Epaper Surya 2 September 2013

7,281 views
7,160 views

Published on

Published in: News & Politics
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
7,281
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Epaper Surya 2 September 2013

  1. 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 Lima tersangka provokator kerusuhan Probolinggo dibawa ke Polda Jatim Kapolda klaim situasi Kota Probolinggo sudah kondusif Rekapitulasi akhir penghitungan suara akan dipercepat KPU akan pertemukan empat pasangan calon wali kota dalam satu meja ■ ■ ■ ■ storyhighlights S elama tiga tahun, mulai pertengahan 1974 hingga 1977, Moeldoko yang lahir di Purwoasri, Kabupaten Kedi- ri, ini menyelesaikan pendidik- an SLTA-nya di Sekolah Mene- ngah Persiapan Pembangunan (SMPP) Jombang. SMPP Jombang yang berlokasi di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Desa Sengon, Kecamatan Jombang Kota, kini berubah nama menjadi SMA Negeri 2 Jombang, dan merupakan salah satu SMA favorit di kota santri. Mantan guru SMPP, Sukesi, masih ingat bahwa salah satu KE HALAMAN 7■ Lima Perusuh Dibawa ke PoldaGubernur: Pulihkan Situasi Warga Masih Trauma ■ ■ probolinggo, surya - Janji Kapolda Jatim Irjen Unggung Cahyono segera menangkap pelaku kerusuhan Pilwali Probolinggo terbukti. Lima tersangka berhasil dibawa ke mapolda, Minggu (1/9). Kabid Humas Polda Jatim Kombes Awi Setiyono mengatakan, satu ter- sangka sudah berada di mapolda sejak Sabtu (31/8) siang. Sedangkan empat lainnya diperkirakan baru tiba kemarin malam. Yang ditangkap pertama kali, kata Awi, adalah MH, pada Sabtu pagi. Kemudian siangnya, polisi meringkus AK, AG, dan EP. Sekitar pukul 16.00 WIB, satu lagi tersangka juga dibekuk, yakni SO alias SG. Menurut Awi, penetapan tersangka, yang semuanya warga Probolinggo, itu dilengkapi sejumlah bukti, termasuk KE HALAMAN 7■ SURYA/SUTONO GURU PANGLIMA - Lamidi, salah satu guru Panglima Jenderal TNI Moeldoko yang berada di Jombang, Minggu (1/9). Kendati bukan kelahiran Jombang, Jenderal TNI Moeldoko, yang belum lama ini dilantik menjadi Panglima TNI oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sempat mengenyam bangku sekolah di Jombang, yakni semasa menempuh Sekolah Lanjut- an Tingkat Atas (SLTA). Cerita Mantan Guru Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko Jadi Pejabat Tak Mau Dipanggil Pak AFP/PAUL ELLIS KADO ULTAH - Striker Liverpool, Daniel Sturridge (kiri) merayakan kemenangan bersama Martin Skrtel setelah mencetak gol saat menghadapi Manchester United di Stadion Liverpool, Inggris. Ini terjadi bertepatan dengan ulang tahun Daniel Sturridge, Minggu (1/9). Kado Istimewa Daniel Sturridge liverpool, surya - Tuan rumah Liverpool sukses meng- amankan tiga poin saat terlibat bentrok meladeni sesama tim langganan papan atas Premier League Inggris, Manchester United (MU) di Anfield, Minggu (1/9) malam WIB. Pada big match ini, Liverpool menang tipis 1-0 (1-0). Lagi-lagi pahlawan keme- nangan The Reds yakni striker Daniel Sturridge. Gol Sturridge lahir ketika pertandingan baru berjalan empat menit meman- faatkan umpan lambung dari tendangan bebas Steven Ger- rard. Pada dua pertandingan sebelumnya, mantan pemain Chelsea ini juga menjadi penen- tu kemenangan saat Liverpool mengalahkan Stoke, 1-0, 17 Agustus dan menekuk Aston Villa juga dengan 1-0, 24 Agus- tus lalu. Berbeda dengan dua gol se- belumnya, gol yang bersarang ke gawang De Gea, Minggu (1/9) sangat istimewa. Gol ini menjadi kado istimewa Sturridge, karena gol tersebut bertepatan dengan ulang ta- hunnya yang ke-24. Strurridge lahir di Birmingham, Inggris, 1 September 1989. Pemain kidal ini sekaligus menjadi pemain keempat Liverpool yang mencetak gol pada hari ulang tahunnya di Premier League setelah Peter Crouch, Robbie Fowler, dan David Burrows. Tambahan tiga poin tersebut KE HALAMAN 7■ 'Kalahkan' Bella Saphira arumi bachsin P ernikahan bintang sinetron Bella Saphira dengan Mayjend Agus Surya Bakti akhir pekan lalu menyedot perha- tian banyak orang, karena diwarnai isu tidak adanya persetujuan orangtua Bella. Infotain- ment pun ramai memberitakan pesona perni- kahan militer dan artis. Namun, popularitas dalam pemberitaan di layar kaca tidak selalu berbanding lurus dengan arus perhatian pembaca di dunia maya. Buk- tinya, menurut mesin pencari (search engine) Yahoo! popularitas pernikahan Arumi Bachsin dan Emil Dardak menempati urutan pertama. Catatan ini diperoleh Tribunnews.com hingga Minggu (1/9). Pernikahan Bella Siswa SMP Lumpuhkan Perampas tuban, surya - Nyali Rizal Hadi Santoso (15), pelajar kelas dua SMP ini teramat besar. Pria asal Dusun Mangkung, Desa Ngino ini berhasil melumpuh- kan perampas sepeda motor miliknya seorang diri, Minggu (1/9) pagi. Perampok yang dilum- puhkan Rizal seorang diri itu adalah Agus Budi Pratikno (20), warga Dusun Drudi Lor, Desa Sambongrejo, Kecamatan Semanding. Pria ini merupakan perampas sepeda motor yang biasa beraksi dengan modus membonceng. Aksi heroik Rizal ini ber- mula ketika Rizal pulang dari rumah rekannya di Kecamatan Semanding menuju tempat tinggalnya. Di tengah perjalan- an, laju sepeda motornya tiba- tiba dihentikan Agus. Kepada Razal, Agus mengatakan niat membonceng hingga ke Dusun Mangkung. Karena nunut tumpangan di desa itu adalah hal yang wajar, Rizal langsung menuruti keinginan Agus. Ia tak berpikir macam-macam hingga sepeda motornya tiba di pertigaan jalan Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Tuban. "Di lokasi ini tersangka me- minta agar dirinya yang menye- tir. Alasannya tersangka tidak nyaman kalau duduk di bela- kang, membonceng. Tapi setelah keinginan itu dituruti, tersangka lantasmendorongkorbanhingga terjatuh dan tersangka perampas motorberusahakabur,"kataAKP Wahyu Hidayat, Kasat Reskrim Polres Tuban, Minggu. Tindakan ini tentu saja mem- buat Rizal meradang. Korban nekat melawan dengan jalan berteriak maling, dan mengha- lang-halangi tersangka hingga terjatuh. Tak hanya itu saja, kor- ban juga nekat berduel dengan bekal silat yang dipelajarinya di kampung. "Tak lama warga di sawah yangmendengarteriakankorban Kebut Perbaikan Tol Jakarta, surya - Sejumlah perbaikan dan peningkatan layanan pada beberapa ruas tol terus dikebut pada saat ini. Langkah ini dilakukan PT Jasa Marga Tbk yang secara terbuka mengumumkan hal itu, dengan harapan akan memenuhi standar pelayanan minimum (SPM). SPM harus dipenuhi jelang kenaikan tarif tol pada akhir September, sebagaimana diper- syaratkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerja- an Umum. "Kami sedang bekerja keras melakukan perbaikan dan peningkatan layanan untuk memenuhi SPM," kata Hasa- nudin, Direktur Operasi PT Jasa Marga Tbk, saat dihu- bungi di Jakarta, Minggu (1/9). Penegasan tersebut di- sampaikan terkait pernya- taan Kepala BPJT Achmad Gani Ghazaly bahwa meski se- cara menyeluruh persoalan SPM pada ke-14 ruas tol sudah difinal- kan pada pertengahan Agustus, KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ SISWA SMP LAWAN PERAMPOK 1 Rizal (15) pulang dari rumah rekannya. Di tengah perjalanan, tiba-tiba dihentikan Agus (20) yang ingin membonceng. 2 Rizal tak berpikir macam-macam hingga sepeda motornya tiba di pertigaan jalan Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Tuban. 3 Lalu Agus meminta untuk menyetir, karena tidak nyaman kalau dibonceng. Lantas Agus mendorong Rizal hingga jatuh, lalu kabur. 4 Rizal melawan dengan berteriak maling, dan menghalangi Agus hingga jatuh dan berduel. Hingga warga datang untuk menghakimi Agus. grafis: surya/rendra SENIN, 2 SEPTEMBER 2013 NO. 292 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 Target Jasa Marga Jelang naik Tarif ■ yang dikumpulkan di lokasi kejadian, rekaman video, dan foto-foto terkait keterlibatan mereka dalam kerusuhan. "Mohon maaf, kami hanya bisa me- nyampaikan nama-nama tersangka itu inisialnya. Ini demi kepentingan penyidikan," ujar mantan Wadir Lan- tas Polda Jatim ini kemarin malam. Diberitakan sebelumnya, massa pendukung kandidat tertentu dalam Pilwali Probolinggo mengamuk, Jumat 30/8) malam, setelah tuntutan agar pemungutan surya/rendra LIVERPOOL MU 1 Gol 0 11 (5) Tembakan (ke gawang) 10 (4) 15 Pelanggaran 15 2 Tendangan Sudut 7 1 Offside 0 43% Penguasaan Bola 57% 2 Kartu Kuning 4 0 Kartu Merah 0 4 Penyelamatan 4 STATISTIK PERTANDINGAN STATISTIK PERTANDINGAN KE HALAMAN 7■ tribun jakarta/je perima Arumi Bachsin dan Emil Dardak Bagaimana pengakuan para tersangka kerusuhan Probolinggo? join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION SENIN, 2 SEPTEMBER 2013 | JAKARTA, surya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meng- gelar rapat koordinasi (rakor) dengan KPU daerah seluruh Indonesia. Satu di antara agenda yang dibahas adalah temuan data pemilih ganda untuk Pe- milu 2014. Data pemilih ganda itu mencapai 1,8 juta, tersebar di semua provinsi. Komisioner KPU Ferry Kur- nia Rizkiyansah mengatakan, data pemilih ganda ini sudah diinventarisasi KPU di banyak daerah. “Rakor ini hanya konsolidasi, bagaimana proses perbaikan data menuju DPT (Daftar Pemilih Tetap). Forum ini untuk penje- lasan, kalau nanti ada data ganda bagaimana harus ditindaklanjuti, terus misalnya jenis kelamin be- lum muncul, dan antisipasinya. Itu yang kami lakukan,” ujar Ferry di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (1/9). Menurut Ferry, KPU kini sedang merumuskan bersama cara paling efektif mengelimi- nir data pemilih yang tercatat ganda. “Mereka (KPU daerah) sudah punya datanya, tinggal menjelaskan ini dicoret atau tidak, dan cara mengonfirma- sinya. Kalau soal menghapus, tinggal klik saja. Tapi bagaimana proses konfirmasinya, itu yang penting,” tambahnya. KPU berharap, dengan rakor dan upaya konfirmasi penye- lenggara pemilu terhadap data ganda, DPT akan lebih optimal. Rencananya, DPT akan di- umumkan 13 September 2013 (tingkat kabupaten/kota), dan di tingkat nasional lengkap pada Oktober 2013. (tribunnews. com) SURABAYA, SURYA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta dan rombongan memberi- kan ucapan selamat kepada pasangan cagub-cawagub Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) yang memenangkan Pilgub Jatim berdasar hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei. Ucapan selamat disampai- kan Anis Matta saat bersila- turrahmi di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Imam Bonjol, Surabaya, Minggu (1/9). Ikut mendampingi Presiden PKS, Ketua DPW PKS Jatim Hamy Wahjudianto. Menurut Anis, dirinya perlu menyampaikan ucapan selamat kepada KarSa, karena PKS merupakan salah satu partai pengusung pasangan incumbent tersebut. “Kami mengusung KarSa, karena kami yakin