HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDU...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
ROADTOELECTION KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 |
Jakarta, surya - Ketua
Majelis Pertimbanga...
Surya Biz
K
TT APEC yang bakal
berlangsung di Bali Nusa
Dua Convention Center
(BNDCC), Nusa Dua Bali pada
1-8 Oktober 2013...
4 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
FINANCE KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 |
I
I
I
I
I
19
I
I
I
I
I
20
I
I
I
I
I
23
I
I
I
I
...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
JAWATIMUR| KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013
kediri, surya - Puluhan
personel Polres Kediri K...
HALAMAN  | | KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013
Jawa Timur
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
Calon Haji
Idap Penyakit
Berisiko
s...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
SURYALINES| KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013
Mungkin pula keris tadi itu sebagai
simbol kema...
Arema Melaju ke Final Menpora Cup
Malang, Surya - Arema
Cronous dan Persepam Madura
United berbagi poin 2-2 (1-1) di
laga ...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com CARA CANTIK MAKAN OTE-OTE DAN TAHU ISI
Dengan mengiris ote-ote
yang di daerah lain d...
Malang Life
MALANG, SURYA - Sesosok
mayat mengenakan kaos ‘Are-
ma Indonesia’ ditemukan di
Sungai Brantas, Gang Apukat,
De...
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Epaper surya 26 september 2013
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Epaper surya 26 september 2013

4,484 views
4,341 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
4,484
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
327
Actions
Shares
0
Downloads
10
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Epaper surya 26 september 2013

  1. 1. HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 Indonesia U-23 Berbekal Kekalahan ke Semifinal ISG PALEMBANG, SURYA - Prestasi gemi- lang Timnas Indonesia U-19 di turna- men Piala AFF U-19 belum lama ini, ternyata belum menular kepada para seniornya di Timnas U-23. Pada pertandingan terakhir Grup B cabang sepak bola Islamic Soli- darity Games (ISG) 2013 di Stadion Jakabaring Palembang, Rabu (25/9) malam, Indonesia lolos ke semifinal secara tidak elegan. Karena Indonesia harus menelan kekalahan 1-2 dari tim gurem Pales- tina, namun tetap lolos ke semifinal bersama Maroko yang menjadi pe- muncak grup. Kekalahan ini menja- di bekal tim asuhan Rahmad Darma- wan ini ke babak empat besar karena masih unggul produktivitas gol dari Palestina. Karena Indonesia sudah menang 1-0 atas Maroko pekan lalu, sedang- kan Palestina kalah 1-3 dari Maroko. Sehingga dengan hasil semalam, In- donesia menghimpun gol masuk- kemasukan 2-2 sedangkan Palesti- na 3-4 (minus 1 gol) meski kedua negara sama-sama memiliki 3 poin. Sementara Maroko tetap memimpin dengan produktivitas 3-2. Bisa dikatakan, penampilan In- donesia semalam nyaris tanpa pola yang jelas. Memang, Indonesia hanya butuh imbang atau kalah tidak lebih dari dua gol agar tetap masuk semifi- nal. Tetapi menghadapi Palestina Salah Pilih NIKITA WILLY B AGI Nikita Willy, memilih jurusan kuliah sama dengan mencari jodoh. Jika tidak klop, maka tak ada gunanya diteruskan. Hal itu pula yang membuat Nikita Willy langsung memutuskan untuk cuti kuliah ka- rena jurusan Bisnis Manajemen yang diambilnya tak sesuai dengan hati. “Aku lagi ambil cuti dulu, karena aku nggak tertarik dengan subjek tersebut. Karena kan kalau kuliahkan harus menyukai subjeknya, nanti ke depannya lebih mudah. Aku pikir kayaknya aku kurang masuk deh sama itu. Jadi sekarang aku cuti dulu, aku kerja dulu sampai aku mendapatkan bidang yang aku suka, jadi lebih semangat,” kata Nikita saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (25/9). Awalnya Nikita memang menyukai jurusan Bisnis Mana- jemen lantaran dirinya ingin belajar berbisnis. Namun setelah beberapa saat dijalani, ternyata jurusan tersebut tidak sesuai harapan dan keinginannya. T AMPILANNYA parlente. Ia punya wajah tampan, ber- kulit putih bersih, plus gaya rambut yang rapi. Di ta- ngan kirinya, sebuah jam tangan Rolex berwarna emas melingkar. Lempitan seragam biru PMK-nya menutupi sabuk kulit buaya yang melengkapi celana kerjanya. Sepasang sepatu boot dari kulit berwarna hitam, me- nambah gagah penampilan Idham sebagai Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Surabaya. Tapi siapa sangka, di balik penampilan rapi tersebut, Idham suka mengoleksi benda yang membuat orang lari SAYA melihat penghobi nyeleneh ini memiliki beragam motif untuk menumpulkan berbagai benda koleksinya. Motif itu bisa ditelusuri dengan merujuk pada budaya bangsa kita. Dari aspek budaya, paling tidak ada tiga hal yang berkaitan dengan perilaku para kolektor. Pertama adalah faktor kepercayaan. Faktor ini berkaitan dengan keyakinan seseorang terhadap barang-barang tertentu. Keyakinan dan kepercayaan itu terbentuk dari aspek fungsional benda itu terhadap dirinya. Misalnya,ada kepuasan hati ketika sesorang memiliki keris era Majapahit. Ada pula yang merasa bangga bisa mendapatkannya. Mereka Punya Hobi dan Koleksi Nyeleneh (2) Sulap Ribuan Benda Orang Mati Jadi Suvenir Koleksi Ribuan Korek Wabah Hobi Papercraft ■ ■ SURABAYA, SURYA - Bila politisi Gerindra Fadli punya hobi mengumpulkan keris dan buku, politisi Golkar Jatim, Yusuf Husni memiliki hobi unik, mengumpulkan korek api kayu dan sabun mandi. Tapi bukan sembarang korek api dan sabun mandi yang dikumpulkan Ketua Kosgoro 1957 Jatim ini. Ia khusus meng- oleksi korek api kayu dan sabun mandi dari luar negeri. Te- patnya dari negara-negara yang pernah dikunjunginya. Sampai saat ini sudah ribuan korek kayu yang mengisi rumahnya di Jalan Embong Sawo, Surabaya. Khusus sabun mandi, ia kumpulkan dari hotel-hotel luar negeri, yang pernah diinapinya. Tidak kurang dari 50 negara yang pernah disinggahinya. Kegemaran mengumpulkan korek temuan ahli kimia Inggris, John Walker ini mulai digandrungi Yusuf Husni pada 1997. “Ya hanya senang saja. Begitu melihat korek api kayu di kamar hotel, kok jadi tertarik. Lalu saya simpan saja di koper,” ujarnya mengawali kisah kegemarannya mengoleksi korek api kayu. Kini sudah ribuan kotak korek api kayu yang dikumpul- kannya. Kotak korek yang masih utuh dengan batangan ko- rekapiituditatarapi,menjadipanjanganpenghiasrumahnya. "Hiasan sekaligus pengingat memori perjalanan," katanya. Melihat tatanan korek itu, pria yang biasa dipanggil Cak Ucup itu, biasanya langsung teringat negara-negara yang KE HALAMAN 7■ Obat Kebutuhan Rohani KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ Pejabat yang satu ini bisa dibilang punya hobi paling nyeleneh. Mendengar koleksinya saja, banyak orang yang bulu kuduknya merinding. Jatuh Hati pada Korek Luar Negeri MENGHINDAR - Pemain Timnas Indonesia, Fandi Eko Utomo menghindari sergapan pema- in Palestina, Thaer M H Jboor pada laga ISG III di Stadio Gelora Sriwijaya, Rabu (25/9). SURYA/AJI BRAMASTRA BIKIN MERINDING - Idham Chalid di tengah koleksi kain pan- jang (jarik) dan pakaian jenazah miliknya, Senin (24/9). KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 NO. 316 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555(031) 8479 555 THE BESTOF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 Nikita Willy, memilih jurusan kuliah sama dengan mencari jodoh. Jika tidak klop, maka tak ada gunanya diteruskan. Hal itu pula yang membuat Nikita Willy langsung memutuskan untuk cuti kuliah ka- rena jurusan Bisnis Manajemen yang diambilnya tak sesuai “Aku lagi ambil cuti dulu, karena aku nggak tertarik dengan subjek tersebut. Karena kan kalau kuliahkan harus menyukai subjeknya, nanti ke depannya lebih mudah. Aku pikir kayaknya aku kurang masuk deh sama itu. Jadi sekarang aku cuti dulu, aku kerja dulu sampai aku mendapatkan bidang yang aku suka, jadi lebih semangat,” kata Nikita saat ditemui Awalnya Nikita memang menyukai jurusan Bisnis Mana- jemen lantaran dirinya ingin belajar berbisnis. Namun setelah beberapa saat dijalani, ternyata jurusan tersebut tidak sesuai KE HALAMAN 7■ Tetap Rajin Kuliah■ SURABAYA, SURYA - Kesibukan Evan Dimas Darmono memperkuat Timnas Indo- nesia U-19 tak membuat arek Suroboyo ini melupakan pendidikan. Pemain berusia 18 tahun ini tercatat sebagai mahasiswa semes- ter tiga Jurusan Administrasi Negara, Uni- versitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya. Tiga hari setelah sukses membawa tim- nya meraih Piala AFF, Kapten Timnas U 19 ini menyempatkan diri hadir di kampus, Rabu (25/9/2013). Di sana, Evan tak seka- dar bertatap muka dengan rektor dan do- sennya, tapi ikut menyaksikan penyerahan beasiswa pendidikan kepada ratusan ma- hasiswa baru. Evan sendiri sejak semester pertama sudah mendapat beasiswa penuh dari kampus di Jalan Semolowaru, Surabaya ini. Berkat prestasi olahraga di level inter- nasional, beasiswa Evan akhirnya diper- panjang untuk setahun ke depan. Artinya, selama setahun ke depan arek Ngemplak, Sambikerep ini dibebaskan dari seluruh biaya kuliah, baik SPP dan DPP. ”Alham- dulillah,” katanya singkat saat ditemui di kampusnya. Meski sibuk latihan dan pertandingan, kuliah tetap diprioritaskan. Menurut dia ilmu yang didapat di kuliah pasti akan ber- guna jika dia sudah tidak menjadi pemain bola profesional. Kesadaran akan pentingnya kuliah dira- sakan saat dia mengikuti pelatihan selama SURYA/HABIBUR ROHMAN KULIAH GRATIS - Kapten Timnas PSSI U-19 Evan Dimas menjadi bagian dari mahasiswa Unitomo yang mendapatkan beasiswa bidik misi atlet berpres- tasi di Auditorium MR RM Soemantri Unitomo Surabaya, Rabu (25/9). EvanIngin CasCisCus BahasaInggris KE HALAMAN 7■ ANTARA/ISMAR PATRIZKI KAPANLAGI NEWSANALISIS SUWARTONO Dosen Sosiologi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya KE HALAMAN 7■ SURYA/IMAM HIDAYAT GILA KOREK - - Yusuf Husni bersama cucunya memandangi tumnpukan kota korek api kayu di rumahnya, Rabu (25/9). Apakah pelatih Rahmad Darmawan akan mengubah susunan pemain? join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 | Jakarta, surya - Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais berharap Indonesia tidak memilih Jokowi sebagai presi- den pada 2014, hanya karena popularitasnya. Hal itu disam- paikan Amien saat memberi ku- liah umum di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Dipone- goro, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/9) lalu. Adapun sosok populer yang dimaksud Amien adalah Guber- nur DKI Joko Widodo (Jokowi) yang berdasarkan sejumlah survei menjadi calon presiden (capres) paling populer saat ini. Amien mengatakan agar masyarakat Indonesia tidak memilih presiden hanya karena populer dan menyebut Jokowi mirip dengan mantan Presiden Filipina Joseph Estrada. Kesa- maannya, menurut Amien, me- reka dipilih karena populer. Menurutnya, Estrada terpilih sebagai presiden karena popula- ritasnya sebagai bintang film di Filipina. Namun, Estrada hanya bertahan beberapa bulan dan lengser melalui kudeta. Joseph Estrada setiap malam kerjanya hanya mabuk, dan dia dipilih hanya berdasarkan popularitas- Jakarta, Surya - Selain mengelar sidang gugatan Pilgub Jatim, Mahkamah Konstitusi (MK) juga mengelar sidang putusan gugatan dua Pilkada di Jatim, yakni Pilkada Kota Probolinggo dan Pilkada Kota Kediri, Rabu (25/9). Pada gugatan Pilkada Kota Probolinggo, MK menolak permohonan sengketa Pilkada Kota Probolinggo yang diaju- kan oleh tiga pasangan calon wali kota. Sengketa Pilkada Kota Pro- bolinggo diajukan oleh tiga pasangan calon walikota, yakni pasangan Beby Sa'adiyah Dewi- As'ad Anshany, pasangan H Zulkifli Chalik-H Maksum Su- bani dan pasangan Hadi Zainal Abidin-H Kusnan. Mereka mendalilkan telah terjadi pelanggaran hukum yang dilakukan KPU serta pe- menang Pilkada, pasangan Hj Rukmini-HM Suhadak. Salah satu dalilnya, pemo- hon mengungkapkan adanya pembagian beras yang meng- gunakan dana APBD dilaku- kan oleh Wali Kota H Buchori, yang merupakan suami dari Hj Rukmin, telah menguntung- kan pasangan nomor urut dua (Hj Rukmini-HM Suhadak). Terkait dalil tersebut, MK menyatakan tidak ada cu- kup bukti yang meyakinkan bahwa pembagian beras oleh Wali Kota Probolinggo mem- pengaruhi secara signifikan kebebasan masyarakat Kota Probolinggo untuk menentu- kan pilihannya dalam Pilkada Kota Probolinggo, kata Hakim Konstitusi Patrialis Akbar, saat membacakan pertimbangan hukumnya. Begitu juga dengan gugatan Pilkada Kota Kediri. MK me- mutuskan menolak gugatan yang diajukan tim kuasa hu- kum pasangan Samsul Ashar- Sunardi (SAS). Pasangan SAS mengajukan gugatan ke MK, antara lain tentang penghalangan hak pilih oleh KPU karena tidak disedia- kan TPS khusus di rumah sakit serta adanya politik uang. KPU Kota Kediri sebelum- nya memutuskan pasangan Abdullah-Lilik Muhibbah me- nang pilkada dengan raihan suara sebanyak 67.915 (45,09 persen), sementara pasangan Samsul Ashar-Sunardi