Strategi Fundraising

15,015 views
14,751 views

Published on

Published in: Business, News & Politics
5 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
15,015
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
1,332
Comments
5
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Strategi Fundraising

  1. 1. Moh. Arifin Purwakananta DOMPET DHUAFA
  2. 2. Apa yang Akan kita pelajari <ul><li>Pemasaran Langsung </li></ul><ul><li>Pemasaran tak Langsung </li></ul><ul><li>Kemasan Produk ZIS </li></ul>
  3. 3. Direct Fundraising <ul><li>Adalah sistem fundraising interaktif yang mengunakan satu atau lebih media komunikasi untuk menghasilkan tanggapan atau donasi yang dapat diukur pada suatu lokasi </li></ul><ul><li>(DMA: Direct Marketing Association) </li></ul>
  4. 4. Kelebihan dan kelemahan Direct Fundraising <ul><li>Kegiatan ini cocok sebagi strategi fundraising retail. </li></ul><ul><li>Sasarannya adalah individu, sedikit untuk lembaga </li></ul><ul><li>Besar donasi tiap donatur tidak besar, namun mengandalkan jumlah donatur yang banyak </li></ul><ul><li>Stategi ini biasanya dilakukan untuk lembaga publik yang memiliki program umum dan tidak elitis. </li></ul><ul><li>Biaya cukup besar namun respon dapat diukur. </li></ul>
  5. 5. Alat-alat Direct Fundraising <ul><li>Kampanye </li></ul><ul><li>Iklan respon </li></ul><ul><li>Direct mail </li></ul><ul><li>Telemarketing </li></ul><ul><li>Direct dialogue </li></ul><ul><li>Konter </li></ul>
  6. 6. Kampanye Fundraising <ul><li>Program kampanye dilakukan dengan berbagai kegiatan yang fungsinya memberi informasi langsung dan mengajak sasaran untuk berdonasi </li></ul><ul><li>Kampanye dilakukan dengan komunikasi promosi dengan media out door, demo, sampling, pameran, kunjungan, kuis, hadiah, penjualan produk fundrasing, lelang fundraising, kupon, malam amal, dll </li></ul><ul><li>Kegiatan ini dapat memberikan pengalaman berdonasi kepada seseorang, yang akan mendorong keputusan berdonasi dikesempatan berikutnya. </li></ul>
  7. 7. Iklan Respon <ul><li>Pesan dengan bermacam media dapat dibuat agar mampu memudahkan pembacanya dengan untuk memberi tanggapan langsung. </li></ul><ul><li>Pesan ini dapat berbentuk iklan koran, iklan sms, Poster, kartu balasan dll </li></ul>
  8. 8. Direct mail <ul><li>Tahun 1993 di Amerika lebih dari 45% warga membelanjakan uangnya melalui direct mail </li></ul><ul><li>Kegiatan amal meningkat lebih dari US $50 Milyar melalui direct mail </li></ul>
  9. 9. Penggunaan Direct Mail <ul><li>Klub Buku 3% </li></ul><ul><li>Agen perjalanan 4% </li></ul><ul><li>Perlengkapan kantor 5,6 % </li></ul><ul><li>Charity 7,2 % </li></ul><ul><li>Sektor keuangan 35,3 % </li></ul><ul><li>Pesanan Perusahaan 13,6% </li></ul><ul><li>Kartu Pembayaran 9.9% </li></ul><ul><li>Direct Marketing Information Service (DMIS) </li></ul>
  10. 10. Kekuatan Directmail <ul><li>Surat bermanfaat </li></ul><ul><li>Dalam praktek semua orang suka menerima kiriman </li></ul><ul><li>Dalam praktek semua orang melihat pada suratnya dulu, manfaatkan fakta itu </li></ul>
  11. 11. Kelengkapan Direct Mail <ul><li>Amplop luar </li></ul><ul><li>Surat penawaran donasi </li></ul><ul><li>Brosur atau katalog lembaga </li></ul><ul><li>Formulir respon donasi </li></ul><ul><li>Amplop Balasan </li></ul>