akan menang dan sekarang ternyata terbukti,” tegasnya. Namun kepastian seratus persen tetap menunggu peng- hitungan manual yang akan diumumkan KPU Jatim pada 7 September nanti. Saat ini proses penghitung- an suara secara manual masih berjalan di tingkatan PPK/ Kecamatan. Pakde Karwo mengucapkan terima kasih atas kedatangan Presiden PKS yang menyam- paikan ucapan selamat ter- hadap pasangan KarSa yang memenangkan Pilgub berda- sar quick count. “Tapi kepu- tusan resminya tentu harus menunggu hasil penghitungan manual yang dilakukan KPU,” jelasnya. Meski demikian, karena kedatangan Anis Matta juga dimaksudkan untuk silaturah- mi dengannya, Pakde Karwo mengaku sangat menyambut baik dan memberikan apre- siasi. “Pekerjaan besar dalam politik adalah silaturahmi,” tegas Pakde Karwo. Muncul Tren Berburu Teken Jokowi JAKARTA, surya - Daya ta- rik Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) terus menguat. Sejum- lah survei elektabilitas calon pre- siden menjadi buktinya. Mantan Walikota Solo ini selalu menem- pati urutan teratas tokoh yang paling dikehendaki masyarakat untuk menjadi presiden dalam Pemilu 2014. Kini daya tarik Jokowi terlihat dari munculnya tren masyarakat memburu tanda-tangan pejabat krempeng tersebut. Minggu (1/9) kemarin misalnya, ma- syarakat rame-rame meminta tanda-tangan Jokowi, seusai menghadiri acara halal bi halal PDIP Jakarta. Mula-mula seorang kader PDIP bernama Daeng. Ia men- cegat dan merengek agar Jokowi mau membubuhkan tandatang- an Vespa miliknya. Daeng rela menunggu berjam-jam untuk bertemu ikon baru PDIP terse- but . Daeng nyanggong idola- nya bersama temanya, Ridho pemilik Honda Vario. Mereka berdua mengaku sebagai fans berat Jokowi. “Saya tunggu dari jam 13.00 WIB. Saya mau minta Pak Jokowi tanda tangan Vespa saya,” kata Daeng. Begitu melihat Jokowi keluar usai halal bi halal, Daeng dan Ridlo mencegatnya. “Loh, tan- da tangan Vespa? ada-ada saja,” kata Jokowi menjawab permin- taan Daeng. Meski begitu, Jokowi akhir- nya bersedia membububhkan tandangan tangan dengan spi- dol tinta warna emas yang telah disiapkan Daeng. Jokowi juga membubuhkantandatangannya ke sepeda motor Honda vario milik Ridlo. Ternyata tak hanya Daeng dan Rdho yang ngebet tandatangan Jokowi. Belasan warga di seki- tar juga antre. Ada yang minta tandatangan di HP, di baju, topi, kertas dan tas. Jokowi meladeni permintaan warga, bahkan hingga di dalam mobil. Setelah itu dia pergi me- ninggalkan lokasi. Tren berburu tanda tangan Jokowi ini sebelumnya sudah terlihat dalam pentas Metallica di Jakarta beberapa waktu lalu. Jokowi yang merupakan peng- gemar kelompok musik cadas tersebut hadir sebagai undang- an. Di situ, banyak penonton ternyata justru rame-rame me- minta tanda-tangan Jokowi. Daya tarik Jokowi itu sempat dimanfaatkan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jatim Bambang DH-Said Abdullah. Jo- kowi ikut keliling Jatim menjadi vote getter bagi pasangan PDIP tersebut. Namun kesaktian Jo- kowi ternyata tidak ngefek. Pasangan Bambang DH-Said hanya mempu mengumpul- kan suara sekitar 11 persen berdasarkan hasil quick count tiga lembaga survei. Suara itu kalah jauh dibandingkan suara pasangan Soekarwo-Saifullah yang tembus 47 persen lebih atau suara pasangan Khofifah- Herman yang berada di kisaran 37 persen. Suara Bambang DH-Said itu diperkirakan murni suara pemilih militan PDIP Jatim, yang selama pemilihan legislatif berkisar 2,6 juta suara. Jokowi Effect, terbukti tidak ngefek un- tuk menyedot suara besar buat Bambang-Said. Tak Bahas Capres Tingginya elektabilitas Jokowi juga tidak serta merta membuat para petinggi PDIP tertarik men- calonkannya sebagai presiden (capres). PDIP tetap berhati-hati dan tidak mau terburu-buru. Buktinya, agenda pencaprtesan itu tidak masuk dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Jakarta pada 7-8 Sep- tember 2013 mendatang. Rakernas hanya membahas tiga agenda besar di luar capres. “Pertama agenda pemenangan pemilu legislatif,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perju- angan Hasto Kristiyanto saat dihubungi, Minggu (1/9). Agenda kedua adalah strategi menjalankan pemerintahan ke depan. Berbagai persoalan bang- sa, termasuk ketergantungan di sektor pangan akan dibahas dalam rakernas ini. Menurut Hasto, siapapun yang memim- pin pemerintahan berkewajiban untuk menjalankan konsepsi pe- merintahan yang dipersiapkan PDI Perjuangan. Agenda terakhir yang di- bahas oleh PDI Perjuangan adalah evaluasi terhadap konsolidasi partai. Selain itu, PDI Perjuangan juga akan mengeluarkan sikap terkait dengan isu nasional dan in- ternasional. Hasto mengata- kan, PDI Perjuangan tak akan mengeluarkan nama calon presiden dalam rakernas ini. Menurut dia, nama yang akan diusung sedang digodok oleh Ketua Umum Megawati Soe- karnoputri.(ian/dtc/tmp)  SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ SILATURAHIM - Dari kiri: Saifullah Yusuf, Soekarwo, Presiden PKS, Anis Matta dan Ketua DPW PKS Jawa Timur, Hamy Wahjunianto berbin- cang saat silaturrahmi di rumah dinas Gubernur Jatim, Jalan Imam Bonjol, Minggu (1/9). KPU Temukan 1,8 Juta Data Pemilih Ganda Anis Matta Beri Selamat di Kediaman KarSa Ribuan TKI di Hongkong Demonstrasi HONGKONG, SURYA - Ribuan Buruh Migran Indonesia (BMI) Hongkong, Minggu (1/9) berunjuk rasa menuntut penghapusan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN). Mereka menilai KTLN menjadi ajang pemerasan. Tujuan KTLN bagus, namun pelaksaan- nya koruptif. Demikian rilis yang diterima redaksi Tri- bunnews.com (Grup Surya) di Jakarta. “Kami juga menuntut su- paya pemerintah Indonesia melindungi Kartika, seorang BMI yang disiksa majikan di Hong Kong. ,” ujar Tri Sugito dan Nur Utami kepada Bara JP Migran Center. Unjuk rasa dimulai dari Victoria Park. Mereka berjalan kaki ke Konsulat Jenderal RI (KJRI), kemu- dian kembali ke Victoria Park. Tri Sugito mengatakan, pemerintah mengumum- kan, biaya KTKLN adalah gratis. Namun kenyataan- nya, bisa sampai Rp 5 juta dan tempat pembuatan tidak di semua daerah. Apa manfaat KTKLN, tidak jelas, hanya diperlukan pada saat kita keluar dari Indonesia. “Ketika kita mengalami masalah di luar negeri, KTKLN tidak diperlukan. Jadi untuk apa pemerintah memeras rakyatnya sendiri? Kami baca, Preiden SBY se- dang ke luar negeri. Mampir saja ke Hong Kong, dengar- kan keluhan migran,” tegas Tri Sugito. Menurut aturan, KTKLN merupakan kartu identitas bagi TKI dan sekaligus bukti TKI yang bersang- kutan telah memenuhi prosedur untuk bekerja di luar negeri. KTLN juga berfungsi instrumen per- lindungan selama bekerja di luar negeri maupun pasca-penempatan (sete- lah selesai kontrak). KTKLN berbentuk smart- card chip microprocessor contactless dan menyimpan data digital TKI yang dapat di- update dan dibaca card reader. Dasar hukumya, UU 39/2004, Pasal 62 ayat (1): “Setiap TKI yang ditempatkan di luar ne- geri, wajib memiliki dokumen KTKLN yang dikeluarkan oleh pemerintah.”(tribunnews. com) Di Jatim Tidak Ngefek Rakernas PDIP Tidak Bahas Capres ■ ■ Warga rame-rame minta tanda tangan, di vespa, di handphone, di baju, di topi, di kertas, juga pada tas. Tren tanda tangan sebelumnya sudah muncul saat Jokowi hadir di pentas grup musik Metallica beberapa waktu lalu. Tapi PDIP belum tertarik membicarakannya sebagai capres. Rakernas pekan depan tidak membahasnya. ■ ■ ■ storyhighlights PKS Merasa Sumbang Suara Signifikan■ Sementara itu Ketua DPW PKS Jatim Hamy wahjunianto mengaku dirinya makin bersyu- kur di daerah-daerah basis PKS, suara KarSa signikan. Hamy menunjuk data keme- nangan KarSa di Dapil Jatim 1 (Surabaya Sidoarjo). “Beberapa hari sebelum pelaksanaan Pil- gub, ada survey yang menyebut KarSa kalah oleh BerKah. Tapi setelah Pemilu terbukti, per- olehan KarSa di Dapil ini justru menang dengan selisih lumayan besar”, katanya. (uji) Polisi Penjarakan Burung Bangau KAIRO, SURYA - Rasa curiga berlebihan terkadang bisa me- micu hal-hal lucu seperti yang terjadi di Mesir ini. Seekor bu- rung bangau ditangkap dan di- kurang (dipenjarakan) di kantor polisi karena dicurigai sebagai mata-mata. Kisah ini berawal ketika seo- rang nelayan sedang mencari ikan di Sungai Nil yang meng- alir dekat kota Qena. Sekitar 450 kilometer sebelah tenggara Kairo. Saat asyik mencari ikan, nelayan ini terkejut melihat seekor burung bangau melintas di dekatnya. Bangau tersebut ditempeli perangkat elektronik di sayapnya. Tanpa banyak berfikir, nelayan tersebut kemudian menangkap nya. Burung pemakan ikan ter- sebut selanjutnya dibawa dan diserahkan ke kantor polisi di dekat kediamannya. Demikian penjelasan Mohammad Kamal, kepala keamanan wilayah Qena. Kepada polisi, si nelayan mengatakan dia curiga burung bangau itu adalah mata-mata negara asing. Polisi lalu memeriksa burung yang sayapnya dilengkapi perangkat elektronik itu. Polisi khawatir hewan tersebut digu- nakan sebagai alat pembawa bom atau perangkat mata-mata. Polisi itu kemudian memang- gil seorang dokter hewan untuk memeriksa burung malang ter- sebut. “Ternyata alat itu adalah perangkat pelacak hewan liar yang dipasang para ilmuwan Perancis yang menyelidiki pola migrasi burung,” kata kepala pelayanan kesehatan hewan di Qena, Ayman Abdullah. Ayman mengatakan, alat tersebut berhenti bekerja ketika bangau itu melintasi perbatas- an Perancis. Meski demikian, polisi tetep mengurung bangau tersebut. Polisi tidak mau mele- paskannya dengan alasan diper- lukan izin jaksa negara untuk membebaskannnya. Sejumlahpengamatmengatakan, kisruh politik yang mencengkeram Mesir sejak militer menggulingkan Muhammad Mursi membuat semua orang tegang dan dalam kewaspadaantinggi. Pada awal tahun ini, aparat keamanan Mesir juga menang- kap seekor burung merpati yang diduga membawa mikrofilm. Pada2010,serangkaianserangan ikan hiu di pantai Laut Tengah Mesir memicu dugaan bahwa Israel menggunakan hiu yang dikendalikan remote control untuk memata-matai perairan Sinai.