Epaper Surya 5 Agustus 2013

3,106 views
2,939 views

Published on

Published in: News & Politics
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,106
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
296
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Epaper Surya 5 Agustus 2013

  1. 1. HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 THE BESTOF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 grafis: surya/rendra 1 Rabu (31/7), napi bernama Yudi ketahuan menggunakan ponsel dan diberi sanksi masuk sel isolasi. 2 Diduga, selama Yudi diisolasi, terjadi pergerakan oleh sejumlah napi karena ponsel itu kerap juga digunakan sejumlah napi lain. 3 Sabtu (3/8), keadaan aman ketika Yudi dikeluarkan. Diduga setelah itu enam napi menggelar pesta minuman keras. 4 Diduga karena pengaruh alkohol, para napi marah dan memprovokasi napi lain. Kerusuhan pun pecah saat salat Tarawih baru berjalan dua rekaat. 6 Kekuatan napi pun berkembang menjadi puluhan orang dan berhasil mendobrak gerbang blok dan portir 2, tetapi tertahan di portir 1. 5 Sipir pun langsung mengunci gerbang blok dan portir 1 dan portir 2, sembari minta bantuan polisi. ONAR DI LAPAS TULUNGAGUNG M ESKI telah menempuh perjalanan yang me- lelahkan, perempuan renta itu tak langsung menda- patkan zakat. Ia bersama ribuan warga miskin lainnya masih harus mengantre berdesak-de- sakan di rumah Probosutedjo di Jalan Polowijan, tepatnya di de- pan Pasar Ngasem, Yogyakarta. Berdasarkan pengakuan sejumlah warga, nominal zakat yang dibagikan taipan itu bervariasi, mulai dari Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000. "Sekalian jalan-jalan cari rezeki,” ucap ibu yang datang bersama suami ini sembari menggamit P ERNAHKAH kita menghitung bera- pakali kita mengeluh dalam sehari?A- tau dalam satu jam saja? Pernah ada, eksperimen untuk menguji berapa frekuen- si keluhan seseorang dalam sehari. Caranya adalah dengan memberikan gelang merah dan dipakai di pergelangan tangannya. Setiap kali mengeluh, orang tersebut diminta memindahkan gelang Ponsel Bersama Picu Onar Sipir Lapas Tulungagung Tak Berdaya■ TULUNGAGUNG, SURYA - Di salah satu sel Blok F Lapas Klas IIB Tulungagung, Sabtu (3/8) petang, enam narapidana bergantian menenggak minuman keras lokal yang sering dise- but arak jowo atau arjo. Sementara para napi lain di blok kriminal umum itu sedang mempersiapkan diri untuk berbuka puasa. Namun ketenangan penjara yang dipimpin Muji Widodo itu mendadak pecah sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu salat tarawih yang berlangsung di masjid lapas baru berjalan dua rakaat. Rupanya enam napi yang sudah dikuasai alkohol itu membuat onar. Itulah pemicu kerusuhan penjara Tulungagung KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ TRIBUN JOGJA/HENDRA KRISDIANTO RICUH - Ribuan warga rela berdesak untuk mengantri zakat Rp 20 ribu dari Probosutedjo, Minggu (4/8). Demi mendapatkan zakat dari Probosutedjo, adik almarhum mantan Presiden Soeharto, Ny Kardiyah (68) rela berjalan hampir dua jam dari rumahnya di kawasan Madukismo, Kecamatan Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (4/8) siang. Antre Zakat di Rumah Probosutedjo Rela Jalan Kaki 2 Jam demi Rp 20.000 Peluang Hidup 32 WNI Semakin Tipis JOHOR, SURYA - Peluang hidup 32 WNI yang diduga teng- gelam di perairan Johor Malaysia amat tipis, karena hingga Minggu (4/8) atau tiga hari setelah kecela- kaan belum ditemukan. Hal ini dikemukakan Ketua Operasi Maritim Daerah Tan- jung Sedili, Malaysia, Komander Maritim Amran Daud, Minggu. Amran mengatakan, operasi pencarian 32 WNI yang hilang di Tanjung Siang, Kota Tinggi, Johor, Kamis (1/8), dilanjutkan. Kawasan pencarian akan diper- luas hingga 15 mil laut utara Bawa Makanan Kesukaan Angie AALIYA L EBARAN kali ini menjadi terasa berbeda lantaran tidak hadirnya Angelina Sondakh bagi putri almarhum Adjie Massaid dan penyanyi Reza Artamevia, Aaliya. Maklum saja, Putri Indonesia 2001 itu harus mendekam di penjara akibat tersangkut kasus korupsi. Untuk itu Aaliya pun berencana mengunjungi ibundanya tersebut di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Tidak hanya datang, makanan spesial pun rencananya juga disiapkan. “Insya Allah kalau ada waktu. Kalau makanan biasanya sih mama suka makanan pedas khas Manado gitu,” kata Aaliya saat ditemui di studio enam RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu (4/8). PERISTIWA - kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pema- syarakatan (Lapas) Klas II B Tulungagung pada Sabtu (3/8) malam direspons serius Kanwil Kemenkumham Jatim. Itu terlihat dengan adanya rencana penam- bahan personel penjaga selama Ramadan hingga peringatan HUT Kemerdekaan RI, untuk mence- gah terjadinya kerusuhan lagi di Lapas Tulungagung. Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kanwil Kemen- kumham Jatim, Edy Santoso menjelaskan, untuk evaluasi SENIN, 5 AGUSTUS 2013 NO. 267 TAHUN XXVI TERBIT 16HALAMAN HARGA Rp 1.000 Menghitung Keluhan KOMARUDDIN HIDAYAT GURU BESAR DAN REKTOR UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA KE HALAMAN 7■ 6 Napi Dipindahkan Terpisah■ Belum Ditemukan Hingga Hari ke-3■ KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ Staf Admin Bantu Sipir Jaga Napi M ESKI telah menempuh perjalanan yang me- lelahkan, perempuan renta itu tak langsung menda- patkan zakat. Ia bersama ribuan warga miskin lainnya masih harus mengantre berdesak-de- sakan di rumah Probosutedjo di Jalan Polowijan, tepatnya di de- pan Pasar Ngasem, Yogyakarta. Demi mendapatkan zakat dari Probosutedjo, adik almarhum mantan Presiden Soeharto, Ny Kardiyah (68) rela berjalan hampir dua jam dari rumahnya di kawasan Madukismo, Kecamatan Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (4/8) siang. Rela Jalan Kaki 2 Jam demi Rp 20.000Bawa Makanan Kesukaan Angie kali ini menjadi terasa berbeda lantaran tidak hadirnya Angelina Sondakh bagi putri almarhum Adjie Massaid dan penyanyi Reza Artamevia, Aaliya. Maklum saja, Putri Indonesia 2001 itu harus mendekam di penjara akibat tersangkut kasus korupsi. Untuk itu Aaliya pun berencana mengunjungi ibundanya tersebut di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Tidak hanya datang, makanan spesial “Insya Allah kalau ada waktu. Kalau makanan biasanya sih mama suka makanan pedas khas Manado gitu,” kata Aaliya saat ditemui di studio enam RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kemenkumham Jatim. Itu terlihat dengan adanya rencana penam- bahan personel penjaga selama Ramadan hingga peringatan HUT Kemerdekaan RI, untuk mence- gah terjadinya kerusuhan lagi di Lapas Tulungagung. Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kanwil Kemen- kumham Jatim, Edy Santoso menjelaskan, untuk evaluasi KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ KAPANLAGI SURYA/DAVID YOHANES EVAKUASI - Satu dari enam narapidana Lapas Tulungagung yang dipindahkan ke Lapas di kota lain, Minggu (4/8). SURYA/DAVID YOHANES SIAGA - Pascakerusuhan, petugas melakukan penjagaan di dalam maupun di sekitar Lapas Tulungagung, Minggu (4/8). Apakah pejabat Lapas Tulungagung akan mendapat sanksi? join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION SENIN, 5 AGUSTUS 2013 | Surabaya, surya - Tim suk- ses pasangan calon Gubernur Ja- tim Bambang DH dan wakilnya Said Abdullah (Bangsa) meman- faatkan momentum Lebaran 2013 untuk mensosialisasikan enam program perioritas pada masyarakat Madura. Sosialisasi program kami lakukan agar masyarakat Madu- ra, baik yang tinggal di Madura maupun yang tinggal di luar Madura pada lebaran kali ini mengetahui program-program yang telah dicanangkan pasang- an ini, kata Tim Media Bacagub Bangsa wilayah Madura, Taufa- di, Minggu (4/8). Enam program perioritas pa- sangan yang diusung PDIP itu meliputi pendidikan berkuali- tas, kesehatan yang profesional, desa sejahtera, petani sejahtera, nelayan sejahtera dan program rumah layak huni. Untuk program pendidikan berkualitas, pasangan calon ini membidik program wajib bela- jar 12 gratis. Pada bidang kesehatan, prog- ramberupapelayanankesehatan gratis bagi masyarakat miskin, termasuk membebaskan semua biaya rawat inap di puskesmas. Bidang perdesaan, pasangan Bangsa mencanangkan prog- ram Semar (satu desa setengah miliar) per tahun, berupa dana bantuan pembangunan desa. Se- mentara pada program petani se- jahtera pasangan ini mencanang- kan pemberian subsidi modal bagi petani per hektare per tahun. Untuk program nelayan, kami akan memberikan subsidi BBM dan rumpon, kata Taufadi. Pada program rumah layak huni, program yang dicanang- kan ialah program reabilitasi rumah layak huni bagi warga yang kurang mampu.. Kami menganggap penting masyarakat di semua wilayah un- tuk mengetahui program Bangsa dengan harapan agar masyarakat menjadikan program ini sebagai pertimbangan dalam memilih, katanya menjelaskan. Selain melalui brosur, tim Bangsa juga menyampaikan so- sialisasi program pasangan itu berlambang jempol itu melalui berbagai jenis brosur dan span- duk di sepanjang jalur provinsi di Pulau Madura, mulai dari Jembatan Suramadu Bangkalan, hingga ke Kalianget di Kabupa- ten Sumenep.(ant) MAdiun, surya - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar optimistis raihan suara pasangan Khofifah Indar Parawansah dan Herman S Sumawiredja (Berkah) akan unggul dalam Pilgub Jatim jika seluruh kader NU maupun PKB bekerja memenangkan pasangan Berkah. Untuk itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini sudah membuat surat resmi mengenai instruksi dukungan kepada pasangan Berkah. Sanksinya misalnya kader tidak mendapatkan peran memadai itu sudah pasti, akan terhambat karir politiknya sudah pasti serta bakal dikenai sanksi-sanksi sesuai AD ART yang cukup banyak hingga pe- mecatan jika tak mendukung pasangan Berkah, terang Cak Imin kepada Surya di Pendopo Muda Graha Pemkab Madiun saat menghadiri acara silatur- rahmi Forpimda dan Ma- syarakat se Kabupaten Madiun, Sabtu (3/8) malam. Lebih jauh Imin mengungkapkan surat edaran resmi itu sudah dikirimkan dan ditujukan ke pengurus dan pejabat struktural di PKB dan NU termasuk kepada para kader NU dan PKB, termasuk komponen-komponen badan otonom. Surat edaran itu untuk me- nyatukan para kader dan sim- patisan NU agar bersatu padu mendukung pasangan Berkah memenangi Pilgub Jatim. Karena posisi kami (Ber- Konvensi Jangan Berdasarkan Survei JAkarta, surya - Penja- ringan calon presiden melalui Konvensi Demokrat dinilai akan lebih baik jika pemenangnya muncul berdasarkan pilihan rak- yat. Hal tersebut dinilai meng- hindarkan Partai Demokrat dari kecurigaan mengatur pemanang dalam konvensi yang akan dila- kukan dalam waktu dekat ini. Pernyataan ini disampaikan oleh pakar komunikasi politik Effendi Ghazali di Jakarta, Minggu (4/8). Saat saya baca untuk peme- nang konvensi, masih ditentu- kan sekian persen suara rakyat dan dari dalam (internal Demo- krat). Karena ini presiden rakyat, maka ia mengusulkan jangan ada suara dari Demokrat, tutur Effendi di Kantor Formappi. Effendi mengatakan sudah dua kali bertemu dengan Ketua Majelis Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) un- tuk membahas masalah aturan konvensi. Dari dua pertemuan itu, Effen- di mengaku terdapat sejumlah usulannya yang diterima Partai Demokrat, diantaranya diputus- kan suara pemenang konvensi berasal dari rakyat. Berdasarkan penilainnya, bila suara rakyat melalui survei, di- khawatirkan akan ada kecurigaan dari sejumlah pihak bahwa De- mokrat mengatuh hasil lembaga. Semoga tidak berubah sepe- nuhnya suara rakyat, ujar Ef- fendi yang juga disebut sebagai calon komite konvensi. Namun, ia mengingatkan bahwa konvensi Partai Demo- krat juga rawan dicurangi bila komite konvensi tidak indepen- den. Effendi juga meminta par- tai lain tidak iri bila elektabilitas Demokrat meningkat bila sukses menggelar konvensi. Ini konvensi Partai demokrat setuju atau tidak, Demokrat meng- ambilkeuntungankarenakonvensi dia, jika elektabilitas meningkat, partai lain engga bisa ngedumel, ka- rena itu haknya dia, haknya Partai Demokrat,ujarnya Kampanye yang Realistis Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menya- rankan agar kampanye para ca- lon presiden periode 2014-2019 mendatang tidak dipenuhi janji- janji yang serupa dengan 'angin surga.' SBY berujar supaya para calon menyusun materi kampanye yang realistis. Menurut dia, mate- ri kampanye yang gamblang dan jelas akan memudahkan rakyat untuk memilih calon yang tepat. Bukan sekedar visi dan misi yang terlalu populer, melainkan harus achievable, kata SBY se- perti dikutip Tempo pada acara buka puasa bersama para men- teri dan pengusaha di Gedung Kementerian Perindustrian, Sabtu pekan lalu. SBY menuturkan saat ini me- rupakan waktu yang tepat bagi para calon yang akan meng- ajukan diri untuk bersiap-siap. Persiapan ini, kata SBY, berupa upaya mengenali kelebihan dan kekurangan negara ini. Dengan cara ini, kata dia, waktu yang di- butuhkan para calon akan lebih efisien lantaran fokus untuk me- menuhi janji kampanye mereka telah terpetakan. Jika sudah paham tentang itu kesejahteraan dapat ditingkatkan, kata dia. (ant/tribunnews.com) SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ KONSOLIDASI - Ketua PKB yang juga Menakertrans, Muhaimin Iskandar (tengah) didampingi Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar (kiri), artis dan model Arzeti Bilbina (dua kiri) dan ketua tim pemenangan, Jazilul Fawaid (kanan) menunjukkan angka 4 sebagai nomor pasangan Cagub-Cawagub Jatim 2013, Khofifah-Herman disela-sela konferensi pers konsolidasi pemenangan di DPW PKB Jatim, Surabaya, Minggu (4/8). Bangsa Sosialisasi ke Pemudik Madura Muhaimin Yakin Berkah Raih Suara Signifikan Hindari Tudingan Pengaturan Pemenang■ Konvensi Demokrat disarankan berlangsung terbuka Suara rakyat jadi penentu pemenang Tidak menggunakan lembaga survei dan internal partai ■ ■ ■ storyhighlights kah) saat ini sedang diuji. Bisa tidak kekuatan kader NU dan PKB unggul dalam Pilgub 29 Agustus besok, imbuhnya. Sedangkan target pe- milihnya, kata Imin masih difokuskan pada pemilih pe- rempuan terutama angkatan muda atau pemula untuk mendongkrak suara di Pilgub Jatim. Apalagi, kata Imin pa- sangan Berkah memiliki dua keunggulan yakni pertama baru kali ini ada calon dari NU yang mau maju Pilgub. Sedangkan yang kedua baru kali ini PKB dan NU akan mem- buktikan kemampuan calon Gubernur perempuan bisa eksis dalam percaturan politik tingkat Propinsi Jatim. Persiapan hanya 20 hari. Waktu 20 hari ini akan menjadi waktu yang sangat pendek, tetapi kita harus maksimalkan kerja pendukungan ini agar bisa menang dalam Pilgub Jatim, ungkapnya. SementaramengenaibasisNU dan PKB di Kabupaten Madiun, Cak Imin tetap menargetnya hingga 50 persen dari sekitar 600.000 pemilih yang ada di Kabupaten Madiun. Madiun termasuk prioritas. Karena Madiun sangat khas ka- rakternya. Bagi kami target suara diMadiunseparohlahdarijumlah pemilih sekitar 600.000. Saya ya- kin insya allah dengan kerja keras pasti bisa, pungkasnya.(wan) SIDAK - Presiden SBY menyapa seorang anak pemudik saat sidak di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (4/8). Sidak dilaku- kan untuk melihat kesiapan TNI AL dalam mengerahkan kapal-kapal perang untuk membantu arus mudik Lebaran 2013 secara gratis. SETPRES/ABROR RIZKI PAPERWALL UFO Graha Family E8 031-7380114 join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Banjir Kirim Barang SURABAYa, surya - Industri jasa pengiriman mengalami lon- jakan permintaan layanan kirim barang cukup signifikan selama Ramadan tahun ini. Beberapa perusahaan bahkan kebanjiran permintaan pengiriman hingga berkali-kali lipat. BukanhanyadialamiPTPosIn- donesia (Persero) Area VII Jatim, momen emas itu juga dirasakan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) dan Platinium Logistic. Menurut Ketua Asosiasi Per- usahaan Jasa Ekspres Indonesia (Asperindo) Jatim, Suwandi, lon- jakan permintaan di industri pe- ngiriman rata-rata 15-20 persen. Hanya saja, lonjakan hanya terja- di pada konsumen ritel, sedang konsumen korporat tetap stabil. “Peningkatanlayanankiriman mulai terlihat sejak dua pekan jelang Lebaran dan diperkirakan kembali normal pada hari ketu- juh pascalebaran (H+7),” ujar Suwandi, pekan lalu. Ia menambahkan, tingginya layanan kiriman sama sekali tak terdampak oleh kenaikan tarif yang diterapkan sebagian besar perusahaan, imbas tekanan ke- naikan upah minimum regional dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Juni silam. ”Konsumen sama sekali tidak terpengaruh meskipun tarif pengiriman sudah naik akibat harga BBM dan kenaikan upah minimum. Artinya, kebutuhan memang meningkat,” katanya. Produk-produk yang banyak dikirim, adalah barang-barang seasonal untuk memenuhi kebu- tuhan berlebaran. Di antaranya, pakaian batik, gamis dan baju muslim, serta kue-kue khas Le- baran. Sebagian besar pengirim- an dilakukan toko-toko online. ”Jadi, selain industri pengi- riman, toko-toko online yang menjual produk khas Lebaran juga ambil keuntungan dari mo- mentum ini,” pungkas Suwandi. PT Pos Indonesia Area VII Jawa Timur misalnya, mengalami kenaikan permintaan pengiriman barang sebanyak sepuluh kali lipat. Itu terjadi selama periode 1- 20 Juli 2013. Harisma Anugraha, Kepala Mail Processing Center PT Pos Indonesia Area VII Jatim mema- parkan bahwa selama periode itu PT Pos Indonesia melayani pe- ngiriman barang sebanyak 48.864 kemasan. Angka itu jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu yang tercatat 4.445 kemasan,” ujar Harisma, belum lama ini. Peningkatan pengiriman itu salah satunya dipicu jumlah kiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri yang lonjak- annya mencapai 300 persen. Bila sebelumnya rata-rata sebanyak 30 hingga 40 item per hari, saat ini mencapai 125 item per hari. Hal senada diungkapkan Head ofRegionalVPTTikiJalurNugra- ha Ekakurir (JNE), Nelly Chan- dra. Menurutnya, barang-barang seperti pakaian dan makanan kecil untuk sajian Lebaran men- dominasi paket yang dikirim. “Karenabanyakmakananyang dikirim, makanya tidak boleh sampai ada yang terlambat. Ma- kanan kan bisa rusak kalau lama- lama tersimpan,” ujar Nelly. Kenaikan intensitas pengi- riman antara 30-40 persen dari tahun ke tahun. “Kira-kira se- makin mendekati Lebaran bisa naik sampai 50 persen,” ujar Nelly. Dengan kenaikan itu, jumlah resi yang tercetak pada hari biasa rata-rata 11.000 lembar, melonjak hingga melebihi 15.000 resi. Program Cash Back Peningkatan volume pengi- riman barang juga dirasakan Platinium Logistic. Galeri Mana- gerPlatiniumLogistik,Bambang Wijayanto mengatakan, ritme kenaikan volume pengiriman meningkat sejak awal Juli 2013. “Jika dihitung, rata-rata kenaik- an mencapai 25 persen dari kon- disi normal, ujar Bambang. Peningkatan volume pengi- riman ini otomatis juga mening- katkan pendapatan Platinium dan gerai-gerainya. Pendapatan masing-masing gerai bisa Rp 10 juta per hari, bahkan ada yang mencapai Rp 35 juta sehari. Untuk memotivasi gerai, kami punya program pemberian cash back sampai 5 persen dari total pendapatan bagi gerai yang pendapatannya lebih dari Rp 20 juta sehari, terang Bambang. Meski ada peningkatan volu- me, Platinium menjanjikan ber- usaha mengantar kiriman tepat waktu. Selama jelang dan pasca Lebaran, Platinium Logistic tetap beroperasi. Libur layanan hanya berlaku hari H Lebaran. H+1 kami sudah operasional lagi, tegas Bambang.(ben/rey) Tarif Naik, Jasa Pengiriman Tumbuh Berlipat■ PT Pos Indonesia Area VII Jatim mengalami kenaikan hingga 10 kali lipat selama Juli 2013 JNE juga menghadapi kenaikan intensitas kiriman antara 30-40% Platinium Logistic, volume kirimannya meningkat 25% dari kondisi normal ■ ■ ■ storyhighlights surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | SENIN, 5 AGUSTUS 2013 ANTARA FOTO/Basri Marzuki Melonjak - Paket kiriman Pos jelang Lebaran menunjukkan peningkatan signifikan. Bahkan, PT Pos Area VII mengalami lonjakan hingga 10 kali lipat. surabaya, surya - Dua main dealer sepeda motor me- manjakan para pemudik. Sela- ma Lebaran, PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) menyediakan bengkel siaga bagi pengguna motor Yamaha sementara PT MItra Pinastika Mulia (MPM) menawarkan Bale Santai dan Check Point di beberapa titik di jalur mudik. Bengkel Siaga kami opera- sikan mulai 3 Agustus hingga 11 Agustus 2013, dan terbagi dalam dua kelompok sesuai waktu operasionalnya, tutur GM Service PT STSJ, Ilham Wa- hyudi, Minggu (4/8). Kelompok pertama, berope- rasi mulai pukul 08.00-17.00 WIB (delapan jam) dan yang 14 jam (pukul 08.00-22.00 WIB). Bengkel Siaga Yamaha yang buka hingga pukul 22.00 WIB adalah Central Motor di Jl Raya Ngopak. Arjosari Rejasa. Sedangkan Bengkel Siaga yang beroperasi sampai pukul 17.00 WIB, yakni Bengkel Siaga Lamongan Indah di Jl Raya Babat, Indo Perkasa, Jl Raya Mojoagung, Rejo Agung Motor, Jl Brigjen Abdul Manan Pujon- Batu, Mahkota Motor, Jl Raya Besuki dan Siaga Motor, Jl Ha- sanudin Genteng-Banyuwangi. Karena pertimbangan efekti- vitas,khususoperasionaldihari Sabtu dibuka sampai jam 10.00 WIB, terang Ilham Wahyudi. Sementara itu, PT MItra Pinas- tika Mulia (MPM) menempatkan Bale Santai di enam kota mulai 4- 11 Agustus 2013, yakni Malang, Pasuruan, Banyuwangi, Tuban, Mojokerto dan Madiun. GM Technical Service Division (TSD) MPM Motor, Purwanto menjelaskan, di Bale Santai pemudik dengan motor Honda dapat mengganti spare part, serta dukungan musala, ruang AC dengan TV, peralatan pijat, playstation, makanan ringan ser- ta mengecek tekanan darah. Bagi pemudik yang ingin mengecek kondisi motor bisa melakukaan di Check Point, yang dibuka di tiga tempat, ya- itu SPBU by pass Krian untuk pemudik ke arah barat. Bagi pemudik arah selatan bisa menuju Check Point di eks Jembatan Timbang Candi- Sidoarjo, dan yang ke arah utara berada di halaman depan kantor bupati Gresik. Untuk pemilik mobil produk Toyota, Auto2000 mendukung program Toyota Astra Motor, dengan membuka tiga bengkel siaga 24 pada 11 pos jaga Toyota sejak 2-12 Agustus 2013. Kami punya 11 pos jaga di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali, bengkel siaga 24jam dan bengkel tetap buka saat Le- baran,” kata Chief Executive Auto2000, Suparno Djasmin. Selain posko mudik, Auto2000 memberikan fasiltias servis gratis (part, bahan dan jasa) khusus untuk servis berkala kelipatan 40.000 km. Tidak ada batasan ta- hun pembelian kendaraan untuk program ini dan berlaku untuk semua pembelian dari Auto2000 dan main dealer lain. (rey) Dari Bengkel Siaga hingga Check Point Surya Biz join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| SENIN, 5 AGUSTUS 2013 mojokerto, surya - Ari- yanto (23), warga Lingkungan Gunung Anyar, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, harus merelakan empat jari tangannya diamputasi akibat ledakan petasan yang dibuatnya sendiri, Minggu (4/8). Korban dirawat di UGD ru- mah sakit Islam Hasanah Kota Mojokerto. Keluarga melarang wartawan menemui korban yang baru dioperasi. Karyawan pabrik di Mojokerto ini harus menjalani operasi karena diketa- hui empat jari kanannya hancur. Pihak kepolisian menjelaskan, korban membuat petasan di ka- marnya mulai Minggu dini hari. Rata-rata, petasan yang dia buat berukuran besar. Serbuk obat, gulungan kertas, dan obeng untuk menekan gulungan kertas berisi serbuk otak. Perabotan kamar berantakan, kemudian plafon jebol karena kerasnya le- dakan, kata Kanit Reskrim Pol- sek Magersari AKP Muhammad Hendro yang mengaku belum bisa meminta keterangan dari korban yang masih menjalani perawatan intensif. Petasan Basoka Sementara itu di Kabupaten Pamekasan, polisi menangkap lima pemuda yang tepergok bermain petasan menyerupai basoka, di area Monument Arek Lancor, Sabtu (3/8) malam. Me- reka itu: Hiday Firmansyah (21), Haryanto (21), keduanya warga Larangan Dalam, Hidayatul- lah (16), warga Kadur, Hisal Ardiyansyah (21), warga Desa Palalang, Kecamatan Pakong dan Aang Fernades (23), penjual petasan basoka, asal Jl Pintu Gerbang, Pamekasan. Untuk menangkap kelima pemuda ini, sejumlah petugas berpakaian preman dan lengkap dengan senjata laras panjang, terpaksa kejar - kejaran dengan mereka. Sebab ketika hendak ditangkap, mereka lari bersem- bunyi. Wakapolres Pamekasan Kom- pol Ichwanuddin mengatakan petasan basoka itu bisa memba- hayakan diri sendiri, juga orang lain, karena jika tidak kuat akan menimbulkan penyakit jantung, bahkan membuaat kebutaan. Kamimengimbauwargaagar tidak bermain dan menyalakan petasan basoka,” papar Waka- polres Ichwanuddin. (fai/sin) Uang Lebaran KPRI Tekad Tertahan Ponorogo, surya - Sekitar 3.000 PNS di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Ponorogo dan karyawan RSUD dr Harjono menyoal tabungan hari raya (tahara) dan tabungan pelajar yang menjadi hak mereka di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Tekad tidak cair. Lazimnya, setiap tahun uang yang berasal dari pemotongan gaji mereka setiap bulan selalu cair beberapa pekan sebelum lebaran. Namun hingga kini belum tampak tanda-tanda ta- bungan itu cair. Menurut informasi, karena desakan para anggota KPRI, peja- bat Dinas Industri, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Indakop) Pemkab Ponorogo selaku pem- bina koperasi, datang ke kantor KPRI Tekad di Jalan Cipto Ma- ngunkusumo, Kelurahan Keniten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Rabu (31/7). Namun hingga kini hasil kunjungan itu belum mem- buahkan hasil. Bahkan kini kantor KPRI Tekad sepi dari pengurus. Salah seorang karyawan RSUD Ponorogo, yang bertugas di bagi- an laboratorium yang meminta namanya tidak disebutkan me- ngatakan, uang lebaran itu pada tahun lalu sudah diterimakan di bulan Juli. Namun kini, hingga mendekati lebaran dan sudah masuk bulan Agustus belum juga ada tanda-tanda dicairkan. Menurut dia, tahara diambil dari gaji anggota untuk iuran wajibnya Rp 31.000 per bulan. Sedangkan tabungan pelajar bagi yang minat dengan setoran mulai Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per bulan. Jika iuran anggota lancar, kenapa sampai detik ini tak kun- jung cair? Apa benar isu koperasi Tekad kolaps? kata dia setengah bertanya. Konon modal koperasi Rp 38 miliar ditambah pinjaman bank Rp 51 miliar. Karena tak kunjung dicairkan uang lebaran, anggota menduga ada masalah di dalam pengurus. Kepala Dinas Indakop Pem- kab Ponorogo, Vifson Suisno mengakui memang datang ke kantor KPRI Tekad. Akan teta- pi pembicaraan dengan para pengurus KPRI tidak mengarah ke masalah pencairan tahara dan tabungan pelajar. Dia justru meminta balik wartawan untuk menanyakan soal itu langsung ke pengurus KPRI. Begitu juga Kepala Plt Din- kes Pemkab Ponorogo sekali- gus Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, drg Priyo Langgeng, dia menolak mengomentari soal itu. Jangan saya yang bicara. Karena saya bukan pengurus, langsung saja ke pengurusnya, kelitnya. Dia mengakui soal itu sudah dibicarakan secara inter- nal pada Sabtu (3/8). Tetapi dia tidak tahu bagaimana hasilnya, karena Priyo mengaku mening- galkan rapat sebelum berakhir. Ketua KPRI Tekad, Hari Suba- gyo belum berhasil dikonfirmasi. Dia selalu tidak berada di kantor ketika didatangi wartawan. Be- berapa hari terakhir dia ditelepon dan di-SMS puluhan kali, tetapi tidak memberikan respon. (wan) surya/sri wahyunik mendominasi - Para pengendara sepeda motor keluar dari perut feri di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Kendaraan roda dua mendomi- nasi angkutan mudik dari Pulau Bali menuju ke Jawa. Empat Jari Hancur Karena PetasanDua Anak Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi, surya - Dua bocah masing-masing siswa kelas 2 SD dan kelas 7 SMP tewas tenggelam di Bengawan Solo di Dusun Brangol, Desa Grudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Minggu (4/8) pukul 13.00. Kedua bocah itu diketahui mandi dalam kondisi air sungai tenang.Merekadidugatidakbisa berenang atau terjebak dalam pusaran air sehingga tenggelam. Para korban, Anto (13) dan Dinar Prasetyo (8), jenasahnya ditemukan warga setelah pen- carian selama berjam-jam. Menurut penuturan saksi mata, ada delapan anak yang saat itu mandi di pinggir Be- ngawan Solo. Tanpa sengaja korban Anto terpeleset ke te- ngah sungai. Anto menarik te- man yang berada di dekatnya, yakni Dinar Prasetyo. Namun Dinar tampaknya tidak kuat menahan, sehingga mereka ber- dua malah tenggelam. Teman-teman korban berusa- ha menolong dengan menarik tangan kedua korban, akan te- tapi karena kelelahan, akhirnya tangan keduanya terlepas. Te- man-teman korban segera men- cari pertolongan kepada orang di sekitar sungai. Sejumlah warga kemudian melakukan pencarian dengan menggunakan perahu dan per- alatan seadanya. Jenasah Anto yang kali pertama berhasil dite- mukan warga di dasar sungai. Jenazah segera dibawa ke ru- mah duka. Pencarian dilanjutkan untuk menemukan jenasah Dinar Pra- setyo. Namun tak segampang kali pertama, warga harus me- nyelam berkali-kali ke dasar sungai untuk menemukan jena- sah korban. Setelah tiga jam pencarian, barulah upaya itu membuah- kan hasil. Dinar Prasetyo juga ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Kasi Humas Polsek Ngawi, Aiptu Supriyani mengatakan, pihaknya telah menerima la- poran dua anak yang tewas tenggelam di sungai. Diduga mereka tidak bisa berenang saat bermain di sungai. Karena kedua korban murni tewas tenggelam, maka jenazah segera dikirim ke rumah duka untuk segera disemayamkan dan dimakamkan di desa setem- pat, pungkasnya. (wan) Para Pejabat Bungkam■ Para anggota KPRI Tekad di lingkungan Dinkes Ponorogo menanyakan uang lebaran yang belum kunjung cair Anggota menduga ada masalah di dalam pengurus sehingga uang lebaran yang seharusnya sudah cair tertahan Pejabat mengelak berkomentar dengan alasan bukan pengurus ■ ■ ■ storyhighlights banyuwangi, surya - Arus pemu- dik dari Pulau Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi mulai menunjukkan peningkatan. Sebanyak 60.864 orang menyeberang ke Pelabuhan Ketapang pada H-4 lebaran, Minggu (4/8), dengan dominasi kendara- an roda dua. Jumlah kendaraan roda dua mencapai 15.846 unit dan roda empat 5.596 unit. Itu berdasarkan data harian dari Pelabuhan Gilimanuk. Jumlah itu kemung- kinan bertambah karena pemudik biasanya berangkat malam dari Bali dan tiba di Jawa pagi, ujar Waspada Heruwanto General Manager ASDP cabang Ketapang. Jumlah pemudik ini meningkat 25 per- sen dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 48.512 orang, kendaraan roda dua 10.596 unit dan roda empat 4.939 unit. Hingga H-4 lebaran, PT ASDP Indonesia Ferry cabang Ketapang sudah menyebe- rangkan 193.177 orang. Untuk mengangkut para pemudik dari Bali dan sekitarnya ke Jawa, PT ASDP Indonesia menyiapkan 32 unit kapal dengan 225 trip setiap hari. Sementara itu, jalur utama arus mudik, Mojokerto - Jombang masih terlihat le- ngang kemarin. Padahal diprediksi pun- cak arus mudik dari Surabaya akan terjadi pada Minggu (4/8) sore. Pantuan Surya di lokasi, antrean tetap didominasi kendaraan roda empat. Roda dua masih terlihat jarang. Meski demikian, sejumlah polisi terus siaga di titik utama kemacetan jalur Mojokerto- Jombang ini. Kapolresta Mojokerto AKBP Wiji Su- wartini mengatakan, jika terjadi macet total di perlintasan KA hingga Kenanten, akan berlakukan satu arah. Dari Madi- un kami belokkan lewat Jembatan Gajah- mada Kota, kata Wiji. Sementara itu, jalan raya nasioanal La- mongan – Babat mulai tampak padat. Ke- padatan arus lalu lintas itu tak hanya dido- minasi kendaraan roda dua, namun juga kendaraan roda empat. Nyaris tidak ada hambatan karena masa- lah infrastruktur, karena jalan raya Babat - Lamongan cukup bagus. “Kalau jalan raya di wilayah Lamongan yang sedikit rawan karena bergelombang hanya ada di antara Lamongan - Mojokerto, tepatnya di jalan raya Mantup dan Tikung. Lainnya sudah mulus,”kata Kasat Lantas Paulus Sujatmi- ko, Minggu (4/8). Jalan raya pantura dari perbatasan Gresik hingga Tuban juga tidak ada kendala. Na- mun jalan ini lebih sempit. Hanya ada dua ruas dengan dua jalur. Sedangkan tikungan tajam terdapat di dua titik, yakni barat Wi- sata Bahari Lamongan (WBL) di Kecamatan Paciran dan Sedayulawas Kecamatan Bron- dong. (uni/fai/st36) 200.000 Orang Telah Seberangi Selat Bali Kepadatan Arus Mudik Belum Terasa■ surya/muchsin petasan basoka - Petasan basoka panjang 1 meter dan diameter 10 cm berikut lima pemuda diamankan di Polres Pamekasan. join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. 5surya.co.id | surabaya.tribunnews.com | SENIN, 5 AGUSTUS 2013 HOTLINEPUBLICSERVICE TINA SISKA HARDIANSYAH Peserta Kajian Rutinan Pesantren Global Malang AT-TAQWA menjadi satu-satunya tujuan sekaligus hikmah laku puasa. Telah jelas termaktub dalam surat Al-Baqarah 183: hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. Apa hubungan takwa dengan puasa. Adakah keterkaitan menahan lapar dan dahaga dengan takwa? Takwa seperti apa yang sebenarnya dimaksudkan? Itu yang dikupas Ahmad Cholil, M. Fil. I dalam ngaji rutinan di pesantren Global Tarbiyatul Arifin, Jumat (12/7/2013). Puasa memiliki kaitan erat dengan takwa. Bertakwa merupakan satu sikap di mana seseorang menaati perintahNya dan menjauhi larangan- Nya, baik saat sendiri, bersama orang lain, di tempat ramai maupun sendiri. Seseorang yang bertakwa selalu merasa diawasi Allah SWT, sehingga berimplikasi pada setiap gerak-gerik, tutur kata dan tindaktanduknya yang penuh kewaspadaan dan hati-hati. Tak pernah ia bertindak munafik. Tak akan menjadi manusia bertopeng. Tak pula bersikap riya. Puasa menjadi medan melatih seseorang terbebas dari semua keburukan. “Puasa meng- ajari dan membiasakan kita hidup tak enak,” ujar dosen Tasawuf UIN Maliki itu. Kesenangan, lanjutnya hanya menurutkan nafsu dan nafsu yang tak dikendalikan akan mengendalikan sang tuan sehingga terjerembab ke dalam kehancuran. Makan dan minum memang kebu- tuhan pokok manusia, di mana tanpa keduanya mustahil manusia berta- han hidup. Puasa mengajari manusia melatih diri bersabar dari rasa haus dan lapar, merasakan sengsaranya menjadi orang tak berpunya. Saat puasa tubuh kekurangan suplai energi. Saat itulah diri diuji. Meski tubuh lemas, manusia masih memiliki kekuatan untuk melakukan pekerjaan- pekerjaan ringan. Islam telah mengatur hal tersebut sedemikian rupa, bahwa orang-orang yang bekerja berat ada rukhshoh baginya. Seseorang yang berpuasa, rohaninya akan sehat, karena ia menahan diri dari berbagai penyakit hati. Dalam ilmu tasawuf, seseorang yang berpuasa akan mudah mengasah hati untuk kian ber- sih dan tajam. Ada proses takholli, ta- halli dan tajalli yang kesemuanya lebih mudah digapai saat diri sedang lemah. (http://surabaya.tribunnews. com/2013/08/03/mengapa- harus-lapar-dan-dahaga) RAMADAN kali ini saya tinggal di Jetis Kulon, Sura- baya. Setiap pukul 03.00 WIB saya terbangun oleh seruan waktu sahur dari masjid Baitul Karim, samping rumah tempat saya kos. Begitu bangun, saya bergegas mencari makan sahur. Malam pertama makan sahur di Surabaya, saya belum faham di mana mencari warung yang menyediakan menu sahur. Sembarimenahanrasakantuk, sayamelangkahkeluarrumah mencarimakansahur.Berjalanke arahKetintang,sekitar200meter darirumahkos,selepastempat makamumum,terlihatsebuah warungyangbuka.Setelahdekat, sayabenar-benarkagetmembaca tulisan'warungdrakula'.Sambil menahanrasatakut,kakisaya semakincepatmelangkah.Sebuah suaramenyapasaya,maupesan apamas? Tanpa pikir panjang saya langsung memesan nasi lala- pan tahu tempe, menu kesuka- an saya, dengan pesan, dibung- kus saja! Setelah membayar, saya segera pergi dari warung. Hanya tertinggal 10 menit sebe- lum masuk waktu imsak, saya segera makan sahur nasi tempe penyet lalapan. Hmm… nikmat sekali, terasa makan di rumah sendiri. Nikmat dan murah, harga pas dengan kantong ma- hasiswa meski dibeli di warung drakula, samping pemakaman umum Jetis Kulon, Surabaya. (http://surabaya.tribunnews. com/2013/07/30/sahur-di- warung-drakula) MACET di pantura mengular karena perbaikan jalan, lubang menganga juga menyebabkan kecelakaan, truk tua mogok terjebak lubang. Lebar dan ketinggian jalur pantura yang tak memenuhi standar kualitas dan kuantitas juga memicu kemacetan karena mengurangi jumlah lajur kendaraan dan mengundang banjir dari luapan sungai maupun rob dari laut. Bayangkan bila pantura ma- cet sepanjang 20 Km dalam ku- run waktu 24 jam, sembako dan bahan untuk proyek yang akan dikirim ke Jawa Tengah dan Jawa Timur atau Jakarta terlam- bat. Kelangkaan sembako me- micu inflasi di daerah tersebut. Beberapa proyek mengalami keterlambatan. Saatnya pemerintah memi- kirkan kualitas dan kuantitas infrastruktur secara sinergi, khususnya saat musim hujan tiba, dengan cara-cara sederha- na dan taktis. Seperi pelarangan kendaraan tak laik jalan secara teknis dan dari sisi emisi gas buang di mana kendaraan umur lebih dari 20 tahun dilarang ma- suk, truk berumur lebih dari 15 tahun dilarang lewat pantura untuk menjaga kestabilan kece- patannya. Penerapan jembatan timbang harus benar-benar ketat agar tak terjadi kelebihan muatan yang bisa merusak jalan. Meng- galakan moda transportasi laut untuk pengiriman barang sebagai pengganti transportasi truk dengan syarat jumlah pelabuhan kecil untuk sandar diperbanyak di setiap jarak 150 Km sepanjang pantura. Menggalakan pengiriman barang lewat kereta api dengan jaminan sarana gerbong barang diperbanyakk dan rel ganda Jakarta - Surabaya tersedia. Selain, memperhatikan faktor kontrol terhadap kualitas ketika proses pembangunan prasa- rana dan pemeliharaan rutin sesudahnya. Singgih Hari Santoso Jemur Handayani XI/7 Surabaya (http://surabaya.tribunnews. com/2013/08/04/saat- pantura-bermasalah) Saat Pantura Bermasalah Mengapa Harus Lapar dan Dahaga? Setelah makam umum Jetis Kulon terlewati, mata saya melihat warung yang masih buka dini hari itu.Tapi kok tertulis 'warung drakula?! SUARA PUBLIK Anda punya keluhan atau pendapat terkait pelayanan umum? Jangan pendam sendiri. Anda punya hak untuk bersuara. Kirim SMS ke 083 831 686 299 083 857 517 888 TRADISI BANJIR TULUNGAGUNG - nasibmu tulungagung, dulu banjir air, sekarang lha kok malah banjir teoris, piye iki? 62898995xxxx MENGANTI SARAT LOBANG - sepanjang jalan raya menganti Sby banyak lubang lumayan parah, terutama di daerah menganti karangan-babatan. Mhn dinas terkait segera membenahinya, krn di sana daerah padat lalin. 628573222xxxx PAKET NELPON AXIS - pulsa saya dari rp 26 ribu setelah dibuat nelfon seharian malah tinggal rp 2 ribu padahal saya sudah mendaftar paket nelfon seharian Rp 2 rb, setelah saya hubungi CS 2X jawabannya selalu tidak jelas dan pulsa saya tidak bisa dikembalikan. Bagaimana ini? Sudah salah tp tdk mau mengaku, ini kan sama dgn penipuan.. 628963494xxxx LANSIA KECAMATAN KREMBANGAN - yth Dinas Sosial Kota Surabaya ibu wali kota mhn dgn sangat untuk merawat ibu dan bapak lansia yg hidup hanya berdua yg tidur di sebelah balai rw bangun sari, mereka membutuhkan pertolongan dan perhatian. mohon perhatiannya bu wali untuk warga Anda yg sdh lansia ini, terima kasih. 62899891xxxx GEPENG STASIUN WONOKROMO - untuk dinas terkait, mohon sgr ditertibkan gepeng yg banyak berkeliaran di stasiun wonok- romo krn sdh mengganggu penumpang yg turun di malam hari. 628385615xxxx PETASAN GUBENG - saya sdh melapor ke Polsek Gubeng ttg petasan yg makin marak disulut di kampung kami, Manyar Sam- bongan terutama di depan sekolah Galuh Handayani, krn kami sdh menjadi korban petasan yg disulut anak2 muda di sana, mereka sdh diperingatkan, ttp malah ngajak tawuran. Laporan lisan ke Polsek Gubeng, tp kok blum ada tindak lanjutnya, apakah menunggu korban lebih banyak dulu br ditinadk? Mohon polisi atau yg berwenang dpt menindaklanjuti masalah ini. terima ka- sih. 628573198xxxx PDAM CIPTO MULYO - tlg ditinjau kualitas air PDAM di daerah Cipto Mulyo yg tidak layak minum, air brwarna kuning seperti air sungai, pdahal pelanggan telat bayar didenda, pdahal tak telat embayar kualitas air PDAM yg tidak layak minum. 628193609xxxx CANGKRUK BARENG BU RISMA - mohon kepada Bu Risma sbgai wali kota surabaya tdk ada salahnya blusukan atau cangk- ruan di kalimas ngobrol bersama warga kalimas yg selalu setia di belakang barisan ibu. Apirasi warga kalimas baru mengharapkan kedatanggan Bu risma. 628384901xxxx PKL PANJANG JIWO - Bu wali, kenapa PKL Panjang Jiwo Surabaya dulu dilarang jualan, tapi sekarang malah boleh jual, bahkan ditarik biaya Rp 400.000 per orang, lha kalau 15 peda- gang, berapa duit itu? Mohon disikapi dgn tegas kebijakan men- cla mencle ini. 628222810xxxx HARI Sabtu (3/8/2013) saya naik Garu- da Indonesia GA143 dan transit Jakarta kemudian naik Garuda Indonesia GA322 untuk tujuan Surabaya. Namun, sesam- painya di bandara Juanda Surabaya saya kehilangan dua buah koper. Pada saat yang bersamaan selain saya ternyata ada sekitar 20 penumpang Garuda GA322 lainnya yang bernasib sama seperti saya, kehilangan koper-koper mereka. Kami sudah membuat pengduan dan diberikan nomor telepon pihak yang dapat dihubungi untuk konfirmasi terkait hilang- nya koper-koper kami. Tetapi sangat disa- yangkan sampai detik ini, nomor tersebut ketika dihubungi selalu dalam nada sibuk. Mohon tanggapan Garuda Indonesia untuk pelayanannya terhadap penumpang yang kehilangan barang, apalagi katanya Garuda adalah maskapai terbaik. Iqbal Reza Nugraha Jalan Simo Hilir I A2/60 Surabaya (http://surabaya.tribunnews. com/2013/08/04/koper-kami-raib- dari-perut-garuda) Koper Raib dari Perut Garuda Punya masalah dengan layanan publik, dari gangguan telepon, listrik, air, pajak, parkir, dan layanan umum lainnya? Kirim ke Harian Surya, lengkapi identitas diri dan nomor kontak yang mudah dihubungi. Jl Rungkut Industri III No 68 70 Surabaya surya.laporcak@gmail.com FAKSIMIL: 031-8414024 SURAT : EMAIL : citizen reporter Liput dan tulis sendiri pengalaman atau acara Anda sepanjang 450 kata, lengkapi identitas diri, nomor kontak, dan pas foto diri terbaru. Email ke harian.surya@gmail.com Sahur di Warung Drakula SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ ADU NYALI - Dua pria memilih mengadu nyali menyeberang jalan seenaknya di jalan Basuki Rakhmat surabaya meski jembatan penyebe- rang orang (JPO) tersedia di jalan yang sam. Sungguh bukan tindakan terpuji karena selain membahayakan dirinya, juga membahayakan pengguna jalan yang lain. Foto diambil Kamis (1/8/2013). ABDUL JALIL Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya abduljalil.matematika@gmail.com SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA / MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya. HARIAN PAGI Staf Redaksi: Satwika Rumeksa, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Adi Agus Santoso, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq, Adrianus Adhi Nugroho, Eko Darmoko, Haorrahman Dwi Saputra, Muhammad Miftah Faridl, Ahmad Amru Muis, Sudarma Adi; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto, Njono, Anang Dwi H, Aloma Irjianto General Manager Business: Agus Nugroho; Wakil General Manager Busines: M Taufiq Zuhdi ; Manager Iklan: Shinta Indahayati; Manager Business Development: Prasetiyo; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Iksan Fauzi Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Madiun: Imam Hidayat, Jakarta: Ravianto, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/ SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis 1 Karakter Rp 1.000 (minimal 2 baris); Iklan display/ umum (hitam putih) Rp 35.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 45.000/ mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk (hitam putih); Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Perwakilan Iklan Jakarta: Gedung PT Indopersda Primamedia, Jl Palmerah Selatan No.3 Jakarta. Telepon (021) 5483863, 54895395, 5494999, 5301991 Fax : (021) 5495360. Bagian Sirkulasi (Langganan): Gedung Kompas Gramedia Jl. Jemur Sari No. 64 Surabaya, Telepon: (031) 8479555 (Pelanggan/Pengaduan), (031) 8483939, 8483500 (Bagian Sirkulasi) Fax: (031)8479595 - 8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088- 3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id PEMIMPIN UMUM : H Herman Darmo PEMIMPIN REDAKSI : Febby Mahendra Putra WAKIL PEMIMPIN REDAKSI : Farhan Effendy SEKRETARIS REDAKSI : P Sujarwanto MANAJER PRODUKSI: Adi Sasono MANAJER LIPUTAN: Sigit Sugiharto join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. Gadget Style surya.co.id surabaya.tribunnews.com Salah satu bagian yang paling dinanti adalah resolusi kamera 41 megapiksel yang begitu menonjol, dan membuat ponsel pintar ini memiliki resolusi kamera terbaik sampai saat ini. S etelah iPhone 5, Galaxy S4 dan HTC One, kini banyak orang menanti kehadiran generasi terbaru Nokia, dengan seri Lumia 1020. Selain membawa interface WP8 yang ikonik, perangkat yang dibandrol di Amerika $299.99 (kontrak operator dua tahun) ini didesain dengan kamera beresolusi tinggi, 41 megapiksel. Seperti dikutip dari hasil survei Phone Arena, perkem- bangan pasar Windows Phone di Amerika meningkat hingga 24,2 persen. Dan jumlah terse- but didominasi oleh perangkat Nokia Lumia dengan sistem operasi Windows Phone. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat jelang rilis generasi terbaru Lumia 1020. Pada Kamis (11/07) lalu oleh CEO Nokia, Stephen Elop, Nokia’s CEO gambar dan spesifikasi perangkat resmi diperkenalkan di New York. Salah satu bagian yang paling dinanti adalah resolusi kamera 41 megapiksel yang begitu menonjol, dan membuat ponsel surya/DOK HALAMAN | | SENIN, 5 AGUSTUS 2013 Unggul Nokia Lumia 1020 pintar ini memiliki resolusi kamera terbaik sampai saat ini. Dengan resolusi kamera ini, Anda dapat mengambil dan merekam gambar beresolusi tinggi hingga 1080p. Tak cuma itu, Nokia juga menambahkan kamera depan dengan resolusi 1,4 megapiksel. Seperti dikutip dari GSM Arena, dalam hal perangkat keras, Lumia 1020 didesain dengan prosesor Snapdragon S4, 1.5GHz dual-core. Du- kungan memori RAM 2GB, membuat multitasking aplikasi berjalan lancar di perangkat ini. Jika tanpa halangan, perangkat ini akan dirilis di Amerika dan beberapa negara lain di dunia pada tanggal 26 Juli 2013. Dalam perangkat ini, Nokia masih meneruskan tradisi memori internal tanpa meng- gunakan dukungan memori eksternal. Dalam hal ini Lumia 1020 didukung storage 32gb dengan 7gb storage cloud melalui fasilitas Skydrive. Dibanding dengan kompetitor, perangkat dengan layar sebesar 4,5 inci ini lebih besar ketimbang iPhone 5. Namun bentuknya masih lebih kecil dibandingkan dengan Samsung Galaxy S4 (5 inci) dan HTC One (4,7 inci). Dengan resolusi layar AMOLED 1280 x 768, bagian ini juga telah menggunakan perangkat Corning Gorilla Glass 3 yang lebih kuat dan anti gores. Resolusi layar yang didesain pada Lumia 1020 ini juga didesain istimewa dengan fasilitas Nokia’s PureMotion HD+ technology for smoother animations. (adi cahyo rachmawan) Karena Kamera41MP join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| SENIN, 5 AGUSTUS 2013 dari tempat kejadian. Ia mengatakan, operasi yang dimulai sejak pukul 07.00 pagi akan berakhir hingga petang dan disambung lagi pada Senin (5/8) jika masih ada korban yang belum ditemukan. Operasi melibatkan 30 ang- gota dengan tiga buah kapal dan dua boat milik Agensi Pe- nguatkuasaan Maritim Malay- sia (APMM) serta Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM). Amran mengatakan operasi hari sebelumnya gagal mene- mukan korban baru. “Upaya mencari dan menyelamatkan diteruskan juga pagi ini wa- laupun peluang untuk mereka hidup agak tipis sesudah tiga hari kejadian,” kata Amran se- perti dikutip Bernama di Kuala Lumpur, Minggu. Untuk diketahui, empat kor- ban yang pertama kali ditemu- kan 15 jam setelah kecelakaan menderita luka bakar hingga 40 persen. Dalam tragedi yang terjadi Kamis sekitar pukul 22.00 wak- tu setempat itu, perahu karam di antara Perairan Sedili dan Penawar setelah dihantam om- bak besar. Perahu itu 44 warga Indonesia yang diduga tanpa izin pulang ke Batam untuk menyambut Idul Fitri, . Empat dari korban berhasil diselamatkan oleh nelayan dan APMM sedangkan 40 korban masih hilang. Menjelang Jumat tengah malam, aparat mene- mukan empat korban lagi, sehingga tersisa 36 yang belum ditemukan. Menurut Amran, untuk mencegah terulangnya insiden serupa saat perayaan Idul Fitri, pihaknya meningkatkan pe- mantauan bekerja sama dengan pasukan Polisi Perairan. “Kami tidak mau mereka yang akan menyambut Idul Fitri nanti men- jadi korban boat karam, justru usaha akan digiatkan lagi untuk mengawasi situasi,” katanya. Sementara itu, Tim Badan Search and Rescue Nasional (Ba- sarnas) Provinsi Kepulauan Riau menyisir perairan Bintan yang berbatasan dengan Johor, Malay- sia, untuk mencari 36 WNI itu. “Tadi subuh hingga siang kami melakukan pencarian para korban di perairan Bintan yang berbatasan dengan Ma- laysia. Akan tetapi, kami belum menemukannya. Pencarian dihentikan karena cuaca mem- buruk,” kata Pelaksana Tugas Basarnas Kepri Hamid di Tan- jungpinang, Minggu (4/8). Basarnas Kepri memastikan kapal yang digunakan orang- orang yang tenggelam itu tidak resmi. Orang-orang yang berada di dalam kapal itu juga belum dapat dipastikan warga negara Indonesia. APMM menyatakan, kapal itu tenggelam Kamis (1/8) malam. Para korban menurut APMM adalah pendatang ha- ram. Meski tidak menyebut ne- gara asal, APMM mengatakan mereka hendak menuju Batam. Pendatang haram tidak dapat hanya diartikan sebagai warga Indonesia yang bekerja di Malaysia secara ilegal karena warga negara lainnya juga ada yang bekerja di negara itu. Hamid mengemukakan, se- lain belum jelasnya kewargane- garaan para korban, Basarnas Kepri juga belum dapat me- mastikan apakah tujuan kapal itu ke Batam atau tidak. Basarnas, kata Hamid, tidak dapat bertindak optimal untuk menyelamatkan para korban serta mendapatkan informasi yang mendalam karena lokasi kapal tenggelam itu di Malaysia. Penyisiran dilakukan di per- airan itu karena dikhawatirkan korban yang belum berhasil di- selamatkan itu WNI. Selain itu, para korban juga berpotensi di- bawa gelombang atau arus hing- ga ke perairan Bintan. “Besok kami akan melakukan penyisi- ran kembali,” ungkapnya. (ant) merah tadi dari pergelangan tangan kanan ke kiri, atau sebaliknya. Setelah diujicoba, ternyata hasilnya sangat mengagetkan orang yang bersangkutan. Tanpa disadari dia sering harus memin- dahkan gelang merah tersebut dari pergelangan satu ke yang lain, karena seringnya mengeluh. Dan, frekuensinya lebih sering daripada yang ia bayangkan. Mengeluh, atau memberikan respons negatif terhadap fenomena atau hal-hal yang terjadi terhadap dirinya atau sekitarnya, sesungguhnya wajar dan lumrah. Secara manusiawi, ketika menerima, melihat atau mendengar sesuatu yang tak sesuai keinginan atau harapan, akan ada reaksi spontan secara emosional dan terekspresikan secara fisik yang menunjukkan perasaan kecewa atau tak puas. Secara verbal mungkin keluar umpatan atau sumpah serapah. Sedangkan secara fisik akan terlihat dari raut wajah yang merengut, atau detak jantung berdebar kencang karena adrenalin naik atau keluar keringatan, menahan amarah atau kekecewaan. Pandangan ini sesungguhnya sudah disinyalir dalam Alqu- ran, Surah Al-Ma’arij Ayat 19 21. “Inna al insan khuliqa halu`a. Wa idza massahu al sharr jazu’a. wa idza massahu al khayr manu’a.” Artinya, sesunggguhnya manusia itu diciptakan bersifat keluh-kesah dan kikir. Apabila ditimpa kesusahan, ia berkeluh- kesah dan saat mendapatkan kebaikan, ia menjadi amat kikir. Ini seakan mengindikasikan bahwa manusia memiliki kecenderungan menjadikan mengeluh sebagai “ventilasi” dari ketidakpuasannnya. Ketika di kantor tiba-tiba koneksi internet lamban, atau pembantu rumahtangga kita membuat bolong baju kesayangan kita karena setrikanya terlalu panas, atau ketika akan pulang kantor lalu hujan ataupun ketika udara panas. Pada saat saat itu yang muncul adalah keluhan dan respons negatif yang cenderung menunjukkan seolah-olah tak ada hal hal positif yang diterimanya. Sesungguhnya, hal-hal yang terjadi di luar keinginan kita, bisa diibaratkan sebagai “interruption.” Interupsi atau sela atas kemapanan, kestabilan yang biasanya membuat seseo- rang taking things for granted atau melihat segala sesuatu sebagai yang selalu tersedia. Hujan seharian seyogianya bisa menjadi momentum merindukan dan mansyukuri hari lain yang tidak hujan. Kon- eksi internet yang lola (loading lambat), niscayanya menjadikan seseorang mensyukuri saat saat koneksi lancar. Saat terkena sakit hendaknya menjadikan seseorang menyadari betapa berharganya kesehatan, dan betapa sepatutnya disyukuri dan dijaga sebaik baiknya. Dengan memakai cara pandang positif seperti ini, tak hanya membuat seseorang lebih tenang, kalem, dan tak panik atau uring-uringan menghadapi situasi yang tak diinginkan, tapi juga akan menularkan energi positif terhadap orang di sekelilingnya. Coba saja Anda rasakan betapa berbedanya berada di dekat orang yang berpikir po- sitif dan mereka yang berpikir negatif. Berada di sekitar orang yang lebih suka mengeluh tentang apa saja yang tak sesuai harapannya, dan mereka yang mencoba mengambil sisi positif dari kejadian yang menyebal- kan bahkan bisa mentertawa- kannya, pasti berbeda. Yang satu, seakan menyo- dorkan gambar suram dan menakutkan, dan yang lain seolah memberikan potret yang membuat optimistis dan peluang mencari solusinya lebih besar. Ada pepatah Arab mengatakan su’ul khuluq yu’di (berhati hatilah) kebiasaan bu- ruk itu menular. Dan, demikian pula kebiasaan baik. Karenanya, tinggal kita memilih, energi apa yang ingin kita dapatkan dari orang di dekat kita? Orang yang memiliki kete- rampilan mengelola keluhan menjadi optimisme, maka ia akan cenderung berterimakasih dan bersyukur tak hanya de- ngan kenikmatan, tapi dengan ketidakberuntungan. Bagi seseorang yang bersyu- kur seperti itu, ketidaknyama- nan, ketidakberuntungan pun akan menjadi sesuatu yang memperkaya batinnya. Apa- lagi ketika dia mendapatkan kenikmatan yang diterimanya, baginya kenikmatan itu terasa berlipat ganda. Barangkali ini yang dimak- sudkan Alquran, la’in syakar- tum la’azidannakum, bila kamu bersyukur maka aku akan melipatgandakan (kenikmatan yang sudah diterima). Kare- nanya, agar menjalani hidup terasa lebih ringan dan nyaman, bukan hanya mensyukuri ke- nikmatan dan kebahagiaan, tapi juga menerima dan mengelola ketidakberuntungan menjadi kearifan jiwa. (*) penyebab terjadinya kerusuhan di Lapas Tulungagung, pihaknya masih menunggu data detail dari pihak-pihak terkait, terutama Lapas Tulungagung. “Kalau evaluasi menyeluruh, mungkin baru tahu Senin (5/8),” jelasnya kepada Surya, Minggu (4/8) malam. Hanya saja, jika melihat kapasitas napi dengan jumlah penghuni lapas yang over capacity, maka pihaknya harus menambah personel untuk membantu sipir. Pada kasus Lapas Tulungagung, jumlah napi mencapai 267 orang, padahal kapasitas hanya 250 orang. Sedangkan jumlah sipir di sana hanya 9 orang. “Karena itu, kami akan maksimalkan staf administrasi untuk membantu sipir di sana. Ada sekitar 3-4 staf yang kami perbantukan di Tulungagung,” paparnya. Tak hanya itu, terkait keru- suhan yang terjadi di Lapas Tulungagung, pihaknya juga sudah mengidentifikasi enam napi yang jadi biang kerok kerusuhan itu. Maka, pihaknya pun langsung memindah enam napi itu di tiga Lapas yakni Kediri, Malang dan Blitar. “Mereka sudah kami pindah ke sana. Untuk hukuman bagi mereka, kami tak berwenang menambah hukuman penjara,” tegasnya. Kanwil Kemenkumham, kata Edy, hanya berwenang mem- beri hukuman disiplin pada mereka. Adapun hukuman disiplin itu dengan mengurangi hak selama menjalani masa tahanan. “Itu seperti menunda atau membatalkan remisi yang seharusnya mereka terima,” pungkasnya. (sda) yangberlangsunghinggaMinggu (4/8) dini hari. Keenam orang itu adalah Umaji (30), Aris Dwi Satmoko (30), Iwan Budiman (38) Ibrahim alias Budheng (26), Debi Kur- niawan (21) dan Andri Sugiarto (28). Di antara mereka, Budheng belum lama membuat onar dan merusak sel tahanan di Peng- adilan Negeri Tulungagung. Kalapas Tulungagung, Muji Widodo, mengungkapkan, dari penyelidikan sementara, keru- suhan itu sudah direncanakan satu dua hari sebelumnya ketika salah satu napi Blok C, Yudi Pra- setyo, dijebloskan ke sel isolasi, Rabu (31/7) karena kedapatan membawa ponsel, salah satu benda telarang di penjara. “Yudi kami masukan dalam sel isolasi seperti ketentuan kami. Dan se- telah kami lepaskan sebenarnya tidak ada masalah,” terang Kala- pas Tulungagung, Muji Widodo, Minggu (14/8) dini hari. Namun, muncul dugaan lain, bahwa sebenarnya selama Yudi dikurung di sel isolasi, sejumlah rekannya mulai kasak-kusuk. Widodo menduga ponsel Yudi itu juga kerap digunakan peng- huni lain Blok F. Sehingga ketika ponsel itu disita, mereka tidak bisa lagi berkomunikasi dengan orang-orang di luar penjara. Pengisolasian Yudi itu mem- buat marah dua napi lain, kata Muji seperti dikutip Tempo.co. Kabar yang beredar menye- butkan, komplotan Ibrahim mengancam akan membuat ke- ributan kalau Yudi tidak segera dibebaskan. Namun ancaman itu tidak digubris dan petugas tetap mengisolasi Yudi hingga dibebaskan Sabtu lalu dikemba- likan ke Blok C. Kemarahan itu lalu menyulut emosi keenam napi yang sudah dikuasai alkohol itu. Maka, pe- cahlah kerusuhan itu. Mereka melawan sipir yang saat itu jumlahnya hanya enam orang. Budheng dan kawan-kawan mengajak napi lain untuk beron- tak. Dalam waktu singkat mere- ka bisa mengumpulkan massa hingga 50 orang. Mengetahui gelagat buruk itu para sipir bertindak cepat dengan mengunci gerbang blok, portir 2 dan portir 1. Namun massa napi yang sudah beringas itu berhasil menjebol gerbang blok, begitu juga dengan portir 2. Namun mereka tidak bisa keluar, karena tertahan di portir 1. “Saat itu sipir kami hanya bertahan dan tidak bisa mela- kukan perlawanan. Beruntung polisi dan TNI bergerak cepat dan mengamankan kondisi dari depan Lapas,” lanjut Wiji. Sebelum aksi itu berakhir, para napi merusak sejumlah fa- silitas lapas, termasuk sejumlah kaca jendela di ruangan sipir. Ketegangan berlangsung hingga menjelang tengah ma- lam, karena para napi masih me- nguasai ruangan lapas, sedang- kan aparat tidak bisa masuk. Setelah bernegosiasi, akhirnya para napi kembali ke Blok F. Lalu, dari penyelidikan, keta- huan bahwa keenam napi itulah yang menyulut onar. Maka, di- putuskan, keenam orang itu di- pindahkan ke lapas lain secepat mungkin, untuk mengurangi risiko terjadi kerusuhan lagi. Sekitar pukul 00.30 WIB pu- luhan polisi dan TNI yang sudah beberapa jam bersiaga di depan lapas masuk ke dalam. Mereka mengamankan proses evakuasi terhadap enam napi yang diang- gap pemicu kerusuhan. Tidak lama kemudian sebuah bus tahanan Kejaksaan Negeri Tulungagung merah AG 7010 RP keluar dari lapas. Di dalam mobil ini ada dua napi dan bebe- rapa polisi, di antaranya mem- bawa senjata api laras panjang. Tidak sampai satu menit ke- mudian, sebuah minibus Trans- pas AG 7006 PP keluar dengan pengawalan mobil ranger polisi. Disusul mobil tahanan 81240 RP dengan kawalan mobil patroli sedan keluar dar lapas. Mobil- mobil tersebut melaju ke arah utara, atau jalur menuju Kota Kediri. Menurut Muji, ada enam napi yang dipindahkan karena diang- gap biang kerusuhan. “Mereka kami kirim dan sebar ke Lapas lain untuk mencegah kerusuhan serupa,” ujar Muji. Informasi yang didapatkan Surya menyebutkan, Umaji (30) warga Desa Padangan, Keca- matan Ngantru dan Aris Dwi Satmoko (30), warga Keluarah- an Bago, Kecamatan Tulung- agung dikirim ke Lapas Klas IIA Blitar. Umaji dihukum 8 bulan dala kasus pencurian dan Aris dihukum 13 tahun dalam kasus pembunuhan. Dua napi dikirim ke Lapas Lowokwaru Malang, yaitu Iwan Budiman (38) warga Desa Plosokerep, Kecamatan Sanan Wetan, Kabupaten Blitar dan Ib- rahim (26) alias Budheng, warga Desa/Kecamatan Kalidawir. Iwan dihukum 7 bulan karena kasus pemerasan, sedangkan Ibrahim dihukum 4 tahun (sebe- lumnya ditulis tujuh bulan) ka- rena kepemilikan senjata tajam. Sedangkan dua napi lain dikirim ke Lapas Kediri, yaitu Debi Kurniawan (21) warga Keluarahan Bago, Kecamatan Tulungagung dan Andri Sugiar- to (28), warga Desa Negntrong, Kecamatan Campurdarat. Debi dihukum 49 bulan dalam lima kasus penipuan, sedangkan Andri duhukum satu tahun da- lam kasus senjata tajam. Atas perbuatannya yang me- micu kerusuhan, pada napi ini akan dikenakan sanksi “Tutupan Sunyi”. Yaitu berada dalam sel Ia menuturkan, sudah lama menyimpan kerinduan terhadap wanita yang lahir di Australia tersebut. Apalagi ini menjadi momen pertama mereka tidak bisa merayakan ‘Hari Kemenangan’ secara bersama-sama. “Kangen banget. Tahun lalu kan Lebaran masih bareng dan tahun ini enggak. Jadi beda aja,” tutur personel girlband Lollipop tersebut. Pada momen Lebaran tahun ini, Aaliya, mengaku akan merayakannya bersama keluarganya. Apalagi ia juga sudah tidak sabar untuk merayakan Idul Fitri. “Paling ke rumah nenek karena aku memang senang ke sana,” ujarnya. Dalam merayakan momen Idul Fitri, Aaliya mengaku ada makanan yang biasa dihidang- kan pada saat itu. Utamanya makanan yang khas dari tanah Jawa Barat. “Paling makan ketoprak, eh apa tuh yang kayak lontong gitu. Kalau makanan keluarga kan biasanya suka yang dari Sunda gitu. Pokoknya enah deh,” ungkapnya. Sejak Angie –sapaan Angelina Sondakh—mendekam di Rutan Pondok Bambu, Aaliya ber- sama adiknya, Zahwa tinggal bersama Reza Artamevia. “Aku tinggal di rumah Ibu Reza. Di sana aku bisa main sama teman- teman dan begitu pun dengan Zahwa,” ucapnya. Aaliya menuturkan, dirinya tidak pernah merasa kesepian jika harus ditinggal pergi Reza. Situasi tersebut bahkan tidak sampai mengganggu keseharian aktivitasnya. “Sepi sih tapi kayak enggak ganggu juga ke pelajaran. Pelajaran ya pelajaran, masalah ya masalah,” ilmbuh Aaliya. Meski kini tinggal di rumah Reza, Aaliya mengaku tetap berusaha untuk main ke rumah Angie. “Kalau lagi bisa, aku suka datang untuk nengokin. Tapi kalau lagi padat, ya cari waktu yang lowong,” tuturnya. (wk) tas plastik berisi botol minuman. Lain halnya dengan Ny Suharjo (62). Ibu rumah tangga yang sesekali nyambi sebagai pem- bantu rumah tangga ini juga rela berpanas-panas mengantre zakat demi membiayai suami yang sakit sebulan terakhir. “Kalau dapat ya buat nyambung hidup. Maklum, bapak sudah tidak bekerja dan ha- rus kontrol rutin ke rumah sakit,” ucap wanita yang mengaku tahun ini tidak mendapatkan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) dan raskin. Antre zamat di rumah pengusaha kaya ini bukan kali pertama dilako- ni Suharjo. Tahun lalu, dari tempat yang sama ia mendapatkan santun- an Rp 200.000 untuk mencukupi kebutuhan Lebaran. Tapi, katanya, tahun lalu tak seramai sekarang. Sekarang yang datang banyak sekali, tuturnya sambil berteduh di trotoar. Seminggu sebelumnya, Suharjo bahkan sudah mendatangi kediaman Probosutedjo hingga dua kali. “Kabarnya sudah dibagikan kemarin, ternyata batal dan baru dibagikan hari ini,” imbuhnya. Pantauan Tribun, ribuan warga mulai mengantre di depan kedi- aman Probosutedjo sejak pagi. Namun, hanya sebagian warga yang akhirnya bisa memasuki gerbang utama rumah megah itu. Sangking banyaknya warga yang berdatang- an, panitia akhirnya menutup pintu gerbang utama sekitar pukul 12.00 WIB. Pagar samping serta pagar depan juga terus dijaga petugas untuk mengatasi warga yang ngeyel masuk. Lantas ribuan warga yang belum berhasil masuk harus menunggu berjam-jam dan memadati Jalan Polowijan. Kericuhan sempat hampir terjadi karena warga yang berada di luar merasa bosan menunggu dan mulai resah, takut tidak kebagian jatah zakat. Namun, kondisi itu bisa ditangani sejumlah aparat kepolisian dan satgas yang berjaga. Di tengah kerumunan dan kesem- rawutan warga, beberapa anak-anak terpisah dari orang tuanya. Seorang ibu menangis karena kehilangan put- ranya. Ia berjalan berkeliling sambil mengusap air mata. Di sisi jalan yang lain, sejumlah anak-anak berteduh dari panasnya matahari, setelah lelah menunggu berjam-jam, namun zakat maal yang diharapkan takkunjung dibagikan. Seorang anak bernama Sasa dari Malioboro berusia sekitar 10 tahun, juga terpisah dengan orangtua. Tadi bisa masuk ke dalam bersama empat anak lainnya sekitar jam 11.00 tapi di dalam sumpek, terus keluar melompat pagar ditolong petugas, ucap Sasa. Seorang panitia pembagian zakat, Agung mengatakan, ribuan warga sudah berada di dalam kediaman Probosutedjo sejak pagi. Mereka akan mengikuti rangkaian acara antara lain tausiah, pembagian takjil, buka bersama, Salat Tarawih dan pembagi- an zakat. Ada sekitar 6.000 warga yang sudah berada di dalam, makanya gerbang ditutup. Kami tidak menyangka bisa seramai ini karena tahun sebelumnya tidak seperti ini, ucap Agung di tengah kerumunan. Akibatnya, sepanjang Jalan Polowijan terpaksa ditutup untuk sementara hingga rangkaian acara buka bersama dan pembagian zakat selesai pada malam hari. Sejumlah mobil dan truk dari Polda DIY terlihat berjaga di pertigaan Jalan Ngasem untuk mengarahkan para pengendara dan membatasi rombongan warga yang terus berdatangan. (ekasanti anugraheni/tribun jogja) Peluang Hidup... DARI HALAMAN 1■ Bawa Makanan... DARI HALAMAN 1■ Menghitung Keluhan... DARI HALAMAN 1■ Staf Admin... DARI HALAMAN 1■ Ponsel Bersama... DARI HALAMAN 1■ Rela Jalan... DARI HALAMANV 1■ isolasi selama dua kali enam hari. Masih menurut Muji, pihak- nya bisa saja menuntut perusak- an yang dilakukan para napi. Namun mereka akan dihukum lagi dan masuk penjara, serta kembali melakukan kerusuhan. “Kalau mereka kami tuntut akan masuk ke sini lagi, di da- lam bikin rusuh lagi. Lebih baik mereka menjalani sisa tahanan di tempat lain saja,” terangnya. Para napi ini juga terancam ti- dak akan menerima remisi. Jika dalam masa pengajuan remisi, maka surat pengajuan tersebut akan dicabut. Belum diketahui secara pasti asal-usul minuman keras terse- but, apakah segaja diselundup- kan atau ada oknum petugas yang memfasilitasi pelanggaran. Muji menjelaskan, jumlah kun- jungan Sabtu (3/8) sore memang sangat banyak. Ia menduga petugas ada yang kecolongan sehingga ada arjo masuk. Untuk memastikan kemung- kinan ada anak buahnya yang nakal, Muji berjanji menyelidiki. Namun Muji menduga, barang memabukan tersebut dilempar dari luar pagar lapas. Hal ini sesuai dengan pengalam- an sebelumnya. “Beberapa kali kami menda- pati benda-benda yang sengaja dilempar dari luar tembok lapas. Itu terjadi karena kami bersikap ketat terhadap miras, narkoba maupun ponsel,” tegas Muji. Benda-benda yang paling sering dilempar dari luar adalah pil double L dan miras. Untuk miras biasanya ditaruh di dalam botol plastik yang kuat, sehing- ga tidak pecah saat terjatuh. Diakui Muji, pengamanan di Lapas Tulungaung menemui sejumlah permasalahan. Selain jumlah personel yang minim, para sipir tidak mempunyai peralatan yang memadai. Misalnya, mereka tidak di- lengkapi alat komunikasi handy talky, tongkat kejut maupun me- tal detector. “Metal detectornya sudah lama rusak dan tidak bisa difungsikan lagi sebagai bagian alat pengamanan,” keluahnya. Selain itu seluruh wilayah Lapas Klas IIB Tulungagung juga tidak dilengkapi dengan CCTV. Padahal keberadaanCCTVmerupakanper- alatan dasar yang memudahkan pengawasanparanapi. Saat ini di Lapas Tulungagung terdapat 267 (sebelumnya dtulis 279) tahanan dan napi, sedang- kan kapasitasnya hanya 250 tahanan dan napi.. Sementara itu, dari Malang dilaporkan, dua narapidana kiriman tiba di Lapas Lowokwa- ru Minggu (4/8) sekitar pukul 03.00 WIB. Kalapas Lowokwa- ru, Herry Wahyudiono menilai dua napi yang dilayar ke Lapas Lowokwaru adalah preman. Se- lama di Lapas Tulungagung, ke- duanya sering berulah. Bahkan saat tiba di Lapas Lowokwaru pun keduanya sempat berulah. “Mereka minta kembali ke Tulungagung. Keduanya baru mau masuk lapas pukul 06.00 WIB tadi,” kata Herry. Pihaknya tidak akan menyi- apkan penjagaan khusus untuk mengamankan dua napi itu. Bahkan pengamanan di Lapas pun tidak akan diperketat dari hari biasa. Untuk mengantisi- pasi keduanya berulah di Lapas pimpinannya, Herry mengaku sudah menyiapkan strategi. Sa- yangnya dia enggan member strategi tersebut. “Saya akan berusaha mereka bisa lebih baik disini,” tambahnya. (day/jay) MUDIK PANTURA - Pemudik ber- motor memadati jalur Pantura ber- campur dengan kendaraan roda empat di daerah Cikalong, Karawang, Jawa Barat, Minggu (4/8). Jalur pan- tura, jalur tengah dan jalur selatan Pulau Jawa kini telah dipadati pemudik dari Jakarta menuju Jateng dan Jatim.  KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  8. 8. inisebagaisatucaramenyelesaikan permasalahandijalanmenjelang lebarandenganmemberangkatkan pemudiklebihawal. Dikatakan, pertumbuhan kendaraan dan pertumbuhan jalan sangat tak sebanding. Pada hari raya, kondisi jalan akan penuh denga kendaraan pemudik. Maka, Pemprov Jatim berupaya memberi pelayanan penambalan jalan agar tak ada yang berlubang. Karena, lubang sekecil apapun akan mengurangi rasio pengguna jalan. Dalam acara itu, 2.537 pemudik diberangkatkan. Mereka diantar 50 bus dengan tujuan 9 kabupa- ten/kota di Jatim, yakni Madiun 12 bus, Trenggalek (9), Banyuwa- ngi (8), Jember (7), Ponorogo (7), Bojonegoro (7), Blitar (2), Tuban (1), untuk Madura disediakan 1 bus tujuan Sumenep. Untuk balik nanti juga disiap- kan pada 18 Agustus yakni dari Banyuwangi 3 bus, Jember 2 bus, dengan 275 penumpang. Santuni 400 Anak Yatim Selain mudik gratis, Pakde Karwo juga memperhatikan anak yatim, sehingga Lebaran bisa tersenyum. Kali ini santunan diberikan kepada 400 anak yatim dari 20 panti asuhan. Penyerahan bingkisan itu merupakan rangkaian peringatan Nuzulul Quran yang diseleng- garakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Jatim, di Islamic Center Surabaya, Jumat (2/8) malam. Pakde Karwo mengatakan, tugas ulama adalah memperbaiki dan meningkatkan moralitas, dengan cara membangun dengan nilai-niai keagamaan. Tidak cukup ilmu itu dipelajari tapi juga harus disampaikan dengan cara baik seperti dilakukan para kiai kepada santrinya dengan sentuhan langsung. Sementara tugas umaro mening- katkan kesejahteraan rakyat. Mem- bangun kesejahteraan, kata Pakde, tidak mungkin akan menjadi bagus kalau moralitasnya tidak bagus. “Tidak ada gunanya seseorang itu cerdas jika moralnya kurang baik, yang bisa mengakibatkan mereka bisa melakukan apa saja tanpa pengendalian,” sambungnya. Dalam acara itu hadir Ketua PCNU Jember yang juga dosen pasca sarjana STAIN Jember Dr KH Abdullah Syamsul Arifin MHI yang akrab dengan panggilan Gus Aab. Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arifin Jember ini memberi- kan tausyiah dalam acara tersebut. Juga hadir wakil jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Jatim, tokoh agama, tokoh masyarakat, didahului salat tarawih dengan imam Ketua MUI Jatim KH Abdushomad Buchori. (humaspemprovjatim/nif/wem/ sil/foto: dikky) Terima Kasih Pakde “TERIMA kasih Pakde Karwo atas kemudahan dan kenyamanan kami dalam mudik ke desa kami di Madiun. Kami senang, mudik dan balik gratis ini sangat membantu kami untuk sampai ke kampung hala- man tanpa berdesakan-desakan. Mudah-mudahan program ini setiap tahun bisa dilakukan. (hms) KELUARGA YAYUK - Pemudik Tujuan Madiun Peduli Keluarga Kecil MUDIK gratis ini sangat membantu keluarga kecil kami dalam mengantar pembantu untuk berkumpul dengan keluarga di kampungnya. Program Pakde Karwo ini sangat menyentuh, khususnya bagi yang tak punya cukup biaya. Semoga tahun depan rutenya ditambah lebih banyak seperti Surabaya-Jakarta. (hms) KELUARGA PRIMA - Pengantar Pembantu Perlu Sinergi MUDIK gratis ini memper- mudah orang-orang yang pulang kampung. Program Pemprov Jatim ini sangat membantu masyarakat. Harapan saya, semua program yang dilakukan Pakde Karwo khususnya mudik gratis ini agar tersinergi dengan perusahaan lain sehingga membantu kesejahtera- an sopir dan kernet. (hms) M ABDUL HADI - Kernet Bus Tujuan Ponorogo MEREKA BICARA Tambahan Rezeki ALHAMDULILLAH selama seminggu ini dengan adanya program mudik gratis, armada kami full pesanan. Saya ingin agar pelaksanaan maupun penataan parkir lebih ditata lagi sehingga pemudik bisa mengenali bus yang akan digunakan. Yang jelas, mudik gratis ini membawa tambahan rezeki juga bagi kami. (hms) BUDIARTO - Sopir PO Restu D ENGAN agama, hidup menjadi barokah, dengan ilmu hidup menjadi mu- dah dan terarah, ujar Gus Ipul saat memberikan tausyiah di Masjid Al- Maghfirah Jl Rungkut Asri, Suraba- ya, Jumat (2/8). Ia mengatakan, apabila kehidupan dilakukan dengan selalu menyerta- kan agama dalam segala kegiatanya akan menjadi lebih terarah. Semua punya peluang yang sama, misalnya dalam memperoleh rezeki. Manusia harus percaya dan meyakini bahwa rezeki datangnya dari Allah SWT. Berapapun besar dan jumlahnya, manusia wajib bersyukur. Pada bagian lain Gus Ipul menga- takan, menjadi seorang figur publik seperti pejabat, tidaklah mudah. Menjadi pejabat yang barokah, seperti pernah dialami Presiden ke-1 RI Bung Karno, yakni dipenjara dahulu baru menjadi pejabat. Akan tetapi, saat ini banyak pejabat yang sudah dipercaya oleh masyarakat, namun tidak amanah dengan melakukan tindakan kriminl seperti korupsi dan sebagainya. Saya sangat memegang teguh apa yang pernah disampaikan oleh Bung Karno. Oleh karena itu, saya minta didoakan agar tetap amanah dalam menjalankan roda pemerintahan di Jatim, pintanya. Terkait masa-masa mendekati akhir bulan Ramadan, Gus Ipul menuturkan bahwa manusia yang telah beribadah dalam sebulan penuh dan mendapat predikat sebagai pemenang sejati itu terdapat berbagai kriteria. Kriteria itu haruslah memiliki kebiasaan selalu dekat dengan Allah SWT, memiliki kesehatan yang cukup usai menjalankan ibadah Ramadan, serta memiliki bekal dari ilmu yang cukup sehingga menda- patkan barokah. Karena itu, kebiasaan selama bulan puasa yang telah dilakukan secara baik seperti salat berjamaah, mengaji maupun ibadah lainnya, harus lebih ditingkatkan lagi, imbuhnya. Sementara itu, terkait sosok Gus Ipul, salah seorang pengurus Masjid Al-Maghfirah bernama Indrat menga- takan Gus Ipul merupakan salah satu pejabat yang perlu dicontoh. Di tengah kesibukan dan tugas pemerintahan yang padat, masih menyempatkan diri bersilaturahmi dan mengunjungi masyarakat dalam bentuk ibadah khususnya di bulan Ramadan. Ini kami maknai, ada semacam perhatian dan timbal balik kepada masyarakat, khususnya di tempat kami, katanya. (humaspemprov- jatim/nif/zal) Boyong Budaya Silaturahmi ke Kota “S ATU pesan saya, bu- daya yang baik dari kampung agar di- bawa dan ditularkan ke kota. Sebaliknya, jangan membawa kebiasaan yang jelek dari kota ke kampung,” pinta Pakde Karwo saat melepas Mudik dan Balik Gratis Angkutan Lebaran 2013, di Lapangan Graha Pena Surabaya, Sabtu (3/8). Pakde menuturkan, mem- bawa budaya baik yang ada di desa sangat penting, karena budaya baik seperti gotong royong saat ini di kota besar sudah mengkhawatirkan. Selain itu, budaya tegur sapa atau silaturahmi juga harus dibawa ke kota. Ini pen- ting, karena manusia sebagai makhluk sosial pasti membu- tuhkan kehadiran tetangga untuk saling menyapa dan berbagi sehingga menghasil- kan kehidupan harmonis. “Tak dongakne mugi-mugi mulih ning ndeso diparingi slamet lan aman ning dalan, karo rezekine ditambah. Sing saiki gak duwe penggawean, mbalik ning kota insyaallah oleh penggawean (Saya doakan, bagi yang mudik ke desa mendapat keselamatan dan keamanan di jalan serta rezekinya ditambah. Yang saat ini tak punya pekerjaan, nanti kembali ke kota insyaallah mendapat pekerjaan),” kata Pakde Karwo disambut seruan ‘amin’ oleh ribuan pemudik. MenurutPakde,mudikgratis Wakil Gubernur Jawa Timur Drs H Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menekankan kepada jemaah salat Jumat untuk selalu menghadiri majelis ilmu seperti pengajian, mendengarkan ceramah agama dan kegiatan keagamaan lainnya. Gus Ipul Sapa Jemaah Jumat Masjid Al-Maghfirah Beri Tausyiah, Minta Didoakan Tetap Amanah Pakde Karwo Melepas Mudik Gratis Lebaran ■ HALAMAN 8 JALAN LAIN MENUJU KESEJAHTERAAN RAKYATJ A L I N K E S R AJ A L I N K E S R A SENIN, 5 AGUSTUS 2013 HUMAS PEMPROV JATIM/DIKKY SANTUNAN - Sebagian dari 400 anak yatim saat menerima santunan dari Pakde Karwo, di Islamic Center, Surabaya, Jumat (2/8) malam. P ENDIDIKAN berbasis agama yakni Madrasah Diniyah (Madin) dan sejenisnya sangat pen- ting untuk membangun moralitas anak muda sekaligus membangun karakter bangsa. HalitudisampaikanGubernurDrHSoekarwoyang lekatdisapaPakdeKarwo,saatmemberikanKuliah Umum ProgramKuliahGuruMadrasahDiniyahJatim, diGedungIslamicCentre,Surabaya,Minggu(4/8). Dikatakan, dengan pendidikan berbasis agama, maka anak-anak muda yang nanti menjadi generasi penerus bangsa akan punya landasan kuat dalam setiap bertindak. Mengapa? Sebab selama ini sistem pendidikan di Indonesia tidak seberapa dalam mengulas pentingnya masalah agama. Padahal, agama adalah modal dasar bagi semua orang untuk bisa melangkah dan bertin- dak lebih baik sesuai dengan aturan dan syariah. Dengan landasan agama maka akan terjadi peningkatan kualitas pribadi lebih baik, santun, dan berakhlak mulia.Dengan berakhlak mulia, masyarakat tidak mudah terserang penyakit stres karena kepercayaan dirirnya kuat. Apalagidieraglobalisasisekarang,kataPakde,yang dibutuhkanadalahkekuatandankejernihansertakecer- dasandalamberfikir.Apalagi,hasilsurveimenunjukkan dimana-manaterjadidegradasimoraldikalangananak muda. Kalaudibiarkan,makasangatberbahaya,Maka, pendidikanagamamelaluimadrasahdiniyahmenjadi penting,danJawaTimuringinmenjadi referensibagi pendidikanIslamdiIndonesia,”jelasPakde. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jatim memberi bantuan dana untuk mendidik para guru madin agar kualitasnya bisa jauh lebih baik sebagai sarana peningkatan mutu pendidikan madin. “Jatim adalah satu-satunya provinsi yang sangat memperhatikan pendidikan yang berbasis Islam atau agama di Indonesia. Sebab, masalah degradasi moral hanya bisa diatasi dengan pendidikan yang sistemnya menggunakan dasar agama,” tegasnya di depan 1.500 guru madin dan calon guru madin yang mengikuti kuliah umum. SaatinijumlahsiswamadindiJatim646.749siswa, sedangkandiIndonesia3.557.713siswa.Untukjumlah gurumadinada68.854pendidikdiIndonesia,diJatim 2.096guruatausekitr25%darijumlahgurumadindi Indonesia. (humaspemprovjatim/dilla/irawan) Bangun Karakter Bangsa Lewat Madin HUMAS PEMPROV JATIM KULIAH - Pakde Karwo saat memberikan kuliah umum para guru Madin di Gedung Islamic Centre, Surabaya, Minggu (4/8). HUMAS PEMPROV JATIM LANSIA - Gus Ipul menolong seorang kakek menaiki becak usai menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Maghfirah, Jl Rungkut Asri, Surabaya, Jumat (2/8). Mudik Lebaran seharusnya membawa banyak pengaruh positif. Itulah harapan Gubernur Jatim Dr H Soekarwo. Karena itu, Pakde Karwo –sapaan akrab Gubernur, berharap agar para pemudik mem- boyong kebiasaan baik di desa seperti silaturahmi dan gotong royong untuk dibawa ke kota. ADVERTORIAL HUMAS PEMPROV JATIM AYOMUDIK-Pakde Karwo saat mele- pas 2.537 peserta mudik gratis, di Lapangan Graha Pena, Surabaya, Sabtu (3/8). follow @portalsuryajoin facebook.com/suryaonline
  9. 9. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURABAYA, SURYA - Jumlah pemudik di Terminal Purabaya pada Minggu (4/8) pukul 16.00, sudah mencapai 54.717 orang. Penumpang jarak jauh tetap didominasi ju- rusan Solo dan Yogyakarta yang mencapai 9.200 orang. Kepala UPTD Terminal Purabaya, May Ronald, menyatakan, arus mudik pada H-4 Lebaran ini masih landai. Jumlah bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) yang berangkat dari terminal sekitar 1.118 unit. Untuk penumpang jarak dekat paling banyak jurusan Banyuwangi mencapai 11.900 orang, kata Ronald. Dikatakannya, sempat terjadi keterlam- batan kedatangan bus AKAP jurusan Sura- baya-Semarang dan Surabaya-Yogyakarta. Menurutnya, sempat terjadi penumpukan- penumpang di jurusan itu. Pihak terminal sudah mengeluarkan masing-masing satu unit bus untuk meng- angkut penumpang jurusan Semarang dan Yogyakarta. Kami terjunkan satu bus pa- riwisata saja, setelah itu kondisi normal lagi. Bus reguler di dua jurusan itu sudah beroperasi dan bus pariwisata kami stop dulu, ujar Ronald. Menrutnya,keter- lambatan bus jurusan Surabaya-Semarang dan Surabaya-Yogyakarta itu karena bus jarak jauh harus masuk terlebih dulu ke garasi. Sampai sekarang kondisi masih normal. Kami harap malam ini jumlah penumpang bisa sesuai target, yakni, sekitar 96.000 orang, katanya. Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dis- hub) Kota Surabaya, meminta semua war- ga mengantisipasi titik-titik kemacetan di Kota Pahlawan selama arus mudik dan ba- lik Lebaran tahun ini. Kepala Dishub Eddi, mengatakan titik SURABAYA, SURYA - Belum adanya pihak asuransi yang bera- ni menjamin komplek pertokoan Siola menjadi pertanyakan bagi anggota DPRD Surabaya. Pa- salnya, asuransi kerugian untuk bangunan sangat dibutuhkan sebagai nilai tawar tambahan pe- nyewaan komplek pertokoan. Anggota Komisi C DPRD Su- rabaya, Simon Lekatompessy, mengatakan, seharusnya sejak di- lakukan perbaikan komplek per- tokoan Siola saat ini sudah bisa diasuransikan. Dengan demikian pertokoan Siola yang kondisinya sudah cukup bagus untuk usaha berdagangan bisa disewakan. Tapi rupanya pemkot dalam hal ini Dinas Pertanahan dan Pe- ngeloaan Bangunan (DPPB) ter- lambat mendapatkan asuransi atas bangunan Siola, akibatnya penyewa enggan masuk, kata Simon, Minggu (4/8). Dijelaskan Simon, bangunan komplek pertokoan Siola sebetul- nya memiliki potensi yang cukup besar. Selain letaknya yang strate- gisdijantungKotaPahlawan,Sio- la juga sebagai bangunan berseja- rah. Ini dikarenakan Siola sudah ada sejak jaman Belanda sebagai toko terbesar di Kota Surabaya dan Indonesia Timur kala itu. Ke- beradaan Siola yang ada di pintu masuk Jalan Tunjungan menjadi tempat utama pertemuan peda- gang dan pembeli. Tapi kemegahan dan keterke- nalan dari Siola semakin redup saja seiring dengan perkem- bangan Kota Surabaya sekarang ini. Makanya kami ingin Siola kembali bisa dijadikan tempat perdagangan besar di Suraba- ya, ucap Simon. Oleh karena itu, dikatakan Tunjungan Life D ENGAN duduk bersila Alexandra (6,5), terlihat sangat berhati hati mewarnai manusia kecil atau manusia liliput dengan warna dasar dari akrilik, ada biru, me- rah, kuning dan hijau. Alexan- dra adalah salah satu peserta pada Painting Competition Plaster Gnome, di lantai satu Atrium Ciputra World Surabaya (CWS), Minggu (04/08). Tidak begitu lama sapuan kuas Alexandra sudah menutup Asuransi Enggan Jamin Gedung Siola Penyewa Tak Mau Masuk■ KE HALAMAN 10■ SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ MANUSIA LILIPUT - Puluhan anak mewarnai patung liliput dari bahan gypsum dalam lomba di Ciputra Worlds Surabaya, Minggu (4/8). Banyak cara melatih kepercayaan diri dan motorik anak-anak. Salah satunya dengan mengikuti Pain- ting Competition Plaster Gnome. Dalam kegiatan ini anak-anak dituntut harus kreatif membuat bahan yang setengah jadi, yakni patung gypsum, kemudian memberi warna yang sesuai. Serunya Mewarnai Patung Gypsum Cat Akrilik Melenceng Bisa Kurangi Nilai SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ MUDIK - Ratusan penumpang saat akan memasuki KRD jurusan Bojonegoro di Stasiun Pasar Turi, Minggu (4/8/). Memasuki H-4 lebaran, pemudik yang menuju Bojonegoro dengan menggunakan jasa KA mulai meningkat. PKB Usulkan 4 Nama Calon Wakil Ketua DPRD SURABAYA, SURYA - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Su- rabaya, memastikan akan meng- usulkan empat anggota DPRD menduduki jabatan wakil ketua menggantikan Musyafak Rouf. Usulan ini sesuai dengan in- struksi dari DPP PKB soal peng- isian jabatan wakil ketua DPRD Surabaya periode 2009-2014. Ketua DPC PKB Surabaya, Syamsul Arifin, mengatakan, dari keempat anggota DPRD Surabaya kecuali M Syaifi, Mas- duki Thoha, Mazlan Mansyur, M Naim Ridwan, dan Musrifah akan diseleksi semua untuk di- usulkan ke DPP yang akan mela- kukan pengkajian kembali calon wakil ketua DPRD Surabaya. Dari DPP nantinya akan ada dua nama yang direkom untuk diusulkan menjadi wakil ketua DPRD setelah dipilih salah satu oleh DPC PKB, kata Syamsul Arifin usai Harlah PKB DPC Kota Surabata, Minggu (4/8). Dijelaskan Syamsul, usulan keempat nama sebagai calon KE HALAMAN 10■ Ubah Prilaku Hidup Sehat CITRA DITA P ENGALAMANNYA mengikuti program Indonesia Mengajar yang digagas Anies Baswedan, mem- buat Citra Dita MS, menjadi ke- terusan. Alumni jurusan Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Su- rabaya ini, tahun 2010 lalu ikut program Indonesia Mengajar dengan lokasi di Pulau Rote, Rote Ndau, Nusa Tenggara Timur (NTT). “Bagi saya pengalaman itu sangat berkesan. Tinggal dan hidup bersama orang kampung yang jauh dari modernitas yang ada di Jawa. Mengajar anak- anak SD yang berbeda perma- inan dan keinginan dalam seko- lah,” komentar gadis kelahiran Ponorogo, 7 April 1988, Minggu (4/8). Dari pengalamannya itu, ketika lulus dari kuliah, Citra pun memilih tidak bekerja di kantoran. Meski peluang itu sebenarnya ada dan banyak. atas bangunan Siola, akibatnya penyewa enggan masuk, kata Simon, Minggu (4/8). Pdigagas Anies Baswedan, mem- buat Citra Dita MS, menjadi ke- terusan. Alumni jurusan Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Su- rabaya ini, tahun 2010 lalu ikut program Indonesia Mengajar dengan lokasi di Pulau Rote, Rote Ndau, Nusa Tenggara Timur (NTT). sangat berkesan. Tinggal dan hidup bersama orang kampung yang jauh dari modernitas yang ada di Jawa. Mengajar anak- anak SD yang berbeda perma- inan dan keinginan dalam seko- lah,” komentar gadis kelahiran Ponorogo, 7 April 1988, Minggu (4/8). ketika lulus dari kuliah, Citra pun memilih tidak bekerja di kantoran. Meski peluang itu sebenarnya ada dan banyak. Baru Keluarkan Dua Bus Cadangan Waspadai Kemacetan di Margomulyo■ SURYA/HAORRAHMAN RAZIA TERAKHIR - Petugas kepolisian saat menggelar razia di sebuah hotel pada pekan terakhir Ramadan, mulai Sabtu (3/8) malam hingga Minggu (4/8) dini hari. Razia ini diikuti 400 personel gabungan. KE HALAMAN 10■SURYA/SRI HANDI LESTARI Seharusnya sejak perbaikan komplek pertokoan Siola sudah diasuransikan Dinas Pertanahan dan Pengelolaan Bangunan terlambat mendapatkan asuransi untuk Siola Kemegahan Siola makin redup saja seiring dengan perkembangan Kota Surabaya Perusahaan asuransi baru berani memberikan jaminan kerugian setelah setelah Siola memiliki IMB Kendala dalam proses pengurusan IMB Siola karena gedung tersebut termasuk cagar budaya ■ ■ ■ ■ ■ STORYHIGHLIGHTS HALAMAN 9 | | SENIN, 5 AGUSTUS 2013 SAATNYA MENGISI KEKAYAAN HATI Selama Ramadan selalu ada aktivitas penyejuk hati di SMA Negeri 1 Surabaya. Setiap tahun Pondok Ramadan menjadi pengisi acara selama puasa. Acaranya tidak banyak berubah, tetapi yang selalu menarik adalah para ustaz yang mengisi ceramah. BACA HALAMAN 14 KE HALAMAN 10■ KE HALAMAN 10■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×