Pklh pelabuhan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Pklh pelabuhan

on

  • 455 views

sedikit pengetahuan

sedikit pengetahuan

Statistics

Views

Total Views
455
Views on SlideShare
455
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
9
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Pklh pelabuhan Pklh pelabuhan Document Transcript

  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 1BAB IPENDAHULUAN1) LATAR BELAKANGManusia merupakan bagian dari komponen lingkungan hidup yang senantiasa salingmempengaruhi. Pengaruh manusia terhadap lingkungannya sangat besar. Hal ini dapatdapat diketahui dari eksploitasi dan eksplorasi manusia terhadap alam melalui IlmuPengetahuan dan Teknologi.Kita sudah sering mendengar kerusakan hutan, pencemaran air, tanah dan udara yangada disekitar kita yang disebabkan oleh perilaku manusia yang tidak dapatmemanfaatkan kekayaan alam secara efektif dan efisien, serta kurangnya kesadaranmanusia dengan dampak yang akan ditimbulkannya. Karena ulah manusia itulah kualitaslingkungan dapat menurun dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidupnya di masayang akan datang.Indonesia kaya akan sumber daya alam yang dimilikinya. Sumber daya alam yangmeliputi sumber daya alam hayati maupun non hayati dan sumber daya alam yang dapatdiperbaharui maupun sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Sumber dayaalam adalah lingkungan alam (environment) yang memiliki nilai untuk memenuhikebutuhan manusia (Rita, 2010).Kekayaan alam di Indonesia terbentuk dari beberapa faktor. Dari segi astronomi,Indonesia berada pada daerah tropis yang memiliki curah hujan sangat cukup sehinggabanyak ragam dan jenis tumbuhan yang tumbuh secara cepat. Dari segi geologi,Indonesia tepat berada pada titik pergerakan lempeng tektonik sehingga banyakterbentuk pegunungan yang kayak akan mineral. Dari segi perairan di Indonesia yangkaya akan sumber daya alam hayati dan hewani, seperti ikan, minyak bumi, dan mineralyang terkandung didalamnya.Berdasarkan Peraturan Pemerintah (selanjutnya disebut PP) No.19/1999 tentang“Pencemaran Laut” diartikan sebagai masuknya/dimasukkannya makhluk hidup, zatenergi dan atau komponen lain kedalam lingkungan laut oleh kegiatan manusia sehinggakualitasnya turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan laut tidaksesuai lagi dengan baku mutu atau fungsinya.Laut merupakan suatu ekosistem yang kaya akan sumber daya alam termasukkeanekaragaman sumber daya hayati yang dimanfaatkan untuk manusia. Sebagaimanadiketahui bahwa 70% permukaan bumi didominasi oleh perairan atau lautan. Kehidupanmanusia di bumi ini sangat bergantung pada lautan, sehingga manusia harus menjagakebersihan dan kelangsungan kehidupan organisme yang hidup di dalamnya. Berbagaijenis sumber daya yang terdapat di laut, seperti berbagai jenis ikan, terumbu karang,mangrove, rumput laut, mineral, minyak bumi, dan berbagai jenis bahan tambang yangterdapat di dalamnya.Selain untuk keberlangsungan hidup manusia, laut juga merupakan tempatpembuangan sampah dan pengendapan barang sisa yang diproduksi manusia. Lautanjuga menerima bahan-bahan yang terbawa oleh air yang mengakibatkan pencemaran itu
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 2terjadi, diantaranya dari limbah rumah tangga, sampah, buangan dari kapal, dantumpahan minyak dari kapal tanker atau aktifitas pelabuhan lainnya. Namun,pencemaran yang sering terjadi adalah tumpahan minyak baik dari proses di kapal,pengeboran lepas pantai, maupun akibat kecelakaan kapal.2). IDENTIFIKASI MASALAHBerdasarkan paparan latar belakang diatas permasalahan yang muncul akibat adanyaaktifitas pelabuhan khususnya kapal adalah sebagai berikut :1. Pencemaran lingkungan2. pencemaran air laut3. Ancaman kehidupan biotic laut mati.3).RUMUSAN MASALAHSehubungan dengan latar belakang yang telah kami jelaskan diatas dan karena penelitianyang kelompok kami lakukan di pelabuhan bitung maka kamimerumuskan masalah sebagai berikut :i. Bagaimana pengaruh aktifitas pelabuhan bitung pada lingkungan sekitar?ii. Bagaimana pengaruh aktifitas pelabuhan bitung khususnya aktifitas kapal pada airlaut?iii. Pencemaran apa saja yang bisa terjadi di sekitar pelabuhan bitung?iv. Bagaimana cara penanganan limbah dari pihak pelabuhan bitung?v. Apakah aktifitas pelabuhan bitung dapat merusak lingkungan hidup?vi. Apa kerugian dan keuntungan yang di dapat masyarakat di pesisir pelabuhanbitung?4). PEMBATASAN MASALAHPenelitian yang dilakukan oleh kelompok kami yaitu bertempat dipelabuhanbitung. Dan sesuai rumusan masalah di atas maka kami membatasi masalah yang akankami bahas dalam penelitian ini adalahi. bagaimana pengaruh aktifitas pelabuhan bagi kondisi air laut di sekitarpelabuhan bitung?.ii. bagaimana dampak yang ditimbulkan dari aktifitas pelabuhan bagi orang-orang dan keanekaragaman hayati laut di sekitar pelabuhan bitung?.5). TUJUAN PENELITIANBerdasarkan Rumusan Masalah diatas, maka penulis menyusun tujuan sebagaiberikut :1. Mengetahui bagaimana pengaruh aktifitas dari kapal di pelabuhan bitung bagi kondisi airlaut.2. mengetahui dampak yang ditimbulkan dari aktifitas pelabuhan bagi orang-orang dankeanekaragaman hayati laut di sekitar pelabuhan bitung.
