THE
BEST

MINGGU, 20 OKTOBER 2013

OF JAVA
NEWSPAPER

NO. 340 TAHUN XXVI

INDONESIA PRINT
MEDIA AWARD
(IPMA) 2013

TERBIT ...
ROAD TO ELECTION

MINGGU, 20 OKTOBER 2013

surya.co.id | surabaya.tribunnews.com

|

Jokowi-Prananda Hanya Spekulasi
■ Cal...
Tunjungan Life
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com

HALAMAN 3

|

|

MINGGU, 20 OKTOBER 2013

Kanalisasi Bundaran Tol Pe...
SURABAYA BLITZ

MINGGU, 20 OKTOBER 2013

surya.co.id | surabaya.tribunnews.com

|

Devi Gelapkan Uang
Apotek Demi Pacar

S...
JAWA TIMUR 

| MINGGU, 20 OKTOBER 2013

surya.co.id | surabaya.tribunnews.com

Mangga Gadung Klune 21 Siap Go Internasiona...
Malang Region
surya.co.id

HALAMAN 6

|

|

surabaya.tribunnews.com

MINGGU, 20 OKTOBER 2013

Naik Tank, Yuni Shara Tebar ...
SURYA LINES 

| MINGGU, 20 OKTOBER 2013
Gitaris Geisha...
■

DARI HALAMAN 1

Kami tanyakan soal barang
(ganja) itu, dia (R...
Susun Batu di Kepala Botak
ADLER - Yuri,
seorang insinyur,
menumpuk batu
di kepala gundul rekannya Alexander saat mereka b...
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Epaper surya 20 oktober 2013
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Epaper surya 20 oktober 2013

3,419
-1

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
3,419
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
24
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Epaper surya 20 oktober 2013