men- dapatkan 63.784 suara (42,34 persen). (ant) Saksi Bawa Kambing ke MK Jakarta, surya - Saksi pemohon pasangan Khofifah In- darparawansa - Herman Surya- di Sumawiredja membawa kam- bing ke sidang sengketa Pilgub Jatim di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (25/9). Saya dapat kambing tiga ekor (dari Gubernur Jatim Soekarwo). Kambingnya ada, saya bawa ke sini (MK) dua ekor, kata Samsul Huda, warga Pasuruan, saat sidang. Samsul mengaku menerima bantuan kambing dari Program Bantuan Program Jalin Kesra Gubernur Jatim. Ketua Majelis Panel Akil Mochtar mempertanyakan ke- napa harus bawa kambing ke si- dang dan apakah benar dibawa dari Pasuruan. Saya bingung bawanya dari sana kan ongkosnya mahal. Bisa saja bapak beli di Pasar Rebo, kata Akil. Samsul tetap mengaku kambing tersebut dibawa langsung dari Pasuruan dan merupakan pemberian Jalin Kesra. Biar tahu buktinya, kata Samsul. Saksi lainnya, Supardal dari Magetan, juga mengaku menda- pat kambing dari Bantuan Prog- ram Jalin Kesra Gubernur Jatim. Namun dia mengaku kambing- nya sudah dijual. Sudah dijual, sebagian ada yang mati, kata Supardal. Dia mengaku mendapatkan bantuan kambing bersama 20 warga desanya. (Yang terima) 20-an orang di Balai Desa. Pak Lurah bilang ini (kambing) dari Pak Dhe (Soe- karwo), katanya. Akil menanyakan apakah pemberian kambing ini diser- tai untuk memilih Soekarwo. Tidak pak, cuma disuruh tempel stiker Jalin Kesra, kata Supardal. Dalam sidang lanjutan seng- keta Pilgub Jatim, pasangan Khofifah Indarparawansa - Herman Suryadi Sumawiredja, menghadirkan 20 saksi dan KPU lima saksi. Namun majelis panel hanya sempat memeriksa 16 saksi dari pemohon. Sisanya dilanjutkan pada Senin (30/9) ditambah saksi selanjutnya, kata Akil. Dalam dalilnya, pasangan Khofifah Indarparawansa - Herman Suryadi Sumawiredja, mengatakan pasangan Karsa melakukan pelanggaran yang terstruktur dengan membuat program kerja untuk bisa meme- nangkan dirinya dalam Pilkada Jatim. Dilakukan dengan modus dibuat suatu Pergub dan Perda. Perda ini memuat tentang ban- tuan hibah, kemudian dibuat pergub.Inilahyangdibuatuntuk dikeluarkan dana kepada ma- syarakat dan nanti ditumpangi, kata Kuasa Hukum Pemohon Otto Hasibuan. Gubernur Jatim Soekarwo membantah jika program Ja- lin Kesra dengan pemberian kambing kepada rumah tang- ga sangat miskin untuk sosi- lisasi dirinya dalam Pilgub Jatim 2013. Pakde Karwo, sapaan akrab- nya, mengatakan Jalin Kesra tersebut merupakan program pemerintah. Menurut Karwo, tidak ada arahan untuk me- milih dirinya saat pemberian kambing tersebut. Nggak ada (arahan memilih). Mengapa itu kemudian harus tahu, karena ada program pusat, program kabupaten, ada prog- ram provinsi. Karena pernah kalau tidak diberitahu program siapa, itu disebutnya program rekanan, ujar Soekarwo kepada wartawan di MK. (tribunnews/ ant) TRIBUNNEWS/DANY PERMANA SIDANG KEDUA - Cagub Jatim Khofifah Indar didampingi kuasa hukumnya saat menyimak keterangan saksi pada  persidangan kedua di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (25/9). Sidang kedua gugatan sengketa Pilgub Jatim menghadirkan saksi yang diajukan pasangan Berkah. Amien Rais: Jangan Pilih Jokowi MK Tolak Gugatan Pilkada Kota Probolinggo Kambing dari Bantuan Gubernur Jatim Soekarwo Bantah untuk Sosialisasi Pilgub ■ ■ Sidang kedua gugatan Pilgub Jatim di MK dengan agenda pemeriksaan saksi. Saksi pemohon bawa kambing bantuan Pemprov Jatim. Soekarwo bantah bantuan kambing untuk masyarakat miskin untuk sosialisasi dirinya di Pilgub Jatim 2013. ■ ■ ■ storyhighlights Abdullah-Lilik Pimpin Kota Kediri■ nya, ujar Amien. Karena itu Amien berharap, Indonesia tidak memilih Jo- kowi sebagai presiden pada Pemilihan Presiden 2014 hanya karena popularitasnya. Jokowi memang tidak separah Joseph Estrada, tapi jangan memilih dia karena popularitasnya saja, kata Amien. Jokowi sendiri santai me- nanggapi serangan Amien dan memilih berkomentar singkat. Saya tidak mau mengomentari hal-hal itu. Urusan saya adalah urusan Jakarta, jelas mantan Wali Kota Solo ini. Sementara itu pengamat politik Boni Hargens menilai pernyataan Amien Rais yang menyamakan Jokowi denganJo- seph Estrada bukan pernyataan yang cerdas. Logika Amien Rais ini sebagai profesor tidak cerdas, kata Boni. Boni mengatakan Jokowi bukanlah bintang film layaknya Joseph Estrada yang sudah po- puler sebelumnya. Dia(Joseph Estrada) populer karena me- mang bintang film, kalau Jokowi kan bukan bintang film, dia po- puler karena punya kepribadian yang baik dan prestasi yang baik juga, ujarnya. Karena alasan itulah menurut Boni pernyataan Amien Rais yang dilontarkan di Universitas Diponegoro tersebut merupa- kan bentuk pembunuhan ka- rakter yang tidak masuk akal. (tribunnews) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Surya Biz K TT APEC yang bakal berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua Bali pada 1-8 Oktober 2013 bakal menjadi ujian terhadap performa 4G LTE yang disediakan operator seluler. Setidaknya ada 3.000 jurnalis dan ribuan lainnya dari 21 delegasi negara anggota APEC, yang semuanya pasti membu- tuhkan koneksi internet yang mumpuni. Untuk media center di BNDCC II, panitia menyedia- kan 500 unit komputer desktop plus 1 sambungan telepon VoIP (telepon internet), 200 sambungan LAN untuk jurnalis pengguna laptop. Itu belum di lantai II yang merupakan ‘markas’ dari 21 stasiun televisi internasional yang setiap saat membuat siaran langsung. XL, sebagai operator yang mengklaim siap dengan layan- an 4G LTE, memperkuat 45 BTS 2G dan 51 BTS 3G yang ada di sekitar Nusa Dua. “Kalau layan- an telekomunikasi seluler ini lancar, citra Indonesia di mata internasional terangkat,” kata Ongki Kurniawan, Direktur Service Management XL, dalam acara XL 4G Ready di Nusa Dua Bali, Selasa (24/9). “Kesuksesan ini juga akan menjadi referensi bagi peme- rintah untuk segera membuat regulasi untuk LTE,” kata Rahmadi Mulyohartono, GM Network Development XL. Menurut Rahmadi, LTE bisa digunakan untuk berbagai keperluan yang membutuhkan akses internet berkecepatan tinggi. “Termasuk dokter bedah yang melakukan operasi jarak jauh, karena gambar yang diha- silkan tidak patah-patah. Delay nyaris tidak terasa, sehingga semuanya terlihat seperti real time,” kata Rahmadi. Menurutnya, dalam kerangka LTE, semua pengguna device yang support LTE, akan meng- alami keadaan selalu terhu- bung. “4G LTE menunjukkan manfaat untuk menunjang bis- nis, industri, utilitas perusaha- an, serta game online. Semakin cepat diadopsi semakin baik,” kata Rahmadi. (adi sasono) surabaya, surya - Per- usahaan pengelola taksi harus berinovasi agar bisa bertahan menghadapi kompetisi dan masa low season. Peremajaan armada taksi dan pemanfaatan teknologi online menjadi salah satu langkah yang dilakukan PT Para Bathara Surya, pengelola Taksi Silver, menghadapi kondisi saat ini. Sebagai alternatif dalam me- layani pelanggan, mulai awal bulan ini Taksi Silver resmi mengaktifkan layanan melalui Yahoo Messenger (YM). La- yanan melalui chatting online ini juga didukung hadirnya website khusus yang bisa men- jadi sarana penghubung antara pengelola dan pelanggan. Direktur Operasional Taksi Sil- ver, Adhi Pujianto mengatakan, kondisi bisnis taksi di Surabaya saat ini masih dalam posisi sulit. Pasca kenaikan BBM bersubsidi pemasukan semakin sedikit, mes- ki telah diberlakukan tarif baru. “Kondisinormal,rata-ratarate dalam sehari untuk satu taksi bisa sampai 20 kali penumpang, tapisekarangmenurun,rata-rata kisaran 14-17 penumpang saja,” papar Adhi, Rabu (25/9). Karena itu, lanjut dia, untuk menggairahkan pasar, Taksi Silver mulai memanfaatkan YM untuk menerima reservasi mau- pun masukan dari pelanggan. Pelanggancukupmenambahkan akun silvertx@yahoo.com untuk bisa berkomunikasi dengan ma- najemen taksi silver. “Masyarakat yang biasa me- manfaatkan internet tidak perlu lagi menelepon untuk pesan taksi, tinggal chatting saja, kritik dan saran juga bisa disampaikan lewat YM,” ujar Adhi. Ia mengakui, dengan me- ngembangkan sistem online ini secara tidak langsung Taksi Sil- ver semakin agresif menembus segmen kelompok anak muda. “Selama ini pool-pool kami ba- nyakdilokasikampusterkemuka. Sebagai taksi 24 jam, pool kami juga tersedia di tempat hiburan malam. Anak muda atau maha- siswa menjadi salah satu segmen besar kami,” papar Adhi. Sebagai penunjang konsep online, Taksi Silver juga melaku- kan peremajaan dengan menda- tangkan 50 armada baru  dengan mobil Chevrolet Lova. Hingga akhir tahun ini berarti ada 100 armada baru yang akan berope- rasi,” ungkap Adhi. (rey) Pasutri Dihitung Satu Debitur Jakarta, surya - Aturan kredit properti kini makin ketat. Pengetatan itu salah satunya berlaku untuk pasangan suami istri (pasutri). Hal itu tertuang Surat Edaran (SE) BI No 15/40/DKMP tang- gal 24 September 2013 dan mu- lai berlaku efektif mulai 30 Sep- tember 2013, yang menegaskan bahwa suami istri diperlakukan sebagai satu debitur, kecuali terdapat perjanjian pemisahan harta yang disahkan notaris. Sebelumnya, suami istri dapat mengajukan kredit properti de- ngan fasilitas yang berbeda-beda. Artinya, jika kredit properti per- tama atas nama suami kemudian istri mengajukan kredit properti kembali, maka kedua kredit ter- sebut mendapat fasilitas kredit pertama dengan ketentuan 70 persen ditanggung bank, sisa 30 persen ditanggung nasabah. Direktur Departemen Komuni- kasi BI, Peter Jacobs mengatakan, saat ini dengan penyempurnaan aturan, maka suami istri dihitung sebagai satu debitur. Jika salah satu ingin mengajukan kredit pro- perti lagi, akan mendapat fasilitas kredit kedua, dengan ketentuan 60 persen ditanggung bank, sisa 40 persen ditanggung nasabah. Selama ini pada praktiknya dalam pengajuan pinjaman kre- dit, meski ditandatangani oleh pasangan suami istri, namun penilaian profil risikonya berbe- da-beda karena dinilai masing- masing individu. Dengan aturan yang baru, pasangan suami istri dianggap sebagai debitur yang sama, kecuali jika keduanya me- miliki perjanjian pisah harta, kata Peter di Jakarta, Rabu (25/9). Dengan begitu, jika terjadi peristiwa ingkar janji atau wan prestasi maka hal itu ditang- gung oleh salah satu pihak saja. Pun sebaliknya, jika kredit ma- cet atas nama keduanya, maka semua harus menanggung. GM Citraland Surabaya, Andy Sugiharjo menilai, aturan baru BI yang mengatur KPR untuk kepemilikan rumah kedua dan seterusnya, termasuk aturan bagi pasutri sebagai hal yang membe- ratkan developer. “Aturan itu akan memengaruhi permodalan, memengaruhi kiner- ja developer. Modal developer sudah banyak terserap untuk infrastruktur, kalau aturannya seperti itu berarti developer perlu modal kerja lebih besar karena harus menyediakan rumah stok,” papar Andy, Rabu (25/9). Ia menambahkan, aturan ini bahkan dirasa lebih memberat- kan bagi para pengembang baru. “Tapi karena itu peraturan yang harus dijalankan, ya berarti kami akan mencari jalan menyiasati, kami harus pinter-pinter meng- atur stok,” ujar Andy. Terlepas dari pembatasan KPR yang akan berdampak pada kinerja developer, Andy juga menyorot sisi mekanisme pelak- sanaan aturan itu di lapangan. “Memang yang lebih banyak tahu mekanismenya pihak bank, dan banyak yang tidak tahu cara mendeteksi kepemilikan rumah calon pembeli? Bagaimana yang memiliki rumah di sini dan di Jakarta? Itu butuh sistem dan data,” tambahnya. (rey/ben) Long Term Evolution (LTE) sudah lama diperbin- cangkan, tetapi standar komunikasi data kecepatan tinggi nirkabel ini baru sampai pada taraf uji coba, karena belum ada regulasinya. Menanti Aturan Akses Internet Super Cepat (1) APEC Jadi Ujian Kesiapan 4G surya/sugiharto Layanan Online - Seorang karyawan membersihkan kaca Taxi Silver di halaman Kantor Taxi Silver Surabaya di kawasan Tegalsari Surabaya, Rabu (25/9). Taxi Silver terus meningkatkan layanannya untuk menggaet lebih banyak pelanggan, di antaranya pemesanan secara online. Pesan Taksi Cukup dengan Chatting Aturan KPR Baru Berlaku 30 September■ surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 Usul Mobil Tua Geser ke luar Ibukota Wacana akan mendaur-ulang (scrap) mobil tua, ternyata mendapat respons positif. Namun, lebih tepat kalau kenda- raan dengan usia 10 tahun ke atas digeser ke luar Ibukota. Dengan demikian, pemerataan kendaraan bisa terjadi di seluruh Indonesia. Kebijakan mendaur-ulang sudah diberlaku- kan hampir di seluruh ibukota negara-negara maju. Johnny Darmawan Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) BI menerbitkan surat edaran penyempurnaan aturan uang muka kredit konsumsi. Penyempurnaan itu tertuang dalam SE BI No 15/40/DKMP tanggal 24 September 2013 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit atau Pembiayaan Pemilikan Properti, Kredit atau Pembiayaan Konsumsi Beragun Properti, dan Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor. Difi A Johansyah menerangkan, ketentuan ini akan berlaku efektif mulai 30 September 2013 serentak untuk bank konvensional, bank syariah dan unit usaha syariah. Ini penyempurnaan ketentuan Loan To Value (LTV)/Financing To Value (FTV) untuk kredit pemilikan properti dan kredit konsumsi beragun properti. “Kebijakan ini pada intinya bertujuan menjaga stabilitas sistem keuangan dan memperkuat ketahanan perbankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” papar Difi, Rabu (25/9). BImengklaim,ketentuanLTV/FTVjugabertujuanmem- beri kesempatan bagi masyarakat menengah ke bawah untuk memperoleh rumah layak huni, serta meningkat- kan aspek perlindungan konsumen di sektor properti. Otoritas perbankan berterus terang, penyempurna- an ketentuan LTV/FTV ini dilatarbelakangi oleh ting- ginya pertumbuhan kredit ke sektor properti, khusus- nya kredit untuk rumah tapak dan rumah susun (flat dan apartemen) pasca penerapan ketentuan LTV/FTV pada pertengahan 2012. “Sasaran utama pengatur- an dimaksud adalah mengantisipasi potensi risiko gagal bayar,” ujar Difi. (ben) Syarat Kredit Konsumsi Kian Ketat surya/ADI SASONO AJANG UJIAN - Ruang media center untuk para peliput KTT APEC 2013 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua Bali. FK: Fasilitas Kredit, FP: Fasilitas Pembiayaan KPRS: Kredit Pemilikan Rumah Susun PEMBIAYAAN/ AGUNAN MAKSIMAL FTV FP 1 FP 2 FP 3, dst KPR Tipe 70 80 % 70 % 60 % KPRS Tipe 70 80 % 70 % 60 % KPR Tipe 22-70 - 80 % 70 % KPRS Tipe 22-70 90 % 80 % 70 % KPRS Tipe sd 21 - 80 % 70 % KPR Ruko/Rukan - 80 % 70 % KREDIT/PEMBIAYAAN/ AGUNAN MAKSIMAL LTV/FTV FK/FP 1 FK/FP 2 FK/FP 3, dst KPR Tipe 70 70 % 60 % 50 % KPRS Tipe 70 70 % 60 % 50 % KPR Tipe 22-70 - 70 % 60 % KPRS Tipe 22-70 80 % 70 % 60 % KPRS Tipe sd 21 - 70 % 60 % KPR Ruko/Rukan - 70 % 60 % ant join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. 