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 32. Sebagai wahana melatatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalambentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.3. Menumbuhkan etos ilmiah dikalangan mahasiswa sehingga tidak hanya menjadikonsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen)pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaianstudynya.4. Melatih keterampilan dasar untuk penelitian.6). MANFAAT PENELITIANManfaat dari metode ilmiah dengan tema pengaruh aktifitas pelabuhan bagi kondisi airlaut di sekitar pelabuhan bitung ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi bagi parapembaca.Selain itu manfaat penyusun karya ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut :1. Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca efektif2. Melatih untuk menggabungkan bacaan dari berbagai sumber3. Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan4. Meningkatkan pengorganisasian fakta atau data secara jelas dan sistematis.5. Memperoleh kepuasan intelektual.Manfaat khususnya adalah:1. Mengetahui bagaimana pengaruh aktifitas dari kapal di pelabuhan bitung bagi kondisiair laut.2. mengetahui dampak yang ditimbulkan dari aktifitas pelabuhan bagi orang-orang dankeanekaragaman hayati laut di sekitar pelabuhan bitung.
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 4BAB IILANDASAN TEORI1. Pengertian Pencemaran LingkunganMenurut :Undang – Undang pokok pengelolaan Lingkungan Hidup nomor 4 Tahun 1982.Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkan –nya makhlukhidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tatananlingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, sehingga kualitas lingkunganturun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidakdapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Pendapat – Pendapat Beberapa Tokoha. Emil Salim.Lingkungan hidup adalah segala benda, kondisi keadaan, serta pengaruh yang terdapatdalam ruangan yang kita tempati dan mempengaruhi hal yang hidup ( termasukmanusia).b. Otto Soemarwoto.Lingkungan hidup adalah semua benda dan kondisi yang berada di dalamnya, dalamruang yang kita hadapi dan kita tempati yang mempengaruhi kehidupan kita.Zat penyebab polusi atau pencemaran lingkungan disebut polutan. Syarat – syaratsuatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadapmakhluk hidup. Contohnya karbondioksida dengan kadar 0.033% di udara berfaedah bagitumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0.033% dapat member efek merusak.Suatu zat dapat disebut polutan apabila :1. Jumlahnya melebihi jumlah normal.2. Berada di tempat yang tidak tepat / tidak semestinya.3. Berada pada waktu yang tidak tepat / tidak pada saatnya.Sifat polutan dikelompokkan menjadi dua, yaitu :1. Merusak untuk sementara, tetapi setelah bereaksi dengan zat yang berada disekelilingnya akan bersifat tidak merusak lagi, contoh : gas CO2.2. Merusak untuk jangka panjang, contoh : logam berat merkuri.2. Macam – macam Pencemaran Lingkungan1. Berdasarkan Sifat Zat Pencemarana. Pencemaran Biologis.Pencemaran fisik adalah pencemaran yang disebabkan oleh benda cair, benda padat,maupun gas, seperti : kaleng, plastic, kaca, karet
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 5b. Pencemaran fisik.Pencemaran biologis adalah pencemaran yang disebabkan oleh adanya mikroorganisme,seperti : salmonella typhosa.c. Pencemaran Kimiawi.Pencemaran kimiawi adalah pencemaran yang disebabkan oleh zat kimia, seperti : adanyasenyawa logam, detergent, nitrat, asam sulfat, DDT.2.Berdasarkan Tempat Terjadinyai. Pencemaran Air.Pencemaran air dapat berupa :a. Limbah industry.Limbah Industri dapat berupa jenis logam berat seperti Cadmium (Ccl), merkuri (Hg), dantimbal (Pb). Selain itu, juga pewarna sintetis dan zat kimia lain sesuai dengan jenisindustrinya. Melalui rantai makanan zat – zat di atas terakumulasi pada tubuh hewan danmanusia yang dapat menyebabkan kematian.b. Limbah Pertanian.Penggunaan pupuk yang berlebihan akan mengakibatkan terjadinya penimbunan NO di airsehingga terjadi eutrofikasi, akibatnya gulma di air seperti eceng gondok alga dansebagainya tumbuh lebat menutupi permukaan air dan sinar matahari tidak dapatmenembus masuk air.c. Limbah Rumah Tangga.Beberapa contoh limbah rumah tangga seperti detergent, kaca, plastic dan sebagainyamenumpuk diperairan bersama limbah industri akan menyebabkan kematian organism danpenyusutan oksigen yang dapat menyebabkan parairan menjadi miskin oksigen.d. Limbah Minyak.Limbah minyak bumi yang tumpah ke laut akibat kecelakaan kapal tengker atau kebocorankilang minyak lepas pantai menyebabkan tercemarnya air laut, karena permukaan lautdilapisi oleh minyak dengan ketebalan tertentu. Akibat yang ditimbulkan :• Cahaya matahari tidak dapat menembus kedalam air.• Fitoplankton tidak dapat hidup, karena tidak dapat berfotosintesis.• Pertukaran udara dari udara ke air dan sebaliknya menjadi terganggu.ii. Pencemaran Tanah.Pencemaran tanah disebabkan oleh adanya :a. Limbah rumah tangga, seperti : kaleng, kantong plastic, baterai bekas, karet, kaca,detergent, dan sebagainya.b. Limbah industry, seperti asam sulfat.c. Hujan asam berupa sulfur oksida (SOx) dan nitrogen oksida (NOx).
