• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Media Pembelajaran
 

Media Pembelajaran

on

  • 7,611 views

 

Statistics

Views

Total Views
7,611
Views on SlideShare
7,611
Embed Views
0

Actions

Likes
4
Downloads
235
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Media Pembelajaran Media Pembelajaran Document Transcript

    • TUGAS KOMPUTER dan MEDIA PEMBELAJARAN Mengenai MEDIA PEMBELAJARAN(digunakan untuk memenuhi tugas mata kuliah Komuter dan Media Pembelajaran yang dibimbing oleh Dosen Pengampu Bapak Mamat Surachmat, M.Pd) TUGAS INDIVIDU DISUSUN OLEH : * NUR’ AINI RAHMADANI (100641867) SEMESRTER V KELAS : B-15-W FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN PENDIDKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH CIREBON Kampus II UMC Jl.Fatahillah, Watubelah Kabupaten Cirebon
    • KATA PENGANTAR Alhamdulillahirobil „alamin puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWTyang telah melimpahkan rahmat-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah kamiyang membahas tentang Media Pembalajaran. Makalah ini bertujuan untuk memenuhi salahsatu tugas mata kuliah Komputer dan Media Pembelajaran, Universitas MuhammadiyahCirebon (UMC). Dan tak lupa shalawat dan salam kami limpahkan kepada junjungan NabiMuhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan pengikutnya sampai akhir zaman. Dalam penyusunan laporan ini penulis menyadari banyak kekurangan dan jauh darikesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang sifatnya membangun kami harapkan. Dengan segala kerendahan hati, penulis menyampaikan terima kasih atas bantuan dankerja sama kepada: 1. Bapak Mamat Surachmat, M.Pd selaku dosen pembimbing mata kuliah Komputer dan Media Pembelajaran. 2. Semua pihak yang telah membantu kami dalam penyelesaian laporan ini. Semoga segala bantuan, dorongan, serta budi baik semua pihak mendapat balasan dariAllah SWT. Akhirnya kami berharap semoga makalah ini bermanfaat. Amin. Cirebon, Oktober 2012 Penulis
    • DAFTAR ISIKATA PENGANTAR…………………………………………………………………….. iDAFTAR ISI………………………………………………………………………………. iiBAB I PENDAHULUAN……………………………........................................... 1BAB II PEMBAHASAN…………………………………………………………. 2 MEDIA PEMBELAJARAN II.I Pengertian Media Pembelajaran………………………………………. 2 II.II Macam-Macam Media Pembelajaran Karakteristiknya………………. 2 II.III Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran…………………………… 7 II. IV Pemilihan dan Pemanfaatan Media…………………………………. 9 II.V Jenis Media Pembelajaran…………………………………………….. 10 II.VI Tujuan Menggunakan Media Pembelajaran…………………………. 10 II.VII Kelebihan dan Kekurangan Media Pembelajaran…………………. 11BAB III PENUTUP KESIMPULAN…………………………………………………………….. 13DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………… 14
    • BAB I PENDAHULUAN Pembelajaran adalah suatu kegiatan yang bernilai edukatif. Nilai edukatif mewarnaiinteraksi yang terjadi antara guru dan anak didik. Interaksi yang bernilai edukatif dikarenakankegiatan pembelajaran yang dilakukan diarahkan untuk mencapaitujuan tertentu yang telahdirumuskan sebelum pengajaran dilakukan. Guru dengan sadar melakukan kegiatanpengajarannya secara sistematis dengan memanfaatkan segala sesuatunya guna kepentinganpengajaran. Harapan yang tidak pernah sirna dan selalu guru tuntut adalah bagaimana bahanpelajaran yang disampaikan guru dapat dikuasai anak didik secaratuntas. Ini merupakanmasalah yang cukupsulit yang dirasakan oleh guru. Kesulitan itu dikarenakan anak didikbukan hanya sebagai individu dengansegala keunikannya, tetapi mereka juga sebagaimakhluk social dengan latar belakang yang berbeda. Paling sedikit ada tiga aspek yangmembedakan anak didik satu dengan yang lainnya, yaitu aspek intelektual, psikologis, danbiologis. Ketiga aspek tersebut diakui sebagai akar permasalahan yang melahirkanbervariasinya sikap dan tingkah lakuanakdidik disekolah. Halitu pula yang menjadikan berattugas guru dalam menglola kelas dengan baik. Keluhan-keluhan guru sering terlontar hanyakarena masalah sukarnya mengelola kelas. Akibat kegagalan guru mengelola kelas,tujanpengajaran pun sukar untuk dicapai. Hal ini kiranya tidak perllu terjadi, karena usaha yangdapat dilakukanmasih terbuka lebar. Salah satu caranya adalah dengan meminimalkanjumlahanak didik di kelas. Meaplakasikan beberapa prinsip pengelolaan kelas. Kelasadalah upayalain yang tidak bisa diabaikkan begitu saja. Pendekatan terpilih mutlak dilakukan gunamendukung pengelolaan kelas. Disamping itu juga, perlu memanfatkan beberapa mediapendidikan yang telah ada dan mengupayakan pengadaan media pendidikan baru demiterwujudnya tujuan bersama
