Sistem koordinasi

4,837
-1

Published on

Published in: Education
2 Comments
12 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
4,837
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
320
Comments
2
Likes
12
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem koordinasi

  1. 1. SISTEMKOORDINASI Oleh : Muhammad Rijalul
  2. 2. Koordinasi adalah suatu pengaturan kerjasama atau urutan kerja organ dan sistem organ. Adanya sistem koordinasi menyebabkanterjadinya keserasian kerja antarorgan danantarsistem organ.
  3. 3. A. Sistem Saraf Sistem saraf berperan dalam iritabilitastubuh. Kemampuan iritabilitas memungkinkankita menyesuaikan diri dan menanggapiperubahan-perubahan yang terjadi padalingkungan kita.
  4. 4. • Fungsi sistem saraf pada manusia adalah :1. Mengatur organ-organ atau alat tubuh agar terjadi keserasian kerja.2. Menerima rangsangan sehingga kita bisa mengetahui dengan cepat keadaan dari perubahan yang terjadi di sekitar kita.3. Mengendalikan dan memberikan reaksi terhadap rangsangan yang terjadi pada tubuh kita.
  5. 5. 1. Neuron (sel saraf) Sistem saraf tersusun atas bejuta-juta selsaraf yang disebut Neuron.• Struktur dan fungsi Neuron. Fungsi neuron adalah Mengirimkan pesan(Impuls) yang berupa rangsangan atautanggapan. Setiap neuron terdiri dari satu badan sel,dendrit dan akson.
  6. 6. Sel Saraf
  7. 7. Badan sel, didalamnya terdapat sitoplasmadan inti sel. Inti sel berwarna pucat dan anak inti(nukleolus) di dalamnya. Dendrit, penjuluran pendek yang keluar daribadan sel. Umumnya bercabang-cabang.Berfungsi membawa rangsangan ke badan sel. Akson (neurit), penjuluran panjang yangkeluar dari badan sel. Berfungsi menghantarkanrangsangan dari badan sel ke neuron yang lain.
  8. 8. Akson memiliki selubung sebagaipembungkus, selubung tersebut terdiri dari selSchwann. Selubung bagian dalam sel schwann yanglangsung melapisi akson disebut selubungmielin. Sedangkan selubung bagian luar selschwann disebut neurolema.
  9. 9. Selubung mielin berfungsi sebagaipelindung dan memberi nutrisi pada akson.Sel schwann membantu regenerasi akson yangrusak. Bagian atau titik akson yang tidakterbungkus selubung mielin disebut NodusRanvier, berfungsi mempercepat penyampaianrangsangan ke neuron.
  10. 10. Neuron saling berhubungan membentukserabut saraf. Hubungan antara ujung akson darisebuah neuron dengan ujung dari neuron laindisebut sinapsis.
  11. 11. Pembagian Neuron• Neuron Berdasarkan strukturnya, dibedakan menjadi tiga, yaitu:1) Neuron unipolar ( memiliki 1 akson yang bercabang)2) Neuron bipolar ( memiliki satu akson satu dendrit )3) Neuron multipolar ( memiliki satu akson dan sejumlah dendrit)
  12. 12. • Neuron berdasarkan fungsi, dibedakan menjadi tiga, yaitu:1. Neuron sensorik2. Neuron motorik3. Neuron asosiasi
  13. 13. • Neuron sensorik (neuron aferen), berfungsi menghantarkan impuls yang diterima oleh reseptor ke SSP. Reseptor adalah penerima rangsang. Yangberperan sebagai reseptor adalah alat indera.
  14. 14. • Neuron motorik (neuron eferen), berfungsi menghantarkan impuls dari SSP ke efektor. Efektor berupa otot atau kelenjar. Hasilnyaberupa tanggapan tubuh terhadap rangsang.
  15. 15. • Neuron asosiasi (neuron penghubung), berfungsi menghubungkan neuron motorik dengan neuron sensorik atau neuron lainnya.
  16. 16. Mekanisme penghantaran Impuls Penghantaran impuls dapat terjadi karenaadanya perbedaan muatan listrik antara bagianluar dan bagian dalam membran serabut saraf. Dalam keadaan istirahat, permukaan luarmembran serabut saraf bermuatan positif.Sedangkan permukaan dalam bermuatan negatif.Keadaan ini disebut polarisasi.
  17. 17. Bila terjadi rangsangan maka terjadidepolarisasi, artinya permukaan dalam membranserabut saraf menjadi positif dan bagian luarmenjadi negatif. Dengan demikian, antara daerahdepolarisasi dengan polarisasi timbul suatu aliranlistrik. Artinya, sepanjang serabut saraf terjadialiran listrik sehingga rangsangan dapatdihantarkan.