(kompas.com/skynews. com) surya/AP TAHANAN - Burung bangau menjadi tahanan di kantor polisi Mesir. Perangkat elektonik di sayap, membuat si burung dicurigai sebagai bagian dari mata-mata. inter-nas join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Surya Biz Gencarnya ekspansi yang di- lakukan DR Property di tengah keterpurukan rupiah ini me- manfaatkan peluang investasi di sektor properti yang bisa di- ambil investor. Pasalnya, meski harus membayar mahal untuk properti yang dibeli, harganya akan terus meningkat seiring waktu meski rupiah terpuruk. “Justru ini lebih menguntung- kan investor karena harga pro- perti yang dibelinya akan terus bertambah mahal seiring pele- mahan rupiah,” pungkas dia. Sementara itu, Archied Noto Pradono, Executive Director Ca- pital and Investment Manage- ment PT Intiland Development Tbk (DILD), akhir pekan silam menyebutkan, jika rupiah terus melemah, bahkan hingga men- capai Rp 12.000 per dolar AS, harga komponen properti akan naik hingga sekitar 40 persen. Kalau Rp 12.000 per dolar AS kenaikan harga properti bisa sampai delapan sampai 20 persen, kata Archied, seperti dikutip dari Kontan. Walau demikian, ia meyakini hal itu tak akan banyak berpe- ngaruh terhadap penjualan pro- perti. Sebab, meski biaya tinggi karena rupiah melemah, permin- taan masyarakat tetap tinggi. DILD sendiri, pada tahun ini mematok target penjualan senilai Rp 1,7 triliun. Sementara, hingga akhir semester pertama, penjualan sudah tercatat senilai Rp 1,5 triliun. (ben) Jakarta, surya - Pelemahan nilai rupiah terhadap dolar AS secara langsung telah menaikkan beban operasional operator ang- kutan umum. Pasalnya, sebagian besar komponen suku cadang kendaraan diimpor yang dipe- ngaruhi nilai dolar AS. Otomatis dengan kondisi ini harga suku cadang pun naik ki- saran 5-10 persen, ujar Andrian- syah, akhir pekan. Menurutnya, pelemahan rupiah ini menyebabkan ketim- pangan antara pengeluaran dan penerimaan operator angkutan umum. Penyebabnya, kenaikan suku cadang itu tidak diimbangi tarif yang dipastikan tidak naik, mengingat telah naik pasca kena- ikan harga BBM lalu. Kendati menanggung beban yang tinggi, Andriansyah menga- takan, pihaknya memang meng- hindari opsi kenaikan tarif karena akan membuat daya saing kenda- raan umum makin turun. Dengan turunnya tarif Kereta Rel Listrik (KRL) membuat per- mintaan kenaikan tarif adalah keputusan dilematis, dan bu- kanlah pilihan meski kami harus menanggung beban operasional yang tinggi, ujarnya. Ia berharap gejolak nilai kurs ini bisa segera ditanggulangi oleh pe- merintah dan tidak berkepanjang- an. Menurutnya, jika pemerintah membiarkan kondisi ini, maka dapat dipastikan operator angkut- an tak dapat maksimal melayani masyarakat. MenurutArdiansyah, opsi yang paling mungkin dilakukan peng- usaha saat ini adalah melakukan efisiensi. Beberapa operator me- nerapkan efisiensi dengan tidak memfungsikan kendaraan pada waktu yang secara ekonomi tidak terpenuhi. Sejak pekan lalu operator telah memberlakukan ini, sehingga pelayanan kepada publik tidak maksimal karena rentang waktu kendaraan yang melintas menjadi bertambah, karena armada lebih sedikit, ujarnya. Ia memastikan solusi efisiensi akan terus dilakukan selama nilai tukar rupiah belum normal. Kepala Pusat Komunikasi Ke- menterian Perhubungan, Bambang S Ervan mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah efisiensi Or- ganda ini. Tettapi kami menunggu usulan dari Organda untuk dapat keluar dari permasalahan ini, im- buhnya. (kontan) Peluang Investasi Properti Berkilau surabaya, surya - Ru- piah masih terus mengalami tekanan oleh dolar AS. Pada penutupan perdagangan Jumat (30/8), berdasarkan data kurs tengah Bank Indonesia (BI) ru- piah masih bertengger di 10.924 per dolar AS. Sedikit turun di perdagangan sebelumnya di 10.936 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini tentu berdampak banyak terhadap bisnis properti. Harga proper- ti diperkirakan akan meroket karena sebagian bahan baku untuk pembangunan rumah atau apartemen harus diim- por. Meski harga jual properti terdongkrak, namun para pe- ngembang percaya bahwa hal ini semakin membuat inves- tasi di sektor ini menjadi lebih berkilau ketimbang sektor lain, seperti saham dan emas, yang kurang stabil. Direktur Utama PT Dipa- ranu Rucitra Property (DR Property), Darman Tedja, me- ngatakan bahwa pelemahan rupiah akan mendongkrak harga properti di kisaran 10 hingga 20 persen. “Melemahnyarupiahiniber- dampak pada cost (biaya) yang ditanggung pengembang. Jadi, mau tidak mau harus menaik- kan harga jual,” kata Darman, ditemui di sela-sela perayaan 10 tahun DR Property di Sura- baya, Sabtu (31/8). Biaya yang melonjak tak membuat DR Property surut langkah. Menurut Darman, saatinipihaknyajustrusedang mengerjakan tiga proyek seka- ligus. Masing-masing adalah proyek Sukolilo Dian Regency 2 di Surabaya, Anugerah Dian Regency di Banjarmasin, dan Anugerah Trade Center, juga di Banjarmasin. Meski enggan menyebut- kan nilai investasi untuk tiga proyeknya, Darman memastikan bahwa pihaknya mengeluarkan investasi yang tak sedikit. Sekadar gambaran saja, proyek Sukolilo Dian Regen- cy 2 adalah proyek pemba- ngunan 700 unit perumahan yang dikombinasikan dengan proyek superblok 16 tower yang dimanfaatkan untuk apartemen, mal, perkantoran, dan pasar modern. Targetnya, pada 2015 sam- pai 2016 nanti proyek tersebut tuntas dikerjakan,” tambah- nya. SURYA/EBEN HAEZER PANCA P MENGUNTUNGKAN - Darman Tedja (kedua dari kanan), Dirut DR Property dan jajaran manajemen perusahaan, saat merayakan ulang tahun ke-10 DR Property di Surabaya, Sabtu (31/8). ATM Sepeda Motor - Sejumlah pengendara sepeda motor melakukan transaksi di anjungan tunai mandiri (ATM) sepeda motor BNI di Jalan Margonda Raya, Depok, Jabar, Minggu (1/9). ATM sepeda motor ini merupakan strategi penempatan ATM untuk memberikan kemudahan layanan atau transaksi, khususnya bagi pengendara roda dua tanpa harus turun dari kendaraan. Organda Hindari Ubah Tarif Lagi Tribunnews/Dany Permana Biaya Rendah - Pesawat Airbus A320 ini didatangkan dari Toulouse, Prancis, untuk memperkuat pelayan- an maskapai biaya rendah, Citilink, yang merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia Group. Pengembang: Harga Terus Naik■ Penumpang Garuda Tembus 10 Juta Jakarta, surya - Jumlah penumpang rute domestik Ga- ruda Indonesia Group selama semester pertama 2013 menca- pai 10 juta orang atau mening- kat 26,58 persen dari 7,9 juta penumpang pada periode sama tahun sebelumnya. Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan, pertumbuhan itu sejalan dengan ekspansi yang terus dilaksana- kan perseroan melalui program Quantum Leap 2011-2015. Sepuluh juta penumpang Garuda Indonesia Group di pa- sar rute domestik pada semester I ini terdiri atas 7,4 juta penum- pang Garuda Indonesia dan 2,6 juta penumpang Citilink., kata Emirsyah, dalam rilis yang dite- rima, akhir pekan lalu. Jumlah penumpang Garuda Indonesia Group itu, lanjut dia, meningkat 26,58 persen dari total pada semester I 2012 yang menca- pai 7,9 juta penumpang (6,7 juta penumpang Garuda Indonesia dan 1,2 juta penumpang Citilink). Selain itu, eningkatan itu melebihi rata-rata pertumbuhan nasional yang mencapai 9,9 per- sen yaitu dari 32,2 juta penum- pang pada semester I tahun 2012 menjadi 25,5 juta penumpang pada semester I 2013. Sedangkan untuk rute-rute penerbangan internasional dari dan menuju Indonesia, jumlah penumpang Garuda Indonesia meningkat jadi 1.9 juta penum- pang pada semester I 2013. Emirsyah juga mengung- kapkan, maskapai Garuda dan Citilink pada 2013 akan menda- tangkan hingga 24 pesawat baru untuk mendukung penguatan dan pengembangan jaringan penerbangan nasional maupun internasional. Per semester I 2013, Garuda Indonesia Group telah menda- tangkan 20 pesawat baru, terdiri atas 4 pesawat B737-800 NG, 1 A330-200, 6 CRJ-1000 NextGen, 1 B777-300ER, dan 8 A320-200. Dengan demikian, hingga se- mester pertama ini Garuda In- donesia Group telah mengope- rasikan 126 pesawat. (ant) surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | SENIN, 2 SEPTEMBER 2013 HARGA EMAS PERKIRAAN PASAR 30/8 1/9 DOLAR AS/TROY OUNCE (24 KARAT) 1.396.42 1.395.27 Rp 495.000/gram MATA UANG KURS JUAL KURS BELI HKD 1,415.73 1,401.37 SGD 8,606.93 8,518.69 THB 342.45 338.28 USD 10,979.00 10,869.00 KURSVALAS Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dipangkas Jakarta, surya - Dana Moneter Internasional (IMF) me- mangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dan menaikkan pro- yeksi inflasi Indonesia. Proyeksi terbaru dikeluarkan seiring pe- nurunan ekspor dan lemahnya kepercayaan investor di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini. Seperti dilansir Reuters, IMF memperkirakan ekonomi Indo- nesia tumbuh 5,25 persen tahun ini, turun dari perkiraan sebe- lumnya 6,3 persen. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indone- sia tercatat sebesar 6,2 persen. Walau tahun ini dipangkas, pertumbuhan diyakini akan mengalami percepatan tahun depan, seiring dengan memba- iknya ekonomi global dan kena- ikan konsumsi jelang pemilihan umum presiden. IMF menaksir harga barang akan naik 9,5 persen secara tahunan pada akhir 2013. Sebe- lumnya IMF memperkirakan inflasi hanya 6 persen saja. Mata uang rupiah kini menjadi mata uang Asia yang terlemah kedua setelah rupe India, sehing- ga memaksa bank sentral mena- ikkan suku bunga acuan pada Kamis (26/8), tiga kali dalam empat bulan menjadi 7 persen. Juru bicara Bank Indonesia(BI) Difi A Johansyah, dilansir AP, me- ngatakan kenaikan ini diharapkan dapat memperkuat kontrol terha- dap inflasi dan menekan risiko depresiasi rupiah ke depan. Kebijakanmoneterharusterus fokus untuk menahan laju inflasi, mempersempit defisit transaksi berjalan, dan memelihara ca- dangan devisa yang sehat, kata David Cowen, penasehat IMF untuk Asia dan Pasifik. Ia mengatakan, pemerintah harus mendukung upaya ini dengan reformasi pajak dan subsidi untuk memastikan pe- merintah memiliki cukup uang untuk dibelanjakan pada prog- ram infrastruktur dan sosial. Cowen menyoroti tingkat upah minimum Indonesia yang relatif sangat tinggi dibanding- kan negara lain. Menurutnya, hal ini turut memacu inflasi dan berkorelasi dengan tingkat produktivitas yang menentukan daya saing di pasar global. ”Indonesia memiliki suplai tenaga kerja yang banyak dan sebagian besar bekerja di sektor pertanian dengan produktivitas rendah. Harus ada reformasi struktural untuk mengalihkan ke sektor bernilai tambah,” katanya. Perbankan Aman BI menganggap tekanan di perbankan dalam negeri masih aman, meski bank sentral baru saja menaikkan suku bunga acu- annya (BI rate) sebesar 50 bps menjadi 7 persen. Dalam 2 bulan terakhir, bank sentral menaikkan level BI rate sebesar 125 bps, Juni 25 bps, Juli 50 bps dan Agustus ini kembali naik 50 bps. Memang ada kenaikan BI rate dan lain-lain, tapi tidak akan membuat tekanan yang mengkhawatirkan di perbankan kita, kata Agus Martowardojo, Gubernur BI, akhir pekan lalu. (kontan) Fokus Dongkrak Daya Beli Terpuruknya mata uang rupiah oleh dolar AS mendapat respons serius dari Ketua DPD REI Jawa Timur, Erlangga Satriagung. Menu- rutnya, pemerintah harus segera mengambil langkah konkrit untuk menstabilkan nilai rupiah agar sektor industri, termasuk properti tak ikut terpuruk terlalu dalam. Kepada Surya, Erlangga menyebutkan, pemerintah mestinya me- ngesampingkan agenda-agenda politik jelang 2014, serta lebih meng- utamakan penguatan agenda-agenda ekonomi untuk melindungi per- ekonomian masyarakat dan sektor industri pada khususnya. Suhu politik jelang 2014 ini semakin tinggi. Tapi suhu ekonomi justru naik lebih tinggi dulu, kata Erlangga, Minggu (1/9).  