Your SlideShare is downloading. ×
HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDU...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
ROADTOELECTION SABTU, 5 OKTOBER 2013 |
JAKARTA, SURYA - Partai
Hanurakecewadenganbat...
Hotel Syariah
Potensial di Jatim
SURABAYA, SURYA - Di
tengah persaingan hotel yang
cukup ketat, kini hadir layanan
hotel d...
4 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
FINANCE SABTU, 5 OKTOBER 2013 |
I
I
I
I
I
30
I
I
I
I
I
1
I
I
I
I
I
2
I
I
I
I
I
3
I...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
JAWATIMUR| SABTU, 5 OKTOBER 2013
madiun, surya - Seorang
pensiunan Pegawai Negeri
Si...
HALAMAN  | | SABTU, 5 OKTOBER 2013
Jawa Timur
4 Pria Berpistol Jarah 3 Kg Emas
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
kedir...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
SURYALINES| SABTU, 5 OKTOBER 2013
ada kaitan langsung, itulah yang
sedang didalami, ...
bondowoso, surya -
Karena dilarang menikah lagi,
Abdul Azis (25), warga Desa
Pekauman Kecamatan Gruju-
gan, Bondowoso tega...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
Imbau Pasien Dokter Gadungan Periksa ke Rumah Sakit
SURABAYA, SURYA - Pasien yang pe...
Malang Life
Warga Wadul
YLPK
BRI Kawi Dianggap 		
	 Langgar UU PK
■
Malang, Surya - Warga Pe-
rumahan Graha Dewata (PGD)
m...
10 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
SURABAYABLITZ SABTU, 5 OKTOBER 2013 |
ijazah palsu -
Dua tersangka ija-
zah palsu...
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Surya epaper 5 oktober 2013
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Surya epaper 5 oktober 2013

4,747

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
4,747
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
43
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Surya epaper 5 oktober 2013"

  1. 1. HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 SURYA/DAVID YOHANES MENCARI IBU - Lara Agnes Celine Te Rietmolen (34) memperlihat- kan fotonya semasa kecil dan dokumen pribadinya, Jumat (4/10). “S HOHIB coba, ini kita dapat undangan pa- meran,” ujar Kam- tur, Pembina dan Penyuluh Kelompok Tani Raja Mas,. “Iya, Pak. Ada apa,” jawab Shohib. “Kelompok Tani Raja Mas diundang mengikuti pameran APEC di Bali. Ini kamu baca sendiri undangannya,” tukas Kamtur, menyodorkan kertas Uang Suap Akil di Gang Sempit Uang Tunai Rp 1 Miliar dari Tubagus Chaery Wardana■ JAKARTA, SURYA - Uang suap Rp 1 miliar untuk Ketua Mahkamah Konstitusi (MK)Akil Mochtar dari Tubagus Chaeri Wardana, adik Gubernur Banten Atut Chosiyah yang juga suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, ternyata sempat disimpan di sebuah ru- mah di gang sempit. Tentu saja segepok uang itu sangat mengejutkan para peng- huni rumah di Jalan Trijaya IV, Tebet, Jakarta Selatan. Apalagi keberadaan duit itu mereka ketahui setelah serombongan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi tempat tinggal mereka. Ny Siti Mariam (71) sangat ter- peranjat tatkala sejumlah petugas KPK datang.Apalagi, mereka me- nemukan uang tunai Rp 1 miliar yang disimpan putrinya, Susi Tur Andayani (47), di lemarinya. Susi, advokat, adalah satu dari enam tersangka kasus pe- nyuapan Ketua MK Akil Moch- tar. Ia bersama Tubagus Chaeri Wardana (TCW) ditetapkan KPK sebagai tersangka penyuap Akil dalam kasus sengketa Pil- kada Kabupaten Lebak, Banten. Susi diduga menjadi perantara penyerahan uang dari TCW ke- pada Akil Mochtar. Ditemui Tribun di rumahnya, Jumat (4/10), Ny Siti Mariam, mengaku masih syok dan tidak percayakalauanakkeempatdari KE HALAMAN 7■ KABARLUMAJANG PISANG APEC - Sejumlah petani di Lumajang saat memanen jenis pisang mas Kirana yang telah go international. Kamtur Sulaiman (51) Sabtu dua pekan lalu terlihat serius membaca tulisan di selembar kertas. Sambil duduk di meja kayu di kantor Kampung Pisang Packing House, dia mencermati isi pesan itu. Semenit kemudian, Kamtur memanggil Sho- hibul Fatah (35) temannya yang sibuk mengepaki pisang Mas Kirana. Menjadikan Pisang Mas Kirana Go International (1) APEC Kenalkan Mas Kirana ke Pemimpin Dunia JADI TERSANGKA - Tubagus Chaery Wardana, adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang juga suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, ditetapkan sebagai tersangka suap sengketa Pilkada yang meli- batkan Ketua MK Akil Mochtar. Kesempatan Bangkit Manchester City MANCHESTER, SURYA - Manchester City bakal menghadapi ujian berat. Tim asuhan Manuel Pellegrini tersebut akan kedatangan tamu tim papan atas Everton dalam lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Sabtu (5/10). Hingga match day keenam, Everton menjadi satu-satunya tim Premier League yang belum tersentuh kekalahan. Enam kali main, Everton menang tiga kali dan imbang tiga kali. Mereka bercokol di pe- ringkat keempat mengumpulkan 12 poin. Sebaliknya kondisi City tengah terpu- ruk, menyusul hasil buruk di dua laga terakhir yakni kalah 2-3 dari tuan rumah Aston Villa, 28 September dan diperma- lukan tamunya Bayern Muenchen, 1-3 di Liga Champions, 2 Oktober lalu. Pada klasemen sementara Premier League, City masih terseok-seok di peringkat ketujuh mengantongi 10 poin. Itu sebabnya, menjamu Everton men- jadi kesempatan emas bagi City untuk bangkit dari keterpurukan sekaligus menghentikan rekor belum terkalahkan The Toffees di pentas Premier League. Hanya saja, untuk meraih kemenangan atas Everton bukan pekerjaan mudah. Everton memiliki seorang Romelu Lu- kaku yang sudah mencetak enam gol dari lima laga Premier League terakhir. Penyerang pinjaman dari Chelsea itu bisa menjadi teror bagi Joe Hart yang sedang mendapat sorotan karena Lukaku punya Tiru Mesranya Diana Nasution BELLA SAPHIRA P ENAMPILAN Bella Sap- hira (40) di antara para pelayat Diana Nasution di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (4/10), mena- rik perhatian. Ia menuturkan bahwa ibunda penyanyi Ello itu adalah seorang panutan. Menurut Bella, salah satu yang ingin diterapkan adalah cara mereka membangun rumah tangga. Menurutnya, keluarga Diana adalah pedo- man bagus dalam berumah tangga. “Mereka dipersatukan Tuhan dengan cinta kasih. Itu jadi pedoman saya. Saya masih banyak tidak tahu dengan kehidupan rumah tangga, tetapi saya akan belajar,” katanya. “Stur, Pembina dan Penyuluh Kelompok Tani Raja Mas,. terlihat serius membaca tulisan di selembar kertas. itu. Semenit kemudian, Kamtur memanggil Sho- hibul Fatah (35) temannya yang sibuk mengepaki APEC Kenalkan Mas Kirana ke Pemimpin Dunia Sebelum Ledakan, Obama Telepon SBY Granat Meledak di Bali 1 Tewas 1 Luka ■ ■ TABANAN, SURYA - Konfe- rensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) ke-21 di Bali diwarnai ledakan di Tabanan. Satu orang tewas dan satu terluka parah. Kendati demikian, KTT yang digelar di Nusa Dua tetap berlangsung aman. Sebelum ledakan terjadi, Presiden AS Barrack Obama sempat menelepon SBY untuk membatalkan kehadirannya di forum APEC. Obama beralasan harus mengikuti pembahasan anggaran nasional AS. Ledakan itu terjadi di garasi milik Wayan Puja Umbara di Banjar Bukit Catu, Desa Candi Agnes Ingin Menangis di Pangkuan Ibu MALANG, SURYA - Barang- kali hanya derai air mata yang bisa mengungkapkan betapa dalam kerinduan Lara Agnes Celine Te Rietmolen (34) alias Agnes terhadap ibunya. Sudah tiga tahun ini, warga Bilderdijkstraat 82, Putten, Belanda, ini mencari sang ibu di Indonesia. Namun, sampai Jumat (4/10), sang dewi pujaan belum juga ditemukannya. Agnes bertubuh tinggi besar. Ia kerap ramah dan selalu ter- senyum. dan selalu menyung- gingkan senyum. Kulitnya coklat cenderung gelap, tidak berbeda dengankulitorangJawa.Namun saat berbicara, hanya bisa meng- ucapkan bahasa Belanda. Lewat penerjemahnya, John A Demar Said, Agnes berusaha mengeluarkan isi hati. Awalnya, ia merasa berbeda dengan orang tuanya, pasangan Johannes Jacobus Te Rietmolen dan Irene Van Hugten. Agnes jelas berasal dari etnis Asia, sementara kedua orang tuanya adalah bule. “Sejak tiga tahun lalu saya mencoba mencari ibu saya. Saya benar-benar ingin melihat KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ 3 Tahun Warga Belanda Mencari Ibu■ SABTU, 5 OKTOBER 2013 NO. 325 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 THE BESTOF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ KOMISI Pemberantasan Korupsi mendalami peran Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah terkait kasus dugaan pemberian suap dalam sengketa pilkada di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dan Lebak, Serang. "Jadi, peran Ratu Atut itu baru akan ketahu- an setelah didalami informasi dari berbagai pi- hak," kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja di gedung KPK Jakarta, Jumat (4/10). Adik Gubernur Banten, Tubagus Chaery War- dana, menjadi tersangka pemberi suap kepada Ketua MK Akil Mochtar terkait dengan sengketa Pilkada Kabupaten Lebak, Banten. Adnan menganggap wajar bila ada dugaan Ratu Atut ingin mengamankan Lebak yang ma- suk Provinsi Banten agar tetap dikuasai oleh keluarganya. "Wajar, apalagi ada hubungan darah di wilayahnya, saya rasa wajar, namun apakah KPK Dalami Peran Ratu Atut KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ KAPANLAGI HEAD TO HEAD 16-3-13 Everton 2 - 0 Manchester City 1-12-12 Manchester City 1 - 1 Everton 1-2-12 Everton 1 - 0 Manchester City 24-9-11 Manchester City 2 - 0 Everton 7-5-11 Everton 2 - 1 Manchester City 21-12-10 Manchester City 1 - 2 Everton 25-3-10 Manchester City 0 - 2 Everton 17-1-10 Everton 2 - 0 Manchester City 25-4-09 Everton 1 - 2 Manchester City 13-12-08 Manchester City 0 - 1 Everton MAN CITY EVERTON ANTARA/MUHAMMAD IQBAL Bupati Simalungun JOPINUS RAMLIBupati Gunung Mas HAMBIT BINTIH Apakah Gubernur Ratu Atut akan diperiksa KPK? join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION SABTU, 5 OKTOBER 2013 | JAKARTA, SURYA - Partai Hanurakecewadenganbatalnya revisi UU Pilpres. Hanura meni- lai Undang-Undang Nomor 42 tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden mengebiri hak politik rakyat melalui jumlah Presiden- tial Treshold (syarat perolehan suara untuk dapat mengusung capres) sebesar 20 persen. Batalnya revisi UU Pilpres merupakan bentuk pengebirian terhadap hak-hak politik rakyat dengan tetap mengacu pada persyaratan 20 persen (presiden- tial treshold), kata Ketua Fraksi Partai Hanura Syarifuddin Sud- ding di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (4/10). Sudding menilai hak-hak rak- yat tersebut telah dikebiri oleh segelintir partai politik di parle- men. Selain itu, menurut dia, da- lam UUD 1945 Pasal 6 tidak ada persyaratan mengenai besaran syarat presidential treshold. Namun, dia menegaskan dalam UUD itu hanya disebutkan pa- sangan calon presiden dan wakil presiden diajukan oleh parpol atau gabungan partai politik. Dengan tetap mengacu pada persyaratan 20 persen, hak-hak politik rakyat telah dikebiri oleh segelintir parpol di parlemen, ujarnya. Dia mengatakan partainya akan mempertimbangkan mengajukan uji materil UU Pil- pres tersebut. Hal itu menurut dia, agar muncul bakal calon presiden alternatif di tengah masyarakat. Selain itu, dia meminta Mah- kamah Konstitusi (MK) segera memutuskanujimateribeberapa kelompok agar pemilu presiden, gubernur, wali kota dan bupati dilaksanakan serentak. Sebelumnya dalam rapat leno Badan Legislasi (Baleg) DPR pada Kamis (3/10) memutuskan penghentian pembahasan revisi UU No. 42 tahun 2008. (ant)  JAKARTA, SURYA - Kubu Khofifah Indar Parawansa tetap menginginkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar memberikan suaranya saat sidang putusan gugatan Pilgub Jatim. Meski- pun saat ini, Akil meringkuk dalam tahanan KPK. Hal ini disampaikan Kuasa Hukum Khofifah, Otto Hasibu- an saat mendampingi Khofifah Indar Parawansa bertandang ke kantor Tribun di Jakarta, Jumat (4/10). Otto mengaku sempat merenung saat Ketua MK Akil Mochtar ditangkap Komisi Pemberantasan Korup- si (KPK). Apalagi sidang pu- tusan akan berlangsung pada Senin 7 Oktober 2013. Pascapenangkapan Akil, pertanyaannya apakah Akil ikut memutuskan? Kalau ikut apakah putusannya bernilai hukum? ujar Otto. Ia juga mempertanyakan, jika Akil tidak akan memim- pin, maka apakah sah dipim- pin dengan delapan hakim. Padahal hakim sidang harus berjumlah ganjil. “Kalau ditunda, kan lewat 14 hari. Tapi terlepas bagi- mana nasibnya, besok apapun putusan, kedua belah pihak dipersoalkan itu yang terjadi besok,” kata Otto. Otto