modul Java dasar fundamental (OOP)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

modul Java dasar fundamental (OOP)

on

  • 146 views

Modul ini Tidak untuk diperjual - belikan...

Modul ini Tidak untuk diperjual - belikan...


Reza Prmana

Statistics

Views

Total Views
146
Views on SlideShare
146
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
5
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

modul Java dasar fundamental (OOP) modul Java dasar fundamental (OOP) Presentation Transcript

  • 1 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK ( DENGAN JAVA )
  • 2 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Java Fundamentals Dasar-dasar Pemrograman Java
  • 3 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Materi Diskusi 1. Pernyataan dan Ekspresi 2. Variabel, Tipe Data dan Literal 3. Array 4. Operator 5. Operasi I/O Stream Sederhana 6. Pernyataan Penentu Keputusan 7. Pernyataan Pengulangan Proses
  • 4 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Pernyataan dan Ekspresi Pernyataan dan ekspresi dasar pemrograman java
  • 5 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Pernyataan Perintah yang menyebabkan sesuatu terjadi dan merepresentasikan aksi tunggal dalam program Java Contoh: int tahunProduksi; Setiap pernyataan ditutup oleh karakter semicolon (;) Pernyataan dikelompokkan dengan tanda pembuka ({) dan penutup (}). Kelompok ini
  • 6 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Ekspresi Pernyataan yang dapat menghasilkan suatu nilai. Nilai yang dihasilkan oleh pernyataan ini yang disebut dengan nilai balik (return value) Nilai balik bisa berupa bilangan, boolean, atau objek Method tanpa nilai balik biasanya menggunakan keyword void Contoh:hasilBagi = a / b;
  • 7 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Kata Kunci abstract private case interface continue this enum static for break instance of void new double return class switch implements transient finally assert protected catch long default throw extends strictfp package byte int volatile Synchroniz else short float boolean import try native do public char super if throws final while
  • 8 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Variabel, TipeData, dan Literal Variable, Tipe Data dan Literal dalam Pemrograman Java
  • 9 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Variabel Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai) Nilai variabel dapat diubah di pernyataan manapun di dalam program Mendeklarasikan variabel: tipe namaVariabel1 [, namaVariabel2] Contoh: int hasilKali; String namaSiswa, namaGuru, namaAdmin;
  • 10 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Lingkup Variabel Variabel dipanggil berdasarkan lingkupnya, dimulai dari blok yang paling kecil, kemudian blok di luar itu 1. Instance Variable: variabel yang memiliki nilai yang berbeda di setiap objek 2. Class Variable: variabel yang berlaku di suatu class dan seluruh instan dari class tersebut (objek). Ciri class variable adalah menggunakan keyword static 3. Local Variable: digunakan di dalam method atau blok pernyataan yang lebih kecil dari itu 4. Parameter: variabel yg ada di dalam pernyataan (argument) method
  • 11 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Bilangan.java class Bilangan { static int pencacah = 0; private int nilai; public Bilangan(int nilai){ this.nilai = nilai; this.pencacah++; } public void info(){ System.out.println("Nilai:“ + this.nilai); System.out.println("Pencacah:“ + this.pencacah); System.out.println(""); } }
  • 12 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH BilanganBeraksi.java public class BilanganBeraksi{ public static void main(String[] args){ Bilangan b1 = new Bilangan(50); b1.info(); Bilangan b2 = new Bilangan(15); b2.info(); Bilangan b3 = new Bilangan(30); b3.info(); } }
  • 13 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Memberi Nilai Variabel Menggunakan tanda sama dengan (=) Kebiasaan yang baik untuk memberi nilai awal (initial value) pada local variabel (mencegah bug pada program) Contoh: int hasilTambah = 0; boolean status = false;
  • 14 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Memberi Nama Variabel Gunakan lowercase untuk variabel yang terdiri dari satu kata atau kata pertama Gunakan kapital untuk karakter pertama dari kata kedua, ketiga, dst Contoh: int hasil; boolean statusMesinMobil; Button openFile;
  • 15 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Penentu Akses Private: pengaksesan suatu instance variabel dan method hanya dapat dilakukan di dalam class ( tidak bisa dari dari luar class) Tanpa Tanda: pengaksesan suatu instance variabel dan method dapat dilakukan di dalam kelas dan kelas lain dalam satu paket Public: pengaksesan suatu instance variable dan method dapat dilakukan dari luar (sembarang) kelas
