• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Makalah logam alkali tanah
 

Makalah logam alkali tanah

on

  • 48,803 views

 

Statistics

Views

Total Views
48,803
Views on SlideShare
48,802
Embed Views
1

Actions

Likes
17
Downloads
1,183
Comments
6

1 Embed 1

https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

16 of 6 previous next Post a comment

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • ndeso
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • kepengen nge save makalah ini sebagai panduan. Tapi kok kagak bisa ya????????
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • pengen download kok gak bisa?
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • @widyaersya caranya kamu login kemudian cari file yang ingin di download pada bagian search...
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • ndg bisa di copy..... kziand
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Makalah logam alkali tanah Makalah logam alkali tanah Document Transcript

    • BAB I PENDAHULUAN1.1 Pendahuluan Unsur-unsur golongan IIA dalam sistem periodik panjang terletak pada lajur keduadari kiri, yaitu pada grup 2. Unsur-unsur golongan IIA terdiri dari enam unsur, yaitu berilium(Be), magnesium (Mg), kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium (Ba), dan radium (Ra). Semuaunsur golongan IIA merupakan unsur logam alkali tanah. Unsur-unsur logam alkali tanah merupakan unsur logam yang reaktif, hal ini karenaunsur-unsur logam alkali tanah mudah melepakan 2 elektron valensinya untuk mencapaikonfigurasi elektron yang lebih stabil. Berdasarkan hal tersebut, maka unsur-unsur logamalkali tanah di alam tidak terdapat dalam keadaan bebas, tetapi berikatan dengan unsur-unsur lain. Senyawa alkali tanah tersebar dalam jumlah banyak di air laut dan mineral (batuan)dalam keadaan sebagai senyawa dengan bilangan oksidasi +2. Batuan dan mineral yangmengandung unsur alkali tanah umumnya sebagai senyawa karbonat, silikat atau sulfat,sebab kelarutan senyawa tersebut sangat kecil. Berilium terdapat sebagai mineral beril(Be3Al2(SiO3)6). Magnesium terdapat sebagai mineral magnesit (MgCO3), dolomit(CaCO3.MgCO3) dan asbestos (CaMg3(SiO3)4. Kalsium terdapat pada dolomit, gips(CaSO4.2H2O), dan kalsium fosfat (Ca3(PO4)2). Stonsium terdapat sebagai mineral selestit(SrSO4) dan barium terdapat sebagai barit (BaSO4) dan BaCO3. radium merupakan unsurradioaktif alam pitchblende mengandung 0,37 gram Ra per ton bijih.1.2 Perumusan Masalah Perumusan masalah dari makalah yang berjudul “Logam Alkali Tanah” adalahsebagai berikut : 1. Apa saja sifat fisik dan sifat kimia dari logam alkali tanah 2. Bagaimana ekstraksi logam alkali tanah dari bijihnya 3. Apa saja reaksi-reaksi penting yang terjadi pada logam alkali tanah 4. Apa saja aplikasi dari logam alkali tanah1.3 Tujuan Penulisan 1
    • Tujuan penulis menulis makalah yang berjudul “Logam Alkali Tanah” adalahsebagai berikut : 1. Mengetahui sifat fisik dan sifat kimia dari logam alkali tanah 2. Mendeskripsikan ekstraksi logam alkali tanah 3. Mengetahui reaksi-reaksi penting yang terjadi pada logam alkali tanah 4. Mengetahui aplikasi dari logam alkali tanah1.4 Metode Penulisan Makalah yang berjudul “Logam Alkali Tanah” penulis buat dengan menggunakanmetode perpustakaan.1.5 Kegunaan Hasil karya tulis atau makalah ini diharapkan dapat berguna bagi penulis sendiri,kampus, dan masyarakat pembaca.1.6 Sistematika Penulisan Karya tulis atau makalah ini tersusun atas 3 bab. Bab 1 memuat pendahuluan,yang berisi latar belakang masalah, permasalahan, tujuan, metode, kegunaan dansistematika penulisan. Bab 2 menguraikan hasil. Bab 3 berisi kesimpulan. 2
