Gingivitis
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Gingivitis

on

  • 6,065 views

 

Statistics

Views

Total Views
6,065
Views on SlideShare
6,065
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
96
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Gingivitis Gingivitis Presentation Transcript

  • CASE REPORT LAPORAN KASUS Gingivitis Marginalis Generalisata Pada Wanita Dewasa yang Berhubungandengan Oral Hygiene dan Diabetes MellitusCreated by...Radinal Mauludi 0718011029Lestari Puji Ayu 0718011065 1
  • CASE REPORT TODAY... Kepustakaan Status Pasien Analisa Kasus Kesimpulan Follow Up Dokumentasi 2
  • KEPUSTAKAAN 3
  • GINGIVAGingiva adalah bagian mukosa rongga mulutyang mengelilingi gigi dan menutupi linggir(ridge alveolar), yang merupakan bagian darijaringan pendukung gigi, dan membentukhubungan dengan gigi. 4
  • GINGIVA 5
  • GINGIVITISPeradangan pada gingiva yang disebabkanbakteri dengan tanda klinis perubahan warnalebih merah dari normal, gingiva bengkak danberdarah pada tekanan ringan. 6
  • MACAM-MACAM GINGIVITIS 1. Gingivitis Marginalis 2. Acute Necrotizing Ulcerative Gingivitis 3. Pregnancy Gingivitis 4. Gingivitis scorbutic 7
  • GINGIVITIS MARGINALIS Gingivitis yang paling sering kronis dan tanpa sakit, tapi episode akut, dan sakit dapat menutupi keadaan kronis tersebut. Keparahannya seringkali dinilai berdasarkan perubahan dalam warna, kontur, konsistensi, serta adanya perdarahan. Gingivitis kronis menunjukkan tepi gingiva membengkak merah dengan interdental menggelembung mempunyai sedikit warna merah ungu. (Langlais dan Miller, 1998). 8
  • TANDA-TANDA GINGIVITIS• Gingiva biasanya berwarna merah muda menjadi merah tua sampai ungu karena adanya vasodilatasi pembuluh darah sehingga terjadi suplay darah berlebihan pada jaringan yang meradang.• Bila menggosok gigi biasanya pada bulu sikat ada noda darah oleh karena danya perdarahan pada gingiva di sekitar gigi.• Terjadinya perubahan bentuk gingiva karena adanya pembengkakan.• Timbulnya bau nafas yang tidak enak.• Pada peradangan gingiva yang lebih parah tampak adanya pus di sekitar gigi dan gingival. 9
  • PENYEBAB GINGIVITIS Faktor Internal 1. Lapisan calculus dan plak 2. Bahan makanan yang Faktor terkumpul Eksternal 3. Susunan gigi yang berjejal secara 1. Pendidikan abnormal 4. Kebiasaan makan 2. Sosial ekonomi makanan karbohidrat 3. Budaya tinggi 10
  • PROSES TERJADINYA GINGIVITISPlak berakumulasi di regio interdental inflamasi di regio interdental  menyebar keservical gigi  deposit plak masih berlanjut meningkatnya aliran cairan di gingiva  papillainterdental lebih merah dan bengkak sertamudah berdarah  Gingivitis 11
  • Jika gingivitis tidak ditangani :- Gingiva berwarna merah dan mudah berdarah- Terjadinya halitosis- Terbentuknya periodontal pocket disertaiadanya resorpsi tulang sehingga akhirnya gigigoyang dan tanggal satu per satu. 12
  • PENCEGAHAN GINGIVITIS1. Menjaga kebersihan gigi mulut2. Mengatur pola makan dan menghindari makan yang merusak gigi3. Periksa gigi secara teratur ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali 13
  • PERAWATAN GINGIVITISMenurut J.D. Manson dan B.M. Eley (1998),Mediresource clinical team (2010), perawatangingivitis terdiri dari tiga komponen yang dapatdilakukan bersamaan yaitu :1. Interaksi kebersihan mulut2. Menghilangkan plak dan calculus dengan scaling3. Memperbaiki faktor-faktor retensi plak. 14
  • STATUS PASIEN 15
  • STATUS PASIEN• Identitas Pasien Nama : Nn. RC Umur : 34 tahun Jenis Kelamin : Perempuan Pekerjaan : Pegawai swasta Alamat : Perum Korpri Blok G8 No.4 Bandar Lampung 16
