• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
26.qumillaila
 

26.qumillaila

on

  • 1,098 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,098
Views on SlideShare
1,098
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
30
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    26.qumillaila 26.qumillaila Presentation Transcript

    • Tahukah kamu? Makanan yang kita Untungnya, makhluk hidup punya Kalau jalur tersebut tidak diatur, Yuk, kenal dalam lanjut light” lebihseperti lalu makan akan masuk ke dalam jalur “trafficYak, ENZIM bisa timbul kemacetan lalu lintas metabolisme yang enzim!  tentang saa...ngat rumit di metabolismenya, apa itu?? lintas di Jakarta loh... tubuh kita EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Peta Konsep Klik di sini EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Peta Konsep Klik di sini EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Peta Konsep EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Definisi Wilhelm Friedrich Kühne (1878) pertama kali mengungkapkan istilah “Enzim” EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    •  Enzim tersusun atas Kofaktor Koenzim Klik bagan bagian yang berupa (non protein yang disebut Koenzim Gugus protein) apoenzim dan bagian prostetik berupa non protein Enzim Ion-ion kofaktor. (holoenzim) organik Apoenzim merupakan Apoenzim prostetik bagian utama dari enzim (protein) Gugus Berdasarkan kuat tidaknya ikatan kofaktor pada apoenzim, kofaktor dibagi menjadi tiga: Apoenzim organik Ion-ion koenzim, gugus prostetik, dan ion-ion organik Kesatuan unit fungsional antara apoenzim dan kofaktor disebut Kofaktor holoenzim (koenzim, gugus Holoenzim prostetik ion organik ) Enzim Metabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    •  Terikat secara lemah pada apoenzim Koenzim  Bersifat spesifik, stabil terhadap panas, memiliki berat molekul rendah prostetik Gugus  Terdiri atas molekul organik  Terletak pada sisi aktif enzim organik Ion-ion  Berfungsimembawa elektron, hidrogen, dan atom-atom lain antarenzim  Contoh: NAD+, NADP+, FAD, dan sebagian besar vitamin EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Koenzim  Terikat secara kuat pada apoenzim  Berperan dalam memberikan kekuatan tambahan terhadap kerja enzim prostetik Gugus  Contoh: heme (suatu molekul yang mengandung besi) organik Ion-ion  Gugus prostetik yang tergabung pada protein: hemoglobin, mioglobin, katalase, dan sitokrom oksidase EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Koenzim  Ion-ion organik dibutuhkan untuk memantapkan struktur enzim  Berfungsi untuk mengikatkan antargugus- prostetik Gugus gugus protein enzim, antargugus-gugus nonprotein enzim, dan antara keduanya organik Ion-ion  Contoh: ion klorida dan kalsium yang terdapat di air liur membuat enzim amilase bekerja lebih maksimal EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Sifat-sifat Enzim Mengubah Bekerja Merupakan Secara Protein Kecepatan Reaksi Spesifik Klik Klik Klik Diperlukan Bekerja dalam jumlah Bolak-balik Sedikit Klik Klik EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Sifat-sifat Enzim Mengubah Bekerja Merupakan Secara Protein Kecepatan Reaksi Spesifik Klik Klik Klik Diperlukan Bekerja dalam jumlah Bolak-balik Sedikit Klik Klik EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Merupakan Protein Ingat! Koenzim merupakan bagian protein dari Enzim EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Mengubah Kecepatan Reaksi Misalnya, penambahan Enzim mengubah laju enzim sukrose akan reaksi namun tidak mempercepat reaksi dipergunakan dalam pengubahan sukrosa reaksi tersebut, menjadi glukosa dan sehingga enzim tidak fruktosa, tanpa mengubah produk mempengaruhi akhir yang dibentuk. produknya. Sukrosa + Sukrose Glukosa + Fruktosa + Sukrose EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Bekerja Secara Spesifik• Enzim hanya akan bekerja pada substrat tertentu• Setiap enzim dapat membedakan bentuk substratnya dari senyawa yang mirip seperti isomer• Bentuk masing-masing enzim berbeda satu sama lain sesuai dengan fungsi dan jenis substratnya EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Bekerja Bolak-balik• Artinya enzim dapat memecah suatu senyawa menjadi senyawa-senyawa lain, dan dapat kembali menyusun senyawa-senyawa tersebut menjadi senyawa semula Enzim A+B C+D EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Diperlukan dalam Jumlah Sedikit• Enzim hanya mempercepat laju reaksi dan tidak ikut dalam reaksi, oleh sebab itu enzim hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit.• Setelah melakukan kerjanya, enzim akan terlepas dari substratnya dan mengikat molekul substrat lain untuk melakukan reaksi yang baru. EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Menurunkan Rintangan Energi Aktivasi Menurunkan Rintangan Energi Mengikat Aktivasi Mengikat Substrat Substrat pada 2 Teori pada Sisi Aktif Sisi Aktif Pengikatan Substrat oleh Enzim 2 Teori Pengikatan Substrat oleh Enzim EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    •  enzim mempercepat Menurunkan suatu reaksi dengan Rintangan cara menurunkan rintangan energi Energi Aktivasi aktivasi (EA) Untuk meningkatkan kecepatan reaksi, reaktan harus menyerap energi panas Mengikat dari luar Substrat pada Sisi Namun panas yang Aktif terlalu tinggi dapat merusak sel Enzim menurunkan rintangan EA, sehingga 2 Teori reaktan tidak perlu Pengikatan menyerap panas yang Substrat oleh Enzim tinggi dari luar. Enzim Metabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    •  Untuk memulai reaksinya, enzim berikatan dengan substrat membentuk Menurunkan kompleks enzim- Rintangan Energi substrat Aktivasi Enzim berikatan dengan substrat di suatu sisi enzim yang disebut dengan sisi aktif Mengikat Sisi aktif ini hanya Substrat pada mengenali molekul substratnya saja dan Sisi Aktif menghindari untuk berikatan dengan molekul lain yang tidak 2 Teori sesuai Pengikatan Setelah enzim selesai Substrat oleh bekerja, substrat Enzim tersebut dikeluarkan sebagai suatu substrat baru yang disebut produk Enzim Metabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    •  Ada 2 Teori Pengikatan substrat oleh enzim, yakni teori gembok dan anak kunci (lock and key Menurunkan theory) dan kecocokan Rintangan Energi terinduksi (induced fit Aktivasi theory). Menurut teori gembok dan anak kunci, substrat Kecocokan induksi berikatan dengan sisi Mengikat aktif enzim layaknya Substrat gembok dengan anak pada Sisi kunci Aktif Hanya kunci (subtrat) kunci = substrat dengan ukuran benar gembok = enzim yang cocok dengan pasangan lubang kunci (sisi aktif yang 2 Teori tepat enzim) akan Pengikatan bereaksi Substrat oleh menurut teori Enzim kecocokan terinduksi, sisi aktif enzim substrat tidak tepat merupakan bagian yang tidak bereaksi fleksibel Enzim Metabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Enzim Merupakan molekul Suhu protein yang kinerjanya sangat dipengaruhi oleh pH faktor lingkungan. Faktor- faktor tersebut antara lain Inhibitor suhu, pH, dan Inhibitor. EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    •  kecepatan suatu reaksi enzimatik meningkat seiring dengan meningkatnya suhu suhu yang terlalu tinggi Suhu justru akan menyebabkan enzim tidak bekerja dengan baik karena protein pH pada enzim mengalami denaturasi Setiap enzim memiliki Inhibitor suhu optimal. Sebagian besar enzim pada tubuh manusia memiliki suhu optimal sekitar 35ºC sampai 40 ºC, mendekati suhu tubuh manusia Enzim Metabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    •  Kondisi lingkungan yang terlalu asam atau terlalu basa dapat menurunkan atau bahkan menonaktifkan kerja enzim Suhu Enzim memilki pH optimal pH Sebagian besar nilai pH optimal enzim pada manusia adalah antara 6 sampai 8. Namun enzim Inhibitor pepsin yang terdapat di lambung bekerja baik pada pH 2. Enzim Metabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    •  Inhibitor bertugas menghalangi enzim untuk melakukan tuganya sementara waktu atau secara tetap Suhu Inhibitor enzim dibedakan menjadi dua, yakni inhibitor kompetitif dan inhibitor pH nonkompetitif menyerupai bentuk substrat dan Inhibitor Inhibitor Kompetitif klik bersaing dengan substrat untuk menempati sisi aktif enzim Inhibitor klik berikatan dengan sisi lain enzim dan Nonkompetitif mengubah bentuk sisi aktif enzim Enzim Metabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Pengaruh Suhu terhadap Kecepatan Reaksi EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Sisi Aktif Enzim EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Enzim membantu menurunkan rintangan EA EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Next Teori Gembok dan Anak Kunci Video EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Previous Teori Kecocokan Terinduksi Video EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Pengaruh pH terhadap Kerja Enzim EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Next Inhibitor Kompetitif Video EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • Previous Inhibitor Kompetitif Video EnzimMetabolisme QUMILLAILA – UIN Syarif Hidayatullah 2011
    • GLOSARIUM Denaturasi: suatu kondisi berubah atau rusaknya struktur protein sehingga sifat alamiahnya berubah Energi aktivasi: energi awal yang digunakan (energi yang diperlukan) untuk memulai suatu reaksi Isomer: senyawa yang memiliki rumus molekul sama namun rumus strukturnya berbeda Produk: hasil reaksi antara substrat dengan enzim Sisi aktif enzim: merupakan lekukan khas pada permukaan suatu protein (enzim) Substrat: bahan kimia yang berinteraksi dengan suatu enzim sebagai suatu pereaksi utama Suhu optimal: suatu kondisi berubah atau rusaknya struktur protein sehingga sifat alamiahnya berubah EnzimMetabolisme