Your SlideShare is downloading. ×
Penanganan Gawat Napas
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Penanganan Gawat Napas

25,526

Published on

Materi dasipena Jawa Timur

Materi dasipena Jawa Timur

Published in: Education, Technology
5 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
25,526
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
1,472
Comments
5
Likes
4
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. KEGAWATDARURATAN PERNAFASAN DINAS KESEHATAN PROPINSI JAWATIMUR 2008
  • 2. Keadaan Gawat Darurat
    • Keadaan yang menimpa seseorang atau banyak orang akibat suatu perjalanan penyakit atau rudapaksa
    • Terjadinya secara :
        • Mendadak
        • Dimana saja
        • Menyangkut siapa saja
    • Sifatnya mengancam jiwa perlu penanganan segera secara :
        • Cermat
        • Tepat
        • Cepat
    • Bila tidak segera ditangani mengakibatkan kematian, kecacatan, kehilangan anggota tubuh
  • 3. Korban Gawat
    • JANGAN BERI MINUM
    • JANGAN BERI MAKAN
    • JANGAN BERI BANTAL DIBAWAH KEPALA
  • 4. PERNAFASAN DAPAT TERGANGGU DENGAN BEBERAPA CARA
    • OBSTRUKSI JALAN NAFAS
    • PERUBAHAN GAS DALAM PARU-PARU YANG TIDAK NORMAL
    • KONDISI YANG MEMPENGARUHI FUNGSI PARU-PARU
  • 5. PRIORITAS PERTOLONGAN PERTAMA
    • MENGELOLAH ADANYA DISTRES NAFAS
    • MENGEMBALIKAN DAN MEMPERTAHANKAN PERNAFASAN KORBAN BILA PERLU MELAKUKAN RESUSITASI ( ABC )
    • MENGATUR DAN MENGHILANGKAN PENYEBAB MASALAH DAN MEMBERIKAN UDARA SEGAR
    • SEGERA DAPATKAN PERTOLONGAN MEDIK
  • 6. GAWAT NAFAS DAPAT DIKETAHUI DENGAN CARA
    • MELIHAT GERAK NAFAS
    • MENDENGAR SUARA NAFAS
    • MERABA HAWA NAFAS
  • 7. PENYEBAB SUMBATAN PADA JALAN NAFAS
    • DARI LUAR JALAN NAFAS MISAL BENDA ASING, GIGI PALSU, MUNTAHAN
    • DARI BAGIAN JALAN NAFAS MISAL LIDAH KORBAN YANG BERADA MENUTUP JALAN NAFAS
  • 8. Sumbatan jalan nafas pasien tak sadar paling sering oleh pangkal lidah
  • 9. Jalan nafas buntu Jalan nafas bebas
  • 10. CARA MENANGANI SUMBATAN PADA JALAN NAFAS
    • SUMBATAN BENDA PADAT
    • TERLIHAT  AMBIL SEGERA DENGAN SAPUAN JARI / BANTUAN ALAT UNTUK MENARIK, MENJEPIT, MENYENDAK
    • TIDAK TERLIHAT MISAL TERSEDAK (CHOKING)  LAKUKAN BACK BLOW/BACK SLAPS, ABDOMINAL THRUST, CHEST TRUST
    • SUMBATAN AKIBAT JATUHNYA PANGKAL LIDAH KE BELAKANG  LAKUKAN HEAD TILT & CHIN LIFT ATAU JAW THRUST
  • 11. MEMBEBASKAN JALAN NAFAS
  • 12.
    • Sumbatan pada jalan nafas  segera bebaskan
    • Sebab 2 sumbatan
        • Posisi kepala korban yang tertunduk / tertekuk (“ndingkluk”)
        • Pangkal lidah jatuh ke belakang
        • Benda asing padat, cair yang menyumbat
        • Jalan nafas bengkak, tumor pada jalan nafas
        • Kerusakan jalan nafas oleh karena rudapaksa
    • Cara mengatasi sumbatan
        • Head tilt & chin lift (hati 2 pada korban rudapaksa)
        • Modifikasi jaw thrust
        • Menarik pangkal lidah ke depan
        • Menyangga pangkal lidah agar terangkat
        • Mengeluarkan benda asing :
          • Diambil
          • Di hisap
          • Back blow / slaps
          • Abdominal thrust
          • Chest thrust
    Memberikan pertolongan pada korban / Melakukan Resusitasi
  • 13. Kondisi Pernafasan
    • Dapat menjawab, lengkap tidak terputus 2 , tidak tersendat 2 , tidak menggeh 2 ,
    • -> Fungsi pernafasan baik
