Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha   i
D I K T ATMENGIDENTIFIKASIPRODUK, PASAR, DANCARA PEMASARANPENGEMBANGAN SIKAP WIRAUSAHAMELALUI PEMBELAJARAN LANGKAH MERINTI...
@ Pengemba nga n Sika p Wir a usa ha  Mela lui Pembela ja ra n La ngka h R in tis a n Us a ha                             ...
iv   Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
KATA PENGANTAR     Kegiatan         belajar          Pengembangan                    Sikap         Wirausaha              ...
MEMILIH PRODUKA. Produk          Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar    untuk mendapatkan perhatia...
inginan pembeli, maka sebagai wirausahawan baru akan dapat    menentukan apakah produk yang akan dihasilkan merupakan:    ...
Langkah 1              Membentuk Tim Identifikasi Produk                  Tujuan dari membentuk tim adalah untuk mem-     ...
(baik jalur pasar, kebijakan, keuangan), potensi laba.    2. Pengelolaan sumber daya/lingkungan yang berkaitan       denga...
Daftar Pertanyaan Identifikasi Produk                   (Untuk Mengetahui Pasar dari Produk)     Survey Tingkat Masyarakat...
Daftar Tanya untuk Pasar    Kriteria                         Informasi yang Diperlukan                  …………………………………Pras...
Daftar Pertanyaan Identifikasi Produk            (untuk Pengelolaan Sumber Daya/Lingkungan)     Survey Tingkat Masyarakat/...
Daftar Pertanyaan Identifikasi Produk                    (untuk Sosial/Kelembagaan)    Survey Tingkat Masyarakat/Desa/Keca...
Daftar Pertanyaan Identifikasi Produk                          (untuk Teknologi)     Survey Tingkat Masyarakat/Desa/Kecama...
Tim pengumpul informasi dapat mencari informasi untuk satuproduk atau lebih.           Langkah ke-4           Menentukan S...
Daftar Pertanyaan Identifikasi Produk                (Untuk Mengetahui Pasar dari Produk)     Survey Tingkat Masyarakat/De...
Langkah ke-5     Mengolah informasi        Informasi yang diperoleh dari kegiatan identifikasi     produk, dihimpun dan di...
Langkah ke-6              Menentukan produk yang akan dihasilkan                  Menggunakan         hasil     yang      ...
Kriteria                   Skala         Bobot         Nilai                                        Tinggi             3 P...
Kriteria                      Skala          Bobot       Nilai                                              Sedang        ...
Jika setiap produk telah memiliki nilai, maka bandingkan semuaproduk. Nilai yang dimiliki oleh salah satu produk, itu lah ...
inovasi dan mengubah tantangan menjadi peluang. Dengan kata laincalon wirausahawan perlu memiliki keberanian untuk memenuh...
Dengan mengetahui tahapan penerimaan pembeli terhadapproduk baru, diharapkan wirausahawan baru dapat memasarkanproduknya. ...
STRATEGI PEMASARANPEMASARANA. Pengertian            Pemasaran berasal dari kata PASAR. Pasar adalah semua orang    yang mu...
Dalam proses per-        tukaran ini ter-        bentuklah harga.     2. Fungsi Distribusi fisik             Pemasaran    ...
3. Fungsi Perantara              Pemasaran       sebagai     perantara      adalah    menyampaikan        produk dari tang...
dilayani dengan baik. Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan     bahwa strategi pemasaran adalah serangkain tujuan d...
memahami perilaku kelompok-kelompok                        pasar yang            homogen sehingga dapat lebih baik dalam m...
pasar memiliki resiko , antara lain:       1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses          produk...
Untuk mempermudah survey, maka dalam menetapkan             segmentasi pasar menggunakan variable utama yang sering       ...
c) Kelompok pasar berdasarkan pendapatan, missal          membuat produk yang dapat digunakan oleh pasar          yang mem...
Langkah Dua              Tahap Analisis                  Calon     wirausahawan        menerapkan         analisis   fakto...
F. Menetapkan Sasaran Pasar atau Target Pasar                Konsumen yang berada di pasar adalah sangat beragam          ...
2. Manfaat Menetapkan Sasaran Pasar                Penetapan pasar perlu dilakukan. Manfaat dari penetapan        pasar di...
-   Melayani 2 atau lebih kelompok konsumen tertentu            dengan jenis produk tertentu pula.        -   Menghasilkan...
3) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Strategi Menetapkan        Sasaran Pasar        Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi...
mengusahakan agar kelompok usaha tersebut dikenal        sebagai kelompok usaha yang hanya memasarkan dan        memproduk...
PENEMPATAN                        (POSITIONING)A. Pengertian          Positioning adalah cara yang dilakukan oleh pemasar ...
B. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Strategi Pemasaran         Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran    ...
d. Lingkungan Teknologi                  Lingkungan        teknologi      rnenunjukkan        peningkatan            kecep...
penjualan dan distribusi barang/jasa kepada para konsumen        akhir.     c. Pemasok        Kadang kala kelompok usaha j...
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk            pemasaran:            Dari sudut pandang penjual:     ...
MEMAHAMI TAKTIK                PEMASARAN      Untuk mengetahui bagaimana memasarkan sebuah produk, makasebagai produsen, p...
3. Faktor kepribadian. Karakteristik pribadi akan mempengaruhi    keputusan pembelian sebuah produk. Missal: pembelian pro...
(kadaluarsa).             Diferensiasi produk juga dapat berbentuk produk baru        yang sama sekali berbeda dengan prod...
Diferensiasi dalam pelayanan kepada pelanggan akan            membantu kelompok usaha untuk menjaga keunggulan            ...
-   Perhatian, iklan harus menarik perhatian pelanggan,         tepat dalam menempatkan iklan, pemilihan jenis kata,      ...
-    Keyakinan, tahap ini pesan iklan sudah menciptakan                     kebutuhan pembeli dan yakin akan kualitas merk...
terutama yang menyangkut jangkauan, keahlian dan     kinerja saluran-saluran tersebut.     Membuat produk yang dihasilkan ...
BAURAN PEMASARAN                (MARKETING MIX)     Strategi pemasaran lain yang dapat dilakukan oleh adalah BauranPemasar...
-   Pedagang-pedagang perantara       -   Pengendalian    persediaan,      yaitu    menentukan          jumlah           p...
usaha dengan calon konsumennya itu. Yang termasuk dalam            penjualan pribadi adalah: penjualan dari pintu ke pintu...
Kelompok-kelompok      usaha       lainnya      mengikuti       tindakan-        tindakan kelompok usaha dalam perubahan h...
b. Memilih strategi penyerangan, berikut strategi penyerangan            yang dapat dipilih:            -   Serangan      ...
untuk menganggu konsentrasi lawan. Contoh dari               tindakan di antaranya     3. Market Follower, kelompok usaha ...
3. Focus dengan memproduksi produk yang dapat memenuhi        kebutuhan       kelompok       kecil    konsumen.        Lem...
Kekuatan dan kelemahan dari lingkungan eksternal yang perlu        dianalisis meliputi   perekonomian, kebudayaan, teknolo...
Mengapa rencana pemasaran mengalami kegagalan?    1. Kurangnya rincian tujuan dan sasaran    2. Kurangnya analisas lingkun...