Akibat pelemahan rupiah, harga properti pun akan menanjak. Hal ini karena sebagian bahan bangunan harus didatangkan secara im- por. Terkait investasi di sektor properti, menurut Erlangga, pelemahan rupiah telah membuat kemampuan ekonomi masyarakat yang tergambar melalui daya beli mengalami penurunan. Hal ini berdampak pada ke- mampuan masyarakat membeli properti. “Jadi sekarang pemerintah harusnya segera membuat kebijakan yang bisa meningkatkan daya beli masyarakat. Kesampingkan dulu agenda politik,” pungkas dia. (ben) IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,25%, turun dari perkiraan 6,3% dan turun dari tahun lalu 6,2% Harga barang bakal naik 9,5% pada akhir 2013, sebelumnya inflasi diperkirakan hanya 6% saja ■ ■ storyhighlights ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. Batu Plus KEPANJEN, SURYA - Calon Jama- ah Haji (CJH) asal Kabupaten Ma- lang akan mulai masuk ke asrama haji di Sukolilo, Surabaya pada 29 September. Mereka dibagi menjadi empat kelompok terbang (kloter), salah satu kloter digabungkan dengan CJH asal kota lain karena kuotanya sedikit. Kepala Seksi Pelayanan Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Malang, Abdurrahman, mengatakan, CJH ini terbagi dalam dalam kelompok terbang (kloter) 43, 44, 45, dan 46. “Khusus kloter 43, CJH sebanyak 215 orang akan digabungkan dengan daerah lain, yaitu Kota Batu, Kabu- paten Gresik dan Probolinggo karena jumlahnya kurang,” papar Abdur- rahman, Minggu (1/9). Setiap kloter terdiri dari 445 CJH, total CJH Kabupaten Malang seba- nyak 1.550 orang. Menurut mantan Kasi Mapenda ini, kloter 43 akan mu- lai masuk asrama haji pada 29 Sep- tember 2013. Selanjutnya, terbang ke tanah suci pada 30 September 2013. Begitu seterusnya untuk kloter-kloter berikutnya. Saat ini, CJH sedang menjalani tes kesehatan tahap ketiga di pus- kesmas-puskesmas. Tahap pertama berupa tes kebugaran telah dimulai pada April 2013 lalu. Sementara itu, Kantor Wilayah Ke- menterianAgama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur, memperketat barang-ba- rang yang dibawa CJH. Tahun lalu terdapat Calon Je- maah Haji (CJH), yang kedapatan membawa ratusan buku nikah. Belajar dari pengalaman tersebut, Kemenag Jatim memberi kebijakan, seluruh barang bawaan CJH akan dilakukan pemeriksaan sejak di daerah. Fatkhul Arif, Humas Kanwil Ke- menag Jatim mengatakan, sebelum- nya pemeriksaan dilakukan ketika sampai di Asrama Haji Surabaya. “Kalau sekarang, semua barang ba- waan akan diperiksa sejak di daerah masing-masing. Di Surabaya barang bawaan akan kembali diperiksa,” kata Arif, Minggu (1/9). Arif menjelaskan, CJH akan dibe- rangkatkan melalui dua gelombang. Gelombang pertama akan berangkat dan langsung menuju ke Madinah dengan miqat atau niat di Bir Ali. Sedangkan untuk gelombang kedua berangkat mendekati waktu wukuf di arafah, akan memulai miqat sejak di pesawat ketika melintas di kawas- an Yalamlam.(vie/ook) Ngotot Gunung Banyak Masuk Batu BATU, SURYA -Pemkot Batu ngotot bahwa Gunung Banyak menjadi ba- gian dari wilayahnya. Pemkot Batu mengaku mempunyai bukti yang kuat bahwa Gunung Banyak menjadi bagian dari wilayah Kota Batu. “Jelas masuk Batu. Bukti-bukti dokumennya kuat dan sekarang di- pegang Kepala Bagian (Kabag) Pe- merintahan, Imam Suryono,” kata Ismail Abdul Ghani, Kabag Humas Pemkot Batu, ketika dihubungi Sur- ya, Minggu (1/9). Rebutan Gunung Banyak antara Pemkot Batu dan Pemkab Malang mencuat sejak Mei 2013. Keduanya mengklaim bahwa Gunung Banyak adalah miliknya. Gunung Banyak di- kenal memiliki keindahan alam yang berpotensi dikelola menjadi obyek wisata. Bahkan, selama ini Gunung Banyak sudah menjadi tempat parag- lider untuk melakukan paralayang. Sebelumnya, Kota Batu adalah bagian dari wilayah Kabupaten Ma- lang dan berstatus sebagai kota ad- ministratif. Tetapi, 12 tahun lalu Batu disahkan menjadi kota dan lepas dari Kabupaten Malang. Menurut Ismail, sebenarnya su- dah ada surat yang ditanda-tangani pimpinan kedua daerah terkait ba- tas wilayah. “Jadi sudah ada batas wilayahnya yang disepakati antara Pemkab Malang dan Pemkot Batu. Karena itu mengapa Pemkab Ma- lang masih mempermasalahkan. Gunung Banyak itu jelas masuk wilayah Kota Batu,” tegas Ismail Abdul Ghani. Sesuai dilansir Kompas.Com be- berapa waktu lalu, Kabag Pemerin- tahan Kota Batu, Imam Suryno, me- negaskan bahwa kawasan Gunung Banyak adalah bagian aset Pemkot Batu. Sejak pemekaran wilayah dulu, kawasan Gunung banyak sudah di- pindahtangankan ke Pemkot Batu. Bahkan, batas wilayahnya sudah jelas dan sudah diberi patok penan- da. Karena itu, Imam heran apabila saat ini Gunung Banyak diklaim milik Pemkab Malang. Sesuai batas wilayah, kawasan Gunung Banyak itu memang sebagian milik Pemkot Batu dan sebagian milik Pemkab Malang. Informasinya, Pemkab Malang mengklaim seluruh wilayah Gunung Banyak merupakan wilayahnya. Ini sesuai dengan Undang-Undang ten- tang Otonomi Daerah yang menyata- kan wilayah Pemkot Batu adalah eks Kecamatan Batu, sehingga Pemkab Malang menegaskan bahwa batas barat wilayah Batu adalah Kelurahan Songgokerto. (ekn) PERANG SAUDARA - Pertempuran prajurit Prabu Tawang Alun melawan prajurit adiknya Wila dalam pentas teater tradisi Janger (sejenis ludruk) Langgeng Eko Budoyo dari Kabupaten Banyuwangi di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Jalan Soekarno Hatta Kota Malang, Sabtu (31/8/2013) malam. Pentas teater tradisi yang digelar Dinas kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur berjudul Mendung Langit Kedawung ini menceritakan legenda kerajaan Macan Putih di Banyuwangi. Kloter 43 Gabungan CJH dari 4 Kota Kanwil Kemenag Perketat Pemeriksaan Barang■ Klaim Punya Dokumen Yang Kuat■ surya.co.id surabaya.tribunnews.com LAPORAN KEUANGAN BRAWIJAYA WTP Laporan keuangan Universitas Brawijaya (UB) dinyatakan wajar tanpa penge- cualian (WTP). Hal itu menyusul hasil audit Kantor Akuntansi Publik (KAP) In- dependen Supoyo, Sutjahjo, Subyantara (SSS) yang dilakukan sejak Februari 2013. Menurut Pembantu Rektor II UB, Warkum Sumitro MH, UB sudah tiga kali berturut-turut meraih predikat WTP. “Tiga kali berturut-turut, ini artinya masyara- kat semakin percaya UB. Atas kepercayaan itu kami harus tingkatkan lagi untuk melayani masyarakat,” kata Warkum. Warkum menyatakan, hasil membangga- kan ini merupakan kerja keras semua pihak. Tiap tiga bulan sekali, lanjutnya, selalu diadakan agenda rekonsiliasi guna melaporkan hasil keuangan seluruh unit-unit di UB. “Tentu akan kami pertahankan semua hal yang sudah baik, dan akan kami tingkatkan hal-hal yang perlu diperbaiki,” ujarnya. (isy) HALAMAN 16 | | SENIN, 2 SEPTEMBER 2013 Jelas masuk Batu. Bukti-bukti dokumennya kuat dan sekarang dipegang Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan, Imam Suryono. ISMAIL ABDUL GHANI KABAG HUMAS PEMKOT BATU SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. MALANG, SURYA - Bendera rak- sasa berukuran 45 x 75 meter me- warnai laga Arema Cronous kontra Barito Putra di Stadion Kanjuruhan, Minggu (1/9). Bentangan bendera itu hampir memenuhi lapangan stadion. Bendera itu dibentangkan mulai tribun ekonomi sisi timur. Perlahan- lahan bendera diturunkan para Are- mania sehingga menutupi lapangan. Malang Life P ARA mahasiswa ini membuat batik yang mengkhususkan diri pada pola serangga. Adalah Redha Qadiani Ariyono, Tomy Marmadian, Ronny Pamuji, dan Nugroho SP, yang mem- buatnya dan menamai kreasi batiknya dengan nama batik serangga. “Di kampus, kami meng- ambil penjurusan Hama dan Penyakit Tanaman. Namun serangga-serangga yang jadi pola di batik kami, justru serangga-serangga baik yang menjaga tanaman,” kata Redha kepada Surya, Minggu (1/9). Kemarin, Redha dan Tomy terlihat sibuk di stan yang khusus mereka buka saat event lomba reptil di Lapangan 11 Mahasiswa Rekonstruksi Aksi Unikama Rektor Turun Tangan Gelar Pertemuan■ MALANG, SURYA - Polres Ma- langKota,menggelarrekonstruksi atas bentrokan yang terjadi antar- organisasi mahasiswa (ormawa) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama), Sabtu (31/8) lalu. Sebanyak 11 maha- siswa yang terlibat dalam ‘perang batu’ ini dihadirkan dalam rekon- struksi tersebut.Kapolres Malang Kota, AKBP Totok Suharyanto, melalui Kabag Humas, AKP Dwi- ko Gunawan, membeberkan, reka ulang kejadian bentrokan orma- wa dengan Resimen Mahasiswa (Menwa) Unikama digelar sekitar 90 menit. “Kami mulai pukul 15.00 WIB- 16.30 WIB. Sebanyak 11 orang, merupakan pihak-pihak yang terlibat bentrokan, kami hadirkan di rekonstruksi ini,” kata Dwiko kepada Surya, Minggu (1/9). Dwiko mengungkapkan ada tiga lokasi tem- pat pada proses KE HALAMAN 15■ SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO SERANGGA - Redha Quadiani, mahasiswi Universitas Brawijaya menunjukan Batik Encantik yang di pamerkan dalam Malang Reptile Expo dan Contest Dandim 0833 Cup Tahun 2013 di Lapangan Rampal, Kota Malang, Minggu (1/9). Alam mampu menginspirasi manusia dalam segala hal. Empat orang mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB), terkagum oleh siklus kehidupan serangga dan menjadikannya sebagai karya bernilai ekonomis. Empat Mahasiswa Kampus Brawijaya Membuat Batik Serangga Dari Kuliah Hama hingga Mimpi Punya Galeri SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO FANATIK - Aksi Aremania dengan membentangkan bendera raksasa untuk mendukung Arema Cronous saat menjamu Barito Putra dalam lanjutan Liga Super di Indonesia (LSI) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Minggu (1/9). Bendera raksasa yang dibuat Aremania di Kota Batu ini merupakan yang terbesar di Indonesia, bahkan di Asia. Polres Berkoordinasi Ungkap Rampok Indomaret KEPANJEN, SURYA - Peram- pok Indomaret di Kabupaten Malang masih misterius. Polres Malang masih dalam upaya me- ngendus keberadaan pelaku. Humas Polres Malang, AKP Soleh Mashudi menduga ada keterkaitan antara perampokan di Indomaret di Kecamatan Pakis, Kecamatan Dau, dan Ke- camatan Karangploso. Peram- pok menggunakan motor jenis matik. Selain itu, perampok sama-sama mengancam korban sebelum menjarah isi toko. “Kasusnya masih kami seli- diki,” kata Soleh kepada Surya, Minggu (1/9). Soleh tidak dapat memasti- kan perampokan Indomaret di Kabupaten Malang berkaitan dengan jaringan luar kota atau tidak. Termasuk kaitannya dengan perampok