    • BAB II PEMBAHASAN2.1. SIFAT FISIK DAN SIFAT KIMIA LOGAM ALKALI TANAH2.1.1. Sifat Fisik Logam Alkali TanahNo Sifat-sifat Be Mg Ca Sr Ba1. Nomor atom 4 12 20 38 562. Konfigurasi Elektron [He]2s2 [Ne]3s2 [Ar]4s2 [Kr]5s2 [Xe]6s23. Titik Cair 0C 1278 649 839 769 7254. Titik Didih 0C 2970 1090 1484 1384 16405. Jari-jari logam Å 1,11 1,60 1,97 2,176. Jari-jari ion Å 0,31 0,65 0,99 1,13 1,35 Energi ionisasi [M(p)→M2+(g) + 2 e-],7. Pertama, kJ/mol 899 738 590 590 503 Kedua, kJ/mol 1757 1451 1145 1064 965 Ketiga, kJ/mol 14848 7733 4912 4210 3430 Keelektronegatifan8. 1,5 1,2 1,0 1,0 0,9 (Skala Pauling)9. Kekerasan (Skala Mohs) ≈5 2,0 1,5 1,8 ≈2 Jingga-10. Warna Nyala Tidak Ada Tidak Ada Merah Hijau Merah Logam alkali tanah terdiri dari 6 unsur yang terdapat di golongan IIA. Yangtermasuk ke dalam golongan II A yaitu : Berilium (Be), Magnesium (Mg), Calcium (Ca),Stronsium (Sr), Barium (Ba), dan Radium (Ra). Dalam golongan alkali tanah nomor atom nya 3
    • betambah dari atas kebawah, faktor yang mempengaruhi ukuran atom adalah jumlah kulitatom yang terisi elektron. Jelas sekali, semakin banyak kulit atom semakin banyak ruangyang dibutuhkan atom, mengingat elektron saling tolak-menolak. Ini berarti semakinkebawah (nomor atom makin besar) ukuran atom harus semakin besar.(http://jabirbinhayyan.wordpress.com/2009/11/28/logam-golongan-utama/) “Konfigurasi elektron adalah gambaran penyebaran elektron yang paling mungkinkedalam orbital-orbitan kulkit elektron.” (Ralph.H Petruci.1895:227). konfigurasi elektronadalah susunan elektron-elektron pada sebuah atom, molekul, atau struktur fisik lainnya.Titik cair dan titk didih Titik cair adalah suhu yang mengubah zat padat murni menjadi cairan .Titik didihadalah suhu minimum berubahnya fase cair suatu zat menjadi fase uap yang bertekanan 1atm, pada suhu ini tekanan uap cairannya sama dengan tekanan di atas permukaan.(Hadyana.2004:861-862). Titik cair dan titik didih logam alkali tanah semakin menurun dariatas ke bawah, kecuali Mg, disebabkan oleh peningkatan jari-jari ion dan struktur kristalyang berbeda, Be, Mg : heksagonal terjejal, Ca : heksagonal terjejal,kubus berpusat muka Sr : kubus berpusat muka Ba : kubus berpusat badan( Hiskia Ahmad.2001:109) Gambar.1- kubus berpusat mukaJari-jari atom 4
    • “Jari-jari atom (atomic radius) suatu logam adalah setengah jarak antara dua intipada atom-atom yang berdekatan.” (raymond chang,2005:235) “Dari atas kebawah dalam satu golongan, dapat di amati bahwa jari-jari atombertambah dengan bertambahnya nomor atom. Untuk logam alkali tanah elektron terluarmenempati orbital ns. Karena ukuran orbital bertambah dengan meningkatnya bilangankuantum utama n, ukuran atom logam bertambah dari Be ke Ra.” (raymondchang,2005:236)Jari-jari ion Jari-jari ion adalah jari –jari kation atau anion yang diukur dalam senyawa ionik.Jikaatom membentuk anion,ukurannya (jari-jari)bertambah,oleh karena muatan inti tetap samatetapi tolak menolak yang dihasilkan dari elektron yang ditambahkan akan memperbesardaerah awan elektron. kation lebih kecil dari atom netral karena pelepasan satu elekronatau lebih akan mengurangi elektron untuk saling tolak menolak tetapi muatan inti tetapsama sehingga awan elektron mengerut. (Raymond Chang.2005:237)Energi ionisasi “Energi ionisasi (ionization energy) adalah energi minimum yang diperlukan untukmelepaskan satu elektron dari atom berwujud gas pada keadaan dasarnya.” (raymondchang,2005:239). Untuk golongan tertentu, energi ionisasi menurun dengan bertambahnyanomor atom (yaitu dari atas kebawah dalam satu golongan. Unsur-unsur dalam golonganyang sama memiliki konfigurasi elektron terluar yang mirip. Tetapi dengan meningkatnyabilangan kuantum utama n, bertambah pula jarak rata-rata elektron valensi dari inti. Makinjauh jarak antara elektron dan inti berarti gaya tariknya lebih lemah, sehingga elektronmenjadi lebih muda untuk dilepaskan dari atas kebawah dalam satu golongan”.(raymondchang,2005:242)Keelektronegatifan “Keelektronegatifan adalah suatu konsep relatif, yang berarti bahwakeelektronegatifan suatu unsur dapat diukur hanya dalam kaitannya dengankeeletronegatifan unsure-unsur yang lain.” (Raymond Chang.2005:267) Seorang kimiawan amerika, Linus pauling telah menyusun suatu metode untukmenghitung keelektronegatifan relatif dari hampir semua unsur. 5
