Your SlideShare is downloading. ×
0
Bulu tangkis
Bulu tangkis
Bulu tangkis
Bulu tangkis
Bulu tangkis
Bulu tangkis
Bulu tangkis
Bulu tangkis
Bulu tangkis
Bulu tangkis
Bulu tangkis
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Bulu tangkis

21,167

Published on

Penjasorkes SMA Kesatrian 1 Semarang

Penjasorkes SMA Kesatrian 1 Semarang

Published in: Education
1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
21,167
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
212
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. BULU TANGKIS Standar Kompetensi : 6. Mempraktikkan keterampilan permainan olahraga dengan peraturan dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Kompetensi Dasar : 6.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan percaya diri.
  • 2. <ul><li>Permainan Tunggal </li></ul><ul><li>Taktik dalam permainan bulu tangkismenempati tempat yang penting dengan memerhatikan taktik berarti berbicara tentang perilaku taktik seorang atlet atau tim selama persiapan untuk suatu kompetisi atau pertandingan. Strategi adalah rancangan atau konsep yang bersifat metodis sebelum permainan atau pertandingan berlangsung. Taktik adalah penerapan atau pelaksanaan dari strategi, perlu memerhatikan hal-hal berikut ini : </li></ul><ul><li>1) Tingkat fisik dan teknik penampilan atlet </li></ul><ul><li>2) Tingkat fisik dan teknik lawan </li></ul><ul><li>3) Titik Kekuatan dan kelemahan lawan </li></ul><ul><li>4) Pengaruh luar(tempat pertandingan, penonton, iklim, cuaca, daerah, dan kondisi lampu) </li></ul>
  • 3. <ul><li>Taktik dalam permainan tunggal bertujuan untuk menerapkan penguasaan taktik dalam menghadapi permainan pihak lawan. </li></ul><ul><li>Permainan berdasarkan kekuatan dan kecepatan </li></ul><ul><li>Permainan ini menggunakan pukulan yang keras dan cepat serta mengarahkan shuttlecock jatuh curam ke bawah. Pemain yang menguasai bentuk permainan ini selalu memiliki pukulan smash yang keras dan cepat. </li></ul><ul><li>Permainan berdasarkan daya tahan dan keuletan </li></ul><ul><li>Bentuk permainan ini mengutamakan pukulan yang panjang atau rally yang didasarkan pada faktor daya tahan dan keuletan, sedangkan daya serangnya kurang, yang diutamakan adalah selalu bertahan terhadap serangan lawan atau secara defendif. </li></ul><ul><li>Permainan berdasarkan faktor teknik dan deception (tipuan) </li></ul><ul><li>Disini yang penting adalah penguasaan teknik pukulan dan cara melakukan tipuan. Yang diutamakan dalam pola permainan ini adalah mendalami dan mengulangi teknik pukulan dan cara melakukan tipuan. </li></ul>
  • 4. <ul><li>B. Permainan Ganda </li></ul><ul><li>Dalam permainan ganda bulu tangkis. Dua orang pemain merupakan satu kesatuan yang harus tampil baik, meskipun mereka memiliki bentuk permainan yang berbeda. Mereka harus bermain menurut suatu bentuk permainan tertentu yang berarti kerjasama lebih diutamakan daripada bermain secara perorangan. Agar dapat bermain sebaik mungkin, kedua pemain harus saling percaya terhadap kemampuan masing-masing, harus saling menutupi kelemahan, dan harus paham atas tugas serta fungsinya dalam taktik yang hendak dilaksanakan secara konsekuen dalam permainan. Seorang pemain ganda yang baik, tidak saja berusaha mengembangkan permainan sendiri, tetapi juga berusaha menambah semangat kawannya, sehingga dapat bermain dengan baik. </li></ul>