di Kota Malang. Untuk mengungkap kasus ini, Polres Malang akan berkoordinasi dengan Polres Malang Kota. “Semoga pelakunya segera terungkap,” tambahnya. Kordinasi ini diperlukan mengingat aksi perampokan terhadap lima Indomaret di Kota Malang diduga dilakukan oleh pelaku yang sama. Seperti diketahui, perampok- an Indomaret ini telah terjadi sejak Juli 2013 lalu. Saat itu pada 2 Juli, terjadi perampokan di In- domaret Jalan Bungur. Disusul pada 5 Juli terjadi tiga peram- pokan sekaligus dalam sehari berturut-turut di Indomaret Ja- lan Ciliwung, Jalan Sumbersari, dan Jalan Nusa Kambangan. Sebulan berikutnya, 29 Agus- tus, dua Indomaret kembali dijarah, masing-masing di Jalan Raya Sengkaling di Kabupaten Malang, dan Jalan S Supriyadi Kota Malang. Selisih satu hari, pada 30 Agustus, giliran Indo- maret di Wendit dan Karang- ploso jadi sasaran. Total dalam dua bulan terakhir, ada delapan IndomaretdiMalangRayayang menjadi sasaran perampokan. Semua perampokan ini dila- kukan dengan ciri-ciri pelaku yang serupa, yakni bertubuh gemuk, membawa senjata (air soft gun), dan menggunakan kendaraan motor matik. Dari rekaman CCTV juga terlihat KE HALAMAN 15■ Bendera Raksasa Meriahkan Laga Arema Polresta menggelar rekonstruksi atas bentrok yang terjadi antara mahasiswa Unikama 11 mahasiswa yang terlibat bentrok disertakan dalam rekonstruksi tersebut Rektor Unikama menggelar pertemuan hari ini guna menjembatani pertikaian internal yang terjadi ■ ■ ■ Komunitas Aeromodelling Incar Para Remaja MALANG, SURYA - Anita Kristiandini (14), tampak sedang melakukan ancang- ancang untuk melemparkan miniatur pe- sawat, di Lapangan Rampal, Kota Malang, Minggu (1/9). Dalam hitungan ketiga, sis- wi kelas 8 SMP Taman Harapan, itu sekuat tenaga melemparkan miniatur pesawat ke angkasa melawan arah angin. “Susah, cara melempar pesawat dan arah anginnya harus tepat. Makanya, harus latihan secara rutin,” kata Anita. Siang kemarin, Anita bersama Komu- nitas Aeromodelling Saka Dirgantara Malang sedang melakukan latihan di Lapangan Rampal. Mereka rutin berlatih untuk menghadapi Kejuaraan Daerah (kejurda) aeromodelling yang rencana- nya akan diselenggarakan pada Oktober mendatang. “Rencananya mau ikut seleksi kejuaraan aeromodelling, semoga lulus,” ujar Anita. Anita mengaku tertarik dengan olah raga aeromodelling karena olah raga tersebut gabungan antara pemainan dan teknologi. Dengan ikut komunitas tersebut, ia bisa bermain sekaligus belajar tentang teknologi kedirgantaraan. “Saya baru lima bulan bergabung dengan komunitas aeromodelling ini. Awalnya diajak sama teman,” katanya. Humas Saka Dirgantara, Prawoto ES, me- ngatakan, peminat olah raga aeromodelling memang tidak sebanyak cabang olah raga lainnya. Hal itu disebabkan mahalnya biaya untuk membeli peralatan aeromodelling. Pa- KE HALAMAN 15■ HALAMAN 9 | | SENIN, 2 SEPTEMBER 2013 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com 3 Hari Jadi Tanktop RESTU HENDRIYANI M S ENI merajut bukanlah aktivitas orang tua untuk mengisi waktu luang. Bagi Restu Hendriyani Maghfiroh (210 ke- mampuan merajut bagian dari seni. Mahasiswi Seni Rupa Universitas Negeri Malang (UM) ini memang piawai mengait, memintal, dan menyatukan benang benang wol menjadi sebuah karya seni rajut berkualitas. Keahlian mahasiswi asal Trenggalek ini terlihat saat ini mengisi acara Kreasi Rajut Sarinah, Sabtu (31/8) lalu. Saat itu, Restu mengajari cara merajut kepada pengunjung mal. Dengan telaten, Restu mengajarkan menggunakan hakpen (alat rajut) untuk mengaitkan benang-benang wol ini menjadi sebuah bros cantik kepada pengunjung mal. “Merajut itu memang gampang-gampang sulit. Tapi intinya adalah ketekunan. Kalau tekun, pasti mudah melakukannya,” kata Restu sambil menunjukkan tas rajut cangklong hasil karyanya. Restu menuturkan awalnya mahir merajut karena diajari bibinya sejak SMP. Saat kuliah, Restu semakin piawai membuat beragam jenis hasil rajutan. “Awalnya sih cuma untuk mengisi waktu luang. Saking keasyik- an, malah jadi buat banyak rajutan,” ujarnya sambil tertawa. Jenis hasil rajutan perempuan hitam manis ini berbentuk tas, topi, dompet, scarf, syal, hingga baju. Waktu pembuatannya pun terbilang cepat, karena hanya tiga hari saja, Restu mampu membu- at sebuah baju model tanktop. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO BERLATIH - Dari kiri, Anita, Iin dan Dyah Ayu, anggota komunitas Saka Dirgantara berlatih menerbangkan pesawat aeromodeling jeni Out Hand Launched Glider (OHLG) di Lapangan Rampal Kota Malang, Minggu (1/9). Kasusnya masih kami selidiki. Semoga pelakunya segera tertangkap AKP SOLEH MASHUDI HUMAS POLRES MALANG KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ (Unikama), Sabtu (31/8) lalu. Sebanyak 11 maha- ko Gunawan, membeberkan, reka ulang kejadian bentrokan orma- wa dengan Resimen Mahasiswa (Menwa) Unikama digelar sekitar 90 menit. “Kami mulai pukul 15.00 WIB- 16.30 WIB. Sebanyak 11 orang, merupakan pihak-pihak yang terlibat bentrokan, kami hadirkan di rekonstruksi ini,” kata Dwiko kepada Surya, Minggu (1/9). Dwiko mengungkapkan ada ■ 3 Hari Jadi Tanktop S ENI merajut bukanlah aktivitas orang tua untuk mengisi waktu luang. Bagi Restu Hendriyani Maghfiroh (210 ke- mampuan merajut bagian dari seni. Mahasiswi Seni Rupa Universitas Negeri Malang (UM) ini memang piawai mengait, memintal, dan menyatukan benang benang wol menjadi sebuah karya seni rajut berkualitas. Keahlian mahasiswi asal Trenggalek ini terlihat saat ini mengisi acara Kreasi Rajut Sarinah, Sabtu (31/8) lalu. Saat itu, Restu mengajari cara merajut kepada pengunjung mal. Dengan telaten, Restu mengajarkan menggunakan hakpen (alat rajut) untuk mengaitkan benang-benang wol ini menjadi sebuah bros cantik kepada pengunjung mal. “Merajut itu memang gampang-gampang sulit. Tapi intinya adalah ketekunan. Kalau tekun, pasti mudah melakukannya,” kata Restu sambil menunjukkan tas rajut cangklong hasil karyanya. Restu menuturkan awalnya mahir merajut karena diajari bibinya sejak SMP. Saat kuliah, Restu semakin piawai membuat beragam jenis hasil rajutan. “Awalnya sih cuma untuk mengisi waktu luang. Saking keasyik- an, malah jadi buat banyak rajutan,” ujarnya sambil tertawa. Jenis hasil rajutan perempuan hitam manis ini berbentuk tas, topi, dompet, scarf, syal, hingga baju. Waktu pembuatannya pun terbilang cepat, karena hanya tiga hari saja, Restu mampu membu- at sebuah baju model tanktop. SURYA/IRWAN SYAIRWAN STORYHIGHLIGHTS join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. Aremania MALANG, SURYA - Arema Cronous terancam kehilangan striker lokal Dendi Santoso sampai akhir kompetisi Liga Su- per Indonesia (LSI). Dendi butuh waktu lebih lama untuk memulihkan cedera tulang meniskus kaki kanannya. Dendi dibekap cedera pada pertengahan Agustus 2013. Saat itu diperkirakan hanya butuh waktu maksimal tiga pekan Dendi sembuh dari cedera itu, sehingga sudah da- pat diterjunkan sewaktu Arema menjamu Persiba Balikpapan pada 5 September 2013. Namun, hasil pemeriksaan dokter ternyata Dendi harus isirahat lebih lama. Dokter tim Arema Cronous, Nanang Tri Wahyudi, memperkirakan Dendi belum bisa diterjunkan dalam laga kontra Persi- ba nanti. Dendi masih harus memulihkan cederanya agar benar-benar sembuh. “Mungkin butuh waktu antara 2-3 pekan baru bisa benar-benar pulih,” kata Na- nang kepada Surya, Minggu (1/9). Setelahmelakonidualagahomeyaitume- lawan Barito Putra dan Persiba Balikpapan, Singo Edan harus tur ke Papua menantang Persidafon Dafonsoro pada 11 September dan Persiram Rajaampat pada 15 Septem- ber 2013. Meskipun sudah sembuh sebelum tim tur ke Papua, pemilik nomor punggung 41 ini masih butuh pemulihan. Selain itu, pelatih Arema Cronous, Rah- mad Darmawan (RD) juga belum tentu langsung menerjunkan Dendi setelah sem- buh. Biasanya pemain yang absen dalam waktu lama butuh adaptasi dengan tim dan suasana pertandingan. “Kemungkinannya sangat kecil Dendi bisa diturunkan hingga akhir musim,” kata Nanang. Tunggu Jawaban Sementara sampai sekarang belum ada kejelasan siapa yang akan memasok kebutuhan apparel Arema Cronous mu- sim depan. Asosiasi Merchandise Arema Indonesia (AMAI) yang menjadi andalan manajemen belum memberi jawaban se- suai tenggat yang ditentukan. AMAI sempat berjanji akan memberikan jawaban maksimal 28 Agustus 2013. Na- mun, sampai sekarang AMAI masih belum memberi kabar soal kesiapan menyediakan semua kebutuhan Arema Cronous. Direktur Bisnis dan Pemasaran Arema Cronous, Fuad Ardiansyah, mengungkap- kan dalam waktu dekat akan ada pembe- ricaraan antara AMAI dengan manajemen. “KemungkinanSenin(2/9)sudahadapem- bicaraan,” kata Fuad, kemarin. Informasinya, pertemuan pada Senin (2/9) bukan untuk mendengarkan jawab- an AMAI. Pertemuan itu masih terkait ne- gosiasi uang untuk memenuhi kebutuhan tim musim depan. Bisa jadi AMAI batal memenuhi kebutuhan tim kebanggaan Arema- nia ini. Fuad mengakui manaje- men sudah mempersiapkan alternatif lain. Selama AMAI belum memberi jawaban, manaje- men berkomunikasi dengan ap- parel lain untuk pemenuhan kebutuhanAremaCro- nous. Sebelum ada kesepakatan, AMAI masih sama dengan apparel lain. Tetapi, AMAI tetap menjadi prioritas pilihan manajemen. “AMAI tetap kami tunggu. Selama belum ada jawaban, kami tetap melanjutkan se- mua agenda sesuai jadwal,” pungkas Fuad. (jay) Terancam Penyembuhan Cedara Butuh Waktu Lama■ SURYA/ERFAN HAZRANSYAH BERLATIH - Sejumlah pemain Persebaya 1927 yang benaung dalam saat melakukan latihan rutin di lapangan Persebaya Jl Karang Gayam Surabaya beberapa waktu lalu. CEDERA - Dendi Santoso, striker Arema Cronous, mengasah tendangan ke gawang dalam latihan di Stadion Gajayana Malang, belum lama ini. Dendi Santoso terancam tak bisa memperkuat Arema Cronous hingga akhir musim aki- bat cedera tulang kaki kanan. Persiba Bantul Gagal Jamu Persebaya SURABAYA, SURYA - Kompeti- si Liga Prima Indonesia (LPI) 2013 kembali ternoda dan berantakan. Jadwal pertandingan Persiba Bantul lawan Persebaya gagal terlaksana, Minggu (1/9) sore. Batalnya laga kedua tim di- duga karena panitia pelaksana (Panpel) Persiba tidak profes- sional. Sebab, Panpel ternyata belum mengantongi surat izin dari Polres Bantul. Bajul Ijo yang sudah berada di Jogjakarta pada Sabtu (31/8) dan sudah siap menjalani laga. An- dik Vermansyah dkk juga sudah tiba di Stadion Sultan Agung. Demikian pula tuan rumah, juga menyiapkan pemain-pemain- nya bertanding. Kedua tim juga sudah melakukan pemanasan di dalam lapangan. “Semua perangkat pertan- dingan sudah ada, tetapi ternya- ta Panpel belum meminta izin pertandingan ke Polres Bantul,” kata Surahman, Sekretaris tim Persebaya ketika dihubungi