Koperasi syariáh

1,465
-1

Published on

Published in: Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,465
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
99
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Koperasi syariáh

  1. 1. Pengembangan Usaha Koperasi Syariah “ IRSYADY ” PERHIMPUNAN AL-IRSYAD ELANVITAL: “ MEMBANGUN KOMUNITAS BISNIS MUSLIM DARI HULU KE HILIR YANG MAMPU MENYAINGI JARINGAN BISNIS NON MUSLIM”
  2. 2. <ul><li>Perhimpunan Al-Irsyad k e depan harus siap melakukan terobosan-terobosan, seperti mengembangkan ekonomi syariah untuk mendukung dan menghadapi era global dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara </li></ul><ul><li>Perhimpunan juga mendorong umat Islam menjadi masyarakat terdepan dan menjadi jalan keluar untuk mengatasi krisis ekonomi global ini . </li></ul>PLANNING PERHIMPUNAN AL-IRSYAD
  3. 3. DASAR PEMIKIRAN KOPERASI SYARI’AH <ul><li>Koperasi adalah kendaraan ekonomi massal yang sangat tepat dalam memajukan potensi ekonomi masyarakat muslim di Indonesia. </li></ul><ul><li>Pada saat ini telah terbentuk 15 DPW dan 104 DPC di seluruh Indonesia yang bisa diharapkan membentuk 15 pusat koperasi dan 104 koperasi primer. </li></ul><ul><li>DPP diharapkan membentuk PT (Perseroan Terbatas) yang akan menjadi Trading House (pusat perdagangan) dalam memimpin marketing dan memadukan potensi demand and product . </li></ul><ul><li>Kerjasama dengan komunitas-komunitas muslim yang cukup banyak bertebaran diseluruh Indonesia semakin membuka peluang dalam menguatkan potensi ekonomi muslimin. </li></ul><ul><li>Memanfaatkan potensi SDM, SDA, DANA SYARIAH, SPIRIT BERSAING, JARINGAN INTERNET dan MOMENTUM YANG TEPAT untuk membangun komunitas bisnis muslim yang kuat. </li></ul>
  4. 4. VISI “ Menjadi lembaga ekonomi syariah yang berorientasi pada keuntungan dan berbasiskan pada kekuatan komunitas dan sumber daya yang dimiliki mulai dari hulu sampai ke hilir, sehingga mampu berperan sebagai penyokong utama seluruh aktivitas Perhimpunan Al-Irsyad ”
  5. 5. MISI <ul><li>Ikut andil dalam meningkatkan kesejahteraan muslimin Indonesia melalui kerjasama bisnis dalam komunitas yang fanatik dan proaktif. </li></ul><ul><li>Mempercepat proses kemandirian umat Islam dari ketergantungan mereka kepada para penjajah ekonomi. </li></ul><ul><li>Mengentas kemiskinan yang sangat membebani tidak kurang dari 15 % rakyat Indonesia. </li></ul><ul><li>Memperkuat potensi ekonomi Nasional melalui pemberdayaan potensi tidur. </li></ul>
  6. 6. UVP ( UNIQUE VALUE PREPOSITION ) <ul><li>BISNIS MELALUI KOMUNITAS MUSLIM. </li></ul><ul><li>Perhimpunan Al-Irsyad bisa menjadi Leader dalam pembentukan komunitas bisnis muslim. </li></ul><ul><li>MEMAKSIMALKAN USAHA AGR O BISNIS. </li></ul><ul><li>memasarkan komoditi yang laku jual baik lokal maupun export. Diantaranya : kemiri, damar, kakau, kopi dan sawit. </li></ul><ul><li>MEMBERDAYAKAN POTENSI DARI HULU KE HILIR. </li></ul><ul><li>PETANI (bahan dasar) </li></ul><ul><li>PEKERJA (bahan baku) </li></ul><ul><li>PABRIK (barang jadi) </li></ul><ul><li>PASAR (koperasi) </li></ul><ul><li>KONSUMEN (masyarakat muslim) </li></ul>
