• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Bunyi
 

Bunyi

on

  • 5,859 views

MATERI FISIKA UNTUK SISWA SMP KELAS VIII DALAM BENTUK PDF. SUDAH SAYA SUSUN RUNTUT, MENARIK DAN DETAIL. SEMOGA BERMAMFAAT UNTUK KALIAN, SISWA-SIWA SMP. KUNJUNGI SAYA PADA ...

MATERI FISIKA UNTUK SISWA SMP KELAS VIII DALAM BENTUK PDF. SUDAH SAYA SUSUN RUNTUT, MENARIK DAN DETAIL. SEMOGA BERMAMFAAT UNTUK KALIAN, SISWA-SIWA SMP. KUNJUNGI SAYA PADA "http://aguspurnomosite.blogspot.com"

Statistics

Views

Total Views
5,859
Views on SlideShare
5,824
Embed Views
35

Actions

Likes
2
Downloads
352
Comments
1

1 Embed 35

http://www.edmodo.com 35

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • awesome material!!! this material is helpful for my students. Thanks.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Bunyi Bunyi Document Transcript

    • BUNYI 2012A. Pengertian Bunyi Bunyi adalah peristiwa perambatan getaran yang dapat didengarkan. Syarat-syarat terdengarnya bunyi, sebagai berikut :  Adanya sumber bunyi ( Sumber bunyi adalah benda yang bergetar )  Besar frekuensinya tertentu ( Bunyi yang dapat didengarkan oleh manusia yang frekuensinya antara 20 Hz sampai dengan 20.000 Hz )  Adanya medium perantara untuk merambatnya bunyi Mis : Udara, air, Logam, dsb.  Diterima oleh telinga dalam keadaan sadar Kuat Bunyi Kuat Bunyi ditentukan oleh :  Amplitudo Bunyi Semakin besar amplitudonya, maka bunyi terdengar semakin kuat dan sebaliknya.  Jarak Pendengar ke Sumber Bunyi Semakin dekat pendengar ke sumber bunyi, maka bunyi terdengar semakin kuat dan sebaliknya. Nyaring Bunyi Nyaring Bunyi ditentukan oleh :  Frekuensi Bunyi Semakin besar frekuensinya , maka bunyi terdengar semakin nyaring dan sebaliknya. Cepat Rambat Bunyi Cepat Rambat Bunyi adalah perbandingan antara jarak yang ditempuh oleh bunyi dengan waktu yang diperlukan oleh bunyi tersebut. Simbol : V Satuan : m/s Persamaan : DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 1
    • BUNYI 2012 S  V V t T 1 1 Karena T dan F , maka diperoleh : F T V  F .Keterangan :T = Periode Gelombang Bunyi (s)F = Frekuensi Gelombang Bunyi (Hz)S = jarak yang ditempuh oleh bunyi ( m) = Panjang Gelombang Bunyi (m)V = Cepat Rambat Gelombang Bunyi (m/s atau cm/s)Cepat rambat bunyi ditentukan oleh :  Jenis Medium Bunyi merambat lebih cepat melalui logam, dibandingkan di dalam zat gas atau zat cair. Mis : Di udara = 340 m/s Di dalam air = 1.400 m/s Di dalam besi = 5.000 m/s  Suhu Medium Bunyi merambat lebih cepat melaluimedium yang suhunya lebih tinggi, dibandingkan di dalam medium yang suhunya lebih rendah. Mis : Di suhu 0C = 332 m/s Di suhu 15C = 340 m/s Di suhu 25C = 347 m/sBerdasrkan perubahan suhu mediumnya, cepat rambat bunyi dapat dinyatakan dalam persamaansebagai berikut ini : Vt = Vo + 0,6.tKeterangan :Vo = cepat rambat bunyi pada suhu mula-mula (m/s)Vt = cepat rambat bunyi pada suhu mula-mula (m/s)t = perubahan suhu medium (C) DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 2
    • BUNYI 2012 LATIHAN SOAL1. Berapa jarak yang ditempuh oleh bunyi selama 15 sekon, jika cepat rambat bunyi di udara 240 m/s?2. Bila cepat rambat bunyi dianggap 300 m/s, berapa lama waktu yang diperlukan oleh bunyi untuk menempuh jarak sejauh 3,6 km?3. Bila cepat rambat bunyi di udara pada suhu 15C sebesar 340 m/s, berapakah besar cepat rambat bunyi pada suhu 20C, 35C dan 48C?4. Berapa jarak yang ditempuh oleh bunyi selama 25 sekon di dalam besi, jika cepat rambat bunyi di dalam besi 5.000 m/s?5. Tentukan perbandingan antar jarak yang ditempuh oleh suatu bunyi jika merambat di dalam medium udara dan di dalam medium air selama 5 jam!B. Macam-Macam Bunyi Bunyi Infrasonik Batas Dengar Bunyi Audiosonik Bunyi Ultrasonik Desah BUNYI Frekuensi Nada Dentum (Sonic Bomb) Bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli Pemantulan Gaung atau Kerdam Gema DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 3