pun meminta Akil ikut memberikan suaranya. Entah apakah dari penjara atau da- tang ke sidang tersebut. Bila itu dilakukan keputusan tersebut legal meskipun secara moral, kata Otto, Akil cacat. “Kalau delapan orang tidak ada pemimpin sidang,” ujar- nya. Hari Jumat (4/10) kemarin, Cagub Khofifah bertandang ke kantor Tribun di Palmerah, Jakarta. Selain bersilatur- rahmi, Khofifah juga mem- beberkan dugaan pelang- garan dalam Pilgub Jatim. Beberapa saat sebelumnya, anggota DPR RI Rieke Dyah Pitaloka juga datang ke kantor Tribun di Jakarta. Kedatangan Rieke banyak menceritakan tentang kondisi TKI. (tribun- news)  KPU Belum Coret Caleg Chairun JAKARTA, SURYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum mencoret nama Chairun Nisa, tersangka penyuapan kasus sengketa Pilkada Gunung Emas, Kalimantan Tengah, dari daftar calon tetap (DCT) anggota le- gislatif. KPU masih menunggu putusan hukum tetap atas calon legislatif dari Partai Golkar ter- sebut. Selain itu, jika Golkar mena- riknya, atau yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri, dia baru dapat dicoret dari DCT, kata anggota KPU Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Jumat (4/10). Hadar mengatakan, tata cara pencoretan itu termaktub da- lam Undang-Undang Pemilu Pasal 51 mengenai pencalonan anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dimana, dalam pasal tersebut, DCT dapat dicoret jika pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang ber- kekuatan hukum tetap dengan ancaman pidana lima tahun penjara atau lebih. Kalau tidak (ada kekuatan hukum tetap) KPU juga tidak bisa berbuat apa-apa. Jadi biar- kan saja nanti kalau ada kepu- tusan pengadilan yang berke- kuatan hukum tetap baru kami akan coret, katanya. Karena masih menunggu putusan hukum tetap itu, lanjut Hadar, KPU tidak dapat berbuat apa-apa jika nantinya Chairun tetap terpilih dan dilantik mes- kipun masih menjalani proses hukum. Memang begitu aturan hu- kum kita, namun jika nanti ada putusan pengadilan tentu kami secara otomatis akan mencoret- nya, ujarnya. Lebih lanjut, Hadar mengata- kan jika Chairun pada akhirnya dicoret, dia tidak boleh diganti oleh calon lain, karena proses pemilu sudah sampai pada pe- netapan DCT. Chairun Nisa merupakan DCT yang diusung Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah. Chairun ditangkap KPK bersama Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, Rabu (2/10) malam kemarin. KPK telah menetap- kan Chairun dan Akil Mochtar sebagai tersangka penyuapan dalam penyelesaian kasus sengketa Pilkada Gunung Emas, Kalimantan Tengah. Caleg PDIP Sementara, PDI Perjuangan masih memastikan status Susi Tur Andayani (STA), tersangka dalam kasus dugaan suap terha- dapKetuaMahkamahKonstitusi Akil Mochtar. Dikabarkan, Susi tercacat sebagai calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan untuk daerah pemilihan Bandar Lampung III. Saya belum tahu ya ada nama itu. Nanti saya cek dulu, ujar Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo. Sebelumnya, KPU Kota Lam- pung menyatakan, Susi adalah caleg dari PDI Perjuangan. Ya, dia tercatat sebagai caleg dari PDIP daerah pemilihan tiga Bumiwaras dan Panjang, kata Ketua KPUD Kota Bandar Lam- pung Fauzi Heri. Fauzi mengatakan, dengan status tersangka Susi, Komisioner KPUD Bandar Lampung lang- sung menggelar rapat terkait pen- coretan nama yang bersangkutan agar tidak tercetak dalam surat suara Pemilihan Legislatif 2014. Susi ditetapkan sebagai tersangka penyuapan kasus Pilkada Lebak oleh KPK. (ant/kompas.com) TRIBUNNEWS/FX ISMANTO MASALAH PILGUB - Cagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa (kanan) saat berkunjung di kantor Redaksi Tribunnews Jakarta, Jumat (4/10). Khofifah, menyampaikan persoalan Pilgub 2013 Jatim berakhir di meja MK. Hanura Kecewa UU Pilpres Tak Diubah Khofifah Berharap Akil Beri Putusan afp Protes - Sekelompok mahasiswa jurusan seni Universitas Kaposvar menggelar aksi telanjang saat kuliah berlangsung, Kamis (3/10). Mahasiswi Telanjang untuk Protes Aturan Kampus Budapest, surya - Se- jumlah mahasiswa di Hong- aria, menggelar aksi protes yang menghebohkan untuk memprotes aturan berbusana di kampusnya. Sekelompok mahasiswa tersebut, mengge- lar aksi telanjang saat kuliah berlangsung. Aturan berbusana yang dike- luarkan Universitas Kaposvar menyebutkan, mulai 1 Oktober 2013 mahasiswa perempuan di- larang untuk menggunakan rok mini, sementara bagi mahasiswa pria diharuskan untuk menge- nakan jas gelap. Rektor Universitas Kaposvar, Ferenc Szavai, mengatakan, aturan itu diterapkan saat maha- siswa berada di kelas dan tengah menempuh ujian. Aturan baru dari Universitas itu juga mengharuskan perem- puan memakai rok panjang atau celana panjang dan blus atau jaket. Mahasiswa juga tidak boleh menggunakan pakaian dengan lingkar leher yang rendah, menggunakanriasanberlebihan, dan aksesori yang dinilai tidak pantas, bunyi peraturan yang dikeluarkan pihak kampus. Pengelola kampus juga tidak membolehkan mahasiswa ku- liah dengan memakai sandal jepit, rambut berantakan, serta kuku berwarna-warni. Aturan ini membuat mahasis- wa kampus itu keberatan dan menilai pengelola telah gagal dalam membuat aturan berpa- kaian. Namun, aturan berpakaian itu ditolak sekelompok mahasiswa seni yang terdiri dari sepuluh orang mahasiswa dan satu orang profesor. Untuk menyatakan protesnya, mahasiswa dan sang profesor itu menghadiri kuliah dengan bertelanjang, Kamis (3/10). Laporan mengatakan, sebe- lum melakukan aksi telanjang dadanya, para mahasiswa sem- Tersangka Kasus Penyuapan Ketua MK■ ChairunNisa,calegPartai GolkardariDaerahPemilihan KalimantanTengah Susi Tur Andayani, caleg PDI Perjuangan untuk Daerah Pemilihan Bandar Lampung III. KPK menetapkan keduanya sebagai tersangka kasus penyuapan Ketua MK Akil Mochtar ■ ■ ■ storyhighlights Sidang Pilgub Jatim■ pat berfoto bersama dengan menggunakan pakaian lengkap. Sejauh ini belum diperoleh re- aksi pengelola kampus menang- gapi aksi telanjang sejumlah mahasiswanya itu. Namun sejumlah mahasiswa, pria dan wanita berencana me- lancarkan protes pada pekan depan. Aksi protes kali ini bu- kan telanjang dada, tapi pergi ke kampus dengan menggenakan sandal dan memakai pakaian pantai.(kompas.com) 300 Orang Diperkirakan Tewas Roma, surya - Sebanyak 300 orang dikhawatirkan tewas setelah sebuah perahu yang membawa 500 orang pengungsi dari Afrika tenggelam di Laut Tengah, Kamis (4/10), tak jauh dari Pulau Lampedusa, Italia. Tim penolong dan nelayan mencoba menolong para peng- ungsi yang melambai-lambai- kan tangannya saat tenggelam di lautan luas itu. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri ItaliaAngelinoAlfano, Jumat (5/10) mengumumkan kondisi ber- kabungdinegaranyaatastragediini. Untuk itu, Pemerintah Italia menginstruksikan aksi menghe- ningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban. Mengheningkan cipta akan di- lakukan di seluruh sekolah dan kantor-kantor pemerintahan. Ini bukan tragedi Italia, keja- dian ini merupakan tragedi bagi seluruh Eropa, kata Alfano. Lampedusa merupakan garis perbatasan terdepan Eropa dan bukan Italia, tambahnya. Pemerintah Italia sebelumnya menyatakan ada 93 orang tewas, termasuk tiga anak-anak dan dua perempuan hamil dalam tragedi itu. Namun, para penyelam tim penyelamat mengatakan, mere- ka menemukan setidaknya 40 jasad lagi di dalam dan di sekitar bangkai kapal yang tenggelam. Dengan hanya 150 orang yang bisa diselamatkan dari air 12 jam setelah bencana, muncul kekha- watiran jumlah korban tewas bisa mencapai lebih dari 300 orang. Bagi saya, melihat jasad anak-anak adalah sebuah trage- di. Kami sudah kehabisan peti mati. Selama saya bertugas di sini, saya belum pernah meng- alami hal seperti ini, kata Pietro Bartolo, seorang dokter. Dari para korban selamat diketahui bahwa sebagian be- sar pengungsi itu berasal dari Eritrea dan Somalia. Mereka bertolak menuju Eropa dari pe- labuhan Misrata, Libya. Pulau Lampedusa adalah salah satu pintu utama menuju Eropa yang kerap digunakan para imigran ilegal yang kabur dari Afrika Utara atau Laut Te- ngah sebelah timur. Tragedi kemanusian ini tak urung membuat Sekjen PBB Ban Ki-moon berkomentar. Ia dan PBB berharap tragedi ini akan memicu kebijakan perlindung- an hak-hak imigran sekaligus meningkatkan persepsi publik terhadap imigran. (afp/kom- pas.com) AFP/Guardia Costiera PENYELAMATAN - Foto dari video Guardia Costiera menunjukkan para imigran gelap setelah penyelamatan di laut Lampedusa, Italia, Kamis (3/10). Sedikitnya 130 orang tewas dalam tragedi tenggelamnya perahu yang membawa 500 orang imigran dari Afrika. INTER-NAS Tanki Cadangan Pesawat Hawk 200 Jatuh Pekanbaru, surya - Sebuah tanki bahan bakar cadangan pesawat Hawk 200 milik TNI Angkatan Udara jatuh di kawasan perkebunan Dusun Titian Tinggi, Desa Su- ngai Baung, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Informasinya belum begitu lengkap, namun mulanya, ma- syarakat menyangka yang jatuh itu adalah pesawat, kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Polisi Guntur Aryo Tejo kepada kantor berita Antara di Pekanbaru. Ia menjelaskan, belum di- ketahui secara pasti penyebab tanki yang diduga sebagai tanki cadangan pesawat latih TNI AU itu sampai jatuh. Menurut informasi warga, kata dia, tanki itu terlihat mela- yang di udara sebelum akhirnya jatuh pada pukul 15.45 WIB. Tidak ada korban luka atau meninggal dunia akibat peristi- wa ini. Aman, katanya. Guntur menjelaskan, tanki berukuran panjang lebih tiga meter itu terbagi menjadi dua bagian. Kepala Penerangan TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Filpadri, dihubungi per telepon mengaku telah mendapat in- formasi tersebut. Saat ini, pihak TNI AU masih melakukan pe- nyelidikan. Terlilit Layang-layang Sementara itu patroli udara yang dilakukan aparat keaman- an di seputaran lokasi KTT APEC di Nusa Dua Bali sempat terganggu. Penyebabnya sepele, yakni tali layang-layang yang menyangkut di sejumlah heli- kopter patroli. Insiden itu dilaporkan Wakil Komandan Komando Gabung- an Pengamanan KTT APEC Ko- misaris Jenderal Badrodin Haiti kepada Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta di Denpasar. Dia mengungkapkan, insiden itu terjadi saat aparat melaku- kan patroli dengan helikopter di kawasan Nusa Dua, Rabu (2/10) dan Selasa (1/10). Sejumlah helikopter yang terbang cukup rendah tersangkut tali layang- layang. Saat dibersihkan, tali itu masihmelilitdibaling-balinghe- likopter.. (ant/tribunnews) Perahu Bermuatan 500 Orang Imigran Tenggelam■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Hotel Syariah Potensial di Jatim SURABAYA, SURYA - Di tengah persaingan hotel yang cukup ketat, kini hadir layanan hotel dengan mengusung kon- sep syariah di Surabaya. Mulai beroperasi Jumat (4/10), Hotel Grand Kalimas di Suraba- ya ini mengukuhkan diri sebagai pioner untuk hotel dengan kon- sep syariah. Hotel ini diyakini memiliki peluang pasar tersen- diri yang mulai bertumbuh. Dirut Grand Kalimas Hotel Surabaya, Wahyudin Husein mengatakan, sebagai hotel sya- riah, Grand Kalimas optimistis mampu menghadapi persaingan hotel yang cukup ketat. Konsep ini setidaknya menjadi pembeda dan bisa mendatangkan sege- mentasi pasar tersendiri. “Kami tidak takut kehilangan tamu karena menyandang gelar hotel syariah, kami yakin orang justru akan datang karena label itu,” ujar Wahyudin, usai acara signing seremoni dan penyeraha sertifikat MUI, Jumat (4/10). Menurutnya, selama ini banyak tamu atau wisatawan yang meng- inginkan hotel dengan konsep Syariah. Mereka menginginkan ada hotel yang melarang pasang- an bukan muhrim dalam satu kamar, suasana yang mendukung penerapan syariah Islam dan pe- nyediaan menu-menu yang halal. “Dengan konsep yang pasti ini tamu justru akan merasa aman, mereka bisa datang bersama ke- luarga atau memang memiliki tu- juan suci berziarah,” terangnya. Ketua Harian PHRI Jatim, M Soleh mengatakan, konsep hotel syariah sangat tepat dikembang- kan di Jatim. Karakteristik war- ga Jatim yang merupakan basis NU dan beberapa daerah yang memiliki kawasan khusus lokasi wisata religi merupakan sumber tamu bagi hotel ini. “Seperti Hotel Grand Kalimas yang terletak di lokasi destinasi wisata religi, merupakan poten- si cukup baik untuk kebutuhan wisatawan. Konsep ini bisa di- kembangkan di kawasan wisata religi lain di Jatim,” ujar Soleh, Jumat (4/10). Ia menambahkan, selama ini memang belum ada hotel kon- sep syariah yang benar-benar resmi mendapat sertifikat MUI, seperti Grand Kalimas di Jatim. Diakui Soleh, konsep hotel Syariah memiliki potensi pasar besar di Jatim. “Secara umum potensi pasar hotel Syariah cukup besar, tinggal bagaimana pengusaha memanfaatkannya,” ujar Soleh, Jumat (4/10). Renovasi Fasilitas Guna menegaskan sebagai ho- tel Syariah, Grand Kalimas telah melakukan beberapa renovasi untuk menunjang fasilitas la- yanan. Hotel di Jl Kyai Haji Mas Mansyur ini menambah jumlah kamar dari 60 kamar menjadi 100 kamar. Investasi yang dike- luarkan mencapai Rp 5 miliar. GM Grand Kalimas Hotel, Fami Putra Lubis menambah- kan, tingkat okupansi selama ini di kisaran 80 persen. Ke depan, okupansi diyakini terus mening- kat mengingat potensi pasar hotel di kawasan wisata Sunan Ampel ini sangat besar. “Di momen tertentu, peng- unjung wisata Ampel melonjak drastis dan banyak peziarah yang mencari hotel Syariah,” ujar Fami.