MODEL-MODEL PEMBELAJARAN

1 Model Pembelajaran Klasikal
2.Model Pembelajaran Individual
3.Model Kooperatif
Oleh: Masduki,
...
Pembelajaran Klasikal
Urutan Kegiatan Pembelajaran
Guru menjelaskan definisi
Membuktikan rumus
Memberi contoh
Memberi soal...
2.Model Pembelajaran Individual
Model pembelajaran yang memperhatikan perbedaan individual.
Adapun pembelajaran individual...
Pembelajaran Kooperatif


Pembelajaran Kooperatif adalah pembelajaran
yang mengharuskan siswa untuk bekerja dalam
suatu t...
Kegiatan Pembelajaran






Kegiatan pra pembelajaran meliputi menyiapkan
materi, menentukan skor awal, membagi siswa d...
Beberapa Model Pembelajaran




STAD (Student Achievement Division)
JIGSAW
TGT (Teams-Game-Tournaments)
STAD
Langkah-langkah Pembelajaran






Guru menyampaikan materi
Siswa membetuk kelompok untuk menyelesakan
masalah
M...
JIGSAW
Langkah-langkah Pembelajaran







Siswa membaca topik ahli dan menetapkan anggota ahli untuk
topik tertentu....
TGT
Langkah-langkah Pembelajaran
 Mengajar: Guru menyampaikan materi
 Belajar kelompok: siswa belajar dengan menggunakan...
PENDEKATAN PEMBELAJARAN
MATEMATIKA






Pendekatan Konstruktivis
Pendekatan Pemecahan Masalah
Matematika
Pendekatan O...
Pendekatan Konstruktivis







Prinsip Utama: Pengetahuan dibangun sendiri oleh siswa.
Guru seharusnya mengetahui pen...
Pendekatan Pemecahan Masalah






Pemecahan masalah merupakan bagian dari kurikulum
matematika yang sangat penting dal...
Empat Fase Penyelesaian Masalah Menurut
Polya





memahami masalah
merencanakan penyelesaian
menyelesaikan masalah se...
Soal yang merupakan “masalah”




Soal rutin biasanya mencakup aplikasi suatu
prosedur matematika yang sama atau mirip
d...
Strategi unuk memecahkan msalah










Strategi Act It Out
Membuat Gambar atau Diagram
Menemukan Pola
Membuat ...
Pendekatan Open-Ended




Pembelajaran dengan Open Ended biasanya
dimulai dengan memberikan problem terbuka
kepada siswa...
Pendidikan Realistik Matematika
(RME)
Menurut Streefland (1991) terdapat lima prinsip utama
dalam belajar mengajar yang be...
Beberapa alat peraga matematika








Alat untuk kekekalan Luas
Alat untuk kekekalan panjang
Alat kekekalan volum...
Sekian terima kasih
#
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Model model pembelajran

1,076 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,076
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
84
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Model model pembelajran