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 6Berdasarkan sifatnya polutan pencemaran tanah dibedakan menjadi dua macam, yaitu :a. Biogradable, yaitu polutan yang dapat diuraikan oleh proses alam misalnya : kayu,kertas, sisa makanan, dedaunan.b. Nonbiodegradable, yaitu polutan yang aktif dapat diuraikan oleh proses alam, misalnya :plastic, gelas, pestisida, radioaktif, logam toksit.iii. Pencemaran Udara.Pencemaran udara adalah pengotoran udara akibat masuknya bahan asing (zatpencemar) ke dalam udara secara berlebihan. Zat pencemar udara dapat berupa : asap,debu, dan gas buangan bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil tersebut dapat berasal dariminyak tanah dan batu bara.Gas pencemar udara yang mengandung zat yang berbahaya :1) Gas Karbonmonoksida (CO).Terkenal sebagai gas pembunuh (mati lemas) karena daya ikatnya terhadap Haemoglobin(HB) melebihi daya ikat oksigen. Efek lainya adalah sakit kepala, mual, pening danjantung. Sumber gas CO adalah hasil pembakaran yang tidak sempurna seperti asapkendaraan bermotor.2) Gas Karbondioksida (CO2).Gas CO2 yang berlebihan di udara akan menyebabkan efek rumah kaca, sehingga akanmenaikkan suhu udara bumi dan akan terjadi pemanasan global yang berpengaruhterhadap iklim global serta ancaman mencairnya es abadi di daerah kutub. Sumber polutanCO2 adalah pembakaran minyak bumi, batu bara, industry, dan kebakaran hutan.3) Gas Belerang (SO2) dan Nitrogen Oksida (NO2).Gas ini bersama air hujan menyebabkan hujam asam. Dalam jangka waktu lama tanah,sungai, dan danau menjadi asam, sehingga akan merusak tumbuhan, mikro organism tanahdan hewan air tawar. Pada manusia menimbulkan iritasi paru – paru, mata, dan hidung.Selain itu, akan merusak benda berharga karena mempercepat proses pelapukan dan korosipada logam, cat menjadi pudar, kertas menjadi pudar dan rapuh. Sumber polutan iniberasal dari pembakaran minyak bumi, batu bara, dan letusan gunung berapi.iv. Pencemaran Suara.Pencemaran suara disebabkan oleh suara bising secara terus – menerus. Sumberpencemaran suara disebabkan oleh : suara mesin pabrik, suara kereta api, bus, motor,pesawat terbang, dan suara gaduh lainnya.Sumber kekuatan suara :• Percakapan normal : 40 dB• Keributan : 80 dB• Kereta api : 95 dB
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 7• Mesin motor 5 PK : 105 dB• Pesawat jet lepas landas : 150 dB3. Akibat Pencemaran LingkunganAkibat yang bisa ditimbulkan dari pencemaran lingkungan antara lain :1. Pemekatan hayati.2. Keracunan dan penyakit.3. Punahnya species.4. Peledakan hama.5. Terganggunya keseimbangan lingkungan.6. Kesuburan tanah berkurang.7. Terjadinya hujan asam.Hujan asam dapat disebabkan oleh adanya senyawa nitrogen oksigen (NOx)dan sulfur oksida (Sox). Kedua senyawa tersebut mudah larut dalam air membentuksenyawa asam. Bila senyawa asam terbentuk di atmosfer, maka menyebabkan pH airhujan terlalu tinggi. Akibat hujan asam :a. Pepohonan akan mati, rusaknya jaringan tumbuhan.b. Mengakibatkan iritasi saluran pernapasan.c. Mengganggu kehidupan ekosistem air.d. Tanah menjadi tandus, pertumbuhan tanaman terganggu.8. Penipisan lapisan ozon.Penipisan lapisan ozon diakibatkan oleh adanya CFC di udara. Partikel ozonakan terikat oleh senyawa klor dari CFC, sehingga terjadi lubang ozon.Akibat menipisnya lapisan ozon :a. Intensitas sinar ultraviolet ke bumi meningkat.b. Meningkatkan suhu bumi.c. Naiknya permukaan laut.d. Mengancam kesehatan mahluk hidup di bumi.9. Efek rumah kaca.Efek rumah kaca disebabkan oleh adanya gas yang mampu memberikan efekrumah kaca. Gas rumah kaca terdiri dari CO2, nitrogen oksida, uap air, maupun CFC.Efek rumah kaca mampu menyerap sinar infra merah yaitu sinar panas. Sinar yangdipantulkan ke bumi akan diserap efek rumah kaca (CO2). Panas diradiasikan ke bumisehingga menaikkan suhu permukaan bumi (pemanasan global).4. Pengertian Pencemaran Air lautPencemaran laut diartikan sebagai adanya kotoran atau hasil buangan aktivitasmakhluk hidup yang masuk ke daerah laut. Pencemaran lingkungan laut merupakanmasalah yang dihadapi oleh masyarakat bangsa-bangsa. Pengaruhnya dapat menjangkauseluruh aktifitas manusia di laut dan karena sifat laut yang berbeda dengan darat, makamasalah pencemaran laut dapat mempengaruhi semua negara pantai baik yang sedangberkembang maupun negara-negara maju, sehingga perlu disadari bahwa semua negara
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 8pantai mempunyai kepentingan terhadap masalah pencemaran laut. Sumber daripencemaran laut ini antara lain adalah tumpahan minyak, sisa damparan amunisi perang,buangan sampah dari transportasi darat melalui sungai, emisi trasportasi laut dan buanganpestisida dari pertanian. Namun, sumber utama pencemaran lebih sering terjadi padatumpahnya minyak dari kapal tanker. Hasil ekspoitasi minyak bumi diangkut oleh kapaltanker ke tempat pengolahan minyak bumi (crude oil).Pencemaran minyak bumi dilepas pantai bisa diakibatkan oleh sistem penampunganyang bocor, atau kapal yang tenggelam yang menyebabkan lepasnya crude oil ke badanperairan (laut lepas). Dampak dari lepasnya crude oil di perairan lepas pantaimengakibatkan limbah tersebut dapat tersebar tergantung kepada gelombang air laut.Penyebaran limbah tersebut dapat berdampak pada beberapa negara. Dampak yang terjadiakibat