4 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com FINANCE KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 | I I I I I 19 I I I I I 20 I I I I I 23 I I I I I 24 I I I I I 25 I I I I I 19 I I I I I 20 I I I I I 23 I I I I I 24 I I I I I 25 I I I I I 19 I I I I I 20 I I I I I 23 I I I I I 24 I I I I I 25 HARGA EMAS PERKIRAAN PASAR 24/9 25/9 DOLAR AS/TROY OUNCE (24 KARAT) 1.318.04 1.322.43 Rp 496.000/gram MATA UANG KURS JUAL KURS BELI CNY 1,890.66 1,871.80 EUR 15,670.87 15,509.92 HKD 1,499.60 1,484.62 SGD 9,264.54 9,170.65 KURSVALAS SUMBER: BANK INDONESIASUMBER: BLOOMBERG IHSG Jakarta 4.600 4.500 4.400 4.300 Minyak/Dolar AS 120,00 110.00 100.00 90.00 Rupiah/Dolar AS 11.700 11.500 11.300 11.100 I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I 4.562,86 104,95 11.445I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I 4.562,86I4.562,86I4.562,86I4.562,86II I I4.562,86I I I4.562,86 4.460,42 4.406,77 103,13 103,62 11.473 11.488 M OBIL murah atau low cost green car (LCGC) merupakan kendaraan murah dan efisien yang ramah lingkungan. Konsep produk itu diangap bagus sehingga jangan men- diskriminasi seseorang untuk membeli mobil. Mantan wakil presiden Jusuf Kalla menegaskan, jangan pernah mendiskri- minasi orang yang baru bisa membeli mobil murah sehingga seolah-olah mobil itu hanya untuk orang kaya. Kan belum tentu punya dua mobil itu dipakai dua- duanya. Jadi tidak ada yang salah. Indonesia ini mobil mahal disalahkan, mobil murah disa- lahkan, ujarnya di sela pameran otomotif di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, baru-baru ini Terkait penolakan beberapa pihak yang menuding mobil LCGC akan menyebabkan ke- macetan di kota besar semakin parah, pria kelahiran 15 Mei 1942 itu mengatakan, mobil murah justru akan mengurangi kemacetan. Kondisi saat ini jelas-jelas sudah macet, terutama di sejumlah kota besar, termasuk ibukota Jakarta. Dengan adanya mobil murah yang ukurannya lebih kecil, maka kemacetan akan berkurang karena tidak menghabiskan ruang jalan. Kalau mobil biasa mema- kan jalan 10 meter persegi, mobil ini kan cuma lima meter persegi, tutur mantan ketua Partai Golkar ini. Karena itu, JK -sapaaan akrabnya, meyakini meski volume mobil murah di jalanan akan bertambah, kemacetan di Jakarta akan berkurang. Sebab, mungkin saja orang yang saat ini sudah punya mobil yang be- sar, akan beralih menggunakan LCGC yang lebih kecil. (ant) SURABAYA, SURYA - Per- usahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo Surabaya) telah membayar klaim sekitar Rp 190 miliar hingga akhir Agustus 2013, atau melampaui total klaim sepanjang 2012 yang mencapai Rp 140 miliar. Kepala Perum Jamkrindo Cabang Surabaya, Achmad Sonhadji mengatakan, klaim ter- sebar untuk Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Tabungan Ne- gara (BTN). Rata-rata tiap bulan kami membayar klaim sebesar Rp 30 miliar. Jadi, memang sampai Agustus ini kami merugi, kata Sonhadji, Rabu (25/9). Dari total klaim, sebanyak 40 persen dibayarkan ke Bank Jatim. Klaim paling banyak di- bayarkan ke Bank Jatim karena didorong oleh tingginya rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bank itu yang menembus 16 persen. Meski KUR bermasalah ber- kontribusi banyak pada mem- bengkaknya klaim yang dibayar Jamkrindo, Sonhadji menya- takan, penjaminan harus terus diberikan. Pasalnya, tolok ukur pemerintah untuk menentukan sukses atau tidaknya program KUR bukan pada rasio kredit bermasalah tapi lebih pada jumlah masyarakat yang mene- rimanya. Tingginya klaim yang di- bayarkan dari bulan ke bulan oleh Jamkrindo, tak sebanding dengan besaran imbal jasa pen- jaminan (IJP) atau premi yang dihimpun. Setiap bulan, Jam- krindo cabang Surabaya hanya menghimpun IJP sebesar rata- rata Rp 1 miliar per bulan. Hingga akhir Agustus 2013, nilai penjaminan kredit oleh Perum Jamkrindo cabang Sura- baya telah mencapai sekitar Rp 6 triliun. Dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, ter- jadi peningkatan sekitar 15 per- sen. Target sampai akhir tahun ini bisa jadi Rp 9 triliun. (ben) ANTARA KUR BUNGA FLAT - Seorang perajin kayu dan bambu sedang membuat kerajinan. Pemerintah menetapkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2013, yakni flat 0,57 persen untuk sektor ritel dan mikro sebesar 0,95 persen. Target penyalurannya Rp 36 triliun, dengan rincian BRI (Rp 19 triliun), BNI (Rp 4,17 triliun), Mandiri (Rp 3,6 triliun), BTN (Rp 1,25 triliun), dan Bank Bukopin (Rp 450 miliar). Lalu Mandiri Syariah (Rp 1,5 triliun), BNI Syariah (Rp 200 miliar), dan 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp 5,25 triliun. Jamkrindo Bayar Klaim Terbanyak di Bank Jatim Konstruksi Menjerit JAKARTA, SURYA - Pelaku jasa konstruksi menilai saat ini kondisi pasar yang ditaksir bernilai Rp 400 triliun dalam kondisi force majeure menyu- sul melemahnya nilai tukar ru- piah setelah sebelumnya, ber- gejolak akibat kenaikan upah minimum provinsi (UMP) dan kenaikan harga BBM subsidi. Ketua Lembaga Pengem- bangan Jasa Konstruksi Na- sional (LPJKN) Tri Widjayanto mengatakan, penguatan dolar AS yang terus menembus Rp 11.000 paling memengaruhi usaha jasa konstruksi di Indo- nesia. Dolar yang makin mahal ini membuat harga-harga mate- rial konstruksi ikut naik. Kalau kenaikan BBM dan upah, Insya Allah kami masih bisa bertahan. Tapi ini pele- mahan rupiah, tandasnya, Rabu (25/9), Dengan pelemahan itu, aspal, misalnya, harganya telah naik mencapai 15 persen sampai 20 persen. Kurang lebih 900.000 ton aspal per tahun harus diimpor. Kebutuhan as- pal di Indonesia mencapai 1,6 juta ton/tahun, tapi produksi dalam negeri hanya mencapai 800.000 ton/tahun. Menurut Tri Widjayanto, ada selisih cukup besar yang harus dibayarkan karena aspal meru- pakan produk impor dari negara lain. Jadi, akan sangat berpenga- ruh terhadap industri konstruksi. Pada pelaksanaan anggaran yang ada di pemerintah kebutuhan aspal meningkat akhir Triwulan IIIdanTriwulanIV. Selain itu, bahan baku besi beton juga masih impor. dan harganya mulai naik 10 persen hingga 15 persen, kemudian beton ready mix naik 12 persen sampai 17 persen, jelasnya. Parahnya lagi, beberapa pe- masok material dan peralatan menahan barang dan tidak ber- sedia mengikat harga untuk pe- riode lebih dari satu minggu. Ditemani beberapa ketua asosiasi konstruksi lain, Tri Widjayanto mengungkapkan, kenaikan BI Rate menjadi 7,25 persen jelas akan mempengaru- hi struktur pembiayaan proyek infrastruktur dalam sektor jasa konstruksi. Ujung-ujungnya.kinerjapelak- sanaan konstruksi menurut dan mengganggu pencapaian target sebagaimana ditetapkan dalam kontrak,paparTriWidjayanto. Bisa Ada PHK Dengan adanya persoalan ini, dikhawatirkan akan terjadi PHK dan pemberhentian atau kontrak kerja karena harga bahan baku yang naik. Sektor konstruksi In- donesia memiliki sekitar 180.000 badan usaha, 6.652 tenaga ahli dan 6 juta tenaga terampil. Pelaku jasa konstruksi membu- tuhkan pengajuan permohonan kepada pemerintah karena be- sarnya jumlah SDM itu. Harapan lainnya, pemerintah menganggap kondisi sekarang ini sebagai kon- disiforcemajeure. Menurut Tri Widjayanto, be- berapa permohonan yang telah diajukan antara lain penetapan kejadian force majeure dan pem- berlakuan penyesuaian harga ter- hadapseluruhkontrak,baiktahun jaman, tunggal atau lumpsum. Penyesuaianhargaituhanyapada periodekrisisyangditetapkan Selain itu, asosiasi memohon agar penyedia jasa konstruksi diperbolehkan berhenti tanpa sanksi apapun jika kesepakatan atas penyesuaian harga tidak tercapai, dan beberapa permo- honan lainnya. (hri/bbs) Diterpa Upah, BBM dan Nilai Rupiah■ Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (25/9) sore, melemah 260 poin menjadi Rp 11.460 dibanding sebelumnya (24/9) di posisi Rp 11.200. Analis menyatakan, melambatnya ekonomi AS tentu akan berdampak juga pada mata uang negara- negara berkembang, termasuk Indonesia. Dari dalam negeri juga belum ada sentimen positif. ■ ■ ■ NILAI RUPIAH FIGUR JUSUF KALLAFIGUR Diskriminasi Beli Mobil ANTARA JAKARTA, SURYA - Peme- rintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya menye- tujui anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) tahun 2014 sebesar Rp 210,73 triliun. Anggaran ini akan dituangkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014. Kenaikan anggaran subsidi BBM itu setelah pemerintah mengubah asumsi nilai tukar rupiah untuk tahun depan, kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Ba- dan Kebijakan Fiskal (BKF) Ke- menterian Keuangan Bambang PS Brodjonegoro seperti dikutip kontan, Rabu (25/9). Sebelumnya, proyeksi dalam nota keuangan yang dibacakan Presiden Susilo Bambang Yudho- yono pada 16 Agustus 2013, ang- garan subsidi BBM mencapai Rp 194,9 triliun. Hitungan, kurs mata uang garuda pada 2014 berada di kisaran Rp 9.750 per dolar AS. Sejalan dengan ekonomi Indo- nesia yang mulai melemah, nilai tukar rupiah disesuaikan menjadi Rp 10.500 per dolar AS. Agar sub- sidi BBM tak kembali jebol setelah nilai tukar melemah, pemerintah membatasi volume BBM bersub- sidi menjadi 48 juta kilo liter. Plt Kepala SKK Migas Johan- nes Widjonarko menjabarkan, angka 48 juta KL didapat dari volume premium dan bahan ba- kar nabati (BBN) 32,46 juta KL, minyak tanah 900.000 KL dan minyak solar 14,64 juta KL. Efi- siensi didapat dari penurunan volume minyak tanah dan solar. Sebelumnya, asumsi volume BBM sebesar 50,5 juta KL, te- rang Bambang. Wakil Menteri Keuangan Ma- hendra Siregar mengharapkan, mobil murah yang segera berlalu lalang di jalan tidak ikut mening- katkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) secara nasional. Namun, apakah itu kemudi- an menyebabkan peningkatan impor BBM, itu masih harus di- kaji. Logikanya, kalau per mobil konsumsi BBM-nya turun, maka akan turun semuanya. Tetapi bu- kan dilihat dari segi itu, dilihat dari orang yang tadinya pakai motor jadi pakai mobil, namun untuk saat ini masih terlalu awal berspekulasi, ujarnya. Kehadiran mobil murah lebih diharapkan dapat mendorong penggunaan komponen otomo- tif dalam negeri sehingga dapat meningkatkan investasi di do- mestik. (ant) Subsidi Bahan Bakar Sentuh Rp 210,73 Triliun ANTARA PEMBATASAN - Dirut Pertamina Karen Agustiawan (kanan) saat melayani pembelian di sebuah SPBU. Dengan manajemen volume, pembatasan pemakaian subsidi BBM dapat terlaksana. join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 kediri, surya - Puluhan personel Polres Kediri Kota mendadak diminta melakukan tes urin. Tes mendadak ini dilakukan tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri di Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), Rabu (25/9). Tes mendadak ini dilakukan saat anggota melakukan apel. Pada saat apel itulah baru diberitahu anggota akan dipilih secara acak untuk mengikuti tes urin yang dilakukan BNN. Mayoritas personel yang diwajibkan tes urin dari unsur Satintelkam, Satreskoba dan Satreskrim. Namun ada juga perwakilan dari personel Sabhara dan Lalulintas mulai perwira sampai bintara. Malahan Kapolres Kediri Kota AKBP Budhi Herdi Susianto,SH,SIK,MSi yang pertama kali mengawali tes urin. Selanjutnya bergiliran anggota mengikuti tes urin yang dipantau petugas Propam. Tes urin kali ini ada 6 parameter untuk mengetahui kandungan kokain metafetamin, tetrahidrokanibial ganja, ben­ zoadiapen, psikotropika, anfe­ tamin dan kandungan morfin. KepalaBNNKotaKediriAKBP Dewi menjelaskan, pelaksanaan tes urin personel Polres Kediri Kota memang dilakukan secara mendadak. Total ada 40 personel yang mengikuti tes urin. Setelah kami tes hasilnya semuanya negatif, jelasnya. Kapolres Kediri Kota AK­ BP Budhi Herdi Susianto menjelaskan, pihaknya memang sengaja memprioritaskan tes urin untukanggotaSatintel,Satreskoba dan Satreskrim. Kalau kami ingin membersihkan halaman, maka sapunya harus bersih dulu. Makanya fungsi-fungsi yang bersinggungan kami prioritaskan untuk tes urin, jelasnya. Sebenarnya pihaknya me­ nginginkan lebih banyak lagi anggota yang tes urin. Namun BNN Kota Kediri hanya membawa 40 teskit.