  12. 12. Langkah Menulis Directmail <ul><li>Apa yang anda inginkan untuk dilakukan penerima </li></ul><ul><li>Bagaimana penerima melakukan itu </li></ul><ul><li>Bagaimana anda akan memenuhi tujuan tawaran anda , terutama bila hasil perngiriman tawaran itu lebih dari yang diharapkan </li></ul>
  13. 13. Isi Directmail <ul><li>APA </li></ul><ul><ul><li>Ungkapkan, Apa yang anda inginkan untuk mereka lakukan, Apa mmanfaatnya bagi donatur </li></ul></ul><ul><li>MENGAPA </li></ul><ul><ul><li>Ungkapkan, mengapa mereka harus melakukannya. Gunakan alasan yang palingkuat bagi mereka </li></ul></ul><ul><li>BAGIMANA </li></ul><ul><ul><li>Ungkapkan, bagaimana melakukannya, kemudahannya , kecepatannya, kemanannya, juga kelebihannya jika respon dilakukan sekarang. </li></ul></ul>
  14. 14. Tips Directmail <ul><li>Kotak Johnson </li></ul><ul><li>Pengungkapan : apa, mengapa, Bagaimana </li></ul><ul><li>Surat pribadi, sebutkan nama, atau sebut dengan Dermawan yang terhormat. </li></ul><ul><li>Beri tekanan untuk hal penting, sebutkan 3 kali </li></ul><ul><li>Gunakan kalimat yang menyatakan nilai menguntungkan buat donatur </li></ul><ul><li>Tepat diatas tandatangan surat, Tutup dengan penekanan keuntungan yang diperoleh donatur </li></ul><ul><li>Lampirkan form Donasi, cantumkan kalimat “Jangan Tunda Donasi Anda” </li></ul><ul><li>Gunakan salam pribadi </li></ul>
  15. 15. Amplop Pemikat <ul><li>Hanya 43 % donatur yang dikirimi directmail membuka surat anda </li></ul><ul><li>Buatlah amplop yang menarik perhatian, yang mengajak penerima surat membuka amplop dan membaca surat. </li></ul><ul><li>Amplop kosong selalu menarik </li></ul>
  16. 16. Tips Amplop yang menarik <ul><li>Buat ilustrasi </li></ul><ul><li>Berwarna </li></ul><ul><li>Ada teks yang menggoda untuk membuka amplop </li></ul><ul><li>Ukuran berbeda </li></ul><ul><li>Alamat ditulis tangan (mahal) </li></ul>
  17. 17. Formulir Respon Donasi <ul><li>Donatur sibuk, sering melompat dari pemikat ke form respon untuk melihat apa yang harus mereka laksanakan </li></ul><ul><li>Gunakan penguat </li></ul><ul><li>Pilih respon yang diinginkan : kartu, formulir, formulir tertutup, formulir untuk di fax, amplop balasan, respon telefon </li></ul>
  18. 18. Selfmailer <ul><li>Berupa cetakan yang menyertakan surat serta penjelasan-penjelasan lain yang didesain menjadi selebaran </li></ul><ul><li>Tanpa amplop, Berupa surat telanjang </li></ul><ul><li>Keuntungan : murah, pesan langsung terlihat, penerima melihat sebagi surat bisnis </li></ul><ul><li>Kerugian : kurang mengundang tanggapan dibanding dengan surat standar, sering diangap sebagai surat sampah </li></ul>
  19. 19. Format Double Gate
  20. 20. Format Lipat
  21. 21. Format Kartu Pos Rangkap 3
  22. 22. Format Bending
  23. 23. Tak ada keharusan dalam Desain Direct Mail
  24. 24. Directmail Elektronik <ul><li>Faxmail </li></ul><ul><li>Email </li></ul><ul><li>Voicemail </li></ul><ul><li>Mobile Mail : SMS, MMS </li></ul>
  25. 25. Telemarketing <ul><li>Telemarketing adalah salah satu bentuk direct marketing yang efektif terutama untuk donasi berulang. </li></ul><ul><li>Telemarketing mampu memberikan kesan dekat dan interaktif </li></ul><ul><li>Cara ini mahal dibanding media cetak. </li></ul><ul><li>Pengembangan telemarketing adalah contact center. </li></ul><ul><li>Penggunaan mesin bicara dapat meringankan biaya namun menurunkan efek interaktif dan kedekatan manusia. </li></ul>