(rey) Cocok Dikembangkan di Kawasan Wisata Religi■ Grand Kalimas Tawarkan rate mulai Rp 300.000 hingga Rp 900.000 per kamar. Total ada 100 kamar Tujuan wisatawan berziarah, baik perorangan, keluarga maupun rombongan. ■ ■ STORYHIGHLIGHTS Sriwijaya Air Akhirnya Mendarat di Merauke MERAUKE, SURYA - Tepuk tangan penumpang dan direksi Sriwijaya Air riuh di dalam kabin pesawat Boeing 737-800, saat pesawat dengan nomor penerbangan SJ 600 mendarat di Bandara Mupah, Merauke, Papua, Jumat (4/10). Sebelum- nya, pesawat sempat singgah di Bandara Mozes Kilangin, Timika dan Sentani, Jayapura. Per 3 Oktober 2013, Sri- wijaya Air akhirnya mulai melayani rute penerbangan Jakarta-Makassar-Timika- Jayapura-Merauke. Adapun rute itu dilakukan setiap hari sekali dengan jam keberang- katan dari Jakarta pukul 23.15 WIB dan tiba di Merauke pu- kul 11.30 WIT. Untuk keber- angkatan dari Surabaya, pesa- wat terhubung dari Makassar dengan jadwal terbang dari Surabaya pukul 21.50 WIB. Presdir Sriwijaya Air, Chan- dra Lie mengatakan, pembu- kaan rute ini menjadi peleng- kap penerbangan SriwijayaAir untuk mendekatkan jarak an- tarpulau di seluruh Indonesia. Ini juga sesuai dengan visi misi perusahaan yang berkeinginan merajut berbagai wilayah dari Aceh hingga Merauke dalam hitungan jam. “Sriwijaya Air akan mem- berikan pelayanan terbaik, sehingga bisa mengakomodasi keinginan dan kebutuhan pe- langgan, khususnya pada rute ke Timika dan Merauke ini,” kata Chandra Lie, saat meng- ikuti penerbangan perdana, Kamis (4/10). Ia juga mengungkapkan rasa bangganya, karena mendapat kepercayaan dari Pemda dan masyarakat setempat, dengan pemberian izin penerbangan ini.PesawatBoeing737-800ber- kapasitas 176 kursi, terdiri dari delapan kursi kelas eksekutif dan 168 kursi kelas ekonomi. Bupati Mimika, Abdul Muis mengatakan, kehadiran rute baru itu akan berdampak posi- tif bagi trasportasi masyarakat. Hal itu dibenarkan Noor (35), salah satu penumpang yang ikut merasakan rute perdana dari Timika ke Merauke. Seka- rang masyarakat Papua punya pilihan trasportasi udara lebih banyak menuju daerah Papua lainnya, ujarnya. Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Agus Soedjono mengatakan bahwa penerbangan sengaja diberangkatkan pada tengah malam karena ini merupakan unproductive time. Artinya, pelanggan bisa berangkat saat waktu tidak produktif (malam hari) dan ketika tiba di kota tuju- an bisa langsung beraktivitas. Distrik Manager Sriwijaya Air Surabaya, Hendrik Ardiansah meyakini potensi pasar untuk penumpang menuju Timika dan Merauke sangat besar. Pada pe- nerbanganiniada20penumpang dari Surabaya, katanya. (zaq) SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ RUTE BARU - Presdir Sriwijaya Air, Chandra Lie (tiga kiri) bersama jajaran direksi, saat tiba di Bandara Mupah, Merauke, Papua, Jumat (4/10). Mulai 3 Oktober, Sriwijaya Air membuka rute Jakarta-Makassar- Timika-Jayapura-Merauke PP. HALAMAN 3 | | SABTU, 5 OKTOBER 2013 SuryaBiz SURYA/SUGIHARTO HOTEL SYARIAH - Dirut Hotel Syariah Grand Kalimas, Wahyudin Husein (kanan) berdialog dengan resepsionis, usai launching pada Jumat (4/9). surya.co.id | surabaya.tribunnews.com join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. 4 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com FINANCE SABTU, 5 OKTOBER 2013 | I I I I I 30 I I I I I 1 I I I I I 2 I I I I I 3 I I I I I 4 I I I I I 30 I I I I I 1 I I I I I 2 I I I I I 3 I I I I I 4 HARGA EMAS PERKIRAAN PASAR 3/10 4/10 DOLAR AS/TROY OUNCE (24 KARAT) 1.311.19 1.313.33 Rp 493.000/gram MATA UANG KURS JUAL KURS BELI CNY 1,889.07 1,870.20 HKD 1,497.81 1,482.66 MYR 3,632.78 3,592.56 SGD 9,308.33 9,212.40 KURSVALAS SUMBER: BANK INDONESIASUMBER: BLOOMBERG B URSA Efek Indonesia (BEI) menilai dampak penghentian kegiatan operasional (shutdown) di Amerika Serikat (AS) cenderung minim ke pasar modal Indonesia. Direktur Utama BEI, Ito Warsito mengatakan, Investor Indonesia tidak perlu khawatir terhadap 'shutdown' AS, karena akibatnya secara langsung bisa dikatakan minim. Ia mengisahkan, pada tahun 1995-1996 lalu, AS juga pernah mengalami hal seperti saat ini, namun indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI tetap bergerak positif. Secara historis indeks BEI tetap naik, kata Ito, Jumat (4/10). Meski demikian, menurut dia, pelaku pasar keuangan di Indonesia harus tetap mencermati dampaknya jika kegiatan operasional AS berhenti secara berkepanjangan. Tentunya kondisi itu akan berdampak pada perlambatan ekonomi global. Saat ini, nilai tukar rupiah mengalami penguatan terhadap dolar AS akibat 'shutdown' AS itu. (ant) MALANG, SURYA - Pertum- buhan industri asuransi jiwa hingga kuartal kedua tahun ini belum terlihat signifikan. Dibandingkan premi yang terhimpun hingga akhir 2012, pertumbuhan baru mencapai 4,3 persen. Donny Charles, anggota Di- rektorat Pengawasan Asuransi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, premi yang di- himpun perusahaan asuransi jiwa hingga kuartal kedua tahun ini mencapai Rp 107 triliun. Sementara sepanjang 2012, total premi yang dihimpun hampir Rp 103 triliun. Padarentangwaktu2009-2011, pertumbuhan premi industri asuransi jiwa sanggup tumbuh dua digit. Pada 2009, total premi yang dihimpun industri asuran- si jiwa mencapai Rp 61,7 triliun, tumbuh sekitar 22,5 persen di- banding 2008. Lalu pada 2010, premi terhimpun mencapai Rp 75 triliun, tumbuh 22,3 persen dibanding tahun sebelumnya. “Lalu pada 2011, premi asu- ransi jiwa mencapai 96,4 triliun rupiah atau tumbuh 27,7 persen dibanding 2010,” ujar Donny di Malang, Jumat (4/9). Pelambatan pertumbuhan ini, kemungkinan terjadi karena masyarakat mulai kehilangan ke- percayaan terhadap industri asu- ransi. Pasalnya, sejak beroperasi awal 2013, OJK telah menerima 52 pengaduan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran pem- bayaran klaim oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis. “Lima puluh dua pengaduan itu hanya sampai Juni 2013 saja,” tambahnya. Terkait klaim, hingga kuartal kedua 2013 pula, industri asu- ransi jiwa mencatatkan pertum- buhan pembayaran klaim sebesar 9,3 persen menjadi Rp 76,4 triliun. Jumlah ini jauh lebih besar ketim- bangklaimyangmerekabayarkan di 2012, yakni Rp 69,9 triliun. Disisi lain, OJK juga telah mencabut izin usaha beberapa perusahaan asuransi. Meski tak menyebutkan jumlah pasti, Don- ny memastikan bahwa perusa- haan-perusahaan itu dicabut izin usahanya karena tak memenuhi ketentuan OJK, baik dalam hal kesehatan keuangan, perilaku usaha, maupun kelembagaannya. Selain itu, beberapa perusa- haan asuransi lainnya sedang diawasi oleh Direktorat Peng- awasan Khusus OJK karena ter- indikasi melanggar ketentuan. Hingga akhir September 2013, jumlah perusahaan asuransi jiwa mencapai 46 perusahaan, terdiri dari 28 perusahaan swas- ta nasional serta 18 perusahaan joint venturelis. (ben) MELAMBAT - Donny Charles (kiri), anggota Direktorat Pengawasan Asuransi membeber- kan kondisi terkini perusahaan asuransi di Indonesia dalam ajang Journalist Class di Malang, Jumat (4/10). Pertumbuhan industri asuransi di Indonesia cenderung meng- alami pelambatan di tahun ini, Kehilangan Kepercayaan Asuransi Jiwa Tumbuh LambatUsul Pajak Rumah Mewah JAKARTA, SURYA - Aturan Bank Indonesia terkait penge- tatan kredit pemilikan rumah (KPR) dinilai belum cukup untuk menghadang spekulasi harga properti. Regulasi beleid uang muka dan larangan inden hanya akan mengerem pembelian rumah melalui KPR. Sedangkan pem- belian rumah secara tunai ber- potensi semakin marak. Kepala Ekonom Bank Dana- mon, Anton Gunawan menga- takan, langkah BI memperketat KPR rumah pertama dan kedua itu sudah tepat. Namun upaya ini belum efektif karena harga properti masih tinggi dan akan terus naik. Agar beleid itu lebih efektif, pemerintah perlu menerapkan pajak barang mewah properti, khususnya properti mahal. Misalnya wilayah dengan har- ga tanah Rp 5 juta per meter persegi. Properti kelas atas akan lebih kena jika pajak barang mewah diterapkan, karena keinginan membeli rumah kedua akan lebih kecil sebab potensi labanya rendah, kata Anton, seperti dirilis Kontan, kemarin. Ia menghitung, rasio pajak bisa sekitar 15-20 persen dari harga rumah. Kewajiban pajak yang besar untuk rumah mahal ini akan menurunkan pertum- buhan properti secara perlahan. Anton juga meyakini, pe- merintah melalui Kementerian Keuangan akan menerapkan aturan pajak besar untuk rumah mewah. Namun, dia belum tahu waktu penerapan pajak barang mewah untuk properti. Diterapkan di Luar Negeri Sementara, Kepala Ekonom Bank Tabungan Negara, A Pra- setyantoko menilai, regulator harus melihat dulu dampak aturan uang muka KPR dan larangan inden untuk kredit rumah kedua. Jika kebijakan itu tak mampu mengendalikan harga rumah akibat spekulasi, perlu pungutan pajak besar bagi rumah mewah. Sebenarnya aturan LTV un- tuk rumah pertama dan kedua, larangan inden dan kenaikan suku bunga kredit dapat me- nurunkan pertumbuhan kredit properti, ujarnya. Jika pungutan pajak ru- mah mewah diterapkan, persentasenya jangan terlalu tinggi karena memberatkan pengembang. Sebab, ekspansi dan laba pengembang besar akan menurun. Prasetyantoko mengatakan, regulator di luar negeri me- mang menerapkan loan to value (LTV) untuk rumah kedua dan mematok pajak tinggi untuk rumah mewah dalam menekan spekulasi. Nah, kedua kebijakan ini dilakukan bersamaan. Menurut saya, jika aturan LTV BI tidak efektif, baru perlu ada penerapan pajak mewah, jelasnya. Sebelumnya, Direktur De- partemen Komunikasi BI, Peter Jacob menjelaskan, be- berapa negara di Asia sudah menerapkan pajak tinggi un- tuk properti (rumah dan apar- temen) mewah agar dapat menekan spekulan properti. Misalnya, pemerintah mene- rapkan pajak rumah mewah 18-20 persen dari pajak sebe- lumnya 10 persen. Meski aturan pajak bukan wewenang BI, pengawas per- bankan ini rutin berkoordinasi dengan Kementerian Keuang- an dan Direktorat Jenderal Pa- jak untuk pembahasan pem- berian pajak besar bagi rumah mewah. (Kontan) Bisa Tekan Spekulan Dibanding KPR Inden■ Aturan BI soal pengetatan KPR rumah pertama dan kedua belum efektif karena harga properti masih tinggi dan terus naik Agar lebih efektif, perlu diterapkan pajak barang mewah properti Aturan LTV ini sudah diterapkan di beberapa negara di Asia ■ ■ ■ STORYHIGHLIGHTS FIGUR ITO WARSITOFIGUR Waspada Jika Berkepanjangan ANTARA SURABAYA, SURYA - Twit- ter Inc berusaha mendapat- kan dana senilai 1 miliar dolar AS dalam penawaran saham pertama (initial public offering/IPO) di bursa New York, Kamis (3/10) waktu setempat. Reuters memberitakan, nilai IPO Twitter itu meru- pakan yang terbesar sejak tahun lalu. Situs jejaring so- sial yang banyak digunakan masyarakat dunia itu sudah beroperasi selama delapan tahun. Selain warga biasa, akun Twitter juga banyak dimiliki se- lebriti dunia, presiden maupun tokoh politik. Sementara itu, pada 2012 pendapatan perusahaan naik hampir tiga kali lipat dengan nilai mencapai 316,9 juta do- lar AS. Jumlah pendapatan ini naik dari tahun 2011 yang masih 106,3 juta dollar AS. Sekitar 65 persen pendapatan Twitter berasal dari penggu- naan ponsel. Saat ini, jejaring sosial ini memiliki 218.300.000 penggu- na aktif bulanan, ini mengacu pada data bulanan tiga bulan sejak 30 Juni. Tiga perempat dari peng- guna aktif bulanan itu meng- akses twitter dari ponselnya. Dalam mengajukan IPO tersebut, Twitter akan meng- usung kode saham TWTR. (kontan) Twitter Bidik Dana 1 Miliar Dolar AS I I I I I 30 I I I I I 1 I I I I I 2 I I I I I 3 I I I I I 4 