(dim) Madiun Bangun Kampus API Rp 680 Miliar madiun, surya - Sebanyak 13 anggota dan pimpinan Komisi V DPR RI mengunjungi proyek pembangunan Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) yang dibangun di atas lahan seluas 25 hektare di Kelurahan/ Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Rabu (25/9). Kunjungan ini untuk mengetahuiperkembanganproses pembangunan dan sekaligus untuk mengetahui Sumber Daya Manusia (SDM) yang bakal mengisi API Madiun itu. Apalagi, rencananya meski bangunan belum selesai 100 persen, rencana Tahun 2014 mendatang API Madiun sudah menerima ratusan mahasiswa (Taruna). Sedangkan dalam pemaparan dan penyampaian keterangan di ruang pertemuan gedung utama hanya dihadiri anggota dan pimpinan DPR RI, sejumlah pejabat PT Inka Madiun dan PT KAI serta sejumlah pejabat dari Dirjen Perhubungan, Kementrian Perhubungan. Ketua Komisi V DPR RI, Laurens Bahang Dama mengatakan jika proyek API Madiun dibangun di lahan seluas 25 hektare yang disediakan Pemkot Madiun. Proyek ini menelan anggaran Rp 680 miliar dengan cara multi years sejak Tahun 2011 hingga 2016 mendatang. Transportasi Modern Kendati bangunan akan diselesaikan 3 tahun ke depan, akan tetapi mulai Tahun 2014 mendatang API Madiun menerima Taruna (siswa). Karena mulai tahun depan sudah menerima taruna, kami harap pembangunannya cepat diselesaikan. Meski sesuai jadwalnya bisa diselesaikan sampai Tahun 2016 mendatang. Sebenarnya kunjungan kami bukan hanya di API, tetapi juga melihatinfrastrukturjalandiJawa Timur, terangnya, Rabu (25/9). Selain itu, politisi PAN ini berharap jika pembangunan API Madiunitubakalmampumenjadi pengembangan dan menjawab tantangan transportasi modern massal di Indonesia beberapa tahun ke depan. Oleh karenanya, pihaknya meminta pemerintah menseriusi pembangunanAPI itu termasukuntuksiapasajaSumber Daya Manusia (SDM) yang layak mengisi API itu. Kami minta pemerintah ser­ius menangani dan me­ngembangkan akademiini.Karenabangunannya sudah cukup megah kalau SDMnya tidak bagus dan baik kan berdampak kurang baik, imbuhnya. Politisi PAN ini mengatakan tidak masalah, bangunan belum selesai. Yang penting harus ada kerja sama yang baik antara PT INKA dan PT KAI dalam pengembangannya. Komiisi V ber harap API Madiun mampu bersaing dengan akademi lainnya yang ada di Bandung, Makasar, dan di Cijuruk. Sementara, Kepala Pusat Pe­ ngembangan (Kapusbang) Sumber DayaManusia(SDM)Perhubungan Darat, Kementrian Perhubungan, Anton S Tam­pubolon menegaskan jika kun­jungan itu sebagai ajang untukmenunjukkankemasyarakat melalui DPR, jika pembangunan SDMdibidangperhubungansalah satunya di bidang perkeretaapian dilaksanakan secara serius. (wan) surya/sudarmawan proyek api - Sejumlah anggota dan pimpinan Komisi V DPR RI mengunjungi proyek pembangunan Akademi Perkeratapian Indonesia (API) di lahan seluas 25 hektare di Kelurahan/Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Proyek API gunakan dana multi years sebesar Rp 680 miliar Polisi Mendadak Tes Urine Usai Apel Cetak Tenaga Transportasi Modern■ Kampus API dibangun di atas lahan 25 hektare dengan anggaran Rp 680 miliar Lahan disediakan Pemkot Madiun, sedangkan dana mutiyears 2011 - 2016 Tahun 2014, bangunan baru selesai 40 persen, tetapi sudah menerima taruna 120 orang ■ ■ ■ storyhighlights kendati proyek fisik pem­bangunanya baruselesai40persen,AkademiPerkeretaapian Indonesia (API) di Kelurahan/Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, tahun depan bakal menerima 120 taruna (siswa). Rencananya,ratusanma­hasiswabaruitu,akan diterimadi4jurusanyangadadiAPIMadiun. Rencananya tahun depan, API akan menerima 120 taru­na, terang Kepala Pusat Pe­ngembangan (Kapusbang) Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan Darat, Kementrian Perhubungan, Anton S Tampubolon kepada Surya, Rabu (25/9). Selain itu, Anton merinci dari 120 taruna itu, akan dibagi menjadi 4 kelas dan 4 jurusan dengan jumlah masing-masing 30 orang. Keempat jurusan itu di antaranya Teknik Sarana, Teknik Jalur dan Bangunan, Teknik Sintelis dan Lalu Lintas Angkutan. Pembangunan infra­struk­turnya sambil jalan, kita sudah siapkan SDMnya, imbuhnya. Rencananya, ratusan taruna itu bakal menempati bangunan asrama yang ada di dalamkompleksAPIMadiunitu.APIMadiun selain dilengkapi bangunan perkantoran, kam­pus (ruang kuliah), juga bakal dilengkapi laboratoirum, tempat praktik, perumahan serta asrama mahasiswa. Semua akan diasramakan karana lokasinya siap dan mendukung. Jadi tidak ada yang diluar asrama. Mereka yang masuk API Madiun bisa dari masyarakat umum atau dari perusahaan umum atau aparatur daerah yang akan meningkatkan pengetahuannya di bidang kereta api, paparnya. Saat disinggung mengenai lokasi praktik 120 mahasiswa jika bangunan ruang praktikum dan laboratorium belum selesai, Anton tidak mempermasalahkannya. Praktiknya bisa diikutkan PT KAI atau INKA Madiun, katanya. Sementara itu, Anton tidak mau menyebut jika pembangunan API Madiun yang dilaksanakan mulai Tahun 2011 hingga 2016 itu dilaksanakan menggunakan anggaran multi years APBN. Memang target selesainya 2016, tetapi ini bukan multi years. Karena per tahun ada lelang yang dilaksanakan Ke­­mentrian Perhubungan, pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, se­banyak 13 anggota dan pimpinan Komisi V DPR RI mengunjungi proyek pembangunan Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) yang dibangun di atas lahan seluas 25 hektare di Kelurahan/Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Rabu (25/9).(wan) Tahun Depan Sudah Terima 120 Taruna Rintis 4 Jurusan Perkeretaapian■ kediri, surya - Kantor Bea Cukai Kediri geger. Pasalnya dua karyawannya terlibat duel di salah satu ruang kantor, akibatnya Taufan Prihatino (29) staf pelaksana penyidik Kantor BeaCukaiKediri,lukabacokdan dilarikan ke RS Bhayangkara, Rabu (25/9). Belum belum diketahui motif pembacokan yang mengenai bagian kepala belakang.Pela­ kunya Gunung Tulodo (30) yang juga pegawai Bea Cukai staf kedisiplinan kepatuhan internal. Peristiwa memalukan ini terjadi di lantai tiga Ruang Kasi Intelejen dan Penindakan Kantor BeaCukaiKediridiJlDiponegoro, Kota Kediri. Kasus ini dilaporkan HJ Syat Mei Herandari,SE (50) pelaksana penindakan Bea Cukai Kediri. Sedang korban pembacokan Taufan Prihatno (31) warga Perum Denanyar Indah Jombang. Dari TKP polisi telah me­ ngamankan barang bukti sebilah pisau dapur yang dipakai pelaku membacok kepala bagian belakang korbannya. surya/didik mashudi dirawat - Taufan,karyawan Bea Cukai Kediri terpaksa dirawat setelah dibacok rekannya. Hingga kini belum diketahui motif pembacokan Karyawan Bea Cukai Duel di Kantor Kasus ini berlangsung saat korban dan pelapor melakukan aktifitas rutin di Ruang Kasi In­ telejen dan Penindakan. Tiba tiba pelaku masuk ke ruangan dan langsung menyerang korban de­­ngan menggunakan pisau da­pur. Serangan itu mengenai bagian belakang kepala korban mengakibatkan luka robek dan berdarah. Mendapatseranganmendadak, Taufan coba membela diri dengan merebut pisau, akibatnya tangan Gunung Tulodo tergores pisau. Kemudian pelapor keluar ruangan sambil teriak teriak minta tolong. Lukman Yulianto yang menjabat Kasi Intelejen Bea Cukai kemudian mengamankan pelaku dan menghubungi Polres Kediri Kota.(dim) ponorogo, surya - Harga daging ayam potong di Ponorogo melambung. Dalam sepekan terakhir, harga daging ayam melonjak hingga Rp 5.000 per kilogramnya. Tingginya harga daging ayam potong ini dikeluhkan para konsumen di Pasar Songgolangit, Kabupaten Ponorogo. Sebe­ lumnya, harga daging ayam hanya dipatok Rp 29.000 sampai Rp 30.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 34.000 sampai Rp 35.000 per kilogram. Padahal, sebelumnya juga ada kenaikan harga kedelai yang dipicu gagal panen hingga memicu kenaikan harga tempe dan tahu di pasaran. Kenaikan harga daging ayam ini, dipicu kenaikanhargapakanternakyang terjadi sejak 2 pekan terakhir. Sehingga para peternak ayam Harga Daging Ayam Melambung surya/sudarmawan melambung - Dalam sepekan terakhir, harga daging ayam potong di Ponorogo terus naik, akibatnya para pedagang mengeluh karena sepi pembeli menaikkan harga ayam dan para tengkulak maupun pedagang daging ayam terdongkrak untuk menaikkan harga. Ny Wulan (36) warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Sumoroto mengatakan jika harga daging ayam sudah sejak dua pekan ini terus beranjak naik. Jika sebelumnya harganya mencapai Rp 29.000 sampai Rp 30.000 per kilogram, kini sudah naik Rp 34.000 sampai Rp 35.000 per kilogram. Kenaikan tahu dan tempe karena harga bahan baku ke­ delainya naik kemarin terasa memberatkan kami sebagai konsumen, kini mulai dicekik ke­ naikanhargadagingayampotong. Beruntung cabe dan kebutuhan lain belum mengalami kenaikan, terangnya, Rabu (25/9). Salah seorang pedagang ayam potong di pasar Siwalan, Kecamatan Mlarak mengaku kenaikan harga daging ayam sudah sejak dua pekan terakhir. Stok daging ayam saya kurangi, pembeli minim, karena harga melambung, ucapnya.(wan) surya/sutono pompa gas - Syaiful Anam, petani dari Jombang berhasil me­mo­ divikasi pompa berbahan bakar premium menjadi gas elpiji. jombang,surya-Parapetani diDesaTing­gar,Kecamatan Ban­ darkedungmulyo, Jombang boleh lega. Pasalnya mereka bisa mengairi sawah dengan biaya murah. Syafiul Anam (31), warga setempat berhasil memodifikasi pompa berbahan premium menjadi gas Berawal dari sulitnya mencari air pada saat kemarau, para pe­tani hanya bisa mengeluh besarnya biaya pembelian BBM untuk menyedot air dengan pompa. Melihat banyaknya keluhan para petani, Syaiful Anam coba otak-atik mesin pompa berbahan bakar premium. Mesinpompaairyangasalnya menggunakan BBM jenis premium, ia modifikasi menjadi mesin yang memanfaatkan bahan bakar gas, elpiji ukuran tabung 3 Kilogram. Hasilnya, terdapat lumayan banyak memangkas biaya BBM. Dari setiap mesin berbahan bakar elpiji yang dioperasikan selama 8 jam, bisa mengurangi biaya antara Rp 20.000 hingga Rp 30.000 setiap harinya. Petani Ubah Pompa Berbahan Gas Bagikami,jumlahsebesaritu lumayan banyak,” ujar Zainal (45), petani asal Desa Tinggar, Desa Tinggar, Rabu (25/9). Zainal mengungkapkan, untuk mengairi sawah dengan luas 350 ru (sekitar 960 meter persegi) miliknya, setiap hari dia membutuhkan pompa air selama 8 jam. Sementara, Syaiful mengaku gembira, karena mampu me­me­ cahkan problem yang dihadapi para petani selama ini. Petani tertarik mesin pe­ nyedot air modifikasi karyanya, karena tidak merusak mesin asal atau bawaan pabrik dan lebih irit bahan bakar. Saya tidak mematikan mesin asal­ nya. Pakai bensin masih bisa, pakai elpiji juga bisa. Jadi multifungsi, terang Syafiul Anam.