Your SlideShare is downloading. ×
0
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Pemilihan Bentuk Usaha Modify
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Pemilihan Bentuk Usaha Modify

5,123

Published on

Published in: Economy & Finance, Technology
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
  • URUS IZIN IMPORT, PENDIRIAN PT, CV, PMA DI KOTA MEDAN


    URUS PENDIRIAN PT – PERSEROAN TERBATAS.
    URUS PENDIRIAN PMA, PMDN
    URUS PENDIRIAN CV – COMANDITAIRE VENOOTSCHAP
    URUS PENDIRIAN UD – USAHA DAGANG
    URUS SIUP – SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN
    URUS TDP – TANDA DAFTAR PERUSAHAAN
    URUS UUG/ HO – UNDANG – UNDANG GANNGUAN
    URUS IMB – IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN
    URUS UKL-UPL, AMDAL, SPPLH – LINGKUNGAN HIDUP
    URUS P-IRT/ INDUSTRI RUMAHAN DINKES
    URUS SIUJK/ IUJK – SURAT IZIN JASA KONSTRUKSI
    URUS SIUP PARIWISATA-BPW ( TRAVEL), RESTORAN, HOTEL, RUMAH MAKAN, SALOON
    URURUS MERK DAGANG/ HAK PATEN/ HAK CIPTA
    URUS IZIN INDUSTRI, INDUSTRI RUMAHAN -IUI
    URUS API – U PMA.
    URUS API – P PMA
    URUS API – U PMDN/Perusahaan Lokal
    URUS API – P PMDN/Perusahaan Lokal
    URUS API PRODUSEN – KONTRAKTOR
    URUS NPIK-NOMOR PENGENAL IMPORTIR KHUSUS
    URUS NIK BEACUKAI EKSPORT IMPORT.
    URUS IT ELEKTRONIKA
    URUS IT MAINAN ANAK-ANAK.
    URUS IT ALAS KAKI
    URUS IT BAJA/BESI
    URUS IT NON CAKRAM OPTIK
    URUS IT OBAT TRADISIONAL DAN HERBAL.
    URUS IT PAKAIAN JADI.
    URUS IT MAKANAN DAN MINUMAN.
    URUS IT PRODUK TERTENTU.
    URUS IT PRODUK HEWAN.
    URUS IT PRODUK HORTIKULTURA.
    URUS PENDAFTARAN KEAGENAN/ DISTRIBUTOR.
    URUS IZIN PRINSIP DAN PERUBAHAN.
    URUS REKOMENDASI DEP. PERINDUSTRIAN
    URUS IUT – IZIN USAHA TETAP PMA/PMDN
    URUS IZIN IMPORT BARANG BUKAN BARU
    URUS IMPORT TANPA API- BARANG PERBAIKAN
    URUS IMPORT – BARANG EKSPOR YANG DITOLAK
    URUS IZIN POSTEL
    URUS SIUJPT ( SURAI IZIN USAH TARANSPORTASI ) – URUS SIUP
    URUS PASPOR.
    IZIN DISNAKER OUTSOURCHING, WAJIB LAPOR
    IZIN USAHA LAINNYA
    IZIN PEMAKAIAN GENSET



    Hubungi Kami Konsultasi bebas :