DAFTAR PUSTAKAGaleri UKM-Centra UKM, 2010. Membangun Strategi Pemasaran Usaha    kecil.Kotler, P. 1993. Manajemen Pemasara...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

5. mengidentifikasi produk usaha (rahma26032011)

47,793

Published on

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
47,793
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
2,088
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

5. mengidentifikasi produk usaha (rahma26032011)

  1. 1. Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha i
  2. 2. D I K T ATMENGIDENTIFIKASIPRODUK, PASAR, DANCARA PEMASARANPENGEMBANGAN SIKAP WIRAUSAHAMELALUI PEMBELAJARAN LANGKAH MERINTISUSAHADalam Rangka Pengembangan Kawasan Pendidikan WirausahaKementerian Pendidikan NasionalDirektorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan InformalPusat Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal(P2-PNFI) Regional I BandungBidang Kajian Kursus dan KelembagaanTahun 2010ii Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  3. 3. @ Pengemba nga n Sika p Wir a usa ha Mela lui Pembela ja ra n La ngka h R in tis a n Us a ha Pengarah Ir. Djajeng Baskoro, M.Pd. (Kepala P2-PNFI Regional I Bandung) Penanggung Jawab H. Moch. Syamsuddin, S.Pd. (Pimpinan Tenaga Fungsional Pamong Belajar) Nara Sumber Budi Rajab (Dosen FISIP Unpad Bandung) DIKTAT MENGIDENTIFIKASI PRODUK, PASAR DAN CARA PEMASARAN Penulis Liesna Dyah P H. Triono Adil Kontributor H. Moch. Syamsuddin, S.Pd. Endang Sutisna Tata Letak & Desain Sampul Rahmawinasa Kementerian Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Pusat Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal (P2-PNFI) Regional I Bandung 2010Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha iii
  4. 4. iv Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  5. 5. KATA PENGANTAR Kegiatan belajar Pengembangan Sikap Wirausaha melaluiPembelajaran Langkah Memulai Usaha, diberikan untuk memberikanpengetahuan dan keterampilan sikap mental wirausaha bagi merekayang mulai merintis usaha. Bahan belajar ini disusun untuk mendukung kegiatan belajarpengembangan sikap Pengembangan Sikap Wirausaha melaluiPembelajaran Langkah Memulai Usaha. Bahan belajar ini terdiri dari 7paket bahan belajar yang memberikan pengetahuan dan keterampilanpada tahap merintis usaha yang meliputi: 1) sikap wirausaha danlangkah merintis usaha secara sistematis; 2) mengenal situasi yang ada;3) mengidentifikasi produk usaha, pasar dan cara pemasaran; 4)merencanakan usaha; 5) menguatkan kompetensi vokasional; 6)melaksanakan usaha; dan 7) mengevaluasi perkembangan usaha. Pada pelaksanaanya bahan belajar ini dapat dikembangkan sesuaidengan kebutuhan masing-masing kegiatan belajar. Semogabermanfaat. Jayagiri, Desember 2010 Penyusun DAFTAR ISIKata Pengantar iDaftar Isi iiBab I Pendahuluan .............................................................................................. 1 A. Latar Belakang .................................................................................... 1 B. Tujuan Model ....................................................................................... 5Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha v
  6. 6. MEMILIH PRODUKA. Produk Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian untuk dibeli, untuk digunakan atau dikonsumsi yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan, yang meliputi barang (mobil, buku), pelayanan (pe- motongan rambut, konser), orang (pesulap), tempat (Bandung, Bali), organisasi (Palang Merah Indonesia), dan ide (film Titanic atau Lion King). Contoh di atas memperlihatkan bahwa produk dibagi ke dalam dua bentuk atau wujud yaitu barang dan jasa. Pembeli pada da- sarnya menginginkan produk baru dan pelaku usaha akan berusaha untuk memenuhi keinginan pembeli. Memulai usaha perlu memper- hatikan keinginan-keinginan pem- beli. Dengan memperhatikan ke-Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 1
  7. 7. inginan pembeli, maka sebagai wirausahawan baru akan dapat menentukan apakah produk yang akan dihasilkan merupakan: 1. Produk baru sehingga akan menciptakan pasar baru; 2. Produk baru yang menjadi saingan produk yang telah ada; 3. Perbaikan pada produk yang telah ada, missal produk yang dihasilkan akan menambah rasa, memperbaiki kemasan, atau ukuran yang lebih besar; 4. Produk yang dihasilkan diarahkan pada pasar atau pembeli baru; Untuk dapat menentukan produk mana yang akan dihasilkan, maka perlu dilakukan identifikasi terhadap produk yang telah ada di pasar. Produk yang akan disurvey boleh lebih dari satu produk tergantung berapa banyak produk yang ada di pasar.B. Langkah-Langkah Melakukan Identifikasi Produk Ada 3 langkah untuk melakukan identifikasi pro- duk, yaitu: 1) menyusun daftar pertanyaan; 2) memilih produk yang paling menjanjikan dan 3) membentuk kelompok kepentingan untuk produk yang dipilih2 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  8. 8. Langkah 1 Membentuk Tim Identifikasi Produk Tujuan dari membentuk tim adalah untuk mem- permudah dalam kegiatan identifikasi produk. Tim yang dibentuk akan memiliki tugas. Tim dapat dibagi menjadi 2 tim, yaitu tim dengan tugas mempersiapkan identifikasi (merencanakan dan menyusun daftar pertanyaan) dan tim pengumpul data. Sedangkan kegiatan untuk mengolah hasil identifikasi dapat dilakukan bersama-sama. Jika yang akan memulai usaha memiliki jumlah sedikit, maka identifikasi produk dapat dilakukan bersama dari merancang hingga menetapkan produk yang akan dihasilkan. Langkah 2 Menyusun Rencana Indentifikasi Produk Tujuan dari menyusun rencana indentifikasi adalah agar pelaksanaan indentifikasi terarah. Rencana indentifikasi ini mencakup jadwal kegiatan, rincian tugas masing-masing orang, kebutuhan biaya. Langkah 3 Menyusun daftar pertanyaan Tujuan dari menyusun daftar pertanyaan adalah untuk mempermudah tim dalam melaksanakan identifikasi produk. Pertanyaan disusun berdasar pada empat bidang pengembangan usaha, yaitu: 1. Pasar yang berkaitan dengan sumber bahan mentah, potensi pasar, persaingan, hambatan masuknya usahaPengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 3
  9. 9. (baik jalur pasar, kebijakan, keuangan), potensi laba. 2. Pengelolaan sumber daya/lingkungan yang berkaitan dengan ketersediaan produk, dampak produksi terhadap lingkungan 3. Sosial/kelembagaan yang berkaitan dengan manfaat tidak langsung pada masyarakat, potensi menciptakan lapangan kerja 4. Ilmu pengetahuan dan teknologi di antaranya berkaitan dengan keterampilan yang dimiliki oleh kelompok usaha, teknologi pengolahan, jumlah sumber daya manusia yang tersedia Pertanyaan dapat disusun dalam format yang memudahkan untuk orang yang akan melakukan identifikasi. Salah satu format dan susunan pertanyaan yang dapat digunakan adalah sebagai berikut.4 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  10. 10. Daftar Pertanyaan Identifikasi Produk (Untuk Mengetahui Pasar dari Produk) Survey Tingkat Masyarakat/Desa/Kecamatan/Kab-Kota/ProvinsiTanggal : …………………………………………………………….………………………Produk : …………………………………………………………….……………………… Daftar Tanya untuk Pasar Kriteria Informasi yang Diperlukan Permintaan  Bagaimana Karakter/tipe pembeli ? atas produk  Berapa Jumlah produk yang terjual: perhari/bulan/tahun?  Apakah ada pajak dan pungutannya?  Berapa banyak permintaan yang belum terpenuhi?  Apa kerugian dari produk tersebut? (jika rusak atau tidak ada pembelinya)  …………………….  ……………………. Pesaing  Berapa banyak pihak yang membuat produk yang sama?  Berapa banyak orang yang memasarkan produk yang sama?  Apakah harga yang ditawarkan sama,lebih tinggi atau lebih rendah?  Apakah produk tersebut dapat diganti dengan produk lainnya? (misal produk gula putih dapat diganti dengan gula batu)  …………………………………Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 5
