiatan yang merupakan kesatuan rangkaian tahapan yang pelaksanaannya dilakukan oleh satu orang, maka perhitungan angka kreditnya merupakan jumlah kumulatif dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut yaitu 0,191 angka kredit. Apabila kegiatan tersebut dilakukan oleh beberapa pustakawan secara terpisah, maka angka kreditnya diperhitungkan untuk masing- masing kegiatan yang dilaksanakan. Pengumpul data = 0,031 Pengolah data = 0,085 Menganalisis/perumus = 0,075 CONTOH PENYUSUNAN ROP A. LATAR BELAKANG Isi : * Pengantar * Permasalahan yang akan diangkat B. LANDASAN KERJA Isi : Peraturan/keputusan yang dipakai dan mendukung kegiatan C. TUJUAN Isi : Untuk apa kegiatan tersebut diselenggarakan D. SASARAN Isi : Siapa, jumlah dan out come E. METODOLOGI PELAKSANAAN KEGIATAN Isi : Tahapan kegiatan mulai dari persiapan, pelaksanaan s.d. penyusunan laporan F. PERSONALIA isi : * Pengarah * Penanggung jawab * Koordinator * Sekretaris * Bendahara * Anggota G. SARANA KERJA/PERALATAN * Komputer, OHP, LCD, Printer * ATK H. JADWAL KEGIATAN I. RINCIAN PEMBIAYAAN J. PENUTUP Isi : * Sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan * Laporan disampaikan kepada
  36. 36. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated Pengemb. Koleksi Rencana Operasional Melakukan survei minat pemakai adlh kegiatan mulai dari membuat instrumen, mengumpulkan, mengolah data sampai membuat laporan hasil survei utk mengetahui bidang/subjek yg diminati / dibutuhkan pemakai perpustakaan. Hasil survei digunakan sebagai dasar dlm pengembangan koleksi perpustakaan. Bukti fisik : Laporan survei yg disahkan oleh pimpinan unit ybs/ yg memberi tugas.
  37. 37. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated Pengemb. Koleksi Rencana Operasional Melakukan survei minat pemakai Melakukan survei minat pemakai adalah kegiatan mulai dari membuat instrumen, mengumpulkan, mengolah data sampai membuat laporan hasil survei untuk mengetahui bidang/subjek yang diminati atau dibutuhkan pemakai perpustakaan. Hasil survei digunakan sebagai dasar dalam pengembangan koleksi perpustakaan. Bukti fisik : Laporan survei yang disahkan oleh pimpinan unit yang bersangkutan atau yang memberi tugas. Menyeleksi bahan pustaka Menilai desiderata & mempertimbangkan usulan utk menetapkan bp yg perlu diadakan oleh perpustakaan, berdasarkan kebutuhan & kebijakan pengembangan koleksi perp. Bukti fisik : Laporan kegiatan seleksi bahan pustaka yg disahkan oleh pimpinan unit ybs /yg memberi tugas.
  38. 38. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated Pengemb. Koleksi Rencana Operasional Melakukan survei minat pemakai Melakukan survei minat pemakai adalah kegiatan mulai dari membuat instrumen, mengumpulkan, mengolah data sampai membuat laporan hasil survei untuk mengetahui bidang/subjek yang diminati atau dibutuhkan pemakai perpustakaan. Hasil survei digunakan sebagai dasar dalam pengembangan koleksi perpustakaan. Bukti fisik : Laporan survei yang disahkan oleh pimpinan unit yang bersangkutan atau yang memberi tugas. Menyeleksi bahan pustaka Menyeleksi bahan pustaka adalah kegiatan menilai desiderata dan mempertimbangkan usulan untuk menetapkan bahan pustaka yang perlu diadakan oleh perpustakaan, berdasarkan kebutuhan dan kebijakan pengembangan koleksi perpustakaan. Bukti fisik : Laporan kegiatan seleksi bahan pustaka yang disahkan oleh pimpinan unit yang bersangkutan atau yang memberi tugas dengan menyebutkan jumlah judul bahan pustaka hasil seleksi Mengevaluasi & menyiangi koleksi adalah kegiatan mengidentifikasi, memilih & mengeluarkan bp dari jajarannya termasuk koleksi elektronik utk ditetapkan sbg bp yg perlu dilakukan penyiangan & selanjutnya dilakukan penanganan pasca penyiangan seperti disimpan terpisah, dihibahkan, ditukarkan atau dimusnahkan, & kegiatan ini termasuk mengeluarkan kartu katalog & cantuman dalam pangkalan data bahan pustaka ybs. Bukti fisik : daftar bp hsl evaluasi & penyiangan sekurang kurangnya memuat info jdl, pengarang, penerbit thn terbit yg disahkan oleh pimpinan unit ybs / yg memberi tugas.