IHSG Jakarta 4.600 4.500 4.400 4.300 Minyak/Dolar AS 120,00 110.00 100.00 90.00 Rupiah/Dolar AS 11.700 11.500 11.300 11.100 I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I 4.418,65 103,76 11.530 I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I103,76 I103,76 I I103,76I I I I103,76 I I I4.389.35 103.56 11.381 I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I II I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I II I I I I I I I II I I 4.418,65I4.418,65II I I4.418,65I I I 4.389.35 I4.389.35 I I4.389.35I I I I4.389.35 I I I SURYA/EBEN HAEZER P join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| SABTU, 5 OKTOBER 2013 madiun, surya - Seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pem- kab Bojonegoro, warga Dusun Karangsemi, Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun tewas mengenaskan, Jumat (4/10). Pasalnya, korban tewas sete- lah terjebak dan terkepung api yang membakar kebun kayu jati yang ada di samping pekarang- an lahan kebun korban. Diduga, hal ini disebabkan korban yang membakar sampah dan tak bisa melarikan diri saat api terus membesar dan membubung tinggi hingga mengepungnya. Dampaknya korban meng- alami sesak napas dan lemas. Saat di tolong warga hendak di bawa ke rumah sakit, justru kor- ban tewas di tengah perjalanan. Salah seorang saksi, Sukesi (41) mengatakan jika Mbah Madi awalnya mengetahui ada kebakaran di sekitar kebun jati di dekat pekarangannya. Selan- jutnya, korban berusaha mema- damkan api itu. Namun karena tiupan angin sangat kencang, korban tak kua- sa menghindari api yang terus membesar hingga membakar puluahn pohon jati itu. Tak ber- selang lama terjebak api korban lemas karena kekurangan paso- kan oksigen. Seketika itu, Sukesi dan warga lainnya menolong korban untuk dibawa ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan nyawa korban sudah tak bisa diselamatkan. Saat api membesar saya sudah berusaha mengingatkan korban. Karena saya ada di loka- si berjarak 100 meter. Memang awalnya, api mau dipadamkan korban akan tetapi karena kor- ban sudah tua api membesar tak bisa melarikan diri dan terjebak di dalamnya, terang keponakan korban ini kepada Surya, Jumat (4/10).(wan) Pensiunan PNS Tewas Terbakar Link Laporkan Polisi ke KPAI■ ponorogo, surya - Teka-teki siapa sebenarnya mayat perempuan muda yang tewas dalam keadaan telanjang bulat di hutan Jati beberapa waktu lalu mulai terkuak. Korban diduga bernama Yatmi (47) warga RT 03, RW 04, Dusun Sumbermunggung, Desa Tengger, Keca- matan Poh Pelem, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Untukmemastikanjikamayattelanjang bulat tersebut adalah Yatmi, tim penyidik Polres Ponorogo mendatangkan sejumlah anggota keluarga korban untuk diperiksa dan mencocokkan ciri-ciri korban. Namun, meski sudah melihat pembe- ritaan di media, selama ini keluarga kor- ban tak menyangka korban pembunuhan yang dibuang itu adalah Yatmi. Keluarga korban mengetahui korban pembunuhan itu Yatmi setelah ada pang- gilan dari tim penyidik Polres Ponorogo untuk datang mencocokkan ciri-ciri korban dan memeriksa para saksi dari keluarga korban. Salah seorang keponakan korban, Sam- budi(36) mengatakan baru tahu kalau korban pembunuhan telanjang bulat itu bibinya setelah anggota Polres Ponorogo memberitahu dan mengundangnya un- tuk datang ke Polres Ponorogo. Tadi kami ditunjukkan foto-foto kor- ban secara detail mulai dari tatanan gigi, tahi lalat, pakaian, anting-anting dan san- dal milik bibi. Sekarang semua valid dan jelas terungkap mayat itu adalah mayat bibi saya, terangnya, Jumat (4/10). Selain itu, Sambudi menjelaskan jika Korban yang tak lain adik ibunya itu se- lama hidup tidak pernah hidup macam- macam dan aneh-aneh. Selama ini korban jarang pulang ke rumah karena mengaku sudah bekerja di Ponorogo. Kami bertemu bibi lebaran kemarin saat halal bihalal karena semua saudara berkumpul. Selama ini bibi ngaku bekerja di Ponorogo dan sudah kawin siri. Bibi juga tidak pernah mengeluh. Apalagi merepoti 6 saudaranya. Bibi saudara ibu saya yang nomor lima, imbuhnya. Ketua RT 03, Dusun Sumbermeng- gung, Desa Tengger, Kecamatan Poh Pe- lem, Kabupaten Wonogiri, Sarwono (46) mengaku jika pernah melihat Korban sering pulang diantar lelaki. Saat ditanya, Yatmi mengaku yang mengantarkan itu adalah suami sirinya.(wan) g iono (60), warga Desa Dermo Jayan, Keca- matan Srengat, Blitar mengaku sebagai dukun sakti mandraguna. Dengan bujuk rayuannya, ia berhasil mem- perdayai Hadi Wiyono (25), dan istrinya, Citi Purwaningsih (23), warga Jl Adi Mulyo, Desa Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kab Malang. Dengan promosi yang meng- gebu, Giono mengaku mampu menyedot duit Rp 10 miliar yang ada di bawah jembatan angker Kaliwungu. Sedangkan biaya ritual dipatok Rp 50 juta. Beruntung, kedok Giono sebagai dukun palsu terkuak setelah korban melapor ke polisi. Pasalnya uang Rp 10 M yang dijanjikan tak kunjung terbukti. Kamis (4/10) malam kemarin, pelaku diamankan polisi dengan barang bukti puluhan lembar uang kertas mainan dengan pecahan Rp 50.000 yang ditata rapi dalam koper dan tiga kotak. Setelah kami periksa, kini dia sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Pengakuannya, uang dari korban itu sebagian dibuat keperluan ritual, seperti beli minyak dan dupa. Sedang, yang lainnya untuk keperluan pribadi, seperti diberikan ke istri-istrinya, kata Kompol I Ketut Mudeta, Kapolsek Srengat. Penipuan dengan modus bisa menyedot uang dari alam gaib ini bermula dari perkenalan korban dengan pelaku terkait bisnis jual beli tokek pada awal April 2013 lalu. Saat itu, pelaku mengaku punya tokek besar, yang mau dijual. Sementara, korban Hadi bersedia menjualkannya. Saya dikenalkan mertua saya, yang satu desa dengannya (Desa Dermo Jayan), tutur Hadi ditemui di Polsek Srengat. Namun setelah kenal, papar korban, pelaku tak lagi membi- carakan soal rencana penjualan tokeknya melainkan malah bercerita kalau dirinya bisa mendatangkan uang dari alam gaib. Jumlahnya tak tanggung- tanggung Rp 10 M. Kami tertarik karena ditun- jukkan tiga kotak, yang berisi tumpukan uang kertas penuh, dengan pecahan Rp 50.000 bercampur uang kuno, tuturnya. Entah diapakan, setelah melihat tumpukan uang, korban kian tercaya. Pada 23 April 2013, korban mulai menjalani ritual sesuai yang disarankan pelaku. Namun sebelum mulai ritual, korban harus menyetorkan uang ke pelaku sebanyak Rp 50 juta yang dibayar selama tujuh kali. Namun setelah lunas, ternyata Giono tidak mampu juga menyedot duit. Akhirnya korban lapor polisi, dan Giono hanya bisa meringis karena kedoknya terbongkar.(imam taufiq) Rumah Pejabat BUMN Dirampok kediri, surya - Rumah Hendry (50) pejabat BUMN yang berdinas di Jakar- ta di Jl Suparjan, Kota Kediri, disatroni perampok. Pelaku yang berjumlah dua orang beraksi di siang bolong memba- wa kabur seperangkat perhiasan, Jumat (4/10) pukul 13.15 WIB. Pelaku beraksi dengan cara membu- ka pagar kemudian mendobrak pintu depan. Di dalam rumah pelaku juga mendobrak pintu kamar dan mengambil seperangkat perhiasan yang disimpan di lemari pakaian. Barang-barang yang dibawa kabur pelaku terdiri, cincin emas lima buah, sebuah gelang kaki, satu gelang tangan, sepasang anting-anting dan jam tangan. Seperangkat perhiasan itu ditaruh di ko- tak perhiasan. Total kerugian yang diala- mi korban mencapai Rp 25 juta. Setelah menemukan seperangkat per- hiasan, pelaku bermaksud membobol kamar lainnya. Namun ternyata di dalam kamar ada Ny Hendri yang sedang me- nonton TV. Spontan pelaku kemudian menutup kembali pintu kamar dan menguncinya dari luar. Selanjutnya pelaku kabur naik motor yang telah menunggu di depan rumah korban. Kami tak tahu ketika perampok ma- suk rumah, saya kira yang membuka ru- mah anak saya, ungkap Ny Hendri yang sempat terkurung di kamar. Mengetahui ada perampokan di ru- mahnya, korban kemudian berteriak minta tolong. Sejumlah tetangganya kemudian berdatangan memberi perto- longan, namun pelaku sudah kabur. Pura-pura Cari Kos Modus perampok yang membobol rumah Hendri, dilakukan dengan berpu- ra-pura mencari tempat kos-kosan. Pe- rampok beraksi setelah menduga rumah korban kosong. Sebelum kejadian ada dua pria pakai baju batik tanya kos-kosan kepada saya. Saya bilang di sini tak ada kos-kosan, ungkap Ny Agus Suwarno (61), tetangga depan rumah korban. Tak lama kemudian kedua pria itu berjalan ke seberang rumah tetangganya. Namun Ny Agus tidak menaruh curiga dan langsung masuk ke rumahnya. Tetangga korban itu baru mengetahui ada perampokan setelah Ny Hendri ber- teriak minta tolong. Diduga pelaku pe- rampokan itu merupakan dua pria yang sebelumnya bertanya soal kos-kosan kepadanya. Ciri-ciri pelakunya badannya biasa, pakai baju batik dan masih pakai helm dan sarung tangan. Yang satu turun, temannya menunggu di depan rumah, jelasnya. Polisi yang melakukan olah TKP mene- mukan sejumlah sidik jari. Kami masih melakukan penyelidikan, doakan saja, semoga segera tertangkap, ujar AKP Siswandi, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota. (dim) Kendati berbagai media sudah berulangkali me- nurunkan berita soal penipuan dengan modus pengganda duit yang ujung-ujungnya palsu, masih saja ada orang yang tergiur ingin cepat kaya dengan melipatgandakan lewat bantuan dukun. Tentu dukun yang dimaksud pasti palsu alias abal-abal. Petualangan Dukun Penyedot Duit Gaib Kandas di Jembatan Angker Mengaku Mampu Menyedot Duit hingga Rp 10 M syok - Ny Hendri terlihat syok setelah dua peram- pok menguras perhiasannya, saat kejadian Ny Hendri sedang menonton TV di kamarnya, namun saat mengetahui ada dua pria tak dikenal ada dirumahnya, istri pejabat BUMN ini menjerit minta tolong. Namun perampok berhasil kabur. Mayat Perempuan Telanjang Diduga Dibunuh Suami Siri surya/imam taufiq duit palsu - Mbah Giono, dukun palsu yang mengaku bisa menyedot duit Rp 10 miliar, akhirnya ditangkap berikut guntingan kertas yang dikatakan duit gaib. surya/sudarmawan tewas - Mbah Madi, warga Desa Karangrejo, Wungu, Kabupaten Madiun tewas setelah terkepung api di pekarangan rumahnya. 2 Pelaku Pura-pura Cari Tempat Kos ■ Psikologis 2 Bocah SD Terganggu jombang, surya - Peme- riksaan oleh polisi terhadap dua bocah Kelas V SD, ma- sing-masing RK (11) dan DY (12), yang dilaporkan mencuri laptop, akhirnya diadukan ke Komisi Perlindungan Anak In- donesia (KPAI) Jakarta. Peng- adunya, Perhimpunan Lingkar Indonesia untuk Keadilan (Link) Jombang. Direktur Perhimpunan Link, Aan Anshori mengungkapkan, pengaduan dikirim Kamis 3 Oktober kemarin. Inti peng- aduan, meminta agar KPAI melakukan pengecekan dan pemantauan terhadap pena- nganan kasus tersebut. “Ini karena pasca pemeriksa- an oleh polisi tersebut, kedua anak mengalami perubahan psikologis. Kejiwaan keduanya sedikit terganggu,” kata Aan, Jumat (4/10). Secara lebih rinci, peng- aduan itu memuat kronologi kasus pemeriksaan oleh po- lisi terhadap dua RK dan DY pada 1 Oktober lalu. Kedua bocah warga Desa Mayangan Kecamatan Jogoroto Jombang dituduh mencuri laptop milik seorang guru yang juga tetang- ganya sendiri, Muhasonah. Setelah pemeriksaan ter- sebut, sambung Aan dalam suratnya, kedua anak tersebut mengalamiperubahanpsikolo- gis. Kejiwaan dua bocah yang masih duduk di bangku SD Mayangan Kecamatan Jogo- roto sedikit terganggu setelah menjalani pemeriksaan secara maraton di Polres Jombang. “Keduanya menjadi pendi- am saat kembali ke sekolah,” tulis Aan dalam surat peng- aduan. Aan meyakini kondisi psikologis kedua siswa terse- but disebabkan ketidakpro- fesionalan penyidik reskrim Polres Jombang. Terutama, lanjut Aan, dalam mengindahkan Undang-Un- dang No. 23 Tahun 2002 ten- tang Perlindungan Anak dan Pasal 18 Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Surat pengaduan itu juga dilampiri sejumlah pendukung, berupa foto para siswa dan kliping berita yang diambil dari sejumlah media cetak dan situs berita online. Diberitakan, dua bocah Kelas V SD dituduh men- curi laptop tanpa bukti.(uto) Pegawai Perhutani Jualan Togel madiun, surya - Seorang pegawai Perhutani KPH Lawu DS, Sumardi (42) warga Desa Kletekan, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan terpaksa mendekam dalam tahanan Polsek Kartoharjo. Tersangka ditangkap karena kedapatan menjual no- mor judi totoan gelap (togel) di perempatan JL Halmahera dan JL Rimbakaya, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya sebuah ponsel yang berisi pesanan dan rekapan penjualan serta uang tunai hasil penjualan Rp 45.000. Kasus penangkapan tersangka ini terjadi saat tersangka hendak pulang sehabis bekerja di KPH Lawu DS di JL Rimbakaya. Saat itu, tersangka dihentikan petugas yang sudah lama mengincar aksi penjualan togel tersangka.