  11. 11. Daftar Tanya untuk Pasar Kriteria Informasi yang Diperlukan  …………………………………Prasarana  Apakah produk dapat dipindahkan dengan mudah?angkutan (dari produsen ke pasar, pasar ke pembeli)  Apa sarana angkutan yang digunakan untuk mengangkut produk dari produsen ke pasar?  Berapa biaya angkutan tersebut?  ………………………………………………  ……………………………………………….Distribusi  Apakah tujuan produk ? ( produsen ke pengepul, produsen ke pasar, produsen ke pembeli)  Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengangkut produk dari produsen ke pasar?  Berapa pelaku yang terlibat dalam perpindahan produk dari produsen sampai ke pembeli  ………………………………………………………..  ………………………………………………………..Posisi Pasar  Siapa pembeli produk?  Apakah produsen mengetahui keinginan pembeli  Apakah produk dijual dalam bentuk olahan atau produk setengah jadi?  ………………………………………………………..  ………………………………………………………..6 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  12. 12. Daftar Pertanyaan Identifikasi Produk (untuk Pengelolaan Sumber Daya/Lingkungan) Survey Tingkat Masyarakat/Desa/Kecamatan/Kab-Kota/ProvinsiTanggal : ……………………………………………………………………………………Produk : …………………………………………………………………………………… Kriteria Informasi Yang diperlukan Analisis  Apakah proses produksi akan menimbulkan Mengenai dampak negatif dampak Lingkungan  ………………………………………………….  …………………………………………………. Keberlanjutan  Dari manakah sumber bahan baku untuk produk pasokan tersebut?  Jika menggunakan potensi lokal (desa), bagaimana keberlanjutan pasokan bahan baku?  …………………………………………………..  …………………………………………………..Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 7
  13. 13. Daftar Pertanyaan Identifikasi Produk (untuk Sosial/Kelembagaan) Survey Tingkat Masyarakat/Desa/Kecamatan/Kab-Kota/ProvinsiTanggal : ……………………………………………………………….……………………Produk : ……………………………………………………………….…………………… Kriteria Informasi yang Diperlukan Kontrol atas  Siapa yang memproduksi? Laki-laki, produk perempuan, anak-anak  Siapa yang menjual produk? Laki-laki, perempuan, anak-anak  Siapa yang menerima uang dari menjual? Laki-laki, perempuan  ………………………………………………..  ……………………………………………….. Peran  Apa peran lembaga setempat dalam lembaga/organisasi menyediakan bahan baku, produksi, setempat pemasaran8 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  14. 14. Daftar Pertanyaan Identifikasi Produk (untuk Teknologi) Survey Tingkat Masyarakat/Desa/Kecamatan/Kab-Kota/ProvinsiTanggal : …………………………………………………………….……………………Produk : …………………………………………………………….…………………… Kriteria Informasi yang Diperlukan Teknologi  Apa tingkat keterampilan yang dimiliki baik di Setempat bidang produksi dan pemasaran?  Apakah tingkat keterampilan yang dimiliki dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar ?  ………………………………………………..Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 9
  15. 15. Tim pengumpul informasi dapat mencari informasi untuk satuproduk atau lebih. Langkah ke-4 Menentukan Sumber Informasi dan Cara Mengumpulkan Informasi Tujuan dari langkah ini adalah untuk mempermudah kerja tim pada saat pengumpulan informasi. Sumber informasi bisa dari masyarakat sebagai pengguna, produsen, pengempul, pedagang grosir, pengecer, ketua asosiasi, dan pejabat pemerintah. Metode yang biasa digunakan untuk mengumpulkan informasi adalah dokumentasi dan wawancara. Sumber informasi melalui dokumentasi dapat digunakan koran, majalah, berita acara, hasil penelitian, kajian literature, dan peraturan pemerintah. Wawancara merupakan cara mengumpulkan informasi yang berhubungan langsung dengan sumber informasi. Sehingga penting untuk memastikan dengan tepat sumber informasi dan apa yang akan ditanyakan. Untuk mempermudah pada saat pelaksanaan, maka daftar pertanyaan di atas dapat ditambahkan satu kolom untuk menyimpan sumber informasi. Contoh.10 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  16. 16. Daftar Pertanyaan Identifikasi Produk (Untuk Mengetahui Pasar dari Produk) Survey Tingkat Masyarakat/Desa/Kecamatan/Kab-Kota/ProvinsiTanggal : ……………………………………………………………………………………Produk : …………………………………………………………………………………… Daftar Tanya untuk Pasar Sumber Kriteria Informasi yang Diperlukan InformasiPermintaan  Bagaimana Karakter/tipe pembeli ?  Pasaratas produk  Berapa Jumlah produk yang terjual:  Pembeli perhari/bulan/tahun?  pedagang  Apakah ada pajak dan pungutannya?  Berapa banyak permintaan yang belum terpenuhi?  Apa kerugian dari produk tersebut? (jika rusak atau tidak ada pembelinya)  …………………….  ……………………. Dst.Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 11
  17. 17. Langkah ke-5 Mengolah informasi Informasi yang diperoleh dari kegiatan identifikasi produk, dihimpun dan diolah. Contoh: Produk : Ubi Cilembu Informasi yang didapat adalah salah satu produk yang ditemui adalah Ubi Cilembu. Daerah penghasil ubi cilembu adalah Cilembu, Pamulihan, Cadas Pangeran, pada umumnya ubi cilembu dipasarkan dalam bentuk ubi bakar/oven. 75% warga di daerah tersebut menanam ubi cilembu, yang dijual pada pengepul dan akhirnya pengepul yang akan menjual kepada pedagang-pedangang ubi cilembu. Ubi cilembu dipasarkan hingga keluar Sumedang, yaitu Bandung, Jakarta, Semarang dan Surabaya. Pembeli di daerah Bandung biasanya adalah penduduk sekitar Bandung dan Jakarta. Sampai saat ini permintaan dari luar Bandung belum dapat dipenuhi. Pesaing untuk produk ubi cilembu sampai saat ini tidak ada, karena ubi cilembu hanya tumbuh di wilayah Sumedang. Transportasi yang digunakan oleh petani ke pedagang menggunakan transportasi darat sehingga tidak terlalu memerlukan biaya yang mahal. Produk yang ditemukan di pasar, diolah seperti contoh diatas. Akan lebih baik jika masing-masing produk memiliki informasi jumlah pendapatan yang dihasilkan.12 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  18. 18. Langkah ke-6 Menentukan produk yang akan dihasilkan Menggunakan hasil yang diperoleh dari hasil pengolahan identifikasi, maka langkah selanjutnya adalah menentukan produk yang akan dihasilkan. Untuk dapat memutuskan mana yang akan dipilih sebagai produk unggulan, maka penilaian masing-masing produk dapat menggunakan format di bawah ini. Contoh Formulir Pemilihan ProdukProduk : Ubi Cilembu Kriteria Skala Bobot Nilai Pasar Persediaan bahan mentah Banyak 3 Sedang 2 2 terbatas 1 Besar 3 Potensi pasar/untuk menjual Sedang 2 3 terbatas 1 Lemah 3 Persaingan Sedang 2 3 kuat 1 Sedikit 3 Hambatan untuk masuk ke usaha Sedang 2 2 tersebut Banyak 1Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 13
  19. 19. Kriteria Skala Bobot Nilai Tinggi 3 Potensi laba Sedang 2 3 rendah 1 Pengelolaan sumber daya/lingkungan Tinggi 3 Apakah proses produksi akan menimbulkan dampak negatif Sedang 2 1 rendah 1 Sosial/Kelembagaan Tinggi 3 Manfaat langsung bagi masyarakat Sedang 2 2 terbatas 1 Tinggi 3 Manfaat tidak langsung bagi masyarakat Sedang 2 2 terbatas 1 Tinggi 3 Peran serta lembaga pemerintah Sedang 2 1 terbatas 1 Tinggi 3 Pengaruhnya pada penghasilan masyarakat sedang 2 2 rendah 1 Tinggi 3 Potensi menciptakan lapangan kerja Sedang 2 2 Rendah 1 Tinggi 3 Keseimbangan antara laki-laki dan perempuan Sedang 2 2 Rendah 1 Teknologi Tersedia 3 2 Jumlah sumber daya manusia14 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  20. 20. Kriteria Skala Bobot Nilai Sedang 2 Terbatas 1 Tinggi 3 Keterampilan membuat produk Sedang 2 2 Rendah 1 Tersedia 3 Kesediaan sarana dan prasarana produksi Sedang 2 2 Rendah 1 Tinggi 3 Teknologi yang telah digunakan Sedang 2 2 rendah 1 Total Nilai 33Catatan:Kolom nilai, diisi oleh bobot masing-masing kriteria yang sesuai denganyang ditemukan di lapangan.Total nilai, diisi dengan jumlah nilai seluruh kriteria.Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 15