  • ANAMNESA• Keluhan Utama Ingin membersihkan karang gigi• Riwayat Perjalanan Penyakit Pasien datang ke poliklinik gigi dan mulut RSAM dengan keluhan ingin membersihkan giginya yang terdapat karang gigi. Pasien mengaku karang giginya tidak menimbulkan masalah apapun saat ini. Pasien juga mengaku memiliki kebiasaan makan makanan yang manis dan berkarbohidrat tinggi, namun pasien tidak rajin membersihkan giginya. Pasien mengaku dalam 1 hari pasien hanya 1 kali menggosok gigi. 17
  • GENERAL SURVEY• Riwayat hipertensi dan alergi obat disangkal, Riwayat Diabetes Mellitus diakui dan tidak rutin kontrol ke dokterEKSTRA ORAL Wajah dan bibir simetris 18
  • INTRA ORAL• Oral hygiene : buruk• Bibir : tak ada kelainan• Mukosa bukal : tak ada kelainan• Gingiva : seluruh tepi gingiva membengkak berwarna merah keunguan dengan papilla interdental tumpul.• Lidah : tidak ada kelainan• Dasar Mulut : tidak ada kelainan• Palatum : tidak ada kelainan• Oklusi : maloklusi 19
  • GIGI GELIGI 20
  • STATUS LOKALIS• Jaringan Sekitar Plak (+), calculus (+), seluruh gingiva membengkak berwarna merah keunguan dengan papilla interdental tumpul• Gambar Rontgent : tidak dilakukan 21
  • DIAGNOSISGingivitis Marginalis GeneralisataRENCANA PERAWATAN Pro Scalling 22
  • TERAPI• Scalling rahang bawah (3 Juli 2012)• Kontrol ulang dan scalling rahang atas (5 Juli 2012)• Kontrol ulang (7 Juli 2012) PROGNOSIS Quo ad vitam : dubia ad bonam Quo ad functionam : dubia ad bonam Quo ad sanationam : dubia ad malam 23
  • KONSELING• Menjelaskan keadaan gigi nya kepada pasien• Menjelaskan terapi yang akan dilakukan• Menyarankan kepada pasien agar selalu menjaga oral hiegene nya• Menjelaskan kepada pasien akibat buruk dari kebiasaan sikat gigi pasien yang tidak baik• Menjelaskan kepada pasien mengenai cara dan frekuensi menyikat gigi yang baik dan benar• Menjelaskan kepada pasien tentang hubungan penyakit diabetes melitus dengan gingivitis yang dialaminya 24
  • ANALISA KASUS 25
  • Diagnosis ?• Gingivitis adalah peradangan pada gingiva yang bersifat reversibel.• Gingivitis yang dialami oleh pasien adalah gingivitis tipe marginalis, dimana terdapat ciri khas yaitu tepi gingiva membengkak merah dengan interdental menggelembung mempunyai sedikit warna merah ungu.• Gingivitis marginalis mengenai seluruh permukaan gingiva  generalisata  gingivitis marginalis generalisata Kesimpulan : diagnosis tepat 26
  • Diagnosis ?• Penyebab gingivitis  multifaktor (internal & eksternal)• Pada pasien ini yang dominan mempengaruhi adalah faktor internal : – Kebiasaan makan makanan berkarbohidrat tinggi – Frekuensi dan cara menyikat gigi yang salah 27
  • Penatalaksanaan ?• Perawatan gingivitis terdiri dari tiga komponen yang dapat dilakukan bersamaan yaitu : – Interaksi kebersihan mulut – Menghilangkan plak dan calculus dengan scalling – Memperbaiki faktor-faktor retensi plak• Pada pasien ini dilakukan scalling untuk membersihkan plak dan kalkulus 28
  • Penatalaksanaan ?• Selain itu juga dilakukan konseling kepada pasien untuk menjaga oral higiene nya dengan memperbaiki frekuensi dan cara menyikat gigi yang baik dan benar serta menyarankan agar mengurangi kebiasaan konsumsi makanan yang berkarbohidrat tinggi untuk mengurangi timbulnya plak dan kalkulus. Kesimpulan : penatalaksanaan tepat 29
  • Diabetes & Gingivitis ?• Retensi plak gingivitis DM tidak terkontrol• Gingivitis peradangan pada gingiva respon sitokin yang diperantarai oleh AGE (Advance Glycation End products).• AGE merupakan senyawa yang berasal dari glukosa, secara kimiawi irreversible, dan terbentuk secara perlahan-lahan, tetapi terus- menerus sejalan dengan peningkatan kadar glukosa darah. 30