    • BAB II PEMBAHASANII.I Pengertian Media Pembelajaran Kata media berasal dari bahasa Latin medius yang secara harfiah berarti tengah,perantara, atau pengantar. Association of Education and Communication Technology(AECT) (1986: 43) memberikan definisi media sebagai sistem transmisi (bahan danperalatan) yang tersedia untuk menyampaikan pesan tertentu. Pendapat lain mengemukakanbahwa media adalah suatu sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari seorangkomunikator kepada komunikan (Suranto, 2005: 18). Sedangkan Trini Prastati (2005: 3)memberi makna media sebagai apa saja yang dapat menyalurkan informasi dari sumberinformasi ke penerima informasi. Heinich dan kawan-kawan (1996: 8) mengartikan media sebagai perantara yangmengantar informasi dari sumber kepada penerima. Dengan demikian televisi, film, foto,radio, rekaman audio, gambar yang diproyeksikan, bahan-bahan cetakan, dan sejenisnyaadalah tergolong media. Apabila media tersebut membawa pesan-pesan atau informasi yangmengandung maksud dan tujuan pengajaran maka media itu disebut media pembelajaran. Secara lebih khusus Briggs dalam Trini Prastati (2005: 4) mengatakan media sebagaisarana fisik untuk menyampaikan isi atau materi pembelajaran. Sarana fisik tersebut dapatberupa buku, tape rekorder, kaset, kamera video, film, slide, foto, gambar, grafik, televisi,dan komputer. Sependapat dengan pendapat di atas, Wang Qiyun & Cheung Wing Sum(2003: 217), menyatakan bahwa dalam konteks pendidikan, media biasa disebut sebagaifasilitas pembelajaran yang membawa pesan kepada pembelajar. Media dapat dikatakan pulasebagai bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audio visual dan peralatannya,sehingga media dapat dimanipulasi, dilihat, dibaca, dan didengar. Dengan demikian media pembelajaran dapat dikatakan sebagai alat-alat grafis,photografis, atau elektronis, yang dapat digunakan untuk menangkap, memproses, danmenyusun kembali informasi visual atau verbal. Media merupakan komponen sumber belajaratau wahana fisik yang mengandung materi instruksional di lingkungan siswa yang dapatmerangsang siswa untuk belajar.II.II Macam-Macam Media Pembelajaran Karakteristiknya Media pembelajaran merupakan komponen intruksional yang melliputi pesan, orang,dan peralatan. Menurut syaifulbahri djamarah dan aswan zain,media merupakan wahanapenyalur informasi belajar atau informasi pesan. Dalam perkembangannya mediapembelajaran mengikuti perkembangan teknologi. Berdasarkan perkembangan teknologitersebut, media pembelajaran dikelompokkan kedalam empat kelompok yaitu:
    • 1. Media Hasil teknologi Teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, sepertibuku dan materi visual statis terutama melalui prosespercetakan mekanisatau photografis.Kelompok media hasil teknologi cetak antara lain: teks, grafik, foto atau representasifotografik.karakteristik media hasil cetak:  Teks dibaca secara linear  Menampilkan komonikasi secarasatu arah dan reseptif  Ditampilkan secara statis atau diam  Pengembangannya sangat tergantung kepada prinsip-prinsip pembahasan  Berorientasi atau berpusat pada siswa. Pendekatan yang berorientasi pada siswa adalah pendekatan dalam belajar yangditekankan pada ciri-ciri dan kebutuhan siswa secara individual. Sedang lembaga pendidikandan para pengajar berfungsi dan berperan sebagai penunjang saja. Sistem pendekatan yangberorientasi pada siswa ini didesainsedemikian rupa. Sehingga siswa dapat belajardengansistem yang luwes yang diarahkan agar siswa dapat membenntuk gaya belajarnyamasingmasing. Dalam hal ini guru dan lembaga berperan sebagai penunjang, fasilitator dansemangat pada siswa yang sedangbelajar.  