  21. 21. Jika setiap produk telah memiliki nilai, maka bandingkan semuaproduk. Nilai yang dimiliki oleh salah satu produk, itu lah produkunggulan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memilih produkunggulan menjadi produk yang dipilih untuk diproduksi, yaitu:1. Modal, berapa besar modal yang diperlukan untuk usaha dengan produk tersebut2. Sektor usaha, apakah usaha ini merupakan salah satu yang diminati.3. Peluang di masa yang akan datang, perlu dilihat apakah usaha yang yang akan dipilih memiliki peluang sama besar dengan di masa yang akan datang. Sedangkan faktor yang mempengaruhi gagalnya produk baru, diantaranya adalah1. Memaksakan satu jenis produk, padahal hasil identifikasi pasar negatif2. Produk yang bagus, tetapi perkiraan pasarnya terlalu berlebihan3. Produk tidak dirancang dengan baik4. Biaya produksi tinggi dari pada perkiraan5. Adanya pesaing yang lebih gencar mengiklankan produkDan faktor-faktor yang menghambat pengembangan produk, yaitu:1. Kurang inovatifnya produk yang akan dihasilkan; 2. Pasar yang terbagi-bagi 3. Kendala sosial dan pemerintah 4. Mahalnya proses produksi produk 5. Kurangnya modal 6. Siklus hidup produk yang lebih singkat. Nilai suatu produk dapat diciptakan melalui16 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  22. 22. inovasi dan mengubah tantangan menjadi peluang. Dengan kata laincalon wirausahawan perlu memiliki keberanian untuk memenuhipermintaan pembeli melalui produk baru. Proses penerimaan pembeliterhadap inovasi produk dimulai dari saat pertama kali mendengarinovasi produk tersebut. dan penerimaan produk baru oleh pembelimelalui lima tahap berikut, yaitu:1. Kesadaran (awareness); pembeli menyadari adanya inovasi tersebut tetapi masih kekurangan informasi mengenai hal tersebut.2. Minat (interest); pembeli terdorong untuk mencari informasi mengenai inovasi tersebut.3. Evaluasi (evaluation); pembeli mempertimbangkan untuk mencoba inovasi tersebut.4. Percobaan (trial); pembeli mencoba inovasi tersebut untuk memperbaiki perkiraannya atas nilai inovasi tersebut.5. Penerimaan (adoption); pembeli memutuskan untuk menggunakan inovasi tersebut sepenuhnya dan secara teratur. Informasi Produk : Barang/jasa Produsen : Penghasil Barang Tengkulak : pedagang perantara yang membeli produk dari produsen dengan harga lebih rendah dari pada harga pasar Pengecer : pedagang yang menjual dagangannya secara sedikit demi sedikit atau satuan Konsumen : Pengguna produk Pasar : Tempat orang berjual beli Pesaing : Kelompok usaha lainnyaPengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 17
  23. 23. Dengan mengetahui tahapan penerimaan pembeli terhadapproduk baru, diharapkan wirausahawan baru dapat memasarkanproduknya. namun perlu diketahui pula wirausahawan baru perlumengetahui kebenaran tentang proses penerimaan, yaitu: perbedaan-perbedaan kesiapan pembeli untuk mencoba barang baru; akibat daripengaruh pribadi; perbedaan tingkat penerimaan, dan perbedaankesiapan organisasi untuk mencontoh produk baru.18 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  24. 24. STRATEGI PEMASARANPEMASARANA. Pengertian Pemasaran berasal dari kata PASAR. Pasar adalah semua orang yang mungkin jadi pembeli dari produk yang dihasilkan. Pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan keinginan melalui proses pertukaran. Pengertian lain dari pemasaran adalah bagaimana memuaskan kebutuhan pembeli secara menguntungkan, artinya memuaskan konsumen dan memenuhi kebutuhan konsumen demi keuntungan organisasi. Tujuan pemasaran pada dasarnya adalah mengenal dan memahami pembeli sehingga produk sesuai dengan kebutuhan.B. Fungsi Pemasaran 1. Fungsi Pertukaran Melalui pemasaran, dapat dilakukan pertukaran antara - Produsen dengankonsumen - Produsen dengan tengkulak - Tengkulak dengan Pedagang besar - Tengkulak dengan pengecer Dengan cara menukar antara uang dengan produk (jual beli) atau produk dengan produk (barter) baik untuk digunakan sendiri maupun untuk dijual kembali.Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 19
  25. 25. Dalam proses per- tukaran ini ter- bentuklah harga. 2. Fungsi Distribusi fisik Pemasaran sebagai fungsi distri- busi fisik adalah me- ngangkut dan me- nyimpan produk. Pengangkutan produk dari produ- sen ke pembeli dapat menggunakan transportasi darat, udara maupun laut. Sedangkan penyimpanan produk dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang akan datang (produk disimpan sebagai stock). Menghindari produk rusak, maka perlu proses pengemasan yang disesuaikan dengan jenis produk, dan sarana transportasi yang digunakan. Produk pertanian yang memiliki sifat musiman, mudah rusak dan tidak tahan lama perlu penanganan khusus. Agar tahan lama produk pertanian dapat diolah sebelum proses pengangkutan dan penyimpanan. Produk dalam bentuk olahan memiliki keuntungan, yaitu dapat memenuhi permintaan konsumen sepanjang tahun. Contoh: cabe rawit yang dikeringkan.20 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  26. 26. 3. Fungsi Perantara Pemasaran sebagai perantara adalah menyampaikan produk dari tangan produsen (pembuat produk) ke tangan pembeli.C. Biaya Pemasaran Yang termasuk dalam biaya pemasaran adalah 1. Biaya transportasi 2. Biaya Pengemasan 3. Biaya penyimpanan 4. Biaya pemesanan 5. Biaya (pembuatan) merk dagang 6. Pajak Biaya-biaya tersebut akan masuk pada harga yang harus dibayar oleh konsumen.D. Strategi Pemasaran Perlu dipahami, kelompok usaha tidak dapat melayani seluruh pem- beli di pasar yang sangat luas, hal ini disebabkan karena pembeli terlalu banyak dan tuntutan pembelian yang berbeda-beda. Sehingga kelom- pok usaha perlu membagi pasar sehingga dapatPengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 21
  27. 27. dilayani dengan baik. Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa strategi pemasaran adalah serangkain tujuan dan sasaran, kebijakan serta aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran. Strategi pemasaran modern mencakup tiga tahap, yaitu: 1. Mengidentifikasi dan memilih-milih kelompok pembeli yang berbeda mengkin meminta produk dan/atau bauran pemasaran tersendiri (segmentasi pasar). 2. Memilih satu atau lebih segmen pasar untuk dimasuki (penetapan target pasar). 3. Membentuk dan mengkomunikasikan manfaat utama yang membedakan produk dari kelompok usaha dengan produk lain di pasar (penetapan posisi pasar).E. Segmentasi Pemasaran (Pengelompokan Pasar) Tidak semua orang menyukai minuman ringan dan makanan ringan, tidak semua wanita menggunakan pembersih muka dan lipstik, tidak semua pria menggunakan minyak rambut. Oleh karena itu sebagai usahawan perlu membagi-bagi pasar yang mungkin lebih menyukai produk yang ditawarkan 1. Pengertian Segmentasi pasar adalah proses mengelompokkan pasar ke dalam kelompok pembeli yang memiliki kebutuhan, karakteristik dan tingkah laku yang sama terhadap satu produk. 2. Manfaat Manfaat dari mengelompokkan pasar adalah a. Setiap kelompok pasar perlu dilayani kebutuhan dengan baik, pengelompokan pasar diharapkan dapat lebih22 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  28. 28. memahami perilaku kelompok-kelompok pasar yang homogen sehingga dapat lebih baik dalam melayani kebutuhan masing-masing pasar. Hal ini akan menyangkut program promosi dan periklanan yang sesuai dengan masing-masing kelompok pasar. b. Pasar bersifat dinamis, yang berarti pasar berkembang dengan ditandai dengan perubahan-perubahan sikap, siklus kehidupan, kondisi keluarga, pendapatan, pola geografis dan sebagainya. Pengelompokan pasar dapat mengetahui secara cepat dan tepat mengenai perubahan-perubahan dalam pasar. c. Dapat mengembangkan produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar dan; d. Dapat digunakan untuk mencari kelompok mana yang potensinya paling besar dan memilih kelompok mana yang akan dijadikan target pasar. 3. Kerugian Kegiatan pengelompokan pasar memiliki berbagai keun- tungan dan manfaat, namun perlu diingat pengelompokanPengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 23