    • Atom-atom unsur dengan beda keelektronegatifan yang besar cenderung untukmembentuk ikatan ionik(seperti ikatan pada CaO) karena atom unsur dengankeelektronegatifan lebih rendah memberikan elektron kepada atom unsur dengankeelektronegatifan lebih tinggi. Ikatan ionik biasanya menggabungkan satu atom dari unsurelogam dan dan satu atom dari unsure nonlogam. Atom-atom unsure dengan perbedaankeelektronegatifan yang kecil (mirip) cenderung untuk membentuk ikatan kovalen polarkarena kerapatan elektronnya sedikit bergeser kearah atom yang lebih elektronegatif.Kekerasan Kekerasan logam alkali tanah berkurang dari atas ke bawah akibat kekuatan ikatanantaratom menurun. Hal ini disebabkan jarak antaratom pada logam alkali tanah bertambahpanjang. Karena dari atas ke bawah no atom logam alkali tanah meningkat sehingga ukuranatomnya juga meningkat sehingga akan lebih banyak tolakan dari electron non-ikatan yangmengakibatkan turunnya energy kohesi (bersatu/berpadu)dan menaikan kelembutan.Kohesi adalah gaya tarik menarik antar molekul yang sama jenisnya.gaya ini menyebabkanantara zat yang satu dengan yang lain tidak dapat menempel karena molekulnya saling tolakmenolak.(http://rayhandsight.blogspot.com)Warna nyala Apabila suatu unsur menyerap energi yang cukup maka unsur tersebut mengalamiradiasi. Radiasi yang dipancarkan (warna nyala) akan beraneka ragam sesuai dengan jenisunsur tersebut. Perbedaan warna nyala ini disebabkan oleh perbedaan panjang gelombangsetiap unsur alkali tanah.(Tim kimia dasar.2009. hal:11.) Radiasi yang dipancarkan itu dibagi-bagi kedalam panjang gelombangkomponennya, hal ini akan menghasilkan suatu spektrum. Jika radiasi yang terbagi-bagi(terdispersikan) itu berasal dari atom tereksitasi, maka spektrum itu disebut spektrum atom.(Keenan, dkk .1984. Hal: 115)Warna nyala logam alkali tanah: • Be : Tidak ada • Mg : Tidak ada • Ca : Jingga-merah • Sr : Merah • Ba : Hijau (R.H Petrucci,1987:67) 6
    • 2.1.2 Sifat Kimia Logam Alkali Tanah Logam alkali tanah dapat bereaksi langsung dengan halogen dan belerang. Karenamudah melepaskan elektron, logam golongan IIA bersifat reduktor kuat. Semua senyawakalsium, strontium, dan barium berikatan ionik, yang mengandung ion Ca2+, Sr2+, atau Ba2+,perilakunya antara beryllium dengan anggota lain dalam golongan ini yang kimiawinyahampir sepenuhnya bersifat ionik. Ion Mg2+ mempunyai kemampuan kepolaran yang tinggi,dan adanya kecenderungan menetapkan keperilaku nonionik. Kalsium, Sr, Ba, dan Ramembentuk kelompok yang berkaitan secara erat, dimana sifat kimia dan fisiknya berubahsecara teratur dengan kenaikan ukuran. Semua unsur alkali tanah adalah penyumbangelektron dengan berillium yang paling sedikit aktif dan barium yang paling kuat. a. Aktivitas Ciri khas yang paling mencolok dari logam alkali tanah adalah keaktifannya yang begitu besar. Mengapa kebanyakan orang tak kenal baik rupa logam yang sangat umum seperti kalsium adalah karena logam-logam ini begitu aktif sehingga mereka tak terdapat sebagai unsur bila bersentuhan dengan udara dan air. Tak satupun dari unsure logam alkali tanah terdapat dialam dalam keadaan unsurnya. Sumua unsure alkali tanah terdapat sebagai ion dipositif(positif dua). b. Sifat metalik Secara kimia sifat metalik suatu unsur berkaitan dengan kecendrungannya untuk kehilangan electron. Dalam keluarga alkali tanah ada keserupaan yang besar dalam sifat-sifat kimia. Kalsium, stronsium, dan barium, jelas sekali serupa, tetapi magnesium dan berilium berbeda dari ketiga unsure ini karena agak kurang aktif. Ini dapat dihubungkandenagn energy pengionan yang lebih tinggi dari kedua unsure terakhir. Semua unsure alkali tanah adalah penyumbang electron dengan berilium yang paling sedikit aktifdan barium yang paling aktif. Sifat kimia unsur-unsur logam alkali tanah : • Magnesium Magnesim tidak breaksi dengan oksigen dan air pada suhu kamar, tetapi dapat bereaksi dengan asam. Pada suhu 800o C magnesium bereaksi dengan oksigen dan memancarkan cahaya putih terang. • Kalsium 7
