Your SlideShare is downloading. ×
0
Waktu : 8 x 45 Menit               (Keseluruhan KD)Standar            Kompetensi Dasar :Kompetensi :       3.1. Mendeskrip...
Waktu : 4 x 45 Menit    Standar Kompetensi :Mengevaluasi peranan pers dalam      masyarakat demokrasi        Kompetensi Da...
(Indikator)         Hasil Yang        Diharapkan :   Menjelaskan pengertian pers.   Menguraikan tentang teori-toeri pers...
Pengertian Pers              Otoritaria                                       n                                       Libe...
1. Pengertian, Fungsi & Peran Serta   Perkembangan Pers di Indonesiaa. Pengertian PersIstilah Pers diberi pengertian denga...
Lanjutan ………….1. Ensiklopedi Pers Indonesia , istilah Pers merupakan   sebutan bagi penerbit/perusahaan/kalangan yang   be...
Lanjutan ………….4. L. Taufik, dalam bukunya , pengertian pers terbagi   dua :    a. Pers dalam arti sempit diartikan sebagai...
b. Teori-teori Tentang    PersTeori Pers Otoritarian Menganggap negara merupakan ekspresi tertinggi dari organisasi kelomp...
Teori Pers LibertarianBerpendapat bahwa pers harus memiliki  kebebasan yg seluas-luasnya untuk membantu  manusia mencari d...
Lanjutan ………….Krisna Harahap , menyebutkan ciri-ciri persL ibertarian :1. Publikasi bebas dari setiap penyensoran pendahul...
Teori Tanggung JawabSosialBahwa kebebasan pers harus disertai tanggung jawab   kepada masyarakat. Kebebasan pers itu perlu...
Lanjutan ………….Prinsip utama teori Tanggung Jawab Sosial, sbb :1. Media mempunyai kewajiban tertentu kepada masyarakat.2. M...
Teori Pers KomunisPers merupakan alat pemerintah (partai yg berkuasa)  dan bagian integral dari negara, sehingga pers  har...
Penugasan Praktik Kewarganegaraan                          1Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pengertian,Fungsi ...
Lanjutan ………….2. Dalam teori pers “Otoritarian” menganggap negara   merupakan ekspresi tertinggi dari organisasi kelompok ...
Lanjutan …………. 4. Berikan tanggapan penjelasan, mengapa di dalam pers    kemerdekaan yang mutlak hanyalah merupakan khayal...
c. Sistem Pers di Beberapa    NegaraSistem Pers Barat(USA) Representasi sistem pers barat ini dapat diwakili oleh sistem p...
Lanjutan ………….Sistem Pers Komunis(Rusia)P ers di negara Komunis dimiliki sepenuhnya oleh   pemerintah; tidak adak kepemili...
Lanjutan ………….Menurut F. Rachmadi, fungsi pers komunis :1. Pers sebagai alat propaganda, agitator, dan   organisator kolek...
Sistem Pers di Negara-Negara BerkembangCiri-ciri khusus :1. Cenderung mengikuti sistem pers negara bekas   penjajahnya.2. ...
Penugasan Praktik Kewarganegaraan            2Carilah sumber informasi lain baik dari buku, koran,majalah, internet, bulet...
d. Sifat, Fungsi dan Peranan   PersSifatPers (Falsafah) Pers, mencakup sbb :Sifat• Liberal Democration press (Pers Demokra...
Misi dan Fungsi Pers             Pers mempunyai misi :             1. Ikut mencerdaskan masyarakat,             2. Menegak...
Lanjutan ………….Menurut Kusman Hidayat , Pers mempunyai 4 fungsi :1. Fungsi Pendidik , yaitu melalui karya-karya   tercetakn...
Peranan PersUndang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,menyebutkan tentang peranan pers :1. Memenuhi hak masyarakat un...
Penugasan Praktik Kewarganegaraan             3Setelah mempelajari materi-materi tentang : Sifat, Fungsi danPeranan Pers ,...
e. Perkembangan Pers di   IndonesiaPers Jaman Penjajahan     Belanda   &Jepang Pemerintah penjajah Belanda meman dang  pe...
Pers di Masa   Pergerakan Dengan munculnya pergerakan modern Budi Utomo (20 Mei 1908), surat kabar yang dikeluarkan lebih...
Pers di Masa Penjajahan Jepang Pers semata-mata menjadi alat pemerintah Jepang  dan bersifat pro Jepang. Pers banyak men...
Pers di Masa RevolusiFisik Periode revolusi fisik terjadi antara tahun 1945  sampai 1949. Saat itu, pers terbagi menjadi...
Pers di Era Demokrasi Liberal (1949-1959)Di era demokrasi liberal, landasan kemerdekaan pers adalah Konstitusi RIS 1949 d...
Pers di Zaman Orde Lama atau PersTerpimpin (1956-1966) Pers Terpimpin, merupakan pers yang lebih banyak  menjadi alat pen...
Pers di Era Demokrasi Pancasila dan OrdeBaru Di awal pemerintahan Orde Baru, lahirlah istilah Pers  Pancasila. Masa “bul...
Kebebasan Pers di EraReformasi Pemerintahan pada masa reformasi sangat  mempermudah izin penerbitan pers. Akibatnya, pada...
Penugasan Praktik Kewarganegaraan             4Carilah sumber informasi lain baik dari buku, koran, majalah,internet, bule...
Waktu : 4 x 45 Menit    Standar Kompetensi :Mengevaluasi peranan pers dalam      masyarakat demokrasi Kompetensi Dasar : 3...
(Indikator)          Hasil Yang         Diharapkan :   Menguraikan tentang landasan hukum pers    Indonesia dan norma-nor...
Landasan Hukum                    Norma-norma Pers Nasional   PERS             Organisasi Pers NasionalINDONESIA          ...