    PT. Legalitas Sarana Izin Cab. Medan
    www.legalitasizinusaha.com

    Jln. Tani Bersaudara No 09 Gd. Johor Medan
    Telp : + (62) 61 77554440
    Mobile : 085270139105
    PIN BB 237419EC
    E-mail : sarana.izin@yahoo.com
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
5,123
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
212
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Pemilihan Bentuk Usaha CHRISTINE
  • 2. Agenda
    • Perseroan ( Corporation )
    • Persekutuan ( Partnership )
    • Orang Pribadi ( Sole Proprietorship )
    • Subsidiary versus Permanent Establishment
  • 3. Pemilihan Bentuk Usaha
    • Perseroan ( Corporation )
    • Persekutuan ( Partnership )
    • Orang Pribadi ( Sole Proprietorship )
    • Subsidiary versus Permanent Establishment
  • 4. Perseroan ( Corporation )
    • landasan hukum: Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang PERSEROAN TERBATAS.
    • badan hukum yang merupakan persekutuan modal;
    • didirikan berdasarkan perjanjian;
    • melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang ini serta peraturan pelaksanaannya.
    • Modal dasar Perseroan paling sedikit Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
  • 5. Advantage
    • Pemegang saham memiliki bertanggung jawab yang terbatas terhadap hutang-hutang perusahaan;
    • Mudah mendapatkan tambahan dana/modal  misalnya dengan mengeluarkan saham baru;
    • Terdapat efesiensi pengelolaan sumber dana dan efesiensi pimpinan, karena pimpinan dapat diganti sewaktu-waktu melalui Rapat Umum Pemegang Saham;
    • Kepengurusan perseroan memiliki tanggung jawab yang jelas kepada pemilik atau pemegang saham;
    • Diatur dengan jelas oleh undang-undang perseroan terbatas serta peraturan lain yang mengikat dan melindungi kegiatan perusahaan.
    • Etc.
  • 6. Disadvantage
    • Merupakan subjek pajak tersendiri dan deviden yang diterima pemegang saham akan dikenakan pajak  double taxation ;
    • Kurang terjamin rahasia perusahaan, karena semua kegiatan harus dilaporkan kepada pemegang saham;
    • Proses pendiriannya membutuhkan waktu lebih lama dan biaya yang lebih besar dari CV;
    • Proses Pembubaran, Perubahan Anggaran Dasar, Penggabungan dan Pengambilalihan perseroan membutuhkan waktu dan biaya serta persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).  
  • 7. Persekutuan ( Partnership ) (1)
    • Firma:
      • Persekutuan antara dua orang atau lebih dengan bersama untuk melaksanakan usaha, umumnya dibentuk oleh orang-orang yang memiliki keahlian sama atau seprofesi dengan tanggungjawab masing-masing anggota tidak terbatas, laba ataupun kerugian akan ditanggung bersama.
  • 8. Persekutuan ( Partnership ) (2)
    • CV:
      • bentuk perjanjian kerjasama berusaha bersama antara 2 (dua) orang atau dengan AKTA OTENTIK sebagai AKTA PENDIRIAN yang dibuat dihadapan NOTARIS yang berwenang.
      • Para pendiri perseroan komanditer terdiri dari PERSERO AKTIF dan PERSERO PASIF yang membedakan adalah tanggungjawabnya dalam perseroan.
      • Persero Aktif yaitu orang yang aktif menjalankan dan mengelola perusahaan termasuk bertanggung jawab secara penuh atas kekayaan pribadinya.
      • Persero Pasif yaitu orang yang hanya bertanggung jawab sebatas uang yang disetor saja kedalam perusahaan tanpa melibatkan harta dan kekayaan peribadinya.
  • 9. Advantage
    • Kemampuan manajemen lebih besar
    • Proses pendiriannya relatif mudah
    • Modal yang dikumpulkan bisa lebih besar
    • Mudah memperoleh kredit
    • Pemajakannya hanya satu kali di level persekutuan:
      • Pembagian keuntungan kepada pemegang saham tidak dipotong PPh Ps. 23
      • Bagi yang menerima bukan sebagai objek pajak
  • 10. Disadvantage
    •   Sebagian sekutu yang menjadi Persero Aktif memiliki tanggung tidak terbatas
    • Sulit menarik kembali modal
    • Kelangsungan hidup perusahaan tidak menentu
  • 11. Orang Pribadi ( Sole Proprietorship ) (1)
    • Dimiliki, dikelola dan dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap semua resiko dan aktivitas perusahaan.
    • Tidak ada pemisahan modal antara kekayaan pribadi dan kekayaan perusahaan.
    • Laba kena pajak dikenakan tarif yang berbeda dibandingkan WP Badan (min 5%; max 35%).
  • 12. Orang Pribadi ( Sole Proprietorship ) (2)
    • Perhitungan pajaknya:
      • Menggunakan pembukuan;
      • Menggunakan norma penghitungan penghasilan neto  peredaran usaha per tahun < Rp 1,8 M.
  • 13. Advantage
    • Pemilik bebas mengambil keputusan;
    • Seluruh keuntungan perusahaan menjadi hak pemilik perusahaan;
    • Rahasia perusahaan terjamin;
    • Pemilik lebih giat berusaha.
  • 14. Disadvantage
    •   Tanggungjawab pemilik tidak terbatas;
    • Sumber keuangan perusahaan terbatas;
    • Kelangsungan hidup perusahaan kurang terjamin;
    • Seluruh aktivitas manajemen dilakukan sendiri, sehingga  pengelolaan manajemen menjadi kompleks.
  • 15. Case Assignment
    • Bandingkan beban pajak penghasilan jika terjadi penjualan sebesar Rp 1,5 M dan 3 M untuk pihak berikut ini:
      • PT
      • CV
      • Perorangan (k/3) dengan:
        • Pembukuan
        • Norma Penghitungan (30% dari peredaran bruto)
      • Note:
      • Beban Usaha : 80% dari penjualan
      • Semua Laba dibagikan dalam bentuk deviden
  • 16. Subsidiary versus Permanent Establishment Branch Indonesia Luar Negeri Foreign HQ BUT Revenue Pasal 5(1) Expenses Pasal 5(2),5(3) Penghasilan Kena Pajak Pasal 16(3) - Tarif Pasal 17 X PPh Terutang - Branch Profit Subsidiary Indonesia Luar Negeri Foreign Parents PMA (Domestic Subsidiary) Revenue Pasal 4(1) Deductible Expenses (Ps.6) Penghasilan Kena Pajak Pasal 16(1) - Tarif Pasal 17 X PPh Terutang - Net Profit

×