(uto) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. HALAMAN | | KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 Jawa Timur surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Calon Haji Idap Penyakit Berisiko sumenep, surya - Sebanyak 687 calon haji asal Sumenep, secara resmi dilepas oleh Bupati A Busyro Karim untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah, dari GOR A Yani Pangligur, Sumenep, Rabu (25/9) sekitar pukul 09.00. Yang mengkhawatirkan, ber­ dasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Sumenep, terdapat 281calonhajimengidappenyakit berisiko. Seperti tekanan da­ rah tinggi, diabetes, gastritis (mag), dan asma. Karenanya Kantor Kemenag Sumenep mengikutsertakan li­ma petugas medis yang akan mendampingi jamaah selama menjalankan ibadah haji. Bupati Sumenep, A Busyro Karim meminta para calon haji dapat menjalankan ibadahnya dengan baik, kendatipun ba­ nyak jamaah yang sudah lanjut usia, serta mengidap berbagai penyakit. Karena itu, kekompakan dan kebersamaan selama menjalankan ibadah sangat diperlukan agar mereka tidak tercecer antara satu dengan lainnya. Kekompakan itu maksudnya saling membantu satu sama lain dalam rangka keamanan dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji, sehingga bisa memperoleh gelar haji mabrur dan kembali dengan selamat ke tanah air,’’ ujar Busyro. Kepala Kantor Kemenag Su­menep, Idham Cholid me­ negaskan keberangkatan jamaah calon haji ini memang sebagian ada yang mengalami problem surya/antara berkah piala dunia - Perajin topi indian di Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar mendapat berkah dari penyelenggaraan Piala Dunia di Brasil. Mereka mendapat pesanan 1.000 topi setiap bulan untuk dikirim ke negara di Amerika Selatan tersebut. Konon topi itu untuk suvenir Piala Dunia. JEMBER, surya - Warga Dusun Rowo, Desa Rowo Indah Kecamatan Ajung digemparkan denganpembunuhanyangterjadi di sebuah tempat penggilingan padi, Selasa (24/9) menjelang tengah malam. Korban diketahui ber­nama Edwin Teopilus (45) warga Jalan Majapahit,Ke­camatanKaliwates. Tiga orang diamankan polisi IV (28) dan AM (40), serta istri Edwin. Mereka diduga kuat mengetahui atau bahkan pelaku pembunuhan itu. Dari informasi yang dihimpun Surya, peristiwa itu diketahui warga sekitar pukul 23.30. Warga yang berada di depan penggilingan dikejutkan oleh suaraperempuanberteriakminta tolong. Wargamendekatisumbersuara, akan tetapi tidak bisa masuk karena pintu menuju pabrik ditutup. Perangkat desa setempat berinisiatif mem­beritahu polisi yang menjadi Babinkamtibmas desasetempat. Polisi menggedor pintu yang tertutup. Tetapi IV pemilik pabrik keluar sambil menjawab singkat,Tidak ada apa-apa, tangan saya kena mesin. Dia keluar dengan tangan berlumuran darah. Polisi dan warga yang tidak percaya segera memeriksa ke sejumlah ruangan dan menemukan tubuh laki-laki tergeletak berlumuran darah. Polisi langsung menyuruh IV dan AM menyerah. Kasus itu dilaporkan ke Mapolsek Jenggawah dan Mapolres Jember. Tim iden­ tifikasi polisi datang kemudian melakukan olah tempat keja­dian perkarahinggapukul06.00. Dari pemeriksaan diketahui kalau Edwin mengalami luka di bagian tangan kanan, perut dan kepala.Polisijugamengamankan palu, parang dan senjata airsoft. Namun hinggaberita ini diturunkan polisi belum mengungkap siapa pelaku dan motif pembunuhan dengan alasan para saksi masih belum bisa diperiksa. (uni) Pembunuhan di Penggilingan Padi Diingatkan Selalu Bawa Buku Kesehatan■ 30 Persen Jamaah calon haji asal Sumenep berisiko tinggi masalah kesehatan Selain faktor usia, banyak yang mengidap berbagai penyakit Dinas kesehatan mengingatkan agar mereka selalu membawa buku catatan kesehatan ke mana pun pergi ■ ■ ■ storyhighlights Inginkan Karapan Sapi Besar Digelar pamekasan, surya - Kendati Bakorwil IV Madura memutuskanuntukmeniadakan karapan sapi tingkat nasional memperebutkan Piala Presiden tahun ini tidak digelar, sejumlah pemilik sapi menginginkan even itu tetap diselenggarakan. Juru bicara pemilik sapi kerap di Pamekasan, Naufal, meminta agar kebijakan pemerintah tidak menggelar karapan sapi memperebutkan Piala Presiden ditinjau ulang, karena hal itu akan merugikan masyarakat Madura. Menurut dia, karapan sapi merupakan khazanah budaya tradisional di Madura dan lomba memperebutkan Piala Presiden merupakan kebanggaan tersendiri bagi para pengerap. Pemerintah saya kira perlu membentuk tim 'islah' guna menyelesaikan persoalan ini, katanya. Keputusan meniadakan karapan sapi tingkat nasional atau biasa disebut karapan besar, karena masih timbul pertentangan tentang penggunaankekerasanterhadap sapi dalam karapan. Sebagian masyarakat menentang penggunaan rekeng (alat untuk melukai sapi agar berlari kencang), namun sebagian lagi ingin mempertahankannya. Menurut Naufal, kebijakan pemerintah yang meniadakan karapan sapi besar dinilai kebijakan emosional. Sebab, pada tahun 2012 pemerintah telah meminta pemilik sapi karapan tidak melakukan kekerasan, akan tetapi tidak mau memfasilitasi pelaksanaan karapan tanpa kekerasan. Tahun 2012 karapan besar ditiadakan dengan alasan yang sama. (ant) Dokter Spesialis Belum Terisi JEMBER - Sehari menjelang penutupan pendaftaran CPNS di Kabupaten Jember, ada dua formasi yang belum terisi, yakni dokter spesialis bedah syaraf dan dokter spesialis anak. Kedua formasi itu membutuhkan masing-masing seorang. Hal ini berbeda jauh dengan tiga formasi, yakni bidan, perawat, dan guru kelas. Ketiga lowongan itu sudah dilamar lebih dari 1.000 orang. Berdasarkan data di tempat pendaftaran CPNS Jember, hingga Selasa (24/9) jumlah pendaftar bidan mencapai 1.802 orang, guru kelas 1.259 orang, dan perawat 1.205 orang. Pendaftaran CPNS Jember akan ditutup Kamis (26/9) hingga pukul 15.00. Sampai penutupan diperkirakan ada sekitar 7.000- an orang pendaftar, ujar Endo Lukito, Kepala Bidang Pengadaan Formasi dan Data Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jember, Rabu (25/9). (uni) Tolak Kehadiran Swalayan situbondo - Sekitar 15 orang yang tergabung dalam Naungan Institut menggelar unjuk rasa ke kantor DPRD dan Pemkab Situbondo, Rabu (25/9) guna memrotes kehadiran swalayan. Mereka menganggap swalayan dan toko modern mengancam keberadaan peritel kecil dan warung tradisional. Para pedemo berjalan kaki dari jalan Wijaya Kusuma menuju kantor DPRD. Selain berorasi, mereka juga membawa beberapa poster yang bertuliskan tuntutan mereka. Menurut koordinator aksi Agus Ari Cahyadi mengatakan, saat ini di Situbondo terdapat 52 toko modern. Salah seorang anggota DPRD Fahrudi ketika menemui pedemo mengaku, dewan sudah membahas rancangan peraturan daerah terkait pasar modern itu. Bahkan DPRD sudah meminta pemkab untuk tidak mengeluarkan izin sebelum perda itu disahkan oleh DPRD. (izi) LINTAS JAWA TIMUR surya/rivai pelepasan - Suasana pelepasan jamaah haji asal Sumenep dari GOR, Rabu (25/9). kesehatan, tetapi secara umum dan sebagian besar dinyatakan sehat. ‘’Karena masih terdapat beberapa calon haji yang me­ngidap penyakit, kami berangkatkan lima petugas me­ dis untuk mendampingi,” papar Idham. KepalaBidangPenanggulangan Masalah Kesehatan, Dinas Kesehatan Sumenep, dr Dwi Regnani menyarankan agar para calon haji selalu membawa buku kesehatan haji di dalam tas kecil, selain visa. Karena seluruh catatan kesehatan mereka sudah tercantum dalam buku kesehatan haji tersebut. Kalau sampai ada apa-apa, dokter bisa langsung mengecek dari buku kesehatan haji tersebut. Karenaituke mana-manabukuitu harus dibawa,” ungkapnya. (riv) Musim kemarau membuat para peternak kesulitan mendapatkan rumput segar. Akibatnya, jerami setengah kering pun kini laku dijual untuk pakan ternak. Di Bangkalan satu pikap jerami setengah kering dihargai Rp 400.000. (st32) jerami kering laku dijual surya/ahmad faisol surya/izi hartono unjuk rasa - Massa yang menolak kehadiran swalayan dan toko modern berunjukrasa ke DPRD Situbondo, Rabu (25/9). join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 Mungkin pula keris tadi itu sebagai simbol kemapanan dia secara ekonomi karena tentu harganya tidak murah. Aspek kedua adalah ritual. Aspek ini merupakan bentuk dan manifestasi dari kepercayaan tadi. Ritual ini bisa diartikan kle- nik, bisa juga sekedar merawat benda-benda itu. Saya yakin karena sifatnya yang spesial, benda- benda itu mendapatkan perawatan khusus. Ritual tidak selalu diartikan merawatnya pakai kenbang tujuh rupa, dupa sampai wewa- ngian. Ritual itu bisa berwujud membersihkan benda-benda itu agar tetap lestari. Ritual bisa juga mengandung makna mani- festasi dari kepercayaan yang dilakukan secara terperiodik. Aspek ketiga, sebagai tam- bahan adalah, benda-benda itu bisa menjadi media jawaban bagi seseorang terhadap situasi yang tidak pasti. Mungkin untuk karir, ekonomi sampai jodoh. Ya kalau faktor ini mungkin lebih dekat ke klenik. Tapi faktanya tidak sedikit masyarakat percaya. Bahkan pejabat sampai yang punya memiliki gelar keilmuan tinggi saja percaya. Saya sendiri tidak yakin ada kolektor benda-benda tertentu itu tidak memiliki motif kepercayaan. Ketika kita gali lebih dalam, selalu ada sisi lain dari kegilaan mereka mengum- pulkan benda tersebut. Paling tidak benda itu sebagai obat rohani mereka. Obat jiwa yang mampu menimbulkan perasaan tertentu. Namun begitu, fungsi benda tadi bergantung siapa yang menguasainya. Kalau keris dipegang dukun, tentu akan jadi media klenik. Aspek histrorisitas (kesejarahan) akan terabaikan. Kalau dipegang seorang pecinta sejarah, tentu aspek sejarahnya yang menonjol. Ini berkaitan dengan interaksi simbolik yang berarti benda tersebut memiliki arti atau makna yang berbeda tergantung siapa yang mengua- sainya. (miftah faridl) yang dilatih Feras Abu Rad- wan, Indonesia bermain ku- rang greget. Serangan Palestina sedi- kit lebih dominan di babak pertama. Bahkan tendangan bebas pemain depan Ashraf Waghra membawa tim berju- luk Al-Fursan unggul di me- nit ke-15. Seharusnya tendangan Ash- raf tidak gol kalau para pemain belakang Indonesia bisa meng- antisipasi, namun bola mem- bentur mistar dan malah ma- suk ke gawang Andritany. Gol pertama itu baru mele- cut semangat Tim Garuda un- tuk lebih menekan. Pergerak- an pemain muda asal Persela Lamongan, Fandi Eko Utomo memberi perubahan. Ketika membahayakan per- tahanan Palestina, pemain be- lakang tim tamu terpaksa men- jatuhkannya di areal terlarang. Penalti pun diberikan kepa- da Indonesia di menit ke-29, yang diselesaikan dengan baik oleh penyerang asal Arema Cronous, Sunarto. Sayang, bermain 1-1 di ba- bak pertama tidak juga mem- buat permainan Indonesia le- bih baik. Bahkan ada kesan Indonesia menurunkan tempo permainan dan santai. KehadiranAndikVermansyah dan Ramdhani Lestaluhu tidak membuat keadaan berubah. Yang terjadi adalah malape- taka. Karena di menit ke-62, Alfin Tuasalamony melaku- kan handball di kotak penalti. Kembali Ashraf menjadi algojo yang menggoyang jala Andri- tany, Palestina memimpin. Indonesia pun tampil tidak tenang. Beberapa upaya se- rangan mentah karena tidak ada konsep yang benar-benar rapi. Di menit ke-84, Dedy Kusnandar dimasukkan untuk mengganti Rasyid Bakri. Indonesia sempat memiliki peluang emas mencetak gol balasan di menit-menit akhir. Andik berhasil menguasai bola di depan kotak penalti Palestina. Namun, pemain Perseba- ya Surabaya itu terlalu egois membawa bola sendiri meski- pun Agusng Supriyanto ber- diri bebas. Alhasil, Andik ke- hilangan bola dan musnahlah peluang tersebut. Dengan cara bermain seper- ti itu, maka Indonesia dituntut berbenah ketika laga semifinal, 27 September besok. Karena lawannya di semifinal nanti adalah juara Grup A, Turki. Sedangkan Maroko akan me- lawan runner-up Grup A, Arab Saudi. (dey) Dul yang berkaus biru, kata Sri Rahayu, terlihat sedih melihat kondisi Julheri yang masih tergeletak lemah kare- na banyak luka di tubuhnya. Dengan suara berat dan wajah tertunduk, Dul meminta maaf kepada Julheri. Dia bilang 'Dul minta maaf ya pak', ujar Sri menirukan ucapan Dul. Sri mengatakan, pihak keluarga- nya memaafkan Dul. Kepada istri Julheri dan ke- luarganya, Dhani menyatakan siap menanggung seluruh biaya pengobatan. Sri mengaku senang melihat kedatangan Dul dan keluarganya. Saya sudah memaafkan Dul, ujarnya. Apakahdibawakanoleh-oleh Dul? Oh tidak bawa bingkisan atau buah, kami tidak minta apa apa. Sudah ada itikad baik saja kami sudah bersyukur, lanjut Sri. Dul trauma. Menurut Ah- mad Dhani, selama perjalanan dari RSPI ke RS Meilia Cibubur hingga kembali ke kediaman- nya di Pondok Indah, mobil Alpard yang ditumpangi Dul berjalan pelan. Ada mobil yang menyalip saja dia (Dul) stres. Dia masih trauma, nge- but sedikit stres ujar Dhani di rumahnya. Dul bahkan ketakutan ketika mendengar deru mesin kenda- raan. Lihat bus gede saja stres. Wajar ya, anak kecil, lanjut Dhani yang menyatakan Dul lebih membutuhkan guru spiri- tual ketimbang psikolog. Sementara itu, Dul meng- aku siap diperiksa polisi. Be- sok Kamis (26/9) kami akan periksa, ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/9). Karena kondisi Dul masih dalam proses penyembuhan, polisi akan memeriksa dia di rumahnya di kawasan Pondok Indah. Kami akan membawa Bappas. Dul juga akan didam- pingi orangtua, lawyer, atau kalau perlu seorang psikolog. Orangtua juga sudah memper- bolehkan, ujar Rikwanto. Dhani mengatakan, Ketika ditanya sudah siap, ya saya yang menyatakan Dul siap diperiksa, supaya masalahya tidak berlarut larut. Namun, Dhani belum tahu jam berapa polisi akan datang ke rumah- nya. (Tribunnews) dua pekan di Barcelona tahun 2012 lalu. ”Selama dua minggu di sana saya tidak bisa gaul de- ngan orang-orang karena gak bisa bahasa Inggris. Saya baru sadar pendidikan itu penting, karena itu saya kuliah,” katanya polos. Sementara keputusannya me- milih Ilmu Administrasi Negara ternyata cukup sederhana. “Ba- nyak teman-teman sesama atlet yang ambil Administrasi Negara. Jadi kalau ada tugas bisa nitip ka- lau gak bisa masuk,” kata teman kuliah pemain Persebaya 1927 Sholikin ini sambil tersenyum. Diakui Evan, kesibukannya berlatih menjelang Piala AFF membuatnya sering libur ku- liah. Meski demikian, setiap libur latihan dia sempatkan ke kampus untuk menemui dosen dan berkonsultasi tentang mata kuliahnya. ”Kalau saya gak masuk juga sering komunikasi via telepon dengan dosen,” aku anak pasangan Condro Darmo- no – Ana itu. Disinggung tentang status pemain profesional yang hingga kini belum didapat, anak sulung dari empat bersaudara ini ber- harap PSSI segera mengesah- kannya. Dia