HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDU...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
ROADTOELECTION KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 |
KH Sahal Mahfudz dari Pati
Jawa Tengah seb...
Surya Biz ANTARA
Ekspansi
secara Online
SURABAYA, SURYA - Regula-
si yang membatasi ruang gerak
minimarket di sebagian wil...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
FINANCE KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 |
jakarta, surya - PT Bank
Negara Indonesia Tbk (BN...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
JAWATIMUR| KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013
madiun, surya - Jaksa Pe-
nuntut Umum (JPU) Keja...
HALAMAN  | | KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013
Jawa Timur
PAMEKASAN, surya -
Tertundanya peraturan daerah
(perda) yang mengatur pas...
7surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
SURYALINES| KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013
sehingga bisa diisi amunisi
logam. Meskipun te...
jakartata, surya - Vanny
Rossyane, model majalah pria
dewasa yang juga mantan ke-
kasih terpidana mati gembong
narkoba int...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
HALAMAN  | | 											 KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013
surabaya, surya - Menge-
nang awal...
MALANG, SURYA - Mengan-
tisipasi maraknya aksi teror di
sejumlah daerah, petugas Sat-
pol PP Kota Malang dan Polres
Malang...
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Epaper Surya 19 September 2013
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Epaper Surya 19 September 2013

3,114 views

Published on

Published in: News & Politics
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,114
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
480
Actions
Shares
0
Downloads
18
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Epaper Surya 19 September 2013

  1. 1. HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 JAKARTA, SURYA - Setelah dibebaskan polisi, Rabu (18/9), dua korban penculikan dan penyekapan PT Banteng Jaya Mandiri (BJM) di Jl Jalan Ha- yam Wuruk 120 D Taman Sari, Jakarta Barat, menceritakan siksaan fisik yang dideritanya. Penculikan dan penyekapan ini melibatkan satu anggota dan satu mantan anggota TNI. Delapan tersangka ditahan, se- dangkan lainnya masih buron, termasuk Z, owner PT BJM. Dalam penggerebekan, polisi menyita pistol bareta, peluru aktif 15 butir, airsoft gun, ce- lurit, golok, pisau, dua borgol, dan lain-lain. Panglima TNI Jenderal Moeldokosiapmenyelidikidu- gaan keterlibatan satu anggota TNI AL ini. Ia akan menindak tegas anak buah yang terbukti SIDOARJO, SURYA - Tekad Timnas Indonesia U-19 untuk menembus fase semifinal turnamen Piala AFF U-19 dengan hanya memerlukan hasil seri lawan Malaysia U-19 pada partai terakhir Grup B, Rabu (18/9), tercapai. Meski tidak mudah, Indonesia sukses menjadikan Malaysia pijakan untuk memastikan tempat di semifinal setelah bermain 1-1 melawan negara tetangganya itu pada pertandingan di Sta- dion Gelora Delta Sidoarjo. Hasil seri itu sudah cukup membawaIndonesiamenancap- kandiriditempatkeduaGrupB, di bawah Vietnam. Dengan ni- lai 10, Indonesia mendampingi Vietnam ke semifinal untuk ber- temu juara Grup A, Timor Leste, Jumat (20/9) besok. Meski hanya seri, hasil ini sudah seperti kemenangan be- sar bagi Indonesia. Maklum, ini partai sarat gengsi dan memba- wa sentimen permusuhan yang besar. Apalagi di semua level timnas baik senior maupun ju- nior, laga kedua negara selalu diselimuti atmosfer panas. Suasana tegang tampak di da- lam dan di luar stadion. Stadion THAILAND (Hat Yai) FILIPINA MALAYSIA Kelantan Pangkal Pinang/ Batam Jakarta Jatim Sabah Prov. Sarangani P. Balut/ P. Sangir Manado Tawau Nunukan � Sisa konflik di sejumlah daerah � Selundupan dari wilayah Malaysia dan Filiphina � Senjata modifikasi � Rakitan perajin senapan angin � Jual beli antara komunitas pemegang senpi ASAL SENPI ILEGAL grafis: surya/rendra HARGASENPI ILEGAL � Pistol merek FN Rp 30 juta-Rp 60 juta � Shotgun Colt 38 Rp 20 juta-Rp 25 juta � Pistol Walther P99 buatan Jerman Rp 25 juta � Pistol rakitan Rp 1 juta-Rp 3 juta � Buatan perajin Rp 5 juta-Rp 7 Juta (tergantung model) 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555(031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000(031) 8419 000 FILIPINFILIPINA Banjir Senpi Selundupan Filipina-ThailandSetelah Polri Tutup Izin Senpi Sipil Pelabuhan Pintu Masuk Utama ■ ■ SURABAYA, SURYA - Ke- bijakan Polri menghentikan pemberian izin kepemilikan senjata api (senpi) sejak 2005 lalu, ternyata tidak otoma- tis membuat senpi bersih dari masyarakat sipil. Masih banyak senpi berizin mati tidak ditarik paksa. Senpi- senpi makin sulit di kontrol. Posisinya berpindah-pindah tangan, utamanya di komuni- tas penggemar menembak. “Punya saya sudah lama mati (suratnya). Mau diserah- kan sayang. Jadinya sekarang mirip suvenir. Cuma jadi sim- panan di rumah. Mau bawa keluar juga tidak berani,” tu- tur HW, seorang profesional di Surabaya, Rabu (18/9). Pria berusia 40-an ini memi- liki senjata laras pendek FN 9 milimeter. Senjata itu pembe- rian dari seorang temannya, yang pernah dinas militer. Sampai sekarang pada surat izin yang mati itu masih atas nama temnnya tersebut. Sebagian memang sudah berhasil ditarik. Ada pemilik dengan ikhlas menyerahkan sendiri. Ada juga yang di- jemput polisi ke rumahnya, seperti yang dilakukan pada lima pengusaha di Madura. “Ada lima teman pengusaha, yang senpinya ditarik tahun 2008 lalu,” jelas seorang biro jasa di Madura, yang dulu KE HALAMAN 7■ MASUK FINAL - Pemain Timnas U-19 Indonesia melaju ke semifinal setelah menahan Malaysia 1-1 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (18/9). Di bulan Juli tahun 2000 silam, Misbach memilih turun langsung untuk mencari senjata api (senpi) ke Filipina. Sebab kali ini, jumlah yang diingin- kan cukup besar. Posisinya sebagai satu di antara panglima kelompok yang berkonflik di Ambon, harus bertanggungjawab menjamin senpi-senpi itu aman sampai tujuan. Rencana perjalanan disusun. Zamboanga, Filipina menjadi tujuan Misbach dan dua anak buahnya. Warga Sipil Miliki Senjata Api (2) Loloskan Selundupan dari Kejaran Marinir dan Hiu Ganyang Malaysia, Garuda ke Semifinal Mantap Tinggalkan Tiwi TIKA-LEE A NTARA sahabat dan karier bisa menjadi dilema. Bagi Tika Ramlan, ketidakhadiran Tiwi membuat T2 vakum. Tika tidak bisa meninggalkan Tiwi karena mereka masih terikat kontrak padahal Tika juga masih ingin mengejar karier sebagai penyanyi. Dengan berat hati, ibu satu anak itu berpaling ke lain hati. Ia memutuskan Disekap 1,5 Bulan, Makan 3 Kali Sehari Diculik saat Tidur di Rumah■ ANTARA/WIDODO S JUSUF DISEKAP - Korban penyekapan, Ahmad Zamani (kiri) dan Ariffin (kanan) beserta barang bukti di Polsek Taman Sari, Jakbar, Rabu (18/9). KE HALAMAN 7■ THE BESTOF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 NO. 309 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 Waspadai Airsoft Gun Modifikasi PENGGEMAR oleh raga menembak banyak yang menya- lurkan hobinya dengan menggunakan senjata airsoft gun. Senjata untuk permainan perang-perangan ini sebenarnya tidak berbahaya. Hanya menggunakan peluru berbahan plastik padat yang disebut ball bearing (BB). Namun senjata ini tetap perlu diwaspadai peredarannya. Senjata permainan ini berpotensi mematikan bila dimodifikasi. Sejumlah polisi di Malang menyebutkan, senjata ini dengan mudah bisa dimodifikasi, Sudah Ditunggu Timor Leste■ KE HALAMAN 7■ 20 Januari | Toko perhiasan di Pasar Cangkring, Blitar. Kerugian 20 kg perhiasan emas dan uang Rp 12 juta. 6 Mei | Perampok pegawai SPBU Nginjen di Desa Pandan Pancur, Kecamatan Deket, Lamongan. Kerugian uang Rp 205 juta. ● ● 7 Juni | Bripka Didik Puguh (43), anggota Polsek Kediri Kota ditembak perampok 3-6 Juli | Dalam tiga hari, empat toko waralaba di Kota Malang disatroni rampok bersenpi. 13 Juli | Tiga penjahat mengancam polisi Sidoarjo yang tengah patroli dengan senpi rakitan. ● ● ● 24 Juli | Perampokan bos pupuk di Mojokerto. Kerugian Rp 100 juta. 28 Juli | Perampokan ruko Jl Panglima Sudirman, Kota Pasuruan. Kerugian ditaksir hingga Rp 16 Juta. ● ● 30 Agustus | Perampokan Indomaret Jl Raya Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 17 September | Enam kawanan merampok SPBU di Jalan Raya Desa Pancoran, Bondowoso. Kerugian Rp 525 juta. ● ● KEJAHATAN BERSENPI DI JATIM SELAMA TAHUN 2013 H ARI mulai petang. Misbach bergegas memanggil dua anak buahnya yang sudah siap di depan rumahnya tinggal. Ketiganya terlibat perbincangan singkat membahas detail rencana perjalanan ke Filipina. Misbach me- mastikan logistik selama perjalanan mencukupi. Misbachmenyusunpenyamaran serapimungkinagartidakterbongkar. Ketiganyamenyamarlayaknya dandananwargaFilipina. “Rambutkamisemir,agak gondrong,pakaikaosteruskalung berukuranbesar,”ujarMisbach mengawaliceritanya,Rabu(18/9). Dengan dandanan itu tampang mereka jauh dari potongan sehari- hari. Wajah lebih muda dan gaul. Mereka memulai petualangan dari Ambon. KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ Bagaimana sebaiknya mengontrol peredaran senjata api di kalangan sipil ? Berbagilah di www.facebook.com/ suryaonline KE HALAMAN 7■ TRIBUNNEWS/JEPRIMA SURYA/ERFAN HAZRANSYAH foto-foto lain di join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 | KH Sahal Mahfudz dari Pati Jawa Tengah sebenarnya juga diundang, namun berhalangan hadir karena sakit. Gus Solah usai pertemuan mengungkapkan, dasar para kiai mendorong Mahfud men- calonkan diri sebagai presiden, adalah karena Mahfud adalah sosok yang bersih dan mum- puni. “Beliau berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Itu dibuktikan saat beliau menjabat Ketua MK. Nah, saat ini perma- salahan bangsa yang paling kro- nis adalah hukum dan keadilan. Kalau hukum bisa ditegakkan, hal-hal lain bisa menyusul men- jadi baik,” kata Gus Solah. Disinggung soal parpol peng- usung, Gus Solah mengatakan hal itu akan dilakukan sambil berjalan. Demikian juga soal to- koh akan mendampingi Mahfud MD sebagai wakil presiden. Terlalu pagi untuk memba- has cawapres dan parpol peng- usung. Namun sebagai langkah awal tentu kami akan mengajak PKB, karena Pak Mahfud sendiri orang PKB, ujarnya. Mahfudsendirimeresponpositif dorongan poara ulama NU terse- but. Bahkan menggambar dorong- an itu sebagai tugas dan perintah yangharusdilaksanakan. Dan saya saya siap men- jalankan tugas itu. Visi saya adalah melakukan perbaikan negeri ini, kata Mahfud. Se- bagai langkah awal, Mahfud bersama Gus Solah akan mela- kukan sosialisasi ke komunitas NU, baik di Jawa maupun di luar Jawa. Disinggungapakahkesediannya maju sebagai capres juga sebagai respons dari wacana yang dikem- bangkan oleh Poros Tengah, Mah- Surabaya, surya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim sudah menyiapkan tim kuasa hukum dari Jaksa Pengacara Negara untuk menghadapi gu- gatan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawi- redja (Berkah) di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan digelar Selasa 24 September mendatang. Komisioner KPU Jatim Agus Mahfudz Fauzi mengatakan KPU Jatim selaku pihak tergugat akan menggelar sidang pleno untuk menyiapkan langkah da- lam persidangan nanti. Dalam rapat pleno itulah, akan diba- has strategi dan langkah untuk menghadapi gugatan sidang Pemilukada Jatim yang diajukan pasangan Khofifah-Herman, ucapnya, Rabu (18/9). Selain Jaksa Pengacara Negara (JPN), pengacara dari Kejaksaan Tinggi Jatim dan swasta juga dilibatkan untuk menghadapi gugatanPerselisihanHasilPemi- lihan Umum (PHPU) pasangan Berkah. Menurut Komisioner KPU Ja- tim Divisi Hukum dan Sumber Daya Manusia Agung Nugroho, tim dari JPN tersebut akan di- pimpin oleh jaksa Lalu Suwer- iyah. Kami juga menggunakan jasa kuasa hukum swasta dan sudah berkoordinasi dengan pengacara Fahmi Bachmid. Me- reka ini nantinya yang mengha- dapi gugatan, kata Agung. Fahmi Bachmid sendiri sebenarnya sudah digunakan jasanya oleh KPU dalam meng- hadapi sidang gugatan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akhir Juli lalu. Saat itu, KPU Jatim kalah. Na- mun, sebelumnya dalam gugat- an PHPU di MK terkait Pilbup Lumajang, Fahmi menang. Kami optimistis menang menghadapi gugatan. Sejauh ini, bila dari sejumlah pernya- taan terkait gugatan tersebut, kami yakin menang, kata mantan komisioner KPUD Po- norogo itu. Keyakinan tersebut, kata Agung, juga berdasarkan pe- nyelenggaraan Pilgub Jatim 29 Agustus lalu yang relatif ber- sih dari kecurangan. Bahkan, Bawaslu sendiri menyatakan tidak menemukan kecurangan. (uji/ant) Ulama NU Dorong Pencapresan Mahfud JOMBANG, surya - Sekitar 50-an ulama NU se Jawa sepakat mendorong Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD untuk maju sebagai calon presiden (ca- pres) pada pemilihan presiden 2014 