    • Kalsium adalah unsure logam alkali tanah yang reaktif, Kalsium bereaksi dengan air dan membentuk kalsium hidroksida dan hydrogen. • Stronsium Stronsium adalah unsure logam alkali tanah yang reaktif, stronsium dapat segera teroksidasi di udara luar dan bereaksi dengan air membentuk stronsium hidroksida dan gas hydrogen . • Barium Barium adalah unsure logam alkali tanah yang sangat reaktif dan bereaksi dengan dahsyat dengan air dan mudah rusak(berkarat) dalam udara yang basah. • Radium adalah unsure logam alkali tanah yang reaktif . Radium terdapat dialam dalam jumlah sedikit dan terdapat bersama-sama dengan bijih uranium. Radiasinya sangat berbahaya karena dapat membunuh sel-sel makhluk hidup termasuk manusia.2.2. EKSTRAKSI LOGAM ALKALI TANAH Ekstraksi adalah pemisahan suatu unsur dari suatu senyawa. Logam alkali tanahdapat di ekstraksi dari senyawanya. Senyawa alkali tanah tersebar dalam jumlah banyak diair laut dan mineral (batuan) dalam keadaan sebagai senyawa dengan bilangan oksidasi +2.Batuan dan mineral yang mengandung unsur alkali tanah umumnya sebagai senyawakarbonat, silikat atau sulfat, sebab kelarutan senyawa tersebut sangat kecil. Beriliumterdapat sebagai mineral beril (Be3Al2(SiO3)6). Magnesium terdapat sebagai mineralmagnesit (MgCO3), dolomit (CaCO3.MgCO3) dan asbestos (CaMg3(SiO3)4. Kalsium terdapatpada dolomit, gips (CaSO4.2H2O), dan kalsium fosfat (Ca3(PO4)2). Stonsium terdapat sebagaimineral selestit (SrSO4) dan barium terdapat sebagai barit (BaSO4) dan BaCO3. Radiummerupakan unsur radioaktif alam pitchblende mengandung 0,37 gram Ra per ton bijih.Untuk mengekstraksi logam alkali tanah kita dapat menggunakan dua cara, yaitu metodereduksi dan metode elektrolisis.Ekstraksi Berillium (Be) Berillium dibuat dengan mengelektrolisis BeCl cair yang ditambahkan NaCl sebagaipenghantar arus listrik karena berikatan kovalen. Sumber berilium diperoleh dari batu permata beril Be3Al2Si6O18. yang mempunyaiberbagai warna tergantung pada jumlah kelumit pengotornya. Warna biru-hijau muda beril 8
    • disebut akuamarin, hijau tua beril disebut emeral. Warna hijau disebabkan oleh adanya 2 %ion Cr(III) dalam struktur kristalnya. Tentu saja emeral tidak digunakan untuk produksilogam berilium, dan sebagai gantinya yaitu kristal-kristal tak sempurna dari beril takberwarna atau beril coklat. Berilium murni dapat diperoleh dengan mengubah bijih berilmenjadi oksidanya, BeO, kemudian diubah menjadi flouridanya. Pemanasan fluorida denganmagnesium dalam tungku pada ~100oC diperoleh berilium: BeF2(s) + Mg(l) ----->Be(s) + MgF2(s)Ekstraksi Magnesium (Mg) Magnesium dihasilkan dengan beberapa cara. Sumber yang terpenting adalahbatuan dalam dan air laut, yang mengandung 0,13% Magnesium.• Metode Reduksi Untuk mendapatkan magnesium kita dapat mengekstraksinya dari dolomit[MgCa(CO3)2] karena dolomite merupakan salah satu sumber yang dapat menghasilkanmagnesium. Dolomite dipanaskan sehingga terbentuk MgO.CaO. lalu MgO.CaO. dipanaskandengan FeSi sehingga menhasilkan Mg.2[ MgO.CaO] + FeSi  2Mg + Ca2SiO4 + Fe(http://mychemische.blogspot.com/proses-ekstraksi-logam-alkali-tanah.html)• Metode Elektrolisis Dari logam-logam alkali tanah, magnesium yang paling banyak diproduksi. Prosespengolahan magnesium dari air laut disebut proses Dow. “Dalam proses Dow, magnesium diendapkan dari air laut dalam bentuk hidroksida”. ( Ralph.H Petrucci dan Suminar. 1989:103). Proses pengolahan magnesium dari air laut secara proses Dow, mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:1. Magnesium diendapkan sebagai Mg(OH)2 dengan menambahkan Ca(OH)2 ke dalam air laut.2. Kemudian Mg(OH)2 diubah menjadi MgCl2 dengan menambahkan HCl3. Selanjutnya MgCl2 dikristalakan sebagai MgCl2.6H2O 9
    • 4. Untuk mendapatkan logam magnesium, harus dilakukan elektrolisis terhadap leburan MgCl2.6H2O. Hal ini tidak mudah dilakukan langsung karena pada pemanasan MgCl2.6H2O akan terbentuk MgO. Hal ini dapat diatasi dengan menambahkan MgCl2 yang mengalami dehidrasi sebagian ke dalam campuran leburan natrium dan kalsium klorida. Magnesium klorida akan meleleh dan kehilangan air tetapi tidak mengalami hidrolisis. Campuran leburan itu kemudian dielektrolisis dan magnesium akan terbentuk di katoda.Ekstraksi Kalsium (Ca) • Metode Elektrolisis Batu kapur (CaCO3) adalah sumber utama untuk mendapatkan kalsium (Ca). Untukmendapatkan kalsium, kita dapat mereaksikan CaCO3 dengan HCl agar terbentuk senyawaCaCl2. Reaksi