Surya, Minggu (1/9). Sementara tim Persebaya yang berlaga di Divisi Utama PT Liga Indonesia (LI) sudah berada di Surabaya lagi. Kini Uston Na- wawi dkk hanya mencurahkan pikiran ke laga empat besar Divisi Utama Liga Indonesia. Persebaya DU mulai mendalami kekuatan tiga tim yang bakal jadi lawan di Solo, 8-14 September nanti. Arsitek Persebaya DU, Tony Ho mengaku, sudah mengan- tongi kekuatan tiga tim yang bakal jadi musuhnya pada laga empat besar. Baik, Persik Kediri, Perseru Serui Papua dan Perse- kabo Bogor kini kekuatannya akan dipelajari Tony bersama pemain. (fat) Belum Ada Titik Temu di AMAI ASOSIASI Merchandise Arema Indonesia (AMAI) masih butuh rapat internal sebelum memberi jawaban kepada manajemen Are- ma Cronous. Dipastikan dalam waktu dekat AMAI sudah memberi jawaban. Ketua AMAI, Kaji Selamet, mengungkapkan rencananya AMAI akan menggelar pertemuan dengan manajemen. Dia tidak dapat me- mastikan kapan pertemuan itu akan digelar. Kemungkinan dalam waktu satu atau dua hari ini, perwakilan AMAI akan menghadap ma- najemen Arema Cronous. AMAI akan diwakili Wakil Ketua, Ivan Syahrul. Menurut Selamet, AMAI masih menunggu hasil pertemuan itu. Setelah perwakilan AMAI bertemu dengan manajemen, seluruh anggota AMAI akan menggelar pertemuan internal. Pertemuan internal inilah yang akan menentukan AMAI bakal menjadi penyedia kebutuhan tim Arema Cronous atau tidak. “Kami juga masih menunggu kepastian dari manajemen. Kepastian manajemen itu yang akan menentukan kami bisa me- nyediakan kebutuhan tim atau tidak,” kata Selamet kepada Surya, Minggu (1/9). Sayangnya Selamet tidak mengungkap kepastian yang dimaksud. Informasi yang dihimpun Surya, kepastian itu adalah harga untuk memenuhi kebutuhan tim. Manaje- men melelang kebutuhan tim sekitar Rp 100 juta. Dipastikan kebutuhan tim musim depan lebih banyak dibanding dua musim terakhir. Ultras sebagai penyedia apparel resmi hanya menyediakan kostum home, kostum away, dan kostum netral. Padahal, selama melakoni tur, Singo Edan juga butuh tas be- sar untuk memboyong peralatan tim. Selamet mengakui AMAI sangat berat me- menui kebutuhan tim musim depan. Apabila sepakat menyediakan kebutuhan tim, AMAI harus menyediakan kebutuhan tim minimal di tiga event. Arema Cronous memang be- lum memastikan turnamen atau kompetisi yang akan diikuti selama jeda kompetisi. “Minimal ada Liga Super Indonesia (LSI), Piala Indonesia (PI), dan Piala Gubernur. Kalau ada event lagi, kami harus menyediakan kebu- tuhan tim lagi,” tambahnya. Selamet me- n e g a s - kan AMAI a k a n berusaha menjadi pe- nyedia resmi kebutuhan Sunarto Cs di musim depan. Sebagai home industry lokal, AMAI ingin menum- buhkan kebanggaan di internal anggota- nya.(jay) SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO BEREBUT BOLA - Reza Mustofa, striker Arema Cronous berbut bola dengan Hasyim Kipuw dalam latihan game di Stadion Gajayana Malang, Jumat (30/8). Komdis Jatuhkan Sanksi untuk Persema dan Arema LPI MALANG, SURYA - Persema kembali mendapat denda dari Komisi Disiplin (Komdis). Den- da kedua yang diterima musim ini lebih ringan dari sanksi se- belumnya. Sanksi ini diberikan karena tim ini pernah walk out (WO) di laga musim ini. Melakoni musim ini, Laskar Ken Arok kalah WO dua kali, yaitu dari PSM Makassar pada 27 Maret dan Perseman Ma- nokwari pada 31 Maret. Seba- gaimana dilansir dari Kompas. com, Komdis menghukum denda sebesar Rp 150 juta dan pengurangan enam poin. Pem- berian sanksi ini berdasar Pasal 57 Komisi Disiplin PSSI tentang Tingkah Laku Buruk Tidak Hadir di Tempat Pertandingan atau Menolak Bertanding. Sanksi ini akan bertambah be- rat apabila Persema kembali WO di putaran kedua musim ini. Tim yang bermarkas di Stadion Ga- jayana ini terancam didiskualifi- kasi apabila kembali melakukan WO pada putaran kedua. Pjs CEO Persema, Dito Arif, mengaku sudah mengetahui sanksi yang dikeluarkan Kom- dis. Tetapi manajemen belum mendapat surat resmi dari Komdis maupun PSSI. Menu- rutnya, manajemen baru me- ngetahui dari media massa. Komdis sudah menjatuhkan sanksi kedua kepada Persema musim ini. Sebelumnya, Per- sema sudah kena sanksi den- da sebesar Rp 60 juta. Sanksi ini diberikan karena empat offisial yang belum mendapat pengesahan duduk di beanch pemain, yaitu pelatih kiper, Aldi Doomantoro, dua ball boy, Nurkhojin dan Harianto, dan medis Satrio Hadi, dalam laga kontra PSIR Rembang, 26 Februari 2013. “Sanksi yang pertama dulu juga tidak ada pemberitahuan,” kata Dito ke- pada Surya, Minggu (1/9). Dito tidak dapat memastikan manajemen bakal membayar denda itu atau tidak. Menurut- nya, manajemen belum mem- bayar denda sebesar Rp 60 juta. Manajemen butuh surat resmi dari Komdis untuk administra- si. Karena tidak ada surat resmi, kemungkinan manajemen tidak akan membayar denda sebesar Rp 150 juta tersebut. “Terserah mereka saja. Komdis atau PSSI tidak pernah mengirim surat atau email apapun ke Persema,” tambahnya. Arema LPI Bukan hanya Persema yang kena sanksi dari Komdis. Arema LPI yang pernah melakukan WO juga kena denda dari Komdis. Hanya saja sanksi untuk Are- ma LPI lebih ringan dibanding Persema. Arema LPI hanya melakukan WO sekali pada putaran pertama lalu, yaitu saat menantang Semen Padang, 27 Februari 2013. Atas tindakan ini, Arema mendapat hukuman pengurangan tiga poin, dan denda sebesar Rp 100 juta. Direktur Operasional Arema LPI, Haris Fambudy mengaku belum mendapat surat pembe- ritahuan dari Komdis. Sebelum ada surat resmi dari Komdis, ma- najemen tidak mempedulikan sanksi itu. Menurutnya, manaje- men pilih konsentrasi melakoni putaran kedua Liga Prima Indo- nesia (LPI) 2013.(jay) surya.co.id | surabaya.tribunnews.com IM3 MANJAKAN AREMANIA Setelah resmi menggandeng Arema Cronous, PT Indosat memanjakan suporter fanatiknya, Aremania. PT Indosat meluncurkan IM3 Arema di Stadion Kanjuruhan, Minggu (1/9), tepatnya menjelang laga Arema Cronous kontra Barito Putra. Chief Human Resounces Officer PT Indosat, Ripy Mangkoesoebroto, mengungkapkan IM3 edisi Arema ini memudahkan Aremania menjalin komunikasi dengan sesama Aremania. Dengan hanya mengirim sekali SMS, Aremania dapat bonus SMS ke sesama pemegang kartu IM3 edisi Arema. Bukan hanya memberikan bonus ke sesama pemegang kartu edisi Arema. Aremania juga dapat bonus 300 SMS ke sesama Indosat, dan 30 SMS ke operator lain. (jay) HALAMAN 24 | | SENIN, 2 SEPTEMBER 2013 SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO LATIHAN - Duani Pasatria, gelandang Arema LPI, menyundul bola dalam latihan di Lapangan Cengger Ayam Kota Malang (30/8). Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda kepada Arema LPI dan Persema karena keduanya sama-sama pernah melakukan WO. KEHILANGANDENDI SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. 23surya.co.id | surabaya.tribunnews.com FUTSALMANIA| SENIN, 2 SEPTEMBER 2013 surabaya, surya - Persi- apan matang ditunjukkan Laros FC dalam menapaki putaran ke- dua Divisi I LFA Jatim IV. Selain terus memoles skuadnya di jeda kompetisi, tim besutan Marthin Setiabudi ini juga gencar mela- kukan perekrutan pemain. Kini, Laros FC sukses meng- gaet tiga pemain untuk dima- sukkan ke dalam skuad tim di putaran kedua. Tiga pemain ini adalah Gusti Dian Ardianto dari Olympic Sport FC (kontestan Divisi II), serta Imam dan Mas- nin yang tercatat sebagai pemain Tim Kabupaten Banyuwangi di cabor futsal Porprov 2013 lalu. Tiga pemain berhasil kami gaet. Gusti Dian dari Olympic, se- dangkan Imam dan Masnin ada- lah pemain Porprov Banyuwangi yang sebelumnya tidak pernah bermain untuk tim kontestan LFA Jatim, kata Boby Mulya, Pemilik Laros FC, Minggu (1/9). Sebelumnya, Laros merekrut tiga pemain yakni Agus Mau- ludin, Moch Miftahul Rozi, dan Ryant Hidayatullah dari HFS Sparta Gresik (kontestan Divisi II). Pada putaran kedua ini, La- ros merekrut enam pemain. Diharapkan Boby, dengan penambahan enam pemain ini, Laros bisa menembus tiga besar. Kini, di klasemen sementara, Laros menghuni peringkat empat dengan raihan 26 poin. Laros ber- adadibawahpemuncakklasemen DyvyFC(31poin),runnerupFFC Sidoarjo (28 poin), dan peringkat tiga Barkla FC (26 poin). Kami harap Laros bisa me- nembus tiga besar atau syukur- syukur bisa ke posisi puncak. Karena selisih poin di papan atas sangat tipis. Dari sinilah, peluang Laros masih terbuka lebar, jelasnya. Menurut Boby, yang terpen- ting saat ini adalah bagaimana Laros menjaga suasana kondusif di internal tim. Yang jelas saat ini kondisi Laros antara pelatih, pemain dan manajemen dalam keadaan kondusif. Semoga pe- main baru secepatnya beradap- tasi, urainya. (edr) surabaya, surya - Uni- versitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya sukses merebut juara di cabang olahraga (cabor) fut- sal Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda) Jatim 2013. Gelar ini diraih UWK setelah di final menang 9-8 atas Universitas Airlangga (Unair) Surabaya lewat drama adu penalti di GOR ITS Surabaya, Minggu (1/9) siang. Babak pertama berjalan alot. Baik UWK maupun Unair selalu buntu untuk melakukan tekan- an. Di sepanjang babak pertama, hanya Unair yang memiliki pe- luang bagus ketika tendangan Tommy Arief melintas tipis di atas mistar gawang UWK. Barulah di babak kedua, UWK danUnairbermainspartan.Banyak peluangdiperolehUWKdanUnair. Tepatnya menit ke-34, Faisal S membuka gol untuk UWK. Empat menit kemudian, Faisal mencetak gol lagi untuk UWK. Kedudukan menjadi2-0untukUWK. Tertinggal dua gol, Unair ma- kin agresif menusuk pertahanan UWK. Menit ke-39, Fandi 'Mon- te' Hidayat mencetak gol untuk Unair dan mengubah keduduk- an menjadi 1-2. Di penghujung babak kedua, Deniar mencetak gol sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hasil imbang ini memaksa wasit memainkan babak tambahan 5 menit x 2 babak. Di menit ke-43, Fandi mence- tak gol ketiga untuk Unair, kedu- dukan menjadi 2-3 untuk Unair. Di menit ke-48, UWK mampu menyamakan kedudukan mela- lui gol Faisal, kedudukan menja- di 3-3. Semenit kemudian, Faisal mencetak gol keempat untuk UWK, skor menjadi 3-4. Sebelum tambahan waktu berakhir, Deniar mencetak gol lagi untuk Unair dan membuat skor 4-4. Skor ini tidak berubah hingga perpanjangan waktu berakhir. Akhirnya, untuk mencari pe- menang, pertandingan diselesa- ikan dengan drama adu penalti. Pada adu penalti, dari enam kali tendangan, UWK mencetak lima gol, sedangkan Unair mencetak empat gol. Alhasil, UWK dipas- tikan menjadi juara, setelah me- menangi pertandingan dengan skor akhir 9-8. Pelatih UWK, Bon Jovi, meng- aku kaget dengan kemenangan yang diraih tim asuhannya. Pasalnya, ia baru berkumpul dua kali dengan pasukannya se- belum turun di Pomda. Diban- dingkan