Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Wilayah Kajian
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Wilayah Kajian

  • 1,341 views
Published

 

Published in Business , Technology
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,341
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
18
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1.
    • السلا م عليكم ورحمه الله وبركا ته
  • 2. Wilayah Kajian Teknologi Pendidikan Disusun oleh Rob Sosiatri Siti Nurludfah Tantri Aprilia Triana Yesi Sintia
  • 3. KONSEP MAP
  • 4. Pendahuluan
    • T I adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data (memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan,dan memanipulasi data)
    • T I menghasilkan informasi yang berkualitas (relevan, akurat, tepat waktu).
    • T I digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, pendidikan dan pemerintahan
    • TI merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.
  • 5. Lanjutan Pendahuluan
    • T I menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan antar komputer.
    • Teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
  • 6.
    • Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain :
      • Dalam Bidang Pemerintahan ( e-government ).
      • Bidang Keuangan dan Perbankan ( e-banking )
      • Bidang pendidikan ( e-education ).
    Peran Teknologi Informasi
  • 7. Bidang pendidikan( e-education ) .
    • Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka.
    • Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat “Saat itu juga ( Just on Time )?, Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan inter-disipliner.
    • Romiszowski & Mason (1996) memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC)? yang bersifat sinkron dan asinkron.
  • 8. Lanjutan Bidang pendidikan( e-education )
    • Dampak pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja.
  • 9. Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia masa datang
    • Berkembangnya pendidikan terbuka belajar jarak jauh ( Distance Learning ).
    • Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan
    • Perpustakaan & instrumen pendidikan lainnya (guru, laboratorium) berubah fungsi menjadi sumber informasi.
    • Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.
  • 10. E-learning – 1 Audio Conferencing
  • 11. E-learning – 2 Group Conferencing
  • 12. E-learning – 3 Audio Conferencing
  • 13. E-learning – 4 Group Conferencing
  • 14. Modus Belajar (Horton, Designing Web-Based Training, Wiley, 2000)
    • Mendengarkan kuliah, diskusi, …
    • Mencari saran dari guru, ahli, …
    • Membaca buku, artikel, …
    • Memperhatikan presentasi, demon-strasi, …
    • Menyimak pameran, contoh-contoh, …
  • 15. Modus Belajar
    • Menerima kritik dari ahli, sejawat, …
    • Memodelkan karakteristik sistem, fenomena, …
    • Mengeksplorasi hal-hal baru, …
    • Mendiskusikan ide dengan teman, ahli, guru, …
    • Mempraktekkan kemampuan
    • Melakukan penelitian
  • 16. Bagaimana TI Membantu Belajar ? (Horton, Designing Web-Based Training, Wiley, 2000) Modus Belajar Dukungan TI Mendengarkan Web cast, video/audio conference, sekuen presentasi Mencari saran Mailing list, e-mail, chatting, video/audio conference, on-line mentoring Membaca Browsing Internet, buku on-line, perpustakaan digital Memperhatikan Sekuen presentasi, movie, papan tulis on-line
  • 17. Bagaimana TI Membantu Belajar ? Modus Belajar Dukungan TI Menyimak Tour virtual, diskusi on-line Menerima kritik Diskusi on-line, video/audio conference, mailing list, on-line mentoring Memodelkan Simulasi, game on-line, kegiatan role-playing on-line Eksplorasi Eksperimen virtual, simulasi
  • 18. Bagaimana TI Membantu Belajar ? Modus Belajar Dukungan TI Mendiskusikan ide Mailing list, video/audio conference, chatting, diskusi on-line, forum kolaborasi Mempraktekkan Eksperimen virtual, test on-line, game pembelajaran Meneliti Tutorial on-line, perpustakaan digital, WWW
  • 19. Bagaimana TI Membantu Belajar ?
    • Penggunaan perangkat keras komputer
    • Pemanfaatan jaringan komputer (termasuk Internet)
      • Sumber informasi
      • Sarana komunikasi
    • Penggunaan perangkat lunak untuk beragam keperluan
    E-Learning
  • 20. Definisi E-Learning
    • Lingkungan yang memberikan kesem-patan bagi teknologi informasi untuk berperan dalam mendukung proses pembelajaran
    • E-learning bukan hanya “pemakaian komputer”
    • Ada komponen-komponen lain selain TI
    • Proses pembelajaran melibatkan TI
  • 21. Mengapa E-Learning ?