yang terjadi :CaCO3 + 2HCl  CaCl2 + H2O + CO2Setelah mendapatkan CaCl2, kita dapat mengelektrolisisnya agar mendapatkan kalsium (Ca).Reaksi yang terjadi :Katoda ; Ca2+ + 2e-  CaAnoda ; 2Cl-  Cl2 + 2e- • Metode Reduksi Logam kalsium (Ca) juga dapat dihasilkan dengan mereduksi CaO oleh Al ataudengan mereduksi CaCl2 oleh Na. Reduksi CaO oleh Al6CaO + 2Al  3 Ca + Ca3Al2O6Reduksi CaCl2 oleh NaCaCl2 + 2 Na  Ca + 2NaCl(http://mychemische.blogspot.com/proses-ekstraksi-logam-alkali-tanah.html)Ekstraksi Strontium (Sr) Strontium ditemukan pada bijih strontianit (SrCO3) dan selestit (SrO4). Strontiumdapat dibuat dengan mereduksi oksidanya dengan logam pengoksida. • Metode Elektrolisis Untuk mendapatkan Strontium (Sr), Kita bisa mendapatkannya dengan elektrolisislelehan SrCl2. Lelehan SrCl2 bisa didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4]. Karena Senyawaselesit merupakan sumber utama Strontium (Sr). Reaksi yang terjadi ;katode ; Sr2+ +2e-  Sranoda ; 2Cl-  Cl2 + 2e-(http://mychemische.blogspot.com/proses-ekstraksi-logam-alkali-tanah.html) 10
    • Ekstraksi Barium (Ba) • Metode ElektrolisisBarit (BaSO4) adalah sumber utama untuk memperoleh Barium (Ba). Setelah diprosesmenjadi BaCl2 barium bisa diperoleh dari elektrolisis lelehan BaCl2. Reaksi yang terjadi :katode ; Ba2+ +2e-  Baanoda ; 2Cl-  Cl2 + 2e- • Metode ReduksiSelain dengan elektrolisis, barium bisa kita peroleh dengan mereduksi BaO oleh Al. Reaksiyang terjadi :6BaO + 2Al  3Ba + Ba3Al2O6.(http://mychemische.blogspot.com/proses-ekstraksi-logam-alkali-tanah.html)2.3. Reaksi-reaksi Logam Alkali Tanah Logam alkali tanah merupakan zat pereduksi yang sangat kuat sama juga danganlogam alkali,karena begitu mudah kehilangan elektron. Logam ini mudah bergabung denganunsur non logam membentuk senyawa ion seperti halida,hidrida,oksida,dan sulfida. 11
    • Reaksi secara umum Keterangan2M(s) + O2(g)  2MO(s) Reaksi selain Be dan Mg tak perlu PemanasanM(s) + O2(g)  MO2 (s) Ba mudah, Sr dengan tekanan tinggi, Be, Mg, dan Ca, tidak terjadiM(s) + X2(g)  MX2 (s) X: F, Cl, Br, dan IM(s) + S(s)  MS (s)M(s) + 2H2O (l)  M(OH)2 (aq) + H2 (g) Be tidak dapat, Mg perlu pemanasan3M(s) + N2 (g)  M3N2 (s) Reaksi berlangsung pada suhu tinggi, Be tidak dapat berlangsungM(s) + 2H+(aq)  M2+(aq) + H2 (g) Reaksi cepat berlangsungM(s) + H2 (g)  MH2 (s) Perlu pemanasan, Be dan Mg tidak dapat berlangsung2.3.1 Reaksi Logam Alkali Tanah dengan Air 12
    • “Reaksi air dengan logam aktif akan membentuk ion hidroksida”.(Keenan.1984:361).“Unsur-unsur golongan IIA mempunyai energi ionisasi yang lebih tinggidari pada golongan IA, oleh karena itu golongan IIA lebih sukar dioksidasi”. (JamesE.Brady.1999:432). Oleh karena itu golongan IIA akan bereaksi dengan air tetapi reaksinyatidak seperti golongan IA yang lebih reaktif. Berilium tidak bereaksi dengan air, sedangkan logam Magnesium bereaksi sangatlambat dan hanya dapat bereaksi dengan air panas. Logam Kalsium, Stronsium, Barium, danRadium bereaksi sangat cepat dan dapat bereaksi dengan air dingin. Contoh reaksi logamalkali tanah dan air berlangsung sebagai berikut, Ca(s) + 2H2O(l) → Ca(OH)2(aq) + H2(g)2.3.2 Reaksi dengan Udara atau Oksigen “Keelektronegatifan oksigen yang tinggi yakni 3,5, menunjukkan kecendrungan yangbesar dari oksigen untuk membentuk senyawa Oksida dengan ikatan ion maupun ikatankovalen polar. Begitu juga apabila Oksigen bereaksi dengan logam alkali tanah akanmenghasilkan senyawa oksida”. (Keenan.1984:337) Contoh: 2Ca + O2 → 2CaO Adanya pemanasan yang kuat menyebabkan logam alkali tanah terbakar di udaramembentuk oksida dan nitrida. Semua unsur alkali tanah kecuali berilium danmagnesium,berkorosi terus-menerus dalam udara sampai mereka seluruhnya telah diubahmenjadi oksida,hidroksida atau karbonat. M + O2  MO2 Berilium dan magnesium mudah bereaksi dengan oksigen,tetapi selaput oksidayang kuat terbentuk,cenderung melindungi logam yang terletak di sebelah bawahnya dariserangan lebih lanjut pada suhu kamar.Bila dipanaskan ,kedua logam ini pun akan terbakardengan dahsyat. Dengan pemanasan, Berilium dan Magnesium dapat bereaksi dengan oksigen.Oksida Berilium dan Magnesium yang terbentuk akan menjadi lapisan pelindung padapermukaan logam.Barium dapat membentuk senyawa peroksida (BaO2) 2Mg(s) + O2 (g) → 2MgO(s) Ba(s) + O2(g) (berlebihan) → BaO2(s)Pembakaran Magnesium di udara dengan Oksigen terbatas pada suhu tinggi akan dapatmenghasilkan Magnesium Nitrida (Mg3N2) 13
