Pengantar penelitian
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Pengantar penelitian

on

  • 1,981 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,981
Views on SlideShare
1,981
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
103
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Pengantar penelitian Pengantar penelitian Presentation Transcript

  • PENGANTAR PENELITIAN ERYATI DARWINFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS 16 /22 Agustus 2011
  • PENDAHULUANMANUSIA : DIANUGERAHI AKAL MEMPUNYAI SIFAT INGIN TAHU SELALU BERFIKIR DAN MENGKAITKAN ANTARA FAKTA/FENOMENA DENGAN TEORI YANG DIKETAHUI MAKIN BANYAK MEMBACA MAKIN BANYAK FAKTA DIPEROLEH MAKIN TINGGI PENGETAHUAN MAKIN BESAR RASA INGIN TAHU FAKTA BARU MEMPERTINGGI TINGKAT TEORI
  • PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN KITAB –KITAB SUCI ALQUR’AN: - SUMBER ILMU PENGETAHUAN - CIKAL BAKAL BERBAGAI BIDANG ILMU (FILSAFAT, BIOLOGI, ILMU-ILMU SOSIAL, HUKUM, ANTRIPOLOGI, KESEHATAN, ASTRONOMI, DLL) BERKEMBANG MENJADI 2 CABANG ILMU: - ILMU ALAMIAH (KIMIA, FISIKA, KEDOKTERAN) - ILMU PENGETAHUAN BUDAYA, SOSIAL ILMU TERSEBUT BERSIFAT TERBUKA, BENAR DAN DAPAT DIPERCAYA
  • ILMU DAN PENELITIAN• ILMU = FILOSOFI: PENELITIAN = ACTION• TUJUAN PENELITIAN: MENGEMBANGKAN KHAZANAH ILMU DENGAN MEMPEROLEH PENGETAHUAN SERTA FAKTA BARU SEHINGGA DAPAT DISUSUN TEORI, KONSEP, HUKUM, KAIDAH ATAU METODOLOGI BARU, DAN MASALAH BARU YANG HARUS DIPECAHKAN• ILMU TIDAK BERKEMBANG TANPA PENELITIAN• PENELITIAN TIDAK ADA BILA TIDAK ADA ILMUILMU DAN PENELITIAN TIDAK DAPAT DIPISAHKAN
  • DEDUKSI DAN INDUKSI KESENJANGAN ANTARA TEORI DAN FENOMENA ALAMIAH (METODE DEDUKSI) DIKEMBANGKAN MENJADI MASALAH PENELITIAN DIRUMUSKAN DALAM HIPOTESIS  DIBUAT RANCANGAN PENELITIAN DENGAN METODE YANG SESUAI DATA DATA DIOLAH, DIANALISIS  DILAKUKAN INDUKSI (INFERENSI) TEORI BARU TEORI BARU MASALAH BARU METODE DEDUKTIFPERKEMBANGAN ILMU MERUPAKANAKUMULASI DAN SIRKULASI BERFIKIRDEDUKTIF DAN INDUKTIF
  • MANUSIA MASALAH PENYELESAIAN MASALAHTERGANTUNG TINGKAT PENGUASAAN ILMU YANG MEWARNAI POLA PIKIR 1. TRIAL AND ERROR 2. SPEKULASI 3. AUTORITAS DAN TRADISI 4. PENELITIAN ILMIAH TERCERMIN PADA KONSEP PARADIGMA
  • PENELITIAN PENELITIAN ADALAH PROSES YANG SISTEMATIS, LOGIS DAN EMPIRIS UNTUK MENCARI KEBENARAN ILMIAH ATAU PENGETAHUAN ILMIAH PENGAMATAN DAN PENGUKURAN YANG SISTEMATIK TERHADAP VARIABEL YANG TERKUMPUL SEBAGAI DATA DATA YANG DIPEROLEH DIPERGUNAKAN UNTUK MENDISKRIPSIKAN ATAU MENGEKSPLANASIKAN SESUATU KEADAAN YANG SEDANG DITELITI PENELITIAN DIGUNAKAN UNTUK MENJAWAB KEINGINTAHUAN RE-SEARCH = MEMPERTANYAKAN KEMBALI KEBENARAN