    • Mengatasi rendahnya rasio guru-siswa
      • Beban guru dapat dikurangi dengan mengalihkan (sebagian) inisiatif pembe-lajaran kepada siswa
    • Fleksibilitas dalam pelaksanaan proses pembelajaran
      • Melepaskan dari ketergantungan ruang dan waktu
  • 22. Mengapa E-Learning ?
    • Pengayaan (enrichment) dalam proses pembelajaran
      • Personalisasi proses pembelajaran
      • Lingkungan belajar yang lebih interaktif
      • Pengaturan kecepatan belajar oleh siswa
      • Ketersediaan materi belajar yang lebih banyak dan bervariasi
  • 23. Mengapa E-Learning ?
    • Kemungkinan perluasan layanan pendidikan
      • Setup program pendidikan yang lebih mudah dan cepat
      • Dapat diterapkan untuk berbagai skenario layanan pendidikan
        • Program-program konvensional
        • Distance learning
        • Pendidikan terbuka (open learning)
  • 24. Lingkungan E-Learning Perangkat keras Perangkat lunak Jaringan komputer dan Internet Content: materi pembelajaran guru & tutor siswa
  • 25. Bentuk Realisasi E-Learning
    • Stand-alone & off-line E-Learning
      • Dapat dijalankan pada komputer yang tidak terhubung dengan jaringan
      • Dipakai untuk pembelajaran mandiri
    • Web-Based Training (WBT)
      • Lingkungan belajar berbasis Web dan teknologi Internet
      • Lebih kaya dan interaktif
      • Dapat digunakan untuk pembelajaran mandiri maupun kolektif
  • 26. Skenario Pelaksanaan E-Learning
    • Harus ditetapkan dulu “setting”nya
      • Untuk program pendidikan yang berdiri sendiri
      • Sebagai komplemen program pendidikan yang ada saat ini
    • Setting akan menentukan “lingkungan” E-Learning  komponen dan interaksinya
  • 27. E-Learning Sebagai Komplemen Pembelajaran Konvensional
    • Difungsikan untuk memperkaya (enriching) pembelajaran siswa
      • Keragaman materi pembelajaran
      • Rangsangan untuk berpikir lateral
      • Rangsangan untuk berinovasi
    • Melibatkan komponen-komponen konvensional: guru, asisten, kelas, lab, perpustakaan, dsb
  • 28. E-Learning Sebagai Komplemen Pembelajaran Konvensional
    • E-Learning akan termanfaatkan secara optimal jika diikuti dengan perubahan peran tiap-tiap komponen dalam lingkungan pembelajaran  memanfaatkan potensi TI dalam mencari, mengolah, dan menyajikan informasi
  • 29. E-Learning dan Paradigma Pembelajaran
    • E-learning akan paling efektif jika digabungkan dengan paradigma belajar yang memberikan keluasan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi berbagai sumber informasi
    • Pembelajaran berpusat siswa (student-centered learning) dan variasi-variasinya (Problem-Based Learning, Project-Based Learning, Collaborative Learning, dsb)
  • 30. Belajar pada Era Informasi
    • Sumber-sumber pembelajaran
      • guru
      • Sesama siswa
      • Narasumber lain
      • Koleksi perpustakaan
      • Artikel di web
      • Wiki dan situs-situs komunitas
      • Informasi dari mailing list, forum, dsb
    Belajar jaman sekarang tidak ada sumber belajar default
  • 31. Persiapan SDM
    • Semua elemen SDM perlu disiapkan karena mereka akan masuk ke dalam sebuah lingkungan yang baru  perlu adaptasi
      • Pandangan terhadap proses belajar-mengajar
      • Attitude
      • Ketrampilan bekerja dengan TI
      • Ketrampilan bekerja dengan informasi
  • 32. Persiapan SDM: guru
    • Dalam lingkungan yang sarat dengan pemanfaatan TI, guru bukan lagi satu-satunya sumber informasi yang autentik
    • guru lebih cocok berperan sebagai
      • Inisiator
      • Fasilitator
      • Motivator
      • Mentor
  • 33. Persiapan SDM: siswa
    • siswa perlu disiapkan karena mereka menjadi subyek pembelajaran  inisiatif belajar berada di tangan mereka