Informasi dapat diatur atau ditata ulang oleh pemakai 2. Media hasil teknologi audio-visual Teknologi audi-visual cara menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesinmekanis dan elektronis untuk menyajikan pesan-pesan audio-visualpenyajian pengajaran secara audio-visual jelas bercirikan pemakaian perangkat keras selamaproses pembelajaran, seperti , mesin proyektor film, tape rekorder, proyektor visual yanglebar.Karakteristik:  Bersifat linear  Menyajikan visual yang dinamis  Digunakan dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya oleh perancang  Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau abstrak  Dikembangkan menurut prinsip psikologis behafiorisme dan kognitif  Berorientasi pada guru Pendekatan yang berorientasi pada guru atau lembaga adalah sistem pendidikan yangkonfensional dimana hampir seluruh kegiatan pembelajaran dikendalikan penuh oleh paraguru dan staf lembaga penndidikan. Dalam sistemini guru mengkomunikasikanpengethuannya kepada siswa dalam bentuk pokok bahasan dalam beberapa macam bentuksilabus. Biasanya pembalajaran berlangsung dan selesai dalam jangka waktu tertentu.Sedangkan metode mengajar yang dipakai tidak beragam bentuknya, biasanya menggunakanmetode ceramah dengan pertemuan tatap muka (face to face)
    • 3. Media hasil teknologi yang berdasarkan computer teknologi berbasis computer merupakan cara menghasilka atau menyampaikanmateri dengan menggunakan sumber-suber yang berbasis micro-prosesor. Berbagai aplikasi teknologi berbasiskomputer dalampembelajaran ummumnyadikenalsebagai computer assisted instruction. Aplikasi tersebut apabila dilihat dari carapenyajiandan tujuan yang ingin dicapai melipiti tutorial,penyajian materi secara bertahap,drills end practice latihan untuk membantu siswa menguasai materi yang telah dipelajarisebelumnya, permainan dan simulasi(latihanuntukmengaplikaskan pengetahian danketerampiln yangbaru dipelajari dari, dan basis data(sumber yang dapat membantu siswamenambahh informasi dan penegtahuan sesuai dengan keinginan masing-masing)Karakteristik media hasil teknologi yang berdasarkan computer:  Dapat digunakan secara acak, non-sekuensial atau secara linear  Dapat digunakan sesuai keinginan siswa atau perancang  gagasan disajikan dalam gaya abstrak dengan simbol dan grafik  Prinsip-prinsip ilmu kognitif untuk mengembangkan media ini  Beroriatasi pada siswa dan melibatkan interaktifitas siswa yang tinggi 4. Media hasil gabungan tenologi cetak dan teknologi computer Teknologi gabungan adalah cara unntukmenghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan komputer. Komputer yang memiliki kemampuan yang hebat seperti jumlah random aksesmemori yang besar, hard disk yang besar, dan monitor yang beresolusi tinggi ditambahdengan pararel(alat-alat tambahan), seperti: vidio disk player, perangkat keras untukbergabung dalam suatu jaringan dan sistem audio.  Dapat digunkan secara acak, sekuensial, linear  Dapat digunakan sesuai keinginan siswa, bukan saja dengan direncanakan dan diinginkan oleh perancangnya  Gagasan disajikan secara realistik sesuai dengan pengalaman siswa, menurut apa yang relefan dengan siswa dan dibawah pengendalian siswa  Prinsip ilmu kognitif dan konstruktifisme ditetapkan dalampengembangan dan penggunaanpelajaran  Pembelajaran ditata dan terpusat pada lingkup kognitif sehingga pengetahuan dikuasai jika pengetahuan itu digunakan  Bahan-bahan pelajaran melibatkan interaktif siswa  Bahan-bahan pelajaran memadukan kata dan visual dari berbagai sumber