  26. 26. Direct Dialog <ul><li>Kegiatan ini dilakukan melalui kunjungan dan pertemuan dengan prospek </li></ul><ul><li>Marketing Kit akan membantu menghindarkan keragaman komunikasi produk yang ditawarkan. </li></ul><ul><li>Biaya tinggi namun efektif. </li></ul><ul><li>Kegiatan ini mengandalkan salesmanship yajnag kuat dari para agent. </li></ul><ul><li>Kekuatan data prospek dan jumlah kunjungan akan meningkatkan hasil teknik fundraising ini. </li></ul>
  27. 27. Konter <ul><li>Konter adalah alat fundrasing langsung yang cukup baik. </li></ul><ul><li>Konter akan memberikan interaktifitas yang terbaik kepada donatur. </li></ul><ul><li>Konter harus mudah dikenali dan layanan yang diberikan memiliki standar. </li></ul><ul><li>Konter bergerak dapat dilakukan untuk menjangkau wilayah tertentu. </li></ul><ul><li>Konter dapat bekerjasama dengan outlet produk lainnya melalui kerjasama. </li></ul>
  28. 28. Isu penting lainnya untuk Direct Fundraising <ul><li>Gangguan </li></ul><ul><li>Ketidakadilan </li></ul><ul><li>Penipuan dan kecurangan </li></ul><ul><li>Pelanggaran privasi </li></ul>
  29. 29. Fundraising Tak Langsung <ul><li>Berlawanan dengan direct fundraising, fundraising tak langsung adalah berbagai kegiatan yang dilakukan untuk tujuan fundraising dengan memanfaatkan program secara tak langsung. </li></ul>
  30. 30. Bentuk Fundraising Tak langsung <ul><li>Pemotongan penjualan </li></ul><ul><li>Produk Campuran </li></ul><ul><li>Kerjasama Promo Charity </li></ul><ul><li>Event Fundraising </li></ul>
  31. 31. Pemotongan Penjualan <ul><li>Kegiatan ini terlaksana dengan kerjasama lembaga dengan produsen penjual produk tertentu untuk waktu tertentu. </li></ul><ul><li>Pengumpulan donasi dilakukan dengan kompensasi donasi tertentu untuk setiap pembelian produk. Contohnya setiap membeli produk makanan ini maka Rp 1000,- akan didonasikan untuk beasiswa dhuafa. </li></ul><ul><li>Komunikasinya dxapat dilakukan bersama </li></ul>
  32. 32. Produk Campuran <ul><li>Mix Product untuk fundrasing dilakukan dengan kerjasama dengan produk pembayaran tertentu </li></ul><ul><li>Contohnya adalah mix produk investasi dengan produk wakaf. Setiap dana yang disetor adalah 90% investasi dan 10% wakaf tunai. </li></ul><ul><li>Mix Product ini dapat dikembangkan ke berbagai produk pembayaran lainnya seperti asuransi, iuran, pembayaran sekolah dll. </li></ul>
  33. 33. Kerjasama Promo Charity <ul><li>Kegiatan ini berupa kerjasama kampanye charity dengan lembaga atau perusahaan lain. </li></ul><ul><li>Kegiatan ini berupa aktifitas komunikasi promo bersama suatu program untuk menghasilkan respon donasi bagi sebuah kegiatan charity tertentu, atau dengan kesepakan dana yang terkumpul dibagi menjadi dua bagian </li></ul>
  34. 34. Event Fundraising <ul><li>Berbeda dengan malam pengalangan dana yang dilakukan dengan cara direct, maka event fundraising adalah event biasa yang diselenggarakan dengan maksud sosial. </li></ul><ul><li>Contohnya adalah Golf Peduli, Lari 10K, Sepeda santai, Umroh Sosial, dll yang dilaksanakan dengan maksud memanfaatkan keuntungan event untuk program sosial. </li></ul><ul><li>Kegiatan ini dapat bersifat massal dengan pendaftaran dengan biaya yang terjangkau. Biaya penyelenggaraan harus dapat ditutup oleh pendapatan sponsor. </li></ul>