2. Pers Yang Bebas dan Bertanggung Jawab   Sesuai Kode Etik Jurnalistik Dalam Masyarakat   Demokratis Di Indonesiaa. Landa...
b. Norma-norma Pers Nasional Pers Nasional, menganut Norma-norma :    a. Keserasian sosiologis yg berpedoman pada       P...
c. Organisasi PersDalam komponen sistem pers nasional, terdapatDewan Pers.Anggota Dewan Pers terdiri dari:1. Wartawan yang...
d. Sistem Pers NasionalSistem pers nasional adalah sistem pers yangberlaku di Indonesia.              Ciri khas sistem per...
e. Kode Etik Jurnalistik Dan   Tanggung Jawab Profesi   Kewartawanan  Kehidupan pers nasional Indonesia, merupakan    prod...
Pertanggungjawaban : Dalam menjalankan profesinya seorang  wartawan harus :    a. Dengan sadar menjalankan tugas, hak, da...
Kode EtikJurnalistik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) telah  menetapkan Kode  Etik Kewartawanan . Kode Etik Wartawan t...
M. Alwi Dahlan, Ph. D , menyebutkan bahwa ada 3faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Kode EtikJurnalistik :1. Etik Institus...
Penugasan Praktik Kewarganegaraan                            5Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pers yang bebas ...
Lanjutan ………….2. Dalam menjalankan fungsi-fungsinya sebagai sarana   penerangan, pendidikan umum, kontrol sosial dan hibur...
Lanjutan …………. 4. Berikan tanggapan penjelasan, mengapa pers harus memiliki    “rasa pertanggungjawaban” terhadap informas...
3. Kebebasan Pers dan Dampak   Penyalahgunaan Kebebasan Media Massa   Dalam Masyarakat Demokratis di Indonesiaa. Kebebasan...
Pemahaman Tentang Kebebasan                 Pers Adalah kebebasan mengemukakan pendapat,  baik secara tulisan maupun lisa...
Pers, Masyarakat danPemerintahHal terpenting yang harus diperhatikan :1. Interaksi harus dikembangkan sekreatif   mungkin....
Lanjutan ………….7. Pembangunan seluruh bidang kehidupan   masyarakat yang pelaksanaannya bertahap dan   selektif.8. Adanya k...
Dampak Penyalahgunaan KebebasanMedia jejak pendapat Kompas, 12/2/2007)(Hasilal : Dunia pers Indonesia semakin tenggelam d...
SOAL ESSAY/URAIANJawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas !1. Jelaskan yang anda ketahui makna ...
Lanjutan ……………….6. Jelaskan yang dimaksud bahwa pers memiliki fungsi pendidik   dan penghubung !7. Berikan alasan, mengapa...
TUGAS DAN DISKUSI1. Diskusikan dengan teman-temanmu tentang topik-   topik berikut ini !    a. Hubungan kebebasan pers den...
Lanjutan ……………….Bentuklah kelompok sesuai dengan kebutuhan !a. Rumuskan kembali yang dimaksud dengan pers !b. Jelaskan men...
INQUIRIIsilah titik-titik pada kolom berikut ini untuk menganlisis fungsipers Indonesia dalam mendorong kehidupan masyarak...
Bab iii-pers-dlm-masyarakat
Bab iii-pers-dlm-masyarakat
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Bab iii-pers-dlm-masyarakat

82,167

Published on

2 Comments
19 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
82,167
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
761
Comments
2
Likes
19
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Bab iii-pers-dlm-masyarakat"

  1. 1. Waktu : 8 x 45 Menit (Keseluruhan KD)Standar Kompetensi Dasar :Kompetensi : 3.1. Mendeskripsikan pengertian,3. Mengevaluasi fungsi, dan peran serta peranan pers perkembangan pers di dalam Indonesia. masyarakat demokrasi 3.2. Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokrasi di Indonesia. 3.3. Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebeba-san media massa dalam
  2. 2. Waktu : 4 x 45 Menit Standar Kompetensi :Mengevaluasi peranan pers dalam masyarakat demokrasi Kompetensi Dasar : 3.1.Mendeskripsikan pengertian, fungsi, dan peran serta perkembangan pers di Indonesia.
  3. 3. (Indikator) Hasil Yang Diharapkan : Menjelaskan pengertian pers. Menguraikan tentang teori-toeri pers. Mendeskripsikan sistem pers di beberapa negara. Menganalisis sifat, fungsi, dan peranan pers serta perkembangan pers di Indonesia.
  4. 4. Pengertian Pers Otoritaria n Libertarian Teori-teoriPERKEMBANGAN Tentang Pers Komunis PERS Barat (USA) Sistem Pers di Komunis (Rusia) Beberapa Negara Karakteristik Pers Sifat, Fungsi dan Barat & Komunis Peranan Pers Perkembangan Pers di Indonesia
  5. 5. 1. Pengertian, Fungsi & Peran Serta Perkembangan Pers di Indonesiaa. Pengertian PersIstilah Pers diberi pengertian dengan penerbitan pers.Belakangan pengertiannya meliputi dua hal :a. Pers dalam arti sempit, yakni media cetak danb. Pers dalam arti luas, yakni meliputi semua barang cetakan yang ditujukan untuk umum sebagai pengganti istilah printed mass media .Wartawan sebagai bagian dari pers adalah orang yangsecara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik
  6. 6. Lanjutan ………….1. Ensiklopedi Pers Indonesia , istilah Pers merupakan sebutan bagi penerbit/perusahaan/kalangan yang berkaitan dengan media masa atau wartawan.2. UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi : mencari, memperoleh, memi - liki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara , gambar, serta data dan grafik maupun dlm bentuk lainnya dgn menggunakan media cetak, media elektronik dan segala jenis saluran yg tersedia.3. Profesor Oemar Seno Adji , Pers dalam arti sempit mengan - dung penyiaran-penyiaran pikiran, gagasan atau berita-berita dengan kata tertulis. D alam arti luas , yaitu memasuk - kan di dalamnya semua media mass communications yang memancarkan pikiran, dan perasaan seseorang baik dengan kata-kata tertulis maupun dengan lisan .