    • Selain pembagian itu ada lagi pembagian media pembelajaran menurut jenis, dayaliput, dan bahannya. a. Dilihat dari jenisnya, media terbagi menjadi:  Media auditif Media yang hanyamengandalkan suara saja seperi radio,kaset rekoorder, peringanhitam.media ini tidak cocok untuk orang tuli atau mempunyai kelainan pendengaran  Media visual Media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Media ini ada yangmenampilkan gambar diam seperti film strip, slides, foto, gambar atau lukisan, dan cetakan.Ada pula yang menampilkan gambar atau simbol yang bergerak seperti film bisu, dan filmkartun.  Media audio visual Media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyakemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua.Media ini dibagi dalam: a) Audio visual murni yaitu baik unsur suara maupun unsur gambar derasal dari satu sumberseperti video kaset b) Audio visual tidak murni yaitu unsur suara dan unsur gambarnya berasal dari sumber yang berbeda. Misalnya filmbingkai suara yang unsur gambarnya berasal dari slides proyektor dan unsur suaranya berasal dari tape recorder. b. Dilihat dari daya liputnya, media terbagi menjadi:  media dengan daya liput luas dan serentak Penggunaan media ini tidak terbatas oleh tempat dan ruang serta dapatmenjangkaujumlah anak didik yang banyak dalam waktu yang sama.seperti radio dan televisiserta internet  Media dengan daya liput terbatas oleh ruang dan tempat media ini dalam penggunaannya membutuhkan ruang dan tempat yang khusus seperti film sound slides film rangkai, yang harus menggunakan empat tertutup dan gelap.  Media untuk pembelajaran invidual Media ini penggunaannya hanya untuk seorang diri.termasuk media ini adalh modulberprogram dan pengajaran melalui komputer.
    • c. Dilihat dari bahan-bahannya, media terbagi menjadi:  Media sederhana Media ini bahan dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara pembuatannyamudah, danpenggunaannya tidak sulit.  Media kompleks Media ini adalah media yang bahan dasarnya kompleks sulit didapat serta mahal harganya,sulit membuatnya, dan penggunaanya memerlukan keterampilan yang memadai. Media pembelajaran berkembang dari waktu ke waktu, seiring dengan perkembanganteknologi. Beberapa ahli menggolongkan macam-macam media pembelajaran dari sudutpandang yang berbeda. Bretz membagi media menjadi tiga macam yaitu media yang dapat didengar (audio),media yang dapat dilihat (video), dan media yang dapat bergerak. Media visualdikelompokkan lagi menjadi tiga yaitu gambar visual, garis (grafis), dan simbol verbal.Selain menggolongkan media menjadi tiga macam di atas, Bretz juga membagi mediamenjadi media transmisi dan media rekaman (Trini Prastati, 2005: 9-10). Schramm (1977: 21) membedakan media menurut jumlah audiens yang dilayaninyamenjadi: massal, klasikal, dan individual. Yang termasuk media untuk massal antara laintelevisi, radio, dan internet. Media untuk klasikal adalah OHP, papan tulis, slide, videotape,poster, foto, dan lain-lain. Sedangkan media yang bersifat individual dapat berupa hand out,telepon, dan Computer Assisted Instruction (CAI). Heinich (1996: 8) menjabarkan media pembelajaran dalam bukunyameliputi: nonprojected media, projected media, audiomedia, motionmedia, computermediated instruction, computer based multimedia and hypermedia, media radio andtelevision. Nonprojectedmedia berupa photographs, diagrams,displays, dan models.Projectedmedia terdiri dari slides, filmstrips, overheadtransparencies,dan computer projection. Audiomedia berupa cassettes dan compact discs,sedangkan motionmedia berupa video dan film. Azhar Arsyad (2007: 29) mengelompokkan meda pembelajaran menjadiempat kelompok, yaitu media hasil teknologi cetak, media hasil teknologi audio visual, mediahasil teknologi komputer, dan media hasil gabungan teknologi cetak dan komputer. Sementara Seels & Glasgow (1990: 181-183) membagi media berdasarkanperkembangan terknologi, yaitu media dengan teknologi tradisional danmedia denganteknologi mutakhir. Media dengan teknologi tradisional meliputi: (a) visual diam yangdiproyeksikan berupa proyeksi opaque(tak tembus pandang),proyeksi overhead, slides, filmstrips; (b) visual yang tidak diproyeksikan berupa gambar,poster, foto, charts, grafik, diagram, pameran, papan info; (c) audio terdiri dari rekamanpiringan dan pita kaset; (d) penyajian multimedia dibedakan menjadi slide plus suara danmulti image; (e) visual dinamis yang diproyeksikan berupa film, televisi, video; (f) media