    • b. Bila menjawab terputus 2 , tersendat 2 , menggeh 2
    • -> Fungsi pernafasan terganggu
    • c. Bila tidak menjawab, tidak ada suara, tidak ada gerak nafas, tidak ada hawa nafas
    • -> Pernafasan berhenti
  • 14.
    • II. Menilai pernafasan dan melakukan nafas buatan
      • Cara menilai :
      • Yakinkan jalan nafas telah bebas
      • Lanjutkan dengan lihat ulang :
        • Gerak nafas
        • Dengar ulang suara nafas
        • Raba ulang hawa nafas
      • Bila ada tanda 2 nafas segera nilai kualitas nafas
      • Apakah adekuat, tersengal 2 atau berhenti
      • Yang dinilai :
        • Frekwensi nafas
        • Keteraturan
        • Besarnya nafas
        • Tanda 2 sulitnya nafas ada / tidak
        • Tersengal 2 , megap 2 , sesak
      • Sikap :
        • Bila adekuat diawasi, dijaga, dipertahankan agar tidak menjelek
        • Bila tidak adekuat dibantu
        • Bila tidak bernafas beri nafas buatan
    Memberikan pertolongan pada korban / Melakukan Resusitasi
  • 15.  
  • 16. Buka mulut korban Bersihkan benda asing yang ada didalam mulut korban dengan mengorek dan menyapukan dua jari penolong yang telah dibungkus dengan secarik kain Bebaskan jalan nafas dari sumbatan benda asing
  • 17.  
  • 18. TERSEDAK ( CHOKING )
    • ADANYA BENDA MASUK KE DALAM MULUT DAN SECARA MENDADAK MEMBUNTU JALAN NAFAS
    • TUJUAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA TERSEDAK :
      • MENCEGAH SESAK BERTAMBAH BERAT
      • MENCEGAH KERUSAKAN OTAK ATAU KECACATAN
      • MENCEGAH KEMATIAN
  • 19. CHOKING ( terseda k )
  • 20. TERSEDAK ( CHOKING ) PADA ORANG DEWASA
    • TANDA – TANDA :
    • KESULITAN NAFAS DAN BICARA SERING BERKAITAN DENGAN MAKAN
    • KORBAN MENUNJUKKAN SIKAP TERCEKIK MEMEGANGI LEHER DAN BERUSAHA BICARA
    • MUKA DAN LEHER SEMBAB
    • PANIK, DISTRES
    • KULIT TERLIHAT ABU – ABU  BIRU
  • 21. TINDAKAN
    • BERIKAN 5 X PUKULAN MENDADAK PADA PUNGGUNG ( BACK BLOW / BACK SLAPS )
      • ANJURKAN BATUK
      • TAHAN KORBAN DARI BELAKANG. POSISI KORBAN SEDIKIT CONDONG KE DEPAN.SEGERA BERIKAN HENTAKAN PUKULAN 5 X PADA TITIK SILANG GARIS IMAJINASI TULANG BELAKANG DENGAN GARIS ANTAR BELIKAT
  • 22.  
  • 23. CHOKING Back blows Korban : sadar Lima kali hentakan pada punggung, diantara dua scapula
  • 24.
    • 2. BILA KONDISI BELUM MEMBAIK
      • SEGERA PENOLONG BERDIRI DI BELAKANG KORBAN, SATU KAKI PENOLONG LETAKKAN DIANTARA KEDUA KAKI KORBAN. RANGKUL KORBAN DARI BELAKANG
      • LETAKKAN GENGGAMAN PADA TITIK HENTAK
      • LAKUKAN HENTAKAN 5 X DENGAN CARA MENARIK MENDADAK LENGAN PENOLONG YANG MERANGKUL PINGGANG KORBAN KE ARAH TITIK HENTAK (ABDOMINAL THRUST)
      • LAKUKAN BERGANTIAN BACK BLOW DAN ABDOMINAL THRUST HINGGA BERHASIL / TIDAK BERHASIL DAN KORBAN JATUH TIDAK SADAR
  • 25.  
  • 26. CHOKING Heimlich Abdominal trust Korban : sadar Rangkul kurban dari belakang dengan kedua lengan kita, satu tangan mengepal tepat pada ulu hati. Lakukan hentakan mendadak pada ulu hati.
  • 27.
    • 3. POSISI KORBAN TERLENTANG
      • KORBAN TERLENTANG
      • PENOLONG DISAMPING ATAU DI ATAS KORBAN
      • LAKUKAN ABDOMINAL THRUST 5 X
      • SEGERA PENOLONG PINDAH KE SAMPING KORBAN :
        • PERIKSA APAKAH JALAN NAFAS TELAH BEBAS
        • LAKUKAN HEAD TILT DAN CHIN LIFT, LIHAT DALAM MULUT