  • 16 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Class Acces Level Specifier Class Package SubClass World private  no specifier   protected    public    
  • 17 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Tipe Data Primitif 1. byte 2. short 3. int 4. long 5. float 6. double 7. char 8. boolean Catatan: Secara umum jenis tipe data: bilangan bulat, pecahan, karakter dan boolean Hasil operasi matematika akan mengikuti tipe data dari operand
  • 18 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Tipe Data Primitif Keterangan Ukuran Jangkauan byte Bilangan bulat 8 bit -128  127 short Bilangan bulat 16 bit -32.768  32.767 int Bilangan bulat 32 bit -2.147.483.648  2.147.483.647 long Bilangan bulat 32 bit -9.223.372.036.854.775,808  9.223...807 float Bilangan pecahan 32 bit (presisi 6-7 bit) -3.4E38  3.4E38 double Bilangan pecahan 64 bit (presisi 14-15 bit) -1.7E308  1.7E308 char Karakter (unicode) 16 bit u0000  uffff boolean Logika (true/false)
  • 19 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Karakter.java public class Karakter{ public static void main(String[] args){ char karakter1=88, karakter2='X', karakter3='Y'; System.out.println("Karakter 1: " + karakter1); System.out.println("Karakter 2: " + karakter2); System.out.println("Karakter 3: " + karakter3); } }
  • 20 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Constant Variable (Konstanta) Constant Variable digunakan apabila kita ingin membuat nilai sebuah variable tidak berubah (tetap) Constant variable menggunakan keyword final di depan tipe data, kadang sering juga digabungkan dengan keyword static. Nama constant variable biasanya menggunakan kapital Contoh: final float PI = 3.141592; static final boolean DEBUG = false;
  • 21 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Literal Semua informasi (bilangan, karakter, string, boolean ) yang merepresentasikan suatu nilai Literal Bilangan (bulat dan pecahan): int tahun = 2008; long nilai = 4L double myScore = 2.25; float piValue = 3.1415927F; double x = 12e22; double y = 19E-95; Literal Boolean (true dan false): boolean pilihan = true; Literal String: String quitMsg = “Yakin Ingin Keluar?”; Literal Karakter (unicode)
  • 22 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Character Escape
  • 23 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Pengarah Tipe (Type-Casting) Pengarah Tipe (Type-Casting) Contoh: int i = 10; char paksa; paksa = (char) i; Casting tanpa menghilangkan nilai: Tipe Sumber Tipe Tujuan byte short, char, int, long, float, double short int, long, float, double char int, long, float, double int long, float, double long float, double float double
  • 24 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH LuasSegitiga.java public class LuasSegitiga { public static void main(String[] args) { int alas= 17; int tinggi = 11; double luas; luas = (double) (alas*tinggi)/2; System.out.println("Luas Segitiga : " + luas); } }
  • 25 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan: Hitung Luas Lingkaran Buat class Lingkaran yang mempunyai method menghitung luas lingkaran void hitungLuas(double r){ ... } Rumus luas lingkaran= PI* r * r PI adalah konstanta dengan nilai 3. 141592 r adalah jari-jari lingkaran Buat class LingkaranBeraksi, yang menampilkan hasil perhitungan luas lingkaran dalam dua bentuk: pecahan dan bulat (type-casting). Beri nilai r = 11.78
  • 26 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Array (Larik) Array (Variabel berindex) dalam Java
  • 27 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Konsep Array (Larik) Array adalah objek yang dapat digunakan untuk menyimpan sejumlah data Elemen yang disimpan pada array dapat berupa tipe primitif (int, float, etc) atau objek (instan dari class) Langkah menciptakan array: 1. Mendeklarasikan variabel array 2. Menciptakan objek array
  • 28 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Deklarasi Variabel Array Bentuk Deklarasi: tipePrimitif[] namaVariabel; namaKelas[] namaVariabel; Contoh: String[] kota; int[] nomor;
  • 29 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Menciptakan Objek Array Bentuk Deklarasi: namaVariabel = new tipePrimitif[jumlahElemen]; namaVariabel = new namaKelas[jumlahElemen]; Contoh: nomor = new int[7]; kota = new String[8]; Bentuk singkat deklarasi variable dan objek array: String[] kota = new String[8]; int[] nomor = new int[7];