  7. 7. Lanjutan ………….4. L. Taufik, dalam bukunya , pengertian pers terbagi dua : a. Pers dalam arti sempit diartikan sebagai surat kabar, koran, majalah, tabloid, dan buletin-buletin kantor berita. Jadi, pers terbatas pada media tercetak. b. Pers dalam arti luas mencakup semua media massa, termasuk radio, televisi, film dan internet.4. Leksikom Komunikasi , Pers berarti : 1) usaha percetakan dan penerbitan, 2) usaha pengumpulan dan penyiaran berita, 3) penyiaran berita melalui surat kabar, majalah, radio, dan televisi. Istilah “ press ” atau pers : surat kabar dan majalah (dalam arti sempit) & dalam arti luas yaitu, menyangkut media massa (surat kabar, radio, televisi, dan film).
  8. 8. b. Teori-teori Tentang PersTeori Pers Otoritarian Menganggap negara merupakan ekspresi tertinggi dari organisasi kelompok manusia, mengungguli masyarakat dan individu.Menurut Mc. Quail , prinsip-prinsip dasar pelaksanaan persotoritarian :1. Media selamanya (akhirnya)harus tunduk kepada penguasa yang ada.2. Penyensoran dapat dibenarkan.3. Kecaman thd penguasa atau penyimpangan dari kebijakan resmi tidak dapat diterima.4. Wartawan tidak mempunyai kebebasan di dalam organisasinya.
  9. 9. Teori Pers LibertarianBerpendapat bahwa pers harus memiliki kebebasan yg seluas-luasnya untuk membantu manusia mencari dan menemukan kebenaran yang hakiki tersebut.Teori ini memandang sensor merupakan tindakan yginkonstitusional thd kemerdekaan pers. Karena persmempunyai tugas :1. Melayani kebutuhan kehidupan ekonomi (iklan)2. Melayani kebutuhan kehidupan politik3. Mencari keuntungan (demi kelangsungan hidupnya)4. Menjaga hak warga negara5. Memberi hiburan.
  10. 10. Lanjutan ………….Krisna Harahap , menyebutkan ciri-ciri persL ibertarian :1. Publikasi bebas dari setiap penyensoran pendahuluan,2. Penerbitan & pendistribusian terbuka bagi setiap orang tanpa memerlukan izin atau lisensi,3. Kecaman terhadap pemerintah, pejabat atau partai politik tidak dapat dipidana,4. Tidak ada kewajiban mempublikasikan segala hal,5. Publikasi “kesalahan” dilindungi sama halnya dengan publikasi kebenaran dalam hal-hal yang berkaitan dengan opini dan keyakinan,6. Tidak ada batasan hukum terhadap upaya pengumpu- lan informasi untuk kepentingan publikasi,7. Wartawan mempunyai otonomi profesional dalam organisasi mereka.
  11. 11. Teori Tanggung JawabSosialBahwa kebebasan pers harus disertai tanggung jawab kepada masyarakat. Kebebasan pers itu perlu dibatasi oleh dasar moral, etika & hati nurani insan pers.Komisi Kemerdekaan Pers, bahwa kemerdekaan pers ituharus diartikan :1. Bahwa kebebasan tersebut tidaklah berarti bebas untuk melanggar kepentingan-kepentingan individu lain.2. Bahwa kebebasan harus memperhatikan segi-segi keamanan negara.3. Bahwa pelanggaran terhadap kemerdekaan pers membawa konsekuensi/ tanggung jawab terhadap ukuran yang berlaku.
  12. 12. Lanjutan ………….Prinsip utama teori Tanggung Jawab Sosial, sbb :1. Media mempunyai kewajiban tertentu kepada masyarakat.2. Menetapkan standar yang tinggi atau professional tentang keinformasian, kebenaran, obyektivitas, keseimbangan, dsb.3. Dapat mengatur diri sendiri dalam kerangka hukum dan lembaga yang ada.4. Menghindari segala sesuatu yang mungkin menimbulkan kejahatan, yang akan mengakibatkan ketidaktertiban atau penghinaan terhadap minoritas etnik atau agama.5. Bersifat pluralis dan mencerminkan kebhinekaan.6. Memberi kesempatan yang sama untuk mengemukakan berbagai sudut pandang dan hak untuk menjawab.7. Masyarakat memiliki hak mengharapkan standar prestasi yang tinggi dan intervensi dapat dibenarkan untuk mengamankan kepentingan umum.
  13. 13. Teori Pers KomunisPers merupakan alat pemerintah (partai yg berkuasa) dan bagian integral dari negara, sehingga pers harus tunduk kepada pemerintah. Berfungsi sebagai alat untuk melakukan “ indoktrinasi massa ”.Ciri-ciri Teori Pers Komunis :1. Media berada di bawah pengendalian kelas peker-ja, karenanya ia melayani kepentingan kelas tsb.2. Media tidak dimiliki secara pribadi.3. Masyarakat berhak melakukan sensor & tindakan hukum lainnya untuk mencegah atau menghukum setelah terjadinya peristiwa publikasi anti masyarakat.
  14. 14. Penugasan Praktik Kewarganegaraan 1Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pengertian,Fungsi dan Peran Serta Perkembangan Pers Indonesia(Pengertian Pers, dan Teori-teori tentang pers),dilanjutkan penugasan dengan menjawab pertanyaansebagai berikut :1. Berikan ulasan pengertian kembali tentang “Pers” sesuai pendapat anda dan tokoh-tokoh terkenal ! Pendapat anda tentang Pers, ....................................................... N Tokoh Uraian Singkat o Oemar ....................................................... 1. Seno Adji ................ ....................................................... 2. L. Taufik ................