    • BUNYI 2012 Bunyi Infrasonik Bunyi Infrasonik adalah bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hertz. Sifat-sifatnya :  Tidak dapat didengar oleh manusia  Dapat didengar oleh beberapa binatang, mis : anjing, jangkrik, dsb. Bunyi Audiosonik Bunyi Audiosonik adalah bunyi yang frekuensinya terletak antara 20 Hertz sampai 20.000 Hertz. Sifat-sifatnya :  Dapat didengar oleh manusia  Umumnya dapat didengar binatang Bunyi Ultrasonik Bunyi Ultrasonik adalah bunyi yang frekuensinya lebih dari 20.000 Hertz. Sifat-sifatnya :  Tidak dapat didengar oleh manusia  Dapat didengar oleh beberapa binatang, mis :kelelawar, lumba-lumba, dsb. Pemamfaatan bunyi Ultarsonik dalam kehidupan sehari-hari, antara lain :  Untuk mengaduk campuran susu agar homogen  Untuk mematikan bakteri pada makanan yang diawetkan  Untuk meratakan campuran logam dalam pengelasan  Untuk mendeteksi kebocoran pipa air bawah tanah  Untuk membunuh kuman-kuman penyakit dalam bidang kedokteran, dsb.Desah Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur. Sifat-sifatnya :  Tidak enak didengar oleh telinga  Frekuensinya acak tidak menentu  Contohnya : - suara air terjun - suara hembusan angin - suara air dituangkan dalam gelas, dsb. DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 4
    • BUNYI 2012 Dentum (Sonik Bomb) Dentum adalah bunyi yang terjadi secara tiba-tiba yang frekuensinya cukup tinggi. Sifat-sifatnya :  Dihasilkan oleh gelombang kejut (denyut)  Berekibat mengejutkan  Contohnya : - suara benda jatuh - suara ledakan bom,dsb. Nada Nada adalah bunyi yang frekuensinya teratur. Sifat-sifatnya :  Enak didengar oleh telinga (merdu)  Frekuensinya berubah secara teratur membentuk irama  Contohnya : - suara gamelan - bunyi nyanyian - suara alat-alat musik, dsb. Deret Nada Deret nada adalah surtan nada-nada dasar yang sesuai dengan urutan besarnya frekuensi nada-nada tersebut.Lambang C D E F G A B C’(Notasi) 1 2 3 4 5 6 7 1’ Do Re Mi Fa Sol La Si Do’Interval Nada 24 27 30 32 36 40 45 48 9 5 4 3 5 15Perbandingan 1 2 8 4 3 2 3 8Nama Prime Sekunde Terts Kuart Kuint Sext Septime Oktaf Sebagai nada dasar adalah nada dasar A, yang frekuensinya sudah ditetapkan terlebih dahulu, dan berlaku secara Internasional yang besarnya 440 Hertz. Dua bunyi yang frekuensinya sama, tetapi kedengarannya berbeda disebut dengan Warna Bunyi (TIMBRE) Mis : nada dasar C terdengar beda yang dihasilkan oleh Gitar dan Biola! LATIHAN SOAL 1. Bila frekuensi nada dasar A 440 Hz, tentukan besar frekuensi dalam semua deret nada diatas! 2. Tentukan frekuensi suatu nada yang : a. 1 Oktaf lebih tinggi dari nada dasar D b. 2 Kuint lebih tinggi dari nada dasar C c. 5 Sext lebih tinggi dari nada dasar F d. 10 Septime lebih tinggi dari nada dasar E e. 4 Oktaf lebih tinggi dari nada dasar A f. 2 Oktaf lebih rendah dari nada dasar C’ g. 1 Kuart lebih rendah dari nada dasar B DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 5