    • cetak seperti buku teks, modul, teks terprogram, workbook, majalah ilmiah, berkala, dan handout; (g) permainan diantaranya teka-teki, simulasi, permainan papan; (h) realita dapat berupamodel, specimen (contoh), manipulatif (peta, miniatur, boneka). Sedangkan media dengan teknologi mutakhir dibedakan menjadi: (a) media berbasistelekomunikasi diantaranya adalah telekonfrence dandistance learning; (b) media berbasismikroprosesor terdiri dari CAI(Computer Assisted Instruction), Games,Hypermedia, CD (Compact Disc), dan Pembelajaran Berbasis Web (Web Based Learning). Penggolongan media yang lebih aktual dikemukakan oleh Lee & Owen (2004: 55-56)dengan delapan tipe media pengiriman. Kedelapan media tersebut adalah instructor-led,computer-based, distance broadcast, web-based, performance support systems (PSS),dan electronic performance support systems (EPSS). Berdasarkan macam-macam media tersebut di atas, menunjukkan bahwa mediapembelajaran senantiasa mengalami perkembangan seiring kemajuan ilmu dan teknologi.Perkembangan media pembelajaran juga mengikuti tuntutan dan kebutuhan pembelajaran,sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.II.III Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran Ada dua fungsi utama media pembelajaran yang perlu kita ketahui. Fungsi pertamamedia adalah sebagai alat bantu pembelajaran, dan fungsi kedua adalah sebagai mediasumber belajar. Kedua fungsi utama tersebut dapat ditelaah dalam ulasan di bawah ini. a. Media pembelajaran sebagai alat bantu dalam pembelajaran Tentunya kita tahu bahwa setiap materi ajar memiliki tingkat kesukaran yangbervariasi. Pada satu sisi ada materi ajar yang tidak memerlukan alat bantu, tetapi di lainpihak ada materi ajar yang sangat memerlukan alat bantu berupa media pembelajaran. Mediapembelajaran yang dimaksud antara lain berupa globe, grafik, gambar, dan sebagainya.Materi ajar dengan tingkat kesukaran yang tinggi tentu sukar dipahami oleh siswa. Tanpabantuan media, maka materi ajar menjadi sukar dicerna dan dipahami oleh setiap siswa. Halini akan semakin terasa apabila materi ajar tersebut abstrak dan rumit/kompleks.Sebagai alat bantu, media mempunyai fungsi melicinkan jalan menuju tercapainya tujuanpembelajaran. Hal ini dilandasi keyakinan bahwa kegiatan pembelajaran dengan bantuanmedia mempertinggi kualitas kegiatan belajar siswa dalam tenggang waktu yang cukup lama.Itu berarti, kegiatan belajar siswa dengan bantuan media akan menghasilkan proses dan hasilbelajar yang lebih baik daripada tanpa bantuan media. b. Media pembelajaran sebagai sumber belajar Sekarang Anda menelaah media sebagai sumber belajar. Sumber belajar adalah segalasesuatu yang dapat dipergunakan sebagai tempat bahan pembelajaran untuk belajar pesertadidik tersebut berasal. Sumber belajar dapat dikelompokkan menjadi lima kategori, yaitumanusia, buku perpustakaan, media massa, alam lingkungan, dan media pendidikan. Mediapendidikan, sebagai salah satu sumber belajar, ikut membantu guru dalam memudahkantercapainya pemahaman materi ajar oleh siswa, serta dapat memperkaya wawasan siswa
    • Levie & Lents dalam Azhar Arsyad (2007: 16) mengemukakan empat fungsi mediapembelajaran, khususnya media visual, yaitu fungsi atensi, fungsi afektif, fungsi kognitif, danfungsi kompensatoris. Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatiansiswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yangditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran. Media gambar atau animasi yangdiproyeksikan melalui LCD (Liquid Crystal Display) dapat memfokuskan dan mengarahkanperhatian mereka kepada pelajaran yang akan mereka terima. Hal ini berpengaruh terhadappenguasaan materi pelajaran yang lebih baik oleh siswa. Fungsi afektif media visual dapat terlihat dari tingkat keterlibatan emosi dan sikapsiswa pada saat menyimak tayangan materi pelajaran yang disertai dengan visualisasi.Misalnya, tayangan video gambar simulasi kegiatan pengelolaan arsip, video penggunaanmesin-mesin