dari pencemaran tersebut adalah tertutupnya lapisan permukaan laut yang dapatmenyebabkan penetrasi matahari berkurang, menyebabkan proses fotosintesis terganggu,pengikatan oksigen terganggu, dan dapat menyebabkan kematian.Menurut Benny 2002, pencemaran minyak di laut berasal dari:1. Operasi Kapal Tanker2. Docking (Perbaikan/Perawatan Kapal)3. Terminal Bongkar Muat Tengah Laut4. Tanki Ballast dan Tanki Bahan Bakar5. Scrapping Kapal (pemotongan badan kapal untuk menjadi besi tua)6. Kecelakaan Tanker (kebocoran lambung, kandas, ledakan, kebakaran dan tabrakan)7. Sumber di Darat (minyak pelumas bekas, atau cairan yang mengandung hydrocarbon (perkantoran & industri )8. Tempat Pembersihan (dari limbah pembuangan Refinery )A. Pengaruh minyak pada biota lautMenurut Furkhon 2010, tumpahan minyak yang tejadi di laut terbagi kedalam duatipe, minyak yang larut dalam air dan akan mengapung pada permukaan air dan minyakyang tenggelam dan terakumulasi di dalam sedimen sebagai deposit hitam pada pasir danbatuan-batuan di pantai. Minyak yang mengapung pada permukaan air tentu dapatmenyebabkan air berwarna hitam dan akan menggangu organisme yang berada padapermukaan perairan, tentu akan mengurangi intensitas cahaya matahari yang akandigunakan oleh fitoplankton untuk berfotosintesis, dan dapat memutus rantai makananpada daerah tersebut, jika hal demikian terjadi, maka secara langsung akan mengurangilaju produktivitas primer pada daerah tersebut karena terhambatnya fitoplankton untukberfotosintesis.Sementara pada minyak yang tenggelam dan terakumulasi di dalam sedimen sebagaideposit hitam pada pasir dan batuan-batuan di pantai, akan mengganggu organismeinterstitial maupun organime intertidal, organisme intertidal merupakan organisme yanghidupnya berada pada daerah pasang surut, efeknya adalah ketika minyak tersebut sampaike pada bibir pantai, maka organisme yang rentan terhadap minyak seperti kepiting,amenon, moluska dan lainnya akan mengalami hambatan pertumbuhan, bahkan dapat
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 9mengalami kematian. Namun pada daerah intertidal ini, walaupun dampak awalnya sangathebat seperti kematian dan berkurangnya spesies, tumpahan minyak akan cepat mengalamipembersihan secara alami karena pada daerah pasang surut umumnya dapat pulih dengancepat ketika gelombang membersihkan area yang terkontaminasi minyak dengan sangatcepat. Sementara pada organisme interstitial yaitu, organisme yang mendiami ruang yangsangat sempit di antara butir-butir pasir tentu akan terkena dampaknya juga, karenaminyak-minyak tersebut akan terakumulasi dan terendap pada dasar perairan seperti pasirdan batu-batuan, dan hal ini akan mempengaruhi tingkah laku, reproduksi, danpertumbuhan dan perkembangan hewan yang mendiami daerah tersebut.B. Perilaku Minyak di LautSenyawa Hidrokarbon yang terkandung dalam minyak bumi berupa benzene,touleuna, ethylbenzen, dan isomer xylena, dikenal sebagai BTEX, merupakan komponenutama dalam minyak bumi, bersifat mutagenic dan karsinogenik pada manusia. Senyawaini bersifat rekalsitran, yang artinya sulit mengalami perombakan di alam, baik di airmaupun didarat, sehingga hal ini akan mengalami proses biomagnetion pada ikan ataupunpada biota laut lain. Bila senyawa aromatic tersebut masuk ke dalam darah, akan diserapoleh jaringan lemak dan akan mengalami oksidasi dalam hati membentuk phenol,kemudian pada proses berikutnya terjadi reaksi konjugasi membentuk senyawa glucurideyang larut dalam air, kemudian masuk ke ginjal (Kompas, 2004).“Ketika minyak masuk ke lingkungan laut, maka minyak tersebut dengan segera akanmengalami perubahan secara fisik dan kimia. Diantaran proses tersebut adalah membentuklapisan ( slick formation ), menyebar (dissolution), menguap (evaporation), polimerasi(polymerization), emulsifikasi (emulsification), emulsi air dalam minyak ( water in oilemulsions ), emulsi minyak dalam air (oil in water emulsions), fotooksida, biodegradasimikorba, sedimentasi, dicerna oleh planton dan bentukan gumpalan” (Mukhstasor, 2007).Hampir semua tumpahan minyak di lingkungan laut dapat dengan segera membentuksebuah lapisan tipis di permukaan. Hal ini dikarenakan minyak tersebut digerakkan olehpergerakan angin, gelombang dan arus, selain gaya gravitasi dan tegangan permukaan.Beberapa hidrokarbon minyak bersifat mudah menguap, dan cepat menguap. Prosespenyebaran minyak akan menyebarkan lapisan menjadi tipis serta tingkat penguapanmeningkat.Hilangnya sebagian material yang mudah menguap tersebut membuat minyak lebihpadat/ berat dan membuatnya tenggelam. Komponen hidrokarbon yang terlarut dalam airlaut, akan membuat lapisan lebih tebal dan melekat, dan turbulensi air akan menyebabkanemulsi air dalam minyak atau minyak dalam air. Ketika semua terjadi, reaksi fotokimiadapat mengubah karakter minyak dan akan terjadi biodegradasi oleh mikroba yang akanmengurangi jumlah minyak.Proses pembentukan lapisan minyak yang begitu cepat, ditambah dengan penguapankomponen dan penyebaran komponen hidrokarbon akan mengurangi volume tumpahansebanyak 50% selama beberapa hari sejak pertama kali minyak tersebut tumpah. Produkkilang minyak, seperti gasoline atau kerosin hamper semua lenyap, sebaliknya minyakmentah dengan viskositas yang tinggi hanya mengalami pengurangan kurang dari 25%.
