Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Statistik sbg alat analisis
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Statistik sbg alat analisis

  • 7,668 views
Published

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
7,668
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
177
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Statistik Sbg Alat Analisis
  • 2. PENGUJIAN KUALITAS DATA• Statistik inferensial bertujuan untuk menaksir nilai populasi dari nilai sample yang digunakan. Sebelum uji statistik inferensial dilakukan, terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat yaitu uji kualitas data. Pengujian kualitas data dapat dibedakan berdasarkan jenis datanya apakah kuantitatif atau kualitatif seperti dapat dilihat pada bagan berikut.• Untuk data kuantitatif, sebelum dilakukan uji statistik inferensial, terlebih dahulu harus dilakukan pengujian kualitas data yaitu uji normalitas. Sifat dari populasi berdistribusi normal sehingga sampel yang digunakan juga harus berdistribusi normal agar estimasi yang dihasilkan sampel dapat mencerminkan nilai populasi.
  • 3. • Untuk variabel yang sifatnya kualitatif terlebih dahulu harus dilakukan uji prasyarat (uji instrumen variabel/ kuesioner) dimana pengujian ini dilakukan terhadap variabel yang memiliki beberapa dimensi atau dilakukan terhadap dimensi yang memiliki beberapa indikator. Adapun pengujian yang dilakukan meliputi pengujian validitas dan reliabilitas• Pengujian kualitas data untuk data kuantitatif dan kualitatif lebih jelasnya dapat dilihat pada bagan berikut ini.
  • 4. DATA KUALITATIF KUANTITATIF UJI KUALITAS DATAUJI KUALITAS DATA ValiditasNormalitas Reliabilitas
  • 5. ≠ Skala Nominal  Skala nominal adalah skala pengukuran variabel yang paling rendah tingkatannya. Nilai pada variabel hanya berupa kategori/label saja atau dengan kata lain nilai pada variabel tidak dapat dibandingkan  Contoh : Gender terdiri dari dua kategori yaitu pria dan wanita. Penentuan nilai untuk katogori tersebut bebas seperti 1=pria, 2=wanita atau 1=wanita, 2=pria. Hal ini disebabkan nilai pada variabel tersebut tidak dapat diperbandingkan apakah lebih tinggi atau lebih rendah Skala Ordinal Skala ordinal memiliki tingkatan diatas skala nominal. Nilai pada variabel selain berupa kategori juga dapat dibandingkan apakah preferensinya lebih tinggi atau lebih rendah. Satu ciri utama dari skala ordinal ini adalah nilai pada variabel tidak dapat dihitung jaraknya (distance) yaitu ditambah, dikurangi, dikali atau dibagi. Contoh : Tingkat pendidikan dimana 1=SD 2=SMP 3=SMU 4 = Diploma 5=PT Seseorang yang memiliki pendidikan SMU (3) memiliki order lebih tinggi dibandingkan yang memiliki pendidikan SD (1). Namun nilai pada variabel tidak dapat dicari jaraknya misal SD (1) + SMU (3) PT (4)
  • 6. SkalaInterval Nilai pada skala interval selain dapat dibandingkan juga dapat dihitung distance (jaraknya) namun nilai nol (0) pada skala ini bersifat relatif (tidak absolut) Contoh : Temperatur adalah salah satu contoh skala interval Dimana 25oC lebih panas dibandingkan dengan 20oC. Selisih suhu dikedua tempat tersebut 5oC dan 0oC adalah titik beku Contoh lain dari skala interval adalah preferensi konsumen terhadap pelayanan tempat berbelanja. Bagaimanakah sikap dari pelayan toko pada saat anda berbelanja 1 = sangat buruk 2 = cukup 3 = sangat baikSkalaRasio Skala rasio hampir memiliki definisi yang hampir sama dengan skala interval yaitu nilai pada variabel dapat dibandingkan, dapat dihitung jaraknya (ditambah, dikurangi, dikali dan dibagi) tetapi nilai nol (0) pada skala rasio bersifat absolut. Contoh : Usia, lama bekerja, pendapatan, penjualan, biaya, keuntungan merupakan skala rasio
  • 7. • Statistik merupakan suatu alat analisis yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah- masalah yang ada sehingga pada akhirnya dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kesimpulan.• Penggunaan alat analisis terutama yang berkaitan dengan statistik inferensial harus dimulai dengan menentukan berapa jumlah variabel yang akan dianalisis. • Jika jumlah variabel yang digunakan hanya satu (1) maka digunakan analisis univariate • Jika jumlah variabel yang digunakan dua (2) digunakan analisis bivariate • Jika jumlah variabel yang diguankan lebih dari 2 diguankan analisis multivariate
  • 8. START Berapa jumlah varaibel yang digunakan ? LEBIH DARISATU DUA DUA UNIVARIATE ANALYSIS BIVARIATE ANALYSUS MULTIVARIATE ANALYSIS
  • 9. PROSEDUR ANALISIS DATA UNIVARIATE• Analisis data univariate menganalisis statistik deskriptif atau inferensial dengan hanya menggunakan satu variabel penelitian.• Jenis-jenis analisis data univariat tergantung pada skala pengukuran dari variabel yang digunakan
  • 10. PROSEDUR UNIVARIATE SKALA PENGUKURAN ORDINALINTERVAL/RASIO Median NOMINAL Statistik Deskriptif Int. Quartile Modus Mean, Std Dev Range Frekuensi Relatif dan absolut UJI NORMALITAS CHI-SQUARE TEST Kolmogorov Smirnov NORMAL PARAMETRIK -One Sample Test -Independent Sample Test -Paired Sampel test -Analysis of Variance TIDAK NORMAL NON PARAMETRIK -Sign Test -Mann Whitney Test -Wilxocon Test -Kruskal Wallis Test
  • 11. • Untuk variabel yang skala pengukurannya interval ataupun rasio, statistik deskriptif dapat digunakan dengan menentukan data rerata dan standar deviasi. Untuk melakukan uji hipotesis terlebih dahulu harus dilakukan uji normalitas data dengan menggunakan pengujian KOLMOGOROV SMIRNOV. Hasil pengujian ini dapat menghasilkan kesimpulan :• Untuk data yang berdistribusi normal digunakan statistik parametric dimana jenis pengujiannya bisa berupa One Sample Test, Independent Sample Test, Paired Sample Test dan Analysis of Variance (ANOVA)• Untuk data yang berdistribusi tidak normal digunakan statistik non parameterik dimana jenis pengujian yang dapat dilakukan Sign Test, Mann-Whitney Test, Wilcoxon Test, Kruskal Wallis Test
  • 12. • Untuk variabel yang sifatnya ordinal, statistik deskriptif yang dapat digunakan adalah nilai median atau kuartil, desil dan prosentil. Tidak ada pengujian statistik inferensial yang dapat digunakan untuk analisis univariat dengan skala ordinal.• Untuk variabel yang skala pengukuran variabelnya nominal dapat menggunakan nilai modus untuk statistik deskriptif, sedangkan pengujian statistik inferensial dapat dilakukan dengan menggunakan Chi-square (X2).