  • 30 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Mengakses Elemen Array Bentuk Deklarasi namaVariabelArray[nomorElemen]; Contoh: kota[0] = “Surabaya”;
  • 31 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH ArrayKota.java public class ArrayKota{ public static void main(String[] args){ String[] kota; //deklarasi variabel array kota = new String[3]; // membuat objek array // mengisi elemen array kota[0] = "Jakarta"; kota[1] = "Surabaya"; kota[2] = "Semarang"; // menampilkan elemen array System.out.println(kota[0]); System.out.println(kota[1]); System.out.println(kota[2]); } }
  • 32 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Pemberian Nilai Array public class ArrayKota2{ public static void main(String[] args){ String[] kota = {“Jakarta”, “Surabaya”, “Semarang”}; // menampilkan elemen array System out println(kota[0]); System.out.println(kota[1]); System.out.println(kota[2]); } } Pemberian nilai dapat langsung dilakukan ketika objek array diciptakan
  • 33 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Mengetahui Jumlah Elemen Array public class ArrayKota3{ public static void main(String[] args){ String[] kota = {“Jakarta”, “Surabaya”, “Semarang”}; // menampilkan elemen array for(int i=0; i<kota.length; i++) System.out.println(kota[i]); } } Jumlah elemen Array dapat diketahui dengan instance variable bernama length
  • 34 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Array Multidimensi class ArrayMultidimensi { public static void main(String[] args) { String[][] nama = { {"Pak ", "Bu “, “Mbak”}, {"Joko", "Susi"} }; System.out.println(nama[0][0] + nama[1][0]); System.out.println(nama[0][1] + nama[1][1]); System.out.println(nama[0][2] + nama[1][0]); } } Array multidimensi adalah array dari array , dengan konsep pengaksesan [noBaris][noKolom]
  • 35 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan: Buat Array Multidimensi 1. Buat class NegaraKota 2. Buat array multidimensi untuk nama negara dan ibukotanya 3. Masukkan dalam list array: nama negara = Amerika, Inggris, Jepang, Perancis, Indonesia, Iran, Irak ibukota =Teheran, Bekasi, Jakarta, Bantar Gebang, Tokyo 4. Akses array dan tampilkan di layar sebagai berikut: Ibukota Indonesia adalah Jakarta Ibukota Jepang adalah Tokyo Ibukota Iran adalah Teheran
  • 36 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator Penggunaan Operator dalam Pemrograman Javava
  • 37 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator Operator adalah simbol dan karakter khusus (matematika) yang digunakan dalam suatu ekspresi Contoh: int x = 3; int y = x; int z = x * y; boolean status = true;
  • 38 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator
  • 39 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Jenis Operator Berdasar Operand 1. Operator Unary: operator yang melibatkan satu operand 2. Operator Binary: operator yang melibatkan dua operand 3. Operator Ternary: operator yang melibatkan tiga operand
  • 40 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Jenis Operator 1. Operator Aritmatika 2. Operator Penugasan 3. Operator Penggabungan 4. Operator Penambahan dan Pengurangan 5. Operator Bit 6. Operator Pembanding 7. Operator Logika
  • 41 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator Aritmatika
  • 42 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator Penugasan Operator penugasan berguna untuk memberi nilai ke suatu variabel Operator penugasan menggunakan tanda sama dengan ( = ) Operator penugasan digabungkan dengan operator aritmatika membentuk operator penugasan gabungan (compound assignment)
  • 43 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator Penugasan Gabungan
  • 44 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator Penggabungan Operator + dapat digunakan untuk penggabungan String dan String maupun String dan Bilangan Contoh: System.out.println(“Saya adalah” + “Mahasiswa”); System.out.println(“Jumlah Mahasiswa” + 30);
  • 45 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Penambahan dan Pengurangan Penambahan: menambahkan 1 ke nilai variabel (operator = ++, prefix atau postfix) int x=5; int x=5; y = x++; y = ++x; (nilai saat ini : y = 5, x=6) (nilai saat ini: y = 6, x=6) Pengurangan: mengurangkan 1 ke nilai variabel (operator = --) int x=5; int x=5; y = x--; y = --x; (nilai saat ini: y = 5, x=4) (nilai saat ini: y = 4, x=4)
  • 46 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan: Tampilkan Nilai x, y dan z Penambahan.java int x, y, z; x = 42; y = x++; //tampilkan x, y saat ini z = ++x; //tampilkan x, z saat ini Pengurangan.java int x, y, z; x = 42; y = x--; //tampilkan x, y saat ini z = --x; //tampilkan x, z saat ini