mendatang. Dorongan itu dicetuskan dalam pertemuan tertutup para ulama dengan Mahfud MD di kediaman pimpinan Pondok Pe- santren Darul Ulum (PPDU) Pe- terongan, Jombang, di kompleks ponpes setempat, Rabu (18/9) sore kemarin. Dalam pertemuan selama 2,5 jam tersebut, hadir diantaranya KH Maimun Zubair (Sarang, Rembang, Jawa Tengah), KH Solahuddin Wahid (Gus Solah, Ponpes Tebuireng Jombang), serta KH Hasyim Muzadi (Man- tan Ketua Umum PBNU). Kemudian KH Mustofa Aqil Siroj (adik kandung Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj), KH Haris Shadaqah (Semarang), KH Anik Muhammad (Mrang- gen, Jawa Tengah), KH Badawi Basyir (Kudus), Alhilal Hamdi, Gus Yusuf (Tegalrejo Magelang). Lalu KH Nuruddin Rahman (Bangkalan), KH Hisyam Syafa- at (Banyuwangi), serta KH Mu- chit Muzadi (deklarator PKB). surya/sutono CALON PRESIDEN - Mahfud MD (kiri) bersama Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Solahudin alias Gus Solah (tengah) dan mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi (kanan) saat mengelar konfrensi pers di Ponpes Darul Ulum Jombang, Rabu (18/9). KPU Jatim Siapkan Jaksa Pengacara Negara Dinilai Sosok yang Bersih dan Mumpuni■ fud secara diplomatis mengatakan, akan melakukan komunikasikasi dengan semua eleman masyarakat danelemenpolitik. Sebelumnya diberitakan, sejumlah parpol berbasis Islam merencanakan membentuk poros tengah untuk membahas capres yang diusung pada pil- pres 2014. Salah satu tokoh yang disebut-sebut bakal diusung adalah Mahfud MD. (uto) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Surya Biz ANTARA Ekspansi secara Online SURABAYA, SURYA - Regula- si yang membatasi ruang gerak minimarket di sebagian wila- yah Jatim membuka peluang PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk untuk menggarap pasar virtual di berbagai jaringan toko Alfa- mart. Lewat layanan Alfaonline, pelanggan Alfamart kini tidak perlu datang langsung ke toko. Cukup memesan melalui situs Alfaonline. Ini cara kami dalam berekspansi, karena di beberapa daerah sulit membuka toko baru, tutur IT Multi Channel Manager Alfamart cabang Sido- arjo, Musa Wilmar, Rabu (18/9). Di wilayah Cabang Sidoarjo, yang meliputi Surabaya, Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, dan Sidoarjo, terdapat sekitar 400 jaringan Alfamart. Ekspansi pembukaan toko baru, bukan- lah hal mudah karena beberapa daerah melakukan pembatasan jumlah toko ritel modern mela- lui perda pasar. Usai peluncuran Alfaonline di toko Alfamart Dharmahusada, Surabaya, Musa menyebutkan, untuk sementara di jaringan toko Alfamart Cabang Sidoarjo, baru sekitar 100 toko saja yang telah sanggup melayani pen- jualan secara virtual melalui Alfaonline. Rencananya, layanan serupa akan bisa diaplikasikan di toko- toko Alfamart lainnya. Kami sedang membangun sistem yang memungkinkan pelang- gan mengakses layanan virtual ini lewat ponsel. Kami sedang menjajaki kerja sama dengan pengembang,” tambahnya. Deputy Branch Manager Alfamart Cabang Sidoarjo, Danny Febrianto mengatakan, pengembangan layanan virtual ini memanfaatkan sejumlah in- frastruktur yang telah ada, tapi belum terpakai. Jadi, soal jumlah investasinya belum dapat dise- butkan. Infrastruktur untuk layanan e-commerce itu sudah tersedia sebelumnya. Bagian teknologi informasi (IT) saat hanya mela- kukan up-grade saja. Ketersedia- an itu juga termasuk kendaraan roda tiga untuk layanan pesan antar, yang menjadi operasional masing-masing toko. Bambang Setiawan, IT Direc- tor Alfamart mengatakan bahwa di seluruh Indonesia, untuk saat ini jangkauan layanan Alfaon- line baru mengcover 557 toko di Jakarta, Bogor, Depok, Ta- ngerang, Bekasi, Bandung, dan Surabaya. “Sejauh ini kami ingin men- jadi pelopor minimarket lokal pertama di Indonesia yang me- luncurkan e-commerce,” ucap Bambang. Selain memberikan kemudah- an berbelanja ‘di minimarket' via online, Alfaonline menawarkan kemudahan dalam pembayaran. Pelanggan Alfaonline dapat memilih alat pembayaran sesuai dengan yang dimilikinya seperti Mandiri Clickpay, BCA Klikpay, e-voucher Alfamart ataupun XL Tunai. (ben) SURYA/SUGIHARTO TRANSAKSI - IT Director Alfamart, Bambang Setiawan (kanan) bersama IT Business Solution General Manager, Agus Priyanto (tengah) mencoba bertransaksi melalui Alfaonline usai dilaunching di Alfamart Dharmahusada Surabaya, Rabu (18/9). Alfamart Garap Pasar Virtual■ Sebenarnya, telah resmi meluncur pada 18 Februari 2013, dengan area terbatas Jabodetabek. Alfaonline memberikan solusi bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu ke Alfamart, atau tidak ingin mengantre di kasir. Layanan ini tentunya semakin meramaikan pasar e-commerce Indonesia, apalagi mengingat secara offline Alfamart adalah sebuah jaringan yang berskala nasional. ■ ■ ■ TENTANG ALFAONLINE surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN 3 | | KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 HARGA GAS BISA NAIK Pemisahan (unbundling) kegiatan pengang- kutan gas (transporter) dan kegiatan niaga gas (trader) PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk diproyeksi membuat harga gas ke end user lebih tinggi. Jadi, pemerin- tah harus mempertimbangkan dampaknya sebelum pemisahan itu. RIDHA ABABIL HEAD OF CORPORATE COMMUNICATION PGN Pilih Tutup SPBU SURABAYA, SURYA - Pe- ngelolaan SPBU bukan lagi menjadi bisnis menarik bagi investor. Beberapa pengusaha SPBU di Surabaya banting stir dalam memanfaatkan lahan SPBU untuk usaha lain. Penutupan SPBU karena lebih merupakan pertimbangan ekonomis, kata Sekretaris His- wana Migas Surabaya, Mahmu- din,Rabu(18/9). Beberapa SPBU berubah fungsi, ada yang menjadi gerai makanan cepat saji, ruko atau hotel. Perubahan fungsi itu ka- rena margin usaha yang kecil. Menurut Mahmudin, dari kalkulasi bisnis, menyewakan lahan sekarang jauh lebih besar keuntungannya ketimbang menjalankan SPBU sendiri. Margin dalam penjualan premium dan solar berkisar Rp 150 per liter sedangkan untuk penjualan BBM non- subsidi marginnya sekitar Rp 325 per liter. SPBU milih Mahmudin sendiri ditutup dan lahanya disewakan dengan harga jauh lebih tinggi. Selisihnya jauh dan tak ada 'biaya stres' se- perti saat menjalankan SPBU. Biaya stres' itu seperti menghadapi kedisiplinan kar- yawan dan masalah nonteknis lain, katanya. Asistant Manager External Relation Pertamina MOR V, Heppy Wulansari mengata- kan tahun ini ada lima SPBU yang tutup sementara ada 98 SPBU di Surabaya. Lima SPBU itu berlokasi di Jl Ratna, Jl Biliton, Jl Kusuma Bangsa, Jl Kertajaya dan Pra- pen. ”Rata-rata karena problem keuangan internal pengusah- anya, terangnya. (rey) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com FINANCE KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 | jakarta, surya - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) me- mimpin sindikasi pembiayaan senilai Rp 5,27 triliun bersama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Bangkok Bank Jakarta Branch dan Indonesia Eximbank atau Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) untuk proyek pembangunan pabrik semen berkapasitas 3,7 juta ton per tahun. Direktur Business Banking BNI, Krishna Suparto mengata- kan, BNI menjadi Bookrunner, Mandated Lead Arranger dan Agen Fasilitas Agen Jaminan dan BRI selaku Mandated Lead Arranger. Masing-masing bank memberikan kredit sekitar Rp 1,92 triliun. Sedangkan Bangkok Bank Jakarta Branch selaku Co Lead Arranger menyiapkan kredit Rp 958,6 miliar dan Indonesia Eximbank sebagai Arranger memberikan kredit senilai Rp 479,3 miliar. Perjanjian kredit sindikasi ini merupakan salah satu realisasi dari dua fokus business banking BNI, tutur Khrisna, Rabu (18/9). Pembiayaan itu mendukung rencana PT Cemindo Gemilang membangun pabrik semen di BayahKabupatenLebak,Banten. Alokasinya, untuk dua Grinding Plant yang terletak di Ciwandan dan Balikpapan, Kaltim. Menurut Khrisna, perjanjian kredit sendiri diresmikan mela- lui penandatanganan perjanjian kredit sindikasi pembangunan pabrik semen dan Grinding Plant kemarin. (ant) Protes KPR Inden jakarta, surya - Rencana Bank Indonesia (BI) melarang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) inden dalam pembelian rumah kedua dan seterusnya dianggap kontraproduktif dengan melam- batnya sektor properti akibat kondisi ekonomi yang tidak stabil. Waktunya kurang tepat. Kalau sampai BI melakukan pengetatan sama saja menge- rem pertumbuhan properti, itu kontraproduktif, kata Ketua Umum REI Setyo Maharso, Rabu (18/9). Mulai akhir September 2013, otoritas moneter berencana melarang pengucuran KPR ter- hadap pembelian rumah kedua dan seterusnya yang dibangun secara inden (belum dibangun/ masih berupa pondasi). Tujuannya, untuk mem- perkuat prinsip kehati-hatian dalam penyaluran KPR, serta mencegah dana KPR perbankan digunakan pengembang nakal untuk keperluan lain (bukan membangun properti). Menurut Setyo, transaksi di sektor properti didominasi melalui KPR. Kebijakan BI di- khawatirkan mematikan usaha pengembang perumahan setelah terpukul dengan naiknya harga bahan bangunan, upah tukang dan lain-lain. Jika alasan BI adalah menekan praktik spekulatif para pengambil KPR, hal itu tidak benar. Pembeli akan merugi jika beli untuk tuju- an spekulatif.Apalagi bunga KPR sudah mulai naik, tandasnya. Sebaliknya, jika kebijakan itu untuk mencegah dana KPR di- salahgunakan oknum pengem- bang, REI secara tegas mengajak seluruh pihak untuk bersama- sama menindak oknum pe- ngembang itu. Ibaratnya, jangan karena satu, dua, tiga pengem- bang yang nakal, lalu seluruh surya/foto Caption foto - berita antara jabat tangan - Direktur BNI, Sutirta Budiman (kiri) berjabat tangan bersama Direktur Utama PT Cemindo Gemilang, Ateng Selamat Timin Dajat (kedua kiri), Direktur Business Banking BNI Krishna Suparto (kedua kanan) dan Pemegang Saham PT Cemindo Gemilang, Martua Sitorus (kanan) usai penandatanganan sindikasi pembiayaan di Jakarta, Rabu (18/9). BNI Pimpin Pembiayaan Pabrik Semen REI: Itu Kontraproduktif■ Melihat pertumbuhan properti empat tahun terakhir, REI meyakini bahwa penggelembungan (bubble) sektor properti seperti pernah terjadi di AS, Spanyol, China dan Vietnam, tidak akan menimpa Indonesia. Pengucuran kredit pemilikan rumah (KPR) inden jauh lebih aman bagi perbankan dibandingkan harus memberikan kredit konstruksi langsung kepada pengembang. ■ ■ laporan REi HARGA EMAS PERKIRAAN PASAR 17/9 18/9 DOLAR AS/TROY OUNCE (24 KARAT) 1.310,00 1.310,80 Rp 474.000/gram MATA UANG KURS JUAL KURS BELI AUD 10,794.85 10,683.72 HK 1,489.39 1,474.59 MYR 3,562.31 3,523.88 SGD 9,164.42 9,073.24 KURSVALAS sumber: bank indonesia 'kampung' kena dampaknya. Usul Rp 1 Juta Selain memprotes, REI juga mengusulkan pemberlakuan crash program kepada pemerin- tah berupa uang muka (down payment/DP) Rp 1 juta untuk pembelian rumah bersubsidi, khusus masyarakat berpengha- silan rendah (MBR). Program ini jauh lebih mem- berikan jaminan keamanan bagi perbankan karena dengan uang muka Rp 1 juta dan sisanya dari total uang muka sebesar 10 persen masuk ke skema KPR sehingga lebih baik ketimbang bank mengeluarkan kredit tanpa agunan (KTA) untuk membayar uang muka pembelian properti. Dalam waktu dekat ini DPP REI ingin beraudiensi dengan Gubernur BI untuk meminta restu otoritas moneter dalam program itu, terang Setyo. Sebelumnya, REI telah me- minta menteri keuangan mem- berikan keringanan batas pem- bebasan PPN harga rumah bagi MBR dari Rp 88 juta menjadi Rp 110 juta per unit. (ant) sumber: bloomberg I I I I I 12 I I I I I 13 I I I I I 16 I I I I I 17 I I I I I 18 I I I I I 12 I I I I I 13 I I I I I 16 I I I I I 17 I I I I I 18 I I I I I 12 I I I I I 13 I I I I I 16 I I I I I 17 I I I I I 18 IHSG Jakarta 4.600 4.500 4.400 4.300 Minyak/Dolar AS 120,00 110.00 100.00 90.00 Rupiah/Dolar AS 11.700 11.500 11.300 11.100 4.522,24 106,85 11.380 4.517,62 105,42 11.182 4.463,25 106,16 11.324 jakarta, surya - Tarif bea keluar untuk kulit mentah sapi, kerbau, biri-biri dan kambing sekarang menjadi 25 persen, sementara untuk kulit disamak dari sapi, kerbau, biri-biri dan kambing 15 persen dan tarif bea keluar kayu bervariasi, mulai dua, lima, 10, dan 15 persen. Hal ini terbetik dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No- mor 128/PMK.011/2011 tentang Penetapan Barang Ekspor Yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif BeaKeluaryangmengubahPMK Nomor 75/PMK.011/2012. Dari rilis yang diterima Surya, Rabu (18/9), tarif bea keluar un- tuk mineral logam dan mineral bukan logam ditetapkan sama, 20 persen. Di antaranya, bijih tembaga, mangan, nikel, timbel dan seng serta bijih mineral bu- kan logam (kuarsa, kuarsit, batu kapur dan feldspar). Lalu, tarif bea keluar untuk batuan (10 persen dan 20 per- sen). Yang tarif 10 persen hanya dua jenis (marmer dan traverli- ne), dalam bentuk balok (tebal lebih dari 4 cm) dan granit balok (tebal lebih dari 4 cm). Sebanyak 29 jenis batuan lain bertarif 20 persen. Misalnya, garnet alami, onik, gabro, basalt, toseki, serta giok. (ant) Ubah Tarif Bea Keluar join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 madiun, surya - Jaksa Pe- nuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun akhir- nya mengabulkan penundaan ekskusi penahanan bagi 11 man- tan anggota DPRD Kota Madiun periode 1999-2004 yang menjadi terpidana kasus korupsi dana APBD pada 14 pos anggaran di DPRD Kota Madiun Tahun ang- gran 2002-2004. Alasannya, Penasehat Hu- kum (PH) para terpidana sudah mengajukan surat penundaan ekskusi hingga Selasa (24/9) pekan depan. Selain disebabkan sebagianmantananggotadewan dalam keadaan sakit juga dise- babkan sebagian masih berada di luar kota. Dengan demikian, upaya eks- kusi para mantan politisi, untuk kali ketiga juga gagal layaknya pemanggilan pertama dan ke- dua sebelumnya. Padahal, Rabu (18/9) meru- pakan pemanggilan ketiga bagi 11 mantan anggota DPRD Kota Madiun itu. Sebelumnya, me- reka juga tak menghadiri pang- gilan JPU Kejari Madiun pada Senin (2/11) dan Rabu (11/9) kemarin. Sampai sekarang mereka (para terpidana) belum bisa hadir. Karena sebagain masih berada di luar kota. Mereka sanggup menjalani ekskusi Sela- sa pekan depan dengan jaminan kepercayaan penasehat hukum- nya, terang Kasi Pidsus Kejari Madiun, Sudarsana Surya, Rabu (18/9). Sementara, penasehat hukum para terpidana, Mas Sri Mulyo- no mengungkapkan permohon- an penundaan ekskusi hingga pekan depan diajukan karena sebagian kliennya berada di luar kota dan sebagian mengalami sakit berat. Menurutnya, dari 11 kliennya tinggal 10 orang yang bakal menjalani ekskusi. Namun dari 10 orang itu, 3 orang mengalami sakit berat. Posisi klien kami sebagian ada di Madiun dan diluar Madiun, dalihnya.