tetap ingin memperkuat klub Persebaya agar bisa sejalan dengan cita-cita pendidikannya di Surabaya. ”Yang penting sekarang secepatnya saya bisa main di profesional. Kalau bisa saya akan mengutamakan Pers- debaya,” kata Evan yang meng- aku belum mendapat tawaran dari klub lain. Mantan pemain PS Mitra Su- rabaya ini mengaku belum puas dengan prestasi yang diraihnya saat ini. Masih banyak cita-cita yang ingin dicapai. Dia sadar untuk itu, kuncinya harus be- kerja keras dan tidak sombong. ”Saya ingin seperti Ahmad Bustomi (pemain Mitra Kukar) orangnya biasa-biasa saja, gak sombong tapi mainnya bagus,” katanya. Meski kini dia banyak dipuja masyarakat dan wajahnya dike- nali banyak orang, Evan meng- anggap itu sebagai motivasinya untuk terus berprestasi. Selain ingin mengharumkan nama Indonesia, dia memiliki cita-cita pribadi membahagia- kan kedua orangtuanya. “Saya ingin sekali memberangkatkan haji orangtua. Semoga bisa ter- kabul,”katanya sambil mukanya menunduk. Rektor Unitomo Bachrul Amiq mengatakan, beasiswa penuh kepada Evan akan dibe- rikan selagi dia tetap berprestasi di sepakbola dan aktif kuliah. “Selama ini dia termasuk atlet yang rajin kuliah. Hanya saat TC kemarin memang ada izin khusus. Tetapi selagi tingkat ke- hadirannya masih 70 persen ya tidak masalah,” kata Amiq saat ditemui di kantornya. Menurut Amiq tidak ada perlakuan khusus bagi Evan maupun atlet lain yang banyak kuliah di Unitomo. Pihaknya sudah mendesain mereka untuk bisa mengikuti perkuliahan tan- pa terganggu jadwal latihan. “Kami memberlakukan kelas pagi dan sore yang bisa berganti sewaktu-waktu. Jadi apabila minggu ini dia sibuk di pagi, bisa kuliah sore. Begitu pula sebaliknya. Jadi lebih fleksibel,” katanya. Selain Evan, Unitomo telah memberikan beasiswa bagi atlet berprestasi seperti Andik Ver- mansyah yang kini memperkuat tim PSSI U23. Dan tahun ini, Unitomo mem- berikan beasiswa penuh kepada 100 atlet level nasional maupun internasional. Selain sepakbola juga terdapat atlet karate, pen- cak silat, bulu tangkis, voly, lon- cat indah, layar dan gulat. Beasiswa ini diberikat berkat kerja sama Unitono dan KONI Jatim yang ditandatangani sejak tiga tahun lalu. ”Ini wujud ko- mitmen Unitomo ikut mengang- kat prestasi olahraga tanah air demi keharuman nama Indone- sia,” pungkasnya. (uus) pernah dikunjunginya. Teringat juga agenda dan kepentingan yang dibawanya. Satu lagi, ia juga teringat dengan teman-te- mannya seperjalanannya. “Me- lihat korek ini seperti melihat rekaman nostalgia,” katanya sembari tersenyum. Sebagian kunjungan ke luar negeri memang dilakukannya bersama teman-temannya, uta- manya saat menjadi anggota DPRD Jatim. Gara-gara hobi unik terse- but, teman-teman Cak Ucup seringkali menggodanya saat rombongannya tiba di negara tujuan. Lebih-lebih saat masuk hotel. “Tolong teman-teman kalau melihat korek di kamar atau di mana saja agar diambil dan diserahkan Cak Ucup,” tutur Cak Ucup sambil tertawa menirukan gojlokan teman yang kerap didengarnya itu. Ada lagi gojlokan yang biasa didengarnya. “Kok ya ada orang aneh begini. Jauh-jauh ke luar negeri, yang dicari cuma se-biji korek api,” ungkapnya. Gojlokan itu biasanya lang- sung disambut tawa teman-te- mannya yang lain. Jadilah me- reka kemudian ngakak bersama, termasuk Ucup. “Ya lumayan, buat menghibur saat penat atau mengisi waktu delay di banda- ra,” katanya. Makin sering digojlok, Ucup malah makin keranjingan. Sam- pai-sampai, korek menjadi suve- nir wajib di setiap negara yang dikunjunginya. Berbeda dengan koleksi sabun mandi, yang mudah didapatkan di hotel, korek api tidak selalu bisa ditemukan. Tidak semua hotel menyediakannya. Apalagi hotel-hotel di negara yang mem- berlakukan pembatasan area merokok. Kalau sudah begitu, mantan anggota DPRD Jatim dan DPRD Surabaya ini, rela blusukan men- cari ke sejumlah tempat. “Seperti negara-negara di Eropa dan Je- pang. Tapi kalau negara-negara Asia lainnya masih bisa. Terma- sukAfrikadanTimurTengahjuga masih agak longgar,” katanya. Koleksi korek Cak Ucup hing- ga kini terus bertambah, meski intensitas perjalanan ke luar ne- geri menurun. Banyak teman dan koleganya yang pulang dari luar negeri muncul ke rumahnya sem- bari memberikan hadiah korek api kayu. “Kalau ada teman yang pergi ke luar negeri, pulang-pu- lang saya diberi oleh-oleh korek api kayu ini,” katanya. Ucup memperlakukan korek murni sebagai suvenir dan pemantik memori. Teman dan tamu boleh memegang, tapi ti- dak boleh menggunakan. Untuk mematik api rokok misalnya, ia siapkan korek api tersendiri. Per- nah suatu kali ia berang begitu korek api koleksinya itu diambil dan dinyalakan temannya. Sejak saat itu, ia pun menyim- pan rapi-rapi korek api kayu yang bakal dikoleksinya, de- ngan memasukkannya ke dalam kopernya. ”Saya memang pero- kok. Tapi saya melarang betul jika ada yang meminjam untuk dinyalakan,” ujarnya. Komunitas Paper Replika Di Malang bermunculan remaja penghobi replika dari kertas. Mereka begitu gemar mengutak-atik kertas. Melipat ataumengguntingdanmemben- tuknya menjadi replika beragam benda. Mukai replika senjata, boneka, hewan, bunga, senjata dan lain-lain. Para penghobi paper replika ini sekarang bergabung dalam Komunitas Paper Replika Indo- nesia (PERI) Regional Malang. Komunitas itu terbentuk Februa- ri 2012 lalu dan kini anggotanya mencapai 361 orang. Komunitas ini awalnya murni untuk kumpul-kumpul sesama penghobi papercraft (kerajinan dari kertas). Tapi sudah ber- kembang. Hobi utak-atik kertas ini ber- “Karena aku mau mencoba di bidang bisnis. Cuma setelah aku belajar aku kurang di bidang bisnis, jadi aku mau yang benar- benar aku sukai,” sambung bintang sinetron Putri yang Ditukar ini. Cewek kelahiran 29 Juni 1994 itu cukup beruntung. Pasalnya keluarga tidak mempermasa- lahkan dirinya cuti di semester awal. Apa lagi ibunda tercinta juga tidak mempermasalahkan setiap keputusan yang diambil. “Aku udah 19 tahun, jadi aku bukannya harus diatur-atur. Jadi kalau kata mama selama itu kamu yakin jalanin ya jalani saja,” cetus kekasih Diego Michiels ini. Bedadenganpilihannyadidu- niapendidikan,Nikitamerasapas menetapkanmobilbesarsebagai kendaraanyangmengangkutnya kemanapundiapergi. “Aku sukanya mobil yang be- sar-besar. Jadi, di rumah cuma satu sedannya, suka juga mobil Jeep yang besar,” paparnya. Ditambahkan Nikita, bila menggunakan mobil berukuran besar dirinya merasa nyaman selama berada dalam perjalanan di menuju lokasi syuting. “Yang penting nyaman dan besar gitu. Karena aku nggak pernah pergi berdua, aku pasti rame- rame, ada mama, asistenku juga. Apalagi kalau ke lokasi syuting,” lanjut pelantun Ku Tetap Menanti ini. “Jadi aku bisa jemput oma, tante, sama keluargaku yang lain dengan mobil besar. Bukan aku sana mami aku doang yang ngerasain, sama oma, tante juga,” tuturnya. Selain bisa mengangkut banyak orang, masih kata Nikita, dia juga bisa meman- faatkan ruang di mobilnya itu untuk mengangkut semua keperluannya. Sebagai seorang artis, rutinitas memaksa Nikita jarang di rumah. Kendaranan pribadinya pun menjadi tempat singgah dirinya selama berada di lokasi syuting. Wajar bila Nikita mengang- gap kalau mobinya itu sebagai pengganti rumahnya. “Mobil jadi rumah kedua, soalnya lebih sering di mobil daripada di rumah,” ujarnya. Nikita membeber dirinya tetap merasa nyaman walau pun di dalam mobil mewahnya, Toyota Vellfire, hanya berisi beberapa perlengkapan tidur. “Di mobil ku cuma ada bantal- bantal saja, simple aja sih,” katanya. (liputan6) darinya, yaitu benda-benda yang berhubungan dengan jenazah dan orang mati. Mulai jarik (kain) penutup, tikar alas jenazah, kayu peti mati, tali pocong, sampai tali tampar yang dipakai seseorang untuk gantung diri. “Ini, nama korban dan tanggal dia me- ninggal, saya tulis lengkap,” tambah Idham. Gara-gara hobinya ini, sering muncul rumor miring soal dirinya. Antara lain, anggapan bahwa Idham mengumpulkan benda-benda peninggalan orang meninggal dunia, karena melakoni ritual khusus. “Memang belum pernah ada yang ngomong langsung ke saya, tapi ya ada selentingan, yang bilang saya ini nglakoni (menjalankan ritual). Saya sendiri tidak peduli omongan orang, karena saya memang tidak begitu,” sebut Idham. Idham mengaku mulai mengumpulkan barang-barang ini sejak kecil. Ia ingat, barang pertama yang dimilikinya, adalah jarik yang dipakai jenazah neneknya. Ketika itu, ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Kebiasaan itu berlangsung terus, hingga sekarang. Sudah tak terhitung berapa banyak, koleksi benda orang mati yang ia miliki. Banyak koleksinya yang hilang karena banyak sebab. Yang pertama, ia sering berpindah rumah. Alasan lain, istrinya, Mira Permatasari (44), terang-terangan merasa ngeri hidup serumah dengan koleksinya itu. Lucunya, Ny Mira yang dinikahinya 1987 lalu itu, ternyata baru belakangan tahu hobi suaminya. Idham meng- aku sengaja menyembunyikan koleksinya itu. “Andai semua masih ada, jumlahnya bisa ribuan. Satu ruang kamar, mungkin tidak cukup untuk menyimpan ba- rang-barang saya,” sebut pria yang pernah bertugas di Dinas Kebersihan Kota Surabaya ini. Barang-barang itupun kerap meninggalkan cerita yang aneh-aneh. Yang paling sering mengalami kisah itu, adalah para pekerja di rumahnya. Para pekerja yang oleh Idham diangkat sebagai anak asuh, sering mengalami kejadian angker di rumah pria kelahiran Sumenep itu. “Ada yang malam-malam mendengar suara langkah kaki. Ada yang melihat penampakan perem- puan. Sudah biasa seperti itu. Tapi sekali lagi itu hanya cerita mereka, saya tidak pernah mengalami sendiri,” katanya. Teman-temannya juga me- nyebutnya orang aneh. Bahkan ruang kerjanya di Markas PMK Pasar Turi Surabaya, juga dikenal aneh. Dengan pangkatnya, Idham sebetulnya bisa saja mendapat ruang kerja yang lebih layak. Tapi, ia memilih ruangan kecil di loteng, yang biasa dipakai sebagai gudang. “Dari cerita pegawai-pegawai PMK sebelumnya, katanya, ruang ini yang paling angker di gedung ini. Di bawah itu, misalnya, sering sirine mobil bunyi sendiri. Ya makanya, saya pilih ruang kerja di sini,” sebut dia, sambil memandangi ruang di gedung peninggalan kolonial Belanda tersebut. Belum mendengar ceritanya saja, ruang Idham menang sudah terasa angker. Enam keris kuno, menempel di dindingnya. Ia juga memajang lukisan tua seorang noni Belanda. Kata seorang pegawai PMK yang ditemui Surya, lukisan itu sudah ada sejak zaman kolonial dahulu. Idham membantah ia mengumpulkan semua barang ini untuk hal-hal berbau klenik. Ketika ditanya apa alasannya, ia hanya mengatakan, senang saja mengumpulkannya. Katanya, benda-benda itu, bisa meng- ingatkannya, bahwa semua makhluk hidup, pada nantinya meninggalkan dunia yang fana. “Ini sebagai pengingat-ingat saya, bahwa saya tidak akan pernah bisa tahu apa yang terjadi esok. Seperti apa yang dialami orang-orang ini,” sebut pria yang pernah menjabat Kepala Protokoler Pemkot Surabaya di era Wali Kota Soenarto Soemoprawiro ini. (Aji Bramastra) Obat Kebutuhan... DARI HALAMAN 1■ Evan Ingin... DARI HALAMAN 1■ Salah Pilih... DARI HALAMAN 1■ Indonesia U-23... DARI HALAMAN 1■ Dul Minta... DARI HALAMAN 8■ Jatuh Hati... DARI HALAMAN 1■ Sulap Ribuan... DARI HALAMAN 1■ kembangan ke dunia pendidikan. Banyak produk paper replika me- rekadimanfaatkansebagaimodul pembelajaran di sekolah. Anggota PERI Regional Ma- lang, Rizky Aria Perkasa (23), mengatakan sudah melakukan kerja sama dengan Program Studi Desain Komunikasi Visu- al (DKV) Universitas Ciputra Surabaya untuk membuat suatu modul pembelajaran anak SD dan PAUD berbasis papercraft. Mahasiswa jurusan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang (UM) ini menuturkan modul pembelajaran ini beru- pa media interaktif. Misalnya, siswa membuat lipatan kertas hewan dan tumbuhan yang bisa dimainkan. Banyak sekolah yang tertarik memanfaatkan hobi mereka. Sebagian dari mereka bahkan diminta membina kegiatan eks- trakurikuler papercraft di sekolah dasar. “Saya dan beberapa anggota PERI Malang lain yang mende- sain bentuk lipatannya. Dengan melipat kertas dan bermain dengannya, setelah jadi (replika, anak-anak akan mudah ingat nama-nama seperti hewan dan tumbuhan itu,” sambungnya. Menurut Rizky, tidak perlu keahlian khusus untuk bisa menekuni kerajinan papercraft ini. Bahkan dari 361 anggota itu, beberapa ada yang masih setingkat SD. “Yang penting itu kesabaran dan ketekunan. Selebihnya, pasti bisa sendiri,” ujar Rizky yang bergabung sejak pertengahan 2012. Anggota PERI Malang yang lain, Kartika Arista Rahma (17), mendapatkan hal positif selama hampir setahun jadi anggota. Siswi MAN 3 Malang ini men- jadi lebih sabar dan fokus ketika menyimak pelajaran-pelajaran di kelas. “Saya tidak pernah menda- lami sesuatu secara total. Main musik, merajut, dan lainnya, selalu saya tinggalkan. Tapi di papercraft ini, saya menemukan kenyamanan,” tandas remaja berjilbab ini. Waktu luang di sekolah, dimanfaatkan Kartika untuk menggunting dan melipat ker- tas. Peralatan seperti gunting, lem, dan