  • 47 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan: Tampilkan Nilai x, y,w dan z Penambahan2.java int w, x, y, z; x = 5; w =5 ; y = 8 - x++; z = 8 - ++w; Pengurangan2.java int w,x, y, z; x = 5; w =5 ; y = 8 – x--; z = 8 - --w;
  • 48 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator Bit & operasi AND untuk bit | operasi OR untuk bit ^ operasi Ex OR untuk bit ~ operasi NOT untuk bit << geser kiri (geser 1 bit = *2) >> geser kanan (geser 1 bit = /2) >>> geser kanan tak bertanda
  • 49 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan: Program Kali dan Bagi 2 Buat program yang menghitung perkalian (*) dan pembagian (/) dengan bilangan dua (2) tanpa operator matematika Catatan = x >> n = x/2n
  • 50 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator Pembanding (Relasional)
  • 51 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan: Tampilkan hasilBanding1 dan 2 Pembanding.java boolean hasilBanding1; boolean hasilBanding2; int age = 36; hasilBanding1 = age < 25; hasilBanding2 = age != 26; //Tampilkan hasilBanding1 dan hasilBanding2
  • 52 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator Logika && operasi logika AND | | operasi logika OR ! operasi logika NOT Operator logika menggunakan ekspresi dengan nilai balik Boolean (true or false)
  • 53 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Urutan Eksekusi Operator Secara umum urutan eksekusi operator: 1. Operasi Penambahan dan Pengurangan 2. Operasi Aritmatika 3. Operasi Pembandingan 4. Operasi Logika 5. Operasi Penugasan Apabila urutan sama, sebelah kiri dieksekusi terlebih dahulu daripada sebelah kanan Khusus untuk operator = dan += sebelah kanan dieksekusi terlebih dahulu
  • 54 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operasi I/O Stream Sederhana Penggunaan Operasi Input dan Output Sederhana dalam Java
  • 55 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Stream Standard 1. System.in: menangani pembacaan dari keyboard (standard input) 2. System.out: mengirimkan keluaran ke layar (standard output) 3. System.err: mengirimkan kesalahan (standard error)
  • 56 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Membaca Input dari Keyboard Perintah sederhana untuk memasukkan data dari keyboard adalah membaca sebagai karakter Penggunaannya memerlukan blok try-catch (akan dibahas pada bagian eksepsi) Contoh: char karakter; karakter = System.in.read(); Untuk mudahnya, gunakan class InputKeyboard.java untuk menerima masukkan data dari keyboard
  • 57 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH InputKeyboard.java public class InputKeyboard{ public static String inputString(){ int karakter; String str ="“; boolean selesai = false; while(!selesai){ try{ karakter = System.in.read(); if(karakter < 0 || (char) karakter == 'n') selesai = true; else if ((char) karakter != 'r') str = str + (char) karakter; }catch (java.io.IOException e){ System.err.println("Ada kesalahan"); selesai = true; } } return str; } }
  • 58 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH SalamKenal.java import java.io.*; public class SalamKenal{ public static void main( String[] args ){ System.out.print("Masukkan Nama Anda: "); String name = InputKeyboard.inputString(); System.out.println("Halo, Salam Kenal " + name +"!"); } }
  • 59 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Konversi String ke Tipe Lain Method inputString() pada class InputKeyboard memiliki nilai balik bertipe String Tipe String bisa kita konversi ke tipe lain (int, float, atau double) dengan menggunakan method valueOf() atau method di bawah yang ada di class Integer dan Double: Integer.parseInt(nilaiString) Double.parseDouble(nilaiString)
  • 60 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH KonversiData.java public class KonversiData{ public static void main(String[] args){ // menerima input String dan mengubah ke bilangan pecahan System.out.print("Masukkan sebuah bilangan pecahan:" ); String dataPecahanString = InputKeyboard.inputString(); double dataPecahan = Double.parseDouble(dataPecahanString); System.out.println("Bilangan Pecahan:" + dataPecahan); // menerima input String dan mengubah ke bilangan bulat System.out.print("Masukkan sebuah bilangan bulat:" ); String dataBulatString = InputKeyboard.inputString(); System.out.println("Bilangan Bulat:" + Integer.parseInt(dataBulatString)); } }
  • 61 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan Ubah class LuasSegitiga dengan nilai alas dan tinggi dimasukkan oleh user lewat prompt (gunakan class InputKeyboard) public class LuasSegitiga { public static void main(String[] args) { double alas= 17; double tinggi = 11; double luas; luas = (alas*tinggi)/2; System.out.println("Luas Segitiga : " + luas); } }
