Epaper surya 27 september 2013

4,236 views
4,058 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
4,236
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
353
Actions
Shares
0
Downloads
31
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Epaper surya 27 september 2013

  1. 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 F adli sudah bertahun-tahun memburu buku idamannya ini. Semua kolega dan kolek- tor kenalanya sudah dihubungi. Perburuan lewat internet juga terus dilakoni. Namun hingga kini buku yang disebutnya memuat penggalan sejarah penting Nusantara tersebut tetap tak bisa ditemukannya. Padahal pengalaman selama ini, perburuan lewat Internet selalu cospleng. Banyak koleksi buku kuno, manuskrip, dan benda bersejarah berhasil ditemukan dalam perburuan di dunia maya tersebut. Namun untuk buku idamannya, ia merasakan seolah sudah hilang ditelan bumi. Buku yang membuat politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tergila-gila itu berjudul Oud en Niew Oost-Indien atau Old and New East India. Buku ditulis Francois Valentijn. Pemberian peci milik mantan Ketua Umum PBNU yang juga mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ditanggapi positif para Gus- durian dan pengamat politik di Jatim. Sekretaris Gusdurian Jatim Ahmad Arizal mengatakan, pemberian peci tersebut bisa sebagai simbol agar Jokowi meneruskan perjuangan Gus Dur yang belum tuntas dalam memimpin Indonesia yang benar-benar pro rakyat. Tidak membedakan latar belakang agama, ras, dan golongan. “Tujuannya tentu agar terwujud ketenangan, ketentraman, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, kepada Surya, Kamis (26/9) malam. Selain itu, pemberian peci Kopiah Gus Dur Pas di Kepala Jokowi Akan Dikenakan Setiap Salat Jumat Yenny Dukung Kalau Jokowi Capres ■ ■ jakarta, surya - Guber- nur DKI Jakarta, Joko Widodo tidak berhenti menjadi bahan berita. Setelah disorot karena menjadi sasaran serangan po- litisi senior Amien Rais, kini Jokowi bersentuhan langsung dengan salah satu keluarga ter- pandang di lingkungan Nah- dlatul Ulama, yaitu keluarga mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Persentuhan yang menjadi sorotan itu adalah ketika Joko- wi mendapatkan kopiah atau kopiah Gus Dur yang dipaka- ikan langsung oleh Ny Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, istri Gus Dur. Banyak pihak pun menilai ini merupakan dukungan keluarga Gus Dur terhadap Jokowi bila mantan Wali Kota Solo ini menjadi ca- lon presiden pada 2014. Pemberian kopiah itu se- benarnya merupakan kejutan KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ MILITER JERMAN - Sigit Purwanto (48) menun- jukkan berba- gai koleksinya yang berka- itan dengan sosok militer Jerman, di Surabaya, Kamis (26/9). BodKoleksi buku yang sudah mencapi 40 ribu lebih, ter- nyata belum bisa mengobati rindu Fadli pada satu buku. Perburuan gencar sudah dilakukan, tapi tetap saja, buku yang lama memikat hatinya itu tak bisa ditemukannya. Mereka Punya Hobi dan Koleksi Nyeleneh (3) Segudang Buku Belum Obati Rindu Pada Karya Francois HADIAH PECI - Gubernur DKI Jakarta Jokowi me­-ne­rima kenang- kenangan peci milik Gus Dur dari Ny Shinta Nuriyah Wahid pada peringatan HUT Ke-9 The Wahid Institute di Jakarta, Kamis (26/9). Bankir EDAN Mainan ANAK-ANAK SURABAYA, SURYA - Replika mo- bil perang dan senjata biasanya akrab dengan dunia anak. Tapi kebiasaan ini tidak berlaku bagi Sigit Purwanto. Buktinya, Pemimpin Cabang Utama Bank UMKM Jatim ini juga memiliki segudang koleksi kendaraan dan senjata mainan itu. Bahkan jumlah koleksinya sulit ditandingi anak-anak, penggila mainan sekalipun. Tentu saja, Sigit Purwanto tidak menjadikan koleksinya itu untuk bermain, apalagi untuk rusak-rusakan seperti anak-anak. Sebaliknya sigit berusaha merawat koleksinya, seperti merawat kendaraan kesayangan agar jangan sampai rusak. Sigit memperla- kukannya sebagai bagian sejarah dan ekpresi kekagumannya, khususnya pada militer Jerman tempo doeloe. Sigit lalu menceritakan kekagum- annya pada sosok militer Jerman ber- awal setelah menonton film The Battle Of The Bulge tahun 1970-an. Sigit yang kala itu masih kelas 2 SD menonton di bioskop President. Bioskop di Jl Em- bong Malang itu termasuk delapan bi- oskop kelas AA (terbaik) di Surabaya. Kantor Pajak 'Curigai' Setoran Pengusaha Properti SURABAYA, SURYA - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Surabaya 'mencurigai' adanya penerimaan yang tidak optimal dari para pelaku bisnis di sek- tor properti. Kini, secara intens sedang dilakukan pemeriksaan atas laporan pajak penghasilan (PPh) mereka. "Pertumbuhan industri sek- tor properti di Surabaya yang pesat, menjadi salah satu latar belakang pemeriksaan intens itu," kata Kepala Seksi Pela- yanan KPP Madya Surabaya, Oktavianus Bachtiar di sela 'Tax Goes to Campus di Universitas Airlangga, Kamis (26/9). Meski surat pemberitahauan (SPT) disampaikan secara self assessment, namun KPP Madya tetap melakukan uji kepatuhan dan melakukan audit lewat pe- meriksaan bukti-bukti transaksi. Menurut Oktavianus, hal itu ditempuh bukan karena ada dugaan penyimpangan pajak tapi ada indikasi penerimaan Saya Bukan Ustadzah Pipik Dian Irawati KE HALAMAN 7■ Aya Ardianto - “Ya namanya kolektor, apapun barang kesukaanya akan di buru walau dimanapun berada,dlm kata lain sudah menjadi hobby, di sinilah uniknya para kolek- tor2,mengoleksi brang2 antik, aneh,unik. Sah sah aja lah,krn kita bisa tahu kpan bnda2 itu di buat di jamanya,. Raka Maulana - Namanya sdh hoby, barang apapun dikoleksi, ANTARA/ANDIKA WAHYU I stri Almarhum Ustad Jefri Al Buchori (Uje), Pipik Dian Irawati, mengaku sedang sibuk berdakwah. Meski Pipik menolak disebut ustadzah, Pipik masih mau berbagi ilmu dengan jamaahnya. “Alhamdulillah, ada banyak yang undang. Tapi saya selalu bilang, saya bukan ustadzah, saya masih bodo ilmu. Saya hanya mem- berikan motivasi kepada orang banyak,” tutur Pipik saat dijumpai di acara Seputar Obrolan Sele- briti (SOS) antv, Jakarta KE HALAMAN 7■ SURYA/EBEN HAEZER PANCA P Simbol Harapan Keluarga Gus Dur KE HALAMAN 7■ kapanlagi JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 NO. 317 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 Kumpulkan Pernik-pernik Nazi■ KE HALAMAN 7■ Bagaimana reaksi parpol-parpol berbasis nahdliyin terhadap pemberian kopiah Gus Dur untuk Jokowi? join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 | Jakarta, surya - Pemerin- tah dan DPR akan memperketat syarat menjadi kepala daerah. Untuk dapat menjadi kandidat kepala daerah, seseorang harus pernah memegang jabatan pub- lik di pemerintahan. “Mungkin akan ada syarat berpengalaman dalam jabatan publik,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalama Negeri (Kemendagri) Djohermansyah Djohan, Kamis (26/9). Menurutnya, hal itu akan diatur di dalam Undang-Undang Pemi- lihanKepalaDaerah(Pilkada)yang saat ini sedang dibahas bersama antarapemerintahdanDPR. Djohan menambahkan, di RUU Pilkada akan menegaskan calon kepala daerah harus memiliki in- tegritasdanmoralitastidaktercela. Soal kemajuan pembahasan RUU Pilkada, ia mengatakan, sudah ada beberapa kesepakatan dalam hal yang menjadi perbeda- an antara pemerintah dan DPR. “Semua memahami alasan peme- rintah soal biaya mahal dalam pil- kada langsung. Semestinya uang bisa digunakan untuk kepenting- an publik,” kata dia. Tetapi, ujarnya, DPR belum sepaham soal korelasi antara pemilihan langsung dengan po- tensi pelanggaran hukum oleh kepala daerah terpilih. “DPR belum mengakui pemilihan langsung berkaitan dengan ka- sus hukum. Padahal korelasinya sangat positif. Akibat ongkos politik, modal untuk mahar, dan biaya memelihara konstituen dan kendaraan politik, mem- buat skandal perizinan, belanja barang dan jasa,” tutur Djohan. (kompas.com) Coba Jegal Ical di Rapimnas Jakarta, surya - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menga- takan partainya akan melakukan evaluasi persiapan Pemilu 2014 secara menyeluruh pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Oktober mendatang. Dalam Rapimnas nanti, Ak- bar mengindikasikan perlunya pembahasanwacanasosokbakal calon wakil presiden yang nan- tinya akan mendampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie di Pilpres 2014. Wacana untuk cawapres bo- leh, tapi sampai sekarang belum ada. Yang penting partai harus berusaha dulu agar dapat sukses di pemilu legislatif, kata Akbar sesuai menghadiri perayaan ulang tahun Wahid Institute di Jakarta, Kamis (25/9). Meski demikian, Akbar me- ngatakan, sebaiknya penetapan bakal cawapres, ditentukan sete- lah hasil dari pemilihan umum legislatif pada April 2014, dima- na Golkar sudah menetapkan target perolehan suara mencapai 30 persen. Golkar harus fokus dulu ke target di pileg untuk da- pat 30 persen, Bagaimana partai mendapat target itu, jika kader tidak fokus,` ujarnya. Mengenai keputusan bakal capres Partai Golkar Aburizal Bakrie, Akbar mengatakan hal itu dapat saja menjadi salah satu bahan yang dapat dievaluasi dalam Rapimnas Partai pada Oktober mendatang, dengan melihat substansinya dan teknis prosedur pencapresan itu. Secara lengkap, kata Akbar, evaluasi akan menyasar pada pelaksanaan putusan partai selama ini, termasuk keputusan tentang bakal capres dan pro- yeksi ke depan mengenai peme- nangan Pemilu 2104. Saya ingin lihat apakah ada kemajuan, jika tidak, atau malah ada kegagalan, apa penyebab- nya, kita analisis, ujarnya. Akbar juga mengatakan, proses evaluasi akan mengkaji beberapa hal secara menyeluruh seperti kaderisasi, kemajuan partai di tingkat pusat dan daerah, kinerja partai dalam pemenangan Pemilu 2014 serta beberapa hal lainnya. Partai Golkar dijadwalkan menggelar Rapimnas ke-IV pada akhir Oktober 2013 di Jakarta dengan mengundang seluruh pimpinan DPD. Pecat Kader Tak Loyal Menangapi wacana yang di- gulirkan Akbar, terkait evaluasi pencapresan Aburizal Bakrie alias Ical, Partai Golkar akan memberikan sanksi kadernya yang mengusung capres lain. Sanksinya bisa macam-ma- cam, bisa dipecat, atau sanksi lain. Sama seperti di pilkada-pilkada yang ada kader loncat ke calon lain, kata Wasekjen DPP Partai Golkar Tb Ace Hasan Syadzily seperti dikutip inilah.com. Meski demikian, Hasak mengatakan, tidak menutup kemungkinan ada kader Golkar yang dipinang parpol lain untuk maju di Pilpres 2014. Politik di internal Golkar dinamis, segala kemungkinan itu ada. Tradisi bahwa ada kader yang diambil capres lain itu bia- sa. Namun, sebagai kader, harus loyal terhadap keputusan partai yang telah resmi mencapreskan ketua umum, tandas Hasan. Menurut dia, dalam perta- rungan di Pilpres 2014 semua kemungkinan bisa terjadi terma- suk adanya kader Golkar yang mendukung capres parpol lain. Namun, Ace memastikan jika nanti terbukti ada kader ber- khianat, akan diberikan sanksi DPP.(ant) ANTARA/Widodo S Jusuf PERKENALAN - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Nurhayati Ali Assegaf (kanan) bersama tiga orang peserta Konvensi Capres Partai Demokrat, dari kiri: Marzuki Alie, Hayono Isman dan Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo berjalan memasuki ruang rapat pleno FP Demokrat di Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/9). Agenda rapat memperkenalkan dan silahturahim peserta Konvensi Capres Partai Demokrat dengan anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR. Kepala Daerah Harus dari Pejabat Publik Akbar Tandjung Ingin Golkar Fokus Pileg■ Golkar gelar Rapimnas pada Oktober 2013. Rapimnas membahas dan mengevaluasi langkah partai terkait Pemilu 2014. Termasuk evaluasi pencapresan Aburizal Bakrie. ■ ■ ■ storyhighlights Tahapan Pilpres Dimulai Januari jakarta, surya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperhitungkan tahapan Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 akan dimulai pada Januari 2014 menda- tang. Pemungutan suara sudah pasti akan digelar pada Juli 2014 dan KPU tinggal menetapkan hari dan tanggalnya. Tahapan pilpres itu kami estimasi sekitar Juli. Yang harus tetapkan nanti dalam rapat pleno adalah memutus- kan kapan hari-H. Setelah itu kami pukul mundur sekitar awal Januari akan dimulai ta- hapan, ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Kamis(26/9)diJakarta. Ferry mengatakan, kalau merujuk pada pelaksanaan Pilpres 2009 lalu, pemungu- tan suara diadakan pada 9 Juli. Namun, ujar Ferry, pihaknya belum dapat me- mastikan kapan pencoblos- an dilakukan. Mantan Ketua KPU Jawa Barat itu menambahkan, tahapan pilpres akan dimu- lai sekitar dua bulan pasca rekapitulasi perolehan sua- ra dan penetapan anggota legislatif. Adapun tahapan yang dimaksud di antaranya proses perencanaan, pe- nyusunan regulasi, proses pendaftaran pasangan calon. Kemudian proses kampanye termasuk debat di dalamnya, termasuk pelaksanaan pemungutan suara. Itu sekitar Juli awal, tuturnya. (kompas.com) PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN KPKNL Jember Menunjuk Pengumuman Lelang Ulang yang terbit di Harian Surya pada tanggal 30Agustus 2013, dan berdasarkan Pasal 6 UUHT Nomor 4 Tahun 1996 PT. Bank Danamon Indonesia Tbk. akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan Perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL) Jember , atas barang tetap berupa : A. DSP RAMBIPUJI – CLUSTER JEMBER 1. ABDULLATIB, H. Dsn Kloncing RT/RW 03/01 Desa Patemon Kec Pakusari, Kab Jember. Sebidang tanah dan segala sesuatu yang berada diatasnya SHM 127, an. MOCHAMAD FAUSI bin Bok Hajah SITI FATIMAH, luas 3363 M2, terletak di Desa Patemon, Kec Pakusari, Kab Jember. (Harga limit Rp. 150.000.000,- uang jaminan Rp. 30.000.000,-) B. DSP MBALONG – CLUSTER JEMBER 2. BUNGA NAILATUL IZZAH, JL. Ambulu RT/RW 001/015 Desa Balung Lor, Kec Balung Lor Kab Jember. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 1409, an. SUWITO, luas 254 M2, terletak di Desa BalungLor, Kec Balung, Kab Jember. (Harga Limit Rp. 70.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 15.000.000,-) C. DSP MAYANG – CLUSTER JEMBER 3. ABDUL AJIS PAK SOLIHIN, Jl. Kaca Priring III Lingk Gebang Tanggul, Kel. Gebang, Kec. Patrang, Kab Jember. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 873 an. Tuan SOLIHIN luas 90 m2 yang terletak di Kel. Kepatihan, Kec. Kaliwates, Kab. Jember. Harga Limit Rp. 150.000.000,- (Uang Jaminan Rp. 30.000.000,- ) D. DSP KALISAT – CLUSTER JEMBER 4. NUR FAIDAH, Jl. Besuk RT/RW 002/004, Desa Wirowongso, Kec.Ajung, Kab. Jember. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 1106, an. NUR FAIDAH, luas 203 M2, terletak di Desa Wirowongso, Kec.Ajung, Kab. Jember. Harga Limit Rp. 75.000.000,- (Uang Jaminan Rp. 15.000.000,- ) E. DSP AMBULU – CLUSTER JEMBER 5. MUKHLISIN M SANTOSO, H, Dusun Jatirejo RT/RW 07/02 Desa Tempurejo, Kec Tempurejo, Kab Jember. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 362, an. H. MUKHLISIN M SANTOSO, luas 999 M2, terletak di Desa Sidodadi, KecTempurejo, Kab Jember. (Harga Limit Rp. 90.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 20.000.000,-) F. DSP LECES – CLUSTER JEMBER 6. ARIF RUBIANTO, Dsn Pesisir RT/RW 007/003, Desa Randuputih, Kec. Dringu, Kab. Probolinggo. Sebidang tanah dan segala sesuatu yang berada diatasnya SHM No. 756, an. RASULIYATI, luas 204 M2, terletak di Desa Randuputih, Kec. Dringu, Kab. Probolinggo. (Harga Limit Rp. 130.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 30.000.000,-) G. DSP ROGOJAMPI – CLUSTER BANYUWANGI 7. ASHARI H, Dsn Warengan RT/RW 01/02, Desa Bubuk, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 1436, an. ASHARI, luas 110 M2, terletak di Desa Bubuk, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi. (Harga Limit Rp. 100.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 20.000.000,-) 8. JOKOMARYANTO,DesaUmbulrejoRT/RW02/03,DesaBagorejo,Kec.Srono,Kab.Banyuwangi. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 1248, an. KUNITA, luas 1210 M2, terletak di Desa Bagorejo, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi. (Harga Limit Rp. 180.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 40.000.000,-) 9. SUGIYANTI, Dsun Padang Bulan RT/RW 001/002 Desa Tegalrejo, Kec Tegalsari, Kab Banyuwangi. Sebidang tanah dan segala sesuatu yang berada diatasnya SHM No. 328, an. SUGIYANTI, luas 5325 M2, terletak di DesaTegalsari, Kec Gambiran, Kab Banyuwangi. (Harga Limit Rp. 150.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 30.000.000,-) H. DSP PESANGGARAN – CLUSTER BANYUWANGI 10. MUHAMMADNUR,H,DsnKrajanRT/RW003/019DesaTembokrejo,KecMuncar,kabBanyuwangi. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 3429, an. Haji MUHAMAD NUR, Hajjah ENDANG SUDARIYAH, luas 205 M2, terletak di DesaTembokrejo, Kec Muncar, Kab Banyuwangi. (Harga Limit Rp. 90.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 20.000.000,-) 11. ARIS SETIAWAN, Dsn Kaligesing RT/RW 04/002 Karangmulyo,Tegalsari, Kab Banyuwangi. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 1047, an. YULI AGUSTINA, luas 1075 M2, terletak di Desa Karangdoro, Kec Gambiran, Kab Banyuwangii. (Harga Limit Rp. 125.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 25.000.000,-) 12. ABDULROKHIM,DusunBulurejoRT/RW004/001,DesaBlurejo,KecPurwoharjo,KabBanyuwangi. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 1433, an.ABDUL ROKHIM, luas 918 M2, terletak di Desa Bulurejo, Kec Purwoharjo, Kab Banyuwangi. (Harga Limit Rp. 80.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 20.000.000,-) I. DSP ASEMBAGUS – CLUSTER BANYUWANGI 13. HABIB, H, KPNyamplung RT/RW 003/003 Desa Sumberanyar, Kec Banyuputih, Kab. Situbondo. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 1753, an. SUDARNO NURIL, luas 180 M2, terletak di Desa Sumberanyar, Kec Banyuputih, Kab Situbondo. (Harga Limit Rp. 170.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 35.000.000,-) 14. MARIATI, KP. Mimbo RT/RW 002/001 Desa Sumberanyar, kec Banyuputih, Kab Situbondo. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 391, an. MARIYATI, luas 5500 M2, terletak di Desa Sumberanyar, Kec Banyuputih, Kab Situbondo. (Harga Limit Rp. 100.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 20.000.000,-) 15. ROMSE, KP. Nyamplong RT/RW 002/002 Desa Sumberanyar, kec Banyuputih, Kab Situbondo. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 1696, an. ROMSE, luas 445 M2, terletak di Desa Sumberanyar, Kec Banyuputih, Kab Situbondo. (Harga Limit Rp. 90.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 20.000.000,-) J. DSP BESUKI – CLUSTER BANYUWANGI 16. ISMAIL, KPTaman RT/RW 004/002, Ds/Kel. Bletok, Kec. Bungatan, Kab. Situbondo. a. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 104, an. ISMAIL alias P. FADIL, luas 805 M2, terletak di Ds. Bletok, Kec. Bungatan, Kab. Situbondo. b. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 105, an. GADANG ABBAS, luas 1039 M2, terletak di Ds. Bletok, Kec. Bungatan, Kab. Situbondo. Jaminan a dan b di lelang dalam 1 (satu) paket dengan (Harga Limit Rp. 235.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 50.000.000,-) 17. LUKMAN, DsnTanjungsari RT/RW 002/004 DesaTanjung Kamal, Kec Mangaran, Kab Situbondo. Sebidang tanah dan segala sesuatu yang berada diatasnya SHM No. 665, an. LUKMAN, luas 1775 M2, terletak di DesaTrebungan, Kec Mangaran, Kab Situbondo. (Harga Limit Rp. 200.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 40.000.000,-) K. DSP PURWOHARJO – CLUSTER BANYUWANGI 18. MUHAMAD MUKLAS, Dsn Krajan RT/RW 001/006 Desa Tamanagung, Kec Cluring, Kab Banyuwangi. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 713, an. ANITA DIAH HARTINI, luas 347 M2, terletak di DesaTamanagung, Kec Cluring, Kab Banyuwangi. (Harga Limit Rp. 80.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 20.000.000,-) L. DSP SITUBONDO – CLUSTER BANYUWANGI 19. ABDUL HARIS`SPD, Jl. Cokroaminoto No. 18 RT/RW 002/002, Desa Kilensari, Kec. Penarukan, Kab. Situbondo. a. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 1981, an.ABDULHARIS Sarjana Pendidikan, luas 100 M2, terletak di Desa Kilensari, Kec. Panarukan, Kab. Situbondo. b. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 2067, an.ABDULHARIS Sarjana Pendidikan, luas 200 M2, terletak di Desa Kilensari, Kec. Panarukan, Kab. Situbondo. Jaminan a dan b di lelang dalam 1 (satu) paket dengan (Harga Limit Rp. 40.000.000,-, Uang Jaminan Lelang Rp. 10.000.000,-) Pelaksanaan Lelang : Hari/tgl Lelang : Jum'at, 04 Oktober 2013 Pukul : 08.00 WIB Tempat Lelang : KPKNLJember, Jl. Slamet Riyadi Nomor 344A, Jember. SYARAT-SYARAT PESERTALELANG : 1. Peserta lelang wajib setor uang jaminan lelang tersebut di atas ke Rekening Penampungan Lelang KPKNL Jember pada PT. Bank Mandiri (Persero) Cabang JemberAlun-Alun No. 143 000 989 4476 paling lambat 1 (satu) hari kerja efektif diterima, dengan mencantumkan nama terang peserta lelang pada slip setoran. dan nama Penyetor/Peserta sesuai dengan KTP. Penyetoran Uang Jaminan Lelang tidak diperkenankan melaluiATM. 2. Peserta Lelang wajib melakukan penawaran lelang paling sedikit sama dengan Nilai Limit , jika tidak melakukan penawaran, dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan di Wilayah Kerja KPKNLJember. 3. Jika peserta lelang ditunjuk sebagai pemenang lelang, uang jaminan diperhitungkan sebagai pembayaran lelang, jika tidak menang, akan dikembalikan tanpa potongan. 4. Peserta Lelang yang ditunjuk sebagai Pemenang Lelang wajib melunasi kewajibannya dan dikenakan Bea Lelang Pembeli sebesar 2 % dari harga lelang paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan Lelang, ke Rekening Penampungan Lelang KPKNL Jember pada PT. Bank Mandiri (Persero) Cabang JemberAlun-Alun No. 143 000 989 4476 5. Jika pemenang lelang tidak melunasi sisa pembayaran lelang sesuai ketentuan (wanprestasi) uang jaminan disetorkan Kas Negara sebagai penerimaan lain2. 6. Jika terjadi pembatalan lelang sesuai peraturan yang berlaku, pihak-yang berkepentingan tidak dapat melakukan tuntutan terhadap KPKNLJember / PT. BDITbk Divisi SEMM. 7. Informasi dapat diperoleh pada , PT. Bank Danamon Indonesia,Tbk Divisi Self Employed Mass Market (SEMM),AssetLiquidationUnitMalang,berkantordiRukoDinoyoPermaiKavA-6,JalanMTHaryono, DinoyoMalang. KantorALUMalang0341-583446,Syaratlainnyaditentukanpadasaatlelang. Malang, 27 September 2013 PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk. Divisi SEMM BERCOH Malang/ALU Manager Malang PENGUMUMAN LELANG ULANG Menunjuk Pengumuman Lelang Kedua yang terbit di Harian Surya tanggal 04 September 2013 dan berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kanca Surabaya Rajawali akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo melalui jasa pra lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap asset : 1. Yusuf Setiawan, Tanah dan Bangunan, SHGB No. 842, Lt. 162 m2, a.n. MANG YUSUF SETIAWAN, Perum Taman Pondok Jati Blok AK No. 11, Kel. Geluran, Kec. Taman, Kab. Sidoarjo. (Harga Limit Rp. 383.000.000,- / Uang Jaminan Rp. 115.000.000,-) 2. Umi Mahbubah, Tanah dan Bangunan, SHM No. 1199, Lt. 813 m2, a.n. UMI MAHBUBAH, Bangsri No. 177 A, RT.05/RW.02, Ds. Bangsri, Kec. Sukodono, Kab. Sidoarjo. (Harga Limit Rp. 800.000.000,- / Uang Jaminan Rp. 240.000.000,-) Pelaksanaan Lelang : Jumat, 04 Oktober 2013; Pk. 09.00 WIB Tempat : KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161, Sidoarjo. SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Peserta Lelang wajib menyetor uang jaminan ke PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang Pahlawan Sidoarjo No. Rek. 142.000.2032.539 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Sidoarjo, yang sudah efektif selambat-lambatnya 1 hari kerja sebelum lelang dan membawa asli bukti setor pada saat pelaksanaan lelang. Pelunasan selambat-lambatnya 3 hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi pemenang lelang akan dianggap Wanprestasi dan uang jaminan lelang akan disetorkan ke Kas Negara. Bagi yang tidak memenangkan lelang, uang jaminan dikembalikan tanpa dikenakan potongan apapun. 2. Setiap Peserta Lelang wajib melakukan penawaran minimal sama dengan nilai limit, dimana penawaran yang telah disampaikan oleh Peserta Lelang kepada Pejabat Lelang tidak dapat dibatalkan dan bagi Peserta Lelang yang tidak melakukan penawaran akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 bulan di wilayah kerja KPKNL yang melaksanakan lelang. 3. Penawaran dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat. 4. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan / penundaan pelaksanaan lelang maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Sidoarjo, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kanca Surabaya Rajawali dan PT. Central Asia Balai Lelang. 