  29. 29. pasar memiliki resiko , antara lain: 1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek. 2. Biaya penelitian/riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan. 3. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon. 4. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa. 5. Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya kanibalisme sesama produsen untuk produk dan segmen yang sama. 4. Langkah-Langkah Mengidentifikasi Pengelompokan Pasar Terdapat prosedur tiga langkah untuk mengidentifikasi segmen pasar, yaitu survey, analisis, dan pembentukan profil. Langkah Satu Tahap Survey Calon wiraausahawan melakukan wawancara untuk mencari penjelasan dan membentuk kelompok fokus untuk mendapatkan pemahaman atas motivasi, sikap, dan perilaku konsumen. Selanjutnya, calon usahawan menyiapkan kuesioner resmi untuk mengumpulkan data mengenai atribut dan peringkat kepentingan atribut tersebut; kesadaran merek dan peringkat merek; pola-pola pemakaian produk; sikap terhadap kategori produk; kondisi demografis, geografis, psikografis, dan mediagrafis responden.24 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  30. 30. Untuk mempermudah survey, maka dalam menetapkan segmentasi pasar menggunakan variable utama yang sering digunakan, yaitu: berdasarkan geografik, demografik, psikografik dan tingkah laku tertentu. 1. Segmentasi Geografik Segmentasi geografik mengelompokkan pasar menjadi beberapa wilayah secara geografik seperti: negara, propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa atau perumahan kompleks. Masing- masing wilayah memiliki perbedaan kebutuhan dan selera. Hal ini akan berpengaruh pada cara pemasaran produk, iklan, dan promosi. 2. Segmentasi Demografik Segmentasi demografik mengelompokkan pasar berdasarkan pada jenis kelamin, umur, status perkawinan, jumlah keluarga, umur anak, pendapatan, jabatan, lokasi geografis, mobilitas, kepemilikan rumah, pendidikan, agama, suku bangsa. a) Kelompok pasar berdasarakan umur dan tahap daur hidup, membantu wirausahawan dalam menawarkan produknya. Kelompok umur yang berbeda akan memiliki cara menawarkan yang berbeda pula untuk satu produk. Misal, membuat produk makan yang dapat dikonsumsi oleh anak-anak dan remaja. b) Kelompok pasar berdasarkan jenis kelamin, missal, membuat produk yang hanya dapat digunakan oleh para wanita saja atau kaum pria.Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 25
  31. 31. c) Kelompok pasar berdasarkan pendapatan, missal membuat produk yang dapat digunakan oleh pasar yang memiliki tingkat perekonomian menengah ke atas dengan menawarkan kemewahan pada barangnya atau kenyamanan pada jasa. Atau dengan memilih memasarkan produknya di masyarakat dengan perekonomian menengah ke bawah. d) Kelompok pasar berdasarkan pengelompokan demografik multivariasi, missal dengan memasarkan produknya berdasarkan jenis kelamin dan umur. 3. Segmentasi Psikografik Pengelompokan berdasarkan psikografik adalah mengelompokkan pasar berdasarkan karakteristik kelas sosial atau gaya hidup Kelas sosial memiliki pengaruh kuat terhadap pemilihan jenis produk missal dalam pemilihan merk atau jenis bahan yang digunakan untuk membuat pakaian. Gaya hidup dapat dimanfaatkan untuk mengelompokkan pasar, missal membuat pakaian remaja yang sesuai dengan selera dan gaya hidup remaja. 4. Segmentasi Tingkah Laku Tertertentu Pengelompokan pasar berdasarkan tingkah laku adalah mengelompokkan pasar berdasarkan sikap, penggunaan atau reaksi mereka terhadap produk.26 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  32. 32. Langkah Dua Tahap Analisis Calon wirausahawan menerapkan analisis faktor terhadap data tersebut untuk membuang variabel-variabel yang tidak berkorelasi, kemudian periset menerapkan analisis kelompok untuk menghasilkan jumlah segmen yang berbeda-beda secara maksimum. Langkah Tiga Tahap Pembentukan Masing-masing kelompok dibentuk berdasarkan perbedaan sikap, perilaku, demografis, psikografis, dan pola media. Masing-masing segmen dapat diberi nama berdasarkan sifat-sifat dominannya.Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 27
  33. 33. F. Menetapkan Sasaran Pasar atau Target Pasar Konsumen yang berada di pasar adalah sangat beragam dan sangat bermacam-macam. Oleh karena itu, perlu dipilah konsumen tersebut sehingga lebih spesifik atau khusus. Dengan adanya pasar yang lebih khusus, maka peluang untuk menentukan strategi pemasaran dengan cepat dan tepat . Oleh karena itu, pihak pemasaran perlu memilah konsumen tersebut sehingga lebih mengerucut dan lebih khusus. Dengan adanya pasar yang lebih khusus yang akan ditarget, maka peluang untuk mendapatkan penjualan akan lebih mudah dicapai. Dengan adanya hal ini juga akan membantu kelompok usaha untuk lebih mudah menentukan strategi pemasaran sehingga dapat melakukan pengembangan produk yang lebih cepat dan tepat sesuai dengan kebutuhan konsumen atau pelanggan. Pengembangan produk dengan benar dengan adanya market yang khusus dapat meliputi penentuan strategi yang lebih cepat dalam menentukan strategi apa untuk periklanan dan distribusi produk, dan mencari win-win solution yang lebih efisien dan efektif agar dapat membandrol harga lebih murah ketika dibeli oleh konsumen. 1. Pengertian Target pasar adalah memilih kelompok konsumen yang akan dijadikan sasaran pemasaran dari produk yang dikem- bangkan.28 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  34. 34. 2. Manfaat Menetapkan Sasaran Pasar Penetapan pasar perlu dilakukan. Manfaat dari penetapan pasar di antaranya sebagai berikut. a. Memudahkan penyesuaian strategi pemasaran (harga yang tepat, saluran distribusi yang efektif, promosi yang tepat) dengan sasaran pasar; b. Memanfaatkan sumber daya kelompok usaha yang terbatas seefisien dan seefektif mungkin; c. Mengantisipasi persaingan. 3. Strategi Menetapkan Sasaran Pasar a. Strategi Menetapkan Sasaran Pasar 1, Strategi yang tidak membeda-bedakan pasar Ciri: - Meninjau pasar secara keseluruhan; - Memusatkan perhatian pada kesamaan kebutuhan konsumen; - Menghasilkan dan memasarkan satu macam produk; - Menarik semua konsumen dan memenuhi kebutuhan semua konsumen; - Pasar yang dituju dan teknik pemasaran bersifat masal; - Ditujukan kepada segment terbesar yang ada dalam pasar. 1) Strategi Menetapkan Sasaran Pasar 2, strategi yang membeda-bedakan pasar Ciri:Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 29
  35. 35. - Melayani 2 atau lebih kelompok konsumen tertentu dengan jenis produk tertentu pula. - Menghasilkan dan memasarkan produk yang berbeda-beda melalui program pemasaran yang berbeda-beda untuk tiap kelompok konsumen tertentu tersebut. - Mengarahkan usahanya pada keinginan konsumen. - Memperoleh loyalitas, kepercayaan, serta pembelian ulang dari kelompok konsumen tertentu tersebut. 2) Strategi Menetapkan Sasaran Pasar 3, strategi yang terkonsentrasi Ciri: - Memilih segmen pasar tertentu. - Memusatkan segala kegiatan pemasarannya pada satu atau lebih segmen pasar yang akan memberikan keuntungan terbesar. - Mengembangkan produk yang lebih ideal dan spesifik bagi kelompok konsumen tersebut. - Memperoleh kedudukan/posisi yang kuat di dalam segmen pasar tertentu yang dipilih.30 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  36. 36. 3) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Strategi Menetapkan Sasaran Pasar Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi strategi menetapkan sasaran pasar: a) Sumber-sumber kelompok usaha. Bila sumber daya yang dimiliki terbatas, maka strategi yang tepat adalah strategi yang terkonsentrasi; b) Jenis produk. Jika kelompok usaha memiliki produk yang sejenis maka strategi yang tepat digunakan adalah strategi dengan membeda-bedakan pasar; c) Tahap-tahap dalam siklus kehidupan produk. Strategi yang tepat bagi produk baru adalah strategi yang tidak membeda- bedakan pasar, jika produk yang banyak variasinya dapat digunakan strategi konsentrasi. Dan pada tahap kedewasaan produk dapat digunakan strategi yang membeda-bedakan pasar; 4) Tips Untuk Menetapkan Sasaran Pasar Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk dapat menetapkan target pasar secara tepat sasaran: a) Melakukan konsentrasi terhadap pasar tunggal, dalam hal ini kegiatan yang dapat dilakukan adalah dengan cara melakukan pemusatan kegiatan dengan pada satu bagian daripada pasar yang ditarget. b) Menerapkan metode dengan mengaplikasikan konsep terhadap spesialisasi terhadap produk yang lebih spesifik. Sebagai contoh berjualan suatu kelompok usaha yang memproduksi dodol ubi, maka kelompok usaha tersebutPengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 31
