KEHEMATAN
Kehematan adalah upaya menghindari
pemakaian kata yang tidak perlu
Contoh:
Saya melihatnya dengan mata kepala sa...
KEHEMATAN
Kehematan dalam kalimat efektif merupakan
kehematan dalam pemakaian kata, frase, atau
bentuk lainnya yang diangg...
KEHEMATAN
 Pengulangan subjek kalimat
Contoh:
Pemuda itu segera mengubah rencananya setelah dia bertemu
dengan pemimpin p...
KEHEMATAN
 Hiponimi
Hipomimi merupakan penggunaan kata berlebihan
karena kata tersebut merupakan bawahan makna
kata atau ...
KEHEMATAN
 Hiponimi
Contoh:
Presiden SBY menghadiri rapim TNI hari Senin lalu  tidak
hemat
Presiden SBY menghadiri rapim...
KEHEMATAN
 Pemakaian kata depan “dari” dan “daripada”
Selain kata depan “di” dan “ke”, dalam bahasa
Indonesia juga mengen...
KEHEMATAN
 Pemakaian kata depan “dari” dan “daripada”
Daripada berfungsi untuk membandingkan sesuatu
Contoh:
Bahasa tulis...
PENEKANAN
Penekanan dalam kalimat biasanya dilakukan
pada ide (gagasan) pokok.
Dalam penulisan ada tiga cara untuk memberi...
PENEKANAN
1. Posisi dalam kalimat
Contoh:
Prof. Dr. Herman berpendapat , salah satu indikator yang
menunjukkan tidak efisi...
PENEKANAN
1. Posisi dalam kalimat
Gagasan yang dipentingkan dalam kalimat contoh adalah pada
bagian muka kalimat.
Untuk me...
PENEKANAN
2. Urutan yang logis
dalam kalimat, kejadian (peristiwa) yang berurutan
harus diperhatikan sehingga tergambar ur...
PENEKANAN
3. Pengulangan kata
Pengulangan kata dalam kalimat dimaksudkan untuk
memberi penegasan pada bagian kalimat (ujar...
KEVARIASIAN
Untuk menghindari suasana monoton dan rasa
bosan dari pembaca, paragraf dalam tulisan
memerlukan variasi
Varia...
KEVARIASIAN
 Cara memulai
Beberapa kemungkinan memulai kalimat:
1. Subjek pada awal kalimat
2. Predikat pada awal kalimat...
KEVARIASIAN
 Cara memulai
1. Subjek pada awal kalimat
Contoh:
Keirin adalah sejenis olah raga balap sepeda yang paling
di...
KEVARIASIAN
 Cara memulai
2. Predikat pada awal kalimat
Contoh:
Turun perlahan-lahan kami dari kapal yang besar itu  pre...
KEVARIASIAN
 Cara memulai
3. Kata modal pada awal kalimat
Contoh:
Barangkali anak-anak itu tidak cukup diperhatikan oleh ...
KEVARIASIAN
 Cara memulai
4. Frase pada awal kalimat
Contoh:
Di dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa terlibat denan
ber...
KEVARIASIAN
Panjang pendek kalimat
Kalimat pendek tidak selalu mencerminkan kalimat
yang efektif, demikian juga sebalikny...
KEVARIASIAN
 Jenis kalimat
Variasi kalimat bisa dilakukan melalui berbagai
jenis kalimat.
Tiga jenis kalimat:
1. Kalimat ...
KEVARIASIAN
Kalimat aktif – pasif
Pola kalimat aktif dan pasif dapat membuat tulisan
menjadi bervariasi.
 Awalan me  ka...
KEVARIASIAN
Kalimat langsung – tak langsung
Dengan kalimat langsung dapat dibangun variasi
kalimat.
Pendapat atau pikiran...
Kalimat efektif 2
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kalimat efektif 2

3,180
-1

Published on

Published in: Education
1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
3,180
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
14
Actions
Shares
0
Downloads
121
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kalimat efektif 2