(wan) Petani Desak Dewan Buka Redistribusi kediri, surya - Ratusan petani eks Perkebunan Sumber Sari Petung (SSP) yang ada di lereng Gunung Kelud kembali unjuk rasa di Kantor DPRD Ka- bupaten Kediri, Rabu (18/9). Aksi kali ini dilakukan untuk mendesakdewanagarmembuka nama-nama yang mendapatkan pembagian tanah redistribusi. Masalahnya dari keterangan yang diterima petani banyak warga yang bukan eks petani juga mendapatkan pembagian tanah. Demo kali dilakukan dengan mengusungkerandamayatyang menjadisimboldarimatinyahati nurani para penguasa. Kami mendesak pihak dewan untuk membuka siapa saja masyarakat yang menerima redistribusi ta- nah, tandas Trianto, korlap aksi saat melakukan orasi. Terlebih dewan juga telah mendapatkan daftar nama- nama warga yang mendapat- kan tanah. Kami minta dewan segera turun menindaklanjuti pengaduan warga, ujarnya. Demo ratusan massa sempat berlangsung panas karena tidak segera ditemui anggota DPRD Kabupaten Kediri. Akibat massa mulai melempari petugas de- ngan telur busuk. Sebagian lemparan terus ter- sebut ada yang mengenai aparat keamanan dari kepolisian dan satpol PP. Mengetahui massa mulai anarkis sebagian petugas bertahan membarikade akses masuk ke kantor derwan. Namun massa dibiarkan ma- suk ke halaman dewan untuk melakukan tahlilan dan meng- gelar pertunjukan jaranan. Kor- lap aksi berdalih pelemparan tidak ditujukan kepada aparat tapi penari jaranan yang diiba- ratkan sebagai setan yang harus dilempari. Sejauh ini belum ada anggota dewan yang menemui perwa- kilan massa untuk melakukan pertemuan. Namun pihak massa sudah menunjuk sejumlah wa- kilnya untuk menemui anggota dewan. Ditemukan BPN Aksi demo ratusan petani lereng Gunung Kelud berak- hir setelah perwakilan massa dijanjikan bakal dipertemukan dengan pejabat Badan Pertanah- an Nasional (BPN) Kabupaten Kediri bersama satker Pemkab Kediri. Rencana pertemuannya dilakukan Kamis (26/9). Nanti pihak-pihak yang terkait akan diundang, ungkap Trianto, korlap aksi demo petani lereng Gunung Kelud usai bertemu Komisi A DPRD Kabupaten Ke- diri, Rabu (18/9). Menurut Trianto, pihaknya mencurigai proses redistribusi tanah eks lahan perkebunan PT Sumber Sari Petung (SSP) ada yang menyalahi ketentuan. Terbuksi saat ini masih ada 73 bidang tanah yang tidak dapat diproses karena yang mengaju- kan merupakan nama fiktif. Diduga juga ada oknum BPN, panitia redistribusi tanah di desa serta kades mempermainkan pembagian tanahnya. Nanti kalau kami sudah men- dapatkan datanya, nanti akan ketahuan siapa saja nama-nama fiktif tersebut, ujarnya.(dim) surya/didik mashudi tahlilan - Ratusan petani lereng Gunung Kelud tahlilan bersama di halaman kantor DPRD Kabupaten Kediri. Mereka mendesak DPRD membuka nama-nama penerima tanah eks Perkebunan Sumber Sari Petung , karena diduga penerima hanya nama fiktif. Jaksa Tak Bernyali Eksekusi Koruptor Diduga Banyak Nama Fiktif Penerima Tanah■ Ratusan Petani eks Perkebunan Sumber Sari Petung (SSP) mengepung kantor dewan mereka mendesak dewan membuka nama-nama penerima redistribusi Pendemo sempat marah, mereka melempari aparat dengantelur busuk. Pendemo dijanjikan ditemukan BPN ■ ■ storyhighlights nganjuk, surya - Diduga korban kasus pedofilia yang dilakukan Eko Setyono (28) oknum guru SD di Kabupatan Nganjuk, mencapai belasan anak. Hanya saja korban yang telah resmi melaporkan kasus- nya baru 6 anak. Korban yang telah melapor masih6anak,rinciannyaada3kor- ban mengaku dioral dan 3 korban lainnya disodomi oleh tersangka, ungkap AKP Anton Prasetyo, Kasat Reskrim Polres Nganjuk kepadaSurya,Rabu(18/9). Tersangka Eko merupakan warga Desa Tanjungtani, Ke- camatan Prambon, Kabupaten Nganjuk. Pelaku selama ini menjadi guru honorer yang mengajar di SDN Tanjungtani. Diungkapkan AKP Anton, dimungkinkan korban kejahatan seksual menyimpang Eko yang lain tidak berani melapor karena keluarganya malu aib kasus yang menimpa anaknya diketahui masyarakat. Bisa jadi korban lainnya malu melapor, tambahnya. Namun yang terpenting pe- laku sekarang sudah ditangkap sehingga tidak jatuh korban baru lainnya. Rencananya hari Kamis (19/9) kami minta bantuan psi- kolog untuk memeriksa keji- waan tersangka serta motifnya mencabuli anak-anak SD yang juga muridnya, jelasnya. Sajauh ini pengakuan ter- sangka, sangat bernafsu ketika melihat anak-anak didiknya di kelas. Jika dorongan hasrat seksual yang menyimpang itu sudah semakin besar, tersangka kemudian mengajak muridnya ke kamar mandi untuk melam- piaskan hasratnya. Selain melakukan di areal sekolah, pelaku juga biasa memperdayai korbannya di ru- mahnya. Murid-murid korban ditawari les privat di rumah, ke- mudian korbannya dirayu-rayu diberi jajan dan uang kemudian diajak bermain seks. Murid yang mengikuti le privat Eko mencapai belasan anak. Seluruh korban Eko adalah siswa pria mulai kelas 5 dan 6 . Terkait perilaku seks ter- sangka yang menyimpang itu, petugas masih belum menda- lami. Karena masih menunggu tersangka diperiksakan ke psi- kolog terlebih dahulu. Ada dugaan tersangka meng- alami biseksual, karena selain tertarik kepada anak-anak laki- laki, pelaku juga sudah meni- kah. Tersangka belum setahun menikah, istrinya orang Jawa Barat, saat ini istrinya pulang kampung, tambahnya.(dim) Polisi Tangkap Guru Penderita Gangguan Seks Diduga Belasan Murid Pria Jadi Korban■ surya/sudarmawan terjaring razia - Puluhan Pemandu Lagu (PL) yang bekerja di sejumlah rumah karaoke dan club malam di Kota Madiun terjaring razia petugas. blitar, surya - Kasus ke- celakaan yang menimpa Dul, putra musisi Achmad Dhani , kini diantisipasi hampir se- luruh Polantas. Pelajar yang belum waktunya mengendarai kendaraan bermotor dijaring dan ditilang. Di Polres Blitar Kota, razia dilakukan anggota lalu lintas di Jl Tanjung, Kota Blitar, tepatnya sekitar 50 meter arah timur RS Suhada' Haji. Razia berlang- sung dua arah, yakni dari arah luar Kota dan masuk Kota Bli- tar. Namun, kebanyakan yang terjaring adalah para pelajar yang melintas dari arah kota. Setiap pengendara sepeda motor yang memakai seragam sekolah langsung dihentikan. Mereka ditanya kelengkapan surat-suratnya, seperti STNK, dan SIM. Begitu tak memiliki SIM, langsung ditilang. Sasaran razia kali ini, kami utamakan para pelajar. Mereka langsung kami tindak, begitu tak membawa kelengakapan, sekalian memberi efek jera, kata Iptu Mursid, Plt Kasatlan- tas Polres Blitar Kota. Rencananya, lanjutnya, razia ini dilakukan setiap hari bersa- maan jam pulang sekolah. Safira (13), salah seorang pe- lajar kelas 2 SMPN yang kena tilang karena tak pakai helm, mengaku dirinya sudah lama ke sekolah naik sepeda motor. Itu bukan untuk ugal-ugalan melainkan mengirit uang saku. Lebih Fleksibel Di Magetan, razia terhadap pengendara kendaraan bermo- tor di bawah umur dilakukan di beberapa titik jalan protokol di Kabupaten Magetan. Sebelum dilaksanakan ope- rasi pengendara motor bawah umur, Sat Lantas Polres Maget- an melakukan sosialisasi kepa- da Kepala SMP, guru, dan siswa setempat dengan berbagai cara. Salah satunya menunjuk surya/imam taufiq razia - Polres Blitar Kota merazia para pelajar yang membawa sepeda motor saat ke sekolah, Rabu (18/9) Polisi Tilang Pelajar Kendarai Motor Kapolsek di wilayah setempat untuk menjadi inspektur upa- cara (Irup) secara brgilir setiap upacara Senin. Kalau ada siswa SMP yang nekad tetap mengendarai sepe- da motor sendiri ke sekolah, ka- lau sampai ketahuan kita, pasti kita tindak dan kita tilang. Tapi sementara ini, kita lebih fleksi- bel dan memberikan edukasi dulu kepada siswa usia SMP. Tapi bila nanti tetap bandel dan tidak mengindahkan peraturan yang berlaku, kita tilang,kata Kepala Satuan Lalu Lintas Pol- res Magetan AKP Mujito kepa- da Surya, di Selatan alun-alun, Rabu (18/9). Menurut AKP Mujito, razia yang dilakukan tiga hari ber- turut-turut Senin (16/9) - Rabu (18/9), menunjukn perubah- an.(fiq/st40) madiun, surya - Razia pe- tugas gabungan Satpol PP Pem- kot Madiun dan Sabhara Polres Madiun Kota yang dilaksanakan ke sejumlah rumah karaoke dan tempat hiburan malam membu- ahkan hasil, 23 pemandu lagi terjaring, Rabu (18/9) dini hari. selain itu, petugas juga meng- amankan ratusan liter minuman keras (miras) jenis arak jowo dari sejumlah rumah karaoke dan club malam itu. Razia dengan target mengenai kepemilikan Kartu Tanda Pen- duduk (KTP) itu, hanya sebatas mendata para PL yang rata-rata merupakan warga asal Ban- dung, Jawa Barat dan Solo, Jawa Tengah. Padahal, saat hendak di bawa ke kantor Satpol PP untuk didata, sejumlah PL sempat menangis hingga terkencing- kencing sebelum dimasukkan ke truk Satpol PP. Namun tak jarang, sejumlah PL juga merasa santai lantaran sudah berkali- kali diciduk. Ada yang menarik dalam razia kali ini. Ketika petugas di- ancam akan dilaporkan ke wali kota, oleh seorang pria pemilik rumah karaoke, hasilnya para petugas keder. Petugas Satpol PP dan petu- gas Sabhara Polres Madiun Kota akhirnya melepas sejumlah PL dan grup band yang vokalis perempuannya tak membawa KTP itu. Apa perlu saya tele- ponkan wali kota, kalau berani membawa grub band penghibur malam ini, gertak pemilik kara- oke.(wan) Tim Gabungan Keder Digertak Pemilik Karaoke ponorogo, surya - Istri Kapolda Jawa Timur, Ny Yuni Unggung Cahyono mengajak semua istri anggota Polres Po- norogo ikut memerhatikan dan peduli kepada 345 orang yang mengalami keterbelakangan mental (idiot) di Desa Krebet, Jambon, Pomorogo. Kepedulian para istri poli- si akan meringankan beban orang-orang idiot yang tersebar di sejumlah desa dan kecamat- an di Ponorogo. Selain itu, juga meringankan beban para kelu- arga orang idiot lantaran meng- entaskan orang-orang yang mengalami keterbelakangan mental dengan diajari kreatifi- tas keterampilan dan mempro- duksi barang-barang yang bisa dimanfaatkan dan siap jual. Selain itu, Yuni Unggung Ca- hyono yang didampingi istri, Kapolres Ponorogo, Ny Irene Iwan Kurniawan mengaku pri- hatin melihat warga yang men- derita keterbelakangan mental itu. Apalagi, mereka tekun mengikuti kegitan keterampil- an di rumah Kasih Sayang. Ketua Organisasi Sosial (Or- sos) Rumah Kasih sayang, Djai- nuri mengatakan Rumah Kasih Sayang diperuntukan membina 345 penderita keterbelakangan mental dari 5 desa. Yakni Desa Krebet dan Desa Sidoharjo, Ke- camatan Jambon, Desa Daya- kan, Kecamatan Badegan serta Desa Karangpatihan dan Desa Pandak, Kecamatan Balong. Tetapi kami mengalami keterbatasan tenaga. Pekerja sosial kami 30 orang. Kami mengurusi warga 5 desa dari tiga kecamatan. Selama ini kami barumenjangkau228penderita. Yakni dengan memberi makan dan pembinaan. Jika tidak bisa diberi makanan matang akan diberikan mentah untuk diolah saudaranya di rumah, ujar Djainuri. Mereka diajar keterampilan membuat keset dari potongan kain penjahit konveksi, mem- buat gantungan kunci, bando rambut, merangkai bunga serta akan dilatih membatik. Istri Kapolda Jatim, Ny Yuni Unggung Cahyono saat berkunjung ke Rumah Kasih Sayang itu, selain memberikan bingkisan dan memberikan pengarahan kepada para ang- gota bhayangkari (istri polisi0 juga mensupport agar para istri polisi Ponorogo selalu peduli terhadap ratusan warga yang mengalami keterbelakangan mental itu. Kami hanya membantu bingkisan yang tak seberapa nilainya. Harapan kami ini bisa bermanfaat. Mulai sekarang kami minta, ibu-ibu bhayang- kari tanggap terhadap kondisi di Jambon. Paling tidak sebulan sekali harus berkunjung dan mampu menularkan keteram- pilannya, pintanya.