  • 13. PROSEDUR ANALISIS DATA BIVARIATE
  • 14. PROSEDUR BIVARIATE SKALA PENGUKURANINTERVAL/RASIO ORDINAL NOMINALKorelasi Pearson Korelasi SpearmanRegresi sederhana Koefisien Kontingensi Chi-square
  • 15. PROSEDUR ANALISIS DATA MULTIVARIATE• Jenis pengujian statistik inferensial untuk analisis data multivariate dibagi menjadi 2 kelompok seperti dapat dilihat pada bagan dibawah ini. Kedua kelompok tersebut yaitu metode DEPENDENCE dan INTERDEPENDENCE
  • 16. DEPENDENCE Berapa banyak variabel yang akan diprediksiHubungan ganda dari variabel Satu variabel dependen dalam Beberapa variabel dependen suatu hubungan tunggal independen dan variabel dalam satu hubungan tunggal APA SKALA PENGUURAN dependen APA SKALA PENGUKURAN VARIABEL DEPENDENNYA STRUCTURAL EQUATION VARIABEL DEPENDENNYA MODEL Nominal Interval/Rasio Nominal •MULTIPLE DISCRIMINANT Interval/Rasion APA SKALA PENGUKURAN CANONICAL CORRELATION •MULTIPLE REGRESSION ANALYSIS VARIABEL DGN DUMMY VARIABLE •CONJOINT ANALYSIS •LINEAR PROBABILITY INDEPENDENNYA MODELS Interval/Rasio CANONICAL CORRELATION Nominal MULTIVARIATE ANALYSIS OF VARIANCE
  • 17. • Prosedur multivariate metode dependence menunjukkan bahwa pada model yang digunakan ada yang berkedudukan sebagai variabel dependen dan variabel independen.• Alat analisis yang dapat digunakan untuk metode dependence ini adalah : – Stuctural Equation Model Alat ini digunakan untuk model yang memiliki hubungan ganda dari variabel independen dan variabel dependen – Canonical Correlation Alat ini digunakan untuk model dependence dengan beberapa variabel dependen dalam satu hubungan tunggal dimana skala pengukuran variabel dependen dan variabel independennya interval/rasio
  • 18. – Multivariate Analysis of VarianceAlat analisis ini digunakan untuk beberapa variabeldependen dalam satu hubungan tunggal dimana skalapengukuran variabel dependennya bersifat interval/rasiosementara skala pengukuran variabel independenyaadalah nominal.– Multiple Regression dan Conkoint AnalysisAlat ini digunakan untuk kasus satu variabel dependendalam suatu hubungan tunggal dimana skala pengukuranvariabel dependen dan variabel independennya adalahinterval/rasio.– Multiple Discriminant Analysis dan Lınear Probability ModelsAlat ini digunakan untuk kasus variabel dependennyamemiliki skala nominal sementara variabelindependennya bersifat interval/rasio.
  • 19. interdependence• Prosedur multivariate metode interdependence menunjukkan bahwa pada model yang digunakan seluruh variabel bersifat tidak salling berhubungan (tidak ada yang kedudukannya sebagai variabel terikat dan variabel bebas)
  • 20. PROSEDUR MULTIVARIATE METODE INTERDEPENDEN STRUKTUR HUBUNGAN SEJUMLAH VARIABEL SEJUMLAH RESPONDEN Analisis SEJUMLAH OBYEK Analisis Cluster Faktor Bagaimana skala pengukurannya BAGAIMANA SKALA PENGUKURANNYA INTERVAL/RASIO NOMINAL/ORDINALMultidimensional Scalling Analisis Korespondensi
  • 21. • Factor Analysis Digunakan untuk kasus multivariate metode interdependence dimana stuktur hubungan yang digunakan adalah mengelompokkan sejumlah variabel• Cluster Analysis Digunakan untuk kasus multivariate metode interdependence dimana stuktur hubungan yang digunakan adalah mengelompokkan responden
  • 22. • Multidimensional Scalling Digunakan untuk kasus multivariate metode interdependence dimana stuktur hubungan yang digunakan adalah mengelompokkan objek dengan skala pengukurannya interval/rasio Correspondency Analysis• Digunakan untuk kasus multivariate metode interdependence dimana stuktur hubungan yang digunakan adalah mengelompokkan objek dengan skala pengukurannya nominal/ordinal