  • PENELITIAN KEDOKTERAN/ KESEHATAN DIBUTUHKAN UNTUK PENYEMPURNAAN PELAYANAN KESEHATAN GUNA KESEJAHTERAAN UMAT MANUSIA PADA UMUMNYA PENELITIAN DL BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN BERTUJUAN UNTUK KESEJAHTERAAN MANUSIA - MENGUMPULKAN INFORMASI ATAU DATA YANG DIPERLUKAN UNTUK MEDIS-KLINIS, MEDIS SOSIAL DAN PENGEMBANGAN ILMU KEDOKTERAN - MENYEMPURNAKAN TATA CARA DIAGNOSIS, TERAPI, PENCEGAHAN SERTA PENGETAHUAN TENTANG ETIOLOGI DAN PATOGENESIS PENYAKIT
  •  PRINSIP UTAMA DALAM MELAKUKAN PENELITIAN KEDOKTERAN/KESEHATAN : MENGHORMATI MARTABAT, HAK AZAZI DAN OTONOMI SERTA MELINDUNGI HIDUP INSANI, KESEHATAN , KESEJAHTERAAN DAN KESELAMATAN SUBJEK PENELITIAN PELAKSANAAN PENELITIAN KESEHATAN YANG MENGIKUT SERTAKAN MANUSIA SEBAGAI SUBJEK DIATUR BAIK ASPEK ILMIAH MAUPUN ETIK DIATUR DALAM PEDOMAN INTERNASIONAL, REGIONAL DAN NASIONAL PERSYARATAN: INFORMED CONCENT DAN ETHICAL CLEARANCE
  • PENELITIAN KLINIS PENELITIAN KEDOKTERAN YANG DILAKSANAKAN DI RANAH KLINIK MERUPAKAN PENELITIAN YANG BERDASARKAN PADA MASALAH KESEHATAN DI KLINIK, DAN DIPECAHKAN BERDASAR PADA KONSEP KEILMUAN KEDOKTERAN DASAR PENELITIAN YANG DILAKSANAKAN DIKLINIK SELALU MELIBATKAN PENDERITA SERTA DALAM PENELITIAN SEBAGAI SUBJEK PENELITIAN BERTUJUAN UNTUK PENYEMBUHAN (TERAPEUTIK), NON-TERAPEUTIK DAN PADA KASUS KUSUS PENELITIAN PADA PENDERITA UNTUK KEPENTINGAN PROMOSI AKADEMIK DIATAS KEPENTINGAN SUBJEK MANUSIANY HARUS DIHINDARI HASIL PENELITIAN KLINIS: MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KEDOKTERAN (IPTEKDOK)
  • SEMUA PENELITIAN KEDOKTERAN TERUTAMA YANG DIKERJAKAN DI KLINIK HARUS DILAKSANAKAN BERDASARKAN KODE ETIK PENELITIAN
  • MASALAH ALUR BERFIKIR HORIZONTALPENELITI PENELITIAN VERTIKAL PENALARAN RASIONAL INFORMASI ILMIAH
  • PENELITIPENELITIAN ILMIAH - PROPOSAL - PELAKSANAAN PENELITIANLAPORAN - LAPORAN PENELITIAN - MAKALAH ILMIAH - PRSENTASI ILMIAH - SKRIPSI - THESIS - DISERTASI -MAJALAH ILMIAH POPULERPUBLIKASI -MEDIA ELEKTRONIK -JURNAL ILMIAH (AKREDITAS ) - JURNAL ASIONAL/INTERNASIONAL
  • POLA PIKIR KONSEPTUAL DALAM MERENCANAKAN PENELITIAN MANUSIA  MASALAH  PENYELESAIAN MASALAH CARA BERPIKIR UNTUK MEMECAHKAN MASALAH: 1. BERPIKIR ANALITIK MEMECAHKAN MASALAH YANG BERDASAR PADA KAIDAH YANG BERLAKU UNTUK PENGETAHUAN UMUM, KESIMPULAN DITARIK SECARA DEDUKTIF 2. BERPIKIR SINTETIK BERFIKIR YANG BERDASARKAN PADA KAIDAH PENGETAHUAN KHUSUS UNTUK MEMECAHKAN MASALAH YANG BERSIFAT LEBIH UMUM, KESIMPULAN DITARIK SECARA INDUKTIFDIDAPAT MELALUI KEBIASAAN MENELITI
  • TAHAP AN DALAM MERANCANG PENELITIAN1. TENTUKAN TOPIK PENELITIAN (BUKAN JUDUL )2. TENTUKAN MASALAH PENELITIAN , DIIKUTI IDENTIFIKASI DAN RUMUSAN MASALAH3. TENTUKAN TETAPKAN TUJUAN PENELITIAN4. TETAPKAN PARADIGMA DAN KONSEP PENELITIAN5. SUSUN KERANGKA KONSEPTUAL PENELITIAN6. PILIH METODE PENELITIAN YANG SESUAI7. SUSUN JUDUL YANG ATRAKTIF, MENCERMINKAN PENELITIAN YANG DILAKUKAN