    • BUNYI 2012C. Tinggi Nada & Hukum Marsene Tinggi Nada Tinggi nada tergantung frekuensi dari bunyi itu. Semakain besar frekuensinya, maka nada itu terdengar semakin tinggi, dan sebaliknya. Tinggi nada yang dihasilkan oleh sumber bunyi berupa senar/dawai, tergantung kepada :  Panjang dawai Semakin panjang dawainya, maka semakin rendah nada yang terdengar dan sebaliknya.  Penampang dawai Semakin besar penampang dawainya, maka semakin rendah nada yang terdengar dan sebaliknya. Hukum Marsene Dari hasil percobaannya, Marsene menyimpulkan bahwa frekuensi suatu nada yang dihasilkan oleh sumber bunyi yang berupa dawai/senar ditentukan oleh faktor-faktor sebagai berikut ini : (Seterusnya disebut dengan Hukum Marsene)  Berbanding terbalik dengan panjang dawai (l)  Berbanding lurus dengan akar tegangan dawi (F)  Berbanding terbalik dengan akar massa jenis dawai ()  Berbanding terbalik dengan akar penampang dawi (A) Sehingga dapat dinyatakan dalam Persamaan : 1 F f  2l .A Dari persamaan diatas, dapat dinyatakan dalam bentuk sebagai berikut : f1 l 2  f1 : f2 = l2 : l1 f 2 l1 Keterangan : l1 = panjang dawai pertama ( m atau cm ) l2 = panjang dawai kedua ( m atau cm ) f1 = frekensi nada pada dawai pertama ( Hz ) f2 = frekensi nada pada dawai kedua ( Hz ) DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 6
    • BUNYI 2012 LATIHAN SOAL1. Dua buah senar yang penampangnya sama, panjangnya 20 cm dan 80 cm diber tegangan yang sama. Ternyata senar yang lebih panjang bergetar dengan frekuensi 400 Hz, berapakah frekuensi getaran senar lainnya?2. Dua buah senar yang penampangnya sama, panjangnya 60 cm dan 3 m diber tegangan yang sama. Ternyata senar yang lebih pendek bergetar dengan frekuensi 900 Hz, berapakah frekuensi getaran senar lainnya?3. Dua buah senar yang penampangnya sama, panjangnya berbanding 2 : 5 diber tegangan yang sama. Ternyata senar yang lebih panjang bergetar dengan frekuensi 1400 Hz, berapakah frekuensi getaran senar lainnya?D. Pemantulan Bunyi 1. Bunyi Pantul yang Memperkuat Bunyi Asli Yaitu : bunyi pantul yang semuanya terjadi bersamaan dengan bunyi aslinya. Sifat-sifatnya :  Terjadi bersamaan dengan bunyi aslinya  Jarak sumber bunyi dengan dinding pemantul berdekatan  Memperkuat bunyi aslinya  Menguntungkan karena dapat memperkuat bunyi aslinya  Contohnya :  Suara guru dalam kelas  Suara kereta api api terowongan  Suara radio dalam kamar  Suara air kran di kamar mandi, dsb. DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 7
    • BUNYI 20122. Gaung atau Kerdam Yaitu : bunyi pantul yang hanya sebagian saja yang terjadi bersamaan dengan bunyi aslinya. Sifat-sifatnya :  Terjadi hanya sebagian saja yang bersamaan dengan bunyi aslinya  Jarak sumber bunyi dengan dinding pemantul agak berjauhan  Merusak atau mengaburkan bunyi aslinya  Merugikan karena dapat merusak bunyi aslinya  Untuk mengatasinya , pada dinding pemantul dipasang lapisan yang dapat meredam atau menyerap bunyi, mis : busa, karpet, dsb.  Contohnya :  Suara orang pidato di dalam gedung yang besar  Suara film dalam gedung bioskop, dsb.  Bunyi asli : ma – ta – ha – ri  Bunyi pantul : ma – ta – ha – ri  Terdengar ma – (tidak jelas) – ri3. Gema Yaitu : bunyi pantul yang terjadi setelah dengan bunyi aslinya terdengar. Sifat-sifatnya :  Terjadi setelah bunyi aslinya terdengar  Jarak sumber bunyi dengan dinding pemantul berjauhan  Mengulangi bunyi aslinya  Contohnya :  Suara orang berteriak ditengah sawah  Suara orang berteriak di tengah hutan Pemamfaatan bunyi pantul dalam kehidupan sehari-hari:  Untuk menentukan kedalaman dasar laut (SONAR) (SONAR = Sound and Ranging)  Untuk menentukan posisi atau jarak suatu obyek/sasaran (RADAR) (RADAR = Radio Detection and Ranging) Persamaan : 2.x = V.t SONAR V .t x= 2 2.x = C.t RADAR C.t x= 2 DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 8