  15. 15. Lanjutan ………….2. Dalam teori pers “Otoritarian” menganggap negara merupakan ekspresi tertinggi dari organisasi kelompok manusia, mengungguli masyarakat dan individu. Berikan penjelasan singkatnya yang dimaksud dengan ! a. Negara sebagai ekspresi tertinggi : ....................................... b. Mengungguli masyarakat : ......................................................3. Menurut Teori Tanggung Jawab Sosial, kebebasan pers itu perlu dibatasi oleh dasar moral, etika dan hati nurani insan pers. Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini ! Dasar Moral Hati Nurani Insan Pers .................................................. .................................................. .................................................. ..................................................
  16. 16. Lanjutan …………. 4. Berikan tanggapan penjelasan, mengapa di dalam pers kemerdekaan yang mutlak hanyalah merupakan khayalan belaka ! ....................................................................... .................................... 5. Tuliskan perbedaan dan persamaan pada teori pers “Otoriterian” dengan “Komunis” di bawah ini ! Persamaan Perbedaan .................................................... .................................................... .................................................... ....................................................
  17. 17. c. Sistem Pers di Beberapa NegaraSistem Pers Barat(USA) Representasi sistem pers barat ini dapat diwakili oleh sistem pers Amerika Serikat dan Eropa. Pada umunya baik Amerika maupun Eropa menganut falsafah “Liberalisme”, yang menjadi landasan sistem sosial, sistem politik dan sistem pemerintahan mereka. Di Amerika Serikat, pers mempunyai kebebasan untuk bergerak. Di dalam sistem liberal, pers tidak berorientasi pada politik pemerintah (bkn merupakan terompet pemerintah seperti di negara-negara).
  18. 18. Lanjutan ………….Sistem Pers Komunis(Rusia)P ers di negara Komunis dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah; tidak adak kepemilikan oleh perorangan atau swasta.Pers di gunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan kekuasaan pemerintah dan partai untuk kegiatan propaganda dan agitasi . Ada lembaga kontrol / sensor yang diberi nama Glavit . Tugas nya : mengawasi bahan-bahan pers yang akan dipublikasikan dan tugas-tugas untuk mengamankan politik ideologis dan keamanan .
  19. 19. Lanjutan ………….Menurut F. Rachmadi, fungsi pers komunis :1. Pers sebagai alat propaganda, agitator, dan organisator kolektif.2. Pers merupakan tempat pendidikan kader-kader komu - nis di kalangan masa.3. Pers bertugas sebagai lembaga yang memmobilisasi dan berorganisir masa untuk pembangunan ekonomi.4. Pers menerapkan dan menyiarkan semua dekrit, keputusan, intruksi yang di keluarkan oleh Komite Sentral Partai maupun oleh Pemerintah Rusia serta bahan publikasi lain dari pemerintah.5. Pers berfungsi sebagai alat untuk melakukan
  20. 20. Sistem Pers di Negara-Negara BerkembangCiri-ciri khusus :1. Cenderung mengikuti sistem pers negara bekas penjajahnya.2. Masih mencari bentuk yang tepat , sehingga kurang stabil.3. Dituntut dapat berperan sebagai “ agent of social change ” dan mempunyai tanggung jawab atas keberhasilan pembangunan.4. Dalam pelaksanaannya , terdapat pembatasan- pembatasan dengan menganut sistem pers tanggung jawab sosial ( social responsibility ).5. Mengalami masalah di bidang komunikasi, yaitu; ketimpangan informasi, monopoli, dan pemusatan yang berlebihan dari sumber dan jalur komunikasi.6. Pola hubungan antara pers & pemerintah mempunyai tendensi perpaduan antara sistem-sistem yang ada
  21. 21. Penugasan Praktik Kewarganegaraan 2Carilah sumber informasi lain baik dari buku, koran,majalah, internet, buletin & sebagainya, kemudianlakukan hal-hal berikut :1. Rumuskan kembali pemahaman tentang “Sistem Pers” yang diterapkan di beberapa negara (Barat, Komunis dan Berkembang) !2. Berikan alasan penjelasan, mengapa sistem pers di negara- negara barat (terutama di Amerika Serikat yang berfalsafah liberalisme) ada tidak sependapat dengan kebebasan pers yang ada !3. Berikan alasan penjelasan, mengapa di negara-negara Komunis pada umumnya, kebebasan pers sulit diwujudkan !4. Tulisakan sekurang-kurangnya 3 (tiga) karakteristik sistem pers di negara-negara berkembang pada umumnya !5. Berikan penjelasan, bagaimana hubungan antara keberadaan pers yang bebas dan bertanggung jawab dengan hak asasi manusia dan demokrasi !
  22. 22. d. Sifat, Fungsi dan Peranan PersSifatPers (Falsafah) Pers, mencakup sbb :Sifat• Liberal Democration press (Pers Demokrasi liberal),• Communist Press (Pers Komunis),• Authoritarian Press (Pers Otoriter ) ,• Freedom and Responsibility Press (Pers Bebas dan Bertanggung-jawab) ,• Development Press (Pers Pembangunan), dan• Five Foundation Press (Pers Pancasila)
  23. 23. Misi dan Fungsi Pers Pers mempunyai misi : 1. Ikut mencerdaskan masyarakat, 2. Menegakkan keadilan, 3. Memberantas kebatilan. Sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, pada Pasal 3 antara lain disebutkan pers nasional berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrolsosial dan dapat juga sebagai lembaga ekonomi .