  • T opik O P I K T Judul U D U L J Fakta kesenjangan M asalah berdasarkan pada H arapan K o nsep m asalah R um usan m asalah k o nsep yang d igu nakan (R M ) dalam parad ig m a pene- litian sebagai su m ber va- riabel u ntuk m enjaw ab R M T ujuan Penelitian M anfaat Penelitian
  • KOMPONEN PENELITIAN1. PENELITI2. PROPOSAL3. PROTOKOL PENELITIAN4. ETHICAL CLEARANCE5. INFORMED CONCENT6. LAPORAN HASIL PENELITIANPENELITIAN KEDOKTERAN /KESEHATAN
  • I . PENELITISYARAT PENELITI1. KUALITAS2. KOMPETENSISIFAT YANG HARUS DIMILIKI PENELITI1. JUJUR DAN SPORTIF2. OBYEKTIF3. MENGERTI KODE ETIK PENELITIAN4. TANGGUH
  • II. PROPOSAL TAHAP PERTAMA SUATU PENELITIAN TUJUAN PEMBUATAN PROPOSAL: 1. SEBAGAI PEDOMAN DALAM PELAKSANAAN PENELITIAN 2. MENERANGKAN APA YANG DIPERGUNAKAN DALAM PENELITIAN
  • POKOK-POKOK ISI PROPOSAL:1. JUDUL2. PENDAHULUAN3. PERMASALAHAN4. TUJUAN DAN MANFAAT5. KERANGKA TEORITIK6. KERANGKA KONSEPSIONAL7. HIPOTESIS8. METODE9. DAFTAR PUSTAKA10. PERSONALIA11. ANGGARAN
  • JUDUL  RINGKAS  JELAS  LOGIS  INFORMATIF  ATRAKTIF  MENGUNGKAPKAN MASALAH YANG DITELITI DAN VARIABEL  MENGGAMBARKAN TUJUAN DAN KONSEP YANG DIGUNAKAN  SINGKAT TAPI INFORMATIF  MENGGUNAKAN KATA2 YANG JELAS  BUKAN KALIMAT TANYA  TIDAK PUITIS  ATRAKTIF TAPI TIDAK PROVOKATIF
  • PENDAHULUAN LATAR BELAKANG PENTINGNYA PENELITIAN BERDASARKAN PADA KENYATAAN YANG BERHUBUNGAN DG MASALAH PEMECAHAN MASALAH SESUAI DENGAN TUJUAN DAN MANFAAT METODE PENELITIAN YANG DIPILIHPERUMUSAN MASALAH SPESIFIK DAPAT DIUJI SECARA EMPIRIS MENYATAKAN HUBUNGAN ANTARA VARIABEL MEMPUNYAI DASAR TEORI MENGANDUNG KEGUNAAN PRAKTIS SESUAI DENGAN ZAMAN
  • TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN APA YANG INGIN DIKETAHUI DAN DITETAPKAN DALAM PENELITIAN CARA YANG DILAKUKAN PENELITI UNTUK MENJAWAB RUMUSAN MASALAHKERANGKA TEORITIK ISI DARI TINJAUAN KEPUSTAKAAN TUJUAN ADALAH UNTUK MEMECAHKAN PERMASALAHAN PENELITIAN
  • TINJAUAN PUSTAKA TIDAK BOLEH “LIAR” BERISI INFORMASI ILMIAH UNTUK MENDUKUNG - PENDAHULUAN - KERANGKA KONSEP - HIPOTESIS - PEMBAHASAN MENCANTUMKAN SUMBER INFORMASI - SISTEM NOMOR - SISTEM NAMA
  • KERANGKA KONSEPSIONAL MENJABARKAN HUBUNGAN KONSEP YANG AKAN DITELITI BERASAL DARI KERANGKA TEORITIK DEFENISI OPERASIONALHIPOTESIS TIDAK SELALU HARUS ADA JAWABAN SEMENTARA THD RUMUSAN MASALAH SECARA TEORITIS TERDIRI DARI HIPOTESIS NOL DAN HIPOTESIS ALTERNATIF
