Kotbah Keluargaku bersaksi dan melayani Tuhan

2,893 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,893
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
70
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kotbah Keluargaku bersaksi dan melayani Tuhan

  1. 1. Bacaan Ketiga (Injil) PF : Bacaan diambil dari kitab Injil Tuhan Yesus Kristus menurut Injil Lukas 17 : 11 - 19 17:11 Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perbatasan Samaria dan Galilea. 17:12 Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh 17:13 dan berteriak: "Yesus, Guru, kasihanilah kami!" 17:14 Lalu Ia memandang mereka dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam." Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.
  2. 2. 17:15 Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, 17:16 lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria. 17:17 Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? 17:18 Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?" 17:19 Lalu Ia berkata kepada orang itu: "Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau."
  3. 3. PF : “Demikianlah Injil Yesus Kristus. Berbahagialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memelihara dalam kehidupannya, Haleluya J : (menyanyikan) Haleluya ( 3 x)
  4. 4. SMS : MATEMATIKA KEHIDUPAN Hidup hanya se x Dosa jangan di + Kolekte jangan di - Cinta jangan di : Baik jangan di ? Nakal harus di !
  5. 5. UNTUK KITA KETAHUI • 20% anggota tak pernah berdoa • 25% anggota tak pernah membaca Alkitab • 30% anggota tak pernah ke gereja • 40% anggota tak pernah memberi persembahan • 80% anggota tak pernah ikut pertemuan doa • 95% anggota tak pernah membawa jiwa baru (sumber: Crusade Contact)
  6. 6. 5:2 Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman. 5:3 Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya." (2 Raja-Raja 5 : 2, 3)
  7. 7. BERSAKSI DI RUMAH DAN GEREJA
  8. 8. 2 Raja-Raja 5:1 Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta.
  9. 9. 2 Raja-Raja 5:14 Maka turunlah ia membenam- kan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.
  10. 10. 2 Raja-Raja 5:15 Kemudian kembalilah ia dengan seluruh pasukannya kepada abdi Allah itu. Setelah sampai, tampillah ia ke depan Elisa dan berkata: "Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel. Karena itu terimalah kiranya suatu pemberian dari hambamu ini!”
  11. 11. KISAH DUA MATA UANG • Selembar Ribuan tanya kepada Selembar Seratus Ribuan, kemana saja kau lama nggak ketemu ? • Seratus ribuan : Sejak kita berpisah di Bank, aku diajak ke mall, masuk restauran, ke hotel, diajak naik pesawat, lalu kembali ke Klaten. Kamu kemana? • Seribuan : nasibku tidak sebaik nasibmu, pergiku paling cuma ke 3 tempat : 1. Ke pasar 2. Ke tukang parkir 3. Dan kantong kolekte !
  12. 12. 111:1 Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah. 111:2 Besar perbuatan-perbuatan TUHAN, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya. (Mazmur 111 : 1, 2)
  13. 13. ANDROCLES MEMPRAKTEKKAN KASIH • Androcles budak yang melarikan diri ke hutan • Menemukan sebuah goa tempat berlindung • Goa ini adalah tempat istirahat seekor singa • Singa kesakitan ada duri besar menancap di telapak kakinya. Dicabut dan dirawat kakinya yang bengkak • Singa kini sangat bersahabat dan berbagi makanan • Androcles keluar dari hutan ditangkap lagi • Dihukum mati dengan dijadikan gladiator
  14. 14. 2:9 Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu. 2:10 Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal. (2 Timotius 2: 9, 10)
  15. 15. 17:11 Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perbatasan Samaria dan Galilea. 17:12 Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh 17:13 dan berteriak: "Yesus, Guru, kasihanilah kami!“ (Lukas 17 : 11 – 13)
  16. 16. 17:15 Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, 17:16 lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria. (Lukas 17 : 15 – 16)
  17. 17. 17:17 Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? 17:18 Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?" 17:19 Lalu Ia berkata kepada orang itu: "Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.” (Lukas 17 : 17 – 19)