5. Syarat-syarat dan ketentuan lainnya ditetapkan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. Semua obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Info: 081 2300 90000 / 081 650 7000 Surabaya, 27 September 2013 KPKNL SIDOARJO PT. CENTRAL ASIA BALAI LELANG PT. B.R.I (Persero), Tbk KANCA SURABAYA RAJAWALI PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAKTANGGUNGAN No. RCR.SBY/731/2013 Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan No. RCR.SBY/581/2013 dan No. RCR. SBY/582/2013 keduanya tertanggal 28 Agustus 2013, serta berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang No.4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Regional Credit Recovery Surabaya akan melak- sanakan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur sebagai berikut: 1. CV. Firman Pink Abadi : 1 (satu) paket tanah berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya terdiri dari: SHM No. 1269 luasnya 15.813 M2 dan SHM No.2775 luasnya 15.277 M2,keduanya tercatat an.Andi Malarangin terletak di Kel.Mlajah,Kec. Bangkalan, Kab. Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Harga limit lelang sebesar Rp. 7.200.000.000,- Uang jaminan : Rp. 3.600.000.000,- Lelang akan diselenggarakan pada : Hari/tanggal : Jum’at / 04 Oktober 2013. Pukul : 13.45 WIB s/d Selesai. Tempat : Ruang Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya, Jl. Indrapura No.5, Surabaya. 2. CV. Lani Busana : Sebidang tanah seluas 2.308 M2 dengan bukti kepemilikan SHM No.1498 a.n 1.Nyonya Njo Agustin,2.Sieeny ditulis juga Lien Sienny, 3. Nona Laniana, terletak di Dukuh Sambisari, Desa Lontar, Kecamatan Lakarsantri (Sekarang, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep), Surabaya, Jawa Timur. Harga limit lelang sebesar Rp. 3.575.000.000,- Uang jaminan : Rp. 1.780.000.000,- Lelang akan diselenggarakan pada : Hari/tanggal : Jum’at / 04 Oktober 2013. Pukul : 14.00 WIB s/d Selesai. Tempat : Ruang Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya, Jl. Indrapura No.5, Surabaya Syarat syarat lelang : 1. Peserta lelang wajib menyetorkan uang jaminan lelang secara tunai ke rekening KPKNL Surabaya pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dengan No. 140–0002063874 atas nama Rekening Penampungan Lelang KPKNL Surabaya, selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang, bukan melalui ATM, SMS Banking, Phone Banking, Internet Banking dan transfer otomatis lainnya. 2. Pada slip setoran uang jaminan harus dicantumkan nomor urut barang jaminan yang akan ditawar dan nama lengkap peserta lelang. 3. Satu slip bukti penyetoran uang jaminan hanya berlaku untuk satu penawaran barang atau paket barang yang dilelang dan tidak dapat dialihkan untuk uang jaminan objek lelang yang lain dengan alasan apapun juga. 4. Peserta yang telah menyetorkan uang jaminan lelang diwajibkan untuk melakukan registrasi dengan mem- bawa asli bukti setoran uang jaminan, fotocopy identitas diri (KTP/SIM/Bukti diri yang sah lainnya) sebelum pelaksanaan lelang. 5. Penawaran lelang dilakukan dengan cara lisan (terbuka) dengan harga naik-naik / semakin meningkat. 6. Peserta lelang/kuasanya harus hadir pada saat pelaksanaan lelang. 7. Peserta yang telah disahkan sebagai pemenang lelang, bertanggung jawab sepenuhnya dalam pelunasan kewajiban pembayaran lelang, biaya balik nama, tunggakan pajak beserta biaya-biaya resmi lainnya ber- dasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 8. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib melunasi harga lelang dan biaya lelang sebesar 2% dalam waktu 3 (tiga) hari kerja sejak ditunjuk sebagai pemenang lelang, apabila sampai dengan waktu yang telah ditentukan belum melunasi, maka dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan lelang menjadi milik Negara yang disetor- kan ke Kas Negara. 9. Peserta yang tidak disahkan sebagai pemenang, dapat mengambil kembali uang jaminan lelang tanpa dikenakan potongan apapun. Pengembalian uang jaminan lelang yang dilakukan oleh Kuasa Peserta Le- lang harus menunjukkan surat kuasa yang secara tegas menyebutkan bahwa pengembalian Uang Jaminan Penawaran Lelang sebagai perbuatan yang dikuasakan. 10. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap salah satu atau beberapa objek lelang tersebut diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/ peserta lelang, tidak diperkenankan melakukan tuntutan/gugatan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Sura- baya dan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. 11. Bagi peserta lelang dapat melihat objek yang akan dilelang di alamat masing-masing objek tersebut diatas, sejak pengumuman ini sampai dengan 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 12. Peserta lelang dianggap sungguh-sungguh telah mengetahui barang yang akan ditawar/dibeli bila terdapat kekurangan, kerusakan baik yang terlihat maupun tidak terlihat terhadap barang yang akan ditawar/dibeli, maka peserta yang ditunjuk sebagai pemenang lelang tidak diperkenankan minta ganti kerugian atas sesuatu apapun juga. 13. Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Regional Credit Recovery Surabaya, Telp. No. 031 – 5453630 Surabaya, 27 September 2013. PT. BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Regional Credit Recovery Surabaya P E R H AT I A N AWAS PENIPUAN, HATI-HATI JIKA ADA PIHAK-PIHAK YANG MENGATASNAMAKAN PETUGAS DARI DARI BANK MANDIRI ATAU KPKNL SURABAYA UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI PERHATIKAN KARTU IDENTITAS PEGAWAI join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Surya Biz wikipedia.org Nam Air Mengudara- Armada Boeing 737-800 milik Sriwijaya Air saat parkir di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Tak lama lagi, Nam Air, anak perusahaan Sriwijaya Air bakal mengudara melayani rute-rute pendek, dengan menggunakan pesawat jenis Boeing 737-500. J ohar Alam, pendiri dan chairman Internet Data Center menyebutkan seharusnya regulasi LTE sudah diterbitkan setahun lalu dan teknologi ini sudah diadopsi secara luas di Indonesia. “Sudah sangat diper- lukan, sebab peak internet kita tiap harinya sudah sangat tinggi, mencapai 300 Gbps,” terang Johar dalam talk show XL 4G Re- ady di Bebek Bengil, Nusa Dua, bali, Selasa (24/9). Johar pun menyajikan data yang menunjukkan masyarakat Indonesia siap berdampingan dengan LTE. Ia menyebut. dengan penetrasi internet mencapai 22 persen saja, Indonesia sudah menjadi negara kelima terbesar di Asia Tenggara dalam penggunaan internet dan nomor delapan di seluruh dunia. Yang menakjub- kan, Indonesia nomor empat di dunia pengguna media sosial, kata Johar. Johar juga mengungkap kecenderungan dalam bisnis hiburan terakhir, para produser film di Hollywood mulai merilis filmnya lewat streaming internet sebelum menjualnya di bioskop. Tidak mungkin kita bisa menikmati film secara optimal lewat streaming bila kecepatan akses data masih seperti sekarang. Teknologi LTE lah yang menyediakan itu, kata Johar. Heru Sutadi, Direktur Ekse- kutif Indonesia ICT Institute mengamini pernyataan Johar. Menurut Heru, tren aplikasi yang memanfaatkan video sudah berkembang demikian pesat. Karena itu, perlu akses internet yang sangat cepat agar gambar atau video tidak patah- patah, kata Heru yang juga founder situs berbagi video, file dan foto, bukugambar.com itu. Tak hanya itu, pemerintah pun bisa memanfaatkan teknologi LTE untuk menunjang kinerja birokrasi. Teknologi ini bisa digunakan untuk meman- tau pajak restoran secara real time. Atau memantau pemasuk- an dari parkir, yang selama ini terus mengalami kebocoran, kata Heru. Secara perorangan pun, tek- nologi ini digunakan, misal- nya menghubungkan kamera pemantau (CCTV) di rumah dengan telepon pintar yang selalu dibawa. Tanpa kualitas internet yang bagus hal ini tak bisa dilakukan, kata Heru. Menurut Heru, LTE bukan soal kecepatan, tetapi banyak hal baru yang bisa dilakukan dengan LTE. (adi sasono) Bangun 10 SPBG Surabaya, surya - Upaya penggalakkan penggunaan bahan bakar gas (BBG) untuk transpor- tasi disambut baik PT Citra Nu- santara Energi (CNE). Perusahaan penyedia BBG ini siap memba- ngun 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di Jatim. Untuk membangun jaringan SPBG itu PT CNE menyiapkan investasi sekitar Rp 90 miliar. Ke-10 SPBG itu rencananya mu- lai beroperasi pertengahan 2014. Direktur Utama PT CNE, Marsaid mengatakan, dari 10 SPBG yang akan dibangun, em- pat di antaranya akan berada di Surabaya. SPBG lainnya masing- masing dibangun di Banyuwa- ngi, Malang, Situbondo, Jember, Probolinggo dan Kertosono . SPBGitunantinyamemilikika- pasitas 8 million metric standard cubic feet per day (MMSCFD/juta kaki kubik). Jumlah itu mampu melayani sebanyak 3.000 unit tak- si dan 1.500 unit truk atau bus per hari, ujar Marsaid, Kamis (26/9). Menurut Marsaid, meningkat- kan konsumsi BBG tidak cukup hanya memperbanyak SPBG. PT CNE aktif menggandeng se- jumlah perusahaan tranportasi untuk menggunakan BBG. Saat ini, ada sekitar 15 perusa- haan transportasi, termasuk taksi, yang sudah diajak kerjasama. Selain itu, PT CNE kini juga men- jajaki lima perusahaan transpor- tasi lainnya dan menggandeng in- stansi pemerintah guna pengisian BBG untuk kendaraan dinas. “Kami menyediakan konverter kit bagi kendaraan yang hendak mengalihkanbahanbakarnyadari bensin ke BBG,” ujar Marsaid. Permintaan pasar BBG, khu- susnya untuk kendaraan trans- portasi diyakini cukup tinggi. Hanya kendalanya, belum ada infrastruktur yang memadai. “Penggunaan gas untuk moda transportasi di Jatim masih kecil. Dua tahun lalu, hanya sekitar 600 kendaraan dan berkurang. Nah, dengan ada SPBG ini, jumlah ken- daraan yang bisa terlayani BBG bisa semakin banyak,” paparnya. Kurang Kompetitif Kepala Dinas Energi dan Sum- ber Daya Mineral (ESDM) Jatim Dewi J Putriatni menambahkan, salah satu kendala kurangnya se- rapan gas adalah harga. Saat ini, harga gas sekitar Rp 3.888 per liter setara premium (LSP). Harga itu dianggap kurang kompetitif. “Organda sebenarnya bersedia menggunakan BBG. Tapi mereka minta harganya diturunkan seki- tar Rp 3.300 seperti di Thailand. Jadi, harga BBG seharusnya jauh dibawah premium supaya mena- rik minat,” katanya. Direktur Operasioal Taksi Sil- ver, ADhi Pujianto menyatakan dukungannya dalam pengguna- an BBG. “Bagi kami harga jual gas masih menarik, asal sesuai janji mereka (PT CNE) saja, SPBG-nya dibuka dulu di banyak tempat,” ujar Adhi, Kamis (26/9). Menurut Adhi, selisih harga antara BBG dan premium ma- sih menjanjikan. Taksi Silver beberapa tahun lalu merupakan perusahaan yang menggunakan BBG. Tapi karena harga BBG jadi mahal, mereka beralih menggu- nakan BBM subsidi. (rey) Ketika suatu saat nanti regulasi untuk LTE su- dah dibentuk pemerintah, pertanyaan yang muncul adalah apakah masyaka- rat Indonesia siap? Menanti Aturan Akses Internet Super Cepat (2-habis) Bisa Pantau CCTV via Smartphone Jakarta, surya - Maskapai penerbangan Sriwijaya Air mu- lai memperkenalkan Nam Air sebagai anak perusahaannya. Keberadaan maskapai ini untuk sinergi pada penerbangan medi- um service milik Sriwijaya. Presiden Direktur Sriwijaya Air Chandra Lie mengatakan, hadirnya Nam Air dikarenakan masih besarnya peluang bisnis penerbangan di Tanah Air. Saat ini masih banyak rute yang belum terlayani maksimal oleh maskapai lain. Nam Air akan memberi pelayanan pener- bangan ke daerah-daerah yang kurang terlayani di Indonesia, katanya di Jakarta (26/9). Nam Air mendapatkan izin usaha angkutan udara niaga de- ngan izin No SIUAU/NB-031, ter- tanggal 2 Agustus 2013. Sedang untuk izin AOC (Air Operator Certificate) untuk mengakut pe- numpang diharapkan bisa keluar pada 1 Oktober mendatang. Dalam operasionalnya, Nam Air akan menggunakan pesawat jenis Boeing 737-500. Rencananya dalam lima tahun ke depan, akan menggunakan pesawat buatan dalam negeri jenis R80. Chandra mengungkapkan, saat ini telah memesan R80 sebanyak 100 unit yang diperkirakan akan selesai pada 2018. Saat ini sudah ada sekitar 11 rute yang akan dila- yani Nam Air. Sementara, per 3 Oktober nanti, Sriwijaya Air akan mulai penerbangannya rute Jakar- ta–Makassar–Timika–Jayapura –Merauke PP. Rute