  18. 18. 2. Sistem Saraf Manusia
  19. 19. • Sistem saraf pusat adalah sistem yang berfungsi sebagai pusat pengaturan.• Sistem saraf tepi adalah sistem yang menyampaikan informasi ke pusat pengaturan dan dari pusat pengaturan.
  20. 20. Sistem saraf pusat• Sistem saraf pusat, terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Otak dibedakan menjadi otak besar,otak kecil dan otak tengah. Sumsum dibedakan menjadi sumsumlanjutan dan sumsum tulang belakang.
  21. 21. • Otak besar (cerebrum), merupakan pusat pengaturan ingatan, kecerdasan, kesadaran, dan keinginan. Cerebrum merupakan sumber dari semua gerakan yang kita sadari.
  22. 22. • Otak besar (Cerebrum) terdiri dari:1. Otak bagian belakang, sebagai pusat penglihatan.2. Otak bagian samping, sebagai pusat pendengaran.3. Otak bagian depan, sebagai pusat gerakan otot.4. Otak bagian tengah, sebagai pusat perkembangan kecerdasan dan ingatan.
  23. 23. Otak besar memiliki dua lapisan, yaitukorteks (lapisan tipis di bagian luar) dan medula(lapisan tipis di bagian dalam). Korteks berisi badan sel saraf, medula berisidendrit dan akson.
  24. 24. Otak Besar
  25. 25. • Otak kecil (cerebellum), berfungsi mengkoordinasikan gerakan otot yang disadari dan pusat keseimbangan serta posisi tubuh. Otot kecil terdiri dari dua bagian, yaitu lobuskiri dan lobus kanan. Di hubungkan oleh jembatanvarol.
  26. 26. • Otak tengah (mesencephalon), terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Bagian atas otak tengah merupakan pusat refleks mata dan pusat pendengaran. Di dalam otak tengah terdapat Talamus danHipotalamus (pusat pengaturan suhu tubuh, lapardan keseimbangan cairan tubuh).
  27. 27. Otak tengah
  28. 28. • Sumsum lanjutan (medula oblongata), menghubungkan sumsum tulang belakang dengan otak.• Berfungsi menghantarkan impuls yang datang dari sumsum tulang belakang ke otak.• Pusat pengaturan pernapasan, denyut jantung, pelebaran dan penyempitan pembuluh darah, tekanan darah, gerak alat pencernaan.
  29. 29. • Sumsum tulang belakang (medula spinalis), merupakan lanjutan dari medula oblongata.• Berfungsi menghantarkan impuls baik dari otak maupun menuju ke otak dan mengatur gerak refleks tubuh.
  30. 30. Di dalam sumsum tulang belakang terdapatneuron sensorik dan neuron motorik. Neuronsensorik membawa rangsangan ke pusat susunansaraf yaitu otak. Neuron motorik membawa impulsyang berupa perintah (tanggapan) dari otak keefektor.
  31. 31. Sistem saraf tepi Merupakan lanjutan dari neuron yangbertugas membawa impuls saraf menuju ke dandari sistem saraf pusat Berdasarkan fungsinya, saraf tepi dikelompokkan menjadi dua, yaitu saraf somatik(saraf sadar) dan saraf otonom (saraf tidaksadar).
  32. 32. • Sistem saraf sadar (saraf somatik), mengatur gerakan yang disadari.• Neuron sensorik di dalam saraf somatik mengirimkan informasi dari kulit, otot rangka, dan tendon ke SSP.• Neuron motorik di dalam saraf somatik mengirimkan perintah yang dibawa dari otak dan sumsum tulang belakang menuju otot rangka.
  33. 33. • Sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom), merupakan sistem yang mengatur organ-organ tubuh yang bekerjanya tidak kita sadari. Mengendalikan organ tubuh yang bekerjanya otomatis.• Sistem saraf otonom dibagi menjadi dua, yaitu :1. Sistem saraf simpatik2. Sistem saraf parasimpatik
  34. 34. Gerak biasa dan gerak refleks• Gerak biasa, rangsangan di olah oleh otak dan terjadi karena perintah otak.
  35. 35. • Gerak refleks, merupakan gerak yang berlangsung tanpa disadari terlebih dahulu. Gerak refleks tidak diolah dahulu oleh otak (tanpa memerlukan kontrol dari otak).
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×