  1. 1. THE BEST MINGGU, 20 OKTOBER 2013 OF JAVA NEWSPAPER NO. 340 TAHUN XXVI INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 TERBIT 20 HALAMAN HARGA Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA Rp 1.000 (031) 8419 000 Gitaris Geisha Ditangkap saat Ibu Pergi Haji ■ Sudah Setahun Isap Ganja ■ 5,1 Gram Ganja Disita jakarta, surya - Satu lagi selebriti ditangkap karena terjerat narkoba. Roby Satria (27), gitaris band terkemuka Indonesia Geisha, ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (18/10) malam. Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Robert Sitinjak membenarkan penangkapan itu. Roby Satria kedapatan menggunakan narkoba jenis ganja di rumah kontrakannya di Jalan Swadaya RT 09 RW 09, Kelurahan Pangadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (18/10) sekitar pukul 19.30 WIB. Penangkapan Roby merupakan pengembangan yang dilakukan polisi setelah menangkap Hen pada Senin, 7 Oktober 2013 lalu. Dari Hen, polisi mendapatkan barang bukti satu linting ganja sisa pakai dengan berat 0,0556 gram dan 5,1286 gram. Hen menuturkan barang itu milik Roby. Sebelum menangkap Roby, polisi terlebih dulu menangkap RD. "Hen dan RS itu ganjanya didapat dari RD di sebuah bungkus rokok jenis Malboro putih. Di rokok itu didapatkan ganja dengan berat 5,1286 gram," ujar AKBP JR Sitinjak. "Memang sebelumnya kami menangkap kawan RD dahulu, kemudian dikembangkan dan tertuju pada RS (Roby Satria)," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Umar S Fana di Mapolres Jakarta Pusat, Sabtu (19/10). ■ KE HALAMAN 7 surya/pramudito terjerumus - Roby Satria saat manggung bersama vokalis Geisha, Momo, di Pekanbaru beberapa waktu yang lalu. Foto kiri atas: Roby dipertemukan dengan wartawan dalam seragam tahanan narkotika di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (19/10). Apakah Roby Geisha hanya pengguna atau pengedar Narkoba? Roby Tidak Akan Dipecat Marketing Manager Musica Studio's, Dian Nurvianty mengaku kaget atas penangkapan Roby Satria. "Saya kaget mendengar kabar ini," ucap Dian Nurvianty, saat dihubungi,Sabtu (19/10). Menurut Dian, Roby adalah anak baik dan karya-karyanya selalu menjadi hits di Tanah Air. "Roby anak baik, karyanya bagus, musisi yang karyanya selalu menjadi hits," lanjutnya. Manajer Geisha, Ofis, menuturkan, meski terjerat kasus narkoba, Roby tak akan dipecat dari band yang telah membesarkan namanya itu. "Enggak (dipecat). Ini kan sudah sanksi yang cukup berat buat dia," ucap Ofis usai menjenguk Robby di tahanan Mapolres Jakarta Pusat, Sabtu (19/10) sore. Untuk mengisi posisi Roby yang ditahan, manajer Geisha akan menyiasatinya dengan gitaris additional. Sehingga Geisha tetap dapat manggung seperti biasa. Memang pemain additional selalu ada untuk mengantisipasi ■ KE HALAMAN 7 Pemkab Mojokerto Belum Keluarkan SK ■ Terkait Penghentian Pembangunan Pabrik Baja Nikmati Kurma Dulu Baru Dengar Khotbah mekkah, surya - Pemandangan agak berbeda terlihat saat mengikuti salat Jumat di masjid kampung di Kota Mekkah ini. Tepatnya di masjid kampung di kawasan Rosyaifah, sekitar tiga kilometer dari Masjidil Haram. Empat lemari minuman berdiri dekat pintu masjid. Dua di kanan dan kiri pintu. Baik yang di kanan dan kiri, isinya sama. Satu lemari penuh berisi air mineral botolan dan satu lagi berisi soft drink, umumnya juice kemasan. Di sebelah lemari minuman itu, berderet nampan. Masing masing berisi kurna dengan jenis berbeda. Semuanya gratis. Tinggal ambil, ambil banyak pun tak akan dilarang. Sebagian jemaah menikmati hidangan itu sekadarnya, dengan berhenti beberapa menit. Setelah satu atau dua kurma dinikmati, jemaah itu baru menuju saf (barisan) salat Jumat. Sebagian jemaah lain malah ada yang membawa kurma dan ■ KE HALAMAN 7 AP akhir haji - Jemaah haji berdoa di pintu Kabah dalam Masjidil Haram menandai akhir musim haji di Makkah, Arab Saudi, Kamis (17/10). join facebook.com/suryaonline surya/dok win hendrarso Jaksa Bawa Win dari Rumah Sakit ke Lapas MOjokerto, surya - Meski telah menyatakan resmi menghentikan pembangunan pabrik baja oleh PT Manunggal Sentral Baja (MSB), namun Pemkab Mojokerto belum juga memastikan realisasi penghentian pabrik ini. Bahkan keputusan resmi semacam SK Bupati Mojokerto Mustafa Kamal Pasa atas penghentian ini juga belum jelas kapan dibuat. Kabag Humas Pemkab Mojokerto Ludfi Ariyono menyatakan masih perlu menunggu petunjuk pemerintah pusat. Terutama menyangkut kawasan cagar budaya di Trowulan. "Sampai sekarang kami masih berkoordinasi dengan pusat terakit Trowulan sebagai kawasan cagar budaya," ungkap Ludfi, Sabtu (19/10). Pemkab saat ini melakukan koordinasi dengan Dirjen Kebudayaan terutama me- nyangkut bidang purbakala. Ludfi mengakui bahwa Bupati Mojokerto telah menyatakan menghentikan proses pendirian pabrik baja milik Sundoro tersebut. "Selama ini ada beberapa izin yg belum diterbitkan Pemkab. Namun, pengusaha atas kesadaran sendiri sudah menghentikan pembangunan," kata Ludfi. Meski demikian, Pemkab saat ini terus menunggu aturan main oleh pusat. Apalagi Keraton Yogya Siapkan Mantu Terakhir Sultan (1) Tanggung Jawab Saya Selesai Tiga hari lagi, tepatnya Selasa (22/10), Keraton Yogyakarta menggelar hajatan besar mantu terakhir Sultan Hamengkubuwono X, antara GKR Hayu, putrid keempat Sultan, dan KPH Notonegoro. Kraton menggelar latihan terakhir sebelum hajatan yang bakal menyedot perhatian warga Yogyakarta itu. sidoarjo, surya Mantan Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso yang terlibat kasus korupsi Kasda Rp 2 miliar saat menjabat, dieksekusi tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Sabtu (19/10). Ia dijebloskan ke Lapas Porong setelah dinyatakan sehat oleh dokter yang merawat di sebuah RS di Surabaya. Menurut informasi, ketika dibawa ke LP Porong, keluarga Win pasrah karena sebelumnya mantan orang nomor satu di Sidoarjo sudah berniat memenuhi panggilan kejaksaan pada 17 Oktober 2013. Namun niat itu tidak kesampaian karena Win harus dirawat di sebuah rumah sakit di kawasan Nginden Surabaya akibat penyakit jantungnya kumat. “Dia (Win Hendrarso) dibawa dari RS ke LP Porong pukul 15.00 WIB,” enda bernuansa hijau tosca beraksen ungu telah berdiri dengan megahnya di Bangsal Kencana, Keraton Yogyakarta, Sabtu (19/10). Panitia sudah mulai mengatur kursi-kursi yang diurutkan berdasarkan klasifikasi tamu undangan yang akan menghadiri hajatan besar mantu terakhir Sri ■ KE HALAMAN 7 ■ KE HALAMAN 7 ■ KE HALAMAN 7 Pokoknya salah paham. Biasalah, mereka kan sesama aparat, hanya emosi sesaat. Mereka memang perlu belajar komunikasi lagi. brigjen rukman ahmad kadispen tni ad Dendam Lama Menyulut Bentrok Antaraparat T TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy BERLATIH - GKR Hayu (kedua kiri) dengan Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro (kedua kanan) disaksikan Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (kanan) berlatih pondhongan di Bangsal Kencono, Keraton Yogyakarta, Sabtu (19/10). depok, surya - Enam anggota Komando Brimob Kelapa Dua terlibat baku hantam dengan empat anggota Kostrad di sebuah tempat karaoke di Depok Town Square, Depok, Jawa Barat, Jumat (18/10) sekitar pukul 23.30 WIB. Akibatnya, tiga orang mengalami luka, dua di antaranya serius. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, insiden itu ■ KE HALAMAN 7 follow @portalsurya
  2. 2. ROAD TO ELECTION MINGGU, 20 OKTOBER 2013 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com | Jokowi-Prananda Hanya Spekulasi ■ Calon Presiden PDIP Tunggu Pileg Semarang, surya - Wacana Joko Widodo (Jokowi) dipasangkan dengan Prananda Prabowo (putra Megawati Soekarnoputri) sebagai pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2014 ditepis oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo. Tjahjo mengatakan, hingga saat ini tidak ada skenario soal bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden dari PDIP. Kalaupun muncul website www. jokowiprananda.com yang menampilkan gambar Jokowi dan Pranada hanya sebuah spekulasi politik yang entah dimunculkan oleh siapa. Meluruskan pemberitaan di media online, khususnya terkait dengan adanya website 'JokowiPrananda', kemudian muncul berbagai spekulasi politik, sebenarnya tidak ada skenario apa-apa soal Jokowi-Prananda, katanya kepada Antara di Semarang, Sabtu (19/10). Tjahjo yang juga anggota Komisi I DPR RI menambahkan, mengenai kapan dan siapa calon yang diusung PDIP di Pemilu Presiden 2014 setidaknya menunggu keputusan hasil pemilu legislatif sambil mencermati dinamika politik yang ada secara nasional dan gelagat para capres storyhighlights ■ DPP PDP bantah pencapresan JokowiPrananda. ■ PDIP tidak tahu pembuat situs www. jokowiprananda.com. ■ Blogger terbitkan buku Jokowi (Bukan) Untuk Presiden. dari parpol lain dengan cermat. Ibu Megawati Soekarnoputri sebelum mengambil keputusan, beliau selalu cermat dan hatihati, katanya. Menyinggung kembali soal website www.jokowiprananda. com, (yang sekarang sudah tidak bisa diakses) Tjahjo menekankan, Partai, khususnya saya sebagai Sekjen PDIP tidak tahu betul siapa yang membuat website tersebut, apalagi setiap orang bisa saja membuat website itu untuk berbagai kepentingan. Blogger untuk Jokowi Sementara itu sebanyak 42 penulis blog yang aktif di situs Kompasiana menerbitkan buku berjudul Jokowi (Bukan) Untuk Presiden, yang berisi pro kontra mengenai wacana Gubernur DKI Jakarta Jokowi untuk maju sebagai capres Pemilu 2014. Ini bentuk karya, dimana masyarakat kini dapat membuat 'berita' sendiri. Di Kompasiana per harinya bisa ribuan tulisan muncul tentang Jokowi-Ahok, kata Manajer Kompasiana Pepih Nugraha pada acara peluncuran buku tersebut di Jakarta, Sabtu. Pepih mengatakan dalam buku yang berisi 66 artikel ini terdapat banyak tulisan dari pandangan masyarakat dengan beragam perspektif mengenai kinerja mantan Wali Kota Surakarta tersebut. Namun, menurut pakar komunikasi politik Effendi Gazali, dari 66 artikel yang disajikan di buku ini, hanya sebagian kecil yang spesifik membahas tentang pro kontra Jokowi menjadi bakal calon presiden. Effendi mengatakan hanya terdapat sembilan artikel yang membahas mengenai pencapresan Jokowi, dan hanya tiga tulisan yang senada dengan tema seperti judul buku ini yang menekankan pada penolakan Jokowi untuk maju menjadi presiden. Namun dari buku ini yang penting adalah pesan bahwa pemimpin tidak boleh antikritik. Pesan itu disampaikan secara langsung dan tidak langsung dalam tulisan-tulisan dalam buku ini, katanya. (ant/kompas.com) Effendi: Konvensi Demokrat Hambar Jakarta, surya - Anggota Komite Konvensi untuk pencarian Bakal Calon Presiden Partai Demokrat, Effendi Gazali, mengatakan proses konvensi berjalan hambar dan berlangsung kurang punya greget. Penyebabnya, para peserta konvensi berkomitmen untuk tidak saling menjegal yang langsung diartikan menjadi tidak ada kontestasi atau persaingan. Effendi mencontohkan bagaimana persaingan Barack Obama dan Hillary Clinton di Amerika Serikat saat masih berkampanye menuju kursi Presiden negara adidaya itu. Kedua calon pemimpin tersebut saling menyampaikan gagasan dan pendapatnya mengenai isu-isu penting seperti masalah aborsi di AS atau invasi militer di Irak. Kemudian masing-masing dari Obama dan Hilarry juga akan dihadapkan dengan pendapatpendapat dari John McKain. Semuanya saling berargumen dan berusaha menyisihkan, kata Effendi, Sabtu (20/10). Proses tersebut merupakan ajang untuk menstimulasi keluarnya ide-ide brilian dan melak- sanakan komunikasi politik yang sehat di antara peserta dan masyarakat umum. Seharusnya kontestasi itu juga muncul di konvensi Demokrat. Misalnya, Gita Wirjawan ditanya bagaimana pendapat Anda tentang isu impor atau lainnya, kemudian dihadapkan dengan pendapat Dahlan Iskan dan lain lain dalam melakukan sesuatu kebijakan. Bukan saling menyerang tapi bersaing, katanya. Effendi mengaku sudah menyampaikan perihal pentingnya kontestasi peserta konvensi tersebut ke 16 anggota Komite lainnya. Semua peserta konvensi, kata Effendi, memang perlu didorong untuk menerapkan kontestasi tersebut. Itu baru seru, tidak hambar-hambar saja, katanya. Konvensi Partai Demokrat bertujuan menjaring bakal calon Presiden pada Pemilu 2014 dengan 11 peserta konvensi. Kesebelas peserta itu adalah Marzuki Alie, Pramono Edhie Wibowo, Irman Gusman, Hayono Isman, Anies Rasyid Baswedan, Sinyo Harry Sarundajang , Endriartono Sutarto, Gita Wirjawan, Dino Patti Djalal, dan Dahlan Iskan. (ant) ANTARA FOTO/Rosa Panggabean SOSIALISASI PEMILU 2014 - Pengunjung melintas di belakang spanduk tentang pemilu dalam acara sosialisasi jelang pemilu 2014 yang mengangkat tema pendidikan politik untuk pemilih muda di Pusat Belanja eX Plaza Indonesia, Jakarta, Sabtu (19/10). KPU mengajak kaum muda untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2014. Presiden Soekarno Pencetus Golkar ■ Analisis Sejarawan asal Australia JAKARTA, surya - Soekarno, presiden Indonesia pertama adalah pencetus Golkar. Analisis ini diungkapkan oleh sejarawan dari University of New South Wales, Australia, David Reeve. Pencetus Golkar adalah Soekarno. Ini sejarah Golkar yang sering hilang, ujar David dalam sebuah diskusi dan peluncuran buku Golkar: Sejarah yang Hilang, di Jakarta, Jumat (18/10). Menurut David, ide tentang pembentukan Golkar didasari pada sikap Soekarno yang anti terhadap partai politik. Ketika itu, Soekarno merasa sebuah organisasi yang bukan partai politik bisa menjadi alternatif terhadap sistem kepartaian yang meniru demokrasi liberal di Barat. Ide ini muncul karena Soekarno, melihat partaipartai politik tidak mewakili kepentingan masyarakat. Dengan demikian, tutur David, yang