Your SlideShare is downloading. ×
0
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Laporan Perjalanan Pengurus Sinode ke Korea 12 – 23 april 2010

470

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
470
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
32
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. LAPORAN KUNJUNGAN KE PCK
  • 2.  Korea adalah negara maju dengan jumlah penduduk 8.500.000 jiwa.  Kondisi perekonomian mereka termasuk peringkat 12 besar di dunia.  Kondisi politik negara sedang berada dalam masa genjatan senjata dengan Korea Utara.
  • 3.  Sejarah kemerdekaan bangsa melekat dalam diri dalam kehidupan gereja.  Gereja dan tokoh-tokoh kristen memberikan peranan penting dalam sejarah bangsa.  Pemerintah terbuka dengan suara dan pelayanan gereja.
  • 4.  Mayoritas penduduk beragama Budha dan jumlah orang kristen sekitar 40%.  Pengaruh ajaran Konghucu : penghormatan kepada orang tua dan minimnya peranan wanita.  Pendeta wanita jumlahnya masih sedikit, dan tidak ada yang menjadi gembala sidang.
  • 5.  Mengunjungi 13 gereja, 1 Sekolah Teologia dan Klasis Seoul (mengikuti persidangan klasis).  Kami akan menguraikan ke-khas-an dari gereja-gereja tersebut yang dapat kita pelajari dalam konteks gereja di Indonesia.
  • 6.  Gembala sidang : Pdt. Lee SungHee dengan 9 orang pendeta pembantu.  Doa Pagi : - Dilaksanakan tiap hari pukul 05.00 - Dilengkapi dengan pemusik dan PNK - Dibangun suasana yang mendukung untuk berdoa. - Diikuti minimal 50 orang.
  • 7. PNK PEMUSIK
  • 8. Gembala sidang : Pdt. LeeYangDuk dengan 4 orang Pendeta pembantu.
  • 9. BERDIRI TAHUN 1945 1 GEMBALA SIDANG 6 PDT PEMBANTU (1 PDT WANITA)
  • 10.  Filosofi kehidupan gereja (Visi) ada 3 yaitu : Serving People, Worship and Evangelism. 2010 : fokus pada penginjilan  Memotivasi dan membekali anggota jemaat untuk melakukan penginjilan dengan moto: jemaat adalah hamba Tuhan yang dikirim oleh Tuhan Yesus sendiri.  Metode dikembangkan menurut konteks dan teologi mereka.
  • 11.  Doa berantai  Pembinaan  Janji Iman  Pesta Penginjilan (lagu-lagu sekuler)  Pendidikan kekristenan  jika mau ke gereja  Katekisasi  jika mau dibaptis
  • 12.  Metode ini berasal dari Gereja Ju An.  Di Gereja Ju An dalam kurun waktu 20 tahun anggota jemaat berjumlah 290 orang 100.000 orang.  Di Shindang Chungang : setahun rata-rata 200 orang menjadi anggota jemaat.
  • 13.  Misi keluar negeri : mengirimkan misionaris ke Lampung untuk Gereja Lebak Danau. Membangun gereja dan sekolah di Jakarta dan Taiwan.  Misi dalam negeri : perbaikan pemanas, lantai rumah, tembok rumah bagi masyarakat. Membiayai operasi jantung 4 orang / tahun.
  • 14.  Dari sejarah pengkabaran Injil di Korea, Gereja ini dinyatakan sebagai Gereja pertama di korea.  Catatan sejarah gereja terekam dengan rapi dan ditempatkan di Museum Gereja.
  • 15.  Melakukan gerakan penginjilan 3000 orang.  Mengirimkan misionaris ke Indonesia.  Mendirikan gereja Yong Nam, Kung Do dan He Bang.  Dukungan Anggota : - Memberikan persembahan - Mendoakan (menggunakan globe)
  • 16. Gembala sidang : Pdt. Lee HwaYoung dan Pendeta pembantu 4 orang.
  • 17.  Didirikan oleh misionaris Pdt. Underwood  Di lihat dari sejarah kelembagaan gereja maka gereja disebut gereja pertama di Korea (ditandai dengan pengangkatan penatua). Pengakuan tersebut juga di dapat dari Guinness Book Of Record.
  • 18.  Sejarah gereja direkam dan ditata dengan baik dalam museum gereja.  Gembala : Pdt. SooYoung dengan 12 orang pendeta pembantu, part time associate pastor berjumlah 14 orang dan penatua berjumlah 33 orang.  Jumlah anggota jemaat 13.000 orang dengan 5 kali kebaktian umum di hari Minggu.
  • 19. JENIS KEBAKTIAN YANG DILAKSANAKAN : 1. Kebaktian dengan bahasa asing 2. Kebaktian hari Kamis (untuk para pekerja di sekitar gereja) 3. Kebaktian hari Jumat pukul 07.00 bagi kaum gelandangan.
  • 20.  Rekaman kotbah dan himbauan- himbauan gembala sidang melalui Koran jemaat selalu disampaikan ke Blue House (istana kepresidenan).