  39. 39. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated Pengemb. Koleksi Rencana Operasional Pengolahan Bhn Pustaka Pengolahan bahan pustaka adl kegiatan mendeskripsikan bp & menyiapkan sarana temu kembali informasi, meliputi kegiatan katalogisasi deskriptif, klasifikasi, penentuan tajuk subjek & pengelolaan data bibliografis. Kegiatannya terdiri dari :  Menentukan Tajuk Subyek  Melakukan klasifikasi  Menentukan Kata Kunci  Membuat Sari Karangan Indikatif  Membuat Sari Karangan Informatif  Menyunting data Bibliografi  Menyusun Bibliografi, Indeks & sejenisnya
  40. 40. Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI yudh©reated Pengemb. Koleksi Rencana Operasional Pengolahan Bhn Pustaka Pelayanan Informasi Pelayanan informasi adl kegiatan memberikan bantuan & jasa informasi kepada pemakai perpustakaan yg terdiri dari: Melakukan Layanan Rujukan Melakukan Penelusuran Literatur Melakukan Bimbingan Pembaca Melakukan Bimb. Pemakai Perp. Membina Kelompok Pembaca Menyebarkan Informasi Terbaru /Kilat Penyebaran Informasi Terseleksi Membuat Analisis Kepustakaan Statistik
  41. 41. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Unsur Utama Unsur Penunjang Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo
  42. 42. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Melakukan pemasyrakatan perpusdokinfo adalah kegiatan memberikan penjelasan/keterangan, baik secara lisan, tulisan maupun visual kepada masy. pemakai tentang peran, kegiatan jasa perp. dlm rangka pembinaan & peningkatan minat & kegemaran membaca.
  43. 43. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Penyuluhan Kegiatan penyuluhan terdiri atas dua jenis kegiatan : 1. Penyuluhan kegunanaan & pemanfaatan perpusdokinfo yaitu pemberian penjelasan kepada pemustaka ttng manfaat & penggunaan perpusdokinfo shg lebih mengenal perp.&terdorong utk memanfaatkanya. 1. Penyuluhan pengembangan perpusdokinfo yaitu berupa pemberian petunjuk/penjelasan/bim- bingan kepada penyelenggara & pengelola perp. tentang strategi &/atau cara mengembangkan kemampuan perp. dlm melayani pemustaka
  44. 44. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Penyuluhan Kegiatan penyuluhan terdiri atas dua jenis kegiatan : 1. Penyuluhan keguanaan dan pemanfaatan perpusdokinfo yaitu pemberian penjelasan kepada masyarakat pemakai tentang manfaat danpenggunaan perpusdokinfo sehingga lebih mengenal perpustakaan dan terdorong untuk memanfaatkannya 2. Penyuluhan pengembangan perpusdokinfo yaitu berupa pemberian petunjuk/penjelasan/bimbingan kepada penyelenggara dan pengelola perpustakaan tentang strategi dan/atau cara mengembangkan kemampuan perpustakaan dalam melayani masyarakat Kegiatan Penyuluhan Meliputi 1. Mengidentifikasi potensi wilayah merupakan satu kesatuan kegiatan yg utuh, meliputi kegiatan identifikasi potensi wilayah, mengolah hasil identifikasi & menyusun progrm intervensi pengembangan. Apabila kegiatan tsb dilakukan oleh beberapa pust. secara terpisah, angka kredit diperhitungkan masing masing berdasarkan kegiatan yg dilaksanakan. 2. Penyusunan materi penyuluhan Kegiatan ini menyiapkan dan menyusun materi yg akan dipakai sbg bahan penyuluhan perpusdokinfo. Materi tsb berupa naskah utk radio, televisi, drama, obrolan/fragmen, wawancara, slide, skenario sinetron/film, film dokumenter / ceramah