    • BUNYI 2012 Keterangan : x = jarak suatu obyek (m) t = selang waktu yang dicatat (s) V = cepat rambat bunyi (m/s) C = cepat rambat gelombang elektromagnetik (m/s) C = 3.108 m/s LATIHAN SOAL1. Getaran bunyi pada sebuah kapal terdengar ¾ sekon setelah bunyi aslinya dipantulkan. Hitunglah kedalaman laut saat itu, bila cepat rambat bunyi dalam air laut 1.400 m/s! 12. Pada kedalaman laut 2.000 meter, terdengar bunyi pantul setelah 2 sekon dari saat bunyi aslinya 2 dipancarkan. Hitunglah cepat rambat bunyi di dalam air laut saat itu!3. Radar pada pesawat tempur, dapat mendeteksi sasaran yang berada pada jarak 1.500 km. Bila cepat rambat gelombang elektromagnetik 3.108 m/s, terntukan selang waktu yang diperlukan oleh sinyal Radar tersebut!4. Seorang mengucapkan sebuah kata bersuku kata lima. Setelah diucapkan suku kata kedua, terdengar bunyi pantul dari suku kata pertama. Bila dalam 1 detik dapat diucapkan 5 suku kata dan cepat rambat bunyi di udara 350 m/s. tentukan jarak dinding pantul ke orang tersebut!5. Seorang mengucapkan sebuah kata bersuku kata empat. Setelah diucapkan suku kata ketiga , terdengar bunyi pantul dari suku kata pertama. Bila dalam 1 detik dapat diucapkan 6 suku kata dan cepat rambat bunyi di udara 330 m/s. tentukan jarak dinding pantul ke orang tersebut!E. Resonansi Bunyi DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 9
    • BUNYI 2012Resonansi Bunyi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena benda lain yang bergetar disebabkan karena frekuensuinya sama. Perhatikan gambar berikut ini! D A C B E Apabila bandul C diayunkan, ternyata bandul A juga berayun dengan sendirinya, karena keduanya mempunyai panjang tali yang sama sehingga frekuensinya juga sama. Peristiwa inilah yang disebut dengan gejala resonansi.Macam-macam Resonansi  Resonansi Frekuensi Sama Terjadi karena dua benda atau lebih mempunyai frekuansi sama . Contoh :  Dua garputala yang diletakkan berdekatan  Bunyinya radio penerima karena resonansi dengan pemancarnya  Terlihat gambar di TV penerima karena resonansi dengan pemancarnya,dsb.  Resonansi Selaput Tipis Terjadi karena udara digetarkan berulang-ulang didalam membran atau selaput tipis. Contoh :  Bunyi katak atau beruk  Suara kendang/ketipung,bedug, dsb.  Resonansi Kolom Udara/ Pipa Organa DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 10
    • BUNYI 2012 Terjadi karena udara digetarkan berulang-ulang didalam suatu kolom udara tau pipa organa. Contoh :  Bunyi seruling  Bunyi piano, dsb. Resonansi pada Pipa Organa 1 L L = (2.n – 1 )  n = 1, 2, 3, ……. 4Keterangan : L = panjang pipa organa ( m atau cm ) n = bilangan yang menyatakan terjadinya resonansi ke – n  = panjang gelombang bunyi yang digunakan ( m atau cm ) LATIHAN SOAL 1. Suatu sumber bunyi beresonansi pertama kali saat tinggi kolom udara 20 cm. Berapakah panjang gelombang bunyi yang digunakan? 2. Suatu sumber bunyi beresonansi pertama kali saat tinggi kolom udara 30 cm. Bila cepat rambat bunyi yang digunakan 360 m/s, Berapakah panjang gelombang bunyi yang digunakan? Berapakah frekuensi bunyi yang digunakan ? 3. Suatu sumber bunyi beresonansi pertama kali saat tinggi kolom udara 17,5 cm. Bila cepat rambat bunyi yang digunakan 350 m/s, Berapakah panjang gelombang bunyi yang digunakan? Berapakah frekuensi bunyi yang digunakan ? 4. Pada kolom udara, resonansi kedua terjadi saat panjang kolom udara 60 cm. Bila frekuensi bunyi yang digunakan 400 Hz, Berapakah panjang gelombang bunyi yang digunakan? Berapakah cepat rambat bunyi yang digunakan tersebut? 5. Pada kolom udara, resonansi ketiga terjadi saat panjang kolom udara 75 cm. Bila frekuensi bunyi yang digunakan 300 Hz, Berapakah panjang gelombang bunyi yang digunakan? Berapakah cepat rambat bunyi yang digunakan tersebut? Drs. Agus Purnomo NIP. 196806271996011001 DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS UNTUK SISWA SMPN 3 TAMAN 11