  • 62 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Tampilan Program Program Penghitung Luas Segitiga Masukkan Alas = 13 Masukkan Tinggi = 24 Jadi, Luas Segitiga adalah =
  • 63 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH
  • 64 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Pernyataan Penentu Keputusan Penggunaan Pernyataan Penentu Keputusan dalam Java
  • 65 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Pernyataan Penentu Keputusan 1.if, if-else, if-else if – else 2.switch
  • 66 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH If Pernyataan kondisi yang digunakan untuk pengambilan keputusan terhadap dua buah kemungkinan if bisa berdiri sendiri atau dengan menggunakan else Bentuk: if(kondisi){ // blok pernyataan yang dijalankan, bila kondisi benar }
  • 67 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanIF.java public class PernyataanIF{ public static void main(String[] args){ int diskon =0, totalBelanja = 500000; if(totalBelanja >= 100000){ diskon = totalBelanja/10; } System.out.println("Diskon = " + diskon); } }
  • 68 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH if-else if-else mengatur pernyataan yang dijalankan sewaktu kondisi bernilai benar atau salah Bentuk: if(kondisi){ // blok pernyataan yang dijalankan, bila kondisi benar } else{ // blok pernyataan yang dijalankan, bila kondisi salah }
  • 69 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanIFELSE.java public class PernyataanIFELSE{ public static void main(String[] args){ int diskon =0, totalBelanja = 500000; if(totalBelanja >= 100000){ diskon = totalBelanja/10; } else{ diskon = 0; } System.out.println("Diskon = " + diskon); } }
  • 70 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan Kembangkan class PernyataanIFELSE supaya nilai Total Belanja bisa dimasukan melalui input dari keyboard (user)
  • 71 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH if Bersarang if bersarang mengatur pernyataan yang dijalankan sewaktu kondisi berupa pilihan Bentuk: if(kondisiA){ // pernyataan yang dijalankan, bila kondisiA benar }else if(kondisiB){ // pernyataan yang dijalankan, bila kondisiB benar }else if(kondisiC){ // pernyataan yang dijalankan, bila kondisiC benar }else{ // pernyataan yang dijalankan untuk kondisi selain itu }
  • 72 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanIFBersarang.java public class PernyataanIFBersarang { public static void main(String[] args) { int skorUjian= 86; char nilai; if (skorUjian >= 90) { nilai = 'A'; } else if (skorUjian >= 80) { nilai = 'B'; } else if (skorUjian >= 70) { nilai = 'C'; } else { nilai = 'D'; } System.out.println("Nilai = " + nilai); } }
  • 73 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan Kembangkan class PernyataanIFBersarang supaya bisa menerima masukan (input) data langsung dari user Tampilan Program: Masukkan Skor Ujian = X Nilai untuk skor ujian X adalah Z
  • 74 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Operator Ternary (Kondisi) Pernyataan kondisi yang menggunakan operator ternary (melibatkan tiga buah operand) Bentuk: ekspresi_kondisi ? nilai_1 : nilai_2
  • 75 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH OperatorTernary.java public class OperatorTernary{ public static void main(String[] args){ int totalBelanja = 500000; int diskon = totalBelanja >= 100000 ?totalBelanja/10 : 0; System.out.println("Diskon = " + diskon); } }
  • 76 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH switch Switch digunakan untuk melakukan tindakan berbeda terhadap sejumlah kemungkinan nilai Bentuk: switch(ekspresi){ case nilaiSatu: Pernyataan 1 break; case nilaiDua: Pernyataan2 break; ... default: PernyataanN; }
  • 77 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanSWITCH1.java public class PernyataanSWITCH1{ public static void main(String[] args){ int pilihan = 3; switch(pilihan){ case 1: System.out.println("Soto Ayam"); break; case 2: System.out.println("Gule Kambing"); break; case 3: System.out.println("Nasi Goreng"); break; default: System.out.println("Silakan Pilih 1, 2 atau 3"); } } }
  • 78 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan Kembangkan class PernyataanSWITCH1 supaya bisa menerima masukan (input) data langsung dari user lewat prompt Tampilan awal: > 1. Soto Ayam 2. Gule Kambing 3. Nasi Goreng > Pilih menu apa? 1 > Menu yang anda pilih adalah Soto Ayam
  • 79 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanSWITCH2.java public class PernyataanSWITCH2{ public static void main(String[] args){ int pilihan = 3; switch(pilihan){ case 1: case 2: case 3: case 4: case 5: System.out.println("Hari Kerja"); break; case 6: case 7: System.out.println("Hari Libur"); break; default: System.out.println("Silakan Pilih Hari"); }}}
