• Like
Demokrasi dan pendidikan demokrasi di indonesia, amerika dan china
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

Demokrasi dan pendidikan demokrasi di indonesia, amerika dan china

  • 5,158 views
Published

 

Published in Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
5,158
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
83
Comments
2
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Demokrasi dan Pendidikan DemokrasiDosen Pengampu : Priarti Megawanti, S.P., M. Pd.Kelompok :Nama NPMLutpiatul Hikmah 201213500385Andre Rivaldi 201213500397Nur Rakhmayanti 201213500416Renata Febry Kristin 201213500451Program Studi MatematikaFakultas Teknik Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamUNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI2013
  • 2. A. Pengertian DemokrasiDari sudut bahasa (etimologis), demokrasi berasal dari bahasa yunani yaitu demos yangberarti rakyat dan cratos atau cratein yang berarti pemerintahan. Jadi secara bahasaDemokrasi adalah Pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat.B. Pengertian Pendidikan dan Demokrasi PendidikanPendidikan menurut kamus bahasa Indonesia, Pendidikan adalah proses pengubahansikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan, proses atau cara perbuatan mendidik.Dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa demokrasi Pendidikan adalah prosesperbuatan mendidik yang mengutamakan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagisemua peserta didik.Tujuan pendidikan demokrasi adalah mempersiapkan warga masyarakat berperilaku danbertindak demokratis melalui aktivitas menanamkan pada generasi muda akan pengetahuan,kesadaran, dan nilai-nilai demokrasi.Demokrasi pendidikan memberikan manfaat dalam prkatek kehidupan dan pendidikandalam beberapa hal yaitu :1. Rasa hormat terhadap harkat sesama manusia.Demokrasi dianggap sebagai pilar pertama untuk menjamin persaudaraan hak manusiadengan tidak memandang jenis kelamin, umur, warna kulit, agama dan bangsa. Dalampendidikan, nilai-nilai inilah yang memandang perbedaan antara satu dengan lainnya baikhubungan antara peserta didik dengan gurunya dengan saling menghargai dan menghormatidiantara mereka.2. Setiap manusia memiliki perubahan kearah pikirannya yang sehat.Dari acuan prinsip inilah timbul pandangan bahwa manusia itu harus didik, karena denganmendidik manusia akan berubah dan berkembang kearah yang lebih sehat baik dan sempurna.3. Rela berbakti untuk kepentingan dan kebaikan bersamaDalam demokrasi kita untuk mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentinganpribadi. Kesejahteraan hanya akan dapat tercapai apabila setiap warga negara atau anggotamasyarakat dapat mengembangkan tenaga atau pikirannya untuk memajukan kepentinganbersama. Kebersamaan dan kerjasama inilah pilar penyangga demokrasi yang dengan selalumenggunakan dialog dan musyawarah sebagai pendekatan sosialnya untuk mengambilkeputusan supaya tercapai satu tujuan yaitu kesejahteraan dan kebahagiaan. Jelaslah bahwapendidikan kewarganegaraan dan ketatanegaraan menjadi penting dan sesuatu yang tidak bisa
  • 3. diabaikan untuk diberikan kepada setiap warga negara, anak-anak atau peserta didik danupaya mempraktekkan salah satu dari prinsip demokrasi.C. Demokrasi di IndonesiaNegara Indonesia juga merupakan Negara demokrasi, seperti nampak pada Alineakeempat Pembukaan UUD 1945 yang antara lain berbunyi “…dalam susunan NegaraIndonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan yang Maha Esa,kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin olehhikmat dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan socialbagi seluruh rakyat Indonesia”. Bahwa Negara Indonesia adalah Negara demokrasi juganampak dalam pasal 1 ayat (2) UUD 1945 yang berbunyi “kedaulatan adalah ditangan rakyat,dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat”…., tetapi bukandemokrasi liberal dan juga bukan demokrasi Rakyat, melainkan demokrasi Pancasila.Demokrasi adalah tugas yang tiada akhir. Oleh sebab itu gagasan ini harus ditanamkankesetiap lapisan masyarakat dalam suatu Negara. Salah satunya melalui “pendidikandemokrasi.”D. PKN sebagai