(wan) Istri Kapolda Ajak Peduli terhadap Warga Idiot surya/sudarmawan KUNJUNGAN - Itri Kapolda Jawa Timur, Ny Yuni Unggung Cahyono kunjungi rumah Kasih Sayang yang membina warga idiot di Ponorogo join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. HALAMAN | | KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 Jawa Timur PAMEKASAN, surya - Tertundanya peraturan daerah (perda) yang mengatur pasar modern membuat sekelompok massa mendemo DPRD Pame- kasan, lantaran dianggap tidak serius, Rabu (18/9). Sekitar 50 orang yang meng- aku sebagai pedagang pasar tradisional dan mahasiswa itu menuduh legislatif kurang ber- pihak kepada masyarakat kecil, terutama pedanga kaki lima dan pedagang pasar tradisional. Be- lakangan ini banyak bermuncul- an pasar modern, namun dewan diam tidak tergerak. Pengunjuk rasa ini bergerak dari persimpangan Gaden me- nuju kantor DPRD. Di sepanjang perjalanan, mereka berteriak lantang sambil membentangkan sejumlah poster bertuliskan, Pasar modern dianakemaskan, PKL dianak- tirikan. Jangan bunuh pasar tradisio- nal, Kami hidup dari apa yang kami jual. Jangan bunuh kami. Kami PKL butuh perhatian pemerintah. “Kalau pasar modern dibiar- kan tumbuh berkembang dari kota ke pelosok desa. Sementa- ra pedagan kecil sering dikejar- kejar petugas,” ujar Faridi, salah seorang pedagang. Karena itu, mereka mende- sak dewan segera menuntaskan raperda (rancangan peraturan daerah) penataan pasar mode- ren dan pasar tradisional. Selain itu juga mengadakan pelatihan dan penyuluhan kepada peda- gang pasar tradisonal. Agar pasar modern tidak mendesak pasar tradisional, me- reka juga minta pemkab mem- perketat izin pasar modern dan mempertegas zonasi pasar mo- dern dan pasar tradisional serta pembatasan jam buka untuk pa- sar modern. Plt Ketua DPRD Pamekasan, Halili didampingi Ketua Ko- misi D Hosnan Achmadi men- jawab tuntutan pengunjukrasa mengatakan, akan menampung aspirasi mereka dan berjanji menuntaskan pembuatan per- da. ”Perda tentang pasar sudah hampir final, tinggal menunggu pandangan fraksi dan sidang paripurna saja,” ujar Hosnan Achmadi. Hosnan juga menjadi ketua panitia khusus (pansus) II yang bertugas dalam pembuatan ra- perda penataan pasar moderen dan pasar tradisional. Perda ini diharapkan menjadi acuan bagi pemberian izin terha- dap pasar modern. Di Pamekas- an kini kian menjamur swalayan dan pusat perbelanjaan modern. Para pedagang tradisional kha- watir mereka terdesak. (sin) surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember Halim Subahar menyambut baik mediasi untuk mendamaikan dua kelompok yang bertikai di Puger. MUI Jember akan membantu meru- muskan langkah-langkah untuk mencapai perdamaian. Kami siap membantu. MUI akan merumuskan bentuk- bentuk penyadaran di dua ke- lompok itu. Bentuk penyadaran yang akan dilakukan, di antara- nya perlunya wawasan tentang pemahaman keagamaan dan kebangsaan di kedua belah pi- hak, ujar Halim yang mengikuti mediasi awal itu. Mediasi difasilitasi oleh Bupa- ti Jember, kapolres dan Dandim 0824 Jember dibantu oleh MUI dan Kantor Kementerian Agama Jember. Lima instansi ini ha- rus hadir dan bahu membahu semua, tidak boleh salah satu, tegas Halim. Habib Isa Mahdi yang mewakili kelompok Ponpes Darussolihin mengaku menyambut baik kese- pakatan damai itu. Pihaknya siap melaksanakan isi perjanjian itu. Alhamdullilahhirobbil alamin, hari ini ada pertemuan ini. Kami menyambut baik dan akan me- laksanakan isi perjanjian itu, ujar Habib Isa. Setelah terjadi kesepakatan damai di Puger, jumlah personel pengamanan di kecamatan itu di- kurangi. Personel Polri yang awal- nya berjumlah 8 Satuan Seting- kat Kompi (SSK) kini dikurangi dan hanya tersisa 4 SSK. Berdasarkan perintah kapol- da, jumlah personel dikurangi separuh. Dari 8 SSK menjadi 4 SSK. Yang tersisa adalah 2 SSK Brimob Polda, 1 SSK Dalmas Polda dan 1 SSK Dalmas Polres Jember, ujar Kabid Humas Pol- da Jawa Timur Kombes Awi Seti- yono kepada Surya di Mapolsek Puger. Personel yang masih disisakan akan berjaga di dua tempat yak- ni di sekitar Ponpes Darussolihin dan rumah Ustad Fauzi. Personel yang tidak berjaga di dua lokasi itu, disiagakan di sejumlah titik termasuk di Polsek Puger. Kalau banyak-banyak, juga kesannya nggak enak di masya- rakat. Khawatir mereka merasa kayak dipantau terus. Apalagi kon- disi kan sudah mulai kondusif, imbuh Awi. Dia belum tahu sampai kapan penempatan pasukan di Puger. Menurut Awi penarikan pasukan secara keseluruhan menunggu perkembangan situasi di Puger. Dari pantauan Surya, personel yang meninggalkan Puger mulai berkemas, seperti yang dilakukan Satuan Brimob Polda Jatim. (uni) 2 Tokoh Puger Berangkulan jember, surya - Dua pe- mimpindariduakelompokyang berseteru di Puger akhirnya ber- salaman dan berangkulan. Kedua tokoh itu adalah Habib Isa Mahdi, anak sulung Habib Ali al-Habsyi, pengasuh Ponpes Darussolihin dan Achmad Fauzi Samsul Hadi atau yang biasa dipanggil Ustadz Fauzi. Suasana antiklimaks pasca- kerusuhan di Puger itu terjadi tatkala kedua belah pihak yang berseteru sepakat untuk meng- akhiri permusuhan mereka, Rabu (18/9). Perdamaian itu terjadi tepat seminggu setelah terjadi ke- rusuhan yang menimbulkan satu korban tewas, Rabu (11/9). Pertemuan antara kedua kelom- pok di Puger itu merupakan lang- kah awal menuju perdamaian per- manen. Keduanya dipertemukan oleh Bupati Jember, MZA Djalal di Aula UPTD Pendidikan Puger. Me- reka menggelar pertemuan tertu- tup sebelum kemudian menanda- tangani naskah kesepakatan damai bermeterai dan berangkulan. Seperti di kesepakatan, saya mintawaktusatubulanuntukme- wujudkan perdamaian permanen di Puger. Selama waktu itu saya akan melakukan langkah-langkah untuk menuju perdamaian itu, jelas Djalal usai pertemuan. Ikhlas Kedua kelompok menyepaka- ti sejumlah perjanjian. Salah satu perjanjian penting yang harus dilakukan kedua kelompok ada- lah tidak adanya pengerahan massa dalam kegiatan di jalan raya atau fasilitas umum, sam- pai situasi Puger kondusif. Kedua belah pihak dilarang saling memprovokasi, memfit- nah, dan saling menyerang baik fisik maupun nonfisik. Kedua ke- lompok tidak boleh melibatkan orang atau pihak di luar Puger untuk penyelesaian konflik tanpa persetujuan Bupati Jember. Habib Ali al-Habsyi sebagai pengasuh Ponpes Darussolihin tidak hadir dalam pertemuan itu karena sudah sepuh dan sedang sakit. Tetapi Habib Ali mengeta- hui isi kesepakatan dan membu- buhkan tanda tangan di atas me- terai sebagai pihak kesatu. Ustad Fauzi yang awalnya enggan berbicara kepada warta- wan, akhirnya mau memberikan komentar meskipun secara sing- kat. Awalnya ia hanya berucap kalau persoalan itu sudah dise- rahkan kepada Bupati Jember. Namun setelah diberi bebera- pa pertanyaan, laki-laki itu tidak bisa menghindar dan mau mem- berikan keterangan kepada war- tawan termasuk Surya. Ketika ditanya tentang keluar- kubur permusuhan - Dua pemimpin kelompok di Puger, Habib Isa dan Ustadz Fauzi berjabat erat usai menandatangani naskah perda- maian. Kanan : Pasukan Brimog yang disiaga- kan selama seminggu di Puger mulai ber- kemas-kemas. Jumlah pasukan dikurangi hingga separuh setelah tercapai perda- maian. Jumlah Pasukan Dikurangi Separuh surya/muchsin unjuk rasa - Para pedagang pasar dan mahasiswa berunjukrasa di gedung DPRD Pamekasan menuntut perda pasar segera diberlakukan. 3 Tahun Kasus PNPM 'Parkir' di Kejari Sumenep sumenep, surya - Terkatung-katungnya penanganan dugaan penyelewengan dana Program Nasional Pemberdayaan Masya- rakat Mandiri Pedesaan (PNPM MP) senilai Rp 2 miliar oleh kejaksaan membuat legislatif gerah. ”Kami harap kejari (kejaksaan negeri) segera menangani kasus penyelewengan dana PNPM tersebut, agar masyarakat segera tahu kebenaran kasus itu, dan tahu sanksi apa yang akan dijatuhkan terhadap pelakunya,” ujar anggota Komisi C DPRD Sumenep, Akh Fauzi Hasyim. Penyelewengan itu diduga dilakukan ok- num Unit Pengelola Keuangan (UPK), Keca- matan Talango. Kejari Sumenep menangani kasus ini sejak 2010. Hingga sekarang belum ada perkembangan penanganan kasusnya, sehingga menimbulkan cibiran terhadap kejari, yang dinilai setengah hati dalam me- nuntaskan kasus korupsi. Fauzi menambahkan, dia meminta kejari bekerja serius menangani persolan penyele- wengan dana tersebut. Jangan sampai ada anggapan kejari lambat dan tidak ada niat dalam menangani kasus yang telah nyata masuk ke meja kejari. Fauzi berjanji mengawal setiap persoalan korupsi maupun penyelewengan yang terja- di di Sumenep. Tidak terkecuali dugaan pe- nyelewengan PNPM. Kasi Intel Kejari Sumenep, I Nyoman Suji Agutina Aryatama mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti pendukung maupun data-data dugaan pe- nyelewengan yang telah dilaporkan oleh se- luruh kepala desa Kecamatan Talango. Sebagai bukti keseriusan, kejari sudah tu- run ke lapangan meminta keterangan lang- sung dari pihak yang terkait. Berdasarkan hasil audit di lapangan beberapa hari lalu, pihak kejari belum menemukan cukup buk- ti, adanya tindak pidana terhadap dalam ka- sus PNPM yang dilaporkan warga. Kejadian itu kan sudah tahun 2010 lalu. Tentunya sekarang sudah ada perubahan struktur, Jadi di lapangan hanya ketemu de- ngan pengurus baru yang tidak tahu mena- hu masalah tersebut, tambah Nyoman Suji. Kasus ini dilaporkan oleh para kades di Kecamatan Talango. Dana PNPM pusat se- harusnya diperuntukkan sebagai dana sim- pan pinjam secara bergulir. Namun dana itu diselewengkan dengan memakai kelompok fiktif sebagai penerimanya. Pelakunya di- duga salah satu oknum UPK Kecamatan Ta- lango. (riv) Kesepakatan Damai Ditandatangani■ Dua kelompok yang berseteru di Puger sepakat menandatangani naskah perdamaian Bupati Jember meminta waktu sebulan untuk mewujudkan perdamaian permanen di Puger Pihak korban tewas mengikhlaskan almarhum ■ ■ ■ storyhighlights Landasan Pacu Trunojoyo Diperkuat sumenep, surya - Kemente- rian Perhubungan memrogram- kan pelapisan landasan pacu pesawat Bandara Trunojoyo Su- menep pada tahun 2013. Pelapisan itu guna menam- bah kekuatan landasan pacu di Bandara Trunojoyo yang hanya 7 PCN (Pavement Classification Number) menjadi 12 PCN, kata Kepala Satuan Kerja Bandara Trunojoyo Dwi Ariyanto di Su- menep, Rabu (18/9). Satuan Kerja Bandara Truno- joyo merupakan institusi kepan- jangantanganDirektoratJenderal Perhubungan Udara Kemente- rian Perhubungan (Kemenhub) yang berada di Sumenep. Pelapisan landasan pacu pe- sawat pada tahun ini merupa- kan rangkaian kegiatan yang dilakukan Kemenhub guna mendukung keinginan Pemkab Sumenep menjadikan Bandara Trunojoyo sebagai bandara ko- mersial yang disinggahi pesa- wat berjadwal reguler. Saat ini sebenarnya sudah ada satu maskapai, yakni Trans Nusa Pasifik yang siap menjadi operator penerbangan komersi- al dengan jalur Bandara Truno- joyo Sumenep-Bandara Juanda Sidoarjo. Namun, syaratnya lan- dasan pacu pesawat di Bandara Trunojoyo harus berkekuatan 12 PCN, ujar Dwi Ariyanto. Program pelapisan landasan pacu pesawat di Bandara Tru- nojoyo menjadi 12 PCN itu di- targetkan tuntas pada tahun ini juga. Saat ini, realisasi program tersebut baru pada tahap tender ulang. (ant) Karapan Tanpa Kekerasan PAMEKASAN - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pame- kasan KH Ali Rahbini meminta pelaksanaan karapan sapi Piala Presiden 2013 yang akan digelar dalam waktu dekat harus bebas dari bentuk pelanggaran hukum, seperti penyiksanaan terhadap sapi sebagaimana yang dilakukan tahun lalu. Sebab selama ini kan pelaksanaan karapan sapi di Madura selalu identik dengan penyiksaan kepada sapi yang dikerap itu, ujar KH Ali Rahbini. Bentuk penyiksanaan yang dilakukan para pemilik sapi karapan dengan membacokkan paku ke pantat sapi menggunakan alat yang disebut rekeng agar lari sapi menjadi kencang. Penyiksa- an seperti itu menurut agama dilarang, demikian juga menurut ketentuan hukum positif. (ant) Adukan Perampasan Hak Pilih situbondo - Sekitar 15 perwakilan warga Dusun Alun-alun, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, mendatangi kantor Pemkab Situ- bondo, Rabu (18/8), guna melaporkan penyimpangan pilkades di desa mereka yang digelar Rabu (11/9). Mereka mengaku mewakili 99 warga dusun yang kehilangan hak pilih mereka pada pilkades. Mereka tidak bisa memberikan suara lantaran surat undangannya diambil paksa oleh oknum kepala dusun yang juga penitia pilka- des.Kamiminta,khususdiDusunAlun-alundiadakanpemilihan ulang,” kata salah satu warga. Mereka ditemui oleh Kepala Bagian Pemerintahan Tulus Priatmadji. Tulus berjanji akan menindaklan- juti laporan warga. Selanjutnya, dia akan memanggil pihak-pihak terkait untuk diklarifikasi terkait adanya laporan penyimpangan dalam pilkades. (izi) LINTAS JAWA TIMUR surya/izi hartono penyimpangan pilkades - Warga Dusun Alun-alun melaporkan tentang penyimpangan dalam pilkades di desa mereka. ga Eko Mardi yang tewas dalam kerusuhan Rabu (11/9), ia menje- laskan bahwa keluarganya telah ikhlas atas kematian Eko. Su- dah, sudah ikhlas. Keluarga su- dah menerima, imbuhnya sam- bil meninggalkan wartawan. Seperti diberitakan, kerusuh- an Puger terjadi tatkala ada kar- naval para siswa ponpes untuk memeringati Agustusan. Dalam kerusuhan itu, Eko Mardi tewas akibat dikeroyok. (uni) Desak Tuntaskan Perda Pasar Modern Sebuah sumur bekas bangunan pemeritah yang dibangun tahun 1981 di Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun laku dijual Rp 1.000 per jurigen akibat kelangkaan air. Padahal air sumur itu biasanya hanya untuk mengairi sawah. (wan) konsumsiair sawah surya/sudarmawan Pedagang Khawatir Tersaingi■ surya/sri wahyunik join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. 7surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 sehingga bisa diisi amunisi logam. Meskipun tekanannya tidak sekuat senjata api orisinal, peluru logam yang dilesatkan airsoft gun tetap bisa mema- tikan. Terutama pada jarak tembak dekat. Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan mengakui pemegang airsoft gun kadang membawa senjatanya saat bepergian. Alasannya pun beragam. Pemegang senjata khawatir keamanan keluarganya bila ditinggal di rumah, terutama bila di rumah ada anak kecil. Menurutnya, pemegang airsoft gun pun dilarang memperton- tonkan senjatanya di publik. Jadi selama senjata itu dibawa, pemilik senjata harus menyem- bunyikannya. Dwiko mengaku tidak membawa data saat ditanya jumlah warga sipil pemegang senpi. Sejumlah satpam dan polisi khusus (polsus) dipastikan membawa senjata api. Sebagaimana senpi yang dibawa anggota polisi, kepolisian melalui Satuan Intelkam juga memeriksa secara reguler senpi yang dikuasai sipil. “Pengawasan senpi di kalang- an sipil ada di Satuan Intelkam,” kata Dwiko kepada Surya, Rabu (18/9). Mantan Kasatreskrim Polres Batu ini menambahkan pemeriksaan senpi di kalangan sipil meliputi segala jenis senpi. Bahkan bila ada warga yang menenteng senapan api di jalan, polisi bisa langsung memerik- sanya. Sebab, beberapa jenis senapan angin harus mengurus izin bila ingin menguasainya. “Untuk peledakan di tambang pun ada izinnya ke kepolisian,” tambahnya. (jay) Gelora Delta yang berkapasitas 30.000 penuh sesak. Bahkan karena banyak supor- ter yang tidak bisa masuk, pihak penyelenggara menyediakan la- yar lebar di depan stadion. Melalui layar lebar suporter yang tidak bisa masuk ke sta- dion memanfaatkannya untuk menikmati pertandingan. Teri- akan dan yel-yel untuk Garuda Muda pun menggema dari luar dan dalam stadion. Sejak kick-off babak pertama, kedua tim silih berganti mela- kukan tusukan ke pertahanan lawan masing-masing. Hanya, keberuntungan lebih meng- hinggapi Malaysia di menit ke- 18. Memanfaatkan umpan ma- tang Thanabalan Nadarajah, M Jafri menggiring bola hingga berhadapan dengan kiper In- donesia, Ravi Murdianto. Jafri pun melepaskan temba- kan dan tak kuasa dihalau ki- per Ravi Murdianto. Gawang Indonesia bobol menjadi 0-1 untuk Harimau Melayu. Evan Dimas Darmono dkk bermain makin agresif. Banyak tekanan Indonesia yang meng- ancam gawang Malaysia. Na- mun, tak satu gol pun sukses dijaringkan Indonesia. Usai turun minum, Indone- sia memasukkan Maldini untuk menggantikan Hendra Sandi Gunawan di me- nit ke-48. Ma- suknya Maldini menambah daya gedor Indonesia. Serangan Indo- nesia lebih ber- variasi. Dan di menit ke-53, Indonesia menyamakan ke- dudukan menja- di 1-1. Bola hasil tendangan Evan Dimas memben- tur gawang Ma- laysia, kemudian Ilham Udin yang berdiri bebas menyambar bola rebound itu. Kedudukan imbang membu- at atmosfer pertandingan makin panas dan keras. Namun, gol Il- ham Udin menjadi gol terakhir dalam laga ini. Skor 1-1 menjadi hasil akhir yang menjungkalkan Malaysia di turnamen ini. (edr) orang yang jadi operator kom- puter bagaimana. Apakah ada jaminan dia tidak memainkan nilai LJK (lembar jawaban kom- puter). Apalagi yang terlibat dalam pembuatan soal banyak perguruan tinggi,” kata Hardly, mempertanyakan keamanan sistem CAT. Seharusnya, kata Hardly, sis- tem CAT diuji sebelum diterap- kan, termasuk instruktur dan kompetensi pelaksananya. Untuk itu, KPP Jatim, kata Har- dly akan mengingatkan Pemprov Jatim selaku panitia lokal dan Pemerintah Pusat sebagai panitia inti secepatnya menambal celah kemungkinan sistem CAT dibo- bol hacker atau dimanfaatkan ok- num panitia yang terlibat untuk kepentingan pribadi. Dalam rekruitmen CPNS 2013 ini, Pemprov Jatim mendapat kuota 585 untuk jalur umum. Dari jumlah itu, 60 persennya atau 351 formasi akan diisi oleh bidang kesehatan, seperti, dok- ter spesialis, dokter umum, pera- wat, bidan, operator kesehatan, terapis,danformasibidangkese- hatan lainnya. 40 persen sisanya formasi non kesehatan, seperti, analis, manajemen, akuntan, dan hubungan internasional. Selain jalur umum, Pemprov Jatim juga menyelenggarakan rekruitmen CPNS 2013 melalui jalur honorer K2, dengan kuota 307. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Akmal Boe- dianto mengatakan, semua celah terkait kemungkinan sistem CAT dibobol hacker atau dimanfaat- kan oknum panitia yang terlibat untuk kepentingan pribadi sudah diantisipasi semua. “Sementara ini, semua sudah diantisipasi, terutama terhadap kemungkinan- kemungkinan yang akan terjadi,” ujarnya, kepada Surya, Rabu. Khusus mengantisipasi ha- cker, panitia CPNS, kata Akmal sudah bekerjasama dengan lem- baga yang terkait jaringan, se- perti Telkom dan PLN. Selain itu, pihaknya, selaku panitia lokal di daerah sudah melakukan semua persiapan sesuai petunjuk teknis dan stadar yang ditetapkan oleh panitia pusat, dalam hal Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kementrian Pendayaguna- an Aparatur Negara dan Refor- masi Birokrasi (PAN-RB). “Jadi yang perlu dipahami, penerapan sistem CAT ini ka- repe (keinginan) Nasional dan bukan Jatim,” tegas Akmal. Untuk memastikan apakah ada problem saat diterapkan, BKD Jatim, lanjut Akmal akan melakukan gladi resik terlebih dahulu sebelum tes rekruitmen CPNS dengan sistem CAT resmi digelar. (uji) melakukan tindak pidana. Hal ini ditegaskannya di di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (18/9). Ahmad Yamani atau AY (32) mengaku telah disekap di ruko PT BJM yang bergerak di jasa penyedia sekuriti dan kebersih- an sejak Jumat (13/8). Ia diculik empat pria saat ia tidur lelap di rumahnya di Cilacap, Jateng . AY menduga hal ini terkait bisnisnya yang kolaps sehingga ia harus mengembalikan uang 11 nasabah senilai sekitar Rp 1,5 miliar. Ada satu nasabah yang menyetor Rp 300 juta, katanya, yang tak sabar menunggu pe- ngembalian sehingga menyewa PT BJM. Selama disekap di dapur ruko di Jl Hayam Wuruk, ia mengaku hampir setiap hari disundut rokok, dipukuli dengan tangan kosong, dipukul pakai gagang pistol, ditendang, alat kelamin dibalsem, dan diancam bunuh. Tak hanya itu, ia juga dian- cam bahwa tangan anaknya akan dipotong serta istrinya diperkosa. Selama disekap, dia baru satu kali diberi makan. Korban lainnya adalah Sunan Ali Arifin (49), mengaku sudah berada di ruko itu selama 1,5 bulan. Ia disekap di lorong ge- lap di lantai dua ruko. Saat po- lisi datang menggerebek, pria ini menangis mengiba agar tak disiksa lagi. Ia mengira yang datang adalah para penculik yang kerap menyiksa dengan tangan kosong dan benda tum- pul, termasuk gagang pistol. Sama dengan Ahmad, tangan Arifin juga diborgol ke teralis. Ia dibawa ke ruko pada 5 Agustus 2013. Tak ada harapan bisa be- bas, aku dia. Selama disekap, dia hanya diberi makan sekali dalam tiga hari, itu pun berupa kerak nasi tanpa lauk. Arifin dijemput sekelom- pok pria dipimpin Hendra dari rumahnya di Lubuk Linggau, Palembang, Sumatera Selatan. Selama perjalanan ke Jakarta, tangannya diborgol. Begitu tiba di Jakarta, ia di- paksa menandatangani pernya- taan sanggup melunasi utang Rp 500 juta kepada PT Andalas Global. Kalau mau keluar, saya harus bayar Rp 7 juta, ujarnya. Kasus ini, katanya, bemula dari kerja sama fiktif yang diklaim melibatkan BP Migas. Selama Arifin disekap, ke- luarganya juga diminta mem- bayar sejumlah uang secara berkala, Rp 15 juta. Ketika kelu- arganya hanya membayar Rp 5 juta, Arifin disiksa. Saya selalu dipukuli dan disiksa. Deadline- nya Jumat ini. Kalau tak bayar, saya akan dibunuh dan jasad saya akan dibuang ke jalan tol, ucapnya lirih. Berkat laporan warga dan babinsa, Tim Reskrim Polsek Metro Tamansari, Jakarta Barat, dipimpin Kapolsek Komisaris Adi Vivid Gustiadi Bachtiar menggerebek ruko di Jl Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Selasa (17/9) malam. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Rabu (18/9), menyatakan, dari loka- si perkara, polisi menangkap delapan tersangka, yakni Su- kardiman, Sulaiman, Mustofa, Agus Prawoto, Udi Asrudi, Dul Jari, Riswanto (mantan anggota TNI), dan Kopda DK (anggota TNI-AL). Kopda DK diserahkan ke markas Polisi Militer TNI-AL, sedangkan tujuh tersangka lain tetap diperiksa di Polsek Tamansari. Para tersangka mengaku diperintah Z, pemilik PT BJM yang kini masih buron. (tribunnews/ant/kompas/li- putan6) menguruskan izin mereka. Para pengusaha itu sebenarnya kecewa karena mereka menda- patkan senpi lewat prosedur res- mi. Pakaitesberhari-haridiPolda Jatim. “Mereka sambat pada saya, tapi mau bagaimana lagi. Kebijak- annya seperti itu,” tutur pria yang tidak mau disebut namanya ini. Gara-gara penarikan ini, para pengusaha kemudian berganti senjatasport.Senjatainimemang untuk olahraga, tetapi fungsinya tidak beda jauh dengan senpi. Sama-sama bisa mematikan, pada jarak tertentu. Apalagi kalau kemudian dimodifikasi. Nah, jenis senpi ini diperkira- kan beredar luas. Utamanya di kalangan pemilik setelah senpi resminya ditarik. Kondisi ini makin parah de- nganmasuknyasenpiselundupan ilegal. Surya mendapatkan fakta itui dari mantan tengkulak senpi ilegal i Filipina dan Thailand. Dia mau bercerita panjang la- bar termasuk rute penyelundup- an yang sampai saat ini belum tersentuh aparat. Tentu saja, dia meminta agar namanya dirahasiakan. Meski- pun sudah berhenti dari dunia penyelundupan senpi, dia kha- watir aparat tetap akan men- ciduknya. Sebut dia Misbach. “Jangan nama asli karena kon- disinya masih rawan,” pintanya kepada Surya, Rabu (18/9). Petualangan Misbach di dunia penyelundupan senpi dimulai pada awal 2000-an. Misbach yang saat itu masih berusia 30 tahun, keluar masuk perbatasan Indonesia dan Filipina. Tujuan- nya adalah beberapa kota di Pu- lau Moro. Pulau ini merupakan basis pemberontak Front Pem- bebasanNasionalMoro(MNLF). Dia kenal dengan petinggi orga- nisasi tersebut. “Saya pernah menjadi pelatih di kamp militer mereka,” ungkap Misbach. Kala itu, Indonesia sedang dilanda kerusuhan SARA, an- tara lain di Ambon dan Poso. menerima tawaran duet bareng Lee Jeoung Hoon, salah satu personel boyband, Hitz. Itu satu-satunya cara untuk menyelamatkan kariernya yang terhenti ketika Tiwi memutuskan menikah. Single perdana Tika dan Lee, Tuk Buatku Kembali, pun meluncur. Tika sangat senang karena ia masih bisa muncul di dunia hiburan yang selama ini membuatnya dikenal. “Ini bukan project sakit hati. Aku dan Tiwi tidak ada masalah apa-apa. Aku juga tidak tahu break-nya Tiwi sampai kapan. Daripada enggak ngapa-ngapain, kan bikin ini,” ucapnya, Rabu, (18/9), di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Tiwi yang sama sekali tidak memberi kabar memang pernah membuatnya kesal karena itu berarti profesinya sebagai penyanyi terhambat. Apalagi, Tiwi juga tidak jelas menyebutkan kapan akan kembali ke dunia hiburan. Sebagai pasangan duet, mereka harus sepaham untuk tampil. Tika menegaskan bahwa sampai kini T2 yang membe- sarkan namanya itu belum bu- bar. Tika juga bersedia kembali berduet dengan Tiwi, dengan mengusung T2 di waktu yang akan datang. “Alhamdulillah, belum ada kata bubar. Belum ada keputusan lanjutnya kapan. Kalau T2 disuruh balik ya aku akan jalani, sekarang saya mau konsentrasi satu ini dulu. Aku enggak mau setengah- setengah,” tegasnya. Ia mengaku jarang berkomu- nikasi dengan pasangan duetnya itu. Komunikasi hanya lewat SMS. “Satu minggu lalu SMS, tanya kabar. Saat itu aku bilang miss you, belum ada kabar kapan mau jalan,” tandasnya. Kemarin Tika menegaskan bahwa Tiwi sudah melahirkan. Beberapa waktu lalu ia telanjur membuka informasi itu, tetapi kemudian diralat. “Belum ada fotonya. Baru kaki bayinya saja yang di- upload di Twitter. Tiwi bikin status di Twitter, dan aku tahu dari manajer aku,” ucapnya. Lee Jeong Hoon, pasangan duet baru Tika menyebut bayi Tiwi laki-laki. Ia juga menyam- paikan kegembiraannya. “Semo- ga bayinya sehat. Kabarnya laki- laki, ya,” kata Lee. “Dia pernah menangis waktu cerita soal Tiwi. Katanya kangen sama Tiwi,” tambahnya.