Ppd desya group 8 bab 8

140 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
140
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ppd desya group 8 bab 8

  1. 1. CIRI YANG KHAS YANG TERJADI PADA REMAJA EMOSI MUDAH MELUAP (TINGGI) MUDAH MUNCUL EMOSI NEGATIF 2. CIRI-CIRI EMOSI
  2. 2. 1. Emosi Mudah Meluap (Tinggi) meluapnya emosi remaja sering muncul karena tidak terpenuhinya kebutuhan mereka.Misalnya tidak mendapat perhatian,keinginan yang tidak dipenuhi orang tua,dan sebagainya. 2. Mudah Muncul Emosi Negatif emosi negatif muncul atau yang ditampilkan dapat berupa marah,benci,sedih,dan sebagainya. Misalnya benci pada guru yang pilih kasih.
  3. 3. Emosi negatif tersebut dapat berakibat terjadinya gangguan emosional.Gangguan emosinal tersebut antara lain : 1. Depresi/ sedih yg mendalam 2. Mudah pingsan karena terlalu perasa n sensitif 3. Mudah tersinggung dan sensitif terhadap orang lain 4. Sering cemas karena terlalu memikirkan bahaya/kegagalan. 5. Sering ragu-ragu dalam memutuskan sesuatu/bertindak
  4. 4. Depresi atau sedih yang mendalam. depresi dapat terjadi akibat kehilangan orang yang sangat dicintai atau kegagalan yang bertubi-ubi yang dialami. Mudah pingsan karena terlalu sensitif/perasa. khususnya terhadap sesuatu yang menakutkan atau menyedihkan. Mudah tersinggung dan sensitif terhadap orang lain. misalnya sesuatu yang diliha,didengar atau direspon orang lain,ditanggapi secara impulsif.
  5. 5. Sering cemas karena terlalu banyak memikirkan bahaya/kegagalan. apabila dihadapkan pada suatu tugas atau tujuan yang diharapkan orang lain yang terbayangkan bukannya keberhasilan dalam menjalankan tersebut,namun justru kegagalan yang akan didapat. Sering ragu-ragu dalam memutuskan sesuatu/bertindak. mungkin karena terlalu banyak pertimbangan yang kadang-kadang tidak rasional.
  6. 6.  Mandiri dalam arti emosional. Bertanggung jawab atas masalahnya sendiri dan bertanggung jawab atas orang lain.  Mampu menerima diri sendiri dan orang lain apa adanya. mereka tidak cenderung menyalahkan diri sendiri ataupun menyalahkan orang lain atas kegagalan yang dialami nya.  Mampu menampilkan ekspresi emosi sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. 3. Ciri kematangan emosi remaja
  7. 7. 4. CIRI-CIRI KETIDAKMATANGAN EMOSI 1. Cenderung melihat sisi negatif dari orang lain. 2. Impulsif ; kurang mampu mengendalikan emosi dan mudah emosional. 4. Kurang mampu memahami orang lain dan cenderung untuk selalu minta dipahami oleh orang lain 3. Kurang mampu mnerima diri sendiri dan orang lain apa adanya. 5. Tidak mau mengakui kesalahan yang diperbuat dan cenderung menyembunyikannya atau lebih memilih sikap mekanisme pertahanan diri
  8. 8. Cara untuk meredam emosi negatif 1.Berpikir positif 2.Mencoba belajar memehami karakter orang lain 3.Mencoba menghargai pendapat dan kelebihan orang lain 4.Introspeksi diri 5.Bersabar dan pemaaf 6.Alih perhatian D.UPAYA ORANG TUA DAN GURU MENGEMBANGKAN EMOSI REMAJA
  9. 9.  Berpikir positif. Dalam arti mencoba melihat sesuatu peristiwa atau kejadian dari sisi positifnya.  Mncoba belajar memahami kaarakteristik orang lain. Memahami bahwa orang lain memang berbeda dan tidak dapat memaksakan orang lain berbuat sesuai dengan keinginan sendiri.  Mencoba menghargai pendapat dan kelebihan orang lain. Mereka mendengarkan apa yang dikemukakan orang lain dan mengakui kelebihan orang lain.  Introspeksi dan mencoba melihat apabila kejadian yang sama terjadi pada diri sendiri,mereka dapat merasakannya.
  10. 10. Bersabar dan menjadi pemaaf. Mengahdapi sesuatu dengan sabar dan kalau orang lain bertindak tidak sesuai dengan keadaan yang diinginkan,mereka akan berusaha memaafkannya. Alih perhatian. Mencoba mengalihkan perhatian pada objek lain dari objek yang pada mulanya memicu pemunculan emosi negatif.
  11. 11. 1. Orang tua dan guru serta orang dewasa lainnya dengan lingkungan anak (significant person) hendaknya dapat menjadi model dalam mengekspresikan emosi-emosi negatif,sehingga tampilannya tidak meledak-ledak. 2. Adanya program latihan beremosi baik di sekolah maupun di dalam keluarga,misalnya dalam merepon dan menyikapi sesuatu yang tidak berjalaan sebagaimana mestinya. 3. Mempelajari dan mendiskusikan secara mendalam kondisi-kondisi yang cenerung menimbulkan emosi negatif,dan upaya-upaya menanggapinya secara lebih baik. Upaya Orang Tua dan Guru Dalam Mengembangkan Emosi Poitif Dalam Diri anak

×