    • 4Mg(s) + ½ O2(g) + N2 (g) → MgO(s) + Mg3N2(s)Bila Mg3N2 direaksikan dengan air maka akan didapatkan gas NH3 Mg3N2(s) + 6H2O(l) → 3Mg(OH)2(s) + 2NH3(g)2.3.3 Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Halogen Semua logam akali tanah bereaksi dengan halogen membentuk garam halida. M(s) + X2(g) → MX2(s) Lelehan halida dari berilium mempunyai daya hantar listrik yang buruk. Hal itumenunjukkan bahwa halida berilium bersifat kovalen.(Michael Purba,2006:88) Semua logam Alkali Tanah bereaksi dengan halogen dengan cepat membentukgaram Halida, kecuali Berilium. Oleh karena daya polarisasi ion Be2+ terhadap pasanganelektron Halogen kecuali F-, maka BeCl2 berikatan kovalen. Sedangkan alkali tanah yang lainberikatan ion. Contoh, Ca(s) + Cl2(g) → CaCl2(s)2.3.4 Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Nitrogen Logam alkali tanah yang terbakar di udara akan membentuk senyawa oksida dansenyawa Nitrida dengan demikian Nitrogen yang ada di udara bereaksi juga dengan AlkaliTanah. Contoh, 3Mg(s) + N2(g) → Mg3N2(s)(www.scribd.com)2.3.5 Reaksi Dengan Asam Dan Basa Semua logam alkali tanah bereaksi dengan asam kuat membentuk garam dan gashidrogen. Reaksi makin hebat dari Be ke Ba. M(s) + 2HCl(aq) → MCl2(aq) + H2(g) 14
    • Be juga bereaksi dengan basa kuat, membentuk Be(OH)42- dan gas H2. Be(s) + 2 NaOH + H2O → Na2Be(OH)4(aq) + H2(g) (Michael Purba,2006:88) Semua logam alkali tanah bereksi dengan asam kuat (seperti HCl) membentukgaram dan gas hidrogen. Reaksi makin hebat dari Be ke Ba Ca(s) + 2HCl(aq)  CaCl2(aq) + H2(g)Be juga bereaksi dengan basa kuat, membentuk Be(OH)42- dan gas H2. Be(s) + 2NaOH(aq) + 2H2O(l)  Na2Be(OH)4(aq) + H2(g)2.4. Aplikasi Logam Alkali Tanah Diantara unsur – unsur alkali tanah, kalsium, stronsium, dan barium membentuksenyawa yang sangat serupa satu dengan yang lainnya.Magnesium,dan lebih khusus lagiberilium,membentuk senyawa yang berbeda dari senyawa ketiga unsur lainnya itu. Senyawa berilium cenderung terhidrolisis dalam air,sebagian karena pembentukanhidroksida, Be(OH)2 yang tak larut. Rapatan muatan yang tinggi dari ion Be2+ yang kecil itu,memungkinkan bereaksi dengan air. Ion dari unsur alkali tanah, tidak berwarna dan cukup tak reaktif. Banyak garam-garamnya yang sederhana seperti MgSO4, CaCl2, Ba(NO3)2, dan BeSO4 dapat larut. Namun,sulfat, karbonat, dan fosfat dari kalsium, stronsium,dan barium ,hanya sedikit larut.Oksida Oksida-oksida IIA yang umum,mempunyai rumus seperti MO. Baik kapur (CaO)maupun Magnesia (MgO), dibuat dengan menguraikan pada suhu tinggi, batu-batuankarbonat yang terdapat dalam alam di dalam tanur kapur. Magnesium dipakai untuk batutahan api, dan sebagai isolator untuk pipa-pipa uap. Kapur digunakan untuk membuatlepa(mortar),dan adukan plester,serta untuk menetralkan tanah yang asam, ia jugamerupakan sumber ion hidroksida yang paling murah bagi industri, Ca(OH)2, yang terbentukoleh reaksi kapur dengan air. Kalsium oksida digunakan untuk mendehidrasi (menghilangkan air) cairan seperti etilalkohol dan untuk mengeringkan gas. Ia semakin bertambah penting dalam menghilangkanSO2 dari gas cerobong instalasi pembangkit tenaga. Kalsium oksida juga digunakan untuk 15