(Tribunnews) Dari sana mereka menum- pang kapal motor ikan menuju perbatasan Filipina. Rute yang dipilih Misbach adalah jalur utara. Jalur ini dikenal ganas. Laut Cina Selatan yang terkenal berombak tinggi, harus mereka lewati. Tinggi gelombang bisa mencapai empat meter. “Kami menumpang perahu motor bercadik. Kalau naik perahu biasa, bisa terbalik,” ujar Misbach. Yang membuat bulu kuduk mereka berdiri, selama perjalanan perahu selalu dikuntit hiu berukuran besar. Ikan karnivora itu seakan menunggu kapal mereka terguling. ”Tinggal hlebbb, habis kami dimangsa,” imbuhnya terkekeh. Satu demi satu pulau kecil mereka singgahi agar tidak terdeteksi petugas patroli. Delapan jam perjalanan dari Ambon, mereka tiba di Mana- do. Misbach memilih langsung menuju utara, Pulau Mindanao, Filipina. Butuh waktu beberapa jam saja untuk Misbach bisa sampai Pulau Moro. Meskipun dikenal sebagai ’panglima perang’, nyali Misbach ciut juga ketika perahu motor mereka diterjang ombak besar. ”Bukan takut kehilangan nyawa, kami juga bawa uang Rp 300 juta. Kalau terguling, bisa lenyap semuanya,’ ucap Misbach. Ia sengaja membawa uang besar untuk kulakan berbagai jenis senjata api yang dibutuh- kan. Ia tahu, kulakan senjata di Filipina, cukup mudah. Semudah membeli perhiasan di Indonesia. Tapi usai mendapatkan senja- ta, bukanlah akhir. Cerita lebih menegangkan justru dimulai saat bersiap membawa pulang barang dagangan itu. Misbah kembali ke Indonesia melalui rute yang sama. Lewat Provinsi Saranggani, berlayar ke Pulau Balut, Pulau Sangir dan masuk Manado. Mereka harus kembali bertarung dengan musuh alami, ombak dan hiu. Bukan hanya alam, di sepan- jang perbatasan perairan Filipina dan Indonesia, petugas patroli perbatasan yang kebanyakan dari kesatuan Marinir, sangat aktif bergerak. Mereka paling sering menyisir perairan antara pukul 23.00 sampai 01.00 dinihari. Rombongan Misbach pernah apes. Mereka kepergok kapal milik Marinir. Tentara memperingatkan mereka agar menjauh dari perairan Indo- nesia. Peringatan terlambat. Jarak antara perahu mereka dengan kapal milik Marinir sudah lumayan dekat. ”Kami diberondong peluru. Dor dor dor..!” kenangnya. Senjata serbu yang awalnya tersimpan di tas, mereka keluarkan untuk bersiap membalas. Tembakan tidak berhenti hingga beberapa menit. Misbach mengaku ketakutan. Dia meminta agar dua anak buahnya selalu dalam kondisi siap membalas. Untungnya, perahu berhasil menjauh. Peluru tidak mencapai perahu mereka. Sembari siaga, mereka menunggu patroli berlalu. “Saat itu kami siap baku tembak meskipun hal itu kami hindari. Kami memilih menjauh dan menunggu hingga kondisi aman,” imbuh lelaki 40 tahun itu. Namun, ketika tepergok pat- roli, mereka berbaur berpura- pura sebagai anak buah kapal. Sedangkan tas berisi puluhan senpi, mereka benamkan ke laut agar tidak terdeteksi. Karena itu, tidak semua senpi yang mereka bawa dalam kondisi prima. Beberapa di antaranya harus diperbaiki karena korosi air laut. (miftah faridl) Waspadai... DARI HALAMAN 1■ Disekap... DARI HALAMAN 1■ Mantap... DARI HALAMAN 1■ Ganyang... DARI HALAMAN 1■ Komputer... DARI HALAMAN 8■ Banjir... DARI HALAMAN 1■ Loloskan... DARI HALAMAN 1■ berpindah-pindah tangan dan menyebar ke mana-mana. “Sisa senpi dari kerusuhan Ambon, Poso, Aceh, dan sebagainya be- redar di masyarakat,” tuturnya. Penjelasan Neta S Pane diami- ni, mantan mujahid Ambon Ali Fauzi. Mantan anggota Jamaah Islamiyah ini menduga penye- lundupan senpi itu di daerah- daerah perbasan. Adik kandung almarhum Amrozi dan Mukhlas (terpidana mati Bom Bali II) itu mengata- kan, analisa kepolisian tentang penyelundupan senpi selama ini, tidak sepenuhnya benar. Analisa polisi umumnya, me- nyebut penyelundupan senpi sudah menyusut, seiring dengan telah damainya sejumlah daerah konflik dan berkurangnya aksi terorisme. “Mereka (polisi) cuma mikir kalau senpi ilegal itu dipakai untuk aksi terorisme. Padahal pemakai yang terbanyak justru di luar kelompok ini. Jumlah teroris sendiri, saat ini hanya jaringan kecil,” tutur Ali Fauzi Dia menilai, kelompok bisnis raksasa dan pengusaha besar yang justru menjadi menjadi aktor utama pemanfaatan senpi ilegal. Dari pengamatannya, senpi ilegal itu masuk Indonesia juga untuk senjata pengamanan perkebunan kelapa sawit yang tersebar di Sumatera, Kaliman- tan dan Sulawesi. (idl/ian/ab) SURYA/ERFAN HAZRANSYAH DISERBU PENONTON - Ribuan penonton mengantre masuk Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (18/9), saat timnas Indonesia U-19 menghadapi laga hidup mati melawan Malaysia. besar seperti itu apinya. Du- gaan kami ada perokok yang mencoba membuang puntung rokok ke dalam sumur yang mengeluarkan gas itu,” terang Muhadi (41) warga Sidolaju Selain itu, Muhadi menjelas- kan jika ada anak kecil yang tangannya sempat tersulut api karena ulah adanya pembuang puntung rokok ke dalam sumur gas itu. “Korbannya anak kecil, tetapi belum jelas namanya karena sudah langsung dibawa pulang orangtuanya,” imbuh- nya. Sementara, Kapolsek Wido- daren, AKP Widodo menegas- kan pihaknya saat ini masih sibuk bersama warga member- sihkandanmembabatitanaman tebu dan jagung yang ada di se- kitar semburan air bercampur gas itu. Pasalnya, semburan gas itu sudah menjadi semburan api lantaran ulah salah seorang warga yang ceroboh dengan mencoba menyulutkan api ke sumur yang mengeluarkan gas itu.(wan) Warga... DARI HALAMAN 8■ Misbach yang memiliki koneksi langsung dengan MNLF, diper- caya sebagai penyuplai senpi untuk para mujahid di dua dae- rah konflik tersebut. Misbach ingat, empat kali membeli senpi dalam jumlah besar. Teknologi pencabut nya- wa itu dibelinya dari jaringan MNLF, dan toko senpi yang ter- sebar di berbagai kota di Pulau Moro. Senpi di Filipina memang bukan barang haram dan mu- dah sekali didapat. Kalau membeli di MNLF, se- muasenjatanyabekas.Sedangkan bila membeli di toko, senpi dalam kondisi baru. Harga yang diban- drol tidak terlalu mahal. Untuk jenis pistol, ada Glock, Baretta, FN, Walther sampai Koch. Rata- rata hanya dibandrol Rp 4 juta. Sedang senapana serbu, Mis- bach mengakui harganya juga relatif murah.Yang menggiurkan, pilihan sepi laras panjang ini juga lengkap. Toko senpi di Filipina menyediakan senjata laras pan- jang favorit pemberontak, AK 47 dan M16, Mauser sampai Steyr. “Di sana cuma Rp 8 juta,” ungkapnya. Sekali kulakan, Misbach bisa menghabiskan Rp 300 juta. Itu cukup untuk memborong selusin AK 47 dan 50 pucuk pistol. Negara lain, yang tempat ber- kulakan senpi adalah Thailand. Utamanya di Hat Yai, Thailand bagian selatan. Di sini, rute pe- nyelundupan dilakukan melalui jalur sungai. Sungai Golok men- jadi satu diantara rute, untuk menembus Songla, Naratriwat, lalu Hat Yai. Namun Filipina tetap menjadi favorit. Sebab di Thailand harga- nya lebih mahal dan kebanyakan yang tersedia senpi bekas. Jatim Jadi Daerah Transit Untuk penyelundupan dari Filipina, setidaknya ada dua jalur. Jalur timur dan jalur utara, yang dikenal dengan Jalur Ti- mur dan Jalur Utara. Jalur Timur ditempuh me- lalui melewati Malaysia. Dari Filipina berlayar menuju Sabah, lalu Tawau atau Pulau Sampor- na dan Pulau Sebatik. Dari sana, berlayar ke Pulau Nunu- kan (Kalimatan). Rute ini memakan waktu 12 jam. Biayanya antara 1,2 juta-Rp 1,5 juta. Banyak pos dan pulau yang harus dilalui. Potensi tertangkap petugas perbatasan sangat besar. Tapi rute ini tetap dipilih karena relatif murah dan cepat. Sedang Jalur Utara ditempuh melalui Gensen. Dari berlayar ke Provinsi Saranggani., lanjut ke Pulau Balut dan Pulau Sangir. Setelah itu masuk Indonesia me- lalui Manado, Sulawesi Utara. Perjalanan di rute ini menguna- kan kapal kayu bercadik. Rute ini relatif aman karena tidak terlalu banyak singgah di pulau perbatasan. Hanya saja, dia harus menyewa tenaga penyelundup lengkap dengan perahu motornya. Setelah masuk Nunukan atau Manado, baru senpi selundupan itu didistribusikan ke daerah pemesan. Tapi umumnya, Mis- bach membawanya masuk atau transit di Jatim. “Sering dipool (dikumpulkan) di Jatim dulu un- tuk pengecekan. Senjata-senjata itu perlu dicek atau diservis lagi, kawatir ada yang rusak karena teredam air laut selama upaya penyelundupan,” ungkapnya. Selain jalur internasional, sen- pi juga diselundupkan melalui jalur domestik. Sumber senpi ini dari daerah Cipacing, Jawa Barat. Di Cipacing, senpi dibuat secara manual alias rakitan. Biasanya Misbach memanfa- atkan pelabuhan untuk pintu masuk. Dari Cipacing, senpi yang dibungkus kardus itu diki- rim ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Dari Surabaya, senpi itu didistribusikan ke Kalimantan atau Ambon, tergantung lokasi pemesanan. Untuk modus ini, Misbach memanfaatkan kuli angkut pelabuhan dan kapal. Pelabuhan Pintu Utama Diakuinya, pelabuhan men- jadi pintu utama pengiriman senpi. Pasalnya, di pelabuhan jarang sekali ada razia barang bawaan penumpang, apalagi barang paket kiriman. “Barang berjalan sendiri kalau kita kirim lewat pelabuhan. Terutama di (Pelabuhan) Perak Surabaya. Aman,” ujarnya sembari terta- wa. Dia hanya membeli senpi di Cipacing kalau upaya penyelun- dupan sulit dilakukan. Biasanya patroli sedang gencar-gencarnya dilakukan di perbatasan. Misbach mengaku produk Cipacing sangat jelek. Meski harganya tinggi, senpi Cipacing lebih sering macet. Meski sudah pensiun dari dunia penyelundupan, Misbach tahu betul praktik penyelun- dupan ini masih terus berlang- sung. Dua bulan lalu, Misbach menyempatkan diri ke perba- tasan Indonesia-Malaysia untuk melihat sendiri praktik penye- lundupan. Ternyata, kondisinya tidak jauh berbeda dengan awal 2000-an. “Sulit sekali mencegah penye- lundupan. Selain petugas tiga negara itu tidak tahu rutenya, yang diselundupkanpun bukan hanya senpi. Ada berbagai ba- han kebutuhan pokok, kemudi- an BBM, dan pakaian. Rute ini seperti jalur sutera bagi penye- lundup,” ujar Misbach. Pada perioede 2000-an saja, senpi ilegal yang masuk Indone- sia mencapai 10.000 pucuk. Pas- ca konflik, Misbach meyakini hanya 30 persen saja senpi ilegal itu dimusnahkan. Sisanya, ma- sih tersebar di berbagai daerah. Terutama di Jawa dan kawasan perkebunan di Kalimantan, Su- lawesi serta Sumatera. Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, mem- benarkan masih banyak senpi selundupan ini. “Sulit memantau yang selundupan ini, karena bisa datang dari banyak tempat. Phili- pina, misalnya,” tuturnya. Belum lagi, senpi-senpi selun- dupanmasalalu.Selundupanini dulunya digunakan di daerah- daerah konflik. Namun setelah konflik mereda, senjata-senjata GRUP A 1. Timor Leste 4 3 1 0 9-4 10 2. Laos 4 3 0 1 10-6 9 3. Kamboja 4 2 0 1 10-9 6 4. Singapura 4 1 1 2 6-8 4 5. Filipina 4 0 0 4 4-12 0 GRUP B 1. Vietnam 5 5 0 0 15-5 15 2. Indonesia 5 3 1 1 12-5 10 3. Malaysia 5 2 2 1 9-4 8 4. Myanmar 5 1 2 2 13-10 5 5. Thailand 5 1 1 3 16-12 4 6. Brunei 5 0 0 5 1-30 0 JADWAL SEMIFINAL, JUMAT (20/9/2013) GRESIK : Indonesia vs Timor Leste SIDOARJO : Vietnam vs Laos join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  8. 