  24. 24. Lanjutan ………….Menurut Kusman Hidayat , Pers mempunyai 4 fungsi :1. Fungsi Pendidik , yaitu melalui karya-karya tercetaknya, membantu masyarakat meningkatkan budayanya.2. Fungsi Penghubung , merupakan sarana lalu- lintas hubungan antar manusia.3. Fungsi Pembentuk Pendapat Umum ; melalui rubrik-rubrik dan kolom-kolom tertentu , merupakan ruang untuk memberikan pandangan / pikiran kepada khalayak pembaca.4. Fungsi Kontrol , pers berusaha melakukan bimbingan dan pengawasan kepada masyarakat tentang tingkah laku yang benar / yang tidak
  25. 25. Peranan PersUndang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,menyebutkan tentang peranan pers :1. Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui.2. Menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan Hak Asasi Manusia, serta menghormati kebhinekaan.3. Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar.4. Melakukan pengawasan, kritik, koreksi dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.5. Memperjuangkan keadilan dan kebenaran.
  26. 26. Penugasan Praktik Kewarganegaraan 3Setelah mempelajari materi-materi tentang : Sifat, Fungsi danPeranan Pers , lakukan Strategi Pembelajaran dengan PenugasanCooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) atauKooperatif Terpadu Membaca dan Menulis.Langkah-langkah :1. Bentuk kelompok dengan anggotanya antara 4 – 5 orang.2. Diberikan “wacana” atau kliping sesuai topik bahasan.3. Setiap kelompok bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta memberi tanggapan terhadap wacana/kliping, dan ditulis pada lembar kertas.4. Mempresentasikan atau membacakan hasil kelompok.5. Buatlah kesimpulan bersama.6. Penutup.
  27. 27. e. Perkembangan Pers di IndonesiaPers Jaman Penjajahan Belanda &Jepang Pemerintah penjajah Belanda meman dang perlu membuat undang-undang khusus untuk membendung pengaruh pers Indonesia, karena menjadi momok yang harus diperangi. Masa pendudukan Jepang, pers Indonesia banyak yang berjuang tidak hanya dengan tulisan, melainkan juga melalui : org . keagamaan, pendidikan, politik, d sb. Baik masa kolonial Belanda maupun Jepang, menggambarkan bahwa kehidupan pers masa itu sangat tertekan.
  28. 28. Pers di Masa Pergerakan Dengan munculnya pergerakan modern Budi Utomo (20 Mei 1908), surat kabar yang dikeluarkan lebih banyak berfungsi sebagai alat perjuangan. Pers menjadi “terompet” dari organisasi pergerakan sema-cam parlemen orang Indonesia yang terjajah. Pers menyuarakan kepedihan, penderitaan dan sekaligus menjadi pendorong untuk memperbaiki nasib dan kedudukan bangsa. Saat itu, pers mendapat tekanan dari pemerintah Hindia Belanda, dengan cara memberantas dan menutup usaha penerbitan pers pergerakan. Pada masa pergerakan, berdirilah Kantor Berita Nasional Antara pada tanggal 13 Desember 1937.
  29. 29. Pers di Masa Penjajahan Jepang Pers semata-mata menjadi alat pemerintah Jepang dan bersifat pro Jepang. Pers banyak mengalami penderitaan dan pengekangan kebebasan yang lebih daripada jaman Belanda. Namun, ada beberapa keuntungan bagi insan pers Indonesia yang bekerja pada penerbitan Jepang : 1. Pengalaman yang diperoleh para karyawan bertambah. 2. Penggunaan Bahasa Indonesia dalam pemberitaan makin sering dan luas. 3. Adanya pengajaran untuk rakyat agar berpikir kritis terhadap berita yang disajikan oleh sumber-sumber resmi Jepang.
  30. 30. Pers di Masa RevolusiFisik Periode revolusi fisik terjadi antara tahun 1945 sampai 1949. Saat itu, pers terbagi menjadi dua golongan : a. Pers yang diterbitkan dan diusahakan Sekutu dan Belanda yang dinamakan Pers Nica (Belanda) . b. Pers yang diterbitkan dan diusahakan oleh orang Indonesia yang disebut Pers Republik. Sesuai dengan fungsi, naluri dan tradisinya, pers harus men - jadi penjaga kepentingan publik ( public watch dog ). Untuk menangani masalah-masalah pers, pemerintah mem - bentuk Dewan Pers pada tanggal 17 Maret 1950 , yang terdiri dari orang-orang persuratkabaran, cendikiawan, dan pejabat-pejabat pemerintah.
  31. 31. Pers di Era Demokrasi Liberal (1949-1959)Di era demokrasi liberal, landasan kemerdekaan pers adalah Konstitusi RIS 1949 dan UUD Sementara 1950. Pers pada waktu itu, lebih banyak diperlakukan negatif . Sela ma periode tahun 1952-1959, terjadi tindakan anti pers sebanyak 374 kali, dan yang terbanyak selama tahun 1957, yaitu mencapai angka 125 kali. Awal pembatasan terhadap kebebasan pers adalah efek sam - ping dari keluhan para wartawan thd pers Belanda dan Cina. Pemerintah selalu mencari cara untuk membatasi penerbitan, karena negara tidak akan membiarkan ideologi “asing” merongrong Undang- U ndang Dasar. Pada akhirnya pemerintah melakukan pembredelan
  32. 32. Pers di Zaman Orde Lama atau PersTerpimpin (1956-1966) Pers Terpimpin, merupakan pers yang lebih banyak menjadi alat penguasa daripada alat penyambung lidah rakyat. Tahun 1960, penguasa perang mulai mengenakan sanksi-sanksi perizinan terhadap pers dan tindakan tekanan terhadap pers terus berlangsung . Memasuki tahun 1964 , kondisi kebebasan pers semakin memburuk, saat itu Kementerian Penerangan dan badan-badannya mengontrol semua kegiatan pers. Tindakan-tindakan penekanan terhadap kebebasan pers merosot, ketika ketegangan dalam pemerintahan menurun. Para wartawan diwajibkan untuk berjanji mendukung politik pemerintah .