Pendidikan DemokrasiSekarang ini banyak kalangan menghendaki Pendidikan Kewarganegaraan baik sebagaimata pelajaran di sekolah maupun mata kuliah di perguruan tinggi mengemban misi sebagaipendidikan nasional. Tuntutan demikain tidak salah oleh karena secara teoritis, pendidikankewarganegaraan adalah salah satu ciri dari pemerintah yang demokratis.Namun pada praktiknya masi banyak masalah yang dihadapi dalam upaya pendidikandemokrasi di Indonesia seperti :a. Rendahnya partisipasi masyarakatUUSPN pasal 54 ayat 2 menyatakan bahwa peran serta masyarakat dalam pendidikanmeliputi peran serta perorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha, danorganisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayananpendidikan.Setelah dijelaskan di atas tentang undang-undang yang menerangkan pentingnya partisipasimasyarakat. Tapi dalam praktiknya peran masyarakat dalam pendidikan rendah. Misalnyamasih rendahnya pemikiran masyarakat tentang pentingnya pendidikan, ada kalanya dalamhal kegiatan sekolah kadang kala orang tua kurang mendukung dalam kegiatan sekolahtersebut, dan lain-lainb. Rendahnya inisiatif kebijakan yang kurang demokratis
  • 4. Telah dijelaskan kebijakan-kebijakan pemerintah dalam hal pendidikan. KebijakanPemerintah ini kurang demokratis dalam hal kurang meratanya pendidikan. Pemerintah hanyamempertimbangkan potensi pendidikan secara nasional. Padahal setiap daerah potensi dalamhal pendidikan berbeda-beda. Masalah ini menimbulkan kurang demokratisnya kebijakanpemerintah.c. Tantangan kehidupan globalLambat laun semua hal mengalami perkembangan. Salah satunya dalam hal pendidikan.Pendidikan juga mengalami perkembangan secara global. Buktinya pemerintah kitamenyempurnakan kurikulum yang dulunya hanya menyangkut kognitif saja. Sekarang terdiriaspek kognitif, psikomotor dan afektif. Lebih khusus dalam hal demokrasi pendidikan jugamengalami perkembangan. Tapi hal-hal yang terkait dalam pendidikan belum mengikutiperkembangan global.E. Demokrasi Amerika SerikatDemokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang melindungisecara konstitusional hak-hak individu dari kekuasaan pemerintah. Dalam demokrasi liberal,keputusan-keputusan mayoritas (dari proses perwakilan atau langsung) diberlakukan padasebagian besar bidang-bidang kebijakan pemerintah yang tunduk pada pembatasan-pembatasan agar keputusan pemerintah tidak melanggar kemerdekaan dan hak-hak individuseperti tercantum dalam konstitusi.Demokrasi liberal dipakai untuk menjelaskan sistem politik dan demokrasi barat diAmerika Serikat, Britania Raya, Kanada.F. Civic Education di Amerika SerikatDi Amerika Serikat, peranan sekolah menjadi sangat penting dalam menanamanpendidikan kewarganegaraan. Pada saat sistem pendidikian umum di negara A.S tumbuh,PKn diberikan tempat utama di kurikulum sekolah, sejak tahun 1890-an, mata pelajaran inidinamai „ilmu sosial‟ telah dibentuk untuk menjalankan peran utamanya pada persiapankewarganegaraan.Studi kasus terhadap PKn di A.S memberikan perhatian yang utama untuk ilmu sosial.Studi kasus ini meneliti apa yang dipelajari anak usia 14-15 tahun terbagi menjadi empatbidang, yaitu: (i) demokrasi, lembaga politik, dan hak-hak dan tangggung-jawab warganegara, (ii) identitas nasional, (iii) perbedaan dan kepaduan sosial; dan (iv) hubungan antarasistem politik dan ekonomi.Pada tingkat pra-Universitas, topik-topik yang dikembangkan diantaranya landasan dankonsep dasar pemerintahan Amerika, cabang-caban pemerintahan, proses politik, organisasi
  • 5. dan partisipasi ekonomi nasional, kebijaksanaan luar negeri dan pertahanan keamanan,wilayah dan saling ketergantungannya, pemerintah pusat dan lokal, kajian ilmu pengetahuanpolitik, hak dan kemerdekaan pribadi serta esensi warga negara yang efektif, demokrasi dantanggung jawab.G. Demokrasi chinaKebebasan formal berdasarkan demokrasi liberal akan menghasilkan kesenjangan kelasyang semakin lebar dalam masyarakat, dan akhirnya kapitalislah yang menguasai Negara.Dalam hubungan ini Marx mengembangkan pemikiran system demokrasi “ communestructure”(struktur persekutuan ). Menurut system demokrasi ini masyarakat tersusun ataskomunitas – komunitas yang terkecil. Oleh karena itu menurut komunis, Negara postkapitalis tidak akan melahirkan kemiripan apapun dengan suatu rezim liberal, yakni rezimperlementer. Semua perwakilan atau agen Negara akan dimasukkan kedalam lingkunganseperangkat institusi – institusi tunggal yang bertanggung jawab secara langsung. Menurutpandangan kaum Marxis-Leninis, system demokrasi delegatif harus dilengkapi, padaprinsipnya dengan suatu system yang terpisah tetapi sama pada tingkat partai komunis.H. Pendidikan Moral (Daode Jiaoyu) di ChinaSecara etimologis di Cina pendidikan moral menjadi sesuatu yang esensial sebagai alatsosialisasi politik, untuk mentransmisikan nilai-nilai ideologi dan politik, tidak hanya kepadapara siswa, tetapi juga kepada masyarakat luas (Lee dan Ho, 2005: 413). Pendidikan moralmerupakan pendidikan ideologi dan politik secara bersamaan. Dengan demikian, perubahanpolitik mempengaruhi perkembangan pendidikan politik di Cina. Hal serupa juga berartibahwa pendidikan moral mencerminkan perubahan politik (Lee dan Ho, 2005: 414).Aspek politik sangat dominan mempengaruhi model civic education di Cina. Hal inimerupakan sebuah keniscayaan dari sistem politik otoriter Cina dibawah pemerintahan PartaiKomunis Cina yang mengedepankan kepatuhan warga negaranya untuk mengusung cita-citapartai tersebut, semenjak berkuasa 1949 hingga sekarang. Hal menarik ialah bahwa meskipuncivic education sebagai bagian dari pendidikan moral diajarkan secara formal di sekolah,partai dan organisasi kepemudaannya telah berhasil membangun situs-situs kewarganegaraanyang masif. Sekilas, keberadaan civic education di Cina hampir memilikipersamaanpersamaan dengan kondisi yang ada di Indonesia, terutama pada masa Orde Baru(lihat disertasi Freddy Kirana Kalidjernih, 2005). Jika di masa Orde Baru, civic educationidentik dengan pendidikan moral yang dijabarkan dari tafsir rejim atas Pancasila sebagai
  • 6. ideologi negara, maka di Cina selain menanamkan status 13 quo pemerintah jugamenanamkan ideologi Marxisme-Leninisme, Ajaran Mao Zedong dan Teori Deng Xiaping.I. KesimpulanParadigma pendidikan yang mengarah pada era Demokrasi yang banyak memberikankonsekuensi logis dalam mempersiapkan kondisi masa transisi budaya. Masyarakat yangmengalami situasi demokrasi umumnya lebih menghargai perbedaan pandangan dankeberagaman status sosial. Tidak hanya pemerintah yang memikirkan konsep dan sistempendidikan yang ideal , tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itupendidikan merupakan kunci bangsa untuk eksis dan bersaing di masa depan. Sepertipengalaman Negara barat yang bermasyarakat dengan tingkat pendidikan dan penguasaanteknologi yang tinggi membawa bangsanya pada kedudukan yang tinggi pula pada percaturaninternasional. Kedaulatan dan keunggulan yang kompetitif dimasa depan bukan milik suatubangsa atau Negara , melainkan adalah hak semua bangsa di dunia.Demokrasi dan pendidikan merupakan dua istilah yang saling berkaitan satu sama lain karenanilai demokrasi untuk difahami dan dimiliki masyarakat harus melalui pendidikan, begitujuga sebaliknya agar pendidikan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kemandirian,daya kritis, dinamis, watak demokratis dan senantiasa menjunjung harkat dan martabatmanusia, maka pendidikan harus dilaksanakan dengan demokrasi.Manfaat demokrasi pendidikan dalam praktek kehidupan dan pendidikan antara lain yaiturasa hormat terhadap harkat sesama manusia, setiap manusia memiliki perubahan kearahpikiran yang sehat, rela berbakti untuk kepentingan dan kebaikan bersama.Pelaksanaan demokrasi dalam pendidikan itu telah dicoba baik secara eksperimen maupunsecara operasional dalam beberapa tempat dan negara yang banyak sekali.
  • 7. DAFTAR PUSTAKAhttp://roy-syaffer.blogspot.com/2012/04/makalah-demokrasi-dan-pendidikan.htmlhttp://anandakukuh.wordpress.com/2011/03/13/makalah-demokrasi-dan-pendidikan-demokrasi/http://cumabuatisengsaja.wordpress.com/2012/04/09/makalah-demokrasi-indonesia/http://makalahcyber.blogspot.com/2012/09/makalah-demokrasi-pendidikan.htmlhttp://blog.tp.ac.idhttp://mgmppkn-clg.blogspot.com/2010/10/pendidikan-karakter-di-cina.html