  37. 37. mengusahakan agar kelompok usaha tersebut dikenal sebagai kelompok usaha yang hanya memasarkan dan memproduksi dodol ubi. c) Selain itu, hal terpenting yang harus dilakukan adalah dengan cara memperkecil pasar untuk produk yang spesifik. Contoh kelompok usaha yang memproduksi dodol ubi dengan modifikasi yang diperuntukan kalangan remaja. Maka kelompok usaha tersebut lebih fokus untuk memuaskan konsumen dari kalangan pelajar dan mahasiswa. d) Melakukan analisis secara keseluruhan, dengan cara ini diharapkan agar sekecil celah kesalahan dapat diatasi dan dapat diketahui, dan segera dapat dicarikan solusinya.32 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  38. 38. PENEMPATAN (POSITIONING)A. Pengertian Positioning adalah cara yang dilakukan oleh pemasar untuk membangun citra atau identitas di benak konsumen untuk produk, merek, atau lembaga tertentu atau upaya kelompok usaha untuk membangun persepsi satu produk dibandingkan produk lain. Dari definisi tersebut diatas maka dapat jelaskan bahwa pada dasamya penempatan produk berorientasi pada benak prospek atau konsumen. Dalam usaha untuk mencapai suatu posisi pada benak konsumen, maka kelompok usaha perlu menemukan sesuatu yang berbeda dan unik sehingga mampu masuk dan menjadi nomer satu dalam benak konsumennya. Untuk dapat masuk ke dalam benak konsumen dapat memanfaatkan media informasi yang terus berkembang. Pesan yang disampaikan melalui media informasi sebaiknya sederhana, singkat dan menarik sehingga mudah diingat oleh konsumen.Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 33
  39. 39. B. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Strategi Pemasaran Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran adalah: 1. Lingkungan Makro Lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang bersifat kemasyarakatan yang lebih besar dan mempengaruhi semua pelaku dalam lingkungan mikro dalam kelompok usaha, yaitu: a. Lingkungan Demografis/Kependudukan Strategi pemasaran dipengaruhi oleh lingkungan demografis/kependudukan seperti: penyebaran penduduk secara geografis, tingkat kepadatannya, kecenderungan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, penyebaran usia, kelahiran, perkawinan, ras, suku bangsa dan struktur keagamaan. b. Lingkungan Ekonomi Lingkungan ekonomi menunjukkan sistem ekonomi yang diterapkan, kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan ekonomi, perubahan pada pola belanja konsumen, dan sebagainya yang berkenaan dengan perkonomian. c. Lingkungan Fisik Lingkungan fisik menunjukkan kelangkaan bahan mentah tertentu yang dibutuhkan oleh kelompok usaha, peningkatan biaya energi, peningkatan angka pencemaran, dan peningkatan angka campur tangan pemerintah dalam pengelolaan dan penggunaan sumber-sumber daya alam34 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  40. 40. d. Lingkungan Teknologi Lingkungan teknologi rnenunjukkan peningkatan kecepatan pertumbuhan teknologi, biaya penelitian dan pengembangan, yang tinggi, perhatian yang lebih besar tertuju kepada penyempurnaan bagian kecil produk daripada penemuan yang besar, dan semakin banyaknya peraturan yang berkenaan dengan perubahan teknologi. e. Lingkungan sosial/budaya Lingkungan ini menunjukkan keadaan suatu kelompok masyarakat mengenai aturan kehidupan, norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat, pandangan masyarakat dan lain sebagainya yang merumuskan hubungan antar sesama dengan masyarakat lainnya serta lingkungan sekitarnya. 2. Lingkungan Mikro Lingkungan mikro terdiri dari para pelaku yang terlibat secara langsung dalam pemasaran dan mempengaruhi kemampuannya dalam melayani pasar. Lingkungan mikro tersebut antara lain: a. Kelompok usaha Kelompok usaha tersebut adalah struktur organisasi kelompok usaha itu sendiri. Strategi pemasaran yang dipilih oleh kelompok usaha harus memperhatikan keuangan, pembelian, proses produksi serta sumber daya manusia yang dimiliki. b. Perantara pemasaran Perantara pemasaran adalah kelompok usaha-kelompok usaha yang membantu kelompok usaha dalam promosi,Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 35
  41. 41. penjualan dan distribusi barang/jasa kepada para konsumen akhir. c. Pemasok Kadang kala kelompok usaha juga harus memperoleh tenaga kerja, peralatan, bahan bakar, listrik dan faktor-faktor lain dari pemasok. Dengan kata lain, pemasok adalah kelompok usaha lain dan individu yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh kelompok usaha dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu. d. Pesaing Dalam usahanya melayani kelompok pasar pelanggan, kelompok usaha tidaklah sendiri. Ada kelompok-kelompok usaha lain yang menawarkan produk yang sama. Untuk dapat unggul dalam memasarkan produk yang dihasilkan, maka para pesaing ini perlu diidentifikasi dan dimonitor segala gerakan dan tindakannya didalam pasar. e. Masyarakat Masyarakat merupakan salah satu unsur yang harus diperhatikan. Masyarakat dapat menerima dan menolak apa yang ditawarkan oleh kelompok usaha.36 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  42. 42. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran: Dari sudut pandang penjual: 1) Tempat yang strategis (place), 2) Produk yang bermutu (product), 3) Harga yang kompetitif (price), dan 4) Promosi yang gencar (promotion). Dari sudut pandang konsumen: 1) Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants), 2) Biaya konsumen (cost to the customer), 3) Kenyamanan (convenience), dan 4) Komunikasi (comunication).Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 37
  43. 43. MEMAHAMI TAKTIK PEMASARAN Untuk mengetahui bagaimana memasarkan sebuah produk, makasebagai produsen, pelaku pasar semestinya mengetahui alasan-alasankonsumen memilih produk. Perilaku konsumen dipengaruhi beberapa factor, di antaranyaadalah:1. Faktor Budaya. Budaya memberikan pengaruh yang cukup kuat terhadap perilaku konsumen. Budaya merupakan penentu utama dari keinginan dan perilaku seseorang. Budaya membentuk tata nilai, pemahaman, dan perilaku seseorang yang diperoleh dari keluarganya. Budaya membentuk perilaku konsumen dalam menentukan produk yang akan dipakai.2. Faktor Sosial. Factor sosial meliputi kelompok referensi, keluarga dan status social dalam masyarakat. Kelompok referensi adalah seseorang yang dapat memberi pengaruh langsung dan tidak langsung kepada orang lain untuk membeli produk. Sedangkan keluarga dapat memberikan pengaruh langsung terhadap anggota keluarganya untuk membeli sebuah produk. Status social dalam masyarakat berpengaruh pada pemilihan produk yang dapat mewakili peran dan status mereka dalam masyarakat.38 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  44. 44. 3. Faktor kepribadian. Karakteristik pribadi akan mempengaruhi keputusan pembelian sebuah produk. Missal: pembelian produk oleh orang yang belum menikah akan berbeda dengan pasangan yang baru menikah. Pembelian sebuah produk juga ditentukan oleh gaya hidup sehari-hari.A. Differensiasi 1. Pengertian Diferensiasi merupakan suatu upaya untuk menciptakan perbedaan di antara pesaing sehingga mampu memberikan nilai tambah untuk konsumen. Strategi diferensiasi harus mampu: a) menghasilkan nilai pelanggan, b) memunculkan persepsi yang bernilai khas dan baik serta c) tampil sebagai wujud yang berbeda yang sulit ditiru. 2. Aspek dalam Diferensiasi Strategi diferensiasi memerlukan kesungguhan dari kelompok usaha dalam mengenali sumber keunggulan yang dimiliki kelompok usaha dalam menawarkan produknya. Ada lima aspek dalam strategi penawaran melalui diferensiasi, yaitu: produk, pelayanan, personalia, saluran pemasaran, dan citra. a. Diferensiasi Produk Diferensiasi produk dimaksudkan bahwa produk yang dihasilkan memiliki keunikan dan berbeda dengan produk yang ada dipasaran. Salah satu keunikan dan berbeda dari produk ini adalah salah satunya mutu yang dimiliki oleh produk tersebut. mutu produk dapat dikatakan bagaimana produk tersebut dapat bertahan selama berakhirnya waktuPengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 39