kantor, dan sejenisnya. Fungsi kognitif media visual terlihat dari kajian-kajian ilmiah yang mengemukakanbahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami danmengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar. Sedangkan fungsikompensatoris dari media pembelajaran dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa media visualmembantu pemahaman dan ingatan isi materi bagi siswa yang lemah dalam membaca. Secara lebih khusus, Kemp & Dayton dalam (1985: 3-4) mengidentifikasi delapanmanfaat media dalam pembelajaran, yaitu: ”(1) penyampaian perkuliahan menjadi lebih baku, (2) pembelajaran cenderungmenjadi lebih menarik, (3) pembelajaran menjadi lebih interaktif, (4) lama waktupembelajaran dapat dikurangi, (5) kualitas hasil belajar siswa lebih meningkat, (6)pembelajaran dapat berlangsung di mana dan kapan saja, (7) sikap positif siswa terhadapmateri belajar dan proses belajar dapat ditingkatkan, (8) peran guru dapat berubah ke arahyang lebih positif.” Oleh karena banyaknya manfaat yang diperoleh dari pemanfaatan mediapembelajaran, maka guru sebagai sumber pembawa informasi bagi peserta didik hendaknyamenyadari akan pentingnya penggunaan media dalam pembelajaran. Mendukung pendapat di atas, Sudjana & Rivai (1992: 2), menyebutkan bahwa mediapembelajaran dalam proses belajar bermanfaat agar: ” a). Pembelajaran lebih menarik perhatian sehingga menumbuhkan motivasi belajarsiswa. b). Materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami oleh siswa. c). Metode mengajar menjadi lebih variatif sehingga dapat mengurangi kebosananbelajar. d). Siswa lebih aktif melakukan kegiatan belajar.”
    • Sedangkan Arif S. Sadiman, dkk. (2006: 17-18) menjelaskan kegunaan mediapembelajaran sebagai berikut: ” a). Memperjelas penyajian pesan. b). Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera. c). Mengatasi sikap pasif, sehingga peserta didik menjadi lebih semangat dan lebihmandiri dalam belajar. d). Memberikan rangsangan, pengalaman, dan persepsi yang sama terhadap materibelajar.“ Berdasarkan berbagai pendapat di atas, media pembelajaran sangat dirasakanmanfaatnya dalam proses belajar mengajar. Secara umum, media pembelajaran bermanfaatuntuk memperlancar interaksi dosen dan mahasiswa, dengan maksud membantu mahasiswabelajar secara optimalII. IV Pemilihan dan Pemanfaatan Media Pembelajaran yang baik memerlukan adanya perencanaan yang sistematis. Memilihmedia yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar juga memerlukan perencanaanyang baik agar pemanfaatannya bisa efektif. Pada kenyataanya di lapangan, pengajar seringmemilih dan menggunakan media tanpa ada perencanaan terlebih dahulu. Pemanfaatan mediasering hanya didasarkan pada kebiasaan dan ketersediaan alat, tanpa mempertimbangkanefektivitasnya. Heinich dan kawan-kawan mengembangkan model perencanaan penggunaan mediayang efektif dalam pembelajaran. Model itu disebut dengan istilah ASSURE (ASSUREmodels). Model ASSURE ini dikembangkan dengan enam langkah yang meliputi analisispeserta didik, menetapkan tujuan pembelajaran, memilih metode, media dan bahan,menggunakan media dan bahan, melibatkan peserta didik, serta evaluasi dan revisi (1996: 34-35). Berdasarkan model yang kembangkan oleh Heinich dan kawan-kawan tersebut makasebelum menggunakan media dalam pembelajaran guru seyogyanya melakukan analisispeserta didik untuk mengetahui kemampuan awal siswa dan tipe belajarnya. Selanjutnya gurumenetapkan tujuan pembelajaran yang berupa kemampuan yang harus dimiliki oleh pesertadidik setelah proses pembelajaran. Langkah selanjutnya adalah menentukan metode yangcocok, memilih format media yang sesuai dengan bahan yang akan diajarkan. Penggunaanmedia hendaknya mendorong keterlibatan peserta didik dalam aktivitas pembelajaran. ASSURE model yang dikembangkan oleh Heinich dkk tersebut dapat digunakan olehpara pengajar sebagai rujukan dalam menentukan langkah-langkah pemanfaatan mediapembelajaran. Dengan langkah-langkah yang terencana dan sistematis diharapkan dapatmeningkatkan kualitas pembelajaran.