    • Dalam peran sebagai subyek, siswa memerlukan bantuan
      • guru: memberikan pemahaman, mengarahkan, memotivasi
      • Sejawat (peer): bersama-sama membentuk pengetahuan (mencari, mengolah, menganalisis, dan menarik kesimpulan)
  • 34. Kebutuhan Infrastruktur
    • Pada umumnya diperlukan:
      • Komputer untuk pengembangan contents materi pembelajaran
      • Terminal-terminal akses (umum atau pribadi)
      • Piranti-piranti periferal (printer, CD-drive, scanner, dsb)
      • Jaringan lokal
      • Internet
  • 35. Pengembangan Contents
    • Contents mencakup segala informasi yang perlu didapatkan oleh siswa dalam rangka membentuk pengeta-huan
    • Aspek-aspek penting tentang contents
      • Kualitas contents
      • Kualitas penyajian contents
  • 36. Pengembangan Contents
    • Contents untuk E-Learning tidak semata-mata dibentuk dengan cara mendigitalkan materi pembelajaran konvensional (fenomena shovelware )
      • Perlu selalu diingat bahwa lingkungan pembelajaran konvensional berbeda dengan lingkungan E-Learning
  • 37. Petunjuk Umum dalam Pengembangan Contents
    • Perhatikan kebenaran, keakuratan, kemutakhiran, dan kesesuaian contents
      • Ketidakbenaran atau ketidakakuratan materi akan membentuk pengetahuan yang salah pula
      • Kemutakhiran dan kesesuaian materi dengan sasaran akan mengoptimalkan tingkat relevansi pengetahuan yang terbentuk
  • 38. Petunjuk Umum dalam Pengembangan Contents
    • Fokus pada materi, bukan pada teknologi yang digunakan
      • Jangan terjebak pada jargon-jargon teknologi yang dapat mengalihkan fokus
      • Gunakan teknologi yang tepat, bukan teknologi yang canggih
      • Perhatikan kesesuaian antara teknologi yang digunakan untuk pengembangan dan yang digunakan oleh siswa
  • 39. Petunjuk Umum dalam Pengembangan Contents
    • Fleksibilitas dalam penyampaian contents
      • Perlu mengakomodasi kebutuhan personalisasi pembelajaran
        • Kecepatan belajar
        • Pola belajar
      • Sebaliknya perlu diingat pula bahwa fleksibilitas tidak memiliki batas  perlu ada trade-off atau kompromi
  • 40. Petunjuk Umum dalam Pengembangan Contents
    • Gunakan metode penyampaian materi yang menarik dan mudah dimengerti
      • Alur penyampaian harus logis
      • Gambar, diagram, dan animasi untuk menjelaskan konsep/teori yang rumit
      • Pengayaan dengan video atau suara
      • Teknik-teknik simulasi
  • 41. Petunjuk Umum dalam Pemeliharaan Contents
    • Ikuti dinamika perkembangan iptek  semua perubahan perlu direfleksikan ke contents yang terkait
      • Lebih banyak memerlukan attitude yang cocok daripada ketrampilan teknis
  • 42. Petunjuk Umum dalam Pemeliharaan Contents
    • Perlu dukungan yang memadai
      • Infrastruktur
      • Teknisi
      • Dana
      • Kebijakan manajemen, terutama yang berkaitan dengan enforcement pelaksanaan E-Learning
  • 43. Contoh-Contoh
  • 44. Virtual Laboratory http://www.chem.ox.ac.uk/vrchemistry/livechem/transitionmetals_content.html
  • 45. E-Learning di JTE FT UGM: e-Levate (www.te.ugm.ac.id)
    • E-Learning: Leveraging Technology for Education
    • Komponen:
      • Papirus (gen. II)
      • Halaman personal
      • Koleksi referensi
      • Perpustakaan digital
      • Forum on-line
      • Webmail
    Single sign on
  • 46. E-Learning di JTE FT UGM: Papirus sebagai LMS Papirus generasi II menggunakan Moodle sebagai tool pembangunnya
  • 47. Situs-Situs Koleksi Materi Pembelajaran www. ilmukomputer. org Koleksi artikel
  • 48. Perpustakaan Digital portal.acm.org
  • 49. dan… Google! Jika digunakan secara optimal, Google dapat menjadi sumber informasi yang sangat bermanfaat. Beberapa tips sederhana dalam menggunakan Google
  • 50.