  45. 45. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Penyuluhan Kegiatan penyuluhan terdiri atas dua jenis kegiatan : 1. Penyuluhan keguanaan dan pemanfaatan perpusdokinfo yaitu pemberian penjelasan kepada masyarakat pemakai tentang manfaat danpenggunaan perpusdokinfo sehingga lebih mengenal perpustakaan dan terdorong untuk memanfaatkannya 2. Penyuluhan pengembangan perpusdokinfo yaitu berupa pemberian petunjuk/penjelasan/bimbingan kepada penyelenggara dan pengelola perpustakaan tentang strategi dan/atau cara mengembangkan kemampuan perpustakaan dalam melayani masyarakat Kegiatan Penyuluhan Meliputi 1. Mengidentifikasi potensi wilayah Kegiatan ini merupakan satu kesatuan kegiatan yang utuh, meliputi kegiatan identifikasi potensi wilayah, mengolah hasil identifikasi dan menyusun progrm intervensi pengembangan. Apabila kegiatan tersebut dilakukan oleh beberapa pustakawan secara terpisah, angka kredit diperhitungkan masing masing berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan 2. Penyusunan materi penyuluhan Kegiatan ini menyiapkan dan menyusun materi yang akan dipakai sebagai bahan penyuluhan perpusdokinfo. Materi tersebut antara lain berupa naskah untuk radio, televisi, drama, obrolan/fragmen, wawancara, slide, skenario sinetron/film, film dokumenter atau ceramah 3. Melaksanakan Penyuluhan  Penyuluhan ttg kegunaan & pemanfaatan perpusdokinfo di bedakan atas :  Penyuluhan massal melalui televisi / radio  Penyuluhan massal dgn menggunakan alat bantu audio visual  Penyuluhan massal tanpa alat bantu  Penyuluhan tatap muka dalam kelompok  Penyuluhan ttg pengembangan perpusdokinfo kpd penyelenggara & pengelola perpustakaan termasuk sosialisasi/pemasyarakatan keputusan yg ada kaitannya dng kepustakawanan, yg perlu segera diketahui oleh penyelenggara, pengelola perpus dan/atau pejabat terkait lainnya
  46. 46. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Penyuluhan Kegiatan penyuluhan terdiri atas dua jenis kegiatan : 1. Penyuluhan keguanaan dan pemanfaatan perpusdokinfo yaitu pemberian penjelasan kepada masyarakat pemakai tentang manfaat danpenggunaan perpusdokinfo sehingga lebih mengenal perpustakaan dan terdorong untuk memanfaatkannya 2. Penyuluhan pengembangan perpusdokinfo yaitu berupa pemberian petunjuk/penjelasan/bimbingan kepada penyelenggara dan pengelola perpustakaan tentang strategi dan/atau cara mengembangkan kemampuan perpustakaan dalam melayani masyarakat Kegiatan Penyuluhan Meliputi 1. Mengidentifikasi potensi wilayah Kegiatan ini merupakan satu kesatuan kegiatan yang utuh, meliputi kegiatan identifikasi potensi wilayah, mengolah hasil identifikasi dan menyusun progrm intervensi pengembangan. Apabila kegiatan tersebut dilakukan oleh beberapa pustakawan secara terpisah, angka kredit diperhitungkan masing masing berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan 2. Penyusunan materi penyuluhan Kegiatan ini menyiapkan dan menyusun materi yang akan dipakai sebagai bahan penyuluhan perpusdokinfo. Materi tersebut antara lain berupa naskah untuk radio, televisi, drama, obrolan/fragmen, wawancara, slide, skenario sinetron/film, film dokumenter atau ceramah 3. Melaksanakan Penyuluhan  Penyuluhan ttg kegunaan dan pemanfaatan perpusdokinfo di bedakan atas :  Penyuluhan massal melalui televisi atau radio  Penyuluhan massal dengan menggunakan alat bantu audio visual  Penyuluhan massal tanpa alat bantu  Penyuluhan tatap muka dalam kelompok  Penyuluhan ttg pengembangan perpusdokinfo kpd penyelenggara dan pengelola perpustakaan dalam hal ini termasuk sosialisasi/pemasyarakatan keputusan yang ada kaitannya dengan kepustakawanan, yang perlu segera diketahui oleh penyelenggara, pengelola perpus dan/atau pejabat terkait lainnya 4. Mengevaluasi Kegiatan Pasca Penyuluhan Kegiatan ini melakukan penilaian terhadap tingkat keberhasilan penyuluhan yg telah dilaksanakan Aspek yg harus dievaluasi meliputi persiapan, perumusan materi strategi pelaksanaan, & kendala yg dihadapi selama pelaksanaan penyuluhan. Saran pemecahan & masukan untuk penyempurnaan penyuluhan menjadi harapan dari hasil evaluasi.