  • METODE PENELITIAN MENGURAIKAN CARA YANG DIPAKAI DALAM PENELITIAN UNTUK MENGUMPULKAN DATA DAN MENGUJI HIPOTESIS1. RENCANA PENELITIAN2. VARIABEL PENELITIAN3. UKURAN YANG DIPAKAI4. JENIS SUBYEK5. CARA MELAKUKAN SAMPLING6. KONTROL7. ALAT YANG DIPAKAI, KUESIONER8. PELAKSANAAN, REABILITAS DAN VIABILITAS9. PENGUMPULAN DATA10. ANALISIS YANG DIPAKAI
  • TENTUKAN JENIS PENELITIAN1. MENURUT TUJUAN : - EKSPLORATIF - PENGEMBANGAN - VERIFIKATIF2. MENURUT PENERAPANNYA : - PENELITIAN DASAR - PENELITIAN TERAPAB3. MENURUT TARAF PENELITIAN : - PENNELITIAN DESKRIPTIF - PENELITIAN INFERENSIAL4. MENURUT PELAKSANAAN DAN PENDEKATAN : - PENELITIAN LONGITUDINAL - PENELITIAN CROSS-SECTIONAL5. MENURUT RANCANGAN DAN BOBOT PENELITIAN a. PENELITIAN PRIMER : - non-eksperimental - eksperimental b. PENELITIAN SEKUNDER6. PENELITIAN DENGAN DESAIN KHUSUS: UJI KLINIS
  • JENIS PENELITIAN MENURUT SEGI ETIKA PENELITIAN 1. PENELITIAN TERAPEUTIK 2. PENELITIAN NON-TERAPEUTIK 3. PENELITIAN DG SUBYEK TERTENTU
  • PENELITIAN TERAPEUTIK PENELITIAN YANG DILAKUKAN PADA PENDERITA SERTA PENELITIAN YANG BERTUJUAN UNTUK MENYEMBUHKAN BAIK DENGAN PEMBERIAN OBAT ATAU DENGAN CARA LAIN SEPERTI TEKNOLOGI RADIASI ATAU PEMBEDAHAN BENTUK PENELITIAN: - DASAR (BASIC RESEARCH) - TERAPAN (APPLIED RESEARCH)
  • PENELITIAN NON-TERAPEUTIK PENELITIAN PADA PENDERITA SERTA PENELITIAN YANG TIDAK BERKAITAN LANGSUNG DENGAN PENGOBATAN, MESKIPUN HASIL PENELITIAN MEMBERI MANFAAT PADA TERAPI PENELITIAN BERTUJUAN MENCARI DATA KAUSAL MAUPUN KONSEKUENSI YANG DAPAT MENJELASKAN PATOGENESIS SUATU SINDROM
  • PENELITIAN PADA SUBJEK KHUSUS (TERTENTU)PENELITIAN PADA PSDP YANG MEMILIKI KETERGANTUNGANPADA ORANG LAIN:1. BAYI ATAU ANAK DIBAWAH UMUR2. WANITA HAMIL ATAU MENYUSUI3. PENDERITA DG GANGGUAN JIWA ATAU KETERBELAKANGAN MENTAL4. KELOMPOK YG BERADA DIBAWAH PENGARUH PIMPINAN ATAU PENGUASA: - MAHASISWA FK, PERAWAT, PEGAWAI RS - MILITER - PENGHUNI LP - PENDERITA PENYAKIT DIDAERAH ENDEMIK
  • TENTUKAN VARIABEL PADA PROPOSAL PENELITIAN  VARIABEL MERUPAKAN KONSEP YANG DAPAT DIAMATI DAN DIUKUR  VAR. SEBAB VAR.PENGHUBUNG VAR.AKIBAT VAR.BEBAS VAR.MODERATOR VAR.INTERVENING VAR.TERGANTUNG VAR.RANDOM VAR.KENDALI
  • DAFTAR PUSTAKA DITULIS DENGAN CARA YANG LAZIM SESUAI DENGAN PERSARATANPERSONALIA PENELITI UTAMA ANGGOTA TIM PENELITIANGGARAN HONORARIUM ALAT YANG DIPERLUKAN BAHAN HABIS PAKAI TRANSPORTASI ANALISA DATA PEMBUATAN LAPORAN DAN LAIN LAIN
  • PERLU PERHATIAN PADA PENULISAN NAMA PENELITI / AUTHOR  PENELITI UTAMA/ AUTHOR PENULIS YANG “BETUL-BETUL” MENELITI DAN/ATAU MEMBUAT MAKALAH DENGAN MASUKAN PARA PENULIS PEMBANTU (CO-AUTHOR)  PENELITI PEMBANTU/ CO-AUTHOR PENULIS PEMBANTU  URUTAN NAMA DISESUAIKAN DENGAN URUTAN PERAN SERTANYA  KONSULTAN, PELAKSANA LAIN DITULISKAN PADA “KATA PENGANTAR” ATAU PADA ALINEA KHUSUS “AKNOWLEDGMENT” ISU PLAGIAT !!!