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 10C. Dampak dari Pencemaran Minyak di LautKomponen minyak yang tidak dapat larut di dalam air akan mengapung yangmenyebabkan air laut berwarna hitam. Beberapa komponen minyak tenggelam danterakumulasi di dalam sedimen sebagai deposit hitam pada pasir dan batuan-batuan dipantai. Komponen hidrokarbon yang bersifat toksik berpengaruh pada reproduksi,perkembangan, pertumbuhan, dan perilaku biota laut, terutama pada plankton, bahkandapat mematikan ikan, dengan sendirinya dapat menurunkan produksi ikan. Prosesemulsifikasi merupakan sumber mortalitas bagi organisme, terutama pada telur, larva, danperkembangan embrio karena pada tahap ini sangat rentan pada lingkungan tercemar(Fakhrudin, 2004). Bahwa dampak-dampak yang disebabkan oleh pencemaran minyak dilaut adalah akibat jangka pendek dan akibat jangka panjang.1. Akibat jangka pendekMolekul hidrokarbon minyak dapat merusak membran sel biota laut, mengakibatkankeluarnya cairan sel dan berpenetrasinya bahan tersebut ke dalam sel. Berbagai jenisudang dan ikan akan beraroma dan berbau minyak, sehingga menurun mutunya. Secaralangsung minyak menyebabkan kematian pada ikan karena kekurangan oksigen,keracunan karbon dioksida, dan keracunan langsung oleh bahan berbahaya.2. Akibat jangka panjangLebih banyak mengancam biota muda. Minyak di dalam laut dapat termakan oleh biotalaut. Sebagian senyawa minyak dapat dikeluarkan bersama-sama makanan, sedangsebagian lagi dapat terakumulasi dalam senyawa lemak dan protein. Sifat akumulasi inidapat dipindahkan dari organisma satu ke organisma lain melalui rantai makanan. Jadi,akumulasi minyak di dalam zooplankton dapat berpindah ke ikan pemangsanya. Demikianseterusnya bila ikan tersebut dimakan ikan yang lebih besar, hewan-hewan laut lainnya,dan bahkan manusia. Secara tidak langsung, pencemaran laut akibat minyak mentahdengan susunannya yang kompleks dapat membinasakan kekayaan laut dan mengganggukesuburan lumpur di dasar laut. Ikan yang hidup di sekeliling laut akan tercemar atau matidan banyak pula yang bermigrasi ke daerah lain.Minyak yang tergenang di atas permukaan laut akan menghalangi masuknya sinarmatahari sampai ke lapisan air dimana ikan berkembang biak. Menurut Fakhrudin (2004),lapisan minyak juga akan menghalangi pertukaran gas dari atmosfer dan mengurangikelarutan oksigen yang akhirnya sampai pada tingkat tidak cukup untuk mendukungbentuk kehidupan laut yang aerob. Lapisan minyak yang tergenang tersebut juga akanmempengarungi pertumbuhan rumput laut , lamun dan tumbuhan laut lainnya jikamenempel pada permukaan daunnya, karena dapat mengganggu proses metabolisme padatumbuhan tersebut seperti respirasi, selain itu juga akan menghambat terjadinya prosesfotosintesis karena lapisan minyak di permukaan laut akan menghalangi masuknya sinarmatahari ke dalam zona euphotik, sehingga rantai makanan yang berawal padaphytoplankton akan terputus. Jika lapisan minyak tersebut tenggelam dan menutupisubstrat, selain akan mematikan organisme benthos juga akan terjadi perbusukan akarpada tumbuhan laut yang ada.
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 11Pencemaran minyak di laut juga merusak ekosistem mangrove. Minyak tersebutberpengaruh terhadap sistem perakaran mangrove yang berfungsi dalam pertukaran CO2dan O2, dimana akar tersebut akan tertutup minyak sehingga kadar oksigen dalam akarberkurang. Jika minyak mengendap dalam waktu yang cukup lama akan menyebabkanpembusukan pada akar mangrove yang mengakibatkan kematian pada tumbuhanmangrove tersebut. Tumpahan minyak juga akan menyebabkan kematian fauna-faunayang hidup berasosiasi dengan hutan mangrove seperti moluska, kepiting, ikan, udang, danbiota lainnya.D. Usaha untuk menjaga pencemaran laut1) Angkat sampah-sampah dan benda-benda bekas dari area laut.2) Tidak membuang puntung rokok ke laut saat berada di kapal.3) Menggunakan barang-barang yang bisa di daur ulang.4) Mengurangi pembelian produk yang menggunakan bahan plastik.5) Mendaur ulang sampah yang bisa di daur ulang.5. Peran Manusia Dalam Menjaga Lingkungan HidupManusia merupakan bagian dari komponen lingkungan hidup yang senantiasa salingmempengaruhi. Pengaruh manusia terhadap lingkungannya sangat besar. Hal ini dapatdiketahui dari eksploitasi manusia terhadap alam melalui Ilmu Pengetahuan danTeknologi. Dengan pengetahuan dan teknologi, manusia mampu mempertahankan diriatau menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Eksploitasi terhadap lingkungan hidupharus berdasarkan aspek pelestarian lingkungan, sehingga masih dapat digunakan olehgenerasi yang akan datang sesuai dengan prinsip pembangunan yang berwawasanlingkungan dan berkelanjutan.6. Pengertian PelabuhanPelabuhan adalah wilayah yang terdiri atas daratan dan perairan dengan batas tertentusebagai tempat kegiatan pemerintah dan kegiatan ekonomi yang di pergunakan sebagaitempat bersandar, berlabuh, naik-turunnya penumpang dan atau bongkar muat barangyang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang sertasebagai tempat perpindahan intra dan antar moda ( PP Nomor 69 Tahun 2001 )Pelabuhan (port) adalah daerah perairan yang terlindung terhadap gelombang, yangdilengkapi dengan fasilitas terminal laut meliputi dermaga dimana kapal dapatbertambat untuk bongkar muat barang , gudang laut (transito) dan tempat-tempatpenyimpanan dimana barang-barang dapat disimpan dalam waktu lebih lama selamamenunggu pengiriman ke daerah tujuan (Triatmojo 1996)Pelabuhan adalah sebagai tempat yang terlindung dari gerakan gelombang laut,sehingga bongkar muat dapat dilaksanakan demi menjamin keamanan barang(Kramadibrata 1935)