  • Diabetes & Gingivitis ?• Kadar glukosa dalam darah dan cairan gingival mengubah lingkungan mikroflora menginduksi perubahan bakteri secara kualitatif dan kuantitatif.• Hiperglikemia kronik aktivitas enzim kolagenase dan sintesis kolagen kolagen terurai ligament periodontal rusak gigi menjadi goyah dan tanggal. 31
  • Diabetes & Gingivitis ?• Terjadinya kerentanan penderita diabetes melitus untuk menderita penyakit periodontal akibat dari berbagai mekanisme : – Perubahan vaskuler – Perubahan mikroflora rongga mulut – Disfungsi neutrofil – Disfungsi metabolisme kolagen gingiva – Genetik 32
  • Prognosis ?Quo ad vitam dan functionam : dubia ad bonam – Keadaan gingiva akan berangsur membaik setelah dilakukan scalling untuk membersihkan plak dan kalkulus  reversibel – Interaksi antara kebersihan mulut, kontrol plak dan kalkulus serta timbulnya gingivitis juga harus diperhatikan, agar tidak terjadi rekurensi. 33
  • Prognosis ? Quo ad sanationam : dubia ad malam Kebiasaan makan makanan berkarbohidrat tinggi Frekuensi dan cara menyikat gigi yang salah Rekurensi gingivitisDiperberat oleh diabetes mellitus yang tidak terkontrol 34
  • KESIMPULAN 35
  • KESIMPULAN• Diagnosis yang ditegakkan yaitu Gingivitis Marginalis Generalisata pada kasus ini sudah tepat.• Penatalaksanaan Gingivitis Marginalis Generalisata pada kasus ini sudah tepat yaitu dengan dilakukannya scalling dan konseling.• Penyakit Diabetes Mellitus yang dimiliki oleh pasien dapat memperberat Gingivitis Marginalis Generalisata yang dialami oleh pasien.• Prognosis Gingivitis Marginalis Generalisata pada kasus ini adalah Dubia ad Bonam untuk Quo ad Vitam dan Quo ad Functionam sedangkan untuk Quo ad Sanationam adalah Dubia ad Malam. 36
  • FOLLOW UP 37
  • Hari/Kunjungan Keluhan Status Lokalis Tindakan Tanggal Seluruh tepi gingiva rahang atas dan Pasien ingin Selasa, bawah penuh dengan plak dan kalkulus, I membersihkan Scalling rahang bawah 3 Juli 2012 membengkak, berwarna merah keunguan karang gigi dengan papilla interdental tumpul - Rahang bawah - Gingiva rahang bawah plak (-), terasa lebih kalkulus (-), bengkak menjadi bersih dan berkurang, warna merah muda Kontrol ulang, lanjutan Kamis, II nyaman - Gingiva rahang atas plak (+), scalling tahap II untuk 4 Juli 2012 - Ingin membersih kalkulus (+), membengkak, berwarna rahang atas, dan konseling karang gigi di merah keunguan dengan papilla rahang atas interdental tumpul Gingiva rahang atas dan bawah plak (-), kalkulus (-), bengkak lebih berkurang, Sabtu, III (-) warna merah muda, gingiva lebih sehat Kontrol ulang 7 Juli 2012 dibandingkan sebelum scalling dan konseling 38
  • DOKUMENTASI 39
  • Kunjungan ISelasa, 3 Juli 2012• Diagnosis : Gingivitis marginalis generalisata• Tindakan : Scalling rahang bawah 40
  • Keadaan gigi dan gusi rahang atas sebelum scalling 41
  • Keadaan gigi dan gusi rahang bawah sebelum scalling 42
  • Persiapan scalling rahang bawah 43
  • Proses scalling rahang bawah 44
  • Proses scalling rahang bawah 45
  • Keadaan gigi setelah scalling rahang bawah 46
  • Kunjungan IIKamis, 5 Juli 2012Kontrol ulang, lanjutan scalling tahap II, dan konseling• Diagnosis : Gingivitis marginalis generalisata• Tindakan : Scalling rahang atas 47
  • Keadaan gigi dan gusi rahang bawah setelah scalling 48
  • Keadaan gigi dan gusi rahang atas sebelum scalling 49
  • Proses scalling rahang atas 50
  • Keadaan gigi dan gusi rahang atas setelah scalling 51
  • Kunjungan IIIKamis, 7 Juli 2012Kontrol ulang• Tindakan :- 52
  • Keadaan gigi dan gusi setelah scalling dan konseling 53
  • TERIMA KASIH 54