Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Napza
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply
Published

seputar napza

seputar napza

Published in Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
5,048
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6

Actions

Shares
Downloads
1,359
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. PENDAHULUAN :  NAPZA (dulu NARKOBA)  Mulai dikenal penyalahgunaannya di Indonesia sejak > 30 tahun yang lalu  ADIKTIF  Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak  misalnya ganja, heroin, putaw, overdosis dan akhirnya  kematian
  • 2. NARKOBA atau NAPZA  NARKOBA adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya  istilah lain (Depkes RI) adalah NAPZA singkatan dari ‘Narkotika, alkohol,Psikotropika dan Zat Adiktif.  Semua istilah ini, baik “NARKOBA” atau NAPZA, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya.
  • 3. Apa itu Narkoba/Napza... • Narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) adalah jenis obat yang mempunyai efek tertentu • Menyebabkan lumpuh atau mati-rasa (narkotika) • Mengurangi Rasa Sakit, Mengendorkan Syaraf, Menenangkan Dan Membuat Tidur (Depresan) • Aktivitas Meningkat (Stimulansia) • Merubah Pikiran Atau Perasaan Menjadi Luar Biasa (Halusinogen) • Penurunan Kekebalan, • Keracunan darah dan kematian. Efek rangsangan, menenangkan, menghilangkan rasa sakit, membius, serta membuat gembira.
  • 4. HASIL SURVEY - Ditemukan 64 % mulai merokok pada usia 15-19 tahun, dan 14% pada usia < 15 th. - 70% Remaja menggunakan alat suntik KURANGNYA PENGETAHUAN MENGENAI BAHAYA NAPZA
  • 5. PENGERTIAN @ NAPZA : Zat-zat kimiawi yang apabila dimasukkan ke dalam tubuh baik secara oral (diminum, dihisap, dihirup, disedot) maupun disuntikkan  Mempengaruhi ; - Fikiran, suasana hati atau perasaan dan perilaku seseorang
  • 6. @ Narkotika : Zat/obat yg berasal dari tanaman/bukan tanaman baik sintesis maupun semisintesis yg dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan
  • 7. @ Psikotropika Zat / obat, baik alamiah maupun sintesis bukan narkotika, yang berhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku
  • 8. @ Zat Adiktif Lainnya : Zat atau bahan yang berpengaruh psikoaktif selain narkotik dan psiktropik yang dapat mengakibatkan ketegantungan yang bersifat permanen dan berbahaya karena dapat mematikan sel otak, seperti : alkohol, inalansia, tembakau, rokok, dsb
  • 9. PENGGUNAAN dalam Bidang Kesehatan  Narkotika digunakan untuk atasi nyeri yg diderita Ca Stadium Terminal, Nyeri Kepala/Lainnya serta nyeri yang sukar dihentikan dengan obat analgetik  Psikotropika digunakan untuk atasi gangguan mental dan perilaku
  • 10. Penyalagunaan NAPZA : Penggunaan OBAT atau ZAT-ZAT BERBAHAYA lain di luar tujuan pengobatan dan penelitian (Tanpa pengawasan dokter, digunakan secara berkala dan Terus menerus, digunakan tanpa mengikuti aturan kesehatan serta dosis yang benar)
  • 11. 1. FAKTOR PELINDUNG 2. RESIKO PENYALAHGUNAAN NAPZA Lingkungan Individu Zat ADITIV
  • 12. Individu (Faktor Pelindung/Menghindari): - Sehat Secara Fisik & Mental - Mempunyai kemampuan adaptasi sosial yang baik - Punya sifat jujur dan ber-Tanggung Jawab - Punya cita-cita rasional - Mengisi waktu senggang secara Positif - Perhatian ortu yang Positif
  • 13. Faktor Resiko (Mendorong penyalagunaan) - Punya sifat mdh kecewa  Agresif & Destruktif - Bila Punya keinginan tdk bs menunggu  untuk Kepuasan segera - Pembosan - Suka Cari Sensasi - Rendah Diri - Rwyt Penyimpangan Perilaku, Seksual dini,dll - Berteman dg alkoholik, agama kurang
  • 14. ZAT dan Tingkat Pemakaian : 1. Coba-Coba 2. 3. 4. 5.  Ketagihan Sosial/Rekreasi  biasa  Luar Biasa Situasional  pengaruh teman Penyalahgunaan  tidak tahu Ketergantungan  kronis
  • 15. Dampak... ??? 1. Gangguan Fisik Akibat Zat Itu Sendiri :termasuk Intoksikasi & Gejala Putus Obat - Opioda Mandul,Gg Haid,Impotensi,Sulit BAB
  • 16. - Ganja Bronkhitis, mudah infeksi, gangguan aliran darah, penyakit jatung, gangguan daya fikir, susut jaringan otak, dan mandul - Kokain Anemia, krg gizi, kehilangan BB krn tdk nafsu makan, ulserasi - Amfetamin = Kokain
  • 17. - Kafein Tukak Lambung, Jantung Berdebar dan TD Tinggi - Nikotin Kelainan fungsi paru-paru  Ca Paru - Halusinogen Kerusakan Otak,Kromosom, Cacat bayi
  • 18. - Alkohol Penyakit Gastritis, Perdarahan Lambung, Perlemakan hati, Pengerasan Hati, Gangguan Metabolisme. Lemak, Kerusakan Jaringan Otak, Dimensia/Pikun, Gangguan Kelainan Jantung dan  Cacat pada Janin.         
  • 19. Akibat Zat Sendiri Emboli (Suntik)  Infark Paru, Buta Akibat Cara Pemakaian Jarum Suntik Tidak Steril : HIV AIDS, Hepatitis B,C,Sepsis, abses, endokarditis
  • 20. Akibat Pertolongan Salah : Tidak Sadar di beri minum  air masuk saluran nafas  Radang Paru Akibat Cara Hidup Kurang Bersih Penyakit Kulit, Gigi, Anemia, Kurang Gizi.
  • 21. 2. Gangguan Mental Emosional  Penyakit Kelainan Mental, mendorong terjadinya paranoia, depresi, agresi, dan halusinasi.  Penyakit Kelainan Hormon.  Kemandulan dan penyusutan testikel pada pria  Penyakit Kanker. 3. Buruknya Kehidupan Sosial
  • 22. Kelompok Resti Anak, Remaja dan Keluarga (Negatif) Penayalagunaan Napza (Positif)
  • 23. Deteksi Dini/Diagnosis : - Anamnesa Observasi Pemeriksaan Fisik dan Psikologis Pemeriksaan Labor Pemeriksaan Penunjang lainnya
  • 24. Alur Penanganan/Rujukan Pasen Ketergantungan Napza • Anamnesis • Pem. Fisik • Pem Psikiatrik • Ev. Psikososial • Pemeriks Labor Detoksifikasi RSU,RSJ (Rwt Jln/Inap) OD UGD/ICU With Drawal Alkohol Hipnotika Stimulansia RSU/KO (Rwt Inap) Komplikasi RSU RSJ -Jtg Heroin /KO -Paru2 -P. Dlm RSU/KO - Kandungan (Rwt Jln/Inap) - Psikiatri Detoksifikasi - Gigi
  • 25. Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jiwa (RSKOJ) Ruang Tunggu Rumah Sakit Ketergantungan Obat Ruang Periksa Ya! No 6!
  • 26. Upaya Pencegahan : 1. Pemberian Informasi dan Pengetahuan yang BENAR 2. Program Teman Sebaya 3. Peran Serta Ortu dan Guru