  • 21.  Gembala sidang : Pdt. Kim HyungJin. Jumlah anggota jemaat 14.000 orang.  Pendekatan kepada masyarakat dengan cara membangun cafetaria. Keuntungan cafeteria dipergunakan untuk beasiswa sma dan panti jompo. Pekerja di cafetaria adalah sukarelawan dari anggota jemaat.
  • 22.  Gembala sidang Pdt. Kim IlHyun, Pdt. Kim TaeHyun(kakak beradik)  Gereja ini terletak di desa. Melakukan pelayanan melalui pertunjukan seni (sekuler dan rohani).
  • 23. Gereja menjadi pusat pendidikan, kesenian & kebudayaan yang memiliki nilai hiburan dan edukasi bagi masyarakat.
  • 24. Gereja di bentuk bulat untuk mencapai Visi.
  • 25. Pelayanan untuk menjangkau masyarakat. Cafetaria dan les bahasa inggris.
  • 26. Gembala sidang : Pdt. Lee EonGu Terletak di desa dengan mayoritas anggota jemaat berusia lanjut (Lansia).  Jumlah anggota mencapai 1.600  Memberikan pelayanan laundry gratis kepada masyarakat lansia (gratis).
  • 27. 1 Pdt Senior & 26 orang pendeta pembantu. 24 orang part time. Penginjil pendidikan 24 orang.
  • 28.  Jumlah anggota jemaat 50.000 orang  4 Tujuan pelayanan Gereja Youngnak : Pendidikan, Persekutuan, Misi, dan Pelayanan  Menyediakan segala fasilitas dan sarana untuk perkembangan pelayanannya.
  • 29. 1. Kebaktian minggu umum 2. Kebaktian minggu internasional 3. Kebaktian sekolah minggu 4. Kebaktian minggu remaja 5. Kebaktian minggu bagi mereka yang gagal masuk universitas 6. Kebaktian minggu bagi imigran gelap Korea Utara 7. Kebaktian minggu bagi para penyandang cacat.
  • 30. KEBAKTIAN UNTUK IMIGRAN GELAP KEBAKTIAN SEKOLAH MINGGU
  • 31.  Membangun teologi reconciliation dan perdamaian  Pengiriman beras ke korea Utara di masa perang Korea.  Mendapatkan Templeton Prize karena pelayanannya dan hadiah uang sebesar 1 million US dollar yang dipersembahkan untuk misi penginjilan Korea Utara.
  • 32. Semangat pelayanan Pdt Han mempengaruhi semangat pelayanan seluruh anggota jemaat dan hamba Tuhan di Gereja Youngnak (bahkan di negeri Korea).
  • 33. PERPUSTAKAAN SEKOLAH MINGGU RUANG LATIHAN MUSIK
  • 34.  Gembala sidang : Pdt. Na Gyumil  Pendeta pembantu 53 orang  Jumlah anggota jemaat 100.000 orang  Visi : Pemberitaan injil dan setahun 2 kali mengadakan acara pesta penginjilan
  • 35.  Gembala sidang Pdt. Choi Dae Joon  Jumlah anggota 4.000 dengan 13 pendeta pembantu.  Misi : mengirimkan pendeta misionaris ke Malang (STT Elohim), Kamboja, Ukraina, Filipina, dan Vietnam.  Fasilitas yang dibangun untuk menunjang pelayanan : cafetaria, gedung pendidikan, ruangan untuk latihan musik
  • 36. MISONARIS KE MONGOL KEBAKTIAN ORANG VIETNAM
  • 37. GEDUNG PERTEMUAN RUANG LATIHAN P.S
  • 38. KAPEL REMAJA KAPEL PRA REMAJA
  • 39. RUANG SEKOLAH MINGGU ALMARI JUBAH
  • 40.  Gembala Sidang : Pdt. Kim Sam Whan, dengan 70 pendeta pembantu, 70 misionaris, dan 25 penginjil.  Jumlah anggota jemaat 100.000 orang.  Memiliki museum gereja bernama : Myung Sung Ebenezer History Museum.
  • 41. 1. Kebaktian umum (6x) rata-rata kehadiran 35.000 orang. 2. Kebaktian Malam setiap Rabu dan Minggu. 3. Kebaktian doa pagi (4x) setiap hari pada pk.05.00. 4. Kebaktian doa pagi istimewa di bulan Maret dan September.
  • 42. 5. Kebaktian doa malam di Jumat terakhir tiap bulan. 6. Kebaktian berbahasa Inggris setiap minggu satu kali. 7. Kebaktian khusus bagi tuna rungu. 8. Kebaktian internasional dengan menggunakan 6 bahasa asing untuk pendatang.
  • 43. 1. Peranan Visi gembala sidang menjadi arah seluruh gerak pelayanan jemaat. 2. Semangat melayani yang tinggi dimiliki oleh seluruh anggota dan pejabat gerejawi (peran etos kerja dan keteladanan para pendahulunya)
  • 44. 3. Pejabat Gerejawi & Anggota Jemaat sangat memperhatikan hal :  Sarana & Prasarana Pelayanan  Perkunjungan  Pendidikan (pembinaan iman) Sumber dana : Persembahan anggota Jemaat.
  • 45. 4. Pelayanan penginjilan yang khas berdasarkan pemahaman teologi dan konteksnya. 5. Menghargai sejarah bangsa dan gerejanya.
  • 46. 1. Program Membentuk Pelayanan Khusus (menjawab kebutuhan setempat) 2. Program Pemberdayaan Kaum Awan dalam Melayani. 3. Dokumentasi Sejarah Gereja setempat
  • 47. 4. Pengembangan Pemahaman tentang Persembahan Jemaat. 5. Pendirian Christian Centre

×