  47. 47. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Publisitas Penyuluhan Kegiatan ini menyebarluaskan informasi tentang kegiatan perpusdokinfo kepada masyarakat luas melalui media cetak & elektronik seperti artikel , brosur, film, slide dan situs web Melaksanakan publisitas terdiri atas kegiatan sbb: 1. Menyusun Materi Publisitas kegiatan ini berupa menghimpun, mengolah & menyajikan bahan dalam bentuk : Cerpen, skenario, artikel, berita, sinopsis, brosur, leaflet, slide, alat/bahan pandang dengar & TI 2. Melakukan Evaluasi Pasca Publisitas Kegiatan ini ditujukan untuk menilai efektivitas kegiatan publisitas yg telah dilakukan. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner, wawancara, atau gabungan keduanya
  48. 48. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Publisitas Penyuluhan Pameran Pameran ini mempertunjukkan kepada masyarakat tentang aktivitas, hasil kegiatan, kemampuan sumber informasi perpusdokinfo disertai penjelasan dengan alat peraga Kegiatan pameran meliputi : 1. Membuat rancangan/design pameran, yaitu rancangan tata letak, gambar & pengaturan materi ya akan di pamerkan. 2. Menyiapkan materi & penataan pameran, yaitu alat yang diperlukan & menyeleksi bahan pameran berupa media cetak & elektronik serta menatanya sesuai dng tema pameran & kondisi lapangan 3. Menentukan penyelenggaraan pameran, yaitu menetapkan petugas / personalia
  49. 49. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Publisitas Penyuluhan Pameran Kegiatan ini berupa penilaian kinerja pameran yg telah dilaksanakan Evaluasi Keg. Pasca Pameran
  50. 50. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Unsur Utama Unsur Penunjang Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Pengkajian Pengemb Perpusdokinfo
  51. 51. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Pengkajian Pengemb Perpusdokinfo Pengkajian pengembangan perpusdokinfo adl kegiatan ilmiah utk mencari data/infor ttg kondisi & permasalahan yg ada & dpt digunakan sbg masukan, koreksi & pertimbangan dlm upaya peningkatan kinerja perpusdokinfo. Kegiatan ini meliputi 1. penyusunan instrumen 2. Pengumpulan dan pengolahan data, 3. Analisis data dan perumusan hasil kajian, 4. Evaluasi & penyempurnaan hasil kajian
  52. 52. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Pengkajian Pengemb Perpusdokinfo KETENTUAN UMUM PENGKAJIAN 1. Hasil utama dari semua kegiatan kajian berbentuk laporan hasil kajian yg disahkan oleh pimpinan unit kerja/pejabat yg berwenang. 2. Hsl kajian karya bersama dlm satu tim angka kredit dibagi rata. Sdgkan utk kegiatan analisis & perumusan hsl kajian pembagian angka kredit ditetapkan sbb laporan hsl kajian:  Ditulis 2 org penulis utama 60%&40% penulis kedua.  Ditulis 3 org penulis utama 40%&30% penulis kedua & ketiga.  Ditulis 4 org penulis utama 40%&20% masing2 penulis pembantu
  53. 53. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Pengkajian Pengemb Perpusdokinfo 3. Hsl kajian bila disusun & ditulis kembali sec. komprehensif dlm satu karil maka dpt diusulkan dlm kegiatan pengembangan profesi.