dengan Unair, aku Jovi, UWK kalah persiapan. Sebab Unair memiliki waktu persiapan yang lebih lama. “Babak pertama kami ke- sulitan untuk melakoni per- tandingan. Anak-anak belum berani melakukan tusukan ke pertahanan Unair. Baru di babak kedua, kami bisa bermain lepas. Serangan-serangan balik ber- hasil kami jalankan,” kata Jovi, usai pertandingan. Dijelaskan Jovi, di Pomda ini ia lebih mengandalkan serangan balik untuk merobek jantung pertahanan lawan. Tak heran, jika empat gol yang dikemas Faisal bermula dari skema se- rangan balik. “Serangan balik adalah senja- ta andalan kami, dan kami suk- ses mengalahkan Unair dengan senjata ini,” pungkas Jovi. Pelatih Unair, Ambar Supri- yanto, mengaku, puas dengan permainan anak-anak asuhan- nya meskipun gagal menyabet gelar juara. Berbeda dengan UWK, empat gol yang dicetak Unair semuanya bermula dari power play yang cantik. “Kami menemui jalan buntu untuk menembus pertahanan UWK yang rapat. Jalan satu-sa- tunya adalah melakukan power play, dan jalan ini sukses mem- buat kami mencetak empat gol,” kata Supri. Pada adu penalti, Supri mengambil keputusan berani. Kiper Lucky Darmawan digan- tikan Ongky Panji Laksono. Supri lebih memercayai Ongky di drama penalti ini. “Ongky lebih mahir menahan eksekusi tendangan penalti. Namun, toh hasilnya demikian. Yang jelas, saya pribadi sangat puas de- ngan kinerja anak-anak Unair,” pungkas Supri. Di cabor futsal kategori putra ini, terdapat 15 tim yang terbagi menjadi empat grup. Juara diraih UWK, runner up diraih Unair. Se- dangkan peringkat ketiga disabet UNP Kediri setelah mengalahkan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) 7-5 dalam perebutan tem- pat ketiga. Laga UNP melawan Unesa juga diselesaikan dengan drama adu penalti. Sementara di kategori putri, hanya diikuti lima tim. Kategori putri memainkan sistem sete- ngah kompetisi dengan masing- masing kontestan menjalankan empat kali pertandingan. Juara kategori putri diraih Unesa (12 poin), runner up ditem- pati Universitas Brawijaya (UB) Malang (7 poin dengan agregat gol +5), peringkat tiga diraih Universitas Negeri Jember (7 poin dengan agregat gol +2), peringkat empat dan lima masing-masing disabet Unair dan ITS. (edr) UWKJuaraPomdaJatim surya/eko darmoko senyum pemenang - Skuad UWK tersenyum riang usai menyabet juara Pomda Jatim 2013. Di final UWK menang adu penalti, 9-8 melawan Unair di GOR ITS, Minggu (1/9). Dua Tim Berkah Raih Kemenangan surabaya, surya - Dua tim Berkah yang ambil bagian di turnamen Member Zuper II/2013 sama-sama menuai keme- nangan di laga pertama di Lapangan Zuper Surabaya , Minggu (1/9). Berkah I yang berada di Grup E menang tipis 5-4 atas Compact FC, sedang Berkah II menggelar pesta gol dengan menggelontor- kan gawang Edvin, 15-0 di Grup F. Meski kami menang besar, tapi permainan kami belum sesuai harapan. Di awal pertan- dingan kami demam lapangan dan kurang percaya diri, kata Deni Eko Prasetyo, salah satu pemain Berkah II usai pertandingan. Seiring kemenangan tersebut, Berkah I dan Berkah hanya butuh hasil imbang pada pertandingan kedua, Minggu (8/9) untuk memastikan lolos ke perempat final. Kami akan tetap all out. Semua pertandingan kami anggap final. Jadi kami tidak akan meremehkan lawan, meskipun posisi kami sudah relatif aman, papar mantan pemain Barito Putra ini. Menurut Deni Eko Prasetyo, di awal per- tandingan timnya kesulitan mengembang- kan permainan dan hanya berhasil men- cetak dua gol pada babak pertama, karena lawan lebih banyak menunggu. Setelah di babak kedua mereka berani keluar, kami bisa leluasa menguasai permainan dan me- nambah 13 gol, urainya. Pada pertandingan lain, tim 3 Mas FC yang diperkuat penjaga gawang tim Divi- si II Liga Futsal Amatir Jatim IV, Olympic Sport FC, Muhammad Nisak memastikan merebut tiket perempat final. Kepastian ini menyusul dua kemenangan yang diraih 3 Mas FC di pertandingan Grup A. Hery Kis- wanto dkk menang 4-2 atas No Fendi dan menghajar Blue Panser, 9-1. Permainan kami belum kompak. Kami jarang sekali latihan bersama, karena ben- turan kerja, kata Hery Kiswanto, pemain 3 Mas FC. Disinggung target, Hery Kiswanto tanpa ragu menyebut timnya siap merebut juara. Kami akui persaingan sangat ketat, tetapi dari awal kami sudah menargetkan untuk merebut juara, urainya. Turnamen ini diikuti 21 tim. Di babak awal dibagi tujuh grup, masing-masing grup dihuni tiga tim dengan menggunakan sistem setengah kompetisi. Juara grup dan runner up grup terbaik lolos ke perempat final. Mulai perempat final hingga final menggunakan sistem gugur, kata Dwi Santo, Ketua Panpel. (es) Patrialist dan Tunas Muda Berjaya surabaya, surya - Tim Patrialist dan Tunas Muda berhasil merebut juara pada kejuaraan voli Piala Ketua PBVSI atau Kapolrestabes Surabaya I 2013. Kedua tim putra dan putri itu menjadi yang terbaik, setelah menjegal lawan-lawannya pada final di lapangan Dinas Pendidikan Jatim, Sabtu (31/8) malam. Patrialist merebut juara di sektor putra ajang yang juga diberi label Proliga Mini Surabaya ini dengan menjegal tim Elang. Patrialist harus bermain empat set guna membawa pulang gelar. Patrialist meng- hentikan perlawanan Elang melalui angka 3-1 (25-23, 25-18, 20-25, 25-14). Selanjutnya posisi ketiga ditempati tim Nanggala. Kegagalan tim Elang di sektor putra, juga menular di bagian putri. Elang gagal menjegal laju tim Tunas Muda Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang akhirnya jadi juara. Tunas Muda harus mati-matian merebut gelar melalui pertandingan lima set yang cukup ketat. Tunas Muda memenangi laga, setelah bermain ketat dengan skor 3-2 (25- 27 ,25-19, 15-25, 25-20, 15-13). Sedangkan posisi ketiga jadi milik tim Patrialist. Kejuaraan ini melibatkan tujuh tim putra dan delapan putri. Tim putra yang ikut ambil bagian, yakni Patrialist, Elang, Nanggala, Porpad, Bhirawa, Leo dan Pot- lot. Selanjutnya tim putri ada Tunas Muda, Elang, Nanggala, Patrialist, Bank Jatim, Porpad, Bhirawa, dan Potlot. Sekretaris Umum (Sekum) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sura- baya,EdySwasonomengatakan,kejuaraan ini dimulai 22 Juni. Pada putaran pertama, pertandingan dilakukan home and way. Karena waktunya mepet, putaran ke- dua yang dimulai 23 Agustus dipusatkan di Diknas Jatim, kata Edy kepada Surya, usai laga final. (fat) surya/dok menuju laros - Pemain Olympic Sport FC, Gusti Dian Ardianto (kiri) menjadi pemain baru di Laros FC pada putaran kedua nanti. Jatim Gagal Rebut Juara di Piala Mendagri surabaya, surya - Tim Federasi Olahraga Ka- rate-do Indonesia (Forki) Jatim gagal merebut juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Mendagri 2013. Ini setelah, Jatim hanya mampu mendulang dua keping medali emas, tiga perak dan tiga perunggu pada ajang yang dihelat di GOR Lila Bhuana, Denpasar, 29-31 Agustus 2013. DuamedaliemasJatimdisumbanghkanBintangHer- lambang dan Sutantio Reynaldi. Bintang merebut juara di nomor komite -68 kg U-21, dan Sutantio merengkuh medaliemaspadanomorkomite+76kgjunior. Selain dua medali emas, karateka Jatim juga me- raih tiga medali perak dari nomor kata beregu putra kadet, komite -63 kg kadet putra, dan kumite -54 kg kadet putra. Sedang tiga medali perunggu berasal dari nomor kata beregu putri, kumite +70 kg kadet putra dan satu nomor di kadet putra. Hanya menggondol dua emas, Jatim harus puas menempati posisi keenam klasemen akhir perolehan medali. Kejuaraan ini menempatkan DKI Jakarta seba- gaijuaraumumdengan10emas.DibawahJakartaada Perguruan Institut Karate-Do Indonesia (Inkai), Forki Bali, Forki Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Perguruan Institut Karate-do Nasional (Inkanas). Manajer kontingen Forki Jatim Suyanto Kasdi menjelaskan, Jatim menerjunkan 33 karateka. Rinci- annya, 18 karateka putra dan 15 atlet putri. Menurut Suyanto, kegagalan Jatim karena kekuatannya ter- pecah. Banyak karateka Jatim yang harus membela atas nama perguruannya. “Kami tidak mempunyai atlet. Atlet itu milik perguruan, sehingga kalau atlet diminta perguruan, maka kami tidak bisa berbuat apa-apa, kilah Su- yanto, Minggu (1/9). Kecuali tidak turun dengan atlet terbaik, Suyanto mengaku, persiapan menuju Kejurnas di Bali cukup pendek. Jatim baru saja melaksanakan Kejuaraan Pro- vinsi (Kejurprov) pada 16-18 Agustus 2013. Tidak hanya tampil di Kejurprov, atlet Jatim juga harus konsentrasi menjalani pemusatan latihan dae- rah (Puslatda) yang dilakukan KONI Jatim. Dengan waktu yang mepet, tidak mungkin mampu meraih hasil maksimal. Daerah lain me- lakukan persiapan lima bulan sebelum Kejurnas, tutur Yanto, panggilan Suyanto. Melihat hasil tidak menggembirakan di Kejurnas, Yanto menyarankan agar Forki Jatim bergerak cepat dalam menggembleng atlet juniornya. Para atlet Jatim memiliki prospek dan kualitas bagus. Ada beberapa karateka Jatim yang mampu me- rebut emas, tapi turun atas nama perguruannya. Mediana sukses jadi juara di kelas -53 kg kadet putri sekaligus keluar sebagai best of the best. Selanjut- nya Rifki juara di kelas -55 kg junior putra dan best of the best junior. Mereka berasal dari Perguruan Inkai. Inkai juga menyabet emas nomor kata junior beregu putra dan kata kadet. (fat) MULTISPORT surya/fatkhul alamy juara - Tim putri Tunas Muda Unesa merebut juara di Kejuaraan Voli Piala Polrestabes Surabaya 2013. Laros FC Tambah Pemain Lagi Hasil Pertandingan, Minggu (1/9) No Fendi 2 - 4 3 Mas FC Berkah I 5 - 4 Compact FC Hypermart A 4 - 1 Hari Maspion Red Blue 2 - 5 Bank Jatim Setan FC 1 - 15 M.B.S S. Icon 6 - 5 Rony Puri Deles 5 - 1 Edvin Chelsea 6 - 5 M.B.S Berkah II 15 - 0 Edvin Hypermart B 3 - 0 Rony Puri Blue Panser 1 - 9 3 Mas FC Eagle 5 - 8 Hari Maspion Tirpik FC 3 - 2 Compact FC Artas 2 - 3 Bank Jatim Klasemen Sementara GRUP A 1. 3 Mas FC 2 2 0 0 13-3 6 2. Nofendi 1 0 0 1 2-4 0 3. Blue Panser 1 0 0 1 1-9 0 GRUP B 1. M.B.S 2 1 0 1 20-7 3 2. Chelsea Grha 1 1 0 0 6-5 3 3. Setan FC 1 0 0 1 1-15 0 GRUP C 1. Hypermart [A] 1 1 0 0 4-1 3 2. Hari Maspion 2 1 0 1 9-9 3 3. Eagle 1 0 0 1 5-8 0 GRUP D 1. Hypermart [B] 1 1 0 0 3-0 3 2. S Icon (Arkalut) 1 1 0 0 6-5 3 3. Roni Puri 2 0 0 2 5-9 0 GRUP E 1. Berkah I 1 1 0 0 5-4 3 2. T.I.R.P.I.K (Nakata) 1 1 0 0 3-2 3 3. Compact FC 2 0 0 2 6-8 0 GRUP F 1. Berkah II 1 1 0 0 15-0 3 2. Deles 1 1 0 0 5-1 3 3. Edvin 2 0 0 2 1-20 0 GRUP G 1. Bank Jatim 2 2 0 0 8-4 6 2. Red Blue 1 0 0 1 2-5 0 3. Artas 1 0 0 1 2-3 0 Kalahkan Unair di Final Lewat Drama Adu Penalti■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  8. 