dibutuhkan adalah golongan-golongan yang hadir dalam masyarakat, yang kemudian dikenal dengan nama Partai Golkar. Ide ini diambil oleh (TNI) Angkatan Darat dan digunakan sebagai alat politik jangka pendek untuk melawan PKI (Partai Komunis Indonesia), katanya seperti dikutip dari tribunnews. Namun analisis David ditepis politisi senior Partai Golkar, Akbar Tandjung yang juga hadir dalam acara ini. Menurut Akbar, Soekarno hanya menginginkan jumlah partai tidak banyak, terkait erat dengan kerap berlarutnya perdebatan partai politik di sidang konstituante. Mantan Ketua DPR ini tak membantah ada peran tentara dalam sejarah Golkar. Akbar mengatakan bahwa ide pembubaran partai politik yang digagas Soekarno sejalan dengan jalan pikiran panglima militer saat itu, Jenderal Besar (Purn) AH Nasution. Jadi Sekber (Sekretariat Bersama) Golkar lahir tidak lain aktor intelektualnya adalah Angkatan Darat, katanya. (tribunnews) INTER-NAS Sniper Target Bayi dalam Kandungan LONDON, surya - Sniper atau penembak jitu tentara Suriah menargetkan wanita hamil dari kelompok pemberontak dalam perang saudara yang saat ini terjadi Suriah. Hal ini diungkapkan oleh ahli bedah Inggris yang bertugas di negara yang sedang berkonflik tersebut. David Nott, dokter yang meng­habiskan lima minggu menjadi sukarela Suriah, mengatakan ia melihat dua wanita hamil bergegas untuk perawatan setelah ditembak di bagian perutnya. Tembakan penembak jitu ini tentu saja membuat bayi mereka meninggal di dalam rahim. Para wanita semua ditembak melalui rahim, mereka sepertinya bertujuan untuk itu (membunuh bayi), kata Nott, seorang ahli bedah vaskular berbasis di Chelsea Westminster Hospital seperti dikutip media-media Inggris, Sabtu (20/10). Nott menceritakan ini usai menjadi sukarelawan tenaga medis di Suriah. Ini adalah pertama kalinya saya melihat hal seperti ini. Bukan hanya disengaja tapi ini neraka di dalam neraka, ucap Nott mengambarkan kesadisan para penembak jitu. HARIAN PAGI Pemimpin Umum : H Herman Darmo Pemimpin Redaksi : Febby Mahendra Putra Wakil Pemimpin Redaksi : Farhan Effendy Manajer Liputan : Sigit Sugiharto Manajer Produksi : Adi Sasono Sekretaris Redaksi P Sujarwanto : Korban Perang - Foto X Ray milik David Nott yang menunjukkan bayi dalam kandungan dengan sebuah peluru di kepalanya. surya/the telegraph Nott menceritakan, pernah dalam satu hari ada enam wanita hamil yang menjadi sasaran para penembak jitu dan pada hari berikutnya ada dua wanita hamil yang menjadi korban. Seluruh wanita malang ini selamat, tapi bayi dalam kandungan mereka tewas dengan peluru bersarang di otak atau bagian tubuh lainnya. Nott yang sebelumnya pernah menjadi relawan di kawasan konflik seperti Bosnia dan Libya menunjukkan bukti kekejaman perang dengan membawa foto x ray yang menunjukan bayi dengan sebuah peluru berada di kepalanya, Tanpa menyebutkan lokasi dimana ia bekerja bersama para petugas medis lainnya, Nott dia mendapatkan informasi jika ada 72 penembak jitu yang ada di wilayah tersebut. Mereka mengincar siapa saja yang keluar dari rumah untuk mencari makan atau kebutuhan lainnya. Ini sebuah permainan bagi mereka (para penembak jitu) karena saya mendengar mereka membuat taruhan sebuah rokok jika mereka bisa menembak target dengan tepat, ucapnya. (mirror/dailymail/why) Kapal Batal Berangkat, 30 Imigran Ditangkap GUNUNGKIDUL, surya Sebanyak 30 imigran gelap diamankan jajaran Polres Gunungkidul, Yogyakarta di Pantai Parangracuk, Tanjungsari, Sabtu (19/10). Mereka diamankan setelah nahkoda kapal memilih meminggirkan kapal dan menolak berangkat. Imigran gelap tersebut berasal dari Somalia sebanyak 11 orang, Myanmar 5 orang, Pakistan 13 orang dan Eritrea 1 orang. Rencananya mereka akan menuju pulau Crismast Australia melalui Pantai Parangracuk, atau sebelah barat Pantai Baron. Selain mengamankan imigran, petugas juga mengamankan dua orang yang hendak mengantar ke Australia. Keduanya yakni Dani Harmawan dan Sandika Prayudi. Keduanya masih menjalani pemeriksaan. Informasi yang dihimpun Tribun Jogja, puluhan imigran gelap menginap di Hotel Paradiso di kawasan Pantai Krakal sejak Kamis(17/10) pagi. Para imigran itu dipandu satu orang warga Jakarta bernama Sandika Prayudi. Sementara kapal yang akan digunakan untuk membawa para imigran menunggu di tengah laut. Setelah semua siap, pada Jumat (18/10) sekitar pukul 19.00 WIB, imigran berangkat dari hotel dengan menggunakan truk. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan naik kapal milik nelayan menuju ke kapal besar yang sudah menunggu di tengah laut. Setelah seluruh imigran naik di atas kapal, penanggung jawab imigran Medi, Hedi Yunus dan seorang awak kapal yang tidak diketahui identitasnya malah melarikan diri dengan naik kapal jukung. Pak Medi, Hedi Yunus dan seorang yang tidak saya kenal melarikan diri. Saya bersama Sandika ditinggal sendiri bersama para imigran, kata Dani Harmawan, salah seorang ABK saat diperiksa di Mapolres. Dani mengungkapkan, penanggungjawab imigran, Medi menjanjikan akan memberikan uang sebesar Rp 40 juta jika berhasil mengantar para imigran hingga pulau Crismast. Namun saat di atas kapal, Medi malah melarikan diri. dan para imigran ribut dan mengancam dengan pisau. Karena sudah dibohongi oleh Medi dan terancam, akhirnya Dani memilih meminggirkan kapal. Kapolres Gunungkidul, AKBP Faried Zulkarnaen mengatakan Saat ini petugas sedang me- lakukan pengejaran terhadap tiga orang yang melarikan diri. Mereka kemungkinan besar melarikan diri ke arah Pacitan. (tribunnews) Staf Redaksi: Satwika Rumeksa, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Adi Agus Santoso, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq, Adrianus Adhi Nugroho, Eko Darmoko, Haorrahman Dwi Saputra, Muhammad Miftah Faridl, Ahmad Amru Muis, Sudarma Adi; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto, Njono, Anang Dwi H, Aloma Irjianto, Suparno General Manager Business: Agus Nugroho; Wakil General Manager Busines: M Taufiq Zuhdi ; Manager Iklan: Shinta Indahayati; Manager Business Development: M Taufiq Zuhdi; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Iksan Fauzi Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Madiun: Imam Hidayat, Jakarta: Ravianto, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis 1 Karakter Rp 1.000 (minimal 2 baris); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 35.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 45.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk (hitam putih); Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Perwakilan Iklan Jakarta: Gedung PT Indopersda Primamedia, Jl Palmerah Selatan No.3 Jakarta. Telepon (021) 5483863, 54895395, 5494999, 5301991 Fax : (021) 5495360. Bagian Sirkulasi (Langganan): Gedung Kompas Gramedia Jl. Jemur Sari No. 64 Surabaya, Telepon: (031) 8479555 (Pelanggan/Pengaduan), (031) 8483939, 8483500 (Bagian Sirkulasi) Fax: (031)8479595 - 8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya. join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Tunjungan Life surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN 3 | | MINGGU, 20 OKTOBER 2013 Kanalisasi Bundaran Tol Perak ■ Untuk Urai Arus Truk ke TPS SURABAYA, SURYA - Guna memecah kemacetan di Bundaran Tol Perak, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan Polsekta Krembangan membuat kanalisasi untuk jalur yang ada di daerah bundaran tol itu. Kanalisasi ini berlaku bagi kendaraan dari arah Tol Perak yang hendak menuju ke Jl Tanjung Batu. Mereka harus berputar di Jl Jakarta dan Jl Perak Barat Sementara untuk arus kendaraan dari arah Jl Tanjung Batu, tidak bisa langsung menuju ke arah Kobangdikal atau langsung ke PT TPS. Mereka juga harus memutar Jl Perak Barat dan Jl Jakarta dulu. “Kanalisasi ini merupakan bagian dari tindak lanjut kegiatan bersama kami dalam menertibkan truk-truk yang sebelumnya banyak terparkir di Jl Tanjung Batu dan Jl Tanjung Tembaga. Setelah penertiban di dua jalan ini, kemacetan bisa sedikit terurai,” jelas Muchamad Soleh, Public Relations PT TPS, Sabtu (19/10). Lebih lanjut, Sholeh menyebutkan, setelah penertiban ternyata masih ada kemacetan truk-truk di sisi Bundaran Tol Perak. Bundaran Tol Perak ini, ada tiga arah arus lalulintas (lalin) yang sering saling bertumpukan untuk menuju ke Jl Tanjung Mutiara dari Jl Perak Barat. Kemudian dari Tanjung Mutiara masuk ke tol atau Kobangdikal. Dan dari Kobangdikal menuju ke Jl Tanjung Mutiara atau Jl Perak Barat. Kondisi ini sering terjadi pada siang hari, terutama di hari kerja mulai Senin hingga Jumat. Pada hari-hari kerja tersebut di kawasan ini selalu penuh antrean truk yang akan menuju maupun keluar dari PT TPS. “Karena itu, kami dan Polsekta Krembangan kemudian melanjutkan dengan melakukan rekayasa kanalisasi di Bundaran Tol Perak ini,” lanjut Sholeh. Di Bundaran Tol Perak sendiri, sejak Sabtu pagi sudah terlihat beberapa separator yang menutup arus yang menuju ke PT TPS dari arah Jl Perak Barat. Pemasangan separator itu masih STORYHIGHLIGHTS ■ Banyaknya truk yang menuju PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), membuat arus lalu lintas di Bundaran Tol Perak sering macet ■ Akhirnya PT TPS dan Polsekta Krembangan membuat kanalisasi di daerah bundaran tol itu ■ Kanalisasi yang sudah berlangsung sejak dua minggu terakhir ini ternyata mampu mengurangi kemacetan lalu lintas bersifat sementara dan telah dilakukan sejak dua minggu terakhir. “Selama dua minggu kanalisasi ini hasilnya ternyata bisa mengurangi kemacetan di kawasan tersebut. Kami harap pengelola tol, karena wilayah itu termasuk pengelolaan dari tol, bisa memasang separator yang bersifat permanen,” lanjut Sholeh. Beberapa sopir truk yang biasa melewati Bundaran Tol Perak mengakui dengan kanalisasi ini mereka dibuat harus berputar dulu sebelum mencapai tujuan. Namun mereka menyatakan senang dengan aturan itu, karena bisa terbebas dari kemacatan lalu lintas. “Tujuannya baik sih, karena memang kalau tidak berputar, kami sering harus antre di Bundaran Tol Perak ini. Apalagi kalau siang hingga sore hari. Antreannya lama sekali, padahal jaraknya tidak terlalu jauh untuk menuju ke TPS,” ungkap Burhanudin, sopir truk yang ditemui saat akan antre masuk di Terminal Kontainer PT TPS. Di sisi lain, perubahan arus lalu lintas di Bundaran Tol Perak ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran proses receiving dan delivery container baik siang maupun sore hari. (rie) SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ HEBOH - Dari kiri: Kiki, Aldi, Iqbal dan Bastian, personel grup musik remaja, Coboy Junior (CoJu) saat meet and greet sebelum konser di Center Stage, Jl Panglima Sudirman, Sabtu (19/10). Siswa SMA dan Mahasiswa pun Suka Coboy Junior SURABAYA, SURYA - Penggemar grup musik remaja, Coboy Junior (CoJu), bukan sebatas anak-anak saja. Orangtua, terutama ibu, juga turut meramaikan acara meet and greet boyband cilik yang sudah mengorbitkan 15 lagu hits tersebut di Center Stage, Surabaya, Sabtu (19/10). Diawaki Aldi, Kiki, Bastian, dan Iqbal, segala polah keempat remaja berusia 14 tahunan ini benar-benar membuat histeris Comate, fans club Coboy Junior. Boy- P anak-anak remaja lainnya di depan pintu masuk Center Stage. Begitu keempat personel Coboy Junior keluar dan duduk di atas panggung, hampir semua yang hadir berdiri sembari memotret memakai kamera ponsel dan smartphone. Suara pembawa acara menyuruh mereka tenang tak dihiraukan. “Ini merupakan konser kedua Coboy Junior di Surabaya. Sejak awal Oktober kami membuka penjualan tiket yang dibagi dalam tiga kelas,” kata Shellin Soebiyanto, Marketing Communications Cipta Harsa. Kedatangan boyband imutimut ini ke Surabaya berkaitan dengan Coboy Junior Live in Concert CJR Generation Indonesia Tour 2013. Tak ingin mengecewakan penggemarnya di Surabaya, Aldi, Kiki, Bastian, dan Iqbal membawakan 15 lagu dalam konsernya di Dyandra Convention Center, Gramedia Expo Surabaya mulai pukul 19.30 WIB.