  54. 54. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Pengkajian Pengemb Perpusdokinfo Kegiatan Pengkajian Pengembangan Perpusdokinfo meliputi kegiatan : 1. Melakukan pengkajian Perpusdokinfo • Pengkajian sederhana • Pengkajian kompleks 2. Melakukan Pengembangan Perpusdokinfo • Membuat prototip/model • Melakukan uji coba prototip/model 3. Menganalisis/kritik karya kepustakawanan • Analisis/kritik karya kepustakawanan • Penyempurnaan karya kepustakawanan 4. Menelaah pengembangan bid.perpusdokinfo
  55. 55. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Unsur Utama Unsur Penunjang Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Pengkajian Pengemb Perpusdokinfo Pengembangan profesi
  56. 56. Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Pengkajian Pengemb Perpusdokinfo Pengembangan profesi Pengembangan Profesi adlh kegiatan pustakawan, baik dlm pengamalan IPTEK serta keterampilan utk meningkatkan mutu & profesionalisme bidang kepustakawanan maupun dlm menghasilkan sesuatu yg bermanfaat bagi peningkatan mutu layanan perpustakaan. Kegiatan ini meliputi 1. Pembuatan karya tulis ilmiah 2. Melakukan tugas sebagai ketua kelompok 3. Menyusun naskah kumpulan tulisan 4. Memberi konsultasi 5. Menyusun pedoman 6. Membuat terjemahan/saduran
  57. 57. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Unsur Utama Unsur Penunjang Pendidikan yudh©reated Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Pengkajian Pengemb Perpusdokinfo Pengembangan profesi
  58. 58. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Unsur Utama Unsur Penunjang yudh©reated Unsur penunjang :  Mengajar;  Melatih;  Membimbing mahasiswa dlm penyusunan skripsi, tesis, & disertasi yg berkaitan dng ilmu perpusdokinfo;  Memberikan konsultasi teknis sarana & prasarana Perpusdokinfo;  Mengikuti seminar, lokakarya & pertemuan sejenisnya di bid. kepustakawanan;  Menjadi anggota organisasi profesi kepustakawanan;  Melakukan lomba kepustakawanan;  Mendapat penghargaan/tanda jasa;  Memperoleh gelar kesarjanaan lainnya;  Menyunting risalah pertemuan ilmiah;  Keikutsertaan dlm tim penilai Pustakawan
  59. 59. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur yudh©reated Pustakawan Tingkat Terampil dpt beralih ke jabatan Pustakawan Tingkat Ahli stlh memenuhi persyaratan :  lulus S-1 bid. Perpusdokinfo / S-1 bid. lain ditambah lulus Diklat Pustakawan Tingkat Ahli /Alih Jalur;  Mendpt izin belajar /tugas belajar yg ditetapkan oleh pejabat yg berwenang.  masa kerja dlm pangkat & jabatan minimal 1 (satu) thn;  memenuhi jmlh AK yg ditentukan utk jabatan /pangkat yg akan didudukinya. Syarat Alih Jalur
  60. 60. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur yudh©reated Syarat Alih Jalur Prosedur Alih Jalur AK utk peralihan jab. dari Pust.Tk. Terampil ke Pust.Tk. Ahli diperoleh dari ijazah serendah2nya S1 perpusdokinfo /S1 bid. lain stlh mengikuti & lulus Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Alih Jalur).  AK dpt ditambah dng AK yg berasal dari kegiatan yg dilakukan ybs. selama kurun waktu sejak T.M.T. PAK terakhir sampai saat diusulkannya alih jalur
  61. 61. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur yudh©reated Syarat Alih Jalur Prosedur Alih Jalur AK utk peralihan jab. dari Pust.Tk. Terampil ke Pust.Tk. Ahli diperoleh dari ijazah serendah-rendahnya S1 perpusdokinfo /S1 bid. lain stlh mengikuti & lulus Diklat Pustakawan Tingkat Ahli (Alih Jalur).  AK dpt ditambah dng AK yg berasal dari kegiatan yg dilakukan ybs. selama kurun waktu sejak T.M.T. PAK terakhir sampai saat diusulkannya alih jalur Penghitungan AK utk peralihan jab. / alih jalur dari Pust. Tk. Terampil ke Pust. Tk. Ahli adl dari AK yg diperoleh pd saat ybs. menduduki jab. Pust. Tk. Terampil ditambah pendidikan S1 dng ketentuan sbb. 1. Pendidikan S1 bid. perpusdokinfo diakui 100 AK. 2. Pendidikan S1 bid. non-perpusdokinfo ditambah lulus Diklat Tk. Ahli (Alih Jalur) diakui = S1 perpusdokinfo yaitu 100 AK. 3. Rumus : pendidikan 100 % + 75 % (TP + PENGEMBANGAN PROFESI) UP 0 %