  • PENULISAN DAFTAR PUSTAKA1. VANCOUVER STYLE2. HARVARD STYLEPENULISAN PERSONAL COMMUNICATION PAKAR YANG SUDAH DIKENAL PAKAR YANG BANYAK PENELITIANNYA PAKAR DARI PUSAT PENELITIAN YANG MERUPAKAN SUMBER RUJUKANCARA PENULISAN SINGKATAN MAJALAH HARUS MENGGUNAKAN SINGKATAN RESMI N Engl J Med Am J Med Ann Intern Med J Allergy Clin Immunol
  • SISTEM NAMA SISTEM NOMORKEUNTUNGAN KERUGIANPRAKTIS PEMBACA TIDAK DAPAT LANGSUNGPEMBACA LANGSUNG MENGETAHUI MENGETAHUI NAMA PENULISNAMA PENULIS TERDAPAT KESUKARAN BILA ADATIDAK ADA KESUKARAN DALAM PENAMBAHAN DAFTAR PUSTAKAPENAMBAHAN DAFTAR PUSTAKAKERUGIAN KEUNTUNGANPENULISAN LEBIH PANJANG TAMPAK LEBIH RINGKAS, PENDEK DAN RAPI
  • III. PROTOKOL PENELITIAN UNTUK PENELITIAN YANG MENGIKUTSERTAKAN RELAWAN MANUSIA ATAU HEWAN SEBAGAI SUBJEK PENELITIAN MENJAMIN BAHWA PENELITIAN SUDAH SESUAI DENGAN ETIK PENELITIAN DIAJUKAN PADA KEPK UNTUK MENDAPATKAN REKOMENDASI ETIK
  • IV. INFORMED CONCENT ( I C ) PERSETUJUAN SETELAH PENJELASAN ADALAH PILIHAN SUKARELA SESEORANG UNTUK BERPARTISIPASI DALAM PENELITIAN SETELAH MENDAPAT PENJELASAN DAN TELAH MEMAHAMI SELURUH ASPEK PENELITIAN MERUPAKAN PROSES EDUKASI ANTARA PENELITI DAN CALON SUBJEK PENELITIAN
  • PERSYARATAN UMUM I C SEBELUM PENELITIAN PD MANUSIA, PENELITI HARUS MENDAPAT INDIVIDUAL IC ATAU YG SECARA HUKUM MEWAKILI INFORMASI DISAMPAIKAN DALAM BAHASA YANG DIMENGERTI CALON SUBJEK MEMPUNYAI WAKTU DAN KESEMPATAN UTK MEMUTUSKAN MED.RECORD DAN SPESIMEN BIOLOGIK YANG TERHIMPUN PADA PELAYANAN KLINIK HANYA DAPAT DIPERGUNAKAN UNTUK PENELITIAN TANPA IC DARI SUBJEK ATAS PERSETUJUAN KEPK TANPA IC/ DEKLARASI HELSINKI, PENELITIAN TIDAK DAPAT DIPUBLIKASIKAN / MENDAPAT SPONSOR
  • V. ETHICAL CLEARANCE PERSETUJUAN / REKOMENDASI ETIK UNTUK PENELITIAN YANG MENGIKU SERTAKAN MANUSIA SEBAGAI SUBJEK PENELITIAN ATAU MENGGUNAKAN HEWAN COBA DIKELUARKAN OLEH KEPK UNTUK MENJAMIN : - PENELITIAN KESEHATAN DILAKSANAKAN OLEH, DI ATAU BERSAMA DENGAN LEMBAGA YANG MEMENUHI KITERIA ETIK PENELITIAN - MARTABAT, PRIVACY, KESEHATAN, KESELAMATAN, KESEJAHTERAAN DIHORMATI DAN DILINDUNGI KESEJAHTERAAN DAN PENANGANAN MANUSIAWI HEWAN COBA