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 12Pelabuhan adalah sebuah areal perairan tertutup untuk melindungi dan memberikeamanan bagi kapal dari angin kencang, tempat mengambil bahan makanan sertabahan bakar reparasi atau tempat transfer muatan.Pelabuhan adalah merupakan suatu pintu gerbang dan memperlancar hubungan antardaerah pulau atau bahkan antar benuadan bangsa yang dapat memajukan daerahbelakangnya (hinterland). Daerah belakang ini adalah yang memiliki kepentinganhubungan ekonomi, sosial, dan lain-lain dengan pelabuhan tersebut
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 13BAB IIIPEMBAHASANI. METODOLOGI PENELITIAN1. Tempat dan waktu penelitianA. TempatTempat penelitian/riset yang kelompok kami datangi adalah pelabuhan bitung yangberalamat diJl. D. S Sumolang, Kelurahan Pateten, Bitung Timur dan daerah-daerahdi sekitarnya seperti pasar.B. WaktuRiset/penelitian dilakukan pada tanggal 11 mei 2013, dari pukul 10.00-15.00.2. Metode Penelitian* Metode Penelitian yang kami gunakan adalah metode pengumpulan data.II. HASIL PENELITIANDari hasil pengamatan kelompok kami lakukan di pelabuhan bitung dandaerah-daerah di sekitar pelabuhan itu yakni seperti pasar.Banyak informasi dankondisi-kondisi yang kami dapatkan setelah kami mengadakan riset di wilayahpelabuhan tersebut.Pertama yang bias kami rasakan saat dari tondano dan sesampainya dipelabuhan bitung, suasana udara di sana sangat panas selain disebabkan karena dekatdengan pesisir pantai ami berkesimpulan bahwa wilayah tersebut sudah pengalamipencemaran udara, dank arena kurangnya pepohonan di wilayah pelabuhanmenyebabkan bertambahnya rasa panas saat kami mulai meriset keadaan dipelabuhan.a. Pengamatan air laut di pelabuhan IKetika kami mengadakan peninjauan lapangan yaitu kami langsung menujukedermaga di mana tempatdermaga di mana tempat kapal-kapal bersandar.Kamimelihat di lantai beton terdapat bekas tumpahan minyak yang babanyak yang sampaisaat kami melihat itu masih membekas.Kondisi airKondisi air yang bisa kami amati yang berada disekitar pelabuhan yaitu:
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 141) Kondisi Air berminyak karena banyak kapal yang bersandar di pelabuhan iniadalah kapal yang mengangkut minyak. Pasti tidak menutup kemungkinanpernah terjadi tumahnya minyak akibat baik keteledoran dari para pekerja.2) Banyak sampah plastik baik mungkin berasal dari kapal atau dari dalampelabuhan3) Karang yang menempel di penyangga beton tampak tercampur dengan minyaksehingga karang sudah tidak tampak dalam kondisi baik.4) Sejauh yang kami lihat ikan-ikan pun di dominasi hanya pada ikan-ikan yangtahan pada kondisi tersebut.b. Pengamatan air laut di pelabuhan IISetelah kami mengadakan peninjauan pelabuhan I lalu kami menuju kepelabuhan II untuk membandingkan hasil yang kami dapatkan di pelabuhan I,karena di pelabuhan II di sekitarnya terdapat pasar yang amat ramai dan tempatkapal-kapal kecil untuk menuju wilayah seberang yang dilakukan oleh orangseberang pulau untuk bertransportasi dan menukar hasil bumi dan sebagainya untukdi jual.Kondisi aira) Air di penuhi sampah plastic baik itu botol, tas plastic, pembungkus makanan,dan berbagai sampah lainnya yang hal ini di sebabkan selain karena pelabuhanini adalah pelabuhan kecil yang digunakan bertransportasi jarak dekat untukmembawa bahan-bahan kehidupan dari wilayah pasar ke wilayah pulau, hal inijuga di sebabkan karena di pesisir dermaga tempat sandarnya kapal dipenuhioleh para pedagang yang ada di pasar tersebut, sehingga sampah yang merekahasilkan cukup besar dan kepedulian mereka kurang sehingga sampah hanyamereka buang begitu saja ke laut.b) Kondisi air di wilayah pelabuhan II agak berminyak, selain di sebabkan olehaktifitas kapal juga di sebabkan oleh limbah aktifitas pasar yang cukupbanyak.Setelah kelompok kami mengadakan riset dan pengumpulan data dari apa yangkami lihat dilapangan ternyata kondisi air laut di bitung sudah amat tidak baik, jika hal initerjadi secara terus menerus dan tidak ada tindakan penanggulangan baik dari pemerintahmaupun pihak pelabuhan maka pencemaran air laut akan semakin besar terjadi, baik akibataktifitas pelabuhan, aktifitas pasar, dan aktifitas pabrik-pabrik besar di sekitar pelabuhanseperti pabrik semen dan pabrik minyak kelapa. Yang pasti limbah dari hasil industry merekadi buang ke laut , bagaimana pun limbah itu di proses lalu di buang ke laut, yang namanyalimbah tetap berbahaya bagi lingkungan.Baik kami akan menjelaskan sedikit tentang pelabuhan yang seringkali pastinyaakan terjadi tumpahan minyak dan apa-apa saja akibatnya bagi air laut:
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 15 PELABUHAN SERINGKALI TERJADI TUMPAHAN MINYAK1. Pengaruh terhadap lingkungan lautBeberapa efek tumpahan minyak di laut dapat di lihat dengan jelas seperti pada pantaimenjadi tidak indah lagi untuk dipandang, kematian burung laut, ikan, dan kerang-kerangan, atau meskipun beberapa dari organisme tersebut selamat akan tetapi menjadiberbahaya untuk dimakan. Efek periode panjang (sublethal) misalnya perubahankarakteristik populasi spesies laut atau struktur ekologi komunitas laut, hal ini tentu dapatberpengaruh terhadap masyarakat pesisir yang lebih banyak menggantungkan hidupnya disector perikanan dan budi daya, sehingga tumpahan minyak akan berdampak burukterhadap upaya perbaikan kesejahteraan nelayan.Tabel 1. Indeks Kepekaan Tipe Pantai terhadap tumpahan minyak (Gunland dan Hayes,1978 dalam Bishop, 1983)Indeks Tipe Garis Pantai Keterangan1 Terekspose pada puncakbatuan