    • mengatur pH limbah asam dari pabrik kertas dan instalasi pengolahan air limbah, dan untukmenghilangkan ion fosfat dari air limbah. Oksida dari golongan IIA merupakan zat padat putih dengan titik leleh yang sangattinggi. Oksida ini cenderung bereaksi perlahan–lahan dengan air dan karbon dioksida dalamudara, masing – masing membentuk hidroksida dan karbonat. BaO + H2O Ba(OH)2 MgO + H2O Mg(OH)2 CaO + CO2 CaCO3 SrO + CO2 SrCO3 Reaksi antara suatu oksida dengan air adalah sebuah proses eksotermik yang disebutslaking (mencampurkan dengan air). Dalam hal panas, barium oksida pada pencampurandengan air yang begitu besar,walau hanya sedikit air yang digunakan,maka bisa jadikelihatan merah pijar.Bila kapur mati (Ca(OH)2) digunakan dalam lepa (mortar) untukmenyusun batubara,proses pengerasannya melibatkan pengeringan dan kristalisasi,diikutidengan perubahan perlahan-lahan dari kapur mati menjadi kalsium karbonat oleh kerjakarbon dioksida dari atmosfer.Barium peroksida terbentuk bila barium oksida dipanaskandalam udara. .(Ralph H Petrucci.1987:109 dan Charles W. keenan dkk.1979:156-159).Hidroksida Magnesium hidroksida adalah susu (bubur) magnesia yang kita kenal baik,yaitususpensi pekat (penetralan asam) yang sejak lama digunakan sebagai obat dalam rumahtangga. .(Ralph H Petrucci.1987:109 dan Charles W. keenan dkk.1979:156-159).Halida Beberapa halida logam alkali tanah terdapat begitu melimpah dalam alam,sehinggadigunakan sebagai bahan mentah untuk membuat senyawa lain dari logam danhalogen.Magnesium klorida diproduksi dari sumur-sumur garam dan dari air laut sebagaisatu tahap dalam produksi magnesium. Kalsium klorida,yang juga ditemukan dalam alam,diproduksi secara sintetik sebagai suatu produk samping yang relatif tak berharga dariproses Solvay untuk membuat natrium karbonat. Digunakan sebagai zat pengering, kalsiumklorida juga ditaruh diatas jalan yang berdebu, karena kecendrungannya untukberdelikesensi,yaitu menarik uap air dari udara dan membentuk tetes-tetes haluslarutan,juga digunakan untuk bahan anti api dan semen.(Ralph H Petrucci.1987:109 danCharles W. keenan dkk.1979:156-159).Karbonat 16
    • Karbonat adalah salah satu senyawa IIA alamiah yang paling melimpah.Kalsiumkarbonat diendapkan pada dasar samudra sebagai kulit tiram yang rendah,sebagai bungakarang yang seperti renda,dan dalam bentuk-bentuk lain.Metamorfose (perubahan bentuk)geologi,lalu menghasilkan lapisa-lapisan besar batu kapur atau batu pualam,atau bahkankristal kalsit yang indah,tak berwarna,dan bening.Meskipun rupanya berbeda-beda,semuabentuk ini pada hakekatnya adalah CaCO3.karbonat juga digunakan untuk cat, tinta tulis,senyawa-senyawa anti api dan penggosok.(Ralph H Petrucci.1987:109 dan Charles W.keenan dkk.1979:156-159).sulfat Digunakan untuk pupuk, pelengkap makanan hewan, berbagai penggunaan dalamindustry tekstil.(Ralph H Petrucci.1987:109)Secara spesifik aplikasi dari masing-masing unsur ialah sebagai berikut :Berilium (Be)1. Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuat, akan tetapi bermasa lebih ringan. Biasanya paduan ini digunakan pada kemudi pesawat Zet.2. Berilium digunakan pada kaca dari sinar X, karna Berilium dapat 17 kali lebih baik dalam menyebarkan sinar X.( N.N Greenwood dan Earnshaw,A. 1984:120)3. Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir(Ralph H.petrucci.1987:108-109)4. Campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alat listrik, maka Berilium sangat penting sebagai komponen televisi.Magnesium (Mg)1. Magnesium digunakan untuk memberi warna putih terang pada kembang api dan pada lampu Blitz.2. Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku, karena senyawa MgO memiliki titik leleh yang tinggi.3. Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta gigi untuk mengurangi asam yang terdapat di mulut dan mencagah terjadinnya kerusakan gigi, sekaligus sebagai pencegah maag4. Mirip dengan Berilium yang membuat campuran logam semakin kuat dan ringan sehingga biasa digunakan pada alat alat rumah tangga. 17
    • 5. Magnesium juga digunakan sebagai bahan pereduksi dalam proses pengolahan logam tertentu(Ralph H. Petrucci1987:109)Kalsium (Ca)1. Kalsium digunakan pada obat obatan, bubuk pengembang kue dan plastik.2. Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat Gips yang berfungsi untuk membalut tulang yang patah.3. Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan seperti komponen semen dan cat tembok.Selain itu digunakan untuk membuat kapur tulis dan gelas,kelembutan dan kualitas penyerapan tinta yang baik pada kertas.(ralph H Petrucci1987:109)4. Kalsium Oksida (CaO) dapat mengikat air pada Etanol karena bersifat dehidrator,dapat juga mengeringkan gas dan mengikat Karbondioksida pada cerobong asap.5. Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan juga sebagai sumber basa yang harganya relatif murah6. Kalsium Karbida (CaC2) disebut juga batu karbit merupakan bahan untuk pembuatan gas asetilena (C2H2) yang digunakan untuk pengelasan.7. Sebagai bahan pereduksi dalam pembuatan logam lain yang kurang umum, seperti Sc, W, Th, U, Pu, dan sebagian besar lantanoid, dari oksida atau flouridanya.8. Digunakan dalam pembuatan baterai, pembuatan alloy, dan dalam proses deoksidasi, dan pelepasan gas dari logam.(Ralph H. Petrucci.1987:109)Stronsium (Sr)1. Stronsium dalam senyawa Sr(NO3)2 memberikan warna merah apabila digunakan untuk bahan kembang api.2. Stronsium sebagai senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisi berwarna dan komputer.3. Untuk pengoperasian mercusuar yang mengubah energi panas menjadi listrik dalam baterai nuklir RTG (Radiisotop Thermoelectric Generator).Barium (Ba)1. BaSO4 digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan karena mampu menyerap sinar X meskipun beracun. 18
    • 2. BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada plastic karena memiliki kerapatan yang tinggi dan warna terang.3. Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api. 19
    • BAB III KESIMPULAN Unsur-unsur golongan IIA terdiri dari enam unsur, yaitu berilium (Be), magnesium(Mg), kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium (Ba), dan radium (Ra). Semua unsur golongan IIAmerupakan unsur logam alkali tanah. Sifat-sifat fisik ,seperti titikk cair, rapatan, dankekerasan , logam alkali tanah lebih besar jika dibandingkan dengan logam alkali, dalamsuatu periode. Logam alkali tanah dapat bereaksi langsung dengan halogen dan belerang.Karena mudah melepaskan elektron, logam golongan IIA bersifat reduktor kuat. Semuaunsur alkali tanah adalah penyumbang elektron dengan berillium yang paling sedikit aktifdan barium yang paling kuat. Berillium dibuat dengan mengelektrolisis BeCl cair yang ditambahkan NaCl sebagaipenghantar arus listrik karena berikatan kovalen. Dari logam-logam alkali tanah, magnesiumyang paling banyak diproduksi. Proses pengolahan magnesium dari air laut disebut prosesDow. Kalsium dibuat hanya dalam skala kecil melalui reduksi halida dengan Na. Strontiumditemukan pada bijih strontianit (SrCO3) dan selestit (SrO4). Strontium dapat dibuat denganmereduksi oksidanya dengan logam pengoksida. Barium dapat dibuat dengan mereduksioksidanya seperti strontium. Reaksi-reaksi penting yang terjadi pada logam alkali tanah di antaranya adalahsebagai berikut : reaksi logam alkali tanah dengan air, reaksi dengan udara atau oksigen,reaksi logam alkali tanah dengan halogen, reaksi logam alkali tanah dengan nitrogen, danreaksi dengan asam dan basa. Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuat, akan tetapi bermasa lebihringan. Magnesium mirip dengan Berilium yang membuat campuran logam semakin kuatdan ringan sehingga biasa digunakan pada alat alat rumah tangga. Kalsium banyak terdapatpada susu dan ikan teri yang berfungsi sebagai pembentuk tulang dan gigi. Stronsiumsebagai senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisi berwarna dankomputer. 20
    • DAFTAR PUSTAKAAhmad, Hiskia. 1992.Kimia Unsur dan Radiokimia. Bandung :PT.Citra Aditya Bakti.Brady, James E. 1999. Kimia Universitas Asas dan Unsur. Jakarta: Binarupa AksaraChang, Raymond.2005. Kimia Dasar Konsep-Konsep Inti Edisi Ketiga Jilid 1. Jakarta : Erlangga.Greenwood,N.N dan Earnshaw,A. 1984. Chemistry Of The Elements. U.K : Pergamon Press.Keenan, Charles W. Dkk. 1979. Kimia untuk Universitas ; Edisi Keenam ; Jilid 2. Jakarta : Erlangga.Petruci, Ralph.H dan Suminar. 1989. Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern Edisi Ke IV Jilid 3. Jakarta : Erlangga.Purba Michael. 2007. Kimia untuk SMA Kelas XII. Jakarta:ErlanggaTim Kimia Dasar.2009. Penuntun Praktikum Kimia Dasar I. Pekanbaru : Universitas Riauhttp://jabirbinhayyan.wordpress.com/2009/11/28/logam-golongan-utama/http://mychemische.blogspot.com/proses-ekstraksi-logam-alkali-tanah.htmhttp://rayhandsight.blogspot.comhttp://scribd.com 21
    • 22