    • Pemilihan media juga harus memperhatikan landasan teori belajar. Berdasarkan teoribelajar, terdapat beberapa kondisi dan prinsip psikologis yang perlu diperhatikan dalammemilih dan memanfaatkan media pembelajaran, yaitu prinsip motivasi, perbedaanindividual, tujuan pembelajaran, organisasi, persiapan sebelum belajar, emosi, partisipasi,umpan balik, penguatan, latihan dan pengulangan, serta penerapan (Azhar Arsyad, 2007: 72-74). Pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran yang tepat ber landaskan pada teoribelajar yang relevan akan berdampak positif terhadap keberhasilan proses belajar mengajar.II.V Jenis Media Pembelajaran Ada beberapa jenis media pembelajaran, diantaranya : 1. Media Visual : grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik 2. Media Audial : radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya 3. Projected still media : slide; over head projektor (OHP), in focus dan sejenisnya 4. Projected motion media : film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan sejenisnya. Pada hakikatnya bukan media pembelajaran itu sendiriyang menentukan hasil belajar. Ternyata keberhasilan menggunakan media pembelajarandalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar tergantung pada (1) isi pesan,(2) cara menjelaskan pesan, dan (3) karakteristik penerima pesan. Dengan demikian dalammemilih dan menggunakan media, perlu diperhatikan ketiga faktor tersebut. Apabila ketigafaktor tersebut mampu disampaikan dalam media pembelajaran tentunya akan memberikanhasil yang maksimal.II.VI Tujuan menggunakan media pembelajaran :Ada beberapa tujuan menggunakan media pembelajaran, diantaranya yaitu :- mempermudah proses belajar-mengajar- meningkatkan efisiensi belajar-mengajar- menjaga relevansi dengan tujuan belajar- membantu konsentrasi mahasiswa  Menurut Gagne : Komponen sumber belajar yang dapat merangsang siswa untuk belajar  Menurut Briggs : Wahana fisik yang mengandung materi instruksional  Menurut Schramm : Teknologi pembawa informasi atau pesan instruksional  Menurut Y. Miarso : Segala sesuatu yang dapat merangsang proses belajar siswa Tidak diragukan lagi bahwa semua media itu perlu dalam pembelajaran. Kalau sampaihari ini masih ada guru yang belum menggunakan media, itu hanya perlu satu hal yaituperubahan sikap. Dalam memilih media pembelajaran, perlu disesuaikan dengan kebutuhan,situasi dan kondisi masing-masing. Dengan perkataan lain, media yang terbaik adalah mediayang ada. Terserah kepada guru bagaimana ia dapat mengembangkannya secara tepat dilihatdari isi, penjelasan pesan dan karakteristik siswa untuk menentukan mediapembelajaran tersebut.