8. Bal-balan CakHALAMAN 24 | | SENIN, 2 SEPTEMBER 2013 DalamiKekuatanLawanDalamiKekuatanLawan surabaya, surya - Konsentrasi skuad Persebaya DU kini tercurah di laga empat besar Divisi Utama Liga Indone- sia. Persebaya DU mulai mendalami kekuatan dan kelemahan tiga tim yang bakal menjadi lawan di babak empat besar yang digelar di Stadion Manahan Solo, 8-14 September nanti. Arsitek Persebaya DU Tony Ho meng- aku, sudah mengantongi kekuatan tiga tim yang bakal jadi musuhnya. Meski begitu, Tony Ho tetap mencari celah ke- lemahan dari tiga lawannya nanti yakni Persik Kediri, Perseru Serui Papua dan Persikabo Bogor. Kami sudah mengetahui kekuatan ca- lon lawan di Solo. Tapi, kami dan pemain tetap mendalami kekuatan mereka (Per- sik, Perseru dan Persikabo), aku Tony kepada Surya, Minggu (1/9). Mantan asisten pelatih Arema Malang di Liga Super Indonesia ini menuturkan, tiga tim yang jadi musuhnya merupakan tim bagus dan punya kualitas. Ini yang akan membuat persaingan memenangi laga diprediksi berjalan seru dan ketat. Kekuatan empat tim relatif sama, jadi tinggal siapa yang lebih siap akan mem- punyai peluang lebih besar, tutur Tony. Selain memiliki materi pemain yang ber- kualitas, Tony juga mengingatkan, dalam sepak bola tidak hanya ditentukan kualitas tim atau permainan di lapangan saja. Sepak bola juga berlaku masalah lu- cky (keberuntungan). Jadi tidak cukup dengan persiapan teknik saja, cetus Tony. Waktu satu minggu sebelum laga em- pat besar, Tony akan berusaha maksimal mempersiapkan tim. Pemain diminta fokus supaya target lolos ke Liga Super Indonesia (LSI) berjalan mulus. Kami harus full konsentrasi dan ja- ngan takabur. Kita semua tetap berusaha keras dengan sekuat pikiran dan tenaga, jelas Tony. Melihat perjuangan Persebaya DU di Solo tidak ringan, Tony minta dukungan dari masyarakat Surabaya. Tony ber- harap warga Kota Pahlawan memberi dukungan bagi perjuangan Persebaya di empat besar nanti. Ini saatnya Persebaya harus kembali ke posisinya yang benar. Tempat Perse- baya adalah di ISL (Liga Super Indone- sia), tegas pelatih asal Makassar ini. Uston Nawawi dkk yang baru saja menutup pertandingan 12 besar dengan bermain 1-1 melawan PS Bangka, Jumat (30/8), dijadwalkan kembali menggelar sesi latihan di lapangan Dukuh Menang- gal, Senin (2/9). Sementara manager meeting empat besar digelar di Jakarta, Selasa (3/9). Selanjutnya kick off empat besar dilang- sungkan di Stadion Manahan, Solo, Minggu (8/9). Tiga tim teratas otomatis lolos LSI mu- sim depan. Tim peringkat keempat men- jalani pertandinghan playoff melawan tim ranking 15 klasemen akhir LSI musim ini, guna berebut satu tiket LSI. (fat) Dendi Terancam Absen Hingga Akhir Musim malang, surya - Arema Cronous terancam tak diperkuat Dendi Santoso sampai akhir kompetisi. Pemain binaan Aka- demi Arema ini butuh waktu lebih lama untuk memulihkan cedera tulang meniskus kaki kanannya. Dendi dibekap cedera pada pertengahanAgustus lalu. Saat itu diperkirakan Dendi hanya butuh waktu maksimal tiga pekan untuk sembuh dari cedera. Berarti diper- kirakanDendisudahbisaditerjun- kan dalam laga kontra Persiba Ba- likpapan di Stadion Kanjuruhan, Kamis(5/9)nanti. Dokter tim Arema Cronous, Nanang Tri Wahyudi mem- perkirakan Dendi belum bisa diterjunkan dalam laga kontra Persiba. Dendi masih harus memulihkan cederanya agar benar-benar sembuh. “Mungkinbutuhwaktuantara dua sampai tiga pekan baru bisa benar-benar pulih,” kata Nanang kepada Surya, Minggu (1/9). Setelah melakoni dua laga home ini, Singo Edan tur ke Papua menantang Persidafon Dafonsoro, 11 September dan Persiram Rajaampat, 15 Sep- tember. Meskipun sudah sembuh sebelum tim tur ke Papua, pemilik nomor punggung 41 ini masih butuh pemulihan. Selain itu, pelatih Arema Cronous, Rahmad Dar- mawan (RD) juga belum tentu langsung menerjunkan Dendi setelah sembuh. Biasanya pe- main yang absen dalam waktu lama butuh adaptasi dengan tim dan suasana pertandingan. “Ke- mungkinannya sangat kecil Den- di bisa diturunkan,” tambahnya. Sementara itu terkait kebu- tuhan apparel untuk musim de- pan hingga saat ini belum ada kejelasan.Asosiasi Merchandise Arema Indonesia (AMAI) yang menjadi andalan manajemen belum memberi jawaban sesuai deadline yang ditentukan. AMAI sempat berjanji membe- rikan jawaban maksimal 28 Agus- tus lalu, namun hingga kemarin AMAI belum memberi kabar soal kesiapan menyediakan semua kebutuhanAremaCronous. Direktur Bisnis dan Pemasaran AremaCronous,FuadArdiansyah mengungkapkan dalam waktu dekat akan ada pembicaraan an- tara AMAI dengan manajemen. “Kemungkinan Senin (2/9) sudah adapembicaraan,”kataFuad. Informasi yang dihimpun Sur- ya, pertemuan pada, Senin (2/9) bukan untuk mendengarkan jawaban AMAI. Pertemuan itu masih menegosiasi uang untuk memenuhikebutuhanSingoEdan musim depan. Tidak menutup kemungkinan AMAI batal memenuhi kebutuhan tim kebanggaan Aremania ini. (jay) Panpel Tak Profesional, Persebaya Minta Menang WO surabaya, surya - Kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI) kembali ternoda dan berantakan. Jadwal pertandingan Persiba Bantul menjamu Persebaya, gagal terlaksana, Minggu (1/9) sore. Gagalnya laga kedua tim, diduga karena Panitia pelaksana (Panpel) Persiba tidak profesional. Ternyata Panpel belum me- ngantongisuratizindariPolresBantul. Bajul Ijo yang sudah berada di DI Jog- jakarta, Sabtu (31/8) sudah siap menja- lani laga. Andik Vermansyah dkk juga sudah tiba di Stadion Sultan Agung. Demikian pula tuan rumah, juga me- nyiapkan pemain-pemainnya bertan- ding. Kedua tim juga sudah melakukan pemanasan di dalam lapangan. Semua perangkat pertandingan sudah ada, tapi ternyata Panpel belum meminta izin pertandingan ke Polres Bantul, sebut Surahman, Sekretaris tim Persebaya yang dihubungi Surya, Minggu (1/9). Surahman menjelaskan, persiapan pertandingan betul-betul berantakan. Pertemuan teknik yang biasanya dige- lar satu hari jelang pertandingan, baru dilakukan, Minggu (1/9) pukul 14.30 WIB di Stadion Sultan Agung. Tidak adanya izin pertandingan juga baru diketahui saat pertemuan. Polisi mengatakan Panpel tidak meminta izin, jadi pertandingan tak bisa dilaksana- kan, jelas Surahman. Persebaya berada di lapangan selama 30 menit. Karena tidak ada izin pertan- dingan, maka laga pun akhirnya batal. Pak Banu selaku match commissioner memutuskan tidak ada pertandingan. Kegagalan tuan rumah menggelar per- tandinghan dilaporkan ke PT LPIS (Liga Prima Sportindo), ucap Surahman. Persebaya yang sudah siap menjalani laga, bersikukuh supaya LPIS memberi kemenangan kepada Bajul Ijo. Karena se- jak awal Persebaya sudah siap bertanding sesuai jadwal yang ditetapkan LPIS. Kami sudah datang dan siap ber- tanding, jadi kami berharap mendapat kemenangan WO, tegas Surahman. Bajul Ijo ke Jogjakarta dengan kekuat- an full team. Sebanyak 18 pemain terba- iknya diboyong pelatih Fabio Oliviera guna menghadapi tuan rumah Persiba. Laga ini statusnya tunda, karena pada putaran pertama gagal dihelat. Buntut gagalnya pertandingan tersebut, Perse- baya memutuskan pulang ke Surabaya, Minggu (1/9) malam. Andik Vermansyah dkk harus kon- sentrasi mempersiapkan pertandingan lanjutan LPI. Persebaya dijadwalkan menjamu PSIR Rembang, 4 September di Surabaya. (fat) surya.co.id surabaya.tribunnews.com dendi santoso Persema dan Arema LPI Diganjar Sanksi Komdis malang, surya - Persema Malang kembali mendapat denda dari Komisi Di- siplin (Komdis). Denda kedua ini gara-gara Persema walk over (WO) di laga musim ini. Melakonimusimini,LaskarKenArokka- lah WO dua kali, yaitu dari PSM Makas- sar, 27 Maret dan Perseman Manokwari, 31 Maret. Komdis menghukum denda Rp 150 juta dan pengurangan enam poin. Pemberian sanksi ini berdasar Pasal 57 Komisi Disiplin PSSI tentang Tingkah Laku Buruk Tidak Hadir di Tempat Per- tandingan atau Menolak Bertanding. Sanksi ini akan bertambah berat bila Persema kembali WO di putaran kedua musim ini. Tim yang bermarkas di Sta- dion Gajayana ini terancam didiskuali- fikasi bila kembali melakukan WO pada putaran kedua. Pjs CEO Persema, Dito Arif mengaku sudah mengetahui sanksi yang dike- luarkan Komdis. Tapi manajemen belum mendapat surat resmi dari Komdis mau- pun PSSI. Menurutnya, manajemen baru mengetahui dari media massa. Komdis sudah menjatuhkan sanksi kedua kePersemamusimini.Sebelumnya,Persema sudahkenasanksidendaRp60juta. Sanksi ini diberikan karena empat ofi- sial yang belum mendapat pengesahan duduk di bangku pemain cadangan, ya- itu pelatih kiper, Aldi Doomantoro, dua ball boy, Nurkhojin dan Harianto serta medis Satrio Hadi, dalam laga kontra PSIR Rembang, 26 Februari lalu. “Sanksi yang pertama dulu juga tidak ada pemberitahuan,” kata Dito kepada Surya, Minggu (1/9). Dito tidak dapat memastikan manaje- men bakal membayar denda atau tidak. Menurutnya, manajemen belum mem- bayar denda Rp 60 juta lalu. Manajemen butuh surat resmi dari Komdis untuk administrasi. Karena tidak ada surat res- mi, kemungkinan manajemen tidak akan membayar denda Rp 150 juta tersebut. “Terserah mereka saja. Komdis atau PSSI tidak pernah mengirim surat atau email apapun ke Persema,” tambahnya. Bukan hanya Persema yang kena sank- si dari Komdis. Arema LPI yang juga per- nah melakukan WO juga kena denda. Sanksi untuk Arema LPI lebih ringan dibandingkan sanksi untuk Persema. Arema LPI hanya melakukan WO sekali pada putaran pertama lalu, yaitu saat me- nantang Semen Padang, 27 Februari. Atas tindakan ini, Singo Edan mendapatkan hukuman pengurangan tiga poin, dan denda Rp 100 juta. Direktur Operasional Arema LPI, Haris Fambudy mengaku belum mendapat su- rat pemberitahuan dari Komdis. Sebelum adanya surat resmi dari Komdis, mana- jemen tidak mempedulikan sanksi yang diterimanya. Menurutnya, manajemen konsentrasi melakoni putaran kedua LPI 2013. Suasana di tim sudah kondu- sif. Suasana seperti ini yang harus kami jaga,” kata Haris. Sekadar diketahui, Singo Edan masih terbelah melakoni LPI 2013. Kubu Win- arso memiliki tim dibawah pimpinan Abdurahman Gurning. Sedangkan kubu Nursalam memiliki tim dibawah pelatih Dejan Antonic. Dualisme inilah yang me- nyebabkanArema LPI gagal memberang- katkan tim ke markas Semen Padang. Pria berambut gondrong ini meng- akui kondisi keuangan Arema LPI masih belum aman. Dua sponsor yang diharapkan segera menyuntikan dana ternyata belum ada kabar. Menurutnya, manajemen akan berusaha tim besutan Abdurahman Gurning ini bisa me- nyelesaikan kompetisi sampai selesai. “Insyaallah kami tidak akan melakukan WO lagi,” tambahnya.(jay) sundul bola - Pemain Arema LPI, Duani Pasatria menyundul bola pada sesi latihan, Jumat (30/8). Sebelum Persebaya DU Tempur di Empat Besar Divisi Utama ■ fokus empat besar - Konsentrasi Uston Nawawi (kanan) fokus ke empat besar Divisi Utama. surya/dok surya/dok surya/dok join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×