  1. 1. KEHEMATAN Kehematan adalah upaya menghindari pemakaian kata yang tidak perlu Contoh: Saya melihatnya dengan mata kepala saya sendiri mahasiswa itu belajar seharian dari pagi sampai petang  tidak hemat Saya melihat sendiri mahasiswa itu belajar seharian  hemat
  2. 2. KEHEMATAN Kehematan dalam kalimat efektif merupakan kehematan dalam pemakaian kata, frase, atau bentuk lainnya yang dianggap tidak diperlukan Unsur penghematan yang harus diperhatikan:  Pengulangan subjek kalimat  Hiponimi  Pemakaian kata depan “dari” dan “daripada”
  3. 3. KEHEMATAN  Pengulangan subjek kalimat Contoh: Pemuda itu segera mengubah rencananya setelah dia bertemu dengan pemimpin perusahaan itu  tidak hemat Pemuda itu segera mengubah rencana setelah bertemu dengan pemimpin perusahaan itu  hemat
  4. 4. KEHEMATAN  Hiponimi Hipomimi merupakan penggunaan kata berlebihan karena kata tersebut merupakan bawahan makna kata atau ungkapan yang lebih tinggi. Merah  merupakan makna kelompok warna Desember  sudah bermakna bulan Minggu sudah bermakna hari
  5. 5. KEHEMATAN  Hiponimi Contoh: Presiden SBY menghadiri rapim TNI hari Senin lalu  tidak hemat Presiden SBY menghadiri rapim TNI hari Senin lalu  hemat Mereka turun ke bawah melalui tangga samping kantor tidak hemat Mereka turun melalui tangga samping kantor  hemat
  6. 6. KEHEMATAN  Pemakaian kata depan “dari” dan “daripada” Selain kata depan “di” dan “ke”, dalam bahasa Indonesia juga mengenal kata depan “dari” dan “daripada” Dari menunjukkan arah (tempat) dan asal (asal usul) Contoh: Pak Karto berangkat dari Bandung pukul 7.30.  benar Anggota DPRD dari Jawa Barat mengadakan kunjungan ke daerah Jawa Tengah  salah, dari menyatakan milik (tidak perlu dari)
  7. 7. KEHEMATAN  Pemakaian kata depan “dari” dan “daripada” Daripada berfungsi untuk membandingkan sesuatu Contoh: Bahasa tulis lebih sukar dicerna daripada bahasa lisan  benar Presiden menekankan bahwa didalam pembangunan ini kepentingan daripada rakyat harus diutamakan  salah, kata daripada tidak membandingkan sesuatu, harus dihilangkan.
  8. 8. PENEKANAN Penekanan dalam kalimat biasanya dilakukan pada ide (gagasan) pokok. Dalam penulisan ada tiga cara untuk memberi penekanan, yaitu: 1. Posisi dalam kalimat 2. Urutan yang logis 3. Pengulangan kata
  9. 9. PENEKANAN 1. Posisi dalam kalimat Contoh: Prof. Dr. Herman berpendapat , salah satu indikator yang menunjukkan tidak efisiennya Pertamina adalah rasio yang masih timpang antara …… Salah satu indikator yang menunjukkan tidak efisiennya Pertamina, menurut pendapat Prof. Dr. Herman adalah rasio yang masih timpang antara ……
  10. 10. PENEKANAN 1. Posisi dalam kalimat Gagasan yang dipentingkan dalam kalimat contoh adalah pada bagian muka kalimat. Untuk memperjelas tentang posisi dalam kalimat ini silahkan pelajari lagi bahasan tentang idepokok dan ide penjelas.
  11. 11. PENEKANAN 2. Urutan yang logis dalam kalimat, kejadian (peristiwa) yang berurutan harus diperhatikan sehingga tergambar urutan yang logis. Contoh: Telekomunikasi cepat-vital dimaksudkan untuk keamanan, mobilitas pembangunan dan persatuan. Tumpukan uang itu terdiri atas pecahan lima puluh ribuan, sepuluh ribuan, ribuan, limaratusan dan seratusan.
  12. 12. PENEKANAN 3. Pengulangan kata Pengulangan kata dalam kalimat dimaksudkan untuk memberi penegasan pada bagian kalimat (ujaran) yang dianggap penting. Contoh: Pembangunan dilihat sebagai proses yang rumit dan mempunyai banyak dimensi, tidak hanya dimensi ekonomi tetapi juga dimensi politik, dimensi soaial dan dimensi budaya.
  13. 13. KEVARIASIAN Untuk menghindari suasana monoton dan rasa bosan dari pembaca, paragraf dalam tulisan memerlukan variasi Variasi kalimat terjadi dalam hal: Cara memulai Panjang pendek kalimat Jenis kalimat Kalimat aktif – pasif Kalimat langsung – tak langsung
  14. 14. KEVARIASIAN  Cara memulai Beberapa kemungkinan memulai kalimat: 1. Subjek pada awal kalimat 2. Predikat pada awal kalimat 3. Kata modal pada awal kalimat 4. Frase pada awal kalimat
  15. 15. KEVARIASIAN  Cara memulai 1. Subjek pada awal kalimat Contoh: Keirin adalah sejenis olah raga balap sepeda yang paling digemari di negara Matahari Terbit Para peminat harus bekerja keras di sekolah balap sepeda itu
  16. 16. KEVARIASIAN  Cara memulai 2. Predikat pada awal kalimat Contoh: Turun perlahan-lahan kami dari kapal yang besar itu  predikat pada awal Kami turun perlahan-lahan dari kapal yang besar itu  subjek pada awal
  17. 17. KEVARIASIAN  Cara memulai 3. Kata modal pada awal kalimat Contoh: Barangkali anak-anak itu tidak cukup diperhatikan oleh orang tuanya  kata modal “barangkali” membuat arti yang berbeda dalam kalimat di atas. Pernah ia mengatakan pada saya tentang masalah anaknya. Sebetulnya anak itu cukup pandai.
  18. 18. KEVARIASIAN  Cara memulai 4. Frase pada awal kalimat Contoh: Di dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa terlibat denan berbagai pihak. Menurut para ahli bedah, sulit untuk menentukan diagnosa jika keluhan hanya sakit perut. Secara tidak langsung, kesehatan para pekerja akan mempengaruhi produktivitas perusahaan.
  19. 19. KEVARIASIAN Panjang pendek kalimat Kalimat pendek tidak selalu mencerminkan kalimat yang efektif, demikian juga sebaliknya. Didalam paragraf, komposisi keduanya bisa bekerjasama untuk menghidari kejemuan atau suasana monoton.
  20. 20. KEVARIASIAN  Jenis kalimat Variasi kalimat bisa dilakukan melalui berbagai jenis kalimat. Tiga jenis kalimat: 1. Kalimat berita 2. Kalimat tanya 3. Kalimat perintah
  21. 21. KEVARIASIAN Kalimat aktif – pasif Pola kalimat aktif dan pasif dapat membuat tulisan menjadi bervariasi.  Awalan me  kalimat aktif  Awalan di  kalimat pasif
  22. 22. KEVARIASIAN Kalimat langsung – tak langsung Dengan kalimat langsung dapat dibangun variasi kalimat. Pendapat atau pikiran seseorang akan terasa lebih jelas dan hidup bila dinyatakan dalam bentuk kalimat langsung daripada kalimat tidak langsung.
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×