  45. 45. (kadaluarsa). Diferensiasi produk juga dapat berbentuk produk baru yang sama sekali berbeda dengan produk yang telah ada di pasar. b. Diferensiasi Pelayanan Ketika produk fisik tidak mudah didiferensiasi, kunci keberhasilan persaingan sering terletak pada penambahan pelayanan yang menambah nilai serta meningkatkan mutu produk fisik. Yang membedakan pelayanan terutama adalah kemudahan pemesanan, pengiriman, pemasangan, pelatihan pelanggan, konsultasi pelanggan, pemeliharaan dan perbaikan; dan pelayanan lain-lain. Kualitas pelayanan dapat dilihat melalui lima aspek, yaitu: - Kehandalan, yaitu kemampuan kelompok usaha dalam memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera, tepat dan memuaskan - Daya tanggap, yaitu: kemampuan kelompok usaha untuk membantu keluhan pelanggan dengan cepat; - Kepastian, yaitu kemampuan kelompok usaha dalam hal kesopanan dan sifat dapat dipercaya - Empati, yaitu: kemudahan dalam melakukan hubungan komunikasi yang baik, perhatian terhadap pelanggan dan memahami kebutuhan pelanggan; - Bukti fisik jasa, yaitu fasilitas fisik, perlengkapan, anggota kelompok usaha,sarana komunikasi dan penampilan dari anggota kelompok usaha.40 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  46. 46. Diferensiasi dalam pelayanan kepada pelanggan akan membantu kelompok usaha untuk menjaga keunggulan bersaing. Kelompok usaha yang mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dari pesaingnya akan mampu memenangkan persaingan dalam memasarkan produk.  Diferensiasi Citra Para pembeli mungkin mempunyai tanggapan yang berbeda terhadap citra produk atau merek. Citra adalah persepsi masyarakat terhadap produsen (kelompok usaha) dan produknya. Citra dipengaruhi oleh banyak faktor yang diluar kontrol perusahaan. Citra yang efektif melakukan tiga hal. (a) memantapkan karakter produk dan usulan nilai, (b) menyampaikan karakter itu dengan cara yang berbeda sehingga tidak dikacaukan dengan karakter pesaing, dan (c) dan memberikan kekuatan emosional yang lebih dari sekedar citra mental. Supaya bisa berfungsi citra itu harus disampaikan melalui setiap sarana komunikasi yang tersedia missal iklan melalui media cetak dan media elektronik. Bagaimana membuat iklan sehingga mena- rik pelanggan un- tuk membeli produk yang dihasilkan.Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 41
  47. 47. - Perhatian, iklan harus menarik perhatian pelanggan, tepat dalam menempatkan iklan, pemilihan jenis kata, pesan iklan yang kreatif dan dapat menggunakan suara-suara khusus. Misal iklan televisi Shampo Clear, menggunakan pemilihan kata “KAMI SUDAH MEMBUKTIKANNYA” Atau iklan cetak Sabun Lux, menggunakan artis dan dibuat billboard yang besar dan diletakkan di tempat- tempat yang strategis sehingga dapat dilihat oleh calon pembeli maupun pembeli - Ketertarikan, setelah perhatian diperoleh maka langkah selanjutnya adalah bagaimana calon pembeli atau pembeli berminat dan ingin tahu lebih jauh akan merk produk dengan tertarik untuk melihat iklan tersebut sampai selesei penayangannya. Misal. Iklan XL tema “Korban SMS”, penonton akan menunggu akhir dari iklan untuk melihat apakah itu hantu betulan atau bukan. - Keinginan, setelah dibangun perhatian dan ketertarikan maka diharapkan timbul keinginan dari calon pembeli untuk memiliki dan memakai. Misal, Iklan Produk Kecantikan, sasarannya perempuan dengan memperlihatkan hasil yang akan dicapai setelah menggunakan produk tersebut.42 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  48. 48. - Keyakinan, tahap ini pesan iklan sudah menciptakan kebutuhan pembeli dan yakin akan kualitas merk yang diiklankan; - Tindakan, tujuan akhir dari suatu iklan adalah terwujudnya tindakan pembeli yang membujuk calon pembeli lainnya untuk membeli produk yang sama.  Diferensiasi personalia Pada dasarnya, kelompok usaha perlu dibentuk oleh orang-orang yang yang memiliki pengetahuan tentang pelayanan. Jika belum memiliki kemampuan dalam pelayanan maka perlu diadakan pelatihan tentang pelayanan. Ada enam aspek yang perlu dimiliki oleh anggota kelompok usaha, yaitu: kemampuan: mereka memiliki keahlian dan pengetahuan yang diperlukan, kesopanan: mereka ramah, menghormati dan penuh perhatian, kredibilitas: mereka dapat dipercaya, dapat diandalkan: mereka memberikan pelayanan secara konsisten dan akurat, cepat tanggap: mereka cepat menganggapi permintaan dan permasalahan konsumen, dan komunikasi: mereka berusaha untuk memahami pelanggan dan berkomunikasi dengan jelas.  Diferensiasi saluran pemasaran Kelompok usaha dapat mencapai keunggulan bersaing melalui cara mereka merancang saluran distribusi,Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 43
  49. 49. terutama yang menyangkut jangkauan, keahlian dan kinerja saluran-saluran tersebut. Membuat produk yang dihasilkan berbeda dengan yang lain akan membuat produk yang dihasilkan menjadi mudah dikenali dan diingat. Berbeda dapat dilihat dari berbagai segi, di antaranya: 1) Fungsi yang berbeda, missal membuat pensil yang lentur, sehingga anak-anak sebagai pengguna dapat membuat berbagai macam bentuk yang menarik sesuai selera anak. 2) Pengguna yang khusus, membuat pensil lentur yang sasaran utama penggunanya anak-anak. 3) Cara berjualan, memasarkan produk dengan hal yang berbeda, misal menjual siomay dengan menggunakan gerobak sepeda yang di cat warna merah muda. 4) Spesifikasi produk, membuat produk obat batuk yang membuat tidak men 5) untuk khusus untuk pekerja.44 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  50. 50. BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) Strategi pemasaran lain yang dapat dilakukan oleh adalah BauranPemasaran.A. Pengertian Marketing mix adalah istilah yang dipakai untuk menjelaskan kombinasi empat besar pembentuk inti sistem pemasaran sebuah organisasi. Keempat unsur tersebut adalah penawaran produk/jasa, harga, kegiatan promosi, dan sistem distribusi. 1. Product (Produk) adalah segara sesuatu yang ditawarkan kepada masyarakat untuk dilihat, dipegang, dibeli atau dikonsumsi. Produk terdiri dari variasi produk, kualitas, desain, merk, pengemasan, ukuran, jaminan dan system pengembalian . 2. Price (harga), yaitu sejumlah uang yang konsumen bayar untuk membeli produk, harga termasuk harga akhir, diskon, harga kredit dan harga retail. 3. Place (tempat), yaitu berbagai kegiatan kelompok usaha untuk membuat produk yang dihasilkan/dijual terjangkau dan tersedia bagi pasar. Tempat ini termasuk di dalamnya saluran distribusi produk. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih saluran distribusi, yaitu: - Sifat pasar dan lokasi pembeliPengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 45
  51. 51. - Pedagang-pedagang perantara - Pengendalian persediaan, yaitu menentukan jumlah persediaan produk - Jaringan pengangkutan 4. Promotion (promosi), yaitu berbagai kegiatan perusahaan untuk menginformasikan dan memperkenalkan produk pada pasar. Promosi meliputi kegiatan periklanan, penjualan pribadi, promosi penjualan, penjualan langsung. - Periklanan merupakan alat utama bagi kelompok usaha untuk mempengaruhi konsumennya. Periklanan ini dapat dilakukan oleh pengusaha lewat surat kabar, radio, majalah, bioskop, televisi, ataupun dalam bentuk poster-poster yang dipasang dipinggir jalan atau tempat-tempat yang strategis. - Penjualan pribadi, merupakan kegiatan kelompok usaha untuk melakukan kontak langsung dengan calon konsumennya. Dengan kontak langsung ini diharapkan akan terjadi hubungan atau interaksi yang positif antara kelompok46 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  52. 52. usaha dengan calon konsumennya itu. Yang termasuk dalam penjualan pribadi adalah: penjualan dari pintu ke pintu, penjualan lewat telepon dan penjualan langsung. - Promosi penjualan merupakan kegiatan kelompok usaha untuk menjajakan produk melalui cara penempatan dan pengaturan tertentu pada saat proses pemasaran dengan harapan produk tersebut akan menarik perhatian konsumenB. Strategi Bersaing Strategi merupakan suatu cara untuk mencapainya tujuannya. Strategi bersaing bergantung pada besar dan posisi kelompok usaha dalam pasar. Kelompok usaha yang telah berkembang besar dapat menerapkan strategi bersaing yang tidak bisa dilakukan oleh kelompok usaha yang baru berkembang atau dirintis. Ada empat kelompok usaha berdasarkan besarnya usaha, yaitu: 1. Market leader menguasai 40% pasar 2. Market challenger menguasai 30% pasar 3. Market follower menguasai 20% pasar 4. Market nicher menguasai 10% pasar Berikut penjelasan masing-masing strategi bersaing yang dapat dilakukan oleh kelompok usaha berdasarkan besar usaha. 1. Market leader, kelompok usaha seperti ini memegang peranan terbesar dalam pasar.Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 47