ini dilayani setiap hari sekali dengan ke- berangkatan dari Jakarta pukul 23.15 WIB dan tiba di Merauke pukul 11.30 WIT. Dari Surabaya, pesawat ter- hubungkan di Makassar dengan jadwal penerbangan pukul 21.50 WIB. Rute ini menggunakan ar- mada baru, pesawat Boeing 737- 800 NG. (kontan/ben) Nam Air Segera Terbangi 11 Rute Domestik surya/adi sasono SIAP LTE - Johar Alam berbicara dalam talkshow XL 4G Ready di Bebek Bengil, Nusa Dua Bali, Selasa (24/9). Beroperasi 2014, CNE Bidik Kota-kota di Jatim■ surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 Sepekan, Tembus 1.000 Pemesan Kehadiran Mobilio benar-benar membius pengunjung IIMS 2013.Sejak diperkenalkan perdana minggu lalu, peminatnya sudah mencapai 1.000, terhitung hingga Rabu (25/9). Mereka harus memberi tanda jadi mulai Rp 5 juta-10 juta, tergantung kebijakan dealer. Produksi Mobilio baru dimulai Januari tahun depan, sedang pengi- riman perdana sebulan setelahnya. Jonfis Fandy Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM antara Ayo beli komputer sekarang! Menikmati chatting online dengan teman? Lebih asyik dengan Wi-Fi gratis* hingga 6 bulan. Saat belajar, bermain atau sekedar berkomunikasi dengan keluarga dan teman, kamu perlu komputer dengan kecerdasan Intel® di dalamnya. Apalagi dengan Wi-Fi gratis* hingga 6 bulan yang akan kamu peroleh di setiap pembelian perangkat Intel® apapun. Inilah kesempatan terbaik untuk dapat segera terhubung sekarang juga. * Gratis akses internet 120 jam hingga 6 bulan, cukup dengan top-up Rp 5000 kamu bisa dapat tambahan kuota internet 240 jam. Hubungi 147 untuk info promo, hotspot top-up, periode promosi 15 Agustus – 31 Oktober 2013. Syarat ketentuan berlaku. Info lebih lanjut: intel.co.id/promo Hak cipta 2013 Intel Corporation. Semua hak dilindungi undang-undang. Intel, Intel Inside adalah merek dagang dari Intel Corporation di A.S. dan/atau negara-negara lain. Nama dan merek lain adalah hak milik dari masing-masing pemiliknya. join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com FINANCE P roduk lokal bagus. Ma- salahnya, harga produk impor jauh lebih murah ketimbang lokal. Salah satunya, barang-barang dari China. Kenapa produk lokal tak bisa semurah yang dibuat di luar negeri? Kita nggak bisa bersaing soal struktur biaya dengan yang ada di China atau di Taiwan atau di negara te- tangga lainnya, kata Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan saat berdiskusi dengan para wartawan di Kantor Kementeri- an Perdagangan Jakarta, Kamis (26/9). Pria kelahiran Jakarta, 21 September 1965 itu mengaku baru saja mendarat dan sedikit lelah sepulang dari Korsel. Gita Wirjawan menemani Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Perindustrian MS Hidayat, membahas masalah ekonomi kedua negara. Kembali soal struktur biaya, pemerintah segera membe- nahi sektor pendanaan dan infrastruktur, sehingga produk Indonesia bisa berdaya saing. Nantinya, untuk produk impor, walau harganya jauh lebih murah tapi harus sesuai dengan standar Keselamatan, Kesehatan dan Keamanan Lingkungan (K3L). Menurut Gita Wirjawan, pemerintah sudah melakukan banyak langkah, termasuk menghadang produk impor yang melanggar peraturan K3L, tidak menggunakan label, tak se- suai SNI. Semua itu untuk menjaga perlindungan konsumen kita. Sudah banyak yang pelaku bisnis yang tertangkap, papar seperti dikutip detikfinance. (hri) surabaya, surya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajib- kan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) berbentuk badan hukum, baik sebagai koperasi maupun Perseroan Terbatas (PT) serta wajib bertransformasi menjadi bank jika kegiatan usahanya melebihi satu wilayah kabupa- ten/kota. Kepala Eksekutif Pengawas IKNB (Institusi Keuangan Non Bank) OJK, Firdaus Djaelani menjelaskan, ketentuan itu ter- tuang dalam UU No 1 Tahun 2013 tentang LKM dan wajib dipenuhi pada 2015. Selama ini, cukup banyak ditemukan LKM ilegal di pede- saan, yang beroperasi layaknya rentenir, katanya belum lama ini. LKM-LKM itu memanfaatkan situasi masyarakat yang belum terjangkau oleh layanan per- bankan. Tak segan, mereka itu menerapkan suku bunga pin- jaman yang terlampau tinggi. Firdaus Djaelani menyatakan, dalam hal LKM berbadan hu- kum PT, setidaknya 60 persen sahamnya harus dimiliki oleh pemerintah daerah di tingkat kabupaten atau kota, atau badan usaha milik desa. Untuk pembinaan, pengatur- an, hingga pengawasannya, di- lakukan OJK dan didelegasikan kepada pemerintah kabupaten atau kota. Apabila pemerintah belum siap, OJK akan mende- legasikannya kepada pihak lain yang ditunjuk. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Pro- vinsi Jawa Timur, Hadi Prasetyo menyampaikan, KM harus ber- badan hukum masih harus dika- ji lebih jauh karena jumlahnya tidaklah sedikit. Kami pemkab atau pemkot membantu, saya pikir bisa, tapi untuk memberikan sanksi tidak bisa, katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (26/9). Tentang perlu tidaknya de- sentralisasi kewenangan, belum ada peraturan pemerintah. Yang jelas, Hadi menilai langkah OJK sangat bermanfaat. (ben) Sedikit Lagi Kuasai Axis surabaya, surya - Tinggal selangkah lagi, PT XL Axiata Tbk (XL) menguasasi PT Axis Telekom Indonesia (Axis). Ke- dua provider telekomunikasi telah mencapai tahap penan- datanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA). Dalam CSPA disepakati nilai 100 persen perusahaan Axis se- besar 865 miliar dolarAS (sekitar Rp 9,9 triliun), dengan catatan buku Axis bersih dari utang dan posisi kas nol, ujar Presiden Direktur XL Axiata, Hasnul Su- haimi dalam keterangan yang diterima, Kamis (26/9). Sejumlah syarat lainnya, Sau- di Telecom Company (STC) dan Teleglobal Investment BV yang merupakan anak perusahaan STC, akan menjual 95 persen saham di Axis kepada XL. Harga pembayaran nantinya untuk mengganti nilai nominal saham Axis, serta membayar utang dan kewajiban Axis. Penyelesaian transaksi di- lakukan setelah kondisi yang disepakati terpenuhi, yaitu ter- bitnya persetujuan dari instansi pemerintah terkait, persetujuan pemegang saham XL melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dan tidak ada ada perubahan dari kepemi- likan spektrum. Dalam transaksi ini, XL akan membayar nilai nominal saham yang disepakati dan akan mem- bayar sebagian dari utang dan kewajiban Axis. Menurut Hasnul Suhaimi, aksi korporasi itu diharapkan mendorong konsolidasi yang mendukung pertumbuhan in- dustri telekomunikasi di Indo- nesia lebih sehat secara jangka panjang serta. Kami ingin membuat XL mampu memberikan kualitas layanan jaringan yang lebih baik kepada pelanggan, paparnya. Transaksi juga akan mendu- kung pengembangan industri telekomunikasi Indonesia seka- ligus menjadi referensi untuk ekspansi bisnis yang berfokus pada pertumbuhan dan belanja modal yang efisien. Setelah transaksi mendapat- kan persetujuan dari instansi pemerintah terkait, XL akan Meningkatkan kualitas layanan pelanggan dan memaksimalkan jaringan secara signifikan baik untuk 2G maupun 3G. Manajemen XL telah menun- juk Merril Lynch (Singapura) Pte Ltd (Bank of America Merril Lynch) sebagai penasihat ke- uangan. Dengan akuisisi Axis, XL akan mengukuhkan posisi- nya sebagai salah satu operator terdepan di industri sekaligus memperkuat kepemimpinannya di layanan data mobile, tambah Hasnul Suhaimi. Bagaimana dengan dukungan dana akuisisi? Vice President Corporate Communications XL, Turina Farouk menjelaskan, perusahaan sedang mengkaji sejumlah sumber pendanaan. Yang pasti ada pinjaman yang akan ditarik untuk membeli Axis ini. Sumberpendanaannyadalam proses, dari berbagai sumber, kita akan melakukan pinjaman jangka panjang, katanya seper- ti dikutip detikfinance. (hri) antara Indonesia Corporate Day - Direktur Utama Mandiri Sekuritas Abiprayadi Riyanto (kiri) didampingi EVP Corporate Secretary and Communication Febriati Nadira (kanan) memberikan keterangan pers tentang pelaksanaan Indonesia Corporate Day, Kamis (26/9). Indonesia Corporate Day akan berlangsung pada 30 September-1 Oktober 2013 di London yang diikuti 14 emiten, yaitu 10 BUMN dan empat perusahaan swasta guna memberikan informasi mengenai peluang investasi di Indonesia. Banyak LKM Ilegal Operasi di Desa XL Konsolidasi untuk Kualitas Layanan■ Pembelian suatu perusahaan oleh perusahaan lain atau oleh kelompok investor. Misalnya, Aqua diakuisisi oleh Danone, Pizza Hut oleh Coca-Cola, dan lain-lain. Dalih akuisisi, salah satunya, perusahaan ingin mencapai pertumbuhan lebih cepat daripada harus membangun unit usaha sendiri. ■ ■ antara Tentang akuisisi HARGA EMAS PERKIRAAN PASAR 25/9 26/9 DOLAR AS/TROY OUNCE (24 KARAT) 1.322.43 1.337.20 Rp 502.000/gram MATA UANG KURS JUAL KURS BELI CNY 1,891.93 1,873.06 MYR 3,609.87 3,570.54 SGD 9,271.42 9,173.11 THB 371.60 367.42 KURSVALAS sumber: bank indonesia FIGUR Gita WirjawanFIGUR Murah Impor JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 | I I I I I 20 I I I I I 23 I I I I I 24 I I I I I 25 I I I I I 26 I I I I I 20 I I I I I 23 I I I I I 24 I I I I I 25 I I I I I 26 I I I I I 20 I I I I I 23 I I I I I 24 I I I I I 25 I I I I I 26 sumber: bloomberg IHSG Jakarta 4.600 4.500 4.400 4.300 Minyak/Dolar AS 120,00 110.00 100.00 90.00 Rupiah/Dolar AS 11.700 11.500 11.300 11.100 103,13 11.473 4.406,77 103,62 102,69 11.488 11.203 4.562,86 4.405,90 join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 magetan, surya - Se- jumlah Pegawai Negri Sipil (PNS) di Kabupaten Magetan mengeluhkan persyaratan reko- mendasi bupati bagi PNS yang maju mencalonkan diri menjadi Kepala Desa (Kades). Pasalnya persyaratan reko- mendasi bupati itu bisa digu- nakan sebagai alat mencekal calon kades dari PNS. Selain itu, rekomendasi bupati juga rawan kolusi, korupsi dan nepotisme. Aturan rekom bupati itu ha- rus ditinjau ulang, karena rawan komersialisasi dan KKN. Sauda- ra saya PNS, mendapat dukung- an warga masyarakat, terpaksa mundur, karena ada ancaman dari orang yang mengaku akti- vis LSM untuk mencekal lewat bupati,kata seorang warga Si- dorejo, Kabupaten Magetan. Artinya, menurut pemuda lulusan sosial politik ini, persya- ratan harus mendapat rekomen- dasi bupati itu bisa digunakan mencekal dan meluluskan PNS yang mencalonkan Kades. Ke- cuali itu, rekomendasi bupati juga rawan komersialisasi untuk diperjualbelikan. Persyaratan rekomendasi diperjualbelikan, dan indikasi itu sudah tersiar luas di ka- langan calon kades PNS. Sudah bukan rahasia lagi, jabatan juga diperjualbelikan di sini, apalagi rekomendasi,jelasnya. Pemilu Kades yang akan di- laksanakan di 188 desa di Kabu- paten Magetan itu nantinya akan dibiayai secara swadaya warga masyarakat desa setempat. Meski begitu lewat Pemerin- tah Kabupaten (Pemkab), desa penyelenggara Pemilu Kades ini mendapat bantuan anggaran yang besarnya menyesuikan jumlah penduduk dan luasan wilayah setempat. Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Magetan, Suko Win- ardi membenarkan persyaratan mutlak bagi PNS yang menca- lonkan diri sebagai Kepala Desa harus mempunyai rekomendasi bupati.