8. jakartata, surya - Vanny Rossyane, model majalah pria dewasa yang juga mantan ke- kasih terpidana mati gembong narkoba internasional Freddy Budiman, bikin ulah. Merasa pe- nangkapannya karena dijebak, Vanny melancarkan aksi mogok makan di tahanan. Kuasa Hukum Vanny, Windu Wijaya, mengatakan kliennya tak mau makan di dalam tahan- an Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Sakit hati gue dijebak, gue enggak mau makan, kata Windu meni- rukan Vanny , Rabu, (18/9). Vanny ditangkap tim Direk- torat Tindak Pidana Narkoba, Senin (16/9) pukul 22.30. Ia di- tangkap saat sedang menikmati sabu di kamar 917 Hotel Mer- cure, Jl Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Menurut Windu, keadaan kliennya sehat. Tapi tertekan psikisnya karena merasa dije- bak, ujarnya. Namun,Windubelummenge- tahui siapa yang menjebak. Me- nurut dia, kedatangan Vanny ke Hotel Mercure karena diundang Arun yang merupakan teman lama Vanny. Namun, Windu tak mengenal siapa Arun.Kata Van- ny, Arun itu keturunan India. Polisi harus menangkap Arun untuk mengetahui siapa yang menjebak Vanny, ujarnya. Direkrur Tindak Pidana Nar- koba Bareskrim Polri, Brigjen Arman Depari mengatakan saat ditangkap Vanny hanya seorang diri di kamar 917 Hotel Mercure dan dalam kondisi mabuk. Ba- rang bukti yang kami sita berupa sabu 0,87 gram, alat penghisap sabu, dan cangklong, katanya Yang jelas, Vanny bilang ke- pada saya, dia tidak nyabu ase- perti dituduhkan. Dia di hotel itu, karena Arun, ujar Windu. Jadi Vanny hanya memenuhi ajakan Arun. Vanny sempat berada berdua di kamar dengan Arun. Lalu Arun turun, kemudi- an tim polisi masuk, katanya. Terkait hubungan Arun -Van- ny ini, Arman Depari mengata- kan keduanya di kamar hendak berkencan. Namun Windu membantahnya. Soal ancam mengancam atau jebak menjebak, sebelum ditang- kap Vanny pernah bertutur. Dia pernah mendapat pesan dari Freddy Budiman. Sebuah media mendapat wawancara dengan Freddy. Dalam wawancara, Freddy mengucap pesan untuk Vanny. Keep smile Vanny, tutur Vanny menirukan Freddy dalam wawancara itu. Vanny tak tahu maksud pesan itu. Namun dia saat itu mengaku tak gentar. Gue nggak takut. Cuma Freddy kalau mau bunuh ya bunuh saja kali. Nggak pake keep smile Vanny, jelasnya. Dilindungi Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkum-HAM) Denny Indrayana menegas- kan institusinya melindungi Vanny. Menurut Denny, Vanny adalah whistleblower sejak mengungkap kondisi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Narkotika Cipinang yang perlu dijamin keamanannya. Kami lindungi. Kalau dia diancam-ancam dan segala ma- camnya, katanya di Hotel Bida- kara, Jakarta, Rabu (18/9). Denny mengatakan, Vanny telah mengungkap informasi ber- kait dengan kondisi LP Cipinang. Karena itu, dia merasa perlu men- jaga keamanan Vanny. Nama Vanny muncul setelah menceritakan hubungannya dengan Freddy Budiman, terpi- dana mati gembong narkotika. Dia mengungkap ada ruang khusus milik pegawai LP yang bisa digunakan pesta narkotik dan berhubungan intim dengan Freddy. Freddy merupakan terpidana mati kasus narkoba sebanyak 1,4 juta butir ekstasi. Vanny juga mengaku sejak November 2012 sampai Mei 2013 mengunjungi Freddy. Pengakuan Vanny ini membuat Kepala LP Cipinang Thurman Hutapea dicopot dari jabatannya. (tribunnews/vvn/tem) Vanny Mogok Makan di TahananWamenkum-HAM: Vanny Dilindungi■ WORLD MUSLIMAH 2013 - Sebanyak 20 finalis mengikuti malam final World Muslimah 2013 di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta, Rabu (18/9). World Muslimah 2013 merupakan ajang pemberi- an penghargaan atas daya dan usaha wanita salehah, cerdas dan gaya dalam pembangunan pendidikan, ekonomi, sosial budaya, perdamaian dan kemanusiaan. Warga Tercekam Sumur Gas Mudah Terbakar ngawi, surya - Ratusan warga perbatasan Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren dan Desa Planglor, Kecamatan Kedungga- lar, Kabupaten Ngawi terkejut bercampur takut menyaksikan semburan pasir dan air yang bercampur gas. Mereka terkejut karena hal itu belum pernah terjadi, dan takut karena khawatir nasib mereka bakal seperti warga Porong Sidoarjo yang dilanda luapan lumpur Lapindo yang tidak jelas kapan berakhirnya. Peristiwa itu bermula ketika Salimun (52) warga Sidojalu me- ngebor sumur di sawahnya agar bisa mengairi selama kemarau. Ketika galian sudah sedalam 108 meter, Salimun memasang pompa air diesel. Semula air yang keluar sangat kecil, namun ketika pompa di- matikan, terdengar letupan dari pipa di sumur bor itu. Sejurus kemudian pipa itu lepas. “Ber- samaan dengan itu dari lubang keluar air, pasir dan gas. Saya takut sampai pingsan,” kata Salimun kepada Surya. Kabar semburan gas itu de- ngan cepat menyebar ke seluruh warga kedua desa yang berte- tangga itu. Warga pun berbon- dong-bondong menyaksikan fenomena semburan itu dari dekat. “Kami takut dan khawatir, ja- ngan-jangan semburan itu terus membesar dan tidak bisa diben- dung lagi seprti di Sidoarjo,” kata Suyadi (45) warga desa. Malamnya, suasana di sekitar lokasi semburan, semakin mena- kutkan. Bagaimana tidak, sem- buran itu terbakar setelah ada orang yang membuang puntung rokok di pusat semburan itu. “Tadi pas Magrib ada yang mencoba menyulutkan api, jadi langsung terbakar dan mem- SURYA/SURDARMAWAN SUMUR GAS - Warga menyaksikan kobaran api yang membakar sumur di wilayah Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu (18/9). Kuasa Hukum Vanny Rossyane, Windu Wijaya,,mengatakan Vanny tmogok makan karena merasa penangkapannya karena dijebak. Menurut Windu, Vanny hanya memenuhi ajakan Arun ke hotel. Vanny sempat berdua dengan Arun. Lalu Arun turun, lalu tim polisi masuk menggerebek. ■ ■ storyhighlights HALAMAN | KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 Komputer Tes CPNS Jatim Dipakai Gantian surabaya, surya - Ke- amanan sistem Computer Assis- ted Test (CAT) yang akan dipakai dalam ujian penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 dipertanyakan Komisi Pela- yanan Publik (KPP) Jatim. Sistem CAT yang diterapkan untuk pertama kalinya tersebut dinilai belum siap 100 persen dan rawan dibobol oleh hacker atau pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab. Ketua KPP Jatim Hardly Ste- fano mengatakan, sistem CAT baik dalam hal transparansi dan efektivitas. Peserta tinggal mengerjakan soal di computer, setelah selesai lembar jawaban langsung dicetak. “Yang belum teruji adalah ke- andalannya menahan serangan hacker. Bisa saja karena iseng atau memang sengaja menga- caukan tes CPNS, kata Hardly, Rabu (18/9). Persoalan lain di sistem CAT ini, kata Hardly, adalah panitia hanya menyediakan 250 unit komputer, padahal peserta tes diperkirakan mencapai 25.000 orang. Akibatnya, para peserta harus bergantian menggunakan komputer. Dengan waktu mengerjakan soal 90 menit, satu komputer setiap hari dipakai oleh lima peserta. Karena harus antre me- nunggu giliran, waktu pelaksa- naan tes CPNS jadi super lama, yakni 27 hari, mulai 17 Oktober sampai 15 November 2013. “Itu kan sangat tidak efektif dan rawan terjadi kebocoran soal. Meski soalnya katanya diacak, paling yang diacak hanya nomor tes saja. Karena tidak mungkin panitia mem- buat 25.000 soal berbeda untuk 25.000 peserta,” tegas Hardly. Sorotang Hardly juga pada status komputer yang hanya 50 unit saja milik Badan Kepe- gawaian Daerah Jatim , sedang- kan 200 sisanya menyewa dari pihak ketiga. “Dalam kondisi seperti itu, sistem pengawasan terhadap Putri Duyung Minta Difoto SAO PAULO - Berbusa- na putri duyung, dua perempuan cantik ini menari dan difoto oleh para siswa. Aksi di Akuarium Sao Paulo ini untuk meng- ajarkan pada anak-anak tentang Mitos dan Legenda para Sirens.(telegraph) Pangeran Andrew: Bandara Soetta Lelet jakarta, surya - Pangeran Andrew, utusan Kerajaan Ing- gris bidang investasi dan per- dagangan punya kesan buruk pada penerbangan di Indonesia dan langsung disampaikan pada Menteri Koordinator Per- ekonomian, Hatta Rajasa saat bertemu di kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (18/9). “Pangeran Andrew menge- luhkan lamanya antrean pe- sawat untuk mendarat,” kata Hatta usai bertemu Andrew. Putra ketiga Ratu Elizabeth II itu mengatakan, Indonesia harus memperbaiki layanan bandar udara dan lalu lintas pe- sawat bila ingin menjadi negara maju. “Beliau bilang, kalau Indonesia mau maju, kualitas pelayanan penerbangan harus ditingkatkan,” ujarnya. Hatta mengakui, masalah kepadatan bandara merupa- kan persoalan serius. Apalagi, sejumlah bandara kewalahan menampung penumpang yang tumbuh pesat. “Desain airport Soekarno Hatta (Soetta) itu hanya 18 juta penumpang,tapitahunkemarin jumlah penumpangnya sudah 60 juta dengan pertumbuhan 10 persen per tahun,” ungkapnya. Pangeran bergelar the Duke of York menemui Hatta seja- tinya datang ke Jakarta untuk membahas membahas prospek investasi dan peningkatan per- dagangan Indonesia-Inggris. Dalam pertemuan itu, An- drew menyebut Indonesia me- narik bagi investor Inggris dan ia akan mengundang mereka untuk berinvestasi di Indonesia. “Indonesia itu bukan hanya Ja- karta, wilayahnya sangat luas,” katanya. Andrew juga menyarankan, pemerintah Indonesia tidak menonjolkan daftar negatif in- vestasi, sebaliknya mempromo- sikan daftar positifnya ke pasar global. “Kalau yang negatif yang ditonjolkan konotasinya malah menghambat investasi,” kata Hatta. (tribunnews/sam/ faj/kps) Antre Mendarat Terlalu Lama■ KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  9. 9. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 surabaya, surya - Menge- nang awal pertempuran di Sura- baya yang terjadi pada 19 Septem- ber 1945, budayawan dr Ananto Sidohutomo, akan menampilkan monolog. Monolog selama 1 jam ini akan dilakukan di puncak situs mo- numen bendera, sisi utara Hotel Majapahit yang dulunya bernama Yamato Hoteru atau Hotel Oranje. Monolog ini untuk mengenang dan mengingat kembali semangat perjuangan arek Suroboyo, ujar Ananto, Rabu (18/09). Saat ini kata Ananto tidak ba- nyak lagi masyarakat yang me- ngenal atau mengetahui peristiwa insiden bendera. Arek Suroboyo sudah jarang memperbincangkan kejadian yang membanggakan ini, katanya. Selama ini yang dikenang ada- lah tanggal 10 November, padahal Terapi sengatan lebah terhadap pasien HIV/AIDS akan menggunakan jenis Apis Mellifera atau lebah madu yang banyak dibudidayakan di Eropa dan Australia. Untuk keperluan terapi ini, Tim Pe- neliti Pusat Studi Perlebahan, Lemba- ga Penyakit Tropik/Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga Surabaya telah membudidayakan le- bah jenis ini di tanaman conifera, se- perti pohon pinus. Ketua Tim Peneliti Pusat Studi Per- lebahan, ITD Unair, James Hutaga- lung, mengatakan, di terapi ini lebah langsung disengatkan di leher pasien agar racun (bee venom) menyebar dan membunuh virus HIV di dalam tubuh. Monolog ini sebagai bagian dari aktualisasi seni, ini tantangan berat paling tidak adalah mengalahkan diri sendiri untuk melakukannya. dr ananto sidohutomo budayawan Sengatan Lebah Bunuh Virus HIVHarapan Baru Bagi Penderita HIV/AIDS■ KE HALAMAN 15■ surya/ahmad pramudito yuvita tri rejeki SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ MONOLOG PERTEMPURAN - Budayawan, dr Ananto Sidohutomo saat berlatih monolog mengenang awal pertempuran di Surabaya yang terjadi pada 19 September 1945 di Jalan Tunjungan, Rabu (18/9). Malam ini, monolog akan disajikan di situs monumen bendera, utara Hotel Majapahit. 10 Menit yang Menegangkan monika retno K etika ditemui di sela kegiatannya sebagai dosen atau instruktur di Politek- nik Pelayaran Surabaya (Poltek Pel), Monika Retno terlihat tampil cantik dengan pakaian dinas dan jilbabnya. Tapi ketika diminta bercerita tentang perjalannya se- bagai alumni sekolah pelayaran, wanita asal Wonosobo ini meng- aku pernah tampil jauh berbeda dari yang tampak saat in. “Usai lulus pendidikan, saya diklat jadi ABK (Anak Buah Kapal) di kapal tanker. Tugasnya mengurusi mesin, karena jurusan saya yang di teknik mesin. Saya menjadi satu-satunya taruna perempuan di antara 110 rekan saya sejurusan,” ungkap Monika, beberapa waktu lalu. Menjadi ABK kapal merupakan pengalaman wajib yang harus dijalani sebagai lulusan sekolah pelayaran. Monika mengaku punya pengalaman menegang- kan dalam profesinya. Saat itu kapal yang diawakinya meng- alami black out atau mati mesin di tengah perairan Singapura. Tugasnya sebagai perwira mesin, harus melakukan perbaikan secepatnya. Karena di perairan Singapura itu sangat padat lalu Monolog di Puncak Monumen Bendera muslimshare generasi kedua merah - Mobil listrik karya ITS generasi pertama, EC ITS, saat peresmian oleh Mendikbud M Nuh. Kini perbaikan mobil tersebut pascaterbakar sudah 70 persen. Sedangkan mobil listrik generasi kedua berwarna merah akan di-launching Jumat (20/9). storyhighlights Mobil Listrik Merah Lebih Tinggi 4 Cm surabaya, surya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya akan meluncur- kan mobil listrik generasi ke dua. Mobil warna merah ini akan dipamerkan di depan gedung rektorat ITS, Jumat (20/9). Mobil ini akan melengkapi mobil listrik generasi pertama (EC-ITS) yang lebih dulu di-la- unching pada 26 April 2013. Sa- yangnya, mobil listrik warna putih ini mengalami kebakaran dalam perjalanannya menuju pameran auto show di Kediri Dosen pembimbing yang juga inisiator proyek mobil listrik ITS, Dr Muhammad Nur Yuniarto menjelaskan, proses pembuatan mobil listrik merah sudah men- capai 97 persen, tinggal pema- sangan interiornya. Dia menarget besok mobil lis- trik warna merah ini juga sudah rampung sehingga bisa dipa- merkan sehari setelahnya. Sama halnya dengan mobil listrik putih, komponen utama Gunakan Lebah Eropa dan Australia Perbaikan Mobil Putih Sudah 70 Persen■ Terapi sengatan lebah di bagian leher seminggu sekali dalam waktu tiga bulan Tim IDT minggu depan akan mempraktikkan terhadap para pasien HIV/AIDS ■ ■ Bagian lebah yang berguna mematikan virus HIV adalah bee venom atau racun yang ada pada sengatan lebah Sekali menyengat lebah akan mengeluarkan nano molekul yang akan masuk aliran darah, mencari sel yang terpapar virus HIV ■ ■ KE HALAMAN 15■ R adio picture sebetulnya bukan hal baru bagi RRI Surabaya. Namun, selama ini hanya hadir secara striming. Nah, sekarang teknologi ini terus mereka kembangkan de- ngan berbagai perbaikan. “Kami terus kembangkan teknologi radio picture. Kami tata kontennya, bobotnya ditingkatkan, dialognya pun diatur sehingga lebih pas buat pendengar pada segmen kami,” kata Yuvita, perempuan kedua yang menjabat sebagai Kepala RRI Surabaya, Rabu (11/9). Sebelumnya RRI