Kendala dan prospek pemasaran produk pangan di indonesia

  • 4,431 views
Uploaded on

 

More in: Business
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
4,431
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
51
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Kelompok 61. Nike Susanti H08110582. Rahma Rizky W H0811071
  • 2. Kendala dan Prospek Pemasaran Produk Pangan di Indonesia
  • 3. Mengembangkan usaha dalam bidang pangan,baik berupa produk mentah, bahan setengahjadi maupun produk jadi merupakan kegiatanyang memiliki prospek sangat baik. Hal inidisebabkan oleh karena selama manusia hidupakan selalu memerlukan pangan untukkebutuhan fisiknya. Jadi usaha dalam bidangpangan orientasinya bisa seumur hidup.
  • 4. 1. Kesinambungan produksi Salah satu penyebab timbulnya berbagai masalah pemasaran hasil petanian berhubungan dengan sifat dan ciri khas produk pertanian, yaitu: Pertama, volume produksi yang kecil karena diusahakan dengan skala usaha kecil (small scale farming).
  • 5. Kedua, produksi bersifat musiman sehingga hanyatersedia pada waktu-waktu tertentu.Ketiga, lokasi usaha tani yang terpencar-pencarsehingga menyulitkan dalam proses pengumpulanproduksi.Keempat, sifat produk pangan yang mudah rusak,berat dan memerlukan banyak tempat.
  • 6. 2. Kurang memadainya pasarKurang memadainya pasar yang dimaksudberhubungan dengan cara penetapan harga danpembayaran. Ada tiga cara penetapan harga jualproduk pangan yaitu:a. Sesuai dengan harga yang berlakub. Tawar-menawarc. Borongan
  • 7. 3. Panjangnya saluran pemasaranPanjangnya saluran pemasaran menyebabkanbesarnya biaya yang dikeluarkan serta ada bagian yang dikeluarkan sebagai keuntungan pedagang.
  • 8. 4. Rendahnya kemampuan tawar-menawarKemampuan petani dalam penawaran produk yangdihasilkan masih terbatas karena keterbatasan modalyang dimiliki, sehingga ada kecenderungan produk-produk yang dihasilkan dijual dengan harga yangrendah. Keterbatasan modal tersebut berhubungan dengan:Pertama, sikap mental petani yang suka mendapatkanpinjaman kepada tengkulak dan pedagang perantara.Kedua, fasilitas perkreditan yang disediakan pemerintahbelum dapat dimanfaatkan secara optimal.
  • 9. 5. Berfluktuasinya hargaHarga produksi hasil pangan yang selalu berfluktuasitergantung dari perubahan yang terjadi pada permintaandan penawaran. Naik turunnya harga dapat terjadi dalamjangka pendek yaitu per bulan, per minggu bahkan perhari atau dapat pula terjadi dalam jangka panjang.Pada saat musimproduk melimpah harga rendah, sebaliknya pada saattidak musim harga meningkat drastis.
  • 10. 6. Kurang tersedianya informasi pasarInformasi pasar merupakan faktor yangmenentukan apa yang diproduksi, di mana,mengapa, bagaimana dan untuk siapa produk dijualdengan keuntungan terbaik. Oleh sebab ituinformasi pasar yang tepat dapat mengurangi resikousaha sehingga pedagang dapat beroperasi denganmargin pemasaran yang rendah dan memberikankeuntungan bagi pedagang itu sendiri, produsendan konsumen.
  • 11. 7. Kurang jelasnya jaringan pemasaranProdusen dan/atau pedagang dari daerah sulit untukmenembus jaringan pemasaran yang ada di daerahlain karena pihak-pihak yang terlibat dalam jaringanpemasaran tersebut dan tempat kegiatanberlangsung tidak diketahui. Di samping itu, tidakdiketahui pula aturan-aturan yang berlaku dalamsistem tersebut. Hal ini menyebabkan produksi yangdihasilkan mengalami hambatan dalam hal perluasanjaringan pemasaran.
  • 12. 8. Rendahnya kualitas produksiRendahnya kualitas produk yang dihasilkan karenapenanganan yang dilakukan belum intensif. Masalahmutu ini timbul karena penanganan kegiatan mulaidari prapanen sampai dengan panen yang belumdilakukan dengan baik. Masalah mutu produk yangdihasilkan juga ditentukan pada kegiatanpascapanen, seperti melalui standarisasi dangrading.
  • 13. 9. Rendahnya kualitas sumberdaya manusia Mutu sumberdaya manusia, khususnya di daerah pedesaan masih sangat rendah. Rendahnya kualitas sumberdaya manusia ini tidak pula didukung oleh fasilitas pelatihan yang memadai, sehingga penanganan produk masih belum baik. Selain itu,pembinaan petani selama ini lebih banyak kepada praktek budidaya dan belum mengarah kepada praktek pemasaran. Hal ini menyebabkan pengetahuan petani tentang pemasaran masih kurang.
  • 14. Kendala Pemasaran Produk Pangan Olahan 1. Produk tidak tahan lama 2. Selera konsumen yang tidak menentu 3. Proses pengolahan memakan banyak biaya 4. Biaya pengangkutan menjadi lebih mahal daripada produk mentah
  • 15. PROSPEK PEMASARAN PRODUK PANGANProspek pemasaran produk pangan di Indonesia sangatbaik. Faktor utamanya karena jumlah penduduk yangterus meningkat. Penduduk yang terus bertambah tentumenyebabkan permintaan terhadap produk pangansemakin tinggi.Pada dasarnya, prinsip prospek produk pangan samadengan prinsip prospek produk pertanian. Selamamasih ada manusia di bumi, pangan akan terusdibutuhkan.
  • 16. Seperti yang kita ketahui, lahan pertanian di belahan duniamanapun semakin sempit. Penyebabnya tak lain tak bukankarena lonjakan jumlah penduduk yang tajam. Tentunyapenduduk-penduduk itu membutuhkan lahan untuk tempattinggal sehingga mengubah lahan pertanian menjadi tempatkediaman.Selain itu, lahan pertanian juga banyak diubah menjadi kawasanindustri. Hal ini tentu semakin mempersempit lahan penghasilpangan. Sudah menjadi hukum dalam perekonomian, jika suatubarang mengalami kelangkaan, maka harga barang itu akanmenjadi mahal. Dari hukum ini, kita bisa melihat prospekkeuntungan yang sangat besar dari produk pangan.
  • 17. Prospek produk pangan olahan sendiri juga bagus.Semakin lama, kesibukan orang-orang makinbertambah dan orang-orang enggan untukmembuat makanan sendiri. Di sinilah celah bisnisdapat dimanfaatkan seefisien mungkin. Jika pintarmemanfatkan, celah ini bisa mendatangkankeuntungan yang berlipat.
  • 18. Daftar Pustaka• Sofyadi, Edi. 2011. Aspek Budidaya, Prospek, Kendala, dan Solusi Pengembangan Sorgum di Indonesia. http://www.edysof.wordpress.com• Sugiarto. 2011. Kendala Pemasaran Produk Pangan. http://www.sugiarto.blogspot.com• Anonim. 2009. Potensi, Kendala dan Peluang Pengembangan Agroindustri Berbasis Pangan. http://www.wikipedia.org