(st40) Hakim Cantik Selingkuh Diperiksa KY jombang, surya - Kalau cinta terlanjur bersemi, tidak peduli siapa saja akan lupa daratan. Bahkan keluarga di ru- mahpun ikut terbengkelai gara- gara cinta buta. Itulah yang dialami seorang oknum penegak peradilan di Jombang. Hanya gara-gara as­mara, dan perselingkuhan, semua menjadi berantakan. Seorang oknum hakim PN Jombang berparas elok dengan inisial VN (41), akhirnya harus rela menjalani proses pemerik- saan etik Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA). Pemeriksaan itu dilakukan karena yang bersangkutan dilaporkan terlibat kasus perse- lingkuhan dengan lelaki bukan suaminya. Pelapornya, tak lain adalah suaminya sendiri. Informasi yang dihimpun, VN dilaporkan suaminya sekitar dua bulan lalu ke PN Jombang, dengan tuduhan melakukan perselingkuhan dengan seorang pengusaha. Dari laporan itu, PN meneruskan ke KY dan MA. Hingga akhirnya, NV sejak beberapa waktu menjalani pemeriksaan oleh tim etik KY dan MA. Bahkan sudah beredar kabar, VN yang tinggal di Peru- mahan Dinas PN Jombang Jalan Anggrek Desa Candimulya, Kecamatan Jombang Kota diber- hentikan oleh MA. Belum Dipecat Humas PN Jombang, Arif Winarso SH, membantah jika VN sudah dipecat. “Sampai sekarang beliau masih sebagai hakim di PN sini, karena belum ada keputusan dari MA. Hanya saja hari ini izin untuk tidak ma- suk, dengan alasan ada hal yang mendesak,” kata Arif, Kamis (26/9), Kendati demikian, Arif mem- benarkan jika VN saat ini menja- lani pemeriksaan etik di KY dan MA. Arif mengungkapkan, se- benarnya kasus miring tersebut mulai mengemuka dua bulan terakhir ini. Hal itu menyusul laporan dari suami VC ke PN Jombang. Dalam laporannya, sang suami menuding hakim VN selingkuh dengan lelaki lain. Namun soal identitas sang suami, Arif meng- aku lupa. Meski dalam proses pemerik- saan KY dan MA, menurut Arif, VN tetap melakukan aktivitas seperti biasanya di PN Jombang. Termasuk menangani beberapa kasus yang disidangkan di PN Jombang. Karena sampai hari ini belum ada keputusan apapun dari MA, beliau juga masih beraktivitas seperti biasa. Kami juga mem- perlakukan beliau seperti hakim lainnya. Setiap hari beliau juga masuk. Hanya kebetulan hari ini beliaunya izin untuk tidak masuk, ulang Arif. Dikorek tentang siapa lelaki yang dituduhkan menjadi se- lingkuhan hakim perempuan berkulit putih itu, Arif enggan membuka mulut. Kalau itu saya tidak berkom- peten. Itu wilayah privat,” kilah Arif. VN sendiri, menurut Arif, adalah hakim yang tergolong baru bertugas di PN Jombang. “Belum ada satu tahun di sini,” jelas Arif. Sebelumnya, VN bertugas di PN Amlapura, Karangasem, Bali.(uto) surya/yuli ahmada pulang kampung - Peserta konvensi bakal calon presiden dari Partai Demokrat, Ali Masykur Musa, pulang kampung sambil untuk minta doa restu atas pencalonannya kepada ibundanya, Hj Mutmainah, di Desa Ketanon, Kedungwaru, Kamis (26/9). Rekom Bupati Rawan KKN Suami Laporkan Keterlibatan Pengusaha■ Hakim berinisial VN dekenal sebagai hakim cantik yang baru bertugas di Jombang selama setahun Suami VN memergoki istrinya selingkuh dengan seorang pengusaha Kasusnya dilaporkan PN Jombang dan diteruskan ke KY dan MA ■ ■ ■ storyhighlights tulungagung, surya - Peserta konvensi bakal calon presiden dari Partai Demo- krat, Ali Masykur Musa, pu- lang kampung sambil bagi- bagi duit Rp 2,5 miliar, Kamis (26/9). Ali yang juga Ketua Umum IkatanSarjanaNahdlatulUlama (ISNU) itu mulai Kamis pagi ke rumah ibunya, Hj Mutmainah, di Desa Ketanon, Kedungwaru, untuk minta doa restu terkait pencalonannya. Nah, usai dari rumah masa kecilnya, ia menghadiri acara bersama pejabat Kementerian KelautandanPerikanan(KKP) untukmenyerahkanmodalRp 2,5 miliar kepada perwakilan 36 kelompok pembudidaya ikan se-Tulungagung. Tiap kelompok mendapat- kan modal kerja antara Rp 60 juta sampai Rp 100 juta. Seba- gai pejabat BPK, Ali Masykur berpotensi memanfaatkan pe- ngaruhnya dalam pengaloka- sian anggaran di kementerian apapun. Namun, ketika dikonfirma- si ihwal sumbangannya un- tuk warga kampung halaman itu, Ali Masykur menyatakan bahwa uang itu bukan dari kantong pribadinya. Uang itu diserahkan KKP, disaksikan saya, menyum- bang 36 paket modal untuk mendorong kemandirian, ada yang Rp 100 juta, ada yang Rp 60 juta per paket, katanya. Ali Masykur Musa, meng- ibaratkan pekerjaan lemba- ganya seperti malaikat Rokib dan Atit yang mencatat amal baik dan buruk manusia. Tingkah laku pengguna keuangan itu kami yang men- catat. Kalau salah ya kami bi- lang salah, kalau baik ya baik. Kalau menyimpang ya dise- rahkan ke aparat hukum. Jadi BPK itu kalau dalam agama ya kira-kira seperti malaikat Rokib dan Atit. Nuwun sewu kepada Kyai Hakim (tokoh Nahdlatul Ulama yang juga hadir) kalau saya kebablasan, selorohAli Masykur di penda- pa KongasArum Kusumaning Bangsa Pemkab Tulungagung, Kamis (26/9) sore. Ali Masykur bicara di de- pan Wakil Bupati Maryoto Bhirowo dan ratusan pegawai negeri, lurah, camat, hingga kepala dinas. Ia lantas memuji laporan keuangan Pemkab Tulungagung yang mendapat status Wajar Tanpa Pengecua- lian (WTP) dari BPK selama 3 kali berturut-turut sejak 2010. Prestasi itu bukan karena saya dari Tulungagung, tapi memang karena semangat penataan keuangannya baik, puji Ali Masykur.(yul) Ali Masykur Mudik Bagi-bagi Duit Rp 2,5 M Pulang Minta Doa Restu Ibunda■ surya/sudarmawan kajari - Kajari Madiun, Suherlan SH madiun, surya - 120 Ba- tang kayu jati glondongan yang diduga hasil curian ditemukan anggotai Polsek Taman, di ha- laman belakang SMAN 2 Kota Madiun, Kamis (26/9). Selain tak bertuan dan tak ada surat menyuratnya, diduga kayu jati berbagai ukuran itu juga diduga hasil curian. Pasal- nya, tidak ada yang mengekaui atas kepemilikan kayu-kayu yang diduga diangkut seba- nyak 3 kali pada malam hari, sebelum diletakkan di halaman belakang dekat parkiran SMK Negeri 2 Kota Madiun. Anehnya, sejumlah petugas keamanan dan penjaga SMK Negeri 2 Kota Madiun, tidak ada yang mengetahui siapa yang berhasil memasukkan kayu berukuran besar-besar ke halaman belakang sekolah itu. Padahal, selama ini untuk masuk ke SMK Negeri 2 Kota Madiun semua tamu diharus- nya mengisi buku presensi dan harus melapor ke Satpam dan petugas keamanan. Apalagi, jarak pintu masuk SMKN 2 Kota Madiun yang berada di pinggir Jalan Utama Madiun - Ponorogo, cukup jauh dengan kayu-kayu itu ditumpuk di belakang halaman sekolah. Berdasarkan hasil penghitung- an dan pengangkutan kayu-kayu itu dari SMK Negeri 2 Kota Ma- diun ke Polsek Taman diketahui semua jenis kayu jati dengan jumlah 120 batang masih glon- dongan. Selain itu, kayu-kayu ini rata-rata berukuran 2 meter sam- pai 4,5 meter dengan diameter antara 16 centimeter hingga 30 centimeter. Kapolsek Taman, Kompol Burhanuddin mengatakan jika ratusan batang kayu jati itu tidak jelas pemiliknya. Oleh karena itu, kayu-kayu itu bakal diamankan ke Polsek Taman. Rencananya, jika sudah ada di Polsek Taman, penyidik akan surya/sudarmawan kayu curian - 120 Gelondong kayu jati curian disembunyikan di halaman belakang SMAN 2 Kota Madiun, namun tidak seorangpun mengakui siapa pemiliknya 120 Kayu Jati Curian Ditumpuk di SMAN 2 melaksanakan penyelidikan untuk mengetahui siapa pemi- lik kayu tersebut. Satpam Keluar Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikbudpora) Kota Madiun, Suyoto HW me- nyatakan pihak sekolah sudah melaporkan keberadaan kayu tersebut sejak, Senin (23/9) lalu. Suyoto memperkirakan jika kayu-kayu itu masuk ke hala- man sekolah, Sabtu (21/9) pu- kul 20.00 WIB saat satpam dan penjaga sekolah sedang keluar. Namun, pintu gerbang utama terbuka.(wan) madiun, surya - Tim ekse- kutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiunbelumbisamemastikan mengeksekusi atau memberi- kan pemberlakuan khusus bagi 3 mantan anggota DPRD Kota Madiun periode 1999-2004 yang menderita berbagai penyakit. Alasannya, masih menunggu hasil perkembangan kesehatan dan rekam medik dari 3 mantan anggota DPRD Kota Madiun yang masih menjalani perawatan di rumahnya masing-masing. Ketiga mantan anggota DPRD Kota Madiun yang belum dieks- kusi karena sakit itu di antaranya Ali Sholah Barabah (PAN) yang kakinya mengalami pembeng- kakan dan sakit jantung, Adam Suparno (PDIP) yang meng- alami stroke dan hanya bisa ter- baring di atas tempat tidurnya dan tidak bisa kemana-mana, serta Suhadi (Golkar) yang juga mengalami stroke. Selain 3 mantan dewan yang sakit itu, Kejari Madiun juga belum mengekskusi Suprano- wo (PDIP) lantaran masih ijin mengikuti sidang gugatan Pil- wali Madiun untuk pasangan Parji-Inda Raya Ayu Miko Sa- putrai (Pari) di Jakarta. Sedang- kan terpidana Wimbo Hartoyo (PDIP) sudah meninggal dunia. Sementara, enam mantan de- wan yang sudah dijebloskan ke dalam Lembaga Pemasyarakat- an(Lapas)kelasIMadiunadalah Wisnu Suwarto Dewo (PDIP), Yohanes Sinulingga (Golkar), Kun Ansori (PKB), Ismet Isnan- to (PBB), Gatot Triyanto (PKPI), dan Suwarsono (PDIP). Mereka diekskusi (menjalani hukuman) karena dijatuhi bersalah oleh Mahkamah Konstitusi (MK) da- lam kasus korupsi dana APBD pada 14 pos anggaran di DPRD Kota Madiun Tahun Anggaran 2002-2004 silam. Kami belum bisa memutus- kan untuk ekskusi itu. Karena harus mengetahui dan mengecek perkembangan kesehatannya masing-masing, terang Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Madi- un, Suherlan, Kamis (26/9). Selain itu, Suherlan mengaku sudah meminta rincian sakit yang diderita masing-masing mantan dewan ke dokter yang menanganinya. Namun, hasil rekam medik belum diterima- nya sampai saat ini. Kami belum mengeksekusi mereka karena masih menung- gu petunjuk pimpinan (Kejati), keterangan rekam medik, pung- kasnya. Diberitakan sebelumnya, 6 mantan anggota DPRD Kota Madiun periode 1999-2004, di- jebloskan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke Kejaksaan Negeri (Ke- jari) Madiun ke Lapas kelas I Madiun, Selasa (24/9).(wan) Kejari Tunggu Rekam Medik 3 Mantan Dewan madiun, surya - Sebanyak 5 pekerja seks komersial (PSK) dan 2 orang germo diamankan petugas gabungan Satpol PP, Sabhara, Dinsosnakertrans dan Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun, Kamis (26/9). Mereka diamankan dari se- jumlah warung remang-remang di Desa Bathil, Desa Lembah, dan Desa Mlilir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Pasalnya, para PSK beroperasi liar di lingkungan perkam- pungan padat penduduk. Kelima PSK dan dua germo yang diamankan itu adalah Lasmiati (45) warga Desa Mo- rang, Kecamatan Kare, Jumirah (47) warga Desa Lembah, Keca- matan Dolopo, Sriani (43) war- ga Desa/Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Hariati (31) warga Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo, Murniati (49) warga Desa/ Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, Parti (56) warga Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, serta Asmiatun Kusuma Sari (33) warga Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Saat didata di ruang Pelayan- an dan Rehabilitasi Sosial, Din- sosnakertrans Pemkab Madiun, para PSK ini hampir semuanya langsung meminta dicarikan lokasi toilet dan WC. Pasalnya, selain menangis mereka juga sebagain terkencing-kencing saat didata petugas. Kabid Pelayanan dan Reha- bilitasi Sosial, Dinsosnakertrans Pemkab Madiun, Endang Su- warsih mengatakan jika tidak ada salah tangkap dalam kasus penggerebekan para PSK dan germo yang dilaksanakan pe- tugas gabungan siang bolong itu. Menurutnya, mereka akan didata dan rencananya akan diberi pelatihan di UPT Rehabi- liasi Sosial Propinsi Jawa Timur di Kediri. Kasi Keamanan dan Keter- tiban serta Penindakan, Satpol PP Pemkab Madiun, Tony Agus Purnomo menjelaskan mereka sudah lama diincar petugas. Tes HIV Setelah menjalani pemerik- saan tim gabungan, para PSK dan Germo itu, langsung dites darahnya untuk mengetahui kondisi mereka sudah tertular berbagai penyakit mematikan atau belum. Pengelola Program Komisi Penanggulangan Aids (KPAD) Kabupaten Madiun, Herry Setiawan mengatakan jika para PSK dan germonya dites scre- ening HIV. Menurutnya, test screening HIV itu layaknya tes Voluntary Counseling and Testing (VCT). Kendati hanya diambil sampel darahnya nilai keakuratannya mencapai 99 persen.