(ida) Berlomba Bangun Kerajaan hingga Perang Star Syndrome join facebook.com/suryaonline dan mahasiswa juga nggak kalah hebohnya menyambut kedatangan CoJu. “Saya sudah beli tiketnya sejak 3 Oktober lalu,” kata Aditya Daru P (17), siswa kelas XII IPS SMAN 6 Surabaya. Walaupun sudah duduk di SMA, Aditya sangat menyukai musik CoJu. Sampai dia rela merogoh kocek sebesar Rp 1,3 juta untuk satu tiket. Sama pula dengan Celia yang lulus kuliah. Saking demennya dengan band Coboy Junior, dia rela antre bersama Serunya Permainan Interaktif di IT Vaganza iSTTS ASTI LUKITA WARDANI ENTAS yang menampilkan karya disainer Surabaya belakangan kian banyak. Ironisnya, model yang bertebaran di catwalk nyaris tak berubah dari waktu ke waktu. Tidak ada regenerasi? “Sebetulnya model-model baru banyak. Cuma, sayang mereka suka terkena star syndrome,” begitu ungkap Asti Lukita Wardani, finalis Miss Indonesia 2011 ini saat bertandang ke Redaksi Surya, Sabtu (19/10). Akibatnya? Disainer lebih suka memakai model yang ‘itu-itu’ saja. Atau sekalian mengundang model dari luar Surabaya. Sulung dari tiga bersaudara ini berpesan, agar model-model pemula tidak berulah agar eksistensinya di dunia modeling bisa bertahan. “Belum apaapa, jam terbang belum banyak, sudah menetapkan tarif tinggi. Pihak penyelenggara ya mikir,” papar perempuan kelahiran Medan 9 Oktober 1988 ini. Asti yang mewakili Provinsi Jawa Tengah di pentas Miss Indonesia dua tahun silam ini mengaku mendapat banyak pengalaman positif dari ajang penggalian bakat yang digeber RCTI tersebut. Asti yang kemarin didampingi Riri Marly, dari Markom RCTI kemudian memapar audisi Miss Indonesia 2014 yang bakal dimulai di Surabaya pada Minggu (20/10). Berbekal pengalaman selama ini, juri nantinya akan menekankan pemilihan pada sosok yang memiliki jiwa sosial tinggi. “Jadi cantik dan pintar saja tidak cukup. Dia juga harus memiliki rasa sosial tinggi. Lebih baik lagi bila punya kegiatan yang bernilai sosial,” tutur Riri. Audisi Miss Indonesia untuk wilayah Surabaya diadakan di Hotel Singgasana. Audisi serupa juga diadakan di Makasar, Bali, Medan, Bandung, dan Jakarta. Pemenang Miss Indonesia 2014 nantinya mewakili Indonesia di ajang Miss World 2014. (pra) band Indonesia yang tengah tenar ini belum naik panggung saja, namanya sudah diteriak-teriakkan oleh para penggemar yang datang. Ruangan jadi terdengar riuh. Sembari menunggu, lagu Terhebat dinyanyikan bersamasama. Tampak beberapa ibuibu turut melantunkan lagu tersebut di samping anaknya. “Jadi hapal gara-gara sering dengar lagu waktu diputar anak saya di rumah,” ujar Maya Sofiah (36). Di samping itu, siswa SMA Institut Sains Terapan dan Teknologi Surabaya (iSTTS) memiliki cara unik untuk mengasah kemampuan logika dan bisnis. Kampus yang berlokasi di Ngagel Jaya Tengah ini menggelar permainan interaktif bertitel IT Vaganza P SURYA/PRAMUDITO URNOMO Gunawan tampak sumringah. Siswa SMAK Frateran Surabaya ini baru saja memecahkan permainan mematikan lampu (turn of the light) yang diberikan panitia. Di bagian lain, rekan setimnya Vincent Vilano Liono juga baru saja menjawab pertanyaan matematika dengan tepat. Keduanya berhak mendapat tambahan uang dari keberhasilannya itu. Uang itu lalu di serahkan ke rekannya Billy Budiyanto T. Billy pun mulai mengatur strategi untuk membelanjakan uang itu dalam permainan komputer yang sudah disediakan panitia. Sekilas permainan ini menyerupai game The Last Empire yang marak tahun 2002 silam. Setiap tim akan berperan sebagai raja yang berlomba membangun kerajaannya. Kerajaan yang paling makmur menjadi pemenang. Kerajaan menjadi makmur dengan membangun berbagai jenis bangunan yang tersedia dengan sumber daya yang dapat diperoleh dari pos-pos permainan. Bedanya, kalau empire pemainnya hanya menghadap komputer. Sementara di I T Vaganza ini dua pemain harus bergerak dari pos 1 hingga 15 untuk mengumpulkan uang di permainan logika dan ketangkasan seperti menangkap panah dan nyalakan lampu. Sedangkan pemain terakhir yang akan mengatur strategi permainan untuk mendapatkan poin sebanyak-banyaknya. Persamaan lainnya, di permainan ini juga di sediakan pasar untuk membeli atau menukarkan sumber daya seperti pasir, batu, gandum atau kayu. Permainan ini juga bisa di upgrade levelnya. Koordinator acara, Eka Rahayu mengungkapkan, permainan SURYA/HABIBUR ROHMAN ADU STRATEGI - Peserta lomba bersama timnya berusaha memenangkan game strategi di acara IT Vaganza 2013 iSTTS, Sabtu (19/10). ini mengesplorasi kemampuan peserta dalam berlogika, bisnis dan wawasan tentang komputer. Kemampuan logika diterapkan saat menjawab web game yang disediakan panitia. Sementara kemampuan bisnis terlihat saat mereka membangun kerajaannya. Mereka harus pintar menggunakan uangnya untuk mengumpulkan sumber daya. Mereka juga harus bisa mempermainkan harga dengan memonopoli sumber daya tertentu, terang dosen Teknik Informatika iSTTS ini. Menariknya di hari ke dua Minggu (20/10) hari ini masingmasing peserta dibebaskan untuk memperluas wilayahnya ke wilayah kekuasaan tim lain. Disinilah mereka akan berperang di permainan online. Mikhael Setiawan, salah satu pembuatnya mengaku butuh waktu dua bulan untuk membuat game dari aplikasi web base. (musahadah) follow @portalsurya
  4. 4. SURABAYA BLITZ MINGGU, 20 OKTOBER 2013 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com | Devi Gelapkan Uang Apotek Demi Pacar SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ PARODI MUSIKAL - Penampilan grup parodi musikal Korea, Bibap menyemarakkan Korea Winter Travel 2013 di atrium Tunjungan Plaza III, Sabtu (19/10). Nama Bibap sendiri diambil dari nama makanan khas Korea, Bibimbap. Yaitu nasi campur dibuat dari sayuran, kimchi, dan bumbu merah. Selain Bibimbap, tema penampilan lainnya bergantian dipertontonkan kepada penonton. Korban Sangat Kenal Pelaku ■ Pembunuhan Juragan Rental Mobil GRESIK, surya - Sehari sebelum dibunuh perampok di rumahnya di Perumahan Dinari Blok A, Jl KH Syai'i, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Jumat (18/10), juragan rent car (persewaan mobil) Sri Astutik (34) ternyata sempat menyampaikan isyarat kepada suaminya Munawar (36), jika dirinya sudah tidak kuat dan ingin meninggal saja. Yah...yah, saya kok tidak kuat, rasanya mau mati saja. Tapi saya tidak tega meninggalkan kamu, Yah, kata Munawar menirukan perkataan istrinya, Sabtu (19/20). Diceritakan Munawar, Kamis malam dirinya pulang kerja dan langsung mencuci mobil yang dikembalikan penyewa. Biasanya saya pulang kerja pasti saya sempatkan mencuci mobil dua. Setelah itu baru sembahyang dan istirahat, terangnya. Saat mencuci mobil itu lah almarhumah Astutik sempat mengucapkan kata-kata tersebut. Mendengar perkataan itu, Munawar tetap menyelesaikan mencuci mobil. Setelah itu Astutik mengajaknya berkunjung ke rumah saudaranya di Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas. surya/Moch Sugiyono sedih - Munawar hanya bisa menunjukkan foto istrinya Sri Astutik dengan wajah sedih, Sabtu (19/10). join facebook.com/suryaonline Munawar pun menuruti ajakan korban ke rumah saudaranya. Sesampainya di rumah, usai Munawar melaksanakan salat Isya, Astutik mengucapkan kata-kata isyarat soal kematiannya lagi. Saya tidak tega meninggalkan sampeyan, Yah...yah, ujar istrinya. Menurut Munawar, sebelum kejadian, sekitar pukul 8.00 WIB, seseorang berinisial SA (37), warga Madura, menyampaikan ingin meminjam mobil Avanza W 746 AO. Setelah itu SA pergi lagi. Sekitar pukul 11.00 WIB, SA kembali lagi ke rumah korban. Saat itu korban sedang dipijat oleh tukang pijat. Tukang pijat langganan korban itu sempat meminta kepada pelaku agar pergi salat Jumat dulu. Sana salat Jumat dulu, jumat-jumat kok ke sini, pinta tukang pijat yang ditirukan Munawar. Usai tukang pijat pulang, SA ternyata masuk ke rumah korban membawa pisau pemotong daging. SA langsung membacok tubuh korban berkali-kali. Akibatnya, korban mengalami luka di kepala, bahu kanan dan kiri, dada serta di paha. Pelaku langsung keluar dan membawa kabur mobil ke arah Surabaya. Tapi mobil tersebut kemudian dibuang di pinggir jalan karena terjebak macet di storyhighlights ■ Sri Astutik diduga sangat kenal dengan pembunuhnya ■ Sebelum pembunuhan, seseorang berinisial SA (37), menyampaikan ingin meminjam mobil Avanza W 746 AO ■ SA kembali lagi ke rumah korban saat kondisi sangat sepi. SA lalu membacok korban berkali-kali dan membawa kabur mobil Surabaya. Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Ayub Diponegoro Azhar, mengatakan, anggota masih mencari pelaku pembunuhan tersebut. Barang bukti mobil diamankan di Polres Tanjung Perak Surabaya, kata AKP Ayum melalui Kanit Pidum Polres Gresik, Ipda I Made Yogi Pusura Utama. Diberitakan sebelumnya, aksi perampokan disertai pembunuhan terjadi di Perumahan Dinari, Blok A, Jl KH Syai'i, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jumat (18/10. Korbannya Sri Astutik (34), juragan rent car, meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina karena mengeluarkan darah sangat akibat lukanya yang sangat parah. (st38) SURABAYA, surya - Devi Murdianingsih (29), warga Jl Sidosermo Gang Damri, Surabaya, nekat menggelapkan uang setoran di Apotek K-24 Jemursari, tempatnya bekerja, demi sang pacar. Saya juga ditipu. Uang itu saya berikan ke dia (pacar, Red) katanya untuk usaha. Ternyata malah tidak ada kabarnya, ungkap janda muda ini di sela menjalani pemeriksaan di Polsek Wonocolo, Sabtu (19/10). Devi mengaku, baru beberapa minggu menjalin hubungan dengan pria tersebut. Hubungannya sudah sangat dekat. Bahkan, dia juga dijanjikan akan dinikahi. Si lelaki itu, katanya, sering sekali meminta uang kepadanya dengan berbagai alasan. Terakhir dengan alasan masa depan, dia diajak membangun sebuah usaha. Karena tidak ada modal, saya diminta mencari. Itung-itung demi masa depan, saya sampai nekat mengambil uang setoran itu, akunya sembari menyesali perbuatannya itu. Devi sudah 1,6 tahun bekerja sebagai kasir di apotek milik Lusiana Tania Wijaya itu. Dia pun sudah mendapat kepercayaan. Berdasarkan laporan dari pihak apotek, petugas kemudian melakukan penyelidikan atas kasus ini. Pelaku akhirnya kami ditangkap. AKP Nur Suhut Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Dari beberapa kasir yang ada, dia yang bertugas mengumpulkan dan menghitung uang untuk kemudian disetor. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan untuk mengambil uang dari tempatnya bekerja. Uang yang diembat itu merupakan setoran dari tiga kasir lain dan dirinya. Sebelum lepas kerja, dia yang bertugas menghitung semua uang itu untuk selanjutnya disetorkan ke bosnya. Tapi, uang tidak disetor semua. Ada Rp 10 juta yang diambilnya. Berdasarkan laporan dari pihak apotek, petugas kemudian melakukan penyelidikan atas kasus ini. Pelaku akhirnya kami ditangkap, ujar Kanit Reskrim Polsek Wonocolo AKP Nur Suhut di kantornya. (ufi) 3 Motor Hilang Bareng di Mess SURABAYA, surya - Tiga unit sepeda motor hilang bersamaan saat diparkir di sebuah rumah di Jl Tamrin Surabaya yang selama ini dijadikan mess para pekerja proyek pembangunan hotel, Sabtu (19/10) Sepeda motor yang hilang itu antara lain, Honda Vario putih nopol W 3216 TZ dan Honda Tiger merah L 6450 ND milik Edi Siswardoyo (28), warga Perumahan Kartika Candra, Waru, Sidoarjo. Sedangkan Yamaha Jupiter biru bernopol W 6196 TJ adalah milik Mulyoaji (21), warga Purwodadi, Jawa Tengah. “Saya sempat punya firasat tidak enak. Sepeda motor yang saya parkir sempat saya periksa kembali kunci gandanya. Eh, ternyata hilang,” ujar Edi setelah kejadian, Di rumah tersebut, selama ini ada 15 orang pekerja proyek bangunan hotel di daerah Jl Darmo. Edi merupakan mandor di proyek tersebut. Kanit Reskrim Polsek Tegalsari AKP Ricky Firmansyah mengaku telah menerima laporan tersebut dan masih melakukan pendalaman kasus pencurian sepeda motor tersebut. ”Kami langsung mengecek ke lokasi dan memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa ini,” tandasnya. Dia menduga, pelaku pencurian ini lebih dari tiga orang. Tapi, dirinya mengaku tidak berani berandai-anda karena masih melakukan penelusuran untuk mengungkapnya. (ufi) surya/eben hezer SIAPKAN VAKSIN - Presdir Sanofi Group Indonesia, Eric Ng (tengah) saat hadir di Surabaya, Sabtu (19/10). Peringatan Hari Diabetes Sedunia di RS Unair SURABAYA, surya - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Sanofi Group Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Paediatric Diabetes Nurse Specialist (PDNS), dan Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia) Cabang Surabaya menggelar sejumlah kegiatan. Di antaranya, jalan sehat, seminar ilimiah populer mengenai pencegahan komplikasi bagi penderita diabetes, pemeriksaan gula darah gratis, penyuluhan gizi dan pameran kesehatan, serta pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis. Rangkaian agenda tersebut akan dilangsungkan Minggu (20/10) hari ini di RS Universitas Airlangga, sejalan dengan peringatan Satu Abad Pendidikan Kedokteran Universitas Airlangga. Terkait penyakit diabetes, Sanofi telah memiliki fasiltias Sanofi Diabetes Company yang menyediakan solusi pengobatan diabetes secara terintegrasi. Mulai dari diagnosa, terapi, alat-alat kesehatan, hingga edukasi. “Sanofi telah berpengalaman dalam pengobatan diabetes. Sebagai perusahaan pelayanan kesehatan diversifikasi global, Sanofi berkomitmen turut berkontribusi bagi dunia kesehatan di Indonesia, terutama dalam upaya memenuhi tantangan dalam pengobatan diabetes,” kata Direktur Medical Regulatory Sanofi Group Indonesia, Handoko Santoso, Sabtu (19/10). Sementara itu, Agung Pranoto, Dekan FK Unair yang juga Ketua Persadia Cabang Surabaya menyatakan, diabetes adalah penyakit yang umumnya terlambat disadari keberadaannya oleh penderita. “Di Indonesia, diabetes adalah salah satu silent killer (pembunuh diam-diam). Karena itu diperlukan deteksi dini, terapi intensif dini, dan pemberian insulin dini untuk mencegah berbagai komplikasi yang ditimbulkan,” papar Agung. (ben) follow @portalsurya