Surabaya sudah pernah dipimpin seorang perempuan, yakni Utiek Rukti- ningsih. Lembaga penyiaran publik (LPP) RRI Surabaya terus berinovasi. Guna melengkapi informasi yang diberikan pada masyarakat, mulai 11 September lalu RRI Surabaya yang kini di bawah kendali Yuvita Tri Rejeki hadir secara live. RRI Surabaya Kembangkan Radio Picture Info Prima Bisa Dinikmati Lewat Android surabaya, surya - Tim peneliti Lembaga Penyakit Tropik atau Institute of Tropical Disease (ITD) Unair terus membuat gebrakan. Setelah be- rencana membuat rumah sakit khusus stem cell atau sel punca, kini mereka sedang mengkaji khasiat lebah madu untuk mematikan virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menjadi penyebab penyakit AIDS. Bagian lebah yang berguna mematikan virus HIV adalah bee venom atau racun yang dikeluar- kan dalam sengatan lebah. Sementara propolis (lem lebah) berguna untuk meningkatkan ketahan- an tubuh. Kepala ITD Unair Prof Dr Nasronudin mengata- kan, bee venom ini bukan hanya menghambat rep- likasi, tapi langsung membunuh virusnya. ”Sekali menyengat lebah akan mengeluarkan nano molekul. Nano molekul ini akan masuk aliran darah, mencari dan menemukan sel yang terpapar virus HIV. Maka sel itu akan dikejar dan dibunuh, tapi tidak pengaruhi sel yang lain,”terang Nasron, Rabu (18/9/2013). Secara teori, terapi sengat lebah ini cukup efek- tif mematikan virus HIV. Untuk membuktikannya, ITD Unair akan mempraktikkan terapi terhadap para pasien AIDS. ”Sebenarnya, kami sedang mengajukan bantuan untuk ini. Tetapi banyak teman (pasien) yang men- desak dan mengajukan diri diterapi. Insyaallah minggu depan sudah bisa dilakukan. Pak James Hutagalung (Ketua Tim Peneliti Pusat Studi Per- lebahan) dan dr Rudiansyah akan menyiapkan pe- rangkatnya,” terang Nasron yang pernah menya- bet gelar dosen terbaik nasional pada 1993 silam. Sebelum diterapi, pasien akan diukur dulu ting- kat kekebalan tubuhnya, agar bisa dibandingkan setelah disengat. Jika tingkat kekebalannya sesuai, bisa di- lakukan terapi. Terapi sengatan lebah akan dilakukan di bagian leher seminggu sekali dalam waktu tiga bulan. ”Setelah tiga bu- lan kami akan melihat perkembangannya. Kalau jumlah virusnya turun. Kekebalan tu- buh naik, quality of life naik. Berarti umur harapan KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ Tunjungan Life KE HALAMAN 15■ surya/sri handi lestari join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  10. 10. MALANG, SURYA - Mengan- tisipasi maraknya aksi teror di sejumlah daerah, petugas Sat- pol PP Kota Malang dan Polres Malang Kota menggelar razia kartu tanda penduduk (KTP) di Terminal Arjosari Kota Malang, Rabu (18,9). Sebanyak 15 penumpang terjaring razia. Para penumpang yang terjaring razia itu keba- nyakan tidak membawa kartu identitas dan masa berlaku KTP- nya sudah habis. Staf Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Heri Mulyono, me- nyatakan, para penumpang yang tidak membawa KTPdisuruh me- nandatangani surat pernyataan. Wajah para penumpang yang ti- dak membawa KTP juga dipotret. “Kebanyakan, alasannya lupa bawa KTP. Kalau tidak itu, masa berlaku KTP-nya sudah habis dan masih proses pembuatan,” kata Heri. Dikatakannya, selain me- meriksa KTP, dalam razia itu, petugas juga memeriksa tas dan barang-barang yang dibawa para penumpang. Hal itu untuk mengantisipasi adanya barang- barang berbahaya yang dibawa penumpang. “Untuk itu kami menggan- deng polisi dalam razia ini. Ka- lau ada yang melakukan pelang- garan pidana, kami serahkan ke polisi,” ujarnya. cegah teror Anggota Sat Binmas Polres Malang Life 7 Trayek Mikrolet Terkena Dampak Penerapan Jalur Satu Arah Kawasan Dinoyo ■ MALANG, SURYA - Pelak- sanaan uji coba jalur satu arah mulai Jalan MT Haryono perti- gaan Gajayana hingga Jalan DI Panjaitan serta Jalan Gajayana untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas di kawasan Dinoyo, masih menunggu hasil pertemu- an pengusaha angkutan umum yang beroperasi di jalur itu. Persoalannya, terdapat tujuh trayek mikrolet yang beroperasi di jalur itu yang akan terkena dampak langsung pemberla- kukan uji coba satu arah itu. “Pelaksanaan uji coba kalau bisa secepatnya, dalam minggu ini. Tetapi, kami masih akan mengumpulkan paguyuban angkutan umum dulu,” kata Subari, Kepala Dinas Perhu- bungan (Dishub) Kota Malang, usai rapat koordinasi (Rakor) dengan Forum Lalu Lintas Kota Malang, di Balai Kota Malang, Rabu (18/9). Keempat trayek mikrolet yang kena dampak terdiri empat trayek lewat Jalan Gajayana dan tiga trayek lewat Jalan DI Panja- itan. Keempat trayek angkutan umum yang lewat Jalan Gajaya- na adalah mikrolet jalur Joyog- ran-Dinoyo-Mergan (JDM), Arjosari- Landungsari (AL), Landungsari-Gadang (LG), dan KE HALAMAN 15■ SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO PEMERIKSAAN SENPI - Provost memeriksa senjata api revolver milik personel Polres Malang Kota untuk memeriksa kelayakan senjata api di Mapolres setempat, Rabu (18/9). Provost menarik tujuh dari total 52 senjata yang diperiksa karena masa berlaku surat ijin pinjam pakai senjata api sudah habis. Pertumbuhan Motor Mencapai 25.000 Unit PERTUMBUHAN kendaraan roda dua dan roda empat di Kota Ma- lang juga menyumbang kepadat- an arus lalu lintas di jalan raya. Pertumbuhan kendaraan baru di Kota Malang mulai Januari-Agus- tus 2013 ini mencapai 25.000 unit. Angka itu belum termasuk jumlah kendaraan mahasiswa UB yang mencapai 60.000 unit. Sedangkan pertumbuhan kendaraan roda empat selama delapan bulan ini mencapai 4.500 unit. Jumlah itu hanya untuk kendaraan baru. “Kayak- nya, setiap hari ada warga Ma- lang yang beli sepeda motor,” papar AKP Erwin Aras Genda, Kasat Lantas Polres Malang Kota, kemarin. Menurutnya, pertumbuhan kendaraan roda dua di Kota Malang selama kurun waktu lima tahun, mulai 2008 sampai Agus- tus 2013, mencapi 175.000 unit. Sedangkan, pertumbuhan kendaraan roda empat selama lima tahun terakhir ini mencapai 45.000 unit. “Kalau tidak segera diatasi, kemacetan akan terjadi di mana-mana,” ujarnya. Terpisah, Bendahara Persatu- an Pemilik Angkutan Umum Kota Malang (Permitama), Rizky Nur Wakapolresta Temukan Senpi Anggotanya Tak Siap Pakai MALANG, SURYA - Kasus penembakan aparat kepolisian yang terjadi di sejumlah daerah, membuat aparat di Kota Malang ikut waspada. Seluruh senjata api (senpi) milik petugas di Polres Malang Kota, dipe- riksa secara mendadak, Rabu (18/9). Hasil- nya mengejutkan, mayoritas senpi revolver tersebut ternyata tidak siap pakai. Wakapolres Malang Kota, Kompol Wi- yogo Pamungkas terjun langsung untuk memeriksa seluruh senjata api (senpi) yang dipegang anggotanya. Bertempat di lobi Mapolresta, semua anggota yang membawa senpi revolver itu diminta mengumpulkan senjatanya. Sekitar 30 orang berkumpul di lobi dan meletakan senpinya di atas meja. Surat Izin Pemegang Senpi (SIP) pun diminta dikumpulkan bersama senpi tersebut. Mantan Wakapolres Tulungagung ini memeriksa satu per satu senjata anggo- tanya. Begitu pula SIP-nya. Dua orang anggota dipanggil maju ke depan. Dua anggota inilah yang tidak bermasalah, baik terkait kondisi senjata dan S I P yang disertakan. “Yang senpinya tidak siap pakai dan SIP-nya mati, si- lakan push up 20 kali,” kata Wiyogo di hadapan anggota- nya. Langsung saja, 28 anggota berbaju preman menjalankan instruksi Wiyogo. Usai ang- SURYA/IRWAN SYAIRWAN INFO KAMPUS - Perwakilan dari Universitas Negeri Surabaya (Ubaya) tengah presentasi ke siswa-siswi SMAK Santa Maria Malang pada acara Langsep Campus Exhibition IX, Rabu (18/9). 11 Kampus Luar Negeri Eksibisi di SMAK Santa Maria MALANG, SURYA - Christanty Anggelina tengah bimbang me- nentukan pilihan kampus setelah lulus dari sekolahnya, SMAK Santa Maria, nanti. Siswi kelas XII IPS yang biasa disapa Tanti ini masih belum bisa menentukan jurusan apa dan di kampus mana nanti dirinya kuliah. Karenanya, ketika sekolahnya mengadakan Langsep Campus Exhibition IX, Rabu (18/9), Tanti mencari sebanyak-banyaknya in- formasi mengenai kampus yang nanti menjadi pilihannya. “Masih bingung mau ke Akun- tansi atau Sastra Jepang. Tapi kalau kampus, saya sudah ada tiga pilihan,” kata Tanti kepada Surya, Rabu (18/9). Tanti menuturkan ingin me- milih jurusan Sastra Jepang di Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Sema- rang (UNS) utnuk SNMPTN dan SBMPTN nanti. Tanti tidak me- milih Sastra Jepang Universitas Brawijaya (UB), karena menurut- nya dirinya tidak memiliki biaya yang cukup. “Saya tinggal sama nenek saya. Kalau di UM dan UNS UKT-nya (uang kuliah tunggal), murah. Kalau terpaksa swasta, ya pilih Akuntansi Petra. Kalau bisa sih dapat beasiswa,” sambung Tanti yang langsung tertawa. Jika Tanti masih bimbang menentukan pilihan jurusan, Felix Andika malah sudah man- tab ingin masuk jurusan Game Application Technology (GAT) di Universitas Bina Nusantara (Binus). Siswa jurusan IPA ini meng- aku tertarik dengan dunia game dan ingin membuat game-game berlatarbelakang sejarah Indo- KE HALAMAN 15■ HALAMAN 9 | | KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 CALON JAMAAH HAJI WASPADAI CORONA Para calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Malang diminta me- waspadai virus Corona. Virus yang bisa mematikan ini tengah merebak di wilayah Timur Tengah. Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Malang, dr Ratih Maharani, menyebutkan, sebanyak 40 persen jemaah ibadah umroh asal Timur Tengah telah meninggal dunia karena terserang virus itu. “Karena virus ini masih baru, belum ada obat atau imunisasi yang spesifik untuk mencegahnya,” katanya di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, Rabu (18/9). (vie) surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Bukan Sekadar Gambar Tetapi Memori MONICA BEATRICE MAGALINI S EBUAH foto memiliki seribu suasana, arti, dan makna. Hal itu yang dirasakan Monica Beatrice Magalini (16) ketika melihat foto-foto hasil jepretannya. Siswi kelas XII IPA SMAK Santa Maria ini memang seorang fotografer di sekolahnya. Meski belum menjadi fotografer profesio- nal, Monica sudah menjadi fotografer utama di sekolah- nya setiap ada acara. Monica mengatakan selalu tersenyum ketika membuka lagi album- album kegiatan sekolah dan hasil jepretannya. Monica mengaku seperti kembali ke momen saat foto- foto itu diambil. “Foto itu bukan sekadar gambar, tetapi memori. Di dalam sebuah foto ada cerita, yang bisa bikin saya tersenyum,” kata Monica kepada Surya, Rabu (18/9). Setiap berangkat sekolah, kamera Nikon D3100 tidak Di Kota Malang terdapat 32 titik kemacetan. Penyebab kemacetan di Jl Mt Haryono karena kurangnya persediaan lahan parkir. Pintu masuk sebelah timur UB juga menjadi pemicu kemacetan. Pemicu kemacetan di Jl Gajayana karena terbatasnya lahan parkir pertokoan Sardo. ■ ■ ■ ■ Dua Imigran Asal China Ditangkap MALANG, SURYA - Petu- gas Kantor Imigrasi Klas I Malang kembali menangkap dua imigran gelap asal China yang bekerja di pertambangan pasir. Kedua imigran ilegal tersebut ditangkap di kawasan tambang pasir di Lumajang. Kepala Kantor Imigrasi Klas I Malang, Ali Yamang Hasan, mengatakan, kedua imigran gelap tersebut sudah dide- portasi ke negaranya (China), Minggu (15/9) lalu. “Keduanya mengaku be- kerja sebagai peneliti pasir di kawasan tambang di Lu- majang. Tetapi, mereka tidak memiliki visa kerja. Visa yang digunakan visa kun- jungan,” kata Ali, ditemui di kantornya, Rabu (18/9). Ia menjelaskan, kedua imig- ran gelap tersebut, yakni, LiYu Biao (40) dan Zilong (31). Ke- duanya berasal dari Hainan, Cina. Kedua imigran tersebut bekerja di tambang pasir se- jak Agustus lalu. Sedangkan, keduanya ditangkap Rabu (11/9) pekan lalu. “Kami mendapatkan in- formasi dari masyarakat ada orang asing di tambang terse- but. Setelah kami selidiki ke- dua imigran itu tidak memiliki visa kerja. Lalu, kami adakan penangkapan,” ujarnya. Dikatakannya, selain me- nangkap dua imigran gelap asal China, juga ada satu imigran asal Afganistan yang meminta suaka ke Kantor Imig- rasi Klas I Malang. Imigran asal Afganistan tersebut langsung dikirim ke Rundenim. “Karena di tempat kami tidak punya penampungan,” ujarnya. 3 Imigran Deportasi Perlu diketahui, pada akhir Agustus lalu, petugas imigrasi juga menangkap dua pekerja asing ilegal asal China di KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ Kantong-kantong pekerja asing tersebut berada di Pasuruan dan Lumajang ALI YAMANG HASAN KEPALA KANTOR IMIGRASI MALANG KE HALAMAN 15■ Razia Penumpang di Arjosari untuk Cegah Teror SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO RAZIA - Polisi dan Satpol PP memeriksa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan menggeledah barang bawaan penumpang bus yang turun di termi- nal Arjosari Kota Malang, Rabu (18/9). Tujuh Senpi Ditarik Karena Izin Pemegangnya Habis■ STORYHIGHLIGHTS SURYA/IRWAN SYAIRWAN join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×