  • 5. <ul><li>Taktik atau sistem permainan ganda dibedakan menjadi 3 macam, yaitu sistem perdampingan (side by side), sistem depan belakang (front and back), dan sistem bergantian (circulate). </li></ul><ul><li>1. Sistem Berdampingan (Side by side) </li></ul><ul><li>Menurut sistem ini lapangan terbagi menjadi dua bagian yang sama besar. Setiap pemain mempunyai tugas mempertahankan daerah masing-masing. Kalau satu pemain ada yang lemah, maka pemain itu akan diberi shuttlecock terus menerus dan diserang terus. Sistem berdampingan merupakan sistem yang mudah diajarkan pada atlet yang baru belajar. </li></ul>
  • 6. <ul><li>Berikut ini keuntungan dari sistem berdampingan: </li></ul><ul><li>a. Daerah kekuasaan tipe pemain terlihat/tampak dan dibatasi oleh garis-garis yang jelas, sehingga menghindari kesalah pahaman yang mengakibatkan salah pukul atau patahnya raket pemain. </li></ul><ul><li>b. Mudah dan sederhana untuk dipelajari </li></ul><ul><li>c. formasi yang baik dan mempunyai pertahanan yang kuat dimana lawan sukar menembusnya dengan smash. </li></ul>
  • 7. <ul><li>Berikut ini kelemahan dari sistem berdampingan : </li></ul><ul><li>a. pasangan lawan yang cerdik akan menekan pemain yang lemah </li></ul><ul><li>b. Dalam formasi ini, pemain tidak dapat menyerang dengan efektif. </li></ul><ul><li>2. Sistem Depan Belakang (Front and back) </li></ul><ul><li>Berikut ini kondisi pemain jika menggunakan sistem atau formasi depan belakang. </li></ul><ul><li>a. Salah satu anggota pasangan lebih kuat dari yang lain, maka pemain yang lemah berada di depan (dekat net), sedangkan yang lebih kuat mengawasi seluruh lapangan bagian belakang. </li></ul><ul><li>b. Suatu pasangan ingin terus-menerus melakukan pukulan-pukulan serangan. </li></ul>
  • 8. <ul><li>Formasi ini juga mudah dan sederhana untuk dipelajari dan tiap pemain memukul bidang permainan dan tanggung jawab yang jelas. Pemain secara bergantian mengambil posisi di depan dan di belakang. Biasanya pemain yang melakukan service tetap menempatkan diri atau mengambil posisi di dekat net dan pasangannya di belakang. </li></ul>
  • 9. <ul><li>Berikut ini keuntungan sistem depan belakang. </li></ul><ul><li>a. Merupakan formasi yang baik untuk menyerang. </li></ul><ul><li>b. Memungkinkan untuk menyembunyikan pemain yang lebih lemah ke dekat net. </li></ul><ul><li>Adapun kelemahan sistem tersebut adalah lawan dapat mengocok pemain belakang dari sisi kanan dan kiri dan sebaliknya hampir tidak memungkinkan bagi pemain belakang dapat menguasai semua pukulan smash yang dilancarkan lawan ke garis samping kiri maupun kanan. </li></ul>
  • 10. <ul><li>3. Sistem Bergantian (circulatie) </li></ul><ul><li>Sistem ini dipandang sebagai suatu sistem yang paling baik pada saat ini. Sistem ini adalah gerakan dari sistem berdampingan dan sistem depan belakang. Sistem ini diterapkan untuk menutupi kelemahan dan mengatasi kesulitan yang adadalam sistem berdampingan dan sistem depan belakang. Pada saat melakukan serangan menggunakan sistem depan dan belakang, sedangkan saat bertahan dari serangan lawan dapat menggunakan sistem formasi berdampingan. Pada saat terserang pemain depan hendaknya mundur sampai setengah lapangan bagian kiri dan kanan. </li></ul>
  • 11. <ul><li>Sementara itu, pemain yang di belakang maju mengambil posisi di sampingnya. Pada saat merubah posisi maka pemain yang di belakang yang harus menyesuaikan posisinya dengan posisi pasangannya (maju ke lapangan bagian kiri atau kanan). </li></ul>

×