  5. 5. JAWA TIMUR | MINGGU, 20 OKTOBER 2013 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Mangga Gadung Klune 21 Siap Go Internasional pasuruan, surya - Mangga Gadung Klune 21 milik petani di Kabupaten Pasuruan siap untuk dipasarkan ke luar negeri. Ada beberapa kecamatan yang menjadi sentra mangga jenis ini, yakni Kecamatan Rembang, Sukorejo, Bangil, Kraton, dan Pohjentrek. Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Pasuruan Ikhwan mengatakan, beberapa waktu yang lalu, sebanyak 460 hektar perkebunan mangga yang dikelola oleh 7 kelompok tani sudah mendapatkan akredi- tasi internasional. Akreditasi Global GAP (Growth Agriculture Practise) itu, dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional untuk komoditas pertanian dibawah Departemen Pertanian. Artinya, budidaya tanaman secara teknologi praktis, sudah sesuai dengan standar internasional, terangnya saat dihubungi, Sabtu (19/10) siang. Ia menuturkan, dengan akreditasi tersebut kini para petani sudah bisa mengekspor hasil panen mangga mereka. Tak hanya itu, dengan adanya akreditasi tersebut, para petani mangga akan lebih mudah pada saat akan menawarkan mangga ke supermarket dan toko-toko besar. Sekarang, dengan adanya akreditasi Global GAP, petani akan lebih mudah masuk ke supermarket. Sebab, mangga mereka sudah diakui secara internasional, imbuhnya. Hujan Mengancam Ikhwan mengaku panen mangga tahun ini tidak sebagus tahu lalu. Pasalnya, musim hujan yang turun terlalu panjang, Artinya, budidaya tanaman secara teknologi praktis sudah sesuai dengan standar internasional. ikhwan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Pasuruan menyebabkan bunga-bunga pohon mangga rontok. Seharusnya, Mei sudah tidak hujan, tapi tahun ini hujan turun hingga Juni-Juli, terang Ikhwan. Dia mengatakan, lamanya musim penghujan juga menyebabkan terjadi kemunduran panen raya, yang seharusnya dimulai pada Oktober. Meskipun, kata Ikhwan, ada sebagian petani yang sudah mulai memanen mangga akibat faktor cuaca yang sangat panas. Kalau tahun lalu bisa serentak, bulan Oktober panen raya, bulan Desember sudah habis semua mangga dipanen. Baru kemudian turun hujan, terangnya. (rbp) mangga gadung - Warna daging buah Mangga jenis Gadung Klune 21 asal Pasuruan, sudah siap dipasarkan ke luar negeri. surya/rahadian bagus p Ricuh Polisi Sweeping Pendemo ■ Buntut 2 Petani Ditahan surya/sudarmawan SAMPAH MEDIS - Tumpukan sampah medis yang seharusnya dimusnahkan dengan dibakar ternyata hampir setiap hari dibuang dan dimasukkan ke dalam Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) 3R, Jl Sekar Putih, Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/10). Area Sampah Terpadu Tercemar Sampah Medis ponorogo, surya - Aneka sampah medis berupa jarum suntik, pipet dan botol obat-obatan hampir setiap hari dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Reduce, Resource and Reciclye (R3), Jl Sekar Putih, Kelurahan Tonatakan, Kecamatan Ponorogo. Diduga, sampah medis itu dibuang oknum pegawai rumah sakit, puskesmas, maupun dokter dan bidan yang membuka praktek umum di rumahnya masing-masing. Ketua Pengelolah TPST 3R, Hariyanto mengatakan jika TPST 3R tidak layak menampung sampah medis. Pasalnya, pembangunan TPST 3R itu digunakan menampung sampah organik kalangan rumah tangga untuk dijadikan pupuk kompos. Pihaknya, mengaku belum bisa menemukan siapa pelakunya. Sejak lahan ini dioperasikan sampai sekarang, mungkin terkumpul dua karung sampah medis yang masih ada bekas darahnya, terangnya kepada Surya, Sabtu (19/10). Kondisi itu, semakin memperburuk fungsi dari TPST 3R itu, selain kurang sadarnya masyarakat dalam membuang sampah tanpa membedakan sampah plastik dan organik serta minimnya tenaga kerja itu. Sampai saat ini karena kesalahan pembuangan sampah itu membuat kami baru bisa memproses 20 persen sampah yang bisa didaur ulang dari tumpukan sampah itu. Setiap hari kami selalu dikirimi sampah medis, kata Hariyanto bernada kesal, Kemungkinan sampah medis ini dibuang saat masih dini hari agar tidak ketahuan, duga Hariyanto. Sejak beroperasinya TPST R3 sekitar bulan Juli 2013 lalu, belum bekerja secara maksimal. TPST 3R hanya mampu menampung sampah rumah tangga sebanyak 1 sampai 2 ton per hari. Akibatnya, sampah tampak semakin menggunung. TPST 3R yang dibangun Pemprov Jatim dengan anggaran Rp 1 miliar itu masih hanya sebatas menampung sampah dari pemukiman penduduk. (wan) Gara-gara Gunting Jimat Petani Jadi Tersangka kediri, surya - Menggunting jimat Suparlan (47) salah satu calon kepala desa, Aspul Karim (35) warga Dusun Ngrandu, Desa Putren, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik Polsek Sukomoro. Bahkan, kasus pengguntingan jimat ini status hukumnya sudah P - 21 (sempurna) dan telah dilimpahkan ke jaksa penuntut untuk disidangkan. Belakangan, warga desa bergolak dan menuding aparat penegak hukum bekerja atas pesanan pihak tertentu. Banyak kejanggalan dari penanganan kasus gunting jimat ini. Apalagi tersangkanya menimpa petani yang awam hukum, ungkap Akson SH penasihat hukum tersangka kepada Surya, Sabtu (19/10). Beberapa waktu lalu warga desa unjuk rasa ke Mapolsek hingga Polda Jatim. Warga protes karena polisi tebang pilih menetapkan tersangka petani yang awam hukum, tambahnya. Dijelaskan Akson, warga menganggap penetapan Aspul tidak adil karena tindakannya hanya sekadar mengamankan Banyak kejanggalan dari penanganan kasus gunting jimat ini. Apalagi tersangkanya menimpa petani yang awam hukum. akson sh penasihat hukum tersangka desanya. Ironisnya orang yang membuat onar justru tidak diusut kasusnya. Kasus gunting jimat ini terjadi, 20 Juni lalu, saat Suparlan, salah satu calon kades Putren konvoi naik motor dengan suara knalpot keras. Warga yang terganggu kemudian mengamankan Suparlan. Saat digeledah warga menemukan benda yang diakui sebagai jimat. Aspul dan warga yang gregetan kemudian menggunting jimat yang dibawa Suparlan. Merasa dilecehkan, Suparlan melaporkan kasus itu ke Mapolsek Sukomoro. Pada laporan itu, Aspul dituding melakukan tindakan tidak menyenangkan telah menggunting jimat ke Mapolsek Sukomoro. dim) ( jember, surya - Demo ribuan orang yang tergabung dalam Gerakan Petani Indonesia (Gertani) di depan Mapolres Jember, ricuh, terjadi saling pukul antara massa melawan polisi, Sabtu (19/10). Bermula ketika ribuan warga datang dengan menumpang 14 truk. Mereka berhenti di Jalan Kartini di depan kantor Mapolres Jember. Belum sempat pendemo turun, polisi berpakaian preman menaiki truk dan melakukan sweeping. Pendemo menolak aksi sweeping petugas, sehingga terjadi saling pukul yang tidak bisa dihindarkan. Akhirnya, polisi bisa menguasai kedaan setelah menemukan batu dan pentungan di dalam truk. Sementara sekitar 20-an petani diamankan di Mapolres Jember. Ketua Gertani Jember Sutrisno menyayangkan penanganan kepolisian terhadap aksi petani di Mapolres Jember. Sampeyan lihat sendiri pada bonyok semua. Ya tentunya kami sayangkan. Polisi melawan petani, ujar Sutrisno. Sejumlah warga pendemo terluka, diantaranya, Saimin, warga Dusun Mandigu , terluka di hidung. Sedangkan Matsari, juga dari Mandigu, terluka di atas mata kirinya dan bibir bengkak. Sebaliknya, di pihak aparat kepolisian juga ada yang babak belur terkena pukulan atau kancing seragam yang terlepas. Kericuhan tidak berlangsung lama. Perwakilan petani diajak dialog oleh Kapolres Jember AKBP Awang Joko Rumitro. Perwakilan petani sebanyak 22 orang itu diberi nasihat agar tidak melakukan tindakan anarkhis. Selanjutnya, 20-an orang yang tadinya diamankan akhirnya diizinkan pulang bersama rombongan pendemo. Salah Tangkap Terkait tuntutan demo, Gertani mendesak kepolisian agar melepaskan Katabil dan Sudirman, dua orang petani Dusun Mandigu, Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo. Keduanya ditangkap, Sabtu dini hari di rumah masing-masing dengan tuduhan penganiyaan terhadap anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) pada 5 Juni lalu. Warga protes terhadap penangkapan itu karena diperlakukan seperti menangkap teroris. Masak polisi masuk lewat jendela, terus membawa senjata laras panjang. Seperti nangkap teroris saja, ujar Karyadi, salah seorang warga. Menurut warga, petani yang ditangkap polisi itu tidak bersalah. Merekaa memukul karena tidak sengaja, itu pun karena terpancing emosi oleh ucapan dan sikap anggota LMDH itu sendiri, tegas Sutrisno, Ketua Gertani. Terpisah, Kapolres Jember storyhighlights ■ Polisi menangkap dua petani karena menganiaya 5 Juni lalu ■ Massa Gertani protes tersangka diperlakukan seperti teroris ■ Gertani demo menuntut temannya dibebaskan ■ Kapolres Jember tidak penuhi tuntutan tapi memastikan dua petani diperlakukan baik AKBP Awang Joko Rumitro mengatakan penangkapan dua orang petani Dusun Mandigu telah sesuai prosedural lantaran disertai surat penangkapan. Petugas membawa senjata laras panjang itu sudah sesuai prosedur kepolisian. Dalam menangkap seseorang kami melihat situasi dan kondisi, jelas Awang. Terkait permintaan warga agar melepaskan dua orang petani itu, Awang menolak dengan tegas karena pemeriksaan terhadap keduanya belum selesai. (uni) surya/sri wahyunik DEMO MAPolres - Puluhan polisi membuat barikade menjaga demo petani di depan Mapolres Jember, Sabtu (19/10). Saimin Keluarkan Dana Sendiri Membangun Plengsengan Sungai Kecewa Tiga Tahun Menunggu Janji Pemerintah Sudah tiga musim penghujan rumah Saimin selalu diterjang banjir luapan sungai di samping rumahnya. Mula-mula bangunan dapur hilang, bangunan tembok ambrol enam meter. Sementara plengsengan sungai tidak kunjung diperbaiki pemerintah M surya/sudarmawan BIAYA SENDIRI - Saimin, warga Dusun Kasen, Desa Kalisat, Bungkal, Ponorogo, membangun plengsengan dengan biaya sendiri. join facebook.com/suryaonline usim hujan sudah diambang mata, Saimin khawatir luapan sungai kali ini akan merobohkan bangunan rumahnya di RT 01, RW 01, Dusun Kasen, Desa Kalisat, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Harusnya perbaikan plengsengan menjadi tanggungjawab pemerintah, namun Saimin tidak bisa menunggu banjir yang di depan mata. Ia terpaksa menjual ternak dan membuka tabungan uang yang dikirimi anaknya seba- gai tenaga kerja di luar negeri, untuk membeli material bangunan. Setelah bahan terkumpul, Saimin mulai membangun plengsengan. Banyak warga bersimpati dan ikut membantu Saimin kendati tidak setiap hari. Selebihnya dia dibantu lima warga yang dibayar sebagai tenaga borongan. Setelah lima bulan bekerja akhirnya bangunan plengsengan sepanjang 20 meter dengan ketinggian 7 meter itu itu rampung sudah. Saya terpaksa membangun plengsengan dengan dana sendiri. Karena rumah saya bisa ambruk jika banjir datang lagi, kata petani berusia 57 tahun itu. Untuk membangun plengsengan sebesar itu Saimin menghabiskan dana sekitar Rp 175 juta, untuk membeli 170 sak semen, 30 truk batu pasangan, puluhan truk pasir, serta membayar upah tukang dan kuli bangunan. Saimin sesumbar plengsengan dengan pondasi sedalam dua meter itu, cukup kuat. Bahkan, ia berani untuk diuji bangunan plengsengan itu. Kami yakin kualitas plengsengan ini lebih baik daripada bangunan yang didanai APBD. Kalau bangunan seperti itu tak bisa membuat terbuka mata peja- bat dan dewan, itu sangat sudah keterlaluan, seloroh Saimin. Tak Ada Realisasi Menurut Saimin rusaknya plengsengan sudah ia laporkan setiap tahun sejak tiga tahun terakhir. Laporan ia tujukan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya, namun tak kunjung diperhatikan. Ia juga mengadu kepada dua anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, yang kebetulan masih satu kampung dengan Saimin. Setelah mengadu, pejabat Pemkab Ponorogo berkali-kali datang dan melaksanakan survei akan tetapi realisasinya sudah 3 tahun tak pernah jelas, ucapnya. Hal senada disampaikan Mustakim (36) yang tak lain menantu Saimin. Ia mengaku kecewa dengan dua anggota DPRD asal desa itu. Dua anggota DPRD dari desa kami ini jelas tahu kondisi plengsengan sungai, tetapi heran mereka diam saja. Kami tak mengerti tugas anggota dewan itu apa, keluh Mustakim. Sementara, Kepala Desa Kalisat Imron Ashari mengaku tidak bisa menjanjikan penggantian biaya pembangunan plengsengan oleh Saimin, karena bangunan plengsengan itu sudah jadi. Mau minta ganti rugi kemana kalau bangunan sudah jadi. Wong proposal biasanya disertai gambar dan masih disurvei pejabat terlebih dahulu, pungkasnya. (sudarmawan) follow @portalsurya
  6. 6. Malang Region surya.co.id HALAMAN 6 | | surabaya.tribunnews.com MINGGU, 20 OKTOBER 2013 Naik Tank, Yuni Shara Tebar Senyum BATU, SURYA - Jalanan Kota Batu, Sabtu (19/10) berubah laiknya area pertempuran. Sekitar 2.500 tentara berbaris dengan menyandang peralatan tempur lengkap. Di sepanjang jalan para pasukan berbagai satuan ini menyanyikan lagu-lagu heroik kesatuan masing-masing. Sejumlah pasukan elite, seperti Paskhas Angkatan Udara (AU) dan Pasukan Katak Angkatan Laut (AL) juga serta. Para pasukan ini melakukan pawai dari Agritech, menuju alun-alun Kota Batu dengan jarak tempuh 3 km. Pawai juga menghadirkan kendaraan berat, seperti tank dan panser. Sementara di langit Kota Batu sejumlah pesawat terbang rendah. Satu di antaranya Hercules AU. Warga pun antusias menyambut pawai ini. Mereka berebut berfoto. “Inilah wisata militer. Bentuknya memang pawai pasukan, namun inilah bentuk hiburan bagi masyarakat Kota Batu,” ucap Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko. Menurut Eddy, pihaknya ingin mewujudkan slogan Bersama Rakyat TNI Kuat. Pe- merintah Kota Batu menjadi fasilitator untuk mendekatkan TNI dan rakyat. Konsep wisata militer ini, dinilai Eddy cukup berhasil. Setidaknya terlihat dari tingkat okupansi hotel di Batu yang penuh. “Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) mengonfirmasi semua hotel di Kota Batu penuh,” ujarnya. Dari alun-alun, warga diberi kesempatan naik kendaraan yang alat utama sistem pertahanan (alutsista) TNI ini menuju Stadion Brantas Kota Malang. Salah satunya, artis kelahiran Kota Batu, Yuni Shara. Yuni tidak henti-hentinya tersenyum dan melambaikan tangan kepada warga yang terus memanggil namanya. “Ini pengalaman pertama saya naik tank,” ujar Yuni. Menurut kakak kandung Krisdayanti ini, naik tank sangat menyenangkan. Namun cuaca yang terlalu panas membuat Penyanyi bertubuh mungil ini mengeluhkan kulitya. “Kulitku tambah ireng (kulitku tambah hitam)” ujarnya berseloroh. Gagal Mendarat Di Stadion Brantas, ditapilkan atraksi terjun payung oleh pasukan TNI. Dua belas pasukan pertama yang terjun sukses mendarat di tengah lapangan. Namun saat aksi kedua, seorang penerjuan mendarat terlalu keras sehingga cedera di bagian kaki. Lima penerjun lainnya mendarat jauh di luar stadion. Ada juga penerjun yang mendarat di atas genteng rumah warga. Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Marsma Gutomo memahami kesulitan para penerjun. Antara lain karena angin bertiup kencang, dan sekeliling stadion dipagari pohon cemara yang tinggi. Komandan Korem 083 Baladhika Jaya, Kolonel (Inf) Ardiansyah Triono membenarkan kesulitan tersebut. Ia mengungkapkan, angin di atas terlalu kencang. Sementara saat mulai mendarat, tiupan angin jauh lebih lemah. “Angin di atas dan di bawah yang jauh berbeda harus diantisipasi. Tapi secara medan memang sulit karena ada agar pohon di seputar stadion,” terangnya.(day) WISATA MILITER - Yuni Shara, artis kelahiran Kota Batu menaiki Tank Scorpion bersama Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko dan Muspida serta Pangdivif 2 Kostrad Singosari dan Danlanud Abd Saleh dalam pawai alutsista saat melewati Alun-alun Kota Batu, Sabtu (19/10). SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO Sekkota Bantah Proyek Satu Pintu ■ Komisi A Sidak Kelurahan MALANG, SURYA - Komisi A DPRD Kota Malang meminta para lurah di 57 Kelurahan untuk tidak membuka kotak kiriman buku yang telah diterima sebagai bagian dari program Perpustakaan Kelurahan. Hal itu diucapkan Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Arif Wahyudi, karena Komisi A akan melakukan sidak secara acak ke beberapa kelurahan Senin (21/10). Menurut Arif, lima dus buku yang didrop berdasarkan satu pintu dari Sekertaris Kota Malang (sekkota) menyalahi prosedur pengadaan barang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Dapat dropan buku yang dari satu pintu itu sangat menyalahi aturan. Saya larang para lurah menyentuh dus-dus itu, sebab Senin kami dari Komisi A akan sidak,” kata Arif kepada Surya melalui sambungan telepon, Sabtu (19/10). Arif menjelaskan dana Rp 250 juta untuk operasional kelurahan itu harus dikelola sendiri oleh lurah yang bersangkutan. Terkait program perpustakaan kelurahan anggarannya masingmasing kelurahan Rp 39 juta, Arif mengatakan seharusnya kepala kelurahannya sendiri yang membelanjakan. “Kasihan para lurah ini kalau sampai terseret-seret masalah hukum nantinya, sementara mereka (para lurah) tidak melakukan hal itu. Saat sidak nanti, kami akan jaga kerahasiaan nama lurah yang bersangkutan,” urainya. Membantah Sekota Malang, HM Shofwan, saat dimintai keterangan hanya memberikan penjelasan melalui pesan singkat (SMS) program perpustakaan sekolah ini merupakan program lama yang bertujuan agar warga Malang menjadi gemar membaca. Ia membantah pengadaan buku-buku untuk perpustakaan kelurahan merupakan perintahnya. Shofwan menjelaskan prog- ram perpustakaan kelurahan ini merupakan program lama Pemkot Malang dari dana hibah pemberdayaan kelurahan Rp 250 juta. Dari dana itu, tiap kelurahan merancang program-programnya, termasuk perpustakaan kelurahan yang wajib diadakan sebagai bagian dari program besar Pemkot Malang, yaitu Malang Cerdas. Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini menerangkan saat pengajuan program-program itu, para lurah telah merinci anggaran masing-masing kebutuhan termasuk pengadaan buku. “Jadi lurah-lurah itu telah membuat rincian buku yang dibutuhkan dan membeli bukubukunya dari pengajuan program perpustakaan kelurahan. Tidak benar kalau saya mengedrop buku itu ke tiap kelurahan,” kata Shofwan, kemarin. Mengenai kegusaran para lurah, Shofwan menilai hal itu karena ketidakpahaman lurahlurah yang bersangkutan. “Padahal saya sudah sosialisasikan dua kali mengenai program ini. Saya pun sudah pastikan STORYHIGHLIGHTS ■ Para lurah keluhkan adanya kiriman 5 dus buku untuk perpustakaan ■ Lurah merasa tidak memesan buku senilai Rp 39 juta itu ■ Sekkota membatah buku itu proyek satu pintu dari pihaknya. Ia menyebut itu program lama milik kelurahan, dan pihak lurah sendiri yang memesan 20an lurah sudah paham danbeli buku sendiri,” sambungnya. Lebih lanjut, Shofwan akan mengumpulkan kembali para lurah dalam waktu dekat ini untuk menjelaskan kembali program perpustakaan kelurahan. Mengenai Komisi A DPRD Kota Malang yang akan sidak ke kelurahan, Shofwan tidak keberatan. “Silakan saja kalau memang ingin sidak, karena program ini untuk warga Malang,” tandasnya.(isy) Izin Turun, Pedagang Segera Pindah Rampal MALANG, SURYA - Rencana Wali Kota Malang memindahkan Pasar Wisata Tugu dari Jalan Semeru ke Lapangan Belanegara Rampal segera terealisasi. Sebab, izin penggunaan Lapangan Rampal untuk pasar yang menjadi ikon Kota Malang ini telah turun. Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Gunawan Wijaya, mengatakan izin penggunaan Lapangan Rampal sebagai tempat Pasar Tugu sudah turun dari Pangdam V/Brawijaya. “Saya sudah terima surat izin itu dari pimpinan, dan Lapangan Rampal bisa digunakan untuk Pasar Tugu,” kata Gunawan di sela-sela Apel Akbar Pramuka se-Malang Kota, Sabtu (19/10). Gunawan menuturkan kesulitan Pemkot Malang mencari lokasi yang pas untuk memindahkan Pasar Wisata Tugu dari kawasan Jalan Semeru disampaikannya ke Pangdam. Sebelumnya, bahkan pihak Pemkot telah melakukan pertemuan terkait penggunaan Lapangan Rampal untuk Pasar Wisata Tugu ini. “Seminggu kordinasi dengan Pemkot, langsung saya bersurat ke pimpinan,” sambungnya. Meski begitu, ungkap Gunawan, pemkot harus memiliki konsep yang cantik ketika Pasar Tugu sudah berlokasi di Lapangan Rampal. “Konsep Pasar Tugu ini harus cantik dan tertib, hanya itu pesan pimpinan saya,” ungkapnya. Ia menjelaskan, lokasi Pasar WisataTugu di Lapangan Rampal ini nanti akan terdapat di sisi barat atau sisi yang bersebelahan dengan Jalan Panglima Sudirman. “Tempat sudah kami sediakan. Untuk kapannya, itu semua terserah Pemkot,” ujarnya. Wali Kota Malang, Moch Anton, menuturkan akan menyiapkan konsep ketika Pasar Tugu ini pindah di Lapangan Rampal. Saat ini, Anton masih melakukan sosialisasi dengan para pedagang Pasar Tugu terkait kebijak- join facebook.com/suryaonline annya mensterilkan kawasan Jalan Ijen dan Jalan Semeru dari kegiatan apapun di hari Minggu. “Ada sekitar 450 pe- dagang (yang akan dipindahkan), dan ini membutuhkan pembicaraan yang intensif,” tambah Anton.(isy) Diminati, Cahaya Kecil Kembali Tayang MALANG, SURYA - Belum sempat nonton film Cahaya Kecil ? Ada kesempatan kedua untuk menonton film karya sutradara Benni Setiawan ini. Film tersebut akan kembali ditayangkan di bioskop-bioskop setelah sempat tayang pada 26 September lalu. Ini di luar kelaziman. Namun, Promotional Manager Phinaeon Entertaiment, Otto Harijanto, mengatakan penayangan kali kedua ini berdasarkan minat penonton. “Komentar dan permintaan penonton yang positif dan meminta ditayangkan lagi, yang menjadi alasan kami menayangkan lagi film Cahaya Kecil ini bulan depan,” kata Otto di saat jumpa pers di The Farmer’s Café Malang, Sabtu (19/10). Pada sesi jumpa pers ini, satu dari 10 bintang film ini turut hadir, yaitu Verdi Solaiman. Aktor bernama lengkap Zulverdi Amos Solaiman ini menuturkan di film Cahaya Kecil, Verdi keluar dari alur mainstream berakting. “Si Abram ini seorang manager musik untuk tokoh Gilang Krisna (Petra Sihombing). Karakternya yang gemulai justru di luar kebiasaan saya berakting. Ini jadi tantangan bagi karir akting saya,” imbuh Verdi. SURYA/IRWAN SYAIRWAN PROMO - Verdi Solaiman, pemeran film Cahaya Kecil saat jumpa pers di The Farme’s Cafe Malang, Sabtu (19/10). Film Cahaya Kecil akan kembali tayang di bioskop November mendatang Verdi yang juga turut hadir pada acara Nonton Bareng (nobar) Cahaya Kecil di Studio 21 Matos ini mengatakan antusias peserta nobar di Kota Malang sangat tinggi. “Informasi yang saya dapat, tiket nobar sudah habis. Ini membawa rasa optimistis saya di putaran kedua ini semakin banyak penonton,” ujarnya. Ayah dan Anak Film ini bercerita tentang kehidupan musisi rok bernama Arya Krisna (Andy /RIF) yang memiliki anak bernama Gilang Krisna (Petra Sihombing). Perjalanan karir musik Arya hancur setelah bergelut dengan narkoba, seks bebas, hingga akhirnya masuk penjara. Gilang merasa sangat benci dengan ayahnya karena karir musiknya juga terganggu. “Ada pesan moral dan menjadi pengingat tentang arti sosok seorang ayah. Seorang Ayah itu juga manusia yang tidak luput dari salah. Tinggal bagaimana seorang anak mau menerima kembali dan memaafkan ayah kita atas kesalahan yang dilakukannya,” papar Verdi.(isy) follow @portalsurya
  7. 7. SURYA LINES | MINGGU, 20 OKTOBER 2013 Gitaris Geisha... ■ DARI HALAMAN 1 Kami tanyakan soal barang (ganja) itu, dia (RS) menjawab 'iya', kata AKBP Umar S Fana saat menggelar jumpa pers, di Markas Polres Metro Jakarta Pusat, Jalan Kramat Raya, Sabtu (19/10) pagi. Hen dan RS itu ganjanya didapat dari RD di sebuah bungkus rokok jenis Malboro Putih di dalam, kata AKBP JR Sitinjak. Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Umar Surya Fana Dendam Lama... ■ DARI HALAMAN 1 berawal saat Bripda S dan lima rekannya sedang berkaraoke di ruang 6. Kemudian, dua orang keluar ruangan untuk memesan minuman. Saat itulah terjadi bentrok antara kedua polisi tersebut dan empat anggota TNI. Rikwanto mengatakan, salah satu dari anggota Brimob tersebut kembali ke ruangan untuk memberi tahu rekan-rekannya. Setelah itu, terjadilah perkelahian enam polisi lawan empat anggota TNI. Akibatnya, kata Rikwanto, dua orang anggota Brimob terluka. S mengalami luka tusuk kemudian menjelaskan kronologi penangkapan Roby. Dikatalan, Senin (7/10), aparat Polres Metro Jakarta Pusat menangkap Hen. Dari Hen beserta barang bukti ganja 0,0556 gram bekas pakai dan sebungkus kertas koran berisi ganja 5,1 gram. Hen mengaku ganja itu milik Roby Satria. Jumat (18/10) siang, polisi kemudian menggerebek rumah kontrakan Roby di Jl. Swadaya, Pengadegan, Jakarta Selatan. Di rumah ini polisi menangkap RD, teman Roby. Kemudian disusul penangkapan Roby pada Jumat (18/10) malam sekitar pukul 19.30 WIB di rumah tersebut. Di depan polisi, Hen mengaku menjual satu paket ganja kepada Roby seharga Rp 50.000. Sejauh ini polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka, terutama RS. Apakah RS pengedar, Umar belum bisa memastikan. Sementara ini RS cuma membeli, jelas Umar Dalam pemeriksaan berikutnya terungkap, RS sempat minta tolong pada RD untuk membeli ganja pada Hen. Begitu mendapatkan ganja, RS dan RD, juga Hen, memakainya bersama. UMar mengatakan pihaknya masih mengembangkan kasus narkotika yang melibatkan anak band itu. Tidak sampai di sini saja pemeriksaan kami, kata Umar. Roby dijerat pasal 111 (1) UU No 35 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun serta denda minimal Rp 800 juta, dan maksimal Rp 8 miliar. Penangkapan Roby Satria atau yang lebih tenar Roby Geisha ini sudah diketahui orangtuanya yang tengah menjalankan ibadah haji. Sudah, mereka (orangtua Roby) sudah tahu, kata manajer Geisha, Ofis ditemui di Mapolres Jakarta Pusat, Sabtu (19/10). Selain orangtua yang kecewa, personel Geisha juga kecewa dengan kejadian ini. Namun, manajemen Geisha tak mau memberikan sanksi yang memberatkan gitaris yang banyak menciptakan lagu itu. Kecewa. Ini kan sudah sanksi, tandasnya. Peristiwa penangkapan sekaligus penahanan Roby ini membuat orangtuanya syok. “Pastinya (mereka) syok, ucap Ofis. di bagian perut kiri, sementara Bripda Wil yang terluka di jari tangan kiri akibat kena benda tajam. Adapun Sersan Dua Ch dari Kostrad mengalami luka pada bagian kepala dan wajah. Ch beserta tiga rekannya diketahui berasal dari Detasemen Penghubung Divisi 1 Kostrad, Ciluer. S dan Ch mengalami luka cukup serius. Saat ini S sudah dirawat di RS Polri, sementara Ch di RSPAD Gatot Soebroto. “Sedangkan Wil dirawat di RS Tugu Ibu, Depok,” kata Rikwanto. Terkait hal ini, polisi sudah berkoordinasi dengan Detasemen Polisi Militer AD, Denhub 1 Kostrad, dan Garnisun. Se- jumlah barang bukti telah disita, yaitu sebilah pisau lipat, telepon genggam milik Ch, telepon genggam milik Serda An, dan dua pasang sepatu dan sandal. Polisi juga menyita rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian dan memeriksa tiga saksi mata. Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Rukman Ahmad mengatakan, insiden memalukan itu sudah diselesaikan secara damai. “Kasus semalam telah diselesaikan secara damai antara satuan,” ujar Rukman, kepada Kompas.com, Sabtu sore. Rukman enggan menjelaskan secara detail penyebab insiden adu jotos itu. Ia hanya menyebut kesalahpahaman sebagai pemi- cu adu jotos itu. Dikonfirmasi soal kronologi kejadian di tempat karaoke itu, Rukman enggan menjawab jelas. “Pokoknya salah paham. Biasalah, mereka kan sesama aparat, hanya emosi sesaat. Mereka itu memang perlu belajar komunikasi lagi,” kilah Rukman. Kendati telah selesai, Rukman membantah kasus itu tak dilanjutkan kesatuannya, karena keempat anggota TNI itu sedang diperiksa Detasemen Polisi Militer. “Tetap ada sanksi. Tapi apa sanksinya, biar diproses, diperiksa dulu, kenapa berkelahi,” ujarnya. Sementara itu, Bripda S mengaku perkelahian mereka dengan TNI Divisi Perhubungan I Kos- trad dipicu dendam pribadi. Hal tersebut disampaikan S kepada La Amin Wali (33) sepupu ibunya saat membesuknya di ruang ICU RS Polri Sukanto, Jakarta Timur. “Katanya masalah dendam lama,” ujar Amin yang datang saat itu mengenakan pakaian kerjanya. Amin sendiri hanya sebentar berbicara dengan Sugandi. Dia juga menolak berkomentar lebih jauh karena hanya saudara jauh. “Tunggu ibunya saja. Udah di perjalanan,” kata dia. Ibu S datang langsung dari Ambon, tempat keluarga besar Sugandi tinggal. “Orang Sulawesi tapi pindah ke Ambon,” kata dia. (kompas.com/tribunnews) Nikmati... ■ DARI HALAMAN 1 minuman masuk dalam saf. Mereka ini menggunakan makanan bawaannya itu untuk ngemil sembari menunggu khatib memulai berkhutbah. Namun begitu khutbah dimulai, aktivitas ngemil itu spontan berhenti. Hanya kadang terlihat aktivitas minum yang terlihat hingga menjelang dimulainya salat Jumat. Berbeda dengan umumnya masjid di Tanah Air yang ruangannya los, di masjid ini bagian tengah dilengkapi kursi pendek. Dudukan nempel lantai plus sandaran setinggi 30 cem. Tempat ini menjadi favorit jemaah. Di tempat itu mereka bisa duduk nyaman. Membaca Alquran atau ngemil sambil bersandar. Khusus manula dan jemaah berkebutuhan khusus, di masjid ini juga disediakan kursi. Letaknya di saf paling belakang. Di kursi, mereka yang tidak bisa atau tidak kuat berdiri, menikmati ibadahya sembari duduk. Tapi yang begini ini sudah biasa terlihat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah. Kepulangan Kloter 1 Sementara itu, Amirul Hajj yang juga Menteri Agama Suryadharma Ali akan Pemkab... ■ DARI HALAMAN 1 sampai saat ini belum ada UU atau Perpu dan peraturan perundangan lainnya yang menyebutkan bahwa Trowulan masuk kawasan strategis nasional sebagai kawasan cagar budaya seperti halnya Borobudur, Prambanan, atau tempat lain. Tentu, kami akan tunduk, tambah Ludfi. Bupati Mojokerto Mustafa sebelumnya telah resmi menghentikan pendirian pabrik baja PT Manunggal Sentral Baja (MSB) Tanggung... ■ DARI HALAMAN 1 Sultan Hamengku Buwono X. “Persiapannya sudah 99 persen, kami sudah sangat siap. Tinggal kursi-kursi ini saja yang sedang ditata,” ujar KRT Yudahadiningrat, Ketua Panitia Pawiwahan Ageng, di sela-sela acara geladi bersih, di Bangsal Kencana Kraton Yogyakarta. Nantinya kursi ini akan diurutkan berdasar pin yang terdapat di undangan, terbagi dalam lima klasifikasi untuk VVIP, VIP, reguler, keluarga dan panitia. Setiap tamu yang datang pun akan di periksa dengan alat metal detector oleh petugas termasuk mengikat keris dengan pita, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami sudah menyebarkan 5.000 pin untuk tamu undangan, tanpa pin tamu tidak diperkenankan masuk,” ujar Yudahadiningrat. Tamu undangan VVIP yang sudah mengonfirmasi kedatangannya hingga Sabtu (19/10) ada sekitar 156 orang. Meliputi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden surya.co.id | surabaya.tribunnews.com melepas kepulangan kloter pertama jemaah haji reguler Indonesia pada Minggu (20/10) pukul 07.20 waktu setempat dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Rombongan pertama yang akan dipulangkan adalah kelompok terbang (kloter) 1 asal embarkasi JakartaPondok Gede (JKG01). Mereka dijadwalkan tiba di Tanah Air pukul 20.55 WIB. Pemulangan jemaah haji gelombang I itu akan berlangsung sampai 3 November. Suryadharma Ali, Jumat (18/10) malam mengatakan pelayanan ibadah haji tahun ini lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ada dua hal yang mendukung pelayanan lebih baik yaitu pengurangan kuota 20 persen dan pengetatan pemerintah Arab Saudi terhadap kehadiran jemaah tidak resmi, terutama dari domestik. Pemerintah Arab Saudi memberi sanksi tegas bagi jemaah nonkuota dan bagi warganya yang memfasilitasinya, kata Suryadharma. Menag hari ini dijadwalkan bertemu Menteri Haji Arab Saudi di Jeddah pukul 13.00 WAS (17.00 WIB). Menurut Amirul Hajj, beberapa hal yang dibicarakan antara lain soal perbaikan fasilitas bagi jemaah seperti soal kuota haji, tidak digunakan lagi busbus yang tua dan tenda di Arafah yang lebih baik. Sementara berdasarkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji TerpaduKesehatan (Siskohat-Kes) per 19 Oktober 2013 pukul 07.02 WAS atau 11.02 WIB, jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat mencapai 106 orang. Saat ini situasi di Masjidil Haram kembali dipadati jemaah haji yang melaksanakan tawaf ifadhah dan tawaf wada. Jamaah haji Indonesia yang terbang dengan pesawat Garuda Indonesia akan mendapat jatah air zamzam 5 liter. Namun mereka tak diperkenankan membawa air zamzam di koper. Zamzam diberikan di Halim, kata Vice President Hajj, VVIP and Charter Garuda, Hady Syahrean di Jeddah, Sabtu (19/10). Hady menerangkan alasan soal jamaah tak boleh membawa zamzam di koper. Hal itu dilakukan untuk keamanan penerbangan. Kalau ditaruh di bagasi nanti kalau bocor bagaimana, jelasnya. Ia menjamin jatah zamzam akan diberikan di Jakarta. Menurut dia, untuk barang bagasi masing-masing jemaah diperbolehkan hingga berat 32 kg dan tas tenteng 7 kg. Kembali diingatkan dalam barang bawaan itu tak boleh membawa zamzam. Pesawat pertama akan terbang dari Jeddah Minggu pagi pukul 07.20 dan mendarat di Halim Minggu malam, terangnya. (*/ant tribunnews/alb/nam) Minta Maaf Roby Satria mengaku menyesal telah mengonsumsi barang haram yang membuatnya harus mendekam di balik jeruji besi. Roby juga meminta maaf kepada teman-teman grup band Geisha yang membesarkannya selama ini. Penyesalan Roby disampaikan kepada Izrod, anggota tim manajemen Geisha yang membesuknya di tahanan Polres Jakarta Pusat, Sabtu (19/10) sore. Ada penyesalan. Dia juga sudah meminta maaf kepada teman-teman Geisha. Semua sudah dimintainya maaf, ucap Izrod. Mengenai penangkapan, penuturan berbeda dikemukakan kuasa hukum Roby, Jhon Hasyim. Ia menuturkan bahwa Roby ditangkap pada 7 Oktober lalu dan ditahan sejak 8 Oktober 2013. Tanggal penangkapan sih tanggal 7 Oktober. Penahanannya mulai 8 Oktober, ujar Jhon Hasyim. Namun Kasat Reskrim Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Robert Sitinjak, tetap Roby Tidak... ■ DARI HALAMAN 1 sesuatu yang terjadi di luar dugaan terhadap personel Geisha. Dari awal selalu ada (pemain additional), ucap Dian Nurvianty yang dihubungi via telepon. Sejauh ini belum ada kendala, Geisha masih manggung di beberapa tempat. Kemarin, Momo dan kawan-kawan juga nongol di acara musik Dahsyat RCTI, untuk menghibur Jaksa Eksekusi... ■ di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Ini dilakukan setelah begitu banyak kalangan menentang pendirian pabrik di kawasan yang merupakan cagar budaya. Pabrik ini sendiri telah mengantongi izin prinsip dan izin mendirikan bangunan (IMB). Sebelumnya, baik Bappeda maupun Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kabupaten Mojokerto telah mengeluarkan izin setelah mendapat kepastian bahwa Desa Jatipasar tempat pabrik berdiri tidak berada di kawasan inti. Tapi berada di zona penyangga meski berada 500 meter dari Candi Wringin Lawang. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) juga telah menggali untuk mencari temuan benda arkeologis dan dilokasi tersebut tidak ditemukan benda yang dimaksud. Meski berada di zona peyangga, bukan berarti bebas mendirikan apa saja. Yang boleh berdiri di zona penyangga adalah gedung penunjang pelestarian cagar budaya. Seperti gedung untuk pusat informasi atau untuk pengamanan, kata Kepala BPCB Aris Soviyanto. Sementara itu, Permadi mantan anggota DPR RI yang datang ke Mojokerto mendukung gerakan Save Trowulan menilai pemerintah pusat sangat lamban dalam hal ini. Kenapa menentukan kawasan saja tidak bisa. Harus segera dibuat peta di Trowulan, kata Permadi. Sementara Luluk Sumiarso Ketua Dewan Pimpinan Balai Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) berharap, masing-ma- sing pihak yang berkepentingan dalam proses penyelamatan situs Majapahit di Trowulan untuk bekerja dengan fungsinya masing-masing. Memang yang mendesak saat ini adalah petunjuk pelaksanaan atau petunjuk teknis menyangkut posisi Trowulan. Semua punya tugas masing-masing, termasuk Pemkab Mojokerto. Meski begitu, penghentian pendirian pabrik ini adalah babak baru demi demi perkembangan pelestarian cagar budaya peninggalan Majapahit, kata Luluk. (fai) Boediono, para duta besar dan sejumlah mantan presiden dan wapres antara lain Jusuf Kalla, Megawati dan Try Sutrisno, serta para ketua lembaga tinggi negara. Selebritis senior seperti Widyawati, Titik Puspa juga akan menghadiri pawiwahan ageng ini. Pada geladi bersih, digelar prosesi adat upacara panggih (temu). Yudahadiningrat menjelaskan, upacara panggih mempertemukan pengantin perempuan dan laki-laki di bangsal Kencana. Prosesi meliputi upacara balanganbalangan sirih, injak telur, dan pondhongan. Pada saat upacara pondhongan, GKR Hayu dipondhong oleh KPH Notonegoro dan KRT Suryahadiningrat dari kerabat keraton. “Geladi bersih ini untuk latihan agar tidak terjadi kesalahan saat hari pelaksanaan,” ujar pria yang sudah 3 kali berturut-turut didaulat sebagai Ketua Panitia Pawiwahan Ageng ini. Secara berurutan untuk rangkaian prosesi pernikahan agung akan digelar mulai Senin (21/10) akan diadakan nyantri, siraman untuk pengantin pria di Ksatriyan, sementara pengantin putri menjalani siraman di Keputren. Hari itu juga digelar acara tantingan dan midodareni. Selanjutnya pada Selasa (22/10), prosesi dilanjutkan dengan ijab dan panggih di keraton. Sementara untuk resepsi dan pamitan digelar di hari terakhir atau Rabu (23/10). Sultan sendiri, menjelang pernikahan itu, sudah mengajukan cuti terkait jabatannya sebagai Gubernur DIY mulai 22-23 Oktober 2013. Pada kesempatan itu, di depan wartawan Sultan HB X mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, Pemda tingkat I, Kota, dan Kabupaten atas segala partisipasi dan dukungannya. Dan juga kepada seluruh awak media yang mau berpartisipasi mulai dari surat kabar hingga stasiun televisi. “Saya juga berterimakasih pada komunitas-komunitas yang akan menggelar Pesta Rakyat, yang punya inisiatif sendiri untuk menyediakan angkringan seperti beberapa tahun lalu,” ucap Sultan. Pada kesempatan itu media mendapatkan kesempatan bertanya, termasuk soal perasaannya akan melepas puteri keempatnya GKR Hayu yang akan dipersunting KPH Notonegoro. Apalagi ini adalah putri terakhir Sultan yang akan menikah. “Tanggung jawab saya selesai. Saya harap anak-anak bisa menempuh kehidupan dengan harmoni dan kebahagiaan,” tuturnya. Sultan menyebut calon menantunya sebagai sosok pria yang cukup berpendidikan dan memiliki moralitas baik. Sultan mengaku sudah tidak ragu untuk menikahkan putrinya dengan pria pujaannya itu. “Ya mau gimana lagi anak saya cinta, dan bagaimanapun saya setuju,” ungkapnya. Sultan juga sudah memberikan wejangan kepada kedua mempelai, ia berharap dalam pernikahannya ini, GKR Hayu dan KPH Notonegoro bisa membangun keluarga baru. Dalam pernikahan itu, kata Sultan, kedua mempelai bisa saling menghormati, juga bisa membangun kebersamaan dan bukan malah mengalahkan kebersamaan itu. “Rasa saling menghargai dan mengerti itu yang harus diutamakan, tujuan kita itu kebahagiaan,” ucapnya. Termasuk risiko GKR Hayu harus meninggalkan keraton dan bermukim di Washington DC, tempat KPH Notonegoro terikat kontrak selama empat tahun pada Bureau of Management, UNDP, New York di bidang Management Specialist, Business Continuity and Enterprise Risk Management. Menurut Sultan, putrinya pun masih harus menyelesaikan kuliahnya di Negeri Paman Sam itu. “Kontraknya itu kan 4 tahun tapi kurang 2,5 tahun dan nanti anak saya sekolah S2 juga sekitar 2,5 tahun, jadi ya mogamoga pas selesai kontrak, anak saya selesai kuliahnya, jadi bisa sama-sama memikirkan mau memilih tinggal di mana,” ujarnya. Bagi Sultan tak ada yang perlu diubah atau dipaksakan dengan karir menantunya itu. Akan lebih baik mengerjakan apa yang sudah ada. Tinggal mengikuti aturan perusahaan saja. Sultan merasa anak-anaknya sudah besar dan tahu apa yang harus dilakukan untuk mengharumkan nama Yogya dan Keraton. “Sudah biasa kalau di rumah sepi, anak-anak bekerja di luar. Tapi mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ujarnya. (TribunJogja/ theresia andayani) join facebook.com/suryaonline Dalam akun Twitternya, Roby sempat berkicau mendoakan kedua orangtuanya yang pergi ke Tanah Suci. Gitaris yang banyak menciptakan lagu untuk Geisha itu berharap orangtuanya menjadi haji yang mabrur. Selamat jalan selamat beribadah mama papa. Semoga menjadi haji yang sempurna.. Aminnnn, tulis Roby di akun Twitternya, 3 Oktober 2013. Sehari sebelumnya, Roby sempat memajang foto identitas calon jemaah haji milik orangtuanya. Impian memberangkatkan orangtuanya pergi haji merupakan impian Roby sejak lama. H-2. Hari yang sudah ku tunggu sejak 2007 dan nazarkupun terwujud..terimakasih ya Allah, tulis Roby. DARI HALAMAN 1 tutur Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidoarjo, Sumardi SH. “Keluarga semula ingin menunggu pengacara. Begitu dilakukan negosiasi langsung kami bawa. Kan dia kondisinya sudah sehat dan dikuatkan dokter yang merawat,” terangnya. Sebelum eksekusi, tim eksekutor dari Unit Pidana Khusus (Pidsus) dan Intel sudah nyanggong sejak, Jumat (18/10) mulai pukul 14.00 WIB di rumah sakit. Mereka harus melekan untuk memantau gerak-gerik Win. Tim eksekutor harus menunggu pernyataan dokter bahwa Win sehat sebelum membawa mantan bupati itu. “Jadi kami terus memantau perkembangan demi perkembangan. Begitu terpidana dinyatakan sehat, langsung kami bawa,” tandas Sumardi. Sumardi mengatakan, Win harus disanggong supaya tidak pergi begitu dinyatakan sehat, sehingga jaksa pun harus mencari-cari lagi. “Tapi terpidana kooperatif,” terangnya. Seperti diberitakan, sebelum eksekusi, Win akan menyerahkan dulu uang pengganti Rp 2 miliar. Namun kejaksaan menolak, karena merasa eksekusi lebih penting. Uang pengganti bagian dari vonis Mahkamah Agung itu bisa diserahkan setelah eksekusi. “Soal uang pengganti bisa diserahkan kapan saja karena jangka waktunya sebulan,” kata Sumardi. Dihubungi terpisah, pengacara Win, Trimoelja D Soerjadi, mengaku sempat menawar eksekusi hingga Senin (21/10) agar kondisi kliennya itu benarbenar pulih. ”Tapi, karena tidak bisa, ya sebagai warga negara yang taat hukum, kami tetap menaatinya. Lagi pula Pak Win sudah bisa rawat jalan,” kata Trimoelja kepada Surya, Sabtu malam. Namun, Trimoelja juga mengatakan, kliennya akan menempuh upaya peninjauan keukeeh penangkapan Roby dilakukan pada Jumat (18/10 malam). Jhon Hasyim menuturkan, Roby baru mulai mengisap ganja