  62. 62. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur yudh©reated Syarat Alih Jalur Prosedur Alih Jalur ☻ Prosedur Pengusulan  Pustakawan tk. Terampil dibebaskan dari penyesuaian ijazah .  Pustakawan dpt mengusulkan alih jalur dari PTT ke PTA yang diusulkan oleh pejabat pengusul dengan mengajukan DUPAK ke tim penilai ybs.  Stlh dilakukan penilaian dan disetujui maka Jenjang jabatan dlm Pust. Tk. Ahli ditentukan berdasarkan HASIL PENILAIAN.  hasil penilaian oleh tim penilai dibuatkan konsep PAK yang akan ditetapkan oleh pejabat pembina kepegawaian setempat.  SETELAH PAK DITETAPKAN, PAK DIKIRIM KE PUSTAKAWAN, PEJABAT PENGUSUL DAN INSTANSI YANG TERKAIT. Prosedur Pengusulan
  63. 63. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur Kenaikan Pangkat Pilihan yudh©reated Kenaikan pangkat pilihan diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang : a. Menduduki jabatan tertentu yang pangkatnya ditetapkan dengan Keputusan Presiden; b. Menunjukan prestasi kerja luar biasa baiknya; c. Menentukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara; d. Menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu; e. Diangkat menjadi pejabat negara; f. Memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar atau Ijazah; g. Melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya menduduki jabatan struktural atau jabatn fungsional tertentu; h. Telah selesai mengikuti dan lulus tugas belajar; dan i. Dipekerjakan atau diperbantukan secara penuh di luar instansi induknya yang diangkat dalam jabatan pimpinan yang telah ditetapkan persamaan eselonnya atau jabatan fungsional tertentu. (Pasal 9 PP No 12 Tahun 2002) tentang Perubahan atas PP No.99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat PNS
  64. 64. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur Kenaikan Pangkat Pilihan yudh©reated Utk perolehan ijazah Kenaikan pangkat pilihan bagi PNS yg memperoleh STTB / Ijazah PNS yg memperoleh Ijazah S1, / ijazah Diploma IV & masih berpangkat Pengatur Tingkat I, gol. ruang II/d kebawah, dpt dinaikan pangkatnya menjadi Penata Muda, golongan ruang III/a. Pasal 18 ayat (1) huruf e CATATAN : (ijazah yg diperoleh dari sekolah /PTN &/PTS yg telah terakreditasi &/atau telah mendapat izin penyelenggaraan dari Menteri yg bertanggjwb di bid. pendidikan nasional/ pejabat lain yg berdasarkan peraturan perundang-undangan yg berlaku berwenang menyelenggarakan pendidikan termasuk ijazah yang diperoleh dari perguruan tinggi di luar negeri )
  65. 65. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur Kenaikan Pangkat Pilihan yudh©reated Syarat Utk perolehan ijazah Kenaikan pangkat pilihan dapat dipertimbangkan setelah memenuhi syarat sebagai berikut : 1) diangkat dalam jabatan/diberi tugas yang memerlukan pengetahuan/keahlian yang sesuai dengan ijazah yang diperoleh; 2) sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam pangkat terakhir; 3) setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang- kurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; 4) memenuhi jumlah angkat kredit yang ditentukan bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu. • Memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar/Ijazah termasuk bagi Pegawai Negeri Sipil yang telah memiliki Surat tanda Tamat Belajar/Ijazah yang diperoleh sebelum yang bersangkutan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil penjelasan pasal 18 PP No 12 tahun 2002.