pola papercraft selalu tersedia di tasnya. Tidak butuh waktu berjam- jam untuk membuat boneka papercraft, karena memang Kar- tika lebih menyukai membuat boneka danbo yang mudah. “Boneka danbo ini istilahnya boneka galau, karena ekspre- sinya seperti orang galau. Tapi kalau sudah buat satu, saya jadi tidak galau. Dan kebanyakan, pasti diminta teman-teman,” ujar Kartika yang kemudian tertawa. (bet/isy/ab/idl/) DPR juga akan membentuk tim pengawas. DPR berkesimpulan ada pe- nyelewengan aliran dana Bank Century kepada para pengambil kebijakan Penyertaan Modal Sementara (PMS), dan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) Bank Century. Bank Century diberi pinjaman karena mengalami kesulitan likuiditas pada Oktober 2008. Manajemen Century mengirim surat kepada BI pada 30 Okto- ber 2008 untuk meminta fasilitas repo aset senilai Rp 1 triliun. Direktur Pengawasan Perbank- an BI ZainalAbidin, yang menda- pat tembusan permohonan dari Century, mengirimkan laporan tertulis kepada Gubernur BI Boediono, dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Siti Ch Fadjrijah pada 30 Oktober 2008. Century tak memenuhi syarat mendapat FPJPkarena kesulitan likuiditasnya sudah mendasar akibat penarikan dana nasabah habis-habisan. Century juga in- solvent karena rasio kecukupan modal (CAR) nya hanya 2,02 persen. Padahal, sesuai Peratur- an BI Nomor 10/26/PBI/2008 tertanggal 30 Oktober 2008, syarat untuk mendapat bantuan adalah CAR harus 8 persen. Ini yang membuat audit BPK menyimpulkan adanya ketidak- tegasan BI terhadap bank milik Robert Tantular itu. BI diduga mengutak-utik peraturan yang dibuat sendiri agar Century bisa mendapat FPJP. BI akhirnya me- nyetujui pemberian FPJP kepada Century Rp 502,07 miliar, karena CAR Century sudah memenuhi syarat PBI. Belakangan, BI bahkan mem- beri tambahan FPJP Rp 187,32 miliar. Sehingga total FPJP yang diberikan BI kepada Century sebesar Rp 689 miliar. Setelah mendapatkan FPJP dari BI, Century mendapat dana talangan atau bailout dari Lem- baga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar Rp 6,76 triliun. Dana di- kucurkan berkali-kali, tepatnya 23 kali dalam kurun waktu 24 November 2008 sampai dengan 21 Juli 2009. Pencairan pertama kali dan nomimal terbesar, yaitu Rp 1 triliun dibayar secara tunai. (tribunnews/mal/edw) KPK Geledah... DARI HALAMAN 8■ TRIBUNNEWS/DANY PERMANA TERGUGAT - Cagub Jatim Soekarwo (kiri) dan pasangannya, Saifullah Yusuf, mengikuti sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Jatim di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, dengan agenda pemeriksaan saksi, Rabu (25/9). Baca beritanya di halaman 2. join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  8. 8. Arema Melaju ke Final Menpora Cup Malang, Surya - Arema Cronous dan Persepam Madura United berbagi poin 2-2 (1-1) di laga terakhir Grup B Menpora Cup di Stadion Kanjuruhan, Kabuapten Malang, Rabu (25/9). Hasil seri ini cukup untuk meng- antarkan Singo Edan melaju ke final Menpora Cup. Di final, Arema Cronous akan menghadapi Central Coast Mariners Australia, juara Grup A di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang,Minggu(29/9)malam. Dalam laga derby Jatim kema- rin, jual beli serangan diperaga- kankeduatim.GolAremadicetak Kayamba Gumbs dari titik penalti menit 23. Wasit asal Bandung, Thoriq Alkatiri, mengganjar pe- nalti setelah Alvonsius, pemain belakang Persepam, melanggar gelandang Arema Cronous, Reza Mustofa di kotak penalti. Kedudukan jadi imbang 1-1 setelah striker Persepam, Zainal Arif, menjebol gawangArema di menit 27 memanfaatkan sepak pojok Michael Orah. Skor ini tetap bertahan sampai berakhir- nya babak pertama. Aremania kembali bersorak riang di menit 68 setelah Alberto ‘Beto’ Goncalves mampu men- cetak gol memanfaatkan bola KPK Geledah Ruang Boediono TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA PULANG - Ahmad Abdul Qodir Jaelani (AQJ) atau Dul ditemani ayahnya, Ahmad Dhani, beserta keluarga dan kerabat, keluar dari RS Pondok Indah Jakarta Selatan, Rabu (25/9). Dul dirawat di RSPI sejak 8 September 2013, setelah mobil yang dikendarainya di Tol Jagorawi yang menewaskan tujuh orang dan melukai delapan korban lainnya. Dul Minta Maaf, Ya Pak jakarta, surya - Dengan suara berat, Abdul Qodir Jaelani alias Dul memohon maaf kepada Julheri di RS Meilia Cibubur. Dul yang baru saja keluar dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) memilih langsung menjenguk Julheri yang ditabraknya di Tol Jagorawi pada 8 Septem- ber lalu. Selama membesuk, Dul yang masih memakai kursi roda, lebih banyak terdiam dan tertunduk. Kelu- arga korban pun menerima permohonan maaf Dul dan keluarganya. Rabu (25/9) sekitar pukul 14.30, Dul dibawa pulang dari RSPI setelah Ahmad Dhani membayar lunas biaya pengobatan sekitar Rp 1 miliar. Dul dirawat 18 hari akibat luka patah kaki dan tulang belakang karena mobil sedan Lancer EX yang dikenda- rainya menabrak Gran Max di Tol Jagorawi, Minggu (8/9), yang menewaskan tujuh orang dan melukai dela- pan lainnya. Dul keluar dari lobi utama RSPI dengan kursi roda yang didorong Ahmad Dhani. Putra ketiga pasangan Dhani-Maia Estianti ini mengenakan kaus biru. Kakinya dibalut selimut putih. Sanak keluarga turut mendam- pingi kepulangannya. Wajah Dul terlihat pucat. Tak sepatah kata pun keluar dari bibirnya. Dibantu Dhani dan kerabat, Dul dinaikkan ke mobil Alpard hitam B 1 RCR. Di dalam mobil ada Mulan Jameela. Maia Estianty, kata Ahmad Dhani, biasanya datang sore hari. Kalau Dul mau, kami akan langsung ke RS Meilia, menjeguk korban, ujar Dhani. Rombongan tiga mobil yang membawa Dul tiba di RS Meilia sekitar pukul 15.00 WIB. Iya, tadi sekitar jam 15.00 WIB, Dul sama Dhani dan meneknya datang men- jenguk, ujar Sri Rahayu, istri Julheri. 327 Orang Tewas dalam Gempa 7,8 SR quetta, surya - Sedikitnya 327 orang tewas tertimpa rerun- tuhan bangunan akibat gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter (SR) mengguncang kawasan terkucil dan miskin di Pakisan barat. Gempa yang mengguncang Provinsi Balochistan pada Selasa (24/9) itu juga dirasakan hingga ke New Delhi, hingga kota pela- buhan Karachi di Pakistan. Distrik Awaran adalah wila- yah yang paling parah terkena dampak gempa. “Sebanyak 285 jenazah ditemukan di distrik Awaran. Sementara 42 lainnya ditemukan di distrik Kech,” kata wakil komisioner distrik Awar- an, Abdul Rasheed Gogazai. Sementara itu, angkatan darat Pakistan mengerahkan ratusan personelnya untuk membantu evakuasi korban gempa terbu- ruk di Pakistan sejak 2005 itu. Wakil Ketua Majelis Provinsi Balochistan Abdul Qadoos Bazinjo mengatakan, lebih dari 150 orang tewas di provinsi itu, seperti dikutip Xinhua. Namun, beberapa pejabat lain tidak me- ngonfirmasi pernyataan itu. Korbancederadibawakerumah sakit setempat di Awaran. Tak sedikit di antara korban luka yang masih kritis. Juru bicara pemerin- tah setempat mengatakan, tentara telah mengeluarkan 70 mayat dan membawa puluhan orang cedera kerumahsakitdiAwaran. Setelah permintaan dari pemerintah kabupaten, militer Pakistan mengirim 300 prajurit termasukpersonelpenolongdan dokter serta obat, tenda, makan- an, dan helikopter ke daerah itu. Hubungan Masyarakat Antar- Layanan (ISPR), corong militer Pakistan, mengatakan, mereka mendirikan kamp pusat perto- longan di Kabupaten Khuzdar di provinsi tersebut. Militer juga telah mengirim 300 personel ke lokasi bencana dan 700 personel lain akan menyusul pada Rabu (25/9). Sementara itu, Lembaga Penanganan Bencana Nasional di negeri tersebut meng- ungkapkan, setelah gempa besar yang terjadi sekitar pukul 16.59 waktu setempat, lima gempa su- sulan menggetarkan negeri itu termasuk gempa dengan kekuat- an 5,9 skala Richter. (ap) jakarta, surya - Penyidik Komisi Pemberantasan Korup- si (KPK) menggeledah kantor bekas Boediono di Bank Indo- nesia di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (25/6). Ini terkait kasus Bank Century. Penggeledahan ruangan yang diduga kantor bekas Gu- bernur Bank Indonesia Boedio- no (kini menjabat Wapres RI) itu berlangsung sekitar pukul 17.45 WIB. Lima penyidik KPK tampak keluar dari Gedung A Menara Radius Prawiro, kantor pusat Bank Indonesia. Empat penyidik berompi KPK dan satu berbaju batik keluar dengan membawa tiga kardus, satu map berisi doku- men, dua buku besar, dan satu koper hitam. Kemudian pukul 20.45 WIB, keluar lagi delapan penyidik KPKdariMenaraRadiusPrawi- ro dengan membawa 18 kardus berkas-berkas yang diangkut dua troli. Sekitar pukul 20.55 WIB, 7 orang lainnya mengang- kut berkas 4 kardus dan pukul 21.00 ada lagi yang menenteng dua map warna biru. Pukul 21.10, para penyidik masuk ke ruang komputer dan perkantoran tipikal BI di lantai 10, gedung yang berbeda, berja- rak sekitar 300 meter di belakang Menara Radius Prawiro. Sebagi- an mereka menuju ruang arsip. Direktur Eksekutif Depar- temen Komunikasi BI Difi A Johansyah menyatakan peng- geledahan sejak pukul KP10.00 oleh tim penyidik KPK itu terkait kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada Bank Century. Yang digeledah, kata Difi, adalah ruang Pengawasan Bank, Perizinan Bank, Penge- lolaan Moneter, Pengawasan Moneter, dan Humas BI. Jubir KPK Johan Budi menya- takan penggeledahan dilakukan setelah penyidik memeriksa se- jumlahsaksi.Yangdigeledahitu diduga ada jejak jejak tersangka, ujar Johan, yang sedang berada di Medan, via pesan singkat. KPK telah menetapkan dua orang yang bisa dimintai per- tanggungjawabanhukumdalam kasus ini, yakni mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Moneter dan Devisa Bank Indonesia Budi Mulya, serta mantan Deputi Bidang V Pengawasan BI Siti Chalimah Fadjrijah. Ketua KPK Abraham Samad pernah menye- but mereka berstatus tersangka. KPK mengklaim memiliki bukti baru setelah memeriksa Mantan Menkeu sekaligus mantan KSSK Sri Mulyani di Amerika Serikat. Bahkan, KPK mengklaim keterangan Direktur Bank Dunia itu dapat membong- kar aktor intelektual kasus ini. Aktor intelektual itu meng- arah kepada Boediono yang kala itu menjabat Gubernur BI merangkap Wakil Ketua Komi- te Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), komite yang dipimpin Menkeu Sri Mulyani. Boediono diduga mengeta- hui dan menyetujui pemberian FPJP serta mengambil kebijak- an bailout (dana talangan) Rp 6,7 triliun kepada Bank Centu- ry pada 2008. Gedung Bank Indonesia terdi- ri atas dua menara utama. Satu menara yang dulu disebut ge- dung B, sejak 2005 dinamai Me- nara Sjafruddin Prawiranegara. Sedangkan gedung A sekarang disebut Menara Radius Prawiro. Dua nama itu merupakan man- tan Gubernur BI yang berjasa pada era masing-masing. DPR RI melalui Sidang Pari- purna3Maret2010memutuskan Opsi C, yakni memeriksa para pejabat yang bertanggung jawab yang namanya disebut Pansus HakAngket kasus Bank Century melalui aparat penegak hukum. Terkait Kasus FPJP Bank Century■ KPK menggeledah ruang kerja yang dulu pernah ditempati Boediono (kini Wapres RI) saat menjabat Gubernur BI. Diduga di beberapa ruang yang digeledah itu ada berkas-berkas jejak tersangka kasus Bank Century. Penggeledahan itu dilakukan setelah KPK mengklaim punya bukti baru usai memeriksa mantan Menkeu Sri Mulyani di Amerika Serikat. ■ ■ ■ storyhighlights HALAMAN | KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 Pak Sopir Maksa Sih.... noailles - Mungkin karena sopirnya orang Italia, bus pariwisata ini terjebak di tikungan di Kota Noailles, Pranci. Sopirnya maksa sih. (telegraph) SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO SELEBRASI - Gaya Alberto Goncalves, striker Arema Cronous meluap- kan kegembiraan usai membobol gawang Persepam Madura United, Rabu (25/9). blunder, 2-1. Tim Sapeh Kerap menyamakan kedudukan di menit 73. Sepakan Michael Orah dari sudut kiri langsung mengarah ke gawang. Striker Persepam, Ezequel Gonza- les, cuma perlu menendang pelan dan bola masuk gawang Arema. Skor 2-2 bertahan sampai akhir laga. (jay) AFP/Banaras KHAN GEMPA - Warga di Pakistan membongkar puing-puing rumah yang mengubur mobil mereka setelah terjadi gempa, Rabu (25/9) Arema Cronous 2 - 2 Persepam■ Klasemen Grup B Menpora Cup 1. Arema Cronous 3 (2-1-0) (7:3) 7 2. Persepam 3 (1-0-1) (5:5) 4 3. Mitra Kukar 3 (1-0-2) (6:7) 3 4. Loyola Meralco Sparks 3 (1-0-2) (4:7) 3 KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  9. 9. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com CARA CANTIK MAKAN OTE-OTE DAN TAHU ISI Dengan mengiris ote-ote yang di daerah lain disebut heci, cara makan menjadi lebih mudah. Orang tidak harus membuka mulut lebar-lebar karena biasanya ote-ote dibuat tebal. Tahu isi juga dapat masuk mulut dengan santun. BACA HALAMAN 11 Tunjungan Life K ETIKA ditemui di Polrestabes Surabaya, Yafed menceritakan sedikit perjalanan hidupnya yang cukup gemilang di bidang olahraga. Pertama-tama yang diungkapkan, bahwa dirinya pernah meraih beberapa pres- tasi di bidang olahraga full body contact, Kyokushinkaikan. Di an- taranya juara satu Kapolda Cup dan ketika mewakili Indonesia Petugas Verifikasi CPNS Harus Melek IT Pembuat Ijazah Palsu Orang Malang Pengakuan Riska Febriana Siap Bantu Panitia CPNS ■ ■ SURABAYA, SURYA - Ter- ungkapnya pemalsuan ijazah yang akan dipakai mendaftar lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) memunculkan ke- khawatiran banyak ijazah palsu yang sudah masuk ke panitia CPNS. Tudinganituberalasan,karena ijazah palsu yang dimiliki Riska Febriana baru terungkap setelah dia legalisir di STIE Perbanas. Sementara pada kasus-kasus sebelumnya, legalisir umumnya juga dipalsu seperti yang terjadi di Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) beberapa waktu lalu. Dengan kenyataan itu, pihak STIE Perbanas berharap pa- nitia CPNS untuk melakukan KE HALAMAN 15■ SURYA/HAORRAHMAN JUARA - Yafed Sugiyanto saat menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (25/9). Yafed Sugiyanto, pelaku penyekapan terhadap Jem- my Imam Toko, pengusaha bidang event organizer (EO), ternyata seorang atlet internasional. Ia adalah atlet Kyokushinkaikan, olahraga beladiri asal Jepang. Selain itu warga Simo Mulyo ini juga pemilik Kafe Family yang sempat heboh karena tiga pengunjung- nya tewas setelah pesta miras di kafe itu. Yafed Sugiyanto, Penyekap Pengusaha dan Pemilik Kafe Family Pernah Juara Internasional Kyokushinkaikan SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ MENGHIAS TUMPENG - Sejumlah anggota Komunitas Model Indonesia mengikuti lomba menghias tumpeng nasi goreng jancuk, di Surabaya Plaza Hotel, Rabu (25/9). Acara yang diikuti sejumlah komunitas tersebut digelar untuk menjalin keakraban dan mempererat tali silaturahmi antarkomunitas. Tiap Hari Selalu Menyanyi LINDRI ASRI PANGLIPUR ATI S EAMBREK kesibukan menjadi seorang polisi wanita (pol- wan) tidak membuat Brigadir Lindri Asri Panglipur Ati menge- sampingkan hobinya. Bahkan sa- king gemarnya menyanyi, polwan yang berdinas di Humas Polda Jatim ini selalu menyempatkan diri untuk menyanyi setiap hari. “Karena sejak kecil hobi saya memang nyanyi. Jadi, setiap hari selalu menyanyi. Terkadang saat latihan bersama teman-teman band, terkadang juga saat di rumah,” ujar Polwan kelahiran 21 Maret 1985 ini, Rabu (25/9). Brigadir Lindri, demikian ia biasa dipanggil, menjadi anggota polisi sejak tahun 2004. Dan seka- rang ini, ia bertugas sebagai staf Urmitra, Subbid Penmas, Bidhu- mas Polda Jatim. Tentunya, tak sedikit tugas yang harus dijalankannya menjadi seo- rang anggota polisi. Selain tugas- tugas kehumasan, ia juga kerap dilibatkan dalam agenda lain. Termasuk pengamanan dan bebe- rapa tugas polisi lainnya. Namun, ia mengaku menjalani semuanya dengan enjoy. Pembuat Ijazah Palsu Orang MalangPembuat Ijazah Palsu Orang MalangPembuat Ijazah Palsu Orang Malang Pengakuan Riska Febriana Ter- ungkapnya pemalsuan ijazah yang akan dipakai mendaftar lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) memunculkan ke- khawatiran banyak ijazah palsu yang sudah masuk ke panitia Tudinganituberalasan,karena ijazah palsu yang dimiliki Riska Febriana baru terungkap setelah dia legalisir di STIE Perbanas. Sementara pada kasus-kasus sebelumnya, legalisir umumnya juga dipalsu seperti yang terjadi di Universitas PGRI Adi Buana Dengan kenyataan itu, pihak STIE Perbanas berharap pa- nitia CPNS untuk melakukan Tiap HariTiap Hari SelaluSelalu Menyanyi LINDRI ASRI PANGLIPUR ATILINDRI ASRI PANGLIPUR ATI S EAMBREK seorang polisi wanita (pol- wan) tidak membuat Brigadir Lindri Asri Panglipur Ati menge- sampingkan hobinya. Bahkan sa- king gemarnya menyanyi, polwan yang berdinas di Humas Polda Jatim ini selalu menyempatkan diri untuk menyanyi setiap hari. “Karena sejak kecil hobi saya memang nyanyi. Jadi, setiap hari selalu menyanyi. Terkadang saat latihan bersama teman-teman band, terkadang juga saat di rumah,” ujar Polwan kelahiran 21 Maret 1985 ini, Rabu (25/9). Brigadir Lindri, demikian ia biasa dipanggil, menjadi anggota polisi sejak tahun 2004. Dan seka- rang ini, ia bertugas sebagai staf Urmitra, Subbid Penmas, Bidhu- mas Polda Jatim. Tentunya, tak sedikit tugas yangTentunya, tak sedikit tugas yang harus dijalankannya menjadi seo-harus dijalankannya menjadi seo- rang anggota polisi. Selain tugas-rang anggota polisi. Selain tugas- tugas kehumasan, ia juga keraptugas kehumasan, ia juga kerap dilibatkan dalam agenda lain.dilibatkan dalam agenda lain. Termasuk pengamanan dan bebe-Termasuk pengamanan dan bebe- rapa tugas polisi lainnya. Namun,rapa tugas polisi lainnya. Namun, ia mengaku menjalani semuanyaia mengaku menjalani semuanya dengan enjoy. Riska Febriana mengaku pembuat ijazah palsu bernama Surya, orang Malang Slamet Mujiono, kakak kandung Riska, mengaku tak tahu menahu soal ijazah palsu tersebut Slamet Mujiono hanya mengetahui Riska kuliah di Surabaya, tapi apakah sampai lulus atau tidak, dirinya juga tidak tahu STIE Perbanas berharap polisi mengusut tuntas kasus ijazah palsu tersebut ■ ■ ■ ■ STORYHIGHLIGHTS Harga Stan Pasar Turi Bengkak karena Denda SURABAYA, SURYA - Peda- gang Pasar Turi benar-benar kebingungan dengan adanya denda pajak kisaran Rp 8 juta hingga Rp 9 juta. Sebab denda pajak tersebut tidak disebutkan dasar penerapannya. Salah satu pedagang Pasar Turi, M Arif, mengatakan, den- da pajak itu akan dihapus jika pedagang melunasi pembayar- an stan. Namun kenyataannya, sanksi denda 20 persen dari harga stan tetap diberlakukan terhadap pedagang yang melu- nasi pembelian setelah 26 Juni 2013 lalu. Artinya kan pedagang tetap terkena sanksi denda meski te- lah melunasi pembelian. Atur- an investor terus berubah-ubah dan sangat merugikan kami, kata Arif, Rabu (26/9). Memang, diakuinya, peda- gang lama mendapatkan prio- ritas pembelian stan senilai Rp 17,5 juta hingga Rp 25 juta per meter. Rata-rata harga total stan bagi pedagang lama sekitar Rp 120 juta. Akan tetapi, karena terkena denda akibat keterlam- batan bayar maka pedagang di- wajibkan bayar pembelian stan antara Rp 150 juta hingga Rp 170 juta. Kami tidak diberitahu rincian sanksi denda apa saja itu, karena investor langsung sodorkan kwi- tansi pembelian yang sudah ada nilainya dan harus dibayar peda- gang jika tidak ingin kehilangan stan, ucapnya. Hal sama disampaikan peda- gang Pasar Turi lainya, Musto- fa. Menurutnya investor telah banyak mempemainkan peda- gang pasar turi. Di mana pada bulan Juni 2013 lalu Direktur Utama PT Gala Bumi Perkasa, La Nyala Mattaliti, menjelaskan kalau pedagang bisa tidur nye- nyak jika telah membayar uang muka pembelian stan sebesar 20 persen dari harga. Akan te- tapi kenyataanya perkataan itu tidak ada maknanya sama se- kali sekarang, karena investor ternyata mengejar-ngejar peda- gang untuk melunasi pembeli- an stan. Padahal progres report dari pembangunan Pasar Turi sendiri dinilai sangat lambat pengerjaanya. Coba lihat, saat ini kurang lima bulan dari target penyele- saian pembangunan Pasar Turi baru selesai di lantai 9. Untuk pembangunan finising dan fasi- litasnya belum ada sama seka- li, tutur Mustofa. KE HALAMAN 15■ HALAMAN 9 | | KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 USULAN agar panitia penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) bekerjasama dengan perguruan tinggi datang dari Universitas Dr Soetomo, Surabaya. Rektor Unitomo, Bachrul Amiq, membuka diri jika diminta mem- verifikasi ijazah pendaftar CPNS. Menurutnya, verifikasi itu penting karena panitia CPNS tidak akan bisa memastikan ijazah pendaftar palsu atau tidak jika bukan pergu- ruan tingginya sendiri. Sebab,yang mengetahui ciri-ciri ijazah adalah perguruan tinggi yang bersangkut- an. Seperti ijazah Unitomo yang membedakan dengan perguruan tinggi lain adalah bingkai di kanan kiri ijazahnya atau STIE Perbanas yang memiliki M Bosss silver di KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ SURYA/M TAUFIQ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  10. 10. Malang Life MALANG, SURYA - Sesosok mayat mengenakan kaos ‘Are- ma Indonesia’ ditemukan di Sungai Brantas, Gang Apukat, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Rabu (25/9) pukul 10.00 WIB. Mayat yang sudah mulai mem- busuktersebutditemukantanpa identitas. Diperkirakan mayat laki-laki itu berusia 20 tahun. Tingginya sekitar 165 cm dengan rambut pendek warna hitam. Sosok mayat itu mengenakan kaos hi- tam gambar kepala singa, logo Arema. Pada kiri bawah bagian de- pan kaos itu ada bendera kecil warna merah, biru, dan putih. Korban juga mengenakan jaket warna hitam. Sementara pakai- an bawah mengenakan celana jeans warna hitam. Korban juga membawa tas ransel warna hitam. Namun, tas itu kosong. Sementara dari bagian belakang kepalanya mengeluarkan darah. “Logo bendera kecil itu sebenarnya menunjukkan identitas Korwil (koordinator wilayah) Arema- nia. Tetapi saya lupa daerah mana,” ujar Sam Oso, Aremania Comboran saat ditemui di ka- mar mayat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Kota Malang, kemarin. Diungkapkan Oso, di bagian belakang kaos korban juga ada simbol korwil tertentu. Namun dia tidak bisa membalik ma- yat karena kondisinya tidak memungkinkan. “Mungkin petugas bisa melihat identitas di belakang kaosnya,” tambahnya. PUNGUTAN uang gedung di SMKN 10 disikapi serius Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang , Sri Wahyuning- tyas, dan Wali Kota Ma- lang Moch Anton. Saat mendampingi Anton pada acara Sosialisasi Program Kerja Bidang Pendidikan Wali Kota Ma- lang di SMKN 5, kemarin, Yuyun, sapaan akrab Sri Wahyuningtyas, meminta pihak SMKN 10 untuk mengembalikan uang wali murid yang sudah terlanjur membayar. Yuyun mengatakan penarikan uang gedung di SMA dan SMK tidak boleh ada ketentuan ang- kanya dan tidak mengikat. “Boleh tarik, tapi tidak ada nominalnya dan tidak mengikat. Kalau ada wali murid yang sudah membayar, SMKN 10 harus me- ngembalikan,” kata Yuyun kepa- da Surya. Yuyun mengaku telah meng- hubungi dan memarahi pihak sekolah untuk membatalkan ta- rikan yang berskema ini. “Untuk yang SMA dan SMK kami belum menentukan apa-apa. Kalaupun sekolah menyosialisasikan program dan terpaksa menarik, PungutanSMKN10MiripUtangBerbunga Berdalih Butuh Rp 2,5 M■ MALANG, SURYA - Larangan DinasPendidikanbahwasekolah tidak boleh melakukan pungut- an kepada siswa agaknya mirip angin lalu. Wali murid SMKN 10 Kota Malang mengeluh ada- nya tarikan uang gedung. Yang membuat miris, pembayaran uang sekolah ini menggunakan skema mirip utang berbunga. Rabu (25/9), seluruh wali mu- rid siswa baru sekolah yang ber- ada di Jalan Raya Tlogowaru ini menghadiri rapat sekolah yang diselenggarakan pihak sekolah dan komite. Setelah mengikuti rapat, se- orang wali murid perempuan yang ikut rapat itu bercerita, bahwa pihak sekolah dan komi- te memaparkan adanya tarikan biaya dengan tiga pilihan ske- ma. Perempuan warga Buring ini menuturkan, skema pertama yakni pembayaran Rp 2.000.000 yangharusdibayarlunassampai Oktober. Skema kedua,memba- yar Rp 2.250.000 dan harus lunas sampai November. “Sementara skema 3 Rp 2.500.000 diberi tenggat waktu sampai Desember. Katanya, tidak ada uang gedung, tapi ini disuruh bayar. Saya tidak mam- pu,” kata perempuan yang tidak mau namanya ditulis dikoran. Skema ini menunjukkan bah- wa semakin lama jangka waktu pembayaran, maka semakin be- sar beban biaya yang diberikan kepada wali murid. Ini tak ubah- KE HALAMAN 15■ SURYA/DAVID YOHANES BERKAOS AREMA - Jenazah Mr X berkaos Arema Indonesia yang ditemukan di Sungai Brantas Desa Kendalpayak berada di Kamar Jenazah RSSA Malang, Rabu (25/9). Aremania Ditemukan Tewas di Sungai Brantas SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO IMUNISASI - Petugas memberikan imunisasi campak pada siswa di dalam Ronald McDonald Care Mobile milik Yayasan Ronal McDonald House Charities (RMHC) di Jalan MT Haryono Kota Malang, Rabu (25/9). Ronald McDonald Care Mobile adalah kendaraan yang dirancang khusus memberikan pelayanan kesehatan dan imunisasi yang akan memberikan imunisasi pada 400 anak Kota Malang dalam program RMHC Peduli Jawa. Mobil ini akan singgah di delapan kota di Pulau Jawa dengan target minimum dapat memberikan imunisasi pada 25.000 anak. 60 Sekolah Rusak Baru Diperbaiki 2014 MALANG, SURYA - Seba- nyak 20 persen atau 60 sekolah SD dari total 298 SD di Kota Malang tidak layak untuk be- lajar. SD yang kondisi fisiknya rusak ini akan diperbaiki berta- hap pada 2014 nanti. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ma- lang, Sri Wahyuningtiyas, saat mendampingi Wali Kota Ma- lang, M Anton, mengunjungi SD pinggiran di Kecamatan Kedungkandang, Rabu (25/9). Wali Kota Malang, M An- ton bersama Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, mengunjungi SD Wonokoyo 2 dan Madra- sah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum, di Kecamatan Kedung- kandang. DikatakaSriWahyunintyas, sejumlah SD yang bangunan- nya rusak itu terbanyak terda- patdiKecamatanKedungkan- dang dan Kecamatan Sukun. Menurutnya, bangunan kelas beberapa SD itu sudah mulai retak-retak. Plafon kelas juga ada yang jebol.  

×