sekitar satu tahun ini sejak kerap berkumpul dengan Hen dan RD. Ofis, manajer Geisha, juga menuturkan Roby memang sering kumpul dengan temantemannya tersebut. Sedangkan kepada polisi, Roby mengaku baru tiga kali mengonsumsi narkoba. AKBP Umar mengatakan, Roby disinyalir sebagai pelanggan pengguna narkoba. Sebab, pria kelahiran 13 Mei 1986 itu selalu membeli ke tempat yang sama. Karena sebatas pengguna, Jhon Hasyim berencana mengajukan permohonan agar Roby dapat menjalani rehabilitasi. Secepatnya kami upayakan. Kalau 0.58 gram, kami harapkan akan direhabilitasi, ujar Jhon. Tidak Dipecat Marketing Manager Musica Studio's Dian Nurvianty juga mengaku kaget atas penangkapan Roby. Saya kaget mendengar kabar ini, ucap Dian. Menurut Dian, Roby adalah anak baik dan karya-karyanya menjadi lagu hits di Tanah Air. Dian berharap kasus Roby cepat selesai. Ofis menuturkan, meski terjerat kasus narkoba, Roby tidak akan dipecat dari band yang telah membesarkannya. Enggak (dipecat). Ini kan sudah sanksi yang cukup berat buat dia, ucap Ofis. Untuk mengisi posisi Roby yang ditahan polisi, manajer Geisha akan menyiasatinya dengan gitaris additional. Sehingga Geisha tetap dapat manggung seperti biasanya. Mudah-mudahan tidak (terganggu). Geisha terus jalan, ujar Dian Nurvianty. (tribunnews/will) penggemarnya. Mudah-mudahan tidak terganggu. Saya enggak pegang jadwal. Tapi, setahu saya anak-anak masih di luar kota. Geisha terus jalan kok, tandas Dian. Sebagai pihak label, Dian berharap masalah yang menimpa Roby segera berakhir. Dian berharap Roby bisa mengambil hikmah dan tetap terus berkarya. Ingin masalah cepat selesai, belajar dan tetap berkarya, harapnya. (tribunnews/wil) kembali (PK) untuk membuktiknya mantan bupati Sidoarjo itu tidak bersalah. ”Kami masih mempersiapkan pengajuan PK,” kata pengacara senior ini. Dalam kesempatan ini, Trimoelja sempat mengaku menyesalkan pernyataan salah satu jaksa lewat sebuah radio di Surabaya, bahwa tidak ada perlawanan dari dari pihak Win Hendrarso. Menurut Trimoelja, tidak melakukan perlawanan itu sama artinya dengan mengaku bersalah. ”Memang saya tidak dengar langsung, tapi diberitahu oleh keluarga bahwa ada jaksa yang berkomentar di radio terkait hal itu. Kami ini orang profesional, tidak ada perlawanan bukan berarti mengaku salah. Tapi kami taat hukum,” tandasnya. ”Kalau mengaku bersalah, ngapain kami mengajukan PK. Sekali lagi, jika memang benar komentar itu disampaikan seorang jaksa kepada publik (lewat radio), kami sangat menyesalkannya,” sambung Trimoelja Dalam kasus korupsi Kasda Sidoarjo 2005 sebesar Rp 2,4 miliar ini terseret juga anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi Demokrat Nunik Ariyani yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dispenda Sidoarjo dan staf Dispenda Sidoarjo Agus Dwi Handoko. Di Pengadilan Tipikor, Win divonis 1 tahun penjara, lalu naik banding. Pengadilan Tinggi memutus bebas Win Hendrarso karena menilai tidak ada unsur kerugian negara. Namun jaksa mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) dan setelah hampir dua tahun kasasi itu dikabulkan. MA memvonis Win 5 tahun penjara dan membayar uang pengganti Rp 2 miliar. Catatannya, apabila dalam waktu 1 bulan, terdakwa tidak bisa melunasi uang pengganti maka harta benda terdakwa akan disita dan dilelang untuk mengganti kerugian negara. Apabila tidak cukup maka hukuman terdakwa harus ditambah selama 2 tahun penjara. (mif) follow @portalsurya
  8. 8. Susun Batu di Kepala Botak ADLER - Yuri, seorang insinyur, menumpuk batu di kepala gundul rekannya Alexander saat mereka bersantai di pantai Adler, Sochi, Rusia beberapa waktu lalu.(chinadaily) HALAMAN | MINGGU, 20 OKTOBER 2013 Sape Sono' Pikat Turis Jerman ■ Bangkalan Gelar Kerapan Sapi tanpa Kekerasan pamekasan, surya - Adu kecantikan sapi kelas premium di Lapangan R Soenarto Hadiwidjojo, Pamekasan, Sabtu (19/10), menarik perhatian turis lokal dan mancanegara. Mereka menikmati kontes kecantikan Sape Sono’ yang harganya bisa mencapai Rp 140 juta seekor itu. Para turis itu antara lain datang dari Prancis, Inggris, Jerman dan Korea. Mereka tak hanya mengabadikan kontes sapi berkulit cokelat muda itu, tetapi juga ikut menari ketika sapi-sapi itu diarak, seperti dua turis perempuan asal Jerman yang tak berhenti menari. Kepala Badan Koordinator Wilayan IV Pamekasan, Eddy Santoso, yang juga ketua panitia kontes mengatakan, kontes itu diikuti 39 pasang sapi betina empat kabupaten di Madura. “Kontes ini tidak sekadar untuk menghibur masyarakat Madura, tapi juga sebagai sarana untuk merajut tali silaturrahmi sesama pemilik sape sono’ dan menjaga kelestariaan tradisi,” kata Eddy Santoso. Sayangnya, kemeriahan kontes Sape Sono’ itu tidak dibarengi kegembiraan para pemilik sapi kerapan. Kerapan Sapi Piala Presiden 2014 belum mendapat lampu hijau dari presiden. “Kemarin saya ke Jakarta menemui Bapak Presiden untuk menyampaikan aspirasi pengerap (pemilik sapi kerapan) yang menginginkan agar dua-duanya (pola lama dan baru) sama-sama digelar,” ujar Eddy Santoso, di sela-sela kontes sape sono’. Yang dimaksud pola lama itu adalah penggunaan kekerasan untuk memacu sapi kerapan, sebaliknya, pola baru tanpa kekerasan. Jika izin presiden terbit, maka hanya ada satu piala untuk dua pola kerapan. “Mungkin akan dibuatkan duplikatnya. Yang jelas, setelah ada izin presiden, akan kami gelar semuanya. Harapan kami, tidak akan pernah menghapus budaya Madura, karena karapan sapi sudah mendunia,” tambah Edddy. Sementara komunitas pecinta sapi kerapan se-Madura, yang tergabung dalam Jet Matic Foundation (JMF), tetap berharap kerapan sapi pola lama digelar. “Kami lebih setuju, karapan sapi memakai istilah karapan sapi kearifan lokal, daripada memakai istilah 'menggunakan rekeng' (dengan kekerasan),” papar Amirusi, Sekjend JMF. Sementara itu, di Bangkalan, hari ini, Minggu (20/10), digelar kerapan sapi tanpa kekerasan di Lapangan RPH Moh Noer yang diikuti 30 pasang sapi pilihan. Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Budaya, dan Parawisata (Disporabudpar) Bangkalan Mohammad Gufron mengatakan, meski tanpa kekerasan, kerapan ini tetap bakal meriah. “Kami pun hanya wajibkan penonton bayar tiket Rp 3.000,” katanya. (sin/st32) surya/muchsin sapi cantik - Dua pasang sapi betina tampil dalam kontes Sape Sono' di Lapangan R Soenarto Hadiwidjojo, Pamekasan, Sabtu (19/10). Foto kiri: Turis mancanegara juga ikut menikmati kontes Sape Sono' yang merupakan acara tahunan di Kabupaten Pamekasan. KPK Temukan Info Baru Kasus Anas storyhighlights ■ Menurut Juru bicara KPK Johan Budi, informasi baru itu sangat memungkinkan lahirnya tersangka baru. ■ Johan tak mau membeber ketika ditanya apakah info baru itu menjurus pada keterlibatan Athiyyah Laila, istri Anas, atau anggota DPR yang selama sering disebut. ■ Kemungkinan Ada Tersangka Baru jakarta, surya - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengatakan penyidik sedang menelusuri informasi baru yang muncul selama penyidikan kasus suap terhadap mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terkait proyek Hambalang. Dengan alasan itu, KPK belum menjadwalkan pemeriksaan dan penahanan Anas setelah Andi Alifian Mallarangeng ditahan. Dalam perkembangannya, banyak informasi baru yang muncul, baik dari keterangan saksi maupun penelusuran penyidik, kata Johan, Jumat (18/10) malam. Johan memilih bungkam mengenai informasi baru yang diperoleh penyidik. Namun menurut Johan, informasi baru itu sangat memungkinkan lahirnya tersangka baru. Ia menekankan penetapan tersangka baru tergantung bukti-bukti yang ditemukan penyidik. Penetap- an tersangka belum berhenti, ini masih dikembangkan dan sangat terbuka berkembang ke pihak lain, katanya. Johan juga tak bersedia membeber ketika ditanya apakah informasi baru itu menjurus pada keterlibatan Athiyyah Laila, istri Anas, atau sejumlah anggota DPR yang selama ini sering disebut. Pernyataan saya jangan dibatasi ke satu-dua orang saja, katanya. Februari 2013 lalu, KPK menjadikan Anas Urbaningrum se- bagai tersangka kasus penerimaan hadiah mobil Toyota Harrier terkait proyek Hambalang dan proyek lainnya. Dia juga diduga menerima janji sampai Rp 100 miliar dalam berbagai proyek. Sebelumnya, Anas Urbaningrum mengaku 1.000 persen siap jika ditahan. Hal itu disampaikan menyusul telah ditahannya tersangka lain, Andi Malarangeng pada Kamis (17/10). Saya seribu persen siap (ditahan KPK), kata Anas di kediamannya di Jakarta. Hanya saja, menurut Anas, penahanan harus berdasar asas keadilan dan keobjektifan. Dengan begitu, kebenaran dapat ditegakkan. Jadi, tidak boleh dipaksa, dicari bagaimana harus bersalah, lanjut Anas. Menurut Anas, seseorang dapat ditahan dengan alasan agar tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan tak mengulangi perbuatannya. Penahanan menurutnya harus berdasarkan ketiga hal itu sehingga memiliki urgensi secara hukum. Dalam kesempatan itu, Anas kembali lagi membantah telah menerima pemberian dari proyek Hambalang. Ia yakin dirinya bersih dan tak melakukan tindak pidana apapun. Berdasarkan apa yang saya tahu dan saya alami, saya tak pernah menerima gratifikasi Harrier dari proyek Hambalang atau dari PT Adi Karya, kata Anas dalam wawancara di Kompas TV, Jumat (18/10) petang. Setelah penahanan Andi, maka Anas disebut giliran berikutnya ditahan KPK. Bagaimana tanggapan Anas? Itu sudah lama disebutsebut, katanya habis lebaran, habis audit BPK, minggu depan, minggu depan lagi, saya tidak tahu, kata Anas. (tempo/tribunnews) Tiga Peziarah Tewas Gara-gara Ban Pikap Pecah situbondo, surya - Sebuah pikap Daihatsu Espass bernomor polisi B 9946 FO yang mengangkut belasan peziarah dari Kecamatan Ceremi, Kabupaten Bondowoso, terguling di Jalan Raya Desa Kalibagor, Kecamatan Kota, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (19/10) sore. Meski sudah saksi melihat bahwa mobil itu mengalami pecah ban sebelum terguling, polisi belum mau menentukan penyebab pasti kecelakaan maut itu. Akibatnya, tiga penumpang tewas dalam perjalanan menuju ke RSU dr Abdoer Rahem Situbondo akibat lukanya yang terlalu parah. Dalam kecelakaan itu, 10 penumpang lainnya mengalami luka berat. Selain itu, empat penumpang lainnya termasuk Tolak (36), sopir pikap, hanya mengalami ringan. Hingga berita ini ditulis, semua korban masih dirawat di RSUD. Mereka yang tewas adalah Ny.Nuh (49), Iswan (8), Hasan Basri (7). Bocah yang tewas terakhir adalah putra Tolak. Kecelakaan bermula saat pikap yang melaju dengan kecepatan tinggi melintas di Jalan Raya Desa Kalibagor, Kecamatan Kota, Situbondo, tepatnya di sebelah utara Mapolsek Kota. Roda depan sebelah kiri mobil itu tiba-tiba pecah. Akibatnya, sopir pikap tidak bisa mengendalikan laju mobilnya. Sejurus kemudian, pikap terguling dan belasan penumpang yang berada di bak belakang berjatuhan dan ada yang tertindih mobil. ”Sebelum terguling, saya bersama warga di sini melihat mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara ke selatan,” ujar Sugito, saksi mata. Petugas lantas Polres Situbondo Aiptu Siswanto mengatakan, meski menurut sejumlah saksi pikap melaju dengan kecepatan tinggi, namun polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan ini. Polisi, kata Aiptu Siswanto masih menyelidiki penyebab insiden itu. Kami masih mencari bukti-bukti di lapangan sebelum membuat kesimpulan tentang penyebab kecelakaan itu, kata Siswanto . (kompas.com/izi) Buka Sekolah untuk Investasi Akhirat P YUNI SHARA surya/david yohanes join facebook.com/suryaonline enyanyi senior Yuni Shara pulang kampung ke tanah kelahirannya di Kota Batu, Sabtu (19/10). Selain merayakan hari jadi Kota Batu ke-12, Yuni juga mengurus sekolah yang baru dikelolanya. Ditemui di Stadion Brantas Kota Batu, dengan wajah sumringah, Yuni menceritakan sekolah play group barunya. Sekolah tersebut sebenarnya sudah lama ada. Namun karena tidak ada yang mengelola, Yuni tergerak untuk mengambil alih. “Jadi ini karena gerakan hati saya. Bukan semata-mata untuk usaha dan mencari keuntungan,” katanya. Sayangnya perempuan cantik kelahiran Batu 3 Juni 1972 ini enggan memaparkan berapa modal yang harus dikeluarkan untuk mengambil alih play group ini. Yang pasti Yuni harus menyiapkan guru terbaik buat sekolah ini. Selain itu Yuni juga harus belanja buku-buku serta mainan anak terbaik buat sekolahnya. Yuni memaparkan, sekolahnya menempati lahan seluas 500 meter persegi di Jalan Samadi Kota Batu. Selain play group di sekolah ini juga dibuka Taman Pendidikan Alquran (TPA), serta penitipan anak. “Siapa saja bisa trial di sini. Yang pen- ting anak-anak bisa merasakan suasana bermain dan belajar,” katanya. Saat ini sudah ada 38 siswa play group dan 17 siswa TPA. Biaya pendidikan pun dipatok Rp 2.500 per pertemuan. Biaya tersebut dinilai sangat ringan dengan segala fasilitas yang ada di sekolah. Yuni menambahkan, sekolah tersebut sebenarnya lebih banyak untuk membantu pedidikan anak usia dini di Kota Batu. Sebab untuk operasional pun, Yuni harus merogoh kantong pribadinya. Namun ibu dua anak ini tidak menutup donasi buku atau mainan anak-anak. “Yang pasti sekolah ini tidak berada di yayasan tertentu. Semua kebutuhan harus saya penuhi dari dana pribadi,” ucapnya. Menggunakan nama Permata Abadi, Yuni menyebut sekolah ini sebagai investasi akhirat. Sebab dari sekolah ini Yuni berharap bisa melakukan sesuatu bagi anak-anak Kota Batu. Khususnya di bidang pendidikan. Apalagi kedua anaknya, Cavin dan Cello juga mendukung niatnya mengambil alih sekolah tersebut. “Tidak ada hal-hal besar kalau kita tidak melakukan hal-hal kecil. Sekolah ini pengabdian buat kata hati saya,” pungkas Yuni. (day) follow @portalsurya

×