  53. 53. Kelompok-kelompok usaha lainnya mengikuti tindakan- tindakan kelompok usaha dalam perubahan harga, produk baru, saluran distribusi, dan intensitas promosi. Kelompok usaha seperti ini menjadi pusat dari kelompok-kelompok usaha. Ke- lompok usaha ini memiliki strategi di antaranya: a. Mengembangkan pasar secara keseluruhan dengan cara: - Mencari konsumen baru melalui perluasan lokasi ge- ografis; - Mencari dan mengenalkan kegunaan baru suatu produk; - Meyakinkan konsumen untuk menggunakan produk lebih banyak pada setiap kesempatan. b. Melindungi bagian-bagian yang telah dikuasai dan mem- perkuat pasar; c. Meningkatkan bagian pasar dengan meningkatkan jumlah konsumen. 2. Market Challanger, kelompok usaha ini memiliki ukuran usaha lebih kecil di bandingkan dengen leader market. Kelompok usaha ini memiliki strategi untuk menyerang market leader dan kelompok-kelompok usaha lainnya dalam usahanya merebut bagian pasar. Strategi yang dapat digunakan oleh market challenger di antaranya: a. Menetapkan sasaran strategi lawan, langkah pertama adalah menetapkan sasaran dan memilih pesaing (kelompok usaha lainnya)48 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  54. 54. b. Memilih strategi penyerangan, berikut strategi penyerangan yang dapat dipilih: - Serangan frontal dilakukan mengerahkan seluruh kekuatan untuk berhadapan dengan pesaing (kelompok usaha lainnya). Penyerang menandingi produk, iklan, harga dari pesaingnya. - Serangan melambung, kelompok usaha menyerang kelemahan dari pesaingnya (kelompok usaha lainnya) dengan cara menyerang daerah-daerah pemasaran dimana pesaing (kelompok usaha lainnya) tidak menanganinya dengan baik. - Serangan mengepung, merupakan usaha menembus daerah pemasaran pesaing (kelompok usaha lainnya) dengan cara memasarkan segala apa yang dipasarkan oleh pesaing (kelompok usaha lainnya) dan melebihi apa yang dimiliki oleh pesaing (kelompok usaha lainnya) sehingga konsumen tidak mungkin menolak produk yang ditawarkan. - Serangan lintas, dilakukan secara tidak langsung serta menjauhkan diri dari gerakan yang mengarah kepemasaran pesaing (kelompok usaha lainnya). Contohnya. Menciptakan produk yang lebih baik, dan memperluas pasar. - Serangan gerilya, dilakukan oleh kelompok-kelompok usaha yang kekurangan modal dengan cara menyerang pada berbagai wilayah lawan dengan serangan kecil yang tiba-tiba dan terputus-putus. Serangan ini bertujuanPengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 49
  55. 55. untuk menganggu konsentrasi lawan. Contoh dari tindakan di antaranya 3. Market Follower, kelompok usaha ini lebih suka menawarkan hal-hal serupa dengen meniru produk lainnya. Missal dengan cara mengikuti cara pemasaran produk dari pesaingnya (kelompok usaha lainnya). 4. Market Nicher, kelompok usaha ini mencoba masuk ke celah pasar yang aman dan menguntungkan yang terlewatkan oleh kelompok usaha yang lebih besar.C. Bagaimana Cara Memenangkan Persaingan? Mempertahankan: 1. Kualitas interaksi antara konsumen dengan lembaga usaha 2. Perbedaan Produk yang dipasarkan 3. Kualitas produk yang dipasarkan. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk unggul dengan pesaing (kelompok usaha lainnya), di antaranya: 1. Harga rendah, keunggulan biaya secara keseluruhan dengan cara memproduksi barang standar pada biaya per unit termasuk di dalamnya biaya distribusi yang sangat rendah untuk konsumen yang memperhatikan harga barang. 2. Diferensiasi bertujuan untuk memproduksi produk yang dianggap unik yang ditujukan untuk konsumen yang tidak memperhatikan harga. Biasanya produk tidak memperhatikan biaya produksi namun memperhatikan kualitas produk sehing- ga berdampak harga lebih mahal.50 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  56. 56. 3. Focus dengan memproduksi produk yang dapat memenuhi kebutuhan kelompok kecil konsumen. Lembaga usaha memfokuskan diri pada satu atau lebih bagian pasar yang sempit daripada mengejar pasar yang lebih besar. Keterbatasan kelompok usaha dalam mencapai strategi dapat menjadi hambatan untuk perkembangan kelompok usaha. Berikut beberapa cara untuk mencapai strategi. 1. Bekerjasama antara dua kelompok usaha untuk memanfaatkan peluang. 2. Menggabungkan dua atau lebih kelompok usaha dengan membentuk kelompok usaha baru dengan memproduksi produk yang lebih menguntungkan.D. Merencanakan Pemasaran Perencanaan adalah proses menentukan bagaimana kelompok usaha dapat mencapai tujuannya. Langkah-langkah merencanakan pemasaran 1. Menetapkan situasi usaha. Menguraikan bagaimana produk dikembangkan dan alasan mengembangkan produk, serta informasi kondisi pasar; 2. Menetapkan segmentasi pasar (bagian pasar). Menguraikan bagian pasar mana yang akan menjadi sasaran pemasaran apakaj sebagian atau seluruh segmen pasar; 3. Menetapkan kekuatan dan kelemahan. Menguraikan kekuatan dan kelemahan produk maupun lingkungan (internal dan eksternal).Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 51
  57. 57. Kekuatan dan kelemahan dari lingkungan eksternal yang perlu dianalisis meliputi perekonomian, kebudayaan, teknologi, permintaan, hukum, bahan mentah, dan persaingan. Kekuatan dan kelemahan dari lingkungan internal yang perlu dianalisis di antaranya sumber daya financial, pemasok, sasaran dan tujuan dan manajemen. 4. Menetapkan Tujuan dan Sasaran, menguraikan siapa sasaran pasar, jumlah distributor, harga, dan cara promosi; 5. Menetapkan strategi pemasaran dan usaha. Menguraikan bagaimana strategi yang diambil oleh lembaga usaha untuk mencapai tujuan. Missal: lembaga usaha akan meningkatkan penjualan produk hingga 10% dengan cara: a) menurunkan harga sebesar 10%, b) menghadiri pameran perdagangan, c) penjualan dari pintu ke pintu. 6. Menetapkan pelaksanaan pemasaran. Menguraikan siapa yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pemasaran, sehingga jelas yang akan mengatur jadwal pemasaran dan tindakan-tindakan yang akan diambil pada saat pemasaran. 7. Menetapkan penganggaran. Menguraikan kebutuhan biaya yang akan digunakan pada saat pemasaran. 8. Menetapkan pemantauan kemajuan usaha pemasaran. Mengu- raikan kemajuan usaha pemasaran yang dilihat dari data penjualan menurut produk, dan tempat penjualan. Hasil pemantauan kemajuan usaha tersebut dapat digunakan untuk merencanakan bagaimana strategi pemasaran selanjutnya.52 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran
  58. 58. Mengapa rencana pemasaran mengalami kegagalan? 1. Kurangnya rincian tujuan dan sasaran 2. Kurangnya analisas lingkungan internal maupun eksternal 3. Perubahan persaingan yang tidak diantisipasi, kekurangan produk karena tingginya permintaan. Pemasaran yang sukses memperhatikan: 1. Mencari tahu apa yang diperlukan oleh konsumen 2. Mengembangkan produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen 3. Menjual produk di lokasi dimana konsumen dengan mudah dapat memperoleh produk tersebut 4. Menetapkan harga sehingga konsumen mau membayar produk tersebut. Menginformasikan dan menarik konsumen untuk membeli produk serta memberikan pelayanan yang baik.Pengembangan Sikap Wirausaha Melalui Pembelajaran Langkah Merintis Usaha 53
  59. 59. DAFTAR PUSTAKAGaleri UKM-Centra UKM, 2010. Membangun Strategi Pemasaran Usaha kecil.Kotler, P. 1993. Manajemen Pemasaran. Penerjemah: Jaka Wasana. Penerbit Erlangga, Jakarta.Porter M.E., 1985. Competitive Advantage. Creating and Sustaining Superior Performance. The Free Press. A Division of Macmillan Inc. New York.Riana, Fitria Dina dan Nur Baladina. Modul Perkuliahan: Teori Pemasaran, Aspek Pasar dan Strategi Pemasaran Perusahaan Agribisnis. Surabaya: Fakultas Pertanian Univerista Brawijaya.Roni, Kastaman. 2000. Pengantar Ekonomi Teknik. Modul Tutorial. Jurusan Teknologi Pertanian. Fakultas Pertanian. Universitas Padjadjaran. Bandung.Shahyunan. 2004. Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Volume Penjualan. Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.54 Mengidentifikasi Produk, Pasar, dan Cara Pemasaran

×