  • 80 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan: Menentukan Jumlah Hari Buat program (dengan SWITCH) untuk menghitung berapa jumlah hari pada suatu bulan dan tahun yang ditunjuk Bulan dan tahun dimasukkan dengan input dari keyboard Tampilkan hasilnya dengan: Masukkan tahun: x Masukan bulan: y Jumlah hari pada tahun x bulan y adalah z hari
  • 81 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH
  • 82 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Pernyataan Pengulangan Proses Penggunaan Pernyataan Pengulangan Proses dalam Java
  • 83 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Pernyataan Pengulangan Proses Pernyataan Pengulangan Proses (Loop) for while do-while Pernyataan Pemindah Proses (Jump) break continue return
  • 84 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH for for sering disebut for loop, karena digunakan untuk proses looping atau pengulangan Bentuk: for (inisialisasi; kondisi; penaikan_penurunan){ pernyataan }
  • 85 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanFOR.java public class PernyataanFOR { public static void main(String[] args){ for(int i=1; i<11; i++); System.out.println(i); } } }
  • 86 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanFOREnhanced.java class PernyataanFOREnhanced { public static void main(String[] args){ int[] numbers = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10}; for (int i : numbers) { System.out.println(i); } } }
  • 87 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH while while digunakan untuk melakukan proses pengulangan suatu blok pernyataan selama kondisinya bernilai true Bentuk: while (kondisi) { pernyataan }
  • 88 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanWHILE.java class PernyataanWHILE { public static void main(String[] args){ int i = 1; while (i < 11) { System.out.println(i); i++; } } }
  • 89 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan: Tampilkan Bilangan Genap Tampilkan bilangan genap antara 1 sampai 20 dengan menggunakan: 1. Pernyataan FOR 2. Pernyataan WHILE
  • 90 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH do...while do ... while digunakan untuk melakukan proses pengulangan suatu blok pernyataan selama kondisinya bernilai true Pernyataan dalam blok paling tidak dieksekusi satu kali Bentuk: do { pernyataan } while (kondisi);
  • 91 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanDOWHILE.java class PernyataanDOWHILE { public static void main(String[] args){ int i = 1; do { System.out.println(i); i++; } while (i <= 10); } }
  • 92 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH break Penyataan break digunakan untuk keluar dari suatu pengulangan (loop) Penggunaan break bisa berbentuk tanpa label atau berlabel
  • 93 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanBREAK.java public class PernyataanBREAK { public static void main(String[] args){ for(int i=1; i<11; i++){ if(i==5) break; System.out.println(i); } } }
  • 94 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH PernyataanBREAKLABEL.java public class PernyataanBREAK { public static void main(String[] args){ selesai: for(int i=1; i<11; i++){ if(i==5) break selesai; System.out.println(i); } } }
  • 95 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH return Pernyataan return digunakan untuk keluar dari method return memiliki dua bentuk: 1. mengembalikan nilai (sesuai dengan tipe data) 2. tidak mengembalikan nilai (untuk void) Contoh: int perkalian(int x, int y){ return x * y; } void perkalian(int x, int y){ hasilKali = x * y; return; }
  • 96 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH continue Penyataan continue digunakan untuk melanjutkan eksekusi ke suatu pengulangan (loop) Penggunaan continue bisa berbentuk tanpa label atau berlabel
  • 97 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Latihan: Modifikasi Matematika.java Modifikasi program Matematika.java yang sebelumnya sudah kita buat dengan menggunakan tipe data double untuk method (bukan void) Gunakan return untuk setiap fungsi (pertambahan, pengurangan, pembagian dan perkalian) Input data adalah lewat prompt (InputKeyboard) dan bukan ditentukan di code Buat menu pilihan untuk fitur pertambahan, pengurangan, pembagian atau perkalian
  • 98 Pemrograman Berorientasi Objek STMIK BANISALEH Tampilan Masukkan Angka Pertama = 3 Masukkan Angka Kedua =23 Menu Operasi Matematika: 1. Pertambahan 2. Pengurangan 3. Perkalian 4. Pembagian Pilih Menu = 1 Hasil Operasi Matematika adalah 26