  33. 33. Pers di Era Demokrasi Pancasila dan OrdeBaru Di awal pemerintahan Orde Baru, lahirlah istilah Pers Pancasila. Masa “bulan madu” antara pers dan pemerintah , dipermanis dengan keluarnya UU Nomor 11 Tahun 1966 tentang Pokok -pokok Pers, yang men jamin tidak ada sensor dan pembredelan . Sejak terjadinya “Peristiwa Malari” 1974, kebebasan pers menga - lami set-back yang berakibat beberapa surat kabar dilarang terbit . Penguasa lebih menggiatkan larangan-larangan melalui telepon supaya pers tidak menyiarkan suatu berita . Demikian juga penga - wasan terhadap kegiatan pers dan wartawan diperketat , terutama menjelang Sidang MPR- 1978. Pada saat itu , pers jarang malah tidak pernah melakukan kontrol sosial secara krisis, tegas dan berani. Rezim Orde Baru melihat pers tidak lebih dari sekedar
  34. 34. Kebebasan Pers di EraReformasi Pemerintahan pada masa reformasi sangat mempermudah izin penerbitan pers. Akibatnya, pada awal reformasi banyak sekali penerbitan pers atau koran-koran, majalah atau tabloid baru bermunculan. Kalangan pers mulai bernafas lega ketika pemerintah mengeluarkan U U No . 39 / 1999 tentang Hak Asasi Manusia dan UU No . 40 / 1999 tentang Pers. Di dalam U U Pers tsb , dengan tegas menjamin adanya kemerde - kaan pers sebagai hak asasi manusia , tidak lagi di kenakan penyensoran, pembredelan dan pelarangan penyiaran . Dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan di depan hukum, wartawan mempunyai hak tolak. Pers nasional melaksanakan peran penting dalam mengawal demokrasi, supremasi hukum, keadilan dan kebenaran, dsb.
  35. 35. Penugasan Praktik Kewarganegaraan 4Carilah sumber informasi lain baik dari buku, koran, majalah,internet, buletin & sebagainya, kemudian lakukan hal-halberikut :1. Rumuskan kembali pemahaman anda tentang perkembangan kehidupan pers di Indonesia semenjak pra kemerdekaan hingga sekarang ini !2. Berikan penjelasan bagaimana peranan pers Indonesia pada masa penjajahan Belanda dan Jepang !3. Berikan penjelasan kembali tentang peranan pers di masa revolusi yang dikatakan sebagai “penjaga kepentingan publik” !4. Berikan sekurang-kurangnya 2 (dua) indikator yang mendasar antara peranan pers pada masa orde lama dan orde baru !5. Identifikasikan kembali dalam bentuk apa sajakah perubahan pers di Indonesia paska rezim orde baru atau era reformasi dewasa !
  36. 36. Waktu : 4 x 45 Menit Standar Kompetensi :Mengevaluasi peranan pers dalam masyarakat demokrasi Kompetensi Dasar : 3.2. Menganalisis pers yang bebas dan ber- tanggung jawab sesuai kode etik jurna- listik dalam masyarakat demokrasi di Indonesia. 3.3. Mengevaluasi kebebasan pers dan dam- pak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyara-kat demokrasi di Indonesia.
  37. 37. (Indikator) Hasil Yang Diharapkan : Menguraikan tentang landasan hukum pers Indonesia dan norma-norma pers nasional. Menjelaskan tentang orgnisasi pers Indonesia Mendeskripsikan kode etik jurnalistik dan tanggung jawab profesi kewartawanan. Mendeskripsikan tentang kebebasan pers Indonesia Menganalisis dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokrasi Indonesia.
  38. 38. Landasan Hukum Norma-norma Pers Nasional PERS Organisasi Pers NasionalINDONESIA Sistem Pers Indonesia Kode Etik Jurnalistik & Tanggung Jawab Profesi Kewartawanan Kebebasan Pers Pers Pers, Masy & Pem Indonesia Dampak Penyalahgunaan Kebebasan Pers
  39. 39. 2. Pers Yang Bebas dan Bertanggung Jawab Sesuai Kode Etik Jurnalistik Dalam Masyarakat Demokratis Di Indonesiaa. Landasan Hukum Pers Indonesia Pasal 28 UUD 1945 “ Pasal 28 F UUD 1945 “ Tap MPR No. XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia Undang-Undang No. 39 Tahun 2000 tentang Hak Asasi Manusia Pasal 14 Ayat 1 dan 2 Undang-undang No. 40 Tahun 1999 dalam Pasal 2 dan Pasal 4 ayat 1 tentang pers
  40. 40. b. Norma-norma Pers Nasional Pers Nasional, menganut Norma-norma : a. Keserasian sosiologis yg berpedoman pada Pancasila, b. Pola pikir dan kerja berdasarkan nilai-nilai gotong-royong. Lingkup hubungannya pers : a. Hubungan antara pers dan pemerintah b. Hubungan antara pers dan masyarakat cq. golongan-golongan dalam masyarakat. Hubungan antara pers dan pemerintah terjalin dalam bentuk yang dijiwai oleh semangat persekawanan ( partnership ) dalam mengusahakan terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
  41. 41. c. Organisasi PersDalam komponen sistem pers nasional, terdapatDewan Pers.Anggota Dewan Pers terdiri dari:1. Wartawan yang dipilih oleh organisasi wartawan;2. Pimpinan perusahaan pers yang dipilih oleh organisasi perusahaan pers;3. Tokoh masyarakat, ahli bidang pers atau komunikasi dan bidang lainnya yang dipilih oleh organisasi perusahaan pers;4. Ketua dan wakil ketua dipilih dari dan oleh anggota;5. Keanggotaan Dewan Pers sebagaimana yang dimaksud dalam ayat 3 pasal 15 ditetapkan dengan keputusan presiden;6. Keanggotaan Dewan Pers berlaku untuk masa tiga tahun dan sesudah itu hanya dapat dipilih kembali
  42. 42. d. Sistem Pers NasionalSistem pers nasional adalah sistem pers yangberlaku di Indonesia. Ciri khas sistem pers nasional : 1. Integrasi ( integaration ) 2. Keteraturan ( regularity ) 3. Keutuhan ( wholeness ) 4. Organisasi ( organization ) 5. Koherensi ( coherence ) 6. Keterhubungan ( connectedness ) dan 7. Ketergantungan ( interdependence ) dari bagian-bagiannya.