pantaiEnergy gelombang yang besarmenyebabkan tumpahan minyak akantercuci dengan sendirinya.2 Terekspose pada platformbatu-batuanAksi gelombang mempercepat pencucianminyak, umumnya dalam skala mingguan.Dalam beberapa kasus khususnya tidakdiperlukan.3 Dataran pantai berpasir lembut Minyak biasanya membentuk lapisan tipispada pemukan pasir. Pencucian dilakukanpada saat air pasang. Pada bagian pantaiyang lebih bawah minyak mudahdibersihkan oleh aksi gelombang.4 Pantai berpasir dengan ukuransedang sampai kasarMinyak membentuk lapisan tebal padalapisan sedimen yang dapat mencapaikedalaman sampai sekitar 1 m. pencucianyang dilakukan dapat membahayakanpantai dan harus dilakukan pada saat airpasang tertinggi5 Terekspose pada daerah pasangsurutMinyak tidak terpenetrasi pada permukaansedimen yang kompak, tetapi secarabiologis berbahaya. Pencucian hanyadilakukan jika kontaminan cukup berat6 Pantai dengan campuran pasirdan kerikilMinyak terpenetrasi dan terkubur sangatcepat, minyak dapat bertahan lama,sehingga mempunyai dampak yang cukup
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 16lama7 Pantai berkerikil Minyak dapat terpenetrasi dan terkuburcukup dalam.8 Pantai berbatu yang terlindung Minyak menempel pada permukaan batu-batuan dan genangan akibat pasang surutbertahan lama karena tidak adanya aktivitasgelombang.9 Paparan pantai yang telindung Dapat membahayakan kehidupan biologisdalam kurun waktu yang lama.10 Rawa-rawa dan mangrove Dapat menimbulkan kerusakan ekosistemyang cukup lama. Minyak mungkin tetapada sampai sekitar 10 tahun atau lebih.2. Pengaruh minyak pada komunitas laut.Tumpahan minyak yang tejadi di laut terbagi kedalam dua tipe, minyak yang larutdalam air dan akan mengapung pada permukaan air dan minyak yang tenggelam danterakumulasi di dalam sedimen sebagai deposit hitam pada pasir dan batuan-batuan dipantai. Minyak yang mengapung pada permukaan air tentu dapat menyebabkan airberwarna hitam dan akan menggangu organisme yang berada pada permukaan perairan,dan tentu akan mengurangi intensitas cahaya matahari yang akan digunakan olehfitoplankton untuk berfotosintesis dan dapat memutus rantai makanan pada daerahtersebut, jika hal demikian terjadi, maka secara langsung akan mengurangi lajuproduktivitas primer pada daerah tersebut karena terhambatnya fitoplankton untukberfotosintesis.Sementara pada minyak yang tenggelam dan terakumulasi di dalam sedimen sebagaideposit hitam pada pasir dan batuan-batuan di pantai, akan mengganggu organismeinterstitial maupun organime intertidal, organisme intertidal merupakan organisme yanghidupnya berada pada daerah pasang surut, efeknya adalah ketika minyak tersebut sampaike pada bibir pantai, maka organisme yang rentan terhadap minyak seperti kepiting,amenon, moluska dan lainnya akan mengalami hambatan pertumbuhan, bahkan dapatmengalami kematian. Namun pada daerah intertidal ini, walaupun dampak awalnyasangat hebat seperti kematian dan berkurangnya spesies, tumpahan minyak akan cepatmengalami pembersihan secara alami karena pada daerah pasang surut umumnya dapatpulih dengan cepat ketika gelombang membersihkan area yang terkontaminasi minyakdengan sangat cepat. Sementara pada organisme interstitial yaitu, organisme yangmendiami ruang yang sangat sempit di antara butir-butir pasir tentu akan terkenadampaknya juga, karena minyak-minyak tersebut akan terakumulasi dan terendap padadasar perairan seperti pasir dan batu-batuan, dan hal ini akan mempengaruhi tingkah laku,reproduksi, dan pertumbuhan dan perkembangan hewan yang mendiami daerah ini seperticacing policaeta, rotifer, Crustacea dan organisme lain.
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 17Table 2. Efek Minyak pada Komunitas dan Populasi Laut ( Hyland dan Sceneider, 1976dalam Bishop, 1983)NO Tipe Komunitas/Populasi Perkiraan dampakawalPerkiraan tingkatpemulihan1 Plankton Ringan-sedang Cepat-sedang2 Komunitas bentik :- Pasut berbatuan- PasutBerlumpur/berpasir- Daerahsubtidal/offfshoreRinganSedangBeratCepatSedangLambat3 Ikan Ringan-sedang Cepat-sedang4 Burung Berat Lambat5 Mamalia laut Ringan Lambat3. Perilaku Minyak di LautSenyawa Hidrokarbon yang terkandung dalam minyak bumi berupa benzene,touleuna, ethylbenzen, dan isomer xylena, dikenal sebagai BTEX, merupakan komponenutama dalam minyak bumi, bersifat mutagenic dan karsinogenik pada manusia. Senyawaini bersifat rekalsitran, yang artinya sulit mengalami perombakan di alam, baik di airmaupun didarat, sehingga hal ini akan mengalami proses biomagnetion pada ikan ataupunpada biota laut lain. Bila senyawa aromatic tersebut masuk ke dalam darah, akan diserapoleh jaringan lemak dan akan mengalami oksidasi dalam hati membentuk phenol,kemudian pada proses berikutnya terjadi reaksi konjugasi membentuk senyawa glucurideyang larut dalam air, kemudian masuk ke ginjal (Kompas, 2004).Ketika minyak masuk ke lingkungan laut, maka minyak tersebut dengan segera akanmengalami perubahan secara fisik dan kimia. Diantaran proses tersebut adalahmembentuk lapisan ( slick formation ), menyebar (dissolution), menguap (evaporation),polimerasi (polymerization), emulsifikasi (emulsification), emulsi air dalam minyak (water in oil emulsions ), emulsi minyak dalam air (oil in water emulsions), fotooksida,biodegradasi mikorba, sedimentasi, dicerna oleh planton dan bentukan gumpalan ter(Mukhstasor, 2007)Hampir semua tumpahan minyak di lingkungan laut dapat dengan segera membentuksebuah lapisan tipis di permukaan. Hal ini dikarenakan minyak tersebut digerakkan olehpergerakan angin, gelombang dan arus, selain gaya gravitasi dan tegangan permukaan.