        • TIUPKAN NAFAS MULUT KE MULUT
        • DADA KORBAN MENGEMBANG  JALAN NAFAS TERBUKA
        • DADA KORBAN TIDAK MENGEMBANG  JALAN NAFAS MASIH TERSUMBAT TOTAL  ABDOMINAL THRUST
        • ADA YANG MEMANGGIL BANTUAN
  • 28.  
  • 29. Korban : Tidak sadar Heimlich Abdominal trust
  • 30. TERSEDAK PADA KORBAN ANAK
    • TANDA – TANDA :
    • KESULITAN NAFAS DAN BICARA, SERING BERKAITAN DENGAN MAKAN
    • KORBAN MENUNJUKKAN SIKAP TERCEKIK, MEMEGANGI LEHER DAN BERUSAHA BERBICARA
    • MUKA, LEHER SEMBAB
    • KULIT TERLIHAT ABU – ABU  BIRU
  • 31. TINDAKAN
    • BERIKAN 5 X PUKULAN MENDADAK PADA PUNGGUNG (BACK BLOW / BACK SLAPS)
      • POSISI KORBAN SEDIKIT CONDONG KE DEPAN
      • BERIKAN HENTAKAN PUKULAN 5 X PADA TITIK SILANG GARIS IMAJINASI TULANG BELAKANG DAN GARIS ANTAR BELIKAT
      • CEK DALAM MULUT. BILA ADA BENDA ASING BERSIHKAN/AMBIL DENGAN CARA DI BAWAH PENGLIHATAN LANGSUNG
  • 32.
    • 2. BILA BACK BLOW/BACK SLAPS GAGAL, SEGERA BERDIRI DI BELAKANG ATAU JONGKOK DI BELAKANG KORBAN
      • LAKUKAN CHEST THRUST 5 X
      • LAKUKAN HENTAKAN TIAP 3 DETIK
    • 3. CEK DALAM MULUT KORBAN
    • SUMBATAN TETAP  BACK BLOW/BACK SLAPS ATAU CHEST THRUST LAGI 5 X
    • 4. CEK ULANG DALAM MULUT KORBAN
    • SUMBATAN TETAP  BACK BLOW/BACK SLAPS ATAU CHEST THRUST LAGI 5 X
    • 5. PANGGIL BANTUAN
  • 33.  
  • 34. TERSEDAK (CHOKING) PADA KORBAN BAYI
    • TANDA – TANDA
    • KESULITAN BERNAFAS
    • MEMERAH (FLUSHING) DI MUKA LEHER
    • TIDAK DAPAT MENANGIS, TIDAK DAPAT BERSUARA
    • ADA SUARA – SUARA ANEH, MERINTIH
  • 35. TINDAKAN
    • LAKUKAN BACK BLOW/BACK SLAPS 5 X
      • TELUNGKUPKAN KORBAN PADA LENGAN PENOLONG. KEPALA KORBAN LEBIH RENDAH
      • BACK SLAPS KERAS 5 X
      • TERLENTANGKAN DI ATAS LENGAN PENOLONG
    • 2. CEK DALAM MULUT BAYI
    • LIHAT DAN AMBIL BENDA ASING, JANGAN MENYENTUH TENGGOROKAN
    • 3. BILA SUMBATAN TETAP  CHEST THRUST
      • LETAKKKAN UJUNG JARI TENGAH DAN TELUNJUK DIATAS TULANG DADA 1 JARI DI BAWAH GARIS IMAJINASI ANTAR PUTING SUSU
      • LAKUKAN CHEST THRUST 5 X
  • 36.
    • 4 . CEK LAGI DALAM MULUT
    • 5. ULANGI TINDAKAN PERTOLONGAN SEPERTI DIATAS SAMBIL MEMANGGIL BANTUAN.
  • 37. BACK BLOWS gagal ? Lakukan CHEST THRUST Tekan tulang dada bayi dengan jari kedua dan jari ketiga. Kira2 pada garis antara kedua puting susu
  • 38. HEAD TILT DAN CHIN LIFT
    • HEAD TILT
      • LETAKKAN SALAH SATU TANGAN PENOLONG MENAHAN DAHI KORBAN
    • BERSAMA LAKUKAN CHIN LIFT
      • DENGAN MENGGUNAKAN JARI TELUNJUK DAN JARI TENGAH PENOLONG MENAHAN TULANG DAGU KORBAN
    • ATAU LAKUKAN JAW THRUSH
      • MENDORONG SUDUT RAHANG BAWAH KIRI DAN KANAN KE DEPAN SEHINGGA BARISAN GIGI BAWAH DI DEPAN BARISAN GIGI ATAS
  • 39. head tilt chin lift
  • 40. JAW THRUST Tindakan lain untuk membebaskan jalan nafas adalah : Dengan kedua tangan kita dagu korban diangkat sehingga deretan gigi rahang bawah berada didepan deretan gigi rahang atas ( seperti CAKIL )
  • 41.  
  • 42. SUMBATAN BENDA CAIR
    • POSISIKAN KORBAN TERLENTANG / MIRING, KEPALA LEBIH RENDAH DARI TUNGKAI
    • BUKA MULUT KORBAN
    • HISAP DENGAN BAHAN YANG DAPAT MERESAP CAIRAN
    • HISAP PAKAI MULUT DENGAN BANTUAN PIPA PENGHISAP ATAU HISAP DENGAN PIPA KARET MENGGUNAKAN SEMPRIT PENGHISAP ATAU HISAP DENGAN PIPA KARET MENGGUNAKAN PIPA PENGHISAP MEKANIK/LISTRIK
  • 43. Terima kasih

×