  43. 43. e. Kode Etik Jurnalistik Dan Tanggung Jawab Profesi Kewartawanan Kehidupan pers nasional Indonesia, merupakan produk dari sistem nilai yang berlaku dalam masyarakat yang diproyeksikan ke dalam bidang kegiatan pers .Aturan main ( rules of the game ) pers nasional: Landasan Idiil : Pancasila (Pemb UUD 1945). Landasan Konstitusi : Undang-Undang Dasar 1945. Landasan Yuridis : Undang-undang Pokok Pers. Landasan Strategis : GBHN. Landasan Profesional : Kode Etik Jurnalistik. Landasan Etis : Tata nilai yang berlaku
  44. 44. Pertanggungjawaban : Dalam menjalankan profesinya seorang wartawan harus : a. Dengan sadar menjalankan tugas, hak, dan kewajiban, b. Mengemukakan apa yang sebenarnya terjadi, jelas, terang, dan mudah dimengerti serta bersifat terbuka. Pers dalam pengembangan kegiatan sehari-hari harus berada dalam konteks interaksi positif antara pers dan Pemerintah serta masyarakat. Jika ada masalah dalam masyarakat, pers berupaya membantu menjernihkan persoalan ( fungsi mendidik ) , bukan sebaliknya.
  45. 45. Kode EtikJurnalistik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) telah menetapkan Kode Etik Kewartawanan . Kode Etik Wartawan telah dijadikan pedoman ; a. Sejak berdirinya PWI di Surakarta bulan Februari 1946. b. Penegasan kembali dilaksanakan pada tgl 1 Mei 1955. c. Kongres PWI di Medan (1955), telah dikeluarkan pengesa - han berlakunya Kode Etik Jurnalistik tersebut. d. D alam sidang gabungan PWI Pusat dgn Badan Pekerja Kongres yang berlangsung di Ujung Pandang (1968) , telah menetapkan perubahan Kode Etik Jurnalistik th 1955 .
  46. 46. M. Alwi Dahlan, Ph. D , menyebutkan bahwa ada 3faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Kode EtikJurnalistik :1. Etik Institusional , yaitu sistem aturan, k ebijakan , dan kendala formal yang dikembangkan oleh institusi yang memiliki media, maupun yang mengawasi media.2. Etik Personel , yaitu sistem nilai dan moralitas per - orangan yang merupakan hati nurani wartawan ( keyakinan pribadi yang menimbang tindakan yang hendak dilakukannya ) .3. Etik Profesional , yaitu menentukan cara pemberian yang paling tepat sehingga informasi itu mudah diterima oleh khalayak, dlm proporsi yang wajar.
  47. 47. Penugasan Praktik Kewarganegaraan 5Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pers yang bebas danbetanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakatdemokratis di Indonesia , dilanjutkan Penugasan denganmenjawab pertanyaan atau pernyataan sebagai berikut :1. Berikan penjelasan, bagaimana batasan yang dimkasud “pers yang bebas dan betanggung jawab”, dan Berikan Contohnya ! Penjelasan : ........................................................................ .............. No Contoh Uraian Singkat 1. 2.
  48. 48. Lanjutan ………….2. Dalam menjalankan fungsi-fungsinya sebagai sarana penerangan, pendidikan umum, kontrol sosial dan hiburan pers menjadi wahana bagi pembinaan pendapat umum yang sehat. Berikan penjelasn singkatnya yang dimaksud dengan ! a. Pendidikan Umum : ............................................................................... b. Kontrol Sosial : ......................................................................................3. Organisasi Pers adalah organisasi wartawan dan organisasi peru-sahaan pers yang mempunyai latar belakang sejarah, alur perjua-ngan dan penentuan tata krama professional berupa kode etik masing-masing. Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini ! Alur Perjuangan Tata Krama Profesional ....................................................... ..................................................... ............................................... ...........................................
  49. 49. Lanjutan …………. 4. Berikan tanggapan penjelasan, mengapa pers harus memiliki “rasa pertanggungjawaban” terhadap informasi/berita-berita yang ditulisnya ! ............................................................................................ .......................5. Tuliskan perbedaan dan persamaan organisasi pers di Indonesia pada masa sebelum dan setelah reformasi di bawah ini ! Persamaan Perbedaan .......................................................... ....................................................... ................................................ ............................................. ..................................................... ..................................................
  50. 50. 3. Kebebasan Pers dan Dampak Penyalahgunaan Kebebasan Media Massa Dalam Masyarakat Demokratis di Indonesiaa. Kebebasan Pers IndonesiaLandasan hukum kebebasan pers Indonesia :1. Undang-undang No. 9 Tahun 1998 tentang Kebe-basan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum2. Undang-undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers3. Undang-undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.
  51. 51. Pemahaman Tentang Kebebasan Pers Adalah kebebasan mengemukakan pendapat, baik secara tulisan maupun lisan, melalui media pers, seperti harian, majalah, dan buletin. Pers dituntut tanggung jawabnya untuk menegakkan keadilan, ketertiban dan keamanan dalam masyarakat. Kebebasan harus disertai tanggung jawab, sebab kekuasaan mudah sekali disalahgunakan dan dibuat semena-mena. Pers harus mempertimbangkan apakah berita yang disebarkan dapat menguntungkan masyarakat luas atau sebaliknya.