    • II.VII KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MEDIA PEMBELAJARAN Meskipun dalam penggunaannya jenis-jenis teknologi dan media sangat dibutuhkanguru dan siswa dalam membantu kegiatan pembelajaran, namun secar`umu terdapat beberapakelebihan dan kelemahan dalam penggunaannya. Diantara kelebihan atau kegunaan mediapembelajaran yaitu: 1. Memperjelas penyajian pesanagar tidak terlalu bersifat verbalistis( dalam bentuk kata-kata, tertulis atau lisan belaka) 2. Mengatasi perbatasan ruang, waktu dan daya indera, seperti:  Objek yang terlalu besar digantikan dengan realitas, gambar, filmbingkai, film atau model  Obyek yang kecil dibantu dengan proyektor micro, film bingkai, film atau gambar  Gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat dapat dibantu dengan tame lapse atau high speed photografi  Kejadian atau peristiwa yang terjadi masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film,video, film bingkai, foto maupun secara verbal  Obyek yang terlalu kompleks (mesin-mesin) dapat disajikan dengan model, diagram, dll  Konsep yang terlalu luas (gunung ber api, gempa bumi, iklim dll) dapat di visualkan dalam bentuk film,film bingkai, gambar,dll. 3. Dengan menggunakan media pendidikan secara tepat dan bervariasi sifat pasif anak didik dapat diatasi. Dalam hal ini media pembelajaran berguna untuk:  Menimbulkan kegairahan belajar  Memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan  Memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri sesuai kemampuan dan minat masing-masing. 4. Dengan sifat yang unik pada tiapsiswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa,maka guru akan mengalami kesulitan. Semuanya itu harus diatasi sendiri. Apalagi bila latar belakang guru dan siswa juga berbeda. Masalah ini juga bisa diatasi dengan media yang berbeda dengan kemempuan dalam:  Memberikan perangsang yang sama  Mempersamakan pengalaman  Menimbulkan persepsi yang sama. Ada beberapa kelemahan sehubungan dengan gerakan pengajaran visual anatar lainterlalu menekankan bahan-bahan visualnya sendiri dengan tidak menghirukan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan desain,pengembangan,produksi, evaluasi, danpengelolaan bahan-bahan visual. Disamping itu juga bahan visual dipandang sebagai alatbantu semata bagi guru dalam proses pembelajaran sehingga keterpaduan antara bahanpelajaran dan alat bantu tersebut diabaikan.
    • Kelemahan audio visual:terlalu menekankan pada penguasaan materi dari pada prosespengembangannya dan tetap memandang materi audio visual sebagai alat Bantu guru dalamproses pembelajaran. Media yang beoriantsi
    • BAB III PENUTUPIII.I KESIMPULAN Dari pembahasan diatas dapat diketahui bahwa macam-macam media pembelajaranjumlahnya sangat banyak,Berdasarkan perkembangan teknologi tersebut, media pembelajarandikelompokkan kedalam empat kelompok yaitu: a. Media hasil teknologi cetak b. Media hasil teknologi audio-visual c. Media hasil teknologi yang berdasarkan computer d. Media hasil gabungan tenologi cetak dan teknologi computer.Dilihat dari jenisnya, media terbagi menjadi: a. Media auditif b. Media visual c. Media audio visual: 1). Audio visual murni 2). Audio visual tidak murniDilihat dari daya liputnya, media terbagi menjadi:a a. Media dengan daya liput luas dan serentak b. Media dengan daya liput terbatas oleh ruang dan tempat c. Media untuk pembelajaran invidualDilihat dari bahan-bahannya, media terbagi menjadi: a. Media sederhana b. Media kompleks Setiap media pembelajaran mempunyai kelebihan dan kekurangan yang antaralain,memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis,dan kelemahan padamedia audio visual adalah terlalu menekankan pada penguasaan materi dari pada prosespengembangannya. Media sebenarnya akan sangat membantu dalam mewujudkan tujuan pendidikanmeskipun banyak kekurangan yanng ada didalamnya. Maka diharapkan kekreatifitasan gurudalam memilih media mana yang lebih cocok untuk diterapkan dalam kelas. Dalam hal iniyang harus diperhatikan adalah materi yang akan disampaikan, situasi kelas dan sarana prasarana.
    • DAFTAR PUSTAKA Harjanto.1997, peRencanaa pengajAran, Jakarta: PT Rineka Cipta Nanna Sudjana dan Ahmad Rivai.2007. Teknologi Pengajaran, Bandung: Sinar BaruAlgensindo Bahri Djamarah dan Aswan Zain, 2006, Strategi Belajar Mengajar ,Jakarta: PT RinekaCipta Arsad Azhar, 2008, Media Pembelajaran ,Jakarta: PT Raja Grafindo Persada Fred Percival dan Henry Ellington, 1998, Teknologi Pendidikan, Jakarta: Erlangga http://tirman.wordpress.com/media-pembelajaran/ http://belajarpsikologi.com/pengertian-media-pembelajaran/