(wan) Tim Gabungan Jaring 5 PSK dan 2 Germo surya/sudarmawan didata - Tim Gabungan berhasil menggaruk 5 PSK dan 2 germo di sejumlah warung remang-remang di Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. HALAMAN | | JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 Jawa Timur jember, surya - Bripka Sumardiono dan Brigpol Yanuar, dua polisi yang menjadi terdak- wa dalam kasus kepemilikan nar- koba, batal divonis Pengadilan Negeri (PN) Jember, Kamis (26/9) lantaran hakim yang menyidang- kan mereka tidak lengkap. Sidang untuk terdakwa lain dalam kasus yang sama, Samha- ri, juga ditunda kemarin. Padahal sidang pernah ditun- da selama dua minggu hanya untuk memberikan kesempatan hakim menyusun materi vonis. Persidangan terakhir dua pekan lalu adalah pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU). Sumardiono dituntut hukuman tujuh tahun penjara, dan Yanuar lima tahun penjara, sementara Samhari empat tahun penjara. Ketiganya ditangkap secara berurutan oleh tim dari Polda Ja- tim di tiga tempat yang berbeda di Jember. Mereka terbukti me- miliki narkotika jenis sabu-sabu. Anggota majelis hakim, Nur Iswandi mengatakan, sebenar- nya materi vonis telah selesai dan siap dibacakan. Mohon maaf, untuk persidangan kali ini ditun- da, karena majelis hakim tidak lengkap, jadi sidang tidak bisa dilakukan, ujar Nur kepada ter- dakwa, JPU, dan pengacara. Nur beralasan ada Badan Pengawas (Bawas) dari Mahka- mah Agung yang sedang ber- kunjung ke Jember. Bawas itu datang dalam acara pelatihan bidang pengawasan untuk ha- kim di eks-Karesidenan Besuki yang digelar di sebuah hotel di Kabupaten Jember. Pelatihan mulai hari ini sam- pai Sabtu (28/9). Saya sendiri juga ikut dalam pelatihan itu. Setelah sidang ini selesai, lang- sung mengikuti pelatihan yang dimulai sore ini, imbuh Nur. Majelis hakim yang menyi- dangkan perkara narkoba itu diketuai oleh Ketua PN Jember, Syahrul Mahmud. Dia sibuk me- nerima tamu dari Bawas MA, se- hingga tidak berada di kantor. Suyanto, pengacara Samhari mengaku kecewa karena sidang ditunda lagi. Tetapi karena alasannya bisa kami terima, ter- paksa diterima, ujar Suyanto. Akhirnya sidang vonis untuk ketiga terdakwa itu akan dibaca- kan Rabu (2/10). (uni) surya.co.id | surabaya.tribunnews.com sampang, surya - Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua mobil penumpang umum (MPU) dan bus an- tarkota Akas menyebabkan dua tewas di Jalan Raya Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Sampang, Kamis (26/9), seki- tar pukul 06.30. Selain itu ada lima korban luka berat yang dirujuk ke RSUD Marto Sudirjo, Pamekasan. Korban tewas adalah penumpang MPU L-300 M 1141 UA. Yaitu Marsui (40), war- ga Kecamatan Gapura, Sumenep, yang kepalanya pecah terbentur besi pembatas antara sopir dan penumpang, dan bayi M Faruq (11 bulan), asal Dusun Pandan, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, dengan kepala terluka. Menurut saksi di lokasi kejadian, saat itu MPU yang dikemudikan Agusalim (46) bermuatan 11 penumpang dari arah Sampang menuju ke Pamekasan. Di be- lakangnya MPU pelat hitam M 1559 C tanpa penumpang, dikemudikan Baikuni (42), sama-sama melaju dengan kecepat- an tinggi. Ketika tiba di lokasi, MPU menabrak becak yang berjalan dari arah sama. Aki- batnya becak terpelanting ke kiri, sedang MPU ke tengah jalan. Mendadak dari arah depan muncul bus Akas yang dike- mudikan Fadil (37), warga Desa Berani Kulon, Kecamatan Maron, Probolinggo. Moncong kanan MPU menabrak bagi- an depan kanan bus. Sementara, Baikuni yang mengemudikan MPU beberapa me- ter di belakangnya kaget dan tak sempat menghindar hingga ikut menabrak. Kepada Surya, Fadil, sopir bus Akas, di sela-sela pemeriksaan di Satlantas Polres Sampang mengatakan, posisi bus yang dikemudian sudah benar. Ketika MPU menabrak becak, ia sudah membuang stirnya ke kiri dan mengerem. Hatima (30), ibu bayi Faruq, yang ha- nya luka lecet di dahi mengatakan, dia pulang dari Camplong untuk membeli beras, duduk di jok tengah sambil meng- gendong anaknya. Wakapolres Sampang, Kompol Alfian Nurrizal mengatakan, kejadian itu didu- ga pengemudi MPU sarat penumpang tidak memperhatikan kecepatan laju mo- bilnya dan tidak menjaga jarak. (sin) Prihatin Klinik Ilegal Menjamur pamekasan, surya - Men- jamurnya klinik medis ilegal atau tidak berizin di Kabupaten Pamekasan membuat Wakil Ketua DPRD Khairul Kalam prihatin. Karenanya, dia meminta agar dinas kesehatan (dinkes) setem- pat segera menertibkannya. Dinkes jangan berpangku tangan menyikapi maraknya klinik ilegal di Pamekasan ini. Kasus praktik medis di Keca- matan Pakong, Pamekasan yang telah menyebabkan korban meninggal dunia jangan sampai terulang lagi, kata Khairul Ka- lam, Kamis (26/9). Ia juga meminta agar dinkes juga bisa menindak tegas semua pemilik klinik yang terbukti be- lum mengantongi izin operasio- nal. Politikus Partai Demokrat ini meminta agar Dinkes juga tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban, termasuk klinik yang dikelola oleh pejabat pemkab sekalipun. Seperti Klinik Larasati di Jalan Mandi Laras Pamekasan yang kini berubah fungsi menjadi rumah sakit, dan belum mengan- tongi izin operasional. Kalau klinik-klinik ilegal ini dibiarkan tumbuh menjamur, kami khawatir akan banyak warga yang akan menjadi korban malapraktik nantinya, seperti yang terjadi di Desa Pakong, Ke- camatan Pakong, terang Khairul Kalam. Malapraktik Pernyataan Khairul Kalam itu muncul akibat terjadi kasus malapraktik yang dilakukan ok- num perawat RSD Pamekasan bernama Bustami. Dia membuka praktik medis di rumahnya dengan membuka Klinik Harapan yang sebenar- nya tidak mempunyai izin. Ke- pada warga yang datang berobat ke kliniknya, ia selalu mengaku sebagai dokter spesialis bedah dan bisa melakukan operasi, tanpa harus dirujuk ke RSD Pa- mekasan. Akibat kecerobohannya, salah seorang pasien, Sudeh (42) yang berobat pada 2012, lumpuh bah- kan kemudian meninggal. Korban datang ke klinik itu dengan keluhan pusing-pusing yang dialaminya. Oleh Busta- mi, Sudeh disarankan dibedah, karena di bagian punggungnya ada benjolan yang diduga seba- gai penyebab keluhannya itu. Akan tetapi, setelah operasi ternyata kondisi pasien tidak sembuh, bahkan pandangan mata kian buram, pendengaran terganggu, kemudian lumpuh dan akhirnya meninggal dunia. Kasus malapraktik itu kini di- tangani Polres Pamekasan. Tim penyidik menjerat pasal berla- pis pada perawat rumah sakit daerah setempat, yang terbukti melakukan malapraktik hingga menyebabkan pasiennya me- ninggal dunia. Menurut Wakapolres Pame- kasan Kompol Ikhwanudin, se- lain memang terbukti melakukan malapraktik, yang bersangkut- an juga telah mengaku dokter spesialis kepada pasiennya, dan membuka praktik pengobatan yang seharusnya hanya dilaku- kan dokter. Makanya yang bersangkutan kami jerat dengan undang-un- dang kedokteran dan undang- undang tentang keperawatan, kata Ikhanudin, Kamis (26/9). Polisi menjerat Bustami de- ngan Pasal 73 junto pasal 78 UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dan Pasal 106 junto Pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehat- an. (ant) surya/muchsin barang bukti - MPU sarat penumpang M 1141 UA yang dikemudikan Agussalim, ringsek setelah dihantam bus Akas, di jalar raya Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Sampang. Dua Tewas dalam Tabrakan Beruntun madiun, surya - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng sejumlah Lemba- ga Swadaya Masyarakat (LSM) yang konsisten menangani dan mendampingi para pecandu narkotika. Ini menyusul, BNN memiliki sejumlah keterbatasan dalam menangani para pecandu yang jumlahnya terus mengalami pe- ningkatan dari tahun ke tahun. Selain itu, lembaga (tempat) rehabilitasi yang dimiliki BNN selama ini juga terbatas. Deputi Bidang Rehabilitasi, BNN, Jarot Apriyanto mengata- kan, karena keterbatasan BNN dalam menangani para pecan- du narkotika, maka pihaknya menggandeng masyarakat mau- pun LSM untuk turut mena- ngani para pecandu narkotika. Apalagi data jumlah pecandu terus meningkat. Contohnya di Jatim, berda- sarkan prevalensinya masih menduduki ke-11 nasional. Te- tapi, berdasarkan jumlah pecan- dunya menduduki urutan ketiga setelah Jawa Barat dan DKI Ja- karta, terangnya kepada Surya, saat kunjungan ke Yayasan Bam- bu Nusantara, sebuah LSM di Kota Madiun, Kamis (26/9). Ber- dasarkan hasil penelitian BNN dengan Universitas Indonesia (UI) tahun 2011, di Jawa Barat ada 204.941 pecandu narkoba, DKI Jakarta 140.923 pecandu, dan di Jatim 140.485 pecandu. Menurut Jarot, keterbatasan BNN menyangkut daya tam- pung tempat rehabilitasi. Pa- salnya, hingga kini di seluruh Indonesia hanya mampu me- nampung 18.000 pecandu narko- tika. Sedangkan jumlah pecandu yang terdata ada 4 juta orang. Kami harap melalui jalinan kerjama sama dengan masya- rakat dan LSM, target mampu melakukan rehabilitasi 4 juta pencandu bisa terealisasi secara bertahap, imbuhnya. Beberapa LSM di Jatim su- dah menjalin kerjasama dengan BNN, seperti di Surabaya, Ma- lang, dan Sidoarjo. Di Madiun, Jarot berharap bisa bekerjasama dengan Yayasan Bambu Nusan- tara. LSM ini dikenal konsisten menangani dan mendampingi para pecandu narkotika di wi- layah Eks Karesidenan Madiun sejak 8 tahun lalu. Direktur Yayasan Bambu Nu- santara, dr Andreanus M Uran mengatakan yayasan yang di- pimpinnya sudah sejak lama konsisten melakukan pendam- pingan terhadap para pencandu narkoba hingga penderita HIV/ AIDS di Kabupaten dan Kota Madiun. Bahkan kini sudah ber- kembang ke Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Pacitan. Selama ini kami sudah me- nangani sebanyak 515 pecandu narkoba, katanya. Dia yakin jumlah pecandu yang ada se- sungguhnya lebih dari yang ter- daftar. Mereka mayoritas berusai produktif 18 - 40 tahun. (wan) surya/sri wahyunik tunggu nasib - Tiga terdakwa yang batal divonis pengadilan kema- rin lantaran hakimnya tidak lengkap. Legislatif Minta Dinkes Segera Tertibkan■ Legislatif meminta Dinkes Pamekasan segera menertibkan klinik ilegal dan tak berizin untuk mengurangi korban malapraktik Pernyataan itu muncul setelah ada korban meninggal di klinik tak berizin ■ ■ storyhighlights Gelar Karapan Tanpa Kekerasan bangkalan - Meskipun panitia memutuskan tahun ini ka- rapan sapi memperebutkan Piala Presiden ditiadakan, Kabupa- ten Bangkalan menyatakan siap menggelar karapan sapi tanpa ada kekerasan terhadap sapi yang berlaga. Kepala Dinas Pemu- da Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupa- ten Bangkalan Mohammad Guffron mengatakan, sudah meng- agendakan karapan sapi tanpa kekerasan di Stadion RPH Moh Noer pada tanggal 20 Oktober 2013. Peserta yang akan tampil dalam acara itu telah ada 24 pasang sapi yang lolos dalam seleksi di tingkat eks-pembantu bupati. Agar masyarakat dan pemilik sapi lebih akrab dengan kerapan sapi tanpa kekerasan. Kalau kabupaten lain masih dengan kekerasan, itu di luar kewenangan kami, tandasnya. (st32) Dirazia Sebelum Jadi Mucikari situbondo - Niat hati ingin mengadu nasib jadi mucikari, tetapi apa daya keburu kena razia petugas Satpol PP. Itulah yang dialami pasangan suami istri (pasutri) di eks-lokalisasi Gunung Sampan (GS), Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo. Mereka mengaku baru empat bulan mengontrak rumah di GS dengan maksud ingin menjadi mucikari. Mereka semula bermatapenca- rian sebagai petani. Namun hasil yang diperoleh tak mencukupi. Tidak cukup kalau hanya sehari penghasilan Rp 10.000, apalagi anak sudah dua,” kata sang istri. Bersama mereka juga dijaring tiga PSK yang tengah mangkal di warung remang dan satu PSK di GS. Kasi Ops Satpol PP, Uman mengatakan, razia kali ini bu- kan hanya kegiatan rutin, melainkan menjalankan Perda Nomor 27 tahun 2004 tentang larangan praktik prostitusi di Kabupaten Situbondo. (izi) LINTAS JAWA TIMUR surya/sudarmawan diskusi - Suasana pertemuan antara para kativis Yayasan Bambu Nusantara dengan Deputi Bidang Rehabilitasi, BNN, Jarot Apriyanto. surya/rivai BNN Gandeng LSM Tangani Pecandu Narkoba Sekitar 20 mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi/Kaukus Mahasiswa Sumekar (FKMS) Sumenep mendemo kantor PT Wira Usaha Sumekar (WUS), Kamis (26/9). Mereka menyoal pengelolaan dana participating interest (PI) Rp 8,8 miliar dari BPH Migas. (riv) tanyakan dana Rp 8,8 M Tamu dari MA Tunda Vonis Pengadilan jember, surya - Polisi me- nemukan pengisap sabu-sabu di penggilingan padi dan penge- masan beras 'Niki Mawon' Desa Rowo Indah, KecamatanAjung. Alat yang biasa disebut bong itu ditemukan di ruangan kan- tor 'Niki Mawon' ketika polisi melakukan penggeledahan terkait tewasnya Edwin Theo- pilus (38). Kasatreskrim Polres Jember AKP Makung Ismoyojati ketika dikonfirmasi, Kamis (26/9), mengakuitemuanitu.Kantoritu adalahruangkerjaIV(28),warga Kelurahan Sempusari Kecamat- an Kaliwates yang menjadi bos penggilingan padi itu. Polisi juga menggeledah sejumlah ruangan di kantor itu. Ada tiga ruangan di tempat itu, yakni ruang tamu, kantor dan kamar tidur. IV dan pegawainya, AM (40) warga Desa Glagahwero, Keca- matan Panti ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembu- nuhan Edwin. Untuk memas- tikan apakah IV dan AM me- mang mengonsumsi narkotika, penyidik akan melakukan tes urine terhadap keduanya. IV dan AM diduga meng- aniaya Edwin di depan istri- nya Ny Ina di pabrik milik IV. Edwin akhirnya tewas di loka- si kejadian. Sejumlah luka dite- mukan di lengan kanan, perut dan kepala. Namun Makung belum mau menjelaskan kronologi pembu- nuhan itu. Ia juga belum mau membeberkan motif peristiwa itu. Dari informasi yang dihim- pun