  18. 18. Di pinggiran kota kecil Taiwan, tampak seorang laki-laki berjalan pulang ke rumah dari tempat kerjanya sebagai supir taksi. Tiba-tiba, perhatiannya tertuju pada gerakan rumput dan suara gemerisik di sela-sela bebatuan di tepi jalan. SAAT SOPIR TAKSI PULANG RUMAH
  19. 19. Segera, dihampiri dengan perasaan sedikit was was. Seketika, matanya terbelalak kaget melihat bungkusan berisi bayi merah yang tergeletak di situ. Setelah melihat di sekeliling tempat itu yang tampak sepi-sepi saja, segera diangkat bungkusan bayi itu dengan hati-hari dan dengan tergopoh-gopoh dibawa pulang ke rumahnya.
  20. 20. Setelah terkaget-kaget mendengar cerita dan melihat temuan suaminya, sang istri segera mengambil alih menggendong bayi itu dengan perasaan sayang. Mereka adalah sepasang suami istri, yang telah lama mendambakan kehadiran anak di tengah keluarga. Bayi yang masih merah itu terasa seperti pemberian Tuhan kepada keluarga mereka.
  21. 21. Saat kira-kira usia dua tahun, mereka merasa ada yang janggal dengan kemampuan berbicara dan reaksi pendengaran-nya yang sangat lambat, kedua orangtua itu membawa anaknya ke rumah sakit. Kecurigaan mereka pun terjawab, anak tersebut memang cacat sejak lahir, yaitu bisu tuli. Walaupun sempat terpukul sesaat, namun perasaan sayang yang telah terpupuk selama ini, membuat mereka memutuskan untuk tetap memelihara dan membesarkan anak ini.
  22. 22. Tahun pun dengan cepat berganti. Walaupun cacat, gadis kecil itu adalah anak yang cerdas dan mendapat pendidikan yang baik di sekolah luarbiasa hingga mampu lulus SMA. Setelah lulus, melalui tes dia diterima masuk untuk bidang seni di perguruan tinggi kota besar.
  23. 23. Demi mewujudkan impian anaknya, kedua orangtua itu bertekad untuk berhemat dan bekerja mati-matian. Sejak saat itu, sang ayah bekerja sangat keras, hampir setiap hari pulang ke rumah hingga larut malam. Di saat kuliah memasuki tahun kedua, suatu malam sang ayah pergi dan tidak pernah kembali. Taksi yang dikendarainya bertabrakan dan nyawanya tidak terselamatkan.
  24. 24. Anak gadis ini tahu, betapa berat beban biaya yang harus dipikul ibunya dan dia memutuskan untuk berhenti kuliah, pulang dan bekerja serta menemani ibunya di rumah. Mengetahui itu, sang ibu sangat tersentuh dengan pengertian anaknya.
  25. 25. Ibunya menegaskan, Ibu tahu kesedihanmu, Nak. Ibu juga sangat kehilangan ayahmu. Tetapi kamu tidak boleh berhenti kuliah. Belajarlah yang benar! Selesaikan kuliahmu secepatnya dan ibu tunggu kepulanganmu dengan ijazah di tangan.
  26. 26. Dan setiap bulan, ibu akan berusaha mengirimkan uang untuk biayamu di sana. Ingat, jangan berpikir pulang sebelum kuliahmu selesai. Jika kamu gagal, ibu dan ayahmu di seberang sana pasti kecewa karena kerja keras dan pengorbanan kami selama ini akan sia-sia.
  27. 27. Waktu terus berjalan. Sambil membawa pulang undangan wisuda, dengan bangga dan kegembiraan yang meluap serta kerinduan yang sangat, sang anak segera pulang ke desanya.
  28. 28. Setiba di rumah, dia mengetuk berulangkali pintu rumahnya yang tertutup rapat. Dan sungguh tidak pernah diduga sama sekali, pertemuan dengan tetangganya ternyata membuat hatinya hancur seketika.
  29. 29. "Nak, ibumu setahun lalu telah meningal dunia. Maafkan kami tidak memberitahu karena ibumu meminta kami bersumpah untuk merahasiakan- nya. Semua sisa uang tabungan ibumu dititipkan ke kami untuk dikirimkan kepadamu setiap bulan dan dia pun meminta kami membalaskan surat- suratmu.
  30. 30. Masih ada satu rahasia besar yang sebenarnya ayah ibumu sembunyikan darimu. Bahwa kamu sesungguhnya bukan anak kandung mereka. Walaupun kamu cacat dari bayi, mereka tidak peduli. Mereka tetap menyayangimu melebihi anak kandung sendiri.
  31. 31. Mendengar semua cerita tentang dirinya, duka yang mendalam tidak mampu diwujudkan dalam teriakan histeris. Hanya derasnya airmata yang mengalir tak terbendung. Di depan makam kedua orangtuanya, sambil bersimbah air mata, gadis ini bersujud dan berdoa.

×