  7. 7. MOMENTUM YANG TEPAT <ul><li>PROGRAM REDENOMINASI yang sedang digulirkan Bank Central. </li></ul><ul><li>Bank Syariah sedang tumbuh pesat. </li></ul><ul><li>Ekonomi Massal sedang memenangkan kompetisi perdagangan dunia. </li></ul><ul><li>Investasi dari Timur Tengah sedang mencari partner bisnis yang profesional dan bisa dipercaya. </li></ul><ul><li>Pemerintah sedang memperhatikan UKM dan ekonomi riil. </li></ul>
  8. 8. Obyektif <ul><li>DPP membentuk Holding Company (perusahaan induk) yang bertujuan: </li></ul><ul><ul><li>Mampu memberdayakan Koperasi Sekunder di lingkungan DPW dan seluruh Koperasi Primer di lingkungan DPC se-Indonesia sesuai dengan potensi daerah masing-masing </li></ul></ul><ul><ul><li>Menjadi pusat (hub) dari seluruh transaksi bisnis yang dilakukan oleh Koperasi-koperasi di bawahnya dalam berinteraksi dengan pasar ( trading house ) </li></ul></ul><ul><ul><li>Sebagai lembaga intermediasi yang mempunyai akses ke sumber dana untuk membiayai kegiatan Koperasi Sekunder maupun Primer </li></ul></ul><ul><ul><li>Menyediakan jasa pelatihan untuk pembinaan SDM </li></ul></ul><ul><li>Koperasi Sekunder (DPW) , bertugas untuk melakukan pembinaan terhadap Koperasi Primer (DPC) di wilayahnya masing-masing </li></ul><ul><li>Koperasi Primer (DPC) , bertugas untuk fokus dalam mengembangkan unit produksi sesuai potensi wilayahnya </li></ul>
  9. 9. Ruang Lingkup Proyek COMPETENCY ANALYSIS (ANALISIS KEMAMPUAN) BUSINESS EXECUTION & MONITORING (PELAKSANAAN & PENGAWASAN BISNIS) BUSINESS PREPARATION (PERSIAPAN BISNIS) <ul><li>SCOPE OF WORK </li></ul><ul><li>Diagnose </li></ul><ul><li>Design </li></ul><ul><li>Pilot </li></ul>BRANCHES/REGIONS (CABANG-CABANG/WILAYAH-WILAYAH) INTERNAL PROCESS BUSINESS PROCESS (PROSES BISNIS)
  10. 10. Pemisahan Cost & Profit Center Bidang Usaha DPP Bidang Pendidikan dan Lainnya <ul><li>Socio-Commercial Business (Semi-Profit Motive) </li></ul><ul><li>Fokus pada kegiatan pendidikan dan syiar dakwah </li></ul><ul><li>Subsidi Silang </li></ul><ul><li>Semi Cost Center </li></ul><ul><li>Supporting/ Coordinative Unit </li></ul><ul><li>Non-profit Motive </li></ul><ul><li>C ost Center </li></ul><ul><li>Commercial Business </li></ul><ul><li>(Profit Motive) </li></ul><ul><li>Fokus pada bisnis/ pengembangan usaha </li></ul><ul><li>Profit Center </li></ul>PROFIT CENTER COST CENTER
  11. 11. Pengembangan Usaha KOPERASI PRIMER/ KOPERASI SEKUNDER HOLDING COMPANY Bidang Lainnya <ul><li>Fokus pada kegiatan utama </li></ul><ul><li>Non-Profit Motive atau Semi-Profit Motive </li></ul><ul><li>Investment Company </li></ul><ul><li>Profit Motive </li></ul><ul><li>DPW/DPC </li></ul><ul><li>Agent of Poverty Alleviation (Agen Pengentasan Kemiskinan) </li></ul><ul><li>Community Development (Pengembangan Masyarakat) </li></ul><ul><li>Profit Motive </li></ul>DPP Unit Bisnis Baru
  12. 12. Fase Pertumbuhan
  13. 13. Jazakumullah Khairan Katsiran

×