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 18Beberapa hidrokarbon minyak bersifat mudah menguap, dan cepat menguap. Prosespenyebaran minyak akan menyebarkan lapisan menjadi tipis serta tingkat penguapanmeningkat.Hilangnya sebagian material yang mudah menguap tersebut membuat minyaklebih padat/ berat dan membuatnya tenggelam. Komponen hidrokarbon yang terlarutdalam air laut, akan membuat lapisan lebih tebal dan melekat, dan turbulensi air akanmenyebabkan emulsi air dalam minyak atau minyak dalam air. Ketika semua terjadi,reaksi fotokimia dapat mengubah karakter minyak dan akan terjadi biodegradasi olehmikroba yang akan mengurangi jumlah minyak.Proses pembentukan lapisan minyak yang begitu cepat, ditambah dengan penguapankomponen dan penyebaran komponen hidrokarbon akan mengurangi volume tumpahansebanyak 50% selama beberapa hari sejak pertama kali minyak tersebut tumpah. Produkkilang minyak, seperti gasoline atau kerosin hamper semua lenyap, sebaliknya minyakmentah dengan viskositas yang tinggi hanya mengalami pengurangan kurang dari 25%.Selain itu juga kami mendapatkan sedikit kutipan dari #Laporan Wartawan Tribun ManadoChristian Wayongkere, yang kami akses langsung diTRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG,tentang PT. AMR yang mengalami kebocoran pipa saat menyalurkan minyak ke kapalpenampung : PERISTIWA PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG PERNAH TERJADI DISEKITAR PELABUHAN BITUNG#Laporan Wartawan Tribun Manado Christian WayongkereTRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNGLagi PT Argo Makmur Raya (AMR) mencemari lingkungan yang mengotoriPelabuhan Samudera Bitung dengan minyak mentah yang terbuang akibat kebocoranpipa penyaluran minyak dari PT AMR ke Kapal penampung yang berdiameter 10Cm, Jumat (13/1/2012) pukul 11.00 Wita.Kejadian ini sangat disesalkan karena disaat yang bersamaan kota Bitungsedang getol-getolnya dengan kebersihan lingkungan laut. "Kejadian yang menimpaPT AMR sudah yang kedua kalinya, pertama mencemari kolam Pelabuhan Bitungketika gudang kopra miliknya yang ada disekitar pelabuhan terbakar dan bertaburnyaLimbah Fly Ash di jalanan Bitung," kata Marcel satu diantara Buruh di pelabuhanSamudera Bitung, Sabtu (14/1).Menurut pria yang kesehariannya melakukan aktivitas di pelabuhan samuderaBitung kejadian tersebut berlangsung selama 30 menit, sehingga membuat sejumlah
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 19warga yang ada di pelabuhan tersebut mengambil kantong plastik mengambiltumpahan minyak, namun demikian bukan sedikit yang jatuh ke pantai. "Sekitar 45menit bois dari PT AMR ini bocor dan kami mengambil minyak yang bocor ini, sayasendiri mendapatkan sekitar 4 kantong plastik,” ujarnya.Sementara itu Kapolsek Pelabuhan Bitung AKP Lariwu kepada sejumlahwartawan di Lokasi kejadian membenarkan kalau kolam pelabuhan Bitung tercemardengan Minyak milik dari perusahaan Minyak Kelapa PT AMR. "Kami mendapatkanlaporan saya langsung datang ke lokasi kejadian, sekitar 15 menit saya berada di sinibarulah minyak tersebut dimatikan setelah saya menghubungi pelindo dan pihakpelindo yang menghubungi PT AMR," kata Lariwu.Dijelaskannya saat kejadian Lariwu sempat menunjukan Tumpahan minyakdilaut. "Ini mungkin tinggal sedikit karena telah dibawa arus sampai ke tengah laut,tapi saat kejadian kolam pelabuhan ini dipenuhi minyak," ucapnya. Ia mengeluhkankalau pihak AMR sendiri tidak melakukan pengangkatan kembali minyak yangtumpah di laut. Terpisah Humas PT AMR Agus ketika di konfirmasi mengatakankalau pihaknya belum mengetahui akan hal tersebut karena dirinya masih berada diluar Daerah."Saya masih ada di luar daerah jadi belum mengetahui hal ini, nanti saya cari tahudulu," katanya singkat.(crz)SUMBERPenulis : Christian_WayongkereEditor : Robertus_Rimawan
  • LAPORAN HASIL PENELITIAN PKLH Page 20BAB IVPENUTUP KESIMPULANPencemaran laut terjadi apabila dimasukkannya oleh manusia, baik secara langsungmaupun tidak langsung, sesuatu benda, zat atau energi ke dalam lingkungan laut, sehinggamenimbulkan akibat sedemikian rupa kepada alam dan membahayakan kesehatan sertakehidupan manusia dan ekosistem serta merugikan lingkungan yang baik dan fungsi lautsebagaimana mestinya. Tumpahan minyak menjadi penyebab utama pencemaran laut.Minyak yang tumpah diakibatkan oleh operasi kapal tanker, docking(perbaikan/perawatan kapal), terminal bongkar muat tengah laut, tanki ballast dan tankibahan bakar, scrapping kapal (pemotongan badan kapal untuk menjadi besi tua),kecelakaan tanker (kebocoran lambung, kandas, ledakan, kebakaran dan tabrakan), sumberdi darat (minyak pelumas bekas, atau cairan yang mengandung hydrocarbon ( perkantoran& industri ), dan tempat pembersihan (dari limbah pembuangan Refinery).Dan dari hasil penelitian data kami simpulkan bahwa:Didaerah sekitar pelabuhan kondisi air laut kurang baik dan pencemaran air lautsudah terjadi, jika tidak di tindaklanjuti dengan cepat, pencemaran akan meluasdan akan menimbulkan dampak yang berbahaya.Sampah plastik dan limbah minyak serta limbah pabrik lainnya di sekitarpelabuhan, menyebabkan kondisi air laut tercemar karena limbah yang merekahasilkkan hanya dibuang ke laut.Kurangnya kesadaran dari pihak pemerintah, pihak pelabuhan dan orang-orang disekeliling pelabuhan (orang-orang di pasar) akan perlunya menjaga kondisi lautagar tidak tercemar dari limbah-limbah yang berbahaya. SARANDemikianlah laporan hasil penelitianini kami susun dengan harapan dapatmendapat antusias yang baik dari para pembaca, jika ada dalam kata, kalimat ataupenyusunan laporan hasil penelitian ini mengalami kesalahan mohon kiranya dapat dimaklumi dan dapat m,mberikan saran dan kritik yang bersifat membangun.Semoga laporan hasil penelitian ini dapat diterima dengan baik oleh dosen PKLHyaitu Dra. Vera Mawitjere, M.Si,dan dapat berguna bagi pembaca.Pesan untuk seluruh anak bangsa yaitu jagan cepat puas mari kita berusaha untukmewujudkan Negara kita menjadi lebih baik dan maju dari segi ekonomi dan IPTEK.sekali lagi kami ucakan terima kasih.