  52. 52. Pers, Masyarakat danPemerintahHal terpenting yang harus diperhatikan :1. Interaksi harus dikembangkan sekreatif mungkin.2. Negara Indonesia, berpaham pada keseluruhan dan keseimbangan , baik antara individu dan masyarakat3. Harus dikembangkan hubungan fungsional.4. Adanya pendekatan kultural terhadap segala persoalan, sebagai identitas Indonesia.5. Pengembangan kultur politik yang memungkinkan ber-fungsinya sistem kontrol sosial dan kritik secara efektif dan terbuka.6. Pembangunan masyarakat bisa berlangsung
  53. 53. Lanjutan ………….7. Pembangunan seluruh bidang kehidupan masyarakat yang pelaksanaannya bertahap dan selektif.8. Adanya kekurangan merupakan gejala umum yg harus kita terima bersama.9. Mrp hubungan kekerabatan dan fungsional yang terus menerus dikembangkan dalam mekanisme dialog.10. Adanya otonomi masing-masing lembaga sesuai asas Demokrasi Pancasila.11. Pers “lahir” di tengah-tengah masyarakat, sehingga pers dan masyarakat tidak dapat dipisahkan.12. Menurut Wilbur Schramm, pers adalah
  54. 54. Dampak Penyalahgunaan KebebasanMedia jejak pendapat Kompas, 12/2/2007)(Hasilal : Dunia pers Indonesia semakin tenggelam dalam ideologi komersial, Fungsi media masa sebagai alat pendidikan masyarakat tidak lagi menjadi ciri yang kuat melekat. Cenderung melebih-lebihkan sebuah pemberitaan. Sering berbenturan dengan kepentingan pemerintah. Cenderung berorientasi pada aspek komersial ketimbang idealisme. Penayangan adegan kekerasan di televisi sudah berlebihan , termasuk tayangan yang berbau pornograf dan mistik . Wajah kebebasan pers Indonesia saat ini , justru dikhawatirkan dapat menghancurkan moral bangsa.
  55. 55. SOAL ESSAY/URAIANJawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas !1. Jelaskan yang anda ketahui makna pers dalam kehidupan masyarkat demokratis !2. Salah satu karakteristik pers adalah adanya kebebasan yang bertanggung jawab, berikan alasan mengapa demikian !3. Beri penjelasan singkat perbandingan sisem dan kemerdekaan pers pada negara barat dengan negara berkembang pada umumnya !4. Berikan contoh sekurang-kurangnya 3 (tiga) dampak positif kelahiran era reformasi dengan kebebasan pers di Indonesia !5. Beri penjelasan perbedaan yang mendasar antara sifat pers pada negara yang berfalsafah demokrasi liberal dengan komunis !
  56. 56. Lanjutan ……………….6. Jelaskan yang dimaksud bahwa pers memiliki fungsi pendidik dan penghubung !7. Berikan alasan, mengapa salah satu peranan pers berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 yaitu memperjuangkan keadilan dan kebenaran !8. Menurut pendapat anda, apa langkah-langkah yang paling mungkin dilaksanakan pemerintah Indonesia dalam rangka menghadapi pers di era reformasi yang cenderung mengedepankan kebebasannya dari pada tanggungjawabnya !9. Jelaskan, mengapa dalam melaksanakan tugas kewartawanan diperlukan Kode Etik Jurnalistik !10.Berikan alasan mengapa Kode Etik Jurnalistik menjadi aturan mengenai perilaku dan pertimbangan moral yang harus dianut dan ditaati oleh media pers dalam siarannya !
  57. 57. TUGAS DAN DISKUSI1. Diskusikan dengan teman-temanmu tentang topik- topik berikut ini ! a. Hubungan kebebasan pers dengan demokratisasi. b. Tantangan dunia pers dalam menjembatani kepentingan rakyat dan pemerintah. c. Pentingnya pemahaman masyarakat terhadap fungsi dan peranan pers di Indonesia. d. Melalui pers yang bebas dan bertanggung jawab dapat terwujud tegaknya keadilan !2. Carilah referensi lain baik dari buku, koran, buletin, majalah, internet dan sebagainya yang berhubungan dengan pers yang bebas dan bertanggung jawab !
  58. 58. Lanjutan ……………….Bentuklah kelompok sesuai dengan kebutuhan !a. Rumuskan kembali yang dimaksud dengan pers !b. Jelaskan mengapa di negara Indonesia lebih tepat menerapkan teori pers tanggung jawab sosial !c. Jelaskan kembali fungsi dan peranan pers dalam kehidupan masyarakat !d. Berikan contoh dampak positif dan negatif pers Indonesia di era orde baru dan pasca orde baru (reformasi) !e. Buatlah analisis tentang penerapan peranan pers yang bebas dan bertanggung jawab di Indonesia dalam rangka mendorong masyarakat dan pemerintah menuju kehidupan yang demokratis !f. Buatlah makalah sehubungan dengan pembahasan tersebut dan presentasikan hasilnya di depan kelas !
  59. 59. INQUIRIIsilah titik-titik pada kolom berikut ini untuk menganlisis fungsipers Indonesia dalam mendorong kehidupan masyarakat ygdemokratis !No Fungsi Pers Indikator / Keterangan Contoh 1. Pendidik ........................................... ..................... ......................................... ..................... 2. Penghubung ........................................... ..................... ......................................... ..................... 3. Pembentuk ........................................... ..................... Pendapat ........................................... ..................... Umum ........................................ ..................... 4. Kontrol ........................................... ..................... ......................................... ..................... 5. Pemersatu ........................................... ..................... ......................................... .....................
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×