  66. 66. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur Kenaikan Pangkat Pilihan yudh©reated Syarat Utk perolehan ijazah Kelengkapan Administrasi Kenaikan Pangkat Pilihan Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh STTB atau ijazah/Diploma: Salinan/fotocopy sah dari Surat Tanda Tamat Belajar/ijazah/Diploma Salinan/fotocopy sah keputusan dalam pangkat terakhir Foto copy sah daftar penilaian prestasi kerja/DP-3 dalam 1 (satu) tahun terakhir Asli penetapan angka kredit bagi Pegawai Negeri sipil yang menduduki jabatan tertentu Surat Keterangan Pejabat Pembina Kepegawaian serendah rendahnya pejabat Eselon II tentang uraian tugas yang dibebankan kepada Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan kecuali bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu Salinan/foto copy sah surat tanda lulus ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah kecuali bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu
  67. 67. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur Kenaikan Pangkat Pilihan yudh©reated Syarat Utk perolehan ijazah Kelengkapan Administrasi Kenaikan Pangkat Pilihan Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh STTB atau ijazah/Diploma: Salinan/fotocopy sah dari Surat Tanda Tamat Belajar/ijazah/Diploma Salinan/fotocopy sah keputusan dalam pangkat terakhir Foto copy sah daftar penilaian prestasi kerja/DP-3 dalam 1 (satu) tahun terakhir Asli penetapan angka kredit bagi Pegawai Negeri sipil yang menduduki jabatan tertentu Surat Keterangan Pejabat Pembina Kepegawaian serendah rendahnya pejabat Eselon II tentang uraian tugas yang dibebankan kepada Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan kecuali bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu Salinan/foto copy sah surat tanda lulus ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah kecuali bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu Kenaikan Pangkat pilihan Pegawai Negeri Sipil yang melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya menduduki jabatan fungsional tertentu : Salinan/foto copy sah keputusan pengangkatan dalam jabatan terakhir Salinan/foto copy sah keputusan dalam pangkat terakhir Salinan/foto copy sah keputusan/perintah untuk tugas belajar Foto copy sah daftar penilaian prestasi kerja /DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir
  68. 68. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur Kenaikan Pangkat Pilihan yudh©reated Syarat Utk perolehan ijazah Kelengkapan Administrasi Kenaikan Pangkat Pilihan Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh STTB atau ijazah/Diploma: Salinan/fotocopy sah dari Surat Tanda Tamat Belajar/ijazah/Diploma Salinan/fotocopy sah keputusan dalam pangkat terakhir Foto copy sah daftar penilaian prestasi kerja/DP-3 dalam 1 (satu) tahun terakhir Asli penetapan angka kredit bagi Pegawai Negeri sipil yang menduduki jabatan tertentu Surat Keterangan Pejabat Pembina Kepegawaian serendah rendahnya pejabat Eselon II tentang uraian tugas yang dibebankan kepada Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan kecuali bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu Salinan/foto copy sah surat tanda lulus ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah kecuali bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu Kenaikan Pangkat pilihan Pegawai Negeri Sipil yang melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya menduduki jabatan fungsional tertentu : Salinan/foto copy sah keputusan pengangkatan dalam jabatan terakhir Salinan/foto copy sah keputusan dalam pangkat terakhir Salinan/foto copy sah keputusan/perintah untuk tugas belajar Foto copy sah daftar penilaian prestasi kerja /DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir Kenaikan Pangkat Pilihan Pegawai Negeri Sipil yang telah selesai mengikuti dan lulus tugas belajar : Salinan/foto copy sah keputusan pengang- katan dlm jabatan yg terakhir didudukinya Salinan/foto copy sah surat keputusan dalam pangkat terakhir Salinan/foto copy sah surat keputusan/perintah untuk tugas belajar Salinan/foto copy sah ijazah/Diploma yang diperolehnya Foto copy sah daftar penilaian prestasi kerja/DP-3 setiap unsur bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir
  69. 69. JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Jenjang Jabatan dan Pangkat Pendahuluan Unsur dan Sub Unsur Kegiatan Alih Jalur Kenaikan Pangkat Pilihan yudh©reated Latar belakang Deskripsi Singkat TPU TPK Landasan Hukum Rumpun Jabatan Tugas Inst Pembina Pustakawan Jenjang Jabatan Pustakawan Tk. Terampil Pustakawan Tk. Ahli Unsur Utama Unsur Penunjang Pendidikan Sekolah & memp. Gelar/ijazah Diklat Pengemb. Koleksi Rencana Operasional Pengolahan Bhn Pustaka Pelayanan Informasi Syarat Utk perolehan ijazah Kelengkapan Administrasi Syarat Alih Jalur Prosedur Alih Jalur Prosedur Pengusulan Pendidikan Pengorgnisasian dan Pendygunaan Kol. BP./SI Pemasy. Perpusdokinfo Pengkajian Pengemb Perpusdokinfo Pengembangan profesi Publisitas Penyuluhan Pameran Evaluasi Keg. Pasca Pameran
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×