(wan) 2 PSK Situbondo Terjangkit HIV situbondo, surya - Peringatan bagi para lelaki hidung belang, jangan coba-coba gonta-ganti pasangan. Apalagi dengan parapekerjasekskomersial(PSK).DiSitubondo,dari12PSKyang terjaring razia, dua orang dinyatakan positif menderita HIV. Kepastian tersebut, diungkapkan kepala Sat Pol PP Pemkab Situbondo, Agung Wintoro kepada sejumlah wartawan di lantai dua Pemkab Situbondo, Jumat (4/10). Menurutnya, berdasarkan dari hasil sampel darah yang diambil oleh petugas Dinas Kese- hatan Pemkab Situbondo, 2 PSK dari 12 orang PSK itu hasilnya positif terjangkit virus HIV. “Laporan dari Dinkes itu ada dua orang yang positif, tapi untuk hasil resmi belum kami terima, jadi jangan sembarangan mengumbar nafsu,” ujar Agung Wintoro.(izi) LINTAS JAWA TIMUR Polisi Tangkap 23 Pejudi pasuruan, surya - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ka- bupaten Pasuruan berhasil meringkus 23 tersangka pelaku judi, dari 21 laporan polisi di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan. Seluruh pelaku tersebut yang dianggap mengganggu masyarakat itu, ditangkap selama kurun waktu September. Parapelakutindakpidanainikamitangkap,setelahkamimen- dapat informasi banyak masyarakat yang resah akibat perbuatan mereka. Penangkapan ini juga merupakan atensi dari instruksi Kapolda, kata Wakapolres Kabuapaten Pasuruan Kompol Boby Tambunan, Jumat (4/10) siang. Dia menjelaskan, para pelaku yang ditangkap sebagian besar pengecer. Sementara itu, pengepul hanya satu orang. Selain judi togel, ada dua pejudi sabung ayam.(rbp) 30 Cleaning Service Tak Digaji magetan, surya - Sekitar 30 tenaga kebersihan (cleaning service) gedung DPRD Kabupaten Magetan, sudah 4 bulan ter- akhir belum digaji. Padahal, mayoritas dari tenaga kerja itu sudah berkeluarga. Untuk mencukupi kebutuhan keluarga, akhirnya banyak dari mereka yang jadi tukang becak, dan kuli angkut. Kami serba salah, mau boikot tidak kerja, nanti kami dipecat tanpa pesangon dan gaji sangat kecil dan sudah 4 bulan tidak di- berikan,kata seorang cleaning service (CS) yang mewanti-wanti identitasnya tidak disebut, kepada Surya, Jumat (4/10). Sekretariat DPRD Kabupaten Magetan Iswahyudi Yulianto mengatakan, sudah menanyakan masalah macetnya gaji tenaga kebersihan ini kepada rekanannya CV Segitiga Muda. Bahkan sudah melayangkan tegoran secara resmi.(st40) surya/didik mashudi join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. HALAMAN | | SABTU, 5 OKTOBER 2013 Jawa Timur 4 Pria Berpistol Jarah 3 Kg Emas surya.co.id | surabaya.tribunnews.com kediri, surya - Ribuan santri Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, menggelar salat Istiqo di halaman Ponpes Lirboyo. Salat Istiqo ini dipimpin KH Anwar Mansyur, pengasuh Ponpes Lirboyo, Jumat (4/10). Para santri tampak khusuk mengikuti salat Istiqo yang digelar di tengah terik sinar matahari. Dengan menggelar salat Istiqo ini diharapkan tidak lagi ada kemarau panjang dan segera turun hujan. Kegiatan ini digelar usai salat Jumat di halaman pondok. Para santri kemudian menggelar sajadah dan tikar menunggu di tengah terik ma- tahari. Salat istiqo ini tidak saja diikuti santri dewasa, tetapi anak-anak juga ikut. Meski panas matahari yang menyengat, ribuan santri tak beranjak dari tempat duduk- nya. Setelah menggelar salat berjamaah, santri mengikuti ceramah yang disampaikan imam dan khatib shalat Istiqo KH Anwar Mansyur. Dalam ceramahnya, KH Anwar Masyur mengharapkan dengan salat Istiqo segera turun hujan. Masalahnya di sejumlah daerah sekarang mulai keke- ringan sehingga menyusahkan masyarakat. Ribuan santri juga menga- mini doa yang disampaikan KH Anwar Mansyur. Ma- lahan beberapa santri begitu khusyuknya berdoa ada yang berlinangan air matanya. Ke- giatan ini diikuti sekitar 5.000 santri.(dim) blitar, surya - Hanya butuh waktu sekitar 3 menit bagi empat perampok berpistol untuk meng- uras 3 kg emas dari toko emas Mulia di perempatan Pasar Patok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jumat (4/10) sore. Padahal suasana pasar di pinggir jalan raya jurusan Blitar - Pare itu tengah ramai orang. Bahkan, deretan toko yang ada di sepanjang toko emas korban masih buka semua. Akibat perampokan itu, Sri Hidayati, pemilik toko yang asal Desa Bleber, Kecamatan Keras, Kediri, mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 miliar. Sepertinya,perampokmemang mengincar toko emas Mulia yang sedang sepi. Saat itu hanya Wa- hyudi (22), karyawan toko yang sedang menjaga. Satu karyawan lainnya, Susanto (27), tak masuk karena izin takziah. Pemilik toko, Sri Hidayati sedang keluar untuk mencari makan. Tiba-tiba datang empat pria mengendarai dua sepeda motor, Yamaha Mio dan Yamaha Vega yang tak diketahui nopolnya. Sepeda motornya diparkir meng- hadap ke utara dengan kondisi mesin tetap menyala. Begitu masuk ke dalam toko, satu pelaku langsung menodong- kan pistol ke arah Wahyudi. Pela- ku lainnya memecah kaca etalase denganmartilyangmerekabawa. Setelah itu, dengan leluasa mere- ka menjarah isi etalase. Namun hanya perhiasan besar seperti gelang dan kalung yang mereka jarah. Sedang, anting-anting dan cincin tak diambil. Saya ketakutan karena dito- dong pistol. Saya sempat melihat, dua pelaku membawa pistol dan mengancam saya, tutur Wahyudi. Hanya hitungan sekitar 3 me- nit, pelaku berhasil menguras emas 3 kg. Selanjutnya, mereka kabur ke arah Pare. Sejati (50) penjual mi yang mangkal di sebelah barat toko emas tersebut sempat melempar pelaku dengan batu dan mengenai helm. Beberapa orang mengaku melihat peristiwa itu, namun tak berani bertindak lantaran pelaku membawa pistol. Saya juga me- lihat saat terjadi perampokan itu. Malah saya gemetar melihatnya, kata Tika (21), karyawan toko emas yang bersebelahan dengan toko emas Mulia. KapolresBlitarKotaAKBPYulia Agustin Silfa Tiana, mengatakan, pelaku tergolong berani karena beraksi di siang bolong dan di lo- kasi yang ramai. Kini anggotanya sedang memburu pelaku. Perampokan ini menambah panjang daftar perampokan toko emas di Blitar. Dua kasus perampokan toko emas di Ka- bupaten Blitar hingga kini belum terungkap. Yakni di toko emas Pasar Jarangan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, dan toko emas Rama di Pasar Cangkring, Kecamatan Ponggok. (fiq) surya/imam taufiq polisi bersenjata - Suasana deretan toko emas di Pasar Patok sepi. Semua toko tutup setelah terjadi perampokan di toko emas Mulia. Polisi bersenjata api berjaga di lokasi, sementara petugas identifikasi tengah menjalankan tugasnya di dalam. 5.000 Santri Salat Minta Hujan Perampok Beraksi Saat Pasar Ramai■ Empat perampok bersenjata pistol menjarah toko emas Mulia di Pasar Patok. Emas dengan berat total 3 kg dibawa kabur perampok Perampokan hanya berlangsung 3 menit dan saat pasar sedang ramai Masyarakat tidak berani bertindak lantaran pelaku membawa pistol ■ ■ ■ ■ storyhighlights Getol Senam Diabet Untuk mengurangi penderita diabet di Kabupaten Situbondo, Dinas Kesehatan menggelar senan diabet “Si Manis”, Jumat (4/10). Senan Diabet yang sudah berlangsung hampir satu bulan ini, diikuti 40 orang yang terdiri dari masyarakat umum dan karyawan Dinkes Situbondo. (izi)surya/izi hartono join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| SABTU, 5 OKTOBER 2013 ada kaitan langsung, itulah yang sedang didalami, tambah Adnan. Untuk kepentingan penyidikan juga, KPK mencegah Ratu Atut keluar negeri sejak 3 Oktober 2013. Ini bagian dari proses, kalau biasanya pencegahan su- paya ketika dimintai informasinya dia ada di sekitar, supaya bisa dihubungi, jadi dalam rangka mengklarifikasi, jelas Adnan. Dalam kasus yang melibatkan Ketua MK Akil Mochtar, KPK me- netapkan enam tersangka. Untuk sengketa Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah, KPK mene- tapkan Ketua MK Akil Mochtar dan anggota Komisi II dari Fraksi Partai Golkar Chairun Nisa se- bagai tersangka penerima suap, sedangkan pemberi suap adalah Bupati Gunung Mas Hambit Bintih dan Cornelis Nalau. KPK menyita uang senilai 284.050 dolar Singapura dan 22.000 dolar AS yang dimasuk- kan dalam beberapa amplop cokelat dengan total uang yang dihitung dalam rupiah mencapai Rp3 miliar. Sedangkan dalam kasus seng- keta Pilkada Lebak, Akil Mochtar dan Susi Tur Handayani menjadi tersangka sebagai penerima suap, sementara Tubagus Cha- ery Wardhana dan kawan-kawan selaku pemberi suap. KPK menyita uang senilai Rp1 miliar dalam lembaran Rp 100.000 dan Rp 50.000 yang dimasukkan ke dalam tas travel berwarna biru. Tubagus merupakan tim suk- ses pasangan nomor urut dua, Amir Hamzah-Kasmin yang meng- ajukan gugatan ke MK karena keberatan dengan hasil penghi- tungan suara oleh KPU setempat yang memenangkan pasangan nomor urut 3, Iti Octavia Jayaba- ya dan Ade Sumardi. Panel hakim konstitusi yang dipimpin Akil Mochtar pada 1 Ok- tober 2013 memutuskan untuk mengabulkan permohonan Amir Hamzah-Kasmin sebagian yaitu memerintahkan kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Le- bak untuk melaksanakan Pemu- ngutan Suara Ulang di seluruh TPS di Kabupaten Lebak. KPK menduga Akil akan mene- rima uang dari Tubagus melalui pengacara Susi Tur Handayani. Kini, Tubagus yang juga suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany itu pun kini harus mendekam di tahanan. Dengan penetapan status tersangka kepada Tubagus itu, kini kasus melebar ke ranah politik, dimana hal tersebut dikaitkan dengan dinasti politik Ratu Atut. Dikutip dari berbagai sumber, pada 2006 diketahui, Ratu Atut terpilih menjadi Wakil Gubernur Banten melalui pemilihan lang- sung, hanya beberapa bulan setelah Pilkada. Atut kemudian menjadi gubernur menggantikan Gubernur Djoko Munandar yang terseret kasus korupsi. Atut kemudian sukses menjadi gubernur Banten di Pilkada tahun 2012 berdampingan dengan Rano Karno. Selama kepemimpinan Atut, banyak saudaranya yang menda- pat tempat strategis di Banten. Pada tahun 2008, adiknya Haerul Zaman terpilih menjadi Wakil Wali Kota Serang, kemudian menjadi Wali Kota Serang setelah sang Wali Kota meninggal. Kemudian tahun 2010 Ratu Atut Chasanah yang juga adik Ratu Atut, terpilih menjadi Wakil Bupati Serang. Tak lama setelah itu tepatnya tahun 2011, Heryani yang juga ibu tiri Atut terpilih menjadi Wakil Bu- pati Pandeglang. Di tahun yang sama, istri Tubagus Chaery Wardana (adik Atut) yaitu Airin Rachmi Diany terpilih menjadi Wali Kota Tangerang Selatan. Keluarga terdekat Atut juga sukses di ranah politik menung- gangi Partai Golkar. Suami Atut, Hikmat Tomet, menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dan dijagokan lagi oleh Golkar seba- gai caleg di Pemilu 2014. Anak Atut, Andika Hazrumy, kini duduk di DPD RI mewakili Banten dan menjadi caleg Golkar untuk DPR RI di Pemilu 2014 mendatang. Anak tiri Atut, Tanto Warbono Ar- ban juga diajukan menjadi anggota DPRD I Banten di Pemilu 2014 . Tidak hanya itu, sebut saja Rosi Khoerunnisa yang juga saudara ipar Atut kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD II Serang dan akan diusung Golkar untuk DPRD I Banten pada Pemi- lu 2014. Saudara Atut lain yang akan maju menjadi DPD RI 2014 dari Banten adalah Andiara Apri- lia Hikmat. (tribunnews/ant) rataan mencetak gol setiap 37 menit. “Manajer tidak akan mene- rapkan permainan yang terlalu bertahan. Dia akan meminta anak-anakbermainsepertibiasa untuk menimbulkan sejumlah masalah bagi Manchester City,” ujar gelandang Everton, Gareth Barry, yang berstatus pemain City, di situs resmi The Toffees. The Citizens juga dibayang- bayangi catatan buruk yakni baru sekali meraih kemenang- an dari delapan pertemuan ter- akhir kontra The Toffees. Selama delapan pertemuan itu City hanya mampu sekali bermain imbang dan enam kali menelan kekalahan. Satu-satunya ke- menangan The Citizens terjadi pada September 2011 di Etihad Stadium. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan City untuk mencegah kekalahan ketiga secara bertu- rut-turut yakni mental juara. Ya, skuad asuhan Manuel Pellegrini saat ini sangat terpacu untuk me- raih kemenangan atas Everton guna membayar dua kekalahan beruntun sebelumnya. “Kami baru saja mengalami dua hasil yang sangat mengece- wakan. Kami memiliki mental juara. Kami harus memanfaat- kan hal tersebut. Kami bermain di kandang, kami akan menun- jukkan performa bagus dan bertekad bangkit serta berharap meraih tiga angka,” ujar bek Micah Richards dikutip dari Manchester Evening News. City memiliki modal bagus untuk mengakhiri masa suram mereka karena punya statistik bagus setiap kali melakoni laga Premier League di kandang. Dari 53 pertandingan yang sudah dilalui City selalu suk- ses mencetak gol. Tim terakhir yang mampu mencegah City mencetak gol di Etihad Sta- dium adalah Birmingham City pada 13 November 2010 silam. (Tribunnews.com/deo) wajahnya saat ini,” ucapnya, sambil menahan kesedihan, Ju- mat (4/10), saat ditemui di Hotel Graha Cakra, Kota Malang. Agnesawalnyamenelusuridari berkasadopsiyangdimilikiorang tuanya di Belanda. Dari dokumen itu Agnes mengetahui jika ibunya berasal dari Surabaya. Ibunya bernama Ismiati, beralamat di Jalan Kedunganyar II/6. Dengan telaten, ia mencari kontak orang yang kemungkinan bisa menolong melalui internet. Beruntung, Agnes mengetahui email John, yang membantunya hingga saat ini. Lewat JohnAgnes terbangkeSurabayabersamasua- mi, Martijn Panhuis (35). Tiga tahun lalu, ia menelusuri catatan kelahiran di Rumah Sakit Dokter Soetomo, Surabaya. Di sana tertulis Ismiati melahirkannya pada 1979, saat berusia 18 tahun. Pihak rumah sakit juga mencatat, ayahnya bernama Supardi. “Ibu masih sangat muda saat melahirkan saya. Jadi, sekarang usianya 54 tahun,” katanya. Pencarian di Surabaya men- debarkan hati. Ada info bahwa Ismiati dulunya seorang pemban- tu rumah tangga. Agnes bertemu dengan seorang ibu yang pernah menjadi pengerah Ismiati. Ibu itu mengatakan, bahwa Ismiati telah pindah ke Malang. Sejak itu, Agnes bersama suami fokus mencari di Malang. Sayang- nya, pada 2012, ibu yang membe- rinya petunjuk meninggal dunia. Juli tahun lalu sekurangnya 2000 brosur sudah disebarkan Agnes di wilayah Kota Malang demi menemukan Ismiati. Wilayah seperti Jodipan, Ke- balen dan sejumlah wilayah di Kota Malang sudah dipasangi brosur. Namun tidak juga mem- buahkan hasil. Sejumlah orang sempat mun- cul dan mengaku sebagai ibu- nya. Hal itu sempat membuat Agnes semakin bersemangat. Sayangnya, saat dites DNA, tidak satu pun dari mereka yang benar-benar ibunya. Agnes sempat drop dan putus asa. Dalam pikirannya sudah tidak mau lagi berniat mencari ibunya. Meski harapan untuk bertemu dengan Ismiati masih besar. “Saya sudah kapok karena banyak yang hanya berbohong,” katanya, Jumat (4/10) di Hotel Graha Cakra Kota Malang. Agnes yakin, ibunya masih hi- dup. Perasaan sebagai anak masih bisa merasakan keberadaan ibu- nya. Bahkan, ia mengaku pernah bermimpibertemudenganibunya. Agnes hanya ingin bertemu dan menatap wajah ibunya. Agnes ingin memeluk dan me- nangis jika nanti sudah ketemu. “Saya hanya rindu dengannya. Saya ingin memeluk dan mele- paskan rindu saya,” ucapnya. Upaya Agnes mencari ibunya di Malang tidak lepas dari ban- tuan John A Demar Said. John yang mempunyai usaha biro perjalanan ini menjadi penerje- mah Agnes selama di Malang. Dari penelusuran John, ke- mungkinan Agnes berasal dari etnis Madura. Hal ini berdasar hasil penelusuran di Surabaya, para pembantu rumah tangga di Kedunganyar mayoritas dari Madura. (day) Kuning, Tabanan sekitar pukul 09.30 Wita atau 10.30 WIB. Akibatnya, Yesi Yuspa (14) se- orang tukang kebun tewas di lokasi dan temannya, Komang Budiasa (13) luka berat di dahi dan kepala. Sebelum terjadi ledakan, se- kitar pukul 08.15 WIB Obama menelepon SBY memberitahu- kan ketidakhadirannya di Bali. Kehadiran Obama diwakilkan Menlu AS John Kerry. Presiden SBY telah menerima telepon dari Presiden Barrack Obama yang mengatakan menyesal karena tak dapat hadir di KTT APEC, ujar Staf Khusus Presi- den Bidang Hubungan Interna- sional, Teuku Faizasyah. Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono men- jelaskan, ledakan berawal saat kedua remaja itu menemukan granat nanas di kebun milik Wa- yan Puja. Granat lalu dibawa ke rumah Wayan. Merasa penasaran, granat yang terdapat di dalam kotak itu lalu dibuka. Nahas, saat di- buka, granat meledak. Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Agus Rianto memas- tikan yang meledak itu granat. Di TKP ada serpihan pecahan granat dan ada pin sebagai pengaman, ada juga pengumpil yang bisa menyebabkan ledak- an, kata Agus. AKBP Dekananto menjelas- kan, polisi tengah menyelidiki darimana asal granat. Empat orang telah diperiksa. Agus Rianto menambahkan, ledakan murni kecelakaan. Tak ada indikasi teroris, katanya. Kepala Badan Nasional Penang- gulangan Terorisme (BNPT) Ansyad Mbai juga mengatakan ledakan bukan ulah teroris. Kepala Penerangan Kodam IX Udayana KolonelARM Wing Handoko membantah granat yang meledak itu milik Kopas- sus. Dijelaskan Wing, dua hari lalu Kopassus memang latihan tempur di Baturiti, Tabanan. Kopassus berlatih menyerbu dan menguasai wilayah. Da- lam latihan ada peledakan dinamit sebagai tanda penyer- buan. Dinamit sekali meledak langsung habis, katanya. Dalam latihan itu, Kopas- sus juga tidak menggunakan granat. Yang digunakan hanya peluru hampa dan dinamit. Ledakan di Tabanan tak membuat KTT APEC di Nusa Dua terganggu. Kombes Agus mengatakan, jarak lokasi le- dakan dan KTT jika ditempuh dengan kendaraan selama dua jam. Itu tidak mengganggu kegiatan APEC, ucapnya. Saat ledakan terjadi, KTT APEC dengan agenda APEC Mi- nisterial Meeting (AMM) yang berlangsung 4-5 Oktober. AMM dihadiri 42 menteri kawasan APEC sebagai persiapan sebe- lum para kepala negara anggota APEC menggelar perhelatan puncakAPEC Economic Leaders Meeting (AELM), 7-8 Oktober. Meski Obama tak jadi datang, pola pengamanantidakberubah. Lokasi KTT tetap dijaga ketat. Karena ini pertemuan APEC, jadi pengamanan tetap berstan- dar Internasional, jelas Kolonel ARM Wing Handoko.(tribu- nnews/adi/deo/faj/san/dtc) lima bersaudara itu ditangkap KPK. Dengan suara bergetar, ia menceritakan temuan uang Rp 1 miliar di rumahnya. Temuan itu membuat Ny Maryam dan anak ketiganya, Karyadi Gunandi alias Gun, ikut diperiksa di kantor KPK. Saya waktu itu kaget banget. Sekarang saja masih deg-degan, ucapnya. Limapetugas,katanya,datang ke rumahnya Rabu (2/10) seki- tar pukul 22.30 WIB. Waktu itu, saya lagi tidur. Lalu dibangun- kan sama kakaknya Susi yang pertama, si Bambang. Katanya Bambang, ada tamu. Saya bilang besok saja karena sudah malam. Tapi, anak saya bilang, tamunya dari KPK. Yah, saya kaget lang- sung bangun dan mereka sudah di ruang tamu, ujar Mariam. Saat itu, petugas KPK mena- nyai Mariam, Bambang, dan Gun, tentang keberadaan tas yang pernah dititipkan Susi. Baik Mariam maupun Bambang mengaku tak mengerti dan tak mengetahui tas yang dimaksud. Namun, Gun langsung meng- aku sempat melihat tas travel biru yang diletakkan Susi di lemari, di kamar tidur. Gun pun menunjukkan tas itu kepada petugas KPK dengan memba- wanya ke ruang tamu. Di ruangan itu, sudah hadir Ketua RT setempat, Pardjono (69). Ia diundang petugas KPK untuk menyaksikan kegiatan pihak komisi antirasuah ini. Seorang petugas KPK membu- ka tas. Dari dalam tas itu, petugas menemukan tumpukan uang da- lam bentuk Rp 100.000-an dan Rp 50.0000-an berjumlah Rp 1 miliar. Mariam mengaku hanya bisa terperangah sesaat petugas KPK membuka dan mengeluarkan satu per satu tumpukan uang itu dari dalam tas travel itu. Yah, saya kaget, pas dibuka kok ada uang banyak banget. Saya enggak mengira. Saya juga enggak tahu Susi taruh tas isi uang di lemari. SayatanyakepetugasKPKitu,ini uang apa, Pak? Katanya, ini bu- kan uang korupsi, kata mereka ini ada penyuaan, tapi masih belum diserahkan. Saya kaget banget. Sekarang saja masih deg-degan, masih ngos-ngosan kalau ingat itu, papar Ny Mariam. Menurut Ny Mariam, Susi datang ke rumahnya pada Sela- sa (1/10) malam. Sebelum tiba di rumah, Susi menelepon dan minta bantuan kakaknya, Gun, untuk membawakan tas dari taksi yang ditumpanginya. Susi kalau dari mana-mana suka bawa koper, misal bawa oleh oleh dari Lampung, lalu dia minta tunggu di depan jalan. Nah, waktu malam tu, Gun eng- gak tahu barang itu isinya uang, dia cuma bawain saja sampai ke dalam rumah. Setelah itu, Gun bilang, lihat Susi meletakkan tasnya itu ke lemari, jelasnya. Ny Mariam menegaskan, diri- nya sama sekali tidak mengeta- hui asal-usul dan peruntukkan uang Rp 1 miliar di dalam tas travel milik Susi itu. Saya ke- marin ditanya tanya sama petu- gas di kantor KPK, jawabannya yah sama, memang saya enggak tahu apa apa. Karena memang Susi kalau datang ke rumah, menginap malamnya, lalu besoknya keluar lagi, dan dia cuma bilang mau ada urusan, kata Ny Mariam. Sementara itu, Gun membe- narkan bahwa dirinya sempat diminta bantuan untuk memba- wakan sebuah tas travel berwar- na biru dari taksi yang ditum- pangi oleh adiknya, Susi. Sebelum tas dibawa sama pe- tugas KPK kemarin malam, Susi memang sempat ke sini, kira kira waktu itu sudah jam 12 malam. Tapi, kata dia, sebenarnya dia sudah di Jakarta dari siangnya, kata Gun. Waktu saya di ruangan ini, ada telepon dari dia. Saya di- suruh ambil tas dari taksi. Dia bilangnya, 'Tolong 15 menit lagi dari sekarang datang ke jalan di depan, karena ada barang yang harus dibawa. Lalu saya ke de- pan. Lalu diminta tolong bawa- kan tas yang ada di samping dia duduk, di kursi belakang. Itu tas travel warna biru. Setelah tasnya saya bawain, sama Susi tasnya ditaruh di lemari, paparnya. Gun pun mengaku tidak me- ngetahui, ternyata isi tas yang dibawakannya dari taksi itu adalah uang sebanyak Rp 1 mili- ar. Ini saya baru selesai ditanya tanya di KPK jam 1 malam. Saya ditanya terus soal itu, tapi saya memang enggak tahu isinya. Baru tahu setelah tasnya dibuka sama KPK, ujarnya. Menurut Gun, kamar tempat lemari penyimpanan tas travel tersebut adalah kamar Susi. Namun, lemari yang digunakan untuk menyimpan tas itu milik ibunya, Ny Mariam. Karena saya sakit, saya kalau ketemu di rumah jarang bicara dengan Susi, imbuhnya. 12 Tumpukan Uang Pardjono (69), Ketua RT tempat tinggal Ny Mariam, mengaku kaget dan hanya bisa terdiam saat menyaksikan petugas KPK membuka isi tas travel berisi uang Rp 1 miliar. Menurutnya, uang Rp 1 miliar itu berbentuk 12 gepokan. Yang saya lihat, pertama uang Rp 50.000-an empat gepok, lalu Rp Diana Nasution, penyanyi senior bersuara emas, mening- gal dalam usia 55 tahun. Diana, yang memiliki riwayat kanker, meninggal setelah menderita penyakit lambung, Jumat (4/10) pukul 00.45. Renca- nanya, jenazah dimakamkan pada Minggu (6/10) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Bella melihat Diana sebagai sosok ibu sekaligus istri penuh perhatian. Ia tahu betul betapa mesranya kehidupan rumah tangga Diana bersama Ming- gus Tahitoe. Kehidupan mesra mereka, best relationship Papa Minggus dan Mama Diana. Saya melihat hubungan mereka sebagai pasangan seperti ini, sangat hebat di dunia entertain- ment, ujar Bella. Saat ini Bella ingin belajar menikmati peran utuh sebagai ibu dan istri seperti yang ditunjukkan Diana Nasution. Apalagi anak-anak Mayjen TNI Agus Surya Bakti, suami Bella, ingin mendapat adik baru dari Mama Bella. “Aku sih ingin banget. Malah anak-anak yang kecil dan yang besar bilang buruan dong Mommy punya baby,” tutur Bella. Di usia yang tak muda lagi, ia mengaku membutuhkan usaha ekstra untuk memiliki momongan. Sejauh ini Bella dan Agus mengaku belum berkonsultasi ke dokter kan- dungan. Ini juga lagi usaha, ucap Bella. Bagi Bella, figur seorang ibu adalah sosok paling mulia. Meski pernikahannya tak mendapat restu dari ibunda, Bella tetap mengidolakan sang bunda dengan ingin menjadi seperti dirinya. Bella mengaku sudah mengenal sang suami selama lebih dari dua tahun. Tengah membina rumah tangga, Bella pun mengakui banyak hal baru yang meski ditata. “Saya punya kekurangan, suami saya juga 29 tahun di dunia militer. Ada hal yang berbeda dan ti- dak tumbuh, tetapi kami sering memberi masukan dengan per- cakapan yang enak,” katanya. (tribunnews.com) yang dipegangnya ke Shohibul, Sekretaris Kelompok Tani tersebut. Kamtur dan Shohib lalu terlibat pembicaraan serius. Kepada Shohib, Kamtur minta agar dia dan anggota Kelompok Tani Raja Mas Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang menindaklanjuti undangan itu, dengan menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mengikuti pameran APEC di Bali selama lima hari, 1- 5 Oktober 2013. “Ini kesempatan kita untuk lebih mengenalkan Pisang Mas Kirana dan hasil olahan pisang dari Lumajang ke dunia internasional,” imbuh Kamtur. Esok harinya, digelar rapat kelompok dan memutuskan Kamtur dan Bambang Adi se- bagai duta mengikuti Pameran Komoditi unggulan bidang pertanian untuk memeriahkan Konferensi Tingkat Tinggi Asia- Pacific Economic Cooperation (KTT APEC) ke-21di Bali. Senin (1/10), keduanya berangkat dari Lumajang menuju kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) Jimbaran, Bali yang menjadi lokasi pameran, dengan membawa 120 kg Pisang Mas Kirana. Pisang Agung Semeru yang menjadi komoditas unggulan lain di Lumajang dan hasil olahan pisang juga tak lupa dibawanya. Nah, di stand berukuran 3 x 4 meter, Kamtur memamerkan 24 sisir Pisang Mas Kirana. Selama tiga hari pameran yang setiap hari buka pukul 07.00-17.00, sejumlah tamu negara yang jadi peserta KTT APEC 2013 mam- pir ke standnya. “Ada yang dari Jerman, Malaysia, Singapura, Taiwan, Korea Selatan, dan Bangladesh,” ujarnya kepada Surya, Jumat (4/10). Selain tamu negara, sejumlah pejabat Tanah Air juga mengun- jungi stand Pisang Mas Kirana milik Kelompok Tani Raja Mas yang punya 37 anggota dan menjadi juara 1 lomba agribisnis buah-buahan tingkat Provinsi Jatim 2012 dalam rangka hari krida pertanian ke 40 ini. Seperti Dirut Pertamina, Komisaris BNI, dan pejabat Pemprov Bali. “Mereka (para tamu negara dan pejabat), rata-rata kagum dengan pisang organik Mas Kirana yang bersih dan kuning. Selain itu, pisang Agung Semeru yang besar juga dikagumi,” tukas bapak tiga anak ini. Tak hanya mampir, para tamu negara dan pejabat itu juga membeli beberapa hasil olahan pisang, seperti sale pisang ambon dan kripik Pisang Agung. “Alhamdulillah, orang luar negeri makin banyak yang kenal Pisang Mas Kirana,” tegasnya. Kamtur ada benarnya. KTT APEC di Bali 1-9 Oktober merupakan pertemuan tingkat tinggi kerja sama ekonomi Asia Pasifik yang diikuti 21 negara di Kawasan Asia Pasifik, melibatkan 1.200 pemimpin puncak perusahaan manca- negara. Selain itu, tiga kepala negara super power di dunia juga direncanakan hadir, yakni Presiden AS Barack Obama, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden China Xi Jinping. Apalagi pameran ini meru- pakan pameran internasional pertama yang dia ikuti. Sebe- lumnya, pameran yang diikuti Kelompok Tani Raja Mas Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Lumajang hanya berskala nasional. Misalnya, lima kali pameran di Jakarta Conven- tion Center (JCC) dan sejumlah pameran di beberapa provinsi. “Tapi pemeran di APEC Bali ini beda, pengunjungnya orang-orang top dari berbagai negara,” tukas Kamtur. Pengalaman pameran di APEC membuat Kamtur makin optimis Pisang Mas Kirana sebentar lagi akan terbang ke ujung dunia dan membanjiri pasar internasional. Terlebih, setelah APEC, Kelompok Tani Raja Mas juga diundang mengikuti Expo Hortikultura di Berlin, Jerman akhir tahun 2013 ini. Untuk mewujudkan mimpi itu, selain meningkatkan kualitas produk, pihaknya, kata Kamtur akan mengajak anggota Kelompok Tani Raja Mas yang jumlahnya 37 orang untuk belajar bahasa Inggris. “Kalau bisa bahasa Inggris kan enak, bisa pameran, promosi, dan mengirim Pisang Mas Kirana ke berbagai negara,” tandasnya .(mujib anwar) KPK Dalami... DARI HALAMAN 1■ Sebelum... DARI HALAMAN 1■ Tiru Mesranya... DARI HALAMAN 1■ Kesempatan... DARI HALAMAN 1■ Agnes Ingin... DARI HALAMAN 1■ Uang Suap... DARI HALAMAN 1■ APEC Kenalkan... DARI HALAMAN 1■ 100.000-an ada delapan gepok. Lalu dihitung sama orang KPK itu, kata Pardjono. Petugas itu bilang, 'Tolong sak- sikan ya pak'. Setelah dihitung, jumlahnyayangempatgepokdan delapan gepok itu ada Rp 1 miliar. Lalu dimasukkan lagi ke tas dan ditutup lagi, imbuhnya. Pradjono menceritakan, diri- nya hadir di rumah ibunda Susi karena diminta oleh petugas KPK. Rabu malam kira kira di atas jam 10, pas saya lagi nonton acara di TV, istri saya bilang ada tamu dari KPK. Saya diajak ke rumah Bu Mariam. Pas sampai, sudah banyak orang dari KPK. Lalu, dipersilakan duduk. Saya dibilang untuk menyasikan saja. Enggak lama kemudian, anaknya Bu Wiro, Si Gun mengeluarkan tas biru dari ruang lain, dia bawa tas biru. Lalu tas itu dibuka sama petugas KPK, paparnya. Menurut Pardjono, tak ke- gaduhan ataupun perlawanan dari keluarga Susi saat para pe- tugas KPK mendatangi rumah tersebut. Saat itu tenang. Me- reka enggak ada reaksi apa apa. Tetangga juga enggak banyak yang tahu. Malah istri saya yang ketakutan waktu petugas KPK itu mencari saya ke rumah, tu- kasnya. (tribunnews/coz/rek) pasutri itu menitipkan anak me- reka yang masih usia 10 bulan ke orangtua Azis. Selama bebe- rapa bulan terakhir, Azis dan Ida tinggal di rumah neneknya yang terletak di belakang rumah orangtua Azis. Azis kemudian mengajak Ida ke kota Bondowoso. Pukul 14.00 WIB, keduanya kembali ke Grujugan. Namun bukan ke rumah, Azis membelokkan motor maticnya ke jalansetapakkearah hutanjati. Setiba di tengah hutan, Azis mengajak Ida jalan-jalan. Ketika di tengah hutan, tiba-tiba Azis mengalihkan perhatian Ida. Saat mengalihkan perhatian sang istri itulah, tiba-tiba Azis me- nusuk perut Ida dengan pisau yang telah dibawanya. Tusukan pertama rupanya tak langsung membuat Ida meninggal dunia. Perempuan itu sempat mela- wan. Akhirnya Azis menusuk lagi hingga lima kali. Setelah dipastikan tewas, ia kemudian meninggalkan tubuh Ida. Malam harinya, rupanya Azis kembali. Kembali ke hutan, jalan kaki. Malam itulah, ia memindah- kan jenasah istrinya. Masih di da- lam hutan, tetapi ditempatkan di pinggir jalan setapak yang biasa dilewati orang pencari rumput atau ranting kayu, ujar Kasat- reskrim Polsek Bondowoso AKP Mulyono, Jumat (4/10). Azis memindahkan jenasah Ida seorang diri. Selama bebera- pa jam Azis membopong tubuh istrinya yang sudah tak bernya- wa itu. Alasannya biar mayat Ida cepat ditemukan warga, imbuh Mulyono. Usai pembunuhan,Azis mem- bohongi keluarganya. Ia menga- rang cerita Ida mengalami kece- lakaan lalu lintas. Usai membunuh Ida, Rabu (25/9) lalu, Azis menghubungi keluarga istrinya di Pati, Jawa Tengah kalau Ida hendak pulang ke Pati. Namun di perjalanan, Ida kecelakaan. Cerita itu pula yang disam- paikan Azis kepada keluarga- nya di Desa Pekauman. Ketika sore hari, Azis pulang tanpa istri, orangtuanya bertanya di- mana Ida, Azis menjawab Ida kecelakaan dan dibawa ke RS di Situbondo. Dia ceritanya ke- celakaan di daerah Arak-Arak, tetapi dibawa ke rumah sakit Situbondo, kan tambah jauh. Kenapa tidak ke rumah sakit Bondowoso yang lebih dekat, tutur tetangga Azis, Ny Tatik, Jumat (4/10). Saat mengatakan istri kecelaka- an tapiAzis malah pulang, orang- tuanya marah. Mereka memarahi Azis karena tak menemani sang istri. Azis hanya menjawab kalau istrinya sedang kritis. Karena itu, malam harinya, ke- luarga Azis mengajak Azis dan pe- rangkat desa mencari Ida di RSUD Situbondo. Sejumlah rumah sakit di Situbondo sudah diubek-ubek, tak ditemukan Ida. Mereka pun pulangkeBondowoso. Setelah ia bersama keluarga pulang tanpa hasil, Azis lalu menghilang' dari rumahnya. Diam-diam ia kembali ke hutan berjalan kaki untuk me- mindahkan jenasah sang istri ke daerah yang biasa menjadi per- lintasan orang sehingga jenazah istrinya mudah ditemukan. Dan benar, Kamis (26/9) siang, jenaza Ida ditemukan. Tetapi Azis sudah kabur. Kami hanya menemukan sepeda motor yang berlumuran darah di depan rumah orangtua- nya, kata Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Mulyono. Dari situlah penyelidikan di- lakukan. Sejumlah barang bukti dikumpulkan, juga keterangan saksi. Sepekan kemudian, Azis ditangkap di Jember. Azis dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencan .Kami masih dalami motif lain. Apakah hanya karena dilarang menikah lagi atau ada motif lain, kata Mulyono. (uni) Beberapa... DARI HALAMAN 8■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  8. 8. bondowoso, surya - Karena dilarang menikah lagi, Abdul Azis (25), warga Desa Pekauman Kecamatan Gruju- gan, Bondowoso tega membu- nuh istrinya, Ida Lestari (19). Ironisnya, Azis hendak menikah untuk yang ke-10 kalinya. Itulah motif yang didapatkan setelahAzis ditangkap diAmbu- lu, Jember, Rabu (2/10) malam. Berdasarkan keterangan Kapol- res Bondowoso Sabilul Alif, Ka- mis (3/10), memang Azis yang membunuh Ida Lestari. Tubuh Ida ditemukan tak bernyawa di hutan jati desa setempat. Tersangka mengakui perbu- atannya, ujar Sabilul Alif. Setelah ditangkap, motif pembunuhan juga diketahui. Azis hendak menikah lagi untuk yang ke-10 kalinya. Sedangkan Ida merupakan istri ke-9 Aziz. Ida dinikahi Azis secara resmi. Dari pernikahan itu, pasangan itu punya seorang anak kini berusia 10 bulan. Azis mengaku pernah meni- kah 9 kali. Namun kini tinggal 5 istri, sedangkan 4 lainnya sudah dicerai yakni istri kedua, ketiga, kelima dan keenam. Dari 9 pernikahan, hanya Ida yang dinikahi resmi, delapan lainnya dinikahi siri. Nah ketika beberapa waktu lalu, Azis minta izin pada Ida menikah lagi. Saat minta izin untuk menikah ke-10 kali itulah, Ida marah dan mengumpat Azis hingga laki- laki itu marah. Sejak itu, pasangan itu sering cekcok. Laki-laki yang bekerja serabutan itu ternyata menyu- sun siasat jahat. Ia mengajak Ida ke hutan dekat desa mereka. Setiba di hutan, Azis menusuk Ida hingga tewas. Dia menusuk korban sampai lima kali, ujar Sabilul. Sepekan lalu, warga hutan jati Desa Pekauman digegerkan pe- nemuan mayat Ida Lestari. Azis mengaku sempat me- mindahkan jenasah istrinya dari lokasi pembunuhan. Mayat Ida bergeser sekitar 110 meter dari lokasi pembunuhan. Azis mengaku membunuh Ida di tengah hutan di pinggir jalan raya Jember-Bondowoso Desa Pekauman pada Rabu (25/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Pagi harinya, ia mengajak Ida keluar rumah. Sebelumnya, KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO HADAPI LAOS - Pemain Timnas Indonesia U-19 berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (4/10) malam. Timnas Garuda Muda akan bertanding melawan Laos pada kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (8/10). Beberapa Jam Azis Bopong Jenazah Istri Bunuh Istri Karena Dilarang Nikah Ke-10 Kali■ HALAMAN | SABTU, 5 OKTOBER 2013 KE HALAMAN 7■
  9. 9. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Imbau Pasien Dokter Gadungan Periksa ke Rumah Sakit SURABAYA, SURYA - Pasien yang per- nah memakai jasa dokter gadungan Dju- hari Prayoga, yang membuka praktik di Pulo Wonokromo, diminta untuk segera memeriksakondisinyakerumahsakit. Bagi pasien yang pernah berobat ke dokter gadungan ini, segera meme- riksa kondisinya ke rumah sakit, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di- inginkan, kata Kasubag Humas Pol- restabes Surabaya, Kompol Suparti, Jumat (4/10). Menurut Suparti, tidak ada jaminan kesehatan dari dokter ga- dungan tersebut. Apalagi tersangka sering melaku- kan operasi terhadap kaum perempu- an yang datang padanya. Tersangka tidak pernah memiliki riwayat pen- didikan di kedokteran, namun berani melakukan operasi, kata Suparti. Ditambah lagi jika melihat peralatan medis dari tersangka, tidak bisa dijamin kebersihannya. Seperti spekulum (seperti cocor bebek), yang telah terlihat mengu- ning. Padahal alat tersebut digunakan untuk memasukkan obat pada kemaluan perempuan,saatoperasidilakukan. Saat dilakukan penggrebekan, polisi hanya menemukan satu spekulum di ruang praktik tersangka. Selain speku- lum, juga ditemukan alat suntik yang juga tidak terjamin kesterilannya. BahkanmenurutSuparti,berdasarkan keluhan pasien yang melapor ke Polsek Wonokromo, perut korban membesar layaknya ibu hamil, namun setelah di- periksa korban ternyata tidak hamil. Saat ini memang belum banyak pasien yang melapor pada polisi. Mungkin kare- namaluataualasanlainnya.Kamiimbau pada masyarakat, agar berobat pada dok- ter atau rumah sakit resmi, jangan mudah percaya dengan isu yang berkembang di masyarakat,tambahSuparti. Berdasarkan pemeriksaan, sejak 2011 hingga tertangkap, telah terdapat 375 pasien yang mendatangi tempat praktik tersangka. Sementara Hari mengatakan, dirinya tidak pernah menyatakan sebagai seo- rang dokter. Saya hanya paranormal, dan belajar dari kakek saya yang juga seorang paranormal, katanya. Hari Ngaku Dirinya Paranormal ■ D IBANTU anaknya, Natalia (33), Sukartini tampak berjalan pelan dari rumahnya di Jalan Mojoklangru Lor. Tubuhnya kurus dan terlihat lemah. Tungkai kakinya menge- cil. Hanya tulang dan kulit. Di salah satu sisi kaki, terlihat ada luka yang diperban. Begitu mendekat ke Balai RW, Astono menyusul dan kedua- nya menggandeng Sukartini Tunjungan Life PENGGUNAAN bleng atau boraks sebagai pere- nyah dan pengembang adonan kerupuk sudah waktunya diganti dengan bahan-bahan alami yang aman bagi tubuh. Fadjar Kurnia Hartati, dosen Teknologi Pangan, Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, merekomendasikan tiga bahan yang bisa menjadi pengganti boraks. Pertama, menggunakan sodium tripoli phospat (STPP) yang berfungsi menggandeng pati dan membentuk jaringan agar makanan renyah. STTP ini bisa didapat dengan mudah di toko bahan kimia dengan harga yang sama dengan boraks. ”STTP ini aman bagi tubuh karena tidak ter- akumulasi dan tidak menggangu organ tubuh,” Beredar di Pasar Tradisional■ SURABAYA, SURYA - Hati- hati mengonsumsi kerupuk. Per- ingatan itu dilontarkan Fadjar Kurnia Hartati, dosen Teknologi Pangan, Universitas dr Soetomo, (Unitomo) Surabaya. Peringatan Fadjar beralasan karena hasil penelitiannya me- mastikan ada kandungan boraks dalam 13 jenis kerupuk yang be- redar di Surabaya. Ke-13 jenis kerupuk ini biasa dikonsumsi masyarakat seperti kerupuk puli, kerupuk keong maupun kerupuk pelangi. ”Saya sengaja mengambil sampel ke- rupuk yang ada di semua pasar tradisional. Jadi, kalau di satu pasar ada dan pasar lainnya ti- dak ada saya tidak ambil,” kata Fadjar saat dtemui di kampus- nya, Jumat (4/10). Fadjar mengkhususkan pene- litiannya pada kerupuk nonpro- tein yang berbasis tepung tapi- oka tanpa penambahan daging, udang, kerang maupun kupang. Alasannya harga kerupuk ini lebih murah sehingga semua kalangan masyarakat bisa men- jangkaunya. KE HALAMAN 15■ SURYA/HABIBUR ROHMAN BANGKRUT - Sri Sukartini (kanan) bersama pengusaha, Tio Rahardjo Soetjijo, Teguh Kinarto, Soeharsa Muliabrata di Balai RT 9, RW 4, Kelurahan Mojo. Sejak 1980-an, pasangan Sri Sukartini (57) dan Astono (64), warga Kelurahan Mojo ini berbisnis katering. Usaha itu berhasil membiaya kedua anaknya lulus SMA. Tapi usahanya menjadi bangkrut dan kedua anaknya gagal kuliah, ketika Sukartini mende- rita diabetes dan biaya pengobatan merongrong uang simpanannya. Sukartini pun tak mampu bekerja lagi dan Astono harus bekerja sebagai tukang sampah. Sri Sukartini, Pengusaha yang Bangkrut karena Penyakit Kini Suaminya Menjadi Tukang Sampah SURYA/HABIBUR ROHMAN KERUPUK BORAKS - Fadjar Kurnia Hartati menunjukkan aneka macam kerupuk yang dida- patkan di pasar tradisional dan hampir semuanya mengandung boraks, di Kampus Unitomo Surabaya, Jumat (4/10). Ke-13 kerupuk ini yang biasa dikonsumsi masya- rakat, seperti kerupuk puli, keong, dan pelangi Pengujiannya mengguna- kan kunyit dengan media kertas saring Warna kuning berubah menjadi merah dalam sekejab, berarti mengan- dung boraks ■ ■ ■ STORYHIGHLIGHTS HALAMAN 9 | | SABTU, 5 OKTOBER 2013 OLAH NAPAS BONUS PERUT LANGSING Sepintas tidak ada tenaga besar yang dikeluarkan ketika beberapa perempuan meliukkan badan dan dengan tenang menikmati setiap gerakan. Setiap kali berganti gerakan, tiupan napas halus terdengar lembut. Kesannya rileks. BACA HALAMAN 11 Lebih Aman Pakai Air Merang PENGGUNAAN nyah dan pengembang adonan kerupuk sudah waktunya diganti dengan bahan-bahan alami yang aman bagi tubuh. Fadjar Kurnia Hartati, dosen Teknologi Pangan, Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, merekomendasikan tiga bahan yang bisa menjadi pengganti boraks. Pertama, menggunakan sodium tripoli phospat redar di Surabaya. nya, Jumat (4/10). KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ Sekolah MC di Bogor SEPTIA PRATIWI P OLWAN Polsek Wonokromo, Brip- tu Septia Pratiwi, menjadi andalan saat ada agenda di Polsek Wono- kromo. Septia terbiasa menjadi master of ceremony (MC), jika Polsek maupun Polrestabes memiliki acara. Bahkan polwan berusia 24 tahun itu dikirim untuk mengikuti sekolah MC di Bogor oleh Polres Surabaya Selatan waktu itu, agar lebih mahir lagi. Tidak hanya sekadar bisa menjadi MC, Septia juga piawai membuat dan KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ SURYA/HAORRAHMAN 13 Jenis Kerupuk Mengandung Boraks join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  10. 10. Malang Life Warga Wadul YLPK BRI Kawi Dianggap Langgar UU PK ■ Malang, Surya - Warga Pe- rumahan Graha Dewata (PGD) menempuh jalur lain untuk mendapatkan hak sertifikat ta- nahnya yang tersandera di BRI Kawi Malang. Setelah berbagai langkah hukum dilakukan dan mendapat perlawanan BRI Kawi Malang, kini warga PGD meng- adu ke Yayasan Lembaga Per- lindungan Konsumen (YLPK) Jatim mengenai nasib sertifikat mereka yang semakin tak jelas rimbanya. Ketua YLPK Jatim, M Said Sutomo, mengatakan penyan- deraan sertifikat di mana warga telah memenuhi kewajibannya, apapun alasannya, melanggar UU No 8/99 tentang Perlin- dungan Konsumen. Secara lugas, Said menjelaskan uang yang sudah dibayarkan konsu- men harus sesuai dengan yang dibeli. Kaitannya dengan kasus PGD, Said menilai warga PGD sudah memenuhi kewajibannya kepada pengembang. “Tetapi si pengembang ini ter- nyata bermasalah. Permasalah- an si pengembang dengan pihak lain, yaitu BRI Kawi, tidak ada kaitannya dengan warga. Warga surya/hayu yudha Prabowo PRODUKSI BOM - Pekerja dari PT Sari Bahari mengerjakan Bom P-100 Practice, pesanan TNI AU, di Jalan Muharto, Kota Malang, Jumat (4/10). Berdiri sejak 1993,PT Sari Bahari telah memproduksi sejumlah Alutsista yang dikhususkan untuk pesawat tempur standar Rusia dan NATO. Hingga saat ini produksi PT Sari Bahari digunakan TNI AU dan diekspor ke Chile. Pasok 600 Bom Latih TNI AU Malang, Surya - PT Sari Bahari yang terletak di Jalan Muharto 125, Kota Malang, me- rupakah satu-satunya perusaha- an swasta di Indonesia yang me- masok bom latih dan bom tajam untuk TNI AU. Akhir Oktober ini, perusahaan itu akan mengi- rim sebanyak 600 bom latih jenis P-100 (practice) ke TNI AU. Direktur PT Sari Bahari, Ricky Hendrik Egam, mengatakan, bom latih jenis P-100 memang paling banyak diproduksi. Bom jenis P-100 itu dipasok untuk ke- butuhan latihan TNI AU. “Sejak 2007 hingga sekarang kami su- dah memproduksi sekitar 3.000 bom latih P-100. Akhir Oktober ini kami akan mengiri ke TNI AU sebanyak 600 bom latih,” kata Eicky, Jumat (4/10). Dikatakan Ricky, selain meru- pakan produksi dalam negeri, bom latih P-100 memiliki banyak KE HALAMAN 15■ Abah Anton bantah Bentuk Tim CSR Malang, Surya - Wali Kota Malang, M Anton, membantah telah membentuk tim corporate social responsibility (CSR) un- tuk menangani program-prog- ram di Pemkot Malang. Semua program CSR ditangani tim dari masing-masing perusahaan. “Kabar itu tidak benar. Saya ti- dak pernah membentuk tim CSR. Kalau ada program dari CSR, ya ditanganisendiriolehperusahaan itu. Pemkot hanya tahu bersih,” kata Abah Anton, sapaan akrab HM Anton, Jumat (4/10). Ia juga menegaskan, tidak per- nah memberikan fasilitas mobil dinas maupun fasilitas kantor ke pihak lain. Namun, terkait kabar HALAMAN 9 | | SABTU, 5 OKTOBER 2013 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  11. 11. 10 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURABAYABLITZ SABTU, 5 OKTOBER 2013 | ijazah palsu - Dua tersangka ija- zah palsu, Riska Febriana dan Suryo Hartoko Minarwanto saat gelar perkara di Unit VI Sat Reskrim Polrestabes Surabaya, Jumat (4/10). Turis Amerika Kehilangan Rp 15 Juta di Hotel Bella SURABAYA, surya - Seorang turis asal Amerika Serikat (AS) mengaku kehilangan uang Rp 15 juta saat menginap di Hotel Bel- la, kompleks Rich Pallace, Jl Mayjend Sung- kono Surabaya. Warga negara asing (WNA) bernama Raymon itu melapor ke Polrestabes Surabaya, Jumat (4/10). Pria tua ini mengaku, kehilangan saat menginap di kamar 303 hotel di sudut be- lakang kompleks pertokoan tersebut. Saya check in pada Senin dan check out pada Rabu lalu. Uang di dalam tas hilang saat saya ting- gal ke Supermall, kata Raymon. Usai kejadian dia langsung melapor ke Polsek Dukuh Pakis, tapi laporan itu dilim- pahkan ke Polrestabes Surabaya. Sebelum melapor ke polisi, saya terlebih dulu mela- por ke Konsulat Jendral (Konjen) Amerika. Setelah itu, saya melapor ke polisi, sam- bung Raymon. Menindaklanjuti laporan Raymon itu Polrestabes Surabaya menerjunkan tim identifikasi ke lokasi kejadian (Hotel Bella). Sayangnya, polisi kesulitan melakukan olah TKP karena kamar 303 yang pernah ditem- pati korban sudah ditempati tamu lain. Saat petugas akan menggelar olah TKP di lorong depan kamar, juga tidak diper- bolehkan pihak manajemen hotel. Kamar itu sedang ada penghuninya, ujar seorang wanita mewakili menejemen hotel kepada sejumlah polisi. Polisi dan pihak menejemen hotel bahkan sempat bersitegang. Terutama saat polisi hendak memeriksa ke ruang CCTV. Akhirnya petugas diperbolehkan masuk, tapi hanya dua orang. Sementara sejumlah polisi lain dan tim identifikasi hanya me- nunggu di luar. (ufi) IjazahPalsuuntuk KenaikanPangkat surabaya, surya - Kasus ijasah palsu STIE Perbanas Surabaya, atas nama Riska Febriana, terus bergulir. Se- telah dilakukan pemeriksaan hampir sepekan, akhirnya Riska mengaku jika ijasah palsu tersebut digunakan untuk kenaikan golongan kepangkatan pegawai negeri sipil (PNS). Bukan untuk pen- daftaran CPNS. Riska sendiri mengaku jika dirinya adalah PNS di ling- kungan Pemkot Kota Malang. Riska nekat membuat ijasah palsu untuk kenaikan golong- an. Saat ini, golongan kepang- katan Riska adalah 2A, dan ingin akan naik ke 2C. Kalau biasa butuh waktu empat tahun untuk naik go- longan, ungkap Riska di Polre- stabes Surabaya, Jumat (4/10). Riska sendiri menjadi PNS sejak 2009, dengan menggu- nakan ijasah SMA. Saya ingin ke golongan 2C sehingga saya buat ijasah, saya tidak pernah kuliah, jelas Riska. Menurut ibu dua anak itu, persyaratan untuk naik go- longan memang harus ada ija- sah dan fotokopi ijasah yang dilegalisir. Akhirnya pada 2010 lalu (bukan 2008 seperti berita se- belumnya), ia membuat ijasah tersebut. Riska pun menemui Suryo Hartoko Minarwanto (53), yang merupakan seorang dosen di kampus swasta di Ma- lang. Dia (Suryo) teman kakak saya, saya tidak kenal dengan dia sebelumnya, kata Riska. Suryo menyanggupi untuk membuatkan ijasah palsu. Dia akhirnya mendatangi HL, yang merupakan anggota DPRD Kota Malang, untuk dibuatkan ijasah palsu. Dia dulu adalah teman saya sesama dosen, kata Suryo. Untuk membuat ijasah palsu ini, Riska mengeluarkan uang Rp 10 juta dan diserahkan pada Suryo. Suryo sendiri mendapat bagian Rp 2 juta, sisanya Rp 8 juta diberikan pada HL. Namun proses pembuatan ijasah tersebut memakan wak- tu cukup lama. Butuh waktu enam bulan untuk menyelesai- kan ijasah tersebut. Enam bulan baru selesai ijasahnya, dan saya tidak tahu jika ijasah itu adalah Perbanas, katanya. Suryo dan Riska mengaku tidak meminta ijasah tersebut adalah Perbanas. Saya hanya minta dibuatkan ijasah D III, tidak harus Perbanas. Tapi di- buatkan Perbanas, katanya. Baru pada 2013, ijasah terse- but digunakan untuk kenaikan golongan kepangkatan di ling- kungan Pemkot Malang. Na- mun untuk selain ijasah, juga diharuskan membuat legalisir ijasah. Itulah yang membuat Riska nekat legalisir, padahal sudah tahu jika ijasah itu pal- su. Saat legalisir di Per- banas, Riska selalu di- pandu oleh Suryo. Sementara itu, polisi telah mengirimkan su- rat persetujuan pada Gubernur Jatim untuk melakukan pemeriksa- an terhadap HL. Surat sudah kami layangkan, kemung- kinan baru pekan de- pan suratnya turun, kata Kanit Tipidter Polrestabes Iptu Bagus Kadek. Sebelumnya, Kepala Program Studi S1 Ma- najemen STIE Perba- nas, Meliza silvi, ber- harap polisi mengusut tuntas kasus ini. Harapan kami ter- bongkar semua. Kalau memang sindikat, ya sebisa mungkin di- tangkap seluruhnya karena ini menyangkut kredibilitas kami. Teta- pi kami serahkan itu ke polisi, katanya. (ook) Riska Mengaku Pegawai Pemkot Malang■ Riska membuat ijazah palsu untuk kenaikan golongan kepangkatan dari 2A ke 2C Pada 2010 Riska membuat ijazah palsu lewat Suryo, teman kakaknya Enam bulan ijazahnya baru selesai dan Riska tak tahu kalau ijazah itu atas nama Perbanas Surat persetujuan Gubernur Jatim terkait pemanggilan HL kemungkinan turun pekan depan ■ ■ ■ ■ storyhighlights SURYA/HABIBUR ROHMAN ( INSPIRASI WIRAUSAHA EXPO 2013 ) Di Atrium Shunshine BG Junction Jl. Bubutan Tanggal 4 – 6 Oktober 2013 Jam 10.00 – 22.00 Wib ( INSPIRASI WIRAUSAHA EXPO 2013 )( INSPIRASI WIRAUSAHA EXPO 2013 ) Di Atrium Shunshine BG Junction Jl. Bubutan Tanggal 4 – 6 Oktober 2013 Jam 10.00 – 22.00 Wib join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×