  1. 1. MODEL-MODEL PEMBELAJARAN 1 Model Pembelajaran Klasikal 2.Model Pembelajaran Individual 3.Model Kooperatif Oleh: Masduki, S.Pd.I
  2. 2. Pembelajaran Klasikal Urutan Kegiatan Pembelajaran Guru menjelaskan definisi Membuktikan rumus Memberi contoh Memberi soal latihan
  3. 3. 2.Model Pembelajaran Individual Model pembelajaran yang memperhatikan perbedaan individual. Adapun pembelajaran individual mempunyai beberapa ciri:  Siswa belajar secara tuntas.  Setiap unit yang dipelajari memuat tujuan pembelajaran khusus yang jelas.  Keberhasilan siswa diukur berdasarkan pada sistem yang mutlak.  Siswa belajar sesuai dengan kecepatannya masing-masing. Salah satu model pembelajaran individual yang sangat populer adalah modul. Modul adalah suatu paket pembelajaran yang memuat suatu unit konsep pembelajaran yang dapat dipelajari oleh siswa sendiri.
  4. 4. Pembelajaran Kooperatif  Pembelajaran Kooperatif adalah pembelajaran yang mengharuskan siswa untuk bekerja dalam suatu tim untuk menyelesaikan masalah, menyelesaikan tugas, atau mengerjakan sesuatu untuk tujuan bersama
  5. 5. Kegiatan Pembelajaran    Kegiatan pra pembelajaran meliputi menyiapkan materi, menentukan skor awal, membagi siswa dalam kelompok berdasarkan skor awal. Melaksanakan kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran disesuaikan dengan model kooperatif yang digunakan. Menentukan skor peningkatan. Skor peningkatan dapat digunakan untuk memberikan penghargaan kelompok
  6. 6. Beberapa Model Pembelajaran    STAD (Student Achievement Division) JIGSAW TGT (Teams-Game-Tournaments)
  7. 7. STAD Langkah-langkah Pembelajaran      Guru menyampaikan materi Siswa membetuk kelompok untuk menyelesakan masalah Menyerahkan/mempresentasikan hasil kerja kelompok Memberi tes/kuis Memberikan penghargaan kelompok
  8. 8. JIGSAW Langkah-langkah Pembelajaran      Siswa membaca topik ahli dan menetapkan anggota ahli untuk topik tertentu. Diskusi grup ahli: Siswa dengan topik ahli yang sama bertemu untuk mendiskusikannya dalam kelompok ahli. Laporan kelompok: Siswa ahli kembali ke kelompoknya masing-masing untuk menjelaskan topik yang didiskusikannya kepada anggota kelompoknya Tes:Siswa mengerjakan kuis individual yang mencakup semua topik. Penghargaan kelompok
  9. 9. TGT Langkah-langkah Pembelajaran  Mengajar: Guru menyampaikan materi  Belajar kelompok: siswa belajar dengan menggunakan lembar kerja dalam kelompok untuk menguasai materi.  Turnamen: siswa memainkan pertandingan akademik dalam regu yang berkemampuan homogen, masingmasing meja turnamen berisi 3 anggota.  Penghargaan kelompok: skor kelompok dihitung berdasarkan skor anggota kelompok turnamen, dan kelompok baru diakui bila dapat melampaui kriteria minimal.
  10. 10. PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA     Pendekatan Konstruktivis Pendekatan Pemecahan Masalah Matematika Pendekatan Open-Ended Pendekatan Realistik
  11. 11. Pendekatan Konstruktivis     Prinsip Utama: Pengetahuan dibangun sendiri oleh siswa. Guru seharusnya mengetahui pengetahuan awal yang ada pada siswa dan memanfaatkannya untuk menyampaikan materi berikutnya. Tujuan membangun pemahaman. Belajar menurut pandangan konstruktivis tidak menekankan untuk memperoleh pengetahuan yang banyak tanpa pemahaman. Guru bukan seseorang yang harus selalu diikuti jawabannya. Di dalam kelas konstruktifis para siswa diberdayakan oleh pengetahuannya sendiri. Mereka berbagi strategi penyelesaian, berdiskusi, melakukan penyelidikan untuk menyelesaikan setiap masalah.
  12. 12. Pendekatan Pemecahan Masalah    Pemecahan masalah merupakan bagian dari kurikulum matematika yang sangat penting dalam proses pembelajaran maupun penyelesaiannya. Siswa dimungkinkan memperoleh pengalaman menggunakan pengetahuan serta ketrampilan yang sudah dimiliki untuk diterapkan pada pemecahan masalah yang bersifat tidak rutin. Melalui kegiatan ini aspek-aspek kemampuan matematika menjadi penting seperti penerapan aturan pada masalah yang tidak rutin, penemuan pola, pengeneralisasian, komunikasi matematika, dan lain-lain dapat dikembangkan secara lebih baik.
  13. 13. Empat Fase Penyelesaian Masalah Menurut Polya     memahami masalah merencanakan penyelesaian menyelesaikan masalah sesuai rencana melakukan pengecekan kembali terhadap semua langkah yang telah telah dikerjakan Ada 3 hal yang perlu dipikirkan yang berkaitan dengan pemecahan masalah  Pembelajaran melalui pemecahan masalah  Pembelajaran tentang pemecahan masalah  Pembelajaran untuk pemecahan masalah.
  14. 14. Soal yang merupakan “masalah”   Soal rutin biasanya mencakup aplikasi suatu prosedur matematika yang sama atau mirip dengan hal yang baru dipelajari. Sedangkan dalam masalah tidak rutin, untuk sampai pada prosedur yang benar diperlukan pemikiran yang lebih mendalam.
  15. 15. Strategi unuk memecahkan msalah          Strategi Act It Out Membuat Gambar atau Diagram Menemukan Pola Membuat Tabel Memperhatikan Semua Kemungkinan Secara Sistematik Tebak dan Periksa Strategi Kerja Mundur Membuat Model Menyelesaikan Masalah yang Mirip atau Masalah yang lebih Mudah.
  16. 16. Pendekatan Open-Ended   Pembelajaran dengan Open Ended biasanya dimulai dengan memberikan problem terbuka kepada siswa. Kegiatan pembelajaran harus membawa siswa dalam menjawab permasalahan dengan banyak cara dan mungkin juga banyak jawaban yang benar.
  17. 17. Pendidikan Realistik Matematika (RME) Menurut Streefland (1991) terdapat lima prinsip utama dalam belajar mengajar yang berdasar pada pengajaran realistik adalah:  Menggunakan masalah-masalah kontektual.  Menggunakan model-model, situasi, skema, dan simbolsimbol.  Membawa siswa dari tingkat informal ke tingkat formal.  Adanya kegiatan interaktif sebagai karakteristik dari proses pembelajaran matematika.  Intertwinning(membuat jalinan) antar topik atau antar pokok bahasan.
  18. 18. Beberapa alat peraga matematika        Alat untuk kekekalan Luas Alat untuk kekekalan panjang Alat kekekalan volume Alat untuk teori kemungkinan A lat untuk pengukuran Macam-macam bangun geometri Alat peraga untuk permainan
  19. 19. Sekian terima kasih #

×