  35. 35. Fundraising Terpadu <ul><li>Perencanan Fundrasing dilakukan dengan memanfaatkan seluruh kekuatan yang ada. </li></ul><ul><li>Kegiatan fundrasing terpadu dirancang agar aktifitas fundraising berup[a komunikasi dan layanan dapat menghasilkan perolehan dana yang maksimal. </li></ul><ul><li>Strategi Fundraising haruslah mempertimbangkan banyak hal baik internal maupun eksternal. </li></ul>
  36. 36. Contoh Strategi Fundraising DD 2005 <ul><li>Posisi </li></ul><ul><li>Brand </li></ul><ul><li>Pertumbuhan </li></ul><ul><ul><li>Existing </li></ul></ul><ul><ul><li>Jenis Dana </li></ul></ul><ul><li>Market </li></ul><ul><ul><li>Penghasilan </li></ul></ul><ul><ul><li>Usia </li></ul></ul><ul><ul><li>Pendidikan </li></ul></ul><ul><ul><li>Lokasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Pertumbuhan </li></ul></ul><ul><li>Pengembangan Lembaga </li></ul><ul><li>Persaingan </li></ul><ul><li>Sosial Budaya </li></ul><ul><li>Interaksi Jejaring </li></ul>Strategi Total Service Solution <ul><li>Target </li></ul><ul><li>Zakat 24 </li></ul><ul><li>Infaq 4 M </li></ul><ul><li>Dompety 1.5 M </li></ul><ul><li>Sponsdor 2 M </li></ul>V2G
  37. 37. Total Service Solution DD 2005 <ul><li>Tata Nilai </li></ul><ul><li>Fundraising DD selalu berupaya </li></ul><ul><li>1. Melayani </li></ul><ul><li>2. Memberdayakan </li></ul><ul><li>3. Amanah dan santun </li></ul><ul><li>4. Terampil dan Kreativ </li></ul><ul><li>Produk </li></ul><ul><li>Seluruh pembuatan program dan layanan Fundraising DD selalu memperhartikan </li></ul><ul><li>1. Gagasan Asli </li></ul><ul><li>2. Proses efisien </li></ul><ul><li>3. Manfaat berganda </li></ul><ul><li>Distribusi </li></ul><ul><li>Program dan layanan Fundraisng DD disajikan dengan </li></ul><ul><li>1. Humanis </li></ul><ul><li>2. Cepat </li></ul><ul><li>3. Data Akurat </li></ul>Distribution Value Product Total Service Solution
  38. 38. Total Service Solution on Fundraising Management 2005 Fundraising Items Tata Nilai Produk Distribusi Marketing Communication Pesan santun, mengungkap apa adanya, Pesan Inovatif, Komunikasi yang genuin, efisien dan multimanfaat Disampaikan dengan tepat makna. Tepat sasaran dan tepat waktu Customer relation Ketulusan membantu, menjaga keikhlasan donatur Bermanfaat bagi donor. Proses efektif Kecepatan, sentuhan humanis. Optimalkan database Marketing Win-win solution, memberdayakan Program Efisien efektif. Multi Manfaat Peluncuran dan Pelaporan program Fundraising Tools, advertising and event NIlai Profesional, santun, tidak mengancam, tidak menggurui Ramah lingkungan, efisien, efektif. Sinergi, sponsor. Tepat sasaran, terukur Team Budaya Tim, Atribut Tim, Motivasi Profesionalisme, Amanah Memberi kepuatasan dalam hubungan kerja
  39. 39. Tim Fundraising 2005 General Manager Moh. Arifin Dept. Marketing Arif Abdullah Dept. Marcomm Arlina Dept. CRM Dona <ul><li>(Nina) </li></ul><ul><li>CS Konter </li></ul><ul><li>Warung Buncit </li></ul><ul><li>Rawamangun </li></ul><ul><li>Cikarang </li></ul>(Eva) Odi ZM Endang Sulis Solahuddin
  40. 40. Operasi Total Service 2005 <ul><li>Tata Nilai </li></ul><ul><li>1. Melayani </li></ul><ul><li>2. Memberdayakan </li></ul><ul><li>3. Amanah dan santun </li></ul><ul><li>4. Terampil dan Kreativ </li></ul><ul><li>Produk </li></ul><ul><li>1. Gagasan Asli </li></ul><ul><li>2. Proses efisien </li></ul><ul><li>3. Manfaat berganda </li></ul><ul><li>Distribusi </li></ul><ul><li>1. Humanis </li></ul><ul><li>2. Cepat </li></ul><ul><li>3. Data Akurat </li></ul>Budaya Tim Fundraising Div. Marketing Div. CRM Div. Marcomm
  41. 41. Sasaran Total Service 2006 Budaya Tim Fundraising Div. Marketing Div. CRM Div. Marcomm Pengembangan Karir Target Sponsorship 4 M Zakat 24 M Infaq 4 M Dompet 1,5 M Maximum Database Aktifasi Volunteer Event Promo Media Sponsor Produk Infaq CSR 1,5 M Produk Zakat Produk Zakat Konter/Gerai Database Relawan Value Distribusi Produk Top of Mind in Zakat Program Divisi Team
  42. 42. Mengemas Produk ZIS <ul><li>Program pemberdayaan yang memanfaatkan ZIS haruslah disampaikan dan dikomunikasikan dengan cara tertentu, agar mudah dideskripsikan atau bahkan divisualkan. </li></ul><ul><li>Hal seperti ini diistilahkan dengan mengemas produk ZIS. </li></ul>
  43. 43. Yang mempengaruhi kemasan produk ZIS <ul><li>Kemasan produk ZIS dipengaruhi oleh beberapa hal misalnya : </li></ul><ul><ul><li>Tipe Operasi Program </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Proyek : program berupa proyek dengan batas waktu tertentu </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Job Shop : program pesanan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Proses Berkesinambungan : program melembaga (sekolah, rumah sakit, unit tanggap darurat) </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Tingkat partisipasi donatur </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Tingkat partisipasi tinggi : kerjasama program </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Tingkat Partisipasi sedang : produk customize </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Tingkat partisipasi rendah : produk standar </li></ul></ul></ul>
  44. 44. Unsur penting tentang kemasan produk ZIS <ul><li>Kontak donatur dan lembaga </li></ul><ul><li>Bentuk Layanan </li></ul><ul><li>Lokasi </li></ul><ul><li>Desain fasilitas dan aksesori </li></ul><ul><li>Teknologi yang dipakai </li></ul><ul><li>Amil dan SDM yang terlibat </li></ul><ul><li>Struktur Organisasi </li></ul><ul><li>Informasi </li></ul><ul><li>Permintaan dan penawaran </li></ul><ul><li>Prosedur </li></ul><ul><li>Pengendalian </li></ul>
  45. 45. Perencanaan Kemasan Produk ZIS <ul><li>Kemasan Produk ZIS dapat digambarkan berupa diagram alur (flow chart) yang terdiri dari rangkain proses yang diharapkan berlangsung. </li></ul>
  46. 46. Contoh desain kemasan produk “Zakat Karyawan” Presentasi iklan Penawaran Formulir Donasi Directmail Donasi laporan Nama Program, Iklan, Formulir, Direcmail Brosur, dll Desain Laporan, isi laporan Desain Konter, Kemudahan pembayaran Data base Inovasi/ perbaikan Catatan Keluhan
  47. 47. Apa yang telah kita pelajari <ul><li>Pemasaran Langsung </li></ul><ul><li>Pemasaran tak Langsung </li></ul><ul><li>Kemasan Produk ZIS </li></ul>
  48. 48. <ul><li>Moh Arifin Purwakananta </li></ul><ul><li>Perumahan Telaga Kahuripan </li></ul><ul><li>Candraloka CC3/11 Parung Bogor </li></ul><ul><li>Ph : 0251 602601 </li></ul><ul><li>M : 0818152007 </li></ul><ul><li>[email_address] </li></ul><ul><li>purwakananta.blog.com </li></ul>

×