Surya, penganiayaan itu di- duga bermotif utang-piutang. Seperti diberitakan, Edwin Theopilus ditemukan tewas di dalam lokasi penggilingan padi, Selasa (24/9) menjelang tengah malam. Peristiwa itu diketahui ketika istri Edwin minta tolong dan didengar oleh warga di se- kitar pabrik itu. Ketika polisi dan warga mendatangi lokasi menemu- kan IV dengan tangan berlu- muran darah. Polisi dan war- ga menemukan tubuh Edwin bersimbah darah dan tewas. Sejumlah senjata diamankan antara lain parang, palu dan senapan angin. (uni) Ada Pengisap Sabu di Lokasi Pembunuhan Akibat Keterbatasan Rehabilitasi■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 dari keluarga Gus D ur yang mengundang Jokowi untuk ber- bicara dalam ulang tahun ke-9 Wahid Institute yang dipimpin Yenny Wahid, putri Gus Dur, di Jakarta, Kamis (26/9) siang. Pemberian hadiah tersebut di- lakukan setelah Jokowi selesai menceritakan kisahnya menata sejumlah tempat di Jakarta, yakni Waduk Ria Rio, Waduk Pluit, Pasar Tanah Abang, dan sebagainya. Cerita Jokowi men- dapat sambutan yang meriah dari hadirin. “Tolong, Pak Jokowi jangan duduk dulu. Akan ada kejutan bagi Pak Jokowi dari Ibu Nuri- yah,” kata pembawa acara,. Tak lama, Sinta Nuriyah de- ngan kursi rodanya naik ke atas panggung bersama putri su- lungnya, Yenny Wahid. Dipan- du pembawa acara, istri mantan presiden keempat tersebut pun menyematkan sebuah kopiah berwarna krem dengan corak garis emas di sepanjang sisinya ke kepala Jokowi. “Ini adalah kopiah milik almarhum Gus Dur,” ujar sang pembawa acara yang langsung disambut tepuk tangan sangat meriah dari para hadirin. Jokowi tersenyum lebar men- dapat hadiah spesial. Dia tidak mengucapkan sepatah kata pun. Jokowi langsung sungkem ke- pada Sinta. Pemberian itu disaksikan se- jumlah tokoh nasional yang juga diundang, yaitu Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, dan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Ronnie F Sompie. Yenny tak menampik ada makna politik di balik pemberi- an kopiah itu. Menurut perem- puan bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid itu, sangat mungkin ia dan kelu- arga akan mendukung Jokowi bila yang bersangkutan menjadi capres pada 2014. “Jika dia beneran menca- lonkan diri, `bisa jadi`, namun dengan catatan jika dia beneran `nyapres`, kami bisa jadi men- dukung,” jelas Yenny. Hal itu, ujar Yenny, karena ka- rakter dan filosofi Jokowi, sangat mirip dengan gaya Abdurrah- man Wahid atau Gus Dur yang tidak memelihat birokrasi yang rumit, melainkan mengutama- kan solusi atas permasalahan masyarakat banyak. “Saya dukung karena filo- sofinya dan karakternya mirip Bapak. Kenapa kopiah Gus Dur, karena Pak Jokowi dan Gus Dur filosofinya mirip, gitu aja kok repot, langsung turun lapangan, tidak mau ribet dengan birokra- si,” kata Yenny Bahkan menurut Yenny, hing- ga saat ini, tidak ada figur politik yang dapat menandingi Jokowi dalam hal gaya kepemimpinan yang serupa dengan Gus Dur. Hal tersebut pula, yang mendorong Yenny dan ibunya memberikan kopiah Gus Dur itu kepada Jokowi. Pemberian kopiah itu Yenny menganggap pemberian kopiah itu meru- pakan bentuk penghormatan tinggi keluarganya terhadap Jokowi. “Kopiah kan simbol per- hiasan tertinggi dari benda yang dikenakan di tubuh dan sangat berharga karena ditempatkan di kepala,” ujarnya. Namun,Yennyburu-burumen- jelaskan bahwa dukungannya terhadap Jokowi bukan berarti dia dan keluarga akan mengupa- yakan pengusungan Jokowi oleh PDI-P sebagai bakal capres. Ditanya soal pemberian itu, Jokowi mengatakan kopiah itu sangat pas di kepalanya. “Saya pakai tadi ternyata pas di kepala saya,” ujar Jokowi ketika dite- mui di Balai Kota, Jakarta. Ia mengaku tidak menyangka diberi kopiah yang sangat se- ring dipakai Gus Dur. Ia justru mengira bakal mendapatkan satung. “Disuruh nebak, saya pikir itu tadinya sarung. Eh pas dibuka ternyata kopiah. Surpirse saya,” kata Jokowi. Karena pemberian dari Wahid Institute itu spesial, Jokowi me- ngatakan kopiah itu akan digu- nakan pada moment-moment tertentu, seperti saat menunai- kan ibadah salat Jumat. “Berarti besok (hari ini) saya pakai,” kata Jokowi. Usai menerima peci, Jokowi pun tetap memakainya saat meracik Soto Kudus untuk Sinta Nuriyah. Setelah itu, ia juga di- beri buku Puncak Makrifat Jawa karangan Muhaji Fikrino. Mantan Walikota Solo itu te- rus mengenakan peci hingga ke masuk ke mobil Kijang Innova- nya yang terparkir tidak begitu jauh dari lokasi acara. Jokowi pun memakainya seperti gaya Gus Dur memakai peci, yakni agak miring sedikit. “Memang makainya yang bener kayak gitu, Gusdurian seperti itu,” ujarnya. Akbar Kaget Akbar Tanjung mengaku tak menduga Jokowi mendapat ha- diah kopiah itu. Namun, Akbar memaklumi karena Wahid Insti- tute,lembagabentukanGusDur, mengapresiasi kepemimpinan Jokowi yang dianggap merakyat dan mampu memecahkan masa- lah-masalah sosial. “Itulah yang menginspirasi ke- napa The Wahid Institute membe- rikan sesuatu penghargaan yang tidak kita duga-duga, yaitu kopi- ah Gus Dur, identitas Gus Dur, “ kata Akbar di sela acara. Akbar mengatakan, Jokowi memperlihatkan pikirannya pada rakyat melalui program dan kebijakannya. Gus Dur, kata dia, juga peduli pada masalah- masalah rakyat, terutama me- reka yang lemah dan kelompok minoritas. Akbartidakmenampikbahwa pemberian kopiah itu dianggap sebagai dukungan dari keluarga Gus Dur kepada Jokowi untuk menjadi calon presiden 2014. “Bisa saja ditafsirkan orang se- perti itu,” kata Akbar. Namun, dia lebih yakin bah- wa hadiah kopiah adalah bentuk apresiasi Wahid Institute kepada Jokowi atas kepemimpinannya selama menjabat menjadi Gu- bernur DKI Jakarta. “Saya kira restu sebagai pemimpin yang memperhatikan rakyat,” kata- nya. Selain karena menerima ko- piah Gus Dur, Jokowi menjadi sorotan karena ia baru saja di- serang lagi secara verbal oleh Amien Rais, politisi senior seka- ligus pendiri Partai Amanat Na- sional (PAN). Dalam kuliah umum di ha- dapan ratusan mahasiswa Uni- versitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/9), Amien menyamakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jo- kowi) dengan mantan Presiden Filipina Joseph Estrada, yaitu sama-sama dipilih rakyat kare- na populer. “Joseph Estrada setiap malam kerjanya hanya mabuk, dan dia dipilih hanya berdasarkan po- pularitasnya,” ujar Ketua Maje- lis Pertimbangan PAN itu. Ia berharap, Indonesia tidak memilih Jokowi sebagai presi- den pada Pemilihan Presiden 2014 hanya karena populari- tasnya. “Jokowi memang tidak separah Joseph Estrada, tapi ja- ngan memilih dia karena popu- laritasnya saja,” kata Amien. Amien mengungkapkan, saat utama di sektor penggedor. Namun duet Alam dan Aldaier mandul, sehingga Indonesia hanya menang 1-0 lewat gol pemain pengganti, gelandang Fandi Eko Utomo. Pada laga kedua melawan Palestina, RD merombak total timnya, kecuali bek kanan Alfin Ismail Tuasalamony. Andritany Ardhiyasa diplot sebagai kiper utama, di-back up empat bek yaitu Manahati Lestusen, Syahrizal, Johan Farizi, serta Alfin Tuasalamony. Lini tengah diisi Rasyid Bakrie, Syahroni, Oktovianus Maniani, dan Fandi Eko Utomo. Sedangkan di lini depan dipa- sang duet Agung Supriyanto dan Sunarto. Hasilnya Indonesia menyerah 1-2. Gol tunggal Garuda Muda dicetak Sunarto dari titik penalti. Untungnya kekalahan tersebut tetap bisa meloloskan mereka ke babak semifinal karena unggul selisih gol dari Palestina. Janji Andik Menghadapi Turki, RD kemungkinan akan memainkan Kurnia Meiga, Andri Ibo, dan Diego Michiels di lini belakang. Ramdhani Lestaluhu dan Bayu Gatra di lini tengah. Mereka akan dimainkan dengan pemain seperti Fandi Eko Utomo dan Ahmat Alfarizi, yang cukup bersinar di pertan- dingan melawan Palestina. “Intinya ada kombinasi komposisi tim pertama dan kedua. Tentunya saya akan meminta tim ini menekan terus beberapa zona dan mereka harus berani pressing terhadap lawan,” katanya. Okto Maniani yang tampil buruk melawan Palestina kemungkinan akan dicadang- kan. Andik Vermansyah yang menggantikan Okto, kali ini kemungkinan dimainkan sebagai starter. Bintang asal Persebaya Surabaya ini pun menjanjikan permainan terbaik melawan Turki. “Saya kurang maksimal, masih banyak kekurangan, saya akan terus belajar dan memperbaiki kekurangan,” tuturnya dalam akun twitter Andik_Vermansah. Turki Diunggulkan Secara kualitas, Turki jelas lebih baik dari Indonesia. Ranking FIFAsudah sangat mencermin- kan bagaimana jomplangnya kekuatan kedua negara. Hingga 12 September 2013 lalu, Indonesia masih berada di posisi 170 dunia. Sedangkan Turki berada di peringkat 49. RD juga tak memungkiri perbedaan kualitas Indonesia dengan Turki. Namun ia meng- ingatkan, Garuda Muda harus main dengan motivasi menang. “Kalau ranking FIFA jelas jauh. Lawan Turki tentunya akan sangat tidak mudah. Mereka punya kualitas tim dan individu yang lebih baik dibandingkan Palestina. Tapi kita tidak boleh keder duluan,” ungkapnya. Kubu Turki pun tak mau sesumbar atau jumawa meski lebih diunggulkan. Pelatih Turki, Ersoy Sandalci, tetap menaruh respek pada tim tuan rumah. Sandalci menilai, keempat tim yang lolos ke babak semifinal Islamic Solidarity Games (ISG) 2013, memiliki kualitas yang tak terlampau jauh. “Saya lihat tuan rumah akan menjadi lawan yang berat bagi tim kami. Pertandingan mungkin akan berlangsung keras,” ucap Sandalci, yang sudah melihat video pertandingan Indonesia, dan sudah mengevaluasi kelebihan dan kekurangan tim asuhan Rahmad Darmawan. Padasemifinallainnya,runner upGrupAArabSaudiakanberte- mujuaraGrupB,Maroko,diSta- dionJakabaring,pukul19.30WIB. (Tribunnews.com/gle/ka7) juga dapat diartikan bahwa cara dan gaya memerintah Jokowi sangat memperhatikan keinginan masyarakat, khususnya masyara- kat kecil seperti yang dilakukan Gus Dur. “Dan masyarakat DKI Jakarta sudah merasakan sentu- han Jokowi. Dengan pemberian peci itu, diharapkan masyarakat Indonesia lainnya juga dapat merasakan sentuhan tersebut,” tegas Arizal. Untuk itu, dengan mendapat penghargaan dan sekaligus penghormatan menerima peci Gus Dur yang ‘dianggap bertu- ah’, dalam menyongsong gawe Pemilu 2014 nanti, Jokowi mau maju sebagai calon presiden (capres). Meski, banyak tokoh yang tidak senang dan ingin menghalangi pencalonannya. “Demi kepetingan seluruh rakyat Indonesia, Jokowi harus mau,” imbuhnya. Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Hariyadi menjelaskan, yang paling tahu mengapa peci Gus Dur akhirnya diberikan kepada Jokowi adalah Ny Sinta Nuriyah dan Yenni Wahid. Meski demikian, pemberian peci tersebut bisa diartikan sebagai simbol harapan yang sangat besar terhadap Jokowi agar dia memimpin Indonesia dengan tetap mengingat visi yang sudah digariskan Gus Dur perihal ke-Indonesia-an. “Dan tampaknya Wahid Institute menganggap visi ke- Indonesia-an Gus Dur berim- pitan dengan kekuatan yang disimbolkan pada figur Jokowi,” terangnya, kepada Surya. Menurut Hariyadi, ketika peci Gus Dur diberikan kepada Jokowi, yang dilihat tidak hanya semata-mata si Jokowi-nya. Tapi tentu juga melihat pada kekuatan utama yang menopang Jokowi, dalam hal ini PDIP. Hal ini dapat dimengerti, karena keluarga Gus Dur punya kedekatan khusus, khusus dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri perihal ke-Indonesia-an. “Titik temu dan kesamaannya terutama pada pada gagasan tentang keanekaragamaan dan penyikapan keanekaragaman terhadap Indonesia,” katanya. Selain itu, pemberian peci Gus Dur untuk Jokowi juga sebagai si- nyal atau tanda, bahwa keluarga besar Gus Dur ingin mempro- mosikan sekaligus mendukung penuh Jokowi untuk memperluas wilayah dalam memperjuangan ke-Indonesia-an, khususnya da- lam menyongsong Pemilu 2014. “Dukungan yang sama untuk Jokowi juga diharapkan diberikan oleh kekuatan lain yang punya visi ke-Indonesia-an seperti yang diusung Gus Dur,” tandas Hariyadi. (uji) pajak dari properti belum maksimal karena pertumbuhan properti yang cukup tinggi. Tak menutup kemungkinan SPT yang disampaikan tidak sesuai dengan kenyataan, se- hingga masih ada potensi pajak yang bisa digali. Ini program dari pusat, paparnya. Pemeriksaan itu telah dilaku- kan sejak Juli 2013 dan ditarget- kan rampung sebelum Desem- ber 2013. Bila nanti, ditemukan adanya kelebihan bayar atau kurang bayar, bisa dilakukan pengembalian kelebihan atau penagihan kekurangan pada Desember 2013.   Petugas khusus audit akan mendatangi wajib pajak lalu meminjam berkas atau doku- men untuk diperiksa. Dari pemeriksaan itu, dikeluarkan surat ketetapan pajak yang ha- silnya bisa nihil atau tidak ada kesalahan, bisa lebih bayar, atau bisa kurang bayar, imbuhnya.   Hingga kini, jumlah SPT PPh dari wajib pajak badan yang telah dilaporkan ke KPP Madya Surabaya mencapai 90 persen dari total 1.300 wajib pajak yang dikelola. Untuk realisasi atau penerimaan pajaknya, telah ter- himpun sekitar 62 persen dari target yang ditetapkan hingga akhir tahun, Rp 10,2 triliun.    Target diharapkan bisa terca- pai pada dua bulan terakhir di tahun ini melalui serangkaian upaya seperti mengevaluasi penerimaan masa (bulanan), menghimbau dan mengklari- fikasi kewajiban pajak tahun sebelumnya, serta optimalisasi penagihan.    Tahun 2012, KPP Madya Su- rabaya berhasil menghimpun penerimaan PPh badan seba- nyak 97 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 8,5 trili- un. Sisanya yang tidak tereali- sasi, itu biasanya karena wajib pajak mengalami kerugian. Oktavianus mengatakan, dari sekitar 1.300 wajib pajak badan yang dikelola KPP Ma- dya Surabaya, hanya sekitar 80 wajib pajak saja yang bergerak di sektor properti sementara wajib pajak badan yang paling banyak dikelola berasal dari sektor perdagangan serta sektor industri dan jasa. (ben) Bioskop ini telah gulung tikar tahun 1990-an lalu. ”Karena sering dapat cerita Perang Dunia II dari orang-orang tua, anak-anak seumuran saya waktu itu jadi mengidolakan pa- sukan-pasukan militer. Ada juga yang suka Inggris dan Amerika,” kata Sigit kala ditemui di kantor- nya di Surabaya, Kamis (26/9). Idola masa kecil itu ternyata terus terbawa hingga kini usia Sigit Purwanto masuk 42 tahun. Ia sangat menyukai pernik-pernik yangberhubungandenganmiliter Jerman. Tidak bisa mendapatkan benda aslinya, replika pun sudah cukup memuaskannya. Mainan mainan tersebut ia susun dalam sebuah diorama. Diorama yang mempertonton- kan cerita bisu sejarah perang militer Jerman. Sigit merasakan ada kharisma luar biasa pada militer Jerman di medan Perang Dunia II. Kesan itu muncul dari postur tubuh dan aksen bicaranya. Sosok Adolf Hitler menjadi ikon tersendiri. Terlepas dari kontro- versi yang melekat pada sosok pimpinan NAZI tersebut, bagi Sigit, Hitler adalah sosok yang benar-benar berkharisma. Pimpinan ultranasionalisme Jerman tersebut sanggup men- dongkrak semangat patriotisme bangsa Jerman, yang di masa Perang Dunia I dianggap tak memiliki kekuatan sama sekali. ”Terlepas dari berbagai kontro- versi dan cerita-cerita tentang pembantaian, Hitler adalah so- sok yang sanggup mendorong lahirnya patriotisme pemuda Jerman kala itu,” tambahnya. Meski memiliki ketertarikan pada militer Jerman sejak kecil, namun bapak tiga anak ini baru mulai mengoleksi action figure ketika saat telah bekerja. Itu terjadi sekitar 20-an tahun sete- lah dia menonton The Battle Of The Bulge di bioskop President yang dulu berdiri di Jl Embong Malang, Surabaya. Itu terjadi, tepatnya saat dia menemukan die cast berbentuk tank militer yang diproduksi pabrik mainan asal Jepang, Ta- miya, di pasar loak Kalianyar. Mainan tersebut, dia beli hanya seharga Rp 10.000. Padahal yang ia tahu, harga untuk barang se- rupa di toko mainan mencapai ratusan ribu Rupiah. ”Dari situ saya mulai senang mengumpulkan mainan-mainan seperti ini dan merakitnya sen- diri sesuai dengan bentuk dan warna sesungguhnya,” tambah pria yang juga dosen di Univer- sitas Wijaya Kusuma ini. Habis Puluhan Juta Untuk menyalurkan hobinya, Sigit mengaku telah menghabis- kan uang puluhan juta Rupiah. Bagaimana tidak, untuk mem- peroleh satu set miniatur saja dia harus merogoh kocek ratusan ribu hingga jutaan Rupiah. Set-set yang telah dirakit tersebut, kemu- dian dikumpulkannya menjadi sebuah diorama yang menggam- barkan sebuah cerita sejarah. ”Sebagian besar koleksi saya buatan Tamiya dari Jepang. Si- sanya ada yang dari China. Saya beli lewat seorang teman. Tetapi kadang juga dibawakan oleh istri waktu dia kebetulan sedang ke luar negeri,” papar Sigit. Karena harus menyusun rang- kaian miniatur yang telah dirakit ke dalam sebuah diorama, wajib bagi Sigit untuk memahami se- jarah pasukan Jerman, termasuk peperangan-peperangan yang melibatkan mereka. Karena itulah, tak heran bila Sigit juga doyan mengoleksi aneka buku dan video yang berkisah tentang aksi militer Jerman di berbagai pertempuran. Dari hobi membaca itu pulalah, Sigit bisa bercerita panjang lebar mengenai alur peperangan yang melibatkan pasukan Jerman, mu- lai dari perang Blitzkrieg di tahun 1939 hingga jumlah tank Tiger 1 yang dimiliki Jerman, bahkan jumlah tank lawan yang berhasil dihancurkan oleh tank tersebut. Semuanya seakan telah dihafal- kannya di luar kepala. Tak hanya buku dan aneka miniatur, Sigit pun memiliki jas dengan badge pasukan SS. Be- berapa jenis badge yang dipakai pasukan Jerman, juga dia koleksi dalam sebuah bingkai kaca. Saat ini, selain delapan diorama yangtelahtersusun,Sigitmempu- nyai pula 22 kotak mainan yang belum bisa dirakitnya. Maklum, padatnya urusan kerja membu- atnya membiarkan kotak-kota mainan itu tersimpan dalam laci. ”Saya hanya sempat merakit kalau sedang libur, selain itu ti- dak ada waktu lagi. Kalau dulu masih bekerja di cabang, masih sempat merakit selama dua atau tiga jam di kost setelah pulang kerja,” pungkasnya. (ben) Selatan, Kamis (26/9). Tawaran untuk berdakwah selalu diterima Pipik. Menu- rutnya, dengan cara itu ia bisa berbagi ilmu dan meneruskan perjuangan sang suami. Meski sedang terpuruk, Pipik masih berusaha untuk memotivasi orang agar tetap tawakal dalam hidup. “Panggilan di majelis taklim ada. Bismillah saya melakukan ini untuk kebaikan. Memecut diri saya juga, sekaligus saya pengin memotivasi orang juga,” katanya. Kini Pipik hidup sendiri dan menjadi tulang punggung keluarga. Ia menghidupi ke- empat anaknya sendiri, Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, Ayla Azuh- ro, dan Attaya Bilal Rizkillah. “Sudah pasti saya tulang punggung keluarga. Sekali lagi saya tidak pernah takut akan rejeki saya. Saya yakin Allah ketika mengambil suami saya, saya yakin Allah sudah mempersiapkan semuanya untuk saya,” tandas Pipik. Makam Uje Dibongkar Belum selesai polemik antara Pipik Dian Irawati dan sang mertua mengenai pemugaran makam Uje, kini muncul persoalan baru. Makam Uje yang telah dipugar dengan cara dikeramik setinggi pinggang orang dewasa dianggap melanggar Peraturan Daerah DKI Jakarta dan akan dibongkar. “Ada Peraturan Daerah No 3 tahun 2007 yang menyatakan larangan untuk membangun di atas pusara, selain plakat dan juga rumput,” kata Kasudin Pertamanan dan Pemakamnan Jakarta Pusat, Leofold Pasaribu kepada wartawan, Kamis (26/9). Saat disinggung apakah akan membongkar makam Uje, pihak pemda mengaku akan terlebih dulu menemui pihak keluarga almarhum Uje. “Untuk sementara kami akan menemui keluarga dulu untuk dipahami adanya perda ini. Nanti kami sosialisiakan kepada kelurga karena pihak pemda tidak pernah mem- berikan izin kepada keluarga dalam memugar makam ini,” ujar Leofold. Sebelumnya, pertentangan mengenai makam ini terjadi antara ibunda Uje dan Pipik. Pipik merasa kecewa karena pemugaran makam suaminya dilakukan tanpa seizin dirinya. (nva/liputan6) Buku ini berisi memoar sang penulis saat berkunjung ke Batavia pada 27 Desember 1705. Francois yang kala itu menjadi misionaris menyusun bukunya menjadi lima bab. Fadli lalu bercerita informasi sekilas tentang isi buku yang dicari-carinya itu. Buku ini menceritakan perja- lanan Francois selama tinggal di Hindia Belanda. Buku juga dilengkapi foto-foto Balai Kota Batavia saat yang baru selesai dibangun pada 1712. Dia juga menguraikan cerita tentang kondisi Batavia. Selain di Batavia, pendeta kelahiran 17 April 1666 itu juga pernah tinggal di Ambon. Kalau masih ada, umur buku ini sekarang lebih dari 200 tahun. Tahun cetak dan cerita tentang Nusantara itulah yang menjadi daya pikat buku tersebut. ”Langka dan memang sulit sekali di dapat,” ujarnya. Fadli tidak pernah mau mengungkapkan berapa duit yang disiapkan untuk menda- patkan buku tersebut. Uang, baginya tidak terlalu dipikirkan. Kemampuan finansialnya, sudah kelewat cukup untuk memenuhi hobi koleksinya. Selain sebagai politikus, Fadli dikenal sebagai pengusaha kelapa sawit. ”Pokoknya, ada buku itu, pasti saya beli. Saya penasaran sekali dengan buku tersebut. Cerita di dalamnya bisa menjadi sumber sejarah bagi kita,” katanya. Fadli tidak peduli dengan koleksinya yang sudah meng- gunung. Hingga kini belum ada tanda-tanda pensiun dari hobinya ini. Istimewanya, Fadli ini dikalangan kolektor dikenal sebagai kolektor rantai terakhir. Maksudnya, semua koleksi ber- henti di tangannya . Tidak akan dipindah atau dijual lagi. Begitu koleksi masuk museumnya, tidak akan pernah keluar lagi. Ada puluhan ribu koleksi benda-benda sejarah dan buku. Masyarakat yang penikmat buku dan ilmu, bisa membaca sepua- snya. Banyak buku koleksi yang tidak bisa ditemukan di luaran, bisa dibaca disini. Utamanya buku-buku sejarah kuno. Bagi pengagum para tokoh, museum Fadli Zon Library me- nyediakan barang-barang yang bisa mentautkan dengan para tokoh. Misalnya lewat koleksi kacamata para tokoh nasional yang dipajang Fadli Zon Library. Ada kacamata Bung Hatta, Bung Syahrir, dan lain-lain. Penikmat barang bertuah peninggalan kerajaan pun bisa menikmati hobinya disini. Menikmati berbagai jenis senjata tajam, seperti keris dan tombak mulai zaman Mataram Hindu, Majapahit, Sriwijaya, Demak, hingga Mataram Islam. Belum lagi, berbagai mata uang zama kerajaan nusantara hingga zaman VOC Belanda. Fadli menyebut koleksinya itu untuk memenuhi hasrat hati dan kecintaan. Tidak terbersit keinginan untuk mencari ke- untungan, apalagi menjualnya, meski harganya setinggi langit. Pernah ada kolektor datang dan menawar koleksinya. Si kolektor menyebutkan angka rupiah hingga sembilan digit untuk satu benda koleksi. Namun, Fadli bergeming. Dia sama sekali tidak tertarik tawaran itu. Angka miliaran rupiah tidak cukup menggiur- kannya. ”Berapapun (harga) yang dibuka, saya tidak pernah tergiur,” imbuhnya. Fadli mempersembahkan koleksinya untuk diri dan masyarakat. Ia persilakan masyarakat datang dan menik- matinya. Tapi Fadli melarang mereka membawa keluar dari gedung, termasuk buku. Ia pasang delapan kamera pengintai agar koleksinya tidak keluar dari ruangan. ”Kama- era saya aktif. Tidak seperti di Museum Nasional,” ujarnya sembari tertawa. Putra pasangan (almarhum) Zon Harjo dan Hj. Ellyda Yatim menyindir hilangnya benda purbakala koleksi Museum Nasional. Sistem keamanan, terutama kamera pengintai yang mati selama setahun, dituding Fadli sebagai penye- bab hilangnya koleksi meseum. (Miftah faridl) Direct Football DARI HALAMAN 8■ Bankir Edan... DARI HALAMAN 1■ Saya Bukan... DARI HALAMAN 1■ Simbol Harapan... DARI HALAMAN 1■ Kantor Pajak... DARI HALAMAN 1■ Kopiah Gus Dur... DARI HALAMAN 1■ Segudang Buku... DARI HALAMAN 1■ dipimpin Jokowi, Solo merupa- kan salah satu kota termiskin di Jawa Tengah. Jokowi pernah menjadi Wali Kota Solo selama hampir dua periode, sebelum memutuskan bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta 2012. Pernyataan “pedas” Amien Rais soal Jokowi bukan kali ini saja. Sebelumnya, ia memperta- nyakan nasionalisme Jokowi. Namun, serangan Amien itu, pada hal tertentu menjadi serangan balik, terutama dari politisi PDI Perjuangan yang menyebut Amien mulai melan- carkan kampanye hitam. Pada saat yang sama pula, media nasional ramai-ramain memberitakan liputan harian raksasa diAmerika Serikat, New York Times yang membuat tulis- an khusus tentang Jokowi, ter- utama tentang gaya blusukan- nya. New York Times menyebut Jokowi menjalankan demokrasi di jalanan dengan cara menemui serta mendengarkan langsung keluhan rakyatnya. (kompas . com/tribunnews/tempo) ANTARA/ Andreas Fitri Atmoko COACHING CLINIc - Kiper Timas Garuda Muda U-19, Ravi Murdianto (tengah) memberikan arahan kepada anak-anak di Alun-alun Grobogan, Jateng, Kamis